Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 37
Page 1
Reksa Dana Indeks
Premier ETF Index IDX30
Laporan keuangan
tanggal 31 Desember 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Manajer Investasi
Surat Pernyataan Bank Kustodian
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5-27
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Laporan Auditor Independen Laporan No. : 00487/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana Indeks Premier ETF Index IDX30 Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Indeks Premier ETF Index IDX30 (“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. Ketidakpastian Material yang Terkait dengan Kelangsungan Usaha Kami membawa perhatian pada Catatan 21 atas laporan keuangan yang menjelaskan mengenai Nilai Aset Bersih Reksa Dana kurang dari Rp 10.000.000.000 (Sepuluh miliar Rupiah). Sebagaimana dinyatakan dalam Catatan 21, peristiwa atau kondisi ini, bersama dengan hal-hal lain sebagaimana disebutkan dalam Catatan 21, menunjukkan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan atas kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya. Opini kami tidak dimodifikasi sehubungan dengan hal tersebut.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)
Laporan No. : 00487/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)
Hal Audit Utama
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan
hal yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan,
dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:
Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek
Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2024.
Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 8.019.109.100. Merujuk pada catatan 4 dalam laporan keuangan
atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024.
Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
- Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan
Standar Akuntansi Keuangan.
- Melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
- Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang
kami terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar
aktif atau input lain selain harga kuotasian.
- Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas
portofolio efek Reksa Dana.
- Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan
atau kerugian yang telah atau belum direalisasi.
- Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d,
3, 4, dan 10 atas laporan keuangan.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Laporan No. : 00487/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan) Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan keuangan Reksa Dana. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)
Laporan No. : 00487/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh
bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan
kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
pengendalian internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan
audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi
bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa
Dana.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank
Kustodian.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana
untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam
laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika
pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang
diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan
usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi
dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 10
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Laporan No. : 00487/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan) Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan) Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit. Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait. Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305 13 Maret 2025
Page 11
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
ASET
Portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
(harga perolehan Rp 9.073.674.538 pada
tahun 2024 dan Rp 5.481.490.653 pada
tahun 2023) 2c,2d,3,4,10 8.019.109.100 5.495.177.478
Total portofolio efek 8.019.109.100 5.495.177.478
Kas 2d,5 95.059.017 55.505.087
Piutang transaksi efek 2c,2d,6 - 12.283.072
Piutang dividen 2d,2e,7 46.510.191 8.913.909
TOTAL ASET 8.160.678.308 5.571.879.546
LIABILITAS
Uang muka diterima atas pemesanan
unit penyertaan 2d,8 519.230 519.230
Beban akrual 2d,2e,9 29.431.007 10.493.123
Utang pajak 2f,11a 204.820 -
Utang pajak lainnya 2f,3,11b 6.897 5.625.591
TOTAL LIABILITAS 30.161.954 16.637.944
TOTAL NILAI ASET BERSIH 8.130.516.354 5.555.241.602
JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 12 17.000.000,0000 10.200.000,0000
NILAI ASET BERSIH PER
UNIT PENYERTAAN 478,2657 544,6315
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
1
Page 12
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
PENDAPATAN
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 2d,2e 230.055.960 338.953.821
Keuntungan (kerugian) investasi yang
telah direalisasi 2d,2e 202.988.720 (130.119.952)
(Kerugian) keuntungan investasi yang
belum direalisasi 2d,2e (1.068.252.264) 290.907.672
Pendapatan lainnya 2d,2e,13 237.926 246.214
TOTAL (RUGI) PENDAPATAN (634.969.658) 499.987.755
BEBAN
Beban investasi
Beban pengelolaan investasi 2e,2h,14,17 (62.280.778) (75.812.583)
Beban kustodian 2d,2e,15 (4.982.462) (6.065.007)
Beban lain-lain 2e,16 (128.703.175) (119.647.845)
Beban lainnya 2e (47.585) (49.243)
TOTAL BEBAN (196.014.000) (201.574.678)
(RUGI) LABA SEBELUM PAJAK (830.983.658) 298.413.077
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2f,3,12c (204.820) -
(RUGI) LABA TAHUN BERJALAN (831.188.478) 298.413.077
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - -
(KERUGIAN) PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (831.188.478) 298.413.077
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
2
Page 13
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Transaksi
dengan Total Kenaikan
Pemegang Nilai Aset Total Nilai
Unit Penyertaan Bersih Aset Bersih
Saldo per 1 Januari 2023 (46.378.446.952) 52.535.008.007 6.156.561.055
Perubahan aset bersih pada tahun 2023
Penghasilan komprehensif tahun berjalan - 298.413.077 298.413.077
Transaksi dengan pemegang
unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan 9.153.929.050 - 9.153.929.050
Pembelian kembali unit penyertaan (10.053.661.580) - (10.053.661.580)
Saldo per 31 Desember 2023 (47.278.179.482) 52.833.421.084 5.555.241.602
Perubahan aset bersih pada tahun 2024
Kerugian komprehensif tahun berjalan - (831.188.478) (831.188.478)
Transaksi dengan pemegang
unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan 24.574.357.560 - 24.574.357.560
Pembelian kembali unit penyertaan (21.167.894.330) - (21.167.894.330)
Saldo per 31 Desember 2024 (43.871.716.252) 52.002.232.606 8.130.516.354
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
3
Page 14
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
Arus kas dari aktivitas operasi
Pembelian efek bersifat ekuitas (19.435.054.472) (9.934.034.868)
Penjualan efek bersifat ekuitas 16.058.142.379 10.693.415.407
Penerimaan bunga jasa giro 237.926 246.214
Penerimaan dividen 192.459.678 330.731.132
Pembayaran jasa pengelolaan investasi (60.053.905) (75.830.912)
Pembayaran jasa kustodian (4.804.312) (6.076.371)
Pembayaran biaya lain-lain (117.836.594) (152.240.230)
Pembayaran pajak kini - (3.457.190)
Kas bersih yang (digunakan untuk)
dihasilkan dari aktivitas operasi (3.366.909.300) 852.753.182
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan 24.574.357.560 9.154.448.280
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan (21.167.894.330) (10.053.661.580)
Kas bersih yang dihasilkan dari
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 3.406.463.230 (899.213.300)
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas 39.553.930 (46.460.118)
Kas dan setara kas pada awal tahun 55.505.087 101.965.205
Kas dan setara kas pada akhir tahun 95.059.017 55.505.087
Kas dan setara kas terdiri atas:
Kas 95.059.017 55.505.087
Total kas dan setara kas 95.059.017 55.505.087
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
4
Page 15
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
Reksa Dana Indeks Premier ETF Index IDX30 (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang
Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Perubahan
Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana
berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi
Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian, dituangkan
dalam Akta No. 50 tanggal 13 Maret 2020 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn.,
notaris di Jakarta. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah diperbaruhi dalam Akta Addendum II
No. 218 tanggal 25 Juni 2024 di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. Sesuai
dengan Addendum atas Kontrak Investasi Kolektif, jumlah unit pernyataan Reksa Dana akan
ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif atas unit penyertaan secara
terus menerus dengan jumlah minimum 100.000.000 (seratus juta) unit penyertaan dengan
ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar
Rupiah) sampai dengan jumlah maksimum 100.000.000.000 (seratus miliar) unit penyertaan, setiap
unit penyertaan mempunyai Nilai Aset Bersih awal disesuaikan dengan nilai saham-saham Indeks
IDX30 pada hari pertama penawaran.
PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:
Ketua : Nixon Jacobus Silfanus
Anggota : Stefanus Noviono Darmosusilo
Sonny Thendian
Alexander Iskandar Salim
Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
terdiri dari:
Ketua : Dwianto Oktory
Anggota : Suwito Haryatno
Bernardus Bagus Krisdwianto
Tujuan Reksa Dana adalah untuk memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja indeks
IDX30. Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan melakukan investasi dengan
target komposisi investasi sebagai berikut:
- Minimum sebesar 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada efek bersifat ekuitas
yang berasal dari kumpulan efek yang terdaftar pada Indeks IDX30; dan
- Maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada instrumen pasar uang dalam
negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito, sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
5
Page 16
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. S-587/PM.21/2020 pada tanggal 10 Juni 2020. Reksa
Dana mulai beroperasi tanggal 22 Juni 2020.
Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
hari-hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2024 adalah tanggal 30 Desember 2024
dan di bulan Desember 2023 adalah tanggal 29 Desember 2023. Laporan keuangan Reksa Dana
untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 ini disajikan berdasarkan posisi
aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Laporan keuangan Reksa Dana telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi Reksa
Dana dan Bank Kustodian pada tanggal 13 Maret 2025. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung
jawab masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum
dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang
berlaku.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.
Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 33/POJK.04/2020 tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi
berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi
berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali
untuk investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan
dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan Manajer Investasi Reksa Dana membuat estimasi dan asumsi yang
memengaruhi kebijakan akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas,
pendapatan dan beban.
Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian
dan tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
6
Page 17
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana
Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
menggunakan nilai pasar wajar.
Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.
c. Portofolio Efek
Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.
d. Instrumen Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan
liabilitas keuangan.
Reksa Dana menerapkan PSAK 109 (dahulu PSAK 71), yang mensyaratkan pengaturan
instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset
keuangan, dan akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku
untuk periode pelaporan kini adalah seperti tercantum di bawah ini.
Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
instrumen keuangan.
Aset Keuangan
Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
berikut:
(i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
(ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
(iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen
keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:
Kategori yang didefinisikan oleh Golongan (ditentukan
Sub-golongan
PSAK 109 (dahulu PSAK 71) oleh Reksa Dana)
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba Portofolio efek Efek bersifat ekuitas
rugi
Aset keuangan
Aset keuangan yang diukur Kas
pada biaya perolehan Piutang transaksi efek
diamortisasi Piutang dividen
7
Page 18
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan (lanjutan)
(i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang”.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan bunga dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
“Pendapatan bunga” dan “Pendapatan lainnya”.
Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.
(ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba rugi.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai “Keuntungan
(kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan (kerugian) investasi yang
telah direalisasi”.
Pendapatan dividen dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan dividen”.
Pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan
dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
telah ditetapkan.
Pengakuan
Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.
Penurunan Nilai
Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
kredit ekspektasian tersebut terhadap aset keuangan Reksa Dana.
8
Page 19
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Penurunan Nilai (lanjutan)
Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait
dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada
tanggal 31 Desember 2024.
Liabilitas Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Kategori yang didefinisikan oleh Golongan (ditentukan
Sub-golongan
PSAK 109 (dahulu PSAK 71) oleh Reksa Dana)
Liabilitas keuangan yang Uang muka diterima atas pemesanan
Liabilitas keuangan diukur pada biaya unit pernyertaan
perolehan diamortisasi Beban akrual
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus
kas yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada
pihak lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah
ditransfer secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas
Reksa Dana kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.
Penentuan Nilai Wajar
Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan
harga kuotasi di pasar aktif.
Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai
wajar dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika
tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama,
analisa arus kas yang didiskonto dan model harga opsi.
9
Page 20
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)
Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai
wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran.
Hierarki pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:
1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
(Level 1);
2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung
(misalnya derivasi dari harga) (Level 2);
3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
(Level 3).
Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara
keseluruhan ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran
nilai wajar secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran
nilai wajar secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-
faktor spesifik atas aset atau liabilitas tersebut.
Instrumen Keuangan Saling Hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara
neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan
atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.
e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian,
sedangkan pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan
investasi, termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.
Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal
investasi saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).
Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan di luar
investasi.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga
pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan
dalam laporan laba rugi komprehensif tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian yang telah
direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang mengunakan
metode rata-rata tertimbang.
10
Page 21
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
f. Pajak Penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau
ekuitas.
Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
rugi menurut akuntansi.
Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
yang boleh dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar
kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.
g. Segmen
Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio
efek.
h. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
PSAK 224 (dahulu PSAK 7) “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo
dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
11
Page 22
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
i. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
standar baru, revisi dan interpretasi yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari
2024, diantaranya sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang
Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang;
- Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Liabilitas
Jangka Panjang dengan Kovenan.
Penerapan PSAK tersebut di atas tidak memiliki dampak yang material terhadap total yang
dilaporkan dan diungkapkan pada laporan keuangan Reksa Dana pada tahun berjalan atau
tahun sebelumnya.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
akan datang.
Pertimbangan
Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang
ditetapkan dalam PSAK 109 (dahulu PSAK 71). Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat
sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal
bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa
lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar
dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka
Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian
kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah
cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada
setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit
ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan
atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.
12
Page 23
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
(Lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal
laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang
digunakan dalam perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.
Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan
dan hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.
Nilai Wajar Aset Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi
(seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat
menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.
4. PORTOFOLIO EFEK
Ikhtisar portofolio efek
Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024
Persentase (%)
Harga perolehan Level terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
PT Bank Central Asia Tbk 138.550 1.437.405.746 1.340.471.250 1 16,72
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 303.620 1.486.668.998 1.238.769.600 1 15,45
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 208.590 1.425.029.292 1.188.963.000 1 14,83
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 291.380 863.460.256 789.639.800 1 9,85
PT Astra International Tbk 113.560 577.996.657 556.444.000 1 6,94
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 92.820 494.630.008 403.767.000 1 5,04
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 109.820 351.437.930 312.987.000 1 3,90
PT United Tractors Tbk 8.160 219.110.297 218.484.000 1 2,72
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 26.180 187.830.084 201.586.000 1 2,51
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 34.850 170.403.437 165.886.000 1 2,07
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 14.110 173.372.587 160.501.250 1 2,00
PT Kalbe Farma Tbk 117.130 196.092.076 159.296.800 1 1,99
PT Barito Pacific Tbk 157.930 165.425.440 145.295.600 1 1,81
PT Merdeka Copper Gold Tbk 84.660 218.002.273 136.725.900 1 1,71
Total saham (dipindahkan) 1.701.360 7.966.865.081 7.018.817.200 87,54
13
Page 24
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2024
Persentase (%)
Harga perolehan Level terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
Total saham (pindahan) 1.701.360 7.966.865.081 7.018.817.200 87,54
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
(d/h PT Adaro Energy Indonesia Tbk) 51.680 115.246.400 125.582.400 1 1,57
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 65.110 96.982.107 103.524.900 1 1,29
PT Merdeka Battery Materials Tbk 197.200 106.391.157 90.317.600 1 1,13
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 11.900 99.201.988 80.920.000 1 1,01
PT Aneka Tambang Tbk 52.190 79.123.717 79.589.750 1 0,99
PT Mitra Adiperkasa Tbk 50.320 80.848.408 70.951.200 1 0,88
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 20.570 79.882.700 67.675.300 1 0,84
PT Unilever Indonesia Tbk 34.510 77.067.585 65.051.350 1 0,81
PT Bukit Asam Tbk 23.460 69.949.560 64.515.000 1 0,80
PT Bank Jago Tbk 22.950 67.568.393 55.768.500 1 0,69
PT Vale Indonesia Tbk 13.430 54.887.776 48.616.600 1 0,61
PT AKR Corporindo Tbk 41.140 60.971.367 46.076.800 1 0,57
PT Medco Energi Internasional Tbk 39.270 50.399.282 43.197.000 1 0,54
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (d/h
PT Ace Hardware Indonesia Tbk) 42.670 38.296.219 33.709.300 1 0,42
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk 26.520 29.992.798 24.796.200 1 0,31
Total efek bersifat ekuitas 2.394.280 9.073.674.538 8.019.109.100 100,00
Total portofolio efek 8.019.109.100 100,00
2023
Persentase (%)
Harga perolehan Level terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 156.774 757.848.171 897.531.150 1 16,33
PT Bank Central Asia Tbk 88.536 750.574.666 832.238.400 1 15,14
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 127.500 662.259.867 771.375.000 1 14,04
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 163.608 642.381.582 646.251.600 1 11,76
PT Astra International Tbk 63.036 384.193.905 356.153.400 1 6,48
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 50.796 234.521.588 273.028.500 1 4,97
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 2.356.608 365.738.347 202.668.288 1 3,69
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 65.076 184.138.936 190.672.680 1 3,47
PT Barito Pacific Tbk 90.678 88.889.349 120.601.740 1 2,19
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 22.746 121.123.906 114.298.650 1 2,08
PT United Tractors Tbk 4.896 132.824.163 110.772.000 1 2,02
PT Kalbe Farma Tbk 66.606 121.044.144 107.235.660 1 1,95
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
(d/h PT Adaro Energy Indonesia Tbk) 44.472 119.152.993 105.843.360 1 1,93
PT Merdeka Copper Gold Tbk 39.168 128.802.117 105.753.600 1 1,92
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 14.994 98.462.272 96.711.300 1 1,76
PT Sarana Menara Nusantara Tbk 73.950 72.530.888 73.210.500 1 1,33
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 11.424 79.543.875 73.113.600 1 1,33
PT Unilever Indonesia Tbk 19.074 81.054.596 67.331.220 1 1,23
PT Aneka Tambang Tbk 28.968 57.143.508 49.390.440 1 0,90
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 36.006 51.542.046 40.686.780 1 0,74
Total saham (dipindahkan) 3.524.916 5.133.770.919 5.234.867.868 95,26
14
Page 25
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2023
Persentase (%)
Harga perolehan Level terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
Total saham (pindahan) 3.524.916 5.133.770.919 5.234.867.868 95,26
PT Bank Jago Tbk 13.260 52.941.420 38.454.000 1 0,70
PT AKR Corporindo Tbk 25.398 35.559.754 37.462.050 1 0,68
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 1.326 44.937.408 34.011.900 1 0,62
PT Bukit Asam Tbk 13.260 41.944.978 32.354.400 1 0,59
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 53.040 56.198.091 31.293.600 1 0,57
PT Vale Indonesia Tbk 7.038 41.837.844 30.333.780 1 0,55
PT Medco Energi Internasional Tbk 21.726 28.804.961 25.093.530 1 0,46
PT ESSA Industries Indonesia Tbk 37.230 30.889.418 19.731.900 1 0,36
PT Harum Energy Tbk 8.670 14.605.860 11.574.450 1 0,21
Total efek bersifat ekuitas 3.705.864 5.481.490.653 5.495.177.478 100,00
Total portofolio efek 5.495.177.478 100,00
5. KAS
2024 2023
Deutsche Bank AG, cabang Jakarta 94.061.917 55.505.087
PT Bank OCBC NISP Tbk 997.100 -
Total 95.059.017 55.505.087
6. PIUTANG TRANSAKSI EFEK
Akun ini merupakan piutang yang timbul atas penjualan efek bersifat ekuitas yang belum
terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan. Saldo piutang transaksi efek pada tanggal
31 Desember 2024 adalah nihil, sedangkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp 12.283.072.
7. PIUTANG DIVIDEN
Piutang dividen merupakan piutang atas pendapatan dividen yang belum terselesaikan dari
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk) dan PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada tanggal 31 Desember 2024, dan dari PT Alamtri Resources
Indonesia Tbk (dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk) pada tanggal 31 Desember 2023.
Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen, karena
Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
15
Page 26
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. UANG MUKA DITERIMA ATAS PEMESANAN UNIT PENYERTAAN
Akun ini merupakan penerimaan uang muka atas pemesanan unit penyertaan. Pada tanggal
laporan posisi keuangan, Reksa Dana belum menerbitkan dan menyerahkan unit penyertaan
kepada pemesan sehingga belum tercatat sebagai unit penyertaan beredar. Uang muka diterima
atas pemesanan unit penyertaan ini disajikan sebagai liabilitas.
Saldo uang muka diterima atas pemesanan unit penyertaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 masing-masing adalah sebesar Rp 519.230 yang semuanya diterima dari agen penjual.
9. BEBAN AKRUAL
2024 2023
Beban pengelolaan investasi (catatan 14) 8.077.871 5.850.998
Beban kustodian (catatan 15) 646.230 468.080
Lain-lain 20.706.906 4.174.045
Total 29.431.007 10.493.123
10. PENGUKURAN NILAI WAJAR
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia
sewaktu- waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan
penyedia jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen
keuangan seperti ini termasuk dalam hierarki level 1.
Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 8.019.109.100 dan Rp 5.495.177.478.
11. PERPAJAKAN
a. Pajak Penghasilan
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak
penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan
pembagian laba yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk
keuntungan atas pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak
penghasilan.
Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal
2 November 2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal
dari dalam negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Badan dalam negeri dikecualikan
dari Objek Pajak Penghasilan pasal 23.
16
Page 27
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (Lanjutan)
a. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan
tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang
mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif
PPN umum secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal
1 April 2022 dan 12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian, sesuai dengan
Peraturan Menteri Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada
tanggal 1 Januari 2025, dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan
Dasar Pengenaan Pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).
Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
yang berlaku.
Rekonsiliasi antara (rugi) laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan laba kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rugi) laba sebelum pajak (830.983.658 ) 298.413.077
Ditambah (dikurangi):
Beban yang tidak dapat dikurangkan 196.001.117 201.574.678
Pendapatan yang pajaknya bersifat final
- Bunga jasa giro (237.926 ) (246.214 )
- Pendapatan dividen (230.055.960 ) (338.953.821 )
- (Keuntungan) kerugian investasi yang telah
direalisasi (201.883.410 ) 130.119.952
- Kerugian (keuntungan) investasi yang belum
direalisasi 1.068.252.264 (290.907.672 )
Laba kena pajak 1.092.427 -
Pajak penghasilan 204.820 -
Pajak dibayar di muka - -
Kurang bayar pajak 204.820 -
Dalam laporan keuangan ini, total penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.
b. Utang pajak lainnya
Akun ini merupakan utang pajak penghasilan pasal 23 yang belum terselesaikan pada tanggal
laporan posisi keuangan.
c. Beban pajak
2024 2023
Pajak kini 204.820 -
Pajak tangguhan - -
Total 204.820 -
17
Page 28
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (Lanjutan)
d. Administrasi
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan, dan
membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan
dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.
12. UNIT PENYERTAAN BEREDAR
Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Unit Persentase (%) Unit Persentase (%)
Pemodal 17.000.000,0000 100,00 10.200.000,0000 100,00
Manajer Investasi - - - -
Total 17.000.000,0000 100,00 10.200.000,0000 100,00
13. PENDAPATAN LAINNYA
Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro atas penempatan kas di bank.
14. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI
Beban ini merupakan imbalan jasa kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3%
(tiga persen) per tahun, dihitung secara harian dari Nilai Aset Bersih berdasarkan 365 (tiga ratus
enam puluh lima) hari kalender per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender
per tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan
ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual
(Catatan 9). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 62.280.778 dan Rp 75.812.583,
yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
15. BEBAN KUSTODIAN
Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,2% per tahun dihitung
secara harian dari Nilai Aset Bersih berdasarkan 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari kalender
per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per tahun untuk tahun kabisat dan
dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak
Investasi Kolektif. Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual
(Catatan 9). Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 4.982.462 dan Rp 6.065.007, yang dicatat dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
18
Page 29
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. BEBAN LAIN-LAIN
2024 2023
Biaya transaksi 6.254.260 4.726.361
Lain-lain 122.448.915 114.921.484
Total 128.703.175 119.647.845
17. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat Pihak-Pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.
Manajer Investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan
merupakan pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar
Modal 2A No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.
Transaksi Pihak-Pihak Berelasi
Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
dengan pihak-pihak yang berelasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
dilakukan dengan pihak ketiga.
a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024
Persentase (%)
terhadap total
pembelian/penjualan
Total portofolio efek
Pembelian 19.435.054.472 100,00
Penjualan 16.045.859.307 100,00
2023
Persentase (%)
terhadap total
pembelian/penjualan
Total portofolio efek
Pembelian 9.934.034.868 100,00
Penjualan 10.705.698.479 100,00
19
Page 30
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)
b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024
Jasa pengelolaan investasi
Total keuntungan
(kerugian) atas
kepemilikan unit
penyertaan untuk
masing-masing Total
Saldo unit Persentase transaksi pembelian pendapatan
penyertaan Total fee (%) kembali lainnya
- 62.280.778 3,00 - -
2023
Jasa pengelolaan investasi
Total keuntungan
(kerugian) atas
kepemilikan unit
penyertaan untuk
masing-masing Total
Saldo unit Persentase transaksi pembelian pendapatan
penyertaan Total fee (%) kembali lainnya
- 75.812.583 1,50 - -
18. INFORMASI SEGMEN
Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas
dan instrumen pasar uang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen
Reksa Dana.
Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
adalah sebagai berikut:
2024
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 230.055.960 - 230.055.960
Keuntungan investasi yang telah
direalisasi 202.988.720 - 202.988.720
Kerugian investasi yang belum direalisasi (1.068.252.264) - (1.068.252.264)
Pendapatan lainnya - 237.926 237.926
Total pendapatan (dipindahkan) (635.207.584) 237.926 (634.969.658)
20
Page 31
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
2024
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain
Total pendapatan (pindahan) (635.207.584) 237.926 (634.969.658)
Total beban (195.770.416) (243.584) (196.014.000)
Rugi sebelum pajak (830.978.000) (5.658) (830.983.658)
Beban pajak penghasilan (204.820)
Rugi tahun berjalan (831.188.478)
2023
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 338.953.821 - 338.953.821
Kerugian investasi yang telah direalisasi (130.119.952) - (130.119.952)
Keuntungan investasi yang belum
direalisasi 290.907.672 - 290.907.672
Pendapatan lainnya - 246.214 246.214
Total pendapatan 499.741.541 246.214 499.987.755
Total beban (201.382.585) (192.093) (201.574.678)
Laba sebelum pajak 298.358.956 54.121 298.413.077
Beban pajak penghasilan -
Laba tahun berjalan 298.413.077
21
Page 32
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
2024
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Total
Laporan posisi keuangan
Aset
Aset segmen 8.065.619.291 - 8.065.619.291
Aset yang tidak dialokasikan - 95.059.017 95.059.017
Total aset 8.065.619.291 95.059.017 8.160.678.308
Liabilitas
Liabilitas segmen - - -
Liabilitas yang tidak dialokasikan - 30.161.954 30.161.954
Total liabilitas - 30.161.954 30.161.954
2023
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Total
Laporan posisi keuangan
Aset
Aset segmen 5.516.374.459 - 5.516.374.459
Aset yang tidak dialokasikan - 55.505.087 55.505.087
Total aset 5.516.374.459 55.505.087 5.571.879.546
Liabilitas
Liabilitas segmen - - -
Liabilitas yang tidak dialokasikan - 16.637.944 16.637.944
Total liabilitas - 16.637.944 16.637.944
19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.
Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan
dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank
Kustodian mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga
risiko ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau
risiko harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.
22
Page 33
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
a. Risiko Kredit
Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu
membayar jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan
pihak-pihak seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.
Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek
secara teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu
oleh komite kredit Manajer Investasi.
Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.
(i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit
Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
laporan posisi keuangan:
2024 2023
Kas 95.059.017 55.505.087
Piutang transaksi efek - 12.283.072
Piutang dividen 46.510.191 8.913.909
Total 141.569.208 76.702.068
(ii) Kualitas kredit
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset-aset keuangan Reksa Dana
dikategorikan sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.
b. Risiko Pasar
Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa
Dana dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua
elemen: risiko suku bunga dan risiko harga.
(i) Risiko suku bunga
a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga
Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.
Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.
23
Page 34
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
b. Risiko Pasar (lanjutan)
(i) Risiko suku bunga (lanjutan)
a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)
Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai
tercatat, yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga mengambang dan tidak
dikenakan bunga:
2024
Bunga Tidak
mengambang dikenakan
≤1 bulan bunga Total
Aset keuangan
Portofolio efek
Efek bersifat ekuitas - 8.019.109.100 8.019.109.100
Kas 95.059.017 - 95.059.017
Piutang dividen - 46.510.191 46.510.191
Total aset keuangan 95.059.017 8.065.619.291 8.160.678.308
Liabilitas keuangan
Uang muka diterima atas
pemesanan unit penyertaan - 519.230 519.230
Beban akrual - 29.431.007 29.431.007
Total liabilitas keuangan - 29.950.237 29.950.237
Total repricing gap - bunga 95.059.017 95.059.017
2023
Bunga Tidak
mengambang dikenakan
≤1 bulan bunga Total
Aset keuangan
Portofolio efek
Efek bersifat ekuitas - 5.495.177.478 5.495.177.478
Kas 55.505.087 - 55.505.087
Piutang transaksi efek - 12.283.072 12.283.072
Piutang dividen - 8.913.909 8.913.909
Total aset keuangan 55.505.087 5.516.374.459 5.571.879.546
Liabilitas keuangan
Uang muka diterima atas
pemesanan unit penyertaan - 519.230 519.230
Beban akrual - 10.493.123 10.493.123
Total liabilitas keuangan - 11.012.353 11.012.353
Total repricing gap - bunga 55.505.087 55.505.087
24
Page 35
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
b. Risiko Pasar (lanjutan)
(i) Risiko suku bunga (lanjutan)
b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, risiko suku bunga dianggap tidak signifikan
terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan
aset dan liabilitas keuangan yang tidak dikenakan bunga.
(ii) Risiko harga
Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar
sehingga risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi pada efek bersifat ekuitas, Reksa
Dana melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan
batasan yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan yang
berlaku.
Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas
suku bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk
yield dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat
diatribusikan kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan
Reksa Dana.
Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan
memantau sensitivitas harga dan suku bunga secara reguler.
c. Risiko Likuiditas
Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek
tersebut.
Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.
Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan
sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual
yang tidak didiskontokan.
25
Page 36
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
c. Risiko Likuiditas (lanjutan)
2024
Kurang dari Lebih dari
1 bulan 1-3 bulan 3 bulan Total
Liabilitas keuangan
Uang muka diterima
atas pemesanan unit
penyertaan - - 519.230 519.230
Beban akrual 29.431.007 - - 29.431.007
Total liabilitas keuangan 29.950.237 - 519.230 29.950.237
2023
Kurang dari Lebih dari
1 bulan 1-3 bulan 3 bulan Total
Liabilitas keuangan
Uang muka diterima
atas pemesanan
unit penyertaan - - 519.230 519.230
Beban akrual 10.493.123 - - 10.493.123
Total liabilitas keuangan 10.493.123 - 519.230 11.012.353
d. Manajemen Risiko Permodalan
Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
unit penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal
yang kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak
eksternal.
20. RASIO-RASIO KEUANGAN
Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
No. KEP 99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.
26
Page 37
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF INDEX IDX30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. RASIO-RASIO KEUANGAN (Lanjutan)
Rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(tidak diaudit) adalah sebagai berikut:
2024 2023
Total hasil investasi (%) (12,19) 4,39
Hasil investasi setelah memperhitungkan
beban pemasaran (%) (12,19) 4,39
Biaya operasi (%) 3,49 2,95
Perputaran portofolio 2,86 1,45
Penghasilan kena pajak (%) - -
Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.
21. KELANGSUNGAN USAHA
Pada tanggal 31 Desember 2024, Nilai Aset Bersih Reksa Dana kurang dari Rp 10.000.000.000
(sepuluh milyar Rupiah), dan sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 tahun 2023 tanggal
31 Maret 2023 tentang perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, jika Nilai Aset
Bersih kurang dari Rp 10.000.000.000 (sepuluh milyar Rupiah) selama 120 (seratus dua puluh)
hari berturut-turut, Manajer Investasi wajib membubarkan Reksa Dana.
Sehubungan dengan hal tersebut, Manajer Investasi berpendapat bahwa prinsip kelangsungan
usaha dalam penyajian laporan keuangan masih tetap dapat diterapkan. Manajer Investasi
berencana akan melakukan penawaran umum kembali.
27
Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Reksa Dana Indeks Premier ETF Index
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana Indeks Premier ETF Index
p.6
unresolved
org
Palilingan & Rekan
p.10
unresolved
org
Rekan Santoso Chandra
p.10
unresolved
person
CPA
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.15 ×2
unresolved
org
PT Indo Premier Investment Management
p.15 ×2
unresolved
person
Leolin Jayayanti
p.15
unresolved
person
Jimmy Tanal
p.15
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.16
unresolved
org
Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana
p.17
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.24
unresolved
org
Paper Tbk
p.24
unresolved
org
Ace Hardware Indonesia Tbk
p.24 ×2
unresolved
org
Industries Indonesia Tbk
p.25
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.27
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.28
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.29
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi
p.29
unresolved
org
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif
p.37
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
FinancialStatement-2024-Tahunan-XIID.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
Perubahan NAB.pdf
done