Skip to content
Back to announcement

20250213_UANG_Perubahan dan//atau Tambahan Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31862347_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review UANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 49

Page 1
           kantor jasa penilai publik
           febriman siregar dan rekan
           Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109




                 LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS
               RENCANA TRANSAKSI PENINGKATAN MODAL
L APORAN K AJIAN
              PT VASAMTY LAND SAWANGAN DENGAN CARA
P ERHITUNGAN AKONVERSI
                 TAS J ANGKA
                         UANG MUKAWINVESTASI D AN J UMLAH
                                     AKTU MODAL
K ONTRIBUSI A TAS K ERJASAMA  untuk keperluan
                                         P EMANFAATAN A SET
                             PT PAKUAN, TBK.
P EMERINTAH P ROVINSI G ORONTALO G UBERNUR
                     Jl. Raya Muchtar RT 002 / RW 007
D ENGAN B ENTUK Kelurahan
                BGS (B       ANGUNAN
                           Sawangan,         G UNA
                                      Kecamatan       S ERAH )
                                                 Sawangan
                              Kota Depok, Jawa Barat

                 No. Laporan : 00114/2.0109-05/BS/10/0069/1/II/2025
Page 2
         Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109



Bogor, 5 Februari 2025
No. Laporan : 00114/2.0109-05/BS/10/0069/1/II/2025

Kepada Yth,
PT Pakuan, Tbk.
Jl. Raya Muchtar RT 002 / RW 007
Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
Kota Depok, Jawa Barat
Perihal : Revisi Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi
          Peningkatan Modal PT Vasamty Land Sawangan Dengan Cara Konversi
          Uang Muka Investasi Modal

Dengan hormat,
Sehubungan dengan tanggapan surat Otoritas Jasa Keuangan kami Kantor Jasa Penilai
Publik Febriman Siregar dan Rekan (“FSR” atau “Penilai” atau “Kami”) telah memperoleh
izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 459/KM.1/2020
tanggal 17 September 2020 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019 dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Pendaftaran Ulang) No. STTD.PPB-41/PJ-
1/PM.021/2024 tanggal 31 Juli 2024 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar
Modal. Mengeluarkan revisi laporan pendapat kewajaran untuk mengganti laporan nomor
00058/2.0109-05/BS/10/0069/1/I/2025 tanggal 21 Januari 2025.

1.1. STATUS PENILAI

      Penilai adalah Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Febriman Siregar & Rekan
      (“FSR”) yang sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor No.
      936/KM.1/2008 tanggal 31 Desember 2008, dan terdaftar sebagai kantor jasa
      profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Tanda
      Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-838/PM.223/2019. Identifikasi
      Penilai yang bertanggung jawab pada laporan pendapat kewajaran atas Rencana
      Transaksi Peningkatan Modal PT Vasamty Land Sawangan Dengan Cara Konversi
      Uang Muka Investasi Modal (“Rencana Transaksi”) ini adalah sebagai berikut :

      Nama                                            : Ir. Yohn PS. Napitupulu, Msc., MAPPI (Cert.)
      Anggota MAPPI                                   : 92 – S- 00252
      No. Izin Penilai Publik                         : PB-1.08.00069
      No. Izin Bapepam-LK                             : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
      No. Register                                    : RMK-2017.00069
      Klasifikasi bidang jasa                         : Penilai Bisnis dan Properti



                                                                                                     Kantor Cabang Bogor
                                                                                 Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                             RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                            Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                            Jawa Barat 16129
                                                                                                         Telp. : 0251-8397671
                                                                                                  Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                      Website : www.fsr.co.id
                                   Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
                                                                                                                  - i-   (PS) ;
 PT Pakuan, Tbk.                                                         Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
     KJPP FSR/Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan kajian atas obyek
     Rencana Transaksi pada perihal dimaksud, dan tidak memiliki benturan
     kepentingan dengan subyek atau obyek kajian, sehingga dalam posisi untuk
     memberikan kajian objektif dan tidak memihak.

1.2. PEMBERI TUGAS

     Nama                      : PT Pakuan, Tbk.
     Bidang Usaha              : Real Estat
     Alamat Kantor             : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok


1.3. PENGGUNA LAPORAN

     Nama                      : PT Pakuan, Tbk.
     Bidang Usaha              : Real Estat
     Alamat Kantor             : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok


1.4. LATAR BELAKANG

        Perseroan berencana untuk melakukan peningkatan modal pada VLS dengan
        cara mengkonversi uang muka yang telah diberikan kepada VLS sebelumnya
        sesuai dengan kesepakatan sebanyak 436.203 lembar dengan nilai perlembar
        sesuai nilai nominal saham VLS Rp 500.000,- / lembar saham atau setara dengan
        Rp218.101.500.000 selanjutnya dalam laporan ini disebut “Rencana Transaksi”.


1.5. MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

      Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas
      Rencana Transaksi, digunakan untuk kepentingan internal manajemen Perseroan
      dan pemenuhan peraturan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
      dan Transaksi Benturan Kepentingan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan
      Usaha Utama.




                                                                                 - ii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 4
1.6. DASAR NILAI DAN DEFINISI

      Dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar (Market Value).
     DEFINISI DARI NILAI PASAR – POJK 35 2020
     (Market Value)

     Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
     penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
     berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi
     bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak
     masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian,
     dan tanpa paksaan.

1.7. TANGGAL PENILAIAN

      Tanggal penilaian (cut-off date) 30 September 2024.

1.8. PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN

      Pedoman laporan pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK
      35 tahun 2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
      Modal” dan SEOJK 17 tahun 2020 tentang “Pedoman Penilaian & Penyajian
      Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”.


1.9. PENDEKATAN DAN METODE PENDAPAT KEWAJARAN

      Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur
      analisis sebagai berikut:

             Analisis transaksi;
             Analisis kualitatif dan kuantitatif;
             Analisis kewajaran transaksi;
             Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

1.10. BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA
      PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS

      Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selain Pemberi Tugas,
      kecuali yang diatur dalam peraturan dan hukum yang berlaku.


1.11. PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI

     Laporan pendapat kewajaran ini hanya digunakan untuk laporan pendapat
     kewajaran atas Rencana Transaksi, dan oleh karenanya tidak direkomendasikan
     untuk penggunaan lainnya dan Laporan ini terbuka untuk Publik.



                                                                                  - iii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 5
1.12. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

      Dalam penyusunan Laporan Pendapat kewajaran ini menggunakan asumsi dan
      kondisi pembatas sebagai berikut:
           Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
           KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
            digunakan dalam proses penilaian.
           Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang
            dapat dipercaya keakuratannya.
           KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
            mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
            dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
           KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan
            kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
           KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
            kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
            operasional perusahaan.
           KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
            Pendapat Kewajaran.
           KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
            pemberi tugas.


1.13. ANALISA PENDAPAT KEWAJARAN

           Analisis Transaksi
            Berdasarkan riwayat pihak-pihak yang bertransaksi diatas diketahui bahwa
            ada hubungan afiliasi antara PT Pakuan, Tbk. (“Perseroan”) dengan PT
            Vasamty Land Sawangan (“VLS”).
           Analisis Kualitatif
            Berdasarkan Ringkasan kesepakatan pembentukan JV tertanggal 27 Maret
            2024 antara Perseroan dan Samty Asia Investment Pte., Ltd. (“SAI”) yang
            sudah ditindaklanjuti dengan Advance Share Subscription Agreement
            tertanggal 9 Mei 2024 antara Perseroan, SAI, dan VLS, tidak ada persyaratan
            khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga syarat-
            syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar.
           Analisis Kuantitatif
             o Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan
               pendapatan yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang
               dilakukan adalah wajar berdasarkan beberapa indikator dibawah ini:



                                                                                   - iv -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 6
                1. Proforma pendapatan Perseroan secara kumulatif dalam periode
                   proyeksi 2024 - 2028 dengan melakukan Rencana Transaksi adalah
                   sebesar Rp 4.098.403.037.532.
                2. Proforma laba bersih Perseroan secara kumulatif dalam periode
                   proyeksi 2024 - 2028 dengan melakukan Rencana Transaksi adalah
                   sebesar Rp 1.661.969.600.448.
             o Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
               dengan adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya
               Rencana Transaksi Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba bersih
               rata-rata yang lebih tinggi sebesar Rp 10.267.876.500 per tahun dibanding
               tidak melakukan Rencana Transaksi.
           Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi
            Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan nilai pasar
            diketahui bahwa harga Rencana Transaksi sebesar Rp. 500.000 dan nilai
            pasar setelah stock split sebesar Rp 492.005, maka selisih Harga Rencana
            Transaksi sebesar 1,62% dari Nilai Pasar dan berada dalam batasan 7,5%,
            maka harga yang ditetapkan adalah wajar.
1.14. KESIMPULAN

      Berdasarkan Analisa kewajaran di atas, maka Penilai berpendapat bahwa Rencana
      Transaksi ini adalah WAJAR.
Surat pengantar penilaian ini diikuti oleh Laporan Pendapat kewajaran Terinci
(Comprehensive Style) yang merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.
Disini kami tegaskan bahwa FSR tidak mengambil keuntungan, baik sekarang maupun di
masa yang akan datang, atas obyek pendapat kewajaran.
Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi stempel perusahaan (corporate seal) dari Kantor
Jasa Penilai Publik FSR.
Hormat kami,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan



Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Partner
Anggota MAPPI           : 92-S-00252
Izin Penilai Publik     : PB-1.08.00069
STTD Bapepam-LK         : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Register                : RMK-2017.00069
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilai Bisnis & Penilai Properti




                                                                                     -v-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 7
Laporan ini merupakan revisi dari laporan nomor 00058/2.0109-05/BS/10/0069/1/I/2025
tanggal 21 Januari 2025, dimana kami telah melakukan revisi pada:


   1. Penerbitan kembali laporan penilaian dengan disertai alasan dan penjelasan
       diterbitkannya revisi dengan tanggal dan nomor yang berbeda.
   2. Penyampaian Laporan pendapat kewajaran shortform report dan longform report
       atas rencana transaksi penyetoran modal pada PT Vasamty Land Sawangan.
   3. Penyampaian dokumen excel penilaian dan proyeksi keuangan serta bisnis plan
       yang disusun oleh manajemen.
   4. Pengungkapan “ ....kajian...” pada Status Penilai.
   5. Pengungkapan Asumsi dan Kondisi Pembatas sesuai dengan pasal 35 POJK No.
       35/2020. (Halaman iii).
   6. Penyesuaian Analisis Pendapat Kewajaran mengacu pada pasal 94 POJK Nomor
       35/2020 dan Bab III SEOJK Nomor 17/2020. (Halaman iv).
   7. Pengungkapan kronologis transaksi atas perjanjian pembentukan JV tertanggal
       27 Maret 2024 antara Perseroan dan Samty Asia Investment PTE. LTD tidak ada
       persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi
       sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar.
   8. Pengungkapan pengaruh transaksi terhadap Rencana Transaksi.
   9. Pengungkapan “...menghasilkan pendapatan yang positif...” mengacu pada angka
       riil.
   10. Pengungkapan mengenai transaksi yang mendasari dan analisa atas proyeksi
       keuangan dengan rencana transaksi diperkirakan akan memperoleh laba lebih
       tinggi rata-rata sebesar minimal Rp1.537.607.338 per tahun dikaitkan dengan
       VLS yang belum beroperasi.
   11. Pengungkapan atas harga rencana transaksi sebesar Rp500.000 atau sebesar
       Rp1.000.000 sebelum stock split pada tabel atas rincian.
   12. Pengungkapan atas nilai pasar sebesar Rp984.010, dikaitkan dengan
       pengungkapan pada dokumen Keterbukaan Informasi sebesar Rp965.151.
   13. Penjelasan tentang rincian perhitungan bahwa selisih harga rencana transaksi
       sebesar 1,59% dari nilai pasar dikaitkan dengan pengungkapan pada KI sebesar
       3,61% dari Nilai Pasar dan perhitungan batas atas batas bawah 7,5% mengacu
       pada POJK No. 35/2020.
   14. Pengungkapan harga transaksi sebesar Rp1.000.000 sebelum stock split
       dikaitkan dengan pengungkapan pada dokumen Keterbukaan Informasi sebesar
       Rp500.000
   15. Pengungkapan atas analisis kewajaran disesuaikan mengacu pada POJK No.
       35/2020 dan SEOJK No. 17/2020 pada Kesimpulan.
   16. Pengungkapan atas dasar terdapatnya uang muka Perseroan sebesar nilai
       transaksi Rp218.101.500.000 dan uang muka SAI sebesar Rp209.548.500.000.
       (Halaman 1).
   17. Pengungkapan mengenai sifat hubungan afiliasi dan ada tidaknya benturan
       kepentingan. (Halaman 2).
   18. Pengungkapan mengenai persentase riil nilai materialitas transaksi. (Halaman 2).
   19. Dasar penggunaan nilai perlembar nominal saham VLS sebesar RP500.000,-/
       atau setelah stock split, dikaitkan dengan cut off date penilaian menggunakan per
       tanggal 30 September 2024 (sebelum stock split) pada Objek Penilaian. (Halaman
       3).
   20. Pengungkapan bahwa "Berdasarkan informasi yang kami terima tidak terdapat
       kejadian-kejadian penting setelah tanggal efektif dari tanggal penilaian (30
       September 2024) hingga tanggal laporan penilaian ini diterbitkan", dikaitkan
       dengan VLS yang melakukan perubahan anggaran dasar Perseroan dengan
       melakukan stock split pada 17 Januari 2025. (Halaman 4).
                                                                                    - vi -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 8
  21. Penjelasan Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham VLS atas
      periode yang digunakan untuk pengungkapan susunan pemegang saham VLS
      dikaitkan dengan periode cut off pelaksanaan penilaian. (Halaman 8).
  22. Pengungkapan Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi. Agar
      ditambahkan atas analisis belum beroperasinya VLS. (Halaman 10).
  23. Pengungkapan atas transaksi yang mendasari masing-masing peningkatan
      dan/atau penurunan atas masing-masing akun pada Laporan Keuangan pada
      Analisis Kuantitatif. (Halaman 20).
  24. Pengungkapan mengenai transaksi yang mendasari masing-masing peningkatan
      dan/atau penurunan yang mendasari proyeksi keuangan sebelum dan sesudah
      transaksi dikaitkan dengan VLS yang belum beroperasi pada Analisis Nilai
      Tambah. (Halaman 24).
  25. Pengungkapan “…pendapatan Perseroan dengan transaksi mengalami
      penurunan dibandingkan dengan proyeksi sebelum rencana transaksi, karena
      pendapatan dari pengembangan tanah yang dijual ke VLS dibukukan di laporan
      keuangan VLS pada Analisis Nilai Tambah. (Halaman 25).
  26. Pengungkapan Laporan Penilaian Saham yang hanya dilakukan atas transaksi
      sebelum stock split dikaitkan dengan Rencana Transaksi setelah stock split dan
      kesesuaian atas rencana transaksi dengan POJK No. 35/2020 atas kejadian
      penting setelah Tanggal Penilaian pada Analisis Kewajaran Transaksi. (Halaman
      26).




                                                                               - vii -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 9
                                PERNYATAAN PENILAI

KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan ini menyatakan bahwa:

1.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
     tanggal Pendapat Kewajaran.

2.   Penilai tidak memiliki benturan kepentingan dan bersifat independen terhadap obyek
     yang dinilai.

3.   Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah
     dilakukan dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.

4.   Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas
     Jasa Keuangan Nomor 35 tahun 2020 “Pedoman Penilaian Dan Penyajian Laporan
     Penilaian Usaha Di Pasar Modal”.

5.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

6.   Penilai memiliki pengalaman mengenai jenis usaha yang dinilai.

7.   Dalam melakukan pendapat kewajaran ini kami telah berusaha semaksimal mungkin
     untuk bertindak secara obyektif dan independen serta tidak terafiliasi dengan
     Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi dengan perusahaan tersebut.

8.   Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran ini.

9.   Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan.

11. Kesimpulan pendapat kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
    pembatas.
12. Seluruh data dan informasi              yang   diungkapkan   dalam   laporan   dapat
    dipertanggungjawabkan.

13. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dsn opini atas Laporan
    Pendapat Kewajaran.

14. Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil pendapat kewajaran.




                                                                                   - viii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 10
Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang
kami libatkan dalam penugasan ini adalah Penilai Profesional yang kompeten dan
memiliki keahlian penilaian yang baik.

Team Leader / Penilai :       Rekan (Partner) yang merupakan Penilai Publik, professional
                              yang telah memiliki pengalaman lebih dari 5 (lima) tahun
                              sebagai Penilai, dalam penugasan Penilai bertindak sebagai
                              Pimpinan (Team Leader) dan bertanggung jawab secara
                              penuh atas pelaksanaan pekerjaan penilaian mulai dari
                              penerimaan penugasan sampai kepada penyampaian laporan
                              termasuk     hasil    penilaiannya   dan       berkewajiban
                              menandatangani Laporan Penilaian.

Asisten Penilai           :   Merupakan profesional yang memiliki keahlian dibidangnya
                              sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman.
                              Asisten Penilai memiliki tugas membantu Penilai dalam
                              pengumpulan data, entri data dan kompilasi data serta
                              membantu dalam penyusunan laporan penilaian.




                                                                                     - ix -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 11
No         Nama                                                           Tanda Tangan



1.         Penanggung Jawab



           Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.)                   --------------------------
           Partner
           Anggota MAPPI                : 92-S-00252
           No. Ijin Penilai Publik      : PB-1.08.00069
           No. Ijin Bapepam-LK          : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
           Klasifikasi Bidang Jasa      : Penilai Bisnis Dan Properti
           Register                     : RMK-2017.00069


2.         Reviuer


           Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                                --------------------------
           Anggota MAPPI                : 11-T-03266
           Register                     : RMK-2017.00838
           No. Ijin Penilai Publik

           Klasifikasi Bidang Jasa      : Penilai Bisnis Dan Properti
3.         Penilai



           Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                                --------------------------
           MAPPI No.                    : 11-P-03270




                                                                                               -x-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 12
                                       BAGIAN - 1
                                     PENDAHULUAN
 1. 1. Latar Belakang

      PT Pakuan, Tbk., yang selanjutnya disebut (“Perseroan”) adalah perusahaan yang
      bergerak dalam bidang pengembangan properti yang berlokasi di Jalan Raya Muchtar
      RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

      Perseroan dan Samty Asia Investments PTE. LTD (“SAI”). Bersepakat mendirikan
      Perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas di Indonesia dengan nama PT Vasamty
      Land Sawangan (“VLS”) pada tanggal 27 Maret 2024. VLS didirikan dengan Akta
      Pendirian No. 10 tertanggal 3 April 2024 oleh notaris Ungke Mulawanti SH., M.Kn
      yang berkedudukan di Kabupaten Bekasi Jawa Barat dan telah mendapatkan
      pengesahan dari MENKUMHAM Nomor AHU-0026791.AH.01.01.TAHUN 2024
      tertanggal 12 April 2024.

      Samty Asia Investment Pte. Ltd berencana melakukan investasi dan pengembangan
      diatas lahan seluas 55.025m2 yang dimiliki oleh Perseroan. Perseroan dan Samty Asia
      Investment Pte. Ltd membentuk perusahan patungan dengan nama PT Vasamty Land
      Sawangan pada tanggal 3 April 2024 dengan modal dasar & modal disetor penuh
      sebesar Rp 10,000,000,000,- (sepuluh milyar rupiah) dimana Perseroan memiliki 51%
      (lima puluh satu persen) dan Samty Asia Investment Pte. Ltd memiliki 49% (empat
      puluh sembilan persen) dengan persyaratan utama sebagai berikut:
            Semua biaya dan pengeluaran sehubungan dengan pendirian Perusahaan akan
             ditanggung oleh Perseroan dan Samty Asia Investment Pte. Ltd sesuai dengan
             proporsi kepemilikan saham
            Perseroan dan Samty Asia Investment Pte. Ltd sepakat meningkatkan Modal
             Dasar Saham dan Modal Disetor menjadi sebesar Rp437.650.000.000 dengan
             komposisi:

                 Pemegang                                                         Persentase
                                 Kelas Saham    Jumlah Saham    Nilai Saham
                   Saham                                                         Modal Saham

                 Pakuan           Saham Biasa      446.403     223.201.500.000       51%
                 Samty            Saham Biasa      428.897     214.448.500.000       49%
                 Jumlah                            875.300     437.650.000.000      100%


             Sebagai pelaksanaan dari rencana peningkatan modal tersebut, Perseroan, Samty
             Asia Investment Pte. Ltd, dan VLS menandatangani Advance Share
             Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024 dengan rincian perjanjian
             sebagai berikut:
                   Para pihak sepakat untuk mengkonversi penyetoran modal di muka
                      yang dilakukan oleh para pemegang saham kepada Perusahaan sebagai
                      pembayaran di muka untuk penerbitan saham oleh Perusahaan, yang
                                                                                       - 1-
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 13
                        seluruhnya akan diambil oleh para pemegang saham sesuai dengan
                        proporsi      kepemilikan      saham     dengan      jumlah    sebesar
                        Rp427.650.000.000.
                       Penyelesaian pemesanan saham baru oleh para pemegang saham
                        bergantung pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
                        Perusahaan yang diadakan untuk menyetujui pemesanan saham, yang
                        dapat dilakukan melalui Keputusan sirkular pemegang saham.
                       Jika Saham Perusahaan tidak diterbitkan kepada para pemegang
                        saham sampai masa berlaku yang ditetapkan berakhir, maka para
                        pemegang saham memiliki hak untuk menerima pengembalian uang
                        muka pembelian saham sesuai dengan jumlah yang disetor oleh para
                        pemegang saham.
                       Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Mei 2024 hingga 8 Mei 2025.

             Bersamaan dengan penandatanganan Advance Share Subscription Agreement
             tertanggal 9 Mei 2024, Perseroan dan SAI telah melakukan melakukan
             penyetoran uang muka investasi modal pada 15 dan 16 Mei 2025 sesuai dengan
             rekening koran

             Sehubungan dengan rencana peningkatan modal VLS, Perseroan juga telah
             mengajukan permohonan RUPS Independen sejak 29 April 2024 (melalui SPE
             OJK) terkait pemenuhan POJK No. 17/2020 dan POJK No. 42/2020

       Pada tanggal 17 Januari 2025, VLS melakukan perubahan anggaran dasar Perseroan
       dengan melakukan stock split sehingga yaitu modal ditempatkan VLS menjadi:

                                                                                        Nilai Nominal
        Pemegang Saham        Kelas Saham    Jumlah Saham            Nilai Nominal
                                                                                         per Saham
             Pakuan           Saham Biasa       10.200             Rp.5.100.000.000       Rp.500.000
                SAI           Saham Biasa          9.800           Rp.4.900.000.000       Rp.500.000
             Jumlah                             20.000             Rp.10.000.000.000      Rp.500.000



       Berdasarkan Laporan Keuangan Interim PT Vasamty Land Sawangan untuk periode
       enam bulan sejak tanggal 3 April 2024 (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30
       September 2024 dan dokumen rekening koran, Perseroan bersama-sama dengan SAI
       sebagai pemegang saham VLS telah memberikan uang muka investasi masing - masing
       sebesar:

        Rincian                Jumlah                 Pihak                     Periode penyetoran
        Transaksi                                                               Uang Muka
        Uang        muka       Rp209.548.500.000      Samty            Asia     15 Mei 2024
        investasi modal                               Investment       Pte.,
                                                      Ltd
        Uang        muka       Rp218.101.500.000      PT Pakuan Tbk.            15-16 Mei 2024
        investasi modal
        Total                  Rp427.650.000.000



                                                                                                  -2-
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 14
        dan dicatat sebagai penerimaan utang lain – lain (dipertegas pada Catatan Atas
        Laporan Keuangan nomor 10 dan 11).

        Perseroan berencana untuk melakukan peningkatan modal pada VLS dengan cara
        mengkonversi uang muka yang telah diberikan kepada VLS sebelumnya sesuai dengan
        kesepakatan sebanyak 436.203 lembar dengan nilai perlembar sesuai nilai nominal
        saham VLS Rp 500.000,- / lembar saham atau setara dengan Rp218.101.500.000
        selanjutnya dalam laporan ini disebut “Rencana Transaksi”.

        Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini merupakan suatu
        transaksi afiliasi dan material sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020
        tentang Transaksi Afiliasi Dan Transaksi Benturan Kepentingan dan POJK No.
        17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha.
        Direksi menyatakan bahwa Transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan
        sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
        42/POJK.04/2020.

        Rencana Transaksi Peningkatan Modal Pada PT Vasamty Land Sawangan Dengan
        Cara Konversi Uang Muka Investasi Modal merupakan salah satu kegiatan yang
        dilakukan untuk memenuhi kesepakatan atas Rencana Transaksi Peningkatan Modal
        Dengan Cara Konversi Uang Muka Investasi Modal sehingga struktur permodalan
        dari PT Vasamty Land Sawangan menjadi lebih kuat dan menjamin pengembangan
        dapat berjalan lancar.

1. 2.   Transaksi Afiliasi

        Berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020 , Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
        dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
        dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota
        dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas
        dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
        untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
        anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali. Sedangkan
        Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan
        dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris,
        atau pemegang saham utama yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.

        Berdasarkan keterangan dari manajemen Perseroan bahwa Perseroan merupakan
        pemegang saham VLS dengan kepemilikan 51% saham dan tidak adanya benturan
        kepenringan, maka Rencana Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana
        didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang
        Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

        Berdasarkan sumber data yang digunakan dan keterangan dari manajemen Perseroan
        bahwa:
                                                                                          -3-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 15
        1.   Perseroan merupakan pemegang saham VLS dengan kepemilikan 51% saham,
             maka, Rencana Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana
             didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020
             tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

        2.   Sesuai dengan Bab 1 Pasal 1 Ayat (4) POJK 42/2020, yang dimaksud dengan
             benturan kepentingan adalah

             “Benturan kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis
             perusahaan terbuka dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota direksi,
             anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali yang dapat
             merugikan perusahaan terbuka dimaksud.”

             Dalam hal ini, tidak terdapat benturan kepentingan dalam Rencana Transaksi
             Perseroan, karena Perseroan akan mendapatkan tambahan laba bersih per tahun
             bagi Perseroan secara rata-rata (dalam periode 5 tahun) sebesar
             Rp 10.267.876.500,- dari Rencana Transaksi, sehingga walaupun Rencana
             Transaksi merupakan transaksi afiliasi, tidak terdapat benturan kepentingan yang
             dapat merugikan Perseroan sebagai perusahaan terbuka.”

1. 3.   Transaksi Material

        Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020
        tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dimana nilai
        transaksi dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan
        Publik dikategorikan sebagai Transaksi Material.

        Berdasarkan Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024, Perseroan
        berencana melakukan peningkatan modal melalui konversi uang muka investasi modal
        sesuai dengan Rencana Transaksi sebanyak 436.203 lembar dengan nilai nominal
        Rp.500.000,- / lembar saham atau setara dengan Rp218.101.500.000,- atau 70,12%
        dari ekuitas Perseroan; dan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim PT
        Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak per 30 September 2024, nilai ekuitas Perseroan adalah
        sebesar Rp311.041.779.626,-, sehingga Rencana Transaksi merupakan Transaksi
        Material.


1. 4.   Ruang Lingkup

        Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi yang
        akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain. Pendapat
        kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi persetujuan
        atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu Transaksi
        tersebut.


                                                                                         -4-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 16
        Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran Rencana
        Transaksi adalah KJPP Febriman Siregar & Rekan (FSR) yang diharapkan dapat
        melakukan kajian secara obyektif dan independen, sesuai dengan Surat Perintah Kerja
        (SPK) Nomor : 1049A/PNW/FO-BGR-FSR/XI/2024, tanggal 28 November 2024.

1. 5.   Identitas Pemberi Tugas

        Berikut adalah identitas pemberi tugas:
        Nama                   : PT Pakuan, Tbk.
        Bidang Usaha           : Real Estat
        Alamat Kantor          : Jl. Muchtar RT 002 RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok

1. 6.   Pengguna Laporan

        Berikut adalah identitas pengguna laporan:
        Nama                   : PT Pakuan, Tbk.
        Bidang Usaha           : Real Estat
        Alamat Kantor          : Jl. Muchtar RT 002 RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok

1. 7.   Maksud dan Tujuan

        Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas Rencana
        Transaksi yang berhubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
        42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
        dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
        Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

1. 8.   Obyek Penilaian

        Obyek penilaian adalah Rencana Transaksi, yaitu peningkatan modal VLS dengan cara
        konversi uang muka investasi modal sejumlah Rp. 218.101.500.000 setara dengan Rp
        500.000 / saham untuk 446.203 saham baru.

        Nilai Pasar PT Vasamty Land Sawangan adalah sebesar Rp. 9.840.098.000. Jika
        dihubungkan dengan jumlah saham beredar PT Vasamty Land Sawangan maka Nilai
        Pasar PT Vasamty Land Sawangan per saham adalah sebesar Rp. 492.005.




                                                                                       -5-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 17
1. 9.    Tanggal Penilaian (Cut Off Date)

         Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan
         interim VLS per tanggal 30 September 2024 dan laporan keuangan konsolidasian
         interim PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak per tanggal 30 September 2024.
1. 10. Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)

         Berdasarkan informasi yang kami terima dan penelaahan dokumen terdapat kejadian
         penting setelah tanggal efektif dari tanggal penilaian (30 September 2024) hingga
         tanggal laporan penilaian ini diterbitkan (5 Februari 2025) yaitu PT Vasamty Land
         Sawangan telah melaksanakan Stock Split pada tanggal 17 Januari 2025 berdasarkan
         Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 27 yang dibuat dihadapan
         notaris Ungke Mulawanti, SH, MKn, notaris di Jakarta Timur. Berikut adalah
         perbandingan komposisi pemegang saham, nilai nominal, dan lembar saham sebelum
         dan sesudah stock split:

                            SEBELUM STOCK SPLIT                     SESUDAH STOCK SPLIT
          Pemegang           30 SEPTEMBER 2024                        17 JANUARI 2025
            saham     Lembar Nominal                          Lembar Nominal /
                                          Nilai Saham                              Nilai Saham
                      Saham    / saham                        Saham    saham

           Pakuan      5.100     1.000.000   5.100.000.000    10.200    500.000    5.100.000.000

             SAI       4.900     1.000.000   4.900.000.000    9.800     500.000    4.900.000.000

            Total      10.000                10.000.000.000   20.000              10.000.000.000

         Transaksi stock split hanya merubah jumlah lembar dan nilai nominal per saham
         secara proporsional tanpa mengubah total nilai modal saham VLS, sehingga
         pelaksanaan stock split tidak mempengaruhi penilaian 100% ekuitas VLS sebagaimana
         juga dijelaskan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.


1. 11.   Sumber Data

         Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas Rencana
         Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan hal-hal sebagai
         berikut:

         1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
         2. Laporan Keuangan Interim PT Vasamty Land Sawangan untuk periode enam
            bulan sejak tanggal 3 April 2024 (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30
            September 2024.
         3. Laporan Keuangan Konsolidasian Interim PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak
            pada tanggal 30 September 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
            Suharli, Sugiharto & Rekan dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan
            secara wajar dalam semua hal yang material.
                                                                                             -6-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 18
        4. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit
           oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini bahwa laporan
           tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
        5. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit
           oleh Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan
           dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal
           yang material.
        6. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit
           oleh Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan
           dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal
           yang material.
        7. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit
           oleh Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan
           dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal
           yang material.
        8. Business Plan Perseroan.
        9. Surat pernyataan (representasi) manajemen PT Pakuan, Tbk. terkait dengan
           Rencana Transaksi.
        10. Rekening Koran PT Vasamty Land Sawangan periode 1-31 May 2024
        11. Wawancara dengan pihak manajemen PT Pakuan, Tbk, Ibu Petronella Maytea
            Lantio Simamora sebagai Corporate Secretary.
        12. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar
            dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari
            pihak independen yang kami anggap relevan.
        13. Laporan Penilaian Saham PT Vasamty Land Sawangan yang dikeluarkan KJPP
            Febriman Siregar dan Rekan dengan Nomor Laporan : 00112/2.0109-
            05/BS/06/0069/1/II/2025 tertanggal 05 Februari 2025.

1. 12. Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas

        Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
        antara lain:

       1.    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
       2.    KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
             dalam proses penilaian.

                                                                                          -7-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 19
      3.    Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang
            dapat dipercaya keakuratannya.
      4.    KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
            mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
            dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
      5.    KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
            proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
      6.    KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
            kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
            operasional perusahaan.
      7.    KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
            Pendapat Kewajaran.
      8.    KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
            pemberi tugas.
      9.    KJPP FSR mengasumsikan bahwa sejak Rencana Transaksi hingga penerbitan
            pendapat kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
            material terhadap Rencana Transaksi.
    10.     KJPP FSR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang
            ditetapkan pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional Perseroan,
            baik dimasa lalu maupun dimasa mendatang.
    11.     KJPP FSR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan tidak ada
            masalah baik secara hukum atau masalah lainnya baik sebelum maupun setelah
            Transaksi.
    12.     KJPP FSR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban yang
            berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan lainnya sesuai
            dengan peraturan yang berlaku.
    13.     KJPP FSR telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-
            ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Rencana Transaksi dari
            Perseroan.
    14.     Laporan disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang
            dicantumkan pada laporan. Kami tidak bertanggung jawab kepada pihak lain
            selain Pemberi Tugas dimaksud. Pihak lain yang menggunakan laporan ini
            bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul.
    15.     Penilai tidak melakukan penelitian dan penyelidikan yang ada hubungannya
            dengan kebenaran legalitas serta hutang piutang yang mengakibatkan kerugian
            atas properti yang dinilai karena bukan merupakan ruang lingkup pekerjaan
            penilai. Kami berasumsi bahwa obyek yang dinilai tersebut telah bebas dari segala
            tuntutan hukum.
    16.     Inspeksi lapangan yang kami lakukan hanyalah terhadap kondisi aset yang
            dikemukakan dalam laporan ini adalah merupakan kondisi yang terlihat. Sehingga
            tidak dimaksudkan untuk memeriksa kondisi properti di bawah permukaan
            tanah/air, tidak menyelidiki kelayakan konstruksi (building audit) dan tidak
            menyelidiki kondisi teknis secara detail.


                                                                                         -8-
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 20
    17.     Kami tidak melakukan penyelidikan atas masalah lingkungan yang berkaitan
            dengan pencemaran. Apabila tidak diinformasikan lain. Penilaian kami didasarkan
            pada asumsi mengenai tidak adanya pencemaran yang dapat berpengaruh
            terhadap nilai.
    18.     KJPP FSR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di depan
            pengadilan atau pejabat pemerintah jika hal tersebut tidak terkait dengan maksud
            dan tujuan laporan ini serta di luar ruang lingkup dari penugasan.
    19.     Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan
            pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun kepada
            pihak selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala bentuk biaya yang
            timbul menjadi beban pemberi tugas.
    20.     Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan stempel
            kantor (office seal) dari KJPP FSR.




                                                                                        -9-
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 21
                             BAGIAN - 2
                KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

2. 1    Metode Analisis Atas Rencana Transaksi

         Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan
         analisis dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

         1. Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-
            pihak yang terlibat Rencana Transaksi, analisis perjanjian dan persyaratan dalam
            Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
         2. Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan dan
            kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan prospek
            Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan
            kerugian Rencana Transaksi.
         3. Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan
            keuangan historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi
            keuangan, analisis keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan analisis
            nilai tambah.
         4. Analisis kewajaran Rencana Transaksi.

2. 2    Analisis Rencana Transaksi
2.2.1   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Terlibat Rencana Transaksi

         Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:

         1. PT Pakuan Tbk. (“Perseroan”): Pihak yang akan melakukan peningkatan modal
            pada VLS dengan cara konversi uang muka investasi modal.
         2. PT Vasamty Land Sawangan (“VLS”): Pihak yang akan menerima peningkatan
            modal dengan cara konversi uang muka investasi modal.

A.       PT Pakuan, Tbk. (Perseroan)

         Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham Perseroan
         Berdasarkan Laporan Keuangan Interim per 30 September 2024, susunan pemegang
         saham Perseroan adalah sebagai berikut:
         Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                              Jumlah Saham       Nilai Nominal        Komposisi
                    Pemegang Saham
                                                (Lembar)             Saham              (%)
          PT Sirius Surya Sentosa                  732.655.000       73.265.500.000          60,55
          PT Bhineka Abadi Investama               114.773.100       11.477.310.000           9,49
          Masyarakat (masing-masing < 5%)          362.571.900       36.257.190.000          29,96
          Total                                  1.210.000.000      121.000.000.000            100
                                                                                           - 10 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 22
        Susunan Pengurus Perseroan

        Berdasarkan Laporan Keuangan Interim per 30 September 2024, susunan pengurus
        Perseroan adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama dan Independen        : Yoshihiro Kobi
        Komisaris Independen                  : Bonny Harry
        Wakil Komisaris Utama                 : Johan Yudhya Santosa


        Dewan Direksi
        Direktur Utama                        : Erick Wihardja
        Wakil Direktur Utama                  : Aditya Wisnu Wardhana
        Direktur                              : Hum Jiun Tyan

        Komite Audit
        Ketua                                 : Bonny Harry
        Anggota                               : Margini Setianingsih
        Anggota                               : Irma Sundari Sulaeman

        Berdasarkan Akta Notaris No 19, tanggal 17 Januari 2025, susunan pengurus
        Perseroan adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama dan Independen        : Yoshihiro Kobi
        Komisaris Independen                  : Bonny Harry

        Dewan Direksi
        Direktur Utama                        : Erick Wihardja
        Wakil Direktur Utama                  : Aditya Wisnu Wardhana

B.      PT Vasamty Land Sawangan (VLS)

        Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham VLS

        Penilai berkewajiban menyajikan fakta-fakta yang terjadi sampai dengan periode cut
        off date (30 September 2024) dan juga fakta-fakta yang terjadi setelah periode cut off
        date sampai dengan tanggal penerbitan laporan (subsequent event), sehingga Penilai
        menyajikan komposisi pemegang saham dengan 2 periode, yaitu:
        •       periode cut off date 30 September 2024 (sebelum stock split); dan
        •       periode subsequent event 30 September 2024 – 5 Februari 2025 (termasuk
        peristiwa stock split pada tanggal 17 Januari 2025 yang masuk dalam periode
        subsequent event).




                                                                                         - 11 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 23
       Susunan pemegang saham VLS sebelum dan sesudah stock split adalah sebagai
       berikut:

                           SEBELUM STOCK SPLIT                     SESUDAH STOCK SPLIT
        Pemegang            30 SEPTEMBER 2024                        17 JANUARI 2025
          saham      Lembar Nominal                          Lembar Nominal /
                                         Nilai Saham                              Nilai Saham
                     Saham    / saham                        Saham    saham

         Pakuan       5.100     1.000.000   5.100.000.000    10.200    500.000    5.100.000.000

            SAI       4.900     1.000.000   4.900.000.000    9.800     500.000    4.900.000.000

           Total      10.000                10.000.000.000   20.000              10.000.000.000

       Transaksi stock split hanya merubah jumlah lembar dan nilai nominal per saham
       secara proporsional tanpa mengubah total nilai modal saham VLS,

       Susunan Pengurus VLS

       Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 30 September 2024, susunan pengurus
       VLS adalah sebagai berikut:

       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama                          : Agnus Suryadi
       Komisaris                                : Chang Sihao

       Dewan Direksi
       Direktur Utama                           : Erick Wihardja
       Direktur                                 : Denny
       Direktur                                 : Tetsuro Kawamoto

      Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 17 Januari 2025, susunan pengurus
      Perseroan adalah sebagai berikut:

      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama                           : Agnus Suryadi
      Komisaris                                 : Yuki Watanabe

      Direksi
      Presiden Direktur                         : Erick Wihadarja
      Direktur                                  : Denny
      Direktur                                  : Takuro Shikida

       Berdasarkan identifikasi pihak-pihak yang bertransaksi diatas, diketahui bahwa
       terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan VLS, yaitu Perseroan selaku
       pemegang saham VLS dengan kepemilikan 51% saham.



                                                                                           - 12 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 24
2.6.3    Ringkasan Surat Perjanjian Penting

         Ringkasan kesepakatan pembentukan JV tertanggal 27 Maret 2024 antara Perseroan
         dan Samty Asia Investment PTE. LTD adalah sebagai berikut:
          Para Pihak menyepakati dan menyanggupi untuk mendirikan Perusahaan dalam
           bentuk perseroan terbatas di Indonesia dengan nama “PT Vasamty Land
           Sawangan”.
          Semua biaya dan pengeluaran sehubungan dengan pendirian Perusahaan akan
           ditanggung oleh Para Pihak sesuai dengan Proporsi Kepemilikan Saham.
          Para Pihak sepakat Modal dasar saham: Rp437.650.000.000, masing-masing Saham
           senilai Rp500.000 yang terbagi menjadi 875.300 lembar Saham biasa. Dengan
           rincian sebagai berikut :
                                                                           Persentase Modal
              Pemegang Saham           Kelas Saham     Jumlah Saham
                                                                                Saham
             Pakuan                     Saham Biasa       446.403                 51%
             Samty                      Saham Biasa       428.897                 49%
             Jumlah                                       875.300                100%


        Sebagai pelaksanaan dari rencana peningkatan modal tersebut, Perseroan, Samty Asia
        Investment Pte. Ltd, dan VLS menandatangani Advance Share Subscription Agreement
        tertanggal 9 Mei 2024 dengan rincian perjanjian sebagai berikut:

           Para pihak sepakat untuk mengkonversi penyetoran modal di muka yang dilakukan
            oleh para pemegang saham kepada Perusahaan sebagai pembayaran di muka untuk
            penerbitan saham oleh Perusahaan, yang seluruhnya akan diambil oleh para
            pemegang saham sesuai dengan proporsi kepemilikan saham dengan jumlah
            sebesar Rp427.650.000.000.
           Penyelesaian pemesanan saham baru oleh para pemegang saham bergantung pada
            keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan yang diadakan untuk
            menyetujui pemesanan saham, yang dapat dilakukan melalui Keputusan sirkular
            pemegang saham.
           Jika Saham Perusahaan tidak diterbitkan kepada para pemegang saham sampai
            masa berlaku yang ditetapkan berakhir, maka para pemegang saham memiliki hak
            untuk menerima pengembalian uang muka pembelian saham sesuai dengan jumlah
            yang disetor oleh para pemegang saham.
           Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Mei 2024 hingga 8 Mei 2025
         Berdasarkan ringkasan surat perjanjian diatas, tidak ada persyaratan khusus yang akan
         merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga syarat-syarat yang ada pada
         Rencana Transaksi adalah Wajar.

                                                                                         - 13 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 25
2.2.3   Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

        Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko yang akan
        dihadapi dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.
        a. Manfaat Rencana Transaksi
             Bagi Perseroan dan stakeholders lainnya (pihak konsumen, vendor, perbankan),
             peningkatan modal dari pihak SAI kepada VLS melalui konversi uang muka
             peningkatan/investasi modal, memberikan manfaat antara lain:
             •    Secara konsolidasi, struktur permodalan Perseroan akan menjadi lebih sehat
                  karena adanya konversi uang muka peningkatan/investasi modal (liabilitas)
                  menjadi komponen ekuitas;
             •    Uang muka peningkatan/investasi modal (liabilitas) SAI yang tidak
                  dikonversi menjadi ekuitas akan menyebabkan kurangnya komitmen
                  kepastian investasi oleh SAI dalam proyek/perusahaan patungan dimana
                  Perseroan mengambil bagian;
             •    Investasi dalam perusahan patungan Perseroan bersama SAI (VLS) pada
                  proyek yang dikembangkan bersama di Indonesia merupakan investasi
                  dengan komitmen bersama agar porsi investasi dalam bentuk aset tanah
                  harus dibiayai dengan modal saham. Dengan dilakukannya peningkatan
                  modal, kepercayaan investor (dalam hal ini SAI) atas proyek real estate di
                  Indonesia dan khususnya terhadap Perseron akan terjaga.
             •    Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan juga dapat
                  mempertahankan kepemilikannya secara langsung atas VLS. Selain itu, VLS
                  dapat meningkatkan ekuitas dan mengurangi liabilitasnya sebesar
                  Rp218.101.500.000 (dua ratus delapan belas miliar seratus satu juta lima ratus
                  ribu Rupiah).
             •    Perseroan mengharapkan penguatan modal yang dilakukan melalui Transaksi
                  dapat mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kinerja keuangan
                  VLS;
         b. Risiko Rencana Transaksi
                VLS sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran
                 masih dalam tahap perencanaan dan pra pengembangan.
                Risiko atas Rencana Transaksi akan memperlambat rencana pengembangan
                 proyek yang dijalankan oleh VLS sehingga pencapaian proyeksi keuangan
                 yang diharapkan oleh VLS juga akan terganggu. Terganggunya pencapaian
                 proyeksi keuangan VLS akan mempengaruhi Perseroan dalam hal:
                 a. Melambatnya pertumbuhan Perseroan secara konsolidasian yang
                      disebabkan mundurnya jadwal pengembangan proyek oleh VLS.
                 b. Terganggunya pengembalian investasi Perseroan yang ditargetkan dari
                      VLS berupa pendapatan dividen.
                 c. Menurunnya kepercayaan dan kepuasan para pemangku kepentingan
                      Perseroan.
                                                                                           - 14 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 26
2. 3    Analisis Kualitatif Atas Rencana Transaksi
2.3.1   Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha

        Perseroan (Entitas Induk) didirikan di Republik Indonesia sesuai Akta Notaris Ridwan
        Suselo, S.H., No. 21 tanggal 8 Maret 1971, notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
        mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A.5/304/5
        tanggal 9 Desember 1972 dan telah dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia
        No. 26 tanggal 30 Maret 1982 Tambahan No. 401 dan No. 28 tanggal 6 April 1973
        Tambahan No. 250.

        Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
        Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 53 tanggal 14 Juni 2024,
        dibuat di hadapan Masdiana, S.H., M.Kn, Notaris di Depok, yang telah mendapat
        pengesahan Menkumham berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
        Manusia Republik Indonesia Nomor No. AHU-0040417.AH.01.02.Tahun 2024
        tanggal 05 Juli 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-
        0135267.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 05 Juli 2024.

        Perseroan beralamat di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan,
        Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

        Kegiatan Usaha Perseroan

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Entitas Induk, maksud, tujuan serta kegiatan
        Entitas Induk adalah dalam bidang penyediaan akomodasi, real estat, aktivitas
        olahraga dan rekreasi lainnya, dan konstruksi.

2. 4    Gambaran Perekonomian Dunia dan Indonesia

        Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan III-2024,
        ketidakpastian pasar keuangan global kembali meningkat. Ketegangan geopolitik di
        Timur Tengah telah mendorong meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
        Di bidang ekonomi, pertumbuhan dunia pada 2024 diperkirakan tumbuh sebesar
        3,2% dengan kecenderungan yang melambat. Inflasi global dalam tren penurunan
        sehingga mendorong konvergensi pelonggaran kebijakan moneter, khususnya negara
        maju.

        Di Amerika Serikat, rilis tingkat pengangguran terkini menunjukkan perbaikan
        ditengah prospek inflasi yang lebih rendah sehingga mendorong ekspektasi pelaku
        pasar terhadap penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih rendah dari perkiraan
        semula. Hal tersebut menyebabkan kenaikan yieldUS Treasury tenor 2 dan 10 tahun
        dan indeks dolar AS (DXY). Ke depan, tren penurunan suku bunga kebijakan negara
        maju, khususnya AS diperkirakan tetap berlanjut, meskipun dinamika ketegangan
        geopolitik perlu terus dicermati. Perkembangan ini memerlukan kehati-hatian dalam
        merumuskan respons kebijakan dalam memitigasi dampak rambatan global, termasuk
                                                                                          - 15 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 27
       dalam mendorong aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar
       guna menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

        Pertumbuhan PDB Dunia




                   Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024

       Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan III-2024,
       perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik dan perlu terus didorong agar lebih
       tinggi. Pertumbuhan teriwulan III-2024 didukung oleh permintaan domestik. Investasi
       tetap kuat, khususnya investasi bangunan sejalan dengan penyelesaian berbagai Proyek
       Strategis Nasional (PSN). Konsumsi rumah tangga, khususnya kelas menengah ke
       atas, tetap terjaga. Ekspor nonmigas tumbuh positif di tengah perlambatan ekonomi
       global dan penuruna harga komoditas. Dasi sisi Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan
       ditopang oelh Industri Pengolahan, Konstruksi dan Perdagangan Besar dan Eceran.
       Seacara spasial, kinerja ekonomi terjaga diseluruh wilayah

       Nilai Tukar Rupiah. Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga, sejalan dengan konsistensi
       kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada Oktober
       2024 (hingga 15 Oktober 2024) melemah sebesar 2,82% (ptp) dari bulan sebelumnya.
       Pelemahan nilai tukar tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan ketidakpastian
       global akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Namun demikian,
       apabila dibandingkan dengan level akhir Desember 2023, nilai tukar Rupiah
       terdepresiasi hanya sebesar 1,17%, lebih baik dibandingkan dengan pelemahan Peso
       Filipina, Dollar Taiwan dan Won Korea yang masing-masing terdepresiasi sebesar
       4,25%, 4,58% dan 5,62%.

       Kedepan, nilai tukar Rupiah diperkirakan stabil sejalan dengan menariknya imbal hasil,
       rendahnya inflasi dan tetap baiknya prospek pertumbuhanekonomi Indonesia, serta
       komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian. Seluruh instrumen
       moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi meneter pro
       market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI dan SUVBI, untuk memperkuat
       efetivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk modal asing dan mendukung
       penguatan nilai tukar Rupiah.
                                                                                        - 16 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 28
                   Grafik 2.1     Rupiah vs Negara Kawasan




                   Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024


        Inflasi. Inflasi IHK tercatat rendah di seluruh komponen sehingga mencapai 1,84%
        (yoy) pada September 2024. Inflasi inti tercatat sebesar 2,09% (yoy), sementara inflasi
        volatile food terus menurun menjadi 1,43% (yoy). Penurunan inflasi VF didukung
        oleh peningkatan pasokan pangan seiring berlanjutnya musim panen, eratnya sinergi
        pengendalian inflasi TPIP/TPID melalui GNPIP dan pengaruh base effect harga
        pangan. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam
        sasarannya. Inflasi inti diperkirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar
        dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons
        permintaan domestik, imported inflation yang terkendali didukung oleh sinergi
        pengedalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah . Bank
        Indonesia terus berkomitmen memperkuat efetivitas kebijakan moneter guna menjaga
        inflasi tahun 2024 dan 2025 terkendali dengan tetap mendukung upaya penguatan
        pertumbuhan ekonomi.
2. 5    Tinjauan Industri Properti

        Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus
        kewaspadaan dalam pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi
        global terus membayangi terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi
        ini berdampak pada pergerakan investor, baik untuk properti komersial maupun
        properti residensial, yang cenderung wait and see hingga ada kepastian hasil pemilu.
        Pemulihan ekonomi setelah pandemi yang digulirkan juga harus melalui berbagai
        tantangan, mulai dari peningkatan inflasi, peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.

        Ditengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga
        pertumbuhan industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali
        akhir tahun lalu, mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti
        yang positif.

        Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024
        akan diwarnai dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika
                                                                                           - 17 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 29
       pasar properti, seperti kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang
       semakin marak untuk menangkap konsumen milenial. Sejalan dengan itu,
       pengembangan infrastruktur di luar Pulau Jawa mendorong pertumbuhan properti
       yang lebih baik di luar Pulau Jawa, diikuti dengan inovasi dan diversifikasi produk
       yang menjadi navigasi yang terus diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasar
       properti.

       Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari
       para pemangku kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun
       2024. Hasil survei menunjukkan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi
       diperkirakan stabil dengan potensi terus tumbuh, meski tetap harus waspada ditengah
       kondisi ekonomi dan geopolitik global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun 2024
       yang perlu diantisipasi dalam menjaga Pertumbuhan Ekonomi, diantaranya dampak
       pemilu, potensi kenaikan suku bunga, dan kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga
       menunjukkan prediksi pertumbuhan properti tahun 2024 diwarnai dengan asumsi
       tetap akan tumbuh. Sementara itu, insentif PPN DTP dinilai memberi dampak positif
       dalam pertumbuhan properti di akhir tahun 2023.

       Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada
       kekhawatiran terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor
       properti yang ditemukan yakni Rumah Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi
       akan meningkat, sektor ritel dan hotel diperkirakan stabil dan sektor Apartement
       Strata, Resor Vila dan Perkantoran akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga
       memperkirakan kota Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan
       Tangerang menjadi Top 5 Cities yang dinilai akan memiliki prospek untuk
       pertumbuhan properti tahun 2024. Sementara itu, sektor Energi Terbarukan, Logistik,
       dan Ecommerce dipercaya sebagai sektor bisnis yang memiliki daya ungkit positif
       terhadap pertumbuhan properti tahun 2024.

       Permintaan Properti Komersial. Indeks Permintaan Properti Komersial untuk
       kategori sewa pada triwulan III 2024 secara tahunan tumbuh 4,10% (yoy), meningkat
       dibandingkan triwulan II 2024 yang tumbuh 4,00% (yoy). Peningkatan Indeks
       Permintaan untuk kategori sewa terutama terjadi pada segmen perkantoran sewa dan
       convention hall. Peningkatan permintaan segmen perkantoran sewa terjadi di Jakarta,
       Surabaya dan Medan. Sementara peningkatan permintaan convention hall terjadi di
       Jakarta dan Palembang serta segmen hotel di Makassar dan Denpasar seiring dengan
       maraknya kegiatan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) yang
       diselenggarakan oleh instansi pemerintah. Lebih lanjut, permintaan untuk segmen
       hotel juga tercatat meningkat di beberapa kota tempat penyelenggaraan event nasional
       seperti di Balikpapan terkait dengan kegiatan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT)
       Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN)
       serta di Medan terkait pelaksanaan kegiatan PON XXI di Aceh dan Medan.



                                                                                          - 18 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 30
       Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada
       triwulan III 2024 tumbuh 0,27% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan
       triwulan sebelumnya yang sebesar 0,31% (yoy). Hal itu dipengaruhi oleh perlambatan
       permintaan pada segmen lahan industri di Semarang serta segmen warehouse complex
       di wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Palembang.
              Grafik 2.1      Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% yoy)




                   Sumber: Bank Indonesia


               Grafik 2.2      Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


       Sejalan dengan pertumbuhan tahunan, Indeks Permintaan Properti Komersial kategori
       sewa secara triwulanan meningkat 2,57% (qtq), lebih tinggi dari kenaikan triwulan
       sebelumnya yang sebesar 2,27% (qtq) (Grafik 3.5). Peningkatan Indeks Permintaan
       tersebut didorong oleh peningkatan pada segmen hotel di wilayah Bodebek, Bandung,
       Surabaya, Palembang, Medan, Balikpapan dan Denpasar. Selain itu, peningkatan
       Indeks Permintaan juga didorong segmen perkantoran sewa di Balikpapan, Denpasar,
       Makassar dan Pelambang serta segmen convention hall di Jakarta dan Palembang.

       Selanjutnya, Indeks Permintaan Properti Komersial kategori jual pada triwulan III
       2024 secara triwulanan tumbuh 0,03% (qtq), melambat dibandingkan triwulan II 2024
       yang tumbuh 0,10% (qtq). Perlambatan ini didorong oleh perlambatan permintaan
       pada segmen lahan industri di Wilayah Bodebek serta segmen warehouse complex di
       Jakarta dan Palembang.




                                                                                         - 19 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 31
               Grafik 2.3       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Sewa (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia

               Grafik 2.4       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Jual (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia


       Perkembangan Pasokan Properti Komersial. Indeks Pasokan Properti Komersial
       kategori sewa pada triwulan III 2024 secara tahunan tumbuh 2,45% (yoy), lebih tinggi
       dibandingkan kenaikan triwulan II 2024 yang sebesar 2,15% (yoy). Kenaikan pasokan
       tersebut terjadi pada seluruh segmen properti sewa. Kenaikan pasokan terutama
       terjadi pada segmen ritel sewa di Banten serta segmen apartemen sewa di Denpasar.

       Sejalan dengan hal tersebut, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori jual tumbuh
       0,12% (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang sebesar 0,07% (yoy). Kondisi
       ini didorong oleh peningkatan pasokan khususnya penambahan area pada segmen
       warehouse complex di wilayah Bodebek.
       Grafik 2.5     Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia
                                                                                           - 20 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 32
               Grafik 2.6       Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Jual (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


       Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triwulan III
       2024 masih melanjutkan perlambatan dari 0,49% (qtq) pada triwulan II 2024 menjadi
       0,27% (qtq). Perlambatan tersebut terutama terjadi pada segmen ritel karena
       penyesuaian pasokan dengan kebutuhan tenant yang semakin terkonsentrasi pada
       kegiatan ritel yang masih memiliki traffic pengunjung tinggi seperti tenant Food &
       Beverage, sport fashion, skincare dan indoor playground. Hal tersebut membutuhkan
       perubahan layout dan renovasi pada segmen ritel sewa di kota seperti Medan. Sejalan
       dengan kategori sewa, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori jual juga
       mengalami perlambatan dari 0,08% (qtq) pada triwulan sebelumnya 0,03% (qtq) pada
       triwulan III 2024. Perlambatan ini terutama disebabkan oleh tertahannya pasokan
       pada segmen warehouse complex di Jakarta dan Palembang.

               Grafik 2.7       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Sewa (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia




                                                                                             - 21 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 33
               Grafik 2.8       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Jual (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia


       Perkembangan Harga Properti Komersial. Meski dari sisi permintaan mengalami
       peningkatan, perkembangan harga properti komersial baik kategori jual maupun sewa
       mengalami perlambatan. Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada
       triwulan III 2024 tumbuh 2,09% (yoy), lebih rendah dibandingkan kenaikan triwulan
       sebelumnya yang tumbuh 2,32% (yoy). Perlambatan Indeks Harga tersebut terjadi
       pada seluruh segmen kategori sewa.

       Pada kategori jual, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial juga melambat
       dari 0,40% (yoy) pada triwulan II 2024 menjadi 0,63% pada triwulan III 2024.
       Perlambatan tersebut disebabkan penurunan harga pada segmen perkantoran jual di
       Surabaya sebagai strategi menarik konsumen. Sementara itu, harga segmen lahan
       industri mengalami perlambatan di wilayah Bodebek dan Semarang.

               Grafik 2.9       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia




                                                                                             - 22 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 34
               Grafik 2.10       Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


       Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada
       triwulan III 2024 meningkat sebesar 1,56% (qtq), lebih tinggi dibandingkan
       peningkatan triwulan sebelumnya yang sebesar 1,47% (qtq). Peningkatan terjadi pada
       segmen hotel di Balikpapan, Medan dan Palembang.

       Di sisi lain, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan III
       2024 terkontraksi 0,03% (qtq), setelah pada triwulan sebelumnya masih tumbuh
       0,15% (qtq). Kontraksi ini terutama disebabkan oleh penurunan Indeks Harga pada
       segmen lahan industri di wilayah Bodebek.

               Grafik 2.11     Perkembangan Indeks
               Harga Kategori Sewa Triwulanan (% qtq)




                Sumber: Bank Indonesia




                                                                                           - 23 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 35
                     2.12     Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulanan (% qtq)




                   Sumber: Bank Indonesia


2. 6    Analisis Kuantitatif
2.6.1   Kinerja Historikal Perseroan

        Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan dan potensi
        atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis
        keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan audit per 31 Desember
        2020, 31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023 dan 30 April 2024
        disajikan sebagai berikut:

        Historikal Keuangan Perseroan                                                          (dalam juta rupiah)
                                                                                                     30 Sept
                             Deskripsi              2020         2021         2022          2023
                                                                                                       2024
         Aset Lancar                              142.708      371.884     734.001     623.711         742.821
         Aset Tidak Lancar                        177.827      636.096     592.918     833.358         860.422
         Total Aset                               320.535    1.007.980    1.326.919   1.457.069      1.603.243
         Liabilitas Lancar                         80.759      439.299    1.081.715    838.627         889.972
         Liabilitas Tidak Lancar                  125.335      528.939       61.496    376.700         402.229
         Total Liabilitas                         206.094      968.237    1.143.211   1.215.327      1.292.201
         Ekuitas                                  114.441       39.743     183.708     241.742         311.042
         Total Liabilitas & Ekuitas               320.535    1.007.980    1.326.919   1.457.069      1.603.243
         Penjualan                                 11.153        7.460     365.270     173.770         253.222
         Beban Pokok Penjualan                      6.658        5.986     152.776         66.093        90.629
         Laba (Rugi) Kotor                          4.495        1.474     212.494     107.677         162.593
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak               (29.350)     (76.375)     144.360         57.863        74.399
         Laba (Rugi) Bersih                      (29.255)     (76.143)     144.248         57.863        74.399




                                                                                                         - 24 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 36
       Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan                                                    (%)
                                                                                           30 Sept
                     Deskripsi              2020        2021        2022         2023
                                                                                            2024
        Aset Lancar                                -      160,59       97,37      -15,03      19,10
        Aset Tidak Lancar                          -      257,70       -6,79       40,55       3,25
        Total Aset                                 -      214,47       31,64        9,81      10,03
        Liabilitas Lancar                          -      443,96      146,24      -22,47       6,12
        Liabilitas Tidak Lancar                    -      322,02      -88,37      512,56       6,78
        Total Liabilitas                           -      369,80       18,07        6,31       6,33
        Ekuitas                                    -      -65,27      362,24       31,59      28,67
        Total Liabilitas & Ekuitas                 -      214,47       31,64        9,81      10,03
        Pendapatan                                 -      -33,11     4796,38      -52,43      45,72
        Beban Pokok Pendapatan                     -      -10,09     2452,22      -56,74      37,12
        Laba (Rugi) Kotor                          -      -67,21   14316,15       -49,33      51,00
        Laba (Rugi) Sebelum Pajak                  -      160,22     -289,02      -59,92      28,58
        Laba (Rugi) Bersih                         -      160,27     -289,44      -59,89      28,58

       Analisa Neraca Perseroan

                 Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31
                  Desember 2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 1,60
                  triliun, Rp 1,45 triliun, Rp 1,32 triliun, Rp 1,0 triliun, dan Rp 320,53 miliar.

                 Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                  sebesar Rp 146 miliar atau setara dengan 10,03% dibandingkan dengan
                  jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini seiring dengan
                  meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                  ditunjukan dengan naiknya aset real estat-lancar, aset real estat tidak lancar,
                  dan pajak dibayar di muka masing-masing sebesar Rp 39,08 miliar, Rp 29,90
                  miliar, dan Rp 42,45 miliar.

                 Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                  sebesar Rp 130 miliar atau setara dengan 9,81% dibandingkan dengan jumlah
                  aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini seiring dengan
                  meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                  ditunjukan dengan naiknya aset real estat-lancar dan aset real estat tidak
                  lancar, masing-masing sebesar Rp 87,21 miliar dan Rp 25,04 miliar.

                 Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                  sebesar Rp 318 miliar atau setara dengan 31,64% dibandingkan dengan
                  jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini seiring dengan
                  meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial, serta aktivitas
                  kerjasama pengembangan dengan mitra/investor, yaitu PT Lotte Land
                                                                                             - 25 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 37
                Indonesia (melalui joint venture dalam PT Lotte Land Sawangan), yang
                ditunjukan dengan naiknya kas & setara kas, dan investasi pada entitas
                asosiasi, masing-masing sebesar Rp 165,21 miliar dan Rp 130,95 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                sebesar Rp 687 miliar atau setara dengan 214,47% dibandingkan dengan
                jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini seiring dengan
                meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                ditunjukan dengan naiknya kas dan setara kas, aset real estat – lancar dan aset
                real estat – tidak lancar masing-masing sebesar Rp 70,56 miliar, Rp 39,72
                miliar dan Rp 575,91miliar.

               Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31
                Desember 2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 1,29
                triliun, Rp 1,21 triliun, Rp 1,14 triliun, Rp 958,23 miliar, dan Rp 206,09 miliar.

               Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 76,87 miliar atau setara dengan 6,33% dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini seiring
                dengan meningkatnya rencana kerjasama pengembangan dengan
                mitra/investor, yaitu SAI (melalui joint venture dalam VLS), yang ditunjukan
                terutama dengan naiknya utang lain-lain pihak ketiga sebesar Rp 74,68 miliar.
                Pada dasarnya, utang lain-lain ini terdiri dari uang muka setoran modal SAI
                sebesar Rp 209,54 miliar dikurangi dengan pengembalian utang kontribusi PT
                Diamond Development Sawangan sebagai bagian dari Kerjasama Operasi
                (KSO) dalam KSO Vasanta Diamond Sawangan sebesar Rp 131,03 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 72,11 miliar atau setara dengan 6,31% dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini seiring
                dengan meningkatnya kerjasama pengembangan dengan mitra/investor, yaitu
                PT Diamond Development Sawangan (melalui KSO Vasanta Diamond
                Sawangan), yang ditunjukan dengan naiknya utang lain-lain pihak ketiga
                sebesar Rp 126,76 miliar. Selain itu terjadi penurunan uang titipan konsumen
                sebesar Rp 60,28 miliar akibat proses realisasi pendapatan.

               Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 174,97 miliar atau setara dengan 18,07% dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini seiring
                dengan meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                ditunjukan dengan naiknya uang titipan konsumen, uang muka konsumen

                                                                                             - 26 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 38
                sebesar masing-masing Rp 51,55 miliar, Rp 284,79 miliar, dan penurunan
                utang bank sebesar Rp 166,72 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 762,14 miliar atau setara dengan 369,80 % dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini seiring
                dengan adanya kerjasama pengembangan dengan mitra/investor, yaitu PT
                Diamond Development Sawangan (melalui KSO Vasanta Diamond
                Sawangan), yang ditunjukan dengan naiknya utang lain-lain pihak ketiga
                sebesar Rp      238,93 miliar. Selain itu terjadi peningkatan aktivitas
                pengembangan dan komersial Perseroan, yang ditunjukan dengan naiknya
                uang titipan konsumen, uang muka konsumen dan utang bank sebesar
                masing-masing Rp 113,88 miliar, Rp 34,21 miliar dan Rp 359,95 miliar.

               Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember
                2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 311,04 miliar,
                Rp 241,74 miliar, Rp 183,70 miliar, Rp 39,74 miliar, dan Rp 114,44 miliar.

               Pada tanggal 30 September 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 69,29 miliar atau setara dengan 28,67% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini
                terutama disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
                sebesar Rp 74,39 miliar yang disertai dengan dividen kas sebesar Rp 10 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 58,03 miliar atau setara dengan 31,59% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini
                terutama disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
                sebesar Rp 57,86 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 143,96 miliar atau setara dengan 362,24% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini
                terutama disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
                sebesar Rp 144,24 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                penurunan sebesar Rp 74,69 miliar atau setara dengan 65,27% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini
                terutama disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
                sebesar Rp 76,14 miliar.


                                                                                         - 27 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 39
       Grafik 2.1. Perkembangan Neraca Historikal Perseroan




       Analisa Laba Rugi Perseroan

               Pendapatan neto Perseroan pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember
                2023, 2022, 2021, dan 2020, masing-masing adalah sebesar Rp 253,22 Miliar,
                Rp 173,77 Miliar, Rp 365,27 Miliar, Rp 7,46 Miliar, dan Rp 11,15 Miliar.

               Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
                September 2024 mengalami kenaikan Rp 79,45 miliar atau setara dengan
                45,72% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 Desember 2023.

               Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                December 2023 mengalami penurunan Rp 191,50 miliar atau setara dengan
                52,43% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 December 2022

               Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                December 2022 mengalami kenaikan Rp 357,81 miliar atau setara dengan
                4796,38% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 December 2021

               Pendapatan neto Perseraon untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                December 2021 mengalami penurunan Rp 3,69 miliar atau setara dengan
                33,11% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 December 2020.

               Laba (Rugi) tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
                tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan
                                                                                     - 28 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 40
                2020 masing-masing adalah sebesar Rp 74,40 miliar, Rp 57,86 miliar, 144,25
                miliar, (Rp 76,14 miliar), dan (Rp 29,26 miliar).

               Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
                September 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp 16,53 miliar atau setara
                dengan 28,58% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang disebabkan oleh meningkatnya
                laba bruto (penjualan dikurangi beban pokok penjualan) sebesar Rp 54,91
                miliar dikurangi dengan meningkatnya beban/menurunnya pendapatan
                operasional dan lain-lain bersih sebesar Rp 38,38 miliar. Secara umum, hal ini
                disebabkan oleh realisasi pengakuan pendapatan dan meningkatnya aktivitas
                pengembangan.

               Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 86,38 miliar atau setara
                dengan 59,89% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang disebabkan oleh menurunnya
                laba bruto (penjualan dikurangi beban pokok penjualan) sebesar Rp 104,82
                miliar, sedangkan beban operasional dan lain-lain bersih relatif stabil dengan
                penurunan sebesar Rp 18,44 miliar. Secara umum, penurunan laba bruto
                tersebut diatas disebabkan oleh adanya laba bruto hasil penjualan tanah dari
                Perseroan kepada PT Lotte Land Sawangan (joint venture Perseroan dengan
                PT Lotte Land Indonesia dalam PT Lotte Land Sawangan) di tahun 2022
                sebesar Rp 212,49 miliar sedangkan di tahun 2023 laba bruto dari penjualan
                ke konsumen tercatat sebesar Rp 107,68 miliar.

               Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 220,39 miliar atau setara
                dengan 289,44% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
                berahkir pada tanggal 31 Desember 2021 yang disebabkan oleh meningkatnya
                laba bruto (penjualan dikurangi beban pokok penjualan) sebesar Rp 211,02
                miliar, sedangkan beban operasional dan lain-lain bersih relatif stabil dengan
                penurunan sebesar Rp 9,37 miliar. Secara umum, peningkatan laba bruto
                tersebut diatas disebabkan oleh adanya laba bruto hasil penjualan tanah dari
                Perseroan kepada PT Lotte Land Sawangan (joint venture Perseroan dengan
                PT Lotte Land Indonesia dalam PT Lotte Land Sawangan) di tahun 2022
                sebesar Rp 212,49 miliar sedangkan pada tahun 2021 Perseroan masih dalam
                tahap awal pengembangan dan hanya mencatat pengakuan laba bruto sebesar
                Rp 1,47 miliar.



                                                                                         - 29 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 41
                Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 46,88 miliar atau setara
                 dengan 160,27% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
                 berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang disebabkan oleh meningkatnya
                 beban operasional dan lain-lain bersih sebesar Rp 43,08 miliar dikarenakan
                 Perseroan memulai aktivitas pengembangan yang membutuhkan modal kerja
                 diawal, sedangkan dalam periode yang sama laba bruto (penjualan dikurangi
                 beban pokok penjualan) belum mengalami pertumbuhan dan hanya mencatat
                 penurunan sebesar Rp 3,02 miliar.
       Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Historikal Perseroan




       Arus Kas Perseroan                                                                (dalam juta rupiah)
                                                                                                 30 Sept
                     Deskripsi                 2020        2021       2022        2023
                                                                                                  2024
        Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                               (50.852)     53.963     408.583    (91.374)            3.550
        Aktivitas Operasi
        Arus Kas dari (dignakan untuk)
                                                 (622)    (363.821)   (146.391)    (6.655)           34.093
        Aktivitas Investasi
        Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                                50.280     359.813    (175.573)    25.628            15.520
        Aktivitas Pendanaan
        Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                                                (1.195)     49.955      86.618    (72.402)           53.164
        Setara Kas
        Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal
                                                 2.994       1.798      53.718    140.337            67.935
        Tahun
        Kas dan Setara Kas Entitas Anak yang
                                                      -      1.964            -            -                -
        Diakuisisi Pada Tahun Berjalan
        Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir
                                                 1.798      53.718     140.337     67.935          121.099
        Tahun




                                                                                                   - 30 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 42
       Analisa Arus Kas Perseroan
       Operating Cash Flow

               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan
                2020 masing-masing adalah sebesar Rp 3,55 Miliar, (Rp 91,37 Miliar), Rp
                408,58 miliar, Rp 53,96 miliar, dan (Rp 50,85 Miliar).
               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 3,55 miliar
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 234,71 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran pajak penghasilan, pembayaran beban keuangan pada modal
                kerja, dan penghasilan bunga masing-masing sebesar (Rp 178,92 miliar), (Rp
                52,97 miliar), (Rp 2,11 miliar), Rp 2,84 miliar.
               Arus kas bersih yang dikeluarkan dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar (Rp 91,37 miliar)
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 93,52 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran pajak penghasilan, pembayaran beban keuangan pada modal
                kerja, dan penghasilan bunga masing-masing sebesar (Rp 186,29 miliar), (Rp
                2,20 miliar), (445,80 juta), dan Rp 4,04 miliar.
               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 408,58 miliar
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 701,62 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran pajak penghasilan, pembayaran beban keuangan pada modal
                kerja, dan penghasilan bunga masing-masing sebesar (Rp 293,74 miliar), (Rp
                1,44 miliar), (Rp 1,35 miliar), Rp 3,50 miliar.
               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 53,96 miliar
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 155,56 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran bunga, pembayaran pajak penghasilan, dan kegiatan operasional
                lainnya masing-masing sebesar (Rp 69,59 miliar), (Rp 42.49 miliar), (Rp 8,82
                miliar), dan Rp 19,31 miliar,.
               Arus kas bersih yang dikeluarkan dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar (Rp 50,85 miliar)
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 15,28 miliar
                                                                                        - 31 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 43
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran bunga dan kegiatan operasional lainnya masing-masing sebesar
                (Rp 51,65 miliar), (Rp 22,16 miliar), dan Rp 7,68 miliar.
       Investing Cash Flow

               Arus kas bersih (yang digunakan untuk) dari aktivitas investasi Perseroan
                untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31
                Desember 2023, 2022, 2021, 2020 masing masing adalah sebesar Rp 34,09
                miliar, (Rp 6,65 miliar), (Rp 146,39 miliar), (Rp 363,82 miliar), dan (Rp 622,56
                juta).
               Arus kas bersih dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp 34,09 miliar terutama berasal
                dari penurunan piutang lain-lain 30,33 miliar dan bagian nonpengendali atas
                pendirian entitas anak sebesar Rp 4,9 miliar.
               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar (Rp 6,65 miliar)
                terutama berasal dari kenaikan piutang lain-lain (Rp 26,23 miliar),
                penambahan investasi pada entitas asosiasi sebesar (Rp 4,29 miliar) dan
                pengembalian uang muka investasi Rp 24,44 miliar.
               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar (Rp 146,39
                miliar) terutama berasal dari penambahan investasi pada entitas asosiasi (Rp
                131,04 miliar) dan penambahan uang muka investasi (Rp 20 miliar).
               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar (Rp 363,82
                miliar) terutama berasal dari penambahan uang muka investasi (Rp 216,12
                miliar) dan investasi pada entitas anak (Rp 144,99 miliar).

               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar (Rp 622,56 juta)
                terutama berasal dari perolehan aset tetap (Rp 597,33 juta) dan perolehan aset
                tak berwujud (Rp 25,23 juta).
       Financing Cash Flow

               Arus kas bersih (yang digunakan untuk) dari aktivitas pendanaan Perseroan
                untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31
                Desember 2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp
                15,52 miliar, Rp 25,63 miliar, (Rp 175,57 miliar), Rp 359,81 miliar, dan Rp
                50,28 miliar.

                                                                                           - 32 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 44
                 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
                  tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp 15,52 miliar
                  terutama berasal dari penerimaan utang bank jangka panjang Rp 36,00 miliar,
                  pembayaran dividen (Rp 9,86 miliar) dan penurunan utang lain-lain pihak
                  berelasi (Rp 8,34 miliar).
                 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
                  tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 25,63 miliar
                  terutama berasal dari penerimaan utang bank jangka panjang Rp 370,97
                  miliar, penerimaan utang bank jangka pendek Rp 19,92 miliar, dan
                  pembayaran utang bank jangka panjang (Rp 361,25 miliar).
                 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
                  tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar (Rp 175,57
                  miliar) terutama berasal dari pembayaran utang bank jangka panjang (Rp 200
                  miliar) dan penerimaan utang bank jangka panjang Rp 33,27 miliar.

                 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
                  tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 359,81 miliar
                  terutama berasal dari penerimaan utang bank jangka panjang Rp 527,97
                  miliar, penerimaan utang bank jangka pendek Rp 9,99 miliar dan pembayaran
                  utang bank jangka panjang (Rp 178,00 miliar).

                 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
                  tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 50,28 miliar
                  terutama berasal dari pembayaran utang bank jangka panjang (Rp 17 miliar)
                  dan penerimaan setoran modal saham Rp 71 miliar.


       Rasio Keuangan Perseroan

       Rasio Keuangan Perseroan
                                                                                       30 Sept
                    Deskripsi                  2020      2021      2022      2023
                                                                                        2024
      Rasio Likuiditas
      - Current Ratio (x)                         1,77      0,85      0,68      0,74       0,83
      - Working Capital to Total Asset Ratio    19,33%    -6,69%   -26,20%   -14,75%    -9,18%
      Rasio Aktivitas
      - Fixed Asset Turnover (x)                  0,40      3,58    104,84     32,52      40,27
      - Total Asset Turnover (x)                  0,03      0,01      0,28      0,12       0,16
      - Sales to Current Assets (x)               0,08      0,02      0,50      0,28       0,34
      Rasio Solvabilitas
      - Debt to Total Aset Ratio (x)              0,64      0,96      0,86      0,83       0,81
      - Debt Equity Rasio                         1,80     24,36      6,22      5,03       4,15
      Rasio Profitabilitas
      - Gross Profit Margin                     40,30%    19,76%   58,17%    61,97%     64,21%
                                                                                          - 33 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 45
                                                                                         30 Sept
                     Deskripsi              2020         2021        2022       2023
                                                                                          2024
        - Net Profit Margin                 -262,31%   -1.020,68%     39,49%    33,30%    29,38%
        - Return on Equity (ROE)             -25,56%    -191,59%      78,52%    23,94%    23,92%
        - Return on Assets (ROA)              -9,13%      -7,55%      10,87%     3,97%     4,64%


        Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan per 30 September 2024 adalah
        sebagai berikut:
       Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi
        liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan untuk
        memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek (pada saat ditagih). Current ratio
        (rasio lancar) sebesar 0,83 kali, hal ini menunjukkan bahwa Perseroan belum mampu
        memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek.
       Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana yang tertanam
        pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi Perseroan dalam
        menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan dan laba. Total asset turnover
        (perputaran aset) Perseroan sebesar 0,16 kali dan sales to current assets ratio 0,34 kali.
       Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
        memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Total debt
        to equity ratio (DER)/rasio hutang atas ekuitas Perseroan sebesar 4,15 kali yang
        menunjukkan bahwa Perseroan belum mampu memenuhi seluruh liabilitasnya dengan
        menggunakan ekuitas yang dimiliki, sedangkan debt to total assets ratio (DAR) atau rasio
        hutang atas harta yang dimiliki Perseroan sebesar 0,81 kali.
       Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan dalam menghasilkan laba selama
        periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan keberhasilan
        menggunakan asetnya secara produktif, dengan demikian profitabilitas suatu
        perusahaan juga dapat diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang
        diperoleh dengan jumlah aset atau modal pada suatu periode tertentu. Return on equity
        (ROE) sebesar 23,92% dan return on asset (ROA) sebesar 4,64%.


2.6.2   Analisis Nilai Tambah

        Analisis nilai tambah Rencana Transaksi dilakukan untuk melihat kemampuan
        menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik dengan membandingkan antara
        proyeksi keuangan tanpa dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan dilaksanakannya
        Rencana Transaksi.

        Berikut adalah Laba (Rugi) Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi selama periode
        proyeksi:




                                                                                             - 34 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 46
       Proyeksi Sebelum Rencana Transaksi
                      Profit & Loss            2024                     2025                    2026                   2027                   2028

       Revenue                            356,784,832,337        634,699,591,401           742,383,974,003        953,371,737,658       1,411,162,902,134
        Sales Revenue                     355,888,216,205        618,656,779,012           708,132,315,836        915,247,343,261       1,371,132,288,016
        Recurring Revenue                   896,616,132           16,042,812,388            34,251,658,167         38,124,394,398         40,030,614,118

       Overall COGS                       -114,975,546,497       -222,538,520,777          -297,649,490,748      -526,081,801,044       -648,419,255,766
        COGS Sales                        -114,975,546,497       -221,842,646,654          -289,299,001,272      -517,731,311,568       -640,068,766,290
        COGS Recurring                            0                -695,874,123              -8,350,489,476        -8,350,489,476         -8,350,489,476
       Gross Profit                        241,809,285,840        412,161,070,624           444,734,483,254       427,289,936,615        762,743,646,368
       Gross Profit Margin                      68%                    65%                        60%                   45%                    54%

       Operating Expense                  -77,587,898,766        -100,912,573,455          -102,124,075,597       -95,426,589,599        -76,781,838,329
        Sales & Marketing Expense         -12,337,846,875         -27,825,020,006           -26,843,895,545       -17,888,004,146        -29,712,592,184
        GA Expense                        -65,250,051,892         -73,087,553,448           -75,280,180,052       -77,538,585,453        -47,069,246,145

       Addback Depreciation                      0                 695,874,123              8,350,489,476          8,350,489,476          8,350,489,476

       EBITDA                             164,221,387,074        311,944,371,293           350,960,897,133        340,213,836,492        694,312,297,515

       Other Income                       16,414,099,628          8,828,199,255            38,033,774,790                0                      0
       Depreciation Expense                      0                -695,874,123             -8,350,489,476         -8,350,489,476         -8,350,489,476

       EBIT                               180,635,486,701        320,076,696,425           380,644,182,447        331,863,347,016        685,961,808,039
       Interest Expense                   -32,325,103,131        -31,091,215,600           -26,913,761,522        -21,092,718,953        -13,628,087,895
       Interest Expense - VLS                    0                -7,334,197,500           -14,668,395,000        -14,668,395,000        -14,668,395,000

       EBT                                148,310,383,571        281,651,283,325           339,062,025,926        296,102,233,062        657,665,325,143
       EBT Margin                               42%                    44%                       46%                    31%                    47%

       Tax                                 -8,986,867,018        -17,070,700,714           -21,128,473,713        -26,693,623,021        -38,281,368,612

       Net Income                         139,323,516,552        264,580,582,610           317,933,552,213        269,408,610,041        619,383,956,531




       Proyeksi Setelah Rencana Transaksi
                      Profit & Loss            2024                     2025                    2026                   2027                   2028

       Revenue                            356,784,832,337        634,699,591,401           742,383,974,003        953,371,737,658       1,411,162,902,134
        Sales Revenue                     355,888,216,205        618,656,779,012           708,132,315,836        915,247,343,261       1,371,132,288,016
        Recurring Revenue                   896,616,132           16,042,812,388            34,251,658,167         38,124,394,398         40,030,614,118

       Overall COGS                       -114,975,546,497       -222,538,520,777          -297,649,490,748      -526,081,801,044       -648,419,255,766
        COGS Sales                        -114,975,546,497       -221,842,646,654          -289,299,001,272      -517,731,311,568       -640,068,766,290
        COGS Recurring                            0                -695,874,123             -8,350,489,476        -8,350,489,476         -8,350,489,476

       Gross Profit                       241,809,285,840        412,161,070,624           444,734,483,254        427,289,936,615        762,743,646,368

       Operating Expense                  -77,587,898,766        -100,912,573,455          -102,124,075,597       -95,426,589,599        -76,781,838,329
        Sales & Marketing Expense         -12,337,846,875         -27,825,020,006           -26,843,895,545       -17,888,004,146        -29,712,592,184
        GA Expense                        -65,250,051,892         -73,087,553,448           -75,280,180,052       -77,538,585,453        -47,069,246,145

       Addback Depreciation                      0                 695,874,123              8,350,489,476          8,350,489,476          8,350,489,476

       EBITDA                             164,221,387,074        311,944,371,293           350,960,897,133        340,213,836,492        694,312,297,515

       Other Income                       16,414,099,628          8,828,199,255            38,033,774,790                0                      0
       Depreciation Expense                      0                -695,874,123             -8,350,489,476         -8,350,489,476         -8,350,489,476

       EBIT                               180,635,486,701        320,076,696,425           380,644,182,447        331,863,347,016        685,961,808,039
       Interest Expense                   -32,325,103,131        -31,091,215,600           -26,913,761,522        -21,092,718,953        -13,628,087,895

       EBT                                148,310,383,571        288,985,480,825           353,730,420,926        310,770,628,062        672,333,720,143
       EBT Margin                               42%                    46%                       48%                    33%                    48%

       Tax                                 -8,986,867,018        -17,070,700,714           -21,128,473,713        -26,693,623,021        -38,281,368,612

       Net Income                         139,323,516,552        271,914,780,110           332,601,947,213        284,077,005,041        634,052,351,531




     Keterangan                                 2024            2025                2026               2027              2028 Rata-rata      Total
     Laba Bersih Dengan Transaksi     139,323,516,552 271,914,780,110    332,601,947,213    284,077,005,041   634,052,351,531 332,393,920,090 1,661,969,600,448
     Laba Bersih Tanpa Transaksi      139,323,516,552 264,580,582,610    317,933,552,213    269,408,610,041   619,383,956,531 322,126,043,590 1,610,630,217,948
     Selisih                                        0 7,334,197,500       14,668,395,000     14,668,395,000    14,668,395,000 10,267,876,500     51,339,382,500




                                                                                                                                                     - 35 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 47
       Proyeksi keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi mengasumsikan
       bahwa uang muka investasi modal dapat dikonversikan menjadi modal saham
       berdasarkan persetujuan RUPS, sedangkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa
       Rencana Transaksi mengasumsikan bahwa uang muka investasi modal tidak dapat
       dikonversi menjadi modal saham sehingga uang muka investasi modal akan
       dikembalikan (refundable) kepada Perseroan dan SAI berdasarkan Advance Share
       Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024 antara Perseroan, SAI, dan VLS. Dalam
       hal ini, Perseroan dan SAI berkomitmen untuk tetap terus mengembangkan proyek
       dalam VLS sehingga pendanaan proyek akan dibiayai melalui pinjaman.

       Berdasarkan asumsi diatas, proyeksi keuangan Perseroaan tanpa adanya rencana
       transaksi mempertimbangkan pembebanan biaya bunga pinjaman (financing cost)
       sebesar 7% p.a. Hal ini didasari bahwa pinjaman tersebut akan berasal dari Perseroan
       dan SAI sebagai pemegang saham VLS.

       Berdasarkan asumsi dasar diatas, proyeksi keuangan Perseroan dengan Rencana
       Transaksi diperkirakan akan memperoleh laba bersih per tahun rata-rata lebih tinggi
       sebesar Rp 10.267.876.500,- jika dibandingkan dengan Proyeksi Keuangan Perseroan
       tanpa adanya Rencana Transaksi. Hal ini dikarenakan adanya efisiensi financing cost bagi
       Perseroaan jika pendanaan dilakukan dengan modal saham (tidak perlu dilakukannya
       pengakuan beban bunga pinjaman yang berasal dari SAI pada saat dilakukan
       konsolidasi).

       Sampai dengan periode Laporan Pendapat Kewajaran ini diterbitkan, pengembangan
       proyek oleh VLS masih dalam tahap perencanaan dan pra pengembangan, sehingga
       aktivitas konstruksi fisik belum dimulai.

       Per tanggal 31 Januari 2025, VLS telah memperoleh Izin Pemanfaatan Ruang (IPR)
       berdasarkan Surat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
       Pintu Kota Depok Nomor 593.2/0258/IPR/SIMPOK/2025. Saat ini VLS sedang
       melengkapi rekomendasi dan dokumentasi terkait pengurusan Siteplan dan PBG
       (jangka waktu penyelesaian lebih kurang 6 bulan sejak tanggal IPR).

       Setelah didapatkannya perijinan yang diperlukan, VLS berencana melakukan
       konstruksi fisik pembangunan secara bertahap, dimana setiap tahapan pembangunan
       diperkirakan akan memakan waktu selama 12 bulan. Sehingga, konstruksi fisik tahap
       pertama akan selesai dan dilakukan serahterima paling lambat pada Q4 2026.
       Berdasarkan asumsi ini, VLS dapat membukukan pendapatan mulai tahun 2026 yang
       akan diserap oleh Perseroan.




                                                                                          - 36 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan, Tbk.
Page 48
2.6.3   Analisis Kewajaran Harga Transaksi

        Analisis kewajaran Rencana Transaksi adalah analisis kewajaran suatu transaksi dengan
        membandingkan Nilai Pasar dengan harga yang disepakati pada Akta Kesepakatan
        Bersama.

        a. Nilai Pasar
        Berdasarkan Laporan Penilaian Saham PT Vasamty Land Sawangan yang dikeluarkan
        KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan Nomor Laporan : 00113/2.0109-
        05/BS/10/0069/1/II/2025 tertanggal 05 Februari 2025 adalah sebesar Rp.
        9.840.098.000,-.

            Keterangan                        Sebelum stock Split     Setelah Stock Split
            Lembar Saham                             10.000                  20.000
            Nilai Per Saham                         984.010                 492.005


        b. Harga Rencana Transaksi
        Berdasarkan Rencana Transaksi harga yang disepakati                 adalah      sebesar
        Rp.218.101.500.000 atau Rp500.000 per saham setelah stock split.

        c. Perbandingan Harga Rencana Transaksi dengan Nilai Pasar
        Dengan membandingkan Harga Rencana Transaksi dan Nilai Pasar, yaitu sebagai
        berikut.

        Harga Rencana Transaksi sebesar Rp. 500.000 dan Nilai Pasar sebesar Rp 492.005 per
        saham, maka Selisih Harga Rencana Transaksi sebesar 1,62% dari Nilai Pasar.

                   Batas Bawah                 Rencana transaksi           Batas atas
            Rp 462.500,- / saham            Rp 500.000,- / saham    Rp. 537.500 / saham


        Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 Tahun 2020 ”Batas atas dan
        batas bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima persen)
        dari Nilai yang dijadikan acuan. Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi
        dengan Nilai Pasar diketahui bahwa Harga Rencana Transaksi 1,62% dari Nilai Pasar
        dan berada dalam batasan ±7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah Wajar.

2.6.4   Distribusi Pendapat Kewajaran

        Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
        kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
        untuk kepentingan lain.




                                                                                          - 37 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 49
                                             BAGIAN - 3
                                            KESIMPULAN

3.1    Kesimpulan

        Analisis Transaksi
        Berdasarkan riwayat pihak-pihak yang bertransaksi diatas diketahui bahwa ada
        hubungan afiliasi antara PT Pakuan, Tbk. ("Perseroan") dengan PT Vasamty Land
        Sawangan ("VLS").

        Analisis Kualitatif
        Berdasarkan Ringkasan kesepakatan pembentukan JV tertanggal 27 Maret 2024 antara
        Perseroan dan Samty Asia Investment Pte., Ltd. ("SAI") yang sudah ditindaklanjuti
        dengan Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024 antara
        Perseroan, SAI, dan VLS, tidak ada persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-
        pihak yang bertransaksi sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi
        adalah wajar.

       Analisis Kuantitatif
        Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan
         pendapatan yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang dilakukan
         adalah wajar berdasarkan beberapa indikator dibawah ini:
         o Proforma pendapatan Perseroan secara kumulatif dalam periode proyeksi 2024 -
            2028     dengan     melakukan     Rencana      Transaksi   adalah    sebesar
            Rp 4.098.403.037.532.
         o Proforma laba bersih Perseroan secara kumulatif dalam periode proyeksi 2024 -
            2028     dengan     melakukan     Rencana      Transaksi   adalah    sebesar
            Rp 1.661.969.600.448.
        Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan
         adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi
         Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba bersih rata-rata yang lebih tinggi
         sebesar Rp 10.267.876.500 per tahun dibanding tidak melakukan Rencana
         Transaksi.

        Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi
        Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan nilai pasar diketahui
        bahwa harga Rencana Transaksi sebesar Rp. 500.000 dan nilai pasar setelah stock split
        sebesar Rp 492.005, maka selisih Harga Rencana Transaksi sebesar 1,62% dari Nilai
        Pasar dan berada dalam batasan 7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah wajar.

3.2    Distribusi Pendapat Kewajaran
       Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
       kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
       untuk kepentingan lain




                                                                                        - 38 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.28 MB
Published13 Feb 2025
Pages49
Characters128,000
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org VASAMTY LAND SAWANGAN p.1 ×39
linked org Asia Investment p.5 ×11
linked person Petronella Maytea Lantio Simamora · Corporate Secretary p.18
linked org PT Sirius Surya Sentosa p.21
linked org Bhineka Abadi p.21
linked person Yoshihiro Kobi p.22 ×2
linked person Bonny Harry p.22 ×3
linked person Johan Yudhya Santosa p.22
linked person Erick Wihardja p.22 ×3
linked person Aditya Wisnu Wardhana p.22 ×2
linked person Irma Sundari Sulaeman p.22
possible org PT PAKUAN p.1 ×71
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×12
possible org Negara Republik Indonesia p.26
unresolved org PT VASAMTY LAND SAWANGAN DENGAN CARA P ERHITUNGAN p.1
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.2
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan Dengan Cara Konversi Uang p.2 ×3
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved org Febriman Siregar & Rekan p.2 ×2
unresolved person Msc. p.2
unresolved — MAPPI p.2
unresolved — Izin Bapepam-LK p.2
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×6
unresolved org KJPP FSR p.3 ×22
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.6 ×3
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.6 ×6
unresolved org Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu p.6
unresolved org Samty Asia Investment PTE. LTD p.7 ×9
unresolved org PENILAI KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.9
unresolved org Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.10
unresolved person Penanggung Jawab Ir. Yohn PS Napitupulu p.11 ×4
unresolved person Penilai Yaumil Husna Khair p.11
unresolved org Samty Asia Investments PTE. LTD p.12
unresolved person Ungke Mulawanti SH. p.12 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Suharli p.17
unresolved org Sugiharto & Rekan p.17
unresolved org Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris p.18
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kosasih p.18 ×3
unresolved org Tjahjo & Rekan p.18 ×3
unresolved org PT Bhineka Abadi Investama p.21
unresolved person Akta Notaris Ridwan Suselo p.26
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A. p.26
unresolved person Masdiana · Notaris p.26
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor No. AHU- p.26
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×19
unresolved org Kota Nusantara p.29 ×2
unresolved org Bank Indonesia Grafik p.30 ×2
unresolved org Bank Indonesia Perkembangan Pasokan Properti Komersial. Indeks Pasokan p.31
unresolved org Bank Indonesia Perkembangan Harga Properti Komersial. Meski p.33
unresolved org PT Lotte Land p.36
unresolved org PT Lotte Land Sawangan p.37 ×5
unresolved org PT Diamond Development Sawangan p.37 ×3
unresolved org PT Lotte Land Indonesia p.40 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 7831 ms 12 Sep 2026 22:54
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result