Back to announcement
20250617_GUNA_Informasi Transaksi Afiliasi_31896049_lamp5.pdf
Asset transaction Needs review GUNASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 61
Page 1
LAPORAN
00008/2.0110-01/BS/04/0426/1/VI/2025
PENDAPAT KEWAJARAN
ATAS RENCANA TRANSAKSI
PT GUNANUSA ERAMANDIRI Tbk
TANGGAL PENILAIAN
31 Desember 2024
Page 2
Graha ROI Formula 3rd Floor Suite 302
Jl. Sultan Iskandar Muda No. 222
Jakarta 12240
Ph. +62 21 7245677
Fax. +62 21 7253689
Web: www.idrvaluer.co.id
Ref. No. 00008/2.0110-01/BS/04/0426/1/VI/2025 Jakarta, 12 Juni 2025
Kepada Yth.
Direksi
PT GUNANUSA ERAMANDIRI Tbk
Kawasan Industri Delta Silicon
Jl. Sungkai Timur Blok F 26A-11
Lippo Cikarang
Bekasi 17530
Perihal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
Dengan hormat,
Sehubungan dengan Rencana Transaksi, PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”) telah menunjuk
KJPP Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”), sebagai Penilai Independen sesuai dengan Surat Penugasan
No. 030R/VIII/SV/24/KJPPID&R tertanggal 26 Agustus 2024 dan Addendum Surat Penugasan No.
017R/ID&R/SK/0912/24 tertanggal 13 Januari 2025, untuk memberikan pendapat kewajaran
sehubungan dengan rencana penambahan penyertaan saham PT Ciptapangan Sukses Makmur
(“CSM’), dengan tanggal pisah batas (cut off date) pendapat kewajaran adalah per 31 Desember 2024.
ID&R merupakan kantor jasa penilai publik yang terdaftar sebagai profesi penunjang di pasar modal
berdasarkan Surat Izin Usaha dari Menteri Keuangan No. 1408/KM.1/2012 tanggal 27 November 2012.
Rekan telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
oleh asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah dengan No. MAPPI: 06-S-01969 dan No. Izin: STTD.PB-
22/PJ-1/PM.2/2023.
Identitas Pemberi Tugas
Nama : PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Bidang usaha : Manufaktur Umum
Alamat : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. Sungkai Timur Blok F 26A-11, Bekasi 17530
Telepon : (021) 29569751
Faksimili : (021) 29569750
Website : https://www.gunanusafood.com
Para Pihak dalam Transaksi
a) PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”)
b) PT Ciptapangan Sukses Makmur (“CSM”)
c) Leonard Handy Hendrawan (“LHH”)
Page 3
Obyek Transaksi
Memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan rencana penambahan penyertaan saham CSM
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami menggunakan beberapa asumsi
dan kondisi pembatas antara lain:
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian;
• Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen Perseroan dengan kemampuan pencapaiannya
(fiduciary duty);
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang
telah disesuaikan;
• Laporan Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran ini dan kesimpulan nilai akhir;
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Perseroan.
Pendekatan dan Metode Penilaian
1. Analisis Transaksi
Analisis transaksi meliputi identifikasi dan hubungan para pihak yang terlibat transaksi, analisis
persyaratan yang disepakati dalam transaksi, analisis manfaat transaksi yang terdiri dari
pertimbangan dan rencana transaksi dan manfaat dan risiko dari rencana transaksi, analisis
pengaruh transaksi terhadap keuangan Perseroan dan analisis likuiditas.
2. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi
Analisis atas kualitatif meliputi riwayat singkat dan kegiatan usaha, analisis industri dan bisnis,
analisis operasional dan prospek usaha serta analisis keuntungan dan kerugian Rencana
Transaksi. Analisis kuantitatif meliputi penilaian kinerja historis, penilaian arus kas, penilaian atas
proyeksi keuangan dan analisis rasio keuangan.
3. Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi
Analisis atas kewajaran nilai transaksi meliputi perbandingan antara rencana nilai transaksi
dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan, analisis untuk memastikan bahwa rencana
nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang akan dilakukan serta analisis atas
kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk meyakini bahwa rencana nilai transaksi berada dalam
kisaran nilai yang didapatkan dari hasil penilaian.
Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi
Berikut ini adalah ringkasan analisis Kewajaran Rencana Transaksi:
Page 4
1. Perbandingan antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi yang akan
Dilakukan
Sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi dan dinyatakan dalam Draft Akta,
Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan penyertaan saham 19,96% saham CSM
dengan nilai transaksi saham sebesar Rp 3.045.896.000. Berdasarkan Laporan Penilaian Saham,
diperoleh Nilai Pasar 19,96% ekuitas/saham CSM per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp 3.045.516.202 atau Rp 6.103.239 per saham. Bahwa nilai transaksi saham CSM adalah
0,012% lebih tinggi dari Nilai Pasar, sehingga kami berpendapat bahwa nilai transaksi wajar.
2. Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari
Transaksi yang akan Dilakukan
Berdasarkan analisis nilai tambah yang dilakukan dengan membandingkan antara proyeksi
keuangan Perseroan (potensi manfaat ekonomis) sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi
dengan sesudah dilaksanakannya Rencana Transaksi terlihat bahwa Transaksi yang akan
dilakukan Perseroan memiliki prospek dan tingkat profitabilitas yang baik.
3. Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini bahwa Rencana Nilai Transaksi
Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian
Analisis kewajaran nilai transaksi saham CSM dilakukan dengan menghitung kisaran nilai yang
diperoleh dari hasil penilaian. Dengan memperhitungkan batas atas dan batas bawah pada
kisaran Nilai yang tidak boleh melebihi 7,5% dari Nilai yang dijadikan acuan kisaran tersebut,
maka diperoleh Nilai Pasar 19,96% saham CSM per tanggal 31 Desember 2024 berada pada
kisaran nilai Rp 2.817.102.487 – Rp 3.273.929.917. Dengan demikian nilai transaksi saham CSM
termasuk dalam kisaran Nilai Pasar sahamnya, sehingga kami berpendapat bahwa nilai transaksi
wajar.
Kesimpulan
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis atas kewajaran
nilai transaksi dan faktor-faktor yang relevan dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi Perseroan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan
Perseroan adalah wajar.
Hormat kami,
KJPP Ihot Dollar & Raymond
Sulistyawati Sendjaja, MM, MAPPI (Cert.)
Business Valuation Partner
Izin Penilai : B-1.15.00426
MAPPI : 06-S-01969
STTD OJK : STTD.PB-22/PJ-1/PM.2/2023
Page 5
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ...................................................................................................................................................... i
1. Identitas Pemberi Tugas ..................................................................................................................... 1
2. Pendahuluan........................................................................................................................................ 1
2.1 Maksud dan Tujuan .................................................................................................................... 1
2.2 Asumsi dan Kondisi Pembatas ................................................................................................... 1
3. Pendekatan Dan Metode Penilaian .................................................................................................... 2
4. Analisis Transaksi............................................................................................................................... 3
4.1 Identifikasi Para Pihak Terlibat Transaksi................................................................................... 3
4.2 Analisis Persyaratan Disepakati Dalam Transaksi ..................................................................... 4
4.3 Analisis Manfaat Transaksi......................................................................................................... 6
4.4 Analisis Pengaruh Transaksi terhadap Keuangan Perseroan .................................................... 7
4.5 Analisis Likuiditas ....................................................................................................................... 8
5. Pernyataan Independensi Dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................... 8
6. Ruang Lingkup (Data, Informasi, Dan Prosedur Yang Digunakan) ................................................ 9
7. Asumsi-Asumsi Pokok ..................................................................................................................... 11
8. Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi .......................................................... 11
8.1 Analisis Kualitatif ...................................................................................................................... 11
8.2 Analisis Kuantitatif .................................................................................................................... 24
8.3 Analisis Inkremental ................................................................................................................. 39
9. Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi ........................................................................................ 41
10. Kesimpulan ........................................................................................................................................ 43
11. Distribusi Pendapat Kewajaran Ini .................................................................................................. 43
12. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian .................................................................................. 44
LAMPIRAN
Halaman i
Page 6
1. Identitas Pemberi Tugas
Berikut adalah keterangan singkat mengenai pemberi tugas:
➢ Nama : PT Gunanusa Eramandiri Tbk
➢ Bidang Usaha : Manufaktur Umum
➢ Alamat : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. Sungkai Timur Blok F 26A-
11, Bekasi 17530
➢ Telepon : (021) 29569751
➢ Faksimili : (021) 29569750
➢ Website : https://www.gunanusafood.com
2. Pendahuluan
2.1 Maksud dan Tujuan
Laporan ini bertujuan untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
sehubungan dengan rencana penambahan penyertaan saham CSM. Rencana Transaksi
tersebut dilakukan terkait dengan tujuan Perseroan dalam hal pengembangan bisnisnya
sehingga diharapkan akan dapat memberikan nilai tambah lebih baik bagi para pemegang
saham secara keseluruhan di masa depan.
Terkait dengan Rencana Transaksi tersebut di atas, maka Perseroan wajib mengikuti
ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020
tanggal 01 Juli 2020 (“POJK 42/2020”) mengenai “Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan”. Dalam POJK 42/2020, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan
transaksi afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi
dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali,
termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
perusahaan terkendali untuk kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali.
Berdasarkan informasi pihak manajemen Perseroan bahwa antara Perseroan dan CSM
terdapat hubungan afiliasi dari segi kepengurusan dan kepemilikan saham. Oleh karena
itu, Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh Perseroan merupakan transaksi afiliasi
namun tidak mengandung benturan kepentingan.
Tujuan dari pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini apakah
Transaksi tersebut merupakan transaksi yang wajar. Selanjutnya dalam analisa terhadap
Transaksi tersebut, kami mempertimbangkan sisi kualitatif maupun kuantitatif serta dampak
bagi Perseroan dan Pemegang Saham, termasuk risiko keuangan.
2.2 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami menggunakan
beberapa asumsi dan kondisi pembatas antara lain:
Halaman 1
Page 7
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
proses penilaian;
• Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya;
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen Perseroan dengan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan;
• Laporan Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran ini dan kesimpulan nilai
akhir;
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Perseroan.
3. Pendekatan Dan Metode Penilaian
Dalam menganalisis kewajaran keseluruhan Rencana Transaksi, kami melakukan
pendekatan dan prosedur sebagai berikut:
1. Analisis Transaksi
Analisis transaksi meliputi identifikasi dan hubungan para pihak yang terlibat transaksi,
analisis persyaratan yang disepakati dalam transaksi, analisis manfaat transaksi yang
terdiri dari pertimbangan dan rencana transaksi dan manfaat dan risiko dari rencana
transaksi, analisis pengaruh transaksi terhadap keuangan Perseroan dan analisis
likuiditas;
2. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi
Analisis atas kualitatif meliputi riwayat singkat dan kegiatan usaha, analisis industri
dan bisnis, analisis operasional dan prospek usaha serta analisis keuntungan dan
kerugian Rencana Transaksi. Analisis kuantitatif meliputi penilaian kinerja historis,
penilaian arus kas, penilaian atas proyeksi keuangan dan analisis rasio keuangan;
3. Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi
Analisis atas kewajaran nilai transaksi meliputi perbandingan antara rencana nilai
transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan, analisis untuk
memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi
yang akan dilakukan serta analisis atas kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk
meyakini bahwa rencana nilai transaksi berada dalam kisaran nilai yang didapatkan
dari hasil penilaian.
Halaman 2
Page 8
4. Analisis Transaksi
4.1 Identifikasi Para Pihak Terlibat Transaksi
Adapun para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:
➢ PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”), suatu perseroan terbatas yang didirikan
berdasarkan Akta No. 60 tanggal 5 Agustus 1993 yang dibuat di hadapan Lasma
Batubara, S.H., pengganti dari Mudofir Hadi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian
tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No. C2-14.584.HT.01.01-TH 94 tanggal 27 September 1994
dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 101 tanggal
20 Desember 1994, Tambahan No. 10596. Maksud dan tujuan Perseroan adalah
berusaha dalam bidang manufaktur umum;
➢ PT Ciptapangan Sukses Makmur (“CSM”), suatu perseroan terbatas yang didirikan
berdasarkan Akta No. 01 tanggal 04 Maret 2005 yang dibuat di hadapan Rizka
Noviarni, S.H., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah memperoleh
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. C-19635 HT.01.01.TH.2005 tanggal 15 Juli 2005. Maksud dan
tujuan CSM adalah berusaha dalam bidang perdagangan besar makanan dan
minuman lainnya;
➢ Leonard Handy Hendrawan (“LHH”), merupakan perorangan yang beralamat di Jalan
Nusa Indah Blok F No. 10, Rukun Tetangga 003 Rukun Warga 012, Kelurahan
Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, pemegang Kartu
Tanda Penduduk dengan Nomor Induk Kependudukan 327602050654007.
Hubungan Pihak-pihak yang melakukan Transaksi:
Sebelum Transaksi
Halaman 3
Page 9
Sesudah Transaksi
Hubungan pihak-pihak yang melakukan Rencana Transaksi:
Dari Segi Pemegang Saham
Nama Perseroan CSM
Ivan Cokro Saputra ("ICS") 24,00% -
Tjokro Gunawan ("TG") 24,00% -
Cecilia Lanny Budiman ("CLB") 16,00% -
Bernice Cokrosaputro ("BC") 16,00% -
Masyarakat 20,00% -
PT Gunanusa Eramandiri Tbk ("Perseroan") - 80,00%
Leonard Handy Hendrawan (“LHH”) - 20,00%
Total 100,00% 100,00%
Dari Segi Kepengurusan
Nama Perseroan CSM LCK
Tjokro Gunawan ("TG") Komisaris Utama Komisaris Utama
Eko Putro Sandjojo ("EPS") Komisaris Independen -
Ivan Cokro Saputra ("ICS") Direktur Utama Direktur Utama
Bernice Cokrosaputro ("BC") Direktur Komisaris
Leonard Handy Hendrawan (“LHH”) - Direktur
Perseroan merupakan pemegang saham mayoritas CSM. Tjokro Gunawan merupakan
Komisaris Utama Perseroan dan CSM. Ivan Cokro Saputra merupakan Direktur Utama
Perseroan dan CSM. Bernice Cokrosaputro merupakan Direktur Perseroan sekaligus
merangkap sebagai Komisaris CSM.
4.2 Analisis Persyaratan Disepakati Dalam Transaksi
Obyek Rencana Transaksi
Dalam hal ini obyek Rencana Transaksi sesuai dengan Draft Akta Jual Beli Saham (“Draft
AJB”) adalah jual beli 499 saham CSM dengan harga seluruhnya berjumlah
Rp 3.045.896.000.
Halaman 4
Page 10
Berikut adalah ringkasan penyelesaian transaksi dan persyaratan sesuai dengan Draft AJB
antara Perseroan (“Pembeli”) dan LHH (“Penjual”):
➢ Penjual adalah pemilik dan/atau yang berhak atas 500 saham, dengan nilai nominal
Rp 1.000.000 atau sebesar Rp 500.000.000 dalam CSM. Penjual berkehendak
menjual 499 saham miliknya tersebut kepada Pembeli yang menerangkan menyetujui
untuk membeli saham tersebut dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp 499.000.000;
➢ Bahwa untuk penjualan saham tersebut telah mendapat persetujuan dari Para
Pemegang Saham CSM sebagaimana dimuat Keputusan Sirkuler Para Pemegang
Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa CSM;
➢ Bahwa saham-saham CSM sampai dengan hari ini belum selesai dicetak sehingga
akta ini dapat dipergunakan sebagai recipis atau saham-saham sementara, yang nanti
pada waktunya dapat ditukarkan dengan saham-saham aslinya setelah selesai dicetak
dan dikeluarkan sebagaimana mestinya, yang berhak mengeluarkan suara secara sah,
sejumlah saham-saham tersebut;
➢ Para penghadap tersebut selanjutnya menerangkan:
• Bahwa Penjual telah menjual dan menyerahkan kepada Pembeli, demikian
Pembeli telah membeli dan menerima penyerahan dari Penjual berupa 499 saham
dalam CSM tersebut;
• Bahwa jual beli telah terjadi dengan dan diterima baik untuk harga Rp 6.104.000
per saham atau seluruhnya sebesar Rp 3.045.896.000, jumlah uang mana telah
diterima dengan penuh dan cukup oleh Penjual, untuk penerimaan uang mana
AJB ini berlaku juga sebagai tanda penerimaan yang sah (kuitansinya);
• Bahwa jual beli ini dilangsungkan dan diterima baik dengan syarat-syarat dan
ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
1. Mulai tanggal penandatanganan AJB, Pembeli menjadi pemilik sah dari
saham yang dibelinya berupa recipis atau saham-saham sementara dan
mulai hari ini pula Pembeli berhak penuh menjalankan segala hak-hak
sebagai pemilik saham-saham tersebut. Segala keuntungan dan hasil-hasil
serta segala beban dan kerugian-kerugian dari yang dibelinya tersebut mulai
hari ini menjadi hak dan/atau tanggungan Pembeli.
2. Penjual menjamin Pembeli bahwa tentang apa yang dijual belikan tersebut,
Pembeli baik sekarang maupun di kemudian hari tidak akan mendapat
tuntutan berupa apapun dari pihak ketiga yang menyatakan mempunyai hak
terlebih dahulu atau turut mempunyai hak atasnya. Penjual menjamin
Pembeli bahwa Penjual dalam kurun waktu 5 tahun sejak penjualan saham-
saham ini tidak akan menjalankan usaha yang sama dengan kegiatan usaha
CSM;
3. Pembeli baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri dengan hak untuk
memindahkan kuasa dan menarik kembali kuasa itu, telah diberi kuasa penuh
oleh Penjual untuk membaliknamakan seperlunya saham-saham tersebut ke
atas nama Pembeli dan menerima pembalikan nama saham-saham tersebut.
Halaman 5
Page 11
Untuk keperluan itu menghadap dimana perlu dengan memberikan/menerima
segala keterangan-keterangan, memasukkan, membuat/suruh
membuat/minta dibuatkan serta menandatangani segala sesuatu yang
dipandangnya baik, perlu dan berguna agar maksud tersebut di atas tercapai,
tidak ada tindakan yang dikecualikan.
4. Selanjutnya sepanjang saham-saham tersebut belum dibalik nama ke atas
nama Pembeli dan hal ini memang diperlukan/disyaratkan, Penjual dengan ini
memberi kuasa penuh kepada Pembeli untuk menghadiri rapat-rapat para
pemegang saham, mengeluarkan pendapat dan memberikan suara dalam
rapat-rapat tersebut.
5. Kuasa-kuasa yang diberikan dalam akta ini merupakan kuasa-kuasa mutlak,
yang tidak dapat dicabut kembali dan tidak akan gugur oleh sebab-sebab dan
alasan-alasan apapun, terutama sebab-sebab untuk pengakhiran kuasa
sebagaimana tersebut dalam Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum
Perdata mengenai berakhirnya kuasa secara sepihak;
6. Mengenai AJB ini dengan segala akibat-akibatnya para pihak telah memilih
tempat kediaman hukum yang tetap dan seumumnya di Kantor Panitera
Pengadilan Negeri Jakarta Barat di Jakarta.
Berdasarkan analisis kami atas Draft AJB yang dirangkum diatas, bahwa tidak terdapat
hal-hal yang material yang mempengaruhi Rencana Transaksi Perseroan. Namun
demikian Perseroan dapat mengalami kegagalan Rencana Transaksi dalam hal terdapat
pelanggaran material atas setiap ketentuan dalam Akta serta kegagalan masing-masing
pihak memenuhi kewajibannya sesuai kesepakatan.
4.3 Analisis Manfaat Transaksi
4.3.1 Pertimbangan dan Alasan Rencana Transaksi
Perseroan didirikan dan mulai beroperasi secara komersial pada Agustus 1993. Pada Juni
2024, Perseroan menjadi perusahaan terbuka yang terdaftar pada sektor konsumen primer
industri produk makanan pertanian di Bursa Efek Indonesia. Perseroan menjalankan
kegiatan usaha sebagai manufaktur kacang-kacangan dan produk dari kacang dan telah
memiliki 3 fasilitas produksi yang berlokasi di Kawasan Industri BllE Hyundai (Cikarang,
Jawa Barat), Kawasan Industri Delta Silicon III (Cikarang, Jawa Barat) dan Pati-Gabus
(Jawa Tengah).
Per 31 Desember 2024, Perseroan telah memiliki penyertaan saham secara langsung
pada 4 entitas anak yaitu PT Cubic Indonesia ("CI") yang bergerak di bidang dekorasi
teknologi cubic printing untuk industri otomotif, PT Mitrapak Eramandiri ("ME") yang
bergerak di bidang jasa maklon produk perawatan rumah tangga serta Gunanusa
Eramandiri Internasional Sdn. Bhd. ("GEI”) dan PT Ciptapangan Sukses Makmur ("CSM")
yang bergerak di bidang perdagangan makanan dan minuman. Perseroan juga memiliki
40% investasi pada PT Farmer Gunanusa Eramandiri (“FGE”) yang bergerak di bidang
perdagangan makanan dan minuman.
Halaman 6
Page 12
Sebagian besar penjualan produk Perseroan berasal dari pasar domestik dengan
kontribusi penjualan domestik sekitar 89,59% pada tahun 2024, sisanya berasal penjualan
luar negeri. Adapun pasar ekspor Perseroan mencakup beberapa negara di Asia, Australia,
Eropa, dan Amerika. Dalam menjalankan kegiatan usahanya selama ini, Perseroan melihat
adanya peluang untuk semakin bertumbuh dengan meningkatkan kinerja Perseroan secara
berkelanjutan dan meningkatkan nilai perusahaan bagi para pemegang saham Perseroan
di masa mendatang. Seiring dengan hal tersebut, Perseroan berencana untuk
meningkatkan kepemilikan saham pada entitas anak yaitu CSM. Pertimbangan Perseroan
untuk melakukan peningkatan kepemilikan saham pada entitas anak adalah untuk
memperkuat struktur usaha yang nantinya juga turut dapat mendukung pengembangan
usaha di masa mendatang serta meningkatkan kinerja keuangan Perseroan.
Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa latar belakang Rencana Transaksi tersebut
merupakan bagian dari rencana jangka panjang Perseroan dan akan menjadikan
Perseroan menjadi perusahaan yang baik dan memiliki potensi pengembangan usaha di
masa mendatang.
4.3.2 Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi
Tujuan dan manfaat dari adanya Rencana Transaksi tersebut, antara lain:
▪ Meningkatkan prospek usaha Perseroan dengan memanfaatkan peluang usaha yang
disumbang oleh CSM serta diharapkan dapat memperkuat struktur usaha Perseroan,
untuk dimanfaatkan secara optimal bagi perkembangan Perseroan secara terarah dan
berkesinambungan;
▪ Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, diharapkan dapat menambah potensi untuk
meningkatkan kinerja keuangan serta dapat terus meningkatkan kepercayaan pihak
ketiga kepada Perseroan baik kepada pihak mitra usaha dan pemegang saham
Perseroan.
Risiko terkait dengan adanya Rencana Transaksi antara lain sebagai berikut:
▪ Risiko kebijakan pemerintah yang dapat membatasi kegiatan usaha Perseroan
Terkait dengan hal tersebut, Perseroan berusaha untuk memperhatikan dan mematuhi
kebijakan pemerintah agar kegiatan usaha Perseroan dapat berkesinambungan.
4.4 Analisis Pengaruh Transaksi terhadap Keuangan Perseroan
Berdasarkan analisis atas Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dan Laporan
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, yang disiapkan oleh manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi mengakibatkan Perseroan mengalami penurunan aset lancar berupa
kas dan setara kas sebesar Rp 3.045.896.000. Dampak terhadap posisi keuangan juga
berupa penurunan pada total ekuitas sebesar Rp 3.045.896.000, yang disebabkan adanya
penurunan tambahan modal disetor dan kepentingan non pengendali masing-masing
sebesar Rp 798.992.229 dan Rp 2.246.903.771.
Halaman 7
Page 13
Analisis terhadap Laporan Laba Rugi Proforma Konsolidasian Perseroan pada tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2024, menunjukkan dengan dilakukannya Rencana
Transaksi, tidak menyebabkan peningkatan atau penurunan kinerja operasional Perseroan
dikarenakan tidak adanya perubahan pos-pos pada laba rugi Perseroan.
4.5 Analisis Likuiditas
Analisis likuiditas bertujuan mengukur kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban
jangka pendeknya. Semakin tinggi rasio likuiditas Perseroan, maka semakin besar tingkat
kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas lancarnya.
Berdasarkan likuiditas Perseroan tahun 2020-2024, rasio lancar (current ratio) berkisar
antara 1,54x-2,41x sementara rasio cepat (quick ratio) berkisar antara 1,04x-1,52x.
Berdasarkan rasio likuiditas historis tersebut, Perseroan memiliki likuiditas yang cukup
stabil dikarenakan total aset lancar yang dimiliki cukup baik jika dibandingkan dengan
liabilitas lancar yang harus dipenuhi dalam jangka pendek.
Dengan adanya Rencana Transaksi, rasio likuiditas Perseroan seperti rasio lancar (current
ratio) dan rasio cepat (quick ratio) akan tetap positif, yang masing-masing berkisar antara
2,37x-3,46x dan 1,51x-2,35x selama periode proyeksi tahun 2025-2029.
5. Pernyataan Independensi Dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
Berdasarkan pengetahuan kami atas penugasan penilaian, dengan ini kami menyatakan
bahwa:
▪ Seluruh pendapat yang kami nyatakan dalam laporan ini, baik mengenai analisis,
kesimpulan atau pendapat, adalah benar;
▪ Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan;
▪ Penilaian disusun berdasarkan kondisi pasar saat ini. Kejadian dimasa mendatang
merupakan suatu hal yang sulit diprediksi, sehingga perubahan kondisi pasar di
kemudian hari mungkin dapat mempengaruhi kesimpulan Laporan saat ini;
▪ Penugasan penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal penilaian
(cut off date);
▪ Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan ini;
▪ Data ekonomi serta data industri dalam Laporan ini diperoleh dari berbagai sumber
yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan;
▪ Hasil analisis, kesimpulan dan pendapat yang kami nyatakan pada laporan ini terbatas
pada kontinjensi, keterbatasan dan asumsi, yang merupakan pemahaman secara
menyeluruh, didasarkan analisis profesional serta pendapat dan kesimpulan kami;
▪ Pada saat ini maupun pada masa yang akan datang, kami tidak memiliki kepentingan
terhadap Perseroan yang kami nilai;
▪ Kami tidak memiliki benturan kepentingan atas transaksi yang akan dilaksanakan oleh
Perseroan;
▪ Kami tidak memiliki kepentingan pribadi terhadap Perseroan yang kami nilai dan pihak
yang terlibat dan terkait di dalamnya;
▪ Imbalan jasa penilaian tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan;
Halaman 8
Page 14
▪ Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan OJK No.
35/POJK.04/2020 dan POJK 42/2020;
▪ Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah;
▪ Kami melakukan penugasan ini secara independen tanpa intervensi dari pihak
manapun.
▪ Kami bertanggungjawab atas Laporan Pendapat Kewajaran ini.
6. Ruang Lingkup (Data, Informasi, Dan Prosedur Yang Digunakan)
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai
berikut:
1. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020-2021 telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang
& Rekan; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah
diaudit oleh KAP Drs. Bambang Sudaryono & Rekan; untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi
Bambang & Rekan; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang
telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, seluruhnya
dengan opini wajar tanpa modifikasian;
2. Laporan Keuangan CSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
yang telah diaudit oleh KAP Dra Suhartati & Rekan dengan pendapat wajar dengan
pengecualian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah
diaudit oleh KAP Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat wajar
tanpa modifikasian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
telah diaudit oleh KAP Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan pendapat wajar
tanpa modifikasian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan dengan
pendapat wajar tanpa modifikasian; serta tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar &
Rekan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
3. Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024;
4. Laporan Penilaian 19,96% Saham CSM No. 00007/2.0110-01/BS/04/0426/1/VI/2025
tertanggal 09 Juni 2025 oleh KJPP ID&R;
5. Draft Akta Jual Beli (AJB) antara Perseroan dan LHH;
6. Proyeksi keuangan Perseroan dan CSM untuk tahun 2025-2029;
7. Data mengenai kegiatan dan legalitas Perseroan dan CSM;
8. Hasil wawancara dengan manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang,
dan hal-hal mengenai Rencana Transaksi;
9. Keterbukaan informasi berkaitan dengan Rencana Transaksi.
Selanjutnya disebut “Dokumen-dokumen Rencana Transaksi”.
Halaman 9
Page 15
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum. Kami juga bergantung
kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta
yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap
atau menyesatkan.
Kami juga tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi.
Jasa-jasa yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi
hanya merupakan evaluasi keuangan atas kewajaran Rencana Transaksi saja dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami juga tidak menganalisa kewajaran atas
transaksi-transaksi lain yang mungkin tersedia atau pun yang dapat dilaksanakan oleh
Perseroan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak mencoba mendapatkan bentuk transaksi-
transaksi lainnya yang ada untuk Perseroan.
Prosedur Yang Digunakan
Laporan dan fakta yang terkandung di dalam Laporan adalah berdasarkan informasi dan
representasi yang disediakan oleh Perseroan dan dikompilasi oleh ID&R. Informasi yang
terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang material,
tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika dihilangkan dapat
membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya menjadi menyesatkan.
Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
diperoleh dari data riset dari publik domain.
Dalam penyusunan laporan ini, telah dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) Perseroan
telah diberikan kesempatan untuk meminta dan mereview, dan telah menerima semua
informasi yang diperlukan untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk
melengkapi informasi di dalamnya (ii) Perseroan tidak bergantung kepada Penilai atau
seseorang yang memiliki hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi
dengan Penilai sehubungan dengan pemeriksaan keakuratan informasi atau keputusan.
Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan laporan ini,
dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi yang terkandung adalah
benar setelah tanggal Laporan ini.
Prosedur lain yang Penilai lakukan adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen
Transaksi, Laporan Keuangan, Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
sesudah Rencana Transaksi dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal
kewajarannya baik secara individu maupun secara keseluruhan sebagai satu kesatuan
Transaksi.
Halaman 10
Page 16
7. Asumsi-Asumsi Pokok
Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal Pendapat
Kewajaran ini diterbitkan.
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi
lainnya, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak
yang terlibat dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi telah dilaksanakan seperti yang
telah dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan, serta keakuratan
informasi mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran ini sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Pendapat Kewajaran ini.
8. Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi
8.1 Analisis Kualitatif
8.1.1 Riwayat Singkat dan Kegiatan Usaha
Perseroan
Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 60 tanggal 5 Agustus 1993 yang dibuat di
hadapan Lasma Batubara, S.H., pengganti dari Mudofir Hadi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta
pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-14.584.HT.01.01-TH 94 tanggal 27 September
1994 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 101 tanggal 20
Desember 1994, Tambahan No. 10596.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta No. 02 tanggal 04 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Yulia, S.H., Notaris di Jakarta
mengenai perubahan seluruh anggaran dasar Perseroan. Akta perubahan tersebut telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui Surat Keputusan No. AHU-0014373.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 04 Maret 2024
dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 023 tanggal 19 Maret
2024, Tambahan No. 009171.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta No. 13 tanggal 09 Agustus 2024 yang dibuat di hadapan Yulia, S.H., Notaris di
Jakarta mengenai peningkatan modal dasar saham serta modal saham ditempatkan dan
disetor penuh Perseroan. Akta perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-
0166191.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 09 Agustus 2024.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha
dalam bidang:
Halaman 11
Page 17
a. Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan lainnya bukan kecap, tempe dan
tahu (KBLI 10793);
b. Perdagangan besar bahan makanan dan minuman hasil pertanian lainnya (KBLI
46319);
c. Industri minuman ringan (KBLI 11040);
d. Industri pelumatan buah-buahan dan sayuran (KBLI 10312);
e. Industri minyak mentah dan lemak nabati (KBLI 10411);
f. Industri tepung campuran dan adonan tepung (KBLI 10614);
g. Industri bumbu masak dan penyedap masakan (KBLI 10772);
h. Industri pengolahan gula lainnya bukan sirop (KBLI 10729);
i. Pertanian serealia lainnya, aneka kacang dan biji-bijian penghasil minyak lainnya (KBLI
01119);
j. Pergudangan dan penyimpanan (KBLI 52101);
k. Aktivitas perusahaan holding (KBLI 64200);
l. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 70209);
m. Aktivitas kantor pusat (KBLI 70100);
n. Investasi.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan
usaha sebagai berikut:
A. Kegiatan usaha utama, sebagai berikut:
a) Menjalankan usaha pembuatan makanan dari kedele/kacang-kacangan lainnya
bukan kecap dan tempe, seperti keripik/peyek dari kacang-kacangan, daging
sintetis, kacang kapri, kacang asin, kacang telur, kacang sukro, kacang bogor,
kacang atom, kacang mete dan enting-enting. Termasuk produk protein kedelai
dan texturized vegetable protein;
b) Menjalankan usaha perdagangan besar bahan makanan dan minuman hasil
pertanian lainnya, seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah;
c) Industri pelumatan buah-buahan dan sayuran, mencakup usaha pengawetan
buah-buahan dan sayuran dengan proses pelumatan, baik dalam bentuk kemasan
ataupun tidak, seperti selai mangga, jelly murbai;
d) Menjalankan usaha industri minuman yang tidak mengandung alkohol, kecuali bir
dan anggur tanpa alkohol. Termasuk industri minuman ringan beraroma tanpa
alkohol dan atau rasa manis, seperti lemonade, orangeade, cola, minuman buah,
air tonik, limun, air soda, krim soda dan air anggur, minuman yang dikarbonasi
maupun tidak, dan minuman yang mengandung konsentrat, dan minuman serbuk;
e) Menjalankan usaha pembuatan tepung campuran dan adonan tepung yang sudah
dicampur untuk roti, kue, biskuit, kue dadar, termasuk tepung untuk adonan,
misalnya untuk melapisi permukaan ikan atau daging ayam, seperti tepung
pelapis, tepung bumbu, tepung bakwan, tepung bakso, premiks untuk makanan
pencuci mulut berbasis serealia dan pati dan tepung custard tanpa telur;
f) Menjalankan usaha pengolahan bahan-bahan dari nabati menjadi minyak mentah
(crude oil) yang masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh
industri lain (kecuali minyak mentah kelapa sawit (crude plam oil) dan minyak
mentah kelapa) termasuk juga industri hasil lemak dari nabati yang dapat
digunakan sebagai bahan makanan, seperti minyak bunga matahari;
Halaman 12
Page 18
g) Menjalankan usaha Industri bumbu masak dan penyedap masakan, mencakup
usaha pembuatan bumbu masak dalam keadaan sudah diramu atau belum, baik
berbentuk bubuk ataupun lainnya, seperti bumbu gulai, bumbu kari, bumbu merica,
bubuk jahe, bubuk jinten, bubuk pala, bubuk cabe dan bubuk kayu manis.
Termasuk usaha industri penyedap masakan baik yang asli, natura maupun
sintesa khemis, seperti vetsin dan serbuk panili dan industri bumbu-bumbu, saus
dan rempah-rempah, seperti mayonais, tepung mustar, mustar olahan, sauce
tomat, sauce selada, dan pengganti garam yang digunakan sebagai bumbu pada
produk pangan;
h) Menjalankan usaha industri pengolahan gula lainnya bukan sirop, mencakup
usaha pengolahan gula ke dalam bentuk lain, termasuk pembuatan gula batu, gula
cair, tepung gula, gula pengganti dari jus tebu, bit, maple gula cair, gula stevia,
kelapa, nira, aren dan molasse (harum manis), toping (non-buah) saus manis, dan
gula merah yang tidak murni dari nira sebagai bahan baku utamanya dan yang
tidak termasuk dalam kelompok 10721 sampai dengan 10723;
i) Menjalankan usaha pertanian serealia lainnya, aneka kacang dan biji-bijian
penghasil minyak lainnya, mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan
pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca
panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia lainnya bukan padi,
jagung dan gandum, tanaman aneka kacang palawija lainnya dan pertanian
tanaman lainnya yang belum diklasifikasikan pada kelompok 01111 s.d. 01118.
Termasuk kegiatan pembibitan dan pembenihan tanaman serealia dan biji-bijian
penghasil minyak lainnya;
j) Menjalankan usaha pergudangan dan penyimpanan, mencakup usaha yang
melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tersebut di
kirim ke tujuan akhir, dengan tujuan komersil;
k) Aktivitas Perusahaan Holding, mencakup kegiatan dari perusahaan holding
(holding companies), yaitu perusahaan yang menguasai aset dari sekelompok
perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok
tersebut. "Holding Companies" tidak terlibat dalam kegiatan usaha perusahaan
subsidiarinya. Kegiatannya mencakup jasa yang diberikan penasihat (counsellors)
dan perunding (negotiators) dalam merancang merger dan akuisisi perusahaan;
l) Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya, mencakup ketentuan bantuan nasihat,
bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen
lainnya, seperti perencanaan strategi dan organisasi; keputusan berkaitan dengan
keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik dan kebijakan
sumber daya manusia; perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi.
Penyediaan jasa usaha ini dapat mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan
operasional berbagai fungsi manajemen, konsultasi manajemen olah agronomist
dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan dari
metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan
anggaran belanja, pemberian nasihat dan bantuan untuk usaha dan pelayanan
masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan,
informasi manajemen dan lain-lain. Termasuk jasa pelayanan studi investasi
infrastruktur;
m) Aktivitas Kantor Pusat, mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit
perusahaan yang lain atau enterprise; pengusahaan strategi atau perencanaan
Halaman 13
Page 19
organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan perusahaan atau enterprise.
Unit-unit dalam kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan
mengelola operasi unit-unit yang berhubungan. Kegiatan yang termasuk dalam
kelompok ini antara lain kantor pusat, kantor administrasi pusat, kantor yang
berbadan hukum, kantor distrik dan kantor wilayah dan kantor manajemen cabang.
n) Investasi: (a) melakukan investasi pada perusahaan perusahaan lain, baik di
dalam ataupun di luar negeri, dalam bentuk penyertaan saham, mendirikan atau
mengambil bagian atas saham-saham perusahaan lain; (b) membentuk patungan
modal serta menjadi perusahaan induk baik secara langsung maupun tidak
langsung atau perusahaan lain.
B. Kegiatan usaha penunjang, yaitu: menjalankan usaha pengangkutan barang, baik yang
berjadwal maupun tidak, dengan menggunakan jalan rel, saluran pipa, darat, perairan
atau udara dan kegiatan yang berhubungan dengan itu seperti fasilitas terminal dan
parkir, penanganan kargo/bongkar muat barang, pergudangan dan lain-lain.
C. Kegiatan usaha lain Perseroan guna melaksanakan, mendukung, dan/atau menunjang
kegiatan usaha utama maupun penunjang dari: (a) Perseroan dan/atau (b)
perusahaan-perusahaan yang sahamnya dimiliki baik secara langsung maun tidak
langsung oleh Perseroan, termasuk antara lain memberikan dukungan tata kelola,
pendanaan, pembiayaan, dan/atau penjaminan untuk kepentingan perusahaan-
perusahaan tersebut.
Perseroan memperoleh Surat Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas
Perseroan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan Surat Keputusan No.
S-05687/BEI.PP2/06-2024 tanggal 06 Juni 2024 untuk melakukan Penawaran Umum
Saham Perdana sejumlah 500.000.000 saham dengan nominal Rp 100 per saham dan
harga penawaran sebesar Rp 150 per saham. Seluruh saham Perseroan telah tercatat
pada BEI efektif sejak tanggal 28 Juni 2024.
Kantor pusat dan pabrik Perseroan beralamat di Kawasan Industri BllE Hyundai, Jl. Inti I
Blok C3 No. 3, Lippo Cikarang, Bekasi – Jawa Barat. Pabrik Perseroan lainnya berlokasi di
Kawasan Industri Delta Silicon III, Jl. Sungkai Timur Blok F26A-11, Desa Cicau, Cikarang
Pusat, Bekasi - Jawa Barat dan Pati-Gabus KM. 2.3, Desa Mustokoharjo, Pati - Jawa
Tengah. Jumlah karyawan tetap Perseroan dan entitas anak per 31 Desember 2024
adalah sebanyak 388 orang.
Berdasarkan Akta No. 02 tanggal 04 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Yulia, S.H.,
Notaris di Jakarta, modal dasar Perseroan adalah sebesar Rp 800.000.000.000, yang
terdiri dari 8.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Berdasarkan
data dari Biro Administrasi Efek PT Sharestar Indonesia, modal ditempatkan dan disetor
Perseroan adalah sebesar Rp 250.000.000.000 atau sebanyak 2.500.000.000 saham,
dengan komposisi pemegang saham Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 sebagai
berikut:
Halaman 14
Page 20
Jumlah Jumlah
Keterangan %
Saham (Rp)
Modal Dasar 8.000.000.000 800.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
Tjokro Gunawan ("TG") 600.000.000 60.000.000.000 24,00
Ivan Cokro Saputra ("ICS") 600.000.000 60.000.000.000 24,00
Cecilia Lanny Budiman ("CLB") 400.000.000 40.000.000.000 16,00
Bernice Cokrosaputro ("BC") 400.000.000 40.000.000.000 16,00
Masyarakat 500.000.000 50.000.000.000 20,00
Jumlah 2.500.000.000 250.000.000.000 100,00
Saham dalam Portepel 5.500.000.000 550.000.000.000
Berdasarkan Akta No. 02 tanggal 04 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Yulia, S.H.,
Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 31 Desember
2024 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tjokro Gunawan
Komisaris Independen : Eko Putro Sandjojo
Dewan Direksi
Direktur Utama : Ivan Cokro Saputra
Direktur : Bernice Cokrosaputro
Berikut adalah rincian entitas anak Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan
persentase kepemilikan:
Persentase Tahun Operasi
Entitas Anak Kegiatan Usaha
kepemilikan Didirikan Komersial
Pencetakan dan pelapisan produk
PT Cubic Indonesia ("CI") 89,00% 1997 1997
plastik, kayu, logam dan keramik
Gunanusa Eramandiri
100,00% Perdagangan 2019 2019
Internasional Sdn. Bhd. ("GEI")*
PT Ciptapangan Sukses Makmur
80,00% Perdagangan 2005 2010
("CSM")
Perdagangan, jasa dan industri
PT Mitrapak Eramandiri ("ME") 32,50% 2008 2008
manufaktur
Keterangan: *) GEI telah resmi berhenti beroperasi pada tanggal 10 Maret 2025
PT Ciptapangan Sukses Makmur ("CSM")
CSM didirikan berdasarkan Akta No. 01 tanggal 04 Maret 2005 yang dibuat di hadapan
Rizka Noviarni, S.H., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah memperoleh
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat
Keputusan No. C-19635 HT.01.01.TH.2005 tanggal 15 Juli 2005.
Anggaran dasar CSM telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No.
17 tanggal 20 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Arief Yulianto, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta mengenai perubahan tempat kedudukan dan maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha CSM. Akta perubahan tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
0029800.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 21 Mei 2024.
Halaman 15
Page 21
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan CSM adalah melakukan
kegiatan perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. Untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut, CSM dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
➢ Perdagangan Besar Makanan dan Minuman lainnya, kelompok ini mencakup usaha
perdagangan besar makanan dan minuman lainnya, seperti tepung beras, tepung
tapioka, premiks bakteri, karamel, madu olahan, kerupuk udang dan lain-lain.
Termasuk pangan untuk keperluan gizi khusus (untuk bayi, anak dan dewasa), bahan
tambahan pangan (food additive), bahan penolong (processing aid), makanan ringan
lainnya, serealia dan produk berbasis serealia yang belum diolah maupun telah diolah,
minuman produk kedelai, makanan siap saji, serta perdagangan besar makanan untuk
hewan piaraan dan makanan ternak (KBLI 46339).
Kantor CSM berlokasi di Ruko Sentra Latumenten, Jalan Prof. Dr. Latumenten Nomor 50
Blok AA3-AA6, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota
Administrasi Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, 11460. Jumlah karyawan tetap CSM per
31 Desember 2024 adalah sebanyak 6 orang.
Berdasarkan Akta No. 2 tanggal 8 Maret 2016 yang dibuat di hadapan Rizka Noviarni, S.H,
Notaris di Jakarta, modal dasar CSM adalah sebesar Rp 10.000.000.000, yang terdiri dari
10.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per saham. Berdasarkan Akta No. 01
tanggal 15 Januari 2021 yang dibuat di hadapan Rizka Noviarni, S.H., Notaris di Jakarta,
modal ditempatkan dan disetor CSM adalah sebesar Rp 2.500.000.000 atau sebanyak
2.500 saham, dengan komposisi pemegang saham CSM per tanggal 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut:
Jumlah Jumlah
Keterangan %
Saham (Rp)
Modal Dasar 10.000 10.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”) 2.000 2.000.000.000 80,00
Leonard Handy Hendrawan (“LHH”) 500 500.000.000 20,00
Jumlah 2.500 2.500.000.000 100,00
Saham dalam Portepel 7.500 7.500.000.000
Berdasarkan Akta No. 01 tanggal 15 Januari 2021 yang dibuat di hadapan Rizka Noviarni,
S.H., Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi CSM per 31 Desember
2024 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tjokro Gunawan
Komisaris : Bernice Cokrosaputro
Direksi
Direktur Utama : Ivan Cokro Saputra
Direktur : Leonard Handy Hendrawan
Halaman 16
Page 22
8.1.2 Analisis Industri dan Bisnis
Industri Makanan dan Kacang Global
Berdasarkan data Statista, pendapatan pasar industri makanan diperkirakan mencapai
USD 9,68 triliun pada tahun 2025 dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) sekitar 6,43% untuk tahun 2025-2030. China
diperkirakan menjadi penyumbang pendapatan terbesar atau mencapai sebesar USD 1,74
triliun pada tahun 2025. Volume pendapatan makanan diperkirakan mencapai sebesar
2.732 miliar kg pada tahun 2025 dan mencapai sebesar 3.168 miliar kg pada tahun 2030.
Berdasarkan data dari Precedence Research, pasar industri kacang-kacangan global
diperkirakan mencapai USD 69,49 miliar pada tahun 2025 dan diperkirakan mencapai
USD 112,63 miliar pada tahun 2034, tumbuh pada CAGR sebesar 5,48% untuk proyeksi
tahun 2025-2034. Meningkatnya permintaan kacang-kacangan didukung oleh
meningkatnya kesadaran terhadap manfaat kesehatan terkait dengan konsumsi kacang-
kacangan, karena mengandung antioksidan, vitamin dan protein. Meningkatnya konsumsi
industri kacang-kacangan didorong oleh permintaan makanan cepat saji seperti camilan
kacang-kacangan di negara-negara maju. Pertumbuhan populasi dunia juga menjadi faktor
pendorong penting, dengan populasi global diperkirakan akan mencapai 8,5 miliar orang
pada tahun 2030 dan 9,7 miliar pada tahun 2050.
Berikut proyeksi pangsa pasar industri kacang global pada tahun 2025-2034 (dalam miliar
USD):
Sumber: Precedence Research (Food & Beverages, Nuts Market, Januari 2025)
Pendapatan untuk pasar buah dan kacang-kacangan di Asia Tenggara diperkirakan
mencapai USD 58,43 miliar pada tahun 2025 dan diperkirakan akan mencapai USD 75,82
miliar pada tahun 2029 dengan tingkat CAGR sekitar 6,73% untuk tahun 2025-2029.
Adapun volume penjualan buah dan kacang-kacangan diperkirakan mencapai 20,79 miliar
kg pada tahun 2025 dan mencapai 24,03 miliar kg pada tahun 2029. Untuk industri kacang-
kacangan, pendapatan diperkirakan akan mencapai USD 3,73 miliar pada tahun 2025 dan
mencapai USD 4,68 miliar pada tahun 2029 dengan pertumbuhan CAGR sekitar 5,84%
selama 2025-2029.
Berikut pertumbuhan pendapatan pasar buah dan kacang-kacangan di Asia Tenggara
selama tahun 2025-2029 (dalam miliar USD):
Halaman 17
Page 23
Sumber: Statista (Fruits & Nuts, Januari 2025)
Berikut pertumbuhan volume pasar buah dan kacang-kacangan di Asia Tenggara selama
tahun 2025-2029 (dalam miliar Kg):
Sumber: Statista (Fruits & Nuts, Januari 2025)
Perkembangan Industri Makanan dan Kacang di Indonesia
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada
triwulan I 2025 mencapai sekitar 4,87% yoy, lebih rendah dibanding triwulan I 2024 yang
mencapai sekitar 5,11% yoy. Pertumbuhan terjadi pada hampir semua lapangan usaha.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan paling signifikan diantaranya pertanian,
kehutanan dan perikanan (10,52%), jasa lainnya (9,84%), jasa perusahaan (9,27%) serta
transportasi dan pergudangan (9,01%). Sementara itu, industri pengolahan yang memiliki
peran dominan terhadap perekonomian Indonesia tumbuh sekitar 4,55% yoy. Berikut
merupakan pertumbuhan industri pengolahan selama tahun 2019- triwulan I 2025:
Sumber: BPS (Laju Pertumbuhan PDB seri 2010)
Halaman 18
Page 24
Sementara itu, industri pengolahan nonmigas pada triwulan I 2025 juga mengalami
pertumbuhan positif sekitar 4,31% yoy, lebih rendah dibandingkan capaian triwulan I 2024
yang sekitar 4,64% yoy. Pertumbuhan industri pengolahan nonmigas ditopang oleh
beberapa subsektor industri seperti makanan dan minuman (mamin), logam dasar serta
kulit, barang dari kulit dan alas kaki. Industri mamin mencatat pertumbuhan sekitar 6,04%
pada triwulan I 2025, atau lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2024 yang mencapai sekitar
5,87%. Adapun pertumbuhan subsektor industri mamin ditopang oleh permintaan yang
cukup tinggi selama Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu, Indeks Kepercayaan Industri (IKI)
dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur juga menunjukkan sektor manufaktur
berada dalam fase ekspansi yang menandakan kepercayaan tinggi di kalangan pelaku
industri. IKI dan PMI per Maret 2025 masing-masing mencapai 52,98 dan 52,4.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi
triwulan I 2025 mencapai sebesar Rp 465,2 triliun atau meningkat sekitar 15,9%
dibandingkan triwulan I 2024 yang sebesar Rp 401,5 triliun. Realisasi investasi triwulan I
2025 mencapai sekitar 24,4% dari target investasi tahun 2025 yang sebesar Rp 1.905,6
triliun. Selama triwulan I 2025, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar
Rp 234,8 triliun atau meningkat sekitar 19,13% dari triwulan I 2024 yang sebesar Rp 197,1
triliun dan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 230,4 triliun atau
meningkat sekitar 12,72% dari triwulan I 2024 yang sebesar Rp 204,4 triliun. Selama
triwulan I 2025, realisasi PMDN dan PMA industri makanan masing-masing mencapai
sebesar Rp 14.055,75 miliar dan sebesar USD 611,48 juta. Sementara itu, realisasi PMDN
dan PMA industri perdagangan dan reparasi masing-masing mencapai sebesar
Rp 18.910,77 miliar dan sebesar USD 652,27 juta.
Berikut merupakan 10 sektor industri dengan realisasi investasi tertinggi selama triwulan I
2025:
PMDN PMA
Investasi Investasi
No. Bidang Usaha No. Bidang Usaha
(Miliar Rp) (Juta USD)
Transportasi, Gudang dan Logam Dasar, Barang Logam,
1 48.359,66 1 3.643,47
Telekomunikasi Bukan Mesin dan Peralatannya
2 Pertambangan 29.531,26 2 Pertambangan 1.192,03
Perumahan, Kawasan Industri Transportasi, Gudang dan
3 25.293,53 3 1.133,99
dan Perkantoran Telekomunikasi
4 Jasa Lainnya 23.659,45 4 Jasa Lainnya 1.080,79
5 Perdagangan dan Reparasi 18.910,77 5 Industri Kimia dan Farmasi 913,72
Perumahan, Kawasan Industri
6 Industri Makanan 14.055,75 6 763,01
dan Perkantoran
7 Listrik, Gas dan Air 13.406,92 7 Kertas dan Percetakan 668,95
Tanaman Pangan, Perkebunan, Kendaraan Bermotor dan Alat
8 11.317,87 8 666,24
dan Peternakan Transportasi Lain
Logam Dasar, Barang Logam,
9 8.983,70 9 Perdagangan dan Reparasi 652,27
Bukan Mesin dan Peralatannya
10 Konstruksi 8.085,42 10 Industri Makanan 611,48
Sumber: BKPM (Perkembangan Realisasi Investasi Berdasarkan Sektor Triwulan I 2025, 29 April 2025)
Berdasarkan data Statistik Perdagangan Luar Negeri BPS, nilai ekspor industri makanan
pada tahun 2024 yaitu mencapai sebesar USD 41.273.997,8 atau menurun sekitar 0,64%
dari periode yang sama tahun 2023 yang sebesar USD 41.541.502,3. Berdasarkan
volumenya, ekspor industri makanan mengalami penurunan sekitar 12,78% menjadi
39.144.232,7 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar
Halaman 19
Page 25
44.877.513,4 ton. Berikut merupakan perkembangan ekspor industri makanan selama
tahun 2020-2024:
Sumber: BPS (Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor menurut Kelompok Komoditi dan Negara, 2020-2024)
Golongan barang edible fruits and nuts; peel of citrus fruit or melons (08) dan preparations
of vegetables, fruits, nuts or other part of plants (20) masing-masing mencatat berat bersih
ekspor sebesar 1.595,8 ribu ton dan 307,2 ribu ton sepanjang tahun 2024. Berikut
merupakan perkembangan ekspor kacang-kacangan selama tahun 2019-2024 (dalam Kg):
Uraian Golongan Barang 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Edible fruits and nuts; peel of citrus fruit or melons 1.113.382.608 1.434.479.957 1.317.326.244 1.094.705.545 1.201.537.666 1.595.826.348
Cashew nuts, in shell, fresh or dried, whether or not peeled 81.451.396 77.397.006 54.181.965 30.030.734 32.686.954 62.820.902
Cashew nuts, shelled, fresh or dried, whether or not peeled 7.498.130 6.776.839 6.358.157 2.525.027 2.530.540 4.155.832
Almonds, in shell, fresh or dried, whether or not peeled 27.608 11 18.405 4.223 6.625 1.577
Almonds, shelled, blanched, fresh or dried, whether or not peeled 424.654 640.205 952.927
91.901 258.498 525.210
Almonds, shelled, unblanched, fresh or dried, whether or not peeled 168.200 132.588 487.296
Hazelnuts or filberts (corylus spp), in shell, fresh or dried, whether or not peeled - - - 1.213 3.000 2.118
Hazelnuts or filberts (corylus spp), shelled, fresh or dried, whether or not peeled 3.960 5.096 600 5.254 22.342 36.953
Walnuts, in shell, fresh or dried, whether or not peeled 286 5 134 1.240 - 37.100
Walnuts, shelled, fresh or dried, whether or not peeled - 3.516 168 7.901 6.781 5.797
Pistachios, in shell, fresh or dried, whether or not peeled 286 - - - - 7.900
Pistachios, in shelled, fresh or dried, whether or not peeled 19 1 - 3 490 -
Other nuts excepts brazil nuts, cashew, almonds, hazelnuts, walnut, macademia,
1.799.245 7.106.160 7.529.100 3.890.830 2.276.024 3.466.953
pistachios, kola, areca and pine nuts
Preparations of vegetables, fruits, nuts or other part of plants 251.925.534 242.981.213 294.113.453 303.363.912 273.019.336 307.223.020
Ground nuts, roasted 1.554.488 1.505.812 1.263.390 1.452.303 1.030.733 894.815
Peanut butter 385.825 411.723 1.263.390 331.436 216.661 292.795
Ground nuts, otherwise prepared or preserved whether or not containing added
828.554 1.128.467 1.143.025 1.163.534 778.592 1.047.890
sugar or other sweetening matteror spirit, other than roasted and peanut butter
Cashew nut, including mixture, otherwise prepared or preserved whether or not
245.636 382.534 327.481 402.901 103.210 275.452
containing added sugar or other sweetening matter or spirit
Nuts, ground-nuts and other seeds, other than ground nut&cashew nut, w.o.n mixed
together, w.o.n containing added sugar/other sweetening matter or spirit, not 476.649 87.488 65.601 101.291 1.222.483 12.634.771
elsewhere specified/included, roasted
Nuts, ground-nuts and other seeds, other than ground nut&cashew nut, w.o.n mixed
together, w.o.n containing added sugar/other sweetening matter or spirit, not 886.885 936.587 738.610 1.137.688 1.744.212 3.215.910
elsewhere specified/included, not roasted
Sumber: BPS (Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor menurut Kelompok Komoditi HS, 2019-2024)
Berdasarkan data Statistik Perdagangan Luar Negeri BPS, nilai impor selama tahun 2024
yaitu mencapai sebesar USD 233.658,7 juta atau meningkat sekitar 5,31% dari tahun 2023
yang sebesar USD 221.886,2 juta. Berdasarkan volumenya, berat bersih impor mengalami
peningkatan sekitar 17,22% menjadi 232.054,3 ribu ton dibandingkan tahun 2023 yang
sebesar 197.972,3 ribu ton. Berikut merupakan perkembangan impor selama tahun 2019-
2024:
Sumber: BPS (Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor, 2019-2024)
Halaman 20
Page 26
Golongan barang edible fruits and nuts (08) dan preparations of vegetables, fruits, nuts part
of plants (20) masing-masing mencatat berat bersih impor sebesar 780,6 ribu ton dan
194,3 ribu ton selama tahun 2024. Berikut merupakan perkembangan impor kacang-
kacangan selama tahun 2019-2024 (dalam Kg):
Uraian Golongan Barang 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Edible fruits and nuts 724.131.065 638.556.267 775.422.366 749.854.953 689.923.983 780.576.686
Cashew nuts, in shell, fresh or dried, whether or not peeled 6.464.759 44.432 565.146 3.726.687 108.170 122.023
Cashew nuts, shelled, fresh or dried, whether or not peeled 6.464.759 1.756.952 2.788.971 4.340.923 4.637.813 5.751.348
Almonds, in shell, fresh or dried, whether or not peeled 27.574 146 3 - 244.050 301.616
Almonds, shelled, blanched, fresh or dried, whether or not peeled - - - 464.082 498.882 736.042
Almonds, shelled, unblanched, fresh or dried, whether or not peeled 2.657.066 2.105.553 3.197.917 4.213.265 3.487.100 5.887.293
Hazelnuts or filberts (corylus spp), in shell, fresh or dried, whether or not peeled - 1 1 - - 250.001
Hazelnuts or filberts (corylus spp), shelled, fresh or dried, whether or not peeled 18.179 28.646 45.011 47.196 56.687 38.863
Walnuts, in shell, fresh or dried, whether or not peeled - 12.107 1 22.000 7.583 8.527
Walnuts, shelled, fresh or dried, whether or not peeled 93.228 98.178 129.699 120.690 139.342 185.794
Pistachios, in shell, fresh or dried, whether or not peeled 88.643 19.621 35.244 78.549 406.034 413.455
Pistachios, shelled, fresh or dried, whether or not peeled 66.388 21.502 17.148 25.901 36.710 36.722
Other nuts excepts brazil nuts, cashew, almonds, hazelnuts, walnut, macademia,
252.138 220.556 218.687 104.454 143.368 128.872
pistachios, kola, areca and pine nuts
Preparations of vegetables, fruits, nuts or other part of plants 156.519.431 143.041.387 162.024.466 190.525.811 194.081.655 194.287.501
Ground nuts, roasted 462.232 531.239 156.288 184.229 199.572 242.927
Peanut butter 381.756 675.978 875.669 980.602 793.107 896.445
Ground nuts, otherwise prepared or preserved whether or not containing added
2.282.473 163.930 154.781 107.522 116.938 165.671
sugar or other sweetening matteror spirit, other than roasted and peanut butter
Cashew nut, including mixture, otherwise prepared or preserved whether or not
41.393 30.395 153.475 83.941 87.337 105.973
containing added sugar or other sweetening matter or spirit
Nuts, ground-nuts and other seeds, other than ground nut&cashew nut, w.o.n mixed
together, w.o.n containing added sugar/other sweetening matter or spirit, not 8.604.976 8.166.570 7.311.990 7.740.414 5.718.316 5.357.688
elsewhere specified/included, roasted
Nuts, ground-nuts and other seeds, other than ground nut&cashew nut, w.o.n mixed
together, w.o.n containing added sugar/other sweetening matter or spirit, not 1.115.909 443.102 627.227 907.645 1.000.488 2.609.870
elsewhere specified/included, not roasted
Sumber: BPS (Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor, 2019-2024)
Konsumsi rumah tangga masih menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada
triwulan I 2025. BPS mencatat kontribusi konsumsi rumah tangga mencapai 54,53%
terhadap PDB triwulan I 2025 dan tumbuh sekitar 4,89%, menurun dibandingkan tahun
triwulan I 2024 yang sekitar 4,91%. Adapun pertumbuhan konsumsi rumah tangga tertinggi
terutama berasal dari transportasi dan komunikasi, konsumsi restoran dan hotel serta
makanan dan minuman (selain hotel). Berikut adalah tingkat pertumbuhan konsumsi rumah
tangga selama tahun 2019- triwulan I 2025:
Sumber: BPS (Pertumbuhan Ekonomi Indonesia)
Menurut Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI),
perilaku konsumen dalam mengkonsumsi makanan dan minuman juga telah berubah
setelah melewati momen pandemi. Konsumen akan lebih loyal pada produk-produk yang
memberikan nilai keamanan, kesehatan serta nilai fungsi produk. Salah satu tantangan
terbesar yang dihadapi adalah bagaimana Indonesia mampu mengedukasi konsumen
untuk memilih makanan yang lebih sehat, bukan sekadar murah. GAPMMI memprediksi
Halaman 21
Page 27
pertumbuhan industri mamin domestik dapat menembus 6% pada tahun 2025 atau
mengalami kenaikan 0,5% hingga 1% dari target pertumbuhan industri mamin nasional
sepanjang tahun 2024 yang bisa mencapai 5%-5,5% (sumber: https://www.antarafoto.com/
id/view/2398906/prediksi-pertumbuhan-industri-makanan-tahun-2025).
Berdasarkan data dari Mordor Intelligence, pasar industri makanan dan minuman berbasis
nabati di Indonesia diperkirakan mencapai USD 1,04 triliun pada tahun 2025, dan
diharapkan mencapai USD 1,36 triliun pada tahun 2030, tumbuh pada CAGR sebesar
5,44% selama periode proyeksi tahun 2025-2030. Konsumen Indonesia banyak
mengadopsi pola makan vegan dan vegetarian. Pergeseran tersebut dipengaruhi oleh
keinginan untuk meningkatkan kesehatan, mengelola berat badan dan mengurangi risiko
penyakit kronis. Selain itu, intoleransi laktosa dan alergi makanan lainnya telah membuat
alternatif makanan berbasis nabati lebih populer di kalangan orang Indonesia (sumber:
https://www.mordorintelligence.com/industry-reports/indonesia-plant-based-food-and-
beverages-market).
Pasar kacang-kacangan di Indonesia merupakan pasar yang kompetitif dengan banyak
produsen lokal yang bersaing dalam hal harga dan kualitas. Berdasarkan data Statista,
pasar produk kacang-kacangan di Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan
sekitar 6,38% (CAGR 2025-2030). Untuk volume diperkirakan akan mengalami
pertumbuhan sekitar 3,9% pada tahun 2026 dan akan mencapai 367,90 juta kg pada tahun
2030. Terdapat minat yang meningkat pada makanan kesehatan yang mengandung
antioksidan tinggi yang ditemukan pada kacang-kacangan yang dapat dimakan.
8.1.3 Analisis Operasional dan Prospek Usaha
Perseroan awalnya didirikan dan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1993.
Perseroan mulai tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia sejak Juni
2024 dengan kode saham GUNA. Tjokro Gunawan dan Ivan Cokro Saputra merupakan
Pengendali dan Ultimate Beneficiary Owner (UBO) Perseroan. Visi Perseroan adalah
menjadi perusahaan korporasi yang dapat dipercaya di Asia dengan menyediakan produk
kelas dunia dan layanan ekosistem yang terbaik. Tujuan Perseroan adalah untuk
menciptakan dampak yang mulia bagi negara.
Perseroan awalnya hanya membuat produk olahan kacang tanah dengan pabrik seluas
1.000 m2 yang berlokasi di Cikarang. Perseroan kemudian mulai memproduksi produk lain,
namun masih berfokus pada kategori kacang-kacangan seperti cashew, almond, hazelnut,
pistachio dan walnut. Saat ini Perseroan juga berusaha dalam bidang perdagangan bahan
makanan dalam bentuk kacang. Produk yang ditawarkan Perseroan antara lain almond,
cashew, hazelnut, kacang tanah, pistachio, walnut, snack kacang, susu kacang, selai
kacang dan minyak.
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan memasarkan produk-produknya baik di pasar
domestik maupun internasional kepada konsumen business to business (B2B) untuk
industri biskuit/wafer/healthy bar, ice cream, permen & coklat olahan, roti sandwich, mie
instan. Selain itu, Perseroan juga memberikan jasa maklon (Original Equipment
Manufacturer/OEM) dengan memproses produk yang dipasarkan menggunakan merek
mitra bisnis Perseroan dan melakukan perdagangan secara online dengan menggunakan
merek dagang Almonesia, John Farmer, Kagil dan GE Nut 2 Naga. Produk-produk
Halaman 22
Page 28
Perseroan telah memperoleh Sertifikasi Sistem Jaminan Halal dari Lembaga Pengkajian
Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia, Kosher dari Kosher
Checked, Food Safety System Certification 22000 (FSSC 2200) dari SGS FSSC 22000,
ISO 22000, ISO 9001 dan ISO 22716. Perseroan juga tergabung sebagai anggota dalam
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dan the Sedex Members Ethical Trade Audit (SMETA).
Perseroan berkantor pusat dan memiliki pabrik di Cikarang Selatan, Bekasi (Jawa Barat)
dan memiliki 2 pabrik lainnya berlokasi di Pati (Jawa Tengah) dan Cikarang Pusat (Jawa
Barat). Pabrik pertama berlokasi di Cikarang Selatan memiliki luas 3.200 m2 dengan
kapasitas produksi 7.000 ton per tahun, pabrik kedua berlokasi di Pati memiliki luas 9.950
m2 dengan kapasitas produksi 5.000 ton per tahun dan pabrik ketiga berlokasi di Cikarang
Pusat memiliki luas 6.030 m2 dengan kapasitas penyimpanan maksimum sebesar 10.000
ton per tahun.
Berikut adalah strategi bisnis penting yang dijalankan oleh Perseroan:
➢ Melaksanakan program-program untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui
pelatihan, mempertahankan kepuasan karyawan melalui remunerasi yang kompetitif,
serta menanamkan motivasi melalui program manajemen kinerja;
➢ Meningkatkan persediaan bahan baku utama saat panen raya serta melakukan
diversifikasi pemasok bahan baku utama, sehingga Perseroan dapat mendapatkan
harga yang kompetitif dari para pemasok;
➢ Upaya peningkatan penjualan dengan memperluas daerah dan jaringan pemasaran
baik untuk pasar domestik maupun internasional serta melakukan efisiensi biaya-biaya
operasional.
Manajemen Perseroan berkeyakinan dapat terus memperluas jangkauan pelanggan dan
pangsa pasar dengan terus mengembangkan produk, sumber daya dan infrastruktur agar
Perseroan dapat meraih peluang-peluang usaha dengan lebih optimal. Perseroan dan
entitas anak juga terus memperluas usaha melalui pengembangan beragam produk
sehingga mampu membantu Perseroan mencapai pertumbuhan secara
berkesinambungan.
8.1.4 Analisis Kualitatif atas Keuntungan dan Kerugian Rencana Transaksi
Berikut adalah keuntungan Rencana Transaksi:
1. Memperkuat struktur usaha Perseroan;
2. Meningkatkan kinerja keuangan Perseroan melalui peningkatan saldo laba Perseroan
yang diperoleh dari penambahan kepemilikan saham CSM;
3. Meningkatkan nilai Perseroan dan kesejahteraan bagi pemegang saham Perseroan
sebagai perusahaan terbuka.
Berikut adalah kerugian Rencana Transaksi:
1. Biaya pelaksanaan terkait Rencana Transaksi yang harus dikeluarkan Perseroan
Sehubungan dengan dilakukannya Rencana Transaksi, kerugian yang akan dialami
Perseroan hanya terkait dengan risiko kebijakan/peraturan pemerintah yang dapat
membatasi kegiatan usaha Perseroan. Di samping itu, tidak terdapat kerugian lainnya yang
akan berdampak signifikan terhadap Perseroan.
Halaman 23
Page 29
8.2 Analisis Kuantitatif
8.2.1 Data Keuangan Historis
Perseroan
Berikut ini merupakan ringkasan posisi keuangan dan laba rugi komprehensif konsolidasian
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020-2021 telah diaudit
oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan; untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP Drs. Bambang Sudaryono &
Rekan; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh
KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan; untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar &
Rekan, seluruhnya dengan opini wajar tanpa modifikasian, yang disajikan sebagai berikut:
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024
Operating Highlight
Penjualan 361.914.365.852 1.305.756.863.951 1.411.869.901.398 1.400.953.229.981 1.444.399.628.626
Laba Kotor 49.161.838.195 167.164.765.506 200.025.621.995 201.699.351.322 185.838.346.252
Laba Operasi 36.341.774.229 112.940.757.953 142.684.386.279 128.597.190.051 108.671.928.490
Laba Neto Tahun Berjalan 30.141.487.126 82.089.011.665 104.027.305.154 94.810.274.134 78.593.585.521
Laba Komprehensif 31.324.877.276 84.793.010.025 104.284.982.956 229.970.224.764 79.105.169.163
EBITDA 49.627.312.397 144.604.738.779 173.932.797.149 158.129.670.343 138.927.588.033
Financial Position
Total Aset 256.676.471.733 513.772.613.702 593.909.929.194 757.088.891.756 980.138.728.305
Aset Lancar 114.158.798.655 300.848.799.824 388.350.188.445 430.411.881.207 575.271.449.165
Aset Tidak Lancar 142.517.673.078 212.923.813.878 205.559.740.749 326.677.010.549 404.867.279.140
Total Liabilitas 74.801.530.535 219.980.237.081 231.103.569.617 207.485.307.415 300.946.854.664
Liabilitas Jangka Pendek 53.971.684.549 194.863.766.878 209.344.265.019 178.834.800.847 270.596.756.708
Liabilitas Jangka Panjang 20.829.845.986 25.116.470.203 21.759.304.598 28.650.506.568 30.350.097.956
Ekuitas 181.874.941.198 293.792.376.621 362.806.359.577 549.603.584.341 679.191.873.641
Key Performance Ratio
Marjin Laba Kotor 13,58% 12,80% 14,17% 14,40% 12,87%
Marjin Laba Operasi 10,04% 8,65% 10,11% 9,18% 7,52%
Marjin Laba Tahun Berjalan 8,33% 6,29% 7,37% 6,77% 5,44%
Marjin EBITDA 13,71% 11,07% 12,32% 11,29% 9,62%
Return on Assets (ROA) 11,74% 15,98% 17,52% 12,52% 8,02%
Return on Equity (ROE) 16,57% 27,94% 28,67% 17,25% 11,57%
Current Ratio 2,12x 1,54x 1,86x 2,41x 2,13x
Quick Ratio 1,18x 1,04x 1,12x 1,52x 1,24x
Rasio Liabilitas terhadap Aset 0,29x 0,43x 0,39x 0,27x 0,31x
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 0,41x 0,75x 0,64x 0,38x 0,44x
Keterangan: EBITDA= Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization
Aset
Untuk untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023,
31 Desember 2022, 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020, total aset Perseroan
secara berturut-turut adalah sebesar Rp 980.138.728.305, Rp 757.088.891.756,
Rp 593.909.929.194, Rp 513.772.613.702 dan Rp 256.676.471.733.
Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2024, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 29,46% atau naik sebesar Rp 223.049.836.549
dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan pada akun aset tetap neto sebesar Rp 88.978.297.529,
Halaman 24
Page 30
piutang usaha neto sebesar Rp 83.697.806.309 dan persediaan sebesar
Rp 49.593.169.174.
Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2023, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 27,48% atau naik sebesar Rp 163.178.962.562
dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan pada akun aset tetap neto sebesar Rp 117.071.627.700, kas
dan setara kas sebesar Rp 49.132.889.423, persediaan sebesar Rp 4.600.883.304 dan
uang muka jangka panjang sebesar Rp 3.571.990.408 serta penurunan pada akun piutang
usaha neto sebesar Rp 10.977.481.071.
Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 15,60% atau naik sebesar Rp 80.137.315.492 dibandingkan dengan
total aset per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan pada akun persediaan sebesar Rp 54.007.265.154, piutang usaha neto
sebesar Rp 28.982.829.651, aset hak guna neto sebesar Rp 7.237.661.544, taksiran
tagihan restitusi pajak penghasilan sebesar Rp 4.282.152.166 dan piutang lain-lain dari
pihak ketiga sebesar Rp 1.842.804.919 serta penurunan pada akun aset tetap neto
sebesar Rp 18.619.841.577.
Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan signifikan yaitu sekitar 100,16% atau naik sebesar Rp 257.096.141.969
dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan pada akun piutang usaha neto sebesar Rp 118.456.491.036,
aset tetap neto sebesar Rp 94.578.974.981 dan persediaan sebesar Rp 43.965.769.227.
Liabilitas
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023,
31 Desember 2022, 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020, total liabilitas Perseroan
secara berturut-turut adalah sebesar Rp 300.946.854.664, Rp 207.485.307.415,
Rp 231.103.569.617, Rp 219.980.237.081 dan Rp 74.801.530.535.
Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2024, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 45,04% atau naik sebesar Rp 93.461.547.249
dibandingkan dengan total liabilitas per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan pada akun pinjaman bank jangka pendek sebesar
Rp 49.563.376.209, utang usaha sebesar Rp 35.786.002.915, utang lain-lain sebesar
Rp 2.568.369.894 dan biaya yang masih harus dibayar sebesar Rp 2.018.420.390.
Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2023, mengalami
penurunan sekitar 10,22% atau turun sebesar Rp 23.618.262.202 dibandingkan dengan
total liabilitas per 31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan pada akun pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp 21.673.255.559 dan
utang pajak sebesar Rp 10.500.694.772 serta peningkatan pada akun liabilitas imbalan
kerja karyawan sebesar Rp 6.947.622.009 dan uang muka pelanggan sebesar
Rp 2.531.783.310.
Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 5,06% atau naik sebesar Rp 11.123.332.536 dibandingkan dengan
total liabilitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan pada akun pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp 8.408.250.041 dan
Halaman 25
Page 31
utang usaha sebesar Rp 5.887.640.790 serta penurunan pada akun liabilitas imbalan kerja
karyawan sebesar Rp 1.717.693.540 dan uang jaminan dari pelanggan sebesar
Rp 1.371.006.799.
Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan signifikan yaitu sekitar 194,09% atau naik sebesar Rp 145.178.706.546
dibandingkan dengan total liabilitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan pada akun utang usaha sebesar Rp 134.493.412.749 dan
liabilitas imbalan kerja karyawan sebesar Rp 7.746.417.000.
Ekuitas
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023,
31 Desember 2022, 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020, total ekuitas Perseroan
secara berturut-turut adalah sebesar Rp 679,191,873,641, Rp 549.603.584.341,
Rp 362.806.359.577, Rp 293.792.376.621 dan Rp 181.874.941.198.
Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2024, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 23,58% atau naik sebesar Rp 129.588.289.300
dibandingkan dengan total ekuitas per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh laba neto tahun berjalan sebesar Rp 78.593.585.521, penerbitan saham
baru sebesar Rp 75.000.000.000, dividen didistribusikan oleh entitas anak sebesar
Rp 18.616.400.000, biaya emisi saham sebesar Rp 5.900.479.863, penilaian kembali
imbalan kerja setelah pajak sebesar Rp 639.588.217 dan selisih kurs karena penjabaran
mata uang asing sebesar Rp 128.004.575.
Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2023, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 51,49% atau naik sebesar Rp 186.797.224.764
dibandingkan dengan total ekuitas per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh surplus revaluasi aset sebesar Rp 135.483.154.363, laba neto tahun
berjalan sebesar Rp 94.810.274.134, dividen didistribusikan oleh entitas anak sebesar
Rp 22.120.000.000, dividen tunai sebesar Rp 21.053.000.000, penilaian kembali imbalan
kerja setelah pajak sebesar Rp 480.501.163 dan selisih kurs karena penjabaran mata uang
asing sebesar Rp 157.297.430.
Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 23,49% atau naik sebesar Rp 69.013.982.956
dibandingkan dengan total ekuitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh laba neto tahun berjalan sebesar Rp 104.027.305.154, dividen
didistribusikan oleh entitas anak sebesar Rp 27.367.000.000, dividen tunai sebesar
Rp 7.904.000.000, penilaian kembali imbalan kerja setelah pajak sebesar Rp 382.500.860
dan selisih kurs karena penjabaran mata uang asing sebesar Rp 124.823.058.
Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 61,54% atau naik sebesar Rp 111.917.435.423
dibandingkan dengan total ekuitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh laba neto tahun berjalan sebesar Rp 82.089.011.665, penyajian kembali
sebesar Rp 54.513.688.021, dividen didistribusikan oleh entitas anak sebesar
Rp 16.943.000.000, dividen tunai sebesar Rp 14.050.000.000, selisih nilai transaksi entitas
sepengendali sebesar Rp 3.603.737.377 dan penilaian kembali imbalan kerja setelah pajak
sebesar Rp 2.703.998.360.
Halaman 26
Page 32
Berikut adalah penjelasan analisis rasio historis Perseroan:
▪ Marjin laba kotor pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 12,87%, jika
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 14,40%, hal tersebut disebabkan oleh
adanya peningkatan harga pokok penjualan terutama pada biaya gaji, upah dan
tunjangan.
Marjin laba kotor pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 14,40%, jika
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 14,17%, hal tersebut disebabkan oleh
adanya penurunan harga pokok penjualan terutama dari pemakaian bahan baku dan
bahan pembantu. Marjin laba kotor pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi
14,17%, jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar 12,80%, hal tersebut
disebabkan oleh adanya peningkatan penjualan produk kacang. Marjin laba kotor pada
tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 12,80%, jika dibandingkan dengan tahun
2020 yang sebesar 13,58%, hal tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan harga
pokok penjualan terutama dari pemakaian bahan baku dan bahan pembantu.
▪ Marjin laba operasi pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 7,52%, jika
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 9,18%, hal tersebut disebabkan oleh
adanya penurunan marjin laba bruto serta peningkatan beban penjualan terutama
pada komisi.
Marjin laba operasi pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 9,18%, jika
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 10,11%, hal tersebut disebabkan oleh
adanya peningkatan beban umum dan administrasi terutama pada imbalan kerja.
Marjin laba operasi pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 10,11%, jika
dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar 8,65%, hal tersebut disebabkan oleh
adanya peningkatan marjin laba kotor. Marjin laba operasi pada tahun 2021 mengalami
penurunan menjadi 8,65%, jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar
10,04%, hal tersebut disebabkan oleh adanya penurunan marjin laba kotor serta
peningkatan beban umum dan administrasi terutama pada gaji, upah dan tunjangan.
▪ Marjin laba neto tahun berjalan pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi
5,44%, jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 6,77%, disebabkan adanya
penurunan marjin laba operasi.
Marjin laba neto tahun berjalan pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi
6,77%, jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 7,37%, disebabkan adanya
penurunan marjin laba operasi. Marjin laba neto tahun berjalan pada tahun 2022
mengalami peningkatan menjadi sebesar 7,37%, jika dibandingkan dengan tahun 2021
yang sebesar 6,29%, disebabkan adanya peningkatan marjin laba operasi. Marjin laba
neto tahun berjalan pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi sebesar 6,29%,
jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar 8,33%, disebabkan adanya
penurunan marjin laba operasi serta peningkatan beban keuangan dari biaya bank.
▪ Marjin EBITDA pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi sebesar 9,62%, jika
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 11,29%, sehubungan dengan
penurunan marjin laba usaha.
Marjin EBITDA pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi sebesar 11,29%, jika
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 12,32%, sehubungan dengan
penurunan marjin laba operasi dan beban penyusutan. Marjin EBITDA pada tahun
2022 mengalami peningkatan menjadi sebesar 12,32%, jika dibandingkan dengan
Halaman 27
Page 33
tahun 2021 yang sebesar 11,07%, sehubungan dengan adanya peningkatan marjin
laba operasi. Marjin EBITDA pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi sebesar
11,07%, jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar 13,71%, sehubungan
dengan penurunan marjin laba operasi.
▪ Rasio lancar Perseroan mengalami penurunan menjadi sebesar 2,13x pada
tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 2,41x, terutama
disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka pendek terutama pada akun pinjaman
bank jangka pendek.
Rasio lancar Perseroan mengalami peningkatan menjadi sebesar 2,41x pada
tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 1,86x, terutama
disebabkan adanya peningkatan aset lancar terutama pada akun kas dan setara kas
dan penurunan liabilitas jangka pendek terutama pada akun pinjaman bank jangka
pendek. Rasio lancar Perseroan mengalami peningkatan menjadi sebesar 1,86x, pada
tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar 1,54x, terutama
disebabkan adanya peningkatan aset lancar terutama pada akun persediaan. Rasio
lancar Perseroan mengalami penurunan menjadi sebesar 1,54x, pada tahun 2021
dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar 2,12x, terutama disebabkan adanya
peningkatan liabilitas jangka pendek terutama pada akun utang usaha.
▪ Rasio liabilitas terhadap aset Perseroan mengalami peningkatan menjadi sebesar
0,31x pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 0,27x,
terutama disebabkan adanya peningkatan liabilitas terutama pada akun pinjaman bank
jangka pendek.
Rasio liabilitas terhadap aset Perseroan mengalami penurunan menjadi sebesar 0,27x
pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 0,39x, terutama
disebabkan adanya peningkatan aset terutama pada akun aset tetap. Rasio liabilitas
terhadap aset Perseroan mengalami penurunan menjadi sebesar 0,39x pada tahun
2022 dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar 0,43x, terutama disebabkan
adanya peningkatan aset terutama pada akun persediaan. Rasio liabilitas terhadap
aset Perseroan mengalami peningkatan menjadi sebesar 0,43x pada tahun 2021
dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar 0,29x, terutama disebabkan adanya
peningkatan liabilitas terutama pada akun utang usaha.
▪ Rasio liabilitas terhadap ekuitas Perseroan peningkatan menjadi sebesar 0,44x pada
tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 0,38x, terutama
disebabkan adanya peningkatan liabilitas terutama pada akun pinjaman bank jangka
pendek.
Rasio liabilitas terhadap ekuitas Perseroan penurunan menjadi sebesar 0,38x pada
tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar 0,64x, terutama
disebabkan adanya peningkatan ekuitas terutama pada modal saham dan surplus
revaluasi aset. Rasio liabilitas terhadap ekuitas Perseroan mengalami penurunan
menjadi sebesar 0,64x pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021 yang
sebesar 0,75x, terutama disebabkan adanya peningkatan ekuitas terutama pada saldo
laba. Rasio liabilitas terhadap ekuitas Perseroan mengalami peningkatan menjadi
sebesar 0,75x pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar 0,41x,
terutama disebabkan adanya peningkatan liabilitas terutama pada akun utang usaha.
Halaman 28
Page 34
Berikut adalah Arus Kas Konsolidasian Perseroan untuk periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 - 2024:
(dalam Rupiah)
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
Penerimaan dari pelanggan 367.377.069.382 1.260.080.097.247 1.379.536.600.122 1.412.412.275.248 1.360.391.746.267
Pembayaran kepada:
Pemasok (275.310.306.128) (1.005.198.695.150) (1.130.706.616.774) (1.073.408.764.903) (1.099.087.138.685)
Karyawan (133.943.650.042) (142.484.173.184) (142.745.088.641) (152.025.724.242)
Beban usaha lainnya 1.280.966.378 (15.796.069.097) (17.787.857.486) (25.887.043.367) (72.562.251.794)
Arus kas diperoleh dari aktivitas operasi 93.347.729.632 105.141.682.958 88.557.952.678 170.371.378.337 36.716.631.546
Penerimaan pendapatan keuangan - 179.202.565 260.910.645 955.800.346 30.478.873
Pembayaran beban keuangan - (8.692.472.993) (9.216.102.948) (8.401.409.695) (9.120.650.701)
Penerimaan tagihan restitusi pajak penghasilan 395.762.441 4.260.702.261 - 147.334.304 3.858.695.028
Pembayaran pajak penghasilan (4.628.870.374) (18.923.248.532) (32.678.463.992) (37.988.077.023) (39.828.723.685)
Beban bunga (6.075.086.969) - - - -
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 83.039.534.730 81.965.866.259 46.924.296.383 125.085.026.269 (8.343.568.939)
Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Penerimaan penjualan aset tetap - 1.334.910.698 546.660.793 305.196.826 986.546.453
Penempatan deposito - - - (30.000.000.000)
Uang muka pembayaran aset hak guna - - (10.886.400.000) (168.518.518) (599.936.647)
Uang muka pembelian aset tetap - (497.388.400) (409.590.000) (3.981.580.408) -
Pembelian aset tetap (14.066.874.842) (7.190.704.233) (8.306.394.200) (6.929.697.446) (114.479.300.616)
Pembelian aset tak berwujud - (1.340.000.000) - - -
Akuisisi entitas anak, setelah dikurangi kas yang diperoleh - (1.332.392.144) - - -
Pendapatan dividen dari asosiasi 7.150.000.000 - - - -
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (6.916.874.842) (9.025.574.079) (19.055.723.407) (10.774.599.546) (144.092.690.810)
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (548.525.422) (553.628.102) (335.513.242) (291.518.161) (225.238.635)
Pembayaran dividen kepada pemegang saham (8.930.000.000) (14.050.000.000) (7.904.000.000) (21.053.000.000) -
Penutupan entitas anak - - - - 2.023.655.418
Penambahan modal dari saham - - - - 75.000.000.000
Pembayaran biaya emisi saham - - - - (5.900.479.863)
(Pembayaran) penerimaan pinjaman bank jangka pendek - neto 1.537.410.477 (8.169.528.362) 8.408.250.041 (21.673.255.559) 49.563.376.209
Pembayaran dividen kepada kepentingan non-pengendali (220.000.000) (16.943.000.000) (27.367.000.000) (22.120.000.000) (18.616.400.000)
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang (6.315.248.704) (14.255.118.669) - - -
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan (14.476.363.649) (53.971.275.133) (27.198.263.201) (65.137.773.720) 101.844.913.129
Pengaruh perubahan selisih kurs pada kas dan setara kas - 1.874.908 153.718.989 (39.763.580) 40.085.603
Kenaikan neto dalam kas dan setara kas 61.646.296.239 18.970.891.955 824.028.764 49.132.889.423 (50.551.261.017)
Kas dan setara kas pada awal tahun (60.632.822.719) 10.209.886.493 29.180.778.448 30.004.807.212 79.137.696.635
Kas dan setara kas pada akhir tahun 1.013.473.520 29.180.778.448 30.004.807.212 79.137.696.635 28.586.435.618
Kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 mengalami
penurunan lebih dari 20% yaitu sekitar 63,88% atau turun sebesar Rp 50.551.261.017
dibandingkan dengan kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember
2023. Hal tersebut disebabkan adanya arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas
investasi sebesar Rp 144.092.690.810, arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas
pendanaan sebesar Rp 101.844.913.129 dan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas
operasi sebesar Rp 8.343.568.939 serta pengaruh perubahan selisih kurs pada kas dan
setara kas sebesar Rp 40.085.603.
Kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 mengalami
peningkatan signifikan yaitu sekitar 163,75% atau naik sebesar Rp 49.132.889.423
dibandingkan dengan kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember
2022. Hal tersebut disebabkan adanya arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi
sebesar Rp 125.085.026.269, arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
sebesar Rp 65.137.773.720 dan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi
sebesar Rp 10.774.599.546 serta pengaruh perubahan selisih kurs pada kas dan setara
kas sebesar Rp 39.763.580.
Kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sekitar 2,82% atau naik sebesar Rp 824.028.764 dibandingkan dengan kas
Halaman 29
Page 35
dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021. Hal tersebut
disebabkan adanya arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar
Rp 46.924.296.383, arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
Rp 27.198.263.201 dan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp 19.055.723.407 serta pengaruh perubahan selisih kurs pada kas dan setara kas
sebesar Rp 153.718.989.
Kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 mengalami
peningkatan signifikan yaitu sekitar 2779,28% atau naik sebesar Rp 28.167.304.928
dibandingkan dengan kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir pada
31 Desember 2020. Hal tersebut disebabkan adanya arus kas neto yang diperoleh dari
aktivitas operasi sebesar Rp 81.965.866.259, arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas
pendanaan sebesar Rp 53.971.275.133 dan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas
investasi sebesar Rp 9.025.574.079 serta pengaruh perubahan selisih kurs pada kas dan
setara kas sebesar Rp 1.874.908.
CSM
Berikut ini merupakan tabel ringkasan Laporan Keuangan CSM untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Dra Suhartati & Rekan
dengan pendapat wajar dengan pengecualian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP Drs. Bambang Sudaryono & Rekan
dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan
Rekan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; serta tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar &
Rekan seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa modifikasian:
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024
Operating Highlight
Penjualan 57.120.863.369 48.833.014.650 51.993.497.631 73.310.091.059 60.989.399.676
Laba Bruto 4.564.286.211 4.206.929.666 4.561.908.484 8.097.593.794 6.797.843.177
Laba Usaha 2.031.432.865 1.840.015.730 607.782.092 2.960.538.366 2.194.383.624
Laba Bersih Tahun Berjalan 2.346.222.624 1.411.742.846 289.599.418 2.251.648.157 1.595.684.643
Laba Komprehensif 2.346.222.624 1.411.742.846 289.599.418 2.253.310.234 1.674.708.700
EBITDA 2.172.400.385 1.981.402.554 931.304.936 3.243.435.673 2.314.101.353
Financial Position
Aset 12.342.893.423 14.226.495.016 16.397.833.431 16.596.772.390 18.097.255.895
Aset Lancar 11.857.609.167 13.792.179.840 15.835.580.351 15.994.686.865 17.530.867.444
Aset Tidak Lancar 485.284.256 434.315.176 562.253.080 602.085.525 566.388.451
Liabilitas 5.338.221.702 5.810.080.449 7.971.819.446 6.137.448.171 6.840.222.976
Liabilitas Lancar 5.338.221.702 5.810.080.449 7.777.619.249 5.910.901.702 6.676.185.918
Liabilitas Tidak Lancar - - 194.200.197 226.546.469 164.037.058
Ekuitas 7.004.671.721 8.416.414.567 8.426.013.985 10.459.324.219 11.257.032.919
Key Performance Ratio
Marjin Laba Bruto 7,99% 8,61% 8,77% 11,05% 11,15%
Marjin Laba Usaha 3,56% 3,77% 1,17% 4,04% 3,60%
Marjin Laba Bersih Tahun 4,11% 2,89% 0,56% 3,07% 2,62%
Berjalan
Marjin EBITDA 3,80% 4,06% 1,79% 4,42% 3,79%
Halaman 30
Page 36
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024
Return on Assets (ROA) 19,01% 9,92% 1,77% 13,57% 8,82%
Return on Equity (ROE) 33,50% 16,77% 3,44% 21,53% 14,18%
Rasio Lancar 2,22x 2,37x 2,04x 2,71x 2,63x
Rasio Liabilitas terhadap Aset 0,43x 0,41x 0,49x 0,37x 0,38x
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 0,76x 0,69x 0,95x 0,59x 0,61x
Aset
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023,
31 Desember 2022, 31 Desember 2021, dan 31 Desember 2020, total aset CSM secara
berturut-turut adalah sebesar Rp 18.097.255.895, Rp 16.596.772.390, Rp 16.397.833.431,
Rp 14.226.495.016, dan Rp 12.342.893.423.
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2024, mengalami
peningkatan sekitar 9,04% atau naik sebesar Rp 1.500.483.505 dibandingkan dengan total
aset per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun kas dan kas di bank sebesar Rp 1.102.037.021, uang muka
kepada pemasok sebesar Rp 596.531.108 dan piutang usaha sebesar Rp 501.544.426,
serta penurunan pada akun persediaan sebesar Rp 670.748.570.
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2023, mengalami
peningkatan sekitar 1,21% atau naik sebesar Rp 198.938.959 dibandingkan dengan total
aset per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun kas dan kas di bank sebesar Rp 2.810.740.718, serta penurunan
pada akun piutang usaha neto sebesar Rp 1.466.846.487 dan uang muka kepada
pemasok sebesar Rp 1.109.376.676.
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 15,26% atau naik sebesar Rp 2.171.338.415 dibandingkan dengan
total aset per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun piutang usaha neto sebesar Rp 2.292.938.326.
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan sekitar 15,26% atau naik sebesar Rp 1.883.601.593 dibandingkan dengan
total aset per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun kas dan kas di bank sebesar Rp 2.288.613.597 dan piutang usaha
neto sebesar Rp 797.274.791 serta penurunan pada akun uang muka pemasok sebesar
Rp 692.559.876 dan piutang lain-lain dari pihak ketiga sebesar Rp 389.770.788.
Liabilitas
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023,
31 Desember 2022, 31 Desember 2021, dan 31 Desember 2020, total liabilitas CSM
secara berturut-turut adalah sebesar Rp 6.840.222.976, Rp 6.137.448.171,
Rp 7.971.819.446, Rp 5.810.080.449, dan Rp 5.338.221.702
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2024, mengalami
peningkatan sekitar 11,45% atau naik sebesar Rp 702.774.805 dibandingkan dengan
jumlah liabilitas per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan pada akun utang lain-lain sebesar Rp 829.389.987 dan utang usaha sebesar
Rp 123.678.202, serta penurunan pada akun utang pajak sebesar Rp 208.105.471.
Halaman 31
Page 37
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2023, mengalami
penurunan lebih dari 20% yaitu sekitar 23,01% atau turun sebesar Rp 1.834.371.275
dibandingkan dengan jumlah liabilitas per 31 Desember 2022. Penurunan tersebut
terutama disebabkan oleh penurunan akun utang usaha sebesar Rp 2.180.073.886 serta
peningkatan pada akun utang pajak sebesar Rp 183.144.275 dan utang lain-lain sebesar
Rp 122.150.428.
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 37,21% atau naik sebesar Rp 2.161.738.997
dibandingkan dengan jumlah liabilitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh peningkatan akun utang usaha sebesar Rp 1.821.674.824 dan liabilitas
sewa sebesar Rp 200.000.000.
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan sekitar 8,84% atau naik sebesar Rp 471.858.747 dibandingkan dengan jumlah
liabilitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan akun utang usaha sebesar Rp 1.219.678.781, serta penurunan pada akun
utang bank sebesar Rp 538.637.987 dan utang pajak sebesar Rp 267.653.354.
Ekuitas
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023,
31 Desember 2022, 31 Desember 2021, dan 31 Desember 2020, total ekuitas CSM secara
berturut-turut adalah sebesar Rp 11.257.032.919, Rp 10.459.324.219, Rp 8.426.013.985,
Rp 8.416.414.567, dan Rp 7.004.671.721.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2024, mengalami
peningkatan yaitu sekitar 7,63% atau naik sekitar Rp 797.708.700 dibandingkan dengan
total ekuitas per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut disebabkan oleh laba tahun
berjalan sebesar Rp 1.595.684.643, penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 79.024.057
dan pembayaran dividen sebesar Rp 877.000.000.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2023, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 24,13% atau naik sebesar Rp 2.033.310.234
dibandingkan dengan total ekuitas per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh penghasilan komprehensif neto tahun berjalan sebesar Rp 2.253.310.234
dan pembayaran dividen sebesar Rp 220.000.000.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2022, mengalami sedikit
peningkatan sekitar 0,11% atau naik sebesar Rp 9.599.418 dibandingkan dengan total
ekuitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut disebabkan oleh laba komprehensif
tahun berjalan sebesar Rp 289.599.418 dan pembayaran dividen sebesar Rp 280.000.000.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 20,15% atau naik sebesar Rp 1.411.742.846
dibandingkan dengan total ekuitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh laba komprehensif tahun berjalan.
Berikut adalah penjelasan analisis rasio historis CSM:
▪ Marjin laba bruto merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM dalam
memperoleh laba bruto dari pendapatan usaha yang diperoleh dan beban pokok
pendapatan yang dikeluarkan. Marjin laba bruto pada tahun 2024 mengalami sedikit
Halaman 32
Page 38
peningkatan menjadi 11,15% dari 11,05% di tahun 2023 yang disebabkan oleh adanya
penurunan beban pokok penjualan. Marjin laba bruto pada tahun 2023 mengalami
peningkatan menjadi 11,05% dari 8,77% di tahun 2022 yang disebabkan oleh
peningkatan penjualan.
Marjin laba bruto pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 8,77% dari 8,61%
di tahun 2021 yang disebabkan oleh adanya peningkatan penjualan. Marjin laba bruto
pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 8,61% dari 7,99% di tahun 2020
yang disebabkan oleh adanya penurunan beban pokok penjualan.
▪ Marjin laba usaha merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM dalam
memperoleh laba usaha dari penjualan yang diperoleh dan beban operasional yang
dikeluarkan. Marjin laba usaha pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 3,60%
dari 4,04% di tahun 2023 yang disebabkan oleh peningkatan beban umum dan
administrasi. Marjin laba usaha pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi
4,04% dari 1,17% di tahun 2022 yang disebabkan oleh peningkatan marjin laba bruto.
Marjin laba usaha pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 1,17% dari 3,77%
di tahun 2021 yang disebabkan oleh adanya peningkatan beban operasional terutama
pada beban jasa manajemen. Marjin laba usaha pada tahun 2021 mengalami
peningkatan menjadi 3,77% dari 3,56% di tahun 2020 yang disebabkan oleh
peningkatan marjin laba bruto.
▪ Marjin laba bersih tahun berjalan merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM
dalam memperoleh laba tahun berjalan dari seluruh penjualan yang diperoleh dan
beban yang dikeluarkan. Marjin laba bersih tahun berjalan pada tahun 2024 mengalami
penurunan menjadi 2,62% dari 3,07% di tahun 2023 yang disebabkan oleh adanya
penurunan marjin laba usaha. Marjin laba bersih tahun berjalan pada tahun 2023
mengalami peningkatan menjadi 3,07% dari 0,56% di tahun 2022 yang disebabkan
adanya peningkatan marjin laba usaha.
Marjin laba bersih tahun berjalan pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi
0,56% dari 2,89% di tahun 2021 yang disebabkan adanya penurunan marjin laba
usaha. Marjin laba bersih tahun berjalan pada tahun 2021 mengalami penurunan
menjadi 2,89% dari 4,11% di tahun 2020 yang disebabkan adanya penurunan marjin
laba usaha dan penurunan pendapatan lain-lain.
▪ Marjin EBITDA merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM dalam
memperoleh laba usaha dari penjualan yang diperoleh dan beban operasional yang
dikeluarkan selain beban depresiasi dan amortisasi. Marjin EBITDA pada tahun 2024
mengalami penurunan menjadi 3,79% dari 4,42% di tahun 2023 yang disebabkan
adanya penurunan marjin laba usaha. Marjin EBITDA pada tahun 2023 mengalami
peningkatan menjadi 4,42% dari 1,79% di tahun 2022 yang disebabkan adanya
peningkatan marjin laba usaha.
Marjin EBITDA pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 1,79% dari 4,06% di
tahun 2021 yang disebabkan adanya penurunan marjin laba usaha dan penyusutan.
Marjin EBITDA pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 4,06% dari 3,80% di
tahun 2020 yang disebabkan adanya peningkatan marjin laba usaha.
▪ Rasio lancar merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan dalam memenuhi
liabilitas jangka pendek dengan aset lancar yang dimiliki CSM. Rasio lancar pada
tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 2,63x dari 2,71x di tahun 2023 yang
Halaman 33
Page 39
disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka pendek terutama pada akun utang
lain-lain. Rasio lancar pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 2,71x dari
2,04x di tahun 2022 yang disebabkan adanya penurunan liabilitas jangka pendek
terutama pada akun utang usaha.
Rasio lancar pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 2,04x dari 2,37x di tahun
2021 yang disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek terutama pada akun
utang usaha. Rasio lancar pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 2,37x
dari 2,22x di tahun 2020 yang disebabkan oleh peningkatan aset lancar terutama pada
akun kas dan kas di bank.
▪ Rasio liabilitas terhadap aset merupakan perbandingan antara liabilitas dan aset dalam
pendanaan perusahaan dan menunjukkan jumlah aset yang diperoleh melalui liabilitas.
Rasio liabilitas terhadap aset pada tahun 2024 mengalami sedikit peningkatan menjadi
0,38x dari 0,37x di tahun 2023 yang disebabkan oleh peningkatan liabilitas terutama
pada akun utang lain-lain. Rasio liabilitas terhadap aset pada tahun 2023 mengalami
penurunan menjadi 0,37x dari 0,49x di tahun 2022 yang disebabkan adanya
penurunan liabilitas terutama pada akun utang usaha.
Rasio liabilitas terhadap aset pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 0,49x
dari 0,41x di tahun 2021 yang disebabkan oleh peningkatan liabilitas terutama pada
akun utang usaha. Rasio liabilitas terhadap aset pada tahun 2021 mengalami
penurunan menjadi 0,41x dari 0,43x di tahun 2020 yang disebabkan oleh peningkatan
aset terutama pada akun kas dan kas di bank.
▪ Rasio liabilitas terhadap ekuitas merupakan perbandingan antara liabilitas dan ekuitas
dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri untuk
memenuhi seluruh liabilitasnya. Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada tahun 2024
mengalami peningkatan menjadi 0,61x dari 0,59x di tahun 2023 yang disebabkan
adanya peningkatan liabilitas terutama pada akun utang lain-lain. Rasio liabilitas
terhadap ekuitas pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 0,59x dari 0,95x di
tahun 2022 yang disebabkan adanya peningkatan ekuitas terutama pada akun saldo
laba.
Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi
0,95x dari 0,69x di tahun 2021 yang disebabkan oleh adanya peningkatan liabilitas
terutama pada akun utang usaha. Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada tahun 2021
mengalami penurunan menjadi 0,69x dari 0,76x di tahun 2020 yang disebabkan oleh
peningkatan ekuitas terutama pada akun saldo laba.
8.2.2 Penilaian atas Proyeksi Keuangan
Posisi Keuangan Konsolidasian
Halaman 34
Page 40
(dalam Rupiah)
Keterangan 2025P 2026P 2027P 2028P 2029P
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 53.493.030.279 108.826.890.695 174.684.310.406 250.027.446.827 240.278.055.390
Deposito 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000
Piutang usaha - neto 244.174.058.912 258.270.629.182 273.269.295.344 289.233.383.278 306.230.952.689
Piutang lain-lain 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757
Persediaan 175.937.575.179 186.179.647.014 194.762.772.045 206.139.736.162 219.423.369.571
Pajak dibayar di muka 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708
Uang muka 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845
Biaya dibayar di muka 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487
Total Aset Lancar 557.175.750.167 636.848.252.688 726.287.463.591 828.971.652.064 849.503.463.446
Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain jangka panjang 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007
Aset tetap - neto 582.312.318.446 557.705.096.105 517.662.647.819 477.743.352.182 446.641.489.838
Aset hak guna - neto 149.999.999 133.333.332 116.666.665 99.999.998 83.333.331
Aset tak berw ujud - neto 22.333.333 - - - -
Taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036
Aset pajak tangguhan 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539
Uang muka 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020
Simpanan jaminan 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764
Total Aset Tidak Lancar 598.606.115.145 573.959.892.803 533.900.777.851 493.964.815.546 462.846.286.536
TOTAL ASET 1.155.781.865.312 1.210.808.145.491 1.260.188.241.442 1.322.936.467.611 1.312.349.749.982
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek 19.143.200.783 - - - -
Utang usaha 174.118.018.355 187.602.156.991 195.954.872.743 207.719.870.067 221.268.318.655
Utang lain-lain 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984
Utang pajak 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573
Biaya yang masih harus dibayar 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948
Uang muka dari pelanggan 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187
Liabilitas sew a 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam w aktu satu tahun
Utang bank - 29.333.333.333 29.333.333.333 117.333.333.333 -
Total Liabilitas Jangka Pendek 217.677.420.830 241.351.692.016 249.704.407.769 349.469.405.092 245.684.520.347
Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan dari pelanggan 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898
Liabilitas imbalan kerja karyaw an 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam w aktu satu tahun
Utang bank 176.000.000.000 146.666.666.667 117.333.333.333 - -
Total Liabilitas Jangka Panjang 206.350.097.956 177.016.764.623 147.683.431.289 30.350.097.956 30.350.097.956
Total Liabilitas 424.027.518.786 418.368.456.639 397.387.839.058 379.819.503.048 276.034.618.303
Ekuitas
Modal saham 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000
Tambahan modal disetor 31.442.731.492 31.442.731.492 31.442.731.492 31.442.731.492 31.442.731.492
Cadangan revaluasi aset 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075
Cadangan penjabaran mata uang asing (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203)
Komponen ekuitas lainnya 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029
Saldo laba 237.670.706.251 306.459.738.496 382.307.602.777 466.395.903.973 561.967.040.944
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk 622.576.332.644 691.365.364.888 767.213.229.169 851.301.530.366 946.872.667.336
Kepentingan non-pengendali 109.178.013.882 101.074.323.963 95.587.173.214 91.815.434.197 89.442.464.342
Total Ekuitas 731.754.346.526 792.439.688.851 862.800.402.384 943.116.964.562 1.036.315.131.678
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.155.781.865.312 1.210.808.145.490 1.260.188.241.442 1.322.936.467.611 1.312.349.749.981
(0) (0) (0)
Halaman 35
Page 41
Laba Rugi Konsolidasian
(dalam Rupiah)
Keterangan 2025P 2026P 2027P 2028P 2029P
Penjualan 1.482.033.462.939 1.566.612.884.554 1.656.604.881.528 1.752.389.409.135 1.854.374.825.596
Harga Pokok Penjualan (1.293.334.853.772) (1.365.707.203.062) (1.442.632.224.708) (1.524.425.676.755) (1.611.426.752.672)
Laba Kotor 188.698.609.166 200.905.681.492 213.972.656.820 227.963.732.380 242.948.072.925
Beban penjualan, umum dan administrasi (81.511.840.462) (86.163.708.650) (91.113.268.484) (96.381.417.502) (101.990.615.408)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain 4.446.100.389 4.699.838.654 4.969.814.645 5.257.168.227 5.563.124.477
Laba Operasi 111.632.869.093 119.441.811.495 127.829.202.981 136.839.483.105 146.520.581.994
Pendapatan (beban) keuangan (9.437.007.376) (13.645.728.031) (11.706.666.667) (9.360.000.000) (3.493.333.333)
Laba Sebelum Pajak 102.195.861.717 105.796.083.464 116.122.536.314 127.479.483.105 143.027.248.660
(Beban) manfaat pajak penghasilan (22.483.089.578) (23.275.138.362) (25.546.957.989) (28.045.486.283) (31.465.994.705)
Laba Neto Tahun Berjalan 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
Laba neto diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 66.952.371.274 68.789.032.245 75.847.864.281 84.088.301.196 95.571.136.971
Kepentingan non pengendali 12.760.400.865 13.731.912.857 14.727.714.044 15.345.695.625 15.990.116.984
Total 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
Peny usutan 27.093.163.996 25.723.889.008 41.159.114.953 41.035.962.304 32.218.529.011
EBITDA 138.726.033.089 145.165.700.504 168.988.317.933 177.875.445.409 178.739.111.004
Arus Kas Konsolidasian
(dalam Rupiah)
Keterangan 2025P 2026P 2027P 2028P 2029P
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 1.511.934.947.458 1.552.516.314.285 1.641.606.215.366 1.736.425.321.200 1.837.377.256.186
Penerimaan pendapatan keuangan 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000
Pembayaran untuk pemasok (1.260.588.783.921) (1.337.251.391.699) (1.402.522.367.999) (1.483.818.067.157) (1.579.583.445.728)
Pembayaran beban usaha (76.288.888.557) (80.931.392.217) (85.324.604.874) (90.307.863.362) (95.787.453.684)
Pembayaran pajak penghasilan (22.483.089.578) (23.275.138.362) (25.546.957.989) (28.045.486.283) (31.465.994.705)
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 153.774.185.402 112.258.392.007 129.412.284.504 135.453.904.398 131.740.362.068
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Pembelian aset tetap (220.900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000)
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (220.900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa (228.085.806) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000)
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek - pokok (45.952.198.305) (19.143.200.783) - - -
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek - bunga (3.597.007.376) (765.728.031) - - -
Penerimaan (Pembayaran) pinjaman bank jangka panjang - pokok 176.000.000.000 - (29.333.333.333) (29.333.333.333) (117.333.333.333)
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang - bunga (7.040.000.000) (14.080.000.000) (12.906.666.667) (10.560.000.000) (4.693.333.333)
Pembayaran dividen kepada kepentingan non-pengendali (24.104.403.254) (21.835.602.776) (20.214.864.793) (19.117.434.643) (18.363.086.839)
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan 95.078.305.258 (56.024.531.591) (62.654.864.793) (59.210.767.976) (140.589.753.506)
Kenaikan neto dalam kas dan setara kas 27.952.490.661 55.333.860.416 65.857.419.711 75.343.136.422 (9.749.391.438)
Kas dan setara kas pada awal tahun 25.540.539.618 53.493.030.279 108.826.890.695 174.684.310.406 250.027.446.827
Kas dan setara kas pada akhir tahun 53.493.030.279 108.826.890.695 174.684.310.406 250.027.446.827 240.278.055.390
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, total ekuitas di dalam posisi keuangan
Perseroan tahun 2029 adalah sebesar Rp 1.036.315.131.678 dibandingkan dengan total
ekuitas Perseroan pada tahun 2025 yang sebesar Rp 731.754.346.526, atau mengalami
tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sekitar 9,09%.
Total aset di dalam proyeksi keuangan Perseroan tahun 2029 adalah sebesar
Rp 1.312.349.749.982 dibandingkan dengan total aset Perseroan pada tahun 2025 yang
sebesar Rp 1.155.781.865.312, atau mengalami tingkat CAGR sekitar 3,23%.
Halaman 36
Page 42
8.2.3 Analisis Rasio Keuangan
Berikut adalah rasio keuangan Perseroan untuk tahun 2020-2029 dengan adanya Rencana
Transaksi:
Audited Audited Audited Audited Proforma Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
Operasi
Marjin laba kotor 13,58% 12,80% 14,17% 14,40% 12,87% 12,73% 12,82% 12,92% 13,01% 13,10%
Marjin laba operasi 10,04% 8,65% 10,11% 9,18% 7,52% 7,53% 7,62% 7,72% 7,81% 7,90%
Marjin laba neto tahun berjalan 8,33% 6,29% 7,37% 6,77% 5,44% 5,38% 5,27% 5,47% 5,67% 6,02%
Marjin EBITDA 13,71% 11,07% 12,32% 11,29% 9,60% 9,36% 9,27% 10,20% 10,15% 9,64%
Imbal hasil aset (ROA) 11,74% 15,98% 17,52% 12,52% 8,04% 6,90% 6,82% 7,19% 7,52% 8,50%
Imbal hasil ekuitas (ROE) 16,57% 27,94% 28,67% 17,25% 11,62% 10,89% 10,41% 10,50% 10,54% 10,77%
Likuiditas
Rasio Lancar 2,12 1,54 1,86 2,41 2,11 2,56 2,64 2,91 2,37 3,46
Quick Ratio 1,18 1,04 1,12 1,52 1,23 1,51 1,65 1,92 1,63 2,35
Solvabilitas
Rasio Liabilitas terhadap Aset 0,29 0,43 0,39 0,27 0,31 0,37 0,35 0,32 0,29 0,21
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 0,41 0,75 0,64 0,38 0,45 0,58 0,53 0,46 0,40 0,27
Berdasarkan analisis rasio keuangan Perseroan, seperti yang dirangkum pada tabel di
atas, marjin laba operasi Perseroan selama tahun 2020-2024 adalah berkisar antara
7,52%-10,11%, yang diproyeksikan berkisar antara 7,53%-7,90% pada tahun 2025-2029.
Marjin laba Perseroan lainnya seperti marjin laba neto tahun berjalan diproyeksikan
berkisar antara 5,27%-6,02%, sementara marjin EBITDA diproyeksikan berkisar antara
9,27%-10,20% dengan adanya Rencana Transaksi.
Likuiditas Perseroan diproyeksikan akan mengalami kinerja keuangan yang cukup baik
dengan tren rasio lancar yang berkisar antara 2,37x-3,46x dari kisaran 1,54x-2,41x pada
tahun 2020-2024. Rasio liabilitas dibandingkan aset Perseroan diproyeksikan berkisar
antara 0,21x-0,37x pada tahun 2025-2029 dari kisaran 0,27x-0,43x pada tahun 2020-2024.
8.2.4 Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
Setelah Transaksi Dilakukan
Berdasarkan analisis Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2024 yang disiapkan oleh manajemen Perseroan, berikut
ini adalah ringkasan proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sebelum
dan sesudah realisasi Transaksi per 31 Desember 2024:
(dalam Rupiah)
Sebelum Transaksi Sesudah Transaksi
Keterangan Peny esuaian
(Audited) (Proforma)
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 28.586.435.618 (3.045.896.000) 25.540.539.618
Deposito 30.000.000.000 - 30.000.000.000
Piutang usaha - neto 274.075.543.432 - 274.075.543.432
Piutang lain-lain 2.032.039.757 - 2.032.039.757
Persediaan 189.038.384.318 - 189.038.384.318
Pajak dibay ar di muka 20.646.986.708 - 20.646.986.708
U ang muka 29.579.171.845 - 29.579.171.845
Biay a dibay ar di muka 1.312.887.487 - 1.312.887.487
Total Aset Lancar 575.271.449.165 (3.045.896.000) 572.225.553.165
Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain jangka panjang 1.364.598.007 - 1.364.598.007
Aset tetap - neto 386.854.894.219 - 386.854.894.219
Aset hak guna - neto 1.600.588.222 - 1.600.588.222
Aset tak berw ujud - neto 290.333.333 - 290.333.333
Taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan 2.996.019.036 - 2.996.019.036
Aset pajak tangguhan 6.991.703.539 - 6.991.703.539
U ang muka 1.245.980.020 - 1.245.980.020
Simpanan jaminan 3.523.162.764 - 3.523.162.764
Total Aset Tidak Lancar 404.867.279.140 - 404.867.279.140
T OT AL ASET 980.138.728.305 (3.045.896.000) 977.092.832.305
Halaman 37
Page 43
(dalam Rupiah)
Sebelum Transaksi Sesudah Transaksi
Keterangan Peny esuaian
(Audited) (Proforma)
LIABILIT AS DAN EKUIT AS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek 65.095.399.088 - 65.095.399.088
Utang usaha 181.057.070.122 - 181.057.070.122
Utang lain-lain 5.666.523.984 - 5.666.523.984
Utang pajak 7.000.422.573 - 7.000.422.573
Biay a y ang masih harus dibay ar 6.595.903.948 - 6.595.903.948
Uang muka dari pelanggan 4.953.351.187 - 4.953.351.187
Liabilitas sewa 228.085.806 - 228.085.806
Total Liabilitas Jangka Pendek 270.596.756.708 - 270.596.756.708
Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan dari pelanggan 2.939.478.898 - 2.939.478.898
Liabilitas imbalan kerja kary awan 27.410.619.058 - 27.410.619.058
Total Liabilitas Jangka Panjang 30.350.097.956 - 30.350.097.956
Total Liabilitas 300.946.854.664 - 300.946.854.664
Ekuitas
Modal saham 250.000.000.000 - 250.000.000.000
Tambahan modal disetor 32.241.723.721 (798.992.229) 31.442.731.492
Cadangan rev aluasi aset 100.060.242.075 - 100.060.242.075
Cadangan penjabaran mata uang asing (95.530.203) - (95.530.203)
Komponen ekuitas lainny a 3.498.183.029 - 3.498.183.029
Saldo laba 170.718.334.977 - 170.718.334.977
Total ekuitas y ang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 556.422.953.599 (798.992.229) 555.623.961.370
Kepentingan nonpengendali 122.768.920.042 (2.246.903.771) 120.522.016.271
Total Ekuitas 679.191.873.641 (3.045.896.000) 676.145.977.641
T OT AL LIABILIT AS DAN EKUIT AS 980.138.728.305 (3.045.896.000) 977.092.832.305
Analisis terhadap Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan per tanggal
31 Desember 2024, menunjukkan dengan dilakukannya Rencana Transaksi, dimana
terdapat penyesuaian antara lain:
1. Kas dan setara kas sebesar Rp 3.045.896.000 merupakan dana yang dikeluarkan
terkait dilakukannya Rencana Transaksi Perseroan;
2. Tambahan modal disetor sebesar Rp 798.992.229 merupakan penyesuaian selisih
nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali;
3. Kepentingan non pengendali sebesar Rp 2.246.903.771 merupakan penyesuaian
kepentingan non pengendali yang muncul dari transaksi penambahan penyertaan
saham CSM.
Sehingga secara keseluruhan, terjadi penurunan pada aset lancar berupa kas dan setara
kas sebesar Rp 3.045.896.000 serta penurunan pada total ekuitas sebesar
Rp 3.045.896.000, yang disebabkan adanya penurunan tambahan modal disetor dan
kepentingan non pengendali masing-masing sebesar Rp 798.992.229 dan
Rp 2.246.903.771.
Berikut ini adalah ringkasan proforma Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Lain Perseroan sebelum dan sesudah realisasi Transaksi per 31 Desember 2024:
Halaman 38
Page 44
(dalam Rupiah)
Sebelum Transaksi Sesudah Transaksi
Keterangan Peny esuaian
(Audited) (Proforma)
Penjualan 1.444.399.628.626 - 1.444.399.628.626
Harga Pokok Penjualan (1.258.561.282.374) - (1.258.561.282.374)
Laba Kotor 185.838.346.252 - 185.838.346.252
Beban penjualan, umum dan administrasi (80.606.815.410) - (80.606.815.410)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain 3.440.397.648 - 3.440.397.648
Laba Operasi 108.671.928.490 - 108.671.928.490
Pendapatan (beban) keuangan (7.591.739.608) - (7.591.739.608)
Laba Sebelum Pajak 101.080.188.882 - 101.080.188.882
(Beban) Manfaat Pajak Penghasilan (22.486.603.361) - (22.486.603.361)
Laba Neto Tahun Berjalan 78.593.585.521 - 78.593.585.521
Penghasilan Komprehensif Lain 511.583.642 - 511.583.642
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 79.105.169.163 - 79.105.169.163
Peny usutan 29.987.659.543 - 29.987.659.543
EBITDA 138.659.588.033 - 138.659.588.033
Berdasarkan Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, dengan
dilakukannya Rencana Transaksi tidak menyebabkan peningkatan atau penurunan kinerja
operasional Perseroan dikarenakan tidak adanya perubahan pos-pos pada laba rugi
Perseroan. Namun, peningkatan kinerja Perseroan dengan dilakukannya Rencana
Transaksi akan terlihat pada proyeksi kinerja Perseroan yang semakin positif.
8.3 Analisis Inkremental
8.3.1 Kontribusi Nilai Tambah Bagi Perseroan
Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi akan membawa dampak
positif bagi kinerja Perseroan. Analisa terhadap rencana penambahan penyertaan saham
pada CSM yang diuraikan tidak hanya didasarkan pada proforma keuangan, namun juga
dengan memperhatikan kinerja operasional secara menyeluruh yang tercermin dalam
peningkatan rasio likuiditas Perseroan. Dengan adanya Rencana Transaksi, rasio lancar
dan quick ratio Perseroan diproyeksikan masing-masing berkisar antara 2,37x-3,46x dan
1,51x-2,35x.
Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan diproyeksikan akan
mengalami CAGR sebesar 9,01% atau mencapai Rp 1.037.158.863.898 pada tahun 2029
dibandingkan dengan total ekuitas Perseroan pada tahun 2025 yang sebesar
Rp 734.350.861.772. Dengan terjadinya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan
diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 9,09% atau mencapai
Rp 1.036.315.131.678 pada tahun 2029 dibandingkan dengan total ekuitas Perseroan pada
tahun 2025 yang sebesar Rp 731.754.346.526.
Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, total aset Perseroan diproyeksikan akan mengalami
CAGR sebesar 3,19% atau mencapai Rp 1.313.193.482.202 pada tahun 2029
dibandingkan dengan total aset Perseroan pada tahun 2025 yang sebesar
Rp 1.158.378.380.558. Dengan terjadinya Rencana Transaksi, total aset Perseroan
diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 3,23% atau mencapai
Halaman 39
Page 45
Rp 1.312.349.749.982 pada tahun 2029 dibandingkan dengan total aset Perseroan pada
tahun 2025 yang sebesar Rp 1.155.781.865.312.
Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, laba neto tahun berjalan Perseroan diproyeksikan
akan mengalami CAGR sebesar 8,77% atau mencapai Rp 111.561.253.955 pada tahun
2029 dibandingkan dengan laba neto tahun berjalan Perseroan pada tahun 2025 yang
sebesar Rp 79.712.772.139. Dengan terjadinya Rencana Transaksi, laba neto tahun
berjalan Perseroan diproyeksikan tidak akan mengalami perubahan dibandingkan dengan
tanpa terjadinya Rencana Transaksi dikarenakan Perseroan sebelumnya sudah
mengkonsolidasikan laba neto tahun berjalan dari kepemilikan saham pada CSM.
Diharapkan melalui Rencana Transaksi tersebut, Perseroan yang sebelumnya telah
mengkonsolidasikan laba neto tahun berjalan dari kepemilikan saham pada CSM akan
memperoleh peningkatan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada Perseroan dan
pada akhirnya berdampak kepada meningkatnya kapitalisasi pasar dan juga akan
memberikan keuntungan kepada semua stakeholders Perseroan.
Pertumbuhan tersebut dapat dicapai dengan asumsi seluruh usaha Perseroan memiliki
prospek yang baik. Berdasarkan analisa profitabilitas dan inkremental atas keseluruhan
Transaksi di atas terlihat bahwa Transaksi yang akan dilakukan Perseroan memiliki
prospek dan tingkat profitabilitas yang baik.
8.3.2 Perkiraan Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Tidak terdapat pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan pelaksanaan
Rencana Transaksi, namun terdapat biaya-biaya yang relevan yaitu biaya sehubungan
dengan pelaksanaan Rencana Transaksi antara lain biaya Jasa Profesi dan Lembaga
Penunjang Pasar Modal lebih kurang yang terdiri dari biaya jasa:
• Notaris : 0,39%
• Jasa Penilai Publik : 8,21%
8.3.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan
Untuk menjaga kelangsungan usaha Perseroan, pemegang saham dan manajemen
Perseroan berupaya menyusun rencana strategis, antara lain:
1. Secara aktif terus melakukan riset agar dapat melakukan inovasi produk baru.
Dengan bertambahnya diversifikasi produk secara langsung diharapkan dapat
membantu Perseroan dalam mempertahankan pelanggan lama dan menarik
pelanggan baru;
2. Berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan pembeli dan pemasok, baik yang
di dalam negeri maupun di luar negeri;
3. Berupaya untuk terus berfokus pada inovasi dan pengembangan pasar baru untuk
produk kacang-kacangan dan buah-buahan dan jasa maklon;
4. Mengembangkan merek terpercaya dan memonitor reputasi merek-merek produk
yang berada di bawah pengelolaan Perseroan.
Halaman 40
Page 46
8.3.4 Prosedur Pengambilan Keputusan Atas Rencana Transaksi
Sehubungan dengan Rencana Transaksi, Perseroan telah memperhatikan dan menaati
peraturan dan ketentuan yang berlaku sesuai kapasitasnya sebagai perusahaan publik.
Persetujuan awal atas Rencana Transaksi telah disetujui oleh Dewan Direksi dan
Komisaris, untuk selanjutnya melakukan keterbukaan informasi ke OJK dan masyarakat atas
Rencana Transaksi.
9. Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi
Analisis atas kewajaran nilai transaksi dilakukan secara komprehensif dengan
memperhatikan obyektif transaksi secara keseluruhan dan kemudian masing-masing
komponen transaksi juga ditelaah untuk dinilai kewajarannya. Penilaian kewajaran
dilakukan dengan tetap memperhatikan keterkaitan antara masing-masing transaksi dan
obyektif transaksi secara keseluruhan, Pendapat kewajaran atas keseluruhan Rencana
Transaksi disampaikan pada bab 10. Kesimpulan.
Berikut ini adalah ringkasan analisis atas kewajaran nilai Rencana Transaksi :
1. Perbandingan antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas
Transaksi yang akan Dilakukan;
Sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi dan dinyatakan dalam Draft
AJB, Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan penyertaan saham
CSM melalui pengambilalihan 19,96% saham CSM milik LHH dengan harga
seluruhnya berjumlah Rp 3.045.896.000.
Berdasarkan laporan penilaian 19,96% saham CSM yang disusun oleh ID&R dengan
laporannya No. 00007/2.0110-01/BS/04/0426/1/VI/2025 tertanggal 09 Juni 2025 yang
menggunakan metode Arus Kas Terdiskonto (Discounted Cash Flow/ DCF method)
dan metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly
Traded Company/ GCM method) diperoleh Nilai Pasar 19,96% ekuitas/saham CSM
per tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 3.045.516.202 atau Rp 6.103.239 per
saham.
Terlihat bahwa nilai transaksi saham CSM adalah 0,012% lebih tinggi dari Nilai Pasar
dan termasuk dalam kisaran nilai, sehingga kami berpendapat bahwa nilai transaksi
wajar. Sebagaimana tercermin dalam analisis inkremental dan struktur permodalan,
dapat terlihat bahwa Rencana Transaksi akan menguntungkan dan memberikan
dampak positif bagi Perseroan di masa yang akan datang. Hal ini juga sejalan dengan
rencana dan keyakinan manajemen Perseroan atas Rencana Transaksi.
2. Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan
Analisa untuk memastikan bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah
dilakukan dengan membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi
manfaat ekonomis) sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah
dilaksanakannya Rencana Transaksi.
Halaman 41
Page 47
Berikut adalah kinerja konsolidasian Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi
selama periode proyeksi tahun 2025-2029:
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 2025P 2026P 2027P 2028P 2029P
Aset 1.158.378.380.558 1.212.974.984.763 1.261.929.350.676 1.324.240.806.456 1.313.193.482.202
Liabilitas 424.027.518.786 418.368.456.639 397.387.839.058 379.819.503.048 276.034.618.303
Ekuitas 734.350.861.772 794.606.528.124 864.541.511.618 944.421.303.408 1.037.158.863.898
Penjualan 1.482.033.462.939 1.566.612.884.554 1.656.604.881.528 1.752.389.409.135 1.854.374.825.596
Laba Operasi 111.632.869.093 119.441.811.495 127.829.202.981 136.839.483.105 146.520.581.994
Laba Neto Tahun Berjalan 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
Penyusutan 27.093.163.996 25.723.889.008 41.159.114.953 41.035.962.304 32.218.529.011
EBITDA 138.726.033.089 145.165.700.504 168.988.317.933 177.875.445.409 178.739.111.004
Marjin Laba Usaha 7,53% 7,62% 7,72% 7,81% 7,90%
Marjin Laba Neto Tahun Berjalan 5,38% 5,27% 5,47% 5,67% 6,02%
Marjin EBITDA 9,36% 9,27% 10,20% 10,15% 9,64%
*) EBITDA= Earning Before Interest Tax Depreciation Amortisation
Sedangkan kinerja konsolidasian Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi
selama periode proyeksi tahun 2025-2029 adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 2025P 2026P 2027P 2028P 2029P
Aset 1.155.781.865.312 1.210.808.145.491 1.260.188.241.442 1.322.936.467.611 1.312.349.749.982
Liabilitas 424.027.518.786 418.368.456.639 397.387.839.058 379.819.503.048 276.034.618.303
Ekuitas 731.754.346.526 792.439.688.851 862.800.402.384 943.116.964.562 1.036.315.131.678
Penjualan 1.482.033.462.939 1.566.612.884.554 1.656.604.881.528 1.752.389.409.135 1.854.374.825.596
Laba Operasi 111.632.869.093 119.441.811.495 127.829.202.981 136.839.483.105 146.520.581.994
Laba Neto Tahun Berjalan 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
Penyusutan 27.093.163.996 25.723.889.008 41.159.114.953 41.035.962.304 32.218.529.011
EBITDA 138.726.033.089 145.165.700.504 168.988.317.933 177.875.445.409 178.739.111.004
Marjin Laba Usaha 7,53% 7,62% 7,72% 7,81% 7,90%
Marjin Laba Neto Tahun Berjalan 5,38% 5,27% 5,47% 5,67% 6,02%
Marjin EBITDA 9,36% 9,27% 10,20% 10,15% 9,64%
*) EBITDA= Earning Before Interest Tax Depreciation Amortisation
Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan diproyeksikan akan
mengalami CAGR sebesar 9,01% atau mencapai Rp 1.037.158.863.898 pada tahun
2029 dibandingkan dengan total ekuitas Perseroan pada tahun 2025 yang sebesar
Rp 734.350.861.772. Dengan terjadinya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan
diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 9,09% atau mencapai
Rp 1.036.315.131.678 pada tahun 2029 dibandingkan dengan total ekuitas Perseroan
pada tahun 2025 yang sebesar Rp 731.754.346.526.
Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, total aset Perseroan diproyeksikan akan
mengalami CAGR sebesar 3,19% atau mencapai Rp 1.313.193.482.202 pada tahun
2029 dibandingkan dengan total aset Perseroan pada tahun 2025 yang sebesar
Rp 1.158.378.380.558. Dengan terjadinya Rencana Transaksi, total aset Perseroan
diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 3,23% atau mencapai
Rp 1.312.349.749.982 pada tahun 2029 dibandingkan dengan total aset Perseroan
pada tahun 2025 yang sebesar Rp 1.155.781.865.312.
Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, total penjualan Perseroan diproyeksikan akan
mengalami CAGR sebesar 5,76% atau mencapai Rp 1.854.374.825.596 pada tahun
2029 dibandingkan dengan total penjualan Perseroan pada tahun 2025 yang sebesar
Halaman 42
Page 48
Rp 1.482.033.462.939. Dengan terjadinya Rencana Transaksi, total penjualan
Perseroan diproyeksikan tidak akan mengalami perubahan dibandingkan dengan
tanpa terjadinya Rencana Transaksi dikarenakan Perseroan sebelumnya sudah
mengkonsolidasikan total penjualan dari kepemilikan saham pada CSM.
Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, laba neto tahun berjalan Perseroan
diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 8,77% atau mencapai
Rp 111.561.253.955 pada tahun 2029 dibandingkan dengan laba neto tahun berjalan
Perseroan pada tahun 2025 yang sebesar Rp 79.712.772.139. Dengan terjadinya
Rencana Transaksi, laba neto tahun berjalan Perseroan diproyeksikan tidak akan
mengalami perubahan dibandingkan dengan tanpa terjadinya Rencana Transaksi
dikarenakan Perseroan sebelumnya sudah mengkonsolidasikan laba neto tahun
berjalan dari kepemilikan saham pada CSM.
Pertumbuhan tersebut dapat dicapai dengan asumsi seluruh usaha Perseroan
memiliki prospek yang baik. Berdasarkan analisis nilai tambah yang dilakukan dengan
membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi manfaat ekonomis)
sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah dilaksanakannya
Rencana Transaksi terlihat bahwa Transaksi yang akan dilakukan Perseroan memiliki
prospek dan tingkat profitabilitas yang baik.
3. Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini bahwa
Rencana Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil
Penilaian
Sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi dan dinyatakan dalam Draft
Akta, nilai transaksi saham CSM adalah sebesar Rp 3.045.896.000. Berdasarkan
laporan penilaian 19,96% saham CSM diperoleh Nilai Pasar CSM per tanggal
31 Desember 2024 sebesar Rp 3.045.516.202 atau Rp 6.103.239 per saham. Dengan
memperhitungkan batas atas dan batas bawah pada kisaran Nilai yang tidak boleh
melebihi 7,5% dari Nilai yang dijadikan acuan kisaran tersebut, maka diperoleh Nilai
Pasar 19,96% saham CSM per tanggal 31 Desember 2024 berada pada kisaran nilai
Rp 2.817.102.487 – Rp 3.273.929.917.
10. Kesimpulan
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis atas
kewajaran nilai transaksi dan faktor-faktor yang relevan dalam memberikan Pendapat
Kewajaran atas Rencana Transaksi Perseroan, maka kami berpendapat bahwa Rencana
Transaksi yang akan dilakukan Perseroan adalah wajar.
11. Distribusi Pendapat Kewajaran Ini
Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain. Pendapat
Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.
Halaman 43
Page 49
Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang
ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi
Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal
Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda
tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan (corporate seal) dari ID&R.
12. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian
Tidak terdapat kejadian penting (subsequent event) yang mempengaruhi proyeksi
pendapatan ekonomis dari tanggal penilaian per 31 Desember 2024 (cut-off date penilaian)
sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan ini. Jika ada, maka diperlukan penilaian dan
analisis kewajaran kembali pada tanggal penilaian setelah tanggal kejadian penting
dimaksud.
Halaman 44
Page 50
LAMPIRAN
Page 51
Apendiks 1a
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Posisi Keuangan Konsolidasian Historis
Per 31 Desember 2020 - 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
-4 -3 -2 -1 0
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 9.393.436.305 29.180.778.448 30.004.807.212 79.137.696.635 28.586.435.618
Deposito - - - - 30.000.000.000
Piutang usaha - Neto 53.915.897.507 172.372.388.543 201.355.218.194 190.377.737.123 274.075.543.432
Piutang lain-lain 260.155.500 1.507.005.063 3.349.809.982 1.512.997.279 2.032.039.757
Persediaan 36.871.297.459 80.837.066.686 134.844.331.840 139.445.215.144 189.038.384.318
Pajak dibayar di muka - - 114.986.255 2.122.194.660 20.646.986.708
Uang muka 11.896.397.259 15.944.002.963 17.218.353.839 16.760.273.403 29.579.171.845
Biaya dibayar di muka 431.740.638 1.007.558.121 1.462.681.123 1.055.766.963 1.312.887.487
Piutang karyawan 1.389.873.987 - - - -
Jumlah Aset Lancar 114.158.798.655 300.848.799.824 388.350.188.445 430.411.881.207 575.271.449.165
Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain jangka panjang - 1.207.307.461 1.176.957.461 1.106.557.415 1.364.598.007
Investasi entitas asosiasi 28.587.607.139 1.711.512.931 2.148.028.913 1.993.814.278 -
Aset tetap - neto 104.845.835.586 199.424.810.567 180.804.968.990 297.876.596.690 386.854.894.219
Aset hak guna - Neto - 473.538.456 7.711.200.000 4.434.251.851 1.600.588.222
Aset tak berwujud - Neto - 1.168.209.303 826.333.333 558.333.333 290.333.333
Taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan 4.739.793.199 1.357.180.456 5.639.332.622 7.278.171.202 2.996.019.036
Aset pajak tangguhan 3.238.999.685 4.986.129.944 4.246.392.800 6.510.683.517 6.991.703.539
Uang muka - 497.388.400 409.590.000 3.981.580.408 1.245.980.020
Simpanan jaminan 1.105.437.469 2.097.736.360 2.596.936.630 2.937.021.855 3.523.162.764
Jumlah Aset Tidak Lancar 142.517.673.078 212.923.813.878 205.559.740.749 326.677.010.549 404.867.279.140
JUMLAH ASET 256.676.471.733 513.772.613.702 593.909.929.194 757.088.891.756 980.138.728.305
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek 23.447.493.326 28.797.028.397 37.205.278.438 15.532.022.879 65.095.399.088
Utang usaha 6.814.165.329 141.307.578.078 147.195.218.868 145.271.067.207 181.057.070.122
Utang lain-lain 4.658.143.612 2.456.768.467 2.799.426.894 3.098.154.090 5.666.523.984
Utang pajak 5.550.091.434 11.934.904.514 15.657.028.922 5.156.334.150 7.000.422.573
Biaya yang masih harus dibayar 2.424.768.709 5.601.254.178 3.767.591.455 4.577.483.558 6.595.903.948
Uang muka dari pelanggan 3.149.584.803 4.407.667.107 2.428.202.281 4.959.985.591 4.953.351.187
Liabilitas sewa - - - 183.333.333 228.085.806
Utang pembiayaan konsumen-bagian jangka pendek - 358.566.137 291.518.161 56.420.039 -
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank 7.622.334.411 - - - -
Liabilitas sewa pembiayaan 305.102.925 - - - -
Jumlah liabilitas jangka pendek 53.971.684.549 194.863.766.878 209.344.265.019 178.834.800.847 270.596.756.708
Liabilitas Jangka Panjang
Utang pembiayaan konsumen - dikurangi bagian jangka pendek - 324.885.305 56.420.039 - -
Uang jaminan dari pelanggan - 2.939.478.898 1.568.472.099 1.568.472.099 2.939.478.898
Liabilitas imbalan kerja karyawan 14.105.689.000 21.852.106.000 20.134.412.460 27.082.034.469 27.410.619.058
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
Utang bank 6.632.784.258 - - - -
Liabilitas sewa pembiayaan 91.372.728 - - - -
Total liabilitas jangka panjang 20.829.845.986 25.116.470.203 21.759.304.598 28.650.506.568 30.350.097.956
Total Liabilitas 74.801.530.535 219.980.237.081 231.103.569.617 207.485.307.415 300.946.854.664
Ekuitas
Modal saham 15.000.000.000 15.000.000.000 15.000.000.000 200.000.000.000 250.000.000.000
Tambahan modal disetor 9.538.466.207 13.142.203.584 13.142.203.584 13.142.203.584 32.241.723.721
Cadangan revaluasi aset - - - 100.060.242.075 100.060.242.075
Cadangan penjabaran mata uang asing - - (124.823.058) 32.474.372 (95.530.203)
Komponen ekuitas lainnya - 2.458.607.250 2.754.727.828 2.509.719.071 3.498.183.029
Saldo laba 154.722.215.960 200.378.209.685 255.655.956.309 110.913.344.131 170.718.334.977
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk 179.260.682.167 230.979.020.519 286.428.064.663 426.657.983.233 556.422.953.599
Kepentingan non-pengendali 2.614.259.031 62.813.356.102 76.378.294.914 122.945.601.108 122.768.920.042
Total Ekuitas 181.874.941.198 293.792.376.621 362.806.359.577 549.603.584.341 679.191.873.641
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 256.676.471.733 513.772.613.702 593.909.929.194 757.088.891.756 980.138.728.305
Page 52
Apendiks 1b 18.788.594.675
PT Gunanusa Eramandiri Tbk -
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Historis (18.616.400.000)
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 - 2024 170.718.334.977
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 123.117.795.783
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
-4 -3 -2 -1 0
Penjualan 361.914.365.852 1.305.756.863.951 1.411.869.901.398 1.400.953.229.981 1.444.399.628.626
Harga Pokok Penjualan (312.752.527.657) (1.138.592.098.445) (1.211.844.279.403) (1.199.253.878.659) (1.258.561.282.374)
Laba Kotor 49.161.838.195 167.164.765.506 200.025.621.995 201.699.351.322 185.838.346.252
Beban penjualan, umum dan administrasi (20.803.540.688) (58.616.275.750) (61.954.655.774) (73.921.489.467) (80.606.815.410)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain 7.983.476.722 4.392.268.197 4.613.420.058 819.328.196 3.440.397.648
Laba Operasi 36.341.774.229 112.940.757.953 142.684.386.279 128.597.190.051 108.671.928.490
Pendapatan Keuangan - 179.202.565 260.910.645 955.800.346 1.529.186.356
Beban Keuangan - (8.688.721.278) (9.210.323.106) (8.434.007.545) (9.120.925.964)
Laba Sebelum Pajak 36.341.774.229 104.431.239.240 133.734.973.818 121.118.982.852 101.080.188.882
(Beban) manfaat pajak penghasilan (6.200.287.103) (22.342.227.575) (29.707.668.664) (26.308.708.718) (22.486.603.361)
Laba Neto Tahun Berjalan 30.141.487.126 82.089.011.665 104.027.305.154 94.810.274.134 78.593.585.521
Penghasilan Komprehensif Lain 1.183.390.150 2.703.998.360 257.677.802 135.159.950.630 511.583.642
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 31.324.877.276 84.793.010.025 104.284.982.956 229.970.224.764 79.105.169.163
Laba neto diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 28.181.326.275 61.489.275.738 63.181.746.624 61.310.387.822 59.804.990.846
Kepentingan non pengendali 1.960.160.851 20.599.735.927 40.845.558.530 33.499.886.312 18.788.594.675
Total 30.141.487.126 82.089.011.665 104.027.305.154 94.810.274.134 78.593.585.521
Penyusutan 13.285.538.168 31.663.980.826 31.248.410.870 29.532.480.292 29.987.659.543
13.285.538.168 31.663.980.826 31.248.410.870 29.532.480.292
EBITDA 49.627.312.397 144.604.738.779 173.932.797.149 158.129.670.343 138.659.588.033
78.593.585.521
Page 53
Apendiks 1c
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Laporan Arus Kas Konsolidasian Historis
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 - 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
-4 -3 -2 -1 0
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 367.377.069.382 1.260.080.097.247 1.379.536.600.122 1.412.412.275.248 1.360.391.746.267
Pembayaran kepada:
Pemasok (275.310.306.128) (1.005.198.695.150) (1.130.706.616.774) (1.073.408.764.903) (1.099.087.138.685)
Karyawan (133.943.650.042) (142.484.173.184) (142.745.088.641) (152.025.724.242)
Beban usaha lainnya 1.280.966.378 (15.796.069.097) (17.787.857.486) (25.887.043.367) (72.562.251.794)
Arus kas diperoleh dari aktivitas operasi 93.347.729.632 105.141.682.958 88.557.952.678 170.371.378.337 36.716.631.546
Penerimaan pendapatan keuangan - 179.202.565 260.910.645 955.800.346 30.478.873
Pembayaran beban keuangan - (8.692.472.993) (9.216.102.948) (8.401.409.695) (9.120.650.701)
Penerimaan tagihan restitusi pajak penghasilan 395.762.441 4.260.702.261 - 147.334.304 3.858.695.028
Pembayaran pajak penghasilan (4.628.870.374) (18.923.248.532) (32.678.463.992) (37.988.077.023) (39.828.723.685)
Beban bunga (6.075.086.969) - - - -
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 83.039.534.730 81.965.866.259 46.924.296.383 125.085.026.269 (8.343.568.939)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan penjualan aset tetap - 1.334.910.698 546.660.793 305.196.826 986.546.453
Penempatan Deposito - - - - (30.000.000.000)
Akuisisi entitas anak - (1.332.392.144) - - -
Pembelian aset tak berwujud - (1.340.000.000) - - -
Uang muka pembayaran aset hak guna - - (10.886.400.000) (168.518.518) (599.936.647)
Uang muka pembelian aset tetap - (497.388.400) (409.590.000) (3.981.580.408) -
Pembelian aset tetap (14.066.874.842) (7.190.704.233) (8.306.394.200) (6.929.697.446) (114.479.300.616)
Pendapatan dividen dari asosiasi 7.150.000.000 - - - -
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (6.916.874.842) (9.025.574.079) (19.055.723.407) (10.774.599.546) (144.092.690.810)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (548.525.422) (553.628.102) (335.513.242) (291.518.161) (225.238.635)
Pembayaran dividen kepada pemegang saham (8.930.000.000) (14.050.000.000) (7.904.000.000) (21.053.000.000) -
Penutupan entitas anak - - - - 2.023.655.418
Penambahan modal dari saham - - - - 75.000.000.000
Pembayaran biaya emisi saham - - - - (5.900.479.863)
(Pembayaran) penerimaan pinjaman bank jangka pendek - neto 1.537.410.477 (8.169.528.362) 8.408.250.041 (21.673.255.559) 49.563.376.209
Pembayaran dividen kepada kepentingan non-pengendali (220.000.000) (16.943.000.000) (27.367.000.000) (22.120.000.000) (18.616.400.000)
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang (6.315.248.704) (14.255.118.669) - - -
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan (14.476.363.649) (53.971.275.133) (27.198.263.201) (65.137.773.720) 101.844.913.129
Pengaruh perubahan selisih kurs pada kas dan setara kas - 1.874.908 153.718.989 (39.763.580) 40.085.603
Kenaikan neto dalam kas dan setara kas 61.646.296.239 18.970.891.955 824.028.764 49.132.889.423 (50.551.261.017)
Kas dan setara kas pada awal tahun (60.632.822.719) 10.209.886.493 29.180.778.448 30.004.807.212 79.137.696.635
Kas dan setara kas pada akhir tahun 1.013.473.520 29.180.778.448 30.004.807.212 79.137.696.635 28.586.435.618
Page 54
Apendiks 2.1a
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan Konsolidasian - Sebelum Rencana Transaksi
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 56.089.545.524 110.993.729.967 176.425.419.640 251.331.785.673 241.121.787.610
Deposito 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000
Piutang usaha - Neto 244.174.058.912 258.270.629.182 273.269.295.344 289.233.383.278 306.230.952.689
Piutang lain-lain 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757
Persediaan 175.937.575.179 186.179.647.014 194.762.772.045 206.139.736.162 219.423.369.571
Pajak dibayar di muka 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708
Uang muka 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845
Biaya dibayar di muka 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487
Jumlah Aset Lancar 559.772.265.413 639.015.091.960 728.028.572.825 830.275.990.910 850.347.195.666
Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain jangka panjang 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007
Aset tetap - neto 582.312.318.446 557.705.096.105 517.662.647.819 477.743.352.182 446.641.489.838
Aset hak guna - Neto 149.999.999 133.333.332 116.666.665 99.999.998 83.333.331
Aset tak berwujud - Neto 22.333.333 - - - -
Taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036
Aset pajak tangguhan 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539
Uang muka 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020
Simpanan jaminan 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764
Jumlah Aset Tidak Lancar 598.606.115.145 573.959.892.803 533.900.777.851 493.964.815.546 462.846.286.536
Jumlah Aset 1.158.378.380.558 1.212.974.984.763 1.261.929.350.676 1.324.240.806.456 1.313.193.482.202
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek 19.143.200.783 - - - -
Utang usaha 174.118.018.355 187.602.156.991 195.954.872.743 207.719.870.067 221.268.318.655
Utang lain-lain 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984
Utang pajak 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573
Biaya yang masih harus dibayar 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948
Uang muka dari pelanggan 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187
Liabilitas sewa 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank - 29.333.333.333 29.333.333.333 117.333.333.333 -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 217.677.420.830 241.351.692.016 249.704.407.769 349.469.405.092 245.684.520.347
Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan dari pelanggan 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898
Liabilitas imbalan kerja karyawan 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
Utang bank 176.000.000.000 146.666.666.667 117.333.333.333 - -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 206.350.097.956 177.016.764.623 147.683.431.289 30.350.097.956 30.350.097.956
Jumlah Liabilitas 424.027.518.786 418.368.456.639 397.387.839.058 379.819.503.048 276.034.618.303
Ekuitas
Modal saham 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000
Tambahan modal disetor 32.241.723.721 32.241.723.721 32.241.723.721 32.241.723.721 32.241.723.721
Cadangan revaluasi aset 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075
Cadangan penjabaran mata uang asing (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203)
Komponen ekuitas lainnya 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029
Saldo laba 237.319.849.400 305.698.935.346 381.065.867.838 464.598.217.463 559.537.956.958
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk 623.024.468.022 691.403.553.968 766.770.486.460 850.302.836.085 945.242.575.580
Kepentingan non-pengendali 111.326.393.750 103.202.974.156 97.771.025.158 94.118.467.322 91.916.288.318
Total Ekuitas 734.350.861.772 794.606.528.124 864.541.511.618 944.421.303.408 1.037.158.863.898
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 1.158.378.380.558 1.212.974.984.763 1.261.929.350.675 1.324.240.806.456 1.313.193.482.201
Page 55
Apendiks 2.1b
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Proyeksi Laba Rugi Konsolidasian - Sebelum Rencana Transaksi
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Penjualan 1.482.033.462.939 1.566.612.884.554 1.656.604.881.528 1.752.389.409.135 1.854.374.825.596
Harga Pokok Penjualan (1.293.334.853.772) (1.365.707.203.062) (1.442.632.224.708) (1.524.425.676.755) (1.611.426.752.672)
Laba Kotor 188.698.609.166 200.905.681.492 213.972.656.820 227.963.732.380 242.948.072.925
190.886.653.845 209.396.644.277 205.297.857.113 225.686.422.940 253.770.409.525
Beban penjualan, umum dan administrasi (81.511.840.462) (86.163.708.650) (91.113.268.484) (96.381.417.502) (101.990.615.408)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain 4.446.100.389 4.699.838.654 4.969.814.645 5.257.168.227 5.563.124.477
Laba Operasi 111.632.869.093 119.441.811.495 127.829.202.981 136.839.483.105 146.520.581.994
111.876.064.173 126.076.950.928 108.909.118.197 120.215.505.119 137.185.142.068
Pendapatan (beban) keuangan (9.437.007.376) (13.645.728.031) (11.706.666.667) (9.360.000.000) (3.493.333.333)
Laba Sebelum Pajak 102.195.861.717 105.796.083.464 116.122.536.314 127.479.483.105 143.027.248.660
(Beban) manfaat pajak penghasilan (22.483.089.578) (23.275.138.362) (25.546.957.989) (28.045.486.283) (31.465.994.705)
Laba Neto Tahun Berjalan 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
83.086.412.325 90.573.628.586 81.731.093.578 94.598.273.187 117.852.597.974
Laba neto diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 66.601.514.423 68.379.085.945 75.366.932.492 83.532.349.625 94.939.739.495
Kepentingan non pengendali 13.111.257.716 14.141.859.157 15.208.645.833 15.901.647.196 16.621.514.460
Total 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
Penyusutan 27.093.163.996 25.723.889.008 41.159.114.953 41.035.962.304 32.218.529.011
EBITDA 138.726.033.089 145.165.700.504 168.988.317.933 177.875.445.409 178.739.111.004
Apendiks 2.1c
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Proyeksi Arus Kas Konsolidasian - Sebelum Rencana Transaksi
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan dari pelanggan 1.511.934.947.458 1.552.516.314.285 1.641.606.215.366 1.736.425.321.200 1.837.377.256.186
Penerimaan pendapatan keuangan 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000
Pembayaran untuk pemasok (1.260.588.783.921) (1.337.251.391.699) (1.402.522.367.999) (1.483.818.067.157) (1.579.583.445.728)
Pembayaran beban usaha (76.288.888.557) (80.931.392.217) (85.324.604.874) (90.307.863.362) (95.787.453.684)
Pembayaran pajak penghasilan (22.483.089.578) (23.275.138.362) (25.546.957.989) (28.045.486.283) (31.465.994.705)
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 153.774.185.402 112.258.392.007 129.412.284.504 135.453.904.398 131.740.362.068
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan Pembelian aset tetap (220.900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000)
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (220.900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran liabilitas sewa (228.085.806) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000)
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek - pokok (45.952.198.305) (19.143.200.783) - - -
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek - bunga (3.597.007.376) (765.728.031) - - -
Penerimaan (Pembayaran) pinjaman bank jangka panjang - pokok 176.000.000.000 - (29.333.333.333) (29.333.333.333) (117.333.333.333)
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang - bunga (7.040.000.000) (14.080.000.000) (12.906.666.667) (10.560.000.000) (4.693.333.333)
Pembayaran dividen kepada kepentingan non-pengendali (24.553.784.008) (22.265.278.750) (20.640.594.831) (19.554.205.032) (18.823.693.464)
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan 94.628.924.504 (56.454.207.564) (63.080.594.831) (59.647.538.365) (141.050.360.131)
Kenaikan (penurunan) neto dalam kas dan setara kas 27.503.109.906 54.904.184.443 65.431.689.672 74.906.366.033 (10.209.998.063)
Kas dan setara kas pada awal tahun 28.586.435.618 56.089.545.524 110.993.729.967 176.425.419.640 251.331.785.673
Kas dan setara kas pada akhir tahun 56.089.545.524 110.993.729.967 176.425.419.640 251.331.785.673 241.121.787.610
Page 56
Apendiks 2.2a
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan Konsolidasian - Setelah Rencana Transaksi
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 53.493.030.279 108.826.890.695 174.684.310.406 250.027.446.827 240.278.055.390
Deposito 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000 30.000.000.000
Piutang usaha - Neto 244.174.058.912 258.270.629.182 273.269.295.344 289.233.383.278 306.230.952.689
Piutang lain-lain 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757 2.032.039.757
Persediaan 175.937.575.179 186.179.647.014 194.762.772.045 206.139.736.162 219.423.369.571
Pajak dibayar di muka 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708 20.646.986.708
Uang muka 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845 29.579.171.845
Biaya dibayar di muka 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487 1.312.887.487
Jumlah Aset Lancar 557.175.750.167 636.848.252.688 726.287.463.591 828.971.652.064 849.503.463.446
Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain jangka panjang 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007 1.364.598.007
Aset tetap - neto 582.312.318.446 557.705.096.105 517.662.647.819 477.743.352.182 446.641.489.838
Aset hak guna - Neto 149.999.999 133.333.332 116.666.665 99.999.998 83.333.331
Aset tak berwujud - Neto 22.333.333 - - - -
Taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036 2.996.019.036
Aset pajak tangguhan 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539 6.991.703.539
Uang muka 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020 1.245.980.020
Simpanan jaminan 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764 3.523.162.764
Jumlah Aset Tidak Lancar 598.606.115.145 573.959.892.803 533.900.777.851 493.964.815.546 462.846.286.536
Jumlah Aset 1.155.781.865.312 1.210.808.145.491 1.260.188.241.442 1.322.936.467.611 1.312.349.749.982
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek 19.143.200.783 - - - -
Utang usaha 174.118.018.355 187.602.156.991 195.954.872.743 207.719.870.067 221.268.318.655
Utang lain-lain 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984 5.666.523.984
Utang pajak 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573 7.000.422.573
Biaya yang masih harus dibayar 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948 6.595.903.948
Uang muka dari pelanggan 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187 4.953.351.187
Liabilitas sewa 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank - 29.333.333.333 29.333.333.333 117.333.333.333 -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 217.677.420.830 241.351.692.016 249.704.407.769 349.469.405.092 245.684.520.347
Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan dari pelanggan 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898 2.939.478.898
Liabilitas imbalan kerja karyawan 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058 27.410.619.058
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
Utang bank 176.000.000.000 146.666.666.667 117.333.333.333 - -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 206.350.097.956 177.016.764.623 147.683.431.289 30.350.097.956 30.350.097.956
Jumlah Liabilitas 424.027.518.786 418.368.456.639 397.387.839.058 379.819.503.048 276.034.618.303
Ekuitas
Modal saham 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000 250.000.000.000
Tambahan modal disetor 31.442.731.492 31.442.731.492 31.442.731.492 31.442.731.492 31.442.731.492
Cadangan revaluasi aset 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075 100.060.242.075
Cadangan penjabaran mata uang asing (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203) (95.530.203)
Komponen ekuitas lainnya 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029 3.498.183.029
Saldo laba 237.670.706.251 306.459.738.496 382.307.602.777 466.395.903.973 561.967.040.944
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk 622.576.332.644 691.365.364.888 767.213.229.169 851.301.530.366 946.872.667.336
Kepentingan non-pengendali 109.178.013.882 101.074.323.963 95.587.173.214 91.815.434.197 89.442.464.342
Total Ekuitas 731.754.346.526 792.439.688.851 862.800.402.384 943.116.964.562 1.036.315.131.678
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 1.155.781.865.312 1.210.808.145.490 1.260.188.241.442 1.322.936.467.611 1.312.349.749.981
Page 57
Apendiks 2.2b
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Proyeksi Laba Rugi Konsolidasian - Setelah Rencana Transaksi
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Penjualan 1.482.033.462.939 1.566.612.884.554 1.656.604.881.528 1.752.389.409.135 1.854.374.825.596
Harga Pokok Penjualan (1.293.334.853.772) (1.365.707.203.062) (1.442.632.224.708) (1.524.425.676.755) (1.611.426.752.672)
Laba Kotor 188.698.609.166 200.905.681.492 213.972.656.820 227.963.732.380 242.948.072.925
190.886.653.845 209.396.644.277 205.297.857.113 225.686.422.940 253.770.409.525
Beban penjualan, umum dan administrasi (81.511.840.462) (86.163.708.650) (91.113.268.484) (96.381.417.502) (101.990.615.408)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain 4.446.100.389 4.699.838.654 4.969.814.645 5.257.168.227 5.563.124.477
Laba Operasi 111.632.869.093 119.441.811.495 127.829.202.981 136.839.483.105 146.520.581.994
111.876.064.173 126.076.950.928 108.909.118.197 120.215.505.119 137.185.142.068
Pendapatan (beban) keuangan (9.437.007.376) (13.645.728.031) (11.706.666.667) (9.360.000.000) (3.493.333.333)
Laba Sebelum Pajak 102.195.861.717 105.796.083.464 116.122.536.314 127.479.483.105 143.027.248.660
(Beban) manfaat pajak penghasilan (22.483.089.578) (23.275.138.362) (25.546.957.989) (28.045.486.283) (31.465.994.705)
Laba Neto Tahun Berjalan 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
Laba neto diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 66.952.371.274 68.789.032.245 75.847.864.281 84.088.301.196 95.571.136.971
Kepentingan non pengendali 12.760.400.865 13.731.912.857 14.727.714.044 15.345.695.625 15.990.116.984
Total 79.712.772.139 82.520.945.102 90.575.578.325 99.433.996.822 111.561.253.955
Penyusutan 27.093.163.996 25.723.889.008 41.159.114.953 41.035.962.304 32.218.529.011
EBITDA 138.726.033.089 145.165.700.504 168.988.317.933 177.875.445.409 178.739.111.004
Apendiks 2.2c
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Proyeksi Arus Kas Konsolidasian - Setelah Rencana Transaksi
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan dari pelanggan 1.511.934.947.458 1.552.516.314.285 1.641.606.215.366 1.736.425.321.200 1.837.377.256.186
Penerimaan pendapatan keuangan 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000 1.200.000.000
Pembayaran untuk pemasok (1.260.588.783.921) (1.337.251.391.699) (1.402.522.367.999) (1.483.818.067.157) (1.579.583.445.728)
Pembayaran beban usaha (76.288.888.557) (80.931.392.217) (85.324.604.874) (90.307.863.362) (95.787.453.684)
Pembayaran pajak penghasilan (22.483.089.578) (23.275.138.362) (25.546.957.989) (28.045.486.283) (31.465.994.705)
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 153.774.185.402 112.258.392.007 129.412.284.504 135.453.904.398 131.740.362.068
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan Pembelian aset tetap (220.900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000)
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (220.900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000) (900.000.000)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran liabilitas sewa (228.085.806) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000)
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek - pokok (45.952.198.305) (19.143.200.783) - - -
Pembayaran pinjaman bank jangka pendek - bunga (3.597.007.376) (765.728.031) - - -
Penerimaan (Pembayaran) pinjaman bank jangka panjang - pokok 176.000.000.000 - (29.333.333.333) (29.333.333.333) (117.333.333.333)
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang - bunga (7.040.000.000) (14.080.000.000) (12.906.666.667) (10.560.000.000) (4.693.333.333)
Pembayaran dividen kepada kepentingan non-pengendali (24.104.403.254) (21.835.602.776) (20.214.864.793) (19.117.434.643) (18.363.086.839)
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan 95.078.305.258 (56.024.531.591) (62.654.864.793) (59.210.767.976) (140.589.753.506)
Kenaikan (penurunan) neto dalam kas dan setara kas 27.952.490.661 55.333.860.416 65.857.419.711 75.343.136.422 (9.749.391.438)
Kas dan setara kas pada awal tahun 25.540.539.618 53.493.030.279 108.826.890.695 174.684.310.406 250.027.446.827
Kas dan setara kas pada akhir tahun 53.493.030.279 108.826.890.695 174.684.310.406 250.027.446.827 240.278.055.390
Page 58
Apendiks 3.1
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Rasio Keuangan Konsolidasian - Sebelum Rencana Transaksi
2020-2029
Audited Audited Audited Audited Audited Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
-4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5
Kinerja
Jumlah saham beredar 15.000 15.000 15.000 2.000.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000
Laba bersih per saham Rp 2.009.432 5.472.601 6.935.154 47 31 32 33 36 40 45
Nilai buku per saham Rp 12.124.996 19.586.158 24.187.091 275 272 294 318 346 378 415
Operasi
Marjin laba kotor 13,58% 12,80% 14,17% 14,40% 12,87% 12,73% 12,82% 12,92% 13,01% 13,10%
Marjin laba operasi 10,04% 8,65% 10,11% 9,18% 7,52% 7,53% 7,62% 7,72% 7,81% 7,90%
Marjin laba bersih neto berjalan 8,33% 6,29% 7,37% 6,77% 5,44% 5,38% 5,27% 5,47% 5,67% 6,02%
Marjin EBITDA 13,71% 11,07% 12,32% 11,29% 9,60% 9,36% 9,27% 10,20% 10,15% 9,64%
Imbal hasil aset (ROA) 11,74% 15,98% 17,52% 12,52% 8,02% 6,88% 6,80% 7,18% 7,51% 8,50%
Imbal hasil ekuitas (ROE) 16,57% 27,94% 28,67% 17,25% 11,57% 10,85% 10,39% 10,48% 10,53% 10,76%
Likuiditas
Rasio lancar x 2,12 1,54 1,86 2,41 2,13 2,57 2,65 2,92 2,38 3,46
Quick ratio x 1,18 1,04 1,12 1,52 1,24 1,53 1,66 1,93 1,64 2,36
Solvabilitas
Rasio liabilitas terhadap aset x 0,29 0,43 0,39 0,27 0,31 0,37 0,34 0,31 0,29 0,21
Rasio liabilitas terhadap ekuitas x 0,41 0,75 0,64 0,38 0,44 0,58 0,53 0,46 0,40 0,27
Utilisasi Aset
Perputaran piutang usaha x 6,71 7,55 7,00 7,26 5,22 6,00 6,00 6,00 6,00 6,00
Rata-rata umur penagihan hari 54 48 51 50 69 60 60 60 60 60
Perputaran persediaan x 8,48 14,09 8,99 8,60 6,66 7,20 7,20 7,20 7,20 7,20
Rata-rata umur persediaan hari 42 26 40 42 54 50 50 50 50 50
Perputaran utang usaha x 51,31 8,37 8,60 8,29 7,23 7,20 7,20 7,20 7,20 7,20
Rata-rata umur pembayaran hari 7 43 42 43 50 50 50 50 50 50
Perputaran aset x 1,41 2,54 2,38 1,85 1,47 1,28 1,29 1,31 1,32 1,41
Pertumbuhan
Penjualan 260,79% 8,13% -0,77% 3,10% 2,61% 5,71% 5,74% 5,78% 5,82%
Laba neto tahun berjalan 172,35% 26,73% -8,86% -17,10% 1,42% 3,52% 9,76% 9,78% 12,20%
Aset 100,16% 15,60% 27,48% 29,46% 18,19% 4,71% 4,04% 4,94% -0,83%
Liabilitas 194,09% 5,06% -10,22% 45,04% 40,90% -1,33% -5,01% -4,42% -27,32%
Ekuitas 61,54% 23,49% 51,49% 23,58% 8,12% 8,21% 8,80% 9,24% 9,82%
Page 59
Apendiks 3.2
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Rasio Keuangan Konsolidasian - Setelah Rencana Transaksi
2020-2029
Audited Audited Audited Audited Proforma Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
-4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5
Kinerja
Jumlah saham beredar 15.000 15.000 15.000 2.000.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000
Laba bersih per saham Rp 2.009.432 5.472.601 6.935.154 47 31 32 33 36 40 45
Nilai buku per saham Rp 12.124.996 19.586.158 24.187.091 275 270 293 317 345 377 415
Operasi
Marjin laba kotor 13,58% 12,80% 14,17% 14,40% 12,87% 12,73% 12,82% 12,92% 13,01% 13,10%
Marjin laba operasi 10,04% 8,65% 10,11% 9,18% 7,52% 7,53% 7,62% 7,72% 7,81% 7,90%
Marjin laba bersih neto berjalan 8,33% 6,29% 7,37% 6,77% 5,44% 5,38% 5,27% 5,47% 5,67% 6,02%
Marjin EBITDA 13,71% 11,07% 12,32% 11,29% 9,60% 9,36% 9,27% 10,20% 10,15% 9,64%
Imbal hasil aset (ROA) 11,74% 15,98% 17,52% 12,52% 8,04% 6,90% 6,82% 7,19% 7,52% 8,50%
Imbal hasil ekuitas (ROE) 16,57% 27,94% 28,67% 17,25% 11,62% 10,89% 10,41% 10,50% 10,54% 10,77%
Likuiditas
Rasio lancar x 2,12 1,54 1,86 2,41 2,11 2,56 2,64 2,91 2,37 3,46
Quick ratio x 1,18 1,04 1,12 1,52 1,23 1,51 1,65 1,92 1,63 2,35
Solvabilitas
Rasio liabilitas terhadap aset x 0,29 0,43 0,39 0,27 0,31 0,37 0,35 0,32 0,29 0,21
Rasio liabilitas terhadap ekuitas x 0,41 0,75 0,64 0,38 0,45 0,58 0,53 0,46 0,40 0,27
Utilisasi Aset
Perputaran piutang usaha x 6,71 7,55 7,00 7,26 5,22 6,00 6,00 6,00 6,00 6,00
Rata-rata umur penagihan hari 54 48 51 50 69 60 60 60 60 60
Perputaran persediaan x 8,48 14,09 8,99 8,60 6,66 7,20 7,20 7,20 7,20 7,20
Rata-rata umur persediaan hari 42 26 40 42 54 50 50 50 50 50
Perputaran utang usaha x 51,31 8,37 8,60 8,29 7,23 7,20 7,20 7,20 7,20 7,20
Rata-rata umur pembayaran hari 7 43 42 43 50 50 50 50 50 50
Perputaran aset x 1,41 2,54 2,38 1,85 1,48 1,28 1,29 1,31 1,32 1,41
Pertumbuhan
Penjualan 260,79% 8,13% -0,77% 3,10% 2,61% 5,71% 5,74% 5,78% 5,82%
Laba neto tahun berjalan 172,35% 26,73% -8,86% -17,10% 1,42% 3,52% 9,76% 9,78% 12,20%
Aset 100,16% 15,60% 27,48% 29,06% 18,29% 4,76% 4,08% 4,98% -0,80%
Liabilitas 194,09% 5,06% -10,22% 45,04% 40,90% -1,33% -5,01% -4,42% -27,32%
Ekuitas 61,54% 23,49% 51,49% 23,02% 8,22% 8,29% 8,88% 9,31% 9,88%
Page 60
Skedul 1
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Asumsi dan Proyeksi Penjualan
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
ASUMSI
PT Mitrapak Eramandiri
% kenaikan kontrak manufaktur dan jasa maklon -1,57% 4,00% 4,00% 4,00% 4,00% 4,00%
PT Gunanusa Eramandiri Induk dan CSM
Volume Penjualan Kacang Kg 9.309.567 9.775.045 10.263.797 10.776.987 11.315.836
Lokal
Almond 1.527.626 1.604.008 1.684.208 1.768.419 1.856.839
Almond oil 1.396 1.466 1.539 1.616 1.697
Cashew 104.915 110.160 115.668 121.452 127.524
Pasta Treenut 80.017 84.018 88.219 92.630 97.262
Peanut Pasta 2.000.808 2.100.849 2.205.891 2.316.186 2.431.995
Raw Peanut 273.720 287.406 301.776 316.865 332.708
Roasted Peanut 1.378.601 1.447.531 1.519.908 1.595.903 1.675.698
Snack/Others 2.740 2.877 3.021 3.172 3.331
EG Roasted Peanut 390.234 409.745 430.233 451.744 474.332
LGA Roated Peanut 612.342 642.959 675.107 708.862 744.305
Peanut Snack 521.061 547.114 574.470 603.193 633.353
Ekspor
Almond 915.714 961.500 1.009.575 1.060.053 1.113.056
Peanut Pasta 191.528 201.105 211.160 221.718 232.804
Pasta Treenut 1.060 1.113 1.169 1.227 1.288
Roasted Peanut 12.720 13.356 14.024 14.725 15.461
EG Roasted Peanut 244.885 257.130 269.986 283.486 297.660
EG Dried Peanut 1.048.927 1.101.374 1.156.442 1.214.264 1.274.978
Peanut Snack 1.272 1.336 1.402 1.472 1.546
% kenaikan volume penjualan kacang per tahun 5,00% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
Volume Penjualan Selai Kg
Pineapple Puree 132.000 138.600 145.530 152.807 160.447
Pineapple Jam 12.000 12.600 13.230 13.892 14.586
Strawberry Puree 144.000 151.200 158.760 166.698 175.033
Strawberry Sauce 276.000 289.800 304.290 319.505 335.480
Strawberry Jam 12.000 12.600 13.230 13.892 14.586
Blueberry Sauce 60.000 63.000 66.150 69.458 72.930
Blueberry Jam 30.000 31.500 33.075 34.729 36.465
% kenaikan volume penjualan selai per tahun 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
Harga jual kacang rata-rata per tahun Rp/kg 159.195 160.267 161.403 162.605 163.874
Lokal
Almond 92.801 95.585 98.453 101.406 104.448
Almond oil 336.812 346.916 357.324 368.044 379.085
Cashew 96.726 99.628 102.617 105.695 108.866
Pasta Treenut 125.205 128.961 132.830 136.815 140.919
Peanut Pasta 41.203 42.439 43.712 45.024 46.374
Raw Peanut 32.311 33.280 34.279 35.307 36.366
Roasted Peanut 39.136 40.310 41.519 42.765 44.048
Snack/Others 57.137 58.851 60.617 62.435 64.308
EG Roasted Peanut 51.665 53.215 54.811 56.456 58.149
LGA Roated Peanut 20.912 21.539 22.186 22.851 23.537
Peanut Snack 134.978 139.027 143.198 147.494 151.919
Ekspor
Almond 90.773 93.496 96.301 99.190 102.166
Peanut Pasta 48.224 49.671 51.161 52.696 54.277
Pasta Treenut 122.908 126.595 130.393 134.305 138.334
Roasted Peanut 34.170 35.195 36.251 37.338 38.459
EG Roasted Peanut 49.792 51.286 52.824 54.409 56.041
EG Dried Peanut 33.258 34.256 35.283 36.342 37.432
Peanut Snack 140.019 144.220 148.546 153.003 157.593
% kenaikan harga jual rata-rata per tahun 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
Page 61
Skedul 1
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Asumsi dan Proyeksi Penjualan
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Harga jual selai rata-rata per tahun Rp/kg
Pineapple Puree 37.791 38.925 40.092 41.295 42.534
Pineapple Jam 48.000 49.440 50.923 52.451 54.024
Strawberry Puree 36.533 37.629 38.758 39.921 41.119
Strawberry Sauce 27.139 27.953 28.792 29.656 30.545
Strawberry Jam 45.000 46.350 47.741 49.173 50.648
Blueberry Sauce 25.000 25.750 26.523 27.318 28.138
Blueberry Jam 55.200 56.856 58.562 60.319 62.128
% kenaikan harga jual rata-rata per tahun 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
PT Cubic Indonesia
% kenaikan lain-lain per tahun 6,52% 6,00% 6,00% 6,00% 6,00% 6,00%
PROYEKSI
PT Mitrapak Eramandiri
Kontrak manufaktur dan jasa maklon 833.410.642.426 866.747.068.123 901.416.950.848 937.473.628.882 974.972.574.037
PT Gunanusa Eramandiri Induk dan CSM
Penjualan produk kacang 573.284.962.228 620.007.686.650 670.538.313.111 725.187.185.630 784.289.941.259
PT Cubic Indonesia
Lain-lain 75.337.858.285 79.858.129.782 84.649.617.569 89.728.594.623 95.112.310.300
Total ######## 1.482.033.462.939 1.566.612.884.554 1.656.604.881.528 1.752.389.409.135 1.854.374.825.596
6,31% 7,32% 14,07% 9,81% 10,80%
Skedul 2 7,32% 14,07% 9,81% 10,80%
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Asumsi dan Proyeksi Beban Pokok Penjualan
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
ASUMSI
% beban pokok penjualan terhadap penjualan
Kontrak manufaktur dan jasa maklon 90,51% 92,00% 92,00% 92,00% 92,00% 92,00%
Penjualan produk kacang 86,38% 82,00% 82,00% 82,00% 82,00% 82,00%
Lain-lain 66,09% 75,00% 75,00% 75,00% 75,00% 75,00%
PROYEKSI
Kontrak manufaktur dan jasa maklon 766.737.791.032 797.407.302.673 829.303.594.780 862.475.738.571 896.974.768.114
Penjualan produk kacang 470.093.669.027 508.406.303.053 549.841.416.751 594.653.492.217 643.117.751.832
Lain-lain 56.503.393.714 59.893.597.336 63.487.213.177 67.296.445.967 71.334.232.725
Total ######## 1.293.334.853.772 1.365.707.203.062 1.442.632.224.708 1.524.425.676.755 1.611.426.752.672
Skedul 3
PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Asumsi dan Proyeksi Beban Usaha
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
ASUMSI
% beban penjualan, umum dan administrasi thd penjualan 5,10% 5,50% 5,50% 5,50% 5,50% 5,50%
% pendapatan (beban) lain-lain thd penjualan -0,63% -0,30% -0,30% -0,30% -0,30% -0,30%
PROYEKSI
Beban penjualan, umum dan administrasi 81.511.840.462 86.163.708.650 91.113.268.484 96.381.417.502 101.990.615.408
(Pendapatan) Beban Lain-Lain (4.446.100.389) (4.699.838.654) (4.969.814.645) (5.257.168.227) (5.563.124.477)
Total ######## 77.065.740.073 81.463.869.997 86.143.453.839 91.124.249.275 96.427.490.931
Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KJPP Ihot Dollar
p.2 ×2
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur
p.2 ×6
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2
unresolved
person
Raymond Sulistyawati Sendjaja
p.4
unresolved
person
Sulistyawati Sendjaja, MM, MAPPI (Cert.)
· Business Valuation Partner
p.4
unresolved
person
Lasma Batubara
p.8 ×2
unresolved
person
Mudofir Hadi
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.8 ×2
unresolved
person
Rizka Noviarni
· Notaris
p.8 ×9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8 ×5
unresolved
—
Leonard Handy Hendrawan (“LHH”)
p.9
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Barat
p.11
unresolved
org
PT Cubic Indonesia
p.11 ×3
unresolved
org
PT Mitrapak Eramandiri
p.11 ×3
unresolved
org
Gunanusa Eramandiri Internasional Sdn. Bhd.
p.11
unresolved
org
PT Farmer Gunanusa Eramandiri
p.11
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
p.14 ×4
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang
p.14 ×6
unresolved
org
Drs. Bambang Sudaryono & Rekan
p.14 ×4
unresolved
person
Drs. Bambang Sudaryono
p.14 ×7
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.14 ×4
unresolved
org
Dra Suhartati & Rekan
p.14 ×2
unresolved
person
Dra Suhartati
p.14 ×3
unresolved
org
Doli
p.14 ×2
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan
p.14 ×2
unresolved
org
KJPP ID
p.14
unresolved
person
Yulia
· Notaris
p.16 ×7
unresolved
org
PT Sharestar Indonesia
p.19
unresolved
org
Internasional Sdn. Bhd.
p.20
unresolved
person
Arief Yulianto
· Notaris
p.20
unresolved
person
Prof. Dr. Latumenten
p.21
unresolved
org
Pusat Statistik
p.23
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.24
unresolved
org
PT Gunanusa Eramandiri Induk
p.60 ×2
unresolved
org
PT Mitrapak Eramandiri Kontrak
p.61
unresolved
org
PT Cubic Indonesia Lain-lain
p.61
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
4403 ms
12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}