Back to announcement
20250617_GUNA_Informasi Transaksi Afiliasi_31896049_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review GUNASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 56
Page 1
LAPORAN PENILAIAN 19,96% SAHAM
00007/2.0110-01/BS/04/0426/1/VI/2025
PT CIPTAPANGAN SUKSES MAKMUR
TANGGAL PENILAIAN
31 Desember 2024
Page 2
Graha ROI Formula 3rd Floor Suite 302
Jl. Sultan Iskandar Muda No. 222
Jakarta 12240
Ph. +62 21 7245677
Fax. +62 21 7253689
web: www.idrvaluer.co.id
Ref. No. 00007/2.0110-01/BS/04/0426/1/VI/2025 Jakarta, 09 Juni 2025
Kepada Yth,
Direksi
PT GUNANUSA ERAMANDIRI Tbk
Kawasan Industri Delta Silicon
Jl. Sungkai Timur Blok F 26A-11
Lippo Cikarang
Bekasi 17530
Perihal: Penilaian 19,96% Saham PT Ciptapangan Sukses Makmur
Dengan hormat,
Sesuai dengan permintaan yang diajukan oleh PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”) kepada KJPP Ihot
Dollar & Raymond (“ID&R”), melalui dengan Surat Penugasan No. 030R/VIII/SV/24/KJPPID&R tertanggal
26 Agustus 2024, Addendum I Surat Penugasan No. 017R/ID&R/SK/0912/24 tertanggal 13 Januari 2025 dan
Addendum II Surat Penugasan No. 020/ID&R/SK/2105/25 tertanggal 21 Mei 2025, kami selaku perusahaan
penilai independen berdasarkan Surat Izin Usaha dari Menteri Keuangan No. 1408/KM.1/2012 tanggal 27
November 2012, telah melakukan penilaian ekuitas;
PT CIPTAPANGAN SUKSES MAKMUR
(“CSM”)
Status Penilai
KJPP Ihot Dollar dan Raymond (“ID&R”) merupakan kantor jasa penilai publik yang terdaftar sebagai profesi
penunjang di pasar modal berdasarkan Surat Izin Usaha dari Menteri Keuangan No. 1408/KM.1/2012 tanggal
27 November 2012. Rekan telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah dengan No. MAPPI: 06-S-01969 dan No. Izin:
STTD.PB-22/PJ-1/PM.2/2023.
Sebelumnya kami telah menerbitkan Laporan No. 00005/2.0110-01/BS/04/0426/1/V/2025 tertanggal
06 Mei 2025 dan dengan ini kami menyatakan membatalkan laporan penilaian tersebut. Laporan ini
merupakan laporan revisi yang kami terbitkan kembali sehubungan dengan adanya perubahan objek
penilaian.
Kami sebagai penilai menyatakan :
▪ Dalam posisi untuk memberikan penilaian objektif dan tidak memihak;
▪ Tidak mempunyai potensi benturan kepentingan baik aktual ataupun potensial dengan pemberi tugas,
pengguna laporan dan/atau objek penilaian;
▪ Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.
Identitas Pemberi Tugas
Nama : PT Gunanusa Eramandiri Tbk
Bidang usaha : Manufaktur Umum
Alamat : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. Sungkai Timur Blok F 26A-11, Bekasi 17530
Telepon : (021) 29569751
Faksimili : (021) 29569750
Website : https://www.gunanusafood.com
Page 3
Lingkup Penilaian Penilaian yang kami laporkan meliputi 19,96% ekuitas/saham CSM. Maksud dan Tujuan Penilaian Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen bahwa penilaian ditujukan untuk rencana penambahan penyertaan kepemilikan saham CSM oleh Perseroan, maka untuk mengakomodir tujuan di atas, penilaian ini didasarkan pada standar Nilai Pasar. Pendekatan dan Metode Penilaian Penilaian ini didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 (“POJK 35/2020”) mengenai “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”, yang dikeluarkan tanggal 02 Juli 2020. Dengan memperhitungkan bahwa CSM akan terus beroperasi di masa depan sebagai suatu entitas usaha yang berkesinambungan (as a going concern), maka pendekatan pendapatan lebih tepat digunakan. Dari berbagai pendekatan dan metode penilaian ekuitas yang ada, maka kami menggunakan pendekatan pendapatan (income approach) dengan Discounted Economic Income method atau Discounted Cash Flow (DCF) Valuation method sebagai pendekatan dan metode utama. Berdasarkan metode penilaian DCF yang akan digunakan, operasi CSM diproyeksikan sesuai dengan skenario pengembangan bisnis. Pendapatan mendatang (future income, cash flow) yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto, sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari pendapatan mendatang tersebut, dengan asumsi going concern, yaitu CSM berjalan terus walaupun pemilik berganti. Pendekatan dan metode kedua adalah pendekatan pasar (market approach) dengan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek atau Guideline Publicly Traded Company (GCM) method. Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan karena data perusahaan terbuka yang ada di bursa efek diperkirakan dapat digunakan sebagai data pembanding atas penilaian saham CSM. Definisi dan Dasar Penilaian Yang Digunakan Dalam penilaian ini digunakan dasar penilaian “Nilai Pasar” yang didefinisikan sebagai berikut: Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (POJK 35/2020). Tanggal Penilaian dan Inspeksi Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Desember 2024, dimana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Hasil pelaksanaan inspeksi berupa kunjungan lokasi ke CSM pada tanggal 30 Januari 2025. Distribusi dan Publikasi Penilaian Sesuai dengan tujuan penilaian dan penugasan, laporan akhir dari penilaian saham akan ditujukan untuk kepentingan pasar modal sehubungan dengan rencana penambahan penyertaan kepemilikan saham CSM oleh Perseroan. Sesuai dengan Rencana Transaksi, Laporan ini tidak boleh digunakan atau diduplikasi untuk tujuan lain tanpa izin apapun dari pihak penilai dalam bentuk tertulis dan konfirmasi dari Pemberi Tugas.
Page 4
Persetujuan Penilai harus didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari Laporan Penilaian, atau pun referensi yang dipublikasikan. Asumsi dan Kondisi Pembatas Dalam menyusun Laporan Penilaian Saham, kami menggunakan beberapa asumsi dan kondisi pembatas antara lain: • Laporan Penilaian Saham ini bersifat non-disclaimer opinion; • Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian; • Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya; • Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen CSM dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty); • Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan; • Laporan Penilaian Saham ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional CSM; • Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Saham ini dan kesimpulan nilai akhir; • Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum CSM. Kesimpulan Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait dalam rangka menentukan nilai ekuitas/saham, dengan menerapkan pembobotan 90:10 atas metode utama dan pembanding yang dihasilkan dari metode DCF dan GCM, maka diperoleh nilai sebesar Rp 3.045.516.202 atau Rp 6.103.239 per saham sebagai Nilai Pasar 19,96% Ekuitas/Saham CSM per tanggal 31 Desember 2024. Hormat kami, KJPP Ihot Dollar & Raymond Sulistyawati Sendjaja, MM, MAPPI (Cert.) Business Valuation Partner Izin Penilai : B-1.15.00426 MAPPI : 06-S-01969 STTD OJK : STTD.PB-22/PJ-1/PM.2/2023
Page 5
PERNYATAAN INDEPENDENSI
Berdasarkan pengetahuan kami atas penugasan penilaian, dengan ini kami menyatakan bahwa:
▪ Seluruh pendapat yang kami nyatakan dalam laporan ini, baik mengenai analisis, kesimpulan
atau pendapat, adalah benar;
▪ Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan;
▪ Penugasan penilaian telah dilakukan terhadap objek penilaian pada tanggal penilaian (cut off
date);
▪ Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan ini;
▪ Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
kesimpulan nilai;
▪ Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisa telah diungkapkan;
▪ Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;
▪ Data ekonomi serta data industri dalam Laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang
diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan;
▪ Hasil analisis, kesimpulan dan pendapat yang kami nyatakan pada laporan ini terbatas pada
kontinjensi, keterbatasan dan asumsi, yang merupakan pemahaman secara menyeluruh,
didasarkan analisis profesional serta pendapat dan kesimpulan kami;
▪ Pada saat ini maupun pada masa yang akan datang, kami tidak memiliki kepentingan terhadap
CSM yang kami nilai;
▪ Kami tidak memiliki kepentingan pribadi terhadap CSM yang kami nilai dan pihak yang terlibat
dan terkait di dalamnya;
▪ Imbalan jasa penilaian tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan;
▪ Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan POJK 35/2020;
▪ Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
▪ Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah;
▪ Kami melakukan penugasan ini secara independen tanpa intervensi dari pihak manapun.
Pihak-pihak di bawah ini telah bekerja secara profesional untuk membantu pihak yang
menandatangani Laporan ini:
Supervisor:
Nico Febrianto Gunawan, MM ....................................................
MAPPI No. 14-S-05156
Register No. RMK-2017.01355
Penilai:
Charlie Marcelina, SE .....................................................
MAPPI No. 18-P-08595
Register No. RMK-2019.02922
Penilai:
Olyvia Priskilla, SE .....................................................
MAPPI No. 21-P-11014
Register No. RMK-2025.05043
Penilaian Ekuitas/Saham i
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 6
DAFTAR ISI
PERNYATAAN INDEPENDENSI ..................................................................................................................... i
DAFTAR ISI ..................................................................................................................................................... ii
1. RINGKASAN EKSEKUTIF ................................................................................................................... 1
1.1 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN .................................................................................................. 1
1.2 TANGGAL PENILAIAN DAN INSPEKSI ............................................................................................... 1
1.3 GAMBARAN UMUM ........................................................................................................................ 1
1.4 GAMBARAN INDUSTRI ................................................................................................................... 2
1.5 PREMIS NILAI DAN DASAR NILAI YANG DIGUNAKAN ........................................................................ 3
1.6 TINGKAT LIKUIDITAS PASAR OBJEK PENILAIAN (MARKETABILITY) .................................................... 3
1.7 PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN .......................................................................................... 3
1.8 ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS .................................................................................................. 4
1.9 DATA DAN INFORMASI YANG DIPEROLEH........................................................................................ 4
1.10 HASIL PENILAIAN .......................................................................................................................... 5
2. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN................................................................................................... 6
2.1 PENDIRIAN DAN INFORMASI UMUM ................................................................................................ 6
2.2 SUSUNAN PENGURUS DAN STRUKTUR MODAL ............................................................................... 7
2.3 KEGIATAN USAHA ......................................................................................................................... 7
2.4 DATA KEUANGAN HISTORIS .......................................................................................................... 8
2.5 PERBANDINGAN INFORMASI KEUANGAN (COMMON SIZE).............................................................. 13
3. TINJAUAN INDUSTRI DAN PROSPEK USAHA ............................................................................... 16
3.1 EKONOMI SECARA UMUM ........................................................................................................... 16
3.2 INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA ........................................................................ 17
3.4 ANALISA SWOT ......................................................................................................................... 20
3.5 RISIKO USAHA ........................................................................................................................... 20
3.6 PERSAINGAN USAHA DAN STRATEGI BISNIS ................................................................................. 22
4. DESKRIPSI OBJEK PENILAIAN ....................................................................................................... 24
4.1 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN ................................................................................................ 24
4.2 PENGERTIAN NILAI ..................................................................................................................... 24
4.3 DASAR PENILAIAN YANG DIGUNAKAN .......................................................................................... 25
4.4 TANGGAL PENILAIAN DAN INSPEKSI ............................................................................................. 25
5. PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN ...................................................................................... 26
5.1 PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN YANG UMUM DIGUNAKAN ................................................. 26
5.2 PEMILIHAN METODOLOGI PENILAIAN ........................................................................................... 26
5.3 PEMILIHAN ARUS KAS ................................................................................................................. 27
5.4 PENENTUAN TINGKAT DISKONTO ................................................................................................ 27
6. PENENTUAN NILAI PASAR EKUITAS ............................................................................................. 30
6.1 PROYEKSI KEUANGAN ................................................................................................................ 30
6.2 TERMINAL VALUE DAN TINGKAT PERTUMBUHAN ........................................................................... 32
6.3 PREMIUM FOR CONTROL (“CP”), DISCOUNT FOR LACK OF CONTROL (“DLOC”) DAN DISCOUNT FOR
LACK OF MARKETABILITY (“DLOM”) ............................................................................................ 32
6.4 INDIKASI HASIL PENILAIAN .......................................................................................................... 33
6.5 REKONSILIASI DAN KESIMPULAN NILAI ......................................................................................... 36
7. SYARAT PEMBATASAN ................................................................................................................... 37
LAMPIRAN
Penilaian Ekuitas/Saham ii
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 7
1. RINGKASAN EKSEKUTIF
1.1 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
KJPP Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”) ditunjuk oleh PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”)
berdasarkan Surat Penugasan No. 030R/VIII/SV/24/KJPPID&R tertanggal 26 Agustus 2024,
Addendum I Surat Penugasan No. 017R/ID&R/SK/0912/24 tertanggal 13 Januari 2025 dan
Addendum II Surat Penugasan No. 020/ID&R/SK/2105/25 tertanggal 21 Mei 2025, dengan
maksud untuk melakukan penilaian atas 19,96% ekuitas/saham CSM.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen bahwa penilaian ditujukan
untuk rencana penambahan penyertaan kepemilikan saham CSM oleh Perseroan, maka untuk
mengakomodir tujuan di atas, penilaian ini didasarkan pada standar Nilai Pasar.
Laporan ini disiapkan secara objektif dan karenanya tidak sah di bawah kondisi lainnya, dan
tidak dapat digunakan maupun dikutip untuk tujuan lainnya tanpa persetujuan tertulis dari ID&R.
1.2 TANGGAL PENILAIAN DAN INSPEKSI
Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Desember 2024, dimana batas
tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Hasil pelaksanaan
inspeksi berupa kunjungan lokasi ke CSM pada tanggal 30 Januari 2025.
1.3 GAMBARAN UMUM
CSM didirikan pada tahun 2005 dan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2010. CSM
merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan besar makanan dan
minuman lainnya. Saat ini CSM menjalankan kegiatan distribusi dan importir bahan makanan
dan minuman yang diproduksi oleh Perseroan dibawah merek JF Nuts dan Almonesia dengan
cakupan wilayah seluruh Indonesia. CSM terus memperluas jaringan distribusi untuk memenuhi
permintaan pasar yang semakin berkembang.
Selain mendistribusikan produk milik Perseroan, CSM juga sebagai importir dan memasarkan
produk makanan sehat seperti gandum giling, biji chia, kacang kenari, macadamia, hazelnut dan
produk lainnya yang berkaitan dengan makanan sehat dan bernutrisi. Pelanggan CSM antara
lain toko roti, hotel, restoran, katering, produsen es krim dan makanan sehat serta bisnis online.
Pelanggan utama CSM antara lain Salad Stop, J.Co, BreadTalk, Cold Stone, KFC, Krispy
Kreme, Dunkin Donuts, Sour Sally, A&W, Tous les Jours dan Mister Donut.
Visi CSM yaitu menjadi perusahaan distribusi bahan-bahan makanan dan minuman yang sehat
dan bernutrisi dengan harga yang kompetitif dan pelayanan yang terbaik di Indonesia. Misi CSM
antara lain:
▪ Menjual produk yang bermutu;
▪ Memberikan pelayanan yang memuaskan;
▪ Menghasilkan keuntungan untuk mencapai kesejahteraan bersama;
▪ Mengimplementasikan kaizen (pengembangan yang terus menerus).
Penilaian Ekuitas/Saham 1
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 8
1.4 GAMBARAN INDUSTRI
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada triwulan IV 2024
mengalami pertumbuhan yang positif sebesar 5,03% (year-on-year/yoy), melambat dibanding
capaian periode yang sama tahun 2023 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,05% yoy.
Salah satu sektor industri yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi Indonesia yaitu industri pengolahan yang berkontribusi sebesar 18,98% terhadap
Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan IV 2024, meningkat dari 18,67% pada periode yang sama
tahun 2023. Industri pengolahan juga mengalami pertumbuhan sekitar 4,43% yoy, menurun
dibandingkan pertumbuhan periode yang sama tahun 2023 yang sekitar 4,64% yoy.
Industri pengolahan nonmigas juga mengalami pertumbuhan sekitar 4,75% yoy, lebih tinggi
dibandingkan pertumbuhan di periode yang sama tahun 2023 yang sekitar 4,69% yoy.
Pertumbuhan dari sektor ini didorong oleh permintaan domestik untuk konsumsi dari industri
makanan dan minuman (mamin) yang mengalami pertumbuhan sekitar 5,90% yoy pada tahun
2024, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sekitar 4,47% yoy.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi Indonesia
mencapai Rp 1.714,2 triliun sepanjang tahun 2024 yang mengalami peningkatan sekitar 20,81%
yoy dibandingkan pencapaian tahun 2023 yang sebesar Rp 1.418,9 triliun. Pada tahun 2024,
realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 814 triliun atau tumbuh sekitar
20,61% yoy dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 674,9 triliun. Sementara realisasi
Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 900,2 triliun pada tahun 2024 juga tumbuh sekitar
20,99% yoy dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 744 triliun. Selama tahun 2024, realisasi
PMDN industri makanan mencapai sebesar Rp 34,48 triliun atau mengalami penurunan sekitar
37,08% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar Rp 54,8 triliun.
Berdasarkan data Statistik Perdagangan Luar Negeri BPS, nilai ekspor industri makanan pada
tahun 2024 yaitu mencapai sebesar USD 41.273.997,8 atau menurun sekitar 0,64% dari periode
yang sama tahun 2023 yang sebesar USD 41.541.502,3. Berdasarkan volumenya, ekspor
industri makanan mengalami penurunan sekitar 12,78% menjadi 39.144.232,7 ribu ton
dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar 44.877.513,4 ton.
Menurut Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI),
perilaku konsumen dalam mengkonsumsi makanan dan minuman juga telah berubah setelah
melewati momen pandemi. Konsumen akan lebih loyal pada produk-produk yang memberikan
nilai keamanan, kesehatan serta nilai fungsi produk. Salah satu tantangan terbesar yang
dihadapi adalah bagaimana Indonesia mampu mengedukasi konsumen untuk memilih makanan
yang lebih sehat, bukan sekadar murah. GAPMMI memprediksi pertumbuhan industri mamin
domestik dapat menembus 6% pada tahun 2025 atau mengalami kenaikan 0,5% hingga 1% dari
target pertumbuhan industri mamin nasional sepanjang tahun 2024 yang bisa mencapai 5%-
5,5%.
Berdasarkan data dari Mordor Intelligence, pasar industri makanan dan minuman berbasis
nabati di Indonesia diperkirakan mencapai USD 1,04 triliun pada tahun 2025, dan diharapkan
mencapai USD 1,36 triliun pada tahun 2030, tumbuh pada CAGR sebesar 5,44% selama
periode proyeksi tahun 2025-2030. Konsumen Indonesia banyak mengadopsi pola makan vegan
dan vegetarian. Pergeseran tersebut dipengaruhi oleh keinginan untuk meningkatkan
kesehatan, mengelola berat badan dan mengurangi risiko penyakit kronis. Selain itu, intoleransi
Penilaian Ekuitas/Saham 2
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 9
laktosa dan alergi makanan lainnya telah membuat alternatif makanan berbasis nabati lebih
populer di kalangan orang Indonesia
Pasar kacang-kacangan di Indonesia merupakan pasar yang kompetitif dengan banyak
produsen lokal yang bersaing dalam hal harga dan kualitas. Berdasarkan data Statista, pasar
produk kacang-kacangan di Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan sekitar
6,35% (CAGR 2025-2030). Untuk volume diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sekitar
3,9% pada tahun 2026 dan akan mencapai 367,94 juta kg pada tahun 2030. Terdapat minat
yang meningkat pada makanan kesehatan yang mengandung antioksidan tinggi yang ditemukan
pada kacang-kacangan yang dapat dimakan.
1.5 PREMIS NILAI DAN DASAR NILAI YANG DIGUNAKAN
Untuk memperoleh pemahaman tentang penugasan penilaian yang akan dilakukan maka harus
dirumuskan dan didefinisikan terlebih dahulu nilai yang akan diperoleh. Hal tersebut terkait
dengan tujuan penilaian dan mempengaruhi pendekatan dan metode penilaian yang dipilih.
Diasumsikan bahwa CSM akan terus beroperasi di masa depan sebagai suatu entitas usaha
yang berkesinambungan (as a going concern). Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian ini
adalah standar Nilai Pasar (Market Value), dengan pengertian sebagai berikut:
Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas
pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat
menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
di mana kedua Pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-
hatian, dan tanpa paksaan (POJK 35/2020).
1.6 TINGKAT LIKUIDITAS PASAR OBJEK PENILAIAN (MARKETABILITY)
Terkait dengan Objek Penilaian adalah atas kepemilikan atas 19,96% ekuitas/saham CSM yang
bergerak di bidang perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. Maka Objek Penilaian
sebagai bisnis atau entitas bisnis memiliki tingkat likuiditas yang cukup baik di pasar.
Dikarenakan bisnis distribusi dan impor makanan dan minuman sehat yang dijalankan CSM
masih diminati oleh produsen dan konsumen makanan dan minuman.
1.7 PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN
Penilaian ini didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dalam
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 (“POJK 35/2020”) mengenai “Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”, yang dikeluarkan tanggal 02 Juli 2020.
Dengan memperhitungkan bahwa CSM akan terus beroperasi di masa depan sebagai suatu
entitas usaha yang berkesinambungan (as a going concern), maka pendekatan pendapatan
lebih tepat digunakan. Dari berbagai pendekatan dan metode penilaian ekuitas yang ada, maka
kami menggunakan pendekatan pendapatan (income approach) dengan Discounted Economic
Income method atau Discounted Cash Flow (DCF) Valuation method sebagai metode utama.
Penilaian Ekuitas/Saham 3
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 10
Berdasarkan metode penilaian DCF yang akan digunakan, operasi CSM diproyeksikan sesuai
dengan skenario pengembangan bisnis. Pendapatan mendatang (future income, cash flow)
yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto, sesuai dengan tingkat
risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari pendapatan mendatang tersebut, dengan asumsi
going concern, yaitu CSM berjalan terus walaupun pemilik berganti.
Pendekatan dan metode kedua adalah pendekatan pasar (market approach) dengan metode
pembanding perusahaan tercatat di bursa efek atau Guideline Publicly Traded Company (GCM)
method. Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan karena data
perusahaan terbuka yang ada di bursa efek diperkirakan dapat digunakan sebagai data
pembanding atas penilaian saham CSM.
1.8 ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Dalam menyusun Laporan Penilaian Saham, kami menggunakan beberapa asumsi dan kondisi
pembatas antara lain:
• Laporan Penilaian Saham ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
proses penilaian;
• Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya;
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen CSM dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty);
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
yang telah disesuaikan;
• Laporan Penilaian Saham ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional CSM;
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Saham ini dan kesimpulan nilai akhir;
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum CSM.
1.9 DATA DAN INFORMASI YANG DIPEROLEH
Penilaian ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas ekuitas/saham yang dinilai sesuai
dengan data dan informasi yang terbatas kami peroleh dari manajemen Perseroan antara lain:
• Laporan Keuangan CSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
telah diaudit oleh KAP Dra Suhartati & Rekan dengan pendapat wajar dengan pengecualian;
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP Drs.
Bambang Sudaryono & Rekan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata
Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; serta
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP Amir
Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
Penilaian Ekuitas/Saham 4
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 11
• Data legalitas CSM antara lain akta pendirian, akta perubahan terakhir, Nomor Induk
Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Keterangan Terdaftar Wajib
Pajak dan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak;
• Proyeksi keuangan CSM untuk tahun 2025-2029;
• Hasil wawancara dan pelaksanaan inspeksi berupa kunjungan ke kantor CSM tanggal
30 Januari 2025. Wawancara dilakukan dengan Ibu Indah Kriestiana selaku Finance
Accounting Manager;
• Data mengenai kegiatan CSM.
1.10 HASIL PENILAIAN
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen dan berbagai asumsi yang
digunakan dalam rencana bisnis CSM, maka penilaian ini didasarkan pada standar Nilai Pasar
(Market Value).
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait
dalam rangka menentukan nilai ekuitas/saham, dengan menerapkan pembobotan 90:10 atas
metode utama dan pembanding yang dihasilkan dari metode DCF dan GCM, maka diperoleh
nilai sebesar Rp 3.045.516.202 atau Rp 6.103.239 per saham sebagai Nilai Pasar 19,96%
Ekuitas/Saham CSM per tanggal 31 Desember 2024.
VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI
Jika terdapat perubahan rencana usaha yang menyebabkan terjadinya perubahan kondisi usaha
secara signifikan. Tidak terdapat kejadian penting (subsequent event) yang mempengaruhi
proyeksi pendapatan ekonomis dari tanggal penilaian per 31 Desember 2024 (cut-off date
penilaian) sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan ini. Jika ada, maka diperlukan
penilaian kembali nilai ekuitas CSM pada tanggal penilaian setelah tanggal kejadian penting
dimaksud.
Penilaian Ekuitas/Saham 5
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 12
2. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.1 PENDIRIAN DAN INFORMASI UMUM
CSM didirikan berdasarkan Akta No. 01 tanggal 04 Maret 2005 yang dibuat di hadapan Rizka
Noviarni, S.H., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
No. C-19635 HT.01.01.TH.2005 tanggal 15 Juli 2005.
Anggaran dasar CSM telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 17
tanggal 20 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Arief Yulianto, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
mengenai perubahan tempat kedudukan dan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha CSM.
Akta perubahan tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0029800.AH.01.02.TAHUN
2024 tanggal 21 Mei 2024.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan CSM adalah melakukan kegiatan
perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. Untuk mencapai maksud dan tujuan
tersebut, CSM dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
➢ Perdagangan Besar Makanan dan Minuman lainnya, kelompok ini mencakup usaha
perdagangan besar makanan dan minuman lainnya, seperti tepung beras, tepung tapioka,
premiks bakteri, karamel, madu olahan, kerupuk udang dan lain-lain. Termasuk pangan
untuk keperluan gizi khusus (untuk bayi, anak dan dewasa), bahan tambahan pangan (food
additive), bahan penolong (processing aid), makanan ringan lainnya, serealia dan produk
berbasis serealia yang belum diolah maupun telah diolah, minuman produk kedelai,
makanan siap saji, serta perdagangan besar makanan untuk hewan piaraan dan makanan
ternak (KBLI 46339).
CSM berlokasi di Ruko Sentra Latumenten, Jalan Prof. Dr. Latumenten Nomor 50 Blok AA3-
AA6, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Administrasi Jakarta
Barat, Provinsi DKI Jakarta, 11460. Per 31 Desember 2024, CSM memiliki 6 orang karyawan.
Dokumen dan data perizinan yang dimiliki oleh CSM antara lain:
➢ Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 8120217092529 tanggal 22 Oktober 2018 yang
dikeluarkan oleh Lembaga Pengelola dan Penyelenggara Online Single Submission (OSS),
Pemerintah Republik Indonesia dan berlaku selama menjalankan kegiatan usaha sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan;
➢ Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 02.422.312.5-413.000 tanggal 27 April 2005 yang
dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Bekasi, Direktorat Jenderal Pajak,
Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
➢ Surat Keterangan Terdaftar Wajib Pajak No. PEM-02230/WPJ.22/KP.0203/2011 tanggal
28 Oktober 2011 yang dikeluarkan oleh KPP Pratama Cikarang Selatan, Kantor Wilayah
DJP Jawa Barat II, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
➢ Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak No. PEM-02231/WPJ.22/KP.0203/2011 tanggal
28 Oktober 2011 yang dikeluarkan oleh KPP Pratama Cikarang Selatan, Kantor Wilayah
DJP Jawa Barat II, Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan Republik Indonesia.
Penilaian Ekuitas/Saham 6
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 13
2.2 SUSUNAN PENGURUS DAN STRUKTUR MODAL
Berdasarkan Akta No. 2 tanggal 8 Maret 2016 yang dibuat di hadapan Rizka Noviarni, S.H,
Notaris di Jakarta, modal dasar CSM adalah sebesar Rp 10.000.000.000, yang terdiri dari
10.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per saham. Berdasarkan Akta No. 01 tanggal
15 Januari 2021 yang dibuat di hadapan Rizka Noviarni, S.H., Notaris di Jakarta, modal
ditempatkan dan disetor CSM adalah sebesar Rp 2.500.000.000 atau sebanyak 2.500 saham,
dengan komposisi pemegang saham CSM per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai
berikut:
Jumlah Jumlah
Keterangan %
Saham (Rp)
Modal Dasar 10.000 10.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”) 2.000 2.000.000.000 80,00
Leonard Handy Hendrawan (“LHH”) 500 500.000.000 20,00
Jumlah 2.500 2.500.000.000 100,00
Saham dalam Portepel 7.500 7.500.000.000
Berdasarkan Akta No. 01 tanggal 15 Januari 2021 yang dibuat di hadapan Rizka Noviarni, S.H.,
Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi CSM per 31 Desember 2024 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tjokro Gunawan
Komisaris : Bernice Cokrosaputro
Direksi
Direktur Utama : Ivan Cokro Saputra
Direktur : Leonard Handy Hendrawan
Berikut adalah struktur CSM berdasarkan kepemilikan saham per tanggal 31 Desember 2024:
2.3 KEGIATAN USAHA
CSM didirikan pada tahun 2005 dan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2010. CSM
merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan besar makanan dan
minuman lainnya. Saat ini CSM menjalankan kegiatan distribusi dan importir bahan makanan
dan minuman yang diproduksi oleh Perseroan dibawah merek JF Nuts dan Almonesia dengan
cakupan wilayah seluruh Indonesia. CSM terus memperluas jaringan distribusi untuk memenuhi
permintaan pasar yang semakin berkembang.
Penilaian Ekuitas/Saham 7
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 14
Selain mendistribusikan produk milik Perseroan, CSM juga sebagai importir dan memasarkan
produk makanan sehat seperti gandum giling, biji chia, kacang kenari, macadamia, hazelnut dan
produk lainnya yang berkaitan dengan makanan sehat dan bernutrisi. Pelanggan CSM antara
lain toko roti, hotel, restoran, katering, produsen es krim dan makanan sehat serta bisnis online.
Pelanggan utama CSM antara lain Salad Stop, J.Co, BreadTalk, Cold Stone, KFC, Krispy
Kreme, Dunkin Donuts, Sour Sally, A&W, Tous les Jours dan Mister Donut.
Visi CSM yaitu menjadi perusahaan distribusi bahan-bahan makanan dan minuman yang sehat
dan bernutrisi dengan harga yang kompetitif dan pelayanan yang terbaik di Indonesia. Misi CSM
antara lain:
▪ Menjual produk yang bermutu;
▪ Memberikan pelayanan yang memuaskan;
▪ Menghasilkan keuntungan untuk mencapai kesejahteraan bersama;
▪ Mengimplementasikan kaizen (pengembangan yang terus menerus).
2.4 DATA KEUANGAN HISTORIS
Berikut ini merupakan tabel ringkasan Laporan Keuangan CSM untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Dra Suhartati & Rekan dengan
pendapat wajar dengan pengecualian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 yang telah diaudit oleh KAP Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat
wajar tanpa modifikasian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
telah diaudit oleh KAP Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan pendapat wajar tanpa
modifikasian; untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit
oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan dengan pendapat wajar tanpa
modifikasian; serta tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh
KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa
modifikasian:
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2023 2024
2020 2021 2022
Operating Highlight
Penjualan 57.120.863.369 48.833.014.650 51.993.497.631 73.310.091.059 60.989.399.676
Laba Bruto 4.564.286.211 4.206.929.666 4.561.908.484 8.097.593.794 6.797.843.177
Laba Usaha 2.031.432.865 1.840.015.730 607.782.092 2.960.538.366 2.194.383.624
Laba Bersih Tahun Berjalan 2.346.222.624 1.411.742.846 289.599.418 2.251.648.157 1.595.684.643
Laba Komprehensif 2.346.222.624 1.411.742.846 289.599.418 2.253.310.234 1.674.708.700
EBITDA 2.172.400.385 1.981.402.554 931.304.936 3.243.435.673 2.314.101.353
Financial Position
Aset 12.342.893.423 14.226.495.016 16.397.833.431 16.596.772.390 18.097.255.895
Aset Lancar 11.857.609.167 13.792.179.840 15.835.580.351 15.994.686.865 17.530.867.444
Aset Tidak Lancar 485.284.256 434.315.176 562.253.080 602.085.525 566.388.451
Liabilitas 5.338.221.702 5.810.080.449 7.971.819.446 6.137.448.171 6.840.222.976
Liabilitas Lancar 5.338.221.702 5.810.080.449 7.777.619.249 5.910.901.702 6.676.185.918
Liabilitas Tidak Lancar - - 194.200.197 226.546.469 164.037.058
Ekuitas 7.004.671.721 8.416.414.567 8.426.013.985 10.459.324.219 11.257.032.919
Key Performance Ratio
Marjin Laba Bruto 7,99% 8,61% 8,77% 11,05% 11,15%
Marjin Laba Usaha 3,56% 3,77% 1,17% 4,04% 3,60%
Marjin Laba Bersih Tahun Berjalan 4,11% 2,89% 0,56% 3,07% 2,62%
Marjin EBITDA 3,80% 4,06% 1,79% 4,42% 3,79%
Return on Assets (ROA) 19,01% 9,92% 1,77% 13,57% 8,82%
Return on Equity (ROE) 33,50% 16,77% 3,44% 21,53% 14,18%
Rasio Lancar 2,22x 2,37x 2,04x 2,71x 2,63x
Rasio Liabilitas terhadap Aset 0,43x 0,41x 0,49x 0,37x 0,38x
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 0,76x 0,69x 0,95x 0,59x 0,61x
Keterangan: EBITDA = Earning Before Interest Tax Depreciation & Amortization
Penilaian Ekuitas/Saham 8
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 15
Berikut ini adalah analisis dan pembahasan manajemen mengenai hal-hal lain yang perlu
diungkapkan dalam Laporan ini:
➢ CSM telah memberikan fasilitas asuransi jiwa dan klaim kesehatan kepada karyawannya
melalui kerjasama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja;
➢ CSM memiliki asuransi persediaan atas risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko
kerugian lainnya dengan PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk berjangka waktu dari tanggal
29 Juni 2024 hingga 29 Juni 2025;
➢ Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan informasi dari manajemen, sampai dengan saat ini tidak terdapat
aset dan liabilitas di luar neraca (kontijensi);
➢ Penjualan CSM berasal dari penjualan barang jadi. Penjualan CSM untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah
sebesar Rp 60.989.399.676 dan Rp 73.310.091.059;
➢ Sebagai Wajib Pajak, CSM memiliki kewajiban perpajakan untuk Pajak Penghasilan (PPh)
dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). CSM telah memenuhi kewajiban perpajakannya
sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku. Sampai
dengan tanggal laporan ini diterbitkan, berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit
untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan informasi dari manajemen, CSM
tidak memiliki tunggakan pajak.
➢ CSM tidak memiliki ekuitas dan hak yang melekat seperti saham preferen. Ekuitas CSM
hanya berupa saham biasa (common share).
Aset
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023, 31 Desember
2022, 31 Desember 2021, dan 31 Desember 2020, total aset CSM secara berturut-turut adalah
sebesar Rp 18.097.255.895, Rp 16.596.772.390, Rp 16.397.833.431, Rp 14.226.495.016, dan
Rp 12.342.893.423
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2024, mengalami peningkatan
sekitar 9,04% atau naik sebesar Rp 1.500.483.505 dibandingkan dengan total aset per 31
Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya peningkatan pada akun
kas dan kas di bank sebesar Rp 1.102.037.021, uang muka kepada pemasok sebesar
Rp 596.531.108 dan piutang usaha sebesar Rp 501.544.426, serta penurunan pada akun
persediaan sebesar Rp 670.748.570.
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2023, mengalami peningkatan
sekitar 1,21% atau naik sebesar Rp 198.938.959 dibandingkan dengan total aset per
31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya peningkatan pada akun
kas dan kas di bank sebesar Rp 2.810.740.718, serta penurunan pada akun piutang usaha neto
sebesar Rp 1.466.846.487 dan uang muka kepada pemasok sebesar Rp 1.109.376.676.
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2022, mengalami peningkatan
sekitar 15,26% atau naik sebesar Rp 2.171.338.415 dibandingkan dengan total aset per
31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya peningkatan pada akun
piutang usaha neto sebesar Rp 2.292.938.326.
Penilaian Ekuitas/Saham 9
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 16
Jumlah aset di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2021, mengalami peningkatan
sekitar 15,26% atau naik sebesar Rp 1.883.601.593 dibandingkan dengan total aset per
31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya peningkatan pada akun
kas dan kas di bank sebesar Rp 2.288.613.597 dan piutang usaha neto sebesar
Rp 797.274.791 serta penurunan pada akun uang muka pemasok sebesar Rp 692.559.876 dan
piutang lain-lain dari pihak ketiga sebesar Rp 389.770.788.
Liabilitas
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023, 31 Desember
2022, 31 Desember 2021, dan 31 Desember 2020, total liabilitas CSM secara berturut-turut
adalah sebesar Rp 6.840.222.976, Rp 6.137.448.171, Rp 7.971.819.446, Rp 5.810.080.449,
dan Rp 5.338.221.702
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2024, mengalami
peningkatan sekitar 11,45% atau naik sebesar Rp 702.774.805 dibandingkan dengan jumlah
liabilitas per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan
pada akun utang lain-lain sebesar Rp 829.389.987 dan utang usaha sebesar Rp 123.678.202,
serta penurunan pada akun utang pajak sebesar Rp 208.105.471.
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2023, mengalami penurunan
lebih dari 20% yaitu sekitar 23,01% atau turun sebesar Rp 1.834.371.275 dibandingkan dengan
jumlah liabilitas per 31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan akun utang usaha sebesar Rp 2.180.073.886 serta peningkatan pada akun utang
pajak sebesar Rp 183.144.275 dan utang lain-lain sebesar Rp 122.150.428.
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan lebih dari 20% yaitu sekitar 37,21% atau naik sebesar Rp 2.161.738.997
dibandingkan dengan jumlah liabilitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut disebabkan
oleh peningkatan akun utang usaha sebesar Rp 1.821.674.824 dan liabilitas sewa sebesar
Rp 200.000.000.
Jumlah liabilitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan sekitar 8,84% atau naik sebesar Rp 471.858.747 dibandingkan dengan jumlah
liabilitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan
akun utang usaha sebesar Rp 1.219.678.781, serta penurunan pada akun utang bank sebesar
Rp 538.637.987 dan utang pajak sebesar Rp 267.653.354.
Ekuitas
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 31 Desember 2023, 31 Desember
2022, 31 Desember 2021, dan 31 Desember 2020, total ekuitas CSM secara berturut-turut
adalah sebesar Rp 11.257.032.919, Rp 10.459.324.219, Rp 8.426.013.985, Rp 8.416.414.567,
dan Rp 7.004.671.721.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2024, mengalami peningkatan
yaitu sekitar 7,63% atau naik sekitar Rp 797.708.700 dibandingkan dengan total ekuitas per
31 Desember 2023. Peningkatan tersebut disebabkan oleh laba tahun berjalan sebesar
Rp 1.595.684.643, penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 79.024.057 dan pembayaran
dividen sebesar Rp 877.000.000.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2023, mengalami peningkatan
lebih dari 20% yaitu sekitar 24,13% atau naik sebesar Rp 2.033.310.234 dibandingkan dengan
Penilaian Ekuitas/Saham 10
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 17
total ekuitas per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut disebabkan oleh penghasilan
komprehensif neto tahun berjalan sebesar Rp 2.253.310.234 dan pembayaran dividen sebesar
Rp 220.000.000.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2022, mengalami sedikit
peningkatan sekitar 0,11% atau naik sebesar Rp 9.599.418 dibandingkan dengan total ekuitas
per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut disebabkan oleh laba komprehensif tahun
berjalan sebesar Rp 289.599.418 dan pembayaran dividen sebesar Rp 280.000.000.
Jumlah ekuitas di dalam posisi keuangan CSM per 31 Desember 2021, mengalami peningkatan
lebih dari 20% yaitu sekitar 20,15% atau naik sebesar Rp 1.411.742.846 dibandingkan dengan
total ekuitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut disebabkan oleh laba komprehensif
tahun berjalan.
Berikut adalah penjelasan analisis rasio historis CSM:
▪ Marjin laba bruto merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM dalam memperoleh
laba bruto dari pendapatan usaha yang diperoleh dan beban pokok pendapatan yang
dikeluarkan. Marjin laba bruto pada tahun 2024 mengalami sedikit peningkatan menjadi
11,15% dari 11,05% di tahun 2023 yang disebabkan oleh adanya penurunan beban pokok
penjualan. Marjin laba bruto pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 11,05% dari
8,77% di tahun 2022 yang disebabkan oleh peningkatan penjualan.
Marjin laba bruto pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 8,77% dari 8,61% di
tahun 2021 yang disebabkan oleh adanya peningkatan penjualan. Marjin laba bruto pada
tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 8,61% dari 7,99% di tahun 2020 yang
disebabkan oleh adanya penurunan beban pokok penjualan.
▪ Marjin laba usaha merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM dalam memperoleh
laba usaha dari penjualan yang diperoleh dan beban operasional yang dikeluarkan. Marjin
laba usaha pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 3,60% dari 4,04% di tahun 2023
yang disebabkan oleh peningkatan beban umum dan administrasi. Marjin laba usaha pada
tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 4,04% dari 1,17% di tahun 2022 yang
disebabkan oleh peningkatan marjin laba bruto.
Marjin laba usaha pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 1,17% dari 3,77% di
tahun 2021 yang disebabkan oleh adanya peningkatan beban operasional terutama pada
beban jasa manajemen. Marjin laba usaha pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi
3,77% dari 3,56% di tahun 2020 yang disebabkan oleh peningkatan marjin laba bruto.
▪ Marjin laba bersih tahun berjalan merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM dalam
memperoleh laba tahun berjalan dari seluruh penjualan yang diperoleh dan beban yang
dikeluarkan. Marjin laba bersih tahun berjalan pada tahun 2024 mengalami penurunan
menjadi 2,62% dari 3,07% di tahun 2023 yang disebabkan oleh adanya penurunan marjin
laba usaha. Marjin laba bersih tahun berjalan pada tahun 2023 mengalami peningkatan
menjadi 3,07% dari 0,56% di tahun 2022 yang disebabkan adanya peningkatan marjin laba
usaha.
Marjin laba bersih tahun berjalan pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 0,56% dari
2,89% di tahun 2021 yang disebabkan adanya penurunan marjin laba usaha. Marjin laba
bersih tahun berjalan pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 2,89% dari 4,11% di
tahun 2020 yang disebabkan adanya penurunan marjin laba usaha dan penurunan
pendapatan lain-lain.
Penilaian Ekuitas/Saham 11
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 18
▪ Marjin EBITDA merupakan rasio untuk mengukur kemampuan CSM dalam memperoleh laba
usaha dari penjualan yang diperoleh dan beban operasional yang dikeluarkan selain beban
depresiasi dan amortisasi. Marjin EBITDA pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi
3,79% dari 4,42% di tahun 2023 yang disebabkan adanya penurunan marjin laba usaha.
Marjin EBITDA pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 4,42% dari 1,79% di tahun
2022 yang disebabkan adanya peningkatan marjin laba usaha.
Marjin EBITDA pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 1,79% dari 4,06% di tahun
2021 yang disebabkan adanya penurunan marjin laba usaha dan penyusutan. Marjin EBITDA
pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 4,06% dari 3,80% di tahun 2020 yang
disebabkan adanya peningkatan marjin laba usaha.
▪ Rasio lancar merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan dalam memenuhi liabilitas
jangka pendek dengan aset lancar yang dimiliki CSM. Rasio lancar pada tahun 2024
mengalami penurunan menjadi 2,63x dari 2,71x di tahun 2023 yang disebabkan adanya
peningkatan liabilitas jangka pendek terutama pada akun utang lain-lain. Rasio lancar pada
tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 2,71x dari 2,04x di tahun 2022 yang disebabkan
adanya penurunan liabilitas jangka pendek terutama pada akun utang usaha.
Rasio lancar pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 2,04x dari 2,37x di tahun 2021
yang disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek terutama pada akun utang usaha.
Rasio lancar pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 2,37x dari 2,22x di tahun
2020 yang disebabkan oleh peningkatan aset lancar terutama pada akun kas dan kas di
bank.
▪ Rasio liabilitas terhadap aset merupakan perbandingan antara liabilitas dan aset dalam
pendanaan perusahaan dan menunjukkan jumlah aset yang diperoleh melalui liabilitas. Rasio
liabilitas terhadap aset pada tahun 2024 mengalami sedikit peningkatan menjadi 0,38x dari
0,37x di tahun 2023 yang disebabkan oleh peningkatan liabilitas terutama pada akun utang
lain-lain. Rasio liabilitas terhadap aset pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 0,37x
dari 0,49x di tahun 2022 yang disebabkan adanya penurunan liabilitas terutama pada akun
utang usaha.
Rasio liabilitas terhadap aset pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 0,49x dari
0,41x di tahun 2021 yang disebabkan oleh peningkatan liabilitas terutama pada akun utang
usaha. Rasio liabilitas terhadap aset pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 0,41x
dari 0,43x di tahun 2020 yang disebabkan oleh peningkatan aset terutama pada akun kas
dan kas di bank.
▪ Rasio liabilitas terhadap ekuitas merupakan perbandingan antara liabilitas dan ekuitas dalam
pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri untuk memenuhi
seluruh liabilitasnya. Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada tahun 2024 mengalami
peningkatan menjadi 0,61x dari 0,59x di tahun 2023 yang disebabkan adanya peningkatan
liabilitas terutama pada akun utang lain-lain. Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada tahun
2023 mengalami penurunan menjadi 0,59x dari 0,95x di tahun 2022 yang disebabkan adanya
peningkatan ekuitas terutama pada akun saldo laba.
Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 0,95x dari
0,69x di tahun 2021 yang disebabkan oleh adanya peningkatan liabilitas terutama pada akun
utang usaha. Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada tahun 2021 mengalami penurunan
Penilaian Ekuitas/Saham 12
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 19
menjadi 0,69x dari 0,76x di tahun 2020 yang disebabkan oleh peningkatan ekuitas terutama
pada akun saldo laba.
2.5 PERBANDINGAN INFORMASI KEUANGAN (COMMON SIZE)
Berikut ini merupakan perbandingan laporan keuangan CSM dalam bentuk common size
statement percentage untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020-2024:
(dalam Persentase)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
Laba Rugi
Penjualan 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Beban Pokok Penjualan -92,01 -91,39 -91,23 -88,95 -88,85
Laba Bruto 7,99 8,61 8,77 11,05 11,15
Laba Usaha 3,56 3,77 1,17 4,04 3,60
Laba Bersih Tahun Berjalan 4,11 2,89 0,56 3,07 2,62
Laba Komprehensif 4,11 2,89 0,56 3,07 2,75
EBITDA 3,80 4,06 1,79 4,42 3,79
Posisi Keuangan
Aset 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Aset Lancar 96,07 96,95 96,57 96,37 96,87
Aset Tidak Lancar 3,93 3,05 3,43 3,63 3,13
Liabilitas 43,25 40,84 48,62 36,97 37,80
Liabilitas Jangka Pendek 43,25 40,84 47,43 35,61 36,89
Liabilitas Jangka Panjang 0,00 0,00 1,18 1,37 0,91
Ekuitas 56,75 59,16 51,38 63,03 62,20
Berdasarkan tabel di atas, berikut adalah uraian common size statement percentage:
▪ Beban pokok penjualan terhadap penjualan berkisar antara 88,85% – 92,01%;
▪ Laba bruto terhadap penjualan berkisar antara 7,99% – 11,15%;
▪ Laba usaha terhadap penjualan berkisar antara 1,17% – 4,04%;
▪ Laba bersih tahun berjalan terhadap penjualan berkisar antara 0,56% – 4,11%;
▪ Laba komprehensif terhadap penjualan berkisar antara 0,56% – 4,11%;
▪ EBITDA terhadap penjualan berkisar antara 1,79% – 4,42%;
▪ Liabilitas terhadap total aset berkisar antara 36,97% – 48,62%;
▪ Ekuitas terhadap total aset berkisar antara 51,38% – 63,03%.
Berdasarkan analisis kami, perusahaan publik pembanding belum terlalu dapat dianggap
sebanding dan sepadan dengan kondisi CSM. Berikut ini merupakan perbandingan informasi
keuangan lima perusahaan publik yang bergerak dalam industri food wholesalers dalam bentuk
common size statement percentage untuk tahun yang berakhir pada tahun 2020 hingga 2024:
Penilaian Ekuitas/Saham 13
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 20
Audited Audited Audited Audited Audited
No Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024
1 PT Tigaraksa Satria Tbk (“TGKA”)
Laba Rugi
Penjualan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Penjualan 86,53% 87,29% 89,14% 90,23% 90,34%
Laba Usaha 5,26% 4,69% 4,26% 3,67% 3,22%
Laba Neto Tahun Berjalan 3,83% 4,03% 3,69% 3,10% 3,01%
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 3,78% 4,13% 3,73% 3,02% 3,04%
EBITDA 6,23% 5,52% 4,64% 4,05% 3,83%
Posisi Keuangan
Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas 52,45% 48,28% 51,06% 51,81% 50,41%
Ekuitas 47,55% 51,72% 48,94% 48,19% 49,59%
2 PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk ("KMDS”)
Laba Rugi
Penjualan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Penjualan 66,33% 71,39% 66,91% 68,04% 67,57%
Laba Usaha 15,26% 15,67% 19,40% 17,84% 18,75%
Laba Neto Tahun Berjalan 11,92% 14,28% 15,11% 15,15% 15,59%
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 11,84% 14,04% 15,26% 15,18% 15,61%
EBITDA 16,33% 16,07% 19,80% 18,55% 19,47%
Posisi Keuangan
Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas 10,71% 19,39% 20,68% 15,31% 13,87%
Ekuitas 89,29% 80,61% 79,32% 84,69% 86,13%
3 PT Wahana Pronatural Tbk ("WAPO")
Laba Rugi
Penjualan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Penjualan 99,24% 98,65% 99,16% 97,17% 98,84%
Laba Usaha -1,13% -0,87% -1,81% -0,09% 0,02%
Laba/Rugi Neto Tahun Berjalan -0,64% -0,50% -1,23% 0,05% 0,03%
Laba/Rugi Komprehensif Tahun Berjalan -0,71% -0,49% -1,23% 0,06% 0,04%
EBITDA 11,08% 0,03% -1,21% 0,24% 0,10%
Posisi Keuangan
Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas 17,28% 25,31% 27,17% 45,99% 16,80%
Ekuitas 82,72% 74,69% 72,83% 54,01% 83,20%
4 PT Estika Tata Tiara Tbk ("BEEF")
Laba Rugi
Penjualan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Penjualan 131,17% 91,00% 88,90% 82,31% 93,70%
Laba/Rugi Usaha -43,09% -37,66% -97,55% 4,95% 3,34%
Laba/Rugi Neto Tahun Berjalan -48,18% -127,49% -239,51% 9,33% 2,09%
Laba/Rugi Komprehensif Tahun Berjalan -48,11% -127,61% -235,01% 9,29% 2,09%
EBITDA -41,70% -30,86% -71,38% 6,71% 3,74%
Posisi Keuangan
Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas 98,93% 125,89% 143,30% 79,64% 88,06%
Ekuitas 1,07% -25,89% -43,30% 20,36% 11,94%
5 PT FKS Multi Agro Tbk ("FISH")
Laba Rugi
Penjualan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Penjualan 94,12% 94,51% 94,58% 94,93% 95,88%
Laba Usaha 3,02% 3,03% 3,22% 3,07% 1,79%
Laba Neto Tahun Berjalan 1,97% 2,07% 2,10% 1,77% 0,74%
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 1,87% 2,12% 1,68% 1,87% 0,49%
EBITDA 3,63% 3,62% 3,71% 3,61% 2,38%
Posisi Keuangan
Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas 69,85% 71,23% 63,73% 63,60% 66,49%
Ekuitas 30,15% 28,77% 36,27% 36,40% 33,51%
Berdasarkan tabel di atas, berikut adalah uraian common size statement percentage dari
lima perusahaan pembanding:
Penilaian Ekuitas/Saham 14
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 21
Keterangan TGKA (%) KMDS (%) WAPO (%) BEEF (%) FISH(%)
Beban pokok penjualan
86,53 - 90,34 66,33 - 71,39 97,17 - 99,24 82,31 - 131,17 94,12 – 95,88
terhadap penjualan
Laba (rugi) usaha terhadap
3,22 - 5,26 15,26 – 19,40 (1,81) - 0,02 (97,55) – 4,95 1,79 – 3,22
penjualan
Laba (rugi) tahun berjalan
3,01 - 4,03 11,92 – 15,59 (1,23) - 0,05 (239,51) - 9,33 0,74 – 2,10
terhadap penjualan
Laba (rugi) komprehensif
3,02 - 4,13 11,84 – 15,61 (1,23) - 0,06 (235,01) - 9,29 0,49 – 2,12
terhadap penjualan
EBITDA terhadap penjualan 3,83 - 6,23 16,07 – 19,80 (1,21) - 11,08 (71,38) – 6,71 2,38 – 3,71
Liabilitas terhadap total aset 48,28 – 52,45 10,71 – 20,68 16,80 - 45,99 79,64 - 143,30 63,60 – 71,23
Ekuitas terhadap total aset 47,55 - 51,72 79,32 - 89,29 54,01 – 83,20 (43,30) – 20,36 28,77 – 36,40
Berdasarkan analisis kami terhadap lima perusahaan publik yang bergerak dalam industri Food
Wholesalers di atas, diperoleh marjin laba (rugi) tahun berjalan yang berkisar antara (239,51%)-
15,59%, sedangkan marjin laba bersih tahun berjalan CSM adalah berkisar antara 0,56% –
4,11% yang mencerminkan cukup optimalnya keuntungan yang diperoleh oleh CSM.
Penilaian Ekuitas/Saham 15
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 22
3. TINJAUAN INDUSTRI DAN PROSPEK USAHA
3.1 EKONOMI SECARA UMUM
Berdasarkan laporan World Bank, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan tetap stabil sekitar
2,7% pada tahun 2025-2026. Namun, ekonomi global tampaknya akan berada pada tingkat
pertumbuhan rendah yang tidak akan cukup untuk mendorong pembangunan ekonomi
berkelanjutan dengan kemungkinan adanya hambatan lebih lanjut dari meningkatnya
ketidakpastian kebijakan dan pergeseran kebijakan perdagangan yang merugikan, ketegangan
geopolitik, inflasi yang terus-menerus, dan bencana alam terkait iklim.
Pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju diperkirakan akan stabil pada tahun 2025 sekitar
1,7%, karena aktivitas yang kuat di Amerika Serikat membantu mengimbangi pertumbuhan yang
lemah di tempat lain. Pada tahun 2026, pertumbuhan diperkirakan akan tetap berada di sekitar
1,7% di bawah laju pada dekade sebelum pandemi karena perlambatan yang diproyeksikan di
Amerika Serikat disertai dengan pemulihan yang moderat di Kawasan Eropa dan Jepang.
Pertumbuhan negara-negara Asia Timur dan Pasifik diperkirakan mengalami perlambatan
menjadi 4,6% pada tahun 2025 dan 4,1% pada tahun 2026, turun dari perkiraan 4,9% pada
tahun 2024, yang mencerminkan perlambatan lebih lanjut di Tiongkok. Di Tiongkok pertumbuhan
diperkirakan menurun dari 4,9% pada tahun 2024 menjadi 4,5% pada tahun 2025 dan 4,0%
pada tahun 2026, disebabkan oleh melemahnya permintaan domestik secara luas. Di Asia Timur
dan Pasifik (tidak termasuk Tiongkok), pertumbuhan meningkat menjadi sekitar 4,9% pada tahun
2025, dari 4,3% pada tahun 2023, didukung oleh pemulihan perdagangan barang global,
pemulihan berkelanjutan dalam pariwisata masuk dan permintaan domestik yang kuat (sumber:
World Bank, Global Economic Prospects, Januari 2025).
World Bank menyatakan Indonesia diperkirakan mengalami pertumbuhan ekonomi sekitar 5,1%
pada tahun 2025 dan 2026. International Monetary Fund (IMF) menyatakan pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada tahun 2024 mencapai sekitar 5% dan diproyeksikan akan tumbuh di
angka 5,1% pada tahun 2025 dan 2026. Organisation for Economic Cooperation and
Development (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 dan
2026 mencapai sekitar 4,9% dan 5%. Asian Development Bank menyatakan Indonesia
diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan ekonomi sekitar 5% pada tahun 2025. Bank
Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 4,8%-5,6% pada tahun 2025.
Kementerian Keuangan menargetkan pertumbuhan sebesar 5,2% dengan inflasi akan dijaga
pada kisaran 2,5% untuk tahun 2025.
Berikut adalah kondisi ekonomi makro Indonesia secara umum:
Realisasi
Realisasi Realisasi Realisasi APBN
Indikator Sementara
2021 2022 2023 2025
2024
Pertumbuhan ekonomi riil (%) 3,69 5,01 5,05 5,0 5,2
Inflasi (%) 1,8 5,51 2,61 1,57 2,5
Nilai tukar rata-rata (Rp/USD) 14.312 14.871 15.255 16.162 16.000
SBN 10 tahun 6,35 7,23 6,74 7,0 7,0
Rata-rata harga minyak dunia (USD/ barel) 68 97 78 71,6 82
Produksi minyak (juta barel/hari) 0,658 0,607 0,607 0,572 0,605
Sumber: Departemen Keuangan
Penilaian Ekuitas/Saham 16
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 23
3.2 INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada triwulan IV 2024
mengalami pertumbuhan yang positif sebesar 5,03% (year-on-year/yoy), melambat dibanding
capaian periode yang sama tahun 2023 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,05% yoy.
Salah satu sektor industri yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi Indonesia yaitu industri pengolahan yang berkontribusi sebesar 18,98% terhadap
Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan IV 2024, meningkat dari 18,67% pada periode yang
sama tahun 2023. Industri pengolahan juga mengalami pertumbuhan sekitar 4,43% yoy,
menurun dibandingkan pertumbuhan periode yang sama tahun 2023 yang sekitar 4,64% yoy.
Berikut merupakan pertumbuhan yoy PDB industri pengolahan selama tahun 2020-2024 (dalam
persentase):
Sumber: BPS (Laju Pertumbuhan PDB seri 2010)
Industri pengolahan nonmigas juga mengalami pertumbuhan sekitar 4,75% yoy, lebih tinggi
dibandingkan pertumbuhan di periode yang sama tahun 2023 yang sekitar 4,69% yoy.
Pertumbuhan dari sektor ini didorong oleh permintaan domestik untuk konsumsi dari industri
makanan dan minuman (mamin) yang mengalami pertumbuhan sekitar 5,90% yoy pada tahun
2024, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sekitar 4,47% yoy (sumber:
https://www.antaranews.com/berita/4628753/bps-catat-industri-pengolahan-jadi-kontributor-
terbesar-ekonomi-2024).
Berikut merupakan pertumbuhan yoy PDB sektor industri mamin selama tahun 2020-2024
(dalam persentase):
Sumber: BPS (Laju Pertumbuhan PDB seri 2010)
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi Indonesia
mencapai Rp 1.714,2 triliun sepanjang tahun 2024 yang mengalami peningkatan sekitar 20,81%
yoy dibandingkan pencapaian tahun 2023 yang sebesar Rp 1.418,9 triliun. Pada tahun 2024,
realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 814 triliun atau tumbuh sekitar
20,61% yoy dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 674,9 triliun. Sementara realisasi
Penilaian Ekuitas/Saham 17
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 24
Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 900,2 triliun pada tahun 2024 juga tumbuh sekitar
20,99% yoy dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp 744 triliun. Selama tahun 2024, realisasi
PMDN industri makanan mencapai sebesar Rp 34,48 triliun atau mengalami penurunan sekitar
37,08% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar Rp 54,8 triliun.
Berikut merupakan 10 sektor industri dengan realisasi investasi tertinggi selama tahun 2024:
PMDN PMA
Investasi Investasi
No. Bidang Usaha No. Bidang Usaha
(Miliar Rp) (Juta USD)
Transportasi, Gudang, dan Logam dasar, barang logam,
1 120.082,6 1 13.556,9
Telekomunikasi bukan mesin dan peralatannya
2 Pertambangan 106.858,7 2 Pertambangan 5.188,4
Perumahan, Kawasan Industri dan
3 76.517,4 3 Kertas dan Percetakan 4.777,1
Perkantoran
Transportasi, Gudang dan
4 Jasa Lainnya 66.337,0 4 4.654,2
Telekomunikasi
5 Makanan 65.941,3 5 Kimia dan Farmasi 4.126,1
6 Perdagangan dan Reparasi 65.299,5 6 Jasa Lainnya 3.632,3
7 Listrik, Gas dan Air 46.311,8 7 Makanan 3.426,5
Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Perumahan, Kawasan Industri
8 45.501,6 8 3.089,5
Peternakan dan Perkantoran
Kendaraan Bermotor dan Alat
9 Kimia dan Farmasi 35.915,7 9 2.503,1
Transportasi Lain
Logam Dasar, Barang Logam, Bukan
10 35.087,6 10 Listrik, Gas dan Air 2.469,1
Mesin dan Peralatannya
Sumber: BKPM (Perkembangan Realisasi Investasi Berdasarkan Sektor Triwulan IV 2024, 31 Januari 2025)
Berdasarkan data Statistik Perdagangan Luar Negeri BPS, nilai ekspor industri makanan pada
tahun 2024 yaitu mencapai sebesar USD 41.273.997,8 atau menurun sekitar 0,64% dari periode
yang sama tahun 2023 yang sebesar USD 41.541.502,3. Berdasarkan volumenya, ekspor
industri makanan mengalami penurunan sekitar 12,78% menjadi 39.144.232,7 ribu ton
dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar 44.877.513,4 ton. Berikut
merupakan perkembangan ekspor industri makanan selama tahun 2020-2024:
Sumber: BPS (Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor menurut Kelompok Komoditi dan Negara, 2020-2024)
Konsumsi rumah tangga masih menjadi komponen pengeluaran utama yang mendorong
pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2024. BPS mencatat kontribusi konsumsi rumah
tangga mencapai 54,04% terhadap ekonomi Indonesia dan tumbuh sekitar 4,94%, meningkat
dibandingkan pertumbuhan tahun 2023 yang sekitar 4,82%. Pertumbuhan konsumsi rumah
tangga pada 2024 tumbuh seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas rumah tangga, serta
kelompok konsumsi restoran dan hotel seiring dengan meningkatnya kegiatan wisata selama
akhir tahun terutama saat libur sekolah dan libur hari besar keagamaan.
Penilaian Ekuitas/Saham 18
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 25
Berikut adalah tingkat pertumbuhan konsumsi rumah tangga selama tahun 2020-2024 (dalam
persentase):
Sumber : Kementerian Perdagangan
Berdasarkan data United States Department of Agriculture (USDA), produksi kacang tanah di
Indonesia diproyeksikan mengalami penurunan sekitar 4,5% dari 880 ribu ton di tahun
2023/2024 menjadi 840 ribu ton di tahun 2024/2025. Sementara luas lahan panen kacang tanah
di Indonesia diproyeksikan mengalami penurunan sekitar 3,85% menjadi 500 ribu hektar (ha) di
tahun 2024/2025 dibandingkan tahun 2023/2024 yang sebesar 520 ribu ha (sumber:
https://ipad.fas.usda.gov/country summary/Default.aspx?id=ID&crop=Peanut).
Berikut merupakan produksi kacang tanah di Indonesia dari tahun 2020 hingga proyeksi tahun
2025:
Tahun Area Produksi Yield
(Ribu Ha) (Ribu Ton) (Ton/ha)
2020/2021 545 970 1,78
2021/2022 545 960 1,76
2022/2023 540 930 1,72
2023/2024 520 880 1,69
2024/2025 500 840 1,68
Sumber : USDA (Foreign Agricultural Service)
Menurut Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI),
perilaku konsumen dalam mengkonsumsi makanan dan minuman juga telah berubah setelah
melewati momen pandemi. Konsumen akan lebih loyal pada produk-produk yang memberikan
nilai keamanan, kesehatan serta nilai fungsi produk. Salah satu tantangan terbesar yang
dihadapi adalah bagaimana Indonesia mampu mengedukasi konsumen untuk memilih makanan
yang lebih sehat, bukan sekadar murah. GAPMMI memprediksi pertumbuhan industri mamin
domestik dapat menembus 6% pada tahun 2025 atau mengalami kenaikan 0,5% hingga 1% dari
target pertumbuhan industri mamin nasional sepanjang tahun 2024 yang bisa mencapai 5%-
5,5% (sumber: https://www.antarafoto.com/id/view/2398906/prediksi-pertumbuhan-industri-
makanan-tahun-2025).
Berdasarkan data dari Mordor Intelligence, pasar industri makanan dan minuman berbasis
nabati di Indonesia diperkirakan mencapai USD 1,04 triliun pada tahun 2025, dan diharapkan
mencapai USD 1,36 triliun pada tahun 2030, tumbuh pada CAGR sebesar 5,44% selama
periode proyeksi tahun 2025-2030. Konsumen Indonesia banyak mengadopsi pola makan vegan
dan vegetarian. Pergeseran tersebut dipengaruhi oleh keinginan untuk meningkatkan
kesehatan, mengelola berat badan dan mengurangi risiko penyakit kronis. Selain itu, intoleransi
laktosa dan alergi makanan lainnya telah membuat alternatif makanan berbasis nabati lebih
populer di kalangan orang Indonesia (sumber: https://www.mordorintelligence.com/industry-
reports/indonesia-plant-based-food-and-beverages-market)
Penilaian Ekuitas/Saham 19
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 26
Pasar kacang-kacangan di Indonesia merupakan pasar yang kompetitif dengan banyak
produsen lokal yang bersaing dalam hal harga dan kualitas. Berdasarkan data Statista, pasar
produk kacang-kacangan di Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan sekitar
6,35% (CAGR 2025-2030). Untuk volume diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sekitar
3,9% pada tahun 2026 dan akan mencapai 367,94 juta kg pada tahun 2030. Terdapat minat
yang meningkat pada makanan kesehatan yang mengandung antioksidan tinggi yang ditemukan
pada kacang-kacangan yang dapat dimakan.
3.4 ANALISA SWOT
Kondisi industri yang positif dan negatif merefleksikan peluang dan ancaman yang dihadapi oleh
CSM. Mempertimbangkan hal-hal tersebut, maka CSM perlu menentukan strategi yang dapat
diimplementasikan atau digunakan dalam proyeksi keuangan.
Untuk melanjutkan kelangsungan usaha dan meningkatkan persaingan pasar, maka CSM
mengindentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki, sebagai berikut:
Kekuatan (Strengths)
• Telah diperolehnya laba bersih tahun berjalan selama 5 tahun terakhir;
Kelemahan (Weaknesses)
• Ketergantungan pada pasokan produk dari induk perusahaan;
Peluang (Opportunities)
• Pergeseran pola makan dan gaya hidup masyarakat pasca pandemi dalam mengkonsumsi
makanan dan minuman yang memberikan manfaat kesehatan;
Ancaman (Threats)
• Persaingan yang kompetitif;
• Faktor eksternal seperti gejolak perekonomian global, harga komoditas rendah, pandemi dan
tekanan terhadap nilai tukar Rupiah;
• Peraturan pemerintah yang dapat berubah-ubah.
3.5 RISIKO USAHA
Berikut adalah risiko usaha yang dimiliki oleh CSM:
1. Risiko perubahan pola konsumsi atas produk makanan dan minuman
Masyarakat dan konsumen produk makanan dan minuman semakin terbuka terhadap
informasi dan perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi informasi/digital dan
teknologi pengolahan makanan dan minuman juga semakin banyak ragam pilihan produk
makanan dan minuman. Masyarakat dan konsumen juga semakin sadar akan aspek
kesehatan dan pengaruh kualitas/jenis produk yang di konsumsi pada kondisi kesehatan
mereka. Untuk mitigasi risiko ini, CSM akan terus melakukan riset pasar terhadap produk-
produk yang didistribusikan.
Penilaian Ekuitas/Saham 20
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 27
2. Risiko Operasional
Risiko Operasional CSM terkait dengan ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses
internal, kesalahan sumber daya manusia (SDM), sistem dan infrastruktur yang kurang
memadai, gangguan pada rantai pasokan maupun kejadian eksternal yang dapat
mempengaruhi operasional CSM. Untuk mengatasi risiko tersebut, manajemen CSM akan
mengelola, mengendalikan dan memantau sumber risiko tersebut secara proaktif serta
peningkatan pemahaman standard operating procedure (SOP) yang berlaku agar tidak
menimbulkan kerugian terhadap kinerja usaha CSM.
3. Risiko Kredit
Risiko kredit merupakan risiko kerugian yang mungkin timbul pada saldo instrumen
keuangan yang beredar seandainya pihak yang terkait gagal dalam memenuhi
kewajibannya. Eksposur CSM atas risiko kredit yang dapat timbul terutama dari piutang
usaha dan piutang lainnya. Untuk aset keuangan lainnya (termasuk kas di bank), CSM
meminimalkan risiko kredit dengan bertransaksi secara eksklusif dengan pihak-pihak yang
memiliki peringkat kredit yang tinggi. CSM juga melakukan transaksi perdagangan hanya
dengan pihak ketiga yang diakui dan terpercaya.
4. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas merupakan risiko kerugian yang timbul karena CSM tidak memiliki arus kas
yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya. Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen
CSM memantau dan menjaga jumlah kas dan bank yang dianggap memadai untuk
membiayai operasional dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga
melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal
jatuh tempo liabilitas.
5. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang asing merupakan risiko atas perubahan nilai tukar Rupiah
sebagai mata uang pelaporan terhadap mata uang asing. Perubahan nilai tukar mata uang
asing akan mempengaruhi kinerja CSM secara langsung maupun tidak langsung. Dampak
dari risiko ini apabila pelemahan rupiah terhadap mata uang asing yang digunakan untuk
suatu transaksi yang sangat dalam, dapat mempengaruhi biaya operasional dan juga
pendapatan bersih arus kas dari kegiatan usaha CSM. CSM memitigasi risiko ini dengan
senantiasa memantau pergerakan mata uang asing terhadap mata uang Rupiah.
6. Risiko Tidak Diperpanjang Kontrak oleh Pelanggan
Kegiatan usaha CSM dalam bidang distribusi dan importir bahan makanan sangat
dipengaruhi oleh pelanggan, dimana berpotensi terjadi pemutusan atau tidak diperpanjang
kontrak oleh pelanggan dengan alasan apapun. Dalam memitigasi risiko ini, manajemen
CSM selalu melakukan pengecekan profil bisnis maupun selektif terkait latar belakang sektor
usaha pelanggan sebelum menandatangani kontrak dan selalu menjaga hubungan yang aktif
dan baik dengan pelanggan untuk mengetahui minat dan kebutuhan pelanggan.
7. Risiko Persaingan Usaha
Kegiatan usaha CSM tidak terlepas dari persaingan dengan perusahaan-perusahaan lain
yang menjalankan usaha yang sejenis, terutama perusahaan yang bergerak dalam bidang
distribusi dan penjualan produk sejenis. Hadirnya para pesaing tersebut dapat berpengaruh
pada tingkat pendapatan, kegiatan usaha, kondisi keuangan, kinerja serta prospek usaha
CSM. Untuk mengatasi risiko tersebut, CSM akan terus berupaya untuk melakukan berbagai
Penilaian Ekuitas/Saham 21
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 28
upaya pengembangan pada kegiatan usaha yang dimilikinya, mencermati karakteristik
konsumen dan peta persaingan di Indonesia agar menghasilkan keuntungan yang baik dan
terus memiliki daya saing dengan perusahaan lain yang sejenis.
8. Risiko Kebijakan Pemerintah
Risiko yang dihadapi CSM berhubungan perubahan kebijakan atau peraturan perundang-
undangan di Indonesia terkait industri mamin serta bila terdapat ketidakstabilan sosial atau
politik, ekonomi, hukum dan perundangan atau perkembangan di dalam atau luar negeri
yang dapat memberikan dampak buruk terhadap Indonesia seperti kegiatan terorisme,
separatis, pertentangan agama, etnis maupun kerusuhan. Penyebab risiko tersebut berada
di luar kendali CSM, namun manajemen berkeyakinan bahwa CSM memiliki kemampuan
dalam menjalankan usaha di Indonesia dan memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan
perusahaan lain yang menjalankan usaha sejenis di Indonesia.
9. Risiko Pemogokan Tenaga Kerja
SDM merupakan faktor yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan bisnis CSM,
sekaligus menentukan pencapaian visi dan misi CSM. Untuk meningkatkan motivasi kerja
dan menghindari pemogokan tenaga kerja yang tidak diantisipasi sebelumnya yang dapat
berakibat pada penurunan kinerja perusahaan dan meningkatnya biaya, CSM akan
senantiasa memperhatikan kesejahteraan karyawannya.
3.6 PERSAINGAN USAHA DAN STRATEGI BISNIS
Dalam kegiatan usaha, CSM sangat menyadari ketatnya persaingan usaha dalam bidang
perdagangan besar makanan dan minuman. Berikut adalah keterangan singkat mengenai
pesaing CSM:
➢ PT Tong Garden Food Indonesia (“TGF”)
TGF didirikan pada tahun 2011 adalah entitas anak dari Tong Garden Co. Ltd. (Singapura)
yang merupakan perusahaan makanan ringan yang berdiri sejak tahun 1963. TGF berfokus
pada produksi dan distribusi berbagai jenis camilan sehat dan berkualitas, seperti kacang
mete, kacang almond, kuaci, snack campuran (nuts mix), dan aneka camilan berbasis biji-
bijian. Selain itu, TGF juga menghadirkan produk inovatif seperti NOi Crispy Seaweed dan
NOi Mixed Vegetable Chips. Kantor pusat TGF berlokasi di Epiwalk Office Suite Lantai 5
Blok B515, Komplek Rasuna Epicentrum, Jalan H.R. Rasuna Said, Karet Kuningan,
Jakarta Selatan.
➢ PT Organik Sehat Alami (“OSA”)
OSA didirikan pada tahun 2017 bergerak di bidang usaha retail dan e-commerce untuk
produk pertanian organik dan olahannya. OSA merupakan anak perusahaan dari Topindo
Group dan beroperasi baik secara online melalui situs webnya maupun secara offline.
OSA menawarkan berbagai macam produk seperti makanan, kecantikan, perawatan kulit,
perawatan bayi dan perlengkapan rumah tangga. Produk OSA 100% organik dan diimpor
dengan berbagai mereka terkenal seperti Nature's Answer, Dr. Bronner dan Numi. Kantor
OSA berlokasi di Komplek KOSTRAD, Jl. Darma Putra Raya No. 2, Kebayoran Lama,
Jakarta Selatan, 12240.
Penilaian Ekuitas/Saham 22
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 29
➢ PT Indospirit Natura (“ISN”)
ISN didirikan pada tahun 2004 dengan membuka toko organik pertamanya dengan merek
Healthy Choice. ISN bergerak pada industri makanan dan minuman serta merupakan
perusahaan produsen, distributor dan importir produk makanan organik. ISN mengelola
beberapa brand mulai dari brand lokal yang dikenal dengan Healthy Choice dan beberapa
merk impor seperti Bob’s Red Mill, Bragg, Woodstock, Little Etoile, Ceres Organic, Chateau
dan Redmond Real Salt Shakers.
ISN aktif dalam berbagai komunitas organik di Indonesia untuk memberikan edukasi
pentingnya penerapan pola hidup sehat. ISN memiliki kantor yang berlokasi di The
Prominence Office Tower, Jl. Jalur Sutera Barat No.15 Lt. 17B, Tangerang, Banten, 15143.
➢ PT Ekacitta Dian Persada (“EDP”)
EDP didirikan sejak tanggal 1 Oktober 1996 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang
bahan baku untuk berbagai industri, menyediakan bahan baku farmasi, bahan baku
kosmetik, dan bahan baku makanan seperti kacang-kacangan, serat makanan, penambah
rasa, produk susu, rempah-rempah dan pemanis buatan. Untuk meningkatkan layanan
kepada pelanggan di luar Jakarta, EDP memperluas kegiatan dengan mendirikan 5 kantor
pemasaran di 5 kota besar di Indonesia. EDP memiliki kantor yang berlokasi di
Perkantoran Citta Graha, Jl. Panjang (Arteri) No. 26 Blok 1A-B, Kedoya Selatan, Jakarta
Barat 11520.
➢ PT Prambanan Kencana (“PKC”)
PKC didirikan pada tahun 1953 yang bergerak di bidang distribusi dan impor bahan baku
makanan dan minuman, melayani berbagai industri termasuk layanan makanan,
manufaktur makanan dan ritel. Produk yang didistribusikan oleh PKC antara lain bahan
baku roti dan kue, produk susu, minyak dan lemak, serta bahan perasa dan aditif. PKC
menjadi pemasok bagi beberapa merek ternama dalam industri food service seperti
Starbucks, Auntie Anne’s, J.CO, Dunkin’ Donuts, The Harvest, Pizza HUT, dan sejenisnya.
Sementara dalam industri makanan, PKC bekerja sama dengan perusahaan besar seperti
Indofood, Nestlé, Mayora, Ajinomoto, Nutrifood, Garudafood, Siantar Top dan Sari Roti.
PKC memiliki sertifikasi dalam keamanan dan kualitas pangan yaitu ISO-9001, HACCP dan
sertifikasi HALAL di setiap produk. PKC memiliki kantor yang berlokasi di Jl. Tanah Abang
2 No. 36, Jakarta 10160.
Beberapa strategi bisnis yang akan dijalankan oleh CSM antara lain:
➢ Menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan dan pemasok untuk kontrak yang
berkesinambungan serta membuka peluang untuk kontrak baru;
➢ Melakukan pengembangan dan peningkatan terhadap kualitas SDM untuk menunjang
pertumbuhan bisnis CSM;
➢ Memanfaatkan teknologi dengan baik untuk memperluas pangsa pasar secara digital dan
melakukan digital marketing.
Penilaian Ekuitas/Saham 23
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 30
4. DESKRIPSI OBJEK PENILAIAN
4.1 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN
KJPP Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”) ditunjuk oleh PT Gunanusa Eramandiri Tbk (“Perseroan”)
berdasarkan Surat Penugasan No. 030R/VIII/SV/24/KJPPID&R tertanggal 26 Agustus 2024,
Addendum I Surat Penugasan No. 017R/ID&R/SK/0912/24 tertanggal 13 Januari 2025 dan
Addendum II Surat Penugasan No. 020/ID&R/SK/2105/25 tertanggal 21 Mei 2025, dengan
maksud untuk melakukan penilaian atas 19,96% ekuitas/saham CSM.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen bahwa penilaian ditujukan
untuk rencana penambahan penyertaan kepemilikan saham CSM oleh Perseroan, maka untuk
mengakomodir tujuan di atas, penilaian ini didasarkan pada standar Nilai Pasar.
Laporan ini disiapkan secara objektif dan karenanya tidak sah di bawah kondisi lainnya, dan
tidak dapat digunakan maupun dikutip untuk tujuan lainnya tanpa persetujuan tertulis dari ID&R.
Ruang lingkup penilaian ekuitas/saham sesuai surat penugasan kami mencakup antara lain:
▪ Menganalisis kegiatan operasional bisnis dan kondisi keuangan Objek Penilaian;
▪ Memperoleh pemahaman atas kondisi pasar dan prospek industri terkait;
▪ Mereviu rencana bisnis termasuk proyeksi keuangan dan asumsi yang digunakan;
▪ Menentukan metode penilaian yang dapat diaplikasikan berdasarkan karakteristik Objek
Penilaian dan industri terkait;
▪ Menyusun laporan penilaian usaha Objek Penilaian.
4.2 PENGERTIAN NILAI
Untuk memperoleh pemahaman tentang penugasan penilaian yang akan dilakukan maka harus
dirumuskan dan didefinisikan terlebih dahulu nilai yang akan diperoleh, karena hal ini akan
terkait dengan tujuan penilaian dan mempengaruhi pendekatan dan metode penilaian yang
dipilih.
Di dalam penilaian bisnis, terdapat tiga jenis nilai yang dapat digunakan, yaitu:
1. Nilai Pasar
Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas
pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan.
2. Nilai Investasi
Nilai investasi adalah nilai dari aset bagi pemilik atau calon pemilik untuk investasi individu
atau tujuan operasional. Nilai investasi merupakan dasar nilai yang spesifik dari entitas. Nilai
investasi mencerminkan keadaan dan tujuan keuangan dari entitas yang dinilai. Hal ini sering
digunakan untuk mengukur kinerja investasi.
Penilaian Ekuitas/Saham 24
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 31
3. Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari penjualan aset atau dibayarkan untuk
pengalihan liabilitas dalam transaksi yang teratur diantara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran.
4.3 DASAR PENILAIAN YANG DIGUNAKAN
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen dan berbagai asumsi yang
digunakan dalam rencana bisnis CSM, maka penilaian ini didasarkan pada standar Nilai Pasar
(Market Value).
4.4 TANGGAL PENILAIAN DAN INSPEKSI
Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Desember 2024, dimana batas
tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Hasil pelaksanaan
inspeksi berupa kunjungan lokasi ke CSM pada tanggal 30 Januari 2025.
Penilaian Ekuitas/Saham 25
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 32
5. PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN
5.1 PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN YANG UMUM DIGUNAKAN
Untuk penilaian bisnis, prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan
dan metode penilaian bisnis yang berlaku umum dalam penilaian perusahaan atau ekuitas
sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal. Berikut adalah pendekatan dan metode penilaian usaha yang
umum digunakan :
1. Pendekatan Aset (Asset Based Approach)
Pendekatan aset adalah pendekatan penilaian berdasarkan laporan keuangan historis objek
penilaian yang telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan liabilitas menjadi
Nilai Pasar sesuai dengan premis nilai yang digunakan dalam penilaian bisnis. Pendekatan
aset dapat digunakan untuk memperoleh indikasi nilai dari suatu entitas, kapital yang
diinvestasikan, struktur permodalan, dan/atau nilai aset bersih perusahaan (ekuitas). Indikasi
nilai ekuitas atau estimasi nilai aset bersih diperoleh dari selisih antara nilai aset termasuk
aset takberwujud dengan nilai liabilitas, atas dasar nilai yang disesuaikan. Penilaian dengan
mengaplikasikan pendekatan aset akan menghasilkan nilai mayoritas.
2. Pendekatan Pasar (Market Approach)
Pendekatan pasar adalah pendekatan penilaian dengan cara membandingkan objek
penilaian dengan objek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia informasi harga
transaksi atau penawaran. Pendekatan pasar membandingkan perusahaan yang dinilai
dengan perusahaan sebanding, kepentingan kepemilikan perusahaan dan surat berharga
yang dijualbelikan di pasar serta transaksi relevan atas saham perusahaan yang sebanding.
Transaksi sebelumnya atau penawaran atas komponen perusahaan juga dapat merupakan
indikasi nilai.
3. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
Pendekatan pendapatan adalah pendekatan penilaian dengan cara mengkonversi manfaat
ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek penilaian dengan
tingkat diskonto tertentu. Pendekatan pendapatan memperkirakan nilai dengan
mengantisipasi dan mengkuantifikasi kemampuan objek penilaian dalam menghasilkan
imbal balik yang akan diterima di masa yang akan datang.
Pemilihan dan kepercayaan atas ketepatan pendekatan dan metode dan prosedur bergantung
pada pertimbangan penilai dan bukan didasarkan pada suatu formula yang baku. Penilaian ini
didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dalam POJK 35/2020
mengenai “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”, yang dikeluarkan
tanggal 02 Juli 2020.
5.2 PEMILIHAN METODOLOGI PENILAIAN
Dengan memperhitungkan bahwa CSM akan terus beroperasi di masa depan sebagai suatu
entitas usaha yang berkesinambungan (as a going concern), maka pendekatan pendapatan
lebih tepat digunakan. Dari berbagai pendekatan dan metode penilaian ekuitas yang ada, maka
kami menggunakan pendekatan pendapatan (income approach) dengan Discounted Economic
Income method atau Discounted Cash Flow (DCF) Valuation method sebagai metode utama.
Penilaian Ekuitas/Saham 26
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 33
Berdasarkan metode penilaian DCF yang akan digunakan, operasi CSM diproyeksikan sesuai
dengan skenario pengembangan bisnis. Pendapatan mendatang (future income, cash flow)
yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto, sesuai dengan tingkat
risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari pendapatan mendatang tersebut, dengan asumsi
going concern, yaitu CSM berjalan terus walaupun pemilik berganti.
Pendekatan dan metode kedua adalah pendekatan pasar (market approach) dengan metode
pembanding perusahaan tercatat di bursa efek atau Guideline Publicly Traded Company (GCM)
method. Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan karena data
perusahaan terbuka yang ada di bursa efek diperkirakan dapat digunakan sebagai data
pembanding atas penilaian saham CSM.
5.3 PEMILIHAN ARUS KAS
Untuk penilaian dengan menggunakan Metode DCF, terdapat 3 (tiga) pilihan arus kas untuk
didiskonto yaitu dividen, arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas bersih untuk perusahaan.
Dalam penilaian ini, Arus Kas Bersih (“AKB”) yang akan digunakan sebagai economic income
yang didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah AKB untuk perusahaan/ bisnis (Free
Cash Flow to the Firm/ Invested Capital).
Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari kewajiban penyediaan
pengeluaran barang modal (capital expenditure), baik untuk mempertahankan operasi
perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan untuk penggantian (reserve for
replacement), modal kerja, dan untuk pertumbuhan melalui penyediaan dana tambahan
pengeluaran barang modal, yang dihitung sebagai berikut:
Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)
- Pajak Penghasilan atas EBIT
+ Penyusutan & Amortisasi
- Capital Expenditure
+ (Kenaikan)/ Penurunan Modal Kerja Bersih
= Arus Kas Bersih untuk perusahaan (Free Cash Flow to the Firm/ Invested Capital)
Alasan pemilihan arus kas bersih untuk perusahaan adalah karena kondisi pada masa yang
akan datang yang mana tidak akan mengalami perubahan dalam struktur permodalannya. Oleh
karena itu dalam proyeksi yang disusun tidak diperhitungkan adanya penyesuaian terhadap
paduan struktur modal antara ekuitas dan pinjaman (tingkat diskonto hanya menggunakan
tingkat biaya modal).
5.4 PENENTUAN TINGKAT DISKONTO
Dalam menghitung tingkat diskonto (discount factor) untuk AKB digunakan tingkat diskonto
berdasarkan Biaya Modal Rata-rata Tertimbang (Weighted Average Cost of Capital/ WACC)
dengan formula sebagai berikut:
WACC = [ ke x We ] + [ kd (1-t) x Wd ]
Penilaian Ekuitas/Saham 27
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 34
Dimana :
ke = biaya modal untuk ekuitas
kd = biaya modal untuk utang
We = bobot ekuitas dalam struktur kapital
Wd = bobot utang dalam struktur kapital
t = tarif pajak
5.4.1 Penentuan Biaya Modal Untuk Ekuitas
Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset Pricing
Model (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah
premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut:
Ke = Rf + ß (Rm-Rf) - CDS
Ke = Rf + ß . Rp - CDS
Dimana :
Rf = tingkat pengembalian untuk investasi bebas risiko
Rm = tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
Rp = selisih antara Rm dengan Rf
CDS = country default spread
ß = sensitivitas antara tingkat pengembalian investasi dengan pasar
Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak
memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk penilaian ini, dikarenakan Objek Penilaian adalah
bisnis CSM yang bersifat going concern sehingga digunakan tingkat suku bunga Surat Utang
Negara (SUN) yang jatuh tempo selama 30 tahun sebesar 7,11% per tanggal 30 Desember
2024.
CDS (Country Default Spread), adalah tingkat (rating) gagal bayar obligasi yang dikeluarkan
pemerintah yang dalam penilaian ini diaplikasikan 1,89% berdasarkan rating Indonesia Baa2
oleh lembaga independen Moody’s (sumber: www.moodys.com).
Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
dengan tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk
premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk premium. Dengan
mengikutkan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-
perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas di pasar negara berkembang (emerging
market).
Untuk memperoleh gambaran mengenai ERP, digunakan pendekatan sebagai berikut :
Hasil penelitian yang dilakukan oleh Aswath Damodaran mengenai “Country Default Spreads
and Risk Premiums” yang diterbitkan pada bulan Januari 2025 menyatakan bahwa pasar pada
negara dengan emerging market umumnya 1,35 kali lebih volatil dibandingkan dengan Amerika
Serikat. Dengan menerapkan rasio volatilitas pasar Indonesia ke pasar Amerika Serikat dengan
cara mengalikannya, maka diperoleh tingkat premi risiko untuk pasar Indonesia adalah sebesar
6,87%.
Penilaian Ekuitas/Saham 28
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 35
ß (Beta), adalah pengukur tingkat sensitivitas pengembalian investasi terhadap pengembalian
pasar saham secara keseluruhan. Beta CSM akan dihitung dengan mengacu kepada
(unlevered) beta Damodaran dari industri Food Wholesalers sebesar 0,36 yang kemudian
disesuaikan (relevered) dengan struktur kapital atau tingkat leverage pasar untuk memperoleh
beta yang sesuai, dengan formula sebagai berikut:
ßL = ßU x [ 1 + (1 – t) x DER]
Dimana :
ßL = beta levered, yaitu beta yang mengacu pada portfolio pasar dengan
pengaruh utang
ßU = beta unlevered, yaitu beta yang mengacu pada portfolio pasar tanpa
pengaruh utang
t = tingkat pajak
DER = rasio utang terhadap ekuitas
Dengan menggunakan formula di atas, maka beta unlevered akan dijadikan levered dengan
menggunakan struktur utang terhadap ekuitas yaitu 44:56, sehingga diperoleh beta untuk CSM
sebesar 0,58.
Perhitungan Cost of Equity
Keterangan
Rf 7,11%
Rm-Rf 6,87%
ß 0,58
CDS 1,89%
Total 9,19%
5.4.2 Penentuan Biaya Modal Untuk Utang
Karena perhitungan nilai ekuitas dilakukan dengan mendiskonto tingkat balikan terhadap
keseluruhan modal (Free Cash Flow to the Firm/ Invested Capital), maka tingkat diskonto yang
digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang
berasal dari utang berbunga (interest bearing debt) maupun yang berasal dari ekuitas.
Dalam penilaian ini, biaya modal untuk utang digunakan tingkat bunga pinjaman investasi rata-
rata Bank Persero dalam mata uang Rupiah yang berlaku di pasar selama bulan Desember
2024 yaitu sebesar 9,21% (sumber: http://www.bi.go.id). Tingkat bunga pinjaman investasi
digunakan karena CSM memiliki utang berbunga.
5.4.3 Kesimpulan
Sebagaimana telah diuraikan di atas, diperoleh biaya modal untuk ekuitas sebesar 9,19% serta
biaya modal untuk utang sebesar 9,21%. Dengan menggunakan tarif pajak penghasilan sebesar
22%, maka diperoleh WACC sebesar 8,31% selama periode proyeksi.
Penilaian Ekuitas/Saham 29
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 36
6. PENENTUAN NILAI PASAR EKUITAS
6.1 PROYEKSI KEUANGAN
Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak ada perubahan pada kondisi pasar dan
perekonomian, peraturan perpajakan serta manajemen dan kebijakan akuntansi. Berdasarkan
analisa kami terhadap laporan audit CSM per 31 Desember 2024 dan keterangan dari
manajemen, CSM telah memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik. CSM juga tidak
memiliki ekuitas dan hak yang melekat seperti saham preferen. Ekuitas CSM hanya berupa
saham biasa (common share).
Penyesuaian (normalisasi) data laporan keuangan hanya dilakukan atas akun kas dan bank
menjadi aset non-operasional, berkaitan dengan penghitungan dalam metode Arus Kas
Terdiskonto (DCF). Selain itu tidak terdapat penyesuaian lain yang material yang perlu
dilakukan, karena CSM telah memenuhi ketentuan penyajian laporan keuangan yang diatur
dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia serta peraturan perundangan yang
berlaku lainnya.
Kami telah menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen, dan telah
melakukan penyesuaian terhadap proyeksi keuangan CSM untuk menggambarkan kondisi
kinerja dan operasi yang lebih wajar pada saat penilaian, namun terbatas pada kinerja
manajemen CSM dalam pencapaian proyeksi yang mungkin terjadi ataupun tidak terjadi. Secara
garis besar, tidak terdapat penyesuaian yang signifikan terhadap target kinerja CSM. Asumsi-
asumsi penting dalam penyusunan proyeksi keuangan CSM dapat diuraikan sebagai berikut:
Keterangan 2025P-2029P
Rata-rata hari penagihan 45
Rata-rata hari persediaan 25
Rata-rata hari pembayaran 45
Jumlah hari dalam setahun 360
Tarif Pajak Penghasilan 22%
Periode eksplisit proyeksi keuangan diasumsikan dari tahun 2025 sampai dengan tahun 2029.
Kami juga telah mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan usaha Objek Penilaian sesuai
dengan tingkat pendapatan ekonomis yang dihasilkan oleh Objek Penilaian dan kepentingan
usaha Objek Penilaian.
Penjualan
Penjualan CSM terdiri dari penjualan produk dan diskon penjualan. Untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024, penjualan CSM adalah sebesar Rp 60.989.399.676. Untuk
keperluan proyeksi, volume penjualan dan harga jual rata-rata diasumsikan mengalami
kenaikan sebesar 8% per tahun sesuai dengan rata-rata tingkat pertumbuhan historis CSM
tahun 2020-2024 yang sekitar 10,90%, CAGR historis emerging market-Food Wholesalers
(berdasarkan data Damodaran) tahun 2020-2024 yang sekitar 13,56% dan proyeksi CAGR
revenue-Nuts market di Indonesia tahun 2025-2030 (berdasarkan data Statista) yang sekitar
6,35%.
Penilaian Ekuitas/Saham 30
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 37
Asumsi dan proyeksi penjualan neto CSM selama periode proyeksi adalah sebagai berikut:
Keterangan 2025P 2026P 2027P 2028P 2029P
Asumsi
Volume Penjualan (kg) 904.673 949.907 997.402 1.047.272 1.099.636
Almond 343.826 361.017 379.068 398.021 417.923
Import 333.780 350.469 367.993 386.392 405.712
Peanut 160.794 168.834 177.275 186.139 195.446
Pasta 52.781 55.420 58.191 61.101 64.156
Cashew 11.738 12.325 12.941 13.588 14.268
Snack 494 518 544 571 600
Lain-lain 1.260 1.323 1.389 1.459 1.532
% kenaikan volume penjualan per tahun 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
Harga jual rata-rata per tahun (Rp/kg) 69.634 71.723 73.875 76.091 78.374
Almond 105.000 108.150 111.395 114.736 118.178
Import 50.000 51.500 53.045 54.636 56.275
Peanut 40.000 41.200 42.436 43.709 45.020
Pasta 42.000 43.260 44.558 45.895 47.271
Cashew 125.000 128.750 132.613 136.591 140.689
Snack 110.000 113.300 116.699 120.200 123.806
Lain-lain 28.000 28.840 29.705 30.596 31.514
% kenaikan harga jual rata-rata per tahun 3% 3% 3% 3%
Proyeksi Penjualan Neto (dalam Rp)
Almond 36.101.721.915 39.044.012.251 42.226.099.250 45.667.526.338 49.389.429.735
Import 16.689.015.525 18.049.170.290 19.520.177.669 21.111.072.149 22.831.624.529
Peanut 6.431.754.000 6.955.941.951 7.522.851.220 8.135.963.594 8.799.044.627
Pasta 2.216.818.800 2.397.489.532 2.592.884.929 2.804.205.051 3.032.747.762
Cashew 1.467.243.750 1.586.824.116 1.716.150.281 1.856.016.529 2.007.281.876
Snack 54.285.000 58.709.228 63.494.030 68.668.793 74.265.300
Lain-lain 35.280.000 38.155.320 41.264.979 44.628.074 48.265.262
Total 62.996.118.990 68.130.302.688 73.682.922.357 79.688.080.529 86.182.659.092
Beban Pokok Penjualan
Beban pokok penjualan terdiri atas pembelian, persediaan awal, barang rusak dan persediaan
akhir. Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024, beban pokok penjualan CSM adalah
sebesar Rp 54.191.556.499.
Berdasarkan rata-rata persentase historis selama tahun 2020-2024, beban pokok pendapatan
berkisar antara 88,85%-92,01% terhadap total penjualan neto. Untuk keperluan proyeksi, beban
pokok penjualan diasumsikan sebesar 89,00% terhadap penjualan neto selama periode
proyeksi. Asumsi dan proyeksi beban pokok penjualan CSM selama periode proyeksi adalah
sebagai berikut:
Keterangan 2025P 2026P 2027P 2028P 2029P
ASUMSI
% beban pokok penjualan terhadap penjualan 89,00% 89,00% 89,00% 89,00% 89,00%
PROYEKSI
Persediaan awal 3.450.924.337 3.893.510.132 4.210.831.208 4.554.013.951 4.925.166.088
Pembelian neto 56.509.131.696 60.953.290.468 65.920.983.641 71.293.543.808 77.103.967.628
Persediaan akhir (3.893.510.132) (4.210.831.208) (4.554.013.951) (4.925.166.088) (5.326.567.124)
Total 56.066.545.901 60.635.969.392 65.577.800.897 70.922.391.671 76.702.566.592
Penilaian Ekuitas/Saham 31
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 38
Beban Usaha
Beban usaha terdiri beban penjualan serta beban umum dan administrasi. Untuk tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2024, beban usaha CSM adalah sebesar Rp 4.306.878.206. Beban
penjualan terdiri dari komisi penjualan, pengangkutan dan ekspedisi, beban iklan dan sample.
Sementara beban umum dan administrasi terdiri dari beban gaji dan tunjangan karyawan, jasa
manajemen, outsourcing, perbaikan dan pemeliharaan, air dan listrik, jasa tenaga ahli, jasa
pekerja bangunan, pelatihan dan rekreasi karyawan, imbalan karyawan, internet, transportasi,
asuransi, pos dan materai, sewa gedung dan lain-lain.
Selama periode proyeksi, beban penjualan diasumsikan sebesar 0,85% terhadap total
penjualan berdasarkan rata-rata persentase historis yang berkisar 0,01% - 0,84%. Sementara
beban gaji dan tunjangan karyawan serta beban imbalan karyawan diasumsikan mengalami
kenaikan sebesar 6% per tahun, dan beban umum dan administrasi lainnya diasumsikan
mengalami kenaikan sebesar 3% per tahun. Untuk depresiasi disusutkan sesuai taksiran masa
manfaatnya.
6.2 TERMINAL VALUE DAN TINGKAT PERTUMBUHAN
Terminal Value diperoleh melalui kapitalisasi arus kas bersih periode kekal dengan tingkat
kapitalisasi (cap rate) yang sesuai dengan tingkat diskonto. Dalam hal ini, asumsi yang
digunakan terhadap subyek penilaian adalah bisnis CSM yang bersifat going concern, dimana
bisnis akan berjalan terus meskipun terjadi pergantian pada pemilik atau manajemen CSM.
Dalam penilaian ini, diasumsikan tidak terdapat tingkat pertumbuhan arus kas periode kekal.
6.3 PREMIUM FOR CONTROL (“CP”), DISCOUNT FOR LACK OF CONTROL (“DLOC”) DAN DISCOUNT FOR
LACK OF MARKETABILITY (“DLOM”)
CP adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari nilai suatu
ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas Objek Penilaian. Sedangkan DLOC
adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu
ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas Objek Penilaian (POJK
35/2020).
CP dan DLOC mencerminkan adanya penambahan atau pengurang terhadap nilai dari
penyertaan dalam perusahaan sebagai pengaruh dari adanya pengendalian dari pemilik yang
berada dalam posisi mayoritas. Penambahan ini diperhitungkan karena pemilik yang dalam
kondisi mayoritas memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan akan memperoleh manfaat
yang berbeda dari pemilik yang tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan seperti :
• Menentukan arah perkembangan jangka panjang objek penilaian.
• Memilih pengurus inti objek penilaian.
• Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
• Menentukan kebijakan investasi.
• Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
• Menentukan besarnya deviden yang akan dibayarkan.
• Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.
Penilaian Ekuitas/Saham 32
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 39
DLOM adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu
ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas Objek Penilaian (POJK 35/2020).
Untuk penilaian ekuitas CSM dengan metode DCF dengan penyertaan saham minoritas dan
indikasi nilai mayoritas, maka diaplikasikan penyesuaian terhadap diskon minoritas (DLOC) dan
kondisi ketidakmampuan untuk dipasarkan dengan cepat (DLOM) masing-masing sebesar 50%
dan 30%. Laporan Penilaian Saham CSM adalah penilaian atas kepemilikan saham non publik
dan bersifat non pengendali, yang berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020, DLOM
ditentukan antara 30% sampai dengan 50% dari indikasi nilai dan DLOC ditentukan antara 30%
sampai dengan 70% dari indikasi nilai.
Untuk penilaian menggunakan metode DCF yang menghasilkan indikasi nilai mayoritas, maka
untuk memperoleh indikasi nilai ekuitas CSM diaplikasikan diskon minoritas (DLOC) sebesar
50% dan diskon marketabilitas (DLOM) sebesar 30%. Pertimbangan DLOC tersebut
dikarenakan bahwa kepemilikan saham CSM yang dinilai sebesar 19,96% merupakan
kepemilikan saham minoritas. Selain itu, untuk penilaian menggunakan metode GCM yang
hanya dapat menghasilkan indikasi nilai minoritas, maka untuk memperoleh indikasi nilai ekuitas
CSM hanya diaplikasikan DLOM sebesar 30%. Pertimbangan besaran DLOM tersebut
dikarenakan CSM bukan merupakan perusahaan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di
Bursa Efek.
6.4 INDIKASI HASIL PENILAIAN
Metode Discounted Cash Flow (DCF)
Berdasarkan hasil kajian dan analisis di atas, berikut adalah Indikasi Nilai Pasar 19,96%
Ekuitas/Saham CSM per tanggal 31 Desember 2024 dengan menggunakan metode DCF
dengan premi risiko pasar 6,87% (lihat Apendiks 5):
Keterangan Nilai (Rp)
Nilai Bisnis 37.264.190.705
+/+ Kas dan Bank 5.622.314.314
-/- Utang berbunga (200.000.000)
Indikasi Nilai 100% Ekuitas 42.686.505.019
Indikasi Nilai 19,96% Ekuitas Sebelum DLOC 8.520.226.402
DLOC (50%) (4.260.113.201)
Indikasi Nilai 19,96% Ekuitas Sebelum DLOM 4.260.113.201
DLOM (30%) (1.278.033.960)
Nilai Pasar 19,96% Ekuitas 2.982.079.241
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (GCM)
Dalam metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek digunakan angka pengali
MVIC/BVIC atau perbandingan antara nilai pasar kapital yang diinvestasikan terhadap nilai buku
kapital yang diinvestasikan. Berikut uraian 8 (delapan) perusahaan pembanding berdasarkan
kriteria-kriteria yang telah ditetapkan dalam POJK 35/2020:
Penilaian Ekuitas/Saham 33
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 40
Kriteria No. 1
Sejenis
No. Perusahaan Industri Kegiatan Usaha Produk Risiko Usaha
(√/-)
Berusaha dalam bidang perdagangan besar makanan dan minuman Terkait dengan industri
PT Ciptapangan Sukses Makmur Food Wholesalers Makanan dan Minuman √
lainnya Food Wholesalers
Berusaha dalam bidang perkebunan tebu, industri gula pasir,
perdagangan besar gula, coklat, kembang gula, perdagangan besar Terkait dengan industri
1 PT Aman Agrindo Tbk Food Wholesalers Makanan dan Minuman √
bahan makanan dan minuman hasil pertanian lainnya, perdagangan Food Wholesalers
eceran hasil pertanian lainnya.
Berusaha dalam bidang perdagangan besar dan eceran, industri Terkait dengan industri
2 PT Kurniamitra Duta Sentosa, Tbk Food Wholesalers Makanan dan Minuman √
pengolahan dan aktivitas profesional, ilmiah dan teknis. Food Wholesalers
Terkait dengan industri
3 PT Segar Kumala Indonesia Tbk Food Wholesalers Berusaha dalam bidang perdagangan dan pengangkutan. Makanan √
Food Wholesalers
Berusaha dalam bidang perdagangan, perindustrian, pengangkutan dan
Terkait dengan industri
4 PT Tigaraksa Satria Tbk Food Wholesalers pergudangan, konstruksi, pertanian dan perkebunan, administrasi kantor Makanan dan Minuman √
Food Wholesalers
dan jasa.
Berusaha dalam bidang distribusi produk makanan dan minuman dan Makanan, Minuman, dan Terkait dengan industri
5 B & S International Holdings Ltd. Food Wholesalers √
jasa katering. Jasa Food Wholesalers
Berinvestasi dalam bidang pengadaan, impor, grosir, pengolahan,
pengemasan, pemasaran dan penyaluran beras dan produk pangan, Terkait dengan industri
6 Golden Resources Development International Limited Food Wholesalers Jasa √
usaha pertokoan, usaha bahan pengemasan, investasi surat berharga, Food Wholesalers
investasi properti, usaha hiburan eceran dan usaha investasi.
Bergerak dalam bidang bisnis grosir, bisnis eceran dan mal yang menjual Makanan, Minuman, dan Terkait dengan industri
7 CP Axtra Public Company Limited Food Wholesalers √
produk makanan dan non-makanan Jasa Food Wholesalers
Bergerak dalam bidang distribusi grosir, supplier, pengadaan, logistik, Terkait dengan industri
8 Metcash Limited Food Wholesalers Makanan dan Minuman √
pemasaran dan pengembangan ritel Food Wholesalers
Kriteria No. 2
Rata-rata Pertumbuhan Sebanding
No. Perusahaan DER
Pendapatan Laba Neto (√/-)
PT Ciptapangan Sukses Makmur -16,81% -29,13% 0,61 √/-
1 PT Aman Agrindo Tbk -17,02% -54,82% 0,47 √
2 PT Kurniamitra Duta Sentosa, Tbk 4,03% 7,11% 0,16 √
3 PT Segar Kumala Indonesia Tbk 24,24% -8,99% 1,07 √
4 PT Tigaraksa Satria Tbk -5,96% -8,77% 1,02 √
5 B & S International Holdings Ltd. 6,99% 20,05% 0,64 √
6 Golden Resources Development International Limited 0,61% -11,44% 0,53 √
7 CP Axtra Public Company Limited 4,58% 22,63% 0,83 √
8 Metcash Limited 0,69% -0,85% 2,79 √
Kriteria No. 3
Rata-rata Margin Sebanding
No. Perusahaan ROA ROE
EBIT EAT (√/-)
PT Ciptapangan Sukses Makmur 3,60% 2,62% 8,82% 14,18% √/-
1 PT Aman Agrindo Tbk 3,56% 0,48% 0,65% 0,97% √
2 PT Kurniamitra Duta Sentosa, Tbk 18,75% 15,59% 20,32% 23,59% √
3 PT Segar Kumala Indonesia Tbk 2,10% 1,59% 8,95% 18,53% √
4 PT Tigaraksa Satria Tbk 3,22% 3,01% 8,61% 17,35% √
5 B & S International Holdings Ltd. 8,14% 6,69% 13,04% 21,44% √
6 Golden Resources Development International Limited 7,19% 5,34% 5,32% 8,14% √
7 CP Axtra Public Company Limited 3,66% 2,07% 1,93% 3,53% √
8 Metcash Limited 4,40% 1,62% 4,45% 16,89% √
Penilaian Ekuitas/Saham 34
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 41
Kriteria No. 4 dan No. 5
No. Perusahaan Total Aset Sebanding Pangsa Pasar Sebanding
(juta Rp) (√/-) (juta Rp) (√/-)
PT Ciptapangan Sukses Makmur 18.097 √/- 60.989 √/-
1 PT Aman Agrindo Tbk 221.392 - 299.441 -
2 PT Kurniamitra Duta Sentosa, Tbk 270.081 - 351.938 -
3 PT Segar Kumala Indonesia Tbk 394.088 - 2.215.577 -
4 PT Tigaraksa Satria Tbk 4.676.250 - 13.363.660 -
5 B & S International Holdings Ltd. 541.549 - 1.055.347 -
6 Golden Resources Development International Limited 4.217.270 - 4.199.183 -
7 CP Axtra Public Company Limited 260.137.672 - 242.152.496 -
8 Metcash Limited 61.832.952 - 169.745.129 -
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa dari kelima kriteria yang ditetapkan dalam POJK 35/2020,
terdapat paling sedikit tiga kriteria yang harus dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan terbuka
yang bergerak dalam bidang industri Food Wholesalers. Dari delapan perusahaan pembanding
tersebut, diperoleh median angka pengali MVIC/BVIC sebesar 1,79.
Berdasarkan laporan keuangan CSM per 31 Desember 2024, total ekuitas CSM adalah sebesar
Rp 11.257.032.919 dan memiliki utang berbunga sebesar Rp 200.000.000 sehingga diperoleh
BVIC sebesar Rp 11.457.032.919. BVIC CSM kemudian dikalikan dengan median angka pengali
MVIC/BVIC yang sebesar 1,79 sehingga diperoleh nilai bisnis CSM sebesar Rp 20.461.230.317.
Berikut rincian perhitungan metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (lihat
Apendiks 6):
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(a) (b) (c) = (a) x (b) (d) (e) = (c) + (d) (f) (g) = (d) + (f)
Harga
No. Perusahaan Kapitalisasi Pasar Utang Berbunga MVIC Ekuitas BVIC
Jumlah Saham Saham MVIC / BVIC
(Rp) *) (Rp) **) (Rp) ***) (Rp) (Rp) ***) (Rp)
1 PT Aman Agrindo Tbk 1.070.362.500 334,00 357.501.075.000 70.327.997.664 427.829.072.664 150.134.587.576 220.462.585.240 1,94
2 PT Kurniamitra Duta Sentosa, Tbk 800.000.000 585,00 468.000.000.000 469.461.443 468.469.461.443 232.613.934.667 233.083.396.110 2,01
3 PT Segar Kumala Indonesia Tbk 1.000.000.000 1.960,00 1.960.000.000.000 3.521.821.684 1.963.521.821.684 190.377.531.595 193.899.353.279 10,13
4 PT Tigaraksa Satria Tbk 918.492.750 6.000,00 5.510.956.500.000 230.214.000.000 5.741.170.500.000 2.319.126.000.000 2.549.340.000.000 2,25
5 B & S International Holdings Ltd. 400.000.000 791,17 316.467.040.000 122.514.384.880 438.981.424.880 338.467.745.340 460.982.130.220 0,95
B & S International Holdings Ltd 1) 0,38 152.000.000 58.844.000 210.844.000 162.567.000 221.411.000
6 Golden Resources Development International Limited 1.697.406.458 791,17 1.342.932.993.600 886.676.103.460 2.229.609.097.060 2.830.864.297.440 3.717.540.400.900 0,60
Golden Resources Development International Limited 1) 0,38 645.014.454 425.873.000 1.070.887.454 1.359.672.000 1.785.545.000
7 CP Axtra Public Company Limited 10.428.000.000 12.970,46 135.255.904.740.000 71.789.207.520.000 207.045.112.260.000 142.135.768.640.246 213.924.976.160.246 0,97
CP Axtra Public Company Limited 2) 27,25 284.163.000.000 150.824.000.000 434.987.000.000 298.617.102.904 449.441.102.904
8 Metcash Limited 1.091.553.766 31.253,83 34.115.233.655.316 14.225.532.680.000 48.340.766.335.316 15.409.145.392.000 29.634.678.072.000 1,63
Metcash Limited 3) 3,10 3.383.816.675 1.411.000.000 4.794.816.675 1.528.400.000 2.939.400.000
Median 1,79
Book Value of Invested Capital (BVIC) 11.457.032.919
Total Nilai Bisnis 20.461.230.317
Ditambah: Kas dan Bank 5.622.314.314
Dikurang: Utang berbunga (200.000.000)
Indikasi Nilai 100% Ekuitas 25.883.544.631
Indikasi Nilai 19,96% Ekuitas sebelum DLOM 19,96% 5.166.355.508
Dikurang: Diskon Marketabilitas (DLOM) 30,00% (1.549.906.652)
Nilai Pasar 19,96% Ekuitas 3.616.448.856
Keterangan:
*) Harga saham merupakan harga penutupan (closing price) per 31 Desember 2024.
**) Kapitalisasi Pasar = harga saham per lembar x jumlah saham beredar (per 31 Desember 2024).
***) Utang berbunga dan ekuitas menggunakan laporan keuangan yang telah diaudit.
Penilaian Ekuitas/Saham 35
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 42
1) Laporan keuangan disajikan dalam mata uang HKD. Konversi ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI per 31 Desember
2024 yang sebesar Rp 2.082,02/HKD (sumber: bi.go.id).
2) Laporan keuangan disajikan dalam mata uang THB. Konversi ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI per 31 Desember
2024 yang sebesar Rp 475,98/THB (sumber: bi.go.id).
3) Laporan keuangan disajikan dalam mata uang AUD. Konversi ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI per 31 Desember
2024 yang sebesar Rp 10.081,88/AUD (sumber: bi.go.id).
6.5 REKONSILIASI DAN KESIMPULAN NILAI
Berikut adalah rekonsiliasi dan kesimpulan nilai CSM dengan menggunakan 2 (dua) metode
penilaian per tanggal 31 Desember 2024 (lihat Apendiks 7):
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Indikasi Nilai Nilai Rata-rata
Keterangan 19,96% Ekuitas Bobot Tertimbang
Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF) 2.982.079.241 90% 2.683.871.317
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (GCM) 3.616.448.856 10% 361.644.886
Nilai Pasar 19,96% Ekuitas 3.045.516.202
Jumlah saham yang beredar 499
Nilai Pasar per Saham 6.103.239
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait
dalam rangka menentukan nilai ekuitas/saham, dengan menerapkan pembobotan 90:10 atas
metode utama dan pembanding yang dihasilkan dari metode DCF dan GCM, maka diperoleh
nilai sebesar Rp 3.045.516.202 atau Rp 6.103.239 per saham sebagai Nilai Pasar 19,96%
Ekuitas/Saham CSM per tanggal 31 Desember 2024.
VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI
Jika terdapat perubahan rencana usaha yang menyebabkan terjadinya perubahan kondisi usaha
secara signifikan. Tidak terdapat kejadian penting (subsequent event) yang mempengaruhi
proyeksi pendapatan ekonomis dari tanggal penilaian per 31 Desember 2024 (cut-off date
penilaian) sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan ini. Jika ada, maka diperlukan
penilaian kembali nilai ekuitas CSM pada tanggal penilaian setelah tanggal kejadian penting
dimaksud.
Penilaian Ekuitas/Saham 36
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 43
7. SYARAT PEMBATASAN
1. Penilaian ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas ekuitas/saham yang dinilai sesuai
dengan data dan informasi yang terbatas kami peroleh dari manajemen CSM antara lain:
▪ Laporan Keuangan CSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
telah diaudit oleh KAP Dra Suhartati & Rekan dengan pendapat wajar dengan pengecualian;
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP Doli,
Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP Drs. Bambang
Sudaryono & Rekan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi
Bambang dan Rekan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian; serta tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Rekan seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa modifikasian;
▪ Data legalitas CSM antara lain akta pendirian, akta perubahan terakhir, Nomor Induk
Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Keterangan Terdaftar Wajib Pajak
dan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak;
▪ Proyeksi keuangan CSM untuk tahun 2025-2029;
▪ Hasil wawancara dan pelaksanaan inspeksi berupa kunjungan ke lokasi CSM tanggal
30 Januari 2025. Wawancara dilakukan dengan Ibu Indah Kriestiana selaku Finance
Accounting Manager;
▪ Data mengenai kegiatan CSM.
2. Bahwa mulai dari cut off date atas data yang kami terima hingga tanggal penilaian, tidak terdapat
perubahan yang signifikan dalam kinerja usaha CSM yang dapat mempengaruhi kesimpulan nilai
yang dihasilkan.
3. Seluruh data yang diberikan dan persetujuan penggunaan laporan keuangan, merupakan
tanggung jawab manajemen, dan membebaskan ID&R dan para pegawainya dari tanggung jawab
akibat kesalahan informasi.
4. Kami telah melakukan penelaahan atas data dan informasi yang disediakan oleh manajemen,
namun kami tidak berada dalam posisi untuk menguji kebenaran maupun ketepatan serta
meyakini kebenaran/keakuratan data dan informasi tersebut.
5. Kami telah melakukan penelaahan atas legalitas CSM yang disediakan oleh manajemen, namun
tidak termasuk klarifikasi atas keabsahan dokumen kepemilikan aset CSM.
6. Laporan penilaian ini digunakan sebagaimana tujuan penilaian kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional CSM, serta tidak dimaksudkan untuk
memberikan opini atau rekomendasi, selain untuk kepentingan yang telah dijelaskan sebelumnya.
7. Kami telah menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen CSM, dan telah
melakukan penyesuaian untuk menggambarkan kondisi kinerja dan operasi yang lebih wajar pada
saat penilaian, namun terbatas pada kinerja manajemen CSM dalam pencapaian proyeksi yang
mungkin terjadi ataupun tidak terjadi.
8. Kami bertanggungjawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan dalam
laporan penilaian ini.
9. Kami tidak mempunyai kepentingan terhadap aset, kepemilikan atau kepentingan bisnis yang
Penilaian Ekuitas/Saham 37
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 44
menjadi subyek dari penilaian ini, baik untuk saat ini maupun dimasa mendatang. Kami tidak
memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak berkenaan dengan subyek dari
laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
10. Kompensasi yang kami terima dari penugasan penilaian ini tidak dikaitkan dengan nilai yang
dilaporkan ataupun didasarkan pada hasil penilaian yang telah ditentukan sebelumnya.
11. Analisis, opini dan kesimpulan telah dibuat, dan laporan ini telah disusun sesuai dengan
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 (“POJK 35/2020”) mengenai “Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” yang dikeluarkan tanggal 02 Juli 2020, kecuali
dinyatakan lain.
12. Penilaian disusun berdasarkan kondisi pasar saat ini. Kejadian dimasa mendatang merupakan
suatu hal yang sulit diprediksi, sehingga perubahan kondisi pasar di kemudian hari mungkin dapat
mempengaruhi nilai yang ditentukan saat ini.
13. Tanda tangan pimpinan dan cap yang resmi merupakan syarat mutlak sahnya Certificate of
Appraisal ini dan Laporan yang terlampir.
14. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian, laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir
dari penilaian yang dilakukan.
Penilaian Ekuitas/Saham 38
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Page 45
LAMPIRAN
Page 46
Apendiks 1a
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Posisi Keuangan Historis
Per 31 Desember 2020 - 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
-4 -3 -2 -1 0
ASET
Aset Lancar
Kas dan Kas di bank 667.607.858 2.956.221.455 1.709.536.575 4.520.277.293 5.622.314.314
Piutang usaha 5.496.290.543 6.293.565.334 8.586.503.660 7.119.657.173 7.621.201.599
Piutang lain-lain 1.581.387.801 1.191.617.013 1.087.371.825 222.425.822 142.935.086
Persediaan 2.806.821.915 2.951.314.762 3.133.278.271 4.121.672.907 3.450.924.337
Pajak dibayar di muka - 21.867.663 114.986.255 - 85.386.050
Uang muka kepada pemasok 980.835.643 288.275.767 1.109.376.676 - 596.531.108
Biaya dibayar di muka 324.665.407 89.317.846 94.527.089 10.653.670 11.574.950
Jumlah Aset Lancar 11.857.609.167 13.792.179.840 15.835.580.351 15.994.686.865 17.530.867.444
Aset Tidak Lancar
Aset tetap - neto 485.284.256 434.315.176 339.388.946 305.683.604 233.648.106
Aset hak guna - Neto - - 183.333.333 183.333.333 166.666.666
Aset pajak tangguhan - - 39.530.801 113.068.588 166.073.679
Jumlah Aset Tidak Lancar 485.284.256 434.315.176 562.253.080 602.085.525 566.388.451
JUMLAH ASET 12.342.893.423 14.226.495.016 16.397.833.431 16.596.772.390 18.097.255.895
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 4.206.260.310 5.425.939.091 7.247.613.915 5.067.540.029 5.191.218.231
Utang lain-lain 67.591.786 185.223.093 188.715.569 310.865.997 1.140.255.984
Utang pajak 338.391.619 70.738.265 57.777.390 240.921.665 32.816.194
Beban akrual - - 33.661.817 77.059.274 111.895.509
Liabilitas sewa - - 200.000.000 200.000.000 200.000.000
Utang pembiayaan konsumen - bagian jangka pendek 187.340.000 128.180.000 49.850.558 14.514.737 -
Utang bank 538.637.987 - - - -
Jumlah liabilitas jangka pendek 5.338.221.702 5.810.080.449 7.777.619.249 5.910.901.702 6.676.185.918
Liabilitas Jangka Panjang
Utang pembiayaan konsumen - dikurangi bagian jangka pendek - - 14.514.737 - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan - - 179.685.460 226.546.469 164.037.058
Jumlah liabilitas jangka panjang - - 194.200.197 226.546.469 164.037.058
Jumlah Liabilitas 5.338.221.702 5.810.080.449 7.971.819.446 6.137.448.171 6.840.222.976
Ekuitas
Modal saham 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000
Tambahan modal disetor 691.631.000 691.631.000 691.631.000 691.631.000 691.631.000
Saldo laba 3.813.040.721 5.224.783.567 5.234.382.985 7.267.693.219 8.065.401.919
Jumlah Ekuitas 7.004.671.721 8.416.414.567 8.426.013.985 10.459.324.219 11.257.032.919
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 12.342.893.423 14.226.495.016 16.397.833.431 16.596.772.390 18.097.255.895
Page 47
Apendiks 1b
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Historis
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 - 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
-4 -3 -2 -1 0
Penjualan Neto 57.120.863.369 48.833.014.650 51.993.497.631 73.310.091.059 60.989.399.676
Beban Pokok Penjualan (52.556.577.158) (44.626.084.984) (47.431.589.147) (65.212.497.265) (54.191.556.499)
Laba Bruto 4.564.286.211 4.206.929.666 4.561.908.484 8.097.593.794 6.797.843.177
Beban Usaha (2.532.853.346) (3.154.937.366) (3.753.907.564) (4.341.159.610) (4.306.878.206)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain 1.118.195.688 788.023.430 (200.218.828) (795.895.818) (296.581.347)
Laba Usaha 3.149.628.553 1.840.015.730 607.782.092 2.960.538.366 2.194.383.624
Beban Keuangan (130.126.623) (44.827.247) (82.571.827) (41.599.776) (19.221.191)
Pendapatan Keuangan 5.562.814 6.718.741 3.990.392 4.556.889 14.414.602
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 3.025.064.744 1.801.907.224 529.200.657 2.923.495.479 2.189.577.035
Beban Pajak Penghasilan (678.842.120) (390.164.378) (239.601.239) (671.847.322) (593.892.392)
Laba Bersih Tahun Berjalan 2.346.222.624 1.411.742.846 289.599.418 2.251.648.157 1.595.684.643
Penyusutan 140.967.520 141.386.824 323.522.844 282.897.307 119.717.729
EBITDA 3.290.596.073 1.981.402.554 931.304.936 3.243.435.673 2.314.101.353
Apendiks 1c
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Laporan Arus Kas
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 - 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Audited Audited Audited Audited Audited
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024
-4 -3 -2 -1 0
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 58.351.930.846 48.035.739.860 49.700.559.305 74.489.535.889 61.795.086.409
Penerimaan dari bunga 1.126.799.497 822.066.320 - - -
Pembayaran untuk:
Pemasok (52.556.577.158) (44.626.084.984) (48.432.163.062) (67.294.634.982) (56.551.018.015)
Gaji dan tunjangan karyawan (704.308.725) (736.052.500) (1.168.404.714) (1.273.846.380) (1.125.867.128)
Beban usaha lainnya (4.271.858.060) (115.683.593) (699.041.584) (1.899.801.750) (1.361.664.298)
Penerimaan dari pendapatan keuangan - - 3.990.392 4.556.889 14.414.602
Pembayaran beban keuangan - - (82.571.827) (41.599.776) (19.221.191)
Pembayaran pajak penghasilan (678.842.298) (390.164.378) (278.892.245) (700.944.681) (754.572.370)
Bunga (133.167.618) (72.151.397) - - -
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 1.133.976.484 2.917.669.328 (956.523.735) 3.283.265.209 1.997.158.009
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Pembelian aset tetap (98.271.553) (90.417.744) (28.596.614) (49.191.965) (30.774.010)
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (98.271.553) (90.417.744) (28.596.614) (49.191.965) (30.774.010)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran dividen - - (280.000.000) (220.000.000) (877.000.000)
Pembayaran liabilitas sewa - - - (200.000.000) -
Penerimaan (pembayaran) pinjaman bank (984.969.325) (538.637.987) - - -
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan (984.969.325) (538.637.987) (280.000.000) (420.000.000) (877.000.000)
Pengaruh perubahan selisih kurs pada kas dan kas di bank - - 18.435.469 (3.332.527) 12.653.023
Kenaikan (Penurunan) Neto dalam kas dan kas di bank 50.735.606 2.288.613.597 (1.246.684.880) 2.810.740.717 1.102.037.022
Kas dan Kas di Bank pada awal tahun (1.405.975.052) 667.607.858 2.956.221.455 1.709.536.575 4.520.277.292
Kas dan kas di bank pada akhir tahun (1.355.239.446) 2.956.221.455 1.709.536.575 4.520.277.292 5.622.314.314
Page 48
Apendiks 2a
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Proyeksi Posisi Keuangan
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Aset
Aset Lancar
Kas dan Kas di bank 8.717.246.196 10.519.267.315 12.614.677.618 15.015.434.413 17.760.422.522
Piutang usaha 7.874.514.874 8.516.287.836 9.210.365.295 9.961.010.066 10.772.832.386
Piutang lain-lain 142.935.086 142.935.086 142.935.086 142.935.086 142.935.086
Persediaan 3.893.510.132 4.210.831.208 4.554.013.951 4.925.166.088 5.326.567.124
Pajak dibayar di muka 85.386.050 85.386.050 85.386.050 85.386.050 85.386.050
Uang muka kepada pemasok 596.531.108 596.531.108 596.531.108 596.531.108 596.531.108
Biaya dibayar di muka 11.574.950 11.574.950 11.574.950 11.574.950 11.574.950
Jumlah Aset Lancar 21.321.698.395 24.082.813.553 27.215.484.058 30.738.037.761 34.696.249.227
Aset Tidak Lancar
Aset tetap - neto 130.838.598 39.348.722 - - -
Aset hak guna - Neto 149.999.999 133.333.332 116.666.665 99.999.998 83.333.331
Aset pajak tangguhan 166.073.679 166.073.679 166.073.679 166.073.679 166.073.679
Jumlah Aset Tidak Lancar 446.912.276 338.755.733 282.740.344 266.073.677 249.407.010
Jumlah Aset 21.768.610.671 24.421.569.286 27.498.224.402 31.004.111.438 34.945.656.237
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 7.063.641.462 7.619.161.308 8.240.122.955 8.911.692.976 9.637.995.953
Utang lain-lain 1.140.255.984 1.140.255.984 1.140.255.984 1.140.255.984 1.140.255.984
Utang pajak 32.816.194 32.816.194 32.816.194 32.816.194 32.816.194
Beban akrual 111.895.509 111.895.509 111.895.509 111.895.509 111.895.509
Liabilitas sewa 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 8.548.609.149 9.104.128.995 9.725.090.642 10.396.660.663 11.122.963.640
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja karyawan 205.168.750 248.768.343 294.983.913 343.972.416 395.900.229
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 205.168.750 248.768.343 294.983.913 343.972.416 395.900.229
Jumlah Liabilitas 8.753.777.899 9.352.897.339 10.020.074.555 10.740.633.079 11.518.863.870
Ekuitas
Modal saham 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000 2.500.000.000
Tambahan modal disetor 691.631.000 691.631.000 691.631.000 691.631.000 691.631.000
Saldo laba 9.823.201.772 11.877.040.947 14.286.518.847 17.071.847.359 20.235.161.368
Jumlah Ekuitas 13.014.832.772 15.068.671.947 17.478.149.847 20.263.478.359 23.426.792.368
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 21.768.610.671 24.421.569.286 27.498.224.402 31.004.111.438 34.945.656.237
Page 49
Apendiks 2b
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Proyeksi Laba Rugi
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Penjualan Neto 62.996.118.990 68.130.302.688 73.682.922.357 79.688.080.529 86.182.659.092
Beban Pokok Penjualan (56.066.545.901) (60.635.969.392) (65.577.800.897) (70.922.391.671) (76.702.566.592)
Laba Bruto 6.929.573.089 7.494.333.296 8.105.121.459 8.765.688.858 9.480.092.500
Beban Usaha (4.675.983.533) (4.861.206.149) (5.016.047.228) (5.194.754.868) (5.424.561.720)
Laba Usaha 2.253.589.556 2.633.127.146 3.089.074.231 3.570.933.990 4.055.530.780
Beban Pajak Penghasilan (495.789.702) (579.287.972) (679.596.331) (785.605.478) (892.216.772)
Laba Bersih Tahun Berjalan 1.757.799.853 2.053.839.174 2.409.477.900 2.785.328.513 3.163.314.008
Penyusutan 319.476.175 308.156.543 256.015.389 216.666.667 216.666.667
EBITDA 2.573.065.731 2.941.283.689 3.345.089.620 3.787.600.657 4.272.197.447
Apendiks 2c
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Proyeksi Arus Kas
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan dari pelanggan 62.742.805.715 67.488.529.725 72.988.844.898 78.937.435.757 85.370.836.772
Pembayaran untuk pemasok (54.636.708.465) (60.397.770.621) (65.300.021.994) (70.621.973.787) (76.377.664.650)
Pembayaran beban usaha (4.315.375.666) (4.509.450.013) (4.713.816.270) (4.929.099.697) (5.155.967.240)
Pembayaran pajak penghasilan (495.789.702) (579.287.972) (679.596.331) (785.605.478) (892.216.772)
Arus kas bersih untuk aktivitas operasi 3.294.931.882 2.002.021.119 2.295.410.303 2.600.756.795 2.944.988.110
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus kas bersih dari (untuk) akivitas investasi - - - - -
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran liabilitas sewa (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000)
Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000) (200.000.000)
Kenaikan (Penurunan) Neto dalam Kas dan Kas di Bank 3.094.931.882 1.802.021.119 2.095.410.303 2.400.756.795 2.744.988.110
Kas dan Kas di Bank pada awal tahun 5.622.314.314 8.717.246.196 10.519.267.315 12.614.677.618 15.015.434.413
Kas dan Kas di Bank pada akhir tahun 8.717.246.196 10.519.267.315 12.614.677.618 15.015.434.413 17.760.422.522
Page 50
Apendiks 3
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Rasio Keuangan
2020-2029
Audited Audited Audited Audited Audited Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
-4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5
Kinerja
Jumlah saham beredar 2.500 2.500 2.500 2.500 2.500 2.500 2.500 2.500 2.500 2.500
Laba bersih per saham Rp 938.489 564.697 115.840 900.659 638.274 703.120 821.536 963.791 1.114.131 1.265.326
Nilai buku per saham Rp 2.801.869 3.366.566 3.370.406 4.183.730 4.502.813 5.205.933 6.027.469 6.991.260 8.105.391 9.370.717
Operasi
Marjin laba bruto 7,99% 8,61% 8,77% 11,05% 11,15% 11,00% 11,00% 11,00% 11,00% 11,00%
Marjin laba usaha 5,51% 3,77% 1,17% 4,04% 3,60% 3,58% 3,86% 4,19% 4,48% 4,71%
Marjin laba bersih tahun berjalan 4,11% 2,89% 0,56% 3,07% 2,62% 2,79% 3,01% 3,27% 3,50% 3,67%
Marjin EBITDA 5,76% 4,06% 1,79% 4,42% 3,79% 4,08% 4,32% 4,54% 4,75% 4,96%
Imbal hasil aset (ROA) 19,01% 9,92% 1,77% 13,57% 8,82% 8,07% 8,41% 8,76% 8,98% 9,05%
Imbal hasil ekuitas (ROE) 33,50% 16,77% 3,44% 21,53% 14,18% 13,51% 13,63% 13,79% 13,75% 13,50%
Likuiditas
Rasio lancar x 2,22 2,37 2,04 2,71 2,63 2,49 2,65 2,80 2,96 3,12
Quick ratio x 1,45 1,80 1,46 2,01 2,01 1,96 2,11 2,26 2,42 2,58
Solvabilitas
Rasio liabilitas terhadap aset x 0,43 0,41 0,49 0,37 0,38 0,40 0,38 0,36 0,35 0,33
Rasio liabilitas terhadap ekuitas x 0,76 0,69 0,95 0,59 0,61 0,67 0,62 0,57 0,53 0,49
Utilisasi Aset
Perputaran piutang usaha x 10,39 7,76 6,06 10,30 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
Rata-rata umur penagihan hari 35 46 59 35 45 45 45 45 45 45
Perputaran persediaan x 18,72 15,12 15,14 15,82 15,70 14,40 14,40 14,40 14,40 14,40
Rata-rata umur persediaan hari 19 24 24 23 23 25 25 25 25 25
Perputaran utang usaha x 12,90 8,25 6,57 13,06 10,31 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00
Rata-rata umur pembayaran hari 28 44 55 28 35 45 45 45 45 45
Perputaran aset x 4,63 3,43 3,17 4,42 3,37 2,89 2,79 2,68 2,57 2,47
Pertumbuhan
Penjualan -14,51% 6,47% 41,00% -16,81% 3,29% 8,15% 8,15% 8,15% 8,15%
Laba bersih tahun berjalan -39,83% -79,49% 677,50% -29,13% 10,16% 16,84% 17,32% 15,60% 13,57%
Aset 15,26% 15,26% 1,21% 9,04% 20,29% 12,19% 12,60% 12,75% 12,71%
Liabilitas 8,84% 37,21% -23,01% 11,45% 27,98% 6,84% 7,13% 7,19% 7,25%
Ekuitas 20,15% 0,11% 24,13% 7,63% 15,62% 15,78% 15,99% 15,94% 15,61%
Page 51
Apendiks 4
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Proyeksi Arus Kas Bersih
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
Penjualan Neto 62.996.118.990 68.130.302.688 73.682.922.357 79.688.080.529 86.182.659.092
Beban Pokok Penjualan (56.066.545.901) (60.635.969.392) (65.577.800.897) (70.922.391.671) (76.702.566.592)
Beban Usaha (4.675.983.533) (4.861.206.149) (5.016.047.228) (5.194.754.868) (5.424.561.720)
Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) 2.253.589.556 2.633.127.146 3.089.074.231 3.570.933.990 4.055.530.780
Beban pajak (495.789.702) (579.287.972) (679.596.331) (785.605.478) (892.216.772)
Laba operasi bersih setelah pajak 1.757.799.853 2.053.839.174 2.409.477.900 2.785.328.513 3.163.314.008
Depresiasi dan amortisasi 319.476.175 308.156.543 256.015.389 216.666.667 216.666.667
Arus Kas Kotor 2.077.276.028 2.361.995.717 2.665.493.289 3.001.995.180 3.379.980.675
Perubahan Investasi
Kenaikan/ (penurunan) modal kerja 1.217.655.853 (359.974.598) (370.082.986) (401.238.384) (434.992.566)
Investasi Kotor 1.217.655.853 (359.974.598) (370.082.986) (401.238.384) (434.992.566)
ARUS KAS BERSIH 3.294.931.882 2.002.021.119 2.295.410.303 2.600.756.795 2.944.988.110
Page 52
Apendiks 5
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF)
Per 31 Desember 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
TAHUN ARUS KAS BERSIH TINGKAT DISKONTO NILAI SEKARANG
2025 3.294.931.882 0,923 3.042.265.360
2026 2.002.021.119 0,853 1.706.750.184
2027 2.295.410.303 0,787 1.806.809.155
2028 2.600.756.795 0,727 1.890.176.458
2029 2.944.988.110 0,671 1.976.226.895
Terminal Value 40.000.093.629 0,671 26.841.962.652
Total Nilai Bisnis 37.264.190.705
Ditambah: Kas dan bank 5.622.314.314
Dikurang: Utang berbunga (200.000.000)
Indikasi Nilai 100% Ekuitas 42.686.505.019
Indikasi Nilai 19,96% Ekuitas Sebelum DLOC 19,96% 8.520.226.402
Dikurang: Diskon tanpa pengendalian (DLOC) 50% (4.260.113.201)
Indikasi Nilai 19,96% Ekuitas Sebelum DLOM 4.260.113.201
Dikurang: Diskon marketabilitas (DLOM) 30% (1.278.033.960)
Nilai Pasar 19,96% Ekuitas 2.982.079.241
Page 53
Apendiks 6
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(a) (b) (c) = (a) x (b) (d) (e) = (c) + (d) (f) (g) = (d) + (f) (h) = (e) / (g)
Harga
No Keterangan Jumlah Saham Kapitalisasi Pasar**) Utang Berbunga ***) MVIC Ekuitas ***) BVIC ***) MVIC /BVIC
Saham
)
*
1 PT Aman Agrindo Tbk 1.070.362.500 334,00 357.501.075.000 70.327.997.664 427.829.072.664 150.134.587.576 220.462.585.240 1,94
2 PT Kurniamitra Duta Sentosa, Tbk 800.000.000 585,00 468.000.000.000 469.461.443 468.469.461.443 232.613.934.667 233.083.396.110 2,01
3 PT Segar Kumala Indonesia Tbk 1.000.000.000 1.960,00 1.960.000.000.000 3.521.821.684 1.963.521.821.684 190.377.531.595 193.899.353.279 10,13
4 PT Tigaraksa Satria Tbk 918.492.750 6.000,00 5.510.956.500.000 230.214.000.000 5.741.170.500.000 2.319.126.000.000 2.549.340.000.000 2,25
5 B & S International Holdings Ltd. 400.000.000 791,17 316.467.040.000 122.514.384.880 438.981.424.880 338.467.745.340 460.982.130.220 0,95
B & S International Holdings Ltd 1) 0,38 152.000.000 58.844.000 210.844.000 162.567.000 221.411.000
6 Golden Resources Development International Limited 1.697.406.458 791,17 1.342.932.993.600 886.676.103.460 2.229.609.097.060 2.830.864.297.440 3.717.540.400.900 0,60
Golden Resources Development International Limited 1) 0,38 645.014.454 425.873.000 1.070.887.454 1.359.672.000 1.785.545.000
7 CP Axtra Public Company Limited 10.428.000.000 12.970,46 135.255.904.740.000 71.789.207.520.000 207.045.112.260.000 142.135.768.640.246 213.924.976.160.246 0,97
CP Axtra Public Company Limited 2) 27,25 284.163.000.000 150.824.000.000 434.987.000.000 298.617.102.904 449.441.102.904
8 Metcash Limited 1.091.553.766 31.253,83 34.115.233.655.316 14.225.532.680.000 48.340.766.335.316 15.409.145.392.000 29.634.678.072.000 1,63
Metcash Limited 3) 3,10 3.383.816.675 1.411.000.000 4.794.816.675 1.528.400.000 2.939.400.000
Median 1,79
Book Value of Invested Capital (BVIC) 200.000.000 11.257.032.919 11.457.032.919
Total Nilai Bisnis 20.461.230.317
Ditambah: Kas dan Bank 5.622.314.314
Dikurang: Utang Berbunga (200.000.000)
Indikasi Nilai 100% Ekuitas 25.883.544.631
Indikasi Nilai 19,96% Ekuitas Sebelum DLOM 19,96% 5.166.355.508
Dikurang: Diskon Marketabilitas (DLOM) 30,00% (1.549.906.652)
Nilai Pasar 19,96% Ekuitas 3.616.448.856
Keterangan:
*) Harga saham merupakan harga penutupan (closing price) per 31 Desember 2024.
**) Kapitalisasi Pasar = harga saham per lembar x jumlah saham beredar (per 31 Desember 2024)
***) Utang berbunga dan ekuitas menggunakan laporan keuangan yang telah diaudit
1)
Laporan keuangan disajikan dalam mata uang HKD. Konversi ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 2.082,02/HKD. (sumber: bi.go.id)
2)
Laporan keuangan disajikan dalam mata uang THB. Konversi ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 475,98/THB. (sumber: bi.go.id)
3)
Laporan keuangan disajikan dalam mata uang AUD. Konversi ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah BI per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 10.081,88/AUD. (sumber: bi.go.id)
Page 54
Apendiks 7
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Analisa Sensitivitas
Per 31 Desember 2024
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Indikasi Nilai 19,96% Nilai Rata-rata
Keterangan Bobot
Ekuitas Tertimbang
Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF) 4.260.113.201 90% 3.834.101.881
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat (GCM) 5.166.355.508 10% 516.635.551
Indikasi Nilai Ekuitas sebelum DLOM 4.350.737.432
Diskon Marketabilitas (DLOM) 30%
Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF) 2.982.079.241 90% 2.683.871.317
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat (GCM) 3.616.448.856 10% 361.644.886
Nilai Pasar 19,96% Ekuitas -17,54% 3.045.516.202
Jumlah saham yang beredar 499
Nilai Pasar per Saham Rp 6.103.239
Page 55
Skedul 1
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Asumsi dan Proyeksi Penjualan
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
ASUMSI
Volume Penjualan Kg 904.673 949.907 997.402 1.047.272 1.099.636
Almond 343.826 361.017 379.068 398.021 417.923
Import 333.780 350.469 367.993 386.392 405.712
Peanut 160.794 168.834 177.275 186.139 195.446
Pasta 52.781 55.420 58.191 61.101 64.156
Cashew 11.738 12.325 12.941 13.588 14.268
Snack 494 518 544 571 600
Lain-lain 1.260 1.323 1.389 1.459 1.532
% kenaikan volume penjualan per tahun 4,11% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
Harga jual rata-rata per tahun Rp/kg 69.634 71.723 73.875 76.091 78.374
Almond 110.394 105.000 108.150 111.395 114.736 118.178
Import 48.872 50.000 51.500 53.045 54.636 56.275
Peanut 39.432 40.000 41.200 42.436 43.709 45.020
Pasta 43.187 42.000 43.260 44.558 45.895 47.271
Cashew 130.423 125.000 128.750 132.613 136.591 140.689
Snack 86.908 110.000 113.300 116.699 120.200 123.806
Lain-lain 27.948 28.000 28.840 29.705 30.596 31.514
% kenaikan harga jual rata-rata per tahun -4,81% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
PROYEKSI
Almond 36.101.721.915 39.044.012.251 42.226.099.250 45.667.526.338 49.389.429.735
Import 16.689.015.525 18.049.170.290 19.520.177.669 21.111.072.149 22.831.624.529
Peanut 6.431.754.000 6.955.941.951 7.522.851.220 8.135.963.594 8.799.044.627
Pasta 2.216.818.800 2.397.489.532 2.592.884.929 2.804.205.051 3.032.747.762
Cashew 1.467.243.750 1.586.824.116 1.716.150.281 1.856.016.529 2.007.281.876
Snack 54.285.000 58.709.228 63.494.030 68.668.793 74.265.300
Lain-lain 35.280.000 38.155.320 41.264.979 44.628.074 48.265.262
Total ####### 62.996.118.990 68.130.302.688 73.682.922.357 79.688.080.529 86.182.659.092
30,09% 13,51% 15,00% 16,00% 17,00%
Skedul 2 #REF! #REF! #REF!
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Asumsi dan Proyeksi Beban Pokok Penjualan
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
ASUMSI
% beban pokok penjualan terhadap penjualan 90,49% 89,00% 89,00% 89,00% 89,00% 89,00%
PROYEKSI
Persediaan awal 3.450.924.337 3.893.510.132 4.210.831.208 4.554.013.951 4.925.166.088
Pembelian neto 56.509.131.696 60.953.290.468 65.920.983.641 71.293.543.808 77.103.967.628
Persediaan akhir (3.893.510.132) (4.210.831.208) (4.554.013.951) (4.925.166.088) (5.326.567.124)
Total ####### 56.066.545.901 60.635.969.392 65.577.800.897 70.922.391.671 76.702.566.592
Page 56
Skedul 3
PT Ciptapangan Sukses Makmur
Asumsi dan Proyeksi Beban Usaha
2025-2029
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029
1 2 3 4 5
ASUMSI
% beban penjualan terhadap penjualan neto 0,53% 0,85% 0,85% 0,85% 0,85% 0,85%
Komisi penjualan 0,32% 0,30% 0,30% 0,30% 0,30% 0,30%
Pengangkutan dan ekspedisi 0,40% 0,50% 0,50% 0,50% 0,50% 0,50%
Beban iklan 0,004% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01% 0,01%
Beban sample 0,01% 0,04% 0,04% 0,04% 0,04% 0,04%
% kenaikan beban usaha
Gaji dan tunjangan karyawan 6,00% 6,00% 6,00% 6,00% 6,00%
Beban imbalan karyawan 6,00% 6,00% 6,00% 6,00% 6,00%
Beban umum dan administrasi lainnya 3,00% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
PROYEKSI
Beban Penjualan 535.467.011 579.107.573 626.304.840 677.348.684 732.552.602
Komisi penjualan 188.988.357 204.390.908 221.048.767 239.064.242 258.547.977
Pengangkutan dan ekspedisi 314.980.595 340.651.513 368.414.612 398.440.403 430.913.295
Beban iklan 6.299.612 6.813.030 7.368.292 7.968.808 8.618.266
Beban sample 25.198.448 27.252.121 29.473.169 31.875.232 34.473.064
Beban umum dan administrasi 3.821.040.347 3.973.942.033 4.133.726.999 4.300.739.516 4.475.342.451
Gaji dan tunjangan karyawan 1.234.550.848 1.308.623.899 1.387.141.332 1.470.369.812 1.558.592.001
Jasa manajemen 1.413.499.939 1.455.904.937 1.499.582.085 1.544.569.548 1.590.906.634
Outsourcing 165.157.059 170.111.771 175.215.124 180.471.577 185.885.725
Perbaikan dan pemeliharaan 85.664.283 88.234.212 90.881.238 93.607.675 96.415.905
Air dan listrik 86.915.670 89.523.140 92.208.835 94.975.100 97.824.353
Jasa tenaga ahli 198.071.575 204.013.722 210.134.134 216.438.158 222.931.303
Jasa pekerja bangunan 48.657.200 50.116.916 51.620.423 53.169.036 54.764.107
Pelatihan dan rekreasi karyawan 16.707.507 17.208.733 17.724.995 18.256.744 18.804.447
Beban imbalan karyawan 41.131.692 43.599.593 46.215.569 48.988.503 51.927.813
Internet 38.286.569 39.435.166 40.618.221 41.836.767 43.091.870
Transportasi 29.611.187 30.499.522 31.414.508 32.356.943 33.327.652
Asuransi 20.690.100 21.310.803 21.950.127 22.608.631 23.286.890
Beban pos dan materai 28.987.697 29.857.328 30.753.048 31.675.639 32.625.908
Sewa gedung 221.050.875 227.682.401 234.512.873 241.548.259 248.794.707
Lain-lain 192.058.146 197.819.890 203.754.487 209.867.121 216.163.135
Sub-total 4.356.507.358 4.553.049.606 4.760.031.839 4.978.088.201 5.207.895.053
Penyusutan aset hak guna ####### 216.666.667 216.666.667 216.666.667 216.666.667 216.666.667
Penyusutan aset tetap 102.809.508 91.489.876 39.348.722 - -
Total ####### 4.675.983.533 4.861.206.149 5.016.047.228 5.194.754.868 5.424.561.720
Names mentioned 75 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT CIPTAPANGAN SUKSES MAKMUR TANGGAL PENILAIAN
p.1
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur
p.2 ×47
unresolved
org
KJPP Ihot Dollar
p.2 ×5
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×2
unresolved
person
Raymond Sulistyawati Sendjaja
p.4
unresolved
person
Sulistyawati Sendjaja, MM, MAPPI (Cert.)
· Business Valuation Partner
p.4
unresolved
person
Nico Febrianto Gunawan
p.5
unresolved
person
Charlie Marcelina
p.5
unresolved
person
Olyvia Priskilla
p.5
unresolved
org
Pusat Statistik
p.8 ×2
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.8 ×2
unresolved
org
Dra Suhartati & Rekan
p.10 ×3
unresolved
person
Dra Suhartati
p.10 ×5
unresolved
org
Doli
p.10 ×3
unresolved
org
Drs. Bambang Sudaryono & Rekan
p.10 ×3
unresolved
person
Drs. Bambang Sudaryono
p.10 ×5
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan
p.10 ×3
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang
p.10 ×3
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.10 ×3
unresolved
person
Indah Kriestiana
p.11 ×2
unresolved
person
Rizka Noviarni
· Notaris
p.12 ×7
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.12 ×2
unresolved
person
Arief Yulianto
· Notaris
p.12
unresolved
person
Prof. Dr. Latumenten
p.12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.12
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan Republik Indonesia. Penilaian Ekuitas
p.12
unresolved
org
Zurich Asuransi Indonesia Tbk
p.15 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.22
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.22
unresolved
org
Departemen Keuangan Penilaian Ekuitas
p.22
unresolved
org
Kementerian Perdagangan
p.25
unresolved
org
PT Tong Garden Food Indonesia
p.28
unresolved
org
Tong Garden Co. Ltd.
p.28
unresolved
org
PT Organik Sehat Alami
p.28
unresolved
person
Dr. Bronner
p.28
unresolved
org
PT Indospirit Natura
p.29
unresolved
org
PT Ekacitta Dian Persada
p.29
unresolved
org
PT Prambanan Kencana
p.29
unresolved
org
S International Holdings Ltd.
p.40 ×8
unresolved
org
Golden Resources Development International Limited
p.40 ×8
unresolved
org
CP Axtra Public Company Limited
p.40 ×8
unresolved
org
Metcash Limited
p.40 ×8
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Posisi Keuangan Historis Per
p.46
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Laba Rugi
p.47
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Proyeksi Posisi Keuangan
p.48
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Proyeksi Laba Rugi
p.49
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Proyeksi Arus Kas
p.49
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Rasio Keuangan
p.50
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Proyeksi Arus Kas Bersih
p.51
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Metode Arus Kas Terdiskonto
p.52
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Metode Pembanding Perusahaan Tercatat
p.53
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Analisa Sensitivitas Per
p.54
unresolved
org
PT Ciptapangan Sukses Makmur Asumsi
p.55 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
10311 ms
12 Sep 2026 22:38
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}