Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 482
Page 1
Memperkuat Fondasi, Menuju Pertumbuhan Masa Depan Strengthening the Foundation, Shaping the Future 2025 Laporan Tahunan Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 2
Sangkalan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and Limits of Responsibility Dalam Laporan Tahunan ini kata ‘Unilever In this Annual Report the terms 'Unilever Indonesia’, ‘Perusahaan’, ‘Perseroan’, Indonesia', 'Company', 'Corporation', are diasosiasikan kepada PT Unilever Indonesia Tbk. associated with PT Unilever Indonesia Tbk. Kata ‘Unilever’ dapat diasosiasikan kepada The term 'Unilever' may refer to Unilever Unilever secara global atau Unilever Indonesia, globally or Unilever Indonesia, depending on tergantung pada konteks penulisan. Sementara the context. The terms 'Employee', 'Worker' and penulisan ‘Karyawan’, ‘Pekerja’, dan ‘Pegawai’ 'Staff' refer to employees of Unilever Indonesia. merujuk kepada karyawan Unilever Indonesia. In the event of any discrepancy between the Apabila terdapat perbedaan arti antara versi Indonesian and English versions, the English Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris maka version shall prevail. yang berlaku adalah versi Bahasa Inggris. Laporan Tahunan ini berisi pernyataan- This Annual Report provides statements, data, pernyataan, data, dan informasi yang dapat and information that may be categorised as dianggap sebagai pandangan masa depan forward-looking statements on projections, (forward looking statements) berupa proyeksi, assumptions, and expectations. These asumsi, dan ekspektasi, yang memiliki faktor statements carry risks and uncertainties risiko dan ketidakpastian yang membuat that make these statements unable to be pernyataan tersebut tidak dapat sepenuhnya fully materialised. The 2025 Unilever Annual terealisasi. Laporan Tahunan Unilever Report complements the 2025 Unilever Indonesia 2025 saling melengkapi dengan Sustainability Report, which is available in a Laporan Keberlanjutan Unilever Indonesia separate publication. 2025 yang tersedia dalam buku terpisah. i Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 3
Penjelasan Tema 2025
2025 Theme Explanation
Memperkuat Fondasi,
Menuju Pertumbuhan Masa Depan
Strengthening the Foundation, Shaping the Future
Tahun 2025 menandai fase penting bagi Unilever 2025 marked an important phase for Unilever
Indonesia, saat berbagai inisiatif perbaikan dan Indonesia, as the business improvement and
penataan ulang bisnis yang dijalankan sejak reshaping initiatives implemented since 2023
tahun 2023 telah mulai membuahkan hasil yang began to deliver the intended results. Following a
diharapkan. Setelah melalui periode transformasi period of transformation in 2024 that was focused
pada tahun 2024 yang berfokus pada penguatan on strengthening fundamentals, the Company’s
fundamental, kinerja Perseroan pada 2025 telah performance in 2025 moved onto a more solid
menuju arah yang solid dan konsisten. and consistent trajectory.
Keputusan-keputusan strategis yang terukur, Measured strategic decisions, sharper portfolio
penajaman fokus portofolio, peningkatan disiplin focus, stronger execution discipline, and sustained
eksekusi, serta inovasi yang berkelanjutan, innovation helped reinforce performance from
berhasil memperkuat kinerja Perseroan mulai the second half of 2025. The growth delivered
paruh kedua 2025. Pertumbuhan yang dicapai across all Business Units reflects the Company’s
oleh seluruh Unit Bisnis Perseroan tersebut resilience in executing its transformation agenda
mencerminkan ketangguhan Perseroan dalam in building the platform for healthier, more
pelaksanaan agenda transformasi untuk value-accretive, and more sustainable growth in
pertumbuhan yang lebih sehat, bernilai, dan the years ahead.
berkelanjutan di masa mendatang.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 1
Page 4
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
2025
Memperkuat Fondasi,
Menuju Pertumbuhan
Masa Depan
Strengthening the Foundation,
Shaping the Future
2024 2023 2022
Investasi untuk Masa Depan 90 Tahun Dedikasi Solid Runway
Investing in the Future Tumbuh Bersama Negeri for Competitive Growth
90 Years of Dedication
Growing with Country
2 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 5
Daftar Isi
Table of Contents
i Sangkalan dan Batasan Tanggung Jawab 58 Wilayah Operasional
Disclaimer and Limits of Responsibility Operational Areas
1 Penjelasan Tema 2025 60 Struktur Organisasi
2025 Theme Explanation Organisational Structure
2 Kesinambungan Tema 62 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Theme Continuity Composition of the Board of Commissioners
and Directors
6 Kami Unilever Indonesia 64 Perubahan Susunan Direksi
We are Unilever Indonesia Setelah Akhir Tahun Buku 2025
Changes in the Composition of the Board
8 Strategi Kami of Directors After the End of the 2025
Our Strategy Financial Year
10 Kinerja 2025 65 Profil Dewan Komisaris
2025 Performance Profile of the Board of Commissioners
12 Ikhtisar Keuangan 77 Profil Direksi
Financial Highlights Profile of the Board of Directors
16 Ikhtisar Saham 84 Informasi Pemegang Saham
Stock Highlights Information on Shareholders
18 Aksi Korporasi Terkait Saham 86 Struktur Grup Perusahaan
Corporate Actions Related to Stock Company Group Structure
18 Penangguhan Saham Perseroan 86 Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi
Suspension of the Company’s Shares Subsidiaries and/or Associated Entities
18 Ikhtisar Obligasi 87 Kronologi Pencatatan Saham
Bonds Highlights Share Listing Chronology
88 Kronologi Penerbitan dan/atau
19 LAPORAN MANAJEMEN Pencatatan Efek Lainnya
MANAGEMENT REPORT Chronology of Issuance and/or
Listing of Other Securities
20 Laporan Direksi
88 Obligasi, Sukuk, atau Obligasi Konversi
Report of the Board of Directors
Outstanding Bonds, Sukuk,
30 Anggota Direksi or Convertible Bonds
Members of the Board of Directors
88 Lembaga Penunjang Profesi
38 Laporan Dewan Komisaris dan Pasar Modal
Report of the Board of Commissioners Capital Market Supporting Institutions
and Professions
42 Anggota Dewan Komisaris
Members of the Board of Commissioners 89 Daftar Keanggotaan Asosiasi
List of Association Membership
48 PROFIL PERUSAHAAN 94 Informasi pada Situs Web Perseroan
COMPANY PROFILE Information on the Company Website
95 Alamat Kantor Pusat dan Pabrik
49 Identitas Perusahaan
Head Office and Factory Addresses
Corporate Identity
96 Penghargaan dan Sertifikasi
52 Riwayat Singkat
Awards and Certifications
Brief History
103 Peristiwa Penting 2025
54 Visi, Misi, Budaya,
2025 Highlighted Events
dan Nilai-nilai Perusahaan
Corporate Vision, Mission, Culture, and Values
56 Kegiatan Usaha
Business Activities
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 3
Page 6
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
112 PENUNJANG BISNIS 217 Perbandingan antara Target/
BUSINESS SUPPORT Proyeksi pada Awal Tahun Buku
dengan Hasil yang Dicapai (Realisasi),
113 Karyawan Kami mengenai Pendapatan, Laba, Struktur
Our People Permodalan, atau Lainnya yang
131 Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dianggap Penting bagi Perseroan
Occupational Health and Safety Comparison between Target/Projection
at Beginning of Year and Result
135 Digitalisasi dan Keamanan Siber (Realization), Concerning Income, Profit,
Digitalisation and Cyber Security Capital Structure, or Others Deemed
Necessary for the Company
138 ANALISIS DAN 218 Target/Proyeksi yang Ingin Dicapai
Perseroan Paling Lama untuk
PEMBAHASAN MANAJEMEN
Satu Tahun Mendatang
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Target/Projection at Most for
139 Tinjauan Operasional the Next One Year for the Company
Operational Review 219 Informasi dan Fakta Material
139 Home & Personal Care yang Terjadi Setelah
Tanggal Pelaporan Keuangan
140 Home Care Significant Subsequent Events
147 Personal Care 219 Prospek Usaha
154 Beauty & Wellbeing Business Prospects
162 Foods & Refreshment 220 Prospek 2026
Prospect for 2026
163 Foods
221 Aspek Pemasaran
174 Ice Cream atas Produk dan Jasa
176 Unilever Food Solutions Marketing Aspects
(UFS) Indonesia of the Products and Services
182 Customer Development 223 Kebijakan Pembagian Dividen
Dividend Policy
186 Rantai Pasok
Supply Chain 224 Pembayaran Dividen
Dividend Payment
192 Customer Operations
225 Program Kepemilikan Saham
199 Tinjauan Keuangan oleh Karyawan dan/atau Manajemen
Financial Review (ESOP/MSOP)
200 Kinerja Keuangan Employee and/or Management Stock
Financial Performance Ownership Program (ESOP/MSOP)
212 Kemampuan Membayar Utang, 225 Realisasi Penggunaan
Tingkat Kolektibilitas Piutang, Dana Hasil Penawaran Umum
dan Likuiditas Realisation of Use
Solvency, Receivables Collectability, of Public Offering Proceeds
and Liquidity 225 Informasi Material Mengenai Investasi,
214 Struktur Modal Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/
Capital Structure Peleburan Usaha, Akuisisi, atau
Restrukturiasi Utang/Modal
214 Ikatan Material untuk Material Information Related to
Investasi Barang Modal Investment Expansion, Divestation,
Material Commitments for Investment Consolidation/Merger, Acquisition,
in Capital Goods or Debt/Capital Restructurisation
215 Ikatan Investasi Barang Modal 226 Transaksi yang Mengandung Benturan
Commitments for Investment Kepentingan dan Transaksi dengan
in Capital Goods Pihak Berelasi
216 Transaksi Lindung Nilai Transactions Containing a Conflict
of Interest and Transactions
Hedging Transactions
with Related Parties
217 Investasi Barang Modal
yang Direalisasikan
Realisation of Capital Investment
4 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 7
227 Transaksi dengan Pihak Berelasi 322 Pengendalian Internal
Transactions with Related Parties Internal Control
230 Perubahan Peraturan 326 Asuransi Aset Perusahaan
Perundang-undangan Corporate Assets Insurance
yang Berpengaruh Signifikan
326 Perkara Hukum yang Penting
terhadap Perseroan
Important Lawsuits
Change in Legislation that had
a Significant Impact on the Company 327 Sanksi Administrasi
Administrative Sanctions
230 Perubahan Kebijakan Akuntansi
Change in Accounting Policy 327 Program Kepemilikan Saham
231 Perubahan pada Pernyataan oleh Karyawan dan Manajemen
Employee and Management
Standar Akuntansi Keuangan
Share Ownership Programme
Changes to the Statements
of Financial Accounting Standards 327 Transaksi Pihak Berelasi
Related Party Transactions
231 Kelangsungan Usaha
Business Continuity 328 Kode Prinsip Unilever
Unilever's Code
232 TATA KELOLA PERUSAHAAN 334 Melawan Korupsi
YANG BAIK Countering Corruption
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
337 Insider Trading
233 Penerapan GCG di Unilever Indonesia 337 Whistleblowing System
GCG Implementation in Unilever Indonesia
341 Pengadaan Barang dan Jasa
236 Struktur dan Mekanisme Procurement of Goods and Services
Tata Kelola Perusahaan
344 Akses terhadap Informasi
Corporate Governance Structure
and Mechanisms Access to Information
237 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 345 Penerapan Pedoman
General Meeting of Shareholders (GMS) Tata Kelola Perusahaan
Implementation of Corporate
256 Dewan Komisaris Governance Guidelines
Board of Commissioners
268 Direksi 354 TANGGUNG JAWAB
Board of Directors SOSIAL PERUSAHAAN
280 Tata Kelola Dewan Komisaris dan Direksi CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Governance of the Board of Commissioners
and the Board of Directors
356 SURAT PERNYATAAN ANGGOTA
286 Komite Audit DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Audit Committee THE BOARD OF DIRECTORS’ AND
293 Komite Nominasi dan Remunerasi THE BOARD OF COMMISSIONERS’ STATEMENT
Nomination and Remuneration Committee
299 Sekretaris Dewan Komisaris 358 LAPORAN KEUANGAN
Secretary to the Board of Commissioners FINANCIAL STATEMENTS
300 Sekretaris Perusahaan, Hubungan
Investor, dan Komunikasi Perusahaan
455 REFERENSI SEOJK NO. 16/
Corporate Secretary, Investor Relations,
and Corporate Communications SEOJK.04/2021 BENTUK DAN ISI
LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU
308 Unit Audit Internal PERUSAHAAN PUBLIK
Internal Audit Unit REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL
312 Auditor Eksternal SERVICES AUTHORITY NUMBER 16/
SEOJK.04/2021 ON FORMS AND CONTENTS
External Auditor
OF ISSUER’S OR PUBLIC LISTED COMPANY’S
313 Manajemen Risiko ANNUAL REPORT
Risk Management
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 5
Page 8
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Kami Unilever Indonesia
We are Unilever Indonesia
92 Tahun
Years 44 Tahun
Years
Bersama Indonesia Saham UNVR
with Indonesia Tercatat di Bursa
Efek Indonesia
45
UNVR Stock Listed at
the Indonesian Stock
Exchange
Merek Ikonik
Iconic Brands
Tersedia di Toko-toko di Seluruh Indonesia
Available in Stores all Across Indonesia
Pemimpin Pasar di 9 Kategori Industri FMCG
Market Leader in 9 Categories FMCG Industry
Tangguh di Tengah Perubahan
Resilient Through Changes
Rp 31.9* Rp 3.5* trillion
triliun triliun
trillion
Penjualan Bersih Laba Bersih
Net Sales Net Profit
Home & Personal Care
Rp 23.4 Rp 11.2
Home Care triliun triliun
Personal Care
trillion trillion
Beauty & Wellbeing
Penjualan Bersih Laba Bruto
Net Sales Gross Profit
Foods & Refreshment*
Rp 8.6 Rp 3.8
Foods triliun triliun
Ice Cream**
trillion trillion
Penjualan Bersih Laba Bruto
Net Sales Gross Profit
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim dan Teh) ** Hingga 8 Desember 2025
Continuing operations (exclude Ice Cream and Tea businesses) Up to 8 December 2025
6 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 9
Best Place for Learning 2025 kategori FMCG*
Best Place for Learning 2025 FMCG category*
Leadership in Corporate Governance**
Selama 8 Tahun Berturut-turut
Leadership in Corporate Governance**
in 8 Consecutive Years
* Penghargaan dari MarkPlus Institute (berdasarkan survei terhadap 1.000 responden Generasi Z dan Generasi Y)
** Peringkat penerapan tata kelola berdasarkan parameter Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS)
* Award from MarkPlus Institute (based on a survey of 1,000 Generation Z and Generation Y respondents)
** Governance implementation rating based on the ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) parameters
Value Chain yang Luas di Seluruh Indonesia
Extensive Value Chain throughout Indonesia
> 3,000 8 16
Karyawan Pabrik, yang telah Pabrik Pemasok
Employees menerapkan Sistem Manufacturing Plants
Jaminan Halal
Factories Implementing Halal
Assurance System
11 2 20
Depo, yang Mewakili
Depot Gudang Pusat Distribusi
Warehouse Depots Distribution Centres Wilayah Operasional dari
Sabang sampai Merauke
Depots Representing Operating
Areas from Sabang to Merauke
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 7
Page 10
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Strategi Kami
Our Strategy
Strategi Unilever Indonesia dijalankan dengan The strategy of Unilever Indonesia is implemented in
berpedoman pada strategi Unilever global, yang alignment with Unilever global strategy to focus on
berfokus pada perubahan fundamental dan prioritas fundamental shifts and priorities to deliver Unilever’s
untuk mewujudkan ambisi finansial Unilever. financial ambitions.
AMBISI KAMI DALAM MENCIPTAKAN NILAI
OUR VALUE CREATION AMBITION
Total Imbal Hasil Pemegang Saham, yang didorong Total Shareholder Return, driven by:
oleh:
Pertumbuhan Volume Peningkatan Marjin Bruto
Volume Growth Gross Margin Expansion
3 PERUBAHAN FUNDAMENTAL
3 FUNDAMENTAL SHIFTS
Kami mempercepat transformasi Unilever melalui We are accelerating Unilever’s transformation in
tiga cara utama: three key ways:
Merek Brands Karyawan People Organisasi Organisation
Membangun Daya Tarik Bermain Organisasi
Secara Luas untuk Menang Selanjutnya
Desire at Scale Play to Win Next Wave Organisation
Merek Mesin garda Budaya yang Pengelolaan AI & teknologi Produktivitas &
yang SASSY terdepan Berorientasi talenta yang AI & technology penyederhanaan
SASSY brands Frontline machine Kemenangan tanpa kompromi Productivity
Mendorong
Winning culture Uncompromising & simplicity
Meningkatkan Menghadirkan kreativitas,
on talent
merek melalui keunggulan eksekusi Membangun pertumbuhan Menata ulang
Science, Estetika, melalui pemasaran budaya dimana Menarik, dan peningkatan organisasi agar lebih
Sensorial, Diakui dan dan penjualan di seluruh karyawan mempercepat marjin di seluruh lini sederhana, responsif,
direkomendasikan seluruh titik interaksi berorientasi pada pengembangan, dan bisnis kami. dan lincah.
banyak orang, dengan konsumen pencapaian terbaik, mengembangkan Powering creativity, Rewiring our
Berjiwa Muda, dan pelanggan. dan performa talenta terbaik growth and organisation to be
dan relevan Delivering execution kinerja dihargai. pada peran-peran margin expansion simpler, faster, and
dengan budaya. excellence through yang mendorong throughout more agile.
Building a culture
Elevating brands marketing and sales where our people penciptaan nilai. our business.
through Science, across all consumer Play to Win and Attracting,
Aesthetics, Sensorials, and customer where performance accelerating and
being Shared by touchpoints. is rewarded. developing the best
Others, Young- talent in value-
spirited and relevant driving roles.
in culture.
8 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 11
FOKUS STRATEGI UNILEVER INDONESIA
UNILEVER INDONESIA STRATEGY FOCUS
Kategori Saluran Biaya
Category Channel Cost
Mengarahkan portofolio ke segmen Menjawab kebutuhan konsumen Meningkatkan margin kotor
produk dengan potensi pertumbuhan di berbagai segmen dengan fokus melalui pengelolaan biaya yang
yang lebih tinggi, serta mendorong pada eksekusi yang unggul, transformasi disiplin dan transformasi digital.
permintaan melalui strategi yang go-to-market, dan pengembangan
Increasing gross margins through
mengutamakan kanal digital dan sosial. saluran masa depan.
disciplined cost management
Directing the portfolio towards product Responding to consumer needs across and digital transformation.
segments with higher growth potential, various segments with a focus on superior
and driving demand through strategies execution, go-to-market transformation,
that prioritise digital and social channels. and future channel development.
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY
Iklim Alam Plastik Mata Pencaharian
Climate Nature Plastics Livelihoods
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 9
Page 12
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Kinerja 2025
2025 Performance
Rp triliun
Rp trillion
Penjualan Bersih
Net Sales
31.9*
30.6**
Laba Bersih
Net Profit
3.5*
2025
2.9** 2024
46.9% *
14.4% *
Margin Laba Bruto Margin Laba Usaha
Gross Profit Margin Operating Profit Margin
19.6% ***
106.8% ****
Imbal Hasil Atas Aset Imbal Hasil Atas Ekuitas
Return on Asset (ROA) Return on Equity (ROE)
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim dan Teh) *** Didapatkan dari laba operasi yang dilanjutkan terhadap rata-rata aset dari total operasi
Continuing operations (exclude Ice Cream and Tea businesses) Calculated from profit continuing operation to average asset total operation
** Disajikan kembali **** Didapatkan dari laba operasi yang dilanjutkan dengan ekuitas dari total operasi
Restated Calculated from profit continuing operation to average equity total operation
10 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 13
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 11
Page 14
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Angka-angka pada seluruh tabel dan grafik Numerical notation in all tables and graphs are stated
dinyatakan dalam miliaran Rupiah dan menggunakan in billions of Rupiah and in English notation, unless
notasi bahasa Inggris kecuali disebutkan lain. stated otherwise.
Laporan Laba Rugi dan Pendapatan Komprehensif Lain
Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Keterangan
Description 2025* 2024** 2023 2022 2021
Penjualan Bersih
Net Sales 31,943 30,623 38,611 41,219 39,546
Harga Pokok Penjualan
Cost of Goods Sold (16,946) (16,063) (19,417) (22,154) (19,920)
Laba Bruto
Gross Profit 14,997 14,560 19,195 19,065 19,626
Beban Usaha
Operating Expenses (10,405) (10,753) (12,915) (11,996) (11,947)
Laba Usaha
Operating Profit 4,592 3,807 6,279 7,069 7,679
Laba dari Operasi yang Dilanjutkan
Profit from Continuing Operation 3,537 2,905 6,202 6,994 7,497
Laba Tahun Berjalan dari Operasi
yang Dihentikan
Profit from Discontinued Operation 309 464 - - -
Laba Penjualan Operasi yang Dihentikan
Gain on Sale of Discontinued Operation 3,794 - - - -
Laba
Profit 7,641 3,369 4,801 5,365 5,758
Jumlah Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan
Total Comprehensive Income for the Year 7,708 3,270 4,496 5,513 5,717
EBITDA 5,261 4,439 7,233 8,123 8,756
Laba Bersih per Saham Dasar ***
(dalam nilai penuh Rupiah)
Basic Earnings per Share***
(in Rupiah full amount) 93 76 126 141* 151*
* Penyajian angka berdasarkan Laporan Keuangan Unilever Indonesia tahun 2025 yang telah dipublikasikan, dan hanya memuat angka operasional yang
masih berlangsung (continuing operations).
The figures presented are based on Unilever Indonesia’s published 2025 Financial Report, and only include figures for continuing operations.
** Disajikan kembali.
Restated.
*** Laba per saham dasar telah disesuaikan dengan pemecahan nilai nominal saham pada 2 Januari 2020.
Basic earnings per share has been adjusted for the effect of stock split on 2 January 2020.
12 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 15
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Consolidated Statement of Financial Position
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
In billion Rupiah, unless otherwise stated.
Keterangan
Description 2025 2024 2023 2022 2021
Aset Lancar
Current Assets 10,545 5,281 6,192 7,568 7,642
Jumlah Aset
Total Assets 20,017 16,046 16,664 18,318 19,069
Liabilitas Jangka Pendek
Current Liabilities 14,223 11,830 11,224 12,442 12,445
Jumlah Liabilitas
Total Liabilities 15,542 13,897 13,283 14,321 14,747
Ekuitas
Equity 4,475 2,149 3,381 3,997 4,321
Modal Kerja Bersih
Net Working Capital (3,678) (6,549) (5,032) (4,874) (4,803)
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 13
Page 16
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Rasio Keuangan
Financial Ratio
Keterangan
Description 2025* 2024** 2023 2022 2021
Margin Laba Bruto
Gross Profit Margin 46.9% 47.5% 49.7% 46.3% 49.6%
Margin Laba Usaha
Operating Profit Margin 14.4% 12.4% 16.3% 17.1% 19.4%
Margin Jumlah Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan
Total Comprehensive Income
for the Year Margin 24.1% 10.7% 11.6% 13.4% 14.5%
Margin EBITDA
EBITDA Margin 16.5% 14.5% 18.7% 19.7% 22.1%
Laba Usaha terhadap Ekuitas
Operating Profit to Equity 102.6% 177.1% 185.7% 176 .9% 177.7%
Jumlah Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan terhadap Ekuitas
Total Comprehensive Income
for the Year to Equity 172.2% 152.1% 133.0% 137.9% 132.3%
Laba Usaha terhadap Jumlah Aset
Operating Profit to Total Assets 22.9% 23.7% 37.7% 38.6% 40.3%
Jumlah Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan terhadap Jumlah Aset
Total Comprehensive Income
for the Year to Total Assets 38.5% 20.4% 27.0% 30.1% 30.0%
Aset Lancar terhadap Liabilitas Jangka Pendek
Current Assets to Current Liabilities 74.1% 44.6% 55.2% 60.8% 61.4%
Jumlah Liabilitas terhadap Ekuitas
Total Liabilities to Equity 347.3% 646.6% 392.8% 358.3% 341.3%
Jumlah Liabilitas terhadap Jumlah Aset
Total Liabilities to Total Assets 77.6% 86.6% 79.7% 78.2% 77.3%
Imbal Hasil atas Aset
Return on Assets 19.6%*** 17.8% 27.5% 28.7% 29.1%
Imbal Hasil atas Ekuitas
Return on Equity 106.8%**** 105.0% 130.1% 129.0% 124.4%
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim dan Teh)
Continuing operations (exclude Ice Cream and Tea businesses)
** Disajikan kembali
Restated
*** Didapatkan dari laba operasi yang dilanjutkan terhadap rata-rata aset dari total operasi
Calculated from profit continuing operation to average asset total operation
**** Didapatkan dari laba operasi yang dilanjutkan dengan ekuitas dari total operasi
Calculated from profit continuing operation to average equity total operation
14 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 17
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 15
Page 18
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Ikhtisar Saham
Stock Highlights
Kinerja Saham per Triwulan
Quarterly Share Performance
Keterangan 2025
Description
Q1 Q2 Q3 Q4
Harga Tertinggi (Rp)
Highest Price (Rp) 1,900 1,865 1,940 2,840
Harga Terendah (Rp)
Lowest Price (Rp) 985 1,125 1,430 1,745
Harga Penutupan (Rp)
Closing Price (Rp) 1,265 1,450 1,780 2,600
Volume Perdagangan
(ribu saham)
Trading Volume
(thousand shares) 3,839,214 1,950,328 2,121,722 3,020,134
Saham Beredar
Outstanding Shares 38,150,000,000 38,150,000,000 38,150,000,000 37,981,233,300
Market Capitalisation (Rp juta)
Market Capitalisation
(Rp million) 48,259,750 55,317,500 67,907,000 99,190,000
Keterangan 2024
Description
Q1 Q2 Q3 Q4
Harga Tertinggi (Rp)
Highest Price (Rp) 3,580 3,390 3,080 2,440
Harga Terendah (Rp)
Lowest Price (Rp) 2,570 2,330 2,170 1,735
Harga Penutupan (Rp)
Closing Price (Rp) 2,700 3,020 2,210 1,885
Volume Perdagangan
(ribu saham)
Trading Volume
(thousand shares) 1,110,512 1,070,936 1,354,884 1,260,298
Saham Beredar
Outstanding Shares 38,150,000,000 38,150,000,000 38,150,000,000 38,150,000,000
Market Capitalisation (Rp juta)
Market Capitalisation
(Rp million) 103,005,000 115,213,000 84,311,500 71,912,750
16 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 19
Pergerakan Saham 2025
Share Price Movement 2025
Volume Harga
Volume Price
2,500,000 3,000
2,000,000 2,400
1,500,000 1,800
1,000,000 1,200
500,000 600
0 0
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Volume Volume Harga Price
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 17
Page 20
PENDAHULUAN DAN IKHTISAR FOREWORD AND HIGHLIGHTS
Aksi Korporasi Terkait Saham
Corporate Actions Related to Stock
Untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi To increase long-term value for shareholders, in 2025
pemegang saham, pada tahun 2025 Perseroan the Company conducted a share buyback with a
melakukan pembelian kembali saham (Buyback) maximum value of Rp2 trillion. The number of shares
dengan nilai maksimum Rp2 triliun. Jumlah saham repurchased did not exceed 20% of the Company's
yang dibeli kembali tidak melebihi 20% dari modal capital, and the number of free float shares after the
Perseroan, dan jumlah saham free float setelah buyback was not less than 7.5% of the total number
pelaksanaan Buyback tidak akan menjadi kurang dari of shares.
7,5% dari jumlah tercatat.
Buyback dilakukan dengan harga yang dianggap The share buyback was conducted at a price
baik dan wajar oleh Perseroan, di harga maksimum deemed fair and reasonable by the Company,
Rp1.700 per lembar saham. Pelaksanaan Buyback with a maximum price of Rp1,700 per share. The
tidak memiliki dampak material bagi kinerja implementation of the share buyback did not
keuangan dan kegiatan usaha Perseroan. have a material impact on the Company's financial
performance and business activities.
Penangguhan Saham Perseroan
Suspension of the Company’s Shares
Hingga 31 Desember 2025 tidak terdapat penghentian Until 31 December 2025, there was no temporary
sementara perdagangan saham (suspension) dan/ suspension of trading (suspension) and/or delisting of
atau penghapusan pencatatan saham (delisting) the Company's shares with the code UNVR.
saham Perseroan yang berkode UNVR.
Ikhtisar Obligasi
Bonds Highlights
Perseroan tidak pernah menerbitkan efek The Company has never issued other securities,
sekuritas lainnya termasuk obligasi, sukuk, maupun including bonds, sukuk, or convertible bonds.
obligasi konversi.
18 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 21
Laporan
Manajemen
Management Report
20 Laporan Direksi 38 Laporan Dewan Komisaris
Report of the Board Report of the Board
of Directors of Commissioners
30 Anggota Direksi 42 Anggota Dewan Komisaris
Members of the Board Members of the Board
of Directors of Commissioners
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 19
Page 22
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Laporan Direksi Report of the Board of Directors Tahun 2025 merupakan tahun kami memperkuat fundamental dan mempertajam pilihan, dengan perbaikan kinerja sekaligus terus menata ulang bisnis demi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. 2025 was a year of strengthening fundamentals and sharpening choices by delivering improved performance while continuing to reshape the business for sustainable, long-term growth. Benjie Yap Presiden Direktur President Director 20 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 23
Pada tahun 2025, Unilever Indonesia terus In 2025, Unilever Indonesia continued to advance
melanjutkan agenda untuk menata ulang bisnis its reset agenda to strengthen competitiveness
untuk memperkuat daya saing dan membangun and rebuild momentum in an environment that
kembali momentum di tengah lingkungan usaha remained dynamic and intensely competitive. As
yang tetap dinamis dan kompetitif. Seiring dengan consumer behaviour evolved, channel fragmentation
perubahan perilaku konsumen, fragmentasi kanal accelerated, and competitive pressure stayed high
yang semakin cepat dan tekanan persaingan yang across categories, we maintained a disciplined focus
tetap tinggi di berbagai kategori, kami terus disiplin on executing the fundamentals well: winning in the
pada eksekusi fundamental: memenangkan pasar market through better availability, stronger brand
melalui ketersediaan yang lebih baik, keunggulan superiority, and sharper execution across channels.
merek yang lebih kuat, dan pelaksanaan yang
lebih tajam di berbagai kanal.
Pada saat yang sama, kami terus mengambil langkah- At the same time, we continued to take decisive
langkah strategis yang tegas untuk membangun strategic actions to create a more resilient and
bisnis yang lebih tangguh dan siap menghadapi future-ready business. This included accelerating
masa depan. Hal ini mencakup percepatan inisiatif transformation initiatives across the end-to-end value
transformasi di seluruh rantai nilai end-to-end, chain, strengthening productivity and cost discipline,
penguatan produktivitas dan disiplin biaya, serta and sharpening our portfolio to focus resources on
penajaman portofolio, agar sumber daya dapat fewer, bigger opportunities. We also stepped up
lebih fokus pada portfolio yang memiliki peluang our digital-first, social-first approach to marketing
lebih besar. Kami juga memperkuat pendekatan to strengthen how our brands build desirability,
digital-first, social-first dalam pemasaran guna stay culturally relevant, and convert faster across
meningkatkan daya tarik merek, menjaga relevansi increasingly digital and social commerce-led
budaya, serta mempercepat konversi di tengah consumer journeys. These actions helped us deliver
perjalanan konsumen yang semakin dipengaruhi improved performance in 2025, while strengthening
oleh kanal digital dan social commerce. Langkah- the foundation for sustained, volume-led growth in
langkah ini berkontribusi pada peningkatan kinerja the years ahead.
kami di tahun 2025 sekaligus memperkuat fondasi
pertumbuhan berbasis volume di masa depan.
Tinjauan Makroekonomi Macroeconomic
dan Industri and Industry Overview
Pada tahun 2025, perekonomian global masih In 2025, the global economy continued to navigate
dihadapkan pada kombinasi kompleks dari a complex mix of geopolitical uncertainty, ongoing
ketidakpastian geopolitik, friksi perdagangan yang trade frictions, and volatility in key commodities and
terus berlanjut, serta volatilitas pada komoditas dan currencies, which were factors that kept businesses
mata uang utama, yang membuat pelaku usaha dan and consumers cautious despite pockets of resilience.
konsumen tetap berhati-hati meskipun terdapat Against this backdrop, the International Monetary
sejumlah titik ketahanan. Dalam konteks tersebut, Fund (IMF) projected global growth at around
International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan 3.0% in 2025 with a modest uptick to 3.1% in 2026,
pertumbuhan global sekitar 3,0% pada tahun 2025 reflecting steady but still subdued momentum in the
dan meningkat tipis menjadi 3,1% pada tahun 2026, global recovery.
mencerminkan pemulihan global yang stabil namun
masih cenderung terbatas.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 21
Page 24
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Di tengah kondisi global tersebut, Indonesia tetap Against the global backdrop, Indonesia remained menunjukkan ketahanan. Badan Pusat Statistik (BPS) resilient. Statistics Indonesia (BPS) reported that the melaporkan bahwa perekonomian Indonesia tumbuh Indonesian economy grew 5.11% in 2025, underpinned 5,11% pada tahun 2025, didukung oleh permintaan by domestic demand and continued activity domestik dan aktivitas yang terus berjalan untuk across key sectors. Inflation remained manageable sektor-sektor utama. Inflasi tetap terkendali sepanjang through the year, with headline inflation recorded tahun, dengan inflasi tahunan tercatat sebesar 2,92% at 2.92% year-on-year in December 2025, staying pada Desember 2025, berada dalam rentang sasaran within the central bank’s target range and helping bank sentral dan membantu menjaga daya beli preserve consumer purchasing power. Monetary konsumen. Kebijakan moneter juga tetap mendukung policy also remained supportive of stability, with stabilitas, dengan Bank Indonesia mempertahankan Bank Indonesia maintaining the BI-Rate at 4.75% in BI-Rate pada level 4,75% pada Desember 2025, seiring December 2025 as it balanced growth and currency/ upaya menyeimbangkan pertumbuhan dengan price stability considerations. stabilitas nilai tukar dan harga. Di sektor barang konsumsi, intensitas persaingan For the consumer goods sector, competitive intensity tetap tinggi, sementara perilaku pembelanja terus remained high, while shopper behaviour continued berkembang, didorong oleh semakin melekatnya to evolve, particularly as digital commerce and perdagangan digital dan ritel omnichannel dalam omnichannel retail became even more embedded konsumsi sehari-hari. Ekonomi digital Indonesia in day-to-day consumption. Indonesia’s digital diproyeksikan mendekati US$100 miliar dalam GMV economy was projected to approach US$100 billion pada tahun 2025, didukung oleh momentum kuat in GMV in 2025, supported by strong momentum in pada area seperti video commerce dan layanan areas such as video commerce and digital financial keuangan digital. Sejalan dengan pergeseran kanal services. In line with this channel shift, future- tersebut, kanal-kanal pertumbuhan masa depan, growth channels (including Digital Commerce termasuk Digital Commerce serta Health & Beauty, and Health & Beauty) continued to expand rapidly, terus berkembang pesat dan menjadi bagian pasar becoming an increasingly meaningful share of the yang semakin penting, sehingga menegaskan market and reinforcing the importance of execution, pentingnya eksekusi, ketersediaan, dan relevansi di availability, and relevance across both physical and seluruh titik sentuh fisik maupun digital. digital touchpoints. Di tengah dinamika tersebut, Unilever Indonesia As these dynamics played out, Unilever Indonesia beroperasi di pasar dengan konsumen yang operated in a market defined by value-seeking semakin mencari nilai, evolusi kanal yang consumers, fast-moving channel evolution, and berlangsung cepat, dan tekanan persaingan yang sustained competitive pressure—making disciplined berkelanjutan. Hal ini membuat pelaksanaan yang execution and a focus on fundamentals essential. disiplin serta fokus pada fundamental menjadi semakin penting. Strategi dan Kebijakan Strategis Strategy and Strategic Policies Pada tahun 2025, arah strategis kami tetap In 2025, our strategic direction remained anchored berlandaskan pada upaya mempertajam daya saing on sharpening competitiveness and strengthening dan memperkuat fundamental bisnis agar kami the fundamentals of the business so we can deliver dapat menghadirkan pertumbuhan yang konsisten consistent, sustainable growth in an increasingly dan berkelanjutan di pasar yang semakin dinamis. dynamic market. Our approach is aligned with Pendekatan kami sejalan dengan strategi global Unilever’s global strategy, “Our Formula for Desire,” Unilever yaitu “Our Formula for Desire”, yang berfokus which focuses on accelerating transformation pada percepatan transformasi melalui tiga perubahan through three fundamental shifts: building Desire mendasar: membangun Desire at Scale melalui merek at Scale through stronger brands and execution, dan eksekusi yang lebih kuat, menumbuhkan budaya fostering a Play to Win performance culture, and kinerja Play to Win, serta berkembang menjadi Next evolving into a Next Wave Organisation powered by Wave Organisation yang ditopang oleh teknologi, technology, productivity, and simplicity. produktivitas, dan kesederhanaan. 22 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 25
Dalam arah besar tersebut, Unilever juga semakin Within this overarching direction, Unilever is
mempertajam fokus pada prioritas pertumbuhan sharpening focus on strategic growth priorities,
strategis, termasuk Beauty & Wellbeing dan Personal including Beauty & Wellbeing and Personal Care,
Care, percepatan Digital Commerce, serta penguatan scaling Digital Commerce, and strengthening
proposisi seperti premiumisasi, yang seluruhnya propositions such as premiumisation, which are all
ditopang oleh keberlanjutan untuk melindungi underpinned by sustainability to protect and enhance
dan meningkatkan penciptaan nilai jangka long-term value creation through innovation,
panjang melalui inovasi, efisiensi operasional, dan operational efficiency, and supply chain resilience.
ketangguhan rantai pasok.
Di Unilever Indonesia, prioritas strategis kami pada At Unilever Indonesia, our strategic priorities
tahun 2025 bertumpu pada tiga pilar: Category, in 2025 were anchored on three pillars: Category,
Channel, dan Cost, dengan eksekusi yang disiplin Channel, and Cost with disciplined execution to
untuk memperkuat daya saing dan kembali menuju strengthen competitiveness and return to healthier,
pertumbuhan yang lebih sehat, yang didorong oleh volume-led growth.
pertumbuhan volume.
Category. Kami berfokus memperkuat keunggulan Category. We are focused on strengthening brand
merek dan mempercepat penciptaan permintaan, superiority and accelerating demand creation,
khususnya melalui pendekatan digital-first dan social- especially through digital-first and social-first
first, sekaligus mempertajam portofolio menuju approaches while sharpening our portfolio towards
segmen yang tumbuh lebih cepat dan lebih relevan. faster-growing, higher-relevance segments.
Sepanjang tahun 2025, kami meningkatkan investasi Throughout 2025, we stepped up investment behind
pada merek-merek kami dan memperbaiki daya our brands and improved in-market competitiveness
saing di pasar melalui fokus yang lebih ketat di seluruh through tighter focus across the marketing mix,
bauran pemasaran, didukung oleh manajemen supported by stronger revenue management and
pendapatan yang lebih kuat dan ketersediaan yang availability across channels.
lebih baik di seluruh kanal.
Channel . Kami terus memperkuat model go- Channel. We continued to strengthen our go-to-
to-market untuk memenangkan pasar baik di market model to win across both core and future-
kanal inti maupun kanal pertumbuhan masa growth channels. In 2025, we invested in route-to-
depan. Pada tahun 2025, kami berinvestasi pada market infrastructure and frontline execution to
infrastruktur route-to-market dan eksekusi di expand reach and improve store-level execution,
lapangan untuk memperluas jangkauan dan while continuing to seed and scale channels of the
meningkatkan pelaksanaan di tingkat toko, dengan future, particularly Digital Commerce and Health &
tetap menanamkan dan mengembangkan kanal- Beauty, which are increasingly material to category
kanal masa depan, terutama Digital Commerce dan growth and consumer behaviour.
Health & Beauty, yang semakin material terhadap
pertumbuhan kategori dan perilaku konsumen.
Cost . Kami mempertahankan fokus yang kuat untuk Cost. We maintained a relentless focus on improving
meningkatkan margin laba kotor dan membangun gross margin and building a structurally healthier
basis biaya yang secara struktural lebih sehat melalui cost base through productivity, supply chain
produktivitas, transformasi rantai pasok, dan disiplin transformation, and stronger discipline across
yang lebih kuat terhadap overhead, dengan tetap overheads while continuing to invest to support
berinvestasi untuk mendukung pertumbuhan. Hal ini growth. This reflects our intent to create a more
mencerminkan niat kami untuk membangun model resilient business model: one that can protect
bisnis yang lebih tangguh: mampu melindungi daya competitiveness, expand margins over time, and
saing, memperluas margin secara bertahap, dan sustain investment behind our Power Brands and
mempertahankan investasi di balik power brands dan priority platforms.
platform prioritas kami.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 23
Page 26
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Di seluruh pilar tersebut, budaya tetap menjadi Across these pillars, culture remains the engine.
penggerak utama. Kami terus memperkuat pola We are strengthening a Play to Win mindset by
pikir Play to Win dengan mendorong eksekusi yang encouraging bold, decisive execution, outcome-
berani dan tegas, kinerja yang berorientasi pada focused performance, and stronger collaboration
hasil, serta kolaborasi yang lebih kuat dengan para with our business partners so that the strategy
mitra bisnis kami, agar strategi tidak hanya dirancang is not only well designed, but consistently
dengan baik, tetapi juga terlaksana secara konsisten delivered in-market.
di pasar.
Peran Direksi dalam Merumuskan The Role of the Board of Directors
Strategi dan Kebijakan Strategis in Formulating Strategies and
Strategic Policies
Sepanjang tahun 2025, Direksi Unilever Indonesia Throughout 2025, the Board of Directors of Unilever
memainkan peran penting dalam memastikan Indonesia played a pivotal role in ensuring that
Perseroan tetap tangkas, kompetitif, dan siap the Company remained agile, competitive, and
menghadapi masa depan, sembari menjunjung future-ready while upholding the highest standards
standar tertinggi penerapan tata kelola dan of governance and corporate responsibility. By
tanggung jawab korporasi. Melalui pengawasan providing strategic oversight, setting clear priorities,
strategis, penetapan prioritas yang jelas, dan and ensuring disciplined execution, we supported
memastikan pelaksanaan yang disiplin, kami the Company’s continued leadership amid shifting
mendukung keberlanjutan kepemimpinan Perseroan macroeconomic and industry dynamics, in line with
di tengah dinamika makroekonomi dan industri our direction for Strengthening the Foundation,
yang terus berubah, sejalan dengan arah kami untuk Shaping the Future.
Strengthening the Foundation, Shaping the Future.
Tanggung jawab inti Direksi adalah memastikan A core responsibility of the Board of Directors was
agar prioritas strategis tetap selaras, baik dengan to ensure that strategic priorities remained aligned
realitas pasar saat ini maupun dengan tujuan bisnis with both immediate market realities and long-term
jangka panjang. Hal ini mencakup menjaga disiplin business goals. This included maintaining financial
keuangan, mendorong efisiensi operasional, serta discipline, driving operational efficiency, and fostering
menumbuhkan budaya yang berakar pada inovasi a culture rooted in innovation and sustainability. We
dan keberlanjutan. Kami bekerja erat dengan tim worked closely with the executive leadership team to
kepemimpinan eksekutif untuk secara berkala regularly review and refine the Company’s strategic
meninjau dan menyempurnakan agenda strategis agenda, ensuring alignment across the organisation
Perseroan, memastikan keselarasan di seluruh and reinforcing our ambition to build a stronger
organisasi, serta memperkuat ambisi kami untuk platform for sustainable growth.
membangun platform yang lebih kokoh bagi
pertumbuhan berkelanjutan.
Manajemen risiko dan kelangsungan usaha tetap Risk management and business continuity remained
menjadi area fokus utama Direksi pada tahun 2025. key areas of focus for the Board of Directors in 2025.
Dalam lingkungan eksternal yang dinamis, kami In a dynamic external environment, we continued to
terus mengambil langkah-langkah proaktif untuk take proactive steps to mitigate risks and strengthen
memitigasi risiko dan memperkuat ketahanan melalui resilience through rigorous oversight, disciplined
pengawasan yang ketat, pengendalian yang disiplin, controls, and forward-looking planning. We also
dan perencanaan yang berpandangan ke depan. ensured that key governance forums remained
Kami juga memastikan forum-forum tata kelola focused on strategic and operational priorities,
utama tetap berfokus pada prioritas strategis dan including performance, risk, succession planning, and
operasional, termasuk kinerja, risiko, perencanaan other governance matters that are critical to long-
suksesi, serta berbagai aspek tata kelola lain yang term value creation.
penting bagi penciptaan nilai jangka panjang.
24 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 27
Direksi juga terus mengedepankan agenda The Board continued to champion the Company’s
transformasi digital Perseroan. Menyadari semakin digital transformation agenda. Recognising the
besarnya peran digital dan AI, bukan hanya sebagai expanding role of digital and AI – not only as
bentuk inovasi, tetapi juga sebagai pengungkit innovation, but as a practical lever for stronger
praktis bagi eksekusi yang lebih kuat dan keterlibatan execution and consumer engagement – we
konsumen yang lebih efektif, kami mendukung supported the continued optimisation of digital
optimalisasi kapabilitas digital secara berkelanjutan capabilities across the business. At the same time, as
di seluruh bisnis. Pada saat yang sama, peningkatan digitalisation increases exposure to cyber and data-
digitalisasi meningkatkan eksposur terhadap risiko related risks, the Board emphasised the importance of
siber dan risiko terkait data. Direksi menekankan strengthening cyber security governance to protect
pentingnya penguatan tata kelola keamanan siber operational continuity and safeguard trust.
untuk melindungi kelangsungan operasional dan
menjaga kepercayaan.
Tata kelola perusahaan dan kepemimpinan yang Corporate governance and ethical leadership
beretika tetap menjadi landasan peran Direksi. Kami remained foundational to the Board’s role. We upheld
menegakkan komitmen terhadap transparansi, our commitment to transparency, accountability, and
akuntabilitas, dan integritas di seluruh organisasi, integrity across the organisation, while reinforcing
sekaligus memperkuat mekanisme tata kelola untuk governance mechanisms to support effective
mendukung pengambilan keputusan yang efektif decision-making and disciplined execution. This focus
dan pelaksanaan yang disiplin. Fokus ini penting untuk is essential to maintaining stakeholder confidence
menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan and ensuring the Company continues to operate
dan memastikan Perseroan terus beroperasi secara responsibly in a highly regulated and fast-evolving
bertanggung jawab di tengah lingkungan usaha yang operating landscape.
sangat teregulasi dan berkembang cepat.
Keberlanjutan serta prinsip lingkungan, sosial, dan tata Sustainability and environmental, social, and
kelola (ESG) terus menjadi bagian integral dari strategi governance (ESG) principles continued to be
jangka panjang Perseroan. Direksi memberikan integral to the Company’s long-term strategy. The
pengawasan dan masukan strategis secara Board provided ongoing oversight and strategic
berkelanjutan untuk memastikan bahwa keberlanjutan input to ensure that sustainability remained
tetap tertanam dalam cara kami menjalankan bisnis, embedded in the way we do business, guided by
dipandu oleh fokus keberlanjutan Unilever pada Iklim, Unilever’s sustainability focus areas of Climate,
Alam, Plastik, dan Mata Pencaharian. Sejalan dengan Nature, Plastics, and Livelihoods. In parallel, we
itu, kami juga terus memperkuat organisasi melalui continued strengthening the organisation through
transformasi yang berkelanjutan serta mendorong ongoing transformation and supporting greater
akuntabilitas, kelincahan, dan inovasi yang lebih besar, accountability, agility, and innovation so the Company
agar Perseroan berada pada posisi yang semakin is better positioned to navigate challenges and
baik dalam menghadapi tantangan dan menangkap capture future opportunities.
peluang di masa depan.
Kinerja dan Pencapaian 2025 2025 Performance and Achievements
Pada tahun 2025, Unilever Indonesia terus In 2025, Unilever Indonesia continued to
melaksanakan langkah-langkah tegas untuk execute decisive actions to strengthen business
memperkuat fundamental bisnis dan mempercepat fundamentals and accelerate recovery momentum
momentum pemulihan di tengah lingkungan amid a still-dynamic operating environment.
usaha yang tetap dinamis. Berdasarkan inisiatif Building on these initiatives, we prioritised
tersebut, kami memprioritaskan daya saing di competitiveness across Category, Channel, and
sepanjang Category, Channel, dan Cost, dengan Cost, while maintaining disciplined execution to
tetap menjaga pelaksanaan yang disiplin untuk restore healthier, volume-led growth. This section
memulihkan pertumbuhan yang lebih sehat dan outlines the key financial performance metrics and
didorong oleh volume. Bagian ini menguraikan category highlights that defined Unilever Indonesia’s
metrik kinerja keuangan utama dan sorotan kategori journey in 2025.
yang membentuk perjalanan Unilever Indonesia
sepanjang tahun 2025.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 25
Page 28
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Kinerja Keuangan Financial Performance Pada tahun 2025, penjualan bersih dari Continuing In 2025, net sales for Continuing Operations (exclude Operations (tanpa bisnis Es Krim dan Teh) mencapai Ice Cream and Tea business) reached Rp31.9 trillion, Rp31,9 triliun, tumbuh 4,3% dibandingkan tahun growing 4.3% year-on-year, supported by stronger sebelumnya, didukung oleh momentum yang lebih momentum in the fourth quarter and growth in both kuat pada kuartal keempat serta pertumbuhan pada domestic and export sales. penjualan domestik maupun ekspor. Profitabilitas menunjukkan perbaikan yang berarti Profitability improved meaningfully as structural seiring langkah-langkah struktural dan disiplin actions and tighter discipline flowed through the yang lebih ketat tercermin dalam laporan laba rugi. P&L. Net profit for Continuing Operations rose to Laba bersih dari Continuing Operations meningkat Rp3.5 trillion, an increase of 21.8% year-on-year, menjadi Rp3,5 triliun, naik 21,8% dibandingkan tahun supported by continued focus on gross margin sebelumnya, didukung oleh fokus berkelanjutan improvement, cost discipline, and productivity pada peningkatan margin laba kotor, disiplin biaya, delivery across the value chain. dan pencapaian produktivitas di seluruh rantai nilai. Sejalan dengan itu, eksekusi di seluruh sistem In parallel, execution strengthened across the end- end-to-end juga semakin kuat, dilihat dari to-end system: service performance improved perbaikan kinerja layanan di Modern Trade dan across Modern Trade and General Trade, supporting General Trade, dukungan penyaluran ke pasar stronger in-market delivery, while Customer yang lebih kuat, dan Customer Development yang Development sharpened route-to-market execution mempertajam eksekusi route-to-market untuk to ensure products reached shoppers reliably and memastikan produk tersedia secara andal dan dalam in the right formats across channels. The Company format yang tepat di berbagai kanal. Perseroan juga also generated strong free cash flow of Rp4.9 trillion menghasilkan arus kas bebas yang kuat sebesar (around 1.7x the previous year) and maintained zero Rp4,9 triliun, sekitar 1,7 kali tahun sebelumnya, serta debt, reinforcing financial resilience and flexibility mempertahankan posisi tanpa utang, yang semakin through the year. memperkuat ketahanan dan fleksibilitas keuangan sepanjang tahun. Sorotan Kategori Category Highlights Home and Personal Care: Kembali Bertumbuh Home and Personal Care: Returning to Growth Melalui Keunggulan dan Eksekusi yang Disiplin Through Superiority and Disciplined Execution Home and Personal Care kembali mencatat Home and Personal Care returned to healthier pertumbuhan yang lebih sehat pada tahun 2025, growth in 2025, supported by improved underlying didukung oleh perbaikan kinerja fundamental dan performance and sharper in-market execution, eksekusi pasar yang lebih tajam, menandai titik marking a clear turnaround from prior-year declines. balik yang jelas dibandingkan penurunan pada tahun sebelumnya. Di Home Care, kinerja diperkuat oleh proposisi In Home Care, performance was strengthened keunggulan yang lebih jelas, inovasi yang lebih by clearer superiority propositions, stepped-up intensif, dan eksekusi yang lebih kompetitif. Bisnis innovation, and more competitive execution. The ini berhasil menstabilkan penurunan pangsa jangka business stabilised long-term share decline in core panjang pada merek-merek inti, dengan momentum brands, with continued momentum in Cleaners and yang terus berlanjut pada Cleaners dan trajektori a healthier growth trajectory in Fabric Enhancers, pertumbuhan yang lebih sehat pada Fabric Enhancers, supported by innovations such as Sunlight BioCare serta didukung oleh inovasi seperti Sunlight Nature, the renovation of Sunlight Core with Rhamno 26 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 29
BioCare Nature, renovasi Sunlight Core dengan Technology, and Molto’s expansion into the luxury
Teknologi Rhamno, serta ekspansi Molto ke segmen perfume segment. Alongside this, the business
luxury perfume. Bersamaan dengan itu, bisnis juga accelerated a digital-first, social-first approach
mempercepat pendekatan digital-first, social-first to build relevance and conversion in a more
untuk membangun relevansi dan konversi di lanskap fragmented media and retail landscape.
media dan ritel yang semakin terfragmentasi.
Di Personal Care, kami tetap berfokus memperkuat In Personal Care, we remained focused on
posisi kepemimpinan di berbagai kategori utama, reinforcing leadership positions across key
dengan tetap mempertajam arsitektur portofolio categories while sharpening portfolio architecture
pada tingkatan harga mass, premium, dan masstige. across mass, premium, and masstige price tiers.
Kinerja mencerminkan baik kemajuan maupun Performance reflected both progress and pressure
tekanan di tengah kompetisi yang semakin amid intensifying competition; however, we
ketat. Namun demikian, kami terus memperkuat continued to strengthen demand creation through
penciptaan permintaan melalui model digital-first, a digital-first, social-first model that reflects how
social-first yang mencerminkan cara konsumen consumers increasingly discover, evaluate, and
semakin banyak menemukan, mengevaluasi, dan purchase through creator-led content, communities,
membeli melalui konten yang dipimpin kreator, and entertainment-driven commerce. Capability
komunitas, dan perdagangan berbasis hiburan. upgrades including more agile workflows and faster
Peningkatan kapabilitas, termasuk alur kerja yang test-and-learn execution, helped improve speed
lebih lincah dan eksekusi test-and-learn yang and effectiveness as we scaled the formats and
lebih cepat, turut meningkatkan kecepatan dan touchpoints that convert from “seen” to “sold”.
efektivitas kami dalam memperluas format dan titik
sentuh yang mampu mengubah "seen" menjadi "sold".
Beauty and Wellbeing: Membangun Desire Melalui Beauty and Wellbeing: Building Desire Through
Inovasi Berbasis Sains dan Keunggulan Social-First Science-Led Innovation and Social-First Excellence
Pada tahun 2025, Beauty & Wellbeing di Indonesia In 2025, Beauty & Wellbeing in Indonesia continued
terus berkembang dengan cepat, dipengaruhi oleh to evolve at pace, shaped by more discerning
konsumen yang semakin cermat, siklus tren yang lebih consumers, faster trend cycles, and an environment
cepat, dan lanskap yang memberikan penghargaan that rewards brands able to blend scientific credibility
kepada merek yang mampu memadukan kredibilitas with cultural relevance. Against heightened
ilmiah dengan relevansi budaya. Di tengah intensitas competitive intensity particularly in facial cleanser,
persaingan yang semakin tinggi, khususnya pada hand & body lotion, and shampoo – the business
facial cleanser, hand & body lotion, dan shampoo, delivered positive USG, supported by strong
bisnis ini membukukan positive USG, didukung momentum in Vaseline and our Hair Care portfolio.
oleh momentum kuat dari Vaseline dan portofolio
Hair Care kami.
Inovasi tetap berakar pada kebutuhan nyata yang Innovation remained anchored in real consumer
dihadapi konsumen dan diwujudkan melalui tensions and delivered through clear, demonstrable
keunggulan yang jelas serta dapat dibuktikan. superiority. A key highlight was the launch of
Salah satu sorotan utama adalah peluncuran Vaseline Gluta Hya Smoothing Perfector, reinforcing
Vaseline Gluta Hya Smoothing Perfector, yang our science-led propositions while strengthening
memperkuat proposisi berbasis sains kami sekaligus desirability through a sharper social-first execution
meningkatkan desirability melalui model eksekusi model. We also stepped up how we translate
social-first yang lebih tajam. Kami juga memperkuat attention into purchase through stronger affiliate and
cara menerjemahkan perhatian menjadi pembelian marketplace execution, helping close the loop from
melalui eksekusi affiliate dan marketplace yang lebih “seen” to “sold” with greater consistency.
kuat, sehingga membantu menutup celah dari "seen"
menjadi "sold" dengan konsistensi yang lebih baik.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 27
Page 30
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Foods and Refreshment: Membangun Kembali Foods and Refreshment: Rebuilding Momentum Momentum Melalui Langkah-Langkah Tegas Through Decisive Actions Pada Foods and Refreshment, tahun 2025 menjadi In Foods and Refreshment, 2025 marked a turning titik balik ketika kami mengambil langkah-langkah point as we took deliberate actions to restore terarah untuk memulihkan momentum dan momentum and rebuild relevance with consumers. membangun kembali relevansi di mata konsumen. The segment returned to growth, supported by Segmen ini kembali mencatat pertumbuhan, stronger consumer demand, successful innovations, didukung oleh permintaan konsumen yang lebih and sharper execution that was particularly visible in kuat, inovasi yang berhasil, dan eksekusi yang the fourth quarter. lebih tajam, yang terlihat semakin jelas pada kuartal keempat. Kinerja membaik di seluruh Foods, seiring kami Across Foods, performance improved as we memperkuat keunggulan inti dan memodernisasi strengthened core superiority and modernised penciptaan permintaan melalui pendekatan demand generation through a more digital-first yang lebih digital-first dan social-first. Kami and social-first approach. We optimised pack–price mengoptimalkan arsitektur pack-price serta architecture and stepped up hyperlocal execution memperkuat eksekusi hyperlocal untuk membuka to unlock growth pockets, while accelerating social kantong-kantong pertumbuhan, sekaligus commerce through a broader affiliate ecosystem to mempercepat social commerce melalui ekosistem strengthen conversion closer to purchase moments. affiliate yang lebih luas guna memperkuat konversi lebih dekat ke momen pembelian. Di Refreshments, kategori Juice dan Tea Bag In Refreshments, both Juice and Tea Bag sama-sama masih menghadapi tekanan di categories continued to face pressure amid tengah perubahan pola konsumsi dan preferensi shifting consumption patterns and a growing yang semakin mengarah pada minuman yang preference for beverages perceived as healthier dipersepsikan lebih sehat dan lebih kontemporer. and more contemporary. As part of our portfolio Sebagai bagian dari optimalisasi portofolio, optimisation, the Company reached the decision to Perseroan mengambil keputusan untuk melakukan divest the tea business under the SariWangi brand, divestasi bisnis teh di bawah merek SariWangi, and subsequently formalised the transaction on dan meresmikan transaksi tersebut pada 6 January 2026. The divestment was completed on 6 Januari 2026. Divestasi tersebut diselesaikan 2 March 2026, following the signing of the required pada 2 Maret 2026, setelah penandatanganan documents and receipt of full payment, with dokumen yang dipersyaratkan dan diterimanya the sale value of Rp1.5 trillion. This strategic action pembayaran penuh, dengan nilai penjualan further sharpens our focus on fewer, bigger categories sebesar Rp1,5 triliun. Langkah strategis ini semakin with stronger sustainable growth potential, while mempertajam fokus kami pada kategori-kategori enabling more disciplined allocation of resources to yang lebih sedikit namun lebih besar dengan potensi our core portfolio going forward. pertumbuhan berkelanjutan yang lebih kuat, dengan tetap memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih disiplin ke portofolio inti kami ke depan. 28 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 31
Pemisahan dan Divestasi Bisnis Es Krim Demerger and Divestment of the Ice Cream Business
Pada tahun 2025, Unilever mengambil langkah In 2025, Unilever took a strategic step to separate
strategis untuk memisahkan bisnis Es Krim secara its global Ice Cream business, recognising the
global, dengan mempertimbangkan karakteristik category’s distinct operating characteristics that
operasional kategori tersebut yang khas, termasuk included high seasonality, capital-intensive cold-
tingkat musiman yang tinggi, kebutuhan cold- chain requirements, and a channel profile that
chain yang padat modal, serta profil kanal yang benefits from a dedicated operating model.
memerlukan model operasi yang lebih khusus.
Sejalan dengan perkembangan global tersebut, Aligned with this global development, Unilever
Unilever Indonesia menyelesaikan divestasi bisnis Indonesia completed the divestment of its Ice Cream
Es Krim pada 8 Desember 2025 melalui penjualan business on 8 December 2025, through the sale
kepada PT The Magnum Ice Cream Indonesia, to PT The Magnum Ice Cream Indonesia, part
bagian dari The Magnum Ice Cream Group, dengan of The Magnum Ice Cream Group, with a total
nilai total Rp7,0 triliun. Divestasi tersebut mengikuti value of Rp7.0 trillion. The divestment followed
penandatanganan Business Transfer Agreement the signing of the Business Transfer Agreement
pada November 2024 serta persetujuan yang in November 2024 and the approval obtained
diperoleh melalui RUPSLB dan Rapat Pemegang through the EGMS and Independent Shareholders
Saham Independen pada Januari 2025. Setelah Meeting in January 2025. Following completion,
penyelesaian transaksi, portofolio Unilever Indonesia Unilever Indonesia’s portfolio is further sharpened
semakin dipertajam pada kategori-kategori inti towards its remaining core categories to strengthen
yang tersisa guna memperkuat fokus dan alokasi focus and resource allocation to drive sustainable
sumber daya untuk mendorong pertumbuhan growth and value creation going forward.
berkelanjutan serta penciptaan nilai ke depan.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance
yang Baik Implementation
Good Corporate Governance (GCG) tetap menjadi Good Corporate Governance (GCG) remains
salah satu fondasi utama Unilever Indonesia one of the core foundations of Unilever Indonesia
dalam mengelola bisnis secara bertanggung in managing the business responsibly and
jawab dan berkelanjutan. Pada tahun 2025, sustainably. In 2025, the Company continued to
Perseroan terus menegakkan lima prinsip utama uphold the five key GCG principles: transparency,
GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung accountability, responsibility, independence, and
jawab, independensi, dan kewajaran, yang fairness, which are aligned with our values of
sejalan dengan nilai-nilai kami yaitu integritas, integrity, pioneering spirit, responsibility, and respect.
semangat kepeloporan, tanggung jawab, dan
saling menghormati.
Untuk memastikan penerapan yang konsisten, To ensure consistent implementation, the Company’s
kerangka tata kelola Perseroan disusun berdasarkan governance framework is structured around the
tiga organ utama tata kelola, yaitu Rapat Umum three key organs of governance: the General Meeting
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
Direksi, dengan pemisahan yang jelas antara fungsi and the Board of Directors with clear separation of
pengawasan dan pengelolaan. Struktur ini didukung oversight and management responsibilities. This
oleh berbagai mekanisme tata kelola, termasuk structure is supported by governance mechanisms
sistem pengendalian internal, manajemen risiko, including internal control systems, risk management,
audit internal dan eksternal, serta kebijakan dan internal and external audit, and Company policies and
piagam Perseroan yang menjadi pedoman perilaku charters that guide conduct and decision-making.
dan pengambilan keputusan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 29
Page 32
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Anggota Direksi, dari kiri ke kanan
Members of the Board of Directors, from left to right
Nurdiana Darus*
Direktur Director
Benjie Yap
Presiden Direktur
President Director
Neeraj Lal
Direktur Director
Hendri Widiarta
Direktur Director
Enny Hartati
Sampurno*
Direktur Director
Vandana Suri*
Direktur Director
Alejandro Meinardo
Santos Concha
Direktur Director
* RUPSLB yang diselenggarakan pada 13 Februari 2026 menyetujui
pengunduran diri Ibu Enny Hartati Sampurno dan Ibu Vandana Suri, efektif
sejak 31 Desember 2025. RUPSLB yang sama juga menyetujui pengangkatan
Ibu Nurdiana Darus sebagai Direktur, efektif sejak 13 Februari 2026 sampai
dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2026.
The EGMS held on 13 February 2026 approved the resignations
of Ms. Enny Hartati Sampurno and Ms. Vandana Suri, effective
31 December 2025. The same EGMS also approved the appointment of
Ms. Nurdiana Darus as Director, effective 13 February 2026 until the closing
of the 2026 Annual General Meeting of Shareholders.
30 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 33
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 31
Page 34
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Salah satu elemen penting dalam tata kelola A key element of governance is the Company’s
adalah komitmen Perseroan terhadap praktik commitment to ethical business practices
bisnis yang etis melalui Code of Business Principles through Unilever’s Code of Business Principles and
dan Code Policies Unilever (secara bersama- Code Policies (collectively, the “Code”), which set
sama disebut “Kode Prinsip”), yang menetapkan standards for behaviour, integrity, and compliance
standar perilaku, integritas, dan kepatuhan bagi for employees and management. In 2025, we
karyawan dan manajemen. Pada tahun 2025, kami continued to embed the Code through training,
terus menanamkan Kode Prinsip melalui pelatihan, internal campaigns, annual integrity declarations,
kampanye internal, deklarasi integritas tahunan, dan and strengthened speak-up mechanisms to
penguatan mekanisme speak-up guna memperkuat reinforce a culture of accountability and trust.
budaya akuntabilitas dan kepercayaan.
Dewan Komisaris, dengan dukungan komite- The Board of Commissioners, supported by its
komitenya yang meliputi Komite Audit serta Komite committees which includes the Audit Committee
Nominasi dan Remunerasi, terus menjalankan fungsi and the Nomination and Remuneration Committee,
pengawasan atas integritas pelaporan keuangan, continued to carry out its oversight role across financial
efektivitas pengendalian internal, kepatuhan, dan reporting integrity, internal control effectiveness,
manajemen risiko. Sejalan dengan itu, Direksi tetap compliance, and risk management. In parallel, the
memegang tanggung jawab atas eksekusi, disiplin Board of Directors maintained responsibility for
operasional, dan memastikan tata kelola diterapkan execution, operational discipline, and ensuring
secara konsisten di seluruh jenjang organisasi. governance is applied consistently across all levels
of the organisation.
Pada tahun 2025, manajemen risiko dan In 2025, risk management and internal control
pengendalian internal tetap menjadi bagian remained integral to how the Company protects
integral dari cara Perseroan melindungi nilai value and strengthens resilience. The Company
dan memperkuat ketahanan. Perseroan terus continued to evaluate key business risks and ensure
mengevaluasi risiko-risiko utama bisnis dan mitigation actions are in place, supported by internal
memastikan adanya langkah mitigasi yang memadai, assurance mechanisms and periodic reviews while
didukung oleh mekanisme assurance internal dan maintaining alignment with recognised governance
tinjauan berkala, yang selaras dengan kerangka tata and control frameworks.
kelola dan pengendalian yang berlaku.
Seiring digitalisasi dan penggunaan AI yang As digitalisation and the use of AI become
semakin terintegrasi ke dalam proses bisnis, increasingly embedded in business processes,
Unilever Indonesia juga terus memperkuat tata Unilever Indonesia also continued to strengthen
kelola di bidang teknologi dan keamanan siber, governance for technology and cyber security
termasuk pengawasan melalui mekanisme steering including oversight through internal steering
internal, penyelarasan dengan operasi keamanan mechanisms, alignment with global IT security
TI global, serta program peningkatan kesadaran operations, and employee awareness programmes.
karyawan. Hal ini memastikan bahwa transformasi This ensures that transformation is supported by
didukung oleh perlindungan yang kokoh untuk robust safeguards that protect business continuity,
menjaga kelangsungan usaha, keamanan data, dan data security, and stakeholder trust.
kepercayaan para pemangku kepentingan.
32 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 35
Penerapan Strategi Keberlanjutan Implementation of
Sustainability Strategy
Di Unilever Indonesia, kami percaya bahwa At Unilever Indonesia, we believe sustainable growth
pertumbuhan berkelanjutan harus dibangun di atas must be built on responsible business practices
praktik bisnis yang bertanggung jawab, dengan by strengthening trust, reducing environmental
memperkuat kepercayaan, mengurangi dampak impact, and creating positive value for communities.
lingkungan, dan menciptakan nilai positif bagi Guided by Unilever’s sustainability focus areas,
masyarakat. Dipandu oleh fokus keberlanjutan our sustainability strategy in 2025 continued to be
Unilever, strategi keberlanjutan kami pada tahun 2025 anchored on four pillars: Climate, Nature, Plastics,
tetap bertumpu pada empat pilar: Iklim, Alam, Plastik, and Livelihoods.
dan Mata Pencaharian.
Prioritas-prioritas ini tertanam dalam cara kami These priorities are embedded into how we operate
beroperasi di seluruh unit bisnis dan merek, sehingga across our business units and brands, so that
keberlanjutan tidak diperlakukan sebagai agenda sustainability is not treated as a standalone agenda,
yang berdiri sendiri, melainkan sebagai tanggung but as a shared responsibility across the organisation
jawab bersama di seluruh organisasi dan rantai nilai and our wider value chain. Beyond these four pillars,
kami yang lebih luas. Di luar keempat pilar tersebut, we also continued to drive impact through our
kami juga terus mendorong dampak melalui brands and products, as well as through responsible
merek dan produk kami, serta melalui inovasi yang innovation, responsible marketing, and programmes
bertanggung jawab, pemasaran yang bertanggung that support healthier lives and stronger communities.
jawab, dan program-program yang mendukung
kehidupan yang lebih sehat dan komunitas yang
lebih kuat.
Iklim. Kami terus melangkah menuju ambisi Climate. We continued progressing towards
jangka panjang Unilever untuk mencapai Net Zero Unilever’s long-term ambition of Net Zero Emissions
Emissions di seluruh rantai nilai pada tahun 2039, across the value chain by 2039, supported by
didukung oleh berbagai inisiatif operasional untuk operational initiatives to reduce emissions and
mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi improve energy efficiency. By the end of 2025,
energi. Hingga akhir tahun 2025, Unilever Indonesia Unilever Indonesia had reduced Scope 1 and 2
telah mengurangi emisi Scope 1 dan 2 dari aktivitas emissions from manufacturing activities by 94.34%
manufaktur sebesar 94,34% dibandingkan baseline versus the 2015 baseline, supported by a combination
tahun 2015, didukung oleh kombinasi inisiatif of efficiency initiatives and the use of renewable
efisiensi dan pemanfaatan solusi energi terbarukan. energy solutions.
Alam. Kami memperkuat upaya untuk mendukung Nature. We strengthened efforts to support more
ekosistem yang lebih tangguh dan regeneratif, resilient and regenerative ecosystems, including
termasuk melalui kerja sama dengan komunitas work with local farmer communities to build longer-
petani lokal untuk membangun ketahanan pasokan term supply resilience. Our programmes with farmers,
jangka panjang. Program kami bersama para particularly within the Bango value chain, continued
petani, khususnya dalam rantai nilai Bango, terus to advance regenerative agriculture practices
mendorong praktik pertanian regeneratif melalui through training, field schools, and demonstration
pelatihan, sekolah lapangan, dan demonstration plot, plots, while supporting the livelihoods of local
sembari mendukung mata pencaharian komunitas farming communities.
petani lokal.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 33
Page 36
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Plastik. Pengelolaan sampah plastik tetap menjadi Plastics. Plastic waste management remains a prioritas jangka panjang. Pada tahun 2025, kami long-standing priority. In 2025, we continued melanjutkan berbagai upaya di seluruh rantai nilai efforts across the plastic value chain from reducing plastik, mulai dari pengurangan penggunaan virgin virgin plastic in packaging and increasing recycled plastic dalam kemasan dan peningkatan kandungan content, to scaling collection and processing with daur ulang, hingga memperluas pengumpulan dan partners. During the year, we collected 40,818 tonnes pengolahan bersama para mitra. Sepanjang tahun, of post-consumer plastic waste through Waste Banks kami mengumpulkan 40.818 ton sampah plastik and TPS3R, and processed 40,747 tonnes of plastic pascakonsumsi melalui Bank Sampah dan TPS3R, waste through Refuse-Derived Fuel (RDF) initiatives serta mengolah 40.747 ton sampah plastik melalui to support circularity and help prevent leakage inisiatif Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk mendukung into the environment. sirkularitas dan membantu mencegah kebocoran ke lingkungan. Mata Pencaharian. Kami terus memperkuat mata Livelihoods. We continued strengthening pencaharian di seluruh rantai nilai melalui praktik livelihoods across our value chain through bisnis yang bertanggung jawab dan program responsible business practices and community- berbasis komunitas, dengan mendukung peritel kecil, based programmes by supporting small retailers, memberdayakan komunitas, dan memperluas akses empowering communities, and widening access to terhadap inisiatif kesejahteraan. Pada tahun 2025, wellbeing initiatives. In 2025, this included continued hal ini mencakup keberlanjutan berbagai program community programmes delivered through our komunitas melalui merek-merek kami, seperti edukasi brands, such as health and hygiene education, access kesehatan dan kebersihan, akses terhadap layanan, to services, and empowerment initiatives that are serta inisiatif pemberdayaan yang dirancang untuk designed to create practical, measurable impact menciptakan dampak nyata dan terukur dalam in everyday life. kehidupan sehari-hari. Gambaran yang lebih komprehensif mengenai A more comprehensive overview of Unilever strategi keberlanjutan, program, dan kinerja Indonesia’s sustainability strategy, programmes, and Unilever Indonesia, termasuk tata kelola, target, performance which includes governance, targets, dan kemajuan rinci di setiap pilar, disajikan dalam and detailed progress across each pillar, is provided Laporan Keberlanjutan Perseroan. in the Company’s Sustainability Report. Prospek Usaha Tahun 2026 Business Prospects for 2026 Melihat ke depan, prospek global untuk tahun 2026 Looking ahead, the global outlook for 2026 diperkirakan tetap tangguh, didukung oleh investasi is expected to remain resilient, supported by dan adaptasi yang berlanjut di berbagai pasar, continued investment and adaptation across markets, meskipun ketidakpastian geopolitik dan kebijakan even as geopolitical and trade-policy uncertainty perdagangan masih akan memengaruhi tingkat continues to shape confidence. Global growth is kepercayaan. Pertumbuhan global diproyeksikan projected to remain broadly steady versus 2025, tetap relatif stabil dibandingkan tahun 2025, dengan with inflation easing gradually in many markets inflasi yang secara bertahap mereda di banyak while interest rates remain higher-for-longer in pasar, sementara suku bunga di sejumlah negara some economies. Against this backdrop, Indonesia masih bertahan lebih tinggi untuk jangka waktu is expected to maintain relative stability, supported yang lebih lama. Dalam konteks tersebut, Indonesia by domestic demand, investment momentum, and diperkirakan tetap menjaga stabilitas, didukung ongoing structural tailwinds. At the same time, oleh permintaan domestik, momentum investasi, consumers are likely to remain value-conscious, dan berbagai tailwinds struktural. Meski demikian, making affordability, relevance, and trust increasingly konsumen kemungkinan akan tetap sensitif terhadap decisive in purchase decisions. nilai, sehingga keterjangkauan, relevansi, dan kepercayaan akan menjadi faktor yang semakin menentukan dalam keputusan pembelian. 34 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 37
Di Indonesia, intensitas persaingan diperkirakan In Indonesia, competitive intensity is expected to
tetap tinggi pada tahun 2026, seiring berlanjutnya remain high in 2026, alongside continued channel
fragmentasi kanal dan semakin cepatnya siklus tren. fragmentation and faster trend cycles. Shopper
Perjalanan konsumen juga akan terus berkembang journeys will keep evolving as digital influence
seiring semakin dalamnya pengaruh digital dan deepens and social commerce becomes even
semakin melekatnya social commerce dalam more embedded in everyday consumption. In
konsumsi sehari-hari. Menanggapi hal tersebut, response, Unilever Indonesia will remain anchored
Unilever Indonesia akan tetap berpegang pada on our core strategy (Category, Channel, and Cost)
strategi inti kami, yaitu Category, Channel, dan Cost, to drive growth ahead of the market, led by volume
untuk mendorong pertumbuhan yang melampaui and supported by stronger execution across all
pasar, dipimpin oleh volume dan didukung oleh touchpoints. We will continue strengthening our
eksekusi yang lebih kuat di seluruh titik sentuh. Kami brands through superiority and a more social-
akan terus memperkuat merek-merek kami melalui first demand creation model, while accelerating
superiority dan model penciptaan permintaan yang our presence in future-growth channels. Digital
lebih social-first, sembari mempercepat kehadiran Commerce and Health & Beauty will remain key
di kanal-kanal pertumbuhan masa depan. Digital priorities as we scale reach, visibility, and conversion
Commerce dan Health & Beauty akan tetap menjadi across the ecosystems that increasingly shape how
prioritas utama seiring kami memperluas jangkauan, people discover and buy.
visibilitas, dan konversi di seluruh ekosistem yang
semakin membentuk cara konsumen menemukan
dan membeli.
Di seluruh kategori, fokus kami adalah mempertajam Across categories, our focus is on sharpening
area-area di mana kami dapat menang melalui where we can win with superiority and scale.
superiority dan skala. Di Home Care, kami melihat In Home Care, we expect sustained opportunity in
peluang berkelanjutan pada segmen prioritas priority segments and usage occasions, supported
dan usage occasions, didukung oleh inovasi dan by innovation and stronger competitiveness
daya saing yang lebih kuat untuk membangun in developing growth, while continuing to build
pertumbuhan, sambil terus meningkatkan relevansi cultural relevance and conversion through digital
budaya dan konversi melalui eksekusi digital and social-first execution.
dan social-first.
Di Personal Care, fundamental kategori tetap In Personal Care, fundamentals remain attractive
menarik, dan kami akan memprioritaskan and we will prioritise quality growth through
pertumbuhan berkualitas melalui inovasi yang lebih stronger innovation, sharper pack–price
kuat, arsitektur pack-price yang lebih tajam, serta architecture, and expanded penetration, supported
perluasan penetrasi, didukung oleh model kreator, by creator, affiliate, and community models
affiliate, dan komunitas yang semakin memengaruhi that increasingly influence consideration and
pertimbangan dan pembelian. Di Beauty & Wellbeing, purchase. In Beauty & Wellbeing, we will continue
kami akan terus memperkuat kepemimpinan melalui strengthening leadership through a sharper portfolio,
portofolio yang lebih tajam, siklus inovasi yang faster innovation cycles, and a more responsive
lebih cepat, dan model eksekusi digital end-to-end end-to-end digital execution model that converts
yang lebih responsif untuk mengubah desirability desirability into purchase.
menjadi pembelian.
Di Foods, ambisi kami adalah memperkuat momentum In Foods, our ambition is to strengthen recovery
pemulihan melalui pembaruan superiority, eksekusi momentum through renewed superiority, sharper
yang lebih tajam, dan investasi berkelanjutan di balik execution, and continued investment behind power
power brands, dengan tetap memperluas operasi brands, while scaling hyperlocal operations to tailor
hyperlocal untuk menyesuaikan portofolio dan portfolio and activation to regional growth pockets.
aktivasi terhadap kantong-kantong pertumbuhan Following portfolio optimisation decisions taken
regional. Sejalan dengan keputusan optimalisasi in 2025. This includes the divestment of the SariWangi
portofolio yang diambil pada tahun 2025, termasuk tea business which is completed in 2026 where we
divestasi bisnis teh SariWangi yang selesai pada will sharpen focus on fewer, bigger categories with
tahun 2026, kami akan semakin mempertajam stronger sustainable growth potential.
fokus pada kategori-kategori yang lebih sedikit
namun lebih besar dengan potensi pertumbuhan
berkelanjutan yang lebih kuat.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 35
Page 38
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Pada akhirnya, kami memperkirakan manfaat Finally, we expect the benefits of structural
dari transformasi struktural akan semakin terasa transformation to strengthen from 2026 onwards.
mulai tahun 2026 dan seterusnya. Di Supply Chain, In Supply Chain, our focus remains on building
fokus kami tetap pada pembangunan operasi a more resilient, responsive, and cost-effective
yang lebih tangguh, responsif, dan efisien dari segi operation through productivity, service resilience,
biaya melalui produktivitas, ketahanan layanan, planning discipline, and quality improvements
disiplin perencanaan, dan peningkatan kualitas to help protect competitiveness while unlocking
untuk membantu melindungi daya saing sekaligus efficiencies that can be reinvested behind
membuka efisiensi yang dapat diinvestasikan growth. In parallel, Customer Development will
kembali untuk pertumbuhan. Sejalan dengan itu, continue sharpening route-to-market execution
Customer Development akan terus mempertajam across General Trade, Modern Trade, and Digital
eksekusi route-to-market di General Trade, Modern Commerce, ensuring we place the right portfolio in
Trade, dan Digital Commerce, untuk memastikan the right channels and keep improving availability,
kami menempatkan portofolio yang tepat di kanal visibility, and competitiveness in an evolving
yang tepat serta terus meningkatkan ketersediaan, retail landscape.
visibilitas, dan daya saing di lanskap ritel yang
terus berkembang.
Perubahan Susunan Direksi Changes in the Composition
of the Board of Directors
Sepanjang tahun 2025, terdapat perubahan dalam During 2025, there was a change in the composition
susunan Direksi sebagaimana telah disetujui dalam of the Board of Directors, as approved by the
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Extraordinary General Meeting of Shareholders
yang diselenggarakan pada 15 Oktober 2025, (EGMS) held on 15 October 2025, as follows:
sebagai berikut:
Pengunduran Diri: Bapak Willy Saelan Resignation: Mr. Willy Saelan resigned from his
mengundurkan diri dari jabatannya sebagai position as Director, effective 15 October 2025,
Direktur, efektif sejak 15 Oktober 2025, karena due to retirement.
memasuki masa pensiun.
Pengangkatan: Bapak Hendri Widiarta diangkat Appointment: Mr. Hendri Widiarta was appointed
sebagai Direktur, efektif sejak 15 Oktober 2025. as Director, effective 15 October 2025.
Dengan demikian, susunan Direksi per Accordingly, the composition of the Board of Directors
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: as at 31 December 2025 was as follows:
Presiden Direktur: Bapak Benjie Yap President Director: Mr. Benjie Yap
Direktur: Directors:
Ibu Enny Hartati Sampurno *
Ms. Enny Hartati Sampurno*
Bapak Neeraj Lal Mr. Neeraj Lal
Ibu Vandana Suri* Ms. Vandana Suri*
Bapak Alejandro Meinardo Santos Concha Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha
Bapak Hendri Widiarta Mr. Hendri Widiarta
* RUPSLB yang diselenggarakan pada 13 Februari 2026 menyetujui * The EGMS held on 13 February 2026 approved the resignations
pengunduran diri Ibu Enny Hartati Sampurno dan Ibu Vandana Suri, of Ms. Enny Hartati Sampurno and Ms. Vandana Suri, effective
efektif sejak 31 Desember 2025. RUPSLB yang sama juga menyetujui 31 December 2025. The same EGMS also approved the appointment
pengangkatan Ibu Nurdiana Darus sebagai Direktur, efektif sejak of Ms. Nurdiana Darus as Director, effective 13 February 2026 until the
13 Februari 2026 sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang closing of the 2026 Annual General Meeting of Shareholders.
Saham Tahunan tahun 2026.
36 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 39
Penutup Closing
Ke depan, kami tetap yakin terhadap potensi Looking ahead, we remain confident in
jangka panjang pasar konsumen Indonesia dan the long-term potential of the Indonesian
kemampuan Unilever Indonesia untuk menang consumer market and in Unilever Indonesia’s ability
melalui pilihan yang lebih tajam, eksekusi yang lebih to win through sharper choices, stronger execution,
kuat, dan transformasi yang berkelanjutan. Memasuki and continued transformation. As we enter 2026,
tahun 2026, fokus kami tetap bertumpu pada strategi our focus remains anchored on our core strategy
inti kami, sembari terus memperkuat kapabilitas, while further strengthening the capabilities, culture,
budaya, dan ketahanan yang dibutuhkan untuk and resilience required to deliver consistent,
menghadirkan pertumbuhan yang konsisten dan sustainable growth. We will continue to build
berkelanjutan. Kami akan terus membangun merek- brands that consumers desire, scale our presence
merek yang diinginkan konsumen, memperluas in future-growth channels, and improve agility and
kehadiran kami di kanal-kanal pertumbuhan productivity across our operations, and continue to
masa depan, serta meningkatkan kelincahan dan maintain our commitment to responsible business
produktivitas di seluruh operasi kami, sembari practices and long-term value creation.
tetap menjaga komitmen terhadap praktik bisnis
yang bertanggung jawab dan penciptaan nilai
jangka panjang.
Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi On behalf of the Board of Directors, we would
yang tulus kepada seluruh karyawan atas dedikasi like to express our sincere appreciation to our
dan ketangguhannya, kepada pelanggan dan employees for their dedication and resilience,
para mitra bisnis atas kolaborasi yang terus terjalin, to our customers and business partners for their
serta kepada para pemegang saham dan seluruh continued collaboration, and to our shareholders
pemangku kepentingan atas kepercayaan dan and other stakeholders for their trust and support.
dukungannya. Kami tetap berkomitmen untuk We remain committed to serving Indonesian
melayani konsumen Indonesia dan memberikan consumers and contributing positively to the
kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah communities in which we operate.
kami beroperasi.
Jakarta, April 2026
Atas nama Direksi,
On behalf of the Board of Directors,
PT Unilever Indonesia Tbk
Benjie Yap
Presiden Direktur
President Director
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 37
Page 40
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Laporan Dewan Komisaris Report of the Board of Commissioners Selama tahun berjalan, Unilever juga memperkenalkan arah strategis global yang telah diperbarui. Dewan memandang perubahan ini relevan bagi Indonesia dan sejalan dengan fokus Perseroan dalam memperkuat bisnis melalui pilihan yang jelas dan praktis. During the year, Unilever also introduced a refreshed global strategic direction. The Board considers this shift relevant for Indonesia and consistent with the Company’s own focus on strengthening the business through clear, practical choices. Sanjiv Mehta Presiden Komisaris President Commissioner 38 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 41
Memperkuat Fondasi, Strengthening the Foundation,
Menuju Pertumbuhan Masa Depan Shaping the Future
Tahun 2025 menandai fase penting bagi Unilever 2025 marked an important phase for Unilever
Indonesia, di mana upaya penataan ulang bisnis dan Indonesia, as the business reset and the initiatives
berbagai inisiatif yang dijalankan dalam beberapa taken over the last few years to fundamentally
tahun terakhir untuk memperkuat fundamental bisnis strengthen the business started to deliver the
mulai menunjukkan hasil yang diharapkan. Setelah outcomes intended. After a period of transformation
melalui periode transformasi yang berfokus pada that was focused on rebuilding the operating model
pembenahan model operasional dan penguatan and reinforcing execution, 2025 reflected a more
eksekusi, kinerja tahun 2025 mencerminkan arah solid and consistent trajectory, underpinned by
pertumbuhan yang lebih solid dan konsisten, sharper choices, stronger discipline, and improving
didukung oleh pilihan strategi yang lebih tajam, performance momentum.
disiplin yang lebih kuat, serta momentum kinerja yang
terus membaik.
Pemulihan yang dicapai pada tahun 2025 bukanlah The recovery achieved in 2025 was not the result
hasil dari sebuah inisiatif tunggal atau hasil of a single initiative or a short-term uplift. Rather,
peningkatan jangka pendek. Sebaliknya, capaian it reflected the cumulative impact of measured
tersebut mencerminkan akumulasi dari berbagai strategic decisions, supported by continued portfolio
keputusan strategis yang terukur, didukung oleh sharpening, tighter execution discipline, innovation,
penajaman portofolio secara berkelanjutan, disiplin and sustained investment to strengthen brand equity.
eksekusi yang lebih ketat, inovasi, serta investasi The Board of Commissioners (the “Board”) view this
berkelanjutan untuk memperkuat ekuitas merek. as a meaningful step forward, signaling that the
Dewan Komisaris (“Dewan”) memandang hal Company’s transformation agenda is progressing
ini sebagai langkah maju yang bermakna, yang from reset towards delivery.
menunjukkan bahwa agenda transformasi Perseroan
telah bergerak dari tahap penataan ulang menuju
tahap realisasi hasil.
Dari sisi makroekonomi, perekonomian Indonesia From a macroeconomic perspective, Indonesia’s
tetap tangguh di tahun 2025, dengan pertumbuhan economy remained resilient in 2025, with GDP growth
PDB sebesar 5,11%, yang menopang konsumsi secara at 5.11%, supporting overall consumption and
umum dan melatarbelakangi kondusifnya industri providing a constructive backdrop for the consumer
barang konsumsi. Meskipun intensitas persaingan goods industry. While competitive intensity stayed
tetap tinggi dan konsumen tetap cermat dalam elevated and value-consciousness persisted, this
berbelanja, ketahanan tersebut membantu menjaga resilience helped sustain demand, particularly
permintaan, khususnya pada merek-merek yang where brands and execution remained strong
tetap kuat, relevan, dan dieksekusi dengan baik. and relevant.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 39
Page 42
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Tahun ini menuntut arah yang lebih jelas dan The year demanded clarity and courage. keberanian dalam bertindak. Perseroan mengambil The Company made tough but necessary choices sejumlah langkah tegas yang diperlukan, antara in resetting pricing discipline, upgrading route-to- lain menata kembali disiplin harga, meningkatkan market execution, strengthening distributor capability, pelaksanaan route-to-market, memperkuat and decisively reshaping the portfolio. These actions kapabilitas distributor, serta membentuk ulang were not merely short-term corrections; they were portofolio bisnis secara cepat dan efektif. Langkah- intended to rebuild a healthier and more resilient langkah tersebut bukan semata-mata koreksi jangka business that can compete effectively and deliver pendek, melainkan upaya untuk membangun kembali long-term value for shareholders and stakeholders. bisnis yang lebih sehat dan tangguh, sehingga mampu bersaing secara efektif dan memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham maupun para pemangku kepentingan. Dewan secara berkelanjutan memberikan arahan The Board continuously provided strategic strategis dan pengawasan untuk memastikan guidance and oversight to ensure that bahwa prioritas manajemen tetap berfokus pada management’s priorities remained focused on penguatan fundamental. Dalam pandangan kami, strengthening the fundamentals. In our view, the kemajuan Perseroan pada tahun 2025 mencerminkan Company’s progress in 2025 reflects improved peningkatan disiplin, eksekusi yang lebih tajam, serta discipline, sharper execution, and renewed momentum yang kembali menguat, didukung oleh momentum supported by a healthier balance keseimbangan yang lebih sehat antara pertumbuhan between volume growth, price, and profitability. volume, harga, dan profitabilitas. Selama tahun berjalan, Unilever juga During the year, Unilever also introduced a refreshed memperkenalkan arah strategis global yang telah global strategic direction. The Board considers this diperbarui. Dewan memandang perubahan ini shift relevant for Indonesia and consistent with the relevan bagi Indonesia dan sejalan dengan fokus Company’s own focus on strengthening the business Perseroan dalam memperkuat bisnis melalui pilihan through clear, practical choices. In particular, the yang jelas dan praktis. Secara khusus, penekanan emphasis on building stronger brand equities pada penguatan ekuitas merek, peningkatan kualitas stepping up execution, and driving a more efficient eksekusi, dan pembentukan organisasi yang lebih organisation connects naturally with the Company’s efisien, berjalan selaras secara alami dengan prioritas strategic priorities across Category, Channel, and strategis Perseroan di bidang Category, Channel, dan Cost, thereby ensuring that brand and portfolio Cost. Dengan demikian, pilihan merek dan portofolio choices are sharper, route-to-market execution is menjadi lebih tajam, pelaksanaan route-to-market stronger and the organisation is more future-fit, menjadi lebih kuat, dan organisasi menjadi lebih with structural improvements continuing to support siap menghadapi masa depan, dengan perbaikan healthier and sustainable growth. struktural yang terus mendukung pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Tinjauan Kinerja Usaha: Kembali ke Business Performance Review: Pertumbuhan yang Didorong Volume Return to Volume-Led Growth dengan Fundamental yang Lebih Sehat with Healthier Fundamentals Perseroan mencatat momentum yang membaik The Company delivered improved momentum sepanjang tahun 2025, dengan kinerja yang menguat during 2025, with performance strengthening dari waktu ke waktu. Dewan mencatat bahwa through the year. The Board notes that management manajemen memprioritaskan pemulihan kesehatan prioritised restoring the health of the business bisnis melalui serangkaian intervensi penataan ulang through a set of “reset” interventions aimed at yang ditujukan untuk membangun kembali daya rebuilding competitiveness and ensuring growth is saing dan memastikan pertumbuhan didukung oleh supported by sound fundamentals. fundamental yang sehat. 40 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 43
Langkah-langkah utama yang dijalankan selama Key actions during the year included strengthening
tahun berjalan meliputi penguatan disiplin harga pricing discipline across channels, improving
di seluruh kanal, peningkatan kapabilitas dan distributor capability and economics, and stepping
perekonomian distributor, serta peningkatan kualitas up execution in the marketplace. These initiatives
eksekusi di pasar. Berbagai inisiatif ini mendukung supported a more balanced recovery, combining
pemulihan yang lebih seimbang, yang memadukan volume growth with disciplined pricing and a stronger
pertumbuhan volume dengan disiplin harga, serta operational rhythm.
ritme operasional yang lebih kuat.
Di luar itu, Perseroan terus mengelola basis biaya In addition, the Company continued to manage
dengan lebih disiplin, dengan tetap melindungi its cost base with greater rigor while protecting
investasi yang penting untuk membangun kekuatan investments that build long-term brand strength. The
merek jangka panjang. Dewan menilai bahwa Board recognizes that the choices made in 2025 were
berbagai keputusan yang diambil sepanjang tahun geared not only towards performance recovery, but
2025 diarahkan bukan hanya untuk memulihkan towards improving resilience and competitiveness in
kinerja, namun juga untuk meningkatkan ketahanan the medium to long term.
dan daya saing Perseroan dalam jangka menengah
hingga panjang.
Penajaman Portofolio untuk Mendukung Portfolio Sharpening to Support Long-Term
Penciptaan Nilai Jangka Panjang Value Creation
Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaksanakan During 2025, the Company advanced important
sejumlah langkah strategis penting untuk strategic steps to sharpen portfolio focus. Most
mempertajam fokus portofolio. Hal paling utama, notably, the separation and divestment of the Ice
pemisahan dan divestasi bisnis Es Krim di Indonesia Cream business in Indonesia was completed on 8
telah diselesaikan pada 8 Desember 2025, dengan December 2025, with a transaction value of Rp7.0
nilai transaksi sebesar Rp7,0 triliun. Langkah ini sejalan trillion. This aligned with Unilever’s global strategic
dengan pemisahan strategis Unilever global, untuk separation of Ice Cream into a standalone business
membuat bisnis Es Krim menjadi entitas mandiri with a distinct operating model.
dengan model operasional tersendiri.
Perseroan juga telah menyelesaikan divestasi bisnis The Company has also completed the divestment
teh di bawah merek SariWangi. Pada 2 Maret 2026, of its tea business under the SariWangi brand. On
Perseroan merampungkan penjualan bisnis teh 2 March 2026, the Company finalised the sale of
SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa, dengan the SariWangi tea business to PT Savoria Kreasi
transaksi telah selesai dan pembayaran diterima Rasa, with the transaction completed and payment
sepenuhnya. Bersama dengan divestasi bisnis Es Krim, received in full. Together with the divestment of the
langkah-langkah portofolio ini mempertajam fokus Ice Cream business, these portfolio actions sharpen
strategis Perseroan pada kegiatan usaha yang the Company’s strategic focus on its continuing
berkelanjutan, mendukung profil margin dasar yang operations, support a stronger underlying margin
lebih kuat, serta meningkatkan kemampuan Perseroan profile, and enhance the Company’s ability to allocate
dalam mengalokasikan modal secara lebih efektif capital more effectively to drive sustainable growth
untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan and long-term value creation.
penciptaan nilai jangka panjang.
Fokus Berkelanjutan pada Eksekusi di Seluruh Continued Focus on Execution Across
Kelompok Bisnis Business Groups
Manajemen tetap berfokus pada faktor-faktor yang Across the business, the management maintained
paling penting dalam membangun kembali daya focus on the drivers most critical to rebuilding
saing di seluruh bisnis, yaitu dengan memperkuat competitiveness: strengthening product superiority
superioritas produk dan penciptaan permintaan, and demand creation, improving in-store execution,
meningkatkan eksekusi di toko, meningkatkan increasing route-to-market effectiveness, and
efektivitas route-to-market, serta mempercepat accelerating growth in future channels. The Board
pertumbuhan pada kanal-kanal masa depan. Dewan views these priorities as essential for winning in
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 41
Page 44
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Anggota Dewan Komisaris, dari kiri ke kanan
Members of the Board of Commissioners, from left to right
Ignasius Jonan Fauzi Ichsan
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
Alissa Wahid Alexander Steven Rusli
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
Sanjiv Mehta Debora Herawati Sadrach
Presiden Komisaris Komisaris Independen
President Commissioner Independent Commissioner
42 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 45
memandang prioritas-prioritas ini sangat penting Indonesia’s evolving retail landscape, including
untuk memenangkan persaingan di lanskap ritel modern trade, traditional trade, and digital channels.
Indonesia yang terus berkembang, termasuk modern
trade, traditional trade, dan kanal digital.
Penilaian atas Kinerja Direksi Assessment of the Board
of Directors’ Performance
Dewan memandang bahwa sepanjang tahun 2025 The Board considers that, throughout 2025, the Board
Direksi menunjukkan disiplin operasional yang lebih of Directors demonstrated stronger operational
kuat dan kejelasan strategi yang lebih baik dalam discipline and greater strategic clarity in navigating
menghadapi lingkungan eksternal yang dinamis. a dynamic external environment. The Board notes
Dewan mencatat kemajuan di sejumlah area penting, progress in several critical areas:
antara lain:
Fundamental pasar yang lebih kuat Stronger in-market fundamentals, and upgraded
dan peningkatan kualitas pelaksanaan route-to-market execution.
route-to-market.
Pilihan portofolio yang lebih tajam, termasuk Sharper portfolio choices, including the
penyelesaian divestasi bisnis Es Krim dan completion of the Ice Cream divestment and
kemajuan berkelanjutan dalam divestasi bisnis Teh continued progress on the Sariwangi Tea
SariWangi. divestment.
Langkah-langkah biaya yang disiplin, didukung oleh Disciplined cost actions, supported by
berbagai intervensi untuk memperbaiki struktur interventions aimed at structurally improving the
biaya dan efektivitas rantai pasok secara mendasar. cost base and supply chain effectiveness.
Peningkatan kualitas eksekusi, yang tercermin Step-up in execution, with improvements in
dalam perbaikan kinerja bisnis secara bertahap sequential business delivery and stronger
dan momentum yang lebih kuat menjelang 2026. momentum entering 2026.
Dewan memahami bahwa terdapat sejumlah biaya The Board acknowledges that certain
terkait transformasi sebagai bagian dari penataan transformation-related costs were incurred as part
ulang bisnis dan perbaikan struktural. Namun of the business reset and structural improvements. In
demikian, dalam pandangan Dewan, kesediaan the Board’s view, management’s willingness to invest
manajemen untuk berinvestasi dalam memperkuat in strengthening fundamentals while maintaining
fundamental dengan tetap menjaga disiplin terhadap discipline on returns, reflects a pragmatic and long-
tingkat pengembalian, mencerminkan pendekatan term oriented approach.
yang pragmatis dan berorientasi jangka panjang.
Peran Dewan Komisaris dalam The Role of the Board of Commissioners
Pengawasan dan Pemberian Nasihat in Oversight and Advisory
Dewan menjalankan fungsi pengawasannya sesuai The Board carried out its oversight duties in
dengan peraturan yang berlaku dan kerangka tata accordance with applicable regulations and the
kelola Perseroan, sekaligus memberikan nasihat Company’s governance framework, while providing
strategis kepada manajemen mengenai prioritas strategic advice to management on key priorities
utama dan berbagai kompromi strategis yang perlu and trade-offs throughout the year. In 2025, our
dipertimbangkan (trade-off) sepanjang tahun. engagement with the Board of Directors was
Pada tahun 2025, keterlibatan kami dengan Direksi anchored on ensuring disciplined execution of the
berlandaskan pada upaya memastikan pelaksanaan Company’s strategic priorities, particularly the reset
yang disiplin atas prioritas strategis Perseroan, agenda and actions to rebuild growth momentum
khususnya agenda penataan ulang dan langkah- while maintaining a clear line of sight on the
langkah untuk membangun kembali momentum fundamentals required for sustainable performance.
pertumbuhan, dengan tetap menjaga fokus yang
jelas pada fundamental yang diperlukan untuk
kinerja berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 43
Page 46
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT Dewan juga memberikan pengawasan dan The Board also provided close oversight and arahan yang erat terhadap transformasi portofolio guidance on the Company’s portfolio transformation, Perseroan, termasuk memastikan bahwa berbagai including ensuring that key divestment initiatives inisiatif divestasi utama dijalankan dengan tata kelola were executed with strong governance, strategic yang kuat, keselarasan strategis, dan fokus pada alignment, and a focus on long-term value creation. penciptaan nilai jangka panjang. Sejalan dengan itu, Alongside this, we maintained a strong emphasis on kami juga menaruh perhatian besar pada disiplin financial discipline and resilience, monitoring cost keuangan dan ketahanan bisnis, dengan memantau actions, investment prioritisation, and the Company’s langkah-langkah efisiensi biaya, prioritas investasi, ability to allocate resources effectively in support of dan kemampuan Perseroan dalam mengalokasikan improved returns. sumber daya secara efektif untuk mendukung peningkatan imbal hasil. Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, Dewan In fulfilling our responsibilities, the Board continued terus menegaskan pentingnya tata kelola yang to reinforce the importance of robust governance, kuat, manajemen risiko, dan kepatuhan, termasuk risk management, and compliance, including the efektivitas pengendalian internal, proses audit, serta effectiveness of internal controls, audit processes, and perilaku bisnis yang etis di seluruh organisasi. Kami ethical business conduct across the organisation. We juga tetap memperhatikan komitmen keberlanjutan also remained attentive to the Company’s long-term jangka panjang Perseroan, dengan harapan bahwa sustainability commitments, with the expectation that keberlanjutan terus terintegrasi dalam strategi dan sustainability continues to be embedded in business eksekusi bisnis, serta diperlakukan sebagai bagian strategy and execution, and treated as integral to yang tidak terpisahkan dari daya saing jangka panjang long-term competitiveness and stakeholder trust. dan kepercayaan pemangku kepentingan. Dewan mempertahankan keterlibatan aktif dengan The Board maintained active engagement with manajemen melalui rapat rutin dan diskusi terstruktur, management through regular meetings and sehingga memungkinkan pemberian arahan secara structured discussions, enabling timely guidance on tepat waktu atas berbagai perkembangan penting significant developments and emerging risks, while dan risiko yang muncul, sekaligus mendukung supporting the Company’s readiness to build on the kesiapan Perseroan untuk melanjutkan pembangunan stronger foundation established in 2025. di atas fondasi yang lebih kuat yang telah terbentuk sepanjang tahun 2025. Tinjauan atas Implementasi Tata Kelola Review of Good Corporate Governance Perusahaan yang Baik Implementation Dewan meyakini bahwa tata kelola yang kuat The Board believes that strong governance is merupakan fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan foundational to sustainable growth and stakeholder dan kepercayaan pemangku kepentingan. trust. Throughout 2025, the Company continued to Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat strengthen the implementation of Good Corporate implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Governance (GCG), guided by the principles Baik (GCG), dengan berpedoman pada prinsip of transparency, accountability, responsibility, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independence, and fairness. independensi, dan kewajaran. Komposisi Dewan dan Independensi Board Composition and Independence Per 31 Desember 2025, Dewan Komisaris terdiri As of 31 December 2025, the Board of Commissioners dari enam anggota, yang dipimpin oleh Presiden consisted of six members, led by the President Komisaris. Dewan mempertahankan tingkat Commissioner. The Board maintained a strong level independensi yang kuat, dengan lima dari enam of independence, with five out of six Commissioners Komisaris merupakan Komisaris Independen (83%), serving as Independent Commissioners (83%), yang mendukung pengawasan yang kokoh dan supporting robust oversight and objective pengambilan keputusan yang objektif. decision-making. 44 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 47
Komite Pendukung Efektivitas Dewan Committees Supporting Board Effectiveness
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan didukung In carrying out its duties, the Board was supported
oleh komite-komite terkait, yaitu Komite Audit by relevant committees, including the Audit
dan Komite Nominasi dan Remunerasi. Komite- Committee and the Nomination and Remuneration
komite tersebut memainkan peran penting dalam Committee. These committees play an important role
memperkuat tata kelola, memperdalam fungsi in strengthening governance, reinforcing oversight,
pengawasan, dan mendukung pertimbangan Dewan and supporting the Board’s deliberations on matters
dalam berbagai hal seperti pelaporan keuangan, such as financial reporting, internal control, audit, risk
pengendalian internal, audit, manajemen risiko, dan management, and human capital governance.
tata kelola sumber daya manusia.
Budaya Tata Kelola, Etika, dan Kepatuhan Governance Culture, Ethics, and Compliance
Perseroan terus memperkuat perilaku etis dan The Company continued to reinforce ethical conduct
kepatuhan melalui kebijakan serta mekanisme and compliance through established policies and
pelaporan yang telah ditetapkan, termasuk sistem reporting mechanisms, including the whistleblowing
whistleblowing. Dewan memandang hal ini sebagai system. The Board views this as an important pillar
pilar penting dalam menjaga integritas di seluruh in maintaining integrity across the organisation and
organisasi dan memperkuat kepercayaan para strengthening stakeholder confidence.
pemangku kepentingan.
Tinjauan atas Implementasi Strategi Review of Sustainability Strategy
Keberlanjutan Implementation
Dewan terus memandang keberlanjutan sebagai The Board continues to view sustainability as integral
bagian integral dari penciptaan nilai jangka panjang to long-term value creation and resilience. The
dan ketahanan bisnis. Agenda keberlanjutan Company’s sustainability agenda remains aligned to
Perseroan tetap sejalan dengan arah Unilever Unilever’s broader direction, reinforcing a strategy
yang lebih luas, yang menegaskan strategi untuk that seeks to grow the business while supporting
menumbuhkan bisnis sekaligus memberikan dampak positive outcomes for people and the planet.
positif bagi manusia dan planet.
Sepanjang tahun 2025, Dewan terus mengawasi upaya During 2025, the Board continued to oversee
manajemen untuk mengintegrasikan keberlanjutan management’s efforts to embed sustainability
ke dalam berbagai prioritas bisnis. Hal ini mencakup across business priorities. This included reinforcing
penguatan praktik pengadaan yang bertanggung responsible sourcing practices and improving
jawab dan peningkatan efisiensi operasional, operational efficiency, while advancing initiatives
sekaligus memajukan berbagai inisiatif terkait iklim, related to climate, nature, and waste reduction across
alam, dan pengurangan limbah di sepanjang rantai the value chain. The Company also maintained its
nilai. Perseroan juga tetap berfokus mendukung focus on supporting livelihoods and inclusive impact
penghidupan masyarakat dan program-program programmes where relevant. We reflected on our
berdampak inklusif yang relevan. Kami menegaskan commitment to ensuring sustainability remains
kembali komitmen bahwa keberlanjutan harus tetap integrated into how we grow, rather than treated as a
terintegrasi dalam cara kami bertumbuh, dan bukan parallel agenda.
diperlakukan sebagai agenda yang berjalan sendiri.
Dewan meyakini bahwa keberlanjutan akan paling The Board believes that sustainability is most effective
efektif apabila tertanam dalam keputusan bisnis when integrated into daily business decisions, thereby
sehari-hari, sehingga memastikan pencapaian kinerja ensuring that performance delivery and impact
dan ambisi untuk memberikan dampak nyata yang ambitions reinforce each other over time.
dapat saling memperkuat dari waktu ke waktu.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 45
Page 48
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Perubahan dalam Komposisi Changes in the Composition
Dewan Komisaris of the Board of Commissioners
Tidak terdapat perubahan dalam komposisi There were no changes in the composition
Dewan Komisaris selama tahun 2025. Susunan of the Board of Commissioners during 2025.
Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah The composition as of 31 December 2025 was as
sebagai berikut: follows:
Sanjiv Mehta – Presiden Komisaris Sanjiv Mehta – President Commissioner
Alexander Steven Rusli – Komisaris Independen Alexander Steven Rusli – Independent
Commissioner
Alissa Wahid – Komisaris Independen Alissa Wahid – Independent Commissioner
Debora Herawati Sadrach – Komisaris Independen Debora Herawati Sadrach – Independent
Commissioner
Fauzi Ichsan – Komisaris Independen Fauzi Ichsan – Independent Commissioner
Ignasius Jonan – Komisaris Independen Ignasius Jonan – Independent Commissioner
Tinjauan atas Prospek Usaha Review of Business Prospects
yang Disusun oleh Direksi Prepared by the Board of Directors
Dewan memahami bahwa lingkungan eksternal The Board recognises that the external environment
diperkirakan tetap dinamis pada tahun 2026, dengan is expected to remain dynamic in 2026, with geo-
adanya disrupsi geopolitik, persaingan yang terus political disruptions, ongoing competitive intensity,
berlangsung, perubahan perilaku konsumen, serta shifting consumer behaviour, and continued
transformasi kanal yang berkelanjutan. Namun channel transformation. At the same time, the Board
demikian, memasuki tahun 2026 Dewan juga sees improved internal momentum entering 2026,
melihat adanya momentum internal yang lebih baik, supported by strengthened fundamentals and
didukung oleh fundamental yang semakin kuat dan better execution.
eksekusi yang lebih baik.
Manajemen menyampaikan keyakinannya bahwa Management has indicated confidence in the
Perseroan mampu tumbuh melampaui pasar pada Company’s ability to grow ahead of the market in
tahun 2026, terutama didorong oleh volume dan 2026, driven primarily by volume and improved in-
peningkatan eksekusi di toko. Dewan mencatat store execution. The Board notes that certain seasonal
bahwa sejumlah faktor musiman dan kalender, and calendar factors (including timing shifts around
termasuk pergeseran waktu Lebaran, dapat Lebaran) may influence quarterly phasing, but these
memengaruhi pembagian kinerja per kuartal. Namun, do not alter the Company’s underlying trajectory.
hal tersebut tidak akan mengubah dasar dari arah
pergerakan Perseroan.
Dewan mendukung niat manajemen untuk The Board supports management’s intention to
menginvestasikan kembali manfaat dari perbaikan reinvest the benefits of structural improvements,
struktural, khususnya yang berasal dari peningkatan particularly those arising from cost and margin
biaya dan margin, ke dalam berbagai inisiatif yang enhancement, into initiatives that strengthen
memperkuat pertumbuhan berkelanjutan. Hal ini sustainable growth. This includes maintaining strong
termasuk menjaga investasi yang kuat dan konsisten and consistent investment behind the Company’s
pada power brands Perseroan dan program power brands and superiority programmes, while
superiority, sekaligus mempercepat pertumbuhan di accelerating growth in future-fit channels, including
kanal-kanal masa depan, termasuk kanal digital dan digital and emerging platforms. At the same time, the
platform yang sedang berkembang. Di saat yang Company will continue to strengthen route-to-market
46 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 49
sama, Perseroan akan terus memperkuat kapabilitas capabilities to improve execution and service levels
route-to-market guna meningkatkan kualitas eksekusi across channels, supported by ongoing discipline on
dan tingkat layanan di seluruh kanal, didukung oleh cost and productivity to improve returns and sustain
disiplin berkelanjutan dalam pengelolaan biaya dan competitiveness over time.
produktivitas untuk meningkatkan imbal hasil serta
mempertahankan daya saing dari waktu ke waktu.
Secara keseluruhan, kemajuan yang dicapai Taken together, the progress delivered in 2025
sepanjang tahun 2025 telah memperkuat fondasi has strengthened the Company’s foundations and
Perseroan dan meningkatkan kesiapan untuk bersaing improved readiness to compete in a dynamic market
di lingkungan pasar yang dinamis. Dewan meyakini environment. The Board believes the Company
bahwa Perseroan memasuki tahun 2026 dengan enters 2026 with clearer strategic focus, improving
fokus strategis yang lebih jelas, disiplin eksekusi yang execution discipline, and stronger fundamentals to
semakin baik, serta fundamental yang lebih kuat sustain growth and enhance returns over time.
untuk menopang pertumbuhan dan meningkatkan
imbal hasil secara berkelanjutan.
Penutup Closing
Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan In closing, the Board of Commissioners would like
apresiasi kepada Direksi dan seluruh karyawan atas to thank the Board of Directors and all employees
dedikasi dan kontribusinya sepanjang tahun 2025. for their dedication and contributions throughout
Tahun ini menuntut perubahan yang signifikan, 2025. The year demanded significant change,
pilihan-pilihan yang tegas, serta eksekusi yang decisive choices, and disciplined execution. The
disiplin. Dewan meyakini bahwa berbagai upaya Board believes these efforts have strengthened the
tersebut telah memperkuat fondasi Perseroan dan Company’s foundation and improved its readiness to
meningkatkan kesiapan Perseroan untuk bersaing compete and grow sustainably.
dan tumbuh secara berkelanjutan.
Kami juga menyampaikan terima kasih kepada We also extend our appreciation to shareholders,
para pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, customers, business partners, regulators, and all
regulator, dan seluruh pemangku kepentingan atas stakeholders for their continued trust and support.
kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan.
Jakarta, April 2026
Atas nama Dewan Komisaris,
On behalf of the Board of Commissioners,
PT Unilever Indonesia Tbk
Sanjiv Mehta
Presiden Komisaris
President Commissioner
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 47
Page 50
Profil Perusahaan
Company Profile
49 Identitas Perusahaan 65 Profil Dewan Komisaris 88 Obligasi, Sukuk, atau
Corporate Identity Profile of the Board Obligasi Konversi
of Commissioners Outstanding Bonds, Sukuk,
52 Riwayat Singkat or Convertible Bonds
Brief History 77 Profil Direksi
Profile of the Board 88 Lembaga Penunjang
54 Visi, Misi, Budaya, dan of Directors Profesi dan Pasar Modal
Nilai-nilai Perusahaan Capital Market Supporting
Corporate Vision, Mission,
84 Informasi Institutions and Professions
Culture, and Values Pemegang Saham
Information on Shareholders 89 Daftar Keanggotaan
56 Kegiatan Usaha Asosiasi
Business Activities 86 Struktur Grup Perusahaan List of Association
Company Group Structure Membership
58 Wilayah Operasional
86 Entitas Anak dan/atau 94 Informasi pada
Operational Areas
Entitas Asosiasi Situs Web Perseroan
60 Struktur Organisasi Subsidiaries and/or Information on
Associated Entities the Company Website
Organisational Structure
87 Kronologi 95 Alamat Kantor Pusat
62 Susunan Dewan Komisaris
Pencatatan Saham dan Pabrik
dan Direksi
Share Listing Chronology Head Office and
Composition of the Board of
Factory Addresses
Commissioners and Directors
88 Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan 96 Penghargaan
64 Perubahan Susunan
Efek Lainnya dan Sertifikasi
Direksi Setelah Akhir
Awards and Certifications
Tahun Buku 2025 Chronology of Issuance and/
Changes in the Composition or Listing of Other Securities
103 Peristiwa Penting 2025
of the Board of Directors
After the End of the 2025 2025 Highlighted Events
Financial Year
48 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 51
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
Nama Perusahaan
Company Name
PT Unilever Indonesia Tbk
Bidang Usaha Tanggal Pendirian
Business Activities Date of Establishment
Produksi, pemasaran, dan distribusi barang konsumsi 5 Desember 1933
Manufacturing, marketing, and distributing consumer goods 5 December 1933
Dasar Hukum Pendirian Domisili
Legal Basis of Establishment Domicile
Akta pendirian Lever’s Zeepfabrieken N.V. No. 23 Tangerang, Banten
tanggal 5 Desember 1933 di hadapan Notaris
Tn. Andriaan Hendrik Van Ophuijsen
Diperbarui dengan akta perubahan terakhir No. 01
tanggal 1 November 2021 di hadapan Notaris
Tn. Syarifudin Pemegang Saham
Deed of establishment of Lever’s Zeepfabrieken N.V. Shareholders
No. 23 dated 5 December 1933 before Notary
Unilever Indonesia Holding BV 85%
Mr. Andriaan Hendrik Van Ophuijsen
Saham Treasuri Treasury Stock 0.44%
Renewed with the latest deed of amendment
Masyarakat Public 14.56%
No. 01 dated 1 November 2021 before Notary
Mr. Syarifudin.
Kode Saham
Ticker Code
UNVR
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 49
Page 52
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Kontak
Contacts
ALAMAT ADDRESS E-MAIL SUARA KONSUMEN CONSUMER CARELINE
Grha Unilever, Topik pemegang saham 0800 1 55 8000 (Toll Free)
Green Office Park Kav. 3 dan bisnis: 021 5299 5299 (Regular)
Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, For topics related to
MEDIA SOSIAL SOCIAL MEDIA
Tangerang, Banten, Indonesia. shareholders and business:
@unileveridn
unvr.indonesia@unilever.com
TELEPON PHONE @UnileverIDN
Topik umum:
+62 21 8082 7000 (Hunting) Unilever Indonesia
For general topics:
Unilever
FAKSIMILI FACSIMILE suara.konsumen@unilever.com
+62 21 8082 7002 Kontak Media: SITUS WEB WEBSITE
Media Contact: www.unilever.co.id
indonesia.media@unilever.com
50 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 53
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 51
Page 54
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Riwayat Singkat
Brief History
1933 1936 1980 1982 1990
Pendirian Perusahaan Memperkenalkan Lever’s Unilever Indonesia Pembukaan pabrik
di Angke, Jakarta, sabun Lux Zeepfabrieken N.V. melaksanakan penawaran produk Personal Care
dengan nama Lever’s di Indonesia. berganti nama umum perdana dan di Rungkut, Surabaya.
Zeepfabrieken N.V. Introduction menjadi PT Unilever mencatatkan 15% Akuisisi SariWangi
Establishment of the of Lux soap Indonesia. sahamnya di Bursa yang menjadi cikal
Company in Angke, in Indonesia. Lever’s Efek Indonesia dengan bakal Unilever
Jakarta, under Zeepfabrieken N.V. kode saham UNVR. memasuki bisnis teh.
the name Lever’s changed its name Unilever Indonesia Opening of Personal
Zeepfabrieken N.V. to PT Unilever conducted its initial Care product factory
Indonesia. public offering, listing 15% inRungkut, Surabaya.
of its shares on the Acquisition of Sari
Indonesia Stock Exchange Wangi and entry into
under the ticker UNVR. the tea business.
2016 2017 2018 2019
Pemindahan Kantor Pusat Memperingati 35 tahun pencatatan Divestasi aset Memperoleh persetujuan pemegang
atau Head Office ke area saham Unilever Indonesia di Bursa Efek kategori Spread saham pada 20 November 2019 atas
Green Building di BSD City, Indonesia. Sejak IPO pada tahun 1982, pada 2 Juli 2018 perubahan nilai nominal saham
Tangerang seluas 3 hektar, saham Unilever Indonesia yang dengan nilai Perusahaan dari nilai nominal
yang menampung sekitar memiliki kode UNVR telah meningkat transaksi Rp10 (sepuluh Rupiah) per saham
1.500 karyawan. Head lebih dari 1.570 kali dan aset telah sebesar menjadi Rp2 (dua Rupiah) per saham,
Office ini diresmikan pada tumbuh lebih dari 110 kali lipat. Rp2,8 triliun. karena adanya stock split efektif
tahun 2017. Celebrating the 35th anniversary of Divesting the per 2 Januari 2020.
Moving to Green Building Unilever Indonesia's listing on the Company’s Obtaining shareholders’ approval
Head Office on a 3-hectare Indonesian Stock Exchange. Since Spreads assets on 20 November 2019 to change the
site in BSD City, Tangerang. its IPO in 1982, the Company's shares on 2 July 2018 nominal value of the Company’s shares
This office can accommodate under the ticker UNVR have increased with a from Rp10 (ten Rupiah) per share to Rp2
around 1,500 employees and more than 1,570 times, and assets have transaction value (two Rupiah) per share due to stock
was inaugurated in 2017. grown more than 110 times. of Rp2.8 trillion. split, effective from 2 January 2020.
2023 2024
Merayakan hari jadi yang ke-90 pada Sebagai bentuk penyelarasan dengan keputusan Unilever global pada
5 Desember 2023, Perseroan menandatangani tahun 2024 untuk melakukan divestasi bisnis es krim, Perseroan melalui
nota kesepahaman (MoU) dengan Dewan Masjid Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 Januari 2025
Indonesia (DMI) untuk program renovasi 90 surau telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melepas bisnis
atau musala di berbagai wilayah Tanah Air didukung es krim dengan nilai transaksi sebesar Rp7 triliun. Setelah penyelesaian
oleh lima merek Unilever yaitu Pepsodent, Lifebuoy, transaksi, bisnis es krim akan menjadi bagian dari grup es krim yang tidak
Royco, Sunsilk, dan Sunlight. lagi dikendalikan oleh Grup Unilever atau berafiliasi dengan Perseroan.
Celebrating its 90 th anniversary on 5 December 2023, As a form of alignment with Unilever global's decision in 2024 to divest
the Company signed a memorandum of the ice cream business, the Company through the Extraordinary General
understanding (MoU) with the Indonesian Mosque Meeting of Shareholders (EGMS) on 14 January 2025 has obtained
Council (DMI) for a renovation program of 90 small shareholder approval to divest the ice cream business with a transaction
mosque or prayer rooms in various regions in the value of Rp7 trillion. Following the transaction completion, the ice cream
country supported by five Unilever brands, namely business will become part of the ice cream group that is no longer
Pepsodent, Lifebuoy, Royco, Sunsilk, and Sunlight. controlled by the Unilever Group or affiliated with the Company.
52 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 55
1992 2001 2008 2012 2015
Pembukaan Akuisisi Bango Pembukaan pabrik Unilever Indonesia Pembukaan pabrik
pabrik es krim sebagai awal Skin Care baru di Cikarang, berhasil mencapai ke-9 yang menempati
Wall’s di masuknya yang merupakan pabrik tujuan melipat lahan seluas 6 hektar di
Cikarang dan Unilever terbesar di Asia. gandakan bisnis Cikarang, dan memiliki
memperkenalkan Indonesia ke Akuisisi Buavita dan Gogo dalam lima tahun, kapasitas produksi
produk Conello bisnis kecap. sebagai awal Unilever dengan meraih hasil tahunan 7 juta unit
dan Paddle Pop. Acquisition memasuki bisnis jus buah penjualan lebih dari bumbu masak dan kecap.
Opening of Wall’s of Bango, di Indonesia. Rp27 triliun. Opening of the
ice cream factory marking Opening of a new factory Unilever Indonesia Company’s 9th factory
in Cikarang and Unilever for Skin Care products in achieved its goal of on a 6-hectare site in
introduction Indonesia’s Cikarang, the largest in Asia. doubling its business Cikarang, with an annual
of Conello entry into Acquisition of Buavita and in five years, with production capacity
and Paddle Pop the soy sauce Gogo, entry into the fruit sales reaching more of 7 million units of
products. business. juice business in Indonesia. than Rp27 trillion. seasonings and soy sauce.
2020 2021 2022
Mendukung Mendukung pemulihan Berpartisipasi dalam forum dialog Business 20 (B20)
Indonesia ekonomi dengan mendonasikan untuk mendukung tema Presidensi G20 Indonesia
menghadapi 1.400 kabinet pendingin vaksin 2022 “ Recover Together, Recover Stronger ”, khususnya
pandemi COVID-19 untuk menyukseskan program dalam Women in Business Action Council (WiBAC),
dengan memberikan vaksinasi serta berpartisipasi yang menghasilkan dokumen final Rekomendasi
bantuan dalam dalam program Vaksinasi Gotong Kebijakan dan Aksi serta peluncuran cetak biru
berbagai bentuk, Royong untuk karyawan. platform One Global Women Empowerment (OGWE).
senilai Rp200 miliar. Supporting the economic Participating in the Business 20 (B20) dialogue forum
Supporting Indonesia recovery by donating to support the 2022 Indonesia G20 Presidency's theme
in the face of the 1,400 vaccine cooler cabinets to "Recover Together, Recover Stronger", focused on the
COVID-19 pandemic support the successful vaccination Women in Business Action Council (WiBAC), resulting
in various forms program and participating in in the final Policy and Action Recommendations
worth Rp200 billion the Gotong Royong Vaccination document and launching the blueprint of One Global
in assistance. program for employees. Women Empowerment (OGWE) platform.
2025
Untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, pada tahun 2025 Perseroan melakukan pembelian
kembali saham (Buyback) dengan nilai maksimum Rp2 triliun. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20%
dari modal Perseroan, dan jumlah saham free float setelah pelaksanaan Buyback tidak akan menjadi kurang dari 7,5%
dari jumlah tercatat. Buyback dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan, di harga
maksimum Rp1.700 per lembar saham. Pelaksanaan Buyback tidak memiliki dampak material bagi kinerja keuangan
dan kegiatan usaha Perseroan.
To increase long-term value for shareholders, in 2025 the Company will conduct a share buyback (Buyback)
with a maximum value of Rp2 trillion. The number of shares repurchased will not exceed 20% of the Company's capital,
and the number of free float shares after the implementation of the Buyback will not be less than 7.5% of the total number
of shares listed. The Buyback will be conducted at a price deemed fair and reasonable by the Company, at a maximum
price of Rp1,700 per share. The implementation of the Buyback will not have a material impact on the Company's financial
performance and business activities.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 53
Page 56
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Visi, Misi, Budaya, dan Nilai-nilai Perusahaan
Corporate Vision, Mission, Culture, and Values
Visi dan misi Perseroan telah ditinjau dan disetujui The Company's vision and mission have been reviewed
oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2025. and approved by the Board of Commissioners and the
Board of Directors in 2025.
VISI
VISION
Untuk meraih rasa cinta dan
penghargaan dari masyarakat Indonesia
dengan menyentuh kehidupan
setiap orang Indonesia secara positif
setiap harinya.
To earn the love and respect of every Indonesian
by positively touching the lives of every Indonesian every day.
MISI
MISSION
Kami bekerja untuk menciptakan masa depan yang We work to create a better future every day.
lebih baik setiap hari.
Kami membantu konsumen merasa nyaman, We help consumers to feel comfortable, look good,
berpenampilan baik, dan lebih menikmati hidup get more out of life with brands and services that
melalui brand dan layanan yang baik bagi mereka are good for them and others.
dan orang lain.
Kami menginspirasi masyarakat untuk melakukan We inspire people to take small, everyday actions
langkah kecil setiap harinya yang bila digabungkan that can add up to a big difference for the world.
bisa mewujudkan perubahan besar bagi dunia.
Kami senantiasa mengembangkan cara baru We always develop new ways of doing business,
dalam berbisnis yang memungkinkan kami untuk allowing us to grow our business while reducing
menumbuhkan bisnis seraya mengurangi dampak our environmental impact.
terhadap lingkungan.
54 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 57
BUDAYA DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN
CORPORATE VALUES AND CULTURE
Integritas Integrity
Kami berkomitmen terhadap integritas yang We are committed to integrity that guides us to take
memandu kami untuk melakukan tindakan yang the right actions for the Company’s long-term success.
benar bagi keberhasilan jangka panjang Perseroan. We never compromise, and this value defines how
Kami tidak mengenal kompromi, nilai ini menentukan we behave, whenever, and wherever we are.
bagaimana kami berperilaku, kapanpun, di mana pun
kami berada.
Saling Menghormati Mutual Respect
Kami berkomitmen untuk saling menghormati karena We are committed to respect each other because we
kami percaya bahwa setiap orang harus diperlakukan believe that everyone should be treated with dignity,
secara bermartabat, jujur dan adil. Kami menghargai honesty, and fairness. We celebrate the diversity of
keberagaman dan kami menghormati semua orang people, and we respect everyone for who they are
atas jati diri serta kontribusi mereka. and what they contribute.
Tanggung Jawab Responsibility
Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab We are committed to be responsible in taking care of
dalam menjaga konsumen, pelanggan dan our consumers, customers, and employees, as well
karyawan, serta lingkungan dan masyarakat di as the environment and the communities in which
mana kami beroperasi. Kami mengemban tanggung we operate. We take this responsibility seriously and
jawab tersebut secara serius dan senantiasa always do what we say.
melaksanakan apa yang kami katakan.
Semangat Kepeloporan Pioneering Spirit
Semangat kepeloporan menjadi awal dari Our pioneering spirit is how we began, and it is
keberadaan bisnis kami dan menjadi penggerak what still drives us to grow, to win, and to intelligently
agar kami terus bertumbuh, menang, dan berani take risks to create a better future.
mengambil risiko secara cerdas untuk menciptakan
masa depan yang lebih baik.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 55
Page 58
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Kegiatan Usaha
Business Activities
Kegiatan Usaha Perseroan The Company’s Business Activities
berdasarkan Anggaran Dasar based on Articles of Association
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, maksud dan Under Article 3 of the Company's Articles of
tujuan Perseroan adalah menjalankan bisnis pada Association, the Company's purpose and objectives
sektor-sektor berikut: are to run business in the following sectors:
Sektor industri Industry
Sektor jasa perdagangan besar (distributor) Large trade service (distributor)
Perdagangan impor Import trade
Layanan riset pemasaran Marketing research service
Layanan konsultasi manajemen Management consulting service
Penyewaan real estate Real estate leasing
Kegiatan Usaha Perseroan The Company’s Business Activities
pada Tahun Buku in the Financial Year
Kegiatan usaha Unilever Indonesia mencakup Unilever Indonesia’s business activities include
produksi, pemasaran, dan distribusi barang konsumsi, manufacturing, marketing, and distributing consumer
mencakup sabun, deterjen, es krim, bumbu masak, goods, including soaps, detergents, ice cream,
kecap, kosmetik, minuman dengan bahan pokok teh seasonings, soy sauce, cosmetic products, tea-based
dan minuman sari buah. beverages, and fruit juice.
Unit Bisnis dan Produk Business Units and Products
Seluruh produk Unilever memiliki tujuan dan All Unilever products have their own purpose and
inovasinya masing-masing, sebagai upaya innovation, supporting the Company’s efforts to
mewujudkan bisnis yang ramah lingkungan, build an environmentally responsible business,
memberikan manfaat sosial, serta mendorong deliver social benefits, and drive profitable,
pertumbuhan usaha yang menguntungkan sustainable growth.
dan berkelanjutan.
Hingga akhir tahun 2025 Perseroan memiliki 45 merek As at the end of 2025, the Company had 45 brands
yang terbagi di dalam dua kategori produk Home & across two product categories: Home & Personal
Personal Care serta Foods & Refreshment. Secara Care and Foods & Refreshment. Operationally, these
operasional kedua kategori besar ini memiliki two categories are organised into five Business
sub kategori tiga Bisnis Unit di bawah Home & Personal Units—three under Home & Personal Care (Beauty &
Care yaitu Beauty & Wellbeing, Home Care, dan Wellbeing, Home Care, and Personal Care) and two
Personal Care, serta dua Bisnis Unit di bawah Foods & under Foods & Refreshment (Foods and Ice Cream*).
Refreshment yaitu Foods dan Ice Cream*.
Pada tanggal 8 Desember 2025, Unilever Indonesia On 8 December 2025, Unilever Indonesia completed
telah menyelesaikan penjualan bisnis es krim kepada the sale of its ice cream business to PT Magnum Ice
PT Magnum Ice Cream Indonesia, sebagai bentuk Cream Indonesia, following Unilever’s global policy
tindak lanjut dari kebijakan Unilever global yang to separate its ice cream business through a demerger
memisahkan bisnis es krim melalui proses de-merger. process. PT Magnum Ice Cream Indonesia forms part
56 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 59
PT Magnum Ice Cream Indonesia merupakan bagian of The Magnum Ice Cream Company (TMICC), an
dari The Magnum Ice Cream Company (TMICC), independent company managing Unilever’s global
perusahaan mandiri yang mengelola portofolio ice cream portfolio.
es krim Unilever secara global.
Keputusan divestasi bisnis es krim Perseroan telah The divestment of the Company’s ice cream business
melalui persetujuan pemegang saham dalam Rapat was approved by shareholders at the Extraordinary
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal General Meeting of Shareholders (EGMS) held
14 Januari 2025. Unilever Indonesia memperoleh on 14 January 2025. Unilever Indonesia received
Rp7 triliun dari transaksi divestasi tersebut. Rp7 trillion from the divestment transaction.
Pada 2 Maret 2026 Unilever Indonesia resmi melepas On 2 March 2026, Unilever Indonesia officially sold
SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa senilai SariWangi to PT Savoria Kreasi Rasa for Rp1.5 trillion
Rp1,5 triliun (di luar pajak). Transaksi ini dilakukan sesuai (excluding tax). This transaction was carried out
ketentuan dalam Perjanjian Pengalihan Bisnis terkait in accordance with the provisions of the Business
Jual Beli Bisnis SariWangi yang telah ditandatangani Transfer Agreement relating to the Sale and Purchase
kedua belah pihak pada 6 Januari 2026. Transaksi of the SariWangi Business, which was signed by both
tersebut tidak menimbulkan dampak material parties on 6 January 2026. The transaction did not
terhadap aspek operasional, hukum, maupun have a material impact on the Company's operational,
kelangsungan usaha Perseroan. legal, or business continuity aspects.
Home & Personal Care
Beauty & Wellbeing Personal Care Home Care
Citra Sunsilk Axe Lifebuoy Cif
Clear TRESemmé Dove Lux Sunlight
Clear Men Vaseline Close Up Rexona Lifebuoy
Baby Dove Glow & Lovely Pepsodent Rexona Men Rinso
Dove Lifebuoy Glow & Lovely Zwitsal Molto
Pond's Superpell
Pond's Men Vixal
Wipol
Foods & Refreshment
Foods Ice Cream*
Bango Royco Cornetto Paddle Pop
Buavita SariWangi Magnum Wall’s
Unilever Food Solutions (UFS)
Knorr Lipton SariWangi**
Hellmann's Royco Buavita
Bango
* Hingga 8 Desember 2025
Until 8 December 2025
** Hingga 2 Maret 2026
Until 2 March 2026
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 57
Page 60
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Wilayah Operasional
Operational Areas
No. Depo Alamat
Depot Address
1. Depo Semarang Jl. Merapi No. 22, Semarang 50232
2. Depo Surabaya Jl. Cokroaminoto 18, Surabaya 60264
3. Depo Yogya Jl. Nyi Condro Lukito No. 103 C (Monjali), Sinduadi, Mlati Sleman, Yogyakarta
4. Depo Bandung Jl. Soekarno Hatta No. 364, Bandung
5. Depo Bogor Jl. Bincarung No. 2 RT 05 / RW 03, Tanah Sereal, Bogor
6. Depo Jakarta Grha Unilever, Green Office Park Kav. 3, Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang, Banten
7. Depo Bekasi Plaza Summrecon Bekasi Lt.7 (702) Jl. Bulevar Ahmad Yani Blok M Sentra Sumarecon Bekasi
Jawa Barat 17142
8. Depo Banjarmasin Jl. Cempaka Besar No. 24, RT 002 RW 001, Kel. Kertak Baru Ulu, Kec. Banjarmasin 70111
9. Depo Denpasar Jl. Gatot Subroto No. 9, Desa/Kelurahan Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Bali 80237
10. Depo Jayapura Jl. Pantai Engros Tanah Hitam Abepura, Kota Jayapura, Papua
58 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 61
No. Depo Alamat
Depot Address
11. Depo Makassar Jl. KS Tubun no.12 Mattoangin kec. Mariso Kota Makassar Sulawesi Selatan 90123 Indonesia
12. Depo Manado Jl. AA. Maramis No. 6, Kel. Kairagi II, Kec. Mapanget, Manado
13. Depo Balikpapan Jl. MT. Haryono - Perumahan Balikpapan Baru, Cluster Montreal GA.1, Balikpapan 76114
14. Depo Pontianak Jl. Andalas No. 35, Pontianak 78121
15. Depo Ambon Jl. Citraland Utama Blok C No. 06, RT 001/RW 003, Kel. Lateri, Kec. Teluk Ambon Baguala,
Ambon 97231
16. Depo Lampung Jl. Nusantara No. 49 Kota Sepang Jaya, Kec. Kedaton 35132, Bandar Lampung
17. Depo Medan Jl. Sei Serayu No. 35 Kel. Babura, Kec. Medan Sunggal 20121
18. Depo Palembang Jl. Residen H. Abdul Rozak No. 071, RT 045 RW 009, Kel. Bukit Sangkal
19. Depo Padang Jl. By Pass Km. 7 - Kel. Pasar Ambacang, Kec. Kuranji, Padang 25176
(Depan TRAC Astra Rent Car Padang)
20. Depo Jambi Jl. Elang I No. 14 RT.29 Jelutung, Kota Jambi 36136
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 59
Page 62
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Struktur Organisasi per Maret 2026
Organisational Structure as of March 2026
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) General Meeting of Shareholders (GMS)
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris President Commissioner: Sanjiv Mehta
Komisaris Independen Independent Commissioner: Ignasius Jonan, Alissa Wahid,
Debora Herawati Sadrach, Fauzi Ichsan, Alexander Steven Rusli
Komite Audit Audit Committee Komite Nominasi dan Remunerasi
Ketua Chairman: Alexander Steven Rusli Nomination and Remuneration Committee
Anggota Member: Nita Skolastika Ruslim, Aria Farah Mita Ketua Chairman: Ignasius Jonan
Anggota Member: Sanjiv Mehta, Zahra Khairunnisa
Audit Internal Internal Audit
Jessy Andries
VP Supply Chain Home Care Foods General Personal Care
General Manager Manager General Manager
Shabber Husain
Badshah Rohit Pathak* Zaved Akhtar Ana Maria
Paslaru
Head of Supply Head of CSP Head of B&W Head of Finance Head of Customer
Chain Quality Home Care ID CSP & Foods Strategy & Planning
Vasudevan and U-Pro Performance Lead Pornpimon Personal Care
Madhavan William Johan Samuel Pandhega Sombutpiam Evan Rickyanto
SUD Supply Chain Head of Marketing Head of Marketing Head of Customer Head of Marketing
Personal Care Home Care B&W Strategy and Personal Care
Danu Primastyo Albert Kotze Rohit Prakash Planning Foods Erfan Hidayat
Pathak Imam Fahrullah
Head of Finance Head of Marketing
Home Care Head of Finance Head of Marketing Personal Care
Beauty & & Demand
Padwestiana Felix Winarta
Wellbeing Creation Foods
Kristanti
Syafril Hendra Lendi Yuwarlian
Head of Marketing
Head of Supply Personal Care
Chain Home Care Head of Research Head of Marketing
Rikka Anggitha
and Development & Demand
Zulfakar Ali
Beauty & Wellbeing Creation Foods
Matthew Seal Wachyuningsih Head of PC Social
Head of Research Capabilities and
and Development Growth Initiatives
Home Care Head of Foods
Distya Endri
Solution Indonesia
Ernest Silvester
Hu Vangie
Head of HR Personal
Care & Finance
Head of Supply
Adientya
Chain Foods
Prihantara
Prashant Agarwal
Head of Finance
Head of Personal Care
Procurement
Ali Masood
Nutrition & Head of
Procurement Foods
Halilintar Head of Research
Ramadhan and Development
Personal Care
Esperansa Hidayat
Head of
Procurement PC
& BW Indonesia
* Bergabung pada 1 April 2026 Varun Mehta
Joining 1 April 2026
60 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 63
Presiden Direktur President Director
Benjie Yap
VP Customer Direktur Customer Direktur Finance Direktur Human Direktur Communication, Corporate
Operations Development Finance Director Resources Corporate Affairs and Secretary,
Customer Human Resources Sustainability General Counsel
Elice Yunus Neeraj Lal Indonesia
Development Director Communication,
Director Corporate Affairs and and Head of
Hendri Widiarta Sustainability Director Legal Personal
Alejandro Care & Foods
Concha Nurdiana Darus Indonesia
Mario Amrillah
Head of Logistic Indonesia Head Head of Financial Head of HR Business
Panitnat of Distributive Trade Controlling SEAI Operations and
Chumrasphan Recto Sampang Riska Sabrina IR Lead
Bagus Semarawima
Head of Customer Indonesia Head Head of Customer
Experience of Retail Excellence Development
Yopi Fernandes & Route to Market Finance
Mahardhika Anand Nanukutty
Ayudhia
Head of Integrated
Planning Home Head of FET &
Care and Foods Indonesia Head National SC Finance
of Modern Trade Andre Soegandah
Ary Dirgantara
Prawita Raharja
Head of Integrated Head of Tax
Planning Personal Indonesia
Care and Beauty Sindy Yuniasari
& Wellbeing
Stefanus Leonardus
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 61
Page 64
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Composition of the Board of Commissioners and Directors
Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no changes to the
susunan Dewan Komisaris, namun terdapat composition of the Board of Commissioners.
perubahan susunan Direksi berdasarkan Rapat However, there were changes to the Board
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal of Directors, as resolved at the Extraordinary
15 Oktober 2025, yaitu: General Meeting of Shareholders (EGMS) held on
15 October 2025, namely:
Menyetujui pengunduran diri Bapak Willy Saelan Approving the resignation of Mr. Willy Saelan
sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal as a Director of the Company, effective
15 Oktober 2025. Alasan pengunduran diri adalah 15 October 2025 due to his retirement from
memasuki masa pensiun. the Company.
Mengangkat Bapak Hendri Widiarta sebagai Appointing Mr. Hendri Widiarta as a Director of
Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal the Company, effective 15 October 2025.
15 Oktober 2025.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Accordingly, the composition of the Board of
Direksi pada 31 Desember 2025 adalah: Commissioners and Board of Directors as at
31 December 2025 was as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Name Position Basis of Appointment Masa Jabatan
Term of Office
Sanjiv Mehta Presiden Komisaris; Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2024 dan sebagai 2024-2027
merangkap sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan
Anggota Komite Nominasi Keputusan Dewan Komisaris tanggal 28 Juli 2022
dan Remunerasi Resolution of the AGMS dated 20 June 2024 and
President Commissioner; as Member of the Nomination and Remuneration
concurrently serves as Committee based on Resolution of the Board of
Member of the Nomination Commissioners dated 28 July 2022
and Remuneration Committee
Alexander Komisaris Independen; Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2024 dan sebagai 2024-2027
Steven Rusli merangkap sebagai Ketua Ketua Komite Audit berdasarkan Keputusan Dewan
Komite Audit Komisaris tanggal 19 Desember 2019
Commissioner; concurrently Resolution of the AGMS dated 20 June 2024 and as
serves as Chairman of the Chairman of the Audit Committee based on Resolution
Audit Committee of the Board of Commissioners dated 19 December 2019
Alissa Wahid Komisaris Independen Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2024 2024-2027
Independent Commissioner Resolution of the AGMS dated 20 June 2024
Debora Komisaris Independen Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2024 2024-2027
Herawati Independent Commissioner Resolution of the AGMS dated 20 June 2024
Sadrach
Fauzi Ichsan Komisaris Independen Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2024 2024-2027
Independent Commissioner Resolution of the AGMS dated 20 June 2024
62 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 65
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Name Position Basis of Appointment Masa Jabatan
Term of Office
Ignasius Jonan Komisaris Independen; Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2024 dan sebagai 2024-2027
merangkap sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan
Ketua Komite Nominasi Keputusan Dewan Komisaris tanggal 27 Juli 2020
dan Remunerasi Resolution of the AGMS dated 20 June 2024 and
Independent Commissioner; as Member of the Nomination and Remuneration
concurrently serves as Committee based on Resolution of the Board of
Chairman of the Nomination Commissioners dated 27 July 2020
and Remuneration Committee
Direksi Board of Directors
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Name Position Basis of Appointment Masa Jabatan
Term of Office
Benjie Yap Presiden Keputusan RUPSLB tanggal 19 Desember 2023, efektif 1 Januari 2024 2023-2026
Direktur Resolution of the EGMS dated 19 December 2023, effective 1 January 2024
President
Director
Enny Hartati Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 8 Desember 2011 2023-2025
Sampurno* Director (Periode 1)
Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2017 untuk periode 2017-2020
(Periode 2)
Keputusan RUPST tanggal 20 November 2020 untuk periode 2020-
2023 (Periode 3)
Keputusan RUPST tanggal 22 Juni 2023 untuk periode 2023-2026
(Periode 4)
Resolution of the EGMS dated 8 December 2011 (First Term)
Resolution of the AGMS dated 20 June 2017 for the 2017-2020 period
(Second Term)
Resolution of the AGMS dated 20 November 2020 for the 2020-2023
period (Third Term)
Resolution of the AGMS dated 22 June 2023 for the 2023-2026 period
(Fourth Term)
Neeraj Lal Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025, efektif 1 Maret 2025 2025-2026
Director Resolution of the EGMS dated 14 January 2025, effective 1 March 2025
Vandana Suri* Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025, efektif 1 Maret 2025 2025
Director Resolution of the EGMS dated 14 January 2025, effective 1 March 2025
Alejandro Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025, efektif 1 Maret 2025 2025-2026
Meinardo Director Resolution of the EGMS dated 14 January 2025, effective 1 March 2025
Santos Concha
Hendri Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 15 Oktober 2025, efektif 15 Oktober 2025 2025-2026
Widiarta Director Resolution of the EGMS dated 15 October 2025, effective 15 October 2025
* Rapat Umum Pemegang Saham (RUPSLB) pada 13 Februari 2026 telah menyetujui pengunduran diri yang bersangkutan efektif sejak 31 Desember 2025.
The Extraordinary GMS of Shareholders on 13 February 2026 approved the resignation, effective as of 31 December 2025.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 63
Page 66
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Perubahan Susunan Direksi Setelah Akhir Tahun Buku 2025
Changes in the Composition of the Board of Directors
After the End of the 2025 Financial Year
Pada tanggal 13 Februari 2026 Perseroan On 13 February 2026, the Company held an EGMS
mengadakan RUPSLB yang menyetujui pengunduran which approved the resignation of Ms. Enny Hartati
diri Ibu Enny Hartati dan Ibu Vandana Suri masing- and Ms. Vandana Suri from their positions as Directors
masing dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan, of the Company, effective from 31 December 2025.
efektif sejak tanggal 31 Desember 2025. Alasan The reason for Ms. Enny Hartati's resignation was
pengunduran diri untuk Ibu Enny Hartati adalah retirement. Meanwhile, Ms. Vandana Suri has been
karena memasuki masa pensiun. Sementara resigned to take on a new position at Hindustan
Ibu Vandana Suri mengundurkan diri karena Unilever Limited as Executive Director and Business
mengemban posisi baru di Hindustan Unilever Unit General of Manager Home Care India.
Limited sebagai Executive Director and Business Unit
General Manager Home Care India.
RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Ibu Nurdiana The EGMS also approved the appointment of
Darus sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak Ms. Nurdiana Darus as Director of the Company,
tanggal 13 Februari 2026 sampai ditutupnya RUPST effective from 13 February 2026 until the closing of
tahun 2026. Usulan ini mengacu pada rekomendasi the 2026 AGMS, whereby this proposal was based on
dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan the recommendation of the Company's Nomination
untuk memperkuat struktur organisasi Perseroan. and Remuneration Committee to strengthen the
Company's organisational structure.
Dengan demikian susunan Direksi per Thus, the composition of the Board of Directors as of
13 Februari 2026 adalah: 13 February 2026 is as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Name Position Basis of Appointment Masa Jabatan
Term of Office
Benjie Yap Presiden Keputusan RUPSLB tanggal 19 Desember 2023, efektif 1 Januari 2024 2023-2026
Direktur Resolution of the EGMS dated 19 December 2023, effective 1 January 2024
President
Director
Neeraj Lal Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025, efektif 1 Maret 2025 2025-2026
Director Resolution of the EGMS dated 14 January 2025, effective 1 March 2025
Alejandro Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025, efektif 1 Maret 2025 2025-2026
Meinardo Director Resolution of the EGMS dated 14 January 2025, effective 1 March 2025
Santos
Concha
Hendri Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 15 Oktober 2025 2025-2026
Widiarta Director Resolution of the EGMS dated 15 October 2025
Nurdiana Direktur Keputusan RUPSLB tanggal 13 Februari 2026 2026
Darus Director Resolution of the EGMS dated 13 February 2026
Tidak terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris There have been no changes to the composition of
setelah tahun buku hingga tanggal penerbitan the Board of Commissioners since the financial year
Laporan Tahunan Unilever Indonesia 2025. ending on the date of publication of the Unilever
Indonesia 2025 Annual Report.
64 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 67
Profil Dewan Komisaris
Profile of the Board of Commissioners
Sanjiv Mehta
Presiden Komisaris
President Commissioner
Kewarganegaraan Nationality
India Indian
Usia Age
65 tahun per 31 Desember 2025 65 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Mumbai, India Mumbai, India
Dasar Hukum Diangkat sebagai Presiden Komisaris berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 28 Juli 2022
Pengangkatan Diangkat kembali sebagai Presiden Komisaris berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2024
Legal Basis untuk periode 2024-2027
of Appointment Appointed as President Commissioner by the EGMS Resolution on 28 July 2022
Reappointed as President Commissioner by the AGMS Resolution on 20 June 2024 for the
2024-2027 period
Riwayat Pendidikan Program Management Lanjutan, Harvard Business School, USA (2004)
dan Sertifikasi Chartered Accountant, The Institute of Chartered Accountants of India, India (1983)
Educational Sarjana di bidang Commerce, Nagpur University, India (1980)
Background
Advanced Management Program, Harvard Business School, USA (2004)
and Certification
Chartered Accountant, The Institute of Chartered Accountants of India, India (1983)
Bachelor of Commerce, Nagpur University, India (1980)
Penghargaan Gelar kehormatan Doktor Filsafat dalam Manajemen Bisnis, Xavier University (Xavier Institute
yang diperoleh of Management) (2019)
Awards Business Leader of the Year, The Economic Times
Best CEO Award, Business Today
Best CEO Multinational, Forbes
Management Man of the Year, Bombay Management Association
CA Business Leader, The Institute of Chartered Accountants of India
Best Transformational Leader, the Asian Centre for Corporate Governance and Sustainability
Pralhad P. Chhabria Memorial Global Award
JRD Tata Corporate Leadership award, the All India Management Association
Sir Jehangir Ghandy Medal, Xavier School of Management (XLRI), Jamshedpur
IMPACT Person of the Year, exchange4media group (Business World)
Lifetime Achievement Award, CEO’s Association for Inclusive India-SKOCH Group
CEO of the year, Business Standard
Best of the Best CEO’s, Fortune
Hall of Fame, The Institute of Chartered Accountants of India
Pelatihan yang Pelatihan Komisaris dapat dilihat pada halaman 127
Diikuti Tahun 2025 Training of the Commissioner can be found on page 127
Training Attended
in 2025
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 65
Page 68
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Riwayat Pekerjaan President Unilever South Asia dan CEO & Managing Director Hindustan Unilever
Work Experience (April 2022-Juni 2023)
EVP/President Unilever South Asia dan Chairman & Managing Director Hindustan Unilever
(Juni 2018-Maret 2022)
Anggota Unilever Leadership Executive (Global Executive Board) (Mei 2019-Juni 2023)
Executive Vice President Unilever South Asia dan CEO & Managing Director Hindustan Unilever
Limited (2013-2018)
Chairman dan CEO, Unilever North Africa dan Middle East (2008-2013)
Chairman dan CEO, Unilever Philippines (2007-2008)
Chairman dan Managing Director, Unilever Bangladesh (2002-2006)
Commercial Director, Unilever Bangladesh (1999-2001)
President, Unilever, South Asia and CEO and Managing Director of Hindustan Unilever
(April 2022-June 2023)
EVP/President Unilever, South Asia and Chairman and Managing Director of Hindustan Unilever
(June 2018-March 2022)
Member of Unilever Leadership Executive (Global Executive Board) (May 2019-June 2023)
Executive Vice President – South Asia, CEO and Managing Director of Hindustan Unilever Limited
(2013-2018)
Chairman and CEO of Unilever North Africa and Middle East (2008-2013)
Chairman and CEO of Unilever Philippines (2007-2008)
Chairman and Managing Director of Unilever Bangladesh (2002-2006)
Commercial Director of Unilever Bangladesh (1999-2001)
Rangkap Jabatan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, PT Unilever Indonesia Tbk (2022-sekarang)
Concurrent Position Executive Chairman, L Catterton, India (2024)
Chairman, L Catterton, Asia (2024)
Independent Board Director, Air India, Dr Reddy’s Laboratories & Danone (2023)
Anggota South Asia Advisory Board, Harvard Business School (2022)
Member of the Nomination and Remuneration Committee, PT Unilever Indonesia Tbk
(2022-present)
Executive Chairman, L Catterton, India (2024)
Chairman, L Catterton, Asia (2024)
Independent Board Director, Air India, Dr Reddy’s Laboratories & Danone (2023)
Member of South Asia Advisory Board Harvard Business School (2022)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
66 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 69
Debora Herawati Sadrach
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
63 tahun per 31 Desember 2025 63 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 21 Mei 2019
Pengangkatan Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal
Legal Basis 20 Juni 2024 untuk periode 2024-2027
of Appointment Appointed as Independent Commissioner by the AGMS on 21 May 2019
Reappointed as Independent Commissioner by the AGMS Resolution on 20 June 2024 for the
2024-2027 period
Riwayat Pendidikan Master di bidang Pendidikan, Boston University, Amerika Serikat (1987)
dan Sertifikasi Gelar Dokter Gigi, Universitas Trisakti, Indonesia (1985)
Educational Master ’s degree in Education, Boston University, USA (1987)
Background
Doctor of Dental Surgery, Trisakti University, Indonesia (1985)
and Certification
Pelatihan yang Tidak terdapat pelatihan pada tahun 2025
Diikuti Tahun 2025 There was no training in 2025
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Direktur Refreshment & Marketing Services, PT Unilever Indonesia Tbk (2015-2017)
Work Experience Direktur Personal Care, PT Unilever Indonesia Tbk (2001-2007 dan 2011-2015)
Direktur Home and Personal Care, PT Unilever Indonesia Tbk (2007-2010)
Director of Refreshment and Marketing Services, PT Unilever Indonesia (2015-2017)
Director of Personal Care, PT Unilever Indonesia (2011-2015 and 2001-2007)
Director of Home and Personal Care, PT Unilever Indonesia (2007-2010)
Rangkap Jabatan Executive Committee Member, PT United Family Food (2003-sekarang)
Concurrent Position Executive Committee Member, PT United Family Food (2003-present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Pernyataan Pernyataan independensi dapat dilihat pada halaman 257
Independensi Statement of Independence can be found on page 257
Statement
of Independence
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 67
Page 70
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Alexander Steven Rusli
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
54 tahun per 31 Desember 2025 54 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 23 Mei 2018 dan
Pengangkatan sebagai Ketua Audit Komite berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris tanggal 19 Desember 2019
Legal Basis Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal
of Appointment 20 Juni 2024 untuk periode 2024-2027
Appointed as Independent Commissioner by the AGMS Resolution on 23 May 2018 and Chairperson
of the Audit Committee by the Resolution of the Board of Commissioners on 19 December 2019
Reappointed as Independent Commissioner by the AGMS Resolution on 20 June 2024 for the
2024-2027 period
Riwayat Pendidikan Doctor of Philosophy (Ph.D), Curtin University of Technology, Australia (2000)
dan Sertifikasi Gelar Master di bidang Commerce(Honors), Curtin University of Technology, Australia (1993)
Educational Sarjana Bisnis dan Sistem Informasi, Curtin University of Technology, Australia (1992)
Background
Doctor of Philosophy (Ph.D), Curtin University of Technology, Australia (2000)
and Certification
Master ’s degree in Commerce (Honors), Curtin University of Technology, Australia (1993)
Bachelor’s degree in Business and Information Systems, Curtin University of Technology, Australia (1992)
Pelatihan yang Pelatihan Komisaris dapat dilihat pada halaman 127
Diikuti Tahun 2025 Training of the Commissioner can be found on page 127
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Komisaris Independen, PT Multipolar Tbk (2021-2025)
Work Experience Komisaris Independen, PT Link Net Tbk (12 Juni 2020-2025)
Komisaris, PT Solusi Sinergi Digital (20 November 2019-Februari 2022)
Ketua, iFlix Indonesia (Juli 2018-Mei 2020)
Komisaris Independen, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (2018-2019)
Presiden Direktur, PT Indosat Ooredoo (2012-2017)
Komisaris Independen, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (2011-2013)
Komisaris Independen, PT Indosat Tbk (Januari 2010-Oktober 2012)
Direktur Pelaksana, PT Northstar Pacific Capital (2009-2012)
Presiden Komisaris, PT Geodipa Energi (2007-2009)
Komisaris, PT Kertas Kraft Aceh (2007-2009)
Komisaris, PT Krakatau Steel Tbk (2007-2009)
Staf Ahli, Kementerian BUMN Republik Indonesia (2007-2009)
Staf Ahli, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (2001-2007)
Senior Consultant, PricewaterhouseCoopers Consulting Asia Pacific (1997-2001)
Independent Commissioner, PT Multipolar Tbk (2021-2025)
Independent Commissioner, PT Link Net Tbk (12 June 2020-2025)
Commissioner, PT Solusi Sinergi Digital (20 November 2019 - February 2022)
Chairman, iFlix Indonesia (July 2018-May 2020)
Independent Commissioner, PT Sarana Menara Nusantara, Tbk (2018-2019)
Chief Executive Officer of PT Indosat Ooredoo (2012-2017)
Independent Commissioner, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Tbk (2011-2013)
Independent Commissioner, PT Indosat Tbk (January 2010-October 2012)
Managing Director, PT Northstar Pacific Capital (2009-2012)
President Commissioner, PT Geodipa Energi (2007-2009)
68 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 71
Commissioner, PT Kertas Kraft Aceh (2007-2009)
Commissioner, PT Krakatau Steel, Tbk (2007-2009)
Special Advisor to Ministry of State-Owned Enterprises (2007-2009)
Special Advisor to Ministry of Communications and Information Technology, the Republic of
Indonesia (2001 - 2007)
Senior Consultant, PricewaterhouseCoopers Consulting Asia Pacific (1997-2001)
Rangkap Jabatan Ketua Komite Audit, PT Unilever Indonesia Tbk (2019-sekarang)
Concurrent Position Direktur, PT ARES Management Asia Indonesia (ARES Private Equity) (2024-sekarang)
Advisor, PT WIR Asia Tbk (November 2022-sekarang)
Advisor, PT Inclusive Finance Group (Danacita) (April 2022-sekarang)
Komisaris, PT Sumitomo Indonesia (Februari 2022-sekarang)
Komisaris Independen, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (Agustus 2021-sekarang)
Tax Special Advisor untuk Menteri Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
(2 Januari 2019-sekarang)
Co-founder, PT Digi Asia Bios (Juli 2018-sekarang)
Komisaris Independen, PT Medikaloka Hermina Tbk (2018-sekarang)
Ketua, WWF Indonesia Foundation (2014-sekarang)
Chairman of the Audit Committee, PT Unilever Indonesia Tbk (2019-present)
Director, PT ARES Management Asia Indonesia (ARES Private Equity) (2024 – present)
Advisor, PT WIR Asia Tbk (November 2022 - present)
Advisor, PT Inclusive Finance Group (Danacita) (April 2022-present)
Commissioner, PT Sumitomo Indonesia (February 2022 - present)
Independent Commissioner, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (August 2021 - present)
Tax Special Advisor to Finance Minister, Ministry of Finance (2 January 2019 - present)
Co-founder, PT Digi Asia Bios (July 2018 - present)
Independent Commissioner, PT Medikaloka Hermina, Tbk (2017 - present)
Chairman, WWF Indonesia Foundation (2014 - present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Pernyataan Pernyataan independensi dapat dilihat pada halaman 257
Independensi Statement of Independence can be found on page 257
Statement
of Independence
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 69
Page 72
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Alissa Wahid
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
52 tahun per 31 Desember 2025 52 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Yogyakarta, Indonesia Yogyakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 27 Mei 2021
Pengangkatan Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal
Legal Basis 20 Juni 2024 untuk periode 2024-2027
of Appointment Appointed as Independent Commissioner by the AGMS on 27 May 2021
Reappointed as Independent Commissioner by the AGMS Resolution on 20 June 2024 for the
2024-2027 period
Riwayat Pendidikan Gelar Master di Bidang Psikologi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia (1999)
dan Sertifikasi Gelar Sarjana di Bidang Psikologi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia (1997)
Educational Informal:
Background
IDEAS-MIT Sloan School of Management on Leadership & System Thinking (2018 - 2019)
and Certification
Friedrich Naumann Stiftung Germany pada Change Management (2013)
Master’s Degree in Psychology, Gadjah Mada University, Indonesia (1999)
Bachelor’s degree in Psychology, Gadjah Mada University, Indonesia (1997)
Informal:
IDEAS-MIT Sloan School of Management on Leadership & System Thinking (2018 - 2019)
Friedrich Naumann Stiftung Germany on Change Management (2013)
Pelatihan yang Pelatihan Komisaris dapat dilihat pada halaman 127
Diikuti Tahun 2025 Training of the Commissioner can be found on page 127
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Sosial:
Work Experience Sekretaris Pengurus Pusat, Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (2015-2021)
Direktur, Lembaga Kemanusiaan Sapa Persada Indonesia (2001-2006)
Pendidikan:
Presiden Direktur, EF English First Nusantara Magelang (2003-2010)
Presiden Direktur, Tumble tots Yogyakarta (2004-2010)
Bisnis:
Presiden Komisaris PT Duta Inti Daya Tbk (2022-sekarang)
Komisaris, PT NU Media (2015 - 2020)
Konsultan:
Tim Ahli Sekretariat Bersama Penguatan Moderasi Beragama Pemerintah Indonesia
(2020-sekarang)
Penyusunan Peta Jalan Pengembangan Pesantren Ramah Anak, Kementerian Agama
(2017-sekarang)
Penyusunan Peta Jalan Dana Abadi Pesantren, Kementerian Agama (2017-sekarang)
Penyusunan Modul Pengembangan Kapasitas Penyelenggara Zakat Wakaf, Kementerian Agama
(2017-sekarang)
70 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 73
Social:
Secretary Central Board, Institute for the Prosperity of the Nahdlatul Ulama Family) (2015-2021)
Director, Lembaga Kemanusiaan Sapa Persada Indonesia (2001-2006)
Education:
President Director, EF English First Nusantara Magelang (2003-2010)
President Director, Tumble tots Yogyakarta (2004-2010)
Business:
President Commissioner PT Duta Inti Daya Tbk (2022-present)
Commissioner, PT NU Media (2015 - 2020)
Consultant:
Expert Team of the Joint Secretariat for Strengthened Religious Moderation of the Government of
Indonesia (2020-present)
Preparation of the Roadmap for the Development of Child-Friendly Islamic Boarding Schools,
Ministry of Religious Affairs (2017-present)
Preparation of the Roadmap for the Islamic Boarding School Endowment Fund, Ministry of Religious
Affairs (2017-present)
Preparation of the Capacity Development Module for Zakat Waqf Organisers, Ministry of Religious
Affairs (2017-present)
Rangkap Jabatan Ketua Pelaksana, Gerakan Nurani Bangsa (2024-sekarang)
Concurrent Position Ketua bidang Kesejahteraan dan Kebudayaan, PBNU (2022-sekarang)
Presiden Komisaris, PT Duta Intidaya (2022-sekarang)
Direktur Nasional, GUSDURian Network Indonesia (2011-sekarang)
SDGs Ambassador of Indonesia, Kementerian BAPPENAS (2019-sekarang)
Chief Executive of the National Conscience Movement (2024 - present)
Head of PBNU for Welfare and Culture Affairs (2022 - present)
President Commissioner, PT Duta Intidaya (2022 - present)
National Director, GUSDURian Network Indonesia (2011 - present)
SDGs Ambassador of Indonesia, Ministry of PPN/BAPPENAS (2019 - present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Pernyataan Pernyataan independensi dapat dilihat pada halaman 257
Independensi Statement of Independence can be found on page 257
Statement
of Independence
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 71
Page 74
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Ignasius Jonan
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
62 tahun per 31 Desember 2025 62 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 24 Juli 2020
Pengangkatan Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal
Legal Basis 20 Juni 2024 untuk periode 2024-2027
of Appointment Appointed as Independent Commissioner by the AGMS on 24 July 2020
Reappointed as Independent Commissioner by the AGMS Resolution on 20 June 2024 for the
2024-2027 period
Riwayat Pendidikan Certified Practising Accountant, CPA Australia (2025)
dan Sertifikasi Asean Chartered Professional Accountant (CPA), Asean Chartered Professional Accountant
Educational Coordinating Committee (2023)
Background Oxford Leading Sustainable Corporations Programme, Said Business School, Oxford University (2021)
and Certification Chartered Accountant (CA), Ikatan Akuntan Indonesia (2015)
Certified Public Accountant (CPA), Institut Akuntan Publik Indonesia (2013)
Master of Arts (MA), Hubungan dan Hubungan Internasional, Fletcher School of Law and Diplomacy
(2004-2005)
Manajer Senior di Program Pemerintah, Harvard Kennedy School of Government (2000)
Program Eksekutif Senior, Columbia University - Columbia Business School (1999)
Doktorandus bidang Akuntansi (Drs), Sekolah Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga (1982 - 1986)
Certified Practising Accountant, CPA Australia (2025)
Asean Chartered Professional Accountant (CPA), Asean Chartered Professional Accountant
Coordinating Committee (2023)
Oxford Leading Sustainable Corporations Programme, Said Business School, Oxford University (2021)
Chartered Accountant (CA), Indonesian Accountants Association (2015)
Certified Public Accountant (CPA), Indonesian Institute of Certified Public Accountants (2013)
Master of Arts (MA), International Relations and Affairs, Fletcher School of Law and Diplomacy
(2004-2005)
Senior Manager in Government Program, Harvard Kennedy School of Government (2000)
Senior Executive Program, Columbia University - Columbia Business School (1999)
Doctoral candidate in Accounting (Drs), School of Economics and Business, Airlangga University
(1982-1986)
Penghargaan Evoitem Commendatorem Ordinis Sancti Gregori Magni (Knight Commander of the Order of
Negara St. Gregory the Great yang diberikan oleh Pope Franciscus (2023)
State Decorations The Order of the Rising Sun, Gold, and Silver Star yang diberikan oleh Emperor of Japan (2022)
Bintang Mahaputera Utama yang diberikan oleh Presiden Indonesia (2020)
Chevalier dans I’Ordre de la Légion d’honneur yang diberikan oleh Presiden Perancis (2016)
Evoitem Commendatorem Ordinis Sancti Gregori Magni (Knight Commander of the Order of
St. Gregory the Great awarded by Pope Franciscus (2023)
The Order of the Rising Sun, Gold, and Silver Star awarded by the Emperor of Japan (2022)
The Mahaputera Utama Star awarded by the President of Indonesia (2020)
Chevalier dans I’Ordre de la Légion d’honneur awarded by the President of France (2016)
72 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 75
Penghargaan Tokoh Pancasila 2023, Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (2023)
yang Diperoleh Gelar Doktor Kehormatan dalam Akuntansi, Universitas Airlangga, 2021
Notable Accolades/ Penghargaan Prestasi Seumur Hidup, Badan Pengatur Hilir Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak
Awards dan Gas) Pemerintah Republik Indonesia (2020)
Penghargaan Kepemimpinan dan Kreativitas, Citi Distinguished Alumni Awards (2019)
Penghargaan Prestasi Seumur Hidup, Institut Akuntan Publik Indonesia (2019)
Penghargaan Prestasi Unggul oleh Sekolah Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga (2018)
Hall of Fame Akuntansi Manajemen Global, Institut Akuntan Manajemen Bersertifikat (2017)
Penghargaan Prestasi Seumur Hidup, Institut Manajemen, Sekolah Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia (2017)
Anggota Kehormatan Unit Kapal Selam Angkatan Laut Indonesia (2015)
Marketer of the Year, Asosiasi Marketer Indonesia (2014)
Marketer of the Year di Bidang Transportasi, Asosiasi Pemasar Indonesia (2013)
Anggota Kehormatan, Korps Marinir Indonesia, Resimen Kavaleri (2013)
CEO Terbaik Perusahaan Milik Negara (2013)
Akuntan Terbaik Tahun Ini, Institut Akuntan Publik Indonesia (2013)
Person of Pancasila 2023, Pancasila Ideology Development Agency (2023)
Honorary Doctorate in Accountancy, Airlangga University, 2021
Lifetime Achievement Award, Badan Pengatur Hilir Migas (Agency For Downstream Oil And Gas)
Government of the Republic of Indonesia (2020)
Leadership and Ingenuity Award, Citi Distinguished Alumni Awards (2019)
Lifetime Achievement Award, Institute of Indonesia Chartered Accountants (2019)
Outstanding Achievement Award by School of Economics and Business, Airlangga University (2018)
Global Management Accounting Hall of Fame, Institute of Certified Management Accountants (2017)
Lifetime Achievement Award, Management Institute, Economics and Business School of University
of Indonesia (2017)
Honorary Member of Submarine Unit Indonesia Navy (2015)
Marketer of the Year, Indonesia Marketer Association (2014)
Marketer of the Year in Transportation, Indonesia Marketer Association (2013)
Honorary Member, Indonesia Marine Corps, Cavalry Regiment (2013)
The Best CEO of State Owned Enterprise (2013)
Accountant of The Year, Institute of Indonesia Chartered Accountants (2013)
Pelatihan yang Tidak terdapat pelatihan pada tahun 2025
Diikuti Tahun 2025 There was no training in 2025
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (2016-2019)
Work Experience Menteri Perhubungan Republik Indonesia (2014-2016)
Direktur Utama, PT Kereta Api Indonesia (Perusahaan Kereta Api Indonesia) (2009-2014)
Managing Director, Citigroup Investment Banking (2006-2008)
Presiden Direktur, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Perusahaan Perbankan Investasi Milik
Pemerintah) (2001-2006)
Direktur, Citigroup Private Equity (1999-2001)
Minister of Energy and Mineral Resources (2016-2019)
Minister of Transportation (2014-2016)
President Director, PT Kereta Api Indonesia (Indonesian Railway Company) (2009-2014)
Managing Director, Citigroup Investment Banking (2006-2008)
President Director, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (State- Owned Investment Banking
Company) (2001-2006)
Director, Citigroup Private Equity (1999-2001)
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 73
Page 76
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Organisasi Ketua Komite Kunjungan Paus ke Indonesia (2024)
Organisation Ketua Dewan Eksekutif Yayasan Universitas Katolik Widyamandala (sejak 2021)
Wakil Ketua Dewan Pengawas, Institut Teknologi Bandung (sejak 2024)
Ketua Dewan Pengawas, Dewan Asuransi Indonesia (sejak 2024)
Anggota Dewan Penasihat Institut Akuntan Publik Indonesia (sejak 2015)
Anggota Dewan Pengawas Universitas Airlangga (2015-2022)
Anggota Kelompok Penasihat Asia, The Fletcher School (2005-2010)
President of The Committee of Papal Journey to Indonesia (2024)
Chairman of Executive Board of The Foundation of Widyamandala Catholic University (since 2021)
Vice Chairman of the Board of Trustees, Bandung Institute of Technology (since 2024)
Chairman of the Board of Supervisory, Insurance Council of Indonesia (since 2024)
Member of The Board of Advisory, Institute of Indonesia Chartered Accountants (since 2015)
Member of the Board of Trustees, Airlangga University (2015-2022)
Member of Asian Advisory Group, the Fletcher School (2005-2010)
Rangkap Jabatan Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi, PT Unilever Indonesia Tbk (2020-sekarang)
Concurrent Position Komisaris Independen, PT United Tractors Tbk (2025-sekarang)
Chairman, Marsh McLennan Indonesia (2022-sekarang)
Chairman dan Komisaris Independen, PT Anabatic Technologies Tbk (2021-sekarang)
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi, PT Anabatic Technologies Tbk (2021-sekarang)
Ketua Komite Audit, PT Anabatic Technologies Tbk (2021-sekarang)
Chairman of the Nomination and Remuneration Committee, PT Unilever Indonesia Tbk
(2020-present)
Independent Commissioner, PT United Tractors Tbk (2025-present)
Chairman, Marsh McLennan Indonesia (2022-present)
Chairman and Independent Commissioner, PT Anabatic Technologies Tbk (2021 - present)
Chairman of the Nomination and Remuneration Committee, PT Anabatic Technologies Tbk
(2021-present)
Chairman of the Audit Committee, PT Anabatic Technologies Tbk (2021-present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Pernyataan Pernyataan independensi dapat dilihat pada halaman 257
Independensi Statement of Independence can be found on page 257
Statement
of Independence
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
74 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 77
Fauzi Ichsan
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
55 tahun per 31 Desember 2025 55 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 27 Mei 2021
Pengangkatan Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPST tanggal
Legal Basis 20 Juni 2024 untuk periode 2024-2027
of Appointment Appointed as Independent Commissioner by the EGMS on 27 May 2021
Reappointed as Independent Commissioner by the AGMS Resolution on 20 June 2024 for the
2024-2027 period
Riwayat Pendidikan MSc bidang Development Studies, Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat (1995)
dan Sertifikasi Sarjana Ekonomi, London School of Economics and Political Science, University of London (1991)
Educational MSc in Development Studies, Massachusetts Institute of Technology, USA (1995)
Background
BSc in Economics, London School of Economics and Political Science, University of London (1991)
and Certification
Pelatihan yang Pelatihan Komisaris dapat dilihat pada halaman 127
Diikuti Tahun 2025 Training of the Commissioner can be found on page 127
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Anggota Independen Dewan Pengawas Indonesia Investment Authority (INA) (2026-sekarang)
Work Experience Komisaris Utama, Indonesia Financial Group (2020-2026)
Kepala Eksekutif, Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia (2014-2019)
Pengalaman di berbagai posisi, antara lain Managing Director, VP Economic & Market Research,
Standard Chartered Bank (2001-2014)
Analis Harvard Institute for International Development dan Tim Penasihat Kementerian Keuangan
(1991)
Independent Member of Indonesia Investment Authority (INA) Supervisory Board (2026-present)
President Commissioner, Indonesia Financial Group (2020-2026)
Chief Executive Officer of Indonesia Deposit Insurance Corporation (2014-2019)
Various roles at Standard Chartered Bank, e.g. Managing Director, VP Economic & Market
Research(2001-2014)
Harvard Institute for International Development, an advisory team at the Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia (1991-1993)
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 75
Page 78
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Rangkap Jabatan Ketua Komite Audit, PT AKR Corporindo Tbk (2020-sekarang)
Concurrent Position Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi, PT AKR Corporindo Tbk (2020-sekarang)
Komisaris Independen, Manulife Aset Manajemen Indonesia (2020-sekarang)
Komisaris Independen, PT AKR Corporindo Tbk (2020-sekarang)
Ketua Asosiasi Alumni London School of Economics di Indonesia (2017-sekarang)
Chairman of the Audit Committee, PT AKR Corporindo Tbk (2020-present)
Chairman of the Nomination and Remuneration Committee, PT AKR Corporindo Tbk (2020-present)
Independent Commissioner, Manulife Aset Manajemen Indonesia (2020-present)
Independent Commissioner, PT AKR Corporindo Tbk (2020-present)
Chairman of the London School of Economics Alumni Association in Indonesia (2017 - present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Pernyataan Pernyataan independensi dapat dilihat pada halaman 257
Independensi Statement of Independence can be found on page 257
Statement
of Independence
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
76 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 79
Profil Direksi
Profile of the Board of Directors
Benjie Yap
Presiden Direktur
President Director
Kewarganegaraan Nationality
Tiongkok Chinese National
Usia Age
52 tahun per 31 Desember 2025 52 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Presiden Direktur berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 19 Desember 2023
Pengangkatan Appointed as President Director by the EGMS Resolution on 19 December 2023
Legal Basis
of Appointment
Riwayat Pendidikan Sarjana Sains jurusan Teknik Industri, De La Salle University (1994)
dan Sertifikasi Bachelor of Science majoring in Industrial Engineering, De La Salle University (1994)
Educational
Background
and Certification
Pelatihan yang Pelatihan Direksi dapat dilihat pada halaman 128
Diikuti Tahun 2025 Training of the Board of Directors can be found on page 128
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan General Manager Beauty & Wellbeing, Unilever South-East Asia (2022-2023)
Work Experience Executive Vice President & CEO, Unilever Philippines (2017-2023)
Vice President Sales, Unilever Philippines (2016-2017)
Vice President Home Care dan Foods, Unilever Philippines (2013-2016)
Vice President Home Care, Unilever Thailand (2009-2012)
Managing Director Foods, Unilever Philippines (2006-2009)
Marketing Director Home Care, Unilever Philippines (2001-2005)
R&D Product Development Manager, Unilever Philippines (1998-2001)
Rangkap Jabatan General Manager Beauty & Wellbeing, PT Unilever Indonesia Tbk (2026)
Concurrent Position
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 77
Page 80
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Neeraj Lal
Direktur
Director
Kewarganegaraan Nationality
Amerika Serikat American
Usia Age
47 tahun per 31 Desember 2025 47 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025
Pengangkatan Appointed as Director based on the Resolution of the EGMS on 14 January 2025
Legal Basis
of Appointment
Riwayat Pendidikan Executive MBA, Columbia Business School (2013)
dan Sertifikasi Certified Public Accountant, USA (2006)
Educational Chartered Accountant, India (2002)
Background Company Secretary, India (2001)
and Certification
BS in Accounting, University of Delhi, India (1999)
Pelatihan yang Pelatihan Direksi dapat dilihat pada halaman 128
Diikuti Tahun 2025 Training of the Board of Directors can be found on page 128
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan VP Commercial Experience and Site Lead, UniOps Bangalore, Unilever (Juli 2021-Februari 2025)
Work Experience VP Finance, Procurement and UAPL, Unilever, Singapore (Maret 2018-Juni 2021)
VP Finance, Global Supply Chain Performance Management, Unilever, London (Juli 2017- Februari 2018)
Finance Director, China Home & Personal Care, Unilever (September 2014-Juni 2017)
Finance Director, US Foods and Refreshment, Unilever (Februari 2014-Agustus 2014)
Finance Director, US Customer Development, Unilever (Juni 2013-Januari 2014)
Rangkap Jabatan Finance Lead Beauty & Wellbeing, PT Unilever Indonesia Tbk (2026)
Concurrent Position
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
78 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 81
Alejandro Meinardo Santos Concha
Direktur
Director
Kewarganegaraan Nationality
Filipina Filipino
Usia Age
53 tahun per 31 Desember 2025 53 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025
Pengangkatan Appointed as Director by Resolution of the EGMS on 14 January 2025
Legal Basis
of Appointment
Riwayat Pendidikan Sarjana Teknik Manajemen Sains, Universitas Ateneo de Manila
dan Sertifikasi Bachelor of Science in Management Engineering, Ateneo de Manila University
Educational
Background
and Certification
Pelatihan yang Pelatihan Direksi dapat dilihat pada halaman 128
Diikuti Tahun 2025 Training of the Board of Directors can be found on page 128
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Direktur Customer Development, Selecta (joint venture Unilever dan RFM) (2013)
Work Experience General Manager untuk Kamboja dan Laos, Unilever (2017)
General Manager untuk MCL (Myanmar, Kamboja, dan Laos), Unilever (2020)
General Manager, Ice Cream, PT Unilever Indonesia Tbk (2024)
VP Customer Development, PT Unilever Indonesia Tbk (1 Agustus 2024)
Director of Customer Development, Selecta (joint venture between Unilever and RFM) (2013)
General Manager for Cambodia and Laos, Unilever (2017)
General Manager for MCL (Myanmar, Cambodia, and Laos), Unilever (2020)
General Manager, Ice Cream, PT Unilever Indonesia Tbk (2024)
VP Customer Development, PT Unilever Indonesia Tbk (1 August 2024)
Rangkap Jabatan MT Lead Beauty and Wellbeing, PT Unilever Indonesia Tbk (2026)
Concurrent Position
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 79
Page 82
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Hendri Widiarta
Direktur (Sejak 15 Oktober 2025)
Director (Since 15 October 2025)
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
52 tahun per 31 Desember 2025 52 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 15 Oktober 2025
Pengangkatan Appointed as Director by Resolution of the EGMS on 15 October 2025
Legal Basis
of Appointment
Riwayat Pendidikan Sarjana Manajemen Sumber Daya Manusia & Hubungan Industrial, Edith Cowan University,
dan Sertifikasi Australia (1993)
Educational Bachelor of Human Resource Management & Industrial Relations, Edith Cowan University,
Background Australia (1993)
and Certification
Pelatihan yang Pelatihan Direksi dapat dilihat pada halaman 128
Diikuti Tahun 2025 Training of the Board of Directors can be found on page 128
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan SVP of Human Resources, Asia Pacific, B. Braun (2018-2025)
Work Experience Sr. Director, Asia Pacific, Middle East, Africa, Rusia, SC. Johnson (2010-2018)
General Manager, Human Resources, APRIL (2008-2010)
General Manager, Human Resources PT Mitra Adi Perkasa Tbk (2006-2008)
General Manager, Human Resources, RGE Group (2006)
Rangkap Jabatan Human Resources Lead Beauty & Wellbeing PT Unilever Indonesia Tbk (2026)
Concurrent Position
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
80 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 83
Nurdiana Darus
Direktur (Sejak 13 Februari 2026)
Director (Since 13 February 2026)
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
54 tahun per 31 Desember 2025 54 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Direktur berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal
Pengangkatan 13 Februari 2026
Legal Basis Appointed as Director based on the Resolution of the EGMS dated February, 13th 2026
of Appointment
Riwayat Pendidikan Sarjana di bidang Bisnis Administrasi, University of Oklahoma, USA (1994)
dan Sertifikasi Master di bidang Sains, The George Washington University, USA (1996)
Educational Executive Education, Harvard Kennedy School, USA (2017)
Background Edmund A. Walsh School of Foreign Service, Georgetown University, USA (2018)
and Certification
Global Business, Harvard Business School, USA (2023)
Bachelor of Business Administration, University of Oklahoma, USA (1994)
Master of Science, The George Washington University, USA (1996)
Executive Education, Harvard Kennedy School, USA (2017)
Edmund A. Walsh School of Foreign Service, Georgetown University, USA (2018)
Global Business, Harvard Business School, USA (2023)
Pelatihan yang Pelatihan Direksi dapat dilihat pada halaman 128
Diikuti Tahun 2025 Training of the Board of Directors can be found on page 128
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Head of Communication, Corporate Affairs and Sustainability Unilever Indonesia (2024-13 Februari 2026)
Work Experience Direktur dan Sekretaris Perusahaan, PT Unilever Indonesia Tbk (2022-2024)
Chief Operating Officer of Landscape Indonesia (PT Bentang Alam Indonesia) (2018 - 2019)
Direktur Southeast Asia of Rainforest Alliance, Inc. (2016 - 2017)
Direktur Eksekutif Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP) Management (2015 - 2016)
Senior Advisor of United Nations Office for REDD+ Coordination in Indonesia (UNORCID) (2015 - 2015)
Deputy Minister of the Indonesian government’s National REDD+ Agency (2014 - 2015)
Senior Manajer, Accenture (2005 - 2014)
Head of Communication, Corporate Affairs and Sustainability Unilever Indonesia (2024-13 February 2026)
Director and Corporate Secretary, PT Unilever Indonesia Tbk (2022-2024)
Chief Operating Officer of Landscape Indonesia (PT Bentang Alam Indonesia) (2018 - 2019)
Director of Southeast Asia of Rainforest Alliance, Inc. (2016 - 2017)
Executive Director of Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP) Management (2015 - 2016)
Senior Advisor of United Nations Office for REDD+ Coordination in Indonesia (UNORCID) (2015 - 2015)
Deputy Minister of the Indonesian government’s National REDD+ Agency (2014 - 2015)
Manager Senior, Accenture (2005 - 2014)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan apapun
Concurrent Position Does not have any concurrent positions
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 81
Page 84
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Enny Hartati Sampurno
Direktur (Hingga 31 Desember 2025)
Director (Until 31 December 2025)
Kewarganegaraan Nationality
Indonesia Indonesian
Usia Age
57 tahun per 31 Desember 2025 57 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Banten, Indonesia Banten, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 8 Desember 2011
Pengangkatan Diangkat kembali sebagai Direktur berdasarkan:
Legal Basis - Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2017 untuk periode 2017-2020
of Appointment - Keputusan RUPST tanggal 20 November 2020 untuk periode 2020-2023
- Keputusan RUPST tanggal 22 Juni 2023 untuk periode 2023-2026
Appointed as Director by the EGMS Resolution on 8 December 2011
Reappointed as Director by:
- The AGMS Resolution on 20 June 2017 for the 2017-2020 period
- The AGMS Resolution on 20 November 2020 for the 2020-2023 period
- The AGMS Resolution on 22 June 2023 for the 2023-2026 period
Riwayat Pendidikan Sarjana Akuntansi, Universitas Parahyangan, Indonesia (1991)
dan Sertifikasi Bachelor of Accounting, Parahyangan University, Indonesia (1991)
Educational
Background
and Certification
Pelatihan yang Pelatihan Direksi dapat dilihat pada halaman 128
Diikuti Tahun 2025 Training of the Board of Directors can be found on page 128
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Direktur Customer Development, PT Unilever Indonesia Tbk (2016-2020)
Work Experience Direktur Human Resources, PT Unilever Indonesia Tbk (2011-2015)
General Manager, Supply Planning, PT Unilever Indonesia Tbk (2009-2011)
Finance, PT Unilever Indonesia Tbk (2001-2009)
Director of Customer Development, PT Unilever Indonesia Tbk (2016-2020)
Director of Human Resources, PT Unilever Indonesia Tbk (2011-2015)
General Manager, Supply Planning, PT Unilever Indonesia Tbk (2009-2011)
Finance, PT Unilever Indonesia Tbk (2001-2009)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan apapun
Concurrent Position Does not have any concurrent positions
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
82 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 85
Vandana Suri
Direktur (Hingga 31 Desember 2025)
Director (Until 31 December 2025)
Kewarganegaraan Nationality
India Indian
Usia Age
48 tahun per 31 Desember 2025 48 years old as of 31 December 2025
Domisili Domicile
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Diangkat sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPSLB tanggal 14 Januari 2025
Pengangkatan Appointed as Director based on the Resolution of the EGMS on 14 January 2025
Legal Basis
of Appointment
Riwayat Pendidikan S2 Mudra Institute of Communications (MICA) Ahmedabad (2002)
dan Sertifikasi S1 Ekonomi, Jesus & Mary College, New Delhi, India (1998)
Educational Master's Degree, Mudra Institute of Communications (MICA) Ahmedabad (2002)
Background
Bachelor's Degree in Economics, Jesus & Mary College, New Delhi, India (1998)
and Certification
Pelatihan yang Pelatihan Direksi dapat dilihat pada halaman 128
Diikuti Tahun 2025 Training of the Board of Directors can be found on page 128
Training Attended
in 2025
Riwayat Pekerjaan Vice President, Skin Care & Colour Cosmetics, Beauty & Wellbeing, Unilever India
Work Experience (Maret 2020-September 2022)
General Manager, CCBT Lead, Fabric Solutions & Comfort, Home Care, Unilever India
(Oktober 2017-Februari 2020)
Category Head, Premium Fabric Solutions & Comfort, Home Care, Unilever India
(Desember 2014-September 2017)
Senior Region Brand Manager, Spreads & Dressings, Foods & Refreshment, Unilever SA
(Juli 2011-November 2014)
Shopper Insights, Sales Team, PepsiCo (Maret 2008-Juli 2011)
Marketing Executive, Marketing & Pdt Management, Tetra Pak (Februari 2006-Maret 2008)
Qualitative Researcher, Nielsen (Juni 2020-Januari 2006)
Vice President, Skin Care & Colour Cosmetics, Beauty & Wellbeing, Unilever India
(March 2020-September 2022)
General Manager, CCBT Lead, Fabric Solutions & Comfort, Home Care, Unilever India
(October 2017-February 2020)
Category Head, Premium Fabric Solutions & Comfort, Home Care, Unilever India
(December 2014-September 2017)
Senior Region Brand Manager, Spreads & Dressings, Foods & Refreshment, Unilever SA
(July 2011-November 2014)
Shopper Insights, Sales Team, PepsiCo (March 2008-July 2011)
Marketing Executive, Marketing & Pdt Management, Tetra Pak (February 2006-March 2008)
Qualitative Researcher, Nielsen (June 2020-January 2006)
Rangkap Jabatan Global Brand Vice President, Pond’s, Beauty & Wellbeing, Unilever (Oktober 2022-sekarang)
Concurrent Position Global Brand Vice President, Pond’s, Beauty & Wellbeing, Unilever (October 2022 - present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi, atau dengan
Affiliated Relationship pemegang saham utama
Does not have any affiliations with fellow members of the Board of Commissioners, or members of
the Board of Directors, nor with the ultimate shareholder
Jumlah Kepemilikan Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung di Perseroan
Saham UNVR Does not hold both direct and indirect shares at the Company
Total UNVR
Share Ownership
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 83
Page 86
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Informasi Pemegang Saham
Information on Shareholders
14.56%
Masyarakat
85
Public
5,556,845,800
Jumlah Saham
%
Number of Shares
Unilever Indonesia Holding B.V.
0.44% 32,424,387,500
Jumlah Saham
Number of Shares
Saham Treasuri
Treasury Stock
168,766,700
Jumlah Saham
Number of Shares
Kepemilikan Saham Share Ownership of 5% or More
yang Mencapai 5% atau Lebih
Pemegang Saham 1 Januari 2025 31 Desember 2025
Shareholders 1 January 2025 31 December 2025
Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Saham Kepemilikan Saham Saham Kepemilikan Saham
Total Percentage of Total Percentage of
Shares Share Ownership Shares Share Ownership
Unilever Indonesia Holding B.V 32,424,387,500 85% 32,424,387,500 85%
Jumlah
Total 32,424,387,500 85% 32,424,387,500 85%
84 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 87
Kelompok Pemegang Saham Public Shareholders with Less than 5%
Masyarakat Kurang dari 5% Ownership and by Classification
dan Berdasarkan Klasifikasi
Pemegang Saham 31 Desember 2025
Shareholders 31 December 2025
Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Saham
Total Shareholders Total Shares Percentage of Share Ownership
Institusi Lokal
Local Institution 609 1,250,300,742 22.50%
Institusi Asing
Foreign Institution 512 3,012,594,018 54.21%
Individu Lokal
Local Individual 107,511 1,291,156,140 23.24%
Individu Asing
Foreign Individual 203 2,794,900 0.05%
Jumlah
Total 108,835 5,556,845,800 100.00%
Kepemilikan Saham oleh Share Ownership of Members
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi of the Board of Commissioners
(Langsung maupun Tidak Langsung) and Directors (Direct or Indirect)
Per akhir tahun 2025, tidak terdapat anggota Dewan As of the end of 2025, none of the members of the
Komisaris dan Direksi yang memilki saham Perseroan Board of Commissioners and Board of Directors own
baik secara langsung maupun tidak langsung. both direct or indirect shares of the Company.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 85
Page 88
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Struktur Grup Perusahaan
Company Group Structure
Unilever PLC*
Saham
Unilever
Lain-Lain Masyarakat Treasuri
Indonesia Mavibel B.V. Marga B.V.
Others Public Treasury
Holding B.V.
Stock
0.5% 99.5% 85% 14.56% 0.44% 99.9% 0.1%
PT Unilever PT Unilever PT Unilever PT Unilever
Enterprises Indonesia Oleochemical Trading
Indonesia Tbk Indonesia Indonesia
40%
PT Anugrah
Mutu Bersama
(Joint Venture Company)
* Sesuai dengan Surat No. S-74/PM.22/2026 oleh Otoritas Jasa Keuangan tanggal 17 Maret 2026 tentang Pengungkapan Informasi Pengendali Perusahaan
Terbuka, maka Perseroan mengungkapkan Bahwa Pemilik Manfaat Akhir dari Perusahaan yaitu Unilever PLC dalam bentuk perorangan adalah Fernando
Fernandez, Srinivas Pathak dan Prakash Kakkad
In compliance with Letter No. S-74/PM.22/2026 issued by the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan) dated 17 March 2026 regarding
the Disclosure of Controlling Shareholder Information of Public Companies, the Company hereby discloses that the Ultimate Beneficial Owner of the
Company is Unilever PLC. In accordance with the prevailing regulations, the Ultimate Beneficial Owners of Unilever PLC in the form of individual persons
are Fernando Fernandez, Srinivas Pathak, and Prakash Kakkad
Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi
Subsidiaries and/or Associated Entities
Perseroan tidak memiliki entitas anak maupun entitas The Company has no subsidiaries or associated
asosiasi. entities.
86 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 89
Kronologi Pencatatan Saham
Share Listing Chronology
Tahun Aksi Korporasi Nilai Harga Penawaran/ Penambahan/ Jumlah
Year Corporate Action Nominal Harga Pelaksanaan Pengurangan Saham
(Rp) (Rp) Jumlah Saham Tercatat
Nominal Offering Price/ Addition/ Total Listed
Value Exercise Price (Rp) Reduction in Shares
(Rp) Total Shares
11 Januari 1982 Penawaran Umum
11 January 1982 Initial Public Offering Rp1,000 Rp3,175 9,200,000 9,200,000
15 Desember 1989 Saham bonus
15 December 1989 dengan rasio 6:1
Bonus shares with ratio 6:1 Rp1,000 N/A 1,533,334 10,733,334
2 Januari 1998 Saham bonus
2 January 1998 dengan rasio 1:0,06688
Bonus shares
with ratio 1:0.06688 Rp1,000 N/A 717,891 11,451,225
2 Januari 1998 Saham Pendiri
2 January 1998 Company Listing Rp1,000 N/A 64,848,775 76,300,000
6 November 2000 Pemecahan Saham
Stock Split Rp100 N/A 686,700,000 763,000,000
3 September 2003 Pemecahan Saham
Stock Split Rp10 N/A 6,867,000,000 7,630,000,000
12 November 2008 Pengalihan kepemilikan
saham dari Mavibel
(Maatschappij
voor Internationale
Beleggingen) B Rotterdam,
the Netherlands kepada
Unilever Indonesia Holding
B.V., the Netherlands
Transfer of share ownership
from Mavibel (Maatsc vor
Internationale Beleggingen)
B.V., Rotterdam, the
Netherlands to Unilever
Indonesia Holding B.V.,
the Netherlands Rp10 N/A 0 7,630,000,000
2 Januari 2020 Pemecahan Saham
2 January 2020 Stock Split Rp2 N/A 30,520,000,000 38,150,000,000
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 87
Page 90
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Efek Lainnya
Chronology of Issuance and/or Listing of Other Securities
Perseroan tidak menerbitkan dan mencatatkan The Company does not have a chronology of
efek lainnya. the issuance and listing of other securities.
Obligasi, Sukuk, atau Obligasi Konversi
Outstanding Bonds, Sukuk, or Convertible Bonds
Perseroan tidak menerbitkan obligasi, sukuk maupun The Company does not have any outstanding bonds,
obligasi konversi. sukuk or convertible bonds.
Lembaga Penunjang Profesi dan Pasar Modal
Capital Market Supporting Institutions and Professions
Akuntan Publik Public Accounting Firm
Nama Kantor Siddharta Widjaja & Rekan, firma anggota KPMG
Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, Member of KPMG Accounting Firm
Name of Public
Accounting Firm
Alamat 35th Floor Jakarta Mori Tower 40-41, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta 10210 Indonesia
Address Telp. Phone: +62 (21) 574 2333 / 574 2888
Jasa Mengaudit laporan keuangan Perseroan selama tahun 2025.
Services Mengaudit laporan keuangan interim Perseroan September 2025.
Mengaudit laporan keuangan Group Perseroan selama tahun 2025
Mengaudit laporan keuangan bisnis Teh Perseroan interim Juni 2025
Mengaudit laporan keuangan bisnis Teh Perseroan interim September 2025.
Laporan Prosedur yang Disepakati atas Kegiatan Penerapan Prinsip Kehati-hatian (KPPK).
Auditing the Company's financial statements for the year 2025.
Auditing the Company's interim financial statements for September 2025.
Auditing the Company Group's financial statements for the year 2025.
Auditing the Company's Tea business interim financial statements for June 2025.
Auditing the Company's Tea business interim financial statements for September 2025.
Agreed-Upon Procedures Report on the Implementation of Prudential Principles (KPPK).
Biaya Audit Laporan Keuangan: Rp10,2 Miliar
Fee KPPK: Rp74 Juta
Auditing of the Financial Statements: Rp10.2 Billion
KPPK: Rp74 Million
Periode 2025
Assignment Period
88 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 91
Biro Administrasi Efek Share Registrar
Nama Lembaga PT Sharestar Indonesia
Institution Name
Alamat SOPO Del Office Towers & Lifestyle Tower B Lantai 18,
Address Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot 10. 1-6, Mega Kuningan, Jakarta 12920
Telp. Phone: +62 (21) 50815211
Jasa Administrasi saham termasuk namun tidak terbatas pada membantu Perseroan dalam proses
Services pembayaran dividen, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan mendukung
proses administrasi yang diperlukan dalam aksi korporasi.
Share administration, including but not limited to supporting the Company in dividend payments,
supporting the Company in holding General Meetings of Shareholders and supporting the
Company in performing corporate actions (when necessary).
Biaya Rp605 Juta
Fee Rp605 Million
Periode 2025
Assignment Period
Lembaga Pemeringkat Rating Agency
Perseroan belum menggunakan lembaga The Company has not hired a rating agency as of
pemeringkat hingga akhir tahun 2025. the end of 2025.
Daftar Keanggotaan Asosiasi
List of Association Membership
No. Nama Organisasi Eksternal Sifat Keikutsertaan
Name of External Organisation Nature of Participation
1. BRITCHAM Unilever Indonesia berperan sebagai Anggota Dewan dari British
(British Chamber of Commerce) Chamber of Commerce in Indonesia (BRITCHAM), sebuah organisasi
nirlaba independen yang memberikan platform untuk membangun
jaringan bisnis, berbagi pengetahuan, dan advokasi mengenai isu-
isu yang memengaruhi komunitas bisnis di Indonesia. Fokus utama
organisasi ini adalah mempromosikan perdagangan dan investasi
antara Indonesia dan Inggris.
Unilever Indonesia serves as part of the Board Member of the British
Chamber of Commerce in Indonesia (BRITCHAM). BRITCHAM is an
independent, non-profit organisation that provides a platform for
business networking, knowledge sharing, and advocacy on issues
affecting the business community in Indonesia. Its primary objective
is to promote commerce and investment between Indonesia and
the United Kingdom.
2. APJP Unilever Indonesia berperan sebagai anggota dan pengurus dalam
(Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas) asosiasi ini. APJP bermanfaat sebagai wadah komunikasi dan informasi
dengan instansi pemerintah terkait dalam bidang kepabeanan,
(Priority Line Companies Association)
perpajakan, perhubungan, perindustrian, dan perdagangan.
Unilever Indonesia serves as a member and executive of this
association. APJP is a media for communication and information with
relevant government agencies in customs, taxation, transportation,
industry and commerce sectors.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 89
Page 92
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
No. Nama Organisasi Eksternal Sifat Keikutsertaan
Name of External Organisation Nature of Participation
3. ASRIM Unilever Indonesia berperan sebagai Kepala Bidang Kebijakan Publik
(Asosiasi Industri Minuman Ringan) dan Sustainability dalam asosiasi ini. ASRIM merupakan wadah industri
minuman ringan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak yang
(Association of Soft Drinks Industry)
terkait baik pemerintah maupun swasta, serta memberikan informasi
mengenai hal-hal yang bersangkutan di industri minuman ringan.
Unilever Indonesia serves as Head of Public Policy and Sustainability
Division of this association. ASRIM is a forum for the soft drink industry
to collaborate with various related parties, both the government
and private and provide information regarding matters related to
the soft drink industry.
4. GAPMMI Unilever Indonesia berperan sebagai anggota Komite Bidang
(Gabungan Pengusaha Makanan Kebijakan Publik & Hubungan Antar Lembaga dan Bidang Program
dan Minuman Indonesia) Keberlanjutan/Dampak Sosial. GAPMMI berfungsi untuk mendukung
aktivitas lobi dan advokasi yang sesuai dengan agenda Unilever,
(Association of Indonesia Food
sebagai wadah untuk menguatkan jaringan dengan Pemerintah
and Beverages Entrepreneurs)
sebagai pemangku kepentingan dan industri, serta mengetahui
informasi dan kebijakan di sektor makanan dan minuman.
Unilever Indonesia serves as a member of the Committee on
Public Policy & Inter-Institutional Relations and the Committee on
Sustainability/Social Impact Programmes. GAPMMI functions to
support lobbying and advocacy activities in line with Unilever's
agenda, as a forum for strengthening networks with the government
as a stakeholder and industry, as well as for gathering information and
policies in the food and beverage sector.
5. APSAI Unilever Indonesia menjadi anggota APSAI yang berfungsi untuk
(Asosiasi Perusahaan mendukung aktivitas lobi dan advokasi yang sesuai dengan agenda
Sahabat Anak Indonesia) Unilever di bidang perlindungan anak dan juga sebagai wadah
untuk menguatkan aktivitas lobi dengan Pemerintah sebagai
(Association of Indonesia
pemangku kepentingan.
Child Friendly Companies)
Unilever Indonesia is a member of APSAI that functions to support
lobbying and advocacy activities in accordance with Unilever’s
agenda in the area of child protection as well as a forum to strengthen
lobbying with the Government as stakeholder.
6. PERKOSMI Unilever Indonesia berperan aktif dalam asosiasi ini. PERKOSMI
(Persatuan Perusahaan berfungsi untuk mendukung aktivitas lobi dan advokasi yang sesuai
Kosmetika Indonesia) dengan agenda Unilever di bidang kosmetika, menjadi wadah untuk
menguatkan aktivitas lobi dengan Pemerintah sebagai pemangku
(Association of Indonesia
kepentingan, serta mengetahui informasi dan kebijakan terkait
Cosmetics Companies)
sektor kosmetika.
Unilever Indonesia plays an active role in this association. PERKOSMI
functions to support lobbying and advocacy activities in accordance
with Unilever’s agenda in the field of cosmetics, as a forum to
strengthen lobbying with the Government as stakeholder, and to
acquire information and policies related to the cosmetics sector.
7. APINA Unilever Indonesia berperan sebagai Ketua dalam asosiasi ini.
(Aliansi Perusahaan Pengiklan Indonesia) APINA berfungsi untuk mendukung dan mengembangkan kegiatan
komunikasi dan pemasaran, mendukung aktivitas lobi dan advokasi
(Alliance of Indonesia Advertisers Companies)
yang sesuai dengan agenda Perusahaan di bidang periklanan, serta
menjadi wadah untuk menguatkan aktivitas lobi dengan Pemerintah
sebagai pemangku kepentingan.
Unilever Indonesia serves as Chair of this association. APINA functions
to support and develop communication and marketing activities,
lobbying and advocacy activities in accordance with the Company’s
agenda in advertising, as well as a forum for strengthening lobbying
with the Government as stakeholder.
90 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 93
No. Nama Organisasi Eksternal Sifat Keikutsertaan
Name of External Organisation Nature of Participation
8. EUROCHAM Unilever Indonesia berperan sebagai Board Member dan Ketua
(European Chamber of Commerce) Working Group Kosmetik. Eurocham berfungsi untuk mendukung
aktivitas lobi, advokasi, serta menguatkan aktivitas lobi dengan
Pemerintah sebagai pemangku kepentingan.
Unilever Indonesia plays a role as Board Member and Chair of the
Eurocham Cosmetic Working Group, which aims at supporting
lobbying activities, advocacy, and strengthening lobbying with the
Government as stakeholder.
9. PEKERTI Unilever Indonesia berperan aktif di asosiasi ini. PEKERTI berfungsi
(Persatuan Perusahaan Perbekalan untuk mendukung aktivitas lobi, advokasi, serta menguatkan aktivitas
Kesehatan Rumah Tangga Indonesia) lobi dengan Pemerintah sebagai pemangku kepentingan untuk
bidang PKRT.
(Association of Indonesia Domestic Health
Supplies Companies) Unilever Indonesia plays an active role in this association. PEKERTI
serves to support lobbying activities, advocacy, and strengthen
lobbying with the Government as stakeholder for domestic
health supplies.
10. PRAISE Unilever Indonesia memegang peranan sebagai salah satu pendiri
(Packaging Recycled Association dari Packaging Recycled Association for Indonesia Sustainable
for Indonesia Sustainable Environment) Environment (PRAISE). PRAISE berfungsi sebagai asosiasi yang aktif
dalam mendukung penerapan pengelolaan sampah kemasan secara
holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan di Indonesia.
Unilever Indonesia plays a role as one of the founders of the
Packaging Recycled Association for Indonesia Sustainable
Environment (PRAISE). It serves as an active association in supporting
the implementation of holistic, integrated, and sustainable packaging
waste management in Indonesia.
11. IGCN Unilever Indonesia memegang peranan sebagai salah satu pendiri
(Indonesia Global Compact Network) dan pengurus di Indonesia Global Compact Network (IGCN). IGCN
berfungsi sebagai agen perubahan dalam mempercepat transformasi
negara menuju pencapaian hak asasi manusia, tenaga kerja yang
kompetitif, lingkungan yang berkelanjutan, dan praktik bisnis
yang etis.
Unilever Indonesia plays a role as one of the founders and executive
of the Indonesia Global Compact Network (IGCN). IGCN serves as an
agent of change in accelerating the country’s transformation towards
the achievement of human rights, competitive manpower, sustainable
environment, and ethical business practices.
12. IBL Unilever Indonesia memegang peranan sebagai corporate
(Indonesia Business Links) partner dan sebagai Board Member di IBL. IBL berfungsi untuk
mengembangkan dan memperkuat integritas dan kapasitas
perusahaan, usaha kecil/menengah, dan individu di pemerintah dan
sektor swasta bekerja sama dengan mitra pembangunan mereka.
Unilever Indonesia plays a role as a corporate partner and as a Board
Member at IBL. IBL serves to develop and strengthen the integrity and
capacity of enterprises, small/medium enterprises, and individuals
in the Government and private sector in collaboration with their
development partners.
13. IBCWE Unilever Indonesia memegang peranan sebagai Dewan Pengawas
(Indonesia Business Coalition dalam organisasi IBCWE. IBCWE berfungsi untuk mempromosikan
for Women Employment) pemberdayaan ekonomi pada perempuan dan kesetaraan gender.
Unilever Indonesia plays a role as the Board of Supervisors within the
IBCWE. IBCWE serves to promote economic empowerment to women
and gender equality.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 91
Page 94
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
No. Nama Organisasi Eksternal Sifat Keikutsertaan
Name of External Organisation Nature of Participation
14. IPRO Unilever Indonesia tergabung dalam Indonesia Packaging Recovery
(Indonesia Packaging Organisation (IPRO) yang memiliki fokus melakukan pengelolaan
Recovery Organization) sampah dan optimalisasi praktik ekonomi sirkuler di Indonesia. IPRO
Bersama Unilever dan anggota lainnya selalu berupaya menangani
sampah kemasan di Indonesia dengan melibatkan sektor formal dan
informal dalam mewujudkan sistem yang terintegrasi.
Unilever Indonesia is a member of the Indonesia Packaging Recovery
Organisation (IPRO), focusing on waste management and optimising
circular economy practices in Indonesia. IPRO together with Unilever
and other members strive to handle packaging waste in Indonesia
by involving the formal and informal sectors in delivering an
integrated system.
15. Koalisi Air Indonesia Unilever Indonesia tergabung dalam Koalisi Air Indonesia yang
Indonesia Water Coalition diprakarsai Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama
dengan Yayasan Aliansi Wali Sumber Daya Air Indonesia (AWS
Indonesia). Koalisi Air Indonesia merupakan wadah kemitraan
multipihak untuk penatalayanan air dan pengelolaan sumber daya
air berkelanjutan melalui aksi kolektif di tingkat Daerah Aliran
Sungai (DAS).
Unilever Indonesia is a member of the Indonesia Water Coalition
initiated by the Indonesia Nature Conservation Foundation (YKAN)
together with the Indonesia Water Resources Alliance Foundation
(AWS Indonesia). The Indonesia Water Coalition is a multi stakeholder
partnership for water stewardship and sustainable water resource
management through collective action at the watershed (DAS) level.
16. KADIN KADIN adalah organisasi nirlaba yang mewakili kepentingan bisnis
(Kamar Dagang Indonesia) dan industri di Indonesia. KADIN berfungsi sebagai platform bagi
para anggotanya untuk berkolaborasi, bertukar informasi dan
(Indonesia Chamber of Commerce
pengalaman, serta mengadvokasi kebijakan yang mendukung
and Industry)
pertumbuhan bisnis di Indonesia. Unilever Indonesia adalah ketua
Komite Tetap Ekonomi Sirkuler, Penanganan Sampah dan Limbah.
KADIN is a non- profit organisation that represents the interests of
businesses and industries in Indonesia. The organisation serves as a
platform for its members to collaborate, exchange information and
experiences, and to advocate for policies that support the growth of
businesses in the country. Unilever Indonesia is the chair of Circular
Economy and Waste Management Committee.
17. APINDO Unilever Indonesia menyadari pentingnya menjadi bagian dari
(Asosiasi Pengusaha Indonesia ) komunitas pengusaha yang menghadapi tantangan serupa
dan memiliki minat yang sama di Indonesia. Dengan demikian,
(Indonesia Employers Association)
perusahaan menjadi bagian dari APINDO, sebuah organisasi yang
mewakili kepentingan pengusaha dan dunia usaha di Indonesia.
APINDO bekerja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan
mendukung pengembangan lingkungan bisnis di Indonesia.
Unilever Indonesia berperan sebagai Wakil Ketua Bidang
Pembangunan Keberlanjutan (SDGs).
Unilever Indonesia recognises the significance of being part of a
community of employers who face similar challenges and share
common interests in Indonesia. As such, the Company becomes part
of APINDO, an organisation that represents the interests of employers
and businesses in Indonesia. APINDO works to promote the growth of
Indonesia's economy and support the development of the country’s
business environment. Unilever Indonesia is the Vice Chair of
Sustainable Development Goals department.
92 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 95
No. Nama Organisasi Eksternal Sifat Keikutsertaan
Name of External Organisation Nature of Participation
18. Asosiasi Emiten Indonesia Unilever Indonesia merupakan bagian dari Asosiasi Emiten Indonesia
Indonesia Public Listed (AEI), sebuah organisasi profesional yang mewakili kepentingan
Companies Association perusahaan publik di Indonesia. AEI bekerja untuk meningkatkan
kualitas dan transparansi pelaporan keuangan oleh para anggotanya
dan untuk mempromosikan praktik tata kelola perusahaan yang baik.
Unilever Indonesia is part of Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), a
professional organisation that represents the interests of publicly
listed companies in Indonesia. The organisation works to improve the
quality and transparency of financial reporting by its members and to
promote good corporate governance practices.
19. ICSA Unilever Indonesia adalah anggota ICSA, yaitu organisasi yang mewakili
(Indonesia Corporate Secretary Association) kepentingan sekretaris perusahaan di Indonesia dan berusaha untuk
meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan standar etika mereka.
Unilever Indonesia is a member of ICSA, which represents the interests
of corporate secretaries in Indonesia and strives to improve their
knowledge, skills, and ethical standards.
20. MIAP Unilever Indonesia adalah anggota MIAP, sebuah organisasi yang
(Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan) memiliki rencana strategis untuk mengurangi dampak negatif dan
memerangi kasus pemalsuan bekerja sama dengan pihak berwenang,
(Indonesia Anti-Counterfeiting Society)
serta meningkatkan kesadaran masyarakat, perlindungan konsumen
melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi.
Unilever Indonesia is part of MIAP, an organisation with a strategic plan
to reduce the negative impacts and to combat counterfeiting cases in
cooperation with the authorities, as well as to raise public awareness,
consumer protection through outreach and education activities.
21. PISAGRO Unilever Indonesia adalah salah satu dari tujuh perusahaan swasta yang
(Kemitraan Pertanian mendukung dan mendirikan Asosiasi Kemitraan Pertanian Berkelanjutan
Berkelanjutan Indonesia) Indonesia sejak 2012 dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan
sektor pertanian Indonesia. Pada tahun 2023, Unilever bergabung
(Partnership for Indonesia's
kembali sebagai Ketua Kelompok Kerja Living Income PISAgro.
Sustainable Agriculture)
Unilever Indonesia is one of the seven private companies who
promoted and founded the Partnership for Indonesia's Sustainable
Agriculture since 2012 with the aim to address issues in Indonesia's
agriculture sector. In 2023, Unilever rejoined as Chair of the PISAGRO
Living Income Working Group.
22. FIA Unilever Indonesia, bersama entitas Unilever di negara‑negara
(Food Industry Asia) operasi kawasan ASEAN, bergabung sebagai anggota Food
Industry Asia (FIA). Keanggotaan ini menjadi platform regional
untuk mendorong science‑based policy advocacy, keberlanjutan,
serta kolaborasi industri dengan pemerintah dan para pemangku
kepentingan guna mendukung sistem pangan yang sehat, inovatif,
dan berdaya saing di Indonesia dan Asia.
Unilever Indonesia, together with Unilever entities operating across
ASEAN countries, has joined Food Industry Asia (FIA) as a member. This
membership serves as a regional platform to advance science‑based
policy advocacy, sustainability, and industry collaboration, working
with governments and stakeholders to support a healthy, innovative,
and competitive food system in Indonesia and across Asia.
23. ICCA Organisasi atau perkumpulan profesional penasihat hukum internal
(Indonesian Corporate Counsel Association) perusahaan (in-house counsel) di Indonesia yang bertujuan menjadi
wadah komunikasi, berbagi keahlian, meningkatkan pengetahuan,
serta memperkuat posisi in-house counsel dalam memitigasi risiko
bisnis dan kepatuhan.
A professional organisation or association for in-house legal counsel
in Indonesia, which aims to serve as a platform for communication,
the sharing of expertise, the enhancement of knowledge, and the
strengthening of the role of in-house counsel in mitigating business
risks and ensuring compliance.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 93
Page 96
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE Informasi pada Situs Web Perseroan Information on the Company Website Perseroan telah menyediakan situs web resmi The Company has provided an official website, www.unilever.co.id, sebagai pusat informasi terkini www.unilever.co.id, as a centre for the latest sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan information in accordance with Financial Services (OJK) Nomor 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Authority (OJK) Regulation No. 8/POJK.04/2015 Emiten atau Perusahaan Publik. concerning Issuers' or Public Companies' Websites. Melalui situs web Perseroan, pemegang saham, Through the Company's website, shareholders, pemangku kepentingan, dan masyarakat dapat stakeholders and the public can access a wide mengakses berbagai informasi mengenai Perseroan, range of information about the Company, from mulai dari informasi umum hingga penerapan general information to the implementation of tata kelola dan tanggung jawab sosial. Situs web corporate governance and social responsibility. Unilever Indonesia tersedia dalam bahasa Indonesia The Unilever Indonesia website is available in dan bahasa Inggris. Indonesian and English. 94 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 97
Alamat Kantor Pusat dan Pabrik
Head Office and Factory Addresses
Kantor Pusat
Head Office
Grha Unilever,
Green Office Park Kav. 3
Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City,
Tangerang, Banten, Indonesia.
TELEPON PHONE
+62 21 8082 7000
FAKSIMILI FACSIMILE
+62 21 8082 7002
Pabrik
Factories
SKIN CARE PERSONAL CARE
Jl. Jababeka V Blok U No. 14-16 Jl. Rungkut Industri IV/5-11
Cikarang, Bekasi 17520, Indonesia Surabaya 60291, Indonesia
TELEPON PHONE TELEPON PHONE
+62 21 2863 8000 +62 31 843 8297
FAKSIMILI FACSIMILE
+62 31 843 9159
HPC LIQUID AND POWDER SAVOURY
Jl. Jababeka Raya Blok O Jl. Jababeka XI, Blok L 1-2
Cikarang, Bekasi 17520, Indonesia Cikarang, Bekasi 17520, Indonesia
TELEPON PHONE TELEPON PHONE
+62 21 893 4886/7 +62 21 2980 1631
FAKSIMILI FACSIMILE
+62 21 893 4884
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 95
Page 98
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Penghargaan Awards
Penghargaan Keterangan Pemberi Penghargaan
Awards Description Awarding Body
Korporasi Corporation
Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2025 Personal Care Category Bisnis Indonesia Group
The 16th IICD Corporate Governance Best Overall Category Winner 2025 Perum LKBN ANTARA
Conference and Award
In-House Counsel Awards (IHCA) 2025 In-House Counsel Team of The Year 2025 Hukumonline.com
Fortune Indonesia 100 (Indonesia's Every U Does Good Heroes Fortune Indonesia
Biggest Company)
Fortune Indonesia 100 (Indonesia's Rank 36 Fortune Indonesia
Biggest Company) Most Profitable Companies (Rank 1)
Biggest Companies (Rank 4)
Consumer Non-Cyclicals (Rank 9)
Indonesia’s Best Wealth Creators 2025 Kelompok Kapitalisasi Pasar Besar (Rank 99) SWA
Large Market Capitalization Group (Rank 99)
ASEAN Best Wealth Creators 2025 Household & Personal Product (Rank 98) SWA
Indonesia Marcomm & Corcomm Indonesia Corcomm Dream Team 2025 (Good) MIX
Dream Team 2025
Indonesia Practitioner of The Year Awards Category: Program & PR Tools MIX
2025 (Journalist Choice) Crisis Management - Isu Boikot Produk Israel | Issue of
Products Boycott.
Social Media Management
Vision Award 2024 Platinum (Top 50) League of American
Communications
Professionals (LACP)
Asian Legal Business Award 2025 Innovative In-House Team of the Year (Finalist) Asian Legal Business
Retail and Manufacturing In-House Team of the Year - Indonesia
(Finalist)
Perusahaan dengan Program Sosial Mitra Terbaik BAZNAS RI
CSR/DSKL Terbaik Best Partner
Company with the Best CSR/DSKL
Social Program
Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tempat Kerja yang Melaksanakan Pendampingan Ibu Gubernur Jawa Timur
Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025 Hamil Tahun 2025 Governor of East Java
Commemoration of National Health Tempat Kerja yang Menerapkan K3 Perkantoran
Day, East Java Province 2025 Tahun 2025
Workplace Implementing Pregnancy Assistance
Program in 2025
Workplace Implementing Office Occupational Health
and Safety in 2025
In-House Counsel Awards (IHCA) 2025 Indonesia's Most Innovative In-House Counsel Team Hukumonline.com
2025
96 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 99
Penghargaan Keterangan Pemberi Penghargaan
Awards Description Awarding Body
Brand
Jakarta Marketing Week 2025 Best Place for Learning 2025 in FMCG Markplus Institute X
Marketeers
Disway Awards 2025 Consumer Goods (Home Care) Category Disway Group
Consumer Goods (Food) Category
Top Digital Company Award Toiletries Category Marketing
Corporate Image Awards 2025 Awards Category: Marketing
Food Seasoning
Toiletries
MMA Smarties Award 2025 Most Resilient Brand of the Year: Vaseline MMA Global Indonesia
GOLD
Purpose Driven Marketing – Diversity and Inclusive
Excellence: Vaseline (If My Skin Can, Yours Can)
Impact Media – Creator / Influencer / Celebrity
Marketing: Sunlight (Sunlight vs Whoosh: How a
DishWash Won the Race)
Creative & Innovation Impact – Customer (CX) / User
Experience (UX) & Design: Vaseline (Vaseline Sunitizer)
AI Marketing – AI-Driven Creative Excellence:
Pepsodent (AI Denta Scan: Turning Phones Into
Dentists)
E-Commerce Marketing Category - APAC – O2O /
New Retail / Innovative & New Tech Sales Channels:
Dove
SILVER
Purpose Driven Marketing – Brand Purpose / Activism:
Rinso (#AdaNodaAdaCerita Campaign)
Marketing Impact – Instant Impact / Promotion:
Lifebuoy (Soap to Soul: Lifebuoy's Legacy Revival)
Impact Media – Cross Digital Media Marketing:
Lifebuoy
Impact Media – Cross Digital Media Marketing:
Sunlight (Sunlight vs Whoosh: How a DishWash Won
the Race)
Impact Media – Creator / Influencer / Celebrity
Marketing: Vaseline (If My Skin Can, Yours Can)
Creative & Innovation Impact – Customer (CX) / User
Experience (UX) & Design: Pepsodent (The Missing "H"
in Ramadan by Pepsodent Herbal)
AI Marketing – AI-Powered Audience Engagement:
Rinso (A country built on Warungs)
AI Driven Creative Excellence: Lifebuoy
Real Time Marketing: Lifebuoy
AI Powered Audience Engagement for Our Campaign
Beauty Clinic in Your Pocket: Vaseline
Diversity & Inclusive Excellence: Wipol
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 97
Page 100
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Penghargaan Keterangan Pemberi Penghargaan
Awards Description Awarding Body
BRONZE
Purpose Driven Marketing – Brand Purpose/Activism:
Rexona (Rexona Men Champions National Pride
Through TimNas)
Marketing Impact – Product and/or Service Launch:
Lifebuoy
Emerging Tech Marketing – Data Insights/Contextual
Marketing: Sunlight (How Sunlight Won Gold at the
Kitchen Sink)
E-commerce marketing – Integrated E-commerce
Innovation & Live Streaming: POND’S (POND'S Biome:
Seamless Social Commerce Engine)
E-commerce marketing – O2O/New Retail/Innovative
& New Tech Sales Channels: Pepsodent (The Missing
"H" in Ramadan by Pepsodent Herbal)
Social Media Marketing: Vaseline
Innovative Use of AI in Advertising: Vaseline
Customer (CX)/User Experience (UX) & Design -
Beauty Clinic in Your Pocket: Vaseline
Next Awards Asia Pacific 2025 Gold in Most Innovative Data Driven Marketing
Campaign: Unilever Food Solutions (Masak Apa Hari Ini)
Marketing Excellence Awards 2025 GOLD Marketing Interactive
Excellence in Launch Marketing: Vaseline (If My Skin
Can, Yours Can)
Excellence in Omnichannel: Bango (From Me Time to
We Time)
Excellence in Performance Marketing: Rexona
(Transforming habits: From Occasional to Essential)
SILVER
Excellence in Brand Strategy: Vaseline (If My Skin Can,
Yours Can)
Excellence in Influencer / KOLs Marketing: Vaseline (If
My Skin Can, Yours Can)
Excellence in Marketing Innovation: Rexona
(Transforming habits: From Occasional to Essential)
Excellence in Relationship Marketing: Clear (Sepik
Bola Biar Clear)
Excellence in Urban Guerrilla Marketing: Lifebuoy
Shampoo (Dinginkan Kepala BrrJuta Hadiahnya)
BRONZE
Excellence in Personalisation Marketing: Bango (From
Me Time to We Time)
Excellence in Search Marketing: Zwitsal (Connecting
Digital Moms to Trusted Baby Care Content)
Excellence in TV/Video Advertising: Lifebuoy
(Lifebuoy Cool Fresh “Ketempelan Dinginnya”)
98 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 101
Penghargaan Keterangan Pemberi Penghargaan
Awards Description Awarding Body
TOP Halal Award 2025 Sabun Deterjen: Rinso IHATEC Marketing
Pembersih Lantai: Wipol Research
Sabun Deterjen Cair: Rinso
Sabun Mandi Batang: Lifebuoy
Pelembut dan Pewangi Pakaian: Molto
Sabun Mandi Cair: Lifebuoy
Sabun Cuci Piring: Sunlight
Pembersih Lantai: Superpell
Detergent Soap: Rinso
Floor Cleaner: Wipol
Liquid Detergent Soap: Rinso
Bar Soap: Lifebuoy
Fabric Softener & Fragrance: Molto
Liquid Body Soap: Lifebuoy
Dishwashing Soap: Sunlight
Floor Cleaner: Superpell
Indonesia’s Best Corporate The Best Health Education Cause Movement: Zwitsal MIX Marketing
Sustainability Initiatives 2025 (Sahabat Posyandu – 4 Langkah AKSI untuk Kulit Sehat
Si Kecil)
YouTube Works Awards 2025 Winner of Best of Indonesia: YouTube
Lifebuoy #KetempelanDingin
Winner of the Big Bang: Lifebuoy #KetempelanDingin
Winner of MultiFormat Storytelling:
Lifebuoy #KetempelanDingin
Winner Best of Festive: Lifebuoy (90 Years - Legacy
Renewed)
Second Runner Best of Festive: Pepsodent (Ramadan
Tanpa Huruf H)
Second Runner up Brands & Creators: Pepsodent
(Ramadan Tanpa Huruf H)
Female Daily Best Of Beauty Award Best Body Lotion Sunscreen: Vaseline - Vaseline Female Daily
2025 Gluta-Hya
Top Innovation Choice Award 2025 Product Innovation Category: Royco Bumbu Kaldu Infobrand.id
Rasa Ikan
Detergent Category: Rinso
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 99
Page 102
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Penghargaan Keterangan Pemberi Penghargaan
Awards Description Awarding Body
Top Brand Index 2025 Food & Beverage (Sweet Soy Sauce): Bango – Index Top Brand Awards
51.20% (Top Brand)
Packaged Fruit Drink (Ready to Drink): Buavita – 43.10%
(Top Brand)
Personal Care – Hand & Body Lotion: Citra – 26.9%
(Top 1)
Personal Care – Whitening Cream: Citra – 14.30%
(Top 3)
Personal Care – Bath Soap: Lifebuoy – 30.30%
(Top Brand)
Personal Care – Antiseptic Bath Soap: Lifebuoy –
38.20% (Top 1)
Personal Care – Whitening Bath Soap: Dove – 15.70%
(Top 2)
Men’s Deodorant: Dove MEN + CARE – 10.50% (Top 3)
Women’s Deodorant: Dove – 10.50% (Top 2)
Personal Care – Hand & Body Lotion: Vaseline – 15.50%
(Top 3)
Personal Care – Sun Care: Vaseline – 25.30% (Top 2)
Men’s Deodorant: Rexona MEN – 44.50% (Top 1)
Women’s Deodorant: Rexona – 44.40% (Top 1)
Men’s Deodorant: AXE – 18.60% (Top 2)
Men’s Fragrance: AXE – 27.30% (Top 1)
Anti-Aging: POND’S – 25.60% (Top 2)
Personal Care – Whitening Cream: Glow and Lovely –
15.10% (Top 2)
Personal Care – Toothbrush: Pepsodent – 30.80%
(Top Brand)
Seasoning: Royco – 33.10% (Top Brand)
Instant Broth: Royco – 36.80% (Top Brand)
Baby Hair Oil: Zwitsal – 27.00% (Top 1)
Baby Shampoo: Zwitsal – 18.70% (Top 2)
Baby Bath Soap: Zwitsal – 19.70% (Top 3)
Liquid Dishwashing Soap: Sunlight – 52.20%
(Top Brand)
Toilet Cleaner: Vixal – 22.40% (Top 1)
Toilet Cleaner: Wipol – 19.20% (Top 3)
Best Brands In Customer Value 2025 Soy Sauce Category - Bango SWA
Indonesia Costumer Experience (ICX) Seasoning: Royco – 1st Winner (Very Good) SWA
Award 2025
Marketech APAC Most Innovative Content Marketing Campaign for SEO: Marketech APAC
Unilever Food Solutions Indonesia
Blibli Awards Most Active Partner 2025 PT Global Digital Niaga
Tbk (Blibli)
9.9 Super Shopping Day - Top Brand Personal Care Category Shopee Indonesia
10.10 Brands Festival - Top Brand Personal Care Category Shopee Indonesia
The Drum Festival Best Use of Data & Insights for SEO The Drum Festival
100 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 103
Penghargaan Keterangan Pemberi Penghargaan
Awards Description Awarding Body
Brand Choice Award for Health & Body Lotion Category - Vaseline Brand Choice Award
Beauty 2025
Citra Pariwara 38 Innovative Use of Branded Content and Sponsorship: Citra Pariwara
Glow & Lovely
Cosmo Readers Choice Award 2025 Body Moisturizer/Lotion Category: Glow & Lovely Cosmo Readers Choice
Award
Effies Awards Vaseline Effies
Beauty and Wellness Category
Social media
Influencer
GroupM Global Case Study for UV Skin Category: Vaseline GroupM
Sustained Long-Term Impact
Kediri Beauty Fest 2025 Top Achiever Sales in Beauty Festival: Vaseline Jawa Pos Radar Kediri
Kantar Worldpanel Indonesia Brand Most Chosen Beauty Brand: Glow & Lovely Kantar
Footprint
Marketeers Youth Choice Awards Fandom Marketing to Gen Z: Rexona Marketeers & Markplus,
Inc.
Meta Reels Impact SEA Gold in Reels Impact: Rexona Meta
Popbela Beauty Awards Best Body Care Products: Vaseline (Gluta-Hya SPF 50) Popbela
TikTok Beauty Fest Creators Choice Daily Care Hero: Vaseline TikTok
Beauty Awards
Sociolla Award 2025 Best Body Care of The Year: Vaseline Sociolla
Popular Body Care of The Year: Vaseline
Watsons Awards Most Loved Body Care Product: Vaseline Watsons
ASTRO Q-Commerce Awards 2025 Supplier of the Year 2025 ASTRO Indonesia
Keberlanjutan
Greenship Awards 2025 Best Greenship Performance Existing Building Green Building Council
Indonesia (GBC
Indonesia)
Katadata ESG Index Awards Sektor Makanan dan Minuman Katadata
2025 Food and Beverages Sector
Investor Daily ESG Appreciation 2025 Governance & Transparency Category Investor Daily
Sustainability Recognition Forum 2025 Unilever Indonesia Effort to Reduce Plastic Waste Endress+Hauser
Indonesia
ESG Leadership Awards 2025 Category: Leadership AA – Advancing ESG Bumi Global Karbon
Transparency Leadership (BGK) Foundation
Worldstar Global Packaging Gold in Sustainable Innovation Mono-Material World Packaging
Awards 2025 Packaging: Bango Organisation
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 101
Page 104
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Sertifikasi Certifications
Nama Sertifikasi Keterangan Lingkup Sertifikasi Lembaga yang Masa Berlaku
Certification Name Description Scope of Certification Menerbitkan Validity Period
Issuing Agency
ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Pabrik Cikarang (5 Pabrik) NQA 31 Januari 2027
Lingkungan Cikarang Factory (5 Factories) 31 January 2027
Environmental
Pabrik Rungkut (1 Pabrik)
Management System
Rungkut Factory (1 Factory)
Kantor Pusat
Head Office
ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Pabrik Cikarang (Home Care, SAI Global 20 Maret 2026
Kualitas 2 Pabrik) (dalam pembaruan)
Quality Management Cikarang Factory (Home Care, 20 March 2026
System 2 Factories) (in renewal process)
Pabrik Cikarang (PC BW) 22 Februari 2027
Cikarang Factory (PC BW) 22 February 2027
Pabrik Rungkut (PC, 2 Pabrik) 5 Maret 2027
Rungkut Factory (PC, 2 Factories) 5 March 2027
SMK3 Sistem Manajemen Pabrik Cikarang (5 Pabrik) Kementerian 9 Juni 2026
Keselamatan dan Cikarang Factory (5 Factories) Tenaga Kerja RI 9 June 2026
Kesehatan Kerja Ministry of
Pabrik Rungkut (1 Pabrik)
Occupational Manpower
Rungkut Factory (1 Factory)
Health and Safety
Management System Kantor Pusat
Head Office
FSSC 22000 Sistem Keamanan Pabrik Es Krim DNV 17 April 2028
Pangan Ice Cream Factory
Food Safety System
Pabrik Savoury 7 November 2028
Savoury Factory
Sistem Status SJPH: Pabrik Rungkut LPPOM MUI Verifikasi terakhir
Jaminan Halal Sangat Memuaskan Rungkut Factory tanggal 26 Agustus
Halal Assurance SJPH status: 2025
System Highly Satisfactory Last verified on
26 August 2025
Pabrik Cikarang (Home Care) Verifikasi terakhir
Cikarang Factory (Home Care) tanggal 17 Mei 2024
Last verified on
17 May 2024
Pabrik Cikarang (Teh dan Es Krim) Verifikasi terakhir
Cikarang Factory (Tea and tanggal 20 Juni
Ice Cream) 2024
Last verified on
20 June 2024
Pabrik Cikarang Verifikasi terakhir
(Kecap dan Bumbu Masak) tanggal 14 Juli 2026
Cikarang Factory Last verified on
(Soy Sauce and Seasonings) 14 July 2026
Pabrik Cikarang (PC BW) Verifikasi terakhir
Cikarang Factory (PC BW) tanggal 26 Februari
2026
Last verified on
26 February 2026
102 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 105
Peristiwa Penting 2025
2025 Highlighted Events
Januari January
Pemegang Saham Unilever Indonesia Setujui
Divestasi Bisnis Es Krim
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
dan Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS
Independen) Unilever Indonesia menyetujui penjualan
bisnis Es Krim Perseroan kepada PT The Magnum Ice
Cream Indonesia senilai Rp7 triliun.
Unilever Indonesia Shareholders Approve
Divestment of the Ice Cream Business
Unilever Indonesia’s Extraordinary General Meeting
of Shareholders (EGMS) and Independent General
Meeting of Shareholders (Independent GMS) approved
the sale of the Company’s Ice Cream business to
PT The Magnum Ice Cream Indonesia for Rp7 trillion.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 103
Page 106
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Maret March
Puncak Program “Gerakan Masjid Bersih 2025”
di Jakarta
Unilever Indonesia menggelar puncak rangkaian program
“Gerakan Masjid Bersih 2025” di Masjid Raya Pondok
Indah. Program yang dijalankan Perseroan melalui brand
Wipol ini telah terbina selama sembilan tahun untuk
menghadirkan masjid yang lebih bersih dan nyaman.
Culmination of the “Clean Mosque Movement
2025” programme in Jakarta
Unilever Indonesia held the culminating event of the
“Clean Mosque Movement 2025” programme at Masjid
Raya Pondok Indah. Implemented through the Company’s
Wipol brand, the programme has been running for
nine years to help create mosques that are cleaner and
more comfortable.
104 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 107
Maret March
Pepsodent dan Masjid Istiqlal Jalin Kerja Sama
untuk Kesehatan Gigi Masyarakat Indonesia
Pepsodent melalui Pepsodent Herbal menghadirkan
program “Ramadan Berbagi BerkaHHH, Mulut & Hati
Adem”, yang berfokus pada edukasi layanan perawatan
gigi gratis serta santunan bagi 1.500 anak yatim binaan
Masjid Istiqlal.
Pepsodent and Istiqlal Mosque Collaborate for
the Oral Health of the Indonesian People
Through Pepsodent Herbal, Pepsodent introduced the
programme “Ramadan Berbagi BerkaHHH, Mulut & Hati
Adem”, focusing on oral health education, free dental
care services, and donations for 1,500 orphans supported
by Istiqlal Mosque.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 105
Page 108
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
April
Kinerja Kuartal I 2025 Tegaskan Momentum Menuju Pertumbuhan Jangka Panjang
Pada kuartal I 2025, Unilever Indonesia berhasil mencatat peningkatan kuartal ke kuartal (QoQ)
dalam hal pertumbuhan dan profitabilitas. Pencapaian ini mencerminkan hasil dari inisiatif
tegas dan tepat sasaran yang dilakukan Perseroan dalam mengatasi tantangan operasional.
Penjualan bersih Perseroan mencapai Rp9,5 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun.
Q1 2025 Performance Reinforces Momentum Towards Long-Term Growth
In the first quarter of 2025, Unilever Indonesia recorded quarter-on-quarter (QoQ)
improvements in both growth and profitability. This achievement reflects the impact of
the Company’s decisive and targeted initiatives in addressing operational challenges. The
Company posted net sales of Rp9.5 trillion, with net profit of Rp1.2 trillion.
Juni June
Unilever Indonesia Bagikan 99,7% Laba Bersih
untuk Dividen
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Unilever
Indonesia menyetujui pembagian dividen untuk tahun
buku 2024 sebesar Rp88 per saham, atau 99,7% dari laba
bersih. Total dividen yang dibagikan untuk tahun buku
2024 mencapai Rp3,36 triliun.
Unilever Indonesia Distributes 99.7% of Net Profit
as Dividends
Unilever Indonesia’s Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) approved a dividend distribution
for the 2024 financial year of Rp88 per share, representing
99.7% of net profit. Total dividends distributed for the 2024
financial year amounted to Rp3.36 trillion.
106 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 109
Juni June
Unilever Indonesia Dukung Pemberdayaan
Perempuan dan Disabilitas “SheAblepreneur”
Unilever Indonesia dan Komnas Disabilitas RI mendukung
program Alunjiva Indonesia “SheAblepreneur”, sebuah
kolaborasi lintas sektor untuk mendorong perempuan dan
disabilitas menjadi penggerak perubahan. Program ini hadir
dalam bentuk mentoring dan pelatihan kewirausahaan
intensif untuk 75 UMKM perempuan dan individu disabilitas.
Unilever Indonesia Supports Women and Disability
Empowerment through “SheAblepreneur”
Unilever Indonesia and the National Commission on
Disability of the Republic of Indonesia (Komnas Disabilitas
RI) supported Alunjiva Indonesia’s “SheAblepreneur”
programme—a cross-sector collaboration to empower
women and persons with disabilities as agents of change.
The programme took the form of intensive mentoring and
entrepreneurship training for 75 MSMEs led by women and
individuals with disabilities.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 107
Page 110
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Juli July
“Posyandu Zwitsal” untuk Edukasi Kesehatan
Kulit Si Kecil
Zwitsal berkolaborasi dengan Alfamidi melanjutkan
program “Posyandu Zwitsal” guna mendampingi
lebih banyak ibu dalam menjaga kesehatan kulit bayi
di 1.000 hari Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui
‘4 Langkah Aksi’. Program yang digelar selama bulan Juli
hingga Agustus 2025 ini menargetkan 2.400 ibu dan anak
serta lebih dari 30 juta ibu melalui edukasi secara online.
“Zwitsal Posyandu” Promotes Little Ones’ Skin
Health Education
Zwitsal, in collaboration with Alfamidi, continued
the “Zwitsal Posyandu” programme to support more
mothers in maintaining babies’ skin health during the
first 1,000 days of life through the ‘4 Action Steps’. Held
from July to August 2025, the programme targeted
2,400 mothers and children, and reached more than
30 million mothers through online education.
108 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 111
Juli July
Unilever Indonesia Hadirkan Sains dan Teknologi
untuk Kesehatan Kulit dan Kulit Kepala
Unilever Indonesia berpartisipasi dalam Pertemuan Ilmiah
Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin
Indonesia (PIT PERDOSKI) di Nusa Dua, Bali, melalui sesi
simposium yang menghadirkan pengetahuan dan inovasi
terbaru dari POND’S dan CLEAR.
Unilever Indonesia Brings Science and
Technology for Skin and Scalp Health
Unilever Indonesia participated in the Annual Scientific
Meeting of the Indonesian Dermatology and Venereology
Specialists Association (PIT PERDOSKI) in Nusa Dua,
Bali, through a symposium session featuring the latest
knowledge and innovations from POND’S and CLEAR.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 109
Page 112
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
September
BKGN 2025: Gusi Sehat Sama Penting dengan
Gigi Kuat
Unilever Indonesia melalui Pepsodent, bersama
Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas
Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), dan Asosiasi
Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia
(ARSGMPI) meresmikan Bulan Kesehatan Gigi Nasional
(BKGN) yang memasuki tahun penyelenggaran ke-16.
BKGN 2025: Healthy Gums Matter as Much as
Strong Teeth
Through Pepsodent, Unilever Indonesia—together
with the Indonesian Dental Association (PDGI), the
Association of Indonesian Dental Schools (AFDOKGI),
and the Association of Indonesian Dental and Oral
Teaching Hospitals (ARSGMPI)—launched the National
Dental Health Month (BKGN), marking its 16th year
of implementation.
110 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 113
September
Bango Padukan Tradisi dan Modernitas
Bango hadir dengan wajah dan misi baru untuk
menjadikan kecap sebagai culinary gem yang selalu
relevan dan adaptif dengan perkembangan tren kuliner
di Indonesia. Salah satu misinya diwujudkan melalui
“Foodtruck Jajanan Bango”, yang berkeliling ke 13 kota
untuk mengajak generasi muda mengeksplorasi
ragam kuliner kekinian berbasis kecap.
Bango Blends Tradition and Modernity
Bango introduced a refreshed look and mission to
position soy sauce as a culinary gem that remains
relevant and adaptable to evolving culinary trends
in Indonesia. One of these missions was brought to
life through the “Foodtruck Jajanan Bango”, which
travelled to 13 cities to invite younger generations
to explore contemporary soy sauce-based
culinary creations.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 111
Page 114
Penunjang Bisnis
Business Support
113 Karyawan Kami 131 Kesehatan dan 135 Digitalisasi dan
Our People Keselamatan Kerja Keamanan Siber
Occupational Health Digitalisation
and Safety and Cyber Security
112 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 115
Karyawan Kami
Our People
99.5% 43.2%
Karyawan Tetap Representasi Perempuan
Permanent Employees Women are Represented
dari Total 3.299 Karyawan di Level Manajerial
from a Total of 3,299 Employees at the Managerial Level
1:1 4 Bulan
Month 1,689
Rasio Upah Cuti Melahirkan Pengguna yang
Pay Ratio Maternity Leave Mengakses Pelatihan
Training Participants
Karyawan untuk ibu, dan
Perempuan 3 Minggu untuk Ayah dengan Kemampuan
dan Laki-laki and 3 Weeks yang Bertambah
Between Genders paternity leave and Upskilling
90% 26 Kali
Times
Fasilitas Ramah Disabilitas Penandatanganan PKB*
Disability-Friendly Facilities Signing of CBA*
di Kantor Pusat Unilever Indonesia antara Unilever Indonesia dan Serikat Pekerja
at Unilever Indonesia Head Office between Unilever Indonesia and Workers Union
* PKB: Perjanjian Kerja Bersama
CBA: Collective Bargaining Agreement
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 113
Page 116
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT 114 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 117
Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, Amidst the ever-evolving dynamics of the
Unilever Indonesia terus meningkatkan ketangkasan industry, Unilever Indonesia continues to
organisasi dengan fokus pada penguatan talenta, enhance its organisational agility by focusing
penerapan budaya (culture) perusahaan, dan on talent development, the implementation
pengembangan kapabilitas karyawan. of corporate culture, and the development of
employee capabilities.
Langkah ini dilakukan dengan tetap konsisten This is achieved by consistently reinforcing a
memperkuat budaya kerja berlandaskan nilai-nilai work culture rooted in the Company’s values—
Perusahaan yaitu integritas, saling menghormati, integrity, mutual respect, responsibility, and
tanggung jawab, dan semangat kepeloporan, agar a pioneering spirit—to ensure the continued
dapat terus menciptakan lingkungan kerja yang creation of a safe, equitable, and inclusive
aman, setara, dan inklusif. working environment.
Dalam membangun organisasi yang berdaya saing In building an organisation with long-term
jangka panjang, Divisi Human Resources Unilever competitiveness, Unilever Indonesia’s Human
Indonesia sebagai strategic business partner terus Resources Division, as astrategic business partner,
mendorong pengembangan kompetensi karyawan continues to drive employee competency
melalui berbagai inisiatif pembelajaran yang development through various relevant and
relevan dan berorientasi masa depan. Perseroan future-oriented learning initiatives. The Company
juga fokus pada pengembangan kepemimpinan also focuses on leadership development to
untuk menciptakan calon pemimpin yang adaptif, cultivate future leaders who are adaptable,
berintegritas, dan mampu mengelola perubahan possess integrity, and are capable of managing
secara efektif. change effectively.
Komitmen Perseroan dalam pengembangan sumber The Company’s commitment to human resource
daya manusia (SDM), pada tahun 2025 memperoleh (HR) development was recognised externally
pengakuan eksternal “ Best Place for Learning 2025 in 2025 with the “Best Place for Learning 2025
kategori FMCG” dari MarkPlus Institute (berdasarkan – FMCG Category” award from the MarkPlus
survei terhadap 1.000 responden Generasi Z dan Institute (based on a survey of 1,000 Generation Z
Generasi Y), mencerminkan persepsi positif publik and Generation Y respondents), reflecting the
terhadap peran Perseroan dalam mendukung public’s positive perception of the Company’s
pertumbuhan dan pengembangan talenta role in supporting the sustainable growth and
secara berkelanjutan. development of talent.
Profil Karyawan Unilever Indonesia Unilever Indonesia Employees Profile
Status Kepegawaian 2025* 2024 2023
Employment Status
Pegawai Tetap
Permanent Employees 3,281 4,245 4,573
Pegawai Sementara
Temporary Employees 18 21 16
Jumlah
Total 3,299 4,266 4,589
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim)
Continuing operations (exclude Ice Cream business)
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 115
Page 118
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT Tingkatan 2025* 2024 2023 Level Direktur Director 5 6 11 Manajer dan Manajer Senior Manager and Senior Manager 380 449 432 Asisten Manajer Assistant Manager 971 1,194 1,247 Staf Staff 1,943 2,617 2,899 Jumlah Total 3,299 4,266 4,589 Pendidikan 2025* 2024 2023 Education Di bawah SMA Middle School or Below 238 303 355 SMA atau Setara High School or Equivalent 1,451 1,966 2,186 D2 Diploma Level 2 32 41 22 D3 Diploma Level 3 127 158 197 Sarjana atau di Atas Bachelor’s Degree or Above 1,451 1,798 1,829 Jumlah Total 3,299 4,266 4,589 Kelompok Usia 2025* 2024 2023 Age Group < 24 tahun < 24 years old 105 153 195 25-34 tahun 25-34 years old 1,046 1,498 1,789 35-44 tahun 35-44 years old 1,600 1,902 1,868 45-54 tahun 45-54 years old 521 662 693 55-64 tahun 55-64 years old 27 51 44 Jumlah Total 3,299 4,266 4,589 * Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim) Continuing operations (exclude Ice Cream business) 116 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 119
Mendukung Keadilan, Keberagaman, Promoting Fairness, Diversity
dan Inklusivitas and Inclusion
Unilever Indonesia membangun lingkungan kerja Unilever Indonesia fosters a working environment
yang menjunjung prinsip keadilan, keberagaman, that upholds the principles of fairness, diversity
dan inklusivitas dengan memastikan setiap karyawan and inclusivity by ensuring that every employee is
diperlakukan setara berdasarkan kontribusi serta treated equally on the basis of their contributions
kompetensi tanpa membedakan latar belakang, and competencies, regardless of their background,
jenis kelamin, kepercayaan yang dianut, dan gender, religious beliefs or other characteristics.
karakteristik lainnya.
Tiga Pilar Fokus Keberagaman dan Inklusi Unilever Indonesia
Unilever Indonesia’s Three Pillars of Diversity and Inclusion
Keadilan gender Keadilan untuk penyandang disabilitas Penghapusan diskriminasi dan stigma
Gender equality Equality for people with disabilities Elimination of discrimination and stigma
Keadilan Gender Gender Equality
Komitmen Perseroan terhadap keadilan gender di The Company’s commitment to gender equality in the
lingkungan kerja dimulai dari pemberian kesempatan workplace begins with providing equal opportunities
yang sama bagi karyawan perempuan dan laki-laki. for female and male employees. This is evident in the
Hal ini bisa dilihat dari keterwakilan perempuan di representation of women within the organisation,
dalam organisasi, termasuk pada posisi manajerial including in managerial and leadership roles, which
dan kepemimpinan, yang terus meningkat continues to rise year on year.
setiap tahunnya.
Hingga akhir tahun 2025, perempuan mengisi 43,2% By the end of 2025, women held 43.2% of managerial
posisi manajerial di Unilever Indonesia. Selain itu, positions at Unilever Indonesia. Furthermore, two of
dua dari enam anggota Dewan Komisaris dan dua the six members of the Board of Commissioners and
dari enam Direksi pada akhir tahun 2025 adalah two of the six members of the Board of Directors as
perempuan. Perseroan juga terus mendorong of the end of 2025, are women. The Company also
karyawan perempuan untuk berani mengambil continues to encourage female employees to take
posisi di pekerjaan yang selama ini didominasi on roles in fields traditionally dominated by male
oleh karyawan laki-laki, seperti di bidang sales employees, such as sales and supply chain, which
dan supply chain, yang secara tidak langsung indirectly fosters a culture of gender equality within
mendorong pembentukan budaya keadilan gender the Company.
di dalam Perseroan.
Gender 2025* 2024 2023
Perempuan
Female 716 891 944
Laki-laki
Male 2,583 3,375 3,645
Jumlah
Total 3,299 4,266 4,589
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim)
Continuing operations (exclude Ice Cream business)
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 117
Page 120
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT
Dalam aspek remunerasi, Unilever Indonesia In terms of remuneration, Unilever Indonesia
menerapkan prinsip kesetaraan dengan memastikan applies the principle of equality by ensuring there
tidak adanya perbedaan upah berdasarkan jenis is no gender pay gap across all Unilever Indonesia
kelamin di seluruh wilayah kerja Unilever Indonesia. operations. By the end of 2025, the pay ratio between
Per akhir tahun 2025, perbandingan upah karyawan female and male employees at the Company was
perempuan dan laki-laki di Perseroan adalah sama, equal, at a ratio of 1:1.
dengan rasio 1:1.
Upaya keadilan gender di Perseroan juga didukung Efforts towards gender equality within the Company
oleh kebijakan dan fasilitas karyawan, seperti are also supported by employee policies and
fasilitas penitipan anak atau daycare dan ruang facilities, such as childcare facilities or daycare and
laktasi, hingga cuti melahirkan selama empat lactation rooms, as well as four months’ maternity
bulan untuk ibu dan cuti selama tiga minggu untuk leave for mothers and three weeks’ paternity leave
para ayah baru. for new fathers.
Keadilan untuk Penyandang Disabilitas Equality for People With Disabilities
Sebagai bagian dari komitmen Unilever Indonesia As part of Unilever Indonesia’s commitment to
dalam membangun dunia usaha yang lebih building a fairer, more diverse and inclusive
adil, beragam, dan inklusif, Perseroan membuka business world, the Company is opening up access
akses dan kesempatan kerja bagi penyandang and employment opportunities for people with
disabilitas, dimulai dari menyediakan fasilitas kerja disabilities, starting with the provision of disability-
yang ramah penyandang disabilitas. Hingga akhir friendly workplace facilities. By the end of 2025, 90%
tahun 2025, 90% fasilitas kantor pusat Unilever of Unilever Indonesia’s head office facilities have met
Indonesia telah memenuhi aspek aksesibilitas bagi accessibility standards for people with disabilities.
penyandang disabilitas.
Perseroan juga aktif berkolaborasi dalam berbagai The Company is also actively collaborating on
program pengembangan penyandang disabilitas various disability development programmes to
untuk mendukung kesiapan di dunia kerja. Seperti support readiness for the workplace. For example,
kerja sama Unilever Indonesia dengan Alunjiva Unilever Indonesia’s partnership with Alunjiva
Indonesia dan Komnas Disabilitas Republik Indonesia Indonesia and the National Commission on Disability
dalam program “SheAblepreneur”, yang memberikan of the Republic of Indonesia in the “SheAblepreneur”
mentoring dan pelatihan kewirausahaan intensif programme, which provides intensive mentoring and
untuk 75 UMKM perempuan dan individu disabilitas. entrepreneurship training for 75 women-led SMEs
and individuals with disabilities.
Tujuan dari program ini, selain untuk The aim of this programme, in addition to developing
mengembangkan keahlian mereka, juga untuk their skills, is to foster an environment that is more
membentuk lingkungan yang lebih sadar akan aware of the needs of people with disabilities. This
individu disabilitas. Program ini juga sejalan dengan programme is also in line with the Ministry of SMEs’
misi Kementerian UMKM dalam menumbuhkan mission to foster entrepreneurship and accelerate
wirausaha dan mempercepat pencapaian target the achievement of the target to increase the
peningkatan rasio kewirausahaan sebesar 8% di entrepreneurship ratio to 8% by 2045.
tahun 2045.
118 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 121
Kelas Bahasa Isyarat Sign Language Class
Bekerja sama dengan komunitas FeminisThemis*, sejak beberapa tahun terakhir Unilever Indonesia
menyelenggarakan Kelas Bahasa Isyarat bagi karyawan. Selain untuk menambah keahlian individu,
program ini juga bertujuan mempersiapkan para karyawan agar dapat berinteraksi dengan rekan-
rekan Tuli. Jumlah karyawan yang mengikuti Kelas Bahasa Isyarat pada 2025 mencapai 20 orang.
In partnership with the FeminisThemis* community, Unilever Indonesia has been running sign language
classes for employees for the past few years. As well as enhancing individual skills, the programme also aims
to prepare employees to interact with Deaf colleagues. The number of employees taking part in the sign
language classes in 2025 was 20 people.
* FeminisThemis adalah komunitas feminis Tuli, yang fokus * FeminisThemis is a Deaf feminist community dedicated to raising
mengedukasi masyarakat awam akan kekerasan seksual dan public awareness of the sexual violence and discrimination faced
diskriminasi yang dialami perempuan Tuli di Indonesia. by Deaf women in Indonesia.
Penghapusan Diskriminasi dan Stigma Elimination of Discrimination and Stigma
Upaya Unilever Indonesia dalam menghapus Unilever Indonesia’s efforts to eliminate
diskriminasi dan stigma di dunia kerja dimulai dari discrimination and stigma in the workplace begin
proses perekrutan yang transparan dan berbasis with a transparent, competence-based recruitment
kompetensi, untuk memastikan setiap kandidat dinilai process, ensuring that every candidate is assessed
secara objektif berdasarkan keahlian, potensi, dan objectively on the basis of their skills, potential and
pengalaman kerja. work experience.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 119
Page 122
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT Perseroan juga memberikan kesempatan yang setara The Company also provides equal opportunities bagi seluruh pelamar, tanpa membedakan latar for all applicants, regardless of background, belakang, jenis kelamin, dan karakteristik lainnya. gender, or other characteristics. This commitment Komitmen tersebut diwujudkan dengan proses is realised through a transparent recruitment rekrutmen yang transparan melalui pemanfaatan process utilising various channels, including berbagai kanal, termasuk kerja sama dengan institusi partnerships with educational institutions to attract pendidikan untuk menjaring talenta muda sekaligus young talent whilst preparing the next generation menyiapkan generasi pemimpin masa depan. of leaders. Kode Prinsip Unilever juga memuat kebijakan Unilever’s Code also includes a policy on Respect, Respect, Dignity, and Fair Treatment, yang Dignity, and Fair Treatment, which ensures that all memastikan bahwa semua karyawan bekerja di employees work in an environment that promotes lingkungan yang mempromosikan keberagaman, diversity, mutual trust, respect for human rights, and rasa saling percaya, menghormati hak asasi manusia, provides equal opportunities for women and men dan memberikan kesempatan yang setara bagi without discrimination. perempuan dan laki-laki tanpa diskriminasi. Menjaring Future-Fit Talent Attracting Future-Fit Talents Di tengah kompetisi yang tinggi dalam menjaring Amidst fierce competition to attract future-fit talent, future-fit talent, hal pertama yang dilakukan Unilever Unilever Indonesia’s first priority is to develop the Indonesia adalah mengembangkan talenta yang talent it already possesses. The Company is committed telah dimiliki. Perseroan berkomitmen untuk terus to continuously fostering employee development, mendorong kemajuan karyawan, baik melalui both through skills enhancement and clear career peningkatan kapabilitas maupun jalur karier yang progression within Unilever. jelas di dalam lingkup Unilever. Apabila dibutuhkan, Perseroan dapat merekrut Where necessary, the Company may recruit external talenta eksternal melalui berbagai program talent through various recruitment programmes, rekrutmen Perseroan, rekrutmen terbuka melalui open recruitment via official company channels such kanal resmi perusahaan seperti media sosial dan as social media and the website, or by utilising the situs web, atau menggunakan bantuan tenaga services of professional recruiters (headhunters). The perekrut profesional (head hunter). Perseroan juga Company also employs a system of borrowing talent menerapkan sistem borrow (meminjam) talenta from Unilever in other countries, should the required dari Unilever negara lain, apabila tenaga kerja yang workforce not be available domestically. dibutuhkan tidak tersedia di dalam negeri. Merekrut Talenta Terbaik Recruiting the Best Talents Agar dapat merekrut talenta terbaik yang sesuai To recruit the best talent to meet the organisation’s dengan kebutuhan organisasi, Perseroan memiliki needs, the Company runs a range of recruitment berbagai program rekrutmen yang memberikan programmes that provide an introduction to the pengalaman awal dunia kerja, memperkuat world of work, strengthen professional capabilities kapabilitas profesional, dan menyiapkan calon and prepare future leaders; these programmes pemimpin masa depan, yang terbuka bagi generasi are open to young people, including students and muda, termasuk mahasiswa dan fresh graduate. fresh graduates. Beberapa program-program tersebut antara lain These programmes include the Unilever Academy Unilever Academy Internship Programme (UAIP) dan Internship Programme (UAIP) and UPLIFT (Unilever UPLIFT (Unilever Apprenticeship for Future Talents) Apprenticeship for Future Talents) as initial sebagai jalur pengembangan awal bagi mahasiswa development pathways for students and recent dan lulusan baru. Selain itu ada program Inspiring graduates. Additionally, there are the Inspiring Unileader, Unilever Future Leaders’ League (UFLL), Unileader programme, the Unilever Future Leaders’ dan Unilever Future Leaders Programme (UFLP) League (UFLL), and the Unilever Future Leaders sebagai wadah pembelajaran dan pengenalan Programme (UFLP) as platforms for learning and kepemimpinan di industri FMCG. leadership development within the FMCG industry. 120 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 123
UFLL menjaring talenta melalui melalui kompetisi UFLL identifies talent through a global business case
kasus bisnis global yang mendorong peserta competition that encourages participants to present
menghadirkan solusi kreatif atas tantangan nyata creative solutions to real-world challenges faced
yang dihadapi merek Unilever. Sementara UFLP by Unilever brands. Meanwhile, the UFLP is a global
merupakan program pengembangan kepemimpinan leadership development programme delivered in
global yang dilaksanakan bekerja sama dengan partnership with INSEAD, one of the world’s leading
INSEAD, salah satu sekolah bisnis terkemuka di business schools. This programme is aimed at
dunia. Program ini ditujukan bagi lulusan sarjana graduates and focuses on leadership development
dan berfokus pada pengembangan kepemimpinan through cross-functional rotations, including
melalui rotasi lintas fungsi, termasuk keterlibatan involvement in future-fit projects and technology-
dalam proyek-proyek future-fit dan inisiatif driven initiatives.
berbasis teknologi.
Melalui berbagai program tersebut, peserta Through these various programmes, participants
memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung gain the opportunity to be directly involved in
dalam berbagai proyek di lingkungan Unilever various projects within Unilever for a specific
selama periode tertentu, sehingga memungkinkan period, enabling them to gain industry insights
mereka mendapatkan wawasan industri sekaligus whilst honing skills relevant to business needs. The
mengasah keterampilan yang relevan dengan programme also serves as a talent pool supporting
kebutuhan bisnis. Program ini juga berperan the Company’s recruitment process, including
sebagai talent pool yang mendukung proses through direct recruitment channels.
perekrutan Perseroan, termasuk melalui jalur
perekrutan langsung.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 121
Page 124
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT Penilaian Kinerja Karyawan Employee Performance Appraisal Perseroan menerapkan sistem penilaian kinerja yang The Company implements a performance dirancang untuk mendukung pencapaian kinerja appraisal system designed to support performance dan pengembangan karyawan. Penilaian dilakukan achievement and employee development. Appraisals secara mandiri (self-assessment) oleh masing-masing are conducted on a self-assessment basis by each karyawan dengan mengukur pencapaian target employee, measuring the achievement of targets yang telah disepakati bersama antara karyawan dan agreed upon between the employee and their manajer di awal tahun. manager at the start of the year. Dalam pelaksanaannya, manajer dan karyawan In practice, managers and employees actively secara aktif memantau kemajuan target melalui monitor progress against targets through the ‘Always proses ‘Always ON’, dengan diskusi rutin yang ON’ process, with regular discussions enabling the memungkinkan identifikasi dini terhadap kebutuhan early identification of areas requiring intervention or intervensi maupun optimalisasi potensi. the optimisation of potential. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan This approach enables the Company to mengidentifikasi pencapaian target secara identify target achievements comprehensively, menyeluruh, mempertimbangkan faktor lingkungan taking into account environmental factors yang memengaruhi kinerja, serta menilai kinerja affecting performance, and to assess employee karyawan secara objektif melalui perbandingan performance objectively through comparison with dengan rekan sejawat. Seluruh proses penilaian peers. The entire assessment process is conducted in dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip accordance with the principles of fairness, objectivity keadilan, objektivitas, dan transparansi. and transparency. Hasil penilaian kinerja dimanfaatkan sebagai dasar Performance appraisal results are utilised as the dalam penyusunan program pengembangan dan basis for developing training and development pelatihan, penempatan karyawan sesuai dengan programmes, placing employees in roles aligned kompetensi, pengalaman, dan bakat yang dimiliki, with their competencies, experience, and talents, serta memberikan penghargaan kepada karyawan and rewarding employees with outstanding yang memiliki kinerja unggul. Selain itu, proses performance. Furthermore, this process supports ini juga mendukung perencanaan suksesi melalui succession planning by identifying potential talent identifikasi talenta potensial yang dipersiapkan being groomed for future leadership roles. untuk peran kepemimpinan di masa depan. Pengembangan Jalur Karier Career Path Development Perseroan menempatkan pengembangan jalur karier The Company regards career path development as sebagai bagian dari strategi pengelolaan talenta part of its talent management strategy to ensure the untuk menjaga keberlanjutan organisasi. Selain organisation’s sustainability. In addition to creating a menciptakan lingkungan kerja yang mendukung working environment that supports the development pengembangan kompetensi dan menyejahterakan of competencies and the well-being of employees, karyawan, Perseroan menyediakan jalur the Company provides targeted career development pengembangan karier yang terarah melalui program pathways through the Individual Development Plan Individual Development Plan (IDP). (IDP) programme. IDP memastikan setiap karyawan memiliki rencana The IDP ensures that every employee has a career pengembangan karier yang selaras dengan potensi development plan aligned with their potential and dan kebutuhan organisasi, serta ditinjau secara the organisation’s needs, and that this is reviewed berkala melalui evaluasi kinerja bersama atasan periodically through performance evaluations with langsung. Program ini juga mengatur peran masa their line manager. This programme also outlines depan serta persiapan yang dibutuhkan sesuai future roles and the necessary preparation required posisi karyawan. for the employee’s position. 122 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 125
Pada tingkat manajemen menengah, pengembangan At middle management level, development is
diarahkan melalui rencana pembinaan dan guided by coaching and mentoring plans for
pendampingan bagi karyawan yang diproyeksikan employees projected for strategic roles in the
untuk peran strategis di masa depan. Sementara future. Meanwhile, at the Board of Directors level,
pada tingkat Direksi, pengembangan difokuskan development focuses on strengthening leadership
pada penguatan kepemimpinan dan keterampilan and general management skills.
manajemen umum.
Sebagai bagian dari pengelolaan SDM yang As part of sustainable HR management, the Company
berkelanjutan, Perseroan secara berkala regularly organises employee forums to evaluate
menyelenggarakan forum karyawan untuk the dynamics of organisational needs, identify
mengevaluasi dinamika kebutuhan organisasi, potential gaps between talent availability and
mengidentifikasi potensi kesenjangan antara business requirements, and map out employees
ketersediaan talenta dan kebutuhan bisnis, serta projected to fill future roles.
memetakan karyawan yang diproyeksikan untuk
mengisi peran di masa depan.
Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan juga In line with these efforts, the Company has also
menerapkan Shape Your Own Adventure (SYOA), implemented Shape Your Own Adventure (SYOA),
yaitu sesi career clinic untuk membantu karyawan a career clinic session designed to help employees
merancang jalur karier mereka sendiri. Program ini design their own career paths. This programme
memberikan kesempatan kepada karyawan untuk provides employees with the opportunity to explore
mengeksplorasi berbagai pilihan karier yang tersedia the various career options available within the
di Perseroan, serta memilih jalur yang sesuai dengan Company and to choose a path that aligns with their
minat, bakat, dan tujuan profesional mereka. interests, talents, and professional goals.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 123
Page 126
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT
Menjalin Ikatan yang Erat Building Strong Relationships
dengan Karyawan with Employees
Manajemen Unilever Indonesia dan Serikat Pekerja The management of Unilever Indonesia and the
Seluruh Indonesia (SPSI) telah menjalankan All-Indonesia Workers’ Union (SPSI) have
kesepakatan bersama dalam Perjanjian Kerja implemented the terms of their Collective Bargaining
Bersama (PKB) selama 25 kali. Melalui PKB, Perseroan Agreement (CBA) on 25 occasions. Through the
memastikan Hak Asasi Manusia (HAM) terpenuhi CBA, the Company ensures that Human Rights are
dan sesuai peraturan yang berlaku, mulai dari hak upheld and comply with applicable regulations,
dan kewajiban yang jelas, syarat dan kondisi kerja, ranging from clear rights and obligations, terms and
hingga cara penyelesaian apabila terjadi perbedaan conditions of employment, to dispute resolution
pendapat antara karyawan dan manajemen. procedures in the event of disagreements between
employees and management.
PKB juga menjadi cerminan dari komunikasi yang The CBA also reflects good communication and
baik dan kerja sama yang erat antara manajemen close cooperation between management and
dan karyawan. Pada 10 Desember 2025, Perseroan employees. On 10 December 2025, the Company and
dan SPSI telah menandatangani PKB ke-26 untuk SPSI signed the 26th CBA for the 2025–2027 period.
periode 2025-2027.
Setiap karyawan Perseroan berhak bergabung Every employee of the Company has the right to
atau tidak dengan serikat pekerja, karena tidak join or not join a trade union, as membership is not
bersifat wajib. Jumlah karyawan yang tergabung compulsory. The number of employees who were
di Serikat Pekerja Unilever Indonesia per akhir members of the Unilever Indonesia Trade Union
tahun 2025 mencapai 1.904 orang, atau 65% dari total as at the end of 2025 stood at 1,904, or 65% of the
karyawan Perseroan. Company’s total workforce.
124 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 127
Mengukur Keberhasilan Measuring the Success
Employee Engagement of Employee Engagement
Untuk mengukur keberhasilan penerapan budaya To measure the success of our work culture
kerja, dan juga untuk meningkatkan kualitas kerja initiatives and to improve the quality of work in the
di dalam jangka panjang, Unilever Indonesia long term, Unilever Indonesia provides an open
menyediakan saluran terbuka melalui platform channel via the Univoice platform, where employees
Univoice, sebagai tempat bagi karyawan untuk can voice their concerns and provide feedback
menyampaikan aspirasi dan memberikan penilaian to the Company.
kepada Perseroan.
Aspek penilaian mencakup keterikatan The assessment covers engagement, wellbeing,
(engagement), kesejahteraan (wellbeing), dan and learning and development. In 2025,
pengembangan diri (learning development). we recorded a Univoice score of 78%. The results
Pada tahun 2025, kami mencatat skor Univoice of the Univoice assessment will serve as input
sebesar 78%. Hasil penilaian Univoice akan for the Company’s future performance improvements.
menjadi masukan untuk perbaikan kinerja
Perseroan selanjutnya.
Membangun Kompetensi Building Future-Fit Competencies
yang Future-Fit
Seiring dengan dinamika industri dan percepatan In line with industry dynamics and the acceleration
digitalisasi, program pelatihan karyawan Perseroan of digitalisation, the Company’s employee training
dirancang untuk memperkuat kapabilitas agar tetap programmes are designed to strengthen capabilities
relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini, sekaligus to ensure they remain relevant to current business
mempersiapkan kesiapan talenta menghadapi needs, whilst preparing talent to face future
tantangan di masa depan (future-fit), termasuk pada challenges (future-fit), including at leadership levels.
jenjang kepemimpinan.
Pada tahun 2025, program pelatihan karyawan In 2025, the employee training programme
difokuskan kepada pengembangan keterampilan focused on developing skills to perform work more
untuk melakukan pekerjaan secara lebih efektif dan effectively and with greater impact, particularly in
berdampak, khususnya dalam menjalani peran di fulfilling roles in the era of digital acceleration and
era akselerasi digital dan kecerdasan buatan yang artificial intelligence, which are integral to today’s
menjadi bagian dari kebutuhan bisnis di masa kini. business needs.
Perseroan menyediakan program pengembangan The Company provides an employee competency
kompetensi karyawan yang terdiri dari tiga bidang development programme comprising three main
utama, yaitu: areas, namely:
No. Area
1. General Skill Untuk membekali karyawan dengan keterampilan untuk menavigasi kondisi umum
yang bergejolak dan tidak pasti, dengan mengikuti Standar Kepemimpinan Unilever.
To equip employees with the skills to navigate volatile and uncertain conditions, in
line with Unilever’s Leadership Standards.
2. Functional Skill Untuk membekali karyawan dengan keterampilan yang diperlukan agar dapat
melakukan pekerjaan mereka secara lebih efektif dan berdampak.
To equip employees with the skills needed to perform their roles more effectively
and make a greater impact.
3. Leadership Development Untuk menyediakan program pembelajaran khusus bagi karyawan di posisi
kepemimpinan senior dan program pemimpin masa depan.
To provide specialised learning programmes for employees in senior leadership
roles and future leaders.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 125
Page 128
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT
Jumlah pengguna dan konten pelatihan baik online The number of users and the volume of training
maupun offline sepanjang tahun 2025 adalah content—both online and offline—throughout 2025
sebagai berikut: are as follows:
Indikator Pelatihan 2025 2024 2023
Training Indicators
Jumlah Pengguna yang Mengakses
Total Users Accessing 1,689 1,763 1,698
Jumlah Konten yang Diselesaikan
Total Contents Completed 24,508 24,613 23,786
Pengguna dengan Kemampuan Baru yang Bertambah
Upskilled Users 35.6% 32.0% 26.1%
Tipe Pelatihan Area Tujuan Target Partisipan Partisipan
Type of Training Purpose Target Participants Participants
General Skill Kepemimpinan Untuk memberikan karyawan Seluruh Karyawan 2,138
Leadership keterampilan untuk menavigasi All employees
kondisi kerja yang bergejolak dan
Komunikasi tidak pasti ini mengikuti Standar
Communication Kepemimpinan Unilever
To equip employees with the skills
Kecerdasan Bisnis Secara to navigate these turbulent and
Umum uncertain working conditions in line
General Business Intelligence with Unilever’s Leadership Standards
Skill Interpersonal
Interpersonal Skills
Marketing Pemasaran: Untuk meningkatkan keterampilan Karyawan 36
Foundation, - Pemasaran Strategis garis depan perusahaan dengan Tertentu
Enabling & Pertumbuhan Merek lisensi baru untuk beroperasi Specific
Creative - Konsumen & Komunikasi mengikuti standar global Employees
Excellence To enhance the company’s frontline
- Media digital, dan Keuangan
untuk Pemasaran capabilities with a new licence
- Pengalaman Merek to operate in accordance with
yang Kreatif global standards
Marketing:
- Strategic Marketing
& Brand Growth
- Consumers &
Communication
- Digital Media and
Marketing Finance
- Creative Brand Experiences
126 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 129
Tipe Pelatihan Area Tujuan Target Partisipan Partisipan
Type of Training Purpose Target Participants Participants
Manufacturing Keamanan Untuk membekali karyawan dengan Seluruh Karyawan 7,687
Safety keterampilan yang diperlukan Manufaktur
untuk melakukan pekerjaan mereka All Manufacturing
Operasional dan Peningkatan secara lebih efektif, mematuhi Employees
Operational and Improvement peraturan lokal dan regulasi
operasi global dengan masih
Sertifikasi mengutamakan keselamatan
Certifications To equip employees with the skills
they need to carry out their work
Pelatihan Kepatutan more effectively, comply with
Compliance Training local rules and global operational
regulations, whilst prioritising safety
Pelatihan dan Pengembangan Training and Competency
Kompetensi Dewan Komisaris, Direksi, Development for the Board of
Komite-komite, dan Organ Pendukung Commissioners, the Board of Directors,
Committees and Supporting Bodies
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Nama Training/Speaking Engagement Tanggal Penyelenggara Tempat
Name Date Organiser Venue
Sanjiv The Art of Building and Leading Agustus 2025 PWC India Virtual
Mehta August 2025
Alissa Partnership to Co-Create a Future Februari – Maret 2025 Next Generation Tokyo
Wahid with Next Generation February – March 2025
Training of Facilitators: Pengelolaan Sampah Juni 2025 LPBI NU Indonesia Jakarta
Berbasis Spiritual Ekologi June 2025
Training of Facilitators: Ecological Spirituality-
Based Waste Management
Fauzi Banking Risk Management Workshop November 2025 LPPI Jakarta
Ichsan Qualification 4
Banking Risk Management Workshop Desember 2025
Certification Qualification 4 December 2025
Alexander Leadership Speaker Series: Venture 3 Februari 2025 Ares Management Course
Steven Capital and AI & Innovation (Inactive) 3 February 2025 Offering
Rusli
2025 Ares Global Compliance 7 Februari 2025 Digital
and Ethics Training 7 February 2025 Course
2025 Annual Preventing Workplace 27 Juni 2025
Harassment Training (Global) 27 June 2025
Financial Crimes Prevention (APAC) 14 September 2025
Insider Trading and 15 Oktober 2025
Information Management 15 October 2025
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 127
Page 130
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT
Direksi Board of Directors
Nama Training/Speaking Engagement Tanggal Penyelenggara Tempat
Name Date Organiser Venue
Benjie Yap Inspiring Unileader Goes to Yogyakarta 17 Oktober 2025 Unilever Offline
– Semarang 17 October 2025
Neeraj Lal Mandiri Investment Forum 13 Februari 2025 Mandiri Sekuritas Jakarta
13 February 2025
JP Morgan Conference 3 September 2025 JP Morgan Online
Board Workshop with Nick Pope 16-17 Januari 2025 Unilever 25hours
16-17 January 2025 Hotel, Jakarta
BOD and GM Indonesia Media Training 27 Mei 2025 Unilever Unilever
27 May 2025 Office
Executive Transition Lab 16 September 2025 Deloitte UK
Finance Career Learning Week 2025 17 November 2025 Unilever Unilever
Office
Board Workshop with Sudhansu 1-2 Desember 2025 Unilever Wisma
1-2 December 2025 Habibie &
Langham
Hotel
Alejandro Dare to Lead April – Juli 2025 Better Up Online
Meinardo April – July 2025
Santos
Concha
Hendri Inspiring Unileader Goes to Yogyakarta 17 Oktober 2025 Unilever Offline
Widiarta – Semarang 17 October 2025
Board Workshop with Sudhansu 1-2 Desember 2025 Unilever Wisma
1-2 December 2025 Habibie &
Langham
Hotel
Nurdiana The Indonesia Zero Emission Heavy-Duty 27 Mei 2025 WRI (World The Westin,
Darus Vehicle Summit – Road to the International 27 May 2025 Resources Institute) Jakarta
Conference on Infrastructure (ICI) 2025 Indonesia and
the Coordinating
Ministry for
Infrastructure
and Regional
Development
Enny Top Women Talks: Perempuan Berdampak 7 Maret 2025 CNBC Indonesia Offline
Hartati Top Women Talks: Women Who Make 7 March 2025
A Difference
Vandana Media Training 20 Mei 2025 Unilever PLC Online
Suri 20 May 2025
Dare to Lead Juli 2025 Unilever Offline
July 2025
Willy Indonesia Summit 2025 27-28 Agustus 2025 IDN Times Offline
Saelan (Unlocking Job Opportunities) 27-28 August 2025
128 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 131
Komite Audit Audit Committee
Nama Training/Speaking Engagement Tanggal Penyelenggara Tempat
Name Date Organiser Venue
Nita Standar Audit (SA) 315 (Revisi): Pengidentifikasian 28 Mei 2025 IAPI Webinar
Skolastika dan penilaian risiko kesalahan penyajian material 28 May 2025
Ruslim Auditing Standard (AS) 315 (Revised): Identification
and assessment of the risk of material misstatement
Update PSAK terkini dalam penyusunan 11 Juni 2025
laporan keuangan 11 June 2025
Latest updates to PSAK in the preparation
of financial statements
Penerapan SAK entitas privat dalam penyusunan 2 Juli 2025
laporan keuangan perusahaan 2 July 2025
Application of SAK for private entities in the
preparation of company financial statements
Mendalami perubahan iklim dan pasar karbon: 9 Juli 2025
regulasi, insentif dan strategi pajak karbon di Indonesia 9 July 2025
Exploring climate change and the carbon market:
regulations, incentives and carbon tax strategies
in Indonesia
Implementasi PSAK 115 & 116: Tantangan penerapan 4 Agustus 2025
dan implikasi ke laporan keuangan 4 August 2025
Implementation of PSAK 115 & 116: Implementation
challenges and implications for financial statements
Aria Farah IASB Update 5 Februari 2025 Ikatan Akuntan Jakarta
Mita 5 February 2025 Indonesia
Roundtable Discussion "IAS 38 Intangible Asset"
Institute of
Indonesia
Chartered
Accountants
Accounting and Accountability 25-27 Juni 2025 University of Essex Bali
in Emerging Economies 25-27 June 2025
PSAK 118 2 Juli 2025 Ikatan Akuntan Jakarta
2 July 2025 Indonesia
Institute of
International Seminar IAI 68th Anniversary: 3-4 Desember Indonesia
Indonesian Accountants: Resilient, Sustainable, 2025 Chartered
and Future Ready 3-4 December Accountants
2025
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 129
Page 132
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Nama Training/Speaking Engagement Tanggal Penyelenggara Tempat
Name Date Organiser Venue
Sanjiv The Art of Building and Leading Agustus 2025 PWC India Virtual
Mehta August 2025
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Nama Training/Speaking Engagement Tanggal Penyelenggara Tempat
Name Date Organiser Venue
Padwestiana IICD Corporate Governance Conference 15 September 2025 IICD Offline
Kristanti and Award 2025
Pendalaman POJK 29 Tahun 2023 15 Mei 2025 ICSA Online
– Pembelian Kembali Saham 15 May 2025
An In-Depth Look at POJK 29 of 2023
– Share Buybacks
IDE Katadata 2025: Katadata Indonesia 19 Februari 2025 Katadata Indonesia Offline
Middle Class Insights (Speaker) 19 February 2025
Mandiri Investment Forum 13 Februari 2025 Mandiri Sekuritas Jakarta
13 February 2025
JP Morgan Conference 3 September 2025 JP Morgan Online
Unit Audit Internal Internal Audit Unit
Nama Training/Speaking Tanggal Penyelenggara Tempat
Name Engagement Date Organiser Venue
Jessy Training for Certified 30 September 2024 – 30 April 2026 GLEIM for CIA Review Online
Andries Internal Audit (CIA)
Habibie Leading at Unilever: 3 November 2025 dan Desember 2025 Mind Gym Jakarta
Fikrie Akbar Leading Self and Others 3 November 2025 and December 2025
Penjelasan lebih lanjut mengenai pengelolaan SDM Further details regarding the Company’s human
Perseroan terdapat pada Laporan Keberlanjutan resources management can be found in Unilever
Unilever Indonesia dalam buku terpisah. Indonesia’s Sustainability Report, published as a
separate booklet.
130 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 133
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
Penerapan Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Implementing the Occupational Health and Safety
Kerja (K3) di seluruh area operasional adalah salah (OHS) policy across all operational areas is one of the
satu prioritas utama Perseroan dalam melindungi Company’s key priorities in protecting employees
karyawan dan menciptakan lingkungan kerja and maintaining a healthy, safe workplace. OHS
yang sehat dan aman. Implementasi K3 mencakup implementation includes the provision of safe
penyediaan fasilitas kerja yang aman, pelaksanaan working facilities, the delivery of safety training, and
pelatihan keselamatan, serta penerapan langkah- the proactive application of risk prevention measures.
langkah pencegahan risiko secara proaktif.
Perseroan juga mendorong pelaporan atas potensi The Company also encourages the reporting of
ketidaksesuaian yang dapat menimbulkan insiden, potential non-conformities that could lead to
serta melakukan investigasi secara menyeluruh incidents, and conducts thorough investigations
terhadap setiap kejadian sebagai bagian dari upaya of every occurrence as part of its continuous
perbaikan berkelanjutan. improvement efforts.
Komitmen Perseroan terhadap pelaksanaan K3 The Company’s commitment to OHS implementation
sejalan dengan target Vision Zero atau zero accident aligns with its Vision Zero target—zero accidents in
di tempat kerja, yang didukung oleh berbagai the workplace, supported by various programmes
program di bawah pengawasan Komite Safety, under the oversight of the Safety, Health &
Health & Environment Committee (CSHEC). Environment Committee (CSHEC).
Dalam penerapan kebijakan K3, Perseroan In applying its OHS policy, the Company
senantiasa memastikan pemenuhan standar K3 pada consistently ensures compliance with OHS
seluruh fasilitas dan kegiatan operasional. Sistem standards across all facilities and operational
Manajemen K3 (SMK3) yang diterapkan di kantor activities. The Occupational Health and Safety
pusat serta fasilitas produksi di Cikarang dan Rungkut Management System (OHSMS) implemented at
telah diselaraskan dengan ketentuan peraturan the Head Office and the manufacturing facilities
perundang-undangan serta standar internasional, in Cikarang and Rungkut has been aligned
termasuk OHSAS 18001 dan ISO 45001. with prevailing laws and regulations as well as
international standards, including OHSAS 18001 and
ISO 45001.
1 Kecelakaan
Accident 0 Kecelakaan
Accident 0.29 0.45
yang menyebabkan yang mengakibatkan TRFR* karyawan TRFR* kontraktor
hilangnya waktu kerja kematian (fatality) employee TRFR contractor TRFR
resulting in time loss resulting in fatalities
* Total Recordable Frequency Rate atau total tingkat insiden untuk * Total Recordable Frequency Rate or total incident level for work
kecelakaan kerja accidents
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 131
Page 134
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT 132 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 135
Menjaga Kesehatan Mental Safeguarding Employees’ Mental
dan Fisik Karyawan and Physical Wellbeing
Unilever Indonesia melihat kesehatan mental dan Unilever Indonesia views mental and physical
fisik (wellbeing) sebagai salah satu faktor penting wellbeing as a key factor in sustaining employee
dalam menjaga keberlangsungan kinerja dan performance and quality of work. The Company
kualitas kerja karyawan. Perseroan mengukur assesses employee wellbeing across four aspects:
tingkat wellbeing karyawan melalui empat aspek, emotional awareness, sound mental condition,
yaitu kesadaran tingkat emosional, kondisi maintaining physical activity, and a strong sense of
mental yang terjaga, karyawan tetap aktif secara purpose in leadership.
fisik, dan memiliki tujuan mulia (purpose) dalam
hal kepemimpinan.
Penilaian wellbeing karyawan dilakukan secara Employee wellbeing is assessed in a structured
terstruktur melalui line manager dengan mengacu manner through line managers, with reference to
pada penerapan Standar Perilaku sebagai the application of the Standards of Behaviour as
indikator karyawan dalam melakukan refleksi indicators to support employees in self-reflection,
diri, pengendalian emosi, serta kesadaran untuk emotional regulation, and awareness in helping
membantu orang lain menjadi versi terbaik dirinya. others become the best version of themselves.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 133
Page 136
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan In line with these efforts, the Company supports mendukung kesehatan fisik karyawan melalui employees’ physical health by providing sports penyediaan fasilitas dan aktivitas olahraga seperti facilities and activities, including a gym equipped gym yang dilengkapi dengan pelatih. Perseroan juga with trainers. The Company also facilitates a memfasilitasi berbagai komunitas cabang olah raga range of sports communities, including running, antara lain lari, basket, sepeda, hingga perkumpulan basketball, and cycling, as well as hobby groups hobi yang dapat diikuti oleh karyawan sesuai minat that employees can join based on their interests dan bakatnya. and talents. Unilever Indonesia juga menyediakan tenaga medis Unilever Indonesia also provides professional profesional di kantor pusat dan seluruh fasilitas medical personnel at the Head Office and across operasional, dengan adanya Departemen Medical all operational sites through a dedicated Medical Occupational Health (MOH) khusus yang dipimpin Occupational Health (MOH) Department led by a oleh seorang dokter. Seluruh pabrik Perseroan physician. All of the Company’s factories are also juga telah dilengkapi dengan klinik kesehatan yang equipped with fully operational health clinics, beroperasi penuh dengan tenaga paramedis yang supported by paramedics available across every tersedia di setiap shift kerja. work shift. Selain penyediaan fasilitas, Perseroan menerapkan Beyond facilities, the Company implements kebijakan pengaturan kerja yang fleksibel, termasuk flexible working arrangements, including a work- kebijakan bekerja dari rumah (work from home) from-home policy for several days each week, selama beberapa hari dalam seminggu, guna to support work–life balance. mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work life balance). Layanan Konseling 24 Jam 24 Hour Counselling Services Untuk mendukung kesehatan mental, Perseroan menyediakan Employee Assistance Program (EAP), layanan konseling profesional bebas pulsa 24 jam yang dirancang sebagai sarana pendampingan bagi karyawan dalam mengelola tekanan kerja, kesehatan mental, hingga hubungan personal. Fasilitas ini juga dapat memberi masukan bagi line manager untuk menangani karyawan yang bermasalah. To support mental wellbeing, the Company provides an Employee Assistance Programme (EAP), a 24-hour toll-free professional counselling service designed to support employees in managing work-related pressure, mental health concerns, and personal relationships. This facility can also provide input to line managers in addressing employees who may be experiencing challenges. Penjelasan lebih lanjut mengenai Kesehatan Further details regarding employee Health dan Keselamatan Kerja karyawan terdapat pada and Safety are provided in Unilever Indonesia's Laporan Keberlanjutan Unilever Indonesia dalam Sustainability Report in a separate book. buku terpisah. 134 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 137
Digitalisasi dan Keamanan Siber
Digitalisation and Cyber Security
Operasional Unilever bergantung pada sistem Unilever’s operations are reliant on robust
Teknologi Informasi (TI) yang tangguh serta Information Technology (IT) systems and the
perlindungan dan pengelolaan data yang efektif effective protection and management of data to
untuk memastikan kerahasiaan, integritas, dan ensure confidentiality, integrity and availability of
ketersediaan informasi. Lanskap risiko siber terus information. The cyber risk landscape continues to
berkembang dan tingkat kompleksitasnya semakin evolve. There is increasing complexity due to the
meningkat akibat jejak digital bisnis kami yang terus growing digital footprint of our business, including
meluas, termasuk akibat dari ketergantungan pada reliance on third parties, and the evolving cyber
pihak ketiga, serta perkembangan regulasi siber. regulatory landscape.
Pelaku ancaman kini memiliki kemampuan yang Threat actors have heightened capabilities, in part
semakin canggih, dimana sebagian menggunakan through the use of AI to automate phishing, exploit
AI untuk mengotomatisasi serangan phishing, vulnerabilities and conduct deepfake enabled
mengeksploitasi kerentanan, dan melakukan social engineering. As digital interactions with
rekayasa sosial dengan memanfaatkan deepfake. customers, suppliers and consumers increase, the
Seiring meningkatnya interaksi digital dengan need for secure and resilient IT systems becomes
pelanggan, pemasok, dan konsumen, kebutuhan critical in ensuring data privacy.
akan sistem TI yang aman dan tangguh menjadi
krusial dalam memastikan privasi data.
Kami pun pernah menjadi sasaran serangan siber While we have been subject to cyber-attacks in
di masa lalu, meskipun hal itu tidak mengakibatkan the past, none have resulted in a material impact.
dampak material. Namun, kami menyadari However, we recognise that a significant cyber
bahwa insiden siber yang signifikan berpotensi incident has the potential to affect our core
memengaruhi operasi inti kami, termasuk operations, including sales, supply chain and cash
penjualan, rantai pasokan, dan arus kas, serta dapat flow, as well as impact financial performance,
berdampak pada kinerja keuangan, reputasi, dan reputation and regulatory compliance.
kepatuhan regulasi.
Pengelolaan Risiko TI IT and Cyber Security
dan Keamanan Siber Risk Management
Pengelolaan TI dan keamanan siber Unilever Unilever coordinates its IT and cyber security
dikelola terpusat secara global. Kami mengelola management through globally centralised IT security
risiko melalui strategi berlapis yang selaras dengan operations. We manage the risk through a multi-
Kerangka Kerja Keamanan Siber NIST, dengan layered strategy aligned to the NIST Cyber Security
kemampuan yang telah ditetapkan di seluruh Framework, with established capabilities across
fungsi Govern, Identify, Protect, Detect, Respond, the Govern, Identify, Protect, Detect, Respond and
dan Recover. Recover functions.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 135
Page 138
PENUNJANG BISNIS BUSINESS SUPPORT 136 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 139
Dalam fungsi Govern, Kerangka Kerja Manajemen In Govern, our Cyber Security Risk Management
Risiko Keamanan Siber kami terintegrasi ke dalam Framework is integrated into our broader enterprise
proses risiko perusahaan yang lebih luas, termasuk risk processes, with the Audit Committee providing
dengan Komite Audit yang memberikan pengawasan specific oversight of the risk.
khusus terhadap risiko tersebut.
Kami menerapkan serangkaian kebijakan dan We maintain a global set of cyber security policies
standar keamanan siber global yang berlaku bagi and standards, applicable to employees, contractors
karyawan, kontraktor, dan pihak ketiga, serta tunduk and third parties, and subject to periodic review and
pada tinjauan dan pembaruan berkala. Tim Jaminan updates. Our internal Cyber Security Assurance team,
Keamanan Siber internal kami yang didukung oleh complemented by external experts, conducts risk-
pakar eksternal, melakukan penilaian berbasis based assessments, including for critical third parties,
risiko, termasuk untuk pihak ketiga yang rentan, with output used to drive continuous improvement.
yang hasilnya akan digunakan untuk mendorong
perbaikan berkelanjutan.
Pimpinan senior terlibat secara aktif melalui Senior leadership is actively engaged through the
Dewan Perlindungan Informasi, yang mengawasi Information Protection Council, which oversees
prioritas dan tata kelola risiko siber dan privasi. prioritisation and governance of cyber and privacy
Fungsi Identifikasi dan Perlindungan akan risks. The Identify and Protect functions operate
mengoperasikan tumpukan teknologi modern a modernised technology stack that enhances
yang dapat meningkatkan visibilitas perusahaan, enterprise visibility, and addresses threats and
serta menangani ancaman dan kerentanan untuk vulnerabilities to protect our business operations.
melindungi operasi bisnis kami.
Fungsi Deteksi dan Tanggapan kami bertugas Our Detect and Respond functions operate a
mengoperasikan rencana tanggapan insiden yang structured and rehearsed incident response plan to
terstruktur dan telah diuji coba untuk memastikan ensure rapid detection and containment in the event
deteksi dan penanggulangan cepat jika terjadi of a cyber incident. Our Recover function conducts
insiden siber. Sementara fungsi Pemulihan kami resilience planning and recovery testing. These
melakukan perencanaan ketahanan dan pengujian measures are designed to reduce the likelihood of
pemulihan. Langkah-langkah ini dirancang untuk a cyber event having a material impact, although no
mengurangi dampak insiden siber yang material, system can eliminate risk entirely.
meskipun tidak ada sistem yang dapat sepenuhnya
menghilangkan risiko.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 137
Page 140
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
139 Tinjauan Operasional 182 Customer 199 Tinjauan Keuangan
Operational Review Development Financial Review
139 Home & Personal Care 186 Rantai Pasok
Supply Chain
162 Foods & Refreshment
192 Customer Operations
176 Unilever Food Solutions
(UFS) Indonesia
138 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 141
Tinjauan Operasional
Operational Review
Home & Personal Care
Rp 23.4 triliun
trillion
Penjualan Bersih
Net Sales
Rp 11.2 triliun
trillion
Laba Bruto
Gross Profit
73.1%
Kontribusi terhadap
Pendapatan Perseroan
Contribution to the Company’s
Total Revenue
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 139
Page 142
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Homecare Akselerasi Pemulihan Kinerja melalui Accelerating Turnaround through Keunggulan Produk, Pemasaran Superiority, Social-First Marketing Social-First, dan Eksekusi yang Disiplin and Disciplined Execution Kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 2025 In 2025, Indonesia’s macroeconomic environment secara umum tetap positif, dengan pertumbuhan PDB remained broadly supportive, with GDP growth of sekitar 5% dan inflasi yang terjaga di kisaran 2–3%. around 5% and inflation contained within the 2–3% Hal ini membantu menjaga tingkat konsumsi domestik, range, helping to sustain domestic consumption meski terdapat penurunan kepercayaan konsumen despite occasional late-year softness in consumer yang biasa terjadi menjelang akhir tahun. Di tengah confidence. Against this backdrop, the Home Care kondisi tersebut, pasar Home Care terus bertumbuh, market continued to expand, supported by a 4% dengan pertumbuhan volume hingga 4%. Performa ini volume growth as consumers increasingly sought didorong oleh minat konsumen untuk mencari solusi affordable solutions that still delivered visible yang terjangkau, namun tetap memberikan kinerja performance and sensorial benefits. yang nyata dan memberikan manfaat sensorial. Momentum kategori terutama didorong oleh Category momentum was led by structural shifts in perubahan struktural pada format produk dan klaim formats and claims. Liquid detergents continued to manfaat. Deterjen cair terus mencatat pertumbuhan grow strongly, while demand also rose for dishwash yang kuat. Permintaan juga meningkat untuk sabun liquids, floor cleaners, big packs and emerging “safe cuci piring cair, pembersih lantai, serta produk dengan & gentle” propositions. At the same time, fragrance kemasan ekonomis berukuran besar dan proposisi and sensorial claims became increasingly influential, “safe & gentle” yang kian berkembang. Pada saat yang representing over 40% of Home Care consumption, sama, klaim wangi dan pengalaman sensorial semakin amplified by social media and creator-led education. memengaruhi minat konsumen, dengan lebih dari 40% konsumsi Home Care. Fenomena ini didorong oleh media sosial dan edukasi dari para kreator. Meski demikian, tahun 2025 juga diwarnai However, 2025 also saw intensifying competitive tekanan kompetitif yang kian intens, terutama pressure, particularly from lower-priced players using dari pelaku industri dengan harga ekonomis, aggressive promotions and higher deal volumes that yang mengandalkan promosi agresif dan volume contributed to category devaluation and placing penawaran (deal) yang lebih tinggi. Dinamika ini additional pressure on market share and penetration mendorong terjadinya devaluasi kategori, serta across incumbent brands. menambah tekanan terhadap pangsa pasar dan penetrasi di berbagai merek incumbent. Kinerja 2025 Performance in 2025 Melanjutkan komitmen yang telah ditegaskan Building on the commitment made in 2024 to make pada 2024 untuk menjadikan 2025 sebagai tahun 2025 a turnaround year, Home Care delivered a pemulihan kinerja, pada tahun ini bisnis Home Care strong return to growth, with volume as the primary berhasil mencatat pertumbuhan yang kuat, dengan growth driver. kenaikan volume sebagai pendorong utama. Home Care juga berhasil menstabilkan tren The business stabilised the long-term share penurunan pangsa jangka panjang pada merek- decline in core brands, supported by stronger merek inti, ditopang oleh proposisi yang semakin proposition clarity, stepped-up innovation and jelas, akselerasi inovasi, serta eksekusi harga yang more competitive price execution. Surface Cleaners lebih kompetitif. Kategori pembersih permukaan continued to perform well, with Wipol consistently 140 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 143
(Surface Cleaners) terus menunjukkan kinerja gaining share, while Molto returned to a healthier
yang solid, dengan Wipol yang secara konsisten growth trajectory.
meningkatkan pangsa pasar, dan Molto yang kembali
pada jalur pertumbuhan yang lebih sehat.
Inovasi dan Keunggulan Innovation and Superiority
sebagai Strategi Utama at the Core
Pada tahun 2025, Home Care mempercepat In 2025, Home Care accelerated innovation to
proses inovasi untuk menjawab kebutuhan utama address key consumer tensions through balancing
konsumen, dengan menyeimbangkan efektivitas, efficacy, sensorial delight and emerging demand
pengalaman sensorial yang menyenangkan, serta for “safe & gentle” solutions. Notable launches
meningkatnya kebutuhan akan solusi “safe & gentle”. and renovations included Sunlight BioCare
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 141
Page 144
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Peluncuran dan pembaruan (renovation) yang Nature, which captured “safe & gentle” demand menonjol mencakup Sunlight BioCare Nature, yang and reached 8% penetration, Molto’s expansion berhasil menangkap permintaan “safe & gentle” into the luxury perfume segment to meet the dan mencapai penetrasi hingga 8%, ekspansi Molto growing appetite for premium fragrance, and the ke segmen parfum mewah untuk menjawab selera renovation of Sunlight Core featuring Rhamno konsumen yang kian mengarah pada wewangian formulation, validated for superior performance. premium, serta pembaruan Sunlight Core Rinso also strengthened its core proposition through dengan formulasi Rhamno, yang telah tervalidasi increased perfume investment. memberikan kinerja yang lebih unggul. Rinso juga memperkuat proposisi inti melalui peningkatan investasi pada aspek parfum. Inovasi-inovasi ini divalidasi melalui proses R&D These innovations were validated through robust dan penilaian laboratorium yang ketat, dengan R&D and laboratory assessment, with consumer uji konsumen sebagai tahap akhir sebelum testing as the final gate before scale-up that dipasarkan secara luas. Hal ini dilakukan untuk ensured performance superiority was both real and memastikan keunggulan performa yang nyata, repeatable in daily usage. dan dapat dirasakan secara konsisten dalam penggunaan sehari-hari. Dua inovasi merek yang paling menonjol adalah Two of the most visible brand moments peluncuran Sunlight baru dengan Rhamno were the launch of the new Sunlight with Technology yang diperkuat melalui kampanye Rhamno Technology, amplified through the Sunlight x Whoosh, serta Rinso terbaru yang Sunlight x Whoosh campaign, and the rollout meluncurkan pembaruan dengan keunggulan of new Rinso variants with refreshed perfume parfum. Keduanya dirancang untuk memperkuat credentials which were both designed to daya ingat terhadap merek, sekaligus mengonversi strengthen brand memorability while converting keunggulan produk menjadi trial and repeat. superiority into trial and repeat. Pemasaran Social-First Social-First Marketing dan Akselerasi Commerce and Commerce Acceleration Agar dapat unggul dalam lanskap media dan ritel To win in a more fragmented media and retail yang semakin terfragmentasi, Home Care melakukan landscape, Home Care fully shifted towards a digital- pergeseran total menuju pendekatan pemasaran first, social-first marketing approach. A dedicated digital-first dan social-first. Perseroan membentuk social-first “command centre” was established to “command centre” social-first khusus untuk listen to trends, translate insights into rapid creative menangkap tren, menerjemahkan insight menjadi development, and execute content across brand pengembangan materi kreatif secara cepat, serta communications, influencer partnerships and mengeksekusi konten melalui komunikasi merek, affiliate marketing that supported both equity kemitraan dengan influencer, dan affiliate marketing building and eCommerce conversion. We have also yang mendukung penguatan ekuitas merek sekaligus enhanced social media capabilities through the use konversi eCommerce. Kapabilitas media sosial of newer AI-enabled tools, allowing faster content juga ditingkatkan melalui pemanfaatan berbagai development at scale and more iterative testing to alat terbaru berbasis AI, sehingga pengembangan improve effectiveness. konten dalam skala besar dapat dilakukan dengan lebih cepat, serta memiliki pengujian yang lebih tepat untuk meningkatkan efektivitas. 142 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 145
Fokus utama Sunlight pada 2025 adalah membangun A key focus for Sunlight in 2025 was to build
relevansi dan advokasi melalui komunitas digital relevance and advocacy through targeted digital
yang lebih terarah. Tim mengidentifikasi komunitas communities. The team identified sizable online
online yang besar dan mencerminkan konsumen communities that closely represent Sunlight’s core
inti Sunlight, yang dapat membuat pesan, konten, target consumers to ensure messaging, content and
dan penargetan media tersampaikan dengan media targeting could be delivered with far greater
presisi yang jauh lebih tinggi, terlepas dari apakah precision, whether consumers ultimately purchased
konsumen pada akhirnya berbelanja secara online online or offline.
maupun offline.
Lebih dari sekadar memperluas jangkauan, Beyond reach, the ambition was to strengthen
Home Care senantiasa memperkuat loyalitas pada “brand love” by nurturing communities that actively
brand (“brand love”) dengan menjaga komunitas advocate for the brand. Early in the year, Sunlight
yang secara aktif menjadi pendukung merek. partnered with social communities to create
Pada awal tahun, Sunlight berkolaborasi dengan positive advocacy-led content, helping to reinforce
komunitas sosial untuk menghasilkan konten positif superiority messaging in a way that felt more organic
berbasis advokasi, yang membantu memperkuat and trusted within these spaces.
pesan keunggulan produk dengan cara yang lebih
organik dan lebih dipercaya oleh komunitas tersebut.
Pendekatan pembangunan komunitas ini kemudian This community-building approach was later
dilengkapi dengan aktivasi on-ground berskala complemented by a larger-scale on-ground
lebih besar bersama para ibu, yang dirancang untuk activation with mums, designed to deepen
memperdalam koneksi emosional dan memperkuat emotional connection and strengthen brand
ketertarikan merek para audiens prioritas. Untuk affinity with priority audiences. To amplify
meningkatkan kredibilitas pada konten edukatif, credibility in education-driven content, Home Care
Home Care juga memanfaatkan Cleanipedia also leveraged Cleanipedia Indonesia as an
Indonesia sebagai platform publikasi kebersihan independent cleaning publisher platform to
yang independen, guna mendorong komunikasi boost more authentic communication and help
yang lebih autentik serta memperkuat narasi reinforce consistent, accurate brand narratives
merek yang konsisten dan akurat dalam skala yang at scale.
lebih luas.
Secara paralel, pendekatan komunitas Sunlight In parallel, Sunlight’s community approach was
ini juga berhubungan dengan perubahan yang linked more directly to conversion: mid-year,
dilakukan Home Care pada pertengahan tahun, yaitu Home Care strengthened its affiliate marketing
untuk memperkuat kapabilitas affiliate marketing capability by building partnerships with affiliate
dengan membangun kemitraan bersama kreator creators to help drive online sales, and continued to
afiliasi untuk mendorong penjualan online, serta refine social commerce execution based on what
terus menyempurnakan eksekusi social commerce worked best in-market.
berdasarkan strategi yang paling efektif di pasar.
Home Care juga semakin memperkuat ekosistem Home Care further strengthened its creator
kreator dengan melibatkan komunitas yang selaras ecosystem by engaging targeted communities
dengan momen penggunaan utama (mulai dari aligned to key usage occasions (from laundry
perawatan pakaian hingga kebersihan rumah), serta care to home hygiene), and by building advocacy
membangun advokasi melalui kemitraan jangka through longer-term partnerships across
panjang di berbagai tingkatan influencer. influencer tiers.
Dari sisi commerce, Home Care membangun In commerce, Home Care built new internal
kapabilitas internal baru untuk affiliate marketing. capabilities for affiliate marketing. While the initial
Kami melakukan penyesuaian strategi setelah focus was on short-form affiliate video content,
menyadari bahwa live streaming afiliasi merupakan we soon discovered that affiliate livestreaming
pendekatan yang lebih sesuai bagi Home Care, was a more suitable approach and subsequently
dibandingkan fokus awal sebelumnya pada konten adjusted our strategy.
video afiliasi berdurasi pendek.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 143
Page 146
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Menjaga Kepercayaan melalui Mutu, Protecting Trust through Quality, Keamanan, dan Kepatuhan Safety and Compliance Menjaga kepercayaan konsumen tetap menjadi Maintaining consumer trust remained a top prioritas utama kami. Seiring berkembangnya isu priority. As global conversations around product global mengenai keamanan produk, rangkaian safety evolved, the Dishwash range adopted Dishwash kami kini mengadopsi pengawet yang a preservative that is even more universally lebih diakui dan lebih disukai secara universal. Hal recognized and preferred, reinforcing our ini semakin menegaskan komitmen kami terhadap commitment to quality, safety and meeting the kualitas, keamanan, dan pemenuhan ekspektasi expectations of today’s consumers. konsumen masa kini. Home Care juga terus memperkuat kesiapan Home Care also continued to strengthen regulatory regulasi serta memastikan pilihan formulasi yang readiness and future-proof formulation choices, tetap relevan di masa depan (future-proof), melalui through monitoring regulatory updates, including pemantauan pembaruan regulasi. Peraturan the issuance of PMK Regulation No. 11/2025, which tersebut termasuk Peraturan PMK No. 11/2025 yang incorporates several industry advocacy points mencakup sejumlah poin advokasi industri terkait relevant to testing validity, technical responsibility validitas pengujian, persyaratan tanggung jawab requirements, and sell-through provisions for teknis, serta ketentuan sell-through untuk stok lama legacy stock. (legacy stock). Keberlanjutan dan Sustainability and Community Impact Dampak bagi Masyarakat Home Care terus berkomitmen untuk Home Care is committed to integrate sustainability mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam into product design and operations. In packaging, desain produk dan operasional. Pada aspek Sunlight implemented lightweighting in 2025, kemasan, Sunlight menerapkan kebijakan kemasan reducing bottle weight from 38g to 32g, an yang lebih ringan (lightweighting) pada 2025, approximately 16% reduction per bottle, across 144 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 147
dengan menurunkan berat botol dari 38g menjadi targeted high-volume SKUs as a foundation for
32g, atau berkurang sekitar 16% per botol, pada further scale-up of lightweighting, PCR and
beberapa target SKU dengan volume tinggi. Inisiatif recyclable formats in future waves.
ini menjadi fondasi untuk perluasan lightweighting
berikutnya, serta adopsi PCR (post-consumer
recycled) dan format yang dapat didaur ulang untuk
implementasi selanjutnya.
Dari sisi manufaktur, inisiatif yang dijalankan In manufacturing, initiatives included waste-to-
mencakup konversi limbah menjadi biomassa biomass conversion, modular boiler upgrades,
(waste-to-biomass), peningkatan boiler modular, reduced spray-drying tower runtime through
pengurangan waktu operasi menara spray-drying silo buffering which contributed to 40% energy
melalui silo buffering yang berkontribusi pada reduction, solar panel utilisation, steam rejuvenation
penurunan energi hingga 40%, pemanfaatan panel through condensate reuse, replacement of
surya, peremajaan uap melalui pemanfaatan R22 chillers with zero-ODP alternatives, and CIP
kembali kondensat, penggantian chiller R22 dengan return to reduce water consumption.
alternatif tanpa ODP (zero-ODP), serta penerapan
CIP return untuk menurunkan konsumsi air.
Program dampak sosial juga terus diperluas. Social impact programmes also continued to scale.
Melalui Gerakan Masjid Bersih dari Wipol yang Through Wipol’s Gerakan Masjid Bersih, delivered
dilaksanakan bersama Dewan Masjid Indonesia, with Dewan Masjid Indonesia, Home Care expanded
Home Care memperluas distribusi paket kebersihan the distribution of cleaning packages to more
ke lebih dari 50.000 masjid di seluruh Indonesia, than 50,000 mosques nationwide that supported
guna mendukung edukasi kebersihan dan hygiene education and improved sanitation in
meningkatkan sanitasi di ruang-ruang yang menjadi spaces central to Indonesian communities.
pusat aktivitas komunitas di Indonesia.
Penghargaan dan Pencapaian 2025 Awards and Recognition in 2025
Pencapaian Home Care di sepanjang tahun 2025 Home Care’s progress in 2025 was reinforced by
diperkuat oleh berbagai pengakuan eksternal atas external recognition for brand building and execution
keberhasilan penguatan merek dan keunggulan excellence, including:
eksekusi, antara lain:
New Sunlight Rhamno x Whoosh — momen New Sunlight Rhamno x Whoosh — a notable
kolaborasi yang menonjol, yang meningkatkan partnership moment that strengthened campaign
visibilitas kampanye serta relevansi budaya. visibility and cultural relevance.
Enam penghargaan dari MMA Global (Indonesia Six awards from MMA Global (Indonesia
dan APAC) — sebagai pengakuan atas efektivitas and APAC) — recognising strong marketing
pemasaran dan kreativitas yang kuat di effectiveness and creativity across the region.
tingkat regional.
Top Halal Brand Awards — menegaskan kembali Top Halal Brand Awards — reaffirming
kepercayaan konsumen dan kekuatan merek di consumer trust and brand strength in the halal
segmen produk rumah tangga halal. household segment.
Prospek 2026 dan Ke Depan Outlook: 2026 and Beyond
Home Care meyakini potensi pertumbuhan kategori Home Care remains confident in the category’s
ini di Indonesia dalam jangka panjang. Pasar yang long-term growth potential in Indonesia. The
saat ini bernilai sekitar €2,1 miliar, diproyeksikan market, currently valued at €2.1 billion, is forecast
mencapai €2,3 miliar pada 2030, didukung oleh to reach €2.3 billion by 2030, supported by a 2%
CAGR nilai 2% dan CAGR volume 6–8%. Pendorong value CAGR and 6–8% volume CAGR. Key growth
pertumbuhan utama diperkirakan berasal dari drivers are expected to come from the continued
perkembangan ekonomi value-mass, pertumbuhan expansion of the value-mass economy, the
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 145
Page 148
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS kota-kota sekunder, meningkatnya permintaan untuk development of secondary cities, rising demand format kemasan besar, serta munculnya format for large pack formats, and the emergence of new produk inovatif baru yang menjawab kebutuhan innovative product formats that answer evolving konsumen yang terus berevolusi. consumer needs. Dalam konteks tersebut, Perseroan melihat ruang Within this, the business sees significant headroom pertumbuhan yang signifikan pada segmen dan in priority segments and usage occasions that momen penggunaan utama, termasuk untuk include liquid detergent, dishwash liquid, floor deterjen cair, sabun cuci piring cair, pembersih cleaners, big packs, and the fast-growing “safe lantai, kemasan besar, serta segmen “safe & & gentle” space, while fragrance and sensorial gentle” yang tumbuh pesat. Sementara itu, klaim claims continue to shape consumer choice, now wangi dan sensorial yang kini menyumbang 40% accounting for over 40% of Home Care consumption. konsumsi Home Care, akan tetap membentuk preferensi konsumen. Melanjutkan pemulihan kinerja pada 2025, fokus Building on the 2025 turnaround, the focus in 2026 pada 2026 adalah mempertahankan pertumbuhan will be on sustaining growth by continuing to dengan terus menghadirkan terobosan inovasi dan bring breakthrough innovations and superior produk unggulan pada harga yang tepat. Hal ini products at the right price, while strengthening dilakukan dengan tetap memperkuat kehadiran dan presence and competitiveness in developing daya saing di area-area pertumbuhan yang sedang growth areas; particularly secondary cities, where berkembang, khususnya di kota-kota sekunder competitive intensity and promotion-led disruption dimana intensitas persaingan dan disrupsi yang remain elevated. dipicu promosi masih cukup tinggi. Secara paralel, Home Care akan terus memperkuat In parallel, Home Care will continue to advance eksekusi digital dan social-first, agar merek-merek its digital and social-first execution to keep brands kami tetap berada di benak konsumen. Upaya at the forefront of consumers’ minds, supported tersebut akan didukung oleh pengukuran efektivitas by stronger effectiveness measurement, upgraded yang lebih kuat, peningkatan kapabilitas konten AI-enabled content capabilities, expanded content berbasis AI, perluasan kemitraan konten, serta partnerships, and scaling social commerce content peningkatan skala kreasi konten social commerce creation to drive conversion and reach. untuk mendorong konversi dan jangkauan. 146 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 149
Personal Care
Menavigasi Perlambatan Pasar Navigating a Softer Market
Sembari Membangun Fondasi While Building the Foundations
Pertumbuhan Berbasis Nilai for Value-Led Growth
Pada tahun 2025, bisnis Personal Care Unilever In 2025, Unilever Indonesia’s Personal Care
Indonesia beroperasi di tengah ketidakpastian business operated amid continued economic
ekonomi yang terus berlanjut serta melemahnya uncertainty and weakening sentiment, which
sentimen konsumen, yang turut mendorong contributed to a market slowdown. Despite these
perlambatan pasar. Di tengah tekanan tersebut, pressures, we remained focused on reinforcing our
kami tetap berfokus pada penguatan posisi leadership positions across categories, sharpening
kepemimpinan di seluruh kategori, mempertajam our portfolio architecture across price tiers, and
arsitektur portofolio di berbagai tingkatan harga, building stronger digital and social capabilities to
serta membangun kapabilitas digital dan sosial stay close to evolving consumer behaviours and
yang lebih kuat agar senantiasa dekat dengan purchase journeys.
perilaku konsumen dan perjalanan belanja yang
terus berkembang.
Bisnis Personal Care tetap menjadi salah satu Personal Care business remains one of Indonesia’s
kategori paling menarik di Indonesia. Berdasarkan most attractive categories, according to [Nielsen
[Nielsen Sales, FY 2025], kategori ini bernilai sekitar Sales, FY 2025] the category valued at approximately
€1,8 miliar, dengan rincian Skin Cleansing sebesar €1.8 billion, with Skin Cleansing at €956 million, Oral
€956 juta, Oral Care €591 juta, dan Deodorants Care at €591 million, and Deodorants at €247 million.
€247 juta. Konsumsi per kapita mencapai €30, Per capita consumption reached €30, up 4.1% year-
meningkat 4,1% dibandingkan tahun sebelumnya, on-year, reflecting sustained relevance of the
mencerminkan relevansi kategori yang tetap kuat category in daily routines even amid heightened
dalam rutinitas harian, di saat konsumen semakin value-seeking behaviour.
mengutamakan value.
Disiplin Portofolio di Segmen Mass, Portfolio Discipline Across Mass,
Premium, dan Masstige Premium, and Masstige
Pasar Personal Care Indonesia terus dibentuk oleh The Indonesian Personal Care market continues to
realitas “dua kecepatan”: segmen ekonomi besar dan be shaped by a dual-speed reality: a large economy
mass yang tetap sangat kompetitif seiring tumbuhnya and mass segment that remains highly competitive,
ruang premium, dan “affordable treat ” dimana alongside a growing premium and “affordable treat”
konsumen secara selektif melakukan trade up. space where consumers selectively trade up.
Dalam situasi tersebut, kinerja kami mengalami Within this context, our performance reflected both
kemajuan namun juga tekanan. Pencapaian kami progress and pressure. Our result supported by
didukung oleh perbaikan kinerja Toothpaste dan improved performance in Toothpaste and premium
Skin Cleansing premium. Pada saat yang sama, kami Skin Cleansing. At the same time, we saw increased
juga melihat intensitas persaingan yang meningkat competitive intensity across Oral Care, Skin Cleansing,
di Oral Care, Skin Cleansing, dan Deodorants, and Deodorants, further reinforcing the importance
yang semakin menegaskan pentingnya untuk of sharpening executions.
mempertajam eksekusi di pasar.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 147
Page 150
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Mempercepat Demand Generation Accelerating Digital-First and Social- Digital-First dan Social-First First Demand Generation Pada tahun 2025, bisnis Personal Care Unilever In 2025, Unilever Indonesia’s Personal Care business Indonesia mempertajam strateginya melalui model sharpened its strategy around a digital-first and demand yang berorientasi digital-first dan social- social-first demand model that reflected how first, selaras dengan cara konsumen Indonesia untuk Indonesian consumers increasingly discover, evaluate, semakin menemukan, mengevaluasi, dan membeli and purchase Personal Care products through produk Personal Care melalui konten berbasis creator-led content, community conversations, kreator, percakapan komunitas, serta pembelian and entertainment-driven commerce. With culture, 148 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 151
yang didorong oleh hiburan (entertainment- communities, and commerce becoming ever more
driven commerce). Seiring budaya, komunitas, intertwined, we prioritised the capability to build
dan commerce yang kian terjalin erat, kami brand relevance and conversion at speed, while
memprioritaskan kapabilitas untuk membangun keeping brand consistency and safety firmly in place.
relevansi merek dan konversi secara cepat, dengan
tetap menjaga konsistensi dan keamanan merek
sebagai fondasi utama.
Salah satu pergeseran penting pada tahun 2025 A key shift in 2025 was strengthening our ability
adalah saat dimana kami memperkuat kemampuan to operate with greater agility. We enhanced
untuk bergerak lebih gesit. Kami meningkatkan internal capabilities and workflows by establishing
kapabilitas internal dan alur kerja dengan membentuk the Social-First Demand Generation (SFDG)
organisasi Social-First Demand Generation (SFDG) organisation and expanding collaboration with our
serta memperluas kolaborasi dengan ekosistem agency ecosystem. This enabled more streamlined
agensi. Langkah ini memungkinkan operasional operations, faster content production cycles, and
yang lebih ringkas, siklus produksi konten yang lebih a stronger test-and-learn muscle to allow teams to
cepat, serta kemampuan test-and-learn yang lebih experiment rapidly with new content formats and
kuat sehingga tim dapat bereksperimen dengan scale what works more efficiently across brands
cepat pada format konten baru dan memperluas hal and platforms.
yang efektif secara lebih efisien melalui lintas merek
dan platform.
Peningkatan kapabilitas ini menjadi semakin krusial This capability upgrade was particularly important
mengingat semakin cepatnya perubahan lanskap given the speed of change in Indonesia’s social
social commerce di Indonesia. Berbagai tren commerce landscape. New trends accelerated,
baru melaju pesat, termasuk kenaikan signifikan including the rapid rise of liveshopping and
liveshopping dan integrasi kreator yang lebih deeper integration of creators into commerce
dalam ke platform commerce, yang didukung oleh platforms, driven by the shift toward seamless,
pergeseran menuju pengalaman belanja yang entertainment-led shopping experiences and
makin mulus, berbasis hiburan, serta kampanye increasingly hyper-personalised, community-
yang semakin hiperpersonal dan digerakkan oleh driven campaigns. To stay ahead of these shifts,
komunitas. Untuk tetap terdepan, kami secara we continuously monitored platform analytics,
konsisten memantau analitik platform, wawasan social listening insights, and creator performance
social listening, serta metrik performa kreator, metrics by using real-time signals to identify
dengan memanfaatkan sinyal real-time untuk emerging behaviours and cultural moments early.
mengidentifikasi lebih dini perilaku baru dan
momentum budaya yang sedang tumbuh.
Respons kami adalah untuk menggabungkan Our response combined speed with discipline:
kecepatan dengan disiplin. Kami dengan cepat we quickly piloted new approaches such as
menerapkan pendekatan baru seperti livestream interactive livestreams and shoppable short videos,
interaktif dan video pendek yang dapat langsung then scaled successful formats while ensuring
dibeli (shoppable short videos), lalu meningkatkan alignment with core brand values. By maintaining
skala format yang berhasil seraya memastikan clear content guardrails and prioritising validated,
keselarasan dengan nilai-nilai inti merek. Dengan brand-safe assets, we ensured our messaging
menjaga content guardrails yang jelas dan remained authentic and relevant, without
memprioritaskan aset yang tervalidasi serta brand- compromising consistency as we adapted to new
safe, kami memastikan pesan tetap autentik dan trends and platform dynamics.
relevan, tanpa mengorbankan konsistensi saat
beradaptasi pada tren dan dinamika platform yang
terus berubah.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 149
Page 152
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Memperdalam Dampak Komunitas Deepening Community Impact melalui Program Kesehatan Through Health and dan Kesejahteraan Wellbeing Programmes Lebih dari sekadar pilihan produk, kategori Personal Beyond product choice, Personal Care categories Care memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan are closely tied to public health, confidence, and publik, rasa percaya diri, dan kesejahteraan sehari- everyday wellbeing. In 2025, our programmes hari. Pada tahun 2025, program-program kami terus continued to expand access to education and services, memperluas akses terhadap edukasi dan layanan combining partnerships, on-ground activation, and melalui kombinasi kemitraan, aktivasi di lapangan, digital reach. serta jangkauan digital. Inisiatif utama mencakup Bulan Kesehatan Gigi Key initiatives included National Oral Health Nasional bersama Pepsodent yang memberikan Month with Pepsodent—delivering treatment to perawatan kepada 30.000 orang serta edukasi 30,000 people and education to 120,000 students kepada 120.000 anak sekolah melalui kolaborasi through collaboration with professional dengan institusi profesional dan akademik. Kami and academic institutions. We also strengthened juga memperkuat edukasi kebersihan melalui hygiene education through school-based program berbasis sekolah bersama Pepsodent dan programmes with Pepsodent and Lifebuoy, reaching Lifebuoy, menjangkau 50.000 siswa dan orang tua, 50,000 students and parents, and expanded access serta memperluas akses melalui inisiatif Teledentistry through Teledentistry initiatives, delivering 3,000 free dengan memberikan 3.000 konsultasi kesehatan oral health consultations through WhatsApp and gigi gratis melalui WhatsApp dan kemitraan dengan a healthcare platform partnership. platform layanan kesehatan. Di kategori baby care, kami meluncurkan pedoman In baby care, we launched Baby Skin Check Baby Skin Check Analysis melalui kolaborasi dengan Analysis guidelines in collaboration with asosiasi profesi dan mitra klinis, yang disosialisasikan professional associations and clinical partners, kepada sekitar 2.000 bidan di 14 cabang tingkat disseminated to around 2,000 midwives across provinsi untuk mendukung identifikasi lebih dini 14 provincial branches that supported earlier serta praktik perawatan harian yang lebih baik bagi identification and better everyday care practices for kesehatan kulit bayi. infant skin health. Melengkapi program-program tersebut, kami Complementing these programmes, we continued juga terus membangun komunitas yang lebih to build targeted communities to strengthen both terarah untuk memperkuat engagement sekaligus engagement and impact by tapping into creator dampak, dengan memanfaatkan ekosistem kreator ecosystems and shaping communities around five key dan membentuk komunitas di lima pilar utama: pillars: health professionals, Muslims, mums, lifestyle tenaga kesehatan, Muslim, ibu (mums), lifestyle sports, and beauty. Our community approach sports, dan beauty. Pendekatan komunitas kami prioritised meaningful participation, supported mengedepankan partisipasi yang bermakna, by engagement KPIs such as sampling activations didukung KPI engagement seperti aktivasi sampling and earned content, reflecting how members dan earned content, yang merefleksikan cara authentically shared experiences and interacted with anggota komunitas berbagi pengalaman dan our products. berinteraksi dengan produk kami secara autentik. Inovasi Brand dan Brand Innovation and Transformasi Portofolio Portfolio Transformation Bisnis Personal Care kami terus bertransformasi Our Personal Care business is transforming to untuk menjawab perubahan ekspektasi konsumen, meet changing consumer expectations, moving melampaui aspek kebersihan semata untuk beyond hygiene to offer premium, benefit-led menghadirkan pengalaman premium yang berfokus experiences. Our strategy focuses on multi- pada manfaat (benefit-led). Strategi kami berfokus year, multi-market innovations, supported by pada inovasi multi-tahun dan multi-pasar, yang deep insights and cutting-edge science. We 150 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 153
ditopang oleh pendalaman insight konsumen serta are strengthening our brands through scientific
sains terdepan. Kami memperkuat merek-merek kami expertise and cultural relevance, bolstered by
melalui keunggulan ilmiah dan relevansi budaya, large-scale partnerships and a social-first marketing
didukung kemitraan berskala besar dan model model. To capture new opportunities, we are
pemasaran social-first. Untuk menangkap peluang also reshaping our portfolio and expanding into
baru, kami juga membentuk ulang portofolio serta new demand spaces and segments.
berekspansi ke ruang permintaan (demand spaces)
dan segmen-segmen baru.
Seiring konsumen semakin mencari produk dengan Consumers are increasingly seeking products that
manfaat unggul dan pengalaman perawatan diri yang offer superior benefits and indulgent self-
lebih indulgent, kami terus berinvestasi pada power care experiences. We are investing in our
brands untuk meningkatkan rutinitas harian melalui power brands to elevate everyday routines through
formulasi canggih dan daya tarik sensorial. Di Skin advanced formulations and sensorial appeal.
Cleansing, masing-masing merek kami menghadirkan In Skin Cleansing, each of our brands came with
inovasi dan rangkaian baru yang menarik—mulai dari exciting innovations and new ranges, all the way from
peluncuran kembali (relaunch) Dove, Lux Brightening, Dove relaunch, to Lux Brightening and Lifebuoy Skin
hingga Lifebuoy Skin Solutions. Pada Deodorants, Solutions. In Deodorants, we have strengthened our
kami memperkuat kepemimpinan kategori melalui category leadership with whole-body formats.
pengembangan format whole-body.
Kami juga memperluas penawaran premium di We expanded our premium offer in Oral Care,
Oral Care dengan meluncurkan Closeup White launching Closeup White Now and Pepsodent Ultra
Now dan Pepsodent Ultra White, yang menawarkan White, offering teeth whitening solutions powered
solusi pencerah gigi berbasis stain-control science. by our stain-control science. We connect with people
Kami membangun keterlibatan merek yang lebih through culturally relevant moments – sport, music
kuat dengan masyarakat melalui momen-momen and entertainment – to deepen brand engagement,
budaya, seperti olahraga, musik, dan hiburan, karena and our collaboration with national Indonesian team
hal-hal tersebut mempererat koneksi antara kami is a multi-year program deployed via limited edition
dan audiens. Kolaborasi kami dengan Tim Nasional packs and activations or Rexona Run activation
Indonesia merupakan program multi-tahun yang for Whole Body Deo. Beyond sport, we are reaching
dijalankan dengan menghadirkan kemasan edisi new audiences through brand collaborations,
terbatas dan berbagai aktivasi, termasuk aktivasi such as Closeup and Wicked.
Rexona Run untuk Whole Body Deo. Di luar olahraga,
kami menjangkau audiens baru melalui kolaborasi
merek, seperti Closeup dan Wicked.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 151
Page 154
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Pengakuan Industri dan Penghargaan Industry Recognition and Awards
Komitmen kami pada keunggulan kreatif, Our commitment to creative excellence,
pemasaran berbasis kinerja, serta kemitraan yang performance-driven marketing, and strong
kuat mendapatkan pengakuan pada tahun 2025 partnerships was recognised in 2025 with a
melalui rekor 19 penghargaan, yaitu hampir record 19 awards, nearly double the previous year.
dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Highlights included Unilever being recognised as
Sorotan pencapaian termasuk pengakuan Unilever Advertiser of the Year at MMA Indonesia (for the fifth
sebagai Advertiser of the Year di MMA Indonesia consecutive year) and MMA APAC, alongside agency
(untuk tahun kelima berturut-turut) dan MMA APAC, network and holding company recognitions, and
bersamaan dengan pengakuan untuk jaringan a standout performance at YouTube Works where
agensi dan holding company, serta performa Lifebuoy won Best of Indonesia (Grand Prix) with
menonjol di YouTube Works ketika Lifebuoy five Gold awards.
meraih Best of Indonesia (Grand Prix) dengan
lima penghargaan Gold.
Kategori Kampanye Merek Forum
Category Campaign Brand
The Big Bang #KetempelanDingin Lifebuoy Gold YouTube Works ID
Multiformat Story Telling #KetempelanDingin Lifebuoy Gold YouTube Works ID
Best of Festive Soap to Soul: Lifebuoy's Legacy Revival Lifebuoy Gold YouTube Works ID
(Heartwarming)
Best of Indonesia (Grand Prix) #KetempelanDingin Lifebuoy Gold YouTube Works ID
Best of Festive The Missing 'H' in Ramadan Pepsodent Bronze YouTube Works ID
by Pepsodent Herbal
Brands and Creators The Missing 'H' in Ramadan Pepsodent Bronze YouTube Works ID
by Pepsodent Herbal
The Big Bang #KetempelanDingin Lifebuoy Gold YouTube Works SEA
Brand Purpose/Activism Rexona Men Champions National Pride Rexona Men Bronze MMA ID
Through Timnas
AI Driven Creative Excellence AI Denta Scan: Turning Phones into Dentists Pepsodent Gold MMA ID
O2O/New Retail The Missing 'H' in Ramadan by Pepsodent Pepsodent Bronze MMA ID
Herbal
Customer (CX)/UX & Design The Missing 'H' in Ramadan Pepsodent Silver MMA ID
by Pepsodent Herbal
Instant Impact/Promotion Soap to Soul: Lifebuoy's Legacy Revival Lifebuoy Silver MMA ID
(Heartwarming)
Product/Service Launch Lifebuoy Possessed Audiences. See why. Lifebuoy Bronze MMA ID
(#KetempelanDingin)
Cross Digital Media Marketing Lifebuoy Possessed Audiences. See why. Lifebuoy Silver MMA ID
(#KetempelanDingin)
AI Driven Creative Excellence National Icons become neighbourhood Lifebuoy Silver MMA APAC
champions (Timnas AI)
Real Time Marketing National Icons become neighbourhood Lifebuoy Silver MMA APAC
champions (Timnas AI)
152 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 155
Kategori Kampanye Merek Forum
Category Campaign Brand
Performance Marketing Turning Freshness into a Daily Ritual Rexona Gold Marketing
Excellence ID
Marketing Innovation Turning Freshness into a Daily Ritual Rexona Silver Marketing
Excellence ID
Reels Impact Reminding without offending Rexona Gold Meta Reels Impact
SEA
Pengakuan ini tidak hanya mencerminkan efektivitas These recognitions reflect not only creative
kreatif, tetapi juga kekuatan model end-to-end kami effectiveness, but the strength of our end-to-
dalam menghubungkan budaya, komunitas, dan end model in connecting culture, communities,
commerce untuk membangun consumer love yang and commerce to build enduring consumer love and
berkelanjutan serta pilihan utama atau first-choice first-choice preference for our brands.
preference bagi merek-merek kami.
Prospek 2026 Outlook for 2026
Ke depan, kami melihat fundamental kategori Looking ahead, category fundamentals remain
tetap menarik. Dengan melanjutkan peningkatan attractive. Building on the capability upgrades
kapabilitas yang dibangun pada tahun 2025, prioritas made in 2025, our strategic priority in 2026 is to
strategis kami pada tahun 2026 adalah mendorong drive value-led growth through premiumisation,
pertumbuhan berbasis nilai melalui premiumisasi, supported by big, bold innovations that elevate
yang didukung oleh inovasi besar dan berani consumer experience and strengthen brand
yang meningkatkan pengalaman konsumen serta superiority. At the same time, we will continue
memperkuat superioritas merek. Pada saat yang market-making efforts across categories by
sama, kami akan terus melakukan upaya market- expanding penetration, recruiting new users,
making di seluruh kategori melalui perluasan and building higher-value segments to reinforce
penetrasi, merekrut pengguna baru, dan membangun leadership while unlocking sustainable,
segmen yang bernilai lebih tinggi guna memperkuat profitable growth.
kepemimpinan sekaligus membuka pertumbuhan
yang berkelanjutan dan menguntungkan.
Seiring ekosistem commerce yang terus berevolusi, As the commerce ecosystem continues to
kami akan semakin mempercepat agenda digital evolve, we will further accelerate our digital and
dan marketplace dengan meningkatkan model marketplace agenda by stepping up affiliate models
afiliasi melalui rekrutmen kreator yang lebih terarah through targeted creator recruitment and deeper
dan partisipasi komunitas yang lebih dalam, serta community participation, and scaling demand
memperluas demand creation melalui peningkatan creation through increased livestreaming intensity in
intensitas livestreaming yang selaras dengan perilaku line with consumer shopping behaviours.
belanja konsumen.
Pada tahun 2026, strategi konten kami akan berfokus In 2026, our content strategy will focus on a
pada kerangka komprehensif untuk meningkatkan comprehensive framework designed to boost
efektivitas dan relevansi. Dengan memprioritaskan effectiveness and relevance. By prioritizing
perbaikan dalam pembuatan konten, keterlibatan improvements in content creation, creator
kreator, dan transformasi digital, kami memiliki engagement, and digital transformation, we aim
tujuan untuk mengoptimalkan jangkauan dan to optimise reach and maintain a strong presence
mempertahankan kehadiran yang kuat, seiring belanja as consumer purchasing increasingly shifts to
konsumen yang semakin bergeser ke platform sosial. social platforms.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 153
Page 156
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Beauty & Wellbeing Membentuk Masa Depan Beauty Shaping Beauty in Indonesia di Indonesia melalui Daya Tarik through Science-Led Desire Berbasis Sains dan Keunggulan and Social-First Excellence Eksekusi Social-First Pada tahun 2025, bisnis Beauty & Wellbeing di In 2025, Beauty & Wellbeing in Indonesia continued Indonesia terus berkembang secara dinamis, to evolve at pace, shaped by increasingly discerning didorong oleh konsumen yang semakin cermat, consumers, faster trend cycles, and a market that siklus tren yang semakin cepat, serta pasar yang rewards brands that can blend scientific credibility mengapresiasi merek-merek yang mampu with cultural relevance. The category continues to memadukan kredibilitas ilmiah dengan relevansi be supported by a consumer base that is young yet budaya. Kategori ini juga terus ditopang oleh basis also ageing, with rising cohorts that are increasingly konsumen yang relatif muda namun juga terus urban and affluent, underpinning both resilience and bertambah usia, dengan kelompok masyarakat urban continued appetite for innovation-led routines. dan berdaya beli yang semakin besar, sehingga mendukung ketahanan kategori sekaligus menjaga tingginya minat terhadap rutinitas berbasis inovasi. Meningkatnya perilaku skintellectual terus The rise of “skintellectual” behaviours continued mendefinisikan ulang makna superioritas dalam to redefine what superiority means in beauty. industri kecantikan. Konsumen semakin mencari Consumers is looking for transparent formulation formulasi yang transparan, manfaat produk yang stories, clear product benefits, and visible proof jelas, serta bukti hasil yang nyata. Hal tersebut kerap that was often validated by creators, communities, kali divalidasi oleh para kreator, komunitas, dan and credible voices. At the same time, functional berbagai opini publik yang kredibel. Pada saat yang needs remained deeply local: Indonesia’s climate bersamaan, kebutuhan fungsional tetap dipengaruhi and lifestyle, particularly for everyday hijab wearers, oleh adanya berbagai faktor lokal, seperti kondisi which continues to drive demand for lightweight iklim dan gaya hidup di Indonesia, khususnya bagi sensorial skin care and targeted scalp and hair pengguna hijab sehari-hari, yang menyebabkan solutions that feel comfortable in heat and humidity. adanya permintaan terhadap produk perawatan kulit dengan sensasi ringan serta solusi kulit kepala dan rambut yang nyaman digunakan di tengah cuaca panas dan lembap. Berdasarkan latar belakang konteks tersebut, fokus Based on that background, our focus in 2025 was kami pada tahun 2025 adalah memperkuat daya to strengthen brand desirability and accelerate tarik merek dan mempercepat pertumbuhan melalui growth where we can lead by combining science- perpaduan inovasi yang berbasis sains, produk yang led innovation, sharper portfolio choices, and a lebih sesuai dengan kebutuhan pasar, serta eksekusi social-first execution model that builds relevance strategi social-first yang mendukung relevansi at speed. Despite heightened competitive intensity, dengan cepat. Di tengah intensitas persaingan the business delivered positive USG, driven by our yang semakin tinggi, bisnis ini berhasil mencapai market-making platforms, with strong momentum pertumbuhan penjualan (Underlying Sales Growth/ in Vaseline and our Hair Care portfolio. USG) yang positif, didorong oleh adanya momentum dan pertumbuhan yang kuat pada Vaseline dan produk-produk Hair Care. 154 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 157
Lanskap Persaingan Competitive Landscape
dan Tantangan Utama and Key Challenges
Persaingan di kategori Beauty & Wellbeing tetap Competition in Beauty & Wellbeing remained
sangat ketat di sepanjang 2025, khususnya pada intense in 2025, particularly in high-traffic categories
kategori-kategori dengan lalu lintas konsumen yang where the battle for consumer attention is relentless.
tinggi, di mana perebutan perhatian konsumen Competitive pressure was most pronounced in
berlangsung tanpa henti. Tekanan persaingan paling facial cleanser, hand & body lotion, and shampoo,
terasa pada facial cleanser, hand & body lotion, where “eyeball competition” continues to
dan shampoo, di mana kompetisi untuk menarik escalate and innovation cycles are increasingly
perhatian pasar semakin meningkat dan siklus fast. This reinforced the importance of having a
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 155
Page 158
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS inovasi berlangsung lebih cepat. Kondisi ini semakin clear superiority story, strong in-store and online menegaskan pentingnya memiliki keunggulan execution, and a sharper focus on where we can produk yang lebih jelas, eksekusi yang kuat serta win with confidence. strategi yang lebih tajam. Membangun Brand melalui Building Brands through Inovasi Berbasis Sains Science-Led Innovation Inovasi pada tahun 2025 berangkat dari kebutuhan Beauty & Wellbeing Innovation in 2025 was nyata yang dihadapi konsumen, dan dihadirkan anchored in real consumer tensions and delivered melalui superioritas yang jelas serta dapat dibuktikan. through clear and demonstrable superiority. Kami memperkuat narasi berbasis sains dengan We stepped up science-led storytelling by ensuring memastikan bahwa peluncuran dan peluncuran that product’s launches and relaunches were ulang produk didukung oleh rencana klaim yang supported by strong claims architecture, expert kuat, validasi dari para ahli, serta edukasi yang validation, and strong education. Beyond the menerjemahkan efektivitas produk ke dalam bahasa product itself, we sharpened how we communicate yang lebih mudah dipahami dalam keseharian. science: moving from technical details to clearer Di luar produk itu sendiri, kami juga mempertajam and more compelling proof points that consumers cara kami mengomunikasikan sains, mulai dari detail can immediately understand and trust. teknis menjadi bukti yang lebih jelas, lebih menarik, dan lebih mudah dipahami serta dipercaya konsumen. Salah satu sorotan utama pada tahun 2025 adalah A key highlight in 2025 was the launch of Vaseline produk Vaseline Gluta Hya Smoothing Perfector Gluta Hya Smoothing Perfector, strengthening yang memperkuat peran Vaseline sebagai produk Vaseline’s role as a skin care platform that combines perawatan kulit yang memadukan efektivitas dengan efficacy with sensorial appeal. Across Skin and pengalaman sensorial yang menarik. Di kategori Skin Hair, we prioritised propositions that align with how maupun Hair, kami memprioritaskan proposisi yang Indonesians shop and use beauty today: multi- sesuai dengan cara masyarakat Indonesia berbelanja step routines, functional needs for hot and humid 156 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 159
dan menggunakan produk kecantikan, seperti melalui conditions, and products designed to perform
rutinitas bertahap, memenuhi kebutuhan fungsional while still feeling enjoyable and easy to incorporate
untuk kondisi panas dan lembap, serta produk yang into daily life.
memberikan hasil optimal namun tetap nyaman dan
berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari.
Pendekatan ini menjadikan inovasi tidak hanya This approach allowed innovation to function
sebagai pemenuhan jalur pengembangan produk, not only as pipeline delivery, but as a brand-building
tetapi juga sebagai mesin pembangunan merek engine that reinforces trust, encourages trade-up,
yang memperkuat kepercayaan, mendorong trade- and expands usage occasions. We also continued
up, dan memperluas kesempatan penggunaan. to take a more deliberate approach through
Kami juga terus mengambil pendekatan yang lebih strategizing focus on brands and propositions
terarah dalam menentukan produk portofolio dengan where we can win with superiority and ensure
memperkuat proposisi merek melalui superioritas, that innovation supports a coherent Masterbrand
dan konsep masterbrand yang konsisten. narrative over time.
Strategi portofolio: memfokuskan Portfolio strategy: focusing resources
sumber daya di mana kami terdepan where we can lead
Pada tahun 2025, kami terus mempertajam strategi In 2025, we continued to sharpen our portfolio
portofolio untuk memenangkan segmen dan saluran strategy to win in the segments and channels that
yang paling penting. Hal ini mencakup prioritas pada matter most. This included prioritizing growth spaces
ruang pertumbuhan melalui strategi penetapan through clearer roles for each brand and more
peran merek yang lebih jelas. selective investment choices.
Pendekatan kami dipandu oleh dua prinsip utama. Our approach was guided by two core principles.
Pertama, memastikan relevansi produk melalui First, ensuring that our strongest brands build
proposisi yang unggul serta komunikasi produk yang deeper relevance and desirability through superior
lebih jelas. Kedua, memperkuat kemampuan untuk propositions and clearer brand communication.
unggul pada channel prioritas yang mendukung Second, strengthening our ability to win in the
adanya pertumbuhan dalam kategori kecantikan, channels that are shaping beauty growth, particularly
ditambah adanya faktor pertimbangan pembelian as discovery and consideration become increasingly
yang dipengaruhi oleh media sosial dan terhubung social-led, and conversion becomes more directly
dengan ekosistem marketplace. linked to marketplace ecosystems.
Strategi ini tercermin dalam cara kami merencanakan This strategy was reflected in how we planned our
strategi pada tahun berjalan, yaitu membangun year: building consistent superiority narratives,
superioritas produk yang konsisten, adaptif terhadap moving with cultural speed, and connecting brand
budaya dan tren, serta menghubungkan strategi work more tightly to conversion.
pengembangan merek secara lebih erat dengan
konversi pembelian.
Kampanye yang menghidupkan strategi Campaigns that bring the strategy to life
Fokus kami pada tahun 2025 diwujudkan melalui Our focus in 2025 was brought to life through
berbagai program yang menerjemahkan wawasan programmes that translate insight into participation
menjadi partisipasi, dengan menciptakan momen- through creating moments that consumers want
momen yang ingin diikuti dan dibagikan oleh to engage with and share. For example, Sunsilk’s
konsumen. Sebagai contoh, aktivasi Sunsilk #NoWashNoWasWas activation turned an everyday
#NoWashNoWasWas mengangkat keseharian consumer truth into an immersive experience
konsumen menjadi pengalaman imersif yang designed for shareability and community
dirancang agar mudah dibagikan serta mendorong engagement, strengthening brand relevance in
keterlibatan komunitas, sehingga memperkuat a way that feels native to the category.
relevansi merek bagi kategori tersebut.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 157
Page 160
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Glow & Lovely juga terus membangun kehadiran Glow & Lovely continued to build cultural budaya melalui platform terintegrasi yang presence through integrated platforms that memperkuat kecintaan terhadap merek sekaligus reinforce both brand love and meaning, ranging maknanya, mulai dari cerita produk hingga inisiatif from product storytelling to broader engagement keterlibatan yang lebih luas seperti Clash of initiatives such as Clash of Champions and Champions dan Bintang Beasiswa, yang membantu Bintang Beasiswa, helping the brand remain merek tetap memiliki resonansi emosional sekaligus emotionally resonant while staying anchored in tetap berakar pada proposisi berbasis efektivitas. efficacy-led propositions. Penciptaan Social-First Demand Social-First Demand Creation yang Mendorong Konversi that Converts Pada tahun 2025, kami semakin menanamkan In 2025, we further embedded social-first execution eksekusi social-first sebagai pendorong utama as a core driver of beauty growth. With beauty pertumbuhan di kategori kecantikan. Ketika discovery increasingly shaped by short-form content penemuan produk kecantikan semakin dibentuk and creator-led recommendation, our ambition was oleh konten dan rekomendasi dari berbagai kreator, to ensure brands show up in the right conversations ambisi kami adalah memastikan merek-merek kami – quickly, consistently, and with relevance – while hadir dalam percakapan yang tepat secara cepat, linking that attention to purchase pathways. konsisten dan relevan. Kami memperkuat pendekatan konten always- We strengthened our always-on content on dengan menyeimbangkan kehadiran yang approach, balancing sustained presence with berkelanjutan dan percikan budaya pada momen- cultural bursts across key moments. Faster creative momen penting. Siklus kreatif yang lebih cepat, cycles, clearer briefs, and stronger in-market testing brief yang lebih jelas, serta pengujian yang lebih enabled us to learn quickly and optimise what works. kuat di pasar memungkinkan kami belajar dengan We also increasingly used data-led performance cepat dan mengoptimalkan apa yang terbukti efektif. tracking to refine content strategy, thereby ensuring Kami juga semakin memanfaatkan pelacakan kinerja we improve not only reach and engagement, berbasis data untuk mempertajam strategi konten, but also the quality of consumer attention and sehingga kami tidak hanya meningkatkan jangkauan downstream conversion. dan keterlibatan, tetapi juga kualitas perhatian konsumen yang dapat mendukung terjadinya konversi penjualan. Pada saat yang sama, kami memperkuat ekosistem At the same time, we reinforced the ecosystem that yang memungkinkan eksekusi berskala besar enables scaled, high-quality execution by working dengan kualitas tinggi melalui kolaborasi erat closely with content partners, simplifying ways of dengan mitra konten, penyederhanaan cara kerja, working, and strengthening internal capabilities serta penguatan kapabilitas internal seperti produksi such as studio-style production. Importantly, bergaya studio. Yang tak kalah penting, kami juga we tightened brand discipline: ensuring that even memperketat disiplin merek, dengan memastikan as we move quickly with trends, we maintain bahwa meskipun bergerak cepat mengikuti tren, consistent brand cues, credibility, and a distinctive kami tetap menjaga ciri merek yang konsisten, point of view. kredibilitas, dan identitas yang memiliki ciri khas. 158 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 161
Mempercepat Konversi melalui Accelerating Conversion through
Keunggulan Affiliate dan Marketplace Affiliate and Marketplace Excellence
Seiring penemuan berbasis social-first yang As social-first discovery continues to feed directly
semakin terhubung langsung dengan penjualan, into commerce, 2025 saw a step-up in how we
tahun 2025 menjadi momentum percepatan translate interest into purchase, particularly
dalam cara kami mengubah ketertarikan menjadi through stronger affiliate and marketplace
pembelian, khususnya melalui penguatan eksekusi execution. We treated affiliate not simply as
affiliate dan marketplace. Kami memandang affiliate a “traffic lever,” but as a scalable conversion
bukan semata-mata sebagai penggerak traffic, ecosystem that connects creators, communities,
melainkan juga sebagai ekosistem konversi yang and commerce mechanics. By strengthening
dapat diskalakan dan menghubungkan kreator, toolkits, guidelines, and content formats – particularly
komunitas, serta mekanisme perdagangan. Dengan for short-form and livestream – we improved
memperkuat perangkat pendukung, panduan, the quality of selling content while keeping it
dan format konten khususnya untuk konten singkat authentic and brand-aligned.
dan livestream, kami meningkatkan kualitas konten
penjualan sambil tetap menjaga agar selalu otentik
dan selaras dengan persona merek.
Kami juga mempertajam cara membangun dan We also sharpened how we build and manage
mengelola lapisan affiliate, mulai dari partisipasi luas our affiliate layers that ranged from broad,
dan terbuka hingga pendekatan yang lebih terarah dan open participation to more targeted, community-
berbasis komunitas dengan dukungan insentif yang led approaches supported by structured
terstruktur serta pemantauan kinerja yang lebih ketat. incentives and closer performance monitoring.
Hal ini memungkinkan kami mengaktifkan suara yang This enabled us to activate the right voices for the
tepat untuk misi yang tepat, yaitu penjualan berbasis right missions: education-led selling for science-
edukasi untuk proposisi ilmiah, advokasi berbasis based propositions, credibility-led advocacy
kredibilitas, serta penceritaan yang relevan secara for routines and regimes, and culturally relevant
budaya untuk mempertahankan daya tarik merek. storytelling to sustain desirability.
Secara paralel, kami terus memperdalam kolaborasi In parallel, we continued to deepen collaboration
dengan mitra platform dan mempertajam playbook with platform partners and sharpen our in-
di lapangan pada marketplace utama. Hal ini market playbooks across key marketplaces.
mencakup pengembangan kapabilitas bersama This included capability-building with partners,
mitra, optimalisasi yang lebih efektif terhadap hal-hal more agile optimisation of what is working in
yang terbukti efektif secara real-time, serta integrasi real time, and tighter integration between Brand
yang lebih erat antara tim Brand dan Channel and Channel teams so that content, conversion
agar konten, mekanisme konversi, dan eksekusi mechanics, and commercial execution reinforce
komersial saling menguatkan satu sama lain. Pada each other. Ultimately, affiliate and marketplace
akhirnya, percepatan affiliate dan marketplace pada acceleration in 2025 helped us close the loop
tahun 2025 membantu kami menutup siklus dengan faster and move from “seen” to “sold” with
lebih cepat dan bergerak dari sekadar “terlihat” greater consistency.
menjadi “terjual” secara lebih konsisten.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 159
Page 162
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Komunitas, Kreator, Communities, Creators, dan Momen Budaya and Culture Moments Beauty & Wellbeing memperdalam pendekatan Beauty & Wellbeing deepened its community berbasis komunitas pada tahun 2025 dengan approach in 2025 by translating consumer insights menerjemahkan wawasan konsumen menjadi into experiences that feel culturally resonant and pengalaman yang terasa relevan secara budaya socially shareable. Rather than treating community dan mudah dibagikan secara sosial. Alih-alih as a one-off activation, we focused on building memandang komunitas sebagai aktivasi jangka sustained ecosystems around consumer motivations pendek, kami berfokus membangun ekosistem that support discovery, reinforcing trust, and creating yang berkelanjutan di sekitar motivasi konsumen spaces where consumers feel seen and understood. yang mendukung proses penemuan, memperkuat kepercayaan, serta menciptakan ruang di mana konsumen merasa dilihat dan dipahami. Strategi kreator kami juga terus berkembang. Kami Our creator strategy also continued to evolve. We berfokus membangun ekosistem kreator yang lebih focused on building stronger creator ecosystems that kuat dengan memadukan kredibilitas dan skala, blend credibility and scale by prioritising authentic melalui prioritas talent berpotensi yang mampu voices who can explain benefits in a believable menjelaskan manfaat produk secara meyakinkan, way, while also broadening reach through a wider sekaligus memperluas jangkauan melalui jaringan network that keeps brands visible in everyday yang lebih luas agar merek tetap hadir dalam beauty conversations. This approach supported percakapan kecantikan sehari-hari. Pendekatan ini both education and desirability: helping consumers mendukung edukasi sekaligus daya tarik, dengan understand “why it works,” while also making brands membantu konsumen memahami “mengapa feel current and culturally present. produk ini bekerja” dengan tetap membuat merek terasa relevan. Pengakuan atas Kreativitas Recognition of Creativity dan Kekuatan Brand and Brand Strength Upaya kami sepanjang 2025 mendapat pengakuan Our efforts in 2025 were recognised across industry di berbagai platform industri, yang mencerminkan platforms, reflecting the strength of our brand kekuatan pembangunan merek serta efektivitas building and the effectiveness of our marketing eksekusi pemasaran kami. Salah satu pencapaian execution. Notably, Glow & Lovely was named penting adalah Glow & Lovely yang dinobatkan Kantar Brand Footprint Indonesia 2025 – Most Chosen sebagai Kantar Brand Footprint Indonesia 2025 – Beauty Brand, alongside recognition for strong Most Chosen Beauty Brand, disertai pengakuan atas branded content and sponsorship execution through kekuatan konten bermerek dan eksekusi sponsorship Citra Pariwara. melalui Citra Pariwara. Di seluruh portofolio, sejumlah merek juga meraih Across the portfolio, multiple brands received penghargaan yang mencakup inovasi produk, awards spanning product innovation, digital keunggulan digital dan e-commerce, serta and e-commerce excellence, and integrated efektivitas pemasaran terpadu. Berbagai pengakuan marketing effectiveness. These recognitions ini mencerminkan konsistensi pendekatan kami: reflect the consistency of our approach: building membangun daya tarik melalui kreativitas social- desirability through social-first creativity, first, memperkuat kepercayaan melalui proposisi strengthening trust through superiority-led berbasis superioritas, serta mendorong konversi propositions, and delivering conversion through melalui eksekusi perdagangan yang lebih tajam, sharper commerce execution while ensuring each sambil memastikan setiap merek tetap memiliki brand remains distinctive in a highly competitive karakter yang khas di tengah lanskap kecantikan beauty landscape. yang sangat kompetitif. 160 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 163
Prospek: Memperkuat Kepemimpinan Outlook: Strengthening Leadership
melalui Fokus dan Kapabilitas through Focus and Capability
Ke depannya, kami akan terus memperkuat posisi Looking ahead, we will continue to build our position
melalui fokus yang lebih terarah pada area-area through a sharper focus on where we can lead and
prioritas dan pada kelompok konsumen yang where consumers are growing fastest. Priorities
pertumbuhannya paling cepat. Prioritas kami include strengthening our core in Hair, building
mencakup penguatan inti bisnis di kategori Hair, our Skin platforms with masterbrand ambition, and
pembangunan kategori Skin dengan strategi participating selectively in Face Care spaces where
masterbrand, serta partisipasi secara selektif di we can deliver clear superiority.
kategori Face Care, terutama pada area-area di mana
kami mampu menghadirkan superioritas yang jelas.
Dari sisi eksekusi, kami akan terus mempercepat Executionally, we will continue to accelerate our
transformasi digital melalui penguatan implementasi digital transformation through tightening end-to-end
end-to-end dCommerce, memperkuat rantai pasok dCommerce deployment, strengthening the supply
untuk mendukung inovasi yang lebih cepat dan chain for faster and more responsive innovation,
responsif, memanfaatkan kapabilitas R&D secara leveraging R&D more decisively, and deepening a
lebih tersinergi, serta memperdalam budaya beauty- beauty-first culture that enables teams to move with
first yang memungkinkan tim bergerak dengan speed, creativity, and discipline.
kecepatan, kreativitas, dan disiplin.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 161
Page 164
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Foods & Refreshment*
Rp 8.6 triliun
trillion
Penjualan Bersih
Net Sales
Rp 3.8 triliun
trillion
Laba Bruto
Gross Profit
26.9%
Kontribusi terhadap
Pendapatan Perseroan
Contribution to the Company’s
Total Revenue
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim dan Teh)
Continuing operations (exclude Ice Cream and Tea businesses)
162 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 165
Foods
Membangun Kembali Momentum Rebuilding Momentum
melalui Langkah-Langkah Tegas through Decisive Actions
Segmen Foods Unilever Indonesia tetap menjadi bagian Unilever Indonesia’s Foods segment remains at the
penting dari keseharian keluarga Indonesia, dengan heart of Indonesian households, providing high-
menghadirkan solusi makanan berkualitas, lezat, dan quality, delicious, and nutritious food solutions
bernutrisi melalui merek-merek tepercaya seperti through trusted brands such as Royco, Bango,
Royco, Bango, SariWangi, dan Buavita. Seiring preferensi SariWangi, and Buavita. As consumer preferences
konsumen yang terus berkembang, kami berkomitmen continue to evolve, we remain committed to
untuk terus menghadirkan produk yang relevan delivering products that remain relevant to everyday
dengan berbagai momen memasak dan minum sehari- cooking and drinking occasions – supporting
hari, untuk mendukung keluarga di seluruh nusantara families with taste, convenience, and quality across
dengan cita rasa, kepraktisan, dan kualitas. the archipelago.
Indonesia memasuki tahun 2025 dengan ketahanan Indonesia entered 2025 with strong macroeconomic
makroekonomi yang kuat, dengan pertumbuhan resilience, delivering 5.0% GDP growth and
PDB 5,0% dan inflasi yang tetap rendah sebesar 2,6%. maintaining low inflation at 2.6%. Yet despite this
Namun di balik stabilitas tersebut, daya beli konsumen stability, consumers faced tighter spending power,
mengalami tekanan, dilihat dari momen-momen with festive periods softening and budgets shifting
perayaan yang cenderung melemah dan alokasi belanja towards basic necessities. Within this context, the
yang bergeser ke kebutuhan pokok. Dalam konteks ini, Foods category benefited from an accelerating
kategori Foods diuntungkan oleh percepatan peralihan shift to in-home cooking: Foods grew outpacing the
ke aktivitas memasak di rumah, yang membuat Foods FMCG market, supported by brands that are deeply
tumbuh lebih cepat dibandingkan pasar FMCG. embedded in daily cooking moments and executed
Fenomena ini ditopang oleh merek yang sangat lekat with stronger relevance and innovation.
dengan momen memasak sehari-hari, dan dieksekusi
dengan relevansi serta inovasi yang lebih kuat.
Meski demikian, tahun 2025 juga menghadirkan However, at the same time, 2025 brought
tantangan bagi bisnis Foods. Kami merespons meaningful challenges for the Foods business.
kondisi yang ada dengan mengambil langkah- We responded to the challenges by taking
langkah tegas untuk memulihkan momentum dan decisive actions to restore momentum and
memperkuat relevansi melalui fokus yang lebih relevance through strengthening our focus on core
kuat pada keunggulan inti, pengembangan pasar superiority, market development through everyday
berbasis hidangan sehari-hari, eksekusi yang lebih dishes, sharper execution across channels and
tajam dalam lintas kanal dan wilayah, serta model regions, and a more modern, digital-first demand
demand generation yang mengandalkan digital-first generation model to rebuild consumer trust and
guna membangun kembali kepercayaan konsumen sustain long-term leadership.
dan menjaga kepemimpinan jangka panjang.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 163
Page 166
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Kinerja yang Terus Membaik Performance Turning the Corner Tahun 2025 menjadi titik balik yang kuat bagi 2025 marked a strong turnaround for Foods and Foods Indonesia. Foods dan Refreshment mencatat Refreshment Indonesia. Foods and Refreshment pertumbuhan underlying sales growth (USG) yang Indonesia delivered strong underlying sales growth solid sebesar 4.8%, didorong oleh kinerja kuat power (USG) 4.8% driven by the solid performance of brands Royco dan Bango. Pemulihan topline ini our power brands Royco and Bango. This top line memungkinkan kami untuk kembali berinvestasi recovery enabled renewed reinvestment behind pada penguatan merek dan pengembangan brand building and market development. Profitability pasar. Profitabilitas juga meningkat secara also improved meaningfully , supported by improved signifikan, didukung oleh perbaikan bauran (mix), mix, superior product delivery, and continued performa produk superior, serta efisiensi biaya cost efficiencies. yang berkelanjutan. 164 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 167
Dari sisi daya saing, pemulihan masih terus Competitiveness remains on a recovery journey,
berlangsung, namun penguatan kinerja telah with performance strengthening notably by
terlihat jelas pada Oktober 2025. Pangsa pasar October 2025. Bango’s share approached last
Bango kembali mendekati level tahun sebelumnya, year’s level, while Buavita gained share across
sementara Buavita berhasil meningkatkan pangsa both long and short periods, exceeding its FY2024
pasar baik dalam periode pendek maupun panjang, share. Power brands remained stable: Royco’s
melampaui pencapaian FY2024. Power brands tetap relevance improved, supported by continued
stabil dilihat dari relevansi Royco yang membaik digital investment, while Bango showed recovery
didukung oleh investasi digital yang berkelanjutan. in perceived quality and worth following the launch of
Sementara Bango menunjukkan pemulihan pada its new TVC that creates positive momentum for
persepsi kualitas dan value setelah peluncuran TVC continued growth.
baru yang menciptakan momentum positif untuk
pertumbuhan lebih lanjut.
Sebagai bagian dari upaya membangun kembali To rebuild performance and boost consumer
kinerja dan memperkuat keyakinan konsumen, confidence, we quickly improved our core brands
kami mempercepat transformasi merek inti dengan by focusing on better products and clearer value.
memperkuat keunggulan produk serta memperjelas Royco and Bango were relaunched with improved
tujuan value. Royco dan Bango diluncurkan kembali performance and superior claims, supported by
dengan performa yang ditingkatkan dan klaim a full packaging refresh designed to strengthen
keunggulan yang lebih kuat, disertai pembaruan on-shelf desirability, elevate value perception,
kemasan menyeluruh untuk meningkatkan daya tarik and reinforce trust. This became one of the most
di rak, mengangkat persepsi value, dan memperkuat extensive relaunch programmes in the history of
kepercayaan. Ini menjadi salah satu program both brands.
relaunch paling kuat bagi kedua merek ini.
Seiring renovasi, kami juga memperkuat brand Alongside renovation, we strengthened brand
building agar merek tetap relevan secara budaya building to keep our brands culturally relevant and
dan terhubung secara emosional, terutama ketika emotionally connected, particularly as consumers
konsumen semakin selektif terhadap pilihan produk became more discerning about what earns a place
yang layak masuk ke keranjang belanja harian in their daily basket. By elevating Unilever Indonesia’s
mereka. Dengan memperkuat pesan “reason to “reason to believe” messages and sharpening
believe” Unilever Indonesia dan mempertajam superiority cues, we aimed to make Royco and Bango
sinyal keunggulan, kami berupaya menjadikan feel indispensable again: not only familiar staples,
Royco dan Bango kembali menjadi produk yang tak but brands that actively help households cook
tergantikan, dan bukan sekadar staples yang familiar confidently, consistently, and deliciously.
tetapi merek yang secara aktif membantu keluarga
memasak dengan percaya diri, konsisten, dan lezat.
Kami juga memperluas engagement berbasis In addition, we scaled community-led engagement
komunitas dan aktivasi hiper-lokal untuk and hyperlocal activations to bring our brands
mendekatkan merek kepada konsumen, closer to consumers, creating direct and immersive
menghadirkan pengalaman yang langsung dan experiences that removed barriers to trial and
imersif yang mengurangi hambatan trial, serta accelerated adoption among both loyal users and
mempercepat adopsi baik dari pengguna loyal lapsed users. Through grassroots activity, Royco
maupun pengguna yang sempat berpindah. Melalui Tok Tok Wow reached 70 cities, while Food Truck
aktivitas grassroots, Royco Tok Tok Wow menjangkau Jajanan Bango deployed to 40 cities to strengthen
70 kota, sementara Food Truck Jajanan Bango hadir relevance by celebrating beloved soy-based dishes
di 40 kota untuk memperkuat relevansi dengan and connecting with Gen Z and young households.
merayakan hidangan berbasis kedelai yang dicintai This community-led, culturally attuned approach
serta membangun koneksi dengan Gen Z dan proved essential in recruiting new users, expanding
keluarga muda. Pendekatan yang dipandu komunitas everyday consumption, and supporting a gradual
dan peka budaya ini terbukti penting untuk merekrut recovery in competitiveness.
pengguna baru, memperluas konsumsi harian, dan
mendukung pemulihan daya saing secara bertahap.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 165
Page 168
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Brand Building Social-First Social-First Brand Building at Scale dalam Skala Besar Kami memahami bahwa kebiasaan memasak di Understanding that Indonesian cooking habits Indonesia berakar pada tradisi. Namun, kebiasaan itu are deeply rooted in tradition yet increasingly juga dipengaruhi oleh tekanan waktu dan inspirasi shaped by time pressure and digital inspiration, digital. Oleh karena itu, kami memperkuat agenda we strengthened our Market Development agenda Market Development melalui pendekatan Top Dishes with a Top Dishes approach rooted in practicality yang praktis dan relevan untuk keseharian. Kami and everyday relevance. We encouraged more mendorong frekuensi penggunaan yang lebih tinggi frequent usage by focusing on simple, repeatable dengan berfokus pada resep-resep sederhana, recipes that save time, deliver consistently great taste, mudah diulang, hemat waktu, menghasilkan rasa and work across multiple family meal moments. yang konsisten, dan cocok untuk berbagai momen makan keluarga. Royco mengangkat hidangan mudah dengan rotasi Royco championed easy, high-rotation dishes tinggi seperti menu berkuah (sup ayam, bakso) serta with soupy menus such as chicken soup and menu gorengan favorit (tempe goreng, ayam goreng) meatball soup (bakso), and fried favourites sembari menguatkan momen-momen perayaan such as tempe and fried chicken, while anchoring dengan pesan yang menegaskan kepraktisan dan key festive occasions with messaging that reinforced rasa percaya diri saat memasak. Sementara itu, everyday convenience and confidence in cooking. Bango memperkuat pesan versatility dan mendorong Meanwhile, Bango reinforced versatility and penggunaan kecap yang lebih “royal” pada hidangan encouraged more generous use of soy sauce in yang familiar seperti semur dan sate, untuk menjaga familiar dishes such as semur and satay, keeping the kedekatan merek dengan menu yang paling dicintai brand close to the meals Indonesians love most. masyarakat Indonesia. Secara krusial, pendekatan social-first Critically, our social-first approach enabled memungkinkan kami untuk menerjemahkan us to translate culture into conversion more budaya menjadi konversi dengan lebih efektif, dan effectively and turn everyday cooking into mengubah aktivitas memasak sehari-hari menjadi shareable moments, which leads to appetite, momen yang “layak dibagikan”, sehingga memicu trial, and repeat. During Ramadan 2025, for ketertarikan, trial, dan repeat. Sebagai contoh, instance, Bango content elevated semur into a top pada Ramadhan 2025 konten Bango mengangkat festive dish while also tapping into warm, soupy semur sebagai hidangan perayaan utama sekaligus dishes as highly relevant for iftar and suhoor. menautkannya dengan menu berkuah hangat yang The campaign achieved 69% share of voice and relevan untuk iftar dan sahur. Kampanye ini meraih 108M+ impressions, reached beyond core mums to 69% share of voice dan 108 juta+ impressions, serta include Gen Z and newlyweds. menjangkau audiens di luar core mums, termasuk Gen Z dan pasangan baru menikah. Digital-First Demand Generation Digital-First Demand Generation dan Momentum Viral and Viral Momentum Keberadaan platform digital yang semakin As digital platforms increasingly shape taste membentuk tren rasa dan penemuan resep, trends and recipe discovery, we doubled mendorong kami untuk memperkuat model down on a demand generation model built demand generation yang ditopang siklus insight- on faster insight-to-content cycles. We strengthened to-content yang lebih cepat. Kami meningkatkan our ability to listen, respond, and create culturally kemampuan untuk mendengar, merespons, dan resonant content at speed by leveraging short- menciptakan konten yang relevan secara budaya form storytelling, creator toolkits, and social dengan kecepatan tinggi melalui short-form formats that feel native to the platforms where 166 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 169
storytelling, creator toolkits, serta format sosial yang consumers now decide “what to cook next.”
terasa “native” di platform tempat konsumen kini This improved our agility in making brands visible,
menentukan “masak apa hari ini”. Hal ini memperkuat relevant, and talked about – without losing
kelincahan kami dalam menjaga merek tetap terlihat, consistency of brand message and superiority cues.
relevan, dan diperbincangkan tanpa kehilangan
konsistensi pesan merek maupun sinyal keunggulan.
Perubahan ini mendorong penguatan desirability This shift supported stronger brand desirability at
merek dalam skala luas, dan marketing excellence scale, and our marketing excellence in Foods was
di Foods kami diakui melalui berbagai penghargaan recognised through multiple local and regional
lokal maupun regional pada 2025, yang awards in 2025 that reflected stronger creative
mencerminkan efektivitas kreatif yang lebih kuat effectiveness and modern, social-first execution
serta eksekusi modern social-first lintas kampanye across Bango, Royco and Total Foods campaigns.
Bango, Royco, dan Total Foods.
Kampanye Ramadan Bango meraih Gold di Bango’s Ramadhan work received Gold at the
Mob-Ex Marketing Interactive Awards APAC Mob-Ex Marketing Interactive Awards APAC
(Best Use of Interactive Media/AR & VR) dan (Best Use of Interactive Media/AR & VR) and the
Datamatix Awards APAC (Best Data-Driven Datamatix Awards APAC (Best Data-Driven Marketing
Marketing Campaign), serta Silver untuk Excellence Campaign), alongside Silver for Excellence
in Omnichannel pada Marketing Excellence in Omnichannel at the Marketing Excellence
Awards Indonesia. Awards Indonesia.
Royco meraih Bronze di MMA Asia Pacific untuk Royco was awarded Bronze at the MMA Asia Pacific
“Gen Z Revival: From Insecurity to Flavourful” dan for “Gen Z Revival: From Insecurity to Flavourful”
Top Innovation Award dari INFO Brand ID untuk and a Top Innovation Award from INFO Brand ID
Royco Fish. Sementara Total Foods meraih Gold for Royco Fish, while Total Foods earned Gold
di MMA Asia Pacific untuk “ Where Food Meets at the MMA Asia Pacific for “Where Food Meets
K-Romance” dan Silver di NEXT Awards untuk K-Romance” and Silver at the NEXT Awards for
“Masak Apa Hari Ini” (Most Innovative Data-Driven “Masak Apa Hari Ini” (Most Innovative Data-Driven
Marketing Campaign). Marketing Campaign).
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 167
Page 170
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Akselerasi Affiliate, Marketplace, Affiliate, Marketplace, and dan Social Commerce Social Commerce Acceleration Untuk memperkuat konversi dan mendekatkan To strengthen conversion and bring our brands merek ke momen pembelian, Foods mempercepat closer to purchase moments, Foods accelerated agenda social commerce melalui ekosistem afiliasi its social commerce agenda by building a more yang lebih scalable dan berorientasi kinerja. Melalui scalable and performance-driven affiliate ecosystem. kombinasi skema komisi terbuka dan terarah, kami Through a combination of open and targeted mengaktivasi kreator lintas tier yang mencakup commission models, we activated creators across makro, mikro, hingga nano, dan memperluas macro, micro, and nano tiers which expanded our jaringan menjadi lebih dari 16.000 afiliasi di seluruh network to over 16,000 affiliates nationwide. This Indonesia. Hal ini memperkuat kemampuan kami broadened our ability to reach diverse consumer dalam menjangkau komunitas konsumen yang communities and convert demand directly beragam dan mengonversi demand secara langsung through content. melalui konten. Seiring dengan pertumbuhan model ini, kami juga As we scaled this model, we continued terus memperkuat tata kelola dan panduan untuk strengthening governance and guidance to menyeimbangkan kecepatan dengan brand safety, balance speed with brand safety, compliance, and kepatuhan, dan konsistensi pesan untuk memastikan message consistency to ensure that performance akselerasi kinerja tetap selaras dengan penguatan acceleration remained aligned with brand ekuitas merek. equity building. Hidangan Sehari-Hari Everyday Dishes, Better Execution dengan Penyajian Lebih Baik Di saat konsumen di seluruh lapisan sosial ekonomi As consumers continued to seek value across semakin kritis dalam menjaga pengeluaran mereka, socioeconomic groups, we sharpened affordability kami juga mempertajam keterjangkauan produk while protecting value perception, ensuring tanpa mengorbankan persepsi nilai, dengan our products remained within reach without memastikan produk tetap terjangkau sambil compromising the experience consumers mempertahankan pengalaman yang diharapkan dari expect from our brands. Upper and Middle SES merek kami. Rumah tangga SES atas dan menengah households generally maintained spending, pada umumnya tetap berbelanja seperti biasa, namun while Lower SES households reduced both units rumah tangga SES menengah bawah mengurangi and trips, thus making pack-price architecture, belanja baik secara unit maupun frekuensi; kondisi communication of value, and execution discipline ini membuat arsitektur pack-price, komunikasi value, increasingly critical. serta disiplin dalam eksekusi menjadi semakin krusial. Kami memperkuat value delivery melalui We bolstered value delivery by optimising pack– optimalisasi arsitektur pack–price untuk melayani price architecture to serve both affordability kebutuhan akan harga terjangkau sekaligus trade- and trade-up, supported by clearer value up, yang didukung pesan nilai yang lebih jelas serta messaging and sharper promotional effectiveness. efektivitas promosi yang lebih tajam. Pendekatan This approach allowed us to remain relevant across ini menjaga relevansi lintas segmen, sekaligus segments, while maintaining competitiveness mempertahankan daya saing di pasar yang membuat in a market where consumers are increasingly konsumen semakin berintensi dan selektif dalam intentional and selective about purchase decisions. keputusan pembelian. 168 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 171
Secara paralel, kami memperkuat pendekatan In parallel, we stepped up our multi-channel and
multi-kanal dan lintas wilayah untuk membuka regional approach to unlock growth pockets,
kantong pertumbuhan, terutama melalui akselerasi particularly through accelerated hyperlocal
eksekusi hiper-lokal. Royco Rasa Ikan membuka execution. Royco Fish unlocked significant potential
potensi signifikan di luar Jawa, di mana hidangan in the Outer Islands where fish-based dishes
berbasis ikan mendominasi menu harian, sementara dominate, while Royco Mealmaker reinforced our
Royco Mealmaker memperkuat kehadiran kami presence within fast-growing meal-solution spaces.
di ruang meal-solution yang bertumbuh cepat. This combination of accessibility, relevance, and
Kombinasi dari aksesibilitas, relevansi, dan resonansi local resonance strengthened our ability to win in
lokal ini memperkuat kemampuan kami untuk the right places with the right propositions.
menang di tempat yang tepat, dengan proposisi
yang pas.
Inovasi bagi Selera Modern Innovation for Modern Tastes
Untuk terus mengantisipasi perubahan preferensi, To stay ahead of evolving preferences — especially
khususnya permintaan yang meningkat terhadap the growing demand for practical meal solutions and
solusi makanan yang praktis dan pilihan yang health-forward choices — we continued to expand
lebih health-forward, kami terus memperluas and refresh our portfolio in 2025. Our innovation
dan menyegarkan portofolio pada 2025. Agenda agenda focused on strengthening relevance in daily
inovasi kami berfokus pada penguatan relevansi di occasions, tapping into digitally shaped flavour trends,
momen harian, menangkap tren rasa yang dibentuk and supporting consumers who want convenient,
secara digital, serta mendukung konsumen yang trustworthy solutions that fit modern lifestyles.
menginginkan solusi yang nyaman, tepercaya, dan
selaras dengan gaya hidup modern.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 169
Page 172
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Inovasi pada Cooking Aids, mendukung In Cooking Aids, innovation supports both market
pengembangan pasar sekaligus relevansi regional. development and regional relevance. Royco
Royco memperluas proposisi memasak ikan broadened its fish-cooking proposition through
melalui peluncuran Royco Bumbu Kaldu Rasa the launch of Royco Bumbu Kaldu Rasa Ikan, a new
Ikan, yang dibuat dari saripati ikan asli. Produk ini fish-flavoured stock seasoning made with real fish
dikembangkan untuk menjawab persepsi umum extract. The product was developed to address the
yang berpandangan bahwa mengolah dan memasak common perception among consumers that fish is
ikan di rumah susah dan merepotkan. Formulanya challenging to prepare at home. It is designed to
dirancang agar hidangan ikan lebih praktis, dan make fish dishes more practical to prepare across
dibuat dengan beragam metode memasak yang cooking methods, which in turn would help families
membantu keluarga menyiapkan menu ikan dengan prepare fish dishes more easily and confidently.
lebih mudah dan percaya diri. Selain itu, Royco Furthermore, Royco actively supports the Indonesian
juga secara aktif mendukung program pemerintah government's Gemarikan program, which aims to
Gemarikan yang bertujuan mendorong konsumsi advance fish consumption across the nation. This
ikan secara nasional. Inisiatif ini dipimpin oleh initiative is led by the Ministry of Maritime Affairs and
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Fisheries (Kementerian Kelautan dan Perikanan, KKP)
of Indonesia.
Royco Mealmaker juga diperkuat sebagai platform Royco Mealmaker was also strengthened as a
solusi masak praktis untuk merespons perubahan practical meal-solution platform designed to respond
kebiasaan memasak di mana banyak rumah tangga to evolving cooking habits – where many households
sebelumnya sangat bergantung pada bumbu dasar previously relied heavily on basic seasonings such
seperti garam dan gula, namun kini semakin mencari as salt and sugar, but are increasingly seeking more
solusi yang lebih lengkap, lebih terasa, dan tetap flavourful, complete, and convenient solutions that
mudah untuk digunakan sehari-hari. still feel accessible for everyday use.
170 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 173
Berangkat dari wawasan tersebut, Royco Mealmaker Building on this insight, Royco Mealmaker expanded
berkembang melalui varian-varian baru yang through new variants that help consumers recreate
membantu konsumen menghadirkan kembali menu favourite dishes more easily at home, while
favorit dengan lebih mudah di rumah, sambil tetap maintaining the taste of credibility and versatility that
menjaga kredibilitas rasa dan fleksibilitas yang Royco is known for. In parallel, Royco Fish continued
menjadi ciri khas Royco. Seiring itu, Royco Rasa Ikan to unlock growth in regions where fish-based dishes
terus membuka peluang pertumbuhan di wilayah- are central to daily menus, particularly across the
wilayah yang menjadikan hidangan ikan sebagai Outer Islands.
bagian utama menu harian, khususnya di luar Jawa.
Melalui Unilever Food Solutions (UFS) kami Through Unilever Food Solutions (UFS), we support
mendukung kebiasaan makan yang bergizi balanced and sustainable nutritious eating habits,
seimbang dan berkelanjutan, sejalan dengan in line with the government’s focus on improving
fokus pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi the nutritional quality of the population. Through
masyarakat. Lewat kerja sama dengan Kementerian collaboration with the Ministry of Marine Affairs
Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia ini, and Fisheries of the Republic of Indonesia, Unilever
Unilever berpartisipasi aktif dalam Bimbingan Teknis actively participates in Technical Guidance (BIMTEK)
(BIMTEK) sebagai tindak lanjut kolaborasi Royco as a follow-up to the collaboration between Unilever
dengan program Gemarikan. Indonesia through Royco and the GEMARIKAN
program.
Dalam BIMTEK ini, Unilever memberikan edukasi In this BIMTEK, Unilever provides the Satuan
kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) across Indonesia
di seluruh Indonesia mengenai keamanan pangan, with education on food safety, efficient kitchen
pengelolaan dapur yang efisien, serta pemanfaatan management, as well as the utilisation of fish and
ikan dan hasil laut sebagai sumber protein hewani. marine products as sources of animal protein. With
Dengan pengalaman luas dalam sanitasi, higiene, extensive experience in sanitation, hygiene, nutrition
literasi gizi, dan manajemen dapur, Unilever berharap literacy, and kitchen management, Unilever hopes
inisiatif ini memperkuat kapasitas pengelola program this initiative will strengthen the capacity of nutritious
makan bergizi untuk menyediakan makanan yang meal program managers to provide safe, high-quality
aman dan berkualitas tinggi, selaras dengan panduan food that aligns with the #IsiPiringku guidelines for
#IsiPiringku bagi anak-anak Indonesia. Indonesian children.
Terkait Refreshments, kategori Juice dan Tea Bag In 2025, both the Juice and Tea Bag categories in
masih menghadapi tekanan pada 2025 seiring Refreshments continued to experience challenges
perubahan pola konsumsi dan meningkatnya due to changing consumption habits and an
preferensi terhadap minuman yang dipersepsikan increasing preference for beverages that are viewed
lebih sehat dan lebih “kekinian”, terutama di kalangan as healthier and more modern, especially among
konsumen muda. Dalam situasi ini, strategi kami younger consumers. Within this environment, our
berfokus pada penguatan relevansi bagi audiens strategy focused on strengthening relevance for a
muda yang aktif dengan memadukan tren rasa, younger, active audience by pairing flavour trends
manfaat fungsional, dan format modern yang sesuai with functional benefits and modern formats that fit
dengan rutinitas mereka. their lifestyles and routines.
Buavita terus memperkuat posisi kepemimpinan Buavita continued to strengthen its leadership
dengan proposisi yang jelas sebagai merek jus yang position, with a clear proposition as a juice brand
menghadirkan rasa yang enak sekaligus manfaat that delivers great taste alongside health-forward
yang lebih health-forward untuk konsumen muda benefits tailored to young, active consumers. By
yang aktif. Dengan menggabungkan pengembangan blending trend-relevant flavour development with
rasa yang relevan dengan tren dan pilihan berbasis benefits-led choices, Buavita reinforced its role as
manfaat, Buavita menegaskan perannya sebagai opsi a modern refreshment option that supported both
minuman modern yang mendukung baik rekrutmen recruitment and repeat among consumers who want
maupun repeat di kalangan konsumen yang products that feel enjoyable, but also “good for me”.
menginginkan produk yang terasa nikmat sekaligus
“good for me”.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 171
Page 174
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Pada kategori Teh, SariWangi mempercepat upaya In Tea, SariWangi accelerated efforts to reconnect untuk terkoneksi kembali dengan konsumen with younger consumers by expanding beyond muda melalui momen minum teh yang melebihi traditional tea moments into formats and flavours momen teh tradisional menuju format dan rasa that feel more contemporary and trend aligned. yang lebih kontemporer dan selaras dengan Through innovations such as Matcha and Earl tren. Dengan inovasi seperti Matcha dan Earl Grey Powder Tea, SariWangi strengthened its Grey Powder Tea, SariWangi memperkuat daya appeal among consumers who are exploring new tarik bagi konsumen yang ingin mengeksplorasi tastes, seeking convenience, and engaging with rasa baru, mencari kepraktisan, dan menemukan refreshment choices through digital discovery in pilihan minuman melalui discovery digital support of the broader ambition of Refreshments to guna mendukung ambisi Refreshments untuk win the next generation of consumers. memenangkan generasi berikutnya. Setelah tahun buku berakhir, pada 7 Januari 2026, Subsequent to year-end, on 7 January 2026, Unilever Indonesia mencapai kesepakatan untuk Unilever Indonesia reached an agreement to melakukan divestasi bisnis teh di Indonesia dengan divest our tea business in Indonesia under the merek SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa, SariWangi brand to PT Savoria Kreasi Rasa, as part sebagai bagian dari strategi optimalisasi portofolio of our strategy to optimise its portfolio and focus on dan fokus pada kategori yang lebih sedikit fewer, bigger categories with stronger sustainable namun lebih besar dengan potensi pertumbuhan growth potential. The divestment was completed on berkelanjutan yang lebih kuat. Divestasi ini 2 March 2026, following the signing of the required diselesaikan pada tanggal 2 Maret 2026, dengan documents and receipt of full payment, with the sale penandatanganan dokumen dan penerimaan value of Rp1.5 trillion. pembayaran penuh, dengan total nilai penjualan sebesar Rp1,5 triliun. Prospek: Prioritas Pertumbuhan Outlook: Sharper Growth Priorities yang Lebih Tajam untuk 2026 for 2026 Ke depan, ambisi kami adalah mempercepat Looking ahead, our ambition is to accelerate Foods’ pemulihan Foods dan meningkatkan kualitas recovery and strengthen the quality of growth, pertumbuhan yang ditopang oleh inovasi, eksekusi supported by innovation, sharper execution, and yang lebih tajam, serta investasi berkelanjutan continued investment behind our power brands. di power brands. Dengan Cooking Aids yang With Cooking Aids demonstrating strong potential menunjukkan potensi kuat seiring meningkatnya in in-home cooking, we will prioritise strategies aktivitas memasak di rumah, kami akan that grow household penetration and frequency memprioritaskan strategi yang meningkatkan through everyday dishes, culturally resonant penetrasi rumah tangga dan frekuensi penggunaan moments, and stronger brand experience. melalui hidangan sehari-hari, momen yang relevan secara budaya, dan pengalaman merek yang lebih kuat. 172 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 175
Kami juga memperkirakan beberapa pasar Foods We also expect several Foods markets to remain
akan tetap matang, sehingga disiplin eksekusi relatively mature, which makes disciplined
menjadi semakin penting. Prioritas kami mencakup execution even more important. Our priorities
pertumbuhan di kanal yang tepat melalui include growing in the right channels through
kemitraan yang lebih kuat, penguatan revenue stronger partnerships, strengthening revenue
management melalui arsitektur pack–price yang management through optimal pack–price
optimal serta investasi promosi. Selain itu kami juga architecture and promotional investment, stepping
memprioritaskan peningkatan keunggulan eksekusi up in-store excellence, and accelerating end-to-
di toko, serta percepatan operasi hiper-lokal end- end hyperlocal operations to ensure our portfolio,
to-end, untuk memastikan portofolio, distribusi, dan distribution, and demand generation are tailored to
demand generation benar-benar selaras dengan regional tastes and growth pockets.
preferensi rasa regional dan kantong pertumbuhan.
Di luar itu, kami akan terus memperkuat model In addition, we will continue strengthening our
demand generation yang future-fit dan future-fit demand generation model and
mempercepat eksekusi social-first serta digital accelerating social-first and digital execution
melalui siklus insight-to-content yang lebih through faster insight-to-content cycles, creator’s
cepat, kolaborasi kreator dalam skala besar, dan collaboration at scale, and trend responsiveness.
responsivitas terhadap tren. Dengan membangun By embedding listening into everyday ways of
kebiasaan untuk mendengar dalam cara kerja sehari- working and improving speed and agility, we aim to
hari, serta meningkatkan kecepatan dan kelincahan, keep our brands culturally connected and translate
kami memiliki tujuan untuk menjaga merek agar tetap attention into trial, repeat, and sustained relevance,
terhubung dengan budaya dan menerjemahkan while scaling performance through affiliate and
perhatian menjadi trial, repeat, serta relevansi yang social commerce in a brand-safe and consistent way.
berkelanjutan, sekaligus membuat skala kinerja
melalui afiliasi dan social commerce secara brand-
safe dan konsisten.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 173
Page 176
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Ice Cream
Pemisahan dan Divestasi Bisnis Es Krim Demerger and Divestment
of the Ice Cream Business
Pada tahun 2025, Unilever mengambil langkah In 2025, Unilever took a strategic step to separate
strategis untuk memisahkan bisnis Es Krim its global Ice Cream business, recognising that the
secara global. Langkah ini diambil dengan category has distinct operating characteristics
mempertimbangkan faktor bahwa kategori ini compared to the rest of the Group portfolio – most
memiliki karakteristik operasional yang berbeda notably its high seasonality, capital-intensive cold-
dibandingkan portofolio Grup lainnya terutama dari chain requirements, and a channel profile that
sisi tingkat musiman yang tinggi, kebutuhan cold- benefits from a dedicated strategy and capital model.
chain yang bersifat padat modal, serta profil saluran
yang memerlukan strategi dan model permodalan
yang lebih terfokus.
Sejalan dengan pemisahan tersebut, The Magnum Following this separation, The Magnum Ice Cream
Ice Cream Company (TMICC) mulai beroperasi Company (TMICC) began operating as a standalone
sebagai perusahaan independen yang didirikan di company, incorporated in the Netherlands and
Belanda dan tercatat di bursa Amsterdam, London, listed in Amsterdam, London, and New York.
dan New York. Unilever tetap mempertahankan Unilever retained a minority stake (below 20%) to
kepemilikan saham minoritas di bawah 20%, yang be sold down over time in support of separation
akan dilepas secara bertahap untuk mendukung costs and to preserve capital flexibility. From Q4,
biaya pemisahan serta menjaga fleksibilitas Ice Cream is presented as a discontinued operation
permodalan. Sejak kuartal IV, bisnis Es Krim disajikan at Group level, supported by a share consolidation
sebagai operasi yang dihentikan (discontinued to maintain comparability of share price, earnings
operation) pada tingkat Grup, didukung oleh per share, and dividends per share following
konsolidasi saham untuk menjaga keterbandingan the demerger.
harga saham, laba per saham, dan dividen per saham
pasca pemisahan.
Selaras dengan perkembangan global tersebut, Aligned with this global development, Unilever
Unilever Indonesia menyelesaikan divestasi bisnis Indonesia completed the divestment of its Ice
Es Krim pada 8 Desember 2025 melalui penjualan Cream business on 8 December 2025 through the
kepada PT The Magnum Ice Cream Indonesia, bagian sale to PT The Magnum Ice Cream Indonesia, part
dari The Magnum Ice Cream Group, dengan nilai of The Magnum Ice Cream Group, with a total value
transaksi sebesar Rp7.000.000.000.000. Divestasi of Rp7,000,000,000,000. The divestment followed
ini merupakan tindak lanjut atas penandatanganan the signing of the Business Transfer Agreement
Business Transfer Agreement pada November 2024 in November 2024 and the approval obtained
serta persetujuan yang diperoleh melalui Rapat through the Extraordinary General Meeting of
Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan Rapat Shareholders and Independent Shareholders
Umum Pemegang Saham Independen pada Meeting in January 2025. In line with the completion
Januari 2025. Sesuai dengan tanggal efektif date, Ice Cream business performance continued
penyelesaian transaksi, kinerja bisnis Es Krim masih to be recorded within Unilever Indonesia up to
tercatat dalam kinerja Unilever Indonesia hingga 8 December 2025, after which the business operations
8 Desember 2025, sebelum selanjutnya operasional transferred to the new entity.
bisnis tersebut dialihkan kepada entitas baru.
174 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 177
Transaksi ini mencakup pengalihan aset, hak, dan The transaction covered the transfer of assets,
liabilitas yang digunakan secara khusus dalam bisnis rights, and liabilities used exclusively in the Ice
Es Krim, termasuk antara lain kekayaan intelektual Cream business, including (among others) relevant
yang relevan, aset tetap, kabinet es krim, serta intellectual property, plant and equipment, ice cream
kontrak dan persediaan terkait, dengan beberapa cabinets, and associated contracts and inventories
item tertentu dialihkan pada akhir masa transisi (with certain items transferred at the end of the post-
pascapenyelesaian transaksi. Sebagai bagian dari closing transition period). As part of the separation,
proses pemisahan ini, lebih dari 700 karyawan more than 700 colleagues transitioned from Unilever
beralih dari Unilever Indonesia ke PT The Indonesia to PT The Magnum Ice Cream Indonesia,
Magnum Ice Cream Indonesia, guna memastikan ensuring continuity of operational capability and
keberlangsungan kapabilitas operasional dan market execution.
eksekusi di pasar.
Untuk mendukung kelancaran proses transisi, To support a smooth transition, the Company
Perseroan menjalankan keterlibatan pemangku implemented structured stakeholder engagement
kepentingan secara terstruktur yang mencakup across regulators, shareholders, employees,
regulator, pemegang saham, karyawan, customers, and suppliers. This included ongoing
pelanggan, dan pemasok. Upaya ini dilakukan communications such as townhalls, bipartite
melalui komunikasi berkelanjutan, seperti town discussions, and targeted sessions to ensure
hall, diskusi bipartit, serta sesi-sesi yang terarah clarity on expectations and minimise disruption.
untuk memastikan kejelasan ekspektasi dan Knowledge transfer was prioritised for shared
meminimalkan gangguan. Kami memprioritaskan service functions that included Finance, Human
transfer pengetahuan terutama untuk fungsi layanan Resources, Legal, and Procurement, and supported
bersama yang mencakup Keuangan, Sumber Daya by the progressive separation of systems and,
Manusia, Legal, dan Pengadaan, serta didukung where required, temporary service agreements
oleh pemisahan sistem secara bertahap. Apabila (TSAs) to sustain business continuity throughout
diperlukan, kami juga membuat perjanjian layanan the transition period.
sementara atau temporary service agreements
(TSA) guna menjaga kesinambungan bisnis selama
masa transisi.
Dengan selesainya divestasi tersebut, portofolio Following the completion of the divestment,
Unilever Indonesia menjadi semakin terfokus pada Unilever Indonesia’s portfolio is sharpened further
kategori inti yang tersisa, sehingga memperkuat towards its remaining core categories, strengthening
fokus strategis dan alokasi sumber daya untuk focus and resource allocation to drive sustainable
mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan serta growth and value creation going forward.
penciptaan nilai ke depan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 175
Page 178
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Unilever Food Solutions
(UFS) Indonesia
Dibangun oleh para chef dan untuk chef,
Unilever Food Solutions (UFS) Indonesia
terus memperkuat perannya sebagai
mitra B2B tepercaya bagi pelaku usaha
jasa boga (food service) di seluruh
Indonesia. Kami mendukung jaringan
restoran, pelaku usaha independen,
hotel, katering, hingga wirausaha kuliner
yang sedang tumbuh, agar mereka dapat
meningkatkan efisiensi dapur, sekaligus
memperkuat profitabilitas bisnis.
Built by chefs for chefs, Unilever Food Solutions (UFS)
Indonesia continues to strengthen its role as a trusted B2B
partner for food service operators across the country by
supporting restaurant chains, independent businesses,
hotels, caterers, and emerging culinary entrepreneurs to
improve both kitchen efficiency and business profitability.
176 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 179
Dibangun oleh para chef dan untuk chef, Unilever Built by chefs for chefs, Unilever Food Solutions
Food Solutions (UFS) Indonesia terus memperkuat (UFS) Indonesia continues to strengthen its role as
perannya sebagai mitra B2B tepercaya bagi pelaku a trusted B2B partner for food service operators
usaha jasa boga (food service) di seluruh Indonesia. across the country by supporting restaurant chains,
Kami mendukung jaringan restoran, pelaku usaha independent businesses, hotels, caterers, and
independen, hotel, katering, hingga wirausaha emerging culinary entrepreneurs to improve both
kuliner yang sedang tumbuh, agar mereka dapat kitchen efficiency and business profitability.
meningkatkan efisiensi dapur, sekaligus memperkuat
profitabilitas bisnis.
Industri yang Tangguh, dengan A Resilient Industry
Kebutuhan yang Terus Berkembang with Evolving Demands
Pada tahun 2025, kondisi makroekonomi Indonesia In 2025, Indonesia’s macroeconomic environment
relatif tetap tangguh, ditopang oleh konsumsi remained relatively resilient, supported by stable
domestik yang stabil dan inflasi yang terkendali, domestic consumption and controlled inflation
meskipun ketidakpastian global dan volatilitas despite ongoing global uncertainty and cost
biaya masih berlangsung. Di tengah situasi tersebut, volatility. Against this backdrop, the food service
industri food service melanjutkan pemulihan di industry sustained its recovery across key segments
berbagai segmen utama mulai dari Hotel, Restoran, that included Hotel, Restaurant and Caterers
dan Katering (HORECA), Quick Service Restaurant (HORECA), Quick Service Restaurant (QSR), catering,
(QSR), katering, hingga usaha makanan skala kecil and small food businesses, driven by increased
yang didorong oleh meningkatnya mobilitas, aktivitas mobility, social occasions, and continued demand for
sosial yang lebih banyak, serta permintaan yang out-of-home dining.
berkelanjutan terhadap konsumsi di luar rumah.
Namun, lingkungan operasional tetap menantang. At the same time, the operating environment
Pelaku usaha food service menghadapi tekanan remained challenging. Food service operators
dari kenaikan biaya bahan baku, keterbatasan faced pressure from rising food input costs, labour
tenaga kerja, dan persaingan yang makin intensif. constraints, and intensifying competition, while
Sementara, konsumen menjadi semakin sensitif consumers became more value-conscious and
terhadap nilai (value), dan lebih selektif. Kondisi ini selective. These conditions contributed to a more
mendorong polarisasi pasar, di mana keberhasilan polarised market, where winning increasingly
semakin ditentukan oleh kemampuan operator dalam depended on an operator’s ability to balance
menyeimbangkan kualitas rasa, keterjangkauan, taste quality, affordability, operational efficiency,
efisiensi operasional, serta konsistensi produk. and consistency. Industry shifts also continued
Perubahan di industri juga semakin cepat, dengan to accelerate: local and heritage flavours gained
cita rasa lokal dan warisan kuliner yang kembali renewed relevance, while digital discovery and social
menjadi relevan. Di sisi lain, penemuan digital dan influence played a growing role in shaping dining
pengaruh sosial kian membentuk pilihan konsumen choices through raising the bar for menu relevance
dan menaikkan standar relevansi menu serta and execution excellence.
keunggulan eksekusi.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 177
Page 180
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Kinerja 2025: Reset Strategis 2025 Performance: Strategic Reset dan Fokus Kategori yang Lebih Tajam and Sharper Category Focus Pada tahun 2025, UFS menjalankan reset komersial In 2025, UFS undertook a pivotal commercial dan operasional yang penting, dengan memperkuat and operational reset, strengthening core fundamental inti di seluruh kanal melalui fokus fundamentals across channels with renewed jangka panjang baru yang disiplin. Salah satu langkah discipline and long-term focus. One strategic strategis yang diambil adalah keputusan untuk move was the decision to deprioritise, and menurunkan prioritas (deprioritise), dan memusatkan focus on categories where UFS saw stronger fokus pada kategori-kategori yang dinilai memiliki growth potential and closer alignment with potensi pertumbuhan lebih kuat serta lebih selaras customer demand. dengan kebutuhan pelanggan. 178 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 181
Pendekatan yang disiplin ini tercermin pada This disciplined approach was reflected in
momentum secondary sales yang menggembirakan, encouraging secondary sales momentum
yang menunjukkan adanya permintaan dasar dari that signalled underlying operator demand for
para operator terhadap solusi berbasis kategori. category-led solutions. While the year remained
Meski kondisi tahun ini tetap menantang, UFS challenging, UFS sustained its market position.
mampu mempertahankan posisi pasar. Yang Importantly, profitability strengthened, with UFS
tak kalah penting, profitabilitas menguat dengan delivering robust growth in Underlying Operating
pertumbuhan yang solid pada Underlying Operating Profit (UOP) that underscored the impact of
Profit (UOP). Hal ini menegaskan hasil dari pilihan sharper choices and execution discipline even amid
strategi yang lebih tajam dan disiplin eksekusi, top-line pressures.
bahkan di tengah tekanan terhadap kinerja top-line.
Memperkuat Kolaborasi Strengthening Collaboration
dengan Chef dan Ekosistem Kuliner with Chefs and The Culinary Ecosystem
Selaras dengan proposisi nilai UFS sebagai mitra In line with UFS’s value proposition as a partner
bagi chef dan operator, kolaborasi tetap menjadi to chefs and operators, collaboration remained
inti dalam cara kami menciptakan nilai. UFS central to how we create value. UFS engaged
berinteraksi dengan berbagai segmen: HORECA across diverse segments: HORECA (seeking
(yang membutuhkan diferensiasi dan konsistensi), differentiation and consistency); QSR and chains
QSR dan jaringan restoran (yang berfokus pada (focused on scalability and cost efficiency); and
skala dan efisiensi biaya), serta UMKM, cloud kitchen, SMEs, cloud kitchens, and caterers (navigating
dan katering (yang menghadapi tekanan margin margin pressure and labour constraints). Across
dan kendala tenaga kerja). Kebutuhan utama dari these segments, common needs emerged around
berbagai segmen tersebut relatif serupa, mulai dari menu profitability, kitchen efficiency, flavour
profitabilitas menu, efisiensi dapur, konsistensi rasa, consistency, and capability-building.
hingga pengembangan kapabilitas.
UFS bekerja erat dengan chef dan operator UFS worked closely with chefs and operators
melalui sesi advisory dan immersion, dukungan through advisory and immersion sessions, menu
menu engineering, optimasi biaya, hingga engineering and cost optimisation support, and
pendampingan kuliner secara langsung dengan hands-on culinary guidance by translating insights
cara menerjemahkan insight menjadi resep yang into executable recipes, techniques, and kitchen
bisa dieksekusi, teknik memasak, dan alur kerja workflows. This approach strengthened UFS’s
dapur yang aplikatif. Pendekatan ini memperkuat position not only as a supplier, but as a partner
posisi UFS bukan sekadar sebagai pemasok, namun embedded in customers’ day-to-day operations.
sebagai mitra yang hadir dalam operasional
pelanggan sehari-hari.
UFS juga terus berkontribusi bagi ekosistem UFS also continued to contribute to the broader
kuliner yang lebih luas melalui kemitraan strategis. culinary ecosystem through strategic partnerships.
Pada tahun 2025, UFS berkolaborasi dengan SiAL In 2025, UFS collaborated with SiAL InterFOOD,
InterFOOD, untuk mendukung berbagai aktivitas supporting professional engagement activities
engagement profesional termasuk menjadi juri including culinary competition judging, and
kompetisi kuliner. Kami juga memperkuat kerja sama strengthened partnerships with culinary education
dengan institusi pendidikan kuliner seperti National institutions such as National Hotel Institute (NHI)
Hotel Institute (NHI) Bandung, untuk mendukung Bandung to support capability development and
pengembangan kapabilitas dan penyediaan real-world kitchen exposure for emerging talent.
exposure dapur nyata bagi talenta muda.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 179
Page 182
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Future Menu: Mengubah Insight Future Menu: Turning Insight Menjadi Implementasi Nyata into Real-World Adoption Pada tahun 2025, UFS mengembangkan Future In 2025, UFS evolved Future Menu from a brand-led Menu dari sekadar narasi berbasis merek menjadi narrative into an industry-led activation through aktivasi yang dipimpin industri, dengan menggeser shifting from “Brand Says” to an “Others Say & Do” pendekatan dari “ Brand Says” menjadi “Others approach to strengthen credibility and accelerate Say & Do”, untuk memperkuat kredibilitas dan adoption. UFS activated four Future Menu themes mempercepat adopsi. UFS menjalankan empat that resonated strongly with Indonesia’s culinary tema Future Menu yang sangat relevan dengan scene: Culinary Roots, Street food Couture, lanskap kuliner Indonesia yaitu: Culinary Roots, Borderless Cuisine, and Diner Design that helped Street Food Couture, Borderless Cuisine, dan Diner chefs translate trends into relevant, operationally Design, yang membantu chef menerjemahkan tren executable menu ideas. menjadi ide menu yang relevan dan dapat dieksekusi secara operasional. Aktivasi juga diperluas dari paparan satu kota Activation expanded from single-city exposure menjadi roadshow di tiga kota (Jakarta, Semarang, into a three-city roadshow (Jakarta, Semarang, and dan Bali), sehingga platform ini semakin dekat Bali), bringing the platform closer to local culinary dengan komunitas kuliner lokal. Future Menu 2025 communities. Future Menu 2025 delivered stronger mencatat hasil yang lebih kuat dibanding tahun outcomes than the previous year, including 4.5x sebelumnya, termasuk unduhan e-book 4,5x lebih higher e-book downloads and 45 menu launches tinggi serta 45 peluncuran menu yang diwujudkan brought to life through 12 restaurant partners, melalui 12 mitra restoran, yaitu: GIOI, Kafe Betawi, including GIOI, Kafe Betawi, Toma Group, ISMAYA, Toma Group, ISMAYA, Dailah, Tavern Group, Seribu Dailah, Tavern Group, Seribu Rasa, Biko, Locahands Rasa, Biko, Locahands Group, Mil’s Kitchen, Soren, Group, Mil’s Kitchen, Soren, and Tide&Table. dan Tide&Table. Memperluas Dukungan Digital Scaling Digital Enablement melalui Konten Berbasis Data with Data-Led Content Dukungan digital tetap menjadi pilar penting untuk Digital enablement remained a key pillar in memperluas skala kontribusi UFS secara lebih extending UFS support at scale. In 2025, UFS besar. Pada tahun 2025, UFS semakin memperkuat further strengthened UFS.com as a data-led UFS.com sebagai hub solusi kuliner berbasis data culinary solution hub to provide recipe inspiration, yang menyediakan inspirasi resep, solusi menu dish-based menu solutions, culinary techniques, berbasis hidangan (dish-based), teknik kuliner, serta and content aligned to key commercial moments konten yang selaras dengan momen komersial such as Ramadan, new product introductions, and utama seperti Ramadan, peluncuran produk baru, Future Menu themes. dan tema Future Menu. Pembeda utamanya adalah penggunaan data A key differentiator was disciplined use of dan insight secara disiplin untuk membentuk data and insights to shape content and menu konten dan inovasi menu. Dengan memetakan innovation. By mapping 800+ dish-based keywords lebih dari 800 kata kunci berbasis hidangan yang aligned to operator search behaviour, UFS selaras dengan perilaku pencarian operator, UFS ensured content remained practical, relevant, memastikan konten tetap praktis, relevan, dan and commercially meaningful for food service bermakna secara komersial bagi profesional professionals. This insight-led approach delivered food service. Pendekatan berbasis insight ini 71% year-on-year growth in organic traffic, with 76% menghasilkan pertumbuhan trafik organik sebesar of visits originating from editorial and recipe pages, 71% (year-on-year), dengan 76% kunjungan berasal an 89% engagement rate, and increased product dari halaman editorial dan resep, engagement rate call-to-action interactions driven by dish-led sebesar 89%, serta meningkatnya interaksi call- content journeys. to-action produk yang didorong oleh alur konten berbasis hidangan. 180 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 183
Upaya ini juga memperoleh pengakuan These efforts received international recognition,
internasional, dengan UFS Indonesia meraih with UFS Indonesia earning two GOLD awards
dua penghargaan GOLD pada tahun 2025 dari in 2025: The Drum Awards Festival 2025 (London)
The Drum Awards Festival 2025 (London) untuk for Use of Data & Insights (Precision Marketing)
kategori Use of Data & Insights (Precision Marketing) in collaboration with Greenpark, and the
bersama Greenpark, serta MARKETECH APAC MARKETECH APAC Next Awards 2025 for Most
Next Awards 2025 untuk Most Innovative Content Innovative Content Marketing Campaign.
Marketing Campaign.
Pendekatan Komersial & Distribusi Commercial & Distribution Approach
UFS terus melayani pelanggan melalui pendekatan UFS continued to serve customers through a
routes-to-market yang seimbang, dengan balanced routes-to-market approach combining
mengombinasikan direct sales/key accounts dan direct sales/key accounts and distributor/wholesaler
kanal distributor/wholesaler, serta tetap berfokus channels, with an ongoing focus on supporting SME
mendukung operator UMKM melalui model layanan operators through accessible service models. In 2025,
yang mudah diakses. Pada tahun 2025, tidak there were no major shifts in the channel approach
terdapat perubahan besar dalam pendekatan kanal compared to the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya.
Prospek 2026: Looking Ahead:
Memperkuat Kemitraan, Inovasi, Strengthening Partnerships,
dan Menangkap Permintaan Sejak Dini Innovation, and Early Demand Capture
Menatap tahun 2026 dan seterusnya, UFS tetap Looking ahead to 2026 and beyond, UFS remains
yakin dengan potensi jangka panjang industri food confident in the long-term potential of Indonesia’s
service di Indonesia. Untuk mencapai pertumbuhan food service industry. To achieve sustainable
yang berkelanjutan di tengah tantangan pasar yang growth despite ongoing market challenges,
masih berlangsung, UFS akan mempertahankan UFS will maintain its commitment to innovation,
komitmen pada inovasi, kolaborasi, dan penciptaan collaboration, and delivering added value to its
nilai tambah bagi para mitra, sekaligus terus partners, while continuing to adapt its approach
menyesuaikan pendekatan agar tetap relevan to meet evolving industry needs.
dengan dinamika kebutuhan industri.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 181
Page 184
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Customer Development
Kolaborasi kami dengan
para peritel berfokus pada
pertumbuhan yang strategis,
menegaskan tujuan bersama
untuk menyediakan produk
berkualitas tinggi dengan cara
yang paling mudah dijangkau
oleh konsumen.
Our collaboration with retailers was
focused on strategic growth, reaffirming
our common goal of providing high-quality
consumer goods in the most accessible
way possible.
182 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 185
Beradaptasi Dengan Kondisi Pasar Adapting to an Evolving
yang Terus Berkembang Market Landscape
Pada tahun 2025, tim Customer Development In 2025, Unilever Indonesia’s Customer Development
Unilever Indonesia menavigasi lingkungan ritel yang team navigated a retail environment that remained
tetap dinamis dan semakin kompetitif. Preferensi dynamic and increasingly competitive. Consumer
konsumen terus berkembang, dipengaruhi oleh preferences continued to evolve, shaped by
kondisi ekonomi serta perubahan perilaku belanja. economic conditions and shifting shopping
Pasar FMCG relatif konstan, dengan pelemahan behaviours. The FMCG market was largely flat, with
yang berlanjut pada kanal offline konvensional. continued softness in conventional offline channels,
Sementara D-commerce terus tumbuh dan semakin while D-commerce continued to expand and
membentuk kebiasaan belanja. increasingly shape shopping habits.
Agar tetap unggul, kami mempertajam pendekatan To stay ahead, we sharpened our multi-channel
multi-kanal dengan memperkuat kehadiran di approach by strengthening our presence across
General Trade (GT), Modern Trade (MT), dan Digital General Trade (GT), Modern Trade (MT), and Digital
Commerce (D-Commerce), sekaligus menegaskan Commerce (D-Commerce), while reinforcing our
komitmen kami terhadap efisiensi, daya saing, commitment to efficiency, competitiveness, and
dan transformasi digital. Dalam konteks tersebut, digital transformation. Within this context, Unilever
Unilever Indonesia mempertahankan performa yang Indonesia maintained resilient performance, with
resilien, dengan SSV yang konsisten dibandingkan SSV remaining consistent year-on-year and USG
tahun sebelumnya serta USG yang meningkat increasing by 4%, supported by growth in priority
4%, didukung oleh pertumbuhan pada kanal dan channels and categories.
kategori prioritas.
Memperkuat Strategi Strengthening Our
Route-to-Market Route-to-Market Strategy
Salah satu pilar utama eksekusi kami pada tahun A key pillar of our execution in 2025 was ensuring
2025 adalah memastikan produk kami menjangkau that our products reached shoppers quickly,
pembeli secara cepat, andal, dan dalam format reliably, and in the right formats across channels.
yang tepat di berbagai kanal. Kami terus melayani We continued to serve Indonesian households
rumah tangga Indonesia melalui akses yang by providing convenient access to Unilever
mudah terhadap produk Unilever di toko-toko ritel, products across retail touchpoints, supported
khususnya melalui penguatan eksekusi di GT, MT, dan by strengthened execution in GT, MT, and
kanal-kanal yang terus berkembang. emerging channels.
Di MT dan GT, kami terus menegaskan stabilitas In MT and GT, we continued to strengthen price
harga sebagai prinsip utama, sembari memperkuat stability as a core principle, while reinforcing
standar eksekusi untuk melindungi kualitas layanan execution standards to protect service quality
dan mendukung pertumbuhan yang sehat. Untuk and support healthy growth. As part of these efforts,
itu, kami melakukan peninjauan ulang atas kemitraan we re-evaluated our distributor partnerships and
distributor dan melakukan penyesuaian yang made adjustments where necessary, alongside
diperlukan, serta menjalankan inisiatif terarah untuk targeted initiatives to enhance stock coverage
meningkatkan cakupan stok di kanal minimarket. in minimarkets.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 183
Page 186
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Pada MT, kolaborasi manajemen kategori yang In MT, effective category management collaboration efektif dengan pelanggan tetap menjadi faktor with customers remained essential to select relevant kunci untuk menentukan ragam produk yang assortments to be sold effectively in-store. We also relevan dan dapat dijual dengan efektif di toko. continued to strengthen in-store visibility and Kami juga terus memperkuat visibilitas dan aktivasi activation to support a better shopping experience di toko guna mendukung pengalaman belanja yang aligned to the shopper mission of each store format, lebih baik sesuai misi belanja pada tiap format toko, while also driving more connected omnichannel sekaligus mendorong pengalaman belanja yang experiences. These efforts were supported by semakin terhubung (omnichannel). Seluruh upaya continued investments in infrastructure and team tersebut ditopang oleh investasi berkelanjutan capabilities, ensuring that operational excellence pada infrastruktur serta kapabilitas tim, agar remained the foundation for stronger retailer keunggulan operasional tetap menjadi fondasi dalam partnerships and market performance. memperkuat kemitraan ritel dan kinerja pasar. 184 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 187
Respons atas Responding to
Perubahan Preferensi Konsumen Shifting Consumer Preferences
Sepanjang tahun 2025, pembeli menjadi semakin Across 2025, shoppers became increasingly selective
selektif dan semakin mengutamakan value, terutama and more value conscious, particularly in proximity
pada format proximity. Di saat yang sama, peluang formats. At the same time, premium opportunities
premium tetap muncul, khususnya di ekosistem continued to emerge, especially in Beauty &
Beauty & Wellbeing dan Personal Care. Dalam Wellbeing and Personal Care ecosystems. In a highly
pasar yang sangat kompetitif, kami tetap berfokus competitive market, we remained focused on what
pada hal-hal yang paling penting, yaitu menjaga matters most by maintaining the right balance of
keseimbangan antara keterjangkauan, kualitas, dan affordability, quality, and availability, while ensuring
ketersediaan, serta memastikan eksekusi yang disiplin disciplined execution so our brands remain relevant
agar merek kami tetap relevan bagi konsumen. to consumers.
Di GT, kami terus memperdalam keterlibatan dengan In GT, we continued to deepen engagement with
peritel dan distributor untuk memperkuat hubungan retailers and distributors, strengthening relationships
yang fundamental dalam menjaga visibilitas dan that are fundamental to maintaining product visibility
ketersediaan produk. and availability.
Sementara itu, sejalan dengan agenda “Channel Aligned with our “Channel of the Future” agenda,
of the Future”, kami terus membangun kesiapan we continued building readiness in high-growth
ekosistem dengan pertumbuhan tinggi, termasuk ecosystems, including HABA and D-commerce,
HABA dan D-commerce, seiring perubahan where shopper behaviour is changing fastest.
perilaku belanja yang berlangsung paling cepat To build momentum in D-commerce, we advanced
di kanal ini. Untuk membangun momentum di an end-to-end approach that connects demand
D-commerce, kami mendorong pendekatan end- generation to conversion, while strengthening
to-end yang menghubungkan demand generation the online shopping experience. One of the
hingga konversi, serta memperkuat pengalaman example is through live streaming and affiliate
belanja online. Salah satunya misalnya melalui live collaborations, supported by stronger ratings and
streaming dan kolaborasi afiliasi, didukung oleh reviews to build confidence in product quality.
penguatan ratings dan reviews untuk membangun
kepercayaan terhadap kualitas produk.
Berinvestasi untuk Pertumbuhan Investing in Growth
dan Ekspansi pada 2026 and Expansion for 2026
Memasuki 2026, Unilever Indonesia akan terus As we move into 2026, Unilever Indonesia will continue
membangun fondasi route-to-market yang semakin building on a stronger route-to-market foundation.
kuat. Fokus kami adalah memperkuat eksekusi Our focus remains on strengthening execution in
di kanal inti sekaligus meningkatkan kesiapan di core channels while enhancing readiness in high-
ekosistem dengan pertumbuhan tinggi. Dalam growth ecosystems. In this context, GT and MT will
hal ini, GT dan MT akan tetap menjadi pendorong continue to be key growth drivers, while we will also
utama, sementara peluang pertumbuhan yang continue developing larger opportunities through
semakin besar juga akan terus dikembangkan HABA ecosystems and D-commerce, particularly for
melalui ekosistem HABA dan D-commerce, khususnya premium segments.
untuk segmen premium.
Seiring dengan hal itu, kami juga akan terus memperkuat Alongside this, we will continue strengthening
kemitraan distributor dan penerapan tata kelola untuk distributor partnerships and governance to ensure
menjaga standar operasional dan kepatuhan. Di luar operational and compliance standards remain robust.
itu, kami juga akan terus memperkuat eksekusi di lini In addition, we will continue to strengthen frontline
depan sehingga terus dapat meningkatkan keandalan execution to further enhance service reliability
layanan dan memastikan ketersediaan produk yang and ensure on-time and in-full product availability
tepat waktu dan lengkap (on-time and in-full) di toko. in stores.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 185
Page 188
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Rantai Pasok
Supply Chain
Pada tahun 2025, kami mencatat
peningkatan tingkat layanan
melalui penyelarasan
yang lebih kuat dengan tim
penjualan, prioritas yang
lebih baik, serta respons
operasional yang lebih lincah.
In 2025, we delivered service level
improvement through stronger alignment
with sales, better prioritisation, and more
agile operational responses.
186 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 189
Membangun Rantai Pasok yang Efisien, Building an Efficient, Resilient,
Tangguh, dan Siap Menyambut and Future-Ready Supply Chain
Masa Depan
Di Unilever Indonesia, rantai pasok kami lebih At Unilever Indonesia, our supply chain is more
dari sekadar tulang punggung operasional. than a backbone. It is a competitive differentiator
Rantai pasok kami merupakan faktor pembeda that enables reliable service, sharper cost discipline,
kompetitif yang memungkinkan kami dalam and faster execution in an increasingly volatile
menghadirkan layanan yang andal, disiplin biaya operating environment. In 2025, we focused
yang lebih tajam, serta eksekusi yang lebih cepat on delivering stable, high-quality operations
di tengah lingkungan usaha yang semakin dinamis. while advancing major transformation initiatives
Pada tahun 2025, kami berfokus untuk menjaga that strengthened productivity, service, and
operasi yang stabil dan berkualitas tinggi, sembari long-term resilience.
melanjutkan berbagai inisiatif transformasi utama
yang memperkuat produktivitas, layanan, dan
ketangguhan jangka panjang.
Kami menjaga keandalan pelaksanaan operasional We maintained reliable day-to-day execution in
sehari-hari di tengah lingkungan yang dinamis, a dynamic environment, progressed digital and
mendorong kemajuan program digitalisasi dan automation programmes across our manufacturing
otomasi di seluruh jaringan manufaktur, serta network, and enhanced service performance through
meningkatkan kinerja layanan melalui penyelarasan clearer alignment and smarter, more segmented
yang lebih jelas dan model pemenuhan yang lebih fulfilment models. These efforts were supported by
cerdas serta lebih tersegmentasi. Upaya-upaya ini continued investments and partnerships in safety,
didukung oleh investasi berkelanjutan dan kemitraan quality, sustainability, and people capability—
di bidang keselamatan, kualitas, keberlanjutan, dan ensuring that our supply chain remains competitive,
kapabilitas SDM, sehingga rantai pasok kami tetap future ready, and able to support the company’s
kompetitif, siap menghadapi masa depan, dan mampu growth priorities.
mendukung prioritas pertumbuhan Perseroan.
Kinerja 2025: Performance in 2025:
Transformasi yang Memperkuat Transformation that Strengthens
Produktivitas dan Layanan Productivity and Service
Pada tahun 2025, kami mencatat peningkatan In 2025, we delivered service level improvement
tingkat layanan melalui penyelarasan through stronger alignment with sales, better
yang lebih kuat dengan tim penjualan, prioritas yang prioritisation, and more agile operational responses.
lebih baik, serta respons operasional yang lebih We also advanced segmented operations across
lincah. Kami juga melanjutkan penerapan operasi E2E value chain for premium portfolio. We deployed
tersegmentasi di seluruh rantai nilai end-to-end segmentation approach across procurement,
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 187
Page 190
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS untuk portofolio premium. Pendekatan segmentasi manufacturing and distribution for a “fit for purpose” diterapkan di area pengadaan, manufaktur, dan supply chain consistent with product, customer distribusi guna membangun rantai pasok yang and channel requirements. We delivered this while dirancang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan optimizing cost, maximizing cash and improving produk, pelanggan, dan kanal. Seluruh upaya tersebut responsiveness and agility. This has resulted in dijalankan dengan tetap melakukan optimalisasi accelerated response times and strengthened biaya, memaksimalkan kas, serta meningkatkan customer experience. daya tanggap dan kelincahan, yang pada akhirnya mempercepat waktu respons dan memperkuat pengalaman pelanggan. Program transformasi di seluruh jaringan, proses, Transformation programmes across our network, dan kapabilitas organisasi kami dijalankan seiring processes, and organisational capabilities were dengan aktivitas operasional harian, sehingga executed alongside business-as-usual operations, kesinambungan layanan tetap terjaga sepanjang ensuring consistent service continuity throughout tahun. Berbagai teknologi utama yang termasuk the year. Key technologies—including the Manufacturing Execution System, Energy Twins, dan Manufacturing Execution System, Energy Twins, predictive maintenance berbasis AI, meningkatkan and AI-driven predictive maintenance— enhanced visibilitas operasional, memperbaiki kinerja aset, operational visibility, improved asset performance, serta mendukung pengambilan keputusan yang and supported more efficient decision-making lebih efisien di seluruh fasilitas kami. Kemajuan across our sites. These advancements, combined with ini, yang ditopang oleh pengelolaan operasional disciplined operational management, contributed yang disiplin, turut berkontribusi pada peningkatan to improvement in nonmaterial supply chain costs, pencapaian pada biaya rantai pasok nonmaterial, reflecting stronger productivity and sharper cost yang mencerminkan produktivitas yang lebih control across the network. kuat dan pengendalian biaya yang lebih tajam di seluruh jaringan. Transformasi digital kami juga didukung oleh Our digital transformation was supported by investasi berkelanjutan dalam pengembangan continued investment in capability building to kapabilitas. Upaya ini memastikan tenaga kerja kami ensure our workforce is prepared for the future of siap menghadapi masa depan manufaktur berbasis AI-enabled manufacturing and increasingly AI serta logistik dan pergudangan yang semakin automated logistics and warehousing. Employees terotomasi. Karyawan di seluruh fungsi rantai pasok across supply chain functions participated mengikuti berbagai program pembelajaran terarah, in targeted learning programmes, digital sertifikasi digital, serta paparan terhadap praktik- certifications, and exposure to global best praktik terbaik global. Inisiatif ini memberdayakan practices. These initiatives empower teams to tim untuk bekerja secara efektif berdampingan work effectively alongside new technologies dengan teknologi baru yang dirancang untuk designed to amplify—not replace—human capability, memperkuat dan bukan menggantikan kapabilitas strengthening decision making, execution, and manusia, sehingga memperkuat pengambilan problem solving across the organisation. By fostering keputusan, eksekusi, dan pemecahan masalah di continuous learning and digital fluency, we are seluruh organisasi. Dengan menumbuhkan budaya building a workforce equipped to lead the evolution pembelajaran berkelanjutan dan kefasihan digital, of supply chain operations in Indonesia. kami membangun tenaga kerja yang siap memimpin evolusi operasi rantai pasok di Indonesia. 188 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 191
Sorotan Kualitas dan Keselamatan Highlights in Quality & Safety
Kami juga melanjutkan komitmen setiap tahun untuk We also advanced our multi year commitment to
menghadirkan produk yang aman, unggul, dan andal delivering safe, superior, and reliable products
melalui penguatan sistem kualitas berstandar kelas by embedding world class quality systems and
dunia serta peningkatan standar kinerja di seluruh raising performance standards across sites.
fasilitas. Peningkatan aspek keselamatan, perbaikan Safety enhancements, targeted manufacturing
manufaktur yang terarah, dan pengembangan improvements, and capability building supported
kapabilitas mendukung hasil yang lebih baik, better outcomes, while expanded use of digital
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 189
Page 192
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS sementara perluasan penggunaan perangkat digital and AI tools—such as predictive quality analytics, dan AI—seperti predictive quality analytics, zero zero defects, E-PTW, and enhanced equipment defects, E-PTW, dan pemantauan peralatan yang monitoring—improved visibility and enabled earlier lebih canggih dengan meningkatkan visibilitas, detection of risks. Implementation of Product Quality memungkinkan deteksi risiko secara lebih dini. Standards (PQS) deepened in priority cells, alongside Implementasi Product Quality Standards (PQS) juga upgrades in pack and product performance, and our semakin diperdalam pada hal-hal prioritas, disertai progress was recognised through external awards peningkatan performa produk dan kemasan, serta including the Global Safety Award. mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan eksternal, termasuk Global Safety Award. Keberlanjutan: Efisiensi yang Sustainability: Efficiency that Menurunkan Jejak Lingkungan Lowers Footprint Efisiensi operasional dan keberlanjutan terus saling Operational efficiency and sustainability continued menguatkan. Di seluruh pabrik, kami memperluas to reinforce one another. Across our factories, instalasi panel surya, pemanenan air hujan, serta we expanded solar panel installations, rainwater berbagai peningkatan utilitas seperti peningkatan harvesting, and utility improvements such as efisiensi kompresor dan pengurangan konsumsi compressor efficiency upgrades and reduced energy energi pada sistem penanganan udara, tanpa consumption in air handling systems—achieved mengurangi kenyamanan karyawan di area without compromising employee comfort on the produksi. Inisiatif tambahan, termasuk sistem air production floor. Additional initiatives, including purging dan teknologi pigging, juga membantu an air purging system and pigging technology, mengurangi kehilangan material yang memerlukan reduced material losses requiring treatment in pengolahan di fasilitas air limbah. wastewater facilities. Prospek: Prioritas 2026 dan Ke Depan Outlook: Priorities for 2026 and Beyond Pada tahun 2026, kami akan mempercepat In 2026, we will accelerate our transformation by transformasi dengan memperdalam adopsi digital di deepening digital adoption across the value chain— seluruh rantai nilai melalui perluasan MES, penskalaan expanding MES, scaling AI use cases, strengthening berbagai use case AI, penguatan sistem kualitas digital quality systems, and advancing Energy Twin digital, serta pengembangan kapabilitas Energy and zero defects capabilities. We will continue to Twin dan zero defects. Kami akan terus mendorong dial up both continuous improvement & disruptive peningkatan keberlanjutan sekaligus melakukan change through use of relevant AI use case. All AI use perubahan yang lebih disruptif melalui penerapan cases will be focused on solving specific business use case AI yang relevan. Seluruh use case AI tersebut problems enabled by a capable workforce. At the akan difokuskan untuk menjawab persoalan bisnis same time, we will move towards Segmentation 2.0 to yang spesifik, dengan dukungan tenaga kerja yang deliver sharper service and cost outcomes, enabling kapabel. Pada saat yang sama, kami akan bergerak more flexible & responsive E2E value chain models for menuju Segmentation 2.0 guna menghadirkan different segments of products and channels. hasil layanan dan biaya yang lebih tajam, sehingga memungkinkan model rantai nilai end-to-end yang lebih fleksibel dan responsif untuk berbagai segmen produk dan kanal. 190 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 193
Kami akan terus berinvestasi dalam pengembangan We will continue investing in people development to
SDM untuk membangun tenaga kerja yang lincah dan build a digitally confident and agile workforce, while
percaya diri secara digital, sekaligus memperkuat strengthening external partnerships to secure supply,
kemitraan eksternal guna mengamankan pasokan, accelerate innovation, and advance sustainability.
mempercepat inovasi, dan mendorong keberlanjutan. These priorities position us well to drive stronger
Prioritas-prioritas ini menempatkan kami pada posisi operational discipline, greater resilience, and a more
yang baik untuk mendorong disiplin operasional competitive supply chain in the years ahead.
yang lebih kuat, ketangguhan yang lebih tinggi, dan
rantai pasok yang semakin kompetitif pada tahun-
tahun mendatang.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 191
Page 194
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Customer Operations
Digitalisasi, teknologi, dan AI
tetap menjadi elemen sentral
dalam transformasi Customer
Operations kami sepanjang 2025.
Digitalisation, technology, and AI remained
central to our Customer Operations
transformation in 2025.
192 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 195
Memperkuat Layanan, Kelincahan, Strengthening Service,
dan Efisiensi di Pasar yang Agility and Efficiency in a
Semakin Didorong oleh Permintaan More Demand-Driven Market
Pada tahun 2025, tim Customer Operations Unilever In 2025, Unilever Indonesia’s Customer Operations
Indonesia berhasil membukukan peningkatan team delivered sustained improvements in service
berkelanjutan dalam kualitas layanan, sekaligus quality while strengthening cost discipline,
memperkuat disiplin biaya, produktivitas, dan efisiensi productivity, and working capital efficiency in
modal kerja di tengah pasar yang semakin kompleks an increasingly complex and geographically
dan terfragmentasi secara geografis. Fokus strategis fragmented market. Our strategic focus was on
kami adalah menggeser model operasional dari shifting from internally driven execution toward a
pendekatan yang digerakkan secara internal menuju more demand-led, customer-connected operating
model yang lebih berorientasi pada permintaan dan model, supported by digitalisation, automation,
lebih terhubung dengan pelanggan, didukung oleh and closer cross-functional collaboration.
digitalisasi, otomatisasi, dan kolaborasi lintas fungsi These efforts enabled us to respond more
yang semakin erat. Berbagai upaya ini memungkinkan effectively to demand volatility, improve service
kami merespons volatilitas permintaan dengan lebih reliability, and reinforce the resilience of our end-to-
efektif, meningkatkan keandalan layanan, serta end operations.
memperkuat ketangguhan operasi menyeluruh kami.
Meningkatkan Orientasi pada Improving Customer-Centricity
Pelanggan melalui Rantai Pasok through a Demand-Driven
yang Digerakkan oleh Permintaan Supply Chain
Salah satu prioritas utama pada tahun 2025 adalah A major priority in 2025 was to progress toward
melanjutkan transformasi menuju rantai pasok a more demand-driven supply chain. Operationally,
yang semakin berorientasi pada permintaan. this meant moving away from periodic, forecast-
Secara operasional, hal ini berarti beralih dari led replenishment toward customer signal-driven
model penyediaan stok berkala yang berbasis execution, particularly across Modern Trade (MT),
proyeksi menuju eksekusi yang didorong oleh sinyal General Trade (GT), and emerging digital channels.
permintaan pelanggan, khususnya di kanal Modern We strengthened the integration of customer data
Trade (MT), General Trade (GT), dan kanal digital yang into planning and allocation processes, expanded
terus berkembang. Kami memperkuat integrasi data the use of vendor-managed inventory (VMI),
pelanggan ke dalam proses perencanaan dan alokasi, and shifted from internal service metrics toward
memperluas penerapan vendor-managed inventory customer-measured outcomes. These changes
(VMI), serta menggeser fokus dari metrik layanan materially improved service reliability while
internal ke hasil layanan yang diukur langsung reducing over-allocation, residual shipments, and
oleh pelanggan. Perubahan-perubahan ini secara inventory inefficiencies.
nyata meningkatkan keandalan layanan sekaligus
mengurangi alokasi berlebih, residu yang diakibatkan
oleh pengiriman, dan inefisiensi persediaan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 193
Page 196
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Peningkatan tersebut tercermin dalam kinerja These improvements were reflected in our layanan kami. Pada tahun 2025, tingkat layanan service performance. In 2025, service levels in di kanal MT maupun GT meningkat dibandingkan both MT and GT have improved compared with tahun sebelumnya, didukung oleh eksekusi the previous year, supported by stronger end- menyeluruh yang lebih kuat dan integrasi yang to-end execution and closer integration with lebih erat dengan sinyal permintaan pelanggan. customer demand signals. We also accelerated Kami juga mempercepat siklus penggantian stok replenishment cycles and implemented more dan menerapkan eksekusi yang lebih tersegmentasi, segmented execution, enabling faster and sehingga memungkinkan pengiriman yang lebih more differentiated delivery for high-value and cepat dan lebih terdiferensiasi untuk SKU bernilai market-making SKUs. tinggi dan market-making. 194 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 197
Mendorong Transformasi Digital Driving Digital Transformation
untuk Pengambilan Keputusan for Faster and Better Decisions
yang Lebih Cepat dan Lebih Baik
Digitalisasi, teknologi, dan AI tetap menjadi elemen Digitalisation, technology, and AI remained central
sentral dalam transformasi Customer Operations to our Customer Operations transformation in 2025.
kami sepanjang 2025. Kami memperluas penggunaan We scaled the use of advanced planning tools,
advanced planning tools, otomatisasi alokasi automated stock allocation, and autonomous
stok, serta kemampuan autonomous forecasting forecasting capabilities to improve both decision
untuk meningkatkan kualitas keputusan sekaligus quality and operational speed. Automation
kecepatan operasional. Otomatisasi juga diperluas was also expanded in claims processing and
dalam proses claims processing dan collections, collections, helping reduce manual intervention
sehingga membantu mengurangi intervensi and shorten response times across key workflows.
manual dan mempercepat waktu respons dalam In parallel, the DigiOps programme strengthened
alur kerja utama. Secara paralel, program DigiOps internal capabilities, ensuring that technology
memperkuat kapabilitas internal, memastikan bahwa deployment translated into sustained performance
implementasi teknologi mampu diterjemahkan improvement rather than remaining isolated pilots.
menjadi peningkatan kinerja yang berkelanjutan,
bukan sekadar pilot project yang berdiri sendiri.
Penguatan visibilitas operasional menyeluruh juga Our strengthened end-to-end visibility also
memungkinkan kami mengidentifikasi risiko lebih enabled faster identification of risks and
cepat dan mengambil tindakan korektif lebih dini. earlier corrective action. Tools such as stock
Berbagai tools seperti stock allocation systems, allocation systems, machine learning forecasting,
machine learning forecasting, automated claims automated claims analytics, and logistics
analytics, dan logistics dashboards memberikan dashboards provided near real-time insight into
insight yang nyaris real-time terkait ketidaksesuaian allocation gaps, forecast bias, and execution
alokasi, forecast bias, dan execution bottlenecks. bottlenecks. As a result, disruption impacts were
Hasilnya, dampak gangguan dapat dikelola dengan better contained while service, cost discipline,
lebih baik, sementara kualitas layanan, disiplin and inventory quality continued to improve
biaya, dan kualitas persediaan terus menunjukkan throughout the year.
perbaikan sepanjang tahun.
Meningkatkan Efisiensi Operasional Enhancing Operational Efficiency
untuk Memperkuat Disiplin Biaya for Stronger Cost and Cash Discipline
dan Kas
Pada tahun 2025, efisiensi dalam Customer In 2025, efficiency in Customer Operations
Operations tidak semata dimaknai sebagai was defined not simply as cost improvement,
perbaikan biaya, tetapi juga sebagai kemampuan but as the ability to deliver the same or higher
untuk memberikan tingkat layanan yang sama atau service levels with efficient structural cost, less
lebih tinggi dengan biaya struktural yang lebih manual intervention, and better working capital
efisien, intervensi manual yang lebih rendah, serta outcomes. This was achieved through continued
hasil modal kerja yang lebih baik. Hal ini dicapai simplification, automation, and capability upgrades
melalui penyederhanaan berkelanjutan, otomatisasi, across planning, order-to-cash, and logistics.
dan peningkatan kapabilitas di seluruh fungsi
perencanaan, order-to-cash, dan logistik.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 195
Page 198
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Upaya tersebut menghasilkan capaian yang nyata. These efforts translated into tangible results. Biaya logistik per ton membaik dibandingkan tahun Logistics cost per ton improved versus the previous sebelumnya, sehingga memperkuat daya saing di year, reinforcing competitiveness across regions. berbagai wilayah. Kualitas persediaan juga terus Inventory quality also continued to improve, meningkat, dengan stok berlebih dan residu bisnis with excess stock and business waste sustaining yang melanjutkan tren penurunan dalam beberapa a multi-year downward trend. Together, these tahun terakhir. Secara keseluruhan, langkah- actions strengthened cash generation and released langkah ini memperkuat kemampuan Perseroan resources to support profitable growth. dalam menghasilkan kas serta membebaskan sumber daya untuk mendukung pertumbuhan yang menguntungkan. Pendorong utama produktivitas di area logistik dan Key productivity drivers in logistics and pergudangan meliputi pengelolaan biaya yang warehousing included effective cost management, efektif, perbaikan proses secara berkelanjutan ongoing process improvements to minimise untuk meminimalkan inefisiensi, penyempurnaan inefficiencies, enhanced load planning, and load planning, serta redesign jaringan distribusi network redesign to reduce distance travelled guna mengurangi jarak tempuh dan touchpoints and touchpoints across the distribution network. di seluruh jaringan distribusi. Berbagai langkah ini These levers enabled cost effectiveness without memungkinkan efisiensi biaya tanpa mengorbankan compromising customer service quality. kualitas layanan kepada pelanggan. Memperkuat Ketangguhan Bolstering Resilience through Visibility melalui Visibilitas dan Eksekusi and Segmented Execution yang Tersegmentasi Sepanjang tahun 2025, Customer Operations Customer Operations operated in a disruption- beroperasi di tengah lingkungan yang sarat heavy environment throughout 2025. We navigated tantangan. Kami menghadapi volatilitas permintaan heightened demand volatility, particularly in fast- yang meningkat, terutama di kanal yang berkembang growing channels such as D-commerce, alongside pesat seperti D-commerce, disertai forecast bias dan forecast bias and promotion-driven variability in variabilitas yang didorong oleh aktivitas promosi di selected categories. sejumlah kategori. Kami memperkuat ketangguhan rantai pasok dengan We improved our supply chain resilience by menyesuaikan asumsi lead time, meningkatkan adjusting lead‑time assumptions, strengthening visibilitas, dan mendeteksi risiko lebih dini. Kami juga visibility, and detecting risks earlier. We also made melakukan perubahan jaringan sementara untuk temporary network changes to keep products menjaga ketersediaan produk. Secara lebih luas, available. More broadly, we applied a priority‑based kami menerapkan pendekatan berbasis prioritas approach across the end‑to‑end supply chain, di seluruh rantai pasok menyeluruh, dengan tailoring delivery models by segment and menyesuaikan model pengiriman berdasarkan rebalancing inventory smartly. These steps helped segmen dan menyeimbangkan persediaan secara us anticipate disruptions sooner and respond more lebih cerdas. Langkah-langkah ini membantu effectively using data-driven insights. kami mengantisipasi gangguan lebih awal dan meresponsnya dengan lebih efektif melalui insight berbasis data. 196 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 199
Memajukan Kapabilitas dan Advancing Capability and
Pengakuan Customer Operations Recognition in Customer Operations
Di luar kinerja operasional, tahun 2025 juga Beyond operational performance, 2025 also marked
menandai kemajuan penting dalam penguatan important progress in strengthening organisational
kapabilitas organisasi dan pengakuan eksternal. capability and external recognition. The DigiOps
Program DigiOps memperoleh pengakuan programme was recognised by Gartner as “People
dari Gartner sebagai “ People Breakthrough of Breakthrough of the Year”, reflecting the effectiveness
the Year ”, yang mencerminkan efektivitas upaya of our capability-building efforts in embedding digital
pengembangan kapabilitas kami dalam menanamkan and technology-led ways of working. Our Customer
cara kerja digital dan berbasis teknologi di seluruh Operations team also received external recognition
organisasi. Tim Customer Operations kami juga from key customers for service level improvements
menerima pengakuan eksternal dari pelanggan in 2025, while our logistics cost improvement was
utama atas peningkatan service level pada recognised globally within the wider organisation.
tahun 2025, sementara perbaikan biaya logistik kami
turut mendapat apresiasi secara global di dalam
organisasi Unilever yang lebih luas.
Kolaborasi yang semakin erat antara Customer Closer collaboration across Customer Operations,
Operations, Customer Development dan Supply Customer Development, and Supply Chain
Chain juga menjadi sumber keunggulan kompetitif also became a stronger source of competitive
yang semakin kuat. Melalui integrated S&OP, joint advantage. Through integrated S&OP, joint
performance review, serta integrasi masukan dari performance reviews, and earlier embedding of
Customer Development yang lebih awal ke dalam Customer Development input into planning cycles,
siklus perencanaan, kami meningkatkan kualitas we improved promotion quality, strengthened
promosi, memperkuat demand signals, mengurangi demand signals, reduced rework, and enabled faster
rework, dan memungkinkan respons yang lebih responses to volatility and innovation launches.
cepat terhadap volatilitas maupun peluncuran This helped ensure that service, cost, and growth
inovasi. Hal ini membantu memastikan bahwa objectives were managed more holistically across
sasaran layanan, biaya, dan pertumbuhan dikelola the business.
secara lebih holistik di seluruh bisnis.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 197
Page 200
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS 2026 dan Seterusnya: Membangun 2026 and Beyond: Building a More Model Customer Operations yang Resilient and Future-Fit Customer Lebih Tangguh dan Siap Masa Depan Operations Model Ke depannya, Customer Operations berada pada Looking ahead, Customer Operations is well posisi yang kuat untuk terus menghasilkan perbaikan positioned to deliver further structural gains struktural dalam efektivitas biaya, efisiensi, dan skala in cost effectiveness, efficiency, and digital digital mulai tahun 2026 dan seterusnya. Fokus kami scale from 2026 onwards. Our focus will remain akan tetap diarahkan pada peningkatan efektivitas, on increasing effectiveness and end-to-end serta penyederhanaan dan otomatisasi menyeluruh. simplification and automation. Inventory productivity Produktivitas persediaan juga akan tetap menjadi will also remain a priority, with a clear glide path prioritas, dengan arah yang jelas menuju excess toward lower excess stock and better working stock yang lebih rendah dan hasil modal kerja yang capital outcomes. lebih optimal. Teknologi dan AI akan terus menjadi akselerator Technology and AI will continue to be key utama. Kami berencana untuk semakin memperluas accelerators. We plan to further scale AI-enabled kapabilitas AI-enabled forecasting, integrasi sinyal forecasting, customer signal integration, stock pelanggan, stock allocation, dan autonomous allocation, and autonomous planning capabilities planning guna mendukung pengambilan keputusan to enable faster, more precise decision-making yang lebih cepat, lebih presisi, dan dengan intervensi with less manual intervention. Through these manual yang semakin minimal. Melalui berbagai initiatives, our Customer Operations team is inisiatif tersebut, tim Customer Operations kami building a more resilient, lower-cost, and future-fit tengah membangun model operasional yang operating model that will support profitable growth lebih tangguh, lebih efisien dari sisi biaya, dan lebih and stronger cash generation in the years ahead. siap menghadapi masa depan, guna mendukung pertumbuhan yang menguntungkan dan penguatan kas pada tahun-tahun mendatang. 198 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 201
Tinjauan Keuangan
Financial Review
Pembahasan dan analisis berikut
mengacu pada Laporan Keuangan
Perseroan untuk tahun-tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2025
dan 2024 yang juga disajikan di
halaman 358 dalam buku Laporan
Tahunan ini. Laporan keuangan
tersebut telah diaudit oleh
KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
The following discussion and analysis refer to
the Financial Statements of the Company as of
and for the years ended 31 December 2025 and
2024, which are also presented in page 358 on
this Annual Report. The financial statements were
audited by KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 199
Page 202
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Kinerja Keuangan Financial Performance Aset Assets Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mencatat As of 31 December 2025, the Company recorded jumlah aset sebesar Rp20,0 triliun, mengalami total assets amounting to Rp20.0 trillion, increased kenaikan sebesar 24,7% dibanding tahun 2024. by 24.7% compared to 2024. The increase is mainly Kenaikan terutama berasal dari kenaikan jumlah coming from the current assets. aset lancar. Aset Lancar Current Assets Aset lancar Perseroan mengalami kenaikan sebesar The Company’s current assets increased by 99.7% 99,7% dari Rp5,28 triliun menjadi Rp10,54 triliun di from Rp5.28 trillion to Rp10.54 trillion in 2025. This is tahun 2025. Hal tersebut terutama disebabkan oleh mainly due to increase in cash and cash equivalents. kenaikan kas dan setara kas. (Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah) Aset Lancar 2025 Kontribusi 2024 Kontribusi ^(%) Current Assets Contribution Contribution Kas dan setara kas Cash and cash equivalents 5,705,674 54.1% 671,180 12.7% 750.1% Piutang usaha Trade debtors 1,677,683 15.9% 1,880,942 35.6% -10.8% Uang muka dan piutang lain-lain Advances and other debtors 379,722 3.6% 184,018 3.5% 106.4% Persediaan Inventories 2,453,106 23.3% 2,505,852 47.5% -2.1% Beban dibayar dimuka Prepaid expenses 44,461 0.4% 25,798 0.5% 72.3% Pajak dibayar di muka Prepaid taxes 7,500 0.1% 12,758 0.2% -41.2% Aset yang dimiliki untuk dijual Assets held for sale 276,477 2.6% 0 0.0% 0.0% Jumlah Aset Lancar Total Current Assets 10,544,623 100.0% 5,280,548 100.0% 99.7% 200 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 203
a. Kas dan Setara Kas a. Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas Perseroan pada tanggal The Company’s cash and cash equivalents as
31 Desember 2025 sebesar Rp5,70 triliun at 31 December 2025 of Rp5.70 trillion mostly
sebagian besar terdiri dari deposito berjangka. consist of time deposits.
Kas dan Setara Kas 2025 Kontribusi 2024 Kontribusi ^(%)
Cash and Cash Equivalents Contribution Contribution
Kas
Cash on hand 0 0.00% 0 0.00% 0.00%
Bank
Cash in banks
Rupiah 1,291,113 22.63% 434,170 64.69% 197.37%
Dolar Amerika Serikat
U.S. Dollar 66,153 1.16% 160,071 23.85% -58.67%
Euro 23,675 0.41% 29,149 4.34% -18.78%
Deposito berjangka
(Dolar Amerika Serikat)
Time deposits (U.S. Dollar) 4,324,733 75.80% 47,790 7.12% 8,949.45%
Jumlah Kas dan Setara Kas
Total Cash and Cash Equivalents 5,705,674 100.00% 671,180 100.00% 750.10%
b. Piutang Usaha b. Trade Debtors
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan In 2025, the Company booked trade debtors of
piutang usaha sebesar Rp1,67 triliun. Piutang usaha Rp1.67 trillion. The trade debtors derived from
tersebut merupakan piutang usaha yang berasal trade debtors from existing third-party customers
dari pelanggan pihak ketiga dan dari pihak and related parties which had no default
berelasi yang tidak memiliki kasus gagal bayar di experience in the past. As of 31 December 2025,
masa terdahulu. Per tanggal 31 Desember 2025, the Company allocated a provision of
Perseroan mencadangkan Rp161,8 miliar atas Rp161.8 billion of impairment that may have
penurunan nilai yang mungkin muncul dari arisen from uncollectible receivables.
piutang tidak tertagih.
Piutang Usaha 2025 2024
Trade Debtors
Lancar
Current 1,733,612 1,799,989
Lewat jatuh tempo
Overdue
1 - 30 hari
1 - 30 days 0 20,186
>30 hari
>30 days 105,920 234,979
Jumlah
Total 1,839,532 2,055,154
Provisi atas kerugian penurunan nilai
Provision for impairment losses (161,849) (174,212)
Jumlah Piutang Usaha Bersih
Total Net Trade Debtors 1,677,683 1,880,942
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 201
Page 204
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
c. Uang Muka dan Piutang Lain-Lain c. Advances and Other Debtors
Di tahun 2025, uang muka dan piutang lain-lain In 2025, advances and other debtors experienced
ini mengalami kenaikan sebesar Rp195,7 miliar an increase of Rp195.7 billion to Rp379.7 billion,
menjadi Rp379,7 miliar, yang sebagian besar which was mostly due to increase in advances and
disebabkan oleh kenaikan uang muka dan piutang other debtors to third parties.
lain-lain ke pihak ketiga.
d. Persediaan d. Inventories
Persediaan Perseroan pada tahun 2025 adalah The Company’s inventories in 2025 is
sebesar Rp2,4 triliun atau mengalami penurunan Rp2.4 trillion or decreased by 2.1%. The decrease
sebesar 2,1%. Penurunan persediaan sebagian in inventory is mostly due to decrease in spare
besar disebabkan oleh penurunan suku cadang parts and inventory provision. The average
dan provisi atas persediaan. Rata-rata days- days-on-hand inventory decreased by 4 days
on-hand persediaan mengalami penurunan into 52 days compared to the same period
sebesar 4 hari menjadi 52 hari dibandingkan in previous year. Inventories have also been
periode yang sama tahun lalu. Persediaan juga insured against the risk of losses due to natural
telah dilindungi dengan asuransi terhadap risiko disaster, fire, and other risks with a total coverage
kerugian karena bencana alam, kebakaran, of Rp2.4 trillion.
dan risiko-risiko lainnya dengan jumlah
pertanggungan sebesar Rp2,4 triliun.
Days of Inventory on Hand
56
52
47 2024*
45 2025*
42
2023
2021
2022
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim dan Teh)
Continuing operations (exclude Ice Cream and Tea businesses)
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Pada tahun 2025, aset tidak lancar Perseroan adalah In 2025, the Company’s non-current assets
sebesar Rp9,5 triliun atau mengalami penurunan amounted to Rp9.5 trillion or decreased by 12%. The
sebesar 12%. Penurunan yang utama disebabkan decreasing is mainly due to decrease in fixed assets
oleh penurunan dari aset tetap dan aset tidak and other non-current assets.
lancar lainnya.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Aset Tidak Lancar 2025 Kontribusi 2024 Kontribusi ^(%)
Non-Current Assets Contribution Contribution
Aset tetap
Fixed assets 7,145,889 75.4% 9,321,605 86.6% -23.3%
Goodwill 61,925 0.7% 61,925 0.6% 0.0%
Aset takberwujud
Intangible assets 332,219 3.5% 337,348 3.1% -1.5%
Aset Hak-Guna
Right-of-use assets 499,838 5.2% 459,905 4.3% 8.7%
202 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 205
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Aset Tidak Lancar 2025 Kontribusi 2024 Kontribusi ^(%)
Non-Current Assets Contribution Contribution
Aset tidak lancar lainnya
Other non-current assets 52,983 0.6% 75,193 0.7% -29.5%
Klaim Pajak yang Dapat Dikembalikan
Claim for Refundable Taxes 1,379,862 14.6% 509,671 4.7% 170.7%
Jumlah Aset Tidak Lancar
Total Non-Current Assets 9,472,716 100% 10,765,647 100% -12.0%
a. Aset Tetap a. Fixed Assets
Aset tetap yang dimiliki Perseroan pada tanggal Fixed assets owned by the Company as of
31 Desember 2025 adalah sebesar Rp7,1 triliun 31 December 2025 amounted to Rp7.1 trillion,
dan mengalami penurunan sebesar 23% dibanding representing a decrease of 23% compared to last
tahun lalu sebesar Rp9,3 triliun. Penurunan ini year’s balance of Rp9.3 trillion. This decline was
terutama berasal dari penurunan pada nilai mainly driven by a decrease in the net carrying
tercatat neto mesin dan peralatan. amount of machinery and equipment.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Aset Tetap 2025 Kontribusi 2024 Kontribusi ^(%)
Fixed Assets Contribution Contribution
Tanah
Land 271,939 3.81% 277,326 2.975% -1.9%
Bangunan
Buildings 2,049,923 28.69% 2,504,522 26.868% -18.2%
Mesin dan peralatan
Machinery and equipment 3,866,009 54.10% 5,810,553 62.334% -33.5%
Kendaraan bermotor
Motor vehicles 0 0.00% 1,618 0.017% -109.6%
Aset dalam penyelesaian
Construction in progress 958,018 13.41% 727,586 7.805% 31.7%
Nilai Tercatat Bersih
Net Carrying Value 7,145,889 100.0% 9,321,605 100.0% -23.3%
b. Goodwill b. Goodwill
Nilai buku neto goodwill pada tanggal The net book value of goodwill as of
31 Desember 2025 adalah Rp61,9 miliar. Goodwill 31 December 2025 was amounted to Rp61.9 billion.
merupakan selisih lebih dari jumlah yang dibayar Goodwill represents the excess of the amount
atas nilai aset neto dari bisnis yang diakuisisi oleh paid over the carrying value of net assets of
Perseroan berkaitan dengan produk Bango. business acquired by the Company relating to
Bango products.
Tidak ada penambahan goodwill di tahun 2025. There was no additional goodwill in 2025.
Manajemen juga telah melakukan penelaahan Management also had reviewed the goodwill and
atas goodwill dan menyimpulkan tidak terdapat concluded that there is no impairment.
penurunan nilai.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 203
Page 206
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
c. Aset Takberwujud c. Intangible Assets
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As at 31 December 2025 and 2024, intangible
takberwujud timbul dari perolehan atas merek assets principally comprise acquisitions of
yang berhubungan dengan produk Bango dan trademarks related to Bango and Buavita
Buavita yang diperoleh masing-masing pada products which were acquired in 2001 and 2008
tahun 2001 dan 2008. respectively.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas Management had reviewed the intangible
aset takberwujud dengan umur manfaat tidak assets with indefinite useful lives and there is
terbatas dan tidak terdapat penurunan nilai. no impairment.
d. Aset Tidak Lancar Lainnya d. Other Non-Current Assets
Di tahun 2025, aset tidak lancar lainnya tercatat In 2025, other non-current assets were recorded
sebesar Rp52,9 miliar, mengalami penurunan at Rp52.9 billion, a decrease of Rp22.2 billion
sebesar Rp22,2 miliar dibanding tahun 2024. compared to 2024.
e. Aset Hak-Guna e. Right-of-use Assets
Di tahun 2025, aset hak-guna tercatat sebesar In 2025, right-of-use assets were recorded at
Rp499,8 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp499.8 billion, an increase of Rp39.9 billion
Rp39,9 miliar dibanding tahun 2024. Kenaikan compared to 2024. The increase mainly due
terutama disebabkan oleh beberapa transaksi to some leases of warehouses and offices and
sewa gudang dan kantor dan kendaraan vehicles contain extension options exercisable
yang mengandung opsi perpanjangan yang by the Company before the end of the non-
dapat diambil oleh Perseroan sebelum masa cancellable contract period.
berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan.
Liabilitas Liabilities
Perseroan membukukan jumlah liabilitas di akhir The Company booked total liabilities at
tahun 2025 sebesar Rp15,5 triliun yang terdiri dari year end 2025 of Rp15.5 trillion, of which 92%
92% liabilitas jangka pendek dan 8% liabilitas jangka were current liabilities and 8% were non-current
panjang. Jumlah liabilitas mengalami peningkatan liabilities. The total liabilities increased by
sebesar Rp1,65 triiun atau 11,8% dibanding tahun 2024, Rp1.65 trillion or 11.8% compared to 2024, which
disebabkan terutama oleh peningkatan liabilitas was caused largely by increase in current liabilities.
jangka pendek.
Liabilitas 2021-2025 (dalam triliun Rupiah)
Liabilities 2021-2025 (in trillions of Rupiah)
1.3
2.3 1.9
2.1 2.1 14.2
12.4 12.4 11.8
11.2
Liabilitias Jangka Panjang (dalam triliun Rupiah)
Non-Current Liabilities (in trillions of Rupiah)
Liabilitas Jangka Pendek (dalam triliun Rupiah)
Current Liabilities (in trillions of Rupiah)
2021 2022 2023 2024 2025
204 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 207
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Pada tahun 2025, liabilitas jangka pendek Perseroan In 2025, the Company’s current liabilities were
adalah sebesar Rp14,2 triliun mengalami peningkatan Rp14.2 trillion increased by 20.2% compared to 2024.
sebesar 20,2% dibandingkan tahun 2024.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Liabilitas Jangka Pendek 2025 Kontribusi 2024 Kontribusi ^(%)
Current Liabilities Contribution Contribution
Pinjaman bank
Bank borrowings 0 0.0% 1,450,000 12.3% 100.0%
Utang usaha
Trade creditors 4,695,329 33.0% 3,983,297 33.7% 17.9%
Utang pajak
Taxes payable 2,311,738 16.3% 227,440 1.9% 916.4%
Akrual
Accruals 4,103,034 28.8% 3,797,590 32.1% 8.0%
Utang lain-lain
Other payables 2,684,310 18.9% 2,162,722 18.3% 24.1%
Liabilitas imbalan kerja jangka
panjang – bagian jangka pendek
Long-term employee benefits
liabilities – current portion 137,446 1.0% 171,362 1.4% -19.8%
Liabilitas sewa – bagian jangka pendek
Lease liabilities – current portion 290,762 2.0% 37,790 0.3% 669.4%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
Total Current Liabilities 14,222,619 100.0% 11,830,201 100.0% 20.2%
Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade creditors is as follows:
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Utang Usaha 2025 2024
Trade Creditors
Lancar
Current 4,624,407 3,891,090
Lewat jatuh tempo
Overdue
1 - 30 hari
1 - 30 days 69,182 81,117
>30 hari
>30 days 1,740 11,090
Jumlah Utang Usaha
Total Trade Creditors 4,695,329 3,983,297
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 205
Page 208
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Pada 31 Desember 2025 Perseroan membukukan As of 31 December 2025, the Company recorded
liabilitas jangka panjang sebesar Rp1,3 triliun. non-current liabilities amounting to Rp1.3 trillion.
Penurunan jumlah liabilitas jangka panjang sebesar The decrease in non-current liabilities by
Rp747 miliar terutama disebabkan oleh penurunan Rp747 billion was mainly attributable to the
liabilitas imbalan kerja jangka panjang – bagian decrease of long-term employee benefits liabilities
jangka panjang. – non-current portion.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Liabilitas Jangka Panjang 2025 Kontribusi 2024 Kontribusi ^(%)
Non-Current Liabilities Contribution Contribution
Liabilitas pajak tangguhan
Deferred tax liabilities 2,863 0.2% 108,972 5.3% -97.4%
Liabilitas imbalan kerja jangka
panjang – bagian jangka panjang
Long-term employee benefits
liabilites – non-current portion 962,660 73.0% 1,464,913 70.9% -34.3%
Liabilitas sewa – bagian jangka panjang
Lease liabilities – non-current portion 354,079 26.8% 492,842 23.8% -28.2%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Total Non-Current Liabilities 1,319,602 100.0% 2,066,727 100.0% -36.2%
Ekuitas Equity
Pada tahun 2025, ekuitas Perseroan tercatat sebesar In 2025, the Company’s equity is recorded at
Rp4,4 triliun. Nilai ekuitas naik sebesar Rp2,3 triliun Rp4.4 trillion. The increase of Rp2.3 trillion was
terutama disebabkan oleh kenaikan laba tahun primarily due to increase of net profit in 2025
berjalan 2025 dibandingkan laba tahun sebelumnya. compared to previous year.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Kinerja Keuangan 2025 2024* ^(%)
– Operasi yang dilanjutkan
Financial Performance
– Continuing operation
Penjualan bersih
Net sales 31,943,461 30,622,614 4.3%
Harga pokok penjualan
Cost of goods sold 16,946,367 16,062,942 5.5%
Laba bruto
Gross profit 14,997,094 14,559,672 3.0%
Laba dari operasi yang dilanjutkan
Profit from continuing operation 3,537,297 2,904,648 21.8%
Laba tahun berjalan dari operasi
yang dihentikan
Profit from discontinued operation 309,460 464,045 -33.3%
Laba penjualan operasi
yang dihentikan
Gain on sale of discontinued operation 3,794,404 -
* Disajikan kembali
Restated
206 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 209
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Kinerja Keuangan 2025 2024* ^(%)
– Operasi yang dilanjutkan
Financial Performance
– Continuing operation
Laba
Profit 7,641,161 3,368,693 126.9%
Margin laba
Profit margin 23.9% 11.0% 12.92%
Laba bersih per saham dasar
Basic earnings per share 93 76 22.4%
* Disajikan kembali
Restated
Penjualan Neto Net Sales
Selama tahun 2025, Perseroan berhasil membukukan During 2025, the Company managed to book
penjualan neto sebesar Rp31,9 triliun atau meningkat Rp31.9 trillion in net sales, an increase of 4.3% over the
4,3% dibanding periode yang sama tahun lalu dari same period last year from the continuing operation.
kegiatan operasi yang dilanjutkan. Penjualan ini These sales were derived from two business
berasal dari dua segmen usaha, yaitu segmen Home segments, Home and Personal Care, as well as Foods
and Personal Care serta Foods and Refreshment and Refreshment, which amounted to Rp23.4 trillion
yang masing-masing sebesar Rp23,4 triliun dan and Rp8.6 trillion, respectively. The contribution of
Rp8,6 triliun. Kontribusi masing-masing segmen each of these segments to total Company’s net sales
tersebut terhadap penjualan neto Perseroan berturut- was 73% and 27%.
turut adalah sebesar 73% dan 27%.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Informasi Segmen Home and Personal Care Foods and Refreshment Total
(Operasi yang dilanjutkan)
2025 2024 ^(%) 2025* 2024** ^(%) 2025* 2024**
Segment Information
(Continuing operation)
Penjualan bersih
Net sales 23,359,149 22,426,415 4.2% 8,584,312 8,196,199 4.7% 31,943,461 30,622,614
Laba bruto
Gross profit 11,153,115 11,138,916 0.1% 3,843,979 3,420,756 12.4% 14,997,094 14,559,672
Hasil segmen
Segment result 5,008,078 4,645,220 7.8% 2,025,361 1,690,870 19.8% 7,033,439 6,336,090
Margin laba bruto
Gross profit margin 47.7% 49.7% -1.9% 44.8% 41.7% 3.0% 46.9% 47.5%
Kontribusi penjualan
Sales contribution 73.1% 73.2% -0.1% 26.9% 26.8% 0.1% 100.0% 100.0%
* Operasi yang dilanjutkan (tanpa bisnis Es Krim dan Teh)
Continuing operations (exclude Ice Cream and Tea businesses)
** Disajikan kembali
Restated
Harga Pokok Penjualan Cost of Goods Sold
Pada tahun 2025, harga pokok penjualan (“HPP”) In 2025, the Company’s cost of goods sold (“CoGS”)
Perseroan adalah sebesar Rp16,9 triliun atau was amounted to Rp16.9 trillion, an increase of 5.5%.
meningkat 5,5%. Peningkatan HPP terutama berasal The increase in CoGS was mainly due to increase in
dari peningkatan penjualan bersih. net sales.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 207
Page 210
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Laba Bruto Gross Profit
Perseroan membukukan laba bruto sebesar The Company booked gross profit of Rp15 trillion
Rp15 triliun pada tahun 2025 atau 3% lebih tinggi in 2025 or 3% higher than the previous year. Gross
dibanding tahun sebelumnya. Marjin laba bruto pada profit margin in 2025 is 46.9% which decreased
tahun 2025 adalah sebesar 46,9% yang menurun compared to previous year of 47.5% mainly due to
dibanding periode tahun sebelumnya yakni 47,5% increase in cost of goods sold in 2025.
terutama berasal dari peningkatan harga pokok
penjualan selama 2025.
Beban Usaha Operating Expenses
Beban usaha terdiri dari beban pemasaran dan Operating expenses consist of marketing and selling
penjualan, beban umum dan administrasi, dan beban/ expenses, general and administration expenses, and
(penghasilan) lain-lain. Beban usaha Perseroan other expenses/(income). The Company's operating
di 2025 adalah sebesar Rp10,4 triliun yang terdiri dari expenses in 2025 amounted to Rp10.4 trillion consists
beban pemasaran dan penjualan Rp7,4 triliun, beban of marketing and selling expenses of Rp7.4 trillion,
umum dan administrasi Rp3 triliun dan beban lain-lain general and administration expenses of Rp3 trillion
sebesar Rp44 miliar. and other expenses of Rp44 billion.
Beban pemasaran dan penjualan mengalami Marketing and selling expenses decreased by 3.6%,
penurunan sebesar 3,6%, dipengaruhi oleh mainly due to decrease in distribution and advertising
penurunan beban distribusi dan iklan dan riset pasar and market research activities during 2025. Decrease
selama 2025. Penurunan pada beban umum dan in general and administration expenses by 3.3%
administrasi sebesar 3,3% terutama dipengaruhi oleh was mainly affected by royalty expenses related to
penurunan biaya royalti terkait merek, teknologi, dan trademark, technology, and Enterprise Technology
perjanjian Enterprise Technology Services. Services agreement.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Beban Operasi dilanjutkan 2025 % terhadap 2024* % terhadap ^(%)
Continued Operation Expenses Penjualan Penjualan
% to Sales % to Sales
Beban Usaha
Operating Expense
Beban pemasaran dan penjualan
Marketing and selling expenses 7,396,945 23.16% 7,670,796 25.05% -3.57%
Beban umum dan administrasi
General and administration expenses 2,963,445 9.28% 3,064,055 10.01% -3.28%
Penghasilan/(beban) lain-lain, neto
Other income/(expenses), net 44,683 0.14% 17,504 0.06% 155.27%
Jumlah Beban Usaha
Total Operating Expenses 10,405,073 32.58% 10,752,355 35.12% -3.23%
* Disajikan kembali
Restated
Laba Usaha Operating Profit
Kenaikan laba usaha Perseroan sebesar 20,6%, dari The Company ‘s increase in operating profit of 20.6%,
Rp3,8 triliun di tahun 2024 menjadi Rp4.6 triliun di from Rp3.8 trillion in 2024 to Rp4.6 trillion in 2025.
tahun 2025. Kenaikan laba usaha sebagian besar The increase in operating profit was mainly driven by
didorong oleh kenaikan penjualan bersih dan increase in net sales and decrease in marketing and
penurunan beban pemasaran dan penjualan. selling expenses.
208 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 211
Biaya Keuangan Neto Net Finance Costs
Pada tahun 2025, biaya keuangan neto Perseroan In 2025, the Company’s net finance costs amounted
adalah sebesar Rp93,7 miliar, mengalami kenaikan to Rp93.7 billion, representing an increase of 66.9%
sebesar 66,9% dibandingkan tahun 2024. Kenaikan compared to 2024. The increase in net finance costs
biaya keuangan neto disebabkan oleh rata-rata was attributable to the higher average level of
kenaikan pinjaman sepanjang tahun 2025. borrowings throughout 2025.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Biaya Keuangan dari Operasi dilanjutkan 2025 2024 ^(%)
Finance Cost Continued Operation
Penghasilan keuangan
Finance income 24,447 16,101 51.84%
Biaya keuangan
Finance costs (118,188) (72,274) 63.53%
Biaya Keuangan Bersih
Net Finance Costs (93,741) (56,173) 66.88%
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Profit Before Income Tax
Laba sebelum pajak penghasilan pada 2025 Profit before income tax in 2025 inccreased by
mengalami peningkatan Rp747 miliar dibandingkan Rp747 billion compared to previous year. This is
tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan penjelasan aligned with explanation of operating profit point
pada poin laba usaha di mana peningkatan ini terutama where this increase was mainly affected by increase
disebabkan oleh peningkatan penjualan bersih dan in net sales and decrease in marketing and selling
penurunan beban pemasaran dan penjualan. expenses as explained above.
Beban Pajak Penghasilan Income Tax Expense
Di tahun 2025, Perseroan membukukan beban pajak In 2025, the Company recorded income tax expense
penghasilan sebesar Rp960,9 miliar atau Rp114,4 miliar of Rp960.9 billion or Rp114.4 billion higher than the
lebih tinggi dibanding dengan periode yang sama di same period in the previous year.
tahun sebelumnya.
Laba Tahun Berjalan Profit for The Year
Di tahun 2025, Perseroan membukukan laba neto In 2025, the Company recorded net profit of
sebesar Rp7,6 triliun yang dihasilkan dari laba Rp7.6 trillion, generated from continuing operating
operasi yang dilanjutkan sebesar Rp3,5 triliun, profit of Rp3.5 trillion, representing an increase
atau meningkat sebesar 21.8%, sedangkan laba of 21.8%. Meanwhile, profit from discontinued
dari operasi yang dihentikan terdiri dari laba tahun operations consisted of profit for the current year
berjalan sebesar Rp309,5 miliar atau menurun sebesar amounting to Rp309.5 billion, or a decrease of 33.3%
33,3% dibandingkan laba operasi yang dihentikan compared to the profit from discontinued operations
sebelumnya, dan Perseroan juga membukukan laba in the previous year. The Company also recorded
dari penjualan operasi yang dihentikan sebesar a gain from the sale of discontinued operations
Rp3,8 triliun. of Rp3.8 trillion.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 209
Page 212
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Di tahun 2025, Perseroan mencatat laba In 2025 the Company recorded other comprehensive
komprehensif lain sebesar Rp67 miliar. Hal ini income of Rp67 billion. This was mainly due
terutama disebabkan oleh kenaikan tingkat diskonto to increase in the discount rate for defined
untuk kewajiban imbalan pasti yang berpengaruh benefit obligations that affected the increase of
pada peningkatan atas pengukuran kembali liabilitas remeasurements of long-term employee benefits
imbalan kerja jangka panjang pada tahun 2025. liabilities in 2025.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Penghasilan (Rugi) Komprehensif 2025 2024
Comprehensive Income (Loss)
Laba tahun berjalan*
Profit of the year* 7,641,161 3,368,693
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja jangka panjang
Remeasurements of long-term employee benefits obligations 86,092 -126,877
Pajak terkait atas penghasilan komprehensif lain
Related tax on other comprehensive income -18,940 27,913
Jumlah Penghasilan Komprehensif lain
Total Other Comprehensive Income 7,708,313 3,269,729
* Total laba tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
Total profit of the year from continuing operation and discontinued operation
Laba Bersih dan Margin Laba
Net Profit and Profit Margin
5.8
5.4
4.8
3.5
14.6 2.9
13.0 12.4
11.1
9.5 Laba Bersih (dalam triliun Rupiah)
Net Profit (in trillions of Rupiah)
Margin Laba (dalam %)
2021 2022 2023 2024 2025 Profit Margin (in %)
(%)
Rasio dari Operasi yang dilanjutkan 2025 2024
Ratio from Continuing operation
Margin Laba (Laba tahun berjalan terhadap penjualan bersih)
Profit Margin (Profit for the year divided by net sales) 11.1% 9.5%
Imbal Hasil atas Aset (Laba tahun berjalan terhadap rata-rata jumlah aset)
Return on Assets (Profit for the year divided by average total assets) 19.6%* 17.8%
Imbal Hasil atas Ekuitas (Laba tahun berjalan terhadap rata-rata jumlah ekuitas)
Return on Equity (Profit for the year divided by average total equity) 106.9%** 105.0%
* Didapatkan dari laba operasi yang dilanjutkan ** Didapatkan dari laba operasi yang dilanjutkan
terhadap rata-rata aset dari total operasi dengan ekuitas dari total operasi
Calculated from profit continuing operation Calculated from profit continuing operation
to average asset total operation to average equity total operation
210 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 213
Arus Kas Cash Flows
Perseroan berhasil mencatat arus kas neto dari The Company was able to record net cash flows
aktivitas operasi sebesar Rp5,8 triliun. Terkait aktivitas from operating activities amounting to Rp5.8 trillion.
investasi, pada 2025 arus kas yang didapatkan In term of investing activities, in 2025 cash flows
sebesar Rp6,1 triliun. Selain itu, terkait aktivitas received was amounting Rp6.1 trillion. In addition,
pendanaan, arus kas digunakan adalah Rp6,9 triliun. related to financing activities, cash flows used was
Rp6.9 trillion.
Perseroan membukukan saldo kas dan setara kas The Company booked balance of cash and cash
pada akhir tahun 2025 sebesar Rp5,7 triliun dengan equivalents at Rp5.7 trillion at the end of 2025 with
detail sebagai berikut. details as follows.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Arus Kas 2025 2024 ^(%)
Cash Flows
Arus kas neto dari aktivitas operasi
Net cash flows from operating activities 5,797,496 3,959,982 46.4%
Arus kas neto yang dihasilkan untuk aktivitas investasi
Net cash flows from investing activities 6,149,111 -1,014,874 705.9%
Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
Net cash flows used in financing activities -6,912,264 -3,294,681 109.8%
Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas
Net increased/(decreased) in cash and cash equivalents 5,034,343 -349,573 1,540.1%
Dampak perubahan kurs terhadap kas dan setara kas
Effect of exchange rate changes on cash and cash equivalents 151 155 -2.6%
Kas dan setara kas pada awal tahun
Cash and cash equivalents at the beginning of the year 671,180 1,020,598 -34.2%
Kas dan setara kas pada akhir tahun
Cash and cash equivalents at the end of the year 5,705,674 671,180 750.1%
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Cash Flows from Operating Activities
Arus kas Perseroan dari aktivitas operasi naik The Company’s cash flows from operating activities
sebesar 46,4% atau Rp1,8 triliun. Kenaikan arus kas increased by 46.4% or Rp1.8 trillion. The increase in
dari aktivitas operasi sebagian besar berasal dari cash flows from operating activities was mainly due
kenaikan penerimaan dari pelanggan sebesar to increase in receipt from customers by 2.3% or
2,3% atau Rp917 miliar, penurunan pembayaran Rp917 billion, decrease in payments of directors’ and
remunerasi direksi dan karyawan sebesar 24,1% employees’ remuneration of 24.1% or Rp556 billion,
atau sebesar Rp556 miliar, dan peningkatan and increase in payments of refundable tax or
pembayaran pajak yang dapat dikembalikan atau Rp870 billion; offset by a decrease in payment to
sebesar Rp870 miliar; di- offset dengan penurunan suppliers by 3.1% or Rp890 billion and decrease
pembayaran kepada pemasok sebesar 3,1% atau in payments of corporate income tax by 12.9% or
Rp890 miliar dan penurunan pembayaran pajak Rp155 billion.
penghasilan badan sebesar 12,9% atau sebesar
Rp155 miliar.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 211
Page 214
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Arus Kas untuk Aktivitas Investasi Cash Flows for Investing Activities Pada tahun 2025 arus kas didapatkan dari aktivitas In 2025, cash flows received from investing investasi sebesar Rp6,15 triliun sebagian besar activities was Rp6.15 trillion mainly related to cash sehubungan dengan penerimaan kas dari penjualan received from selling of discontinued operation. operasi yang dihentikan. Kas yang didapatkan Cash received from investing activities increased dari aktivitas investasi mengalami peningkatan by 705.9% or Rp7.1 trillion compared to previous year. sebanyak 705,9% atau Rp7,1 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan Cash Flows for Financing Activities Terkait aktivitas pendanaan, pada tahun 2025 arus In term of financing activities, in 2025 cash flows kas yang digunakan adalah sebesar Rp6,9 triliun used are Rp6.9 trillion which are used for dividend yang digunakan untuk pembayaran dividen sebesar payment of Rp5.1 trillion, payment for lease liabilities Rp5,1 triliun, pembayaran liabilitas sewa sebesar of Rp80 billion and payment of net bank borrowing Rp80 miliar, dan pembayaran pinjaman bank bersih of Rp1.5 trillion. sebesar Rp1,5 triliun. Kemampuan Membayar Utang, Tingkat Kolektibilitas Piutang, dan Likuiditas Solvency, Receivables Collectability, and Liquidity Kemampuan Membayar Utang Solvency Perseroan terus mencatat rasio kemampuan The Company continues to record a healthy solvency membayar utang yang sehat. Rasio liabilitas terhadap ratio. The debt-to-equity ratio (DER) in 2025 is 0.0:1. ekuitas (DER) Perseroan pada tahun 2025 adalah 0,0:1. (%) Rasio Lancar dan Rasio Solvabilitas 2025 2024 2023 Current Ratio and Solvability Ratio Rasio Lancar Current Ratio 74.14% 44.64% 55.20% Rasio Gearing Gearing Ratio -127.50% -36.24% -30.20% Rasio Utang Terhadap Ekuitas Debt to Equity Ratio 0.0 0.7 0.01 Rasio Total Utang Terhadap Ekuitas Total Debt to Equity Ratio 3.5 6.5 3.9 212 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 215
Tingkat Kolektibilitas Piutang Receivables Collectability
Pada akhir tahun 2025, periode penagihan piutang At the end of 2025, the Company’s collection period
Perseroan (collection period) lebih baik 15 hari is 15 days improved compared to the previous
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan year. This was due to the Company's policy which
oleh kebijakan Perseroan yang secara jangka panjang in the long-term can reduce the risk of default by
dapat mengurangi risiko pelanggan gagal bayar. customers. All Company’s receivables are classified
Seluruh piutang Perseroan merupakan piutang as short-term receivables.
jangka pendek.
Kolektabilitas piutang ditinjau secara berkala. Receivables collectability is reviewed periodically.
Manajemen juga telah melakukan penelaahan Management has also reviewed based on the status
berdasarkan dari status masing-masing piutang usaha of each trade receivable at each reporting date and
pada setiap tanggal pelaporan, dan berkeyakinan believes that the provision for impairment losses
bahwa provisi atas kerugian penurunan nilai yang described in Note 4 to the Financial Statements
dijelaskan pada Catatan 4 atas Laporan Keuangan is sufficient to cover possible losses arising from
telah memadai untuk menutupi kerugian yang uncollectible receivables.
mungkin timbul dari piutang yang tidak tertagih.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Tingkat Kolektibilitas Piutang 2025 2024
Receivables Collectability
Penjualan bersih
Net sales 31,943,461 30,622,614
Rata-rata piutang usaha
Average trade receivables 1,779,313 2,902,721
Periode rata-rata penagihan piutang (hari)
Average receivable collection period (days) 20 35
Likuiditas Liquidity
Untuk memastikan ketersediaan kas, Departemen To ensure availability of sufficient cash, the Treasury
Treasury menyiapkan perkiraan kebutuhan arus kas Department conducts cash forecasts and maintains
dan memelihara fleksibilitas pendanaan dengan flexibility in funding by maintaining adequate
pengelolaan fasilitas kredit yang memadai. credit facilities.
Perseroan memiliki likuiditas yang cukup kuat The Company has reasonably strong liquidity
dengan nilai kas dan setara kas sebesar Rp5,7 triliun. with cash and cash equivalents of Rp5.7 trillion.
Rasio lancar Perseroan pada akhir tahun 2025 tercatat The Company had a current ratio of 74.1% at the end
sebesar 74,1%. of 2025.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 213
Page 216
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Struktur Modal
Capital Structure
Pada akhir tahun 2025, kontribusi utang terhadap At the end of 2025, the contribution of debt to the
struktur modal Perseroan adalah 3,5:1. Penurunan Company’s total capital structure is 3.5:1. Decrease
dibandingkan 2024 disebabkan penurunan liabilitas compared to 2024 was due to decrease in balance of
seperti yang telah dijelaskan di atas. liabilities as above explained.
Kebijakan struktur modal Perseroan sejalan dan The Company’s capital structure policy is in line and
mematuhi peraturan pajak yang berlaku (Peraturan comply with the prevailing tax regulations (Finance
Menteri Keuangan No. 169/PMK.010/2015) di mana Ministry Regulations No. 169/PMK.010/2015) where the
rasio maksimum untuk DER yang diperbolehkan untuk maximum ratio of DER allowed for tax purposes is 4:1.
tujuan perpajakan adalah 4:1. Pada 31 Desember 2025 As of 31 December 2025, the Company’s DER is 0.0:1.
DER Perseroan adalah 0,0:1.
2025 Kontribusi 2024 Kontribusi
Contribution Contribution
Jumlah Liabilitas
Total Liabilities 15,542,221 77.64% 13,896,928 86.61%
Liabilitas Jangka Pendek
Current Liabilities 14,222,619 71.05% 11,830,201 73.73%
Liabilitas Jangka Panjang
Non-Current Liabilities 1,319,602 6.59% 2,066,727 12.88%
Ekuitas
Equity 4,475,118 22.36% 2,149,267 13.39%
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas
Total Liabilities and Equity 20,017,339 100.00% 16,046,195 100.00%
Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Material Commitments for Investment in Capital Goods
Di tahun 2025, Perseroan tidak memiliki ikatan yang In 2025, the Company did not have any material
material untuk investasi barang modal. commitments for investment in capital goods.
214 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 217
Ikatan Investasi Barang Modal
Commitments for Investment in Capital Goods
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki As of 31 December 2025, the Company had investment
ikatan investasi dengan sejumlah pemasok terkait commitments with a number of suppliers in relation
pembelian aset tetap dan bahan baku untuk produksi, to purchases of fixed assets and raw materials for
dalam mata uang USD, Rupiah, dan Euro. production, denominated in USD, Rupiah, and Euro.
Komitmen atas pembelian aset tetap dilakukan Commitments on fixed assets purchases were
Perseroan dengan pemasok, termasuk di dalamnya conducted by the Company with third party suppliers
pihak ketiga dan pihak berelasi. Beberapa nama and related parties. Some supplier names, especially
pemasok khususnya pemasok yang merupakan suppliers which are related parties, are disclosed in
pihak berelasi diungkapkan pada Laporan Keuangan the Company's Financial Statements note 7. Source of
Perseroan catatan 7. Sumber pendanaan atas funding for these commitments was financed through
komitmen ini berasal dari pendanaan internal dan internal funding and short-term loans.
pinjaman jangka pendek.
Pada tanggal 31 Desember 2025, komitmen-komitmen As at 31 December 2025, commitments for the
untuk pembelian aset tetap dan persediaan masing- purchase of fixed assets and inventories amounting
masing sebesar Rp887,5 miliar dan Rp4,7 triliun to Rp887.5 billion and Rp4.7 trillion respectively
(2024: Rp331,3 miliar dan Rp2,8 triliun). (2024: Rp331.3 billion and Rp2.8 trillion).
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Perseroan The steps that Company has taken in order to
dalam melindungi risiko dari posisi mata uang asing protect the related foreign currency position can
yang terkait tersedia dalam Laporan Keuangan be found on the Company’s Financial Statements
Perseroan catatan 33. Manajemen risiko keuangan note 33. Unilever Indonesia’s risk management
Unilever Indonesia sebagian besar dilakukan oleh primarily performed by the Treasury Department
Departemen Treasury sesuai dengan standar dan in accordance with official standards and
prosedur yang diberlakukan oleh Global Treasury procedures from the Global Treasury Centre in
Centre di Schaffhausen, Swiss. Schaffhausen, Switzerland.
Selain dari yang telah disebutkan, Perseroan tidak Apart from what has been disclosed, the Company
memiliki komitmen material untuk investasi barang did not have any other material commitments for
modal lainnya yang harus dilaporkan, kecuali yang investment in capital goods that should be reported,
sudah diungkapkan di Laporan Keuangan Perseroan except as disclosed in the Company’s Financial
catatan 31. Statements note 31.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 215
Page 218
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Transaksi Lindung Nilai
Hedging Transactions
Perseroan melakukan transaksi derivatif dengan The Company entered derivative transactions for
tujuan untuk lindung nilai secara ekonomik terhadap the purpose of economically hedging future foreign
kebutuhan mata uang asing yang akan datang. currency requirements. The changes in the fair values
Perubahan nilai wajar dari instrumen keuangan of the derivative financial instruments are recognized
derivatif ini telah diakui pada laba rugi karena tidak in profit or loss since they do not qualify for hedge
memenuhi persyaratan untuk akuntansi lindung nilai. accounting. As of 31 December 2025, the Company
Pada tanggal 31 Desember 2025 Perseroan memiliki have outstanding foreign currency forward contract
kontrak berjangka valuta asing sebesar USD9,5 juta in amount USD9.5 million and EUR1.6 million.
dan EUR1,6 juta.
Pihak yang terkait Mata Uang Asing Nilai Nosional 2025 Tanggal Jatuh tempo
Related Parties Foreign Currency Notional Amount 2025 Maturity Date
PT. Bank BNP Paribas 2 Januari 2026 – 5 November 2026
USD 5,739,827 2 January 2026 – 5 November 2026
MUFG Bank Ltd, Jakarta 3 Februari 2026 – 8 Desember 2026
USD 2,040,410 3 February 2026 – 8 December 2026
Deutsche Bank AG, Jakarta 7 Januari 2026 – 8 Juni 2026
USD 988,520 7 January 2026 – 8 June 2026
JP Morgan Chase, Jakarta 6 Februari 2026 – 2 Juni 2026
USD 584,510 6 February 2026 – 2 June 2026
Standard Chartered Bank, Jakarta USD 114,376 6 April 2026
Jumlah
Total USD 9,467,643
Deutsche Bank AG, Jakarta 6 Januari 2026 – 13 Januari 2026
EUR 800,000 6 January 2026 – 13 January 2026
MUFG Bank, Ltd Jakarta 26 Januari 2026
EUR 400,000 26 January 2026
Standard Chartered Bank, Jakarta 20 Januari 2026
EUR 400,000 20 January 2026
Jumlah
Total EUR 1,600,000
216 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 219
Investasi Barang Modal yang Direalisasikan
Realisation of Capital Investment
Pada tahun 2025, Perseroan melaporkan total In 2025, the Company reported a total capital
pengeluaran modal sebesar Rp1,32 triliun. Investasi expenditure of Rp1.32 trillion. The capital investment
barang modal ini dialokasikan untuk pembelian mesin was allocated for purchase of machinery and related
dan peralatan terkait sebagian besar untuk proyek equipments which mainly related to cost savings
penghematan biaya, peningkatan kapasitas serta project, increase of capacity and also for safety,
untuk keamanan, kesehatan, lingkungan dan kualitas. health, environment and quality.
Perbandingan antara Target/Proyeksi pada Awal Tahun Buku
dengan Hasil yang Dicapai (Realisasi), mengenai Pendapatan,
Laba, Struktur Permodalan, atau Lainnya yang Dianggap
Penting bagi Perseroan
Comparison between Target/Projection at Beginning of Year and Result
(Realization), Concerning Income, Profit, Capital Structure, or Others Deemed
Necessary for the Company
Pada tahun 2025, Perseroan terus menjalani In 2025, the Company continued to have a
transformasi penting untuk memastikan pivotal transformation to secure sustainable,
pertumbuhan yang berkelanjutan dan jangka long-term growth. This strategic realignment,
panjang. Penyesuaian strategis ini, meskipun sangat while essential, resulted in a temporary impact
penting, berdampak sementara terhadap hasil on immediate financial results, as the Company
keuangan jangka pendek, karena perusahaan prioritised addressing foundational issues. Despite
memprioritaskan penanganan masalah-masalah the challenges inherent in this transition, early
mendasar. Terlepas dari tantangan yang melekat indicators suggest the implemented actions
dalam transisi ini, indikator awal menunjukkan are yielding positive outcomes. Consequently,
bahwa langkah-langkah yang telah diterapkan mulai full-year sales experienced a growth driven by
membuahkan hasil positif. Akibatnya, penjualan operational adjustments, and net profits were
sepanjang tahun mengalami pertumbuhan yang higher primarily attributed to sales growth and
didorong oleh penyesuaian operasional, dan laba strategic transformation investments and also
bersih meningkat terutama berkat pertumbuhan selling of the discontinued operation. Nonetheless,
penjualan, investasi dalam transformasi strategis, the Company maintained strong confidence in its
serta penjualan unit usaha yang dihentikan. chosen strategic direction, anticipating substantial
Meskipun demikian, Perusahaan tetap memiliki future benefits.
keyakinan yang kuat terhadap arah strategis
yang dipilih, dan mengantisipasi manfaat yang
signifikan di masa depan.
Untuk memperkuat visi strategis ini, Perseroan To reinforce this strategic vision, the Company focused
berfokus memanfaatkan kekuatan inti, mendorong to capitalize on its core strengths, foster innovation
inovasi di bidang-bidang kunci, dan menggerakkan in key areas, and drive sustainable expansion. By
ekspansi berkelanjutan. Dengan berfokus pada tiga focusing on these three pillars, the company aims to
pilar ini, Perseroan bertujuan untuk meningkatkan enhance its market position and deliver increased
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 217
Page 220
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS posisi pasarnya dan memberikan nilai tambah yang value to its stakeholders. lebih besar kepada para pemangku kepentingan. Selain itu, meskipun Perseroan menghadapi penurunan pangsa pasar pada tahun 2024, Furthermore, while the company faced a market share kondisinya telah berangsur-angsur membaik reduction in 2024, it has been gradually improving sepanjang tahun 2025 dan menunjukkan selisih throughout 2025 and showing lower decline penurunan yang lebih kecil. Namun, pangsa gap. However, the current market share remains pasar saat ini masih di bawah level yang tercatat below the levels observed, prompting ongoing sebelumnya, sehingga mendorong upaya efforts to accelerate recovery. Simultaneously, berkelanjutan untuk mempercepat pemulihan. significant progress has been made in inventory Bersamaan dengan itu, kemajuan signifikan telah reduction and operational streamlining, critical dicapai dalam pengurangan persediaan dan steps towards achieving greater efficiency and penyederhanaan operasional, langkah-langkah kritis organizational agility. menuju pencapaian efisiensi yang lebih tinggi dan kelincahan organisasi. Secara finansial, Perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp31,9 triliun pada tahun 2025, Financially, the company recorded net sales of yang menunjukkan peningkatan sebesar 4,3%. IDR31.9 trillion in 2025, representing a 4.3% increase. Selain pertumbuhan tersebut, perseroan tetap Aside from the growth, the company maintained mempertahankan profitabilitas dengan meraih laba profitability, achieving a net profit of IDR7.6 trillion, bersih sebesar Rp7,6 triliun, serta mencatat Margin and posted a Gross Margin of 46.9%. Kotor sebesar 46,9%. Target/Proyeksi yang Ingin Dicapai Perseroan Paling Lama untuk Satu Tahun Mendatang Target/Projection at Most for the Next One Year for the Company Untuk tahun 2025, strategi Perseroan berfokus For 2025, the company's strategy focuses on pada pengembangan transformasi yang telah building upon the 2024 transformation. Addressing dilakukan pada tahun 2024. Penanganan berbagai key issues—including significant stock reduction, isu utama termasuk pengurangan stok secara pricing realignment, factory and productivity signifikan, penyesuaian harga, peningkatan fasilitas enhancements, and impactful innovation—impacted pabrik dan produktivitas, serta inovasi yang 2025 results. The company prioritizes long-term, berdampak, berpengaruh terhadap hasil tahun 2025. sustainable growth, continuing decisive actions to Perseroan memprioritaskan pertumbuhan jangka resolve operational issues. panjang yang berkelanjutan, serta terus mengambil langkah-langkah tegas untuk menyelesaikan masalah operasional. 218 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 221
Pada tahun 2026, Perseroan akan memperluas In 2026, the company will expand market coverage
jangkauan pasar melalui distributor yang lebih via larger distributors, improve gross margins through
besar, meningkatkan margin kotor melalui efisiensi operational efficiencies and volume leverage,
operasional dan leverage volume, serta memperkuat and strengthen its brand portfolio with continued
portofolio mereknya dengan investasi berkelanjutan. investment. The company anticipates these actions
Perseroan memperkirakan langkah-langkah ini will solidify its foundation for long-term growth, with
akan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka benefits appearing in the second half of 2025.
panjangnya, dengan manfaat yang mulai terlihat
pada paruh kedua tahun 2025.
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
setelah Tanggal Pelaporan Keuangan
Significant Subsequent Events
Perseroan telah mengumumkan pada tanggal The Company had announced on 7 January 2026, on
7 Januari 2026, mengenai pengalihan bisnis Teh agreement to transfer Tea business under SariWangi
dengan merk SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa. brand to PT Savoria Kreasi Rasa. The transactions
Transaksi telah selesai pada tanggal 2 Maret 2026. already completed on March 2nd, 2026.
Prospek Usaha
Business Prospects
Makroekonomi Macroeconomics
Pada tahun 2025, perekonomian Indonesia terus In 2025, Indonesia’s economy continued to
menunjukkan kinerja yang kokoh dan tangguh, show solid and resilient performance, recording
dengan mencatat tingkat pertumbuhan sebesar a growth rate of 5.11% for the full year, an
5,11% untuk sepanjang tahun, meningkat dari improvement from the 5.03% growth achieved
pertumbuhan sebesar 5,03% yang dicapai pada in 2024. This expansion was supported by strong
tahun 2024. Pertumbuhan ini didukung oleh exports—particularly goods and services, which
ekspor yang kuat—terutama barang dan jasa, yang grew 7.03% alongside steady domestic demand.
tumbuh sebesar 7,03% seiring dengan permintaan Inflation remained well managed, with forecasts
domestik yang stabil. Inflasi tetap terkendali for 2025 indicating levels around 1.7% to 2.8%,
dengan baik, dengan perkiraan untuk tahun 2025 reflecting continued macroeconomic stability.
menunjukkan tingkat sekitar 1,7% hingga 2,8%, yang The combination of steady growth, controlled
mencerminkan stabilitas makroekonomi yang inflation, and supportive macroeconomic policies
berkelanjutan. Kombinasi antara pertumbuhan helped maintain consumer purchasing power
yang stabil, inflasi yang terkendali, dan kebijakan throughout 2025. This environment continued
makroekonomi yang mendukung membantu to benefit the Fast-Moving Consumer Goods
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 219
Page 222
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS mempertahankan daya beli konsumen sepanjang (FMCG) industry, as household consumption tahun 2025. Keadaan ini terus menguntungkan showed ongoing improvement, reinforcing the industri Barang Konsumsi Cepat Habis (FMCG), industry's role as a key driver of Indonesia’s karena konsumsi rumah tangga menunjukkan domestic economy. peningkatan yang berkelanjutan, sehingga memperkuat peran industri ini sebagai pendorong utama perekonomian domestik Indonesia. Industri Barang Konsumsi Consumer Goods Industry dan Konsumsi Rumah Tangga and Household Consumption Data tahunan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Full year data from Statistics Indonesia further semakin memperkuat peran sentral konsumsi rumah confirms the central role of household consumption tangga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, in driving economic expansion, with overall dengan tingkat konsumsi secara keseluruhan naik consumption rising around 4.98% in 2025, continuing sekitar 4,98% pada tahun 2025, dan tetap menjadi to serve as the largest contributor to GDP. Increased kontributor terbesar terhadap PDB. Meningkatnya mobility, tourism activity, and higher spending on mobilitas, aktivitas pariwisata, serta peningkatan food, beverages, transportation, and communication pengeluaran untuk makanan, minuman, transportasi, all played a meaningful role in maintaining consumer dan komunikasi semuanya berperan penting dalam demand throughout the year. menjaga permintaan konsumen sepanjang tahun. Prospek 2026 Prospect for 2026 Menjelang tahun 2026, prospek ekonomi Indonesia Looking ahead to 2026, Indonesia’s economic secara umum tetap positif, didukung oleh permintaan outlook remains broadly constructive, supported by domestik yang stabil dan lingkungan eksternal yang stable domestic demand and an improving external semakin membaik. PDB diproyeksikan tumbuh di environment. GDP is projected to grow in the 5.0% kisaran 5,0%, dengan perkiraan pasar menunjukkan range, with market forecasts indicating annual bahwa pertumbuhan tahunan akan sedikit melambat growth moderating slightly from 2025 but remaining mulai tahun 2025 namun tetap berada di kisaran 5,0%– close to 5.0%–5.3%, reflecting resilient economic 5,3%, yang mencerminkan fundamental ekonomi fundamentals. Household consumption—traditionally yang tangguh. Konsumsi rumah tangga yang secara the largest driver of Indonesia’s GDP—is expected tradisional menjadi pendorong utama PDB Indonesia, to maintain steady momentum into 2026. Consumer diperkirakan akan mempertahankan momentum spending is forecast to expand at a rate consistent yang stabil hingga tahun 2026. Pengeluaran with the country’s underlying growth trajectory, konsumen diperkirakan akan tumbuh dengan laju supported by continued mobility improvements, yang sejalan dengan lintasan pertumbuhan mendasar stable labor market conditions, and a normalization of negara ini, didukung oleh perbaikan mobilitas yang inflation toward the 2.8%–3.1% range across the year. berkelanjutan, kondisi pasar tenaga kerja yang stabil, dan normalisasi inflasi ke kisaran 2,8%–3,1% sepanjang tahun. 220 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 223
Namun, Perseroan menyadari bahwa tahun 2026 akan However, the Company acknowledges that 2026
menghadirkan serangkaian tantangan tersendiri. will present its own set of challenges. These include
Tantangan tersebut meliputi potensi volatilitas potential volatility in global commodity prices, the
harga komoditas global, dampak berkepanjangan lingering impact of geopolitical tensions, and the need
dari ketegangan geopolitik, serta kebutuhan untuk to adapt to evolving consumer preferences driven by
beradaptasi dengan preferensi konsumen yang digital transformation and sustainability concerns.
terus berkembang, yang didorong oleh transformasi
digital dan isu-isu keberlanjutan.
Untuk mewujudkan pertumbuhan yang kompetitif, To deliver competitive, consistent, profitable, and
konsisten, menguntungkan, dan bertanggung jawab, responsible growth, the Company will continue
Perseroan akan terus berfokus pada penguatan to focus on solidifying its fundamental and remain
fondasi bisnisnya dan tetap sangat fokus pada sharply focused on its strategy. The company will
strateginya. Perseroan akan memperluas jangkauan grow its market reach through major distributors,
pasarnya melalui distributor utama, meningkatkan boost profitability through efficiency and volume,
profitabilitas melalui efisiensi dan volume, serta and invest in its brands. These efforts are expected
berinvestasi pada merek-mereknya. Upaya-upaya to strengthen the company's long-term growth, with
ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan positive results anticipated in the latter half of 2026.
jangka panjang Perseroan, dengan hasil positif yang
diantisipasi pada paruh kedua tahun 2026.
Aspek Pemasaran atas Produk dan Jasa
Marketing Aspects of the Products and Services
Unilever Indonesia memiliki portofolio yang Unilever Indonesia has a portfolio of 32 brands
terdiri dari 32 brand pada sejumlah kategori yang across several different categories. Our marketing
berbeda. Strategi pemasaran kami berfokus strategy is focused on growing our markets and
untuk menumbuhkan pasar dan membangun building brand equity to drive market share. The
ekuitas brand guna meningkatkan pangsa pasar. strategy is formulated around five key principles,
Kami merumuskan strategi ini pada lima prinsip which relate to customers and consumers; portfolio;
utama, yang berhubungan dengan pelanggan dan access; costs; and investment.
konsumen; portofolio; akses; biaya; dan investasi.
1. Fokus pada Konsumen dan Pelanggan 1. Focus on Consumers and Customers
Kami melakukan riset pasar dan terus-menerus We conduct market research and engage
melibatkan diri dengan konsumen untuk lebih continuously with consumers to better understand
memahami kebutuhan dan preferensi mereka; their needs and preferences, and work closely
dan menjalin kerjasama yang erat dengan with our customers to make our products more
pelanggan untuk membuat produk kami lebih accessible and attractive in stores.
mudah ditemukan dan terlihat lebih menarik di
toko-toko.
2. Menyiasati Portofolio 2. Play the Portfolio
Kami mengoptimalkan cakupan portofolio kami We optimize our portfolio coverage by ensuring
dengan memastikan bahwa kami menyediakan that our offerings cover different needs and a
produk-produk untuk kebutuhan yang berbeda range of price points within each category.
dan berbagai tingkatan daya beli di setiap kategori.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 221
Page 224
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS 3. Menciptakan Akses 3. Create Access Kami menerapkan berbagai strategi untuk We deploy a variety of strategies to increase the meningkatkan penetrasi produk kami, diantaranya penetration of our products, including different dengan menyediakan ukuran kemasan yang pack sizes to ensure they are accessible to various berbeda untuk memastikan produk-produk consumer segments, and by increasing the kami terjangkau oleh berbagai segmen efficiency of our nationwide distribution network. konsumen, dan dengan meningkatkan efisiensi jaringan distribusi nasional kami. 4. Tidak Berkompromi terhadap Biaya 4. Ruthless on Cost Kami berfokus untuk menjaga biaya tetap We continually focus on keeping costs kompetitif sementara efisiensi tetap meningkat, competitive and efficiency up from our end- dalam proses dari hulu sampai hilir, untuk to-end process, to ensure a good return on memastikan imbal hasil yang baik atas investasi marketing investment. pemasaran kami. 5. Melanjutkan Investasi untuk Masa Depan 5. Continue Investing for the Future Aspek terakhir dari strategi ini adalah investasi The final aspect of the strategy is continuous yang terus-menerus dalam operasi pemasaran investment in our marketing operation: investing kami: investasi dalam meningkatkan kemampuan in improving the capabilities of our people; karyawan kami; investasi dalam meningkatkan investing in enhancing and implementing dan melaksanakan visi bisnis kami; investasi di our business vision; investing in marketing bidang infrastruktur pemasaran dan kemampuan infrastructure and logistics capability; and logistik; dan investasi dalam digitalisasi, untuk investing in digitization, to support decision mendukung pengambilan keputusan dan making and improve efficiency. meningkatkan efisiensi. Melalui prinsip-prinsip ini, Unilever Indonesia dapat Through these principles, Unilever Indonesia has berfokus dan melaksanakan strategi pemasaran enabled to focus and execute an effective marketing secara efektif yang dapat memperkuat posisi kami strategy that can strengthen our position as market sebagai pempimpin pasar di masing-masing pangsa leader in each of our brand market shares and pasar brand kami berada serta menghasilkan kinerja resulted in strong performance across all Home and yang kuat pada semua brand Home and Personal Personal Care, as well as Foods and Refreshement Care serta Foods and Refreshment di 2025. brands in 2025. 222 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 225
Kebijakan Pembagian Dividen
Dividend Policy
Perseroan membayar dividen (interim dan final) The Company pays dividends (interim and final) in
secara adil dan tepat waktu. an equitable and timely manner.
Berdasarkan Anggaran Dasar Unilever Indonesia, According to Unilever Indonesia’s Articles of
pembayaran dividen interim dapat ditetapkan dalam Association, BoD meeting can determine the payment
rapat Direksi untuk kemudian bersama-sama dengan of an interim dividend, which is then endorsed,
dividen final disahkan dalam Rapat Umum Pemegang together with the final dividend, at the Annual General
Saham Tahunan (RUPST). Meeting of Shareholders (AGMS).
Pada tanggal 30 Desember 2025, Unilever Indonesia On 30 December 2025, Unilever Indonesia paid out
telah membagikan dividen interim tahun 2025 sebesar the 2025 interim dividend of Rp87 per share or in total
Rp87 per saham atau total sebesar Rp3,3 triliun. of Rp3.3 trillion. This interim dividend will be taken
Dividen interim ini akan diperhitungkan dalam RUPST into account at the AGMS for fiscal year 2025.
Unilever Indonesia untuk tahun buku 2025.
(Dalam jutaan Rupiah In millions of Rupiah)
Dividen Tahun Buku 2024 Tahun Buku 2023 Tahun Buku 2022
Dividends Year Book 2024 Year Book 2023 Year Book 2022
Laba
Profit 3,368,693 4,800,940 5,364,761
Dividen yang Dibagikan
Dividend Payout 3,357,200 5,341,000 5,341,000
Laba Bersih per Saham Dasar
Basic earnings per Share 88 126 141
Dividen per Saham
Dividend per Share 88 140 140
Persentase Dividen
Dividend Payout Ratio 99.7% 111.2% 99.6%
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 223
Page 226
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Pembayaran Dividen
Dividend Payment
Pembayaran dividen di tahun 2025 dan 2024 adalah Details of dividends paid in the years of 2025 dan
sebagai berikut: 2024 are as follows:
Tahun Dividen Tanggal Tanggal Tanggal Dividen per Jumlah Dividen
Pembayaran Tahun Pengumuman Pencatatan Pembayaran Lembar Saham dalam Jutaan
Year of Buku Announcement Recording Date Payment Date (dalam Rupiah) Rupiah (Kotor)
Payment Dividend Date Dividend per Total Dividend in
for Year Share (in Rupiah) Millions of Rupiah
Book (Gross)
2023 Final 22 Juni 2023 7 Juli 2023 20 Juli 2023
2022 22 June 2023 7 July 2023 20 July 2023 71 2,708,650
2023 Interim 24 November 8 Desember 2023 19 Desember 2023
2023 2023 8 December 2023 19 December 2023 s63 2,403,450
Jumlah
Total 134 5,112,100
2024 Final 20 Juni 2024 2 Juli 2024 18 Juli 2024 77 2,937,550
2023 20 June 2024 2 July 2024 18 July 2024
2024 Interim 26 November 6 Desember 2024 19 Desember 2024
2024 2024 6 December 2024 19 December 2024 41 1,564,150
Jumlah
Total 118 4,501,700
2025 Final 3 Juni 2025 17 Juni 2025 2 Juli 2025 47 1,793,050
2024 3 June 2025 17 June 2025 2 July 2025
2025 Interim 4 Desember 2025 16 Desember 2025 30 Desember 2025
2025 4 December 2025 16 December 2025 30 December 2025 87 3,304,367
Jumlah
Total 134
Historis Dividen per Saham
Historical Dividend per Share
187
150 140 140
88
2020 2021 2022 2023 2024
224 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 227
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
dan/atau Manajemen (ESOP/MSOP)
Employee and/or Management Stock Ownership Program (ESOP/MSOP)
Pada saat ini, Unilever Indonesia tidak memiliki Currently, Unilever Indonesia does not have Employee
program kepemilikan saham oleh karyawan maupun Stock Ownership Plan (ESOP) nor Management
program kepemilikan saham oleh manajemen untuk Stock Ownership Program (ESOP/MSOP) of the
saham Perseroan. Company’s stock.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Realisation of Use of Public Offering Proceeds
Dana hasil penawaran umum pada tahun 1982 All the proceeds from the public offering in 1982 have
telah digunakan seluruhnya untuk perluasan usaha been used for the expansion of the business and
dan investasi pada barang modal. Tidak terdapat investment in capital goods. There were no shares
penawaran umum saham selama tahun 2025. public offering during 2025.
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi,
atau Restrukturiasi Utang/Modal
Material Information Related to Investment Expansion, Divestation,
Consolidation/Merger, Acquisition, or Debt/Capital Restructurisation
Perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang The Company held an Independent General
Saham Independen pada tanggal 14 Januari 2025 Meeting of Shareholders on 14 January 2025 with the
dengan hasil sebagai berikut: following results:
- Perseroan telah mendapatkan persetujuan - The Company has obtained approval from
dari pemegang saham independen untuk independent shareholders to sell the ice cream
melakukan penjualan atas bisnis es krim kepada business to PT The Magnum Ice Cream Indonesia
PT The Magnum Ice Cream Indonesia selaku as a buyer who has an affiliate relationship with the
pembeli yang memiliki hubungan afiliasi dengan Company when the Business Transfer Agreement
Perseroan pada saat Perjanjian Pengalihan Bisnis is signed. The transaction will be executed and
ditandatangani. Pelaksanaan dan penyelesaian completed when the buyer no longer has an
transaksi akan dilakukan pada saat pembeli tidak affiliate relationship with the Company, which
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 225
Page 228
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
lagi memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, will occur through an external separation. The
yang akan terjadi melalui pemisahan eksternal. estimated total value of the Ice Cream business
Nilai estimasi keseluruhan rencana penjualan sale plan (excluding VAT) is Rp7 trillion.
bisnis Es Krim (tidak termasuk PPN) adalah sebesar
Rp7 triliun.
- Pada tanggal 8 Desember 2025, Perseroan telah - On 8 December 2025, the Company has completed
menyelesaikan penjualan bisnis es krim Perseroan the sale of the Company’s Ice Cream business to
kepada PT The Magnum Ice Cream Indonesia. PT The Magnum Ice Cream Indonesia.
- Sehubungan dengan pelepasan segmen bisnis - In connection with the divestment of the Ice
Es Krim, Perseroan menyediakan dukungan Cream business segment, the Company provides
operasional selama masa transisi PT The Magnum operational support during the PT The Magnum
Ice Cream Indonesia di Indonesia. Berdasarkan Ice Cream Indonesia transition period. Under this
perjanjian ini, Perseroan berkewajiban untuk agreement, the Company is obliged to provide,
menyediakan, atau mengusahakan penyediaan, or procure the provision of, each Service to
setiap Layanan kepada PT The Magnum Ice PT The Magnum Ice Cream Indonesia for the
Cream Indonesia selama Jangka Waktu Layanan relevant Service Term. These Services include the
yang relevan. Layanan ini mencakup pemasaran marketing and distribution of PT The Magnum Ice
dan distribusi produk PT The Magnum Ice Cream Indonesia products within the Indonesian
Cream Indonesia di wilayah Indonesia, di territory, where the Company acts as an agent and
mana Perusahaan bertindak sebagai agen dan receives remuneration in the form of commissions.
menerima imbalan berupa komisi. Perjanjian ini This Agreement shall remain in effect until
berlaku sampai dengan 31 Oktober 2027, kecuali 31 October 2027, unless agreed to be terminated
disetujui untuk berakhir lebih cepat sesuai dengan earlier in accordance with the provisions of
ketentuan dalam Perjanjian tersebut. the said Agreement.
Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
Transactions Containing a Conflict of Interest and Transactions
with Related Parties
Di tahun 2025, Unilever Indonesia tidak melakukan In 2025, Unilever Indonesia did not engage in any
transaksi yang mengandung benturan kepentingan. transactions that contained a conflict of interest.
Semua transaksi afiliasi Unilever Indonesia telah All related party transactions of Unilever Indonesia
dilakukan sesuai dengan syarat dan kondisi were conducted on substantially comparable terms
serta manfaat ekonomis yang secara substansial and conditions as well as economic benefit to the
sebanding dengan transaksi dengan pihak yang tidak Company, as those with unrelated parties.
mempunyai hubungan istimewa.
Perseroan melakukan tinjauan secara berkala The Company maintains a regular review of all
terhadap semua transaksi afiliasi dalam hal related party transactions of their arm’s length nature
kewajaran dan kelaziman transaksi sesuai dengan in accordance with Financial Services Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/ Regulation Number 42/POJK.04/2020 which
POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi regulates Affiliated Transactions and Conflict of
Benturan Kepentingan. Interest Transactions.
226 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 229
Transaksi dengan Pihak Berelasi
Transactions with Related Parties
Yang termasuk dalam pihak berelasi dengan Unilever Related parties include affiliated companies. Our
Indonesia adalah perusahaan-perusahaan afiliasi. transactions with related parties in 2025 were
Berikut adalah jenis transaksi dengan pihak-pihak as follows:
berelasi di tahun 2025:
a. Unilever Indonesia memiliki piutang dari transaksi a. Unilever Indonesia has receivables from entities
antar entitas sepengendali atas penjualan barang under common control on the sale of finished
jadi, penggantian biaya riset regional, training, goods, reimbursement of regional research,
meeting, dan sebagainya (Catatan 4 dan 7 Laporan training, meetings, et cetera (Notes 4 and 7
Keuangan 2025) Financial Statements 2025)
b. Unilever Indonesia memiliki utang dari transaksi b. Unilever Indonesia has payables to entities under
antar entitas sepengendali atas jasa regional, common control for regional services, purchases
pembelian bahan baku, barang jadi, biaya lisensi of raw materials, finished goods, system licensing
sistem, biaya training, dan sebagainya (Catatan 7 costs, training costs, et cetera (Notes 7 and 14
dan 14 Laporan Keuangan 2025) Financial Statements 2025)
c. Unilever Indonesia membayarkan royalti dan c. Unilever Indonesia paid royalties and dividends
dividen masing-masing kepada entitas induk to the ultimate parent entity and the parent entity,
terakhir dan entitas induk (Catatan 7 Laporan respectively (Note 7 Financial Statements 2025)
Keuangan 2025)
d. Unilever Indonesia memiliki pendapatan ekspor d. Unilever Indonesia has export revenue from
atas entitas sepengendali (Catatan 24 Laporan entities under common control (Note 24 Financial
Keuangan 2025) Statements 2025)
e. Unilever Indonesia memiliki transaksi e. Unilever Indonesia has purchase transaction
pembelian yang menimbulkan biaya atas with cost implication to entities under common
entitas sepengendali (Catatan 25 Laporan control (Note 25 Financial Statements 2025)
Keuangan 2025)
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang Details of the nature and types of material
material dengan pihak berelasi adalah sebagai transactions with related parties are as follows:
berikut:
Pihak berelasi Sifat hubungan dengan pihak berelasi Jenis transaksi
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
Unilever PLC Entitas induk terakhir Penggantian beban
Ultimate parent entity Expense reimbursements
Unilever Indonesia Holding B.V. Pemegang saham mayoritas Pembayaran dividen
Majority shareholder Dividend payments
Unilever IP Holdings B.V. Entitas sepengendali Pembayaran royalti
Entity under common control Royalty payments
Conopco, Inc. Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 227
Page 230
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Pihak berelasi Sifat hubungan dengan pihak berelasi Jenis transaksi
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
Unilever Asia Private Limited Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever EAC Myanmar Company Limited Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever Europe B.V. Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever Europe Business Center B.V. Entitas sepengendali Pembayaran biaya Enterprise
Entity under common control Technology Solutions;
Penggantian beban
Payment of Enterprise
Technology Solutions fees;
Expense reimbursements
Unilever Europe IT Services Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever Global Services, Inc Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever Industries Private Limited Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever Philippines, Inc Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever Thai Trading II Limited Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Unilever U.K. Central Resources Limited Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
URL Port Sunlight Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
PT Unilever Oleochemical Indonesia Entitas sepengendali Penggantian beban; Sewa mesin
Entity under common control Expense reimbursements;
Lease of machineries
PT Unilever Enterprises Indonesia Entitas sepengendali Penggantian beban
Entity under common control Expense reimbursements
Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever Pihak berelasi lainnya Pembayaran kontribusi
Indonesia Other related party Perseroan atas program
manfaat pasti
Payment of contribution for the
Company’s defined benefit plan
228 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 231
Pihak berelasi Sifat hubungan dengan pihak berelasi Jenis transaksi
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia Pihak berelasi lainnya Pembayaran kontribusi
Other related party Perseroan atas program
iuran pasti
Payment of contribution
for the Company’s defined
contribution plan
Dewan Komisaris dan Direksi Personil manajemen kunci Kompensasi dan remunerasi
Board of Commissioners and Directors Key management personnel Compensation and remuneration
Transaksi-transaksi material dengan pihak berelasi Material transactions with related parties during 2025
selama tahun 2025 diantaranya adalah transaksi atas were also including transactions of royalty fees with
biaya royalti dengan Unilever PLC - entitas induk Unilever PLC - the ultimate parent entity, Enterprise
terakhir, biaya Enterprise Technology Solutions (ETS) Technology Solutions (ETS) fees to Unilever Europe
kepada Unilever Europe Business Center B.V. serta Business Center B.V. and sales of goods to Unilever
penjualan barang kepada Unilever Asia Private Ltd., Asia Private Ltd., an entity under common control.
entitas sepengendali. Beban royalti dan biaya Royalty expenses and ETS fees during the year
ETS selama tahun berjalan adalah total sebesar in total were Rp2.171 billion (2024: Rp2.119 billion)
Rp2,171 miliar (2024: Rp2,119 miliar) di mana biaya comprising service fees and ETS fees, trademark,
jasa dan biaya ETS, beban trademark, serta biaya and also technology amounting to Rp865 billion,
teknologi masing-masing berjumlah Rp865 miliar, Rp796 billion, and Rp509 billion (2024: Rp873 billion,
Rp796 miliar, dan Rp509 miliar (2024: Rp873 miliar, Rp759 billion, and Rp487 billion), respectively. The
Rp759 miliar, dan Rp487 miliar). Perjanjian di bidang agreements for trademarks, technology licenses
lisensi merek, lisensi teknologi dan layanan jasa and central services were signed by both parties on
terpusat ditandatangani oleh kedua belah pihak 11 December 2012, while ETS fees was signed by both
pada tanggal 11 Desember 2012, sedangkan biaya parties on 26 September 2019 and in compliance with
ETS ditandatangani oleh kedua belah pihak pada Regulation No. IX.E.1.
26 September 2019 dan mematuhi Peraturan No. IX.E.1.
Pada tahun 2025, Unilever Indonesia mencatat In 2025, Unilever Indonesia recorded sales to
transaksi penjualan kepada Unilever Asia Private Ltd. Unilever Asia Private Ltd., totaling Rp463.9 billion
sebesar Rp463,9 miliar (2024: Rp381,8 miliar). Transaksi (2024: Rp381.8 billion). This transaction was a
tersebut merupakan transaksi reguler yang menjadi regular transaction in related to the Company’s
bagian aktivitas usaha Perseroan. business activities.
Pada tanggal 26 September 2019, Perseroan dan On 26 September 2019, the Company and Unilever
Unilever Europe Business Center B.V. (“UEBC”) telah Europe Business Center B.V. (“UEBC”) executed the
menandatangani Unilever Enterprise Technology Unilever Enterprise Technology Solution Service
Solution Service Agreement (“Perjanjian ETS”) yang Agreement ("ETS Agreement"), effective from
berlaku efektif sejak 1 Oktober 2019. 1 October 2019.
Perjanjian ETS merupakan perjanjian untuk jasa The ETS Agreement is an agreement for the provision
penyediaan layanan Enterprise Technology Solutions of Enterprise Technology Solutions ("ETS") services
(“ETS”) yang terintegrasi secara global diberikan that are integrated globally provided to the Company
kepada Perseroan yang mencakup layanan- which include services related to (1) Business and
layanan yang terkait dengan (1) Bisnis dan keuangan; finance services; (2) Employee/human resources
(2) Karyawan/sumber daya manusia; (3) Fasilitas/ services; (3) Workplace/employee workplace
tempat kerja karyawan; (4) Informasi dan analisis; services; (4) Information and analytics services;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 229
Page 232
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
(5) Layanan teknologi informasi; (6) Layanan pasokan; (5) Information technology (IT) services; (6) Supply
(7) Layanan manajemen proyek; (8) Program baru/ services; (7) Project management services; (8) New
inovasi; (9) Tambahan layanan sebagaimana programmes/innovations services; (9) Additional
diperlukan untuk mendukung, baik secara langsung services, which are needed to support, directly or
maupun tidak langsung, proses operasional dan/atau indirectly, the Company’s operation process and/or
kegiatan usaha sehari-hari Perseroan. daily business activities.
Nilai transaksi Perjanjian ETS ditentukan dari The transaction value of the ETS Agreement is
pembayaran prospektif yang dilakukan oleh determined from the prospective payment made
Perseroan kepada UEBC yang dihitung dari by the Company to UEBC calculated from the actual
biaya aktual yang dikeluarkan oleh UEBC dalam expenses incurred by UEBC in providing the ETS
memberikan layanan ETS (Biaya ETS aktual) dengan Services (actual ETS Costs) with an additional 5%
tambahan mark-up 5% (dengan pengecualian untuk mark-up (with the exception of the costs of services
biaya layanan yang dibeli dari pihak ketiga), yang purchased from third parties), which will be charged
hanya akan dikenakan biaya jasa aktual untuk setiap at cost only for each type of ETS service fee. From
jenis layanan ETS. Sejak tanggal efektif Perjanjian the effective date of the ETS Agreement until
ETS ini hingga 30 September 2020, jumlah total biaya 30 September 2020, the total amount of charges
tidak akan melebihi 0,5% dari total penjualan neto will not exceed 0.5% of the Company's total annual
domestik tahunan Perseroan, dan setelah itu tidak domestic net sales, and thereafter it will not be more
akan lebih dari 1% dari total penjualan neto domestik than 1% of the Company's total annual domestic
tahunan Perseroan. net sales.
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi lainnya Other related parties’ transactions can be found at
dapat dilihat di laporan keuangan Perseroan Unilever Indonesia’s financial statements notes 4, 7, 14,
catatan 4, 7, 14, 24 dan 25. 24 and 25.
Perubahan Peraturan Perundang-undangan
yang Berpengaruh Signifikan terhadap Perseroan
Change in Legislation that had a Significant Impact on the Company
Tidak terdapat perubahan peraturan perundang- There was no change in legislation that had
undangan yang berpengaruh signifikan terhadap significant impact on Unilever Indonesia.
Unilever Indonesia.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Change in Accounting Policy
Laporan Keuangan kami disusun berdasarkan Standar Our Financial Statements were prepared in
Akuntansi Keuangan di Indonesia dan peraturan accordance with Indonesian Financial Accounting
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Standards and the Capital Market and Indonesian
Financial Services Authority or OJK regulations.
230 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 233
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
Changes to the Statements of Financial Accounting Standards
Penerapan dari standar revisi yang berlaku efektif The adoption of the following revised standards
sejak 1 Januari 2025 yang relevan dengan operasi that were effective on 1 January 2025 which are
Perseroan namun tidak menimbulkan dampak relevant to the Company’s operations, but did not
signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan result in significant impact to the Company’s financial
adalah sebagai berikut: statements are as follows:
- Amendemen PSAK 221 “Dampak Perubahan Nilai - Amendment of SFAS 221 “Effects of Changes in
Tukar Mata Uang Asing” Foreign Exchange Rates”
Mulai 1 Januari 2025, referensi terhadap PSAK dan Beginning 1 January 2025, references to the individual
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) SFAS and Interpretations of Statements of Financial
telah diubah sebagaimana diterbitkan oleh Dewan Accounting Standards ("ISFAS") has been changed as
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan published by the Indonesian Accounting Standards
Indonesia (“DSAK-IAI”). Board - Indonesian Institute of Accountants ("DSAKIAI").
Tidak ada dampak signifikan yang timbul dari There was no significant impact of these standards
penerapan standar tersebut pada laporan to the Company's financial statements.
keuangan Perseroan.
Kelangsungan Usaha
Business Continuity
Perseroan tidak melihat hal-hal signifikan yang dapat The Company did not foresee any significant event
memengaruhi kelangsungan usaha Perseroan pada that may have impact on the continuity of the
tahun buku terakhir. Dasar Penilaian terkait penilaian business. The assumption used by the management
ini dapat dibaca lebih lanjut di Laporan Direksi dan can be found at the Board of Directors Report
Laporan Dewan Komisaris, di mana Dewan Komisaris and the Board of Commissioners Report where
dan Direksi telah menjelaskan rangkuman kinerja Board of Commissioners and Board of Directors
pada tahun buku terakhir dan pandangan atas have summarised the business performance of
prospek usaha. the latest financial year as well as their view on
business prospect.
Perseroan juga telah melakukan langkah- The Company has also taken measures to manage
langkah untuk melindungi risiko manajemen dan risks and minimize potential losses arising from
meminimalkan potensi kerugian yang timbul unexpected changes in market conditions and the
dari perubahan tak terduga dalam kondisi Company’s financial performance. Through its risk
pasar dan kinerja keuangan Perseroan. Melalui management review procedures, management
prosedur peninjauan pengelolaan atas risiko, believes that there are no matters that could have
manajemen meyakini bahwa tidak terdapat hal- a significant impact on the Company’s business
hal yang berpotensi berpengaruh signifikan continuity in 2025. Information related to risk
terhadap kelangsungan usaha Perseroan pada management can be seen further on page 313 of this
tahun 2025. Informasi terkait Pengelolaan atas risiko Annual Report.
manajemen dijelaskan lebih lanjut pada halaman 313
Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 231
Page 234
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Good Corporate Governance
233 Penerapan GCG 299 Sekretaris 327 Program Kepemilikan
di Unilever Indonesia Dewan Komisaris Saham oleh Karyawan
GCG Implementation Secretary to the Board dan Manajemen
in Unilever Indonesia of Commissioners Employee and Management
Share Ownership Programme
236 Struktur dan Mekanisme 300 Sekretaris Perusahaan,
Tata Kelola Perusahaan Hubungan Investor, dan 327 Transaksi Pihak Berelasi
Corporate Governance Komunikasi Perusahaan Related Party Transactions
Structure and Mechanisms Corporate Secretary, Investor
Relations, and Corporate 328 Kode Prinsip Unilever
237 Rapat Umum Pemegang Communications Unilever's Code
Saham (RUPS)
General Meeting 308 Unit Audit Internal 334 Melawan Korupsi
of Shareholders (GMS) Internal Audit Unit Countering Corruption
256 Dewan Komisaris 312 Auditor Eksternal 337 Insider Trading
Board of Commissioners External Auditor
337 Whistleblowing System
268 Direksi 313 Manajemen Risiko
Board of Directors Risk Management 341 Pengadaan Barang
dan Jasa
280 Tata Kelola Dewan 322 Pengendalian Internal Procurement of Goods
Komisaris dan Direksi Internal Control and Services
Governance of the Board of
Commissioners and the Board 326 Asuransi Aset Perusahaan 344 Akses terhadap Informasi
of Directors Corporate Assets Insurance Access to Information
286 Komite Audit 326 Perkara Hukum 345 Penerapan Pedoman
Audit Committee yang Penting Tata Kelola Perusahaan
Important Lawsuits Implementation of Corporate
293 Komite Nominasi Governance Guidelines
dan Remunerasi 327 Sanksi Administrasi
Nomination and Administrative Sanctions
Remuneration Committee
232 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 235
Penerapan GCG di Unilever Indonesia
GCG Implementation in Unilever Indonesia
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau The implementation of Good Corporate Governance
Good Corporate Governance (GCG) menjadi salah (GCG) is one of the main foundations of Unilever
satu landasan utama Unilever Indonesia dalam Indonesia in conducting its business. To maintain
menjalankan bisnis. Untuk menjaga keberlanjutan long-term business sustainability, all of the Company's
usaha dalam jangka panjang, seluruh aktivitas bisnis business activities are managed based on GCG
Perseroan dikelola berdasarkan prinsip GCG yang principles that prioritise transparency, accountability,
mengutamakan transparansi, akuntabel, tanggung responsibility, independence and fairness.
jawab, independensi, dan kewajaran.
Prinsip-prinsip GCG juga sejalan dengan nilai-nilai utama The principles of GCG are also in line with the
Perseroan yaitu integritas, semangat kepeloporan, Company's core values of integrity, pioneering spirit,
tanggung jawab, dan saling menghormati. responsibility, and mutual respect.
Prinsip GCG GCG Principles
Transparansi Perseroan secara konsisten berinisiatif memberikan informasi yang jelas, akurat dan relevan kepada
Transparency para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
The Company consistently takes the initiative to provide clear, accurate and relevant information to
shareholders and other stakeholders in accordance with applicable laws and regulations.
Akuntabilitas Perseroan bertanggung jawab atas segala keputusan dan tindakan yang diambil dan memastikan
Accountability pengelolaannya berjalan dengan baik, adil, dan terukur sesuai dengan kepentingan para
pemangku kepentingan.
The Company is responsible for all resolutions and actions taken and ensures that its management is
carried out properly, fairly, and measurably in accordance with the interests of stakeholders.
Tanggung Jawab Perseroan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan bertindak secara
Responsibility bertanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sehingga bisnis dapat berkembang
secara berkelanjutan.
The Company complies with applicable laws and regulations and acts responsibly towards society
and the environment so that the business can develop sustainably.
Independensi Perseroan dikelola secara profesional tanpa adanya benturan kepentingan dan tanpa tekanan atau
Independence intervensi dari pihak manapun.
The Company is managed professionally without any conflicts of interest and without pressure or
interference from any party.
Kewajaran Perseroan memastikan perlakuan yang setara dan adil dalam memenuhi hak pemangku
Fairness kepentingan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
The Company ensures equal and fair treatment in fulfilling the rights of stakeholders, in accordance
with applicable laws and regulations.
Nilai-Nilai Unilever Indonesia
Unilever Indonesia Values
Integritas Semangat Kepeloporan Tanggung Jawab Saling Menghormati
Integrity Pioneering Spirit Responsibility Mutual Respect
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 233
Page 236
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Tujuan Penerapan GCG Purpose of GCG Implementation
1. Mendukung pencapaian visi dan misi jangka 1. Supporting the achievement of the Company's
panjang Perseroan; long-term vision and mission;
2. Memastikan efektivitas dan efisiensi kegiatan 2. Ensuring the effectiveness and efficiency of
operasional dan pengawasan bisnis; operational activities and business oversight;
3. Meningkatkan nilai yang berkelanjutan bagi para 3. To enhance sustainable value for stakeholders;
pemangku kepentingan;
4. Meningkatkan daya saing Perseroan dalam 4. To enhance the Company's competitiveness in
industri. the industry.
Dasar Hukum Penerapan GCG Legal Basis for GCG Implementation
Landasan hukum dan kebijakan tata kelola perusahaan The legal basis and corporate governance policies
di Perseroan meliputi undang-undang, peraturan dan of the Company include laws, regulations and
pedoman yang termasuk namun tidak terbatas pada: guidelines, including but not limited to:
UU No. 8/1995 tentang Pasar Modal sebagaimana Law No. 8/1995 on Capital Markets as amended by
telah diubah oleh UU No. 4/2023; Law No. 4/2023;
UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas Law No. 40/2007 on the Company and its
berikut perubahannya; amendments;
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 33/ Financial Services Authority Regulation (POJK)
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of
Komisaris Emiten dan Perusahaan Publik; Directors and Board of Commissioners of Issuers
and Public Companies;
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web POJK No. 8/POJK.04/2015 concerning the
Emiten atau Perusahaan Publik; Websites of Issuers or Public Companies;
POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan POJK No. 21/POJK.04/2015 concerning the
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka; Implementation of Corporate Governance
Guidelines for Public Companies;
POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan POJK No. 15/POJK.04/2020 concerning the
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Planning and Implementation of General Meetings
Perusahaan Terbuka; of Shareholders of Public Companies;
POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Rencana dan POJK No. 16/POJK.04/2020 concerning the
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Planning and Implementation of Electronic
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik; General Meetings of Shareholders of Public
Companies;
POJK No. 3/POJK.04/202 tentang Penyelenggaraan POJK No. 3/POJK.04/2020 concerning the
Kegiatan di Bidang Pasar Modal; Implementation of Activities in the Capital
Market Sector;
POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan; Transactions and Conflicts of Interest Transactions;
Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang OJK Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka concerning Guidelines for the Governance of
Public Companies
Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten dan concerning the Form and Content of Annual
Perusahaan Publik; Reports of Issuers and Public Companies;
Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang Baik Good Corporate Governance Guidelines issued
yang diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan by the National Committee on Governance Policy
Governance (KNKG); dan (KNKG); and
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
234 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 237
Tata kelola Perseroan juga didukung dan berpedoman The Company's governance is also supported and
pada beberapa kebijakan internal dan piagam yang guided by several internal policies and charters,
termasuk namun tidak terbatas pada: including but not limited to:
1. Kode Prinsip Bisnis dan Kebijakan Kode Prinsip; 1. Code of Business Principles and Code Policies;
2. Anggaran Dasar; dan 2. Articles of Association; and
3. Piagam Dewan Komisaris dan Direksi. 3. Charter of the Board of Commissioners and Board
of Directors.
Internalisasi dan Evaluasi Internalisation and Evaluation
Penerapan GCG of GCG Implementation
Leadership in Corporate Governance
Predikat Pencapaian Penerapan GCG Berdasarkan Parameter ACGS Selama 8 Tahun
Berturut-turut
GCG Implementation Achievement Rating Based on ACGS Parameters for 8 Consecutive Years
Penerapan prinsip GCG di Perseroan mengacu The Company has a Code of Business Principles
pada Kode Prinsip Bisnis atau Code of Business (CoBP) and Code Policies, both referred to as the
Principles (CoBP) dan Kebijakan Kode Prinsip (Code "Code", which regulate standards of conduct and
Policies), yang keduanya disebut Kode Prinsip, yang business ethics in conducting business and building
mengatur standar perilaku dan etika usaha dalam relationships with stakeholders.
menjalankan bisnis dan membangun hubungan
dengan pemangku kepentingan.
Kode Prinsip menetapkan ketentuan dan batasan The Code set out clear rules and restrictions
yang jelas terkait perilaku yang dapat dan tidak dapat regarding acceptable and unacceptable behaviour
dilakukan dalam setiap aktivitas bisnis. Penerapan in all business activities. The Code applies to all
Kode Prinsip berlaku bagi seluruh karyawan dan employees and management as part of a shared
manajemen, sebagai bagian dari komitmen bersama commitment to business practices conducted
terhadap praktik bisnis yang berintegritas. with integrity.
Untuk memastikan pemahaman dan penerapan To ensure understanding and implementation
Kode Prinsip, Perseroan menyelenggarakan of the Code, the Company organises various
berbagai kegiatan internalisasi seperti pelatihan dan internalisation activities such as training and
kampanye, baik kepada karyawan maupun pihak campaigns, both for employees and third parties.
ketiga. Khusus untuk karyawan, setiap satu tahun Specifically for employees, once a year they are
sekali wajib menyampaikan pernyataan komitmen required to submit a statement of commitment to
kepatuhan terhadap Kode Prinsip Perseroan. comply with the Company's Code.
Secara berkala, Perseroan juga melakukan Periodically, the Company also monitors and refines
pemantauan dan penyempurnaan penerapan GCG the implementation of GCG by considering audit
dengan mempertimbangkan hasil audit, rekomendasi results, recommendations from the Audit Committee
Komite Audit dan Dewan Komisaris, evaluasi and Board of Commissioners, internal control
pengendalian internal, saran dari pihak-pihak evaluations, suggestions from external parties
eksternal dan pemangku kepentingan terkait, serta and relevant stakeholders, as well as the results of
hasil penilaian mandiri (self-assessment) GCG. GCG self-assessments.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 235
Page 238
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Kinerja GCG Unilever Indonesia telah mendapatkan Unilever Indonesia's GCG performance has received
beberapa apresiasi eksternal, salah satunya perolehan several external recognitions, one of which is the
predikat “ Leadership in Corporate Governance” "Leadership in Corporate Governance" award for
selama delapan tahun berturut-turut dari Indonesian eight consecutive years from the Indonesian Institute
Institute for Corporate Directorship (IICD), berdasarkan for Corporate Directorship (IICD), based on the results
hasil penerapan parameter GCG ASEAN Corporate of the implementation of the ASEAN Corporate
Governance Scorecard (ACGS). Sebagai tambahan, Governance Scorecard (ACGS) GCG parameters.
pada tahun 2025, Perseroan mencatat poin tertinggi Furthermore, in 2025, the Company achieved its
sepanjang sejarah yaitu 111.13 berdasarkan penilaian highest-ever score of 111.13 in the IICD assessment
oleh IICD berdasarkan parameter ACGS. Hal tersebut based on the ACGS parameters. This demonstrates
menunjukkan konsistensi dan komitmen Perseroan the Company’s consistency and commitment to
dalam meningkatkan tata kelola Perseroan. improving its corporate governance.
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Structure and Mechanism
Untuk mendukung penerapan GCG, Perseroan To support the implementation of GCG, the Company
memiliki kerangka tata kelola perusahaan yang has a corporate governance framework that separates
memisahkan tanggung jawab dan kewenangan the responsibilities and decision-making authorities
pengambilan keputusan pada tiga organ utama of the Company's three main organs, namely: the
Perseroan yaitu: Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of
(RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. Commissioners, and the Board of Directors.
Perseroan menerapkan pemisahan fungsi antara The Company implements a separation of functions
Dewan Komisaris dan Direksi, guna memastikan between the Board of Commissioners and the Board
efektivitas pengawasan dan pengelolaan perusahaan. of Directors to ensure effective supervision and
Pelaksanaan peran dan fungsi organ tata kelola management of the company. The implementation of
tersebut juga didukung oleh Sekretaris Perusahaan the roles and functions of these governance bodies
serta Komite-komite di bawah Dewan Komisaris. is also supported by the Company Secretary and the
Committees under the Board of Commissioners.
Kerangka tata kelola Perseroan juga mendefinisikan The Company's governance framework also defines
hubungan dan tanggung jawab yang jelas antara clear relationships and responsibilities between
Perseroan, pemegang saham dan pemangku the Company, shareholders and stakeholders, as
kepentingan, sebagaimana dimaksud dalam referred to in the Company's Articles of Association
Anggaran Dasar Perusahaan dan peraturan and applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
Untuk memastikan penerapan tata kelola berjalan To ensure the effective implementation of
efektif, Perseroan menerapkan rangkaian governance, the Company applies a series of
mekanisme yang meliputi sistem pengendalian mechanisms including internal control systems,
internal, manajemen risiko, audit internal dan risk management, internal and external audits, the
eksternal, penerapan Kode Prinsip dan Anggaran implementation of Code and Articles of Association,
Dasar, manajemen sistem mutu, serta prosedur quality system management, as well as standard
operasi standar dan proses bisnis. operating procedures and business processes.
236 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 239
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
General Meeting of Shareholders (GMS)
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Direksi
Board of Directors
Komite Komite Audit Sekretaris
Nominasi Audit Internal Perusahaan
dan Audit Internal
Presiden Direktur Corporate
Remunerasi Committee Audit President Director Secretary
Nomination
and Direktur
Remuneration
Director
Committee
Anggaran Dasar Kebijakan Bisnis Kebijakan-Kebijakan Perusahaan
Articles of Association Code of Business Principles The Company Policies
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
organ tata kelola tertinggi Perusahaan dan memiliki highest governance body of the Company and
wewenang yang tidak diberikan kepada Dewan has authority that is not delegated to the Board of
Komisaris atau Direksi dalam batas yang ditentukan Commissioners or the Board of Directors within the
oleh Undang-Undang Perseroan Terbatas dan/atau limits specified by the Limited Liability Company Law
Anggaran Dasar Perusahaan. and/or the Company's Articles of Association.
Sesuai Anggaran Dasar, RUPS terdiri dari: In accordance with the Articles of Association, the
GMS consists of:
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Annual General Meeting of Shareholders (AGMS)
Untuk mengambil keputusan mengenai hal-hal To make resolutions on matters relating to the
yang berkaitan dengan bisnis dan operasional Company's business and operations, such as
Perseroan, seperti persetujuan Laporan Keuangan approval of the Company's Financial Statements
dan Laporan Tahunan Perseroan, pembayaran and Annual Report, payment of dividends and
dividen dan pembagian keuntungan, remunerasi distribution of profits, remuneration of the
Direksi dan Komisaris, penunjukan auditor Board of Directors and Board of Commissioners,
independen, perubahan Anggaran Dasar, dan appointment of independent auditors,
pendelegasian wewenang kepada Dewan amendments to the Articles of Association,
Komisaris. RUPST harus diselenggarakan paling and delegation of authority to the Board of
lambat enam bulan setelah akhir tahun fiskal, Commissioners. The AGMS must be held no later
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 237
Page 240
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 15/ than six months after the end of the fiscal year, as
POJK.04/2020 tentang Perencanaan dan stipulated in OJK Regulation No. 15/POJK.04/2020
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham concerning the Planning and Implementation of
Perusahaan Terbuka. the Annual GMS of Public Companies.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
(RUPSLB) (EGMS)
Dapat diselenggarakan setiap saat sepanjang May be held at any time during the year if deemed
tahun jika dipandang perlu oleh pemegang necessary by the shareholders, the Board of
saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Commissioners, and the Board of Directors.
Pada tahun 2025 Perseroan menyelenggarakan RUPS In 2025, the Company held the following Annual GMS:
sebagai berikut:
Satu kali RUPST di tanggal 3 Juni 2025; One AGMS on 3 June 2025;
Satu kali RUPSLB dan RUPS Independen pada One EGMS of Shareholders and Independent
14 Januari 2025; dan GMS on 14 January 2025; and
Satu kali RUPSLB pada 15 Oktober 2025. One EGMS on 15 October 2025.
Seluruh pemegang saham Perseroan memiliki All shareholders of the Company shall have equal
hak yang sama dalam RUPS, termasuk dalam hal rights at the GMS, including the right to obtain
mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan necessary information and voting rights calculated
hak suara yang dihitung berdasarkan jumlah based on the number of shares held. The composition
kepemilikan saham. Komposisi pemegang saham of the Company's shareholders can be seen in the
Perseroan dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan. Company Profile section.
Pelaksanaan RUPST 2025 Implementation of the 2025 AGMS
Persiapan RUPST AGMS Preparation
Pengumuman RUPST 2025 dilaksanakan pada tanggal The notice of the 2025 AGMS was made on
17 April 2025 dan dimuat di situs web Bursa Efek 17 April 2025 and published on the Indonesia
Indonesia (BEI) serta situs web Perseroan. Informasi Stock Exchange (IDX) website and the Company's
tersebut juga diunduh di situs web Kustodian Sentral website. This information was also downloaded from
Efek Indonesia (KSEI) selaku penyelenggara e-RUPS. the website of the Indonesian Central Securities
Perseroan kemudian melakukan Panggilan RUPST Depository (KSEI) as the organiser of the e-AGMS.
pada tanggal 5 Mei 2025 di situs web BEI serta situs The Company then issued the AGMS Invitation on
web Perseroan, dan telah dimuat di situs web KSEI 5 May 2025 on the IDX website and the Company's
sebagai penyedia e-Proxy. website, and it was published on the KSEI website as
the e-Proxy provider.
Tanggal pengumuman dan pemanggilan serta The date of the notice and invitation as well as the
penyampaian informasi RUPST telah sesuai dengan delivery of information regarding the AGMS are in
ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan accordance with the provisions of Financial Services
(OJK) No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Authority (OJK) Regulation No. 15/POJK.04/2020
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham concerning the Plan and Implementation of the AGMS
Perusahaan Terbuka dan Anggaran Dasar Perseroan. of Public Companies and the Company's Articles
of Association.
238 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 241
Tata Tertib RUPST dibagikan kepada pemegang The AGMS Rules of Procedure were distributed to
saham sebelum rapat, dan juga tersedia melalui shareholders prior to the meeting and were also
situs web Perseroan sejak tanggal undangan RUPST available on the Company's website from the date
dikeluarkan hingga hari rapat. Apabila terdapat the AGMS invitation was issued until the day of the
agenda pengangkatan Komisaris, Direktur atau meeting. If the agenda included the appointment
penunjukan auditor eksternal baru, Perseroan of Commissioners, Directors or the appointment
akan menyertakan profil calon bersamaan dengan of new external auditors, the Company would
bahan rapat. include the profiles of the candidates along with the
meeting materials.
Pemberitahuan RUPST dan surat edaran dan/ The AGMS notice and accompanying circular and/
atau pernyataan yang menyertainya memberikan or statement provide reasons and explanations for
alasan dan penjelasan untuk setiap mata acara each agenda item and resolution. Shareholders
dan keputusan. Pemegang saham diundang untuk are invited to propose AGMS agenda items in
mengusulkan mata acara RUPST sesuai dengan tata accordance with the procedures set out in the
cara yang tercantum dalam pengumuman rapat. meeting announcement.
Mata acara yang diusulkan oleh pemegang saham Agenda items proposed by shareholders will
akan ditambahkan ke bahan rapat jika memenuhi be added to the meeting materials if they meet
persyaratan Anggaran Dasar Perseroan dan the requirements of the Company's Articles of
ketentuan Pasal 16 POJK No. 15/POJK.04/2020 Association and the provisions of Article 16 of POJK
tentang Perencanaan dan Penyelenggaraan Rapat No. 15/POJK.04/2020 concerning the Planning and
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Implementation of General Meetings of Shareholders
of Public Companies.
Rapat dilaksanakan secara daring dan luring (hybrid), The meeting was held online and offline (hybrid),
yang memungkinkan kehadiran fisik bagi pemegang allowing physical attendance for shareholders whose
saham yang namanya tercatat dengan sah dalam names were validly recorded in the Company's
Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal Shareholder Register on 2 May 2025 at 16:00 WIB or
2 Mei 2025 pukul 16.00 WIB atau kuasanya yang sah. their valid proxies.
Perseroan menghimbau pemegang saham yang The Company urged shareholders attending
hadir secara elektronik untuk menyediakan proxy electronically to provide electronic proxies through
elektronik (e-proxy), melalui fasilitas Electronic the Electronic General Meeting System (eASY.KSEI)
General Meeting System (eASY.KSEI) KSEI yang provided by KSEI to the independent representative
disediakan oleh KSEI kepada perwakilan independen appointed by the Company as the electronic proxy
yang ditunjuk Perseroan sebagai mekanisme proxy (e-proxy) mechanism within the Meeting.
elektronik di dalam Rapat.
Hari Pelaksanaan RUPST Date of the AGMS
RUPST dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2025 di The AGMS was held on 3 June 2025 at Grha Unilever,
Grha Unilever, Green Office Park Kav. 3, Jl. BSD Green Office Park Kav. 3, Jl. BSD Boulevard Barat,
Boulevard Barat, BSD City, Tangerang, Banten 15345, BSD City, Tangerang, Banten 15345, and was attended
dan dihadiri oleh 34.916.795.138 pemegang saham by 34,916,795,138 shareholders or their authorised
atau kuasanya yang mewakili 91,525% saham representatives, representing 91.525% of the
Perseroan dengan hak suara yang sah. Company's shares with valid voting rights.
Hal ini telah sesuai dengan ketentuan kuorum RUPS This was in accordance with the quorum requirements
yang tercantum di dalam Anggaran Dasar Perseroan, for the GMS as stipulated in the Company's Articles
dan RUPS berwenang untuk mengambil keputusan of Association, and the GMS was authorised to
yang mengikat. RUPST juga dihadiri oleh seluruh make binding resolutions. The Annual GMS was
anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat also attended by all members of the Board of
sebagai berikut: Commissioners and Board of Directors currently in
office as follows:
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 239
Page 242
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Hadir Secara Fisik: Physically Present:
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur: Bapak Benjie Yap; President Director: Mr. Benjie Yap;
Direktur: Bapak Alejandro Meinardo Jr Director: Mr. Alejandro
Santos Concha; Meinardo Jr
Santos Concha;
Direktur: Ibu Enny Hartati; Director: Mrs. Enny Hartati;
Direktur: Bapak Neeraj Lal; Director: Mr. Neeraj Lal;
Direktur: Ibu Vandana Suri; dan Director: Ms. Vandana Suri; and
Direktur: Bapak Willy Saelan. Director: Mr. Willy Saelan.
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris: Bapak Sanjiv Mehta; President Commissioner: Mr. Sanjiv Mehta;
Komisaris Independen: Bapak Alexander Rusli; Independent Commissioner: Mr. Alexander Rusli;
Komisaris Independen: Ibu Alissa Wahid; Independent Commissioner: Mrs. Alissa Wahid;
Komisaris Independen: Ibu Debora Independent Commissioner: Mrs. Debora
Herawati Sadrach; Herawati Sadrach;
Komisaris Independen: Bapak Mohamad Fauzi Independent Commissioner: Mr. Mohamad Fauzi
M Ichsan; dan M Ichsan; and
Komisaris Independen: Bapak Ignasius Jonan. Independent Commissioner: Mr. Ignasius Jonan.
Setelah membahas setiap mata acara, Pimpinan After discussing each agenda item, the Chair of
Rapat mengundang para pemegang saham/kuasa the Meeting invited shareholders/shareholder
pemegang saham untuk mengajukan pertanyaan representatives to ask questions and/or express their
dan/atau menyampaikan pendapat. Jumlah opinions. The number of questions and opinions
pertanyaan dan pendapat yang disampaikan tercatat expressed was recorded in the Resolution and on the
dalam keputusan Rapat dan situs web Perseroan. Company's website.
Prosedur Pengambilan Keputusan Decision-Making Procedure for Resolutions
Sesuai dengan Ayat 15.8 Pasal 15 Anggaran Dasar Pursuant to paragraph 15.8 of Article 15 of the
Perseroan, dan dalam Tata Tertib Rapat yang dibagikan Company's Articles of Association, and in the Meeting
kepada pemegang saham atau kuasanya pada saat Rules distributed to shareholders or their proxies
Rapat, keputusan diambil secara musyawarah. at the time of the Meeting, resolutions are made
by deliberation.
Apabila musyawarah tidak tercapai, keputusan harus If consensus cannot be reached, resolutions must be
disetujui oleh mayoritas suara lebih dari (setengah) approved by a majority of more than (half) of the
dari jumlah suara yang sah pada Rapat tersebut. valid votes at the Meeting. The number of votes held
Jumlah suara yang dimiliki oleh seorang pemegang by a shareholder is determined by the number of
saham mempertimbangkan jumlah saham yang shares they own ("Poll vote").
dimilikinya (“ Poll vote”).
Pemungutan Suara Voting
Apabila keputusan diambil melalui pemungutan If a resolution is made by voting, the Chair of the
suara, Pimpinan Rapat akan menanyakan apakah Meeting will ask whether there are any shareholders
ada pemegang saham dan/atau kuasanya yang tidak and/or their proxies who do not agree with the
menyetujui usulan yang sedang dipertimbangkan proposal under consideration or who choose
atau yang memilih abstain. to abstain.
240 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 243
Sesuai dengan Pasal 15.7 Anggaran Dasar Perseroan, In accordance with Article 15.7 of the Company's
abstain akan dianggap memberikan suara sama Articles of Association, abstentions shall be deemed
dengan suara yang dikeluarkan oleh mayoritas to have cast votes in favour of the majority of
pemegang saham yang memberikan suara. Semua shareholders who cast votes. All voting results
hasil pemungutan suara divalidasi oleh pihak are validated by an independent party (Notary),
independen (Notaris), yang pada RUPST 2025 which at the 2025 AGMS was carried out by
dilakukan oleh Notaris Syarifudin, S.H. Notary Syarifudin, S.H.
Pemungutan suara yang berkaitan dengan seseorang Voting related to individuals, such as the appointment
misalnya, dalam hal pengangkatan Direksi dilakukan of the Board of Directors, is conducted through
melalui pemungutan suara tertutup. a secret ballot.
Setelah RUPST After the AGMS
Keputusan dan ringkasan risalah RUPST diterbitkan The resolutions and summary of the AGMS minutes
satu hari setelah berlangsungnya RUPST yaitu pada were published one day after the Annual GMS, on
tanggal 4 Juni 2025 di situs web Perseroan, dan 4 June 2025, on the Company's website, and reported
dilaporkan pada Sistem Pelaporan Elektronik (SPE) to the OJK's Electronic Reporting System (SPE) and the
OJK, dan BEI. Indonesia Stock Exchange (BEI).
Keputusan dan Realisasi RUPST Resolutions and Realisations of the AGMS
Mata Acara 1
First Agenda
Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan dan Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan termasuk laporan atas
pelaksanaan tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024.
Ratification on the Financial Statements of the Company and Approval on the Annual Report of the Company including
the report on the supervisory duties of the Board of Commissioners of the Company for the fiscal year ended on
31 December 2024.
Hasil Keputusan RUPST
Results of the AGMS Resolutions
Mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan dan Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk laporan atas
pelaksanaan tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024.
To approve ratification on the Financial Statements of the Company and Approval on the Annual Report of the Company
including the report on the supervisory duties of the Board of Commissioners of the Company for the Fiscal Year ended on
31 December 2024.
Hasil dari Pemungutan Suara RUPST
Results of the AGMS Voting
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Pertama 34.827.702.983 saham 1.044.200 saham 88.047.955 saham
First mewakili 99,745% mewakili 0,003% mewakili 0,252%
34,827,702,983 shares 1,044,200 shares 88,047,955 shares
representing 99.745% representing 0.003% representing 0.252%
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Pertama 3 300
First
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 241
Page 244
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Mata Acara 2
Second Agenda
Penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Determination of the appropriation of the profit of the Company for the fiscal year ended on 31 December 2024.
Hasil Keputusan RUPST
Results of the AGMS Resolutions
1. Menyetujui untuk membagikan dividen final dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan sejumlah Rp47,00 (empat puluh tujuh Rupiah) per saham atau semuanya berjumlah
Rp1.793.050.000.000,00 (satu triliun tujuh ratus sembilan puluh tiga miliar lima puluh juta Rupiah) (“Dividen Final”), kepada
pemegang/pemilik 38.150.000.000 (tiga puluh delapan miliar seratus lima puluh juta) saham Perseroan yang namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 17 Juni 2025 pada pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat
(“Pemegang Saham Yang Berhak”), dengan memperhatikan peraturan PT Bursa Efek Indonesia, dengan catatan bahwa
untuk saham Perseroan yang berada dalam penitipan kolektif, berlaku ketentuan sebagai berikut:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 13 Juni 2025;
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 16 Juni 2025;
- Cum Dividen di Pasar Tunai pada tanggal 17 Juni 2025; dan
- Ex Dividen di Pasar Tunai pada tanggal 18 Juni 2025.
2. Menyetujui untuk mengesahkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2024 dari laba bersih Perseroan yang
tercatat dalam buku Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp41,00 (empat
puluh satu Rupiah) per saham atau semuanya berjumlah Rp1.564.150.000.000,00 (satu triliun lima ratus enam puluh
empat miliar seratus lima puluh juta Rupiah) kepada pemegang/pemilik 38.150.000.000 (tiga puluh delapan miliar
seratus lima puluh juta) saham Perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perseroan pada
tanggal 6 Desember 2024 pada pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat dan pembayarannya telah dilakukan pada tanggal
19 Desember 2024.
Dengan demikian, dividen Perseroan yang akan diterima oleh pemegang saham Perseroan untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 semuanya berjumlah Rp88,00 (delapan puluh delapan Rupiah) per saham atau
semuanya berjumlah Rp3.357.200.000.000,00 (tiga triliun tiga ratus lima puluh tujuh miliar dua ratus juta Rupiah).
Pembayaran Dividen Final kepada Pemegang Saham Yang Berhak akan dilaksanakan selambatnya pada tanggal 2 Juli 2025.
Untuk Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya belum masuk dalam penitipan kolektif pada KSEI, pembayaran
Dividen Final tersebut akan dilakukan dengan pemindahbukuan (transfer bank) kepada rekening Pemegang Saham
Yang Berhak.
Untuk kebutuhan pemindahbukuan tersebut, Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya belum masuk dalam
penitipan kolektif pada KSEI diharapkan memberitahukan nama bank serta nomor rekening atas nama Pemegang Saham
Yang Berhak secara tertulis kepada Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Sharestar Indonesia, di alamat SOPO DEL Office
Tower & Lifestyle Tower B Lantai 18, Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot 10.1-6, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950
atau kepada Perseroan paling lambat tanggal 2 Juli 2025 pada pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat.
Untuk Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya telah masuk dalam penitipan kolektif pada KSEI, maka Dividen
Final tersebut akan dibagikan melalui pemegang rekening pada KSEI sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Untuk pembagian Dividen Final dikenakan Pajak Dividen sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang wajib ditahan
oleh Perseroan.
Untuk pemegang saham yang merupakan Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk badan hukum, diminta
untuk menyampaikan Nomor Pokok Wajib Pajak-nya kepada KSEI, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lt. 5
Jl. Jend. Sudirman Kaveling 52-53 Jakarta 12190 atau kepada Biro Administrasi Efek Perseroan, yaitu PT Sharestar
Indonesia, selambatnya pada tanggal 2 Juli 2025 sampai dengan pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat.
Untuk pemegang saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang ingin memperoleh pengecualian atau
pemotongan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 26, pemegang saham yang bersangkutan harus merupakan wajib pajak
pada Negara Treaty Partner, dengan persyaratan sebagai berikut:
i) yang sahamnya dalam Perseroan belum masuk dalam penitipan kolektif di KSEI, wajib menyerahkan asli surat
keterangan domisili atau fotokopinya yang telah dilegalisir kepada Biro Administrasi Efek Perseroan, yaitu PT Sharestar
Indonesia; dan
242 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 245
ii) yang sahamnya dalam Perseroan sudah masuk dalam penitipan kolektif di KSEI, wajib menyerahkan asli surat
keterangan domisili atau fotokopinya yang telah dilegalisir kepada KSEI, melalui partisipan yang ditunjuk oleh
pemegang saham asing yang bersangkutan.
iii) Penyerahan surat keterangan domisili tersebut dilakukan selambatnya pada tanggal 17 Juni 2025 sampai dengan
pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat.
3. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan pembagian Dividen Final tersebut dan untuk
maksud tersebut melakukan semua tindakan yang diperlukan termasuk tetapi tidak terbatas untuk mengumumkan
pembagian Dividen Final tersebut dalam situs Perseroan.
4. Menetapkan sisa saldo laba yang belum dicadangkan Perseroan, setelah pembayaran Dividen Final tersebut di atas
dicatat sebagai saldo laba Perseroan yang belum dicadangkan untuk tahun buku berikutnya.
1. Distributing the final dividend from net profit from the end of the Fiscal Year dated 31 st December 2024 which is Rp47.00
(forty seven Indonesian Rupiah) per share or the whole total of Rp1,793,050,000,000.00 (one trillion seven hundred ninety
three billion fifty million Indonesian Rupiah) (“Final Dividend”), to the shareholders/owners of 38.150.000.000 (thirty eight
billion one hundred and fifty million) Company Shares whose names are recorded in the Company Shareholders’ List on
17 June 2025 at 16:00 Western Indonesia Time (“Shareholders Who Have the Right”), by paying attention to the regulations
stipulated in PT Bursa Efek Indonesia (Indonesia Stock Exchange) to trade the shares in the Indonesia Stock Exchange,
bearing in mind that the Company shares that are placed collectively by the listed Shareholders, to trade the shares in the
Indonesia Stock Exchange, bearing in mind that the Company shares that are collaboratively placed, with the following
terms applied:
- Cum Dividend in the Regular & Negotiated Market on 13 June 2025;
- Ex Dividend in the Regular & Negotiated Market on 16 June 2025;
- Cum Dividend in the Cash Market on 17 June 2025; and
- Ex Dividend in the Cash Market on 18 June 2025.
2. Validation of interim dividend shares for the 2024 Fiscal Year from net profits of the Company that ends
on 31 December 2024 as much as Rp41.00 (forty one Indonesian Rupiah) per share or the overall sum of
Rp1,564,150,000,000.00 (one trillion five hundred sixty four billion one hundred fifty million Indonesian Rupiah) of
shareholders/owners of 38.150.000.000 (thirty eight billion one hundred and fifty million), of Company shares whose
names are listed in the Company Shareholder List on 6 December 2024 at 16:00 Western Indonesia Time and payment has
been executed on 19 December 2024.
Therefore, the Company dividend that will be received by the Company Shareholders for the end of the Fiscal Year on
31 December 2024 will be Rp88 (eighty-eight Indonesian Rupiah) per share or the total amount of Rp3,357,200,000,000.00
(three trillion three hundred fifty sevenfifty-seven billion two hundred million Rupiah).
Payment of Final Dividend to the Shareholders Who Have the Right, will be paid on 2 July 2025.
Shareholders Who Have the Right but whose shares have not been placed collectively into the Securities Depository
Services (PT Kustodian Sentral Efek Indonesia - KSEI), the payment of the Final Dividend will occur when the book-entry
settlement (bank transfer) has been implemented to each of the Shareholders Who Have the Right.
For the implementation of book-entry settlement, the Shareholders Who Have the Right to shares that have not been
placed collectively at KSEI are asked to inform the name of their banks and account numbers which is, in their name
(Shareholders who have the Right), in writing to the Bureau of Securities Administration (Biro Administrasi Efek Perseroan
- BAE), PT Sharestar Indonesia, with the address of SOPO DEL Office Tower & Lifestyle Tower B Lantai 18, Jl. Mega
Kuningan Barat III, Lot 10.1-6, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950 or to the Shareholder with the latest date of
2 July 2025 at 16:00 Western Indonesia Time.
For Shareholders who have the Right whose shares have been placed collectively at KSEI, the Final Dividen will be distributed/
transferred through the shareholders’ bank account of KSEI according to the procedural rules of the policies in place.
Dividen Taxes will be implemented for the Final Dividen distribution according to the valid polices in place and will be
withheld by the Company.
Shareholders who are Domestic Tax Payers in the form of Legal Entity, are required to convey their Tax Payment
Identification Number (NPWP) to the KSEI, with the address of Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lt. 5
Jl. Jend. Sudirman Lot 52-53 Jakarta 12190 or to the Biro Administrasi Efek Perseroan (Bureau of Securities Administration),
PT Sharestar Indonesia, on 2nd July 2025 up to 16:00 Western Indonesia Time at the latest.
Shareholders who are Foreign Tax Payers and require exemption or Income Tax Tarif Deduction– Paragraph 26
(PPh Pasal 26), should be Tax Payers of a “Treaty Country Partner”, with the following Terms and Conditions:
i) If the Shareholder’s shares in the Company is not included in the collective placement at the KSEI, the Shareholders
should disperse the original Certificate of Domicile or photocopy of the Certificate of Domicile that has been legalized
by the Biro Administrasi Efek Perseroan (Bureau of Securities Administration), which is PT Sharestar Indonesia; and
ii) If the shares of the Shareholder in the Company has been entered into the collective placement at KSEI, the
Shareholder will therefore, need to handover their Certificate of Domicile or photocopy of the Certificate of Domicile
that has been legalized by KSEI, through a participant that has been appointed by the Foreign Shareholder.
iii) The handover of the Certificate of Domicile should be implemented on 2 July 2025 up to 16:00 Western Indonesia Time
at the latest.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 243
Page 246
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
3. Giving the authority to the Company Directors to implement the Final Dividend distribution and for this reason alone, will
implement all actions needed including but not limited to announcing the distribution of the said Final Dividend to the
Company’s website.
4. Determine the remaining profit balance that has not been placed as reserve by the Company after payment of the said
Final Dividend above has been made, and has been recorded as the Company profit balance that has not been made as
reserve for the next Fiscal Year.
Hasil dari Pemungutan Suara RUPST
Results of the AGMS Voting
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Kedua 34.837.509.458 saham 2.419.425 saham 76.866.255 saham
Second mewakili 99,772% mewakili 0,007% mewakili 0,220%
34,837,509,458 shares 2,419,425 shares 76,866,255 shares
representing 99.772% representing 0.007% representing 0.220%
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Kedua 2 214.700
Second
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Mata Acara 3
Third Agenda
Persetujuan atas penunjukkan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit buku Perseroan
untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan penetapan honorarium, serta persyaratan
lain penunjukannya.
Approval of the proposal on the designation of a Public Accountant and/or Public Accounting Office to audit the books
of the Company for the fiscal year ending on 31 December 2025 and determination of the honorarium, and other terms of
their designation.
Hasil Keputusan RUPST
Results of the AGMS Resolutions
1. Menyetujui untuk menunjuk Akuntan Publik Kartika Singodimejo dengan Izin Akuntan Publik No. AP.0847 dan Kantor Akuntan
Publik Siddharta Widjaja & Rekan, firma anggota KPMG, masing-masing sebagai Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
Publik untuk mengaudit buku Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2025; dan
2. Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan honorarium bagi
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik tersebut serta persyaratan lain penunjukkannya.
1. To appoint the Public Accountant of Kartika Singodimejo, licensed as Public Accountant No. AP.0847 and Public
Accountant Office Siddharta Widjaja & Partner, member of the KPMG Firm, each as the Public Accountant and Public
Accountant Office to audit the Company Books for end of the Fiscal Year on 31 December 2025.
2. Giving authority to the Board of Commissioners to determine the honorarium for the Public Accountant and Public
Accountant Office as well as other Terms and Conditions that have been delivered.
244 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 247
Hasil dari Pemungutan Suara RUPST
Results of the AGMS Voting
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Ketiga 34.834.308.135 saham 5.669.148 saham 76.817.855 saham
Third mewakili 99,763% mewakili 0,016% mewakili 0,220%
34,834,308,135 shares 5,669,148 shares 76,817,855 shares
representing 99.763% representing 0.016% representing 0.220%
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Ketiga Tidak ada Tidak ada
Third None None
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Mata Acara 4
Fourth Agenda
Penetapan remunerasi para anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal
31 Desember 2025.
Determination of remuneration of the members of the Board of Commissioners of the Company for the fiscal year ended
on 31 December 2025.
Hasil Keputusan RUPST
Results of the AGMS Resolutions
1. Menyetujui untuk menetapkan penyesuaian gaji dan tunjangan Dewan Komisaris dengan kenaikan tidak lebih dari 5% (lima
persen) dari besarnya gaji dan tunjangan pada tahun 2024, dan memberikan kuasa dan kewenangan penuh kepada Presiden
Komisaris Perseroan untuk menetapkan tanggal efektif kenaikan tersebut diberlakukan dan rincian alokasi pembagiannya
bagi setiap anggota Dewan Komisaris Perseroan.
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dan/atau Sdr. Enrico Sihotang, swasta, baik bersama-sama maupun sendiri-
sendiri untuk:
a. Menyatakan sebagian atau semua keputusan yang diambil untuk mata acara Rapat ini di hadapan Notaris dalam
bahasa Indonesia dan/atau bahasa Inggris;
b. Melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk maksud tersebut di atas, tanpa ada tindakan yang dikecualikan.
c. Kuasa ini diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
- Kuasa ini diberikan dengan hak substitusi untuk melimpahkan kuasa ini kepada pihak lain;
- Kuasa ini berlaku sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan tercapainya tujuan pemberian kuasa; dan
- Rapat ini setuju untuk mengesahkan semua tindakan yang dilaksanakan oleh penerima kuasa berdasarkan kuasa ini.
1. Approved the salary adjustments and benefits for the Members of the Board of Commissioners by increasing no
more than 5% (five percent) from the sum of salary and benefits from 2024, and giving the full power of attorney to
the Company President of Commissioner to determine in detail on allocation of the division for each member of the
Company’s Board of Commissioners.
2. To grant power of attorney to the Company’s Board of Directors and/or Mr. Enrico Sihotang, private individual, whether
jointly or severally, to:
a. Declare, in whole or in part, the decisions taken for the agenda items of this Meeting before a Notary in Indonesian
and/or English;
b. Perform all acts necessary for the foregoing purposes, without any exception.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 245
Page 248
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
c. This power is granted under the following conditions:
- This power is granted with the right of substitution, allowing it to be delegated to another party;
- This power shall be valid from the closing of this Meeting until the objectives of the power have been achieved; and
- This Meeting agrees to ratify all actions taken by the recipient of this power pursuant to this power.
Hasil dari Pemungutan Suara RUPST
Results of the AGMS Voting
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Keempat 34.835.632.506 saham 4.704.977 saham 76.457.655 saham
Fourth mewakili 99,767% mewakili 0,013% mewakili 0,218%
34,835,632,506 shares 4,704,977 shares 76,457,655 shares
representing 99.767% representing 0.013% representing 0.218%
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Keempat Tidak ada Tidak ada
Fourth None None
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Pelaksanaan RUPSLB Implementation of the 2025 EGMS
dan RUPS Independen 2025 and Independent GMS
RUPSLB dan RUPS Independen EGMS and Independent GMS
Tanggal: 14 Januari 2025 Date: 14 January 2025
Waktu: 14.07 WIB sampai 15.17 WIB (RUPSLB) Time: 14:07 to 15:17 WIB (EGMS)
dan 15.28 WIB sampai 15.55 WIB (RUPS Independen) and 15:28 to 15:55 WIB (Independent GMS)
Tempat: Ballroom Hotel Mulia Senayan Jakarta, Venue: Ballroom of the Mulia Senayan Hotel Jakarta,
Jl. Asia Afrika, Senayan, Jakarta 10270, Indonesia Jl. Asia Afrika, Senayan, Jakarta 10270, Indonesia
RUPS Independen merupakan Rapat yang The Independent GMS is a meeting that requires
membutuhkan persetujuan pemegang saham the approval of independent shareholders and is
independen dan sesuai dengan ketentuan in accordance with the provisions of Article 15 of
Pasal 15 POJK 15/2020, RUPS Independen dapat POJK 15/2020, The Independent GMS may be held
dilangsungkan jika dihadiri lebih dari (satu per dua) if attended by more than (one half) of the total
bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara number of valid voting shares owned by independent
yang sah yang dimiliki pemegang saham independen shareholders and shareholders who are not affiliated
dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak parties of the Public Company, members of the Board
terafiliasi dengan Perusahaan Terbuka, anggota of Directors, members of the Board of Commissioners,
Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham major shareholders, or Controlling Parties.
utama, atau Pengendali.
246 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 249
Keputusan RUPS Independen sebagaimana dimaksud The resolutions of the Independent GMS as referred
di atas adalah sah jika disetujui oleh lebih dari (satu to above shall be valid if approved by more than half
per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan ( ) of the total number of shares with valid voting
hak suara yang sah yang dimiliki oleh pemegang rights owned by independent shareholders and
saham independen dan pemegang saham yang shareholders who are not affiliated parties of the
bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perusahaan Public Company, members of the Board of Directors,
Terbuka, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, members of the Board of Commissioners, major
pemegang saham utama, atau Pengendali. shareholders, or Controlling Parties.
Dalam hal kuorum kehadiran pemegang saham In the event that the required quorum of independent
independen yang disyaratkan tidak diperoleh dalam shareholders is not obtained at the first meeting, the
rapat pertama, maka rapat selanjutnya direncanakan next meeting shall be held within a period of no less
akan diselenggarakan dalam jangka waktu paling than 10 (ten) days and no more than 21 (twenty-one)
cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh days after the first meeting is held.
satu) hari setelah rapat pertama diselenggarakan.
Di samping itu, dalam hal kuorum kehadiran tidak In addition, in the event that a quorum is not achieved,
tercapai, RUPS Independen selanjutnya dapat the subsequent Independent GMS may be held in
dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
Kehadiran dalam Rapat: Attendance at the Meeting:
Hadir secara Fisik: Physical Attendance:
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Presiden Komisaris: Bapak Sanjiv Mehta; President Commissioner: Mr. Sanjiv Mehta;
Komisaris Independen: Bapak Alexander Rusli; Independent Commissioner: Mr. Alexander Rusli;
Komisaris Independen: Ibu Alissa Wahid; Independent Commissioner: Mrs. Alissa Wahid;
Komisaris Independen: Ibu Debora Herawati Independent Commissioner: Mrs. Debora Herawati
Sadrach; dan Sadrach; and
Komisaris Independen: Bapak Mohamad Fauzi Independent Commissioner: Mr. Mohamad Fauzi
M Ichsan. M Ichsan.
Direksi: Board of Directors:
Presiden Direktur: Bapak Benjie Go Yap; President Director: Mr. Benjie Go Yap;
Direktur: Ibu Enny Hartati; Director: Mrs. Enny Hartati;
Direktur: Ibu Hernie Raharja; Director: Mrs. Hernie Raharja;
Direktur: Bapak Vivek Agarwal; dan Director: Mr. Vivek Agarwal; and
Direktur: Bapak Willy Saelan. Director: Mr. Willy Saelan.
Turut hadir secara virtual/media telekonferensi Also present virtually/via teleconference
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Independen: Bapak Ignasius Jonan; Independent Commissioner: Mr. Ignasius Jonan;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 247
Page 250
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Jumlah pemegang saham atau kuasanya yang Number of shareholders or their representatives
mewakili kehadiran: present:
Keterangan Jumlah Saham Persentase
Description Number of Shares Percentage
RUPSLB
EGMS 35,787,448,649 93.807%
RUPS Independen
Independent GMS 3,363,061,149 58.741%
Keputusan dan Realisasi RUPSLB Resolutions and Implementation of the EGMS
dan RUPS Independen and Independent GMS
RUPSLB EGMS
Mata Acara 1
First Agenda
Persetujuan atas rencana perubahan susunan Direksi Perseroan.
Approval of the plan to change the composition of the Company's Board of Directors.
Hasil Keputusan
Resolution
1. Butir pertama acara pertama yakni sebagai berikut:
a. Menyetujui pengunduran diri: 1) Ibu Hernie Raharja dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak
tanggal 14 Januari 2025; 2) Bapak Ainul Yaqin dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal
14 Januari 2025; dan 3) Bapak Vivek Agarwal dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal
1 Maret 2025, serta memberikan pelepasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada beliau, untuk
semua tindakan pengurusan dan pelaksanaan kewenangan selama masa jabatannya selaku Direktur Perseroan,
sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam buku Perseroan.
b. Mengangkat: 1) Bapak Alejandro Meinardo Santos Concha sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal
14 Januari 2025; 2) Ibu Vandana Suri sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal 14 Januari 2025; dan
3) Bapak Neeraj Lal sebagai Direktur Perseroan efektif sejak tanggal 1 Maret 2025, sampai dengan ditutupnya Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2025, dimana usulan ini mengacu berdasarkan Rekomendasi dari
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
2. Menegaskan bahwa susunan Direksi Perseroan:
Efektif sejak tanggal 14 Januari 2025 hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
akan diadakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk
memberhentikannya sewaktu-waktu, adalah sebagai berikut:
- Presiden Direktur: Bapak Benjie Go Yap;
- Direktur: Ibu Enny Hartati;
- Direktur: Bapak Willy Saelan;
- Direktur: Bapak Alejandro Meinardo Santos Concha;
- Direktur: Ibu Vandana Suri; dan
- Direktur: Bapak Vivek Agarwal
Efektif sejak tanggal 1 Maret 2025 hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
akan diadakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk
memberhentikannya sewaktu-waktu, adalah sebagai berikut:
- Presiden Direktur: Bapak Benjie Go Yap;
- Direktur: Ibu Enny Hartati;
- Direktur: Bapak Willy Saelan;
- Direktur: Bapak Alejandro Meinardo Santos Concha;
- Direktur: Ibu Vandana Suri; dan
- Direktur: Bapak Neeraj Lal
248 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 251
3. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dan/atau Sdr. Enrico Sihotang, swasta, baik bersama-sama maupun sendiri-
sendiri untuk:
a. Menyatakan sebagian atau semua keputusan yang diambil untuk mata acara Rapat di hadapan Notaris dalam bahasa
Indonesia dan/atau bahasa Inggris;
b. Memberitahukan susunan Direksi Perseroan sebagaimana diputuskan dalam mata acara Rapat kepada Menteri Hukum
Republik Indonesia dan mendaftarkannya dalam Daftar Perusahaan sesuai ketentuan perundang-undangan yang
berlaku dan membuat perubahan dan/atau penambahan jika disyaratkan pihak yang berwenang lain; dan
c. Melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk maksud tersebut di atas, tanpa ada tindakan yang dikecualikan.
Kuasa ini diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Kuasa ini diberikan dengan hak substitusi untuk melimpahkan kuasa ini kepada pihak lain;
b. Kuasa ini berlaku sejak ditutupnya Rapat sampai dengan tercapainya tujuan pemberian kuasa; dan
c. Rapat setuju untuk mengesahkan semua tindakan yang dilaksanakan oleh penerima kuasa berdasarkan kuasa ini.
1. The first agenda item is as follows:
a. To approve the resignation of: 1) Ms. Hernie Raharja from her position as Director of the Company, effective from
14 January 2025; 2) Mr. Ainul Yaqin from his position as Director of the Company, effective from 14 January 2025; and
3) Mr. Vivek Agarwal from his position as Director of the Company, effective from 1 March 2025, and to grant him full
release and discharge from liability for all management actions and exercise of authority during his tenure as Director
of the Company, to the extent that such actions are reflected in the Company's books.
b. To appoint: 1) Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha as Director of the Company, effective from 14 January 2025;
2) Ms. Vandana Suri as Director of the Company, effective from 14 January 2025; and 3) Mr. Neeraj Lal as Director
of the Company, effective from 1 March 2025, until the closing of the Company's 2025 Annual General Meeting
of Shareholders, whereby this proposal refers to the Recommendation of the Company's Nomination and
Remuneration Committee.
2. It is confirmed that the Structure of the Board of Directors:
Effective as of 14 January 2025 until the closing of the Company's Annual General Meeting of Shareholders to be held
in 2026, without prejudice to the right of the Company's General Meeting of Shareholders to dismiss them at any time,
is as follows:
- President Director: Mr. Benjie Go Yap;
- Director: Ms. Enny Hartati;
- Director: Mr. Willy Saelan;
- Director: Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha;
- Director: Ms. Vandana Suri; dan | and
- Director: Mr. Vivek Agarwal
Effective from 1 March 2025 until the closing of the Company's Annual General Meeting of Shareholders to be held
in 2026, without prejudice to the right of the Company's General Meeting of Shareholders to dismiss them at any time,
are as follows:
- President Director: Mr. Benjie Go Yap;
- Director: Ms. Enny Hartati;
- Director: Mr. Willy Saelan;
- Director: Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha;
- Director: Ms. Vandana Suri; dan | and
- Director: Mr. Neeraj Lal
3. Giving the power of attorney to the Company Directors and/or to Mr. EnricoSihotang, private, both together or
individually to:
a. Declare part or all of the decisions taken for the Agenda of the Meeting before the Notary in Bahasa Indonesia and/or
in English;
b. Notify the composition of the Company’s Board of Directors decided in the Meeting to the Ministry of Law and Human
Rights of the Republic of Indonesia and to register in accordance with applicable laws and regulations enforced, as
well as making changes and/or additions if required by other authorised parties; and
c. Conducting any necessary matters for the above purposes, without any exceptions.
This power of attorney is granted with the following questions:
a. This power is granted with the right to delegate power to other parties;
b. This power of attorney is valid since the close of this Meeting until the fulfillment of the power of attorney; and
c. This Meeting agrees to authorise all actions implemented by the “authorised party”, based under this power of attorney.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 249
Page 252
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Hasil dari Pemungutan Suara
Results of the Vote
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Pertama 35.195.195.262 saham 1.523.147 saham 590.730.240 saham
First mewakili 98,345% mewakili 0,004% mewakili 1,651%
35,195,195,262 shares 1,523,147 shares 590,730,240 shares
representing 98.345% representing 0.004% representing 1.651%
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Pertama 2 10.100
First
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Mata Acara 2
Second Agenda
Persetujuan atas rencana perubahan remunerasi Direksi Perseroan untuk tahun buku 2025.
Approval of the proposed changes to the remuneration of the Company's Board of Directors for the 2025 fiscal year.
Hasil Keputusan
Resolution
1. Menetapkan penyesuaian remunerasi anggota Direksi Perseroan sebesar 2% (dua persen) pada tahun 2025, dan
memberikan kuasa dan wewenang penuh kepada Presiden Komisaris Perseroan untuk menetapkan rincian alokasi
pembagiannya bagi setiap anggota Direksi Perseroan.
2. Memberikan kuasa dan kewenangan penuh kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besarnya remunerasi
anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan rincian alokasi
pembagiannya bagi setiap anggota Direksi Perseroan.
1. To approve a 2% (two per cent) adjustment to the remuneration of the Company's Board of Directors for the year 2025,
and to grant full authority and power to the Company's President Commissioner to determine the detailed allocation for
each member of the Company's Board of Directors.
2. Granting full authority and power to the Board of Commissioners of the Company to determine the amount of
remuneration for members of the Board of Directors of the Company for the financial year ending on 31 December 2025
and the details of the allocation for each member of the Board of Directors of the Company.
Hasil dari Pemungutan Suara
Results of the Vote
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Kedua 34.525.014.556 saham 517.858.953 saham 744.575.140 saham
Second mewakili 96,472% mewakili 1,447% mewakili 2,081%
34,525,014,556 shares 517,858,953 shares 744,575,140 shares
representing 96.472% representing 1.447% representing 2.081%
250 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 253
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Kedua 1 200.000
Second
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Mata Acara 3
Third Agenda
Persetujuan atas rencana Perseroan untuk melakukan penjualan atas bisnis es krimnya (“Transaksi”) kepada PT The Magnum
Ice Cream Indonesia (“Pembeli”) yang merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 17/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”).
Approval of the Company’s plan to sell its ice cream business (“Transaction”) to PT The Magnum Ice Cream Indonesia
(“Buyer”), which constitutes a Material Transaction as referred to in OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020 concerning Material
Transactions and Changes in Business Activities (“POJK 17/2020”).
Hasil Keputusan
Resolution
Menyetujui atas rencana Perseroan untuk melakukan penjualan oleh Perseroan atas bisnis es krimnya yang merupakan
Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”).
Approval of the Company’s plan to sell its ice cream business, which constitutes a Material Transaction as referred to in
OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes in Business Activities (“POJK 17/2020”).
Hasil dari Pemungutan Suara
Results of the Vote
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Ketiga 35.196.628.609 saham 98.900 saham 590.721.140 saham
Third mewakili 98,349% mewakili 0,000% mewakili 1,651%
35,196,628,609 shares 98,900 shares 590,721,140 shares
representing 98.349% representing 0.000% representing 1.651%
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Ketiga 3 48.400
Third
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 251
Page 254
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
RUPS Independen Independent GMS
Mata Acara
Agenda
Persetujuan atas rencana Perseroan untuk melakukan Transaksi dengan Pembeli, yang memiliki hubungan afiliasi dengan
Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”) di mana perusahaan induk akhir dari Perseroan dan Pembeli adalah pihak yang
sama, yaitu Unilever PLC.
Approval of the Company's plan to conduct a Transaction with the Buyer, which has an affiliation with the Company as
referred to in OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and Conflicts of Interest Transactions
("POJK 42/2020") where the ultimate parent company of the Company and the Buyer is the same entity, namely Unilever PLC.
Hasil Keputusan
Resolution
Menyetujui atas rencana Perseroan untuk melakukan penjualan atas bisnis es krim kepada PT The Magnum Ice Cream
Indonesia (“Pembeli”) yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”) di mana perusahaan
induk akhir dari Perseroan dan Pembeli adalah pihak yang sama, yaitu Unilever PLC.
Approval of the Company’s plan to sell its ice cream business to PT The Magnum Ice Cream Indonesia (“the Buyer”), which
has an affiliate relationship with the Company as referred to in OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliate
Transactions and Conflict of Interest Transactions (“POJK 42/2020”) where the ultimate parent company of the Company
and the Buyer is the same party, namely Unilever PLC.
Hasil dari Pemungutan Suara
Results of the Vote
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Pertama 2.620.599.779 saham yang 107.700 saham mewakili 0,003% 742.353.670 saham mewakili
First mewakili 77,923% dari jumlah dari jumlah seluruh saham 22,073% dari jumlah seluruh
seluruh saham yang dimiliki yang dimiliki pemegang saham yang dimiliki pemegang
pemegang saham independen saham independen yang hadir saham independen yang
yang hadir atau diwakili dalam atau diwakili dalam RUPS hadir atau diwakili dalam
RUPS Independen, atau 45,78% Independen, atau 0,0009% RUPS Independen, atau 12,97%
dari jumlah seluruh saham dari jumlah seluruh saham dari jumlah seluruh saham
dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah
yang dimiliki oleh pemegang yang dimiliki oleh pemegang yang dimiliki oleh pemegang
saham independen. saham independen. saham independen.
* Suara abstain dianggap mengeluarkan
2,620,599,779 shares 107,700 shares representing
suara yang sama dengan suara
representing 77.923% of the 0.003% of the total number of mayoritas pemegang saham yang
total number of shares owned shares owned by independent mengeluarkan suara.
by independent shareholders shareholders present or 742,353,670 shares represent
present or represented at the represented at the Independent 22.073% of the total number of
Independent Annual GMS of Annual GMS, or 0.0009% of the shares owned by independent
Shareholders, or 45.78% of the total number of shares with shareholders present or
total number of shares with valid voting rights owned by represented at the Independent
valid voting rights owned by independent shareholders. Annual GMS, or 12.97% of the
independent shareholders. total number of shares with
valid voting rights owned by
independent shareholders.
* Abstentions are considered to be
votes cast in favour of the majority of
shareholders who cast their votes.
* Suara Setuju ditambah suara Abstain adalah sejumlah 3.362.953.449 saham yang mewakili 58,74% dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
sah yang dimiliki oleh pemegang saham independen.
* The number of votes in favour plus abstentions amounted to 3,362,953,449 shares, representing 58.74% of the total number of valid voting shares
owned by independent shareholders.
252 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 255
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Pertama 3 4.800
First
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
RUPSLB EGMS
Tanggal: 15 Oktober 2025 Date: 15 October 2025
Waktu: 10.21 WIB sampai 10.53 WIB Time: 10:21 AM to 10:53 AM
Tempat: Grha Unilever, Green Office Park Kav. 3, Venue: Grha Unilever, Green Office Park Kav. 3,
Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang, Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang,
Banten 15345 Banten 15345
Rapat dihadiri oleh 34.794.602.284 pemegang The meeting was attended by 34,794,602,284
saham atau kuasanya yang mewakili 91,603% dari shareholders or their representatives, representing
total saham. RUPLB juga dihadiri oleh seluruh 91.603% of the total shares. The EGMS was also attended
anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat by all members of the Board of Commissioners and
sebagai berikut: Board of Directors currently in office as follows:
Hadir secara Fisik: Physical Attendance:
Direksi: Board of Directors:
Presiden Direktur: Bapak Benjie Yap; President Director: Mr. Benjie Yap;
Direktur: Ibu Enny Hartati; Director: Mrs. Enny Hartati;
Direktur: Bapak Neeraj Lal; Director: Mr. Neeraj Lal;
Direktur: Bapak Alejandro Meinardo Jr Director: Mr. Alejandro Meinardo
Santos Concha; dan Jr Santos Concha; and
Direktur: Bapak Willy Saelan. Director: Mr. Willy Saelan.
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Independen: Bapak Alexander Rusli; Independent Commissioner: Mr. Alexander Rusli;
Komisaris Independen: Bapak Ignasius Jonan; Independent Commissioner: Mr. Ignasius Jonan;
Komisaris Independen: Ibu Alissa Wahid; Independent Commissioner: Mrs. Alissa Wahid;
Komisaris Independen: Ibu Debora Herawati Independent Commissioner: Mrs. Debora Herawati
Sadrach; dan Sadrach; and
Komisaris Independen: Bapak Mohamad Fauzi Independent Commissioner: Mr. Mohamad Fauzi
M Ichsan. M Ichsan.
Hadir secara virtual/media telekonferensi: Attended virtually/via teleconference:
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Presiden Komisaris: Bapak Sanjiv Mehta; President Commissioner: Mr. Sanjiv Mehta;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 253
Page 256
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Keputusan dan Realisasi RUPSLB EGMS Resolutions and Realisations
Mata Acara 1
First Agenda
Persetujuan atas rencana perubahan susunan Direksi Perseroan.
Approval of the plan to change the composition of the Company's Board of Directors.
Hasil Keputusan
Resolutions
1. Butir pertama acara pertama yakni sebagai berikut:
a. Menyetujui pengunduran diri Bapak Willy Saelan dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal
15 Oktober 2025, serta memberikan pelepasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada beliau, untuk
semua tindakan pengurusan dan pelaksanaan kewenangan selama masa jabatannya selaku Direktur Perseroan,
sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam buku Perseroan.
b. Mengangkat Bapak Hendri Widiarta sebagai Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal 15 Oktober 2025 sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2026, dimana usulan ini mengacu berdasarkan
Rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
2. Menegaskan bahwa susunan Direksi Perseroan:
Efektif sejak tanggal 15 Oktober 2025 hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
akan diadakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk
memberhentikannya sewaktu-waktu, adalah sebagai berikut:
- Presiden Direktur: Bapak Benjie Go Yap;
- Direktur: Ibu Enny Hartati;
- Direktur: Bapak Hendri Widiarta;
- Direktur: Bapak Alejandro Meinardo Santos Concha;
- Direktur: Ibu Vandana Suri; dan
- Direktur: Bapak Neeraj Lal.
3. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dan/atau Sdr. Enrico Sihotang, swasta, baik bersama-sama maupun sendiri-
sendiri untuk:
a. Menyatakan sebagian atau semua keputusan yang diambil untuk mata acara Rapat di hadapan Notaris dalam bahasa
Indonesia dan/atau bahasa Inggris;
b. Memberitahukan susunan Direksi Perseroan sebagaimana diputuskan dalam mata acara Rapat kepada Menteri Hukum
Republik Indonesia dan mendaftarkannya dalam Daftar Perusahaan sesuai ketentuan perundang-undangan yang
berlaku dan membuat perubahan dan/atau penambahan jika disyaratkan pihak yang berwenang lain; dan
c. Melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk maksud tersebut di atas, tanpa ada tindakan yang dikecualikan.
Kuasa ini diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Kuasa ini diberikan dengan hak substitusi untuk melimpahkan kuasa ini kepada pihak lain;
b. Kuasa ini berlaku sejak ditutupnya Rapat sampai dengan tercapainya tujuan pemberian kuasa; dan
c. Rapat setuju untuk mengesahkan semua tindakan yang dilaksanakan oleh penerima kuasa berdasarkan kuasa ini.
1. The first agenda item is as follows:
a. To approve the resignation of Mr. Willy Saelan from his position as Director of the Company, effective as of
15 October 2025, and to grant full release and discharge to him, for all management actions and the exercise of his
authority during his tenure as Director of the Company, to the extent such actions are reflected in the Company’s books.
b. To appoint Mr. Hendri Widiarta as Director of the Company, effective as of 15 October 2025 until the closing of the
Company’s Annual General Meeting of Shareholders in 2026, based on the recommendation of the Company’s
Nomination and Remuneration Committee.
2. It is confirmed that the Structure of the Board of Directors:
Effective as of 15 October 2025 until the closing of the Annual General Meeting of Shareholders that will be held on Year
2026, without limiting the Rights of the General Shareholders Meeting to terminate at any point in time, as follows:
- President Director: Mr. Benjie Go Yap;
- Director: Ms. Enny Hartati;
- Director: Mr. Hendri Widiarta;
- Director: Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha;
- Director: Ms. Vandana Suri; and
- Director: Mr. Neeraj Lal.
254 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 257
3. Giving the power of attorney to the Company Directors and/or to Mr. Enrico Sihotang, private, both together or
individually to:
a. Declare part or all of the decisions taken for the Agenda of the Meeting before the Notary in Bahasa Indonesia and/or
in English;
b. Notify the composition of the Company’s Board of Directors decided in the Meeting to the Ministry of Law and Human
Rights of the Republic of Indonesia and to register in accordance with applicable laws and regulations enforced, as
well as making changes and/or additions if required by other authorised parties; and
c. Conducting any necessary matters for the above purposes, without any exceptions.
This power of attorney is granted with the following questions:
a. This power is granted with the right to delegate power to other parties;
b. This power of attorney is valid since the close of this Meeting; and
c. This Meeting agrees to authorise all actions implemented by the “authorised party”, based under this power of attorney.
Hasil dari Pemungutan Suara
Results of the Vote
Agenda Setuju Tidak Setuju Abstain
Agree Disagree
Pertama 34.644.868.924 saham 1.958.100 saham 147.775.260 saham
First mewakili 99,569665% mewakili 0,005628% mewakili 0,424707%
34,644,868,924 shares 1,958,100 shares 147,775,260 shares
representing 99.569665% representing 0.005628% representing 0.424707%
Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pernyataan terkait agenda pertemuan
Number of shareholders who submitted questions/statements related to the meeting agenda
Agenda Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham yang Dimiliki atau Diwakili oleh
Number of Shareholders Pemegang Saham
Number of Shares Owned or Represented by Shareholders
Pertama Tidak ada Tidak ada
First None None
Realisasi
Realisation
Telah terealisasi
Realised
Keputusan RUPS Tahun Sebelumnya Previous GMS Resolutions
Sepanjang tahun 2024, Perseroan menyelenggarakan Throughout 2024, the Company held one AGMS
satu RUPST pada 20 Juni 2024 dan Perseroan tidak on 20 June 2024 and did not hold an EGMS in 2024.
menyelenggarakan RUPSLB 2024. Seluruh keputusan All GMS resolutions were implemented in 2024 or
RUPS tersebut telah terealisasi pada tahun 2024 in accordance with the timeframe decided at the
atau sesuai waktu yang diputuskan dalam RUPS, GMS, and have been reported in the Company's
dan telah dilaporkan di dalam Laporan Tahunan 2024 Annual Report.
Perseroan 2024.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 255
Page 258
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan The Board of Commissioners oversees the Company's
atas kebijakan dan pengelolaan Perseroan oleh Direksi policies and management by the Board of Directors
serta memberikan nasihat kepada Direksi, termasuk and provides advice to the Board of Directors,
pengawasan atas pelaksanaan rencana strategis, including oversight of the implementation of strategic
Anggaran Dasar, keputusan RUPS, dan ketentuan plans, the Articles of Association, GMS resolutions,
peraturan perundang-undangan yang berlaku. and applicable laws and regulations.
Komposisi Composition of the Board
Dewan Komisaris of Commissioners
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Dewan In accordance with the Company's Articles of
Komisaris terdiri atas sekurang-kurangnya tiga Association, the Board of Commissioners consists
anggota, termasuk satu Presiden Komisaris dan dua of at least three members, including one President
atau lebih Komisaris. Sepanjang 2025, tidak terdapat Commissioner and two or more Commissioners.
perubahan komposisi Dewan Komisaris. Throughout 2025, there were no changes in the
composition of the Board of Commissioners.
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris Therefore, the composition of the Company's Board of
Perseroan per 31 Desember 2025 adalah: Commissioners as of 31 December 2025 is as follows:
1. Presiden Komisaris: Bapak Sanjiv Mehta 1. President Commissioner: Mr. Sanjiv Mehta
2. Komisaris Independen: Bapak Alexander Rusli 2. Independent Commissioner: Mr. Alexander Rusli
3. Komisaris Independen: Ibu Alissa Wahid 3. Independent Commissioner: Mrs. Alissa Wahid
4. Komisaris Independen: Ibu Debora 4. Independent Commissioner: Mrs. Debora
Herawati Sadrach Herawati Sadrach
5. Komisaris Independen: Bapak Fauzi Ichsan 5. Independent Commissioner: Mr. Fauzi Ichsan
6. Komisaris Independen: Bapak Ignasius Jonan 6. Independent Commissioner: Mr. Ignasius Jonan
Komisaris Independen Independent Commissioner
83%
Anggota Dewan Komisaris adalah Independen
Members of the Board of Commissioners are Independent
Mengacu pada Piagam Dewan Komisaris, Komisaris Referring to the Board of Commissioners Charter,
Independen merupakan anggota Dewan Komisaris Independent Commissioners are members of the
yang tidak terkait dengan Perseroan serta memenuhi Board of Commissioners who are not affiliated
persyaratan independensi. Ketentuan tersebut juga with the Company and meet the independence
sejalan dengan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 requirements. This provision is also in line with OJK
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning the
Perusahaan Publik. Board of Directors and Board of Commissioners of
Issuers or Public Companies.
256 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 259
Hingga 31 Desember 2025, lima dari enam (83%) As of 31 December 2025, five out of six (83%)
anggota Dewan Komisaris Perseroan merupakan members of the Company's Board of Commissioners are
Komisaris Independen. Komposisi ini telah memenuhi Independent Commissioners. This composition complies
ketentuan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 yang with OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014, which
mensyaratkan paling sedikit 30% dari jumlah anggota requires that at least 30% of the members of the Board
Dewan Komisaris merupakan Komisaris Independen. of Commissioners be Independent Commissioners.
Selain itu, komposisi Dewan Komisaris Perseroan juga In addition, the composition of the Company's Board
telah melebihi ketentuan yang dipersyaratkan dalam of Commissioners has exceeded the requirements
parameter ACGS, yang menetapkan minimal 50% dari set forth in the ACGS parameters, which stipulate
anggota Dewan Komisaris adalah independen. that at least 50% of the members of the Board of
Commissioners must be independent.
Kriteria Penunjukan Criteria for Appointing
Komisaris Independen Independent Commissioners
Penunjukan Komisaris Independen dilakukan The appointment of Independent Commissioners
berdasarkan kriteria yang tercantum dalam is based on the criteria listed in the Statement of
Pernyataan Independensi sebagai berikut: Independence as follows:
No. Uraian ASR AW DHS FI IJ
Description
Pernyataan Independensi
Statement of Independence
1. Tidak bekerja atau memiliki wewenang untuk merencanakan, memimpin,
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan selama enam
bulan sebelum pengangkatannya, kecuali dalam hal sebagai Komisaris
Independen yang diangkat kembali;
Not employed by or authorised to plan, lead, control or supervise the
Company's activities for six months prior to their appointment, except in the
case of reappointed Independent Commissioners;
2. Tidak secara langsung ataupun tidak langsung memiliki saham di Perseroan;
Not directly or indirectly owning shares in the Company;
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan atau pemegang saham
utama/pengendali atau salah satu anggota Dewan Komisaris atau Direksi;
dan
Has no affiliation with the Company or its major/controlling shareholders or
any member of the Board of Commissioners or Board of Directors; and
4. Tidak memiliki hubungan kerja/profesional langsung atau tidak langsung
dengan Perseroan.
Has no direct or indirect employment/professional relationship with the
Company.
Pernyataan Kepatuhan
Statement of Compliance
6. Memenuhi persyaratan menjadi anggota Dewan Komisaris sesuai Piagam
Dewan Komisaris dan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Meets the requirements to become a member of the Board of
Commissioners in accordance with the Board of Commissioners Charter and
the provisions of OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board
of Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies.
ASR: Alexander Steven Rusli; AW: Alissa Wahid; DHS: Debora Herawati Sadrach; FI: Fauzi Ichsan; IJ: Ignasius Jonan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 257
Page 260
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Seluruh Komisaris Independen Perseroan All Independent Commissioners of the Company
menandatangani pernyataan independensi sign periodic statements of independence, which
secara berkala, dan dimuat di dalam situs web are published on the Company's website at https://
Perseroan di https://www.unilever.co.id/investor/ www.unilever.co.id/investor/corporate-governance/
tata-kelola-perusahaan/pernyataan-independensi/. statements-of-independence/.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Dewan Komisaris of the Board of Commissioners
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris diatur The duties and responsibilities of the Board of
dalam Piagam Dewan Komisaris, yang meliputi: Commissioners are stipulated in the Board of
Commissioners Charter, which includes:
1. Bertanggung jawab atas pengawasan terhadap 1. Being responsible for supervising the Company's
kebijakan dan tindakan Perseroan serta policies and actions and providing advice to the
memberikan nasihat kepada Direksi. Board of Directors.
2. Melakukan pengawasan secara bertanggung 2. Exercising responsible and prudent oversight.
jawab dan bijaksana.
3. Bertanggung jawab untuk mengawasi 3. Being responsible for overseeing the Company's
manajemen risiko Perseroan dan penerapan tata risk management and the implementation of
kelola perusahaan yang baik. good corporate governance.
4. Membuat rekomendasi kepada RUPST 4. Making recommendations to the AGMS based
berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi on recommendations from the Nomination
dan Remunerasi terkait nominasi dan remunerasi and Remuneration Committee regarding the
Direksi dan Dewan Komisaris. nomination and remuneration of the Board of
Directors and Board of Commissioners.
5. Memberikan rekomendasi perbaikan kepada 5. Providing recommendations for improvement to
Direksi berdasarkan temuan Komite Audit. the Board of Directors based on the findings of the
Audit Committee.
6. Melakukan review terhadap kebijakan struktur 6. Conducting a review of the Company’s capital
modal dan hutang Perseroan secara berkala. structure and debt policies on a regular basis.
7. Dewan Komisaris dapat membentuk komite 7. The Board of Commissioners may form special
khusus untuk memastikan efektivitas committees to ensure the effectiveness of
kinerja tugasnya. its duties.
8. Bertanggung jawab untuk mengevaluasi 8. Responsible for evaluating the performance
pelaksanaan komite-komite yang dibentuk oleh of the committees formed by the Board
Dewan Komisaris. of Commissioners.
Tugas Presiden Komisaris Duties of the President Commissioner
Presiden Komisaris memiliki tugas secara khusus The President Commissioner has the following
sebagai berikut: specific duties:
a. Mengkoordinasikan dan memimpin rapat a. Coordinating and chairing Board of
Dewan Komisaris. Commissioners meetings.
b. Memimpin Dewan Komisaris dalam melaksanakan b. Leading the Board of Commissioners in carrying
tanggung jawab pengawasan. out its supervisory responsibilities.
Pada tahun 2025 Dewan Komisaris telah In 2025, the Board of Commissioners has carried out
melaksanakan tugas sebagaimana diatur dalam its duties as stipulated in the Board of Commissioners
Piagam Dewan Komisaris. Tugas tersebut mencakup Charter. These duties include granting approval
pemberian persetujuan dan pengesahan, and ratification, providing direction, advice and
pemberian arahan, nasihat dan rekomendasi kepada recommendations to the Board of Directors, and
Direksi, serta melaksanakan tugas-tugas yang telah carrying out the duties decided upon in the AGMS.
diputuskan dalam RUPS.
258 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 261
Wewenang Dewan Komisaris Authority of the Board
of Commissioners
Dewan Komisaris berwenang mengakses seluruh The Board of Commissioners has the authority to
dokumen Perseroan, mengunjungi lokasi Perseroan access all Company documents, visit Company
dan berbicara dengan karyawan Perseroan. Selain locations and speak with Company employees. In
itu, Dewan Komisaris juga berwenang melakukan addition, the Board of Commissioners also has the
penelaahan atas informasi yang disiapkan oleh authority to review information prepared by the
Direksi, khususnya yang berkaitan dengan rencana Board of Directors, particularly that related to material
transaksi material dan/atau transaksi afiliasi yang transaction plans and/or affiliate transactions to be
akan dilakukan oleh Perseroan. carried out by the Company.
Keputusan yang Perlu Mendapat Resolutions Requiring the Approval
Persetujuan Dewan Komisaris of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris melaksanakan wewenang The Board of Commissioners exercises its authority
sebagaimana ditentukan dalam Anggaran Dasar, as stipulated in the Articles of Association, including
termasuk untuk menyetujui tindakan tertentu to approve certain actions as follows:
sebagai berikut:
1. Tiap pinjaman yang diambil oleh perusahaan 1. Any loan taken by the company for two years
selama dua tahun atau lebih, jika jumlah pinjaman or more, if the loan amount in a single transaction
tersebut dalam satu transaksi melebihi 50% exceeds 50% of the company's paid-up capital
dari modal disetor perusahaan dan cadangan and its last reserve as stated in the company's
terakhirnya sebagaimana yang ditetapkan dalam balance sheet and approved by the AGMS,
laporan saldo perusahaan dan disetujui oleh RUPS, and is declared in writing by the company's
serta dinyatakan secara tertulis oleh akuntan public accountant.
publik perusahaan.
2. Tiap garansi atau jaminan pinjaman kepada 2. Any guarantee or loan guarantee to a person and/
seseorang dan/atau badan hukum lain, jika or other legal entity, if the amount guaranteed
jumlah yang dijamin untuk masing-masing for each transaction is greater than 50% of the
transaksi adalah lebih besar dari 50% dari modal company's paid-up capital and its latest reserves
disetor perusahaan dan cadangan terakhirnya as stated in the company's balance sheet and
sebagaimana yang ditetapkan dalam laporan approved by the AGMS, and stated in writing by
saldo perusahaan dan disetujui oleh RUPS, the company's public accountant.
serta dinyatakan secara tertulis oleh akuntan
publik perusahaan.
3. Untuk mengalihkan atau menempatkan menurut 3. To transfer or place company assets as collateral
jaminan aset perusahaan untuk masing-masing for each transaction with a value equal to
transaksi dengan nilai yang sama lebih dari 40% more than 40% to 50% of the net book value as
sampai 50% dari nilai aset bersih buku sebagaimana determined in the company's balance sheet and
ditetapkan dalam laporan saldo perusahaan approved by the AGMS, and stated in writing by
dan disetujui oleh RUPS, serta dinyatakan secara the company's public accountant.
tertulis oleh akuntan publik perusahaan.
Piagam Dewan Komisaris Charter of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris memiliki Piagam Dewan Komisaris The Board of Commissioners has a Board of
yang telah ditetapkan pada 1 maret 2016. Piagam Commissioners Charter that was established on
Dewan Komisaris ini secara berkala dapat dievaluasi 1 March 2016. This Board of Commissioners Charter
dan diperbarui apabila diperlukan. may be evaluated and updated periodically
as necessary.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 259
Page 262
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Isi Piagam Dewan Komisaris antara lain mengatur The contents of the Board of Commissioners Charter
mengenai kriteria pengangkatan, tugas, tanggung include provisions on appointment criteria, duties,
jawab dan wewenang, aturan bisnis, jam kerja, responsibilities and authorities, business rules,
serta pelaporan dan pertanggungjawaban Dewan working hours, as well as reporting and accountability
Komisaris. Piagam Dewan Komisaris Perseroan dapat of the Board of Commissioners. The Company's Board
diakses melalui situs web Perseroan di www.unilever. of Commissioners Charter can be accessed through
co.id/hubungan-investor/dewan-komisaris/. the Company's website at www.unilever.co.id/
hubungan-investor/dewan-komisaris/.
Kriteria Penunjukan Dewan Komisaris Criteria for Appointing
the Board of Commissioners
Seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan harus All members of the Company's Board of Commissioners
memenuhi persyaratan formal dalam Piagam Dewan must meet the formal requirements in the Board
Komisaris, serta memenuhi kriteria yang diatur oleh of Commissioners Charter, as well as the criteria
Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi stipulated in OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. concerning the Board of Directors and Board of
Commissioners of Issuers or Public Companies.
Persyaratan Formal Formal Requirements
Dewan Komisaris Perseroan harus memenuhi The Company's Board of Commissioners must meet
persyaratan sebagai berikut: the following requirements:
1. Memiliki karakter, moral, dan integritas yang baik; 1. Possess good character, morals, and integrity;
2. Mampu melakukan tindakan hukum apapun; 2. Be capable of performing any legal action;
3. Dalam lima tahun terakhir sebelum penunjukan 3. In the five years prior to appointment and during
dan selama masa jabatannya: their term of office:
a. Belum pernah dinyatakan pailit; a. Have never been declared bankrupt;
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau b. Never been a member of the Board of Directors
anggota Dewan Komisaris suatu perusahaan and/or Board of Commissioners of a company
yang dinyatakan pailit; that has been declared bankrupt;
c. Tidak pernah dihukum karena tindak pidana c. Never been convicted of a criminal offence
yang melibatkan keuangan negara dan/atau involving state finances and/or other
sektor keuangan lainnya; financial sectors;
d. Belum pernah menjadi bagian dari Direksi dan/ d. Has never been part of the Board of Directors
atau Dewan Komisaris suatu perusahaan yang: and/or Board of Commissioners of a company
that:
i. Pernah tidak mengadakan RUPST; i. Failed to hold an AGMS;
ii. Laporan pertanggungjawaban Direksi ii. The Board of Directors and/or Board of
dan/atau Dewan Komisaris ditolak oleh Commissioners' accountability report
RUPS, atau pernah tidak menyerahkan was rejected by the General Meeting of
laporan pertanggung jawaban Direksi dan/ Shareholders (GMS), or has failed to submit
atau Dewan Komisaris kepada rapat umum the Board of Directors and/or Board of
pemegang saham; dan Commissioners' accountability report to
the GMS; and
iii. Menyebabkan perusahaan yang telah iii. Caused a company that had obtained a
memperoleh izin, persetujuan atau licence, approval or effective statement
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa from the Financial Services Authority to
Keuangan gagal memenuhi kewajibannya fail to fulfil its obligation to submit annual
untuk menyerahkan laporan tahunan reports and/or annual financial reports to
dan/atau laporan keuangan tahunan the OJK.
kepada OJK.
260 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 263
e. Berkomitmen untuk mematuhi peraturan yang e. Commit to complying with applicable
berlaku; dan regulations; and
f. Memenuhi persyaratan lain sebagaimana f. Meeting other requirements as determined
ditentukan oleh undang-undang yang by applicable laws, provided that they
berlaku, asalkan tidak bertentangan dengan do not conflict with the requirements
persyaratan yang disebutkan di atas. mentioned above.
Persyaratan Penting Important Requirements
1. Komposisi Dewan Komisaris disusun sedemikian 1. The composition of the Board of Commissioners
rupa agar memiliki setidaknya satu ahli keuangan, shall be such that it includes at least one financial
dan satu atau lebih dengan keahlian dan expert and one or more individuals with the
pengalaman berikut: following expertise and experience:
a. Pengalaman dan pengetahuan dalam industri a. Experience and knowledge in the public
pelayanan publik atau barang konsumsi atau service or consumer goods industry or the
industri ritel atau layanan pelanggan; retail industry or customer service;
b. Rekam jejak dan pengalaman di bidang b. A track record and experience in finance,
keuangan, pemasaran, perdagangan, marketing, trade, public policy, capital markets
kebijakan publik, pasar modal atau or sustainability; and
keberlanjutan; dan
c. Pengalaman dan pengetahuan praktik tata c. Experience and knowledge of corporate
kelola perusahaan di perusahaan besar. governance practices in large companies.
2. Kualifikasi pribadi yang diinginkan 2. Desirable personal qualifications
a. Selain keahlian, pengalaman, kontrak, visi, dan a. In addition to expertise, experience, contracts,
ketersediaan yang memadai, kualitas pribadi vision, and adequate availability, personal
seperti ketidakberpihakan, integritas, toleransi qualities such as impartiality, integrity,
terhadap sudut pandang lain, keseimbangan tolerance of other points of view, balance, and
dan kemampuan untuk bertindak secara kritis the ability to act critically and independently
dan mandiri juga menjadi faktor yang penting; are also important factors;
b. Komisaris harus mematuhi prinsip-prinsip b. Commissioners must comply with the
yang mendasari kode tata kelola perusahaan principles underlying the corporate
di Indonesia; governance code in Indonesia;
c. Komisaris harus menghindari konflik c. Commissioners must avoid material conflicts
kepentingan yang bersifat materiil; dan of interest; and
d. Fasih berbahasa Inggris karena tugas Dewan d. Proficiency in English is required as the
Komisaris dan Komite dapat dilakukan dalam duties of the Board of Commissioners and
bahasa Inggris. Committees may be conducted in English.
Persyaratan Tidak Adanya Conflict of Interest Requirements
Benturan Kepentingan
Perseroan berkomitmen untuk mencegah terjadinya The Company is committed to preventing conflicts of
benturan kepentingan dalam seluruh aktivitas interest in all of its management activities. The Board
pengelolaan perusahaan. Dewan Komisaris of Commissioners and the Board of Directors have
dan Direksi memiliki kewajiban untuk menjaga an obligation to maintain independence and avoid
independensi serta menghindari kondisi yang dapat conditions that could give rise to conflicts between
menimbulkan konflik antara kepentingan pribadi dan personal interests and the interests of the Company.
kepentingan Perseroan.
Dewan Komisaris menetapkan kebijakan dan The Board of Commissioners establishes policies
pedoman yang mengatur pencegahan benturan and guidelines governing the prevention of conflicts
kepentingan di lingkungan Perseroan, serta of interest within the Company, and ensures that any
memastikan bahwa setiap potensi atau konflik potential or actual conflicts of interest are handled
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 261
Page 264
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
kepentingan yang muncul ditangani sesuai dengan in accordance with applicable laws and regulations
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan and the Company's Code.
Kode Prinsip Perseroan.
Kebijakan Suksesi Dewan Komisaris Board of Commissioners
Succession Policy
Dalam kebijakan suksesi Dewan Komisaris, Komite In the Board of Commissioners' succession policy, the
Nominasi dan Remunerasi melakukan seleksi kandidat Nomination and Remuneration Committee selects
terbaik untuk mengisi posisi yang kosong, termasuk the best candidates to fill vacant positions, including
melalui perusahaan pencari sumber daya manusia through professional human resource search
profesional atau sumber eksternal lainnya. companies or other external sources.
Kandidat yang diusulkan wajib memenuhi Proposed candidates must meet the requirements
persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam Piagam as stipulated in the Board of Commissioners Charter.
Dewan Komisaris. Selanjutnya, Komite Nominasi Furthermore, the Nomination and Remuneration
dan Remunerasi menyampaikan rekomendasi Committee submits recommendations to the Board of
kepada Dewan Komisaris untuk memperoleh Commissioners for approval by the AGMS.
persetujuan RUPS.
Prosedur Nominasi, Pengangkatan Procedures for the Nomination,
dan Pemberhentian Dewan Komisaris Appointment and Dismissal
of the Board of Commissioners
Pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan The appointment and dismissal of members of the
Komisaris Perseroan dilakukan oleh RUPS berdasarkan Company's Board of Commissioners is carried out
rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi, sesuai by the AGMS based on the recommendations of
dengan Piagam Dewan Komisaris dan Peraturan OJK the Nomination and Remuneration Committee, in
No. 33/POJK.04/2014. accordance with the Board of Commissioners Charter
and OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014.
Masa jabatan anggota Dewan Komisaris ditetapkan The term of office of members of the Board of
oleh RUPS dan berakhir pada penutupan RUPS Commissioners is determined by the AGMS and
ketiga setelah tanggal pengangkatan. RUPS juga ends at the close of the third AGMS after the date
memiliki kewenangan untuk memberhentikan of appointment. The AGMS also has the authority
anggota Dewan Komisaris sebelum masa jabatan to dismiss members of the Board of Commissioners
berakhir. Khusus bagi Komisaris Independen yang before the end of their term of office. Specifically for
telah menjabat selama dua periode, pengangkatan Independent Commissioners who have served for
kembali dapat dilakukan dengan menyampaikan two terms, reappointment can be made by submitting
pernyataan independensi. a statement of independence.
Rangkap Jabatan Concurrent Positions of
Anggota Dewan Komisaris Board of Commissioners Members
Sesuai Piagam Dewan Komisaris, anggota Dewan In accordance with the Board of Commissioners
Komisaris dapat merangkap hingga lima jabatan, baik Charter, members of the Board of Commissioners
sebagai anggota Dewan Komisaris maupun anggota may hold up to five positions, either as members of
Direksi di perusahaan publik, termasuk posisinya the Board of Commissioners or members of the Board
di Perseroan. Namun, rangkap jabatan tersebut of Directors in public companies, including their
harus mematuhi peraturan yang berlaku serta tidak positions in the Company. However, such concurrent
menimbulkan benturan kepentingan. positions must comply with applicable regulations
and not give rise to conflicts of interest.
262 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 265
Pada tahun 2025, rangkap jabatan anggota Dewan In 2025, the concurrent positions of the Company's
Komisaris Perseroan telah memenuhi ketentuan Board of Commissioners members have met the
dalam Piagam Dewan Komisaris, dan tidak melanggar provisions of the Board of Commissioners Charter
POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan and do not violate POJK No. 33/POJK.04/2014
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. concerning the Board of Directors and Board of
Informasi terkait rangkap jabatan Dewan Komisaris Commissioners of Issuers or Public Companies.
terdapat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Information regarding the concurrent positions of the
Laporan Tahunan ini. Board of Commissioners can be found in the Board of
Commissioners Profile section of this Annual Report.
Kebijakan dan Pelaksanaan Policies and Implementation of
Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meetings
90%
Rata-rata Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat
Average of Board of Commissioners Attendance at Meetings
Sesuai dengan Piagam Dewan Komisaris, Anggaran In accordance with the Board of Commissioners
Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa Charter, the Company's Articles of Association and
Keuangan (OJK) No. 33/POJK.04/2014, Dewan Financial Services Authority (OJK) Regulation No. 33/
Komisaris menyelenggarakan rapat secara berkala POJK.04/2014, the Board of Commissioners holds
minimal setiap dua bulan sekali. Dalam hal terdapat meetings regularly at least once every two months. In
anggota Dewan Komisaris yang berhalangan hadir the event that a member of the Board of Commissioners
secara fisik, rapat dapat dilaksanakan secara virtual is unable to attend in person, the meeting may be held
melalui video atau telekonferensi. virtually via video or teleconference.
Di samping itu, jadwal rapat Dewan Komisaris In addition, the Board of Commissioners' meeting
ditetapkan pada akhir tahun sebelumnya guna schedule is set at the end of the previous year to
memastikan tingkat kehadiran dalam setiap rapat. ensure attendance at each meeting. Therefore, the
Oleh karena itu, jadwal rapat untuk tahun 2025 telah meeting schedule for 2025 was approved at the end
disetujui pada akhir tahun 2024. of 2024.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris mengadakan Throughout 2025, the Board of Commissioners
8 (delapan) rapat dengan rincian kehadiran anggota held (eight) meetings with the following attendance
Dewan Komisaris sebagai berikut: details for Board of Commissioners members:
Kehadiran dalam Rapat Dewan Komisaris
Attendance at Board of Commissioners Meetings
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Name Position Total Meetings Total Attendance Percentage
Sanjiv Mehta Presiden Komisaris
President Commissioner 8 8 100
Alexander Rusli Komisaris Independen
Independent Commissioner 8 8 100
Alissa Wahid Komisaris Independen
Independent Commissioner 8 8 100
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 263
Page 266
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Name Position Total Meetings Total Attendance Percentage
Debora Herawati Sadrach Komisaris Independen
Independent Commissioner 8 8 100
Fauzi Ichsan Komisaris Independen
Independent Commissioner 8 8 100
Ignasius Jonan Komisaris Independen
Independent Commissioner 8 7 87,5
Selain kehadiran dalam rapat internal, Dewan In addition to attending internal meetings, the Board
Komisaris juga menghadiri RUPS Perseroan dalam of Commissioners also attended the Company's GMS
tahun buku, dengan rincian kehadiran baik fisik during the financial year, with details of physical and
maupun online sebagai berikut: online attendance as follows:
Kehadiran Dewan Komisaris dalam RUPST dan RUPSLB
Attendance of Board of Commissioners in AGMS and EGMS
Nama Jabatan Kehadiran Persentase Kehadiran pada RUPSLB 2025
Name Position pada RUPST Percentage Attendance in EGMS 2025
3 Juni 2025
Attendance 14 Januari 2025 Persentase 15 Oktober 2025 Persentase
in AGMS 14 January 2025 Percentage 15 October 2025 Percentage
3 June 2025
Sanjiv Mehta Presiden
Komisaris
President
Commissioner 1 100% 1 100% 1 100%
Alexander Komisaris
Rusli Independen
Independent
Commissioner 1 100% 1 100% 1 100%
Alissa Wahid Komisaris
Independen
Independent
Commissioner 1 100% 1 100% 1 100%
Debora Komisaris
Herawati Independen
Sadrach Independent
Commissioner 1 100% 1 100% 1 100%
Fauzi Ichsan Komisaris
Independen
Independent
Commissioner 1 100% 1 100% 1 100%
Ignasius Komisaris
Jonan Independen
Independent
Commissioner 1 100% 1 100% 1 100%
264 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 267
Agenda Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meeting Agenda
Pada tahun 2025, agenda rapat Dewan Komisaris In 2025, the agenda of the Board of Commissioners
mencakup berbagai hal yang berada dalam lingkup meeting will cover various matters within the scope
tanggung jawab Dewan Komisaris, termasuk strategi of the Board of Commissioners' responsibilities,
dan kinerja Perseroan, tata kelola perusahaan dan including the Company's strategy and performance,
manajemen risiko, kinerja keuangan, perencanaan corporate governance and risk management, financial
suksesi, pembahasan proposal investasi dan transaksi performance, succession planning, discussion of
material serta afiliasi dari manajemen, kinerja investment proposals and material transactions
keberlanjutan, kebijakan struktur modal dan hutang and affiliations of management, sustainability
perseroan, rencana transaksi material, serta masalah performance, the Company’s capital structure and
strategis lainnya. liabilities policy, material transaction plans, and other
strategic issues.
Pelatihan dan Pendidikan Training and Education
bagi Dewan Komisaris for the Board of Commissioners
Pengembangan kompetensi anggota Dewan The development of the competencies of Board
Komisaris diatur melalui kebijakan pelatihan dan of Commissioners members is regulated through
pendidikan yang tercantum dalam Piagam Dewan a training and education policy set out in the Board
Komisaris. Dengan persetujuan Presiden Komisaris, of Commissioners Charter. With the approval of
seluruh anggota Komisaris dapat meningkatkan the President Commissioner, all Commissioners
kapasitas dan wawasan yang relevan, baik melalui may enhance their relevant capacities and insights
partisipasi dalam kegiatan pembelajaran, seminar, through participation in learning activities, seminars,
pelatihan, dan konferensi. training, and conferences.
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan This policy aims to ensure that the Board of
bahwa Dewan Komisaris senantiasa mengikuti Commissioners keeps abreast of the latest
perkembangan terbaru di bidang bisnis, regulasi, developments in business, regulations and best
serta praktik terbaik tata kelola perusahaan, corporate governance practices, enabling it to
sehingga mampu menjalankan fungsi pengawasan perform its supervisory functions effectively.
secara efektif. Pelaksanaan program pelatihan dan The implementation of training and education
pendidikan bagi Dewan Komisaris difasilitasi oleh programmes for the Board of Commissioners is
Sekretaris Perseroan. facilitated by the Company Secretary.
Pelatihan dan pendidikan yang diikuti oleh anggota The training and education attended by members of
Dewan Komisaris pada tahun 2025 dapat dilihat pada the Board of Commissioners in 2025 can be found in
bab Penunjang Bisnis dalam Laporan Tahunan ini. the Business Support chapter of this Annual Report.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Board of Commissioners
Performance Assessment
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan setiap The performance of the Board of Commissioners is
tahun secara mandiri sesuai dengan ketentuan dalam assessed annually in accordance with the provisions
Piagam Dewan Komisaris, dengan menggunakan of the Board of Commissioners' Charter, using
kriteria yang direkomendasikan oleh Komite Nominasi criteria recommended by the Nomination and
dan Remunerasi. Remuneration Committee.
Hasil penilaian tersebut menjadi dasar pertimbangan The results of this assessment form the basis for
dalam penetapan remunerasi serta keputusan terkait consideration in determining remuneration and
pengangkatan kembali atau pemberhentian anggota resolutions regarding the reappointment or dismissal
Dewan Komisaris. Selain itu, RUPS juga melakukan of members of the Board of Commissioners.
penilaian atas kinerja Dewan Komisaris. In addition, the Annual GMS also assesses the
performance of the Board of Commissioners.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 265
Page 268
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Prosedur Penilaian Assessment Procedures
1 2 3
Dewan Komisaris menetapkan Dewan Komisaris melakukan RUPST menilai kinerja
indikator kinerja utama penilaian mandiri atas kinerja: Dewan Komisaris
berdasarkan kriteria i. Setiap anggota berdasarkan
yang direkomendasikan Dewan Komisaris Laporan Tahunan.
oleh Komite Nominasi ii. Dewan Komisaris The AGMS assesses
dan Remunerasi, meliputi sebagai unit kolegial, the performance of the
efektivitas pengawasan berdasarkan kriteria Board of Commissioners
dan dukungan terhadap yang direkomendasikan based on the Annual Report.
penerapan tata kelola oleh Komite Nominasi
perusahaan yang baik dan Remunerasi.
di Perseroan.
The Board of Commissioners
The Board of Commissioners conducts an independent
establishes key performance assessment of performance:
indicators based on criteria i. Each member of the Board
recommended by the of Commissioners
Nomination and Remuneration
ii. The Board of Commissioners
Committee, including the
as a collegial unit, based
effectiveness of supervision and
on criteria recommended
support for the implementation
by the Nomination and
of good corporate governance
Remuneration Committee.
in the Company.
Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Penilaian kinerja Dewan Komisaris memiliki kriteria The performance assessment of the Board of
sebagai berikut: Commissioners has the following criteria:
1. Pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing 1. The performance of the duties and functions of
Komisaris; each Commissioner;
2. Kepatuhan Perseroan terhadap peraturan; 2. The Company's compliance with regulations;
3. Praktik GCG yang dijalankan oleh Dewan Komisaris; 3. The implementation of GCG practices by the
Board of Commissioners;
4. Tingkat kehadiran masing-masing anggota 4. The attendance rate of each member of the
Dewan Komisaris dalam rapat dan rapat dengan Board of Commissioners at meetings and
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris; dan meetings with committees under the Board of
Commissioners; and
5. Keterlibatan setiap Komisaris dalam tugas-tugas 5. The involvement of each Commissioner in
khusus. special tasks.
Pihak Penilai Appraisers
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara The performance of the Board of Commissioners
mandiri oleh masing-masing anggota. Hasil penilaian is assessed independently by each member.
baik secara kolegial maupun individual, digunakan The results of the assessment, both collectively and
oleh RUPS sebagai dasar dalam penetapan individually, are used by the AGMS as a basis for
remunerasi serta pengambilan keputusan terkait determining remuneration and making resolutions
pengangkatan kembali atau pemberhentian anggota regarding the reappointment or dismissal of
Dewan Komisaris. members of the Board of Commissioners.
266 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 269
Penilaian Kinerja Komite Performance Assessment
di Bawah Dewan Komisaris of Committees under
the Board of Commissioners
Kriteria dan Prosedur Penilaian Assessment Criteria and Procedures
Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas The Board of Commissioners, in carrying out its
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi supervisory and advisory duties to the Board of
dibantu oleh Komite Audit serta Komite Nominasi Directors, is assisted by the Audit Committee and
dan Remunerasi. Prosedur penilaian kinerja Komite di the Nomination and Remuneration Committee. The
bawah Dewan Komisaris secara kolegial setiap akhir collegial performance assessment procedure for
tahun dilakukan dengan cara membandingkan hasil Committees under the Board of Commissioners is
yang dicapai dengan tujuan yang ditetapkan oleh conducted at the end of each year by comparing the
Dewan Komisaris pada awal tahun. Hasil evaluasi results achieved with the objectives set by the Board
tersebut menjadi dasar dalam penetapan tujuan of Commissioners at the beginning of the year. The
dan sasaran tahun berikutnya, serta digunakan results of this evaluation form the basis for setting
sebagai pertimbangan dalam penentuan remunerasi the objectives and targets for the following year
anggota Komite. and are used as a consideration in determining the
remuneration of Committee members.
Kriteria penilaian Komite Audit mencakup: The criteria for evaluating the Audit Committee
include:
Dukungan Komite terhadap penerapan GCG; The Committee's support for the implementation
of GCG;
Efisiensi dan efektivitas pelaporan keuangan The efficiency and effectiveness of the Company's
Perusahaan dan kegiatan manajemen risiko; financial reporting and risk management activities;
Keyakinan atas kecukupan proses bisnis dan Confidence in the adequacy of business processes
operasi; and operations;
Kepatuhan Perseroan terhadap peraturan The Company's compliance with financial
keuangan; dan regulations; and
Kehadiran di dalam rapat-rapat. Attendance at meetings.
Sedangkan kriteria penilaian Komite Nominasi dan Meanwhile, the assessment criteria of the Nomination
Remunerasi adalah: and Remuneration Committee are:
Dukungan terhadap penerapan GCG; Support for the implementation of GCG;
Nasihat tentang kebijakan, struktur dan praktik Advice on remuneration policies, structures and
remunerasi; practices;
Nasihat tentang perencanaan suksesi; dan Advice on succession planning; and
Kehadiran di dalam rapat-rapat. Attendance at meetings.
Hasil Penilaian 2025 2025 Assessment Results
Komite di bawah Dewan Komisaris telah menjalankan The Committee under the Board of Commissioners
tugas dan fungsinya dengan baik dalam memastikan has performed its duties and functions well
efektivitas pelaksanaan pengawasan oleh Dewan in ensuring the effectiveness of the Board
Komisaris. Penilaian Dewan Komisaris berdasarkan of Commissioners' oversight. The Board of
beberapa pertimbangan sebagai berikut: Commissioners' assessment is based on the
following considerations:
Komite Audit telah menyelesaikan rencana The Audit Committee has completed its work
kerjanya untuk tahun 2025, memberikan saran plan for 2025, provided additional advice and
dan rekomendasi tambahan yang diminta recommendations requested by the Board
oleh Dewan Komisaris dan menindaklanjuti of Commissioners and followed up on all
semua rekomendasi Dewan Komisaris. Dewan recommendations of the Board of Commissioners.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 267
Page 270
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Komisaris merasa puas bahwa Komite Audit telah The Board of Commissioners is satisfied that
memberikan keyakinan yang memadai atas the Audit Committee has provided adequate
efektivitas pelaporan keuangan, kinerja auditor, assurance on the effectiveness of financial
manajemen risiko, pengendalian internal, dan reporting, auditor performance, risk management,
kepatuhan Perseroan. internal control and compliance of the Company.
Komite Nominasi dan Remunerasi memberikan The Nomination and Remuneration Committee
rekomendasi besaran dan sistem remunerasi provided recommendations on the amount and
bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris system of remuneration for members of the
yang kemudian disetujui oleh RUPS. Komite juga Board of Directors and Board of Commissioners,
memberikan masukan berharga tentang nominasi which were then approved by the Annual GMS.
calon Direksi, program suksesi Direksi dan The Committee also provided valuable input
sejumlah posisi manajerial selama tahun ini. on the nomination of candidates for the Board
of Directors, the Board of Directors succession
programme and a number of managerial positions
during the year.
Dewan Komisaris juga meyakini bahwa kedua Komite The Board of Commissioners also believes that
tersebut berkontribusi dalam mempertahankan both Committees have contributed to maintaining
peringkat ASEAN Corporate Governance Scorecard the Company's ASEAN Corporate Governance
(ACGS) Perseroan di kategori “Leadership in Scorecard (ACGS) rating in the "Leadership in
Corporate Governance” serta meraih penghargaan Corporate Governance" category and winning the
“Best Non Financial Sector” yang mencerminkan "Best Non-Financial Sector" award, which reflects
pencapaian penerapan tata kelola sesuai the achievement of implementing governance in
standar internasional. accordance with international standards.
Direksi
Board of Directors
Sesuai Anggaran Dasar, Direksi merupakan organ In accordance with the Articles of Association, the
tata kelola yang memiliki kewenangan dan tanggung Board of Directors is the governance body with the
jawab untuk mengelola Perseroan. Direksi diangkat authority and responsibility to manage the Company.
dan diberhentikan oleh RUPS. The Board of Directors is appointed and dismissed by
the General Meeting of Shareholders.
Komposisi Direksi Composition of the Board of Directors
Komposisi Direksi sesuai Anggaran Dasar Perseroan The composition of the Board of Directors in
terdiri dari satu Presiden Direktur dan setidaknya accordance with the Company's Articles of
empat Direktur. Pada tahun 2025, terdapat Association consists of one President Director and at
perubahan komposisi Direksi berdasarkan RUPSLB least four Directors. In 2025, there was a change in the
14 Januari 2025, yaitu: composition of the Board of Directors based on the
EGMS on 14 January 2025, namely:
Menyetujui pengunduran diri Bapak Vivek Approving the resignation of Mr. Vivek Agarwal,
Agarwal, Bapak Ainul Yaqin, dan Ibu Hernie Mr. Ainul Yaqin, and Ms. Hernie Raharja from their
Raharja dari jabatannya masing-masing sebagai respective positions as Directors of the Company,
Direktur Perseroan, efektif sejak tanggal effective as of 14 January 2025.
14 Januari 2025.
268 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 271
Mengangkat Bapak Neeraj Lal, Ibu Vandana Suri, Appointing Mr. Neeraj Lal, Ms. Vandana Suri,
dan Bapak Alejandro Meinardo Santos Concha and Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha
masing-masing sebagai Direktur Perseroan, as Directors of the Company, effective from
efektif sejak tanggal 14 Januari 2025. 14 January 2025.
Kemudian berdasarkan RUPSLB tanggal Then, based on the EGMS of Shareholders on
15 Oktober 2025, pemegang saham menyetujui 15 October 2025, the shareholders approved the
pengunduran diri Bapak Willy Saelan sebagai resignation of Mr. Willy Saelan as Director since
Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 2025. Alasan the closing of the 2025 EGMS of Shareholders.
pengunduran diri adalah memasuki masa pensiun. The reason for his resignation was retirement.
Pada tanggal 13 Februari 2026 Perseroan On 13 February 2026, the Company held an EGMS
mengadakan RUPSLB yang menyetujui pengunduran which approved the resignation of Mrs. Enny
diri Ibu Enny Hartati dan Ibu Vandana Suri masing- Hartati and Mrs. Vandana Suri from their positions
masing dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan, as Directors of the Company, effective as of
efektif sejak tanggal 31 Desember 2025. Alasan 31 December 2025. The reason for Mrs. Enny
pengunduran diri untuk Ibu Enny Hartati adalah Hartati's resignation was her retirement. Meanwhile,
karena memasuki masa pensiun. Sementara Mrs. Vandana Suri resigned to take up a new role
Ibu Vandana Suri mengundurkan diri karena at Hindustan Unilever Limited as Executive Director
mengemban posisi baru di Hindustan Unilever and Business Unit General Manager for Home
Limited sebagai Executive Director and Business Unit Care India.
General Manager Home Care India.
Dengan demikian, per 31 Desember 2025 komposisi As of 31 December 2025, the composition of the
Direksi Perseroan adalah: Company's Board of Directors is as follows:
1. Presiden Direktur: Bapak Benjie Yap 1. President Director: Mr. Benjie Yap
2. Direktur: Enny Hartati 2. Director: Mrs. Enny Hartati
3. Direktur: Bapak Neeraj Lal 3. Director: Mr. Neeraj Lal
4. Direktur: Vandana Suri 4. Director: Mrs. Vandana Suri
5. Direktur: Bapak Alejandro Meinardo Santos Concha 5. Director: Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha
6. Direktur: Bapak Hendri Widiarta 6. Director: Mr. Hendri Widiarta
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Duties and Responsibilities
of the Board of Directors
Direksi memiliki tugas dan tanggung jawab The Board of Directors has duties and responsibilities
berdasarkan Piagam Direksi dan Anggaran Dasar based on the Board of Directors Charter and the
Perseroan, yaitu: Company's Articles of Association, namely:
1. Direksi bertanggung jawab atas seluruh tindakan 1. The Board of Directors is responsible for all
Perseroan dan memiliki kekuasaan, wewenang actions of the Company and has the powers,
dan tugas yang diberikan kepada mereka masing- authority and duties assigned to them, in
masing, sesuai dengan peraturan perundang- accordance with relevant laws and regulations
undangan terkait dan Anggaran Dasar; and the Articles of Association;
2. Dalam keseluruhan tindakan yang dilakukan, 2. In all actions taken, the Board of Directors
Direksi mempertimbangkan kepentingan considers the interests of the Company as a
Perseroan secara keseluruhan, termasuk whole, including shareholders, employees,
pemegang saham, karyawan, pelanggan dan customers and suppliers, and to carry out the
pemasok, dan untuk menjalankan tanggung Company's social and legal responsibilities to the
jawab sosial dan hukum Perseroan terhadap community in which the Company operates and
masyarakat di mana Perseroan beroperasi dan also to the environment;
juga terhadap lingkungan;
3. Direksi harus menerapkan praktik tata kelola 3. The Board of Directors must apply good
perusahaan yang baik dalam setiap kegiatan corporate governance practices in all business
bisnis dan pada semua tingkatan organisasi; activities and at all levels of the organisation;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 269
Page 272
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
4. Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan, 4. The Board of Directors is responsible for the
arah dan kinerja Perseroan serta bisnisnya; management, direction and performance of the
Company and its business;
5. Direksi harus mengidentifikasi dan mengelola 5. The Board of Directors must identify and manage
risiko secara signifikan dalam melaksanakan significant risks in implementing the Company's
strategi Perseroan dan mencapai tujuan jangka strategy and achieving its long-term objectives,
panjang, serta sepenuhnya bertanggung jawab and is fully responsible for managing and
untuk mengelola dan meninjau efektivitas sistem reviewing the effectiveness of the internal control
pengendalian internal dan manajemen risiko; dan and risk management systems; and
6. Direksi dapat membentuk komite khusus agar 6. The Board of Directors may establish special
tugas dapat terlaksana secara efektif. committees to ensure that tasks are carried
out effectively.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Presiden Direktur of the President Director
Presiden Direktur memiliki tugas secara khusus The President Director has the following specific
sebagai berikut: duties:
1. Mengkoordinasikan, mengarahkan, mengendalikan, 1. Coordinating, directing, controlling, and
dan mengawasi Direksi dalam rangka memastikan supervising the Board of Directors in order to
pelaksanaan strategi yang disepakati Perseroan, ensure the implementation of the Company's
termasuk tanggung jawab atas laba dan agreed strategy, including responsibility for profits
pengelolaan kinerja bisnis; and business performance management;
2. Memimpin pelaksanaan dan pemantauan strategi 2. Leading the implementation and monitoring of
dan rencana tahunan, menyetujui pasar produk strategies and annual plans, approving product
untuk kegiatan dan tempat operasi kategori, markets for category activities and places of
serta memastikan bahwa rencana dan strategi operation, and ensuring that business plans
bisnis telah selaras dengan tujuan dan prioritas and strategies are aligned with the Company's
Perseroan yang disepakati bersama Direksi; objectives and priorities agreed upon with the
Board of Directors;
3. Memimpin penyusunan laporan kinerja bisnis, 3. Leading the preparation of business performance
termasuk pengumuman hasil tahunan, untuk reports, including the announcement of annual
disetujui oleh RUPST; results, for approval by the AGMS;
4. Mengkoordinasikan, mengendalikan, dan 4. Coordinating, controlling, and evaluating the
mengevaluasi internalisasi prinsip-prinsip Tata internalisation of Good Corporate Governance
Kelola Perusahaan yang Baik dan standar etika principles and ethical standards consistently
secara konsisten di dalam Perseroan; dan within the Company; and
5. Memastikan bahwa informasi yang berkaitan 5. Ensuring that information relating to the Company
dengan Perseroan selalu tersedia ketika is always available when required by the Board
diperlukan oleh Dewan Komisaris. of Commissioners.
Tanggung Jawab Setiap Direktur Responsibilities of Each Director
Presiden Direktur Bertanggung jawab untuk memimpin dan mengkoordinasikan seluruh aktivitas usaha
President Director Perseroan dan memastikan terpenuhinya seluruh tanggung jawab tata kelola.
Responsible for leading and coordinating all of the Company's business activities and
ensuring that all governance responsibilities are fulfilled.
Direktur, Keuangan Bertanggung jawab atas Finance & Accounting, Corporate Management
Director, Finance Accounting, Business Systems, Information Technology (IT), dan Enterprise Resource
Planning (ERP).
Responsible for Finance & Accounting, Corporate Management Accounting, Business
Systems, Information Technology (IT), and Enterprise Resource Planning (ERP).
270 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 273
Direktur Communications, Bertanggung jawab atas fungsi Communications, Corporate Affairs and Sustainability,
Corporate Affairs and Sustainability Reputasi Perseroan serta Terlaksananya Program Keberlanjutan Perseroan.
Director, Communications, Responsible for the Communications, Corporate Affairs, and Sustainability
Corporate Affairs and Sustainability functions; the Company’s reputation; and the implementation of the Company’s
Sustainability Program.
Direktur, Customer Development Bertanggung jawab atas Activation Implementation Management, Sales Operations,
Director, Customer Development Customer Marketing & Trade Category Management, Commercial Customer
Development, dan Customer Development Management.
Responsible for Activation Implementation Management, Sales Operations, Customer
Marketing & Trade Category Management, Commercial Customer Development, and
Customer Development Management.
Direktur, Human Resources Bertanggung jawab atas HR Business Partners, Industrial Relations, Expertise Team
Director, Human Resources (Talent, Learning), Remuneration, Service Delivery Centre, Medical Services.
Responsible for HR Business Partners, Industrial Relations, Expertise Team
(Talent, Learning), Remuneration, Service Delivery Centre, Medical Services.
Direktur, Marketing Bertanggung jawab atas Marketing Strategy, Brand Development,
Director, Marketing Market Development, Market Analysis.
Responsible for Marketing Strategy, Brand Development, Market Development,
and Market Analysis.
Piagam Direksi Board of Directors Charter
Perseroan menetapkan Piagam Direksi sebagai The Company has established the Board of Directors
pedoman pelaksanaan tugas Direksi yang berlaku sejak Charter as a guideline for the Board of Directors'
11 Maret 2016, dan terakhir dilakukan pembaruan pada duties, effective from 11 March 2016, with the latest update
9 Juli 2019. Piagam Direksi ini secara berkala dapat on 9 July 2019. This Board of Directors Charter may be
dievaluasi dan diperbarui apabila diperlukan. periodically evaluated and updated as necessary.
Isi Piagam Direksi antara lain mengatur mengenai The contents of the Board of Directors Charter include
kriteria pengangkatan, tugas, tanggung jawab dan provisions on appointment criteria, duties, responsibilities
wewenang, aturan bisnis, jam kerja, serta pelaporan and authorities, business rules, working hours, as
dan pertanggungjawaban Direksi. Piagam Direksi well as reporting and accountability of the Board of
Perseroan dapat diakses melalui situs web Perseroan Directors. The Company's Board of Directors Charter
di www.unilever.co.id/hubungan-investor/direksi/. can be accessed through the Company's website at
www.unilever.co.id/hubungan-investor/direksi/.
Kriteria Penunjukan Anggota Direksi Criteria for Appointing Members
of the Board of Directors
Anggota Direksi Perseroan diwajibkan untuk Members of the Company's Board of Directors
memenuhi ketentuan persyaratan formal are required to meet the formal requirements as
sebagaimana diatur dalam Piagam Direksi, serta stipulated in the Board of Directors Charter, as well
kriteria yang ditetapkan dalam Peraturan Otoritas as the criteria set forth in Financial Services Authority
Jasa Keuangan (OJK) No. 33/POJK.04/2014 (OJK) Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau the Board of Directors and Board of Commissioners of
Perusahaan Publik. Issuers or Public Companies.
Persyaratan Formal Formal Requirements
1. Memiliki karakter, moral, dan integritas yang baik; 1. Possess good character, morals, and integrity;
2. Mampu melakukan tindakan hukum; 2. Be capable of performing legal actions;
3. Dalam lima tahun terakhir sebelum pemilihan dan 3. In the five years prior to election and during their
selama masa jabatannya: term of office:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; a. Never been declared bankrupt;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 271
Page 274
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
b. Tidak pernah menjadi bagian dari Direksi b. Never been a member of the Board of Directors
dan/atau Dewan Komisaris perusahaan yang and/or Board of Commissioners of a company
dinyatakan pailit; that has been declared bankrupt;
c. Tidak pernah dijatuhi hukuman karena c. Never been convicted of a criminal offence
melakukan tindak pidana yang melibatkan involving state finances and/or other
keuangan negara dan/atau sektor financial sectors;
keuangan lainnya;
d. Tidak pernah menjadi bagian dari Direksi dan/ d. Never been a member of the Board of Directors
atau Dewan Komisaris perusahaan yang: and/or Board of Commissioners of a company
that:
i. Pernah tidak menyelenggarakan RUPST; i. Failed to hold an AGMS;
ii. Laporan pertanggungjawaban dari Direksi ii. The accountability report of the Board of
dan/atau Dewan Komisaris ditolak oleh Directors and/or Board of Commissioners
RUPS atau pernah tidak menyerahkan was rejected by the AGMS or has never
laporan pertanggungjawaban sebagai submitted an accountability report as
Direksi dan/atau Dewan Komisaris kepada the Board of Directors and/or Board of
RUPS; dan Commissioners to the AGMS; and
iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang iii. Has caused a company that has obtained
telah memperoleh izin, persetujuan atau a licence, approval or effective statement
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa from the Financial Services Authority to
Keuangan gagal memenuhi kewajiban fail to fulfil its obligation to submit annual
untuk menyampaikan laporan tahunan reports and/or annual financial reports to
dan/atau laporan keuangan tahunan the Financial Services Authority.
kepada Otoritas Jasa Keuangan.
e. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan e. Have a commitment to comply with applicable
yang berlaku; dan regulations; and
f. Memenuhi persyaratan lain sebagaimana f. Meets other requirements as stipulated by
ditentukan oleh undang-undang yang applicable laws, as long as they do not conflict
berlaku, selama tidak bertentangan dengan with the requirements mentioned above.
persyaratan yang disebutkan di atas.
Selain memenuhi ketentuan yang berlaku, Perseroan In addition to complying with applicable regulations,
juga mempertimbangkan kualitas dan pengalaman the Company also considers the quality and
kandidat yang selaras dengan prioritas strategis experience of candidates in line with the Company's
Perseroan. Oleh karena itu, calon anggota Direksi strategic priorities. Therefore, prospective members
diharapkan memenuhi persyaratan penting of the Board of Directors are expected to meet the
sebagai berikut: following important requirements:
Persyaratan Penting Important Requirements
1. Memiliki keahlian dan pengalaman yang 1. Possess expertise and experience relevant to the
sesuai dengan tujuan dan kegiatan Perseroan, Company's objectives and activities, whereby the
di mana Direksi harus memiliki pengetahuan Board of Directors must have adequate financial
keuangan yang memadai dengan setidaknya knowledge with at least one financial expert.
satu ahli keuangan. Komposisi Direksi juga The composition of the Board of Directors is also
disusun sedemikian rupa sehingga keahlian dan structured in such a way that the expertise and
pengalaman di bawah ini dimiliki oleh satu atau experience below are possessed by one or more
lebih dari anggotanya: of its members:
a. Memiliki pengalaman dan pengetahuan terkait a. Have experience and knowledge related to
masalah tata kelola perusahaan di perusahaan corporate governance issues in companies
yang sebanding dalam ukuran dan jenis of comparable size and type of international
kegiatan berskala internasional, yang terdaftar activities, listed on the stock exchange;
pada bursa efek;
b. Memahami sumber daya manusia dan b. Understanding of human resources and
remunerasi perusahaan internasional remuneration in large-scale international
berskala besar; companies;
272 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 275
c. Memiliki pengalaman dalam administrasi c. Experience in financial administration,
keuangan, kebijakan akuntansi dan accounting policies and internal control;
pengendalian internal;
d. Memiliki pengalaman dalam manajemen risiko d. Experience in risk management for
perusahaan multinasional yang sahamnya multinational companies whose shares are
tercatat di bursa; listed on the stock exchange;
e. Memahami pasar tempat Perseroan e. Understanding of the markets in which the
melakukan kegiatan; Company operates;
f. Berpengalaman dan berkompetensi f. Experienced and competent in understanding
memahami pasar dan industri barang-barang the market and industry of fast-moving
konsumsi (FMCG); consumer goods (FMCG);
g. Memahami bidang pemasaran dan g. Understanding of marketing and trade; and
perdagangan; dan
h. Memahami isu-isu tanggung jawab sosial h. Understanding of the Company's social
Perseroan. responsibility issues.
2. Kualifikasi pribadi yang diinginkan 2. Desired personal qualifications
a. Di samping keahlian, pengalaman, jejaring, a. In addition to expertise, experience, networks,
visi dan ketersediaan yang memadai, vision and adequate availability, personal
kualitas pribadi seperti ketidakberpihakan, qualities such as impartiality, integrity,
integritas, toleransi terhadap sudut pandang tolerance of other points of view, balance and
lain, keseimbangan dan kemampuan untuk the ability to act critically and independently
bertindak secara kritis dan mandiri memiliki are equally important;
bobot yang sama pentingnya;
b. Direktur harus mampu menilai garis besar b. Directors must be able to assess the overall
kebijakan secara keseluruhan dan harus policy framework and must possess the
memiliki keahlian khusus yang diperlukan specific expertise required to fulfil the duties
untuk memenuhi tugas yang diberikan atas assigned to them within the framework of the
peran yang diberikan kepada mereka dalam Board of Directors' profile;
kerangka profil Direksi;
c. Direktur harus memperhatikan prinsip-prinsip c. Directors must adhere to the principles
yang mendasari aturan tata kelola perusahaan underlying corporate governance rules in the
di Republik Indonesia; Republic of Indonesia;
d. Direktur harus menghindari benturan d. Directors must avoid conflicts of interest; and
kepentingan; dan
e. Direktur harus fasih berbahasa Inggris e. Directors must be fluent in English as the duties
karena tugas Direksi dapat dilakukan dalam of the Board of Directors may be conducted
bahasa Inggris. in English.
Persyaratan Tidak Adanya Benturan Kepentingan Conflict of Interest Requirements
Perseroan berkomitmen untuk mencegah terjadinya The Company is committed to preventing conflicts
benturan kepentingan dalam seluruh kegiatan of interest in all corporate management activities.
pengelolaan perusahaan. Dewan Komisaris dan The Board of Commissioners and the Board of
Direksi memiliki kewajiban untuk menjaga integritas Directors have an obligation to maintain integrity and
dan independensi dalam menjalankan tugas, serta independence in carrying out their duties, as well as
menghindari setiap kondisi yang dapat menimbulkan to avoid any conditions that may give rise to conflicts
konflik benturan kepentingan. of interest.
Dalam pelaksanaannya, Direksi bertanggung jawab In practice, the Board of Directors is responsible for
untuk menetapkan dan menerapkan ketentuan establishing and implementing provisions governing
yang mengatur pencegahan benturan kepentingan the prevention of conflicts of interest within the
di lingkungan Perseroan, serta memastikan bahwa Company, as well as ensuring that any potential or
setiap potensi atau konflik kepentingan yang muncul actual conflicts of interest are handled in accordance
ditangani sesuai dengan peraturan perundang- with applicable laws and regulations and the
undangan yang berlaku serta Kode Prinsip Perseroan. Company's Code.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 273
Page 276
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Kebijakan Suksesi Direksi Board of Directors Succession Policy
Sebagai bagian dari pengelolaan suksesi Direksi, As part of the management of Board of Directors
Komite Nominasi dan Remunerasi menetapkan succession, the Nomination and Remuneration
kriteria seleksi yang selaras dengan kebutuhan dan Committee establishes selection criteria that are in
prioritas Perseroan. Berdasarkan kriteria tersebut, line with the Company's needs and priorities. Based
Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan proses on these criteria, the Nomination and Remuneration
identifikasi untuk merekomendasikan kandidat Committee conducts an identification process to
Direksi yang dinilai memenuhi persyaratan. recommend Board of Directors candidates who are
deemed to meet the requirements.
Dalam proses seleksi kandidat Direksi juga The selection process for Board of Directors
mempertimbangkan potensi calon dari internal candidates also considers potential candidates
Perseroan. Dalam hal ini, Divisi Sumber Daya from within the Company. In this case, the Human
Manusia berperan dalam proses suksesi dengan Resources Division plays a role in the succession
mengidentifikasi dan mengembangkan talenta yang process by identifying and developing talents with
memiliki potensi kepemimpinan. leadership potential.
Talenta yang diproyeksikan sebagai calon Talents who are projected to be future leaders
pemimpin masa depan diberikan kesempatan are given the opportunity to participate in
untuk mengikuti program pengembangan jalur fast-track development programmes to
cepat guna mempersiapkan kesiapan mereka prepare them for strategic managerial roles. In
dalam menjalankan peran manajerial strategis. addition to internal development, the Company also
Selain pengembangan internal, Perseroan juga utilises professional recruitment agencies or other
memanfaatkan perusahaan pencari tenaga external sources as part of the succession process.
profesional atau sumber eksternal lainnya sebagai The final resolution regarding the appointment
bagian dari proses suksesi. Keputusan akhir terkait of members of the Board of Directors is made
pengangkatan anggota Direksi ditetapkan melalui through the General Meeting of Shareholders (GMS).
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Prosedur Nominasi, Pengangkatan Procedures for the Nomination,
dan Pemberhentian Direksi Appointment and Dismissal
of the Board of Directors
Proses nominasi anggota Direksi dilakukan melalui The process of nominating members of the
pengajuan calon kepada RUPS atas rekomendasi Board of Directors is carried out by submitting
Komite Nominasi dan Remunerasi. Pengangkatan candidates to the GMS upon the recommendation
Direksi berlaku sejak tanggal yang ditentukan of the Nomination and Remuneration Committee.
oleh RUPS hingga penutupan RUPS ketiga setelah The appointment of the Board of Directors is effective
pengangkatan Direktur yang bersangkutan. Meski from the date determined by the GMS until the closing
demikian, RUPS juga memiliki wewenang untuk of the third GMS after the appointment of the Director
memberhentikan anggota Direksi sewaktu-waktu concerned. However, the GMS also has the authority
sebelum masa jabatan berakhir. to dismiss members of the Board of Directors at any
time before the end of their term of office.
Kebijakan dan Pelaksanaan Policies and Implementation
Rapat Direksi of Board of Directors Meetings
95%
Rata-rata Kehadiran Direksi dalam Rapat
Average Board of Directors Attendance at Meetings
274 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 277
Mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan dan Referring to the Company's Articles of Association
POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan and POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning the
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Board of Directors and Board of Commissioners of
Direksi wajib mengadakan rapat setidaknya sebulan Issuers or Public Companies, the Board of Directors
sekali dan dapat mengadakan rapat tambahan is required to hold meetings at least once a month
apabila diperlukan. Apabila seorang Direktur and may hold additional meetings if necessary.
berhalangan hadir secara fisik dalam rapat, kehadiran If a Director is unable to attend a meeting in person,
dapat dilakukan secara virtual melalui video attendance may be conducted virtually via video
atau telekonferensi. or teleconference.
Keputusan dalam Rapat Direksi ditetapkan Resolutions in Board of Directors meetings are made
berdasarkan suara terbanyak, dengan setiap Direktur based on majority vote, with each Director having
memiliki satu suara. Berdasarkan Anggaran Dasar, one vote. Based on the Articles of Association, a
kuorum rapat tercapai jika lebih dari setengah quorum is achieved if more than half of the members
anggota Direksi hadir atau diwakili. Namun, untuk of the Board of Directors are present or represented.
transaksi penting, kuorum mensyaratkan kehadiran However, for important transactions, a quorum
atau perwakilan minimal dua pertiga dari seluruh requires the presence or representation of at least
anggota Direksi. two-thirds of all members of the Board of Directors.
Direksi dapat mengambil keputusan yang sah The Board of Directors may make valid and binding
dan mengikat tanpa perlu mengadakan rapat resolutions without the need to hold a formal
formal dengan ketentuan seluruh anggota Direksi meeting, provided that all members of the Board
menyetujui secara tertulis melalui penandatanganan of Directors agree in writing by signing a resolution
surat keputusan yang memuat rencana terkait. containing the relevant plan. Resolutions made in
Keputusan yang diambil dengan cara ini memiliki this manner have the same legal force as resolutions
kekuatan hukum yang setara dengan keputusan yang made in a formal Board of Directors meeting.
dihasilkan dalam rapat formal Direksi.
Untuk memastikan kehadiran seluruh anggota To ensure the attendance of all members of the
Direksi dalam setiap rapat, jadwal rapat Board of Directors at each meeting, the 2025
tahun 2025 telah ditetapkan pada akhir tahun 2024. meeting schedule was set at the end of 2024.
Materi rapat disampaikan kepada Direksi Meeting materials were submitted to the Board
setidaknya lima hari sebelum rapat berlangsung. of Directors at least five days before the meeting
took place.
Pada tahun 2025, Direksi mengadakan 14 rapat In 2025, the Board of Directors held 14 meetings
dengan jumlah kehadiran masing-masing Direktur with the attendance of each Director as follows:
sebagai berikut:
Kehadiran dalam Rapat Direksi
Attendance at Board of Directors Meeting
Rapat BY EH4) NL1) VS 1)4) AMSC 1) WS2) HW3) Kehadiran %
Meeting Attendance
1 1 1 1 1 1 1 6 100%
2 1 1 1 1 1 1 6 100%
3 1 1 1 1 1 1 6 100%
4 1 1 1 1 1 1 6 100%
5 1 1 1 1 1 1 6 100%
6 1 1 1 1 1 1 6 100%
7 1 1 1 1 1 1 6 100%
8 1 1 1 1 1 1 6 100%
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 275
Page 278
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Rapat BY EH4) NL1) VS 1)4) AMSC 1) WS2) HW3) Kehadiran %
Meeting Attendance
9 1 1 1 1 1 1 6 100%
10 1 1 1 1 1 1 6 100%
11 1 1 1 1 1 1 1 7 100%
12 1 1 1 1 1 1 4 100%
13 1 1 1 1 1 4 90%
14 1 1 1 1 1 5 90%
Jumlah Rapat Rata-rata
Total Meetings Kehadiran
Average
14 14 14 14 14 14 4 Attendance 95%
Kehadiran
Attendance 14 14 14 12 14 11 4
100% 100% 100% 80% 100% 100% 100%
BY: Benjie Yap; EH: Enny Hartati; NL: Neeraj Lal; VS: Vandana Suri; AMSC: Alejandro Meinardo Santos Concha; WS: Willy Saelan; HW: Hendri Widiarta
Keterangan: Note:
1) Mulai menjabat sejak 14 Januari 2025 1) Assumed office on 14 January 2025
2) Tidak menjabat sejak 15 Oktober 2025 2) Ceased to hold office as of 15 October 2025
3) Mulai menjabat sejak 15 Oktober 2025 3) Assumed office on 15 October 2025
4) Tidak menjabat sejak 31 Desember 2025 4) No longer in office since 31 December 2025
Selain kehadiran dalam rapat internal, Direksi juga In addition to attending internal meetings, the Board
menghadiri RUPS Perseroan dengan rincian kehadiran of Directors also attended the Company's GMS with
sebagai berikut: the following attendance details:
Kehadiran Direksi dalam RUPST dan RUPSLB
Attendance of Board of Directors in AGMS and EGMS
Nama Jabatan Kehadiran Persentase Kehadiran pada RUPSLB 2025
Name Position pada RUPST Percentage Attendance in EGMS 2025
3 Juni 2025
Attendance 14 Januari 2025 Persentase 15 Oktober 2025 Persentase
in AGMS 14 January 2025 Percentage 15 October 2025 Percentage
3 June 2025
Benjie Yap Presiden Hadir 100% Hadir 100% Hadir 100%
Direktur Present Present Present
President
Director
Enny Hartati4) Direktur Hadir 100% Hadir 100% Hadir 100%
Director Present Present Present
Neeraj Lal1) Direktur Hadir 100% Hadir 100% Hadir 100%
Director Present Present Present
Vandana Suri 1)4) Direktur Hadir 100% Hadir 100% Hadir 100%
Director Present Present Present
Alejandro Direktur Hadir 100% Hadir 100% Hadir 100%
Meinardo Santos Director Present Present Present
Concha1)
276 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 279
Nama Jabatan Kehadiran Persentase Kehadiran pada RUPSLB 2025
Name Position pada RUPST Percentage Attendance in EGMS 2025
3 Juni 2025
Attendance 14 Januari 2025 Persentase 15 Oktober 2025 Persentase
in AGMS 14 January 2025 Percentage 15 October 2025 Percentage
3 June 2025
Willy Saelan2) Direktur Hadir 100% Hadir 100% Hadir 100%
Director Present Present Present
Hendri Widiarta 3)
Direktur Hadir 100% Hadir 100% Hadir 100%
Director Present Present Present
Keterangan: Note:
1) Mulai menjabat sejak 14 Januari 2025 1) Assumed office on 14 January 2025
2) Tidak menjabat sejak 15 Oktober 2025 2) Ceased to hold office as of 15 October 2025
3) Mulai menjabat sejak 15 Oktober 2025 3) Assumed office on 15 October 2025
4) Tidak menjabat sejak 31 Desember 2025 4) No longer in office since 31 December 2025
Agenda Rapat Direksi Board of Directors Meeting Agenda
Pada tahun 2025, pembahasan rapat Direksi In 2025, the Board of Directors meeting agenda
mencakup pembahasan hal-hal sebagai berikut will include, but is not limited to, the following
namun tidak terbatas kepada: strategi Perseroan, topics: the Company's strategy, financial and
kinerja keuangan dan operasional Perseroan, operational performance, management issues,
masalah dalam manajemen, penerapan tata kelola, governance implementation, risk management
manajemen risiko dan pengendalian internal, and internal control, corporate responsibility and
tanggung jawab dan keberlanjutan Perseroan, sustainability, market developments and current
perkembangan pasar dan regulasi terkini serta regulations, as well as other strategic matters.
berbagai hal strategis lainnya.
Rapat Gabungan Direksi Joint Meetings of the Board of Directors
dan Dewan Komisaris and Board of Commissioners
Direksi dan Dewan Komisaris diwajibkan The Board of Directors and Board of Commissioners
mengadakan rapat gabungan setidaknya setiap are required to hold joint meetings at least once
empat bulan sekali. Sepanjang tahun 2025, Direksi every four months. Throughout 2025, the Board of
telah menyelenggarakan 8 (delapan) rapat Directors held 8 (eight) joint meetings with the Board
gabungan dengan Dewan Komisaris, dengan tingkat of Commissioners, with an attendance rate of 100%.
kehadiran mencapai 100%.
Agenda Rapat Gabungan Joint Meeting Agenda
Agenda rapat gabungan tahun 2025 mencakup The agenda for the 2025 joint meetings included
hal-hal berikut: perkembangan situasi ekonomi, the following: economic, social, political and
sosial, politik dan pasar, kinerja keuangan, kinerja market developments, financial performance,
penjualan dan strategi Perseroan, perencanaan sales performance and the Company's strategy,
suksesi manajemen, manajemen risiko, dan masalah management succession planning, risk management,
tata kelola lainnya. and other governance issues.
Pelatihan dan Pendidikan Training and Education
untuk Direksi for the Board of Directors
Melalui partisipasi dalam berbagai kegiatan Through participation in various competency
pengembangan kompetensi, seperti seminar, development activities, such as seminars, training
pelatihan, dan konferensi yang relevan, anggota sessions, and relevant conferences, members of the
Direksi didorong untuk secara berkelanjutan Board of Directors are encouraged to continuously
meningkatkan kapasitas dan pemahaman terhadap improve their capacity and understanding of
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 277
Page 280
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
perkembangan dunia bisnis, peraturan perundang- developments in the business world, laws and
undangan, serta praktik terbaik tata kelola regulations, and best practices in corporate
perusahaan. Pengembangan kompetensi Direksi governance. The development of the Board of
tersebut diatur melalui kebijakan pelatihan dan Directors' competencies is regulated through
pendidikan yang tercantum dalam Piagam Direksi. training and education policies set out in the Board of
Pada tahun 2025, pelatihan dan pendidikan yang Directors' Charter. In 2025, the training and education
diikuti oleh para anggota Direksi dapat dilihat pada attended by members of the Board of Directors
bab Penunjang Bisnis dalam Laporan Tahunan ini. can be seen in the Business Support chapter of this
Annual Report.
Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors
Performance Assessment
Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja The Board of Commissioners conducts an annual
Direksi setiap tahun berdasarkan kriteria yang performance assessment of the Board of Directors
direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan based on criteria recommended by the Nomination
Remunerasi. Di samping itu, Direksi juga melakukan and Remuneration Committee. In addition, the Board
penilaian mandiri atas kinerjanya. of Directors also conducts a self-assessment of
its performance.
Prosedur Penilaian Assessment Procedures
1 2 3
Dewan Komisaris Dewan Komisaris Direksi melakukan penilaian
menetapkan target-target mengevaluasi kinerja: mandiri atas kinerja:
kinerja utama untuk Direksi i. Masing-masing i. Masing-masing
berdasarkan kriteria anggota Direksi; anggota Direksi;
yang direkomendasikan ii. Direksi sebagai unit kerja ii. Direksi sebagai
oleh Komite Nominasi kolegial, berdasarkan unit kerja kolegial,
dan Remunerasi. kriteria yang disepakati. berdasarkan kriteria
The Board of Commissioners The Board of Commissioners yang direkomendasikan
sets key performance targets evaluates the performance of: oleh Komite Nominasi
for the Board of Directors based dan Remunerasi.
i. Each member of the Board
on criteria recommended
of Directors; Selain penilaian mandiri
by the Nomination and
ii. The Board of Directors as dan penilaian oleh Dewan
Remuneration Committee.
a collegial working unit, Komisaris, Direksi juga dinilai
based on agreed criteria. pada saat penyampaian
laporan tahunan kepada RUPS.
The Board of Directors conducts a
self-assessment of performance:
i. Each member of the Board
of Directors;
ii. The Board of Directors as a
collegial working unit, based
on criteria recommended
by the Nomination and
Remuneration Committee.
In addition to self-assessment
and assessment by the Board
of Commissioners, the Board
of Directors is also assessed
when submitting its annual
report to the General Meeting
of Shareholders.
278 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 281
Hasil penilaian kinerja Direksi, baik yang dilakukan The results of the Board of Directors' performance
oleh Dewan Komisaris maupun melalui penilaian assessment, both by the Board of Commissioners
mandiri, disampaikan kepada RUPST. Hasil and through self-assessment, are submitted to the
penilaian tersebut menjadi dasar pertimbangan AGMS. These assessment results form the basis
dalam keputusan pengangkatan kembali atau for considerations in resolutions regarding the
pemberhentian anggota Direksi, serta penetapan reappointment or dismissal of Board members, as
remunerasi, bonus, dan insentif yang diterima well as the determination of remuneration, bonuses
oleh Direksi. and incentives received by the Board of Directors.
Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Kriteria penilaian Direksi adalah sebagai berikut: The criteria for evaluating the Board of Directors are
as follows:
1. Pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing 1. The performance of the duties and functions of
Direktur; each Director;
2. Kinerja keuangan dan bisnis Perseroan; 2. The Company's financial and business
performance;
3. Kepatuhan Perseroan terhadap peraturan- 3. The Company's compliance with regulations;
peraturan;
4. Implementasi GCG oleh masing-masing Direktur; 4. Implementation of GCG by each Director;
5. Tingkat kehadiran masing-masing Direktur di 5. The attendance rate of each Director at Board of
rapat Direksi serta rapat gabungan dengan Dewan Directors meetings and joint meetings with the
Komisaris; dan Board of Commissioners; and
6. Keterlibatan setiap Direktur dalam tugas-tugas 6. The involvement of each Director in specific
tertentu. duties.
Pihak Penilai Appraisers
Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh tiga pihak, The performance of the Board of Directors is assessed
yaitu melalui penilaian mandiri oleh masing- by three parties, namely through self-assessment by
masing anggota Direksi, oleh Dewan Komisaris yang each member of the Board of Directors, by the Board
meninjau hasil penilaian mandiri tersebut, serta oleh of Commissioners who review the results of the self-
pemegang saham melalui mekanisme RUPS saat assessment, and by shareholders through the GMS
Laporan Tahunan disampaikan. mechanism when the Annual Report is submitted.
Penilaian Kinerja Komite Performance Assessment
di Bawah Direksi of Committees under
the Board of Directors
Hingga akhir tahun 2025, Direksi belum membentuk As of the end of 2025, the Board of Directors has not
komite yang berada di bawah Direksi. Dalam formed any committees under the Board of Directors.
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, In carrying out its duties and responsibilities,
Direksi didukung oleh unit-unit kerja yang masing- the Board of Directors is supported by work units,
masing dipimpin oleh anggota Direksi sesuai dengan each of which is led by a member of the Board
fungsi dan kewenangannya. of Directors in accordance with their respective
functions and authorities.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 279
Page 282
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Tata Kelola Dewan Komisaris dan Direksi
Governance of the Board of Commissioners and the Board of Directors
Hubungan Kerja antara Working Relationship between
Dewan Komisaris dan Direksi the Board of Commissioners
and the Board of Directors
Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi The working relationship between the Board
dibangun berdasarkan prinsip GCG. Dewan Komisaris of Commissioners and the Board of Directors is
menjalankan tugas pengawasan atas pengelolaan based on the principles of GCG. The Board of
Perseroan oleh Direksi, sementara Direksi bertanggung Commissioners supervises the management of
jawab atas pengurusan dan pengelolaan jalannya the Company by the Board of Directors, while
Perseroan, termasuk memastikan penerapan prinsip- the Board of Directors is responsible for the
prinsip GCG berjalan dengan baik. administration and management of the Company,
including ensuring the proper implementation of
GCG principles.
Dalam kerangka kerja tersebut, Dewan Komisaris Within this framework, the Board of Commissioners
menyampaikan arahan, rekomendasi, dan masukan provides guidance, recommendations and input
kepada Direksi melalui rapat gabungan, koordinasi to the Board of Directors through joint meetings,
dengan Komite di bawah Dewan Komisaris, serta coordination with committees under the Board
konsultasi langsung dengan para Direktur, khususnya of Commissioners, and direct consultation with
terkait isu-isu strategis yang memerlukan perhatian directors, particularly on strategic issues that require
lebih lanjut. further attention.
Hubungan Afiliasi antara Affiliated Relationships between
Anggota Dewan Komisaris, Direksi Members of the Board of Commissioners,
dan Pemegang Saham Pengendali the Board of Directors and
Controlling Shareholders
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tidak The Board of Commissioners and the Board of
memiliki hubungan afiliasi yang dapat menimbulkan Directors of the Company do not have any affiliate
benturan kepentingan. Mayoritas anggota Dewan relationships that could give rise to conflicts of
Komisaris dan Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, interest. The majority of members of the Board of
baik secara keluarga maupun keuangan, dengan Commissioners and the Board of Directors do not have
anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi lainnya any affiliate relationships, either family or financial,
maupun dengan Pemegang Saham Pengendali, yaitu with other members of the Board of Commissioners
Unilever PLC. and/or the Board of Directors or with the Controlling
Shareholder, namely Unilever PLC.
280 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 283
Nama Hubungan Keluarga dengan Hubungan Keuangan dengan
Name Family Relationship with Financial Relationship with
Dewan Direksi Pemegang Dewan Direksi Pemegang
Komisaris Board of Saham Komisaris Board of Saham
Board of Directors Pengendali Board of Directors Pengendali
Commissioners Controlling Commissioners Controlling
Shareholders Shareholders
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Sanjiv Mehta - - - - - -
Alexander Rusli - - - - - -
Alissa Wahid - - - - - -
Debora Herawati - - - - - -
Sadrach
Fauzi Ichsan - - - - - -
Ignasius Jonan - - - - - -
Direksi
Board of Directors
Benjie Yap - - - - - -
Enny Hartati3) - - - - - -
Neeraj Lal 1)
- - - - - -
Vandana Suri 1)3) - - - - - -
Alejandro Meinardo - - - - - -
Santos Concha1)
Hendri Widiarta2) - - - - - -
Keterangan: Note:
Data per 31 Desember 2025 Data as of 31 December 2025
1) Mulai menjabat sejak 14 Januari 2025 1) Assumed office on 14 January 2025
2) Mulai menjabat sejak 15 Oktober 2025 2) Assumed office on 15 October 2025
3) Tidak menjabat sejak 31 Desember 2025 3) No longer in office since 31 December 2025
Remunerasi Dewan Komisaris Remuneration of the Board
dan Direksi of Commissioners and Board of Directors
Kebijakan Remunerasi Remuneration Policy
Perseroan memiliki kebijakan remunerasi bagi The Company has a remuneration policy for the
Dewan Komisaris dan Direksi yang ditetapkan Board of Commissioners and Board of Directors that
sesuai Anggaran Dasar Perseroan. Penetapan is determined in accordance with the Company's
besaran remunerasi dilaksanakan berdasarkan Articles of Association. The determination of the
kewenangan yang diberikan oleh RUPS kepada amount of remuneration is carried out based on
Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaannya, Dewan the authority granted by the Annual GMS to the
Komisaris mengusulkan besaran remunerasi dengan Board of Commissioners. In its implementation, the
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 281
Page 284
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
mempertimbangkan rekomendasi dari Komite Board of Commissioners proposes the amount of
Nominasi dan Remunerasi, yang selanjutnya diajukan remuneration by considering the recommendations
untuk memperoleh persetujuan RUPS. of the Nomination and Remuneration Committee,
which is then submitted for approval by the GMS.
Prosedur Remunerasi Remuneration Procedures
Prosedur penetapan remunerasi bagi Dewan The procedure for determining remuneration for
Komisaris dan Direksi dilaksanakan dengan tahapan the Board of Commissioners and Board of Directors
sebagai berikut: is carried out in the following stages:
Dewan Komisaris Dewan Komisaris
Komite Nominasi Tinjauan
3
Rekomendasi
Board of Commissioners mengevaluasi
dan Remunerasi Recommendations
rekomendasi
Review
Nomination and The Board of
Remuneration Committee Commissioners
Direksi evaluates the
Board of Directors recommendations
4
1 2
Dewan Komisaris
Komite Nominasi Komite mengusulkan
dan Remunerasi memberikan rekomendasi
meninjau struktur rekomendasi tersebut di Rapat
dan jumlah untuk kenaikan Umum Pemegang
remunerasi Dewan remunerasi tahun Saham berikutnya
Komisaris dan berikutnya bagi untuk dimintakan
Direksi Dewan Komisaris persetujuan para
Hasil evaluasi
The Nomination dan Direksi rekomendasi pemegang saham
and Remuneration The Committee Evaluated The Board of
recommendations
Committee reviews provides Commissioners
the structure recommendations propose the
and amount of on the following recommendations
the Board of year’s remuneration at the next General
Commissioners’ and increase for both Rapat Umum Pemegang Meeting of
Board of Directors’ the Board of Saham (RUPS) Shareholders for
remuneration Commisioners and General Meeting the shareholders’s
Board of Directors of Shareholders (GMS) approval
Indikator untuk Menentukan Indicators for Determining
Paket Kompensasi Compensation Packages
Penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris The remuneration for the Board of Commissioners
dan Direksi didasarkan pada tanggung jawab, and Board of Directors is based on the responsibilities,
pengalaman, pengetahuan, serta keterampilan yang experience, knowledge, and skills contributed to
dikontribusikan kepada Perseroan. Komite Nominasi the Company. The Nomination and Remuneration
dan Remunerasi mempertimbangkan berbagai faktor Committee considers various factors in determining
dalam menentukan besaran remunerasi, antara lain: the amount of remuneration, including:
1. Perbandingan gaji dan tunjangan secara berkala 1. Periodic comparison of salaries and allowances
terhadap perusahaan sejenis pada industri FMCG; with similar companies in the FMCG industry;
2. Kinerja keuangan Perseroan dan pemenuhan 2. The Company's financial performance and
kewajiban keuangannya; fulfilment of its financial obligations;
282 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 285
3. Kinerja dan pencapaian Direktur dan Komisaris 3. The performance and achievements of Directors
secara individu dan kolektif berdasarkan and Commissioners individually and collectively
penilaian kinerja; based on performance appraisals;
4. Tugas, tanggung jawab dan wewenang 4. The duties, responsibilities and authorities of each
masing-masing anggota Direksi dan Dewan member of the Board of Directors and Board of
Komisaris; dan Commissioners; and
5. Pencapaian tujuan kinerja jangka pendek 5. Achievement of short-term or long-term
atau jangka panjang yang selaras dengan performance objectives that are in line with the
strategi Perseroan. Company's strategy.
Struktur Paket Kompensasi Compensation Package Structure
Paket remunerasi yang diterima oleh Direksi The remuneration package received by the Board of
mencakup gaji, tunjangan, bonus, serta imbalan Directors includes salary, allowances, bonuses, and
pasca kerja. Sementara itu, bagi Dewan Komisaris post-employment benefits. Meanwhile, the Board
meliputi gaji pokok, namun tidak menerima bonus of Commissioners receives a basic salary but does
jangka pendek, bonus saham, ataupun opsi saham. not receive short-term bonuses, share bonuses, or
share options.
Kompensasi untuk Dewan Komisaris Compensation for
dan Direksi tahun 2025 the Board of Commissioners
and Board of Directors in 2025
Pada tahun 2025, Direksi dan Dewan Komisaris In 2025, the Board of Directors and Board of
menerima total kompensasi masing-masing sebesar Commissioners received total compensation
Rp73,4 miliar dan Rp6,7 miliar (2024: masing-masing of Rp73.4 billion and Rp6.7 billion, respectively
Rp90,5 miliar dan Rp5,6 miliar). Paket kompensasi (2024: Rp90.5 billion and Rp5.6 billion, respectively).
tahun 2025 dan 2024 untuk Direksi dan Komisaris The 2025 and 2024 compensation packages for the
diungkapkan dalam catatan 7 Laporan Keuangan Board of Directors and Board of Commissioners
yang diterbitkan pada tanggal 12 Februari 2026 yang are disclosed in Note 7 of the Financial Statements
juga terlampir pada Laporan Tahunan ini. published on 12 February 2026 which is also attached
to this Annual Report.
Program Orientasi Anggota Orientation Programme
Dewan Komisaris dan Direksi Baru for New Members of the Board of
Commissioners and Board of Directors
Program orientasi diselenggarakan bagi anggota An orientation programme is held for new members
Dewan Komisaris dan Direksi yang baru untuk of the Board of Commissioners and Board of Directors
memberikan pemahaman mengenai bisnis Perseroan, to provide an understanding of the Company's
kondisi pasar, lingkungan regulasi, serta lingkungan business, market conditions, regulatory environment,
legislatif tempat Perseroan beroperasi. Program ini and the legislative environment in which the
dikoordinasikan oleh Sekretaris Perusahaan. Pada Company operates. This programme is coordinated
tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan program by the Corporate Secretary. In 2025, the Company
orientasi untuk Direksi baru, Hendri Widiarta. held an orientation programme for the new Director,
Hendri Widiarta.
Kebijakan Pengungkapan Policy on Disclosure of
Kepemilikan Saham oleh Share Ownership by the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi Commissioners and Board of Directors
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib Members of the Board of Commissioners and Board
melaporkan transaksi saham Perseroan secara of Directors are required to report transactions
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 283
Page 286
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
tertulis paling lambat dua hari kerja setelah transaksi involving the Company's shares in writing no later
sesuai ketentuan yang berlaku, yang proses than two working days after the transaction in
pelaporannya dikoordinasikan oleh Sekretaris accordance with applicable regulations, with the
Perusahaan. Informasi kepemilikan saham Dewan reporting process coordinated by the Corporate
Komisaris dan Direksi disajikan dalam Bab Profil Secretary. Information on share ownership by the
Perusahaan pada Laporan Tahunan ini. Board of Commissioners and Board of Directors
is presented in the Company Profile chapter of
this Annual Report.
Keberagaman Dewan Komisaris Diversity of the Board of
dan Direksi Commissioners and Board of Directors
Pemilihan anggota Dewan Komisaris dan Direksi The selection of members of the Board of
Perseroan didasarkan pada keahlian, integritas, Commissioners and Board of Directors of the
kepemimpinan, pengalaman, perilaku yang Company is based on expertise, integrity, leadership,
baik, serta dedikasi untuk memajukan dan experience, good conduct, and dedication to
mengembangkan Perusahaan. advancing and developing the Company.
Selain itu, Perseroan juga melihat faktor In addition, the Company also considers diversity
keberagaman, baik dalam segi usia, jenis kelamin, factors, including age, gender, educational
latar belakang pendidikan, hingga pengalaman, background, and experience, so that each member
agar setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi of the Board of Commissioners and Board of
dapat memberikan wawasan yang luas dan beragam Directors can provide broad and diverse insights in
dalam pengambilan keputusan untuk perusahaan. resolution-making for the Company. This is also in
Hal ini juga sejalan dengan ketentuan dalam line with the provisions of the Company's Articles
Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas of Association and Financial Services Authority
Jasa Keuangan No. 33/ POJK.04/2014 tentang Direksi Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning the
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Board of Directors and Board of Commissioners of
Issuers or Public Companies.
Komposisi Komposisi Komposisi Komposisi
Dewan Komisaris Dewan Komisaris Direksi Direksi
Berdasarkan Usia Berdasarkan Gender Berdasarkan Usia Berdasarkan Gender
Composition of the Composition of the Composition of Composition of
Board of Commissioners Board of Commissioners the Board of Directors the Board of Directors
Based on Age Based on Gender Based on Age Based on Gender
50% 33% 33% 33%
51-60 tahun Perempuan 41-50 tahun Perempuan
51-60 years old Female 41-50 years old Female
50% 67% 67% 67%
61-70 tahun Laki-laki 51-60 tahun Laki-laki
61-70 years old Male 51-60 years old Male
Data per 31 Desember 2025
Data per 31 December 2025
284 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 287
Nama Gender Usia (tahun) Pendidikan Keahlian dan Pengalaman Kerja
Name Age (years) Education Expertise and Work Experience
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Sanjiv Mehta Laki-laki 65 S2 Keahlian dan pengalaman kerja
Male Dewan Komisaris dapat dilihat
pada bab Profil Perusahaan
Alexander Rusli Laki-laki 54 S3 bagian Profil Dewan Komisaris.
Male The expertise and work
experience of the Board
Alissa Wahid Perempuan 52 S2 of Commissioners can
Female be found in the Company
Profile section of the Board
Debora Herawati Sadrach Perempuan 63 S2 of Commissioners Profile.
Female
Fauzi Ichsan Laki-laki 55 S2
Male
Ignasius Jonan Laki-laki 62 S2
Male
Direksi
Board of Directors
Benjie Yap Laki-laki 52 S1 Keahlian dan pengalaman kerja
Male Direksi dapat dilihat pada bab
Profil Perusahaan bagian
Enny Hartati Sampurno* Perempuan 57 S1 Profil Direksi.
Female The expertise and work
experience of the Board of
Neeraj Lal Laki-laki 47 S2 Directors can be found in
Male the Company Profile section
of the Board of Directors Profile.
Vandana Suri* Perempuan 48 S2
Female
Alejandro Meinardo Santos Laki-laki 53 S1
Concha Male
Hendri Widiarta Laki-laki 52 S1
Male
* Tidak menjabat sejak 31 Desember 2025
No longer in office since 31 December 2025
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 285
Page 288
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Komite Audit
Audit Committee
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan In performing its supervisory functions, the Board
Komisaris didukung oleh Komite Audit yang bertugas of Commissioners is supported by the Audit
memberikan nasihat dan jaminan atas integritas Committee, which is tasked with providing advice
pengungkapan keuangan Perseroan. Komite Audit and assurance on the integrity of the Company's
juga melakukan pengawasan atas pengendalian financial disclosures. The Audit Committee also
internal, manajemen risiko, pelaksanaan audit supervises internal controls, risk management, the
eksternal, serta kepatuhan Perseroan terhadap implementation of external audits, and the Company's
ketentuan peraturan perundang-undangan. compliance with laws and regulations.
Pembentukan Komite Audit berdasarkan Undang- The Audit Committee was established based on Law
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Number 40 of 2007 concerning Companies, Law
Terbatas, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 No. 8 of 1995 concerning Capital Markets, Financial
tentang Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa Services Authority Regulation No. 55/POJK.04/2015,
Keuangan Nomor 55/POJK.04/2015, Anggaran Dasar the Company's Articles of Association, the Audit
Perseroan, Piagam Komite Audit, serta Keputusan Committee Charter, and the Board of Commissioners'
Dewan Komisaris mengenai pengangkatan Resolution regarding the appointment of the
Komite Audit. Audit Committee.
Komposisi Komite Audit Composition of the Audit Committee
Mengacu pada Piagam Komite Audit, keanggotaan With reference to the Audit Committee Charter, the
Komite Audit sekurang-kurangnya terdiri dari Audit Committee consists of at least one Independent
satu Komisaris Independen Perseroan dan Commissioner of the Company and two other
dua anggota lainnya yang tidak memiliki hubungan members who have no affiliation with the Company.
afiliasi dengan Perseroan. Adapun komposisi Komite The composition of the Audit Committee as at
Audit per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 is as follows:
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Legal Basis of Appointment Term of Office
Alexander Steven Rusli Ketua Komite Audit Keputusan Dewan Komisaris 2024-2027
Chair of Audit Committee tertanggal 27 Januari 2020
Board of Commissioners' Resolution
dated 27 January 2020
Nita Skolastika Ruslim Anggota Komite Audit Keputusan Dewan Komisaris 2024-2027
Audit Committee Member tertanggal 8 November 2021
Board of Commissioners' Resolution
dated 8 November 2021
Aria Farah Mita Anggota Komite Audit Keputusan Dewan Komisaris 2024-2027
Audit Committee Member tertanggal 11 Maret 2022
Board of Commissioners' Resolution
dated 11 March 2022
286 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 289
Profil Komite Audit Audit Committee Profile
Alexander Steven Rusli
Ketua Komite Audit
Chair of the Audit Committee
Profil beliau dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
His profile can be found in the Board of Commissioners Profile section in the Company Profile chapter of this Annual Report.
Nita Skolastika Ruslim
Anggota Komite Audit
Audit Committee Member
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality Indonesian
Usia 57 tahun per 31 Desember 2025
Age 57 years old as of 31 December 2025
Domisili Jakarta, Indonesia
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Dewan Komisaris tertanggal 8 November 2021
Legal Basis of Appointment Board of Commissioners' Resolution dated 8 November 2021
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi, Universitas Trisakti
Educational Background Afiliasi Profesional:
- Certified Public Accountant (Indonesia) dan State Registered Accountant (Indonesia)
- Certified Practicing Accountant (Australia)
Bachelor of Economics, Trisakti University
Professional Affiliations:
- Certified Public Accountant (Indonesia) and State Registered Accountant (Indonesia)
- Certified Practicing Accountant (Australia)
Riwayat Pekerjaan 30 tahun bersama PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia dan Australia. Selain menjadi
Work Experience Partner Audit berbagai perusahaan dan industri multinasional, beliau juga menjabat
sebagai anggota Dewan Pengawas PwC Indonesia, Pemimpin Divisi Metodologi Audit
dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pemimpin Grup Industri Produk Konsumen,
Telekomunikasi dan Hiburan, Pemimpin Divisi Tanggung Jawab Sosial Korporasi.
30 years with PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia and Australia. In addition to being an
Audit Partner for various multinational companies and industries, he also served as a member
of the Supervisory Board of PwC Indonesia, Head of the Audit Methodology and Human
Resource Development Division, Head of the Consumer Products, Telecommunications and
Entertainment Industry Group, and Head of the Corporate Social Responsibility Division.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 287
Page 290
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Rangkap Jabatan Anggota Komite Audit PT Medela Potentia (2022-sekarang)
Concurrent Positions Anggota Komite Audit PT XL Axiata Tbk (2021-sekarang)
Anggota Komite Audit PT Bank Jago Tbk (2021-sekarang)
Anggota Komite Audit Indonesia Investment Authority (Lembaga Pengelola Investasi)
(2021-sekarang)
Anggota Dewan Pembina Yayasan Plan International Indonesia (Mei 2023-sekarang)
Member of the Audit Committee of PT Medela Potentia (2022-present)
Member of the Audit Committee of PT XL Axiata Tbk (2021-present)
Member of the Audit Committee of PT Bank Jago Tbk (2021-present)
Member of the Audit Committee of Indonesia Investment Authority
(Investment Management Institution) (2021-present)
Member of the Board of Trustees of Plan International Indonesia Foundation
(May 2023-present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi
Affiliated Relationships maupun pemegang saham utama.
No affiliation with members of the Board of Commissioners, members of the Board of
Directors, or major shareholders.
Aria Farah Mita
Anggota Komite Audit
Audit Committee Member
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality Indonesian
Usia 47 tahun per 31 Desember 2025
Age 47 years old as of 31 December 2025
Domisili Jakarta, Indonesia
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Dewan Komisaris tertanggal 11 Maret 2022
Legal Basis of Appointment Board of Commissioners' Resolution dated 11 March 2022
Riwayat Pendidikan Doktor Akuntansi, Universitas Indonesia (2015)
Educational Background Magister Sains, Universitas Indonesia (2009)
Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia (1999)
Afiliasi Profesional:
- Certified Audit Committee Practitioner (CACP)
- Certified Public Accountant (CPA)
- Certified International Financial Reporting Standards (CIFRS)
- Chartered Accountant (CA)
Doctor of Accounting, University of Indonesia (2015)
Master of Science, University of Indonesia (2009)
Bachelor of Economics, University of Indonesia (1999)
Professional Affiliations:
- Certified Audit Committee Practitioner (CACP)
- Certified Public Accountant (CPA)
- Certified International Financial Reporting Standards (CIFRS)
- Chartered Accountant (CA)
288 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 291
Riwayat Pekerjaan IFRS Specialist, RSM Indonesia
Work Experience Manajer Eksekutif CPA Exam Indonesia
Manajer Keuangan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
Asisten Direktur Keuangan Universitas Indonesia
IFRS Specialist, RSM Indonesia
Executive Manager, CPA Exam Indonesia
Finance Manager, Faculty of Psychology, University of Indonesia
Assistant Director of Finance, University of Indonesia
Rangkap Jabatan Associate Professor Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia
Concurrent Positions Associate Professor, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business,
University of Indonesia
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi
Affiliated Relationships maupun pemegang saham utama.
No affiliation with members of the Board of Commissioners, members of the Board of
Directors, or major shareholders.
Independensi Komite Audit Independence of the Audit Committee
100%
Anggota Komite Audit adalah Independen
Members of the Audit Committee are Independent
Independensi Komite Audit Perseroan tercermin dari The independence of the Company's Audit Committee
penunjukan Komisaris Independen sebagai Ketua is reflected in the appointment of an Independent
Komite Audit, yang didukung oleh dua anggota Commissioner as Chair of the Audit Committee,
lainnya yang berasal dari pihak eksternal dan bersifat supported by two other members who are external
independen. Dengan komposisi tersebut, Komite and independent. With this composition, the Audit
Audit dapat menjalankan fungsi pengawasan secara Committee can perform its supervisory functions
objektif dan independen. objectively and independently.
Pernyataan Independensi anggota Komite The statements of independence of the members of
Audit dapat dilihat pada situs web Perseroan di the Audit Committee can be viewed on the Company's
www.unilever.co.id/hubunganinvestor/pedoman- website at www.unilever.co.id/hubunganinvestor/
tatakelola-perusahaan/ pernyataan-independensi/. pedoman -tatakelola - perusahaan/ pernyataan -
independensi/.
No. Uraian Alexander Nita Aria Farah
Description Steven Skolastika Mita
Rusli Ruslim
Pernyataan Independensi
Statement of Independence
1. Tidak bekerja atau memiliki wewenang untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan
selama 6 bulan sebelum pengangkatannya, kecuali dalam hal sebagai
komisaris independen yang diangkat kembali;
Not employed by or authorised to plan, lead, control, or supervise the
Company's activities for 6 months prior to their appointment, except in
the case of reappointed independent commissioners;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 289
Page 292
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
No. Uraian Alexander Nita Aria Farah
Description Steven Skolastika Mita
Rusli Ruslim
Pernyataan Independensi
Statement of Independence
2. Tidak secara langsung ataupun tidak langsung memiliki saham
di Perseroan;
Not directly or indirectly owning shares in the Company;
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan atau pemegang
saham utama/pengendali atau salah satu anggota Dewan Komisaris
atau Direksi; dan
Not having any affiliation with the Company or its major/controlling
shareholders or any member of the Board of Commissioners or Board
of Directors; and
4. Tidak memiliki hubungan kerja/profesional langsung atau
tidak langsung dengan Perseroan.
Has no direct or indirect employment/professional relationship
with the Company.
Piagam Komite Audit Audit Committee Charter
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, In carrying out its duties and responsibilities, the
Komite Audit mengacu pada Piagam Komite Audit Committee refers to the Audit Committee
Audit yang memuat ketentuan mengenai struktur Charter, which contains provisions regarding the
organisasi, keanggotaan, lingkup tugas, tanggung organisational structure, membership, scope of duties,
jawab, wewenang dan tata cara pelaporan Komite responsibilities, authorities and reporting procedures
Audit. Piagam tersebut merupakan pedoman of the Audit Committee. The charter serves as a
Komite Audit dalam menjalankan tugas dan guideline for the Audit Committee in carrying out its
tanggung jawabnya. duties and responsibilities.
Piagam Komite Audit Perseroan tersedia dan The Company's Audit Committee Charter is
dapat diakses melalui situs web Perseroan di available and accessible on the Company's
www.unilever.co.id/investor-relations/pedoman- website at www.unilever.co.id/investor-relations/
tatakelola-perusahaan/komite-lain/komite-audit/. pedoman -tatakelola - perusahaan/komite - lain/
komite-audit/.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Komite Audit of the Audit Committee
Dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan In supporting the supervisory function of the Board
Dewan Komisaris, Komite Audit menjalankan tugas of Commissioners, the Audit Committee performs
pengawasan dengan memantau, meninjau, dan its supervisory duties by monitoring, reviewing, and
memberikan pendapat independen dan profesional providing independent and professional opinions on
terhadap integritas pelaporan keuangan, efektivitas the integrity of financial reporting, the effectiveness
manajemen risiko, sistem pengendalian internal serta of risk management, internal control systems, and
kepatuhan Perseroan terhadap hukum dan peraturan the Company's compliance with applicable laws
yang berlaku. and regulations.
Selain itu, Komite Audit berperan dalam memantau In addition, the Audit Committee plays a role in
pelaksanaan audit internal, mengevaluasi monitoring the implementation of internal audits,
kualifikasi dan independensi auditor eksternal, evaluating the qualifications and independence of
serta mengawasi dan memfasilitasi proses audit external auditors, and supervising and facilitating the
eksternal. Dalam menjalankan tugas tersebut, Komite external audit process. In carrying out these duties,
290 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 293
Audit berkoordinasi dengan Unit Audit Internal dan the Audit Committee coordinates with the Internal
auditor eksternal, serta menyampaikan laporan Audit Unit and external auditors, and submits reports
secara langsung kepada Dewan Komisaris. Seluruh directly to the Board of Commissioners. All members
anggota Komite Audit menjalankan tugasnya dengan of the Audit Committee carry out their duties in
berpedoman pada Pedoman Komite Audit Perseroan accordance with the Company's Audit Committee
yang dapat diakses melalui situs web resmi Perseroan. Guidelines, which can be accessed through the
Company's official website.
Tanggung jawab khusus Komite Audit termasuk The specific responsibilities of the Audit Committee
namun tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: include, but are not limited to, the following:
1. Membuat rencana kerja tahunan yang disetujui 1. Preparing an annual work plan approved by the
oleh Dewan Komisaris; Board of Commissioners;
2. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan 2. Reviewing financial information to be released
yang akan dikeluarkan Perseroan seperti laporan by the Company, such as financial statements,
keuangan, proyeksi, dan informasi keuangan projections, and other financial information;
lainnya;
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan 3. Reviewing the Company's compliance with other
terhadap peraturan perundang-undangan laws and regulations related to the Company's
lainnya yang berhubungan dengan kegiatan activities;
Perseroan;
4. Melakukan penelaahan/penilaian atas pelaksanaan 4. Reviewing/assessing the implementation of
audit oleh auditor internal dan mengawasi audits by internal auditors and supervising the
pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan implementation of follow-up actions by the Board
auditor internal; of Directors on the findings of internal auditors;
5. Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada 5. Reviewing and reporting to the Board of
Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan Commissioners on complaints related to the
dengan Laporan Keuangan Perseroan; Company's Financial Statements;
6. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan 6. Maintaining the confidentiality of the Company's
informasi Perseroan; documents, data, and information;
7. Mengawasi hubungan dengan akuntan publik 7. Overseeing relations with public accountants
serta mengadakan rapat/pembahasan dengan and holding meetings/discussions with
akuntan publik; public accountants;
8. Membuat, mengkaji, dan memperbarui piagam 8. Preparing, reviewing, and updating the Audit
Komite Audit bila perlu; Committee charter as necessary;
9. Melakukan penilaian dan mengonfirmasikan 9. Assessing and confirming that all responsibilities
bahwa semua tanggung jawab yang tercantum listed in the Audit Committee Charter have been
dalam Piagam Komite Audit telah dilaksanakan properly carried out;
dengan baik;
10. Memberikan pendapat independen apabila 10. Providing independent opinions in the event of a
terjadi perbedaan pendapat antara manajemen difference of opinion between management and
dan Akuntan atas jasa yang diberikan; the Accountant regarding the services provided;
11. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 11. Provide recommendations to the Board of
Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik, Commissioners regarding the appointment of
berdasarkan independensi, fee, dan ruang Public Accountants, based on independence,
lingkup penugasan; fees, and scope of assignment;
12. Melakukan peninjauan terhadap aktivitas 12. Reviewing the risk management activities carried
pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan out by the Board of Directors, if the Company does
oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi not have a risk monitoring function under the
pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris; Board of Commissioners;
13. Menelaah dan memberikan saran kepada 13. Reviewing and providing advice to the Board of
Dewan Komisaris terkait potensi benturan Commissioners regarding potential conflicts of
kepentingan Perseroan; dan interest within the Company; and
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 291
Page 294
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
14. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan 14. Evaluating the performance of audit services on
pemberian jasa audit atas informasi keuangan historical annual financial information by Public
historis tahunan oleh Akuntan Publik dan/atau Accountants and/or Public Accounting Firms.
Kantor Akuntan Publik.
Kebijakan dan Pelaksanaan Audit Committee Meeting Policy
Rapat Komite Audit and Implementation
100%
Tingkat Kehadiran Komite Audit dalam Rapat
Audit Committee Attendance Rate at Meetings
Pelaksanaan rapat Komite Audit mengacu pada The implementation of Audit Committee meetings
ketentuan yang ditetapkan dalam Piagam Komite refers to the provisions set forth in the Audit
Audit, di mana Komite Audit menyelenggarakan Committee Charter, whereby the Audit Committee
rapat secara berkala paling sedikit satu kali dalam holds meetings at least once every three months,
tiga bulan, serta dapat dilaksanakan sewaktu-waktu and may be held at any time if necessary. At these
apabila diperlukan. Dalam rapat tersebut, Komite meetings, the Audit Committee may invite the Finance
Audit dapat mengundang Direktur Keuangan, Director, Company Secretary, Head of Internal Audit,
Sekretaris Perusahaan, Kepala Audit Internal, serta and other parties.
pihak lainnya.
Frekuensi dan Kehadiran Frequency and Attendance
Rapat Komite Audit Tahun 2025 of Audit Committee Meetings in 2025
Selama tahun 2025, Komite Audit mengadakan rapat During 2025, the Audit Committee held
sebanyak 5 (lima) kali dengan tingkat kehadiran 100%. 5 (five) meetings with an attendance rate of 100%.
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Name Position Total Meetings Total Attendance Percentage
Alexander Steven Rusli Ketua Komite Audit
Chair of the Audit Committee 5 5 100%
Nita Skolastika Ruslim Anggota Komite Audit
Audit Committee Member 5 5 100%
Aria Farah Mita Anggota Komite Audit
Audit Committee Member 5 5 100%
Pelatihan dan Pendidikan Training and Education
Anggota Komite Audit of Audit Committee Members
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah mengikuti Throughout 2025, the Audit Committee participated
berbagai program pelatihan dan pendidikan yang in various training and education programmes, details
informasinya terdapat pada bab Penunjang Bisnis of which can be found in the Business Support chapter
dalam Laporan Tahunan ini. of this Annual Report.
292 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 295
Kegiatan Komite Audit Tahun 2025 Audit Committee Activities in 2025
Pada tahun 2025, Komite Audit melaksanakan In 2025, the Audit Committee carried out the following
kegiatan sebagai berikut: activities:
1. Mengkaji dan memberikan pendapat atas hasil 1. Reviewing and providing opinions on the results
audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun of the audit of the Company's Financial Statements
buku 2025 oleh auditor eksternal; for the 2025 financial year by external auditors;
2. Menelaah hasil keuangan setiap triwulan 2. Reviewing the quarterly financial results prior
sebelum dipublikasikan; to publication;
3. Mengevaluasi kinerja, kompetensi, independensi 3. Evaluating the performance, competence,
dan obyektivitas Auditor Eksternal, dan membuat independence and objectivity of the External
rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai Auditor, and making recommendations to the
apakah auditor yang bersangkutan harus diajukan Board of Commissioners on whether the auditor in
ke RUPS untuk mengaudit Laporan Keuangan question should be proposed to the Annual GMS
Perseroan untuk tahun buku 2025; to audit the Company's Financial Statements for
the 2025 financial year;
4. Meninjau laporan Audit Internal yang dilakukan 4. Reviewing the Internal Audit reports conducted
selama tahun 2025 dan memberitahukan during 2025 and notifying the Board of
kepada Dewan Komisaris tentang masalah Commissioners of any important issues that
penting apa pun yang perlu mendapat perhatian require the Board of Commissioners' attention;
Dewan Komisaris;
5. Meninjau rencana transaksi material perseroan 5. Reviewing the Company's material transaction
dari aspek keuangan serta ketentuan dalam plans from a financial perspective and in
peraturan pasar modal; accordance with capital market regulations;
6. Memantau kecukupan dan efektivitas 6. Monitoring the adequacy and effectiveness
pengendalian internal Perseroan untuk of the Company's internal controls to provide
memberikan jaminan bahwa penerapan setiap assurance that the implementation of each
kontrol material telah layak untuk menghindari material control is appropriate to avoid and/or
dan/atau memitigasi risiko; dan mitigate risks; and
7. Menelaah kepatuhan Perseroan terhadap hukum 7. Reviewing the Company's compliance with
dan peraturan pasar modal serta peraturan dan capital market laws and regulations as well as
ketentuan terkait lainnya. other relevant regulations and provisions.
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan In supporting the supervisory function of the Board
Dewan Komisaris, Komite Nominasi dan Remunerasi of Commissioners, the Nomination and Remuneration
bertugas mengkaji dan memperbarui kebijakan Committee is tasked with reviewing and updating
dan prosedur nominasi dan remunerasi, serta nomination and remuneration policies and
memberikan rekomendasi atas nominasi dan procedures, as well as providing recommendations
remunerasi anggota Dewan Komisaris, Direksi, on the nomination and remuneration of members
dan karyawan. of the Board of Commissioners, Board of Directors,
and employees.
Pembentukan dan pelaksanaan tugas Komite The establishment and implementation of the
Nominasi dan Remunerasi mengacu pada ketentuan duties of the Nomination and Remuneration
peraturan perundang-undangan yang berlaku, Committee refer to the provisions of applicable
termasuk Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 laws and regulations, including Law No. 40
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 293
Page 296
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
tentang Perseroan Terbatas, Undang-Undang of 2007 concerning Companies, Law No. 8 of 1995
Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, Peraturan concerning Capital Markets, OJK Regulation
OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi No. 34/POJK.04/2014 concerning the Nomination
dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, and Remuneration Committee of Issuers or Public
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan mengenai Companies, the provisions of the Company's Articles
tugas dan wewenang Dewan Komisaris, Piagam of Association regarding the duties and authorities
Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Keputusan of the Board of Commissioners, the Charter of the
Rapat Dewan Komisaris tentang penunjukan Komite Nomination and Remuneration Committee, and the
Nominasi dan Remunerasi. Resolution of the Board of Commissioners Meeting
regarding the appointment of the Nomination and
Remuneration Committee.
Komposisi Komite Nominasi Composition of the Nomination
dan Remunerasi and Remuneration Committee
Per 31 Desember 2025, keanggotaan Komite As of 31 December 2025, the membership of the
Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut: Nomination and Remuneration Committee is
as follows:
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Legal Basis of Appointment Term of Office
Ignasius Jonan Ketua Komite Nominasi Keputusan Dewan Komisaris 2024-2027
dan Remunerasi tertanggal 27 Januari 2020
Chair of the Nomination Board of Commissioners' Resolution
and Remuneration Committee dated 27 January 2020
Sanjiv Mehta Anggota Komite Nominasi Keputusan Dewan Komisaris 2024-2027
dan Remunerasi 28 Juli 2022
Nomination and Remuneration Board of Commissioners' Resolution
Committee Member dated 28 July 2022
Zahra Khairunnisa Anggota Komite Nominasi Keputusan Dewan Komisaris 2025-2027
dan Remunerasi 8 September 2025
Nomination and Remuneration Board of Commissioners' Resolution
Committee Member dated 8 September 2025
Profil Komite Nominasi Profile of the Nomination
dan Remunerasi and Remuneration Committee
Ignasius Jonan
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Chair of the Nomination and Remuneration Committee
Profil beliau dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
His profile can be viewed in the Board of Commissioners Profile section in the Company Profile chapter of this Annual Report.
Sanjiv Mehta
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee Member
Profil beliau dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
His profile can be viewed in the Board of Commissioners Profile section in the Company Profile chapter of this Annual Report.
294 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 297
Zahra Khairunnisa
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee Member
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality Indonesian
Usia 28 tahun per 31 Desember 2025
Age 28 years old as of 31 December 2025
Domisili Jakarta, Indonesia
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat sebagai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Keputusan
Legal Basis of Appointment Dewan Komisaris 8 September 2025
Appointed as a member of the Nomination and Remuneration Committee pursuant to
the Board of Commissioners' Resolution dated Board of Commissioners' Resolution dated
8 September 2025
Riwayat Pendidikan Sarjana Psikologi, Universitas Indonesia (2018)
Educational Background Bachelor of Psychology, University of Indonesia (2018)
Riwayat Pekerjaan Reward Manager for Indonesia, Unilever Indonesia (2023-2024);
Work Experience Change Management & HRBP for Customer Operations (Supply Chain Go to Market)
Manager, Unilever Indonesia (2022-2023);
HRBP for Customer Development (Sales), Unilever Indonesia (2021-2023);
UFLP Human Resources, Unilever Indonesia (2018-2021);
Management Trainee, Danone Indonesia (2018).
Rangkap Jabatan Reward Lead for Indonesia & 1UL APAC, Unilever Indonesia (2026-sekarang);
Concurrent Positions Reward Lead for Indonesia, Singapore and Malaysia, Unilever Indonesia (2025-sekarang)
Reward Lead for Indonesia & 1UL APAC, Unilever Indonesia (2026-present);
Reward Lead for Indonesia, Singapore and Malaysia, Unilever Indonesia (2025-present)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, atau anggota Direksi
Affiliated Relationships maupun pemegang saham utama.
No affiliation with members of the Board of Commissioners, members of the Board of
Directors, or major shareholders.
Independensi Anggota Independence of Members
Komite Nominasi dan Remunerasi of the Nomination and
Remuneration Committee
100%
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi adalah Independen
Members of the Nomination and Remuneration Committee are Independent
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 295
Page 298
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Berdasarkan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 Based on OJK Regulation No. 34/POJK.04/2014
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau concerning the Nomination and Remuneration
Perusahaan Publik, Komite Nominasi dan Remunerasi Committee of Issuers or Public Companies, the
menjalankan tugasnya secara independen dan Nomination and Remuneration Committee carries out
berdasarkan persyaratan keanggotaan berikut: its duties independently and based on the following
membership requirements:
1. Komite diketuai oleh Komisaris Independen; 1. The Committee is chaired by an Independent
Commissioner;
2. Ketua dan anggota Komite tidak memiliki afiliasi 2. The Chairperson and members of the Committee
dengan pemegang saham utama, anggota Dewan have no affiliation with major shareholders,
Komisaris atau anggota Direksi; members of the Board of Commissioners or
members of the Board of Directors;
3. Anggota Komite bersedia untuk membuat 3. Committee members are willing to prepare and
dan menandatangani pernyataan tertulis sign a written statement regarding independence
yang berkaitan dengan persyaratan requirements and that they have no conflicts
independensi dan bahwa mereka tidak memiliki of interest;
benturan kepentingan;
4. Anggota Komite dapat bekerja sama dan 4. Committee members shall cooperate and
berkomunikasi dengan cara yang tepat dan etis, communicate in an appropriate and ethical
dan mengalokasikan waktu yang cukup untuk manner, and allocate sufficient time to perform
melakukan tugas mereka dengan baik dan their duties properly and with added value;
dengan bernilai tambah;
5. Anggota Komite tidak boleh memiliki hubungan 5. Committee members shall not have any direct
bisnis langsung ataupun tidak langsung yang or indirect business relationships related to the
terkait dengan kegiatan Perseroan yang dapat Company's activities that could cause a conflict
menyebabkan benturan kepentingan; of interest;
6. Anggota Komite wajib mematuhi Kode Prinsip 6. Committee members must comply with the Code
Bisnis dan Kebijakan Kode Prinsip; dan of Business Principles and Code Policies; and
7. Anggota Direksi tidak diperbolehkan untuk 7. Members of the Board of Directors are not
menjadi anggota Komite. permitted to be members of the Committee.
Pernyataan independensi anggota Komite The statements of independence of the members
Nominasi dan Remunerasi dapat dilihat pada situs of the Nomination and Remuneration Committee
web Perseroan www.unilever.co.id/investor/ can be viewed on the Company's website at www.
tata-kelola-perusahaan/pernyataan-independensi/ unilever.co.id/investor/ tata-kelola-perusahaan/
pernyataan-independensi/
No. Uraian Ignasius Sanjiv Aditya
Description Jonan Mehta Arisusetio
Pernyataan Independensi
Statement of Independence
1. Tidak bekerja atau memiliki wewenang untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan
selama 6 bulan sebelum pengangkatannya, kecuali dalam hal sebagai
komisaris independen yang diangkat kembali;
Not employed by or authorised to plan, lead, control, or supervise the
Company's activities for 6 months prior to his appointment, except in
the case of an independent commissioner who is reappointed;
2. Tidak secara langsung ataupun tidak langsung memiliki saham
di Perseroan;
Not directly or indirectly owning shares in the Company;
296 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 299
No. Uraian Ignasius Sanjiv Aditya
Description Jonan Mehta Arisusetio
Pernyataan Independensi
Statement of Independence
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan atau pemegang
saham utama/pengendali atau salah satu anggota Dewan Komisaris
atau Direksi; dan
Not having any affiliation with the Company or its major/controlling
shareholders or any member of the Board of Commissioners or Board
of Directors; and
4. Tidak memiliki hubungan kerja/profesional langsung atau
tidak langsung dengan Perseroan.
Has no direct or indirect employment/professional relationship
with the Company.
Piagam Komite Nominasi Charter of the Nomination
dan Remunerasi and Remuneration Committee
Pelaksanaan tugas Komite Nominasi dan Remunerasi The Nomination and Remuneration Committee
berpedoman pada Piagam Komite Nominasi dan performs its duties in accordance with the Nomination
Remunerasi yang mengatur struktur organisasi, and Remuneration Committee Charter, which governs
keanggotaan, tugas dan wewenang, serta the organisational structure, membership, duties and
mekanisme pelaporan. authorities, and reporting mechanisms.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi tersedia dan The Charter of the Nomination and Remuneration
dapat diakses melalui situs web Perseroan https://www. Committee is available and accessible on the
unilever.co.id/investor/tata-kelola-perusahaan/ Company's website at https://www.unilever.co.id/
komite-lain/komite-nominasi-dan-remunerasi/. investor/corporate-governance/other-committees/
nomination-and-remuneration-committee/.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Komite Nominasi dan Remunerasi of the Nomination and
Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan The Nomination and Remuneration Committee has
tanggung jawab sebagai berikut: the following duties and responsibilities:
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 1. Providing recommendations to the Board of
Komisaris terkait dengan komposisi, nominasi, Commissioners regarding the composition,
evaluasi dan pengembangan kompetensi Dewan nomination, evaluation and competency
Komisaris, Direksi, Komite Dewan dan pejabat development of the Board of Commissioners,
eksekutif Perseroan; Board of Directors, Board Committees and
executive officers of the Company;
2. Menentukan kriteria untuk mengidentifikasi, 2. Determining the criteria for identifying, assessing
menilai dan menyetujui kandidat untuk posisiposisi and approving candidates for the above positions,
di atas, dan melaksanakan proses tersebut; and implementing the process;
3. Mengevaluasi kebijakan remunerasi secara 3. Evaluating remuneration policies on a regular
berkala; basis;
4. Meninjau dan memberikan rekomendasi kepada 4. Reviewing and providing recommendations
Dewan Komisaris atas kebijakan, struktur dan to the Board of Commissioners on the policy,
besaran remunerasi bagi Dewan Komisaris dan structure and amount of remuneration for the
Direksi, untuk disampaikan dan dimintakan Board of Commissioners and Board of Directors,
persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang to be submitted and requested for approval at the
Saham Tahunan; Annual General Meeting of Shareholders;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 297
Page 300
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 5. Providing recommendations to the Board
Komisaris terkait paket remunerasi bagi anggota of Commissioners regarding remuneration
Komite di Bawah Dewan Komisaris, pejabat packages for members of the Committees under
eksekutif dan juga karyawan; dan the Board of Commissioners, executive officers
and employees; and
6. Membantu Dewan Komisaris dalam menilai kinerja 6. Assisting the Board of Commissioners in assessing
Direksi dan/atau Dewan Komisaris dan Komite di the performance of the Board of Directors and/or
Bawah Dewan Komisaris. the Board of Commissioners and the Committee
under the Board of Commissioners.
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Nomination and Remuneration
Komite Nominasi dan Remunerasi Committee Meeting Policy
and Implementation
100%
Tingkat Kehadiran Komite Nominasi dan Remunerasi dalam Rapat
Attendance Rate of the Nomination and Remuneration Committee at Meetings
Pelaksanaan rapat Komite Nominasi dan Remunerasi The implementation of the Nomination and
mengacu pada Piagam Komite Nominasi dan Remuneration Committee meeting refers to the
Remunerasi, yang mewajibkan penyelenggaraan Nomination and Remuneration Committee Charter,
rapat paling sedikit tiga kali dalam setahun dengan which requires at least three meetings per year
tingkat kehadiran minimal 100% dari seluruh with a minimum attendance rate of 100% of all
anggota Komite. Committee members.
Dengan persetujuan Dewan Komisaris, pihak lain yang With the approval of the Board of Commissioners,
relevan juga dapat diundang untuk menghadiri rapat other relevant parties may also be invited to attend
tersebut. Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan the meeting. Throughout 2025, the Nomination and
Remunerasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak Remuneration Committee has held 3 (three) meetings
3 (tiga) kali dengan rata-rata tingkat kehadiran 100%. with an average attendance rate of 100%.
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Name Position Total Meetings Total Attendance Percentage
Ignasius Jonan Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Chair of the Nomination
and Remuneration Committee 3 3 100%
Sanjiv Mehta Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration
Committee Member 3 3 100%
Aditya Arisusetio 1)
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration
Committee Member 2 2 100%
Zahra Khairunnisa2) Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration
Committee Member 1 1 100%
Keterangan: Note:
1) Sudah tidak menjabat sejak 8 September 2025 1) No longer in office as of 8 September 2025
2) Mulai menjabat sejak 8 September 2025 2) In office since 8 September 2025
298 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 301
Pelatihan dan Pendidikan Training and Education
untuk Anggota Komite Nominasi for Members of the Nomination
dan Remunerasi and Remuneration Committee
Pada tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi In 2025, the Nomination and Remuneration
telah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendidikan Committee participated in training and education
dengan rincian yang terdapat pada bab Penunjang activities, the details of which are provided in the
Bisnis dalam Laporan Tahunan ini. Business Support chapter of this Annual Report.
Kegiatan Komite Nominasi Activities of the Nomination and
dan Remunerasi Tahun 2025 Remuneration Committee in 2025
Pada tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi In 2025, the Nomination and Remuneration
menjalankan kegiatan sebagai berikut: Committee carried out the following activities:
1. Agenda terkait Remunerasi 1. Remuneration-related agenda
Menelaah gaji tahunan untuk tahun 2025; Reviewing annual salaries for 2025;
Menelaah paket remunerasi bagi Reviewing remuneration packages for the
Dewan Komisaris dan Direksi, dengan Board of Commissioners and Board of Directors,
mempertimbangkan kinerja (termasuk taking into account their performance
hasil penilaian), tanggung jawab, dan hak- (including assessment results), responsibilities,
hak mereka; dan and rights; and
Menyampaikan rekomendasi Komite terkait Submitting the Committee's recommendations
remunerasi kepada Dewan Komisaris dan regarding remuneration to the Board of
kepada Pemegang Saham untuk mendapatkan Commissioners and to the Shareholders for
persetujuan pada RUPS. approval at the GMS.
2. Agenda terkait Nominasi 2. Nomination-related agenda
Merencanakan penggantian manajemen Planning for the replacement of senior
senior dengan mengidentifikasi, mengevaluasi management by identifying, evaluating and
dan mengusulkan kandidat untuk posisi Dewan proposing candidates for vacant positions on
Komisaris, Direksi, dan Komite Dewan yang the Board of Commissioners, Board of Directors
akan lowong. Penunjukan Dewan Komisaris and Board Committees. The appointment of the
dan Direksi mengacu pada persetujuan Board of Commissioners and Board of Directors
dari RUPS; dan is subject to the approval of the GMS; and
Menyampaikan rekomendasi Komite terkait To submit the Committee’s recommendations
perubahan susunan Direksi kepada Dewan regarding changes to the composition
Komisaris dan kepada Pemegang Saham untuk of the Board of Directors to the Board of
mendapatkan persetujuan pada RUPS. Commissioners and to the Shareholders for
approval of the GMS.
Sekretaris Dewan Komisaris
Secretary to the Board of Commissioners
Fungsi ini dijalankan oleh staf Perseroan sebagai This function is performed by the Company's staff
Sekretaris Dewan Komisaris. as Secretary to the Board of Commissioners.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 299
Page 302
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Sekretaris Perusahaan, Hubungan Investor,
dan Komunikasi Perusahaan
Corporate Secretary, Investor Relations, and Corporate Communications
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Dalam mendukung penerapan tata kelola perusahaan, In supporting the implementation of corporate
Perseroan memiliki Sekretaris Perusahaan yang governance, the Company has a Corporate
menjalankan fungsi pengelolaan komunikasi antara Secretary who performs the function of managing
Perseroan dan para pemangku kepentingan. communication between the Company and its
Sekretaris Perusahaan juga berperan dalam stakeholders. The Corporate Secretary also plays a
membangun citra positif Perseroan dan memastikan role in building a positive image of the Company and
kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan peraturan ensuring the Company's compliance with applicable
perundang-undangan yang berlaku. laws and regulations.
Struktur Sekretaris Perusahaan berada di bawah The Corporate Secretary structure is under
Direksi dan bertanggung jawab langsung kepada the Board of Directors and reports directly to
Presiden Direktur. Pembentukan Sekretaris the President Director. The establishment of
Perusahaan telah sesuai dengan peraturan yang the Corporate Secretary is in accordance with
berlaku, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan applicable regulations, including Financial Services
Nomor 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014 dated
tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau 8 December 2014 concerning Corporate Secretaries
Perusahaan Publik. of Issuers or Public Companies.
Profil Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Profile
Direksi mengangkat Ibu Padwestiana Kristanti The Board of Directors appointed Ms. Padwestiana
sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Kristanti as Corporate Secretary based on the
Keputusan Sirkuler Direksi yang berlaku efektif Board of Directors' Circular Resolution effective
20 Juni 2024. 20 June 2024.
Padwestiana Kristanti
Sekretaris Perusahaan (Hingga 1 Februari 2026)
Corporate Secretary (Until 1 February 2026)
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality Indonesian
Usia 46 tahun per 31 Desember 2025
Age 46 years old as of 31 December 2025
Domisili Banten, Indonesia
Domicile
300 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 303
Dasar Hukum Pengangkatan Penunjukkan Sekretaris Perusahaan ditetapkan melalui Keputusan Direksi PT Unilever
Legal Basis of Appointment Indonesia Tbk tertanggal 20 Juni 2024
The appointment of the Corporate Secretary was made through a Board of Directors'
Resolution of PT Unilever Indonesia Tbk dated 20 June 2024
Riwayat Pendidikan S1 Akuntansi, Universitas Gadjah Mada (1997)
Educational Background Bachelor of Accounting, Gadjah Mada University (1997)
Riwayat Pekerjaan Head of Corporate Controller, Corporate Secretary & Investor Relations PT Unilever
Work Experience Indonesia Tbk (Juli 2024-Januari 2026)
Head of Corporate Controller and Investor Relations PT Unilever Indonesia Tbk
(April 2020-Juli 2024)
Head of Corporate Controller & Supply Chain Finance PT Unilever Indonesia Tbk
(Januari 2019-Maret 2020)
Head of Finance & Supply Chain PT Unilever Enterprises Indonesia
(April 2016-Desember 2018)
Financial Controller, Louis Vuitton Indonesia (Februari 2013-Maret 2016)
Home & Personal Care Finance Controller, PT Unilever Indonesia Tbk
(Juni 2012-Januari 2013)
Finance Manager Hair, Oral & Deo PT Unilever Indonesia Tbk (Februari 2011-Mei 2012)
Audit Manager, PT Unilever Indonesia Tbk (Agustus 2008-Januari 2011)
Financial Controller, Kimberly Clark Indonesia (Oktober 2005-Agustus 2008)
FP&A and Accounting Manager, General Electric Indonesia (Agustus 2003-September 2005)
Financial Management Program, General Electric Indonesia (Agustus 2001-Juli 2003)
Head of Corporate Controller, Corporate Secretary & Investor Relations PT Unilever
Indonesia Tbk (July 2024-January 2026)
Head of Corporate Controller and Investor Relations PT Unilever Indonesia Tbk
(April 2020-July 2024)
Head of Corporate Controller & Supply Chain Finance PT Unilever Indonesia Tbk
(January 2019-March 2020)
Head of Finance & Supply Chain PT Unilever Enterprises Indonesia
(April 2016-December 2018)
Financial Controller, Louis Vuitton Indonesia (February 2013-March 2016)
Home & Personal Care Finance Controller, PT Unilever Indonesia Tbk
(June 2012-January 2013)
Finance Manager Hair, Oral & Deo PT Unilever Indonesia Tbk (February 2011-May 2012)
Audit Manager, PT Unilever Indonesia Tbk (August 2008-January 2011)
Financial Controller, Kimberly Clark Indonesia (October 2005-August 2008)
FP&A and Accounting Manager, General Electric Indonesia (August 2003-September 2005)
Financial Management Program, General Electric Indonesia (August 2001-July 2003)
Setelah tahun buku, terdapat perubahan Sekretaris After the financial year, there was a change in the
Perusahaan berdasarkan keputusan Direksi Perseroan Corporate Secretary based on the Board of Directors'
tanggal 23 Januari 2026, Direksi Perseroan telah Resolution dated 23 January 2026. The Board of
mengangkat Bapak Mario Abdi Amrillah selaku Directors appointed Mr. Mario Abdi Amrillah as the
Corporate Secretary Perseroan yang berlaku efektif Corporate Secretary, effective from 2 February 2026,
terhitung sejak tanggal 2 Februari 2026 untuk to replace Ms. Padwestiana Kristanti.
menggantikan Ibu Padwestiana Kristanti.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 301
Page 304
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Mario Abdi Amrillah
Sekretaris Perusahaan (Sejak 2 Februari 2026)
Corporate Secretary (Since 2 February 2026)
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality Indonesian
Usia 43 tahun per 31 Desember 2025
Age 43 years old as of 31 December 2025
Domisili Jakarta, Indonesia
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Penunjukan Sekretaris Perusahaan ditetapkan melalui Keputusan Direksi PT Unilever
Legal Basis of Appointment Indonesia Tbk tertanggal 2 Februari 2026
The appointment of the Company Secretary was made by a Resolution of the Board of
Directors of PT Unilever Indonesia Tbk dated 2 February 2026
Riwayat Pendidikan S1 Hukum, Universitas Trisakti (1999)
Educational Background S2 Hukum, Universitas Indonesia (2011)
Bachelor of Laws, Trisakti University (1999)
Master of Laws, University of Indonesia (2011)
Riwayat Pekerjaan General Counsel PT Unilever Indonesia Tbk, Head of Legal PC and Foods Indonesia business
Work Experience unit & Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk (Februari 2026 - sekarang)
General Counsel PT Unilever Indonesia Tbk, Head of Legal PC and Foods Indonesia business
unit (Januari 2025 - sekarang)
General Counsel PT Unilever Indonesia Tbk, Head of Legal PC Indonesia business unit
(November 2022 - sekarang)
General Counsel Nutrition Business Unit untuk Asia Tenggara, Head of Legal of Unilever
Marketplace Platform & General Counsel Unilever Myanmar, Cambodia and Laos
(Januari 2021 - Oktober 2022)
General Counsel Unilever Myanmar, Cambodia and Laos (Maret 2018 - Oktober 2022)
Operational and Litigation Senior Legal Counsel (April 2016 - Februari 2018)
Corporate Affairs Legal Counsel, Competition Cluster Representative untuk Asia Tenggara
(April 2016 - Februari 2018)
Corporate Affairs Legal Counsel (Desember 2010 - April 2016)
General Counsel PT Unilever Indonesia Tbk, Head of Legal PC and Foods Indonesia business
unit & Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk (February 2026 to present)
General Counsel PT Unilever Indonesia Tbk, Head of Legal PC and Foods Indonesia business
unit (January 2025 - present)
General Counsel PT Unilever Indonesia Tbk, Head of Legal PC Indonesia business unit
(November 2022 - present)
General Counsel Nutrition Business Unit untuk Asia Tenggara, Head of Legal of Unilever
Marketplace Platform & General Counsel Unilever Myanmar, Cambodia and Laos
(January 2021 – October 2022)
General Counsel Unilever Myanmar, Cambodia and Laos (March 2018 – October 2022)
Operational and Litigation Senior Legal Counsel (April 2016 - February 2018)
Corporate Affairs Legal Counsel, Competition Cluster Representative untuk Asia Tenggara
(April 2016 - February 2018)
Corporate Affairs Legal Counsel (December 2010 - April 2016)
302 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 305
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Sekretaris Perusahaan of the Corporate Secretary
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan The duties and responsibilities of the Corporate
adalah: Secretary are:
1. Memonitor kepatuhan Perseroan terhadap 1. Monitoring the Company's compliance with the
Undang-undang Perseroan Terbatas, Limited Liability Company Law, OJK regulations,
peraturan OJK, aturan pasar modal serta capital market rules and related laws and
peraturan perundang-undangan terkait dan regulations, and the Articles of Association
Anggaran Dasar melalui koordinasi dengan through coordination with the Legal Department;
Departemen Legal;
2. Berkomunikasi secara berkala dengan lembaga 2. Communicating regularly with capital market
regulator pasar modal, termasuk OJK dan BEI, regulatory agencies, including the OJK and the
untuk setiap hal yang berkaitan dengan tata Indonesia Stock Exchange (IDX), on all matters
kelola, aksi korporasi dan transaksi material; relating to corporate governance, corporate
actions and material transactions;
3. Memastikan bahwa pemegang saham dan 3. Ensuring that shareholders and stakeholders
pemangku kepentingan secara teratur dan regularly and promptly receive information
secepatnya menerima informasi mengenai regarding corporate actions, financial reports and
aksi korporasi, laporan keuangan dan hal other material matters;
material lainnya;
4. Menyelenggarakan RUPS serta rapat Dewan 4. Organising GMS as well as Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi, dan mendokumentasikan and Board of Directors meetings, and documenting
risalah rapat tersebut; the minutes of these meetings;
5. Memastikan bahwa Dewan Komisaris dan Direksi 5. Ensuring that the Board of Commissioners and
mendapat informasi tentang perubahan peraturan Board of Directors are informed of relevant
yang relevan, dan memastikan mereka memahami regulatory changes and ensuring that they
implikasi dari perubahan tersebut; understand the implications of such changes;
6. Mengadakan program orientasi kepada Direktur 6. Conducting orientation programmes for newly
dan Komisaris yang baru diangkat; appointed Directors and Commissioners;
7. Menyampaikan laporan kepada OJK dan BEI 7. Submitting reports to the OJK and IDX in
sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi accordance with the disclosure requirements for
Emiten atau Perusahaan Publik; dan Issuers or Public Companies; and
8. Pengungkapan informasi kepada OJK dan BEI juga 8. Disclosure of information to the OJK and IDX is also
dilakukan melalui fasilitas e-reporting IDXNet dan carried out through the IDXNet e-reporting facility
Sistem Pelaporan Elektronik (SPE) OJK. and the OJK Electronic Reporting System (SPE).
Kegiatan Sekretaris Perusahaan Tahun 2025 Corporate Secretary Activities in 2025
Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan Throughout 2025, the Corporate Secretary carried
melaksanakan kegiatan sebagai berikut: out the following activities:
Menyelenggarakan RUPST pada tanggal Conducting the AGMS on 3 June 2025 and
3 Juni 2025 dan RUPSLB pada tanggal EGMS ON 16 October 2025, in accordance with
16 Oktober 2025, sesuai dengan POJK POJK No. 15/POJK.04/2020 concerning the
No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Plan and Implementation of General Meetings
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham of Shareholders of Public Companies, as well
Perusahaan Terbuka, serta ketentuan pelaksanaan as the provisions on the implementation of
pemberian kuasa secara elektronik (e-Proxy) bagi electronic proxy voting for Shareholders and the
Pemegang Saham dan pelaksanaan pemungutan implementation of electronic voting provided by
suara secara elektronik yang disediakan oleh the KSEI eASY facility;
fasilitas eASY KSEI;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 303
Page 306
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Senantiasa melakukan pengkinian (update) Continuously updating the information contained
informasi yang dimuat dalam situs web on the Company's website, including information
Perusahaan, di antaranya terkait informasi dan fakta and material facts, corporate actions, and
material, aksi korporasi, keterbukaan informasi information disclosure, particularly related to
terutama terkait Tata Kelola Perusahaan dan Corporate Governance and Investor Relations,
Hubungan Investor untuk semakin memberikan to further provide access to the Company's
akses keterbukaan informasi Perusahaan bagi information disclosure for all stakeholders;
seluruh pemangku kepentingan;
Bersama Divisi Hubungan Investor, Divisi Together with the Investor Relations Division,
Komunikasi dan Tim Keuangan menyelenggarakan Communications Division and Finance Team,
paparan publik, pertemuan analis, konferensi organise public presentations, analyst meetings,
investor, dan pertemuan media; investor conferences and media meetings;
Berkomunikasi dengan OJK, Kementerian terkait, Communicate with the OJK, relevant ministries,
dan Organisasi Regulator Mandiri (Self Regulatory and Self Regulatory Organisations (SROs) such
Organisations/SROs) seperti Bursa Efek Indonesia, as the Indonesia Stock Exchange, the Indonesian
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Kliring Central Securities Depository (KSEI) and the
Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta organisasi Indonesian Clearing Guarantee Corporation
terkait lainnya dan menyampaikan semua laporan (KPEI), as well as other relevant organisations, and
dan pengajuan sesuai dengan persyaratan submit all reports and applications in accordance
lembaga-lembaga tersebut di atas; with the requirements of the above institutions;
Mengikuti perkembangan terkini terkait Keep abreast of the latest developments in
peraturan dan ketentuan Pasar Modal serta capital market regulations and provisions and
mensosialisasikan dan mengimplementasikannya disseminate and implement them to the Board
ke Direksi, Komisaris, Manajemen Perusahaan; of Directors, Board of Commissioners, and
Company Management;
Mengatur dan menghadiri rapat Dewan Komisaris Organising and attending Board of Commissioners
dan Direksi serta membuat risalah rapat; dan and Board of Directors meetings and preparing
meeting minutes; and
Aktif mengadakan beberapa seminar, webinar, Actively organise seminars, webinars, and training
dan pelatihan, termasuk beberapa inisiatif sessions, including initiatives on sustainability/ESG
mengenai topik keberlanjutan/ESG serta Tata topics, as well as Good Corporate Governance.
Kelola Perusahaan yang Baik.
Hubungan Investor Investor Relations
Tugas dan tanggung jawab Divisi Hubungan Investor The duties and responsibilities of the Investor Relations
antara lain: Division include:
1. Memfasilitasi dialog reguler dan terbuka antara 1. Facilitating regular and open dialogue between
manajemen Perseroan dan pemegang saham, the Company's management and shareholders,
analis dan investor; analysts and investors;
2. Meningkatkan keterlibatan pemegang saham, 2. Enhancing shareholder engagement, particularly
terutama kehadiran dan partisipasi rutin dalam attendance and regular participation in meetings
rapat dan pertemuan untuk kepentingan and gatherings for the sake of transparency
transparansi dan akuntabilitas; and accountability;
3. Memastikan bahwa komunitas investor 3. Ensuring that the investor community has ample
memiliki banyak kesempatan untuk berbicara opportunity to speak directly with the Company's
langsung dengan pengurus Perseroan dengan management by organising conference calls,
menyelenggarakan conference call, rapat dan regular meetings and gatherings, as well as public
pertemuan rutin, serta paparan publik setidaknya presentations at least once a year;
sekali dalam setahun;
4. Menyediakan materi presentasi, siaran pers dan 4. Providing presentation materials, press releases
berita korporat bersangkutan dengan kinerja and corporate news related to the Company's
perusahaan di situs web Perseroan; dan performance on the Company's website; and
304 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 307
5. Mengundang investor dan calon investor untuk 5. Inviting investors and prospective investors to
menyampaikan pertanyaan ke Divisi Hubungan submit questions to the Investor Relations Division
Investor setiap saat melalui halaman ‘Hubungi at any time via the 'Contact Us' page on the
Kami’ di situs web Perseroan, atau melalui email Company's website, or by email directly to unvr.
langsung ke unvr.indonesia@unilever.com. indonesia@unilever.com.
Divisi Komunikasi Perusahaan Corporate Communications Division
Tugas dan tanggung jawab Divisi Komunikasi The duties and responsibilities of the Corporate
Perusahaan antara lain: Communications Division include:
1. Memastikan bahwa para pemegang saham, media, 1. Ensuring that shareholders, the media, investors,
investor, analis, dan masyarakat umum secara analysts and the general public receive regular and
teratur dan secepatnya menerima informasi timely information regarding corporate actions,
mengenai aksi korporasi, posisi keuangan, dan financial positions and other material matters;
hal- hal material lainnya; 2. Enhancing, maintaining, and monitoring the
2. Meningkatkan, menjaga, dan memonitor reputasi Company's reputation in the public eye through
Perseroan di mata publik melalui berbagai various platforms, including print media, online
macam platform, termasuk media cetak, media media, social media, the Company's website, and
online, media sosial, situs web Perseroan dan public events;
acara-acara publik;
3. Meningkatkan dan memonitor keterlibatan Direksi 3. Enhancing and monitoring the involvement of
Perseroan dalam mendorong reputasi Perseroan the Company's Board of Directors in promoting
melalui kesempatan bicara mewakili Perseroan di the Company's reputation through speaking
berbagai platform dan event yang relevan; opportunities representing the Company at
various relevant platforms and events;
4. Meningkatkan dialog dua arah dan kerja sama 4. Enhancing two-way dialogue and cooperation
dengan komunitas terkait, untuk mendorong with relevant communities to promote better
pemahaman dan kepercayaan yang lebih understanding and trust regarding the Company's
baik mengenai berbagai komitmen Perseroan, various commitments, particularly in terms of
terutama dalam hal menjalankan bisnis conducting sustainable business;
yang berkelanjutan;
5. Memfasilitasi dialog dua arah reguler antara 5. Facilitating regular two-way dialogue between
karyawan dan manajemen Perseroan di level employees and the Company's management at
korporasi seperti Townhall, CEO Talk, dan the corporate level, such as Townhall, CEO Talk,
sebagainya; dan and so on; and
6. Memastikan bahwa karyawan memiliki 6. Ensuring that employees have a good
pengetahuan dan pemahaman yang baik knowledge and understanding of regulations,
mengenai peraturan, nilai-nilai, budaya, dan aksi values, culture, and corporate actions. This is done
korporasi. Hal ini dilakukan dalam kerja sama in collaboration with various relevant divisions.
dengan berbagai divisi terkait.
Pelatihan dan Pendidikan Training and Education
untuk Sekretaris Perusahaan for the Corporate Secretary
dan Hubungan Investor and Investor Relations
Dalam rangka meningkatkan kompetensi, Sekretaris In order to improve their competencies, the
Perusahaan dan Divisi Hubungan Investor telah Corporate Secretary and Investor Relations Division
mengikuti berbagai program pelatihan dan have participated in various training and education
pendidikan di sepanjang tahun 2025. Informasi programmes throughout 2025. Further information
lebih lanjut mengenai program pelatihan tersebut on these training programmes is presented in the
disajikan dalam Bab Penunjang Bisnis pada Laporan Business Support Chapter of this Annual Report.
Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 305
Page 308
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Kebijakan Komunikasi Pemegang Saham Shareholder Communication Policy
Perseroan menerapkan Kebijakan Komunikasi The Company implements a Shareholder
Pemegang Saham untuk mendukung penciptaan Communication Policy to support the creation
nilai jangka panjang, dengan mengedepankan of long-term value, by prioritising effective
komunikasi yang efektif dan berkelanjutan kepada and sustainable communication with individual
pemegang saham individu, institusi, dan komunitas shareholders, institutions, and the investor community,
investor, sehingga informasi mengenai kegiatan bisnis so that information regarding the Company's business
Perseroan dapat disampaikan secara jelas dan akurat. activities can be conveyed clearly and accurately.
RUPS RUPS adalah saluran komunikasi utama antara Perseroan dan pemegang saham, di
GMS mana Perseroan memberikan kesempatan bagi pemegang saham untuk mengajukan
pertanyaan. Rapat ini dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi, serta tim manajemen
senior yang akan menjawab pertanyaan dari pemegang saham.
The GMS is the main channel of communication between the Company and its
shareholders, where the Company provides an opportunity for shareholders
to ask questions. This meeting is attended by the Board of Commissioners, the
Board of Directors, and the senior management team, who will answer questions
from shareholders.
Laporan Keuangan Tahunan Laporan Keuangan Tahunan dan Interim Perseroan menyajikan kondisi keuangan
dan Interim Perseroan yang relevan dan mencerminkan situasi keuangan terkini Perseroan.
Annual and Interim Financial The Company's Annual and Interim Financial Statements present relevant financial
Statements of the Company information and reflect the Company's current financial situation.
Laporan Tahunan dan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan menyajikan informasi komprehensif
Laporan Keberlanjutan mengenai aktivitas Perseroan sepanjang tahun sebelumnya. Kedua laporan ini
Annual Report and memberikan gambaran kepada pemegang saham dan pihak terkait tentang kinerja
Sustainability Report bisnis, keuangan, tata kelola, serta inisiatif keberlanjutan Perseroan.
The Annual Report and Sustainability Report present comprehensive information on
the Company's activities throughout the previous year. These two reports provide
shareholders and related parties with an overview of the Company's business
performance, finances, governance, and sustainability initiatives.
Komunikasi dengan Perseroan membina komunikasi dengan investor dan komunitas investasi melalui
Komunitas Investor pertemuan secara langsung, briefing, kunjungan Perusahaan maupun keikutsertaan
Communication with di dalam konferensi investor. Melalui kesempatan ini, Perseroan menyampaikan
the Investor Community gambaran umum tentang bisnis serta informasi relevan terkait aktivitas bisnis dan
posisi keuangan terkini.
The Company fosters communication with investors and the investment community
through face-to-face meetings, briefings, Company visits and participation in investor
conferences. Through these opportunities, the Company provides an overview of
its business and relevant information regarding its business activities and current
financial position.
Situs Web Situs web Perseroan digunakan sebagai platform untuk menyampaikan informasi
Website publik kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan. Melalui situs ini,
Perseroan menyediakan informasi terkait kegiatan bisnis terbaru yang disampaikan
melalui pengumuman, laporan interim, Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan, dan
komunikasi korporat lainnya.
The Company's website is used as a platform to convey public information to
shareholders and stakeholders. Through this website, the Company provides
information related to the latest business activities through announcements, interim
reports, Annual Report, Sustainability Report, and other corporate communications.
306 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 309
Kegiatan Sekretaris Perusahaan, Corporate Secretary,
Hubungan Investor, dan Investor Relations, and
Divisi Komunikasi Perusahaan Corporate Communications
Tahun 2025 Division Activity for 2025
Kegiatan Frekuensi
Activity Frequency
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Keterbukaan Informasi melalui SPEOJK/IDXNet
Information Disclosure through SPEOJK/IDXNet 57
RUPST
AGMS 1
Paparan Publik
Public Expose 1
Laporan Tahunan
Annual Report 1
Hubungan Investor
Investor Relations
Pertemuan Analis dan Investor
Analyst and Investor Meetings 50
Konferensi Investor
Investor Conference 2
Komunikasi Perusahaan
Corporate Communications
Berita Pers
Press Release 42
Konferensi Media
Media Conferences 25
Konten Media Sosial
Social Media Contents 210
Public Speaking 27
Pertemuan dan Kerja sama dengan Komunitas
Meetings and Collaboration with Communities 10
Townhall Karyawan dan CEO Talk
Employee Townhall and CEO Talk 4
Internal Engagement melalui Kampanye, E-mail, dan Berbagai Kanal Lain
Internal Engagement through Campaigns, E-mails, and Various Other Channels 389
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 307
Page 310
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Unit Audit Internal
Internal Audit Unit
Unit Audit Internal Perseroan dibentuk untuk The Company's Internal Audit Unit was established to
membantu manajemen dalam memastikan efektivitas assist management in ensuring the effectiveness of the
sistem pengendalian internal, manajemen risiko, dan Company's internal control systems, risk management,
proses tata kelola Perseroan. Pembentukan Unit Audit and governance processes. The establishment of the
Internal telah sesuai dengan ketentuan peraturan Internal Audit Unit is in accordance with applicable
perundang-undangan yang berlaku, termasuk POJK laws and regulations, including POJK Number 56/
Nomor 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 POJK.04/2015 dated 29 December 2015 concerning
tentang Pembentukan dan Pedoman untuk the Establishment and Guidelines for the Preparation
Penyusunan Piagam Unit Internal Audit. of the Internal Audit Unit Charter.
Profil Kepala Audit Internal Profile of the Head of Internal Audit
Perseroan mengangkat Ibu Jessy Stefani Andries The Company has appointed Ms. Jessy Stefani Andries
sebagai Kepala Audit Internal efektif sejak tanggal as Head of Internal Audit effective 28 August 2024.
28 Agustus 2024.
Jessy Stefani Andries
Kepala Audit Internal
Head of Internal Audit
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality Indonesian
Usia 41 tahun per 31 Desember 2025
Age 41 years old as of 31 December 2025
Domisili Jakarta, Indonesia
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Penunjukan Kepala Audit Internal telah ditetapkan melalui Keputusan Sirkuler
Legal Basis of Appointment Dewan Komisaris tertanggal 28 Agustus 2024
The appointment of the Head of Internal Audit was made through a Circular Resolution
of the Board of Commissioners dated 28 August 2024
Riwayat Pendidikan S1 Akuntansi, Universitas Katolik Parahyangan Bandung (2006)
Educational Background S2 Administrasi Bisnis, IPMI Business School, Jakarta (2014)
Bachelor of Accounting, Parahyangan Catholic University, Bandung (2006)
Master of Business Administration, IPMI Business School, Jakarta (2014)
308 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 311
Riwayat Pekerjaan Manager, Personal Care Business Unit, Finance Performance Management (FPM), PT Unilever
Work Experience Indonesia Tbk (Juli 2022-Juli 2024)
Head of Finance and Operation, PT Unilever Enterprises Indonesia
(Desember 2018-Juli 2022)
Senior Manager, Business Unit Controller, Nestle Purina PetCare and Nestle Professional
(November 2012-November 2018)
Assistant Manager, Business Unit Controller Nestle Dairy Business Unit
(Maret 2011-November 2012)
Assistant Manager, Costing Analyst, Nestle Milk Factory, Malang Jawa Timur
(Juni 2010-Maret 2011)
Assistant Manager, Internal Audit, PT Nestle Indonesia (Agustus 2008-2010)
Management Trainee, PT Nestle Indonesia (Agustus 2006-2008)
Manager, Personal Care Business Unit, Finance Performance Management (FPM), PT Unilever
Indonesia Tbk (July 2022-July 2024)
Head of Finance and Operation, PT Unilever Enterprises Indonesia
(December 2018-July 2022)
Senior Manager, Business Unit Controller, Nestle Purina PetCare and Nestle Professional
(November 2012-November 2018)
Assistant Manager, Business Unit Controller Nestle Dairy Business Unit
(March 2011-November 2012)
Assistant Manager, Costing Analyst, Nestle Milk Factory, Malang Jawa Timur
(June 2010-March 2011)
Assistant Manager, Internal Audit, PT Nestle Indonesia (August 2008-2010)
Management Trainee, PT Nestle Indonesia (August 2006-2008)
Jumlah dan Kualifikasi Number and Qualifications
Auditor Internal of Internal Auditors
Pada tahun 2025, Unit Audit Internal Perseroan terdiri In 2025, the Company's Internal Audit Unit consisted
dari satu Kepala Audit Internal, satu Manajer Audit of one Head of Internal Audit, one Internal Audit
Internal, dan tiga Asisten Manajer Audit Internal. Manager, and three Assistant Internal Audit Managers.
Seluruh auditor internal memiliki latar belakang All internal auditors had professional backgrounds
profesional di bidang keuangan, dengan Kepala Audit in finance, with the Head of Internal Audit holding
Internal telah memiliki sertifikasi Indonesia Internal Indonesian Internal Audit Practitioner certification.
Audit Practitioner.
Struktur dan Kedudukan Structure and Position
Unit Audit Internal of the Internal Audit Unit
Unit Audit Internal dipimpin oleh Kepala Audit Internal The Internal Audit Unit is led by the Head of
dan bertanggung jawab kepada Presiden Direktur. Internal Audit and reports to the President Director.
Penunjukan dan pemberhentian Kepala Audit The appointment and dismissal of the Head of
Internal dilakukan oleh Presiden Direktur dengan Internal Audit is carried out by the President Director
persetujuan Dewan Komisaris. Berikut struktur Unit with the approval of the Board of Commissioners.
Audit Internal Perseroan: The following is the structure of the Company's
Internal Audit Unit:
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 309
Page 312
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
General Meeting of Shareholders (GMS)
Presiden Direktur Dewan Komisaris
President Director Board of Commissioners
Audit Internal Komite Audit Komite Nominasi dan Remunerasi
Internal Audit Audit Committee Nomination and Remuneration Committee
Piagam Audit Internal Internal Audit Charter
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, In carrying out its duties and responsibilities, the
Unit Audit Internal berpedoman pada Piagam Internal Audit Unit is guided by the Internal Audit
Audit Internal yang menetapkan tujuan, struktur Charter, which sets out the objectives, organisational
organisasi, tanggung jawab dan wewenang, structure, responsibilities and authorities, and
serta ruang lingkup tugas Audit Internal. Piagam scope of duties of the Internal Audit. The Internal
Audit Internal tersedia dan dapat diakses melalui Audit Charter is available and accessible on
situs web Perseroan di www.unilever.co.id/ the Company's website at www.unilever.co.id/
investorrelations/pedoman-tatakelola-perusahaan/ investorrelations/pedoman-tatakelola-perusahaan/
unit-audit-internal/. unit-audit-internal/.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Unit Audit Internal of the Internal Audit Unit
Tugas dan tanggung jawab Unit Audit Internal The duties and responsibilities of the Internal Audit
antara lain: Unit include:
1. Mengidentifikasi dan mengevaluasi paparan 1. Identifying and evaluating significant risk
risiko yang penting, dan berkontribusi untuk exposures, and contributing to strengthening risk
memperkuat manajemen risiko dan sistem kontrol; management and control systems;
2. Membantu Perseroan dalam mempertahankan 2. Assisting the Company in maintaining effective
kontrol yang efektif dengan mengevaluasi controls by evaluating effectiveness and efficiency
efektivitas dan efisiensi serta mendorong and encouraging continuous improvement to
perbaikan secara terus menerus untuk mencapai achieve the following:
hal-hal sebagai berikut:
Keandalan dan integritas informasi keuangan The reliability and integrity of the Company's
dan operasional Perseroan terjamin; financial and operational information is
assured;
Efektivitas operasional Perseroan sehingga The Company's operational effectiveness is
memberikan hasil yang efektif; such that it delivers effective results;
Aset Perseroan terjaga dengan baik; dan The Company's assets are well maintained; and
Seluruh tindakan dan keputusan Perseroan All of the Company's actions and resolutions
sesuai dengan peraturan perundang- comply with applicable and relevant laws
undangan yang berlaku dan relevan. and regulations.
310 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 313
3. Memastikan aktivitas audit internal berkontribusi 3. Ensuring that internal audit activities contribute
terhadap tata kelola Perseroan dengan to the Company's governance by evaluating and
mengevaluasi dan meningkatkan proses melalui: improving processes through:
Nilai dan sasaran ditetapkan dan Values and objectives are established and
dikomunikasikan; communicated;
Pencapaian tujuan dipantau; Monitoring the achievement of objectives;
Akuntabilitas terjamin; dan Accountability is ensured; and
Nilai-nilai dipertahankan. Values are upheld.
4. Membuat rencana audit tahunan dengan 4. Developing an annual audit plan in consultation
berkonsultasi dengan Presiden Direktur dan with the Chief Executive Officer and the
Komite Audit; Audit Committee;
5. Bekerja sama dengan Dewan Komisaris, 5. Collaborate with the Board of Commissioners, the
Direksi dan Komite Audit dalam melaksanakan Board of Directors, and the Audit Committee in
rencana tersebut; implementing the plan;
6. Membuat laporan tertulis atas observasi, temuan, 6. Prepare written reports on observations,
kesimpulan, dan rekomendasi untuk setiap audit findings, conclusions, and recommendations for
yang telah diselesaikan dan membuat ringkasan each completed audit and prepare summaries
untuk Presiden Direktur dan Dewan Komisaris; dan for the Chief Executive Officer and Board of
Commissioners; and
7. Menindaklanjuti semua audit untuk 7. Follow up on all audits to ensure that
memastikan bahwa tindakan manajemen yang recommended management actions are
direkomendasikan dilaksanakan secara efektif implemented effectively or that senior
atau bahwa manajemen senior telah menerima management has accepted the risk by not
risiko dengan tidak mengambil tindakan. taking action.
Pelatihan dan Pendidikan Training and Education
untuk Unit Audit Internal for the Internal Audit Unit
Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan In order to enhance competence and professionalism,
profesionalisme, personel Unit Audit Internal Internal Audit Unit personnel participated in various
mengikuti berbagai program pelatihan dan training and education programmes throughout
pendidikan sepanjang tahun 2025. Informasi 2025. Further information on these programmes is
lebih lanjut mengenai program tersebut disajikan presented in the Business Support Review chapter of
dalam Bab Tinjauan Penunjang Bisnis pada this Annual Report.
Laporan Tahunan ini.
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Policy and Implementation of
dengan Direksi dan Komite Audit Meetings with the Board of Directors
and Audit Committee
Pelaksanaan rapat Unit Audit Internal mengacu The implementation of Internal Audit Unit meetings
pada Pedoman Kerja Audit Internal. Rapat tersebut refers to the Internal Audit Work Guidelines. These
diselenggarakan secara rutin maupun sewaktu- meetings are held regularly or from time to time as
waktu sesuai kebutuhan dan dihadiri oleh Direksi, needed and are attended by the Board of Directors,
Dewan Komisaris, dan Komite Audit. Agenda rapat Board of Commissioners, and Audit Committee.
tersebut membahas pelaksanaan audit serta isu- The meeting agenda discusses the implementation
isu yang memerlukan perhatian manajemen dan of audits and issues that require the attention of
organ pengawas. management and supervisory bodies.
Sebagai bagian dari akuntabilitas, Unit Audit Internal As part of its accountability, the Internal Audit Unit
menyusun dan menyampaikan laporan yang compiles and submits reports containing observations,
memuat hasil observasi, temuan, kesimpulan, serta findings, conclusions, and recommendations on all
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 311
Page 314
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
rekomendasi atas seluruh proses audit yang telah audit processes that have been carried out, including
dilaksanakan, termasuk audit yang telah diselesaikan. completed audits. A summary of the audit results is
Ringkasan hasil audit tersebut disampaikan kepada submitted to the President Director and the Board
Presiden Direktur dan Dewan Komisaris. of Commissioners.
Pada tahun 2025, Unit Audit Internal melaksanakan In 2025, the Internal Audit Unit held meetings with
rapat dengan Direksi setiap semesteran atau setiap the Board of Directors every six months, as well as
enam bulan sekali, serta rapat dengan Komite Audit meetings with the Audit Committee on a quarterly
secara kuartalan atau setiap tiga bulan sekali, dengan basis, with 100% attendance by the Internal Audit Unit.
tingkat kehadiran Unit Audit Internal sebanyak 100%.
Kegiatan Unit Audit Internal Activities of the Internal Audit Unit
Tahun 2025 in 2025
Pada tahun 2025, kegiatan utama Unit Audit Internal In 2025, the main activities of the Internal Audit Unit
adalah sebagai berikut: are as follows:
1. Melakukan 10 audit, termasuk peninjauan 1. Conducting 10 audits, including business
proses bisnis; process reviews;
2. Menindaklanjuti pelaksanaan rekomendasi audit 2. Following up on the implementation of agreed
yang disepakati; dan audit recommendations; and
3. Mendukung penyelidikan kasus pelanggaran 3. Supporting investigations into violations of
Kode Prinsip. the Code.
Auditor Eksternal
External Auditor
Berdasarkan keputusan RUPST tanggal 3 Juni 2025, Based on the Resolution of the AGMS on 3 June 2025,
Perseroan menunjuk Kantor Akuntan Publik Siddharta the Company appointed Siddharta Widjaja &
Widjaja & Rekan, anggota jaringan KPMG, sebagai Rekan Public Accounting Firm, a member of the
Auditor Eksternal untuk melakukan audit atas Laporan KPMG network, as the External Auditor to audit the
Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025. Company's Consolidated Financial Statements for the
Penunjukan Auditor Eksternal tersebut dilakukan atas 2025 Financial Year. The appointment of the External
rekomendasi Komite Audit kepada Dewan Komisaris Auditor was made based on the recommendation of
dan selanjutnya memperoleh persetujuan RUPS. the Audit Committee to the Board of Commissioners
and subsequently obtained the approval of the
Annual GMS.
Komunikasi Antara Akuntan Publik Communication Between Public
dan Direksi Accountant and the Board of Directors
Selama proses audit, Akuntan Publik dan Direksi During the audit process, the Public Accountant
melakukan komunikasi serta koordinasi secara and the Board of Directors maintained ongoing
berkelanjutan untuk memastikan kelancaran communication and coordination to ensure the
pelaksanaan audit. Hasil audit yang dilakukan oleh smooth conduct of the audit. The results of the
Akuntan Publik selanjutnya disampaikan dan dibahas audit conducted by the Public Accountant were
dalam rapat Direksi. subsequently presented and discussed at a Board of
Directors meeting.
312 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 315
Akuntan Publik Signing Partner Periode
Public Accountant Period
Siddharta Widjaja & Rekan (anggota jaringan KPMG) Kartika Singodimejo, S.E., CPA 2025
Siddharta Widjaja & Rekan ((member of KPMG network)
2024
2023
Budi Susanto, S.E., M.B.A, CPA 2022
2021
2020
Biaya audit yang dibayarkan kepada Kantor Akuntan The audit fees paid to the Public Accounting
Publik Siddharta Widjaja & Rekan pada tahun 2025 Firm Rp10,198,606,084 in 2025 amounted to
adalah sebesar Rp10.198.606.084 miliar termasuk Rp10,198,606,084 billion, including fees for the
biaya untuk audit pemisahan Bisnis Es Krim, dan audit Ice Cream Business separation audit, and the 2025
Tahun Buku 2025 (2024: Rp11,3 miliar). Financial Year audit (2024: Rp11.3 billion).
Jasa Lain yang Diberikan Other Services Rendered
Selain melakukan audit atas laporan keuangan, In addition to auditing the financial statements,
pada tahun 2025 KAP Siddharta Widjaja & Rekan in 2025 KAP Siddharta Widjaja & Rekan also
juga memberikan jasa prosedur AUP KPPK provided AUP KPPK (Prudential Principle
(Kegiatan Penerapan Prinsip Kehati-hatian) ke Implementation Activities) procedure services
Bank Indonesia kepada Perseroan dengan biaya to Bank Indonesia to the Company at a cost
sebesar Rp73.827.000. of Rp73,827,000.
Manajemen Risiko
Risk Management
Pendekatan Manajemen Risiko Risk Management Approach
Sistem manajemen risiko Perseroan dirancang untuk The Company's risk management system is designed
melindungi aset perusahaan serta memastikan to protect the Company's assets and ensure that
bahwa setiap risiko yang teridentifikasi dikelola every identified risk is managed in a measurable
secara terukur. Profil risiko Perseroan diselaraskan manner. The Company's risk profile is aligned with its
dengan misi Perseroan dalam mendorong mission to drive sustainable business growth, while
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, dengan minimizing negative impacts on the environment and
tetap meminimalkan dampak negatif terhadap increasing positive social contributions. The Company
lingkungan dan meningkatkan kontribusi sosial yang also takes into account its capital structure and debt
positif. Kemudian Perseroan juga mempertimbangkan policies, which are reviewed on a regular basis by the
kebijakan struktur modal dan hutang Perseroan yang Board of Directors and the Board of Commissioners.
direview secara berkala oleh Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 313
Page 316
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Tingkat risiko yang dapat diterima oleh Perseroan The Company's risk appetite is driven by the
(risk appetite) didorong oleh prinsip-prinsip following principles:
sebagai berikut:
1. Pertumbuhan Perseroan harus sejalan dengan 1. The Company's growth must be in line with
strategi 4G, yaitu memberikan pertumbuhan the 4G strategy, namely providing consistent,
(growth) yang konsisten, kompetitif, competitive, profitable and responsible growth;
menguntungkan, dan bertanggung jawab;
2. Perilaku Perseroan harus selaras dengan 2. The Company's conduct must be in line with
Kode Prinsip; dan the Code; and
3. Perseroan terus berupaya untuk meningkatkan 3. The Company continues to strive to improve the
efisiensi dan efektivitas operasional kami. efficiency and effectiveness of our operations.
Tata Kelola Manajemen Risiko Risk Management Governance
Pengelolaan risiko Perseroan berada di bawah The Company's risk management is coordinated by
koordinasi Direktur Keuangan yang bertanggung the Finance Director, who is responsible for ensuring
jawab memastikan proses identifikasi, evaluasi, dan that the risk identification, evaluation, and monitoring
pemantauan risiko berjalan secara efektif. Direktur processes run effectively. The Finance Director also
Keuangan juga memastikan bahwa langkah-langkah ensures that the mitigation measures implemented
mitigasi yang diterapkan telah sesuai dengan tingkat are in line with the level of risk faced by the Company.
risiko yang dihadapi Perseroan.
Untuk mendukung pelaksanaan fungsi tersebut, To support the implementation of these functions,
Perseroan membentuk tim manajemen risiko yang the Company has formed a risk management team
melibatkan Kepala Audit Internal, Financial Controller, involving the Head of Internal Audit, Financial
Manajer Komersial, Manajer Sistem Bisnis, dan Controller, Commercial Manager, Business Systems
Sekretaris Perusahaan. Manager, and Corporate Secretary.
Tim tersebut bertugas mengawasi perancangan, The team is tasked with overseeing the design,
pelaksanaan, dan tinjauan berkala serta implementation, and periodic review and updating
memperbaharui sistem manajemen risiko Perseroan of the Company's risk management system, including
yang meliputi matriks risiko guna memastikan the risk matrix, to ensure that these efforts effectively
upaya tersebut telah secara efektif mengatasi address the risks inherent in the business environment
risiko yang melekat pada lingkungan bisnis dan and business developments.
perkembangan bisnis.
Organisasi Organisation
Struktur organisasi Perseroan dirancang untuk The Company's organisational structure is designed
memastikan akuntabilitas yang jelas atas paparan to ensure clear accountability for the Company's
risiko utama Perseroan dalam jangka pendek, main risk exposures in the short, medium and long
menengah dan panjang. Seiring dengan budaya risiko term. In line with the Company's risk culture, senior
Perseroan, manajemen senior bertanggung jawab management is responsible for several key risk
terhadap beberapa bidang utama risiko, sementara areas, while specialised teams and/or designated
tim khusus dan/atau individu yang telah ditunjuk, individuals ensure that key controls are functioning
memastikan bahwa kontrol utama telah berjalan as required.
sesuai dengan kebutuhan.
Di saat yang sama, setiap karyawan diharapkan At the same time, every employee is expected to be
memiliki kesadaran terhadap risiko yang melekat aware of the risks inherent in their scope of work
pada lingkup pekerjaannya, serta berperan aktif and to play an active role in identifying, preventing
dalam mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi and mitigating these risks. The Board of Directors
risiko tersebut. Direksi secara berkala melakukan periodically reviews the Company's risk profile, taking
314 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 317
peninjauan atas profil risiko Perseroan dengan into account environmental, social and governance
mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, aspects, to ensure that controls are adequate to
dan tata kelola, guna memastikan kecukupan effectively manage key risks.
pengendalian dalam mengelola risiko-risiko utama
secara efektif.
Proses Process
Agar risiko dapat terkelola dengan baik, kegiatan In order to manage risks properly, the Company's
usaha Perseroan dilaksanakan melalui proses yang business activities are carried out through a process
mencakup strategi, perencanaan, pelaksanaan, dan that includes strategy, planning, implementation, and
manajemen kinerja, dengan penerapan manajemen performance management, with the application of
risiko pada setiap tahapan. Seluruh proses tersebut risk management at every stage. The entire process is
distandarisasi dan didokumentasikan dalam Standar standardised and documented in Standard Operating
Operasional Prosedur (SOP). Procedures (SOPs).
Kode Prinsip Code
Kegiatan usaha Perseroan dijalankan dengan The Company's business activities are carried out
berpedoman pada Kode Prinsip Bisnis dan in accordance with a Code of Business Principles
Kebijakan Kode Prinsip (keduanya disebut sebagai and Code Policies (both referred to as the "Code").
“Kode Prinsip”). Manajemen senior bertanggung Senior management is responsible for ensuring the
jawab memastikan penerapan Kode Prinsip di lini implementation of the Code within their respective
organisasi yang dibawahinya, dengan didukung organisational lines, with the support of staff and
oleh staf dan Komite Integritas Bisnis dalam the Business Integrity Committee in monitoring
pemantauan pelaksanaannya. their implementation.
Perseroan telah menjabarkan dan menerapkan The Company has outlined and implemented
kontrol untuk tiap risiko, termasuk menentukan para controls for each risk, including determining the
pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan parties responsible for managing those risks. The
risiko tersebut. Deklarasi Kode Prinsip tahunan atau annual Code Declaration or Integrity Statement
Pernyataan Integritas, memberikan penegasan provides confirmation of employee and management
mengenai kepatuhan karyawan dan manajemen compliance with the Code. Further assurance is
pada Kode Prinsip. Jaminan lebih lanjut diberikan provided by the Internal Audit Unit, which is tasked
oleh Unit Audit Internal yang bertugas memberikan with providing an objective and independent review
tinjauan yang objektif dan independen atas efektivitas of the effectiveness of risk management and internal
manajemen risiko dan sistem pengendalian internal di control systems throughout the Company.
seluruh Perseroan.
Risiko Utama dan Mitigasi Key Risks and Mitigation
Risiko Penjelasan Tinjauan dan Mitigasi Risiko
Risks Explanation Risk Review and Mitigations
Treasury Perubahan nilai mata uang dapat berfluktuasi Eksposur terhadap mata uang dikelola dalam
secara tajam dan berdampak signifikan pada batas yang ditentukan dan dengan menggunakan
kinerja bisnis. Nilai tukar yang tidak stabil juga kontrak valuta berjangka. Selain itu, Perseroan juga
dapat mengakibatkan fluktuasi harga bahan melakukan lindung nilai beberapa eksposur dengan
baku yang dibutuhkan untuk memproduksi menggunakan pinjaman mata uang asing atau
produk- produk kami. kontrak berjangka.
Currency fluctuations can be sharp and have Currency exposure is managed within specified
a significant impact on business performance. limits and through the use of forward currency
Unstable exchange rates can also cause contracts. In addition, the Company also hedges
fluctuations in the prices of raw materials needed to some exposures using foreign currency loans or
manufacture our products. forward contracts.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 315
Page 318
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Risiko Penjelasan Tinjauan dan Mitigasi Risiko
Risks Explanation Risk Review and Mitigations
Preferensi Selera dan perilaku konsumen senantiasa berubah. Perseroan terus memantau tren pasar eksternal
Merek Perseroan harus mampu mengantisipasi dan dan mengumpulkan masukan dari para konsumen,
Brand menyikapi perubahan ini dengan terus membuat pelanggan dan pembelanja untuk mengembangkan
Preference merek dan produk yang unik dan berbeda dari yang kategori dan strategi merek yang sesuai
lain. Perseroan mengandalkan kemampuan dalam dengan kebutuhan konsumen. Divisi Riset dan
menciptakan produk-produk yang inovatif untuk Pengembangan secara aktif mencari cara untuk
memenuhi kebutuhan konsumen. mewujudkan pilihan dan selera konsumen menjadi
Consumer tastes and behaviour are constantly teknologi baru untuk menciptakan produk- produk
changing. The Company must be able to anticipate baru di masa mendatang.
and respond to these changes by continuing to The Company continuously monitors external
create brands and products that are unique and market trends and collects feedback from
different from others. The Company relies on consumers, customers and shoppers to develop
its ability to create innovative products to meet brand categories and strategies that meet consumer
consumer needs. needs. The Research and Development Division
actively seeks ways to translate consumer choices
and tastes into new technologies to create new
products in the future.
Ekonomi Kondisi ekonomi yang terus berubah dapat Beragamnya portofolio Perseroan dan model
Eksternal mengakibatkan menurunnya permintaan konsumen bisnis yang fleksibel membantu Perseroan untuk
External atas produk Perseroan, yang dapat memengaruhi menyesuaikan portofolio dan cepat merespons
Economy satu atau lebih negara di dalam satu kawasan, atau dengan menciptakan inovasi baru untuk memenuhi
bahkan secara global. Langkah pemerintah, seperti kebutuhan konsumen dan pelanggan yang berubah
stimulus fiskal, perubahan perpajakan, dan kontrol saat ekonomi melemah.
harga dapat memengaruhi pertumbuhan dan The Company's diverse portfolio and flexible
profitabilitas operasional dalam negeri. business model help it to adjust its portfolio and
Changing economic conditions can result in a respond quickly by creating new innovations
decline in consumer demand for the Company's to meet the changing needs of consumers and
products, which can affect one or more countries customers when the economy weakens.
within a region, or even globally. Government
measures, such as fiscal stimulus, tax changes and
price controls, can affect domestic growth and
operating profitability.
Aspek Perseroan patuh terhadap hukum dan peraturan Perseroan berkomitmen untuk mematuhi peraturan
Hukum dan daerah, regional, dan global yang berlaku di perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Peraturan berbagai bidang seperti keamanan produk, klaim Pada bidang-bidang tertentu, tim yang relevan di
Legal and produk, merek dagang, hak cipta, paten, persaingan, tingkat global, regional atau daerah bertanggung
Regulatory kesehatan dan keselamatan kerja tenaga kerja, jawab untuk menetapkan standar terperinci dan
Aspects lingkungan, tata kelola perusahaan, keterbukaan memastikan bahwa semua karyawan memahami
informasi, ketenagakerjaan, serta pajak. dan mematuhi peraturan dan undang-undang yang
The Company complies with applicable local, spesifik dan relevan dengan peran mereka. Tenaga
regional and global laws and regulations in various ahli Perseroan di bidang hukum dan peraturan
areas such as product safety, product claims, sangat terlibat dalam memantau dan meninjau
trademarks, copyrights, patents, competition, praktik bisnis Perseroan untuk memberikan
occupational health and safety, the environment, keyakinan yang memadai bahwa bisnis Perseroan
corporate governance, information disclosure, telah sejalan dengan seluruh peraturan dan
employment and taxation. kewajiban hukum terkait.
The Company is committed to complying with
the laws and regulations applicable in Indonesia.
In certain areas, relevant teams at the global,
regional or local level are responsible for setting
detailed standards and ensuring that all employees
understand and comply with the specific laws and
regulations relevant to their roles. The Company's
legal and regulatory experts are heavily involved in
monitoring and reviewing the Company's business
practices to provide reasonable assurance that
the Company's business is in line with all relevant
regulations and legal obligations.
316 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 319
Risiko Penjelasan Tinjauan dan Mitigasi Risiko
Risks Explanation Risk Review and Mitigations
Hubungan Dengan peraturan ketenagakerjaan yang terus Untuk mengurangi risiko ini, Perseroan senantiasa
Industrial berubah, Perseroan wajib menjalin hubungan yang memantau perubahan peraturan ketenagakerjaan
Industrial baik dengan para karyawan dan serikat pekerja. dan menjalin komunikasi yang baik dengan serikat
Relations Gangguan terhadap hubungan industrial dapat pekerja. Perseroan menerapkan diskusi secara rutin
memengaruhi kegiatan operasional, biaya, dan untuk lebih memahami setiap kepentingan dan
reputasi Perseroan. menjaga keharmonisan di antara para pemangku
With labour regulations constantly changing, the kepentingan industri.
Company is obliged to maintain good relations To mitigate this risk, the Company constantly
with its employees and labour unions. Disruptions monitors changes in labour regulations and
to industrial relations can affect the Company's maintains good communication with labour unions.
operations, costs and reputation. The Company conducts regular discussions to
better understand the interests of each stakeholder
and maintain harmony among them.
Talenta dan Kemampuan Perseroan untuk dapat menarik, Perseroan telah membentuk divisi Sumber Daya
Karyawan mengembangkan, dan mempertahankan orang- Manusia. Divisi ini memiliki tanggung jawab untuk
Talent and orang yang berkualitas dalam jumlah yang mengidentifikasi jenis-jenis keterampilan dan
Employees tepat untuk dapat bersaing dan berkembang kemampuan yang diperlukan di masa mendatang,
secara efektif. Di negara berkembang, terdapat mengembangkan jalur karier dan mengidentifikasi
persaingan yang ketat untuk mendapatkan talenta utama dan calon pemimpin di masa depan.
talenta-talenta berbakat yang jumlahnya terbatas. Perseroan memiliki proses pengembangan
Hilangnya personel pada posisi manajemen atau manajemen terpadu yang meliputi penilaian kinerja
posisi inti lainnya, atau ketidakmampuan untuk rutin yang didukung oleh seperangkat perilaku
mengidentifikasi, menarik atau mempertahankan kepemimpinan, keterampilan dan kompetensi.
karyawan yang berkualitas, akan mempersulit Selain itu, Perseroan juga telah menerapkan
pengelolaan bisnis serta memengaruhi kegiatan program yang ditargetkan untuk menarik dan
operasional dan keuangan. mempertahankan talenta terbaik.
The Company's ability to attract, develop, and retain The Company has established a Human Resources
the right number of qualified people to compete division. This division is responsible for identifying
and grow effectively. In developing countries, there the types of skills and abilities that will be needed in
is fierce competition to obtain a limited number the future, developing career paths and identifying
of talented individuals. The loss of personnel in key talents and future leaders. The Company has
management or other key positions, or the inability an integrated management development process
to identify, attract or retain qualified employees, that includes regular performance appraisals
will complicate business management and affect supported by a set of leadership behaviours, skills
operational and financial activities. and competencies. In addition, the Company has
also implemented targeted programmes to attract
and retain the best talent.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 317
Page 320
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Risiko Penjelasan Tinjauan dan Mitigasi Risiko
Risks Explanation Risk Review and Mitigations
Sistem dan Perseroan memiliki banyak sekali interaksi secara Perseroan menggunakan sistem global untuk
Informasi elektronik dengan para pelanggan, pemasok, mengontrol dan melaporkan akses ke sistem
Systems and dan konsumen, yang semakin mengutamakan TI yang vital. Sistem ini didukung oleh program
Information kebutuhan akan sistem dan infrastruktur Teknologi pengujian kontrol akses yang dilaksanakan setiap
Informasi (TI) yang aman dan dapat diandalkan. tahun. Perseroan memiliki kebijakan yang meliputi
Gangguan dalam sistem TI dapat menghambat perlindungan terhadap bisnis maupun informasi
kegiatan operasional bisnis dengan berbagai cara, pribadi, serta kebijakan penggunaan sistem TI
termasuk menghambat penjualan, produksi, dan dan aplikasi oleh karyawan. Tim IT melakukan
siklus arus kas. Memastikan pembatasan akses ke pengujian secara berkala terhadap kesadaran para
informasi rahasia mengingat adanya risiko peretasan pengguna terhadap penipuan melalui e-mail guna
serta pemisahan tugas juga ada dalam prioritas meningkatkan kesadaran akan keamanan dunia
utama kami. maya. Perseroan mengikuti standarisasi global dari
The Company has numerous electronic interactions Unilever mengenai cara pemuatan informasi di
with customers, suppliers and consumers, which situs publik dan memiliki sistem untuk memantau
increasingly emphasise the need for secure and kepatuhan terhadap kebijakan dan hukum serta
reliable information technology (IT) systems peraturan mengenai privasi yang berlaku. Untuk
and infrastructure. Disruptions in IT systems can memelihara sistem secara real time, Perseroan
hamper business operations in various ways, mempertahankan dua tautan jaringan, yaitu tautan
including hindering sales, production and primer dan sekunder. Perseroan memelihara sebuah
cash flow cycles. Ensuring restricted access to pusat data/server di lokasi yang berbeda dan
confidential information, given the risk of hacking, memiliki DRP (Disaster Recovery Plan) untuk setiap
and segregation of duties are also among our risiko utama.
top priorities. The Company uses a global system to control and
report access to vital IT systems. This system is
supported by an access control testing programme
that is conducted annually. The Company has
policies covering the protection of business and
personal information, as well as policies on the use
of IT systems and applications by employees. The IT
team conducts regular tests on user awareness of
email fraud to increase awareness of cyber security.
The Company follows Unilever's global standards on
how to upload information on public websites and
has a system to monitor compliance with applicable
policies, laws and regulations regarding privacy.
To maintain the system in real time, the Company
maintains two network links, namely a primary and
secondary link. The Company maintains a data
centre/server in a different location and has a DRP
(Disaster Recovery Plan) for each major risk.
318 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 321
Risiko Penjelasan Tinjauan dan Mitigasi Risiko
Risks Explanation Risk Review and Mitigations
Produk yang Proses produksi Perseroan bertujuan untuk Perseroan memiliki proses dan kontrol kualitas
Aman dan memitigasi dan mencegah risiko bahan baku produk yang komprehensif dari hulu sampai hilir,
Berkualitas terkontaminasi secara tidak sengaja ataupun mulai desain produk sampai produk tersebut berada
Tinggi terkontaminasi oleh bahan berbahaya, atau cacat di rak toko. Tim Perseroan akan memverifikasi
Safe and produk lainnya. Risiko ini dapat disebabkan oleh proses dan kontrol tersebut setiap tahun, dan
High-Quality kesalahan manusia, kegagalan peralatan ataupun secara teratur memantau melalui indikator kinerja
Products faktor lainnya. yang mendorong kegiatan perbaikan terus-
The Company's production process aims to menerus. Pemasok utama Perseroan telah memiliki
mitigate and prevent the risk of raw materials being sertifikat secara eksternal, dengan standar kualitas
accidentally contaminated or contaminated by bahan baku yang tinggi. Jika terjadi insiden yang
hazardous materials, or other product defects. berkaitan dengan keselamatan konsumen atau
These risks can be caused by human error, kualitas produk, Perseroan akan menggerakkan tim
equipment failure or other factors. manajemen insiden di bawah arahan orang-orang
yang berkompeten dalam hal kualitas produk, ilmu
pengetahuan dan komunikasi, untuk memastikan
adanya tindakan yang tepat dan efektif.
The Company has comprehensive product
quality processes and controls from upstream to
downstream, starting from product design to when
the product is on store shelves. The Company's team
will verify these processes and controls annually
and regularly monitor them through performance
indicators that encourage continuous improvement
activities. The Company's main suppliers are
externally certified, with high raw material quality
standards. In the event of an incident related to
consumer safety or product quality, the Company
will mobilise an incident management team under
the direction of individuals competent in product
quality, science and communication to ensure
appropriate and effective action is taken.
Rantai Pembelian bahan, proses produksi yang efisien, Rencana darurat Perseroan dirancang untuk
Pasokan dan distribusi produk sesegera mungkin kepada memungkinkannya pengamanan pasokan alternatif
Supply pelanggan merupakan elemen penting dari bisnis bahan baku utama dan menggunakan bahan
Chain Perseroan. Terdapat risiko bahwa rantai pasokan pengganti dalam formulasi produk dan resep.
Perseroan dapat terpapar oleh kondisi lingkungan Rencana ini juga menjamin bahwa Perseroan
yang buruk, kecelakaan saat produksi, dan memiliki fleksibilitas untuk memindahkan atau
gangguan fisik lainnya yang dapat memengaruhi berbagi produksi antar pabrik. Perseroan telah
kemampuan Perseroan untuk mengirimkan produk memiliki kebijakan dan prosedur untuk memastikan
kepada pelanggan. kesehatan dan keselamatan karyawan serta
The purchase of materials, efficient production produk-produk dalam fasilitas Perseroan. Selain itu,
processes, and the prompt distribution of terdapat pula rencana kesinambungan bisnis dan
products to customers are important elements of rencana pemulihan bencana dalam menanggulangi
the Company's business. There is a risk that the insiden besar.
Company's supply chain may be exposed to adverse The Company's contingency plan is designed to
environmental conditions, production accidents, enable it to secure alternative supplies of key raw
and other physical disruptions that could affect the materials and use substitute materials in product
Company's ability to deliver products to customers. formulations and recipes. This plan also ensures
that the Company has the flexibility to transfer or
share production between factories. The Company
has policies and procedures in place to ensure the
health and safety of employees and products in
the Company's facilities. In addition, there are also
business continuity plans and disaster recovery
plans in place to deal with major incidents.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 319
Page 322
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Risiko Penjelasan Tinjauan dan Mitigasi Risiko
Risks Explanation Risk Review and Mitigations
Manajemen Pertumbuhan berkelanjutan dan profitabilitas Strategi dan rencana bisnis Perseroan dirancang
Portofolio dari bisnis Perseroan bergantung pada kekuatan untuk memastikan bahwa sumber daya Perseroan
Portfolio dan pengembangan yang terus-menerus dari difokuskan pada bidang yang memiliki dampak
Management jenis kategori, geografi, dan alur portofolio. Jika yang optimal, yaitu kategori dan pasar yang
Perseroan tidak membuat investasi strategis memiliki potensi jangka panjang terbesar bagi bisnis
yang sehat, maka Perseroan dapat kehilangan Perseroan. Kegiatan akuisisi ditentukan oleh strategi
kesempatan untuk memperoleh pertumbuhan portofolio Perseroan dan bergantung pada proses
marjin secara berkesinambungan. evaluasi yang jelas serta ditetapkan dengan baik.
The sustainable growth and profitability of the The Company's business strategies and plans are
Company's business depend on the strength and designed to ensure that its resources are focused on
continuous development of its portfolio categories, areas with optimal impact, namely the categories
geographies and streams. If the Company does and markets with the greatest long-term potential
not make sound strategic investments, it may miss for the Company's business. Acquisition activities
opportunities for sustainable margin growth. are determined by the Company's portfolio
strategy and depend on a clear and well-defined
evaluation process.
Hubungan Hubungan yang baik dengan pelanggan Perseroan membangun dan mempertahankan
dengan merupakan hal yang penting bagi pertumbuhan hubungan bisnis di berbagai saluran penjualan,
Pelanggan bisnis perusahaan secara berkesinambungan. mulai dari pelanggan multinasional yang dikelola
Customer Mempertahankan hubungan baik dengan para secara terpusat hingga pedagang kecil yang
Relations pelanggan setia dan membangun hubungan dijangkau melalui distributor.
dengan pelanggan baru sehubungan dengan Perseroan mengidentifikasi perubahan
perubahan kebiasaan berbelanja konsumen kebiasaan konsumen dan membina hubungan
merupakan hal yang penting untuk memastikan dengan pelanggan baru, seperti dengan
bahwa merek-merek Perseroan dipresentasikan saluran e-commerce.
secara menarik di mata konsumen dan tersedia Perseroan mengembangkan rencana bisnis
untuk dibeli setiap saat. Kualitas hubungan bersama dengan para pelanggan utama yang
yang baik dengan para pelanggan juga mencakup rincian rencana investasi serta
menentukan kemampuan Perseroan dalam tujuan dari layanan pelanggan. Perseroan juga
mengamankan harga dan membuat perjanjian memantau kemajuan kerja sama ini secara teratur.
kerja sama yang menguntungkan. Kegagalan untuk
Perseroan mengembangkan kapabilitas untuk
mempertahankan hubungan yang kuat dengan
penjualan kepada pelanggan dan desain outlet
pelanggan dapat berdampak negatif terhadap
yang memunculkan cara-cara baru guna
perjanjian kerja sama Perseroan dengan pelanggan
meningkatkan kinerja pelanggan dan hubungan
yang bersangkutan, sehingga dapat mengurangi
dengan para pelanggan.
ketersediaan produk terhadap konsumen.
Perseroan berinvestasi di bidang teknologi
Good customer relations are important for untuk mengoptimalkan proses pemesanan
the Company's sustainable business growth. dan proses manajemen stok untuk pelanggan
Maintaining good relations with loyal customers perdagangan distributif.
and building relationships with new customers in
The Company builds and maintains business
line with changes in consumer shopping habits are
relationships across various sales channels,
important to ensure that the Company's brands
ranging from centrally managed multinational
are presented attractively to consumers and are
customers to small retailers reached
available for purchase at all times. The quality of
through distributors.
good relationships with customers also determines
the Company's ability to secure prices and enter The Company identifies changes in
into favourable cooperation agreements. Failure consumer habits and fosters relationships
to maintain strong relationships with customers with new customers, such as through
can have a negative impact on the Company's e-commerce channels.
cooperation agreements with the customers The Company develops joint business plans with
concerned, thereby reducing product availability key customers that include details of investment
to consumers. plans and customer service objectives. The
Company also regularly monitors the progress of
these partnerships.
The Company develops capabilities for sales to
customers and outlet design that bring about
new ways to improve customer performance and
relationships with customers.
The Company invests in technology to optimise
the ordering process and stock management
process for distributive trade customers.
320 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 323
Tinjauan Efektivitas Review of the Effectiveness
Sistem Manajemen Risiko of the Risk Management System
Setiap tahun Perseroan melakukan evaluasi atas Each year, the Company conducts an evaluation of
pengelolaan risiko, mulai dari tingkat fungsi, satuan risk management, starting from the functional level,
kerja hingga manajemen tertinggi. Evaluasi tersebut work units to the highest management. The evaluation
juga dibahas dalam rapat antara Dewan Komisaris is also discussed in meetings between the Board of
dan Direksi sebagai wujud komitmen manajemen Commissioners and the Board of Directors as a form of
tingkat atas terhadap penerapan manajemen risiko di top management's commitment to the implementation
seluruh aktivitas bisnis Perseroan. Proses pengawasan of risk management in all of the Company's business
Dewan Komisaris akan manajemen risiko didukung activities. The Board of Commissioners' supervision
oleh Komite Audit. process of risk management is supported by the
Audit Committee.
Secara berkala, Direksi akan melakukan penilaian Periodically, the Board of Directors will conduct a
menyeluruh atas sistem manajemen risiko, yang comprehensive assessment of the risk management
mencakup identifikasi risiko utama yang berpotensi system, which includes identifying key risks that could
menimbulkan dampak material, penetapan tingkat have a material impact, determining the level of risk
risiko yang dapat diterima dalam pencapaian that is acceptable in achieving strategic objectives,
tujuan strategis, serta penilaian atas kecukupan and assessing the adequacy and effectiveness of
dan efektivitas pengendalian internal dan langkah- internal controls and risk mitigation measures that
langkah mitigasi risiko yang telah diterapkan. have been implemented.
Prosedur untuk menilai sistem manajemen risiko Procedures for assessing the risk management
antara lain: system include:
Mengidentifikasi/menetapkan risiko utama yang Identify/determine the main risks faced by
dihadapi oleh bisnis; the business;
Menetapkan kontrol utama yang harus dijalankan Establishing key controls that must be
untuk memastikan bahwa risiko bisnis utama telah implemented to ensure that key business risks are
dikelola secara efektif, termasuk untuk menjaga managed effectively, including maintaining the
reputasi Perseroan; Company's reputation;
Mengidentifikasi tim/individu yang bertanggung Identifying the team/individuals responsible for
jawab untuk memastikan bahwa kontrol utama ensuring that key controls are functioning as
berjalan sesuai kebutuhan; dan required; and
Memberikan sarana yang bermanfaat dan Providing useful and systematic tools that reflect
sistematis yang mencerminkan risiko bisnis utama key business risks and key controls, and assessing
dan kontrol utama, serta menilai apakah risiko whether these risks remain relevant, effective,
tersebut tetap relevan, efektif, dan efisien. and efficient.
Pada tahun 2025, Dewan Komisaris melalui In 2025, the Board of Commissioners, through the
Komite Audit telah meninjau penilaian risiko Audit Committee, reviewed the risk assessment and
dan pengendalian internal yang dilakukan oleh internal controls carried out by the Board of Directors
Direksi, serta mengevaluasi efektivitas tindakan and evaluated the effectiveness of the corrective
perbaikan yang diambil. Dewan Komisaris juga actions taken. The Board of Commissioners also
mempertimbangkan bahwa penilaian tersebut telah considered that the assessment had been carried
dilakukan secara rasional. out rationally.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 321
Page 324
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Pernyataan Direksi dan Statement of the Board of Directors
Dewan Komisaris atas Kecukupan and Board of Commissioners
Sistem Manajemen Risiko on the Adequacy
of the Risk Management System
Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit The Board of Commissioners, assisted by the Audit
bertanggung jawab melakukan pengawasan Committee, is responsible for overseeing the
penerapan manajemen risiko secara umum, termasuk implementation of risk management in general,
meninjau kebijakan yang diterapkan oleh Direksi including reviewing the policies implemented by the
terkait pengelolaan risiko tersebut. Board of Directors related to risk management.
Dewan Komisaris dan Direksi menyatakan bahwa The Board of Commissioners and the Board
manajemen risiko Perseroan di sepanjang tahun 2025 of Directors declare that the Company's risk
telah berjalan dengan baik, dilihat dari pengelolaan management throughout 2025 has been running
risiko utama bisnis yang dilakukan secara efektif serta well, as seen from the effective management of key
reputasi Perseroan yang terus terjaga. business risks and the Company's reputation, which
has been maintained.
Secara reguler, Direksi dan Dewan Komisaris juga The Board of Directors and Board of Commissioners
mengadakan rapat bersama untuk meninjau dan also hold regular joint meetings to review and
mengevaluasi struktur modal dan pinjaman yang evaluate the Company's capital and loan structure for
dilakukan Perseroan untuk menjalankan kegiatan carrying out its operational activities. Discussions on
operasional Perseroan. Pembahasan struktur modal the capital and loan structure also take into account
dan pinjaman tersebut juga mempertimbangkan the Company's risk appetite, in accordance with
selera risiko Perseroan, sesuai dengan koridor the risk management corridor established by the
manajemen risiko yang ditetapkan oleh Perseroan Company and applicable regulations.
dan peraturan yang berlaku.
Pengendalian Internal
Internal Control
Perseroan menerapkan kerangka pengendalian The Company implements an internal control
internal yang bertujuan untuk memastikan framework aimed at ensuring the protection of
perlindungan aset Perseroan, serta identifikasi the Company's assets, as well as the effective
dan pengelolaan risiko usaha secara efektif. identification and management of business risks.
Penerapan pengendalian internal tersebut The implementation of internal controls is based
dilandasi oleh Kode Prinsip yang mengatur standar on Code that regulate standards of integrity and
integritas dan perilaku profesional dalam seluruh professional conduct in all of the Company's
aktivitas operasional Perseroan. operational activities.
Sistem Pengendalian Internal Internal Control System
atas Pelaporan Keuangan for Financial Reporting
dan Keselarasannya and its Alignment
dengan Kerangka Kerja COSO with the COSO Framework
Perseroan telah berkomitmen untuk mematuhi The Company is committed to complying with
kerangka kerja dan praktik pengendalian keuangan globally recognised financial control frameworks
yang diakui secara global berdasarkan Pasal 404 and practices based on Section 404 of the Sarbanes-
Sarbanes-Oxley Act (SOX). Untuk memenuhi Oxley Act (SOX). To meet compliance requirements,
322 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 325
persyaratan kepatuhan, sistem pengendalian internal the internal control system relies on an annual
bergantung pada penilaian independen tahunan independent assessment based on the Continuous
berdasarkan Continuous Assurance Model (CAM). Assurance Model (CAM).
Proses CAM mengharuskan manajemen untuk The CAM process requires management to conduct
melakukan penilaian formal setiap tahun mengenai a formal assessment each year of the effectiveness
efektivitas struktur pengendalian dengan melakukan of the control structure by testing the design and
uji coba pada desain dan efektivitas operasional operational effectiveness of controls to understand
pengendalian guna memahami apakah sistem whether the control system has anticipated risks
pengendalian tersebut telah mengantisipasi risiko in all significant aspects. Any deficiencies found
dalam semua aspek yang penting. Kekurangan must be disclosed in the Annual Report. In addition,
yang ditemukan harus diungkapkan dalam a registered external auditor must also prepare an
Laporan Tahunan. Selain itu, auditor eksternal attestation report verifying management's assessment
yang terdaftar juga harus membuat laporan of the effectiveness of the control structure.
atestasi yang memverifikasi penilaian manajemen
terhadap keefektifan struktur pengendalian tersebut.
Pada tahun 2025, pengendalian internal Perseroan In 2025, the Company's internal controls fully
telah sepenuhnya memenuhi persyaratan CAM. complied with CAM requirements. Since 2013, the
Sejak tahun 2013, Perseroan juga telah menerapkan Company has also implemented a Zero Based Control
kerangka kerja Zero Based Control (ZBC), sebagai (ZBC) framework as the basis for environmental
dasar untuk pengendalian dampak lingkungan. impact control. The ZBC framework is an integrated
Kerangka ZBC adalah kerangka kerja pengendalian global control framework subject to an annual SOX
global terpadu yang tunduk pada penilaian SOX assessment conducted by an independent party.
tahunan yang dilakukan oleh pihak independen.
Dengan menggunakan kerangka kerja ZBC, By using the ZBC framework, the Company can
Perseroan dapat menyederhanakan dan simplify and automate controls and reporting,
mengotomatisasi pengendalian dan pelaporan, reduce manual actions and ensure high-quality
mengurangi tindakan manual dan memastikan transactions from the source. This strengthens the
terciptanya transaksi yang berkualitas tinggi mulai discipline and security of the Company's internal
dari sumbernya. Hal ini memperkuat kedisiplinan control system.
dan keamanan dari sistem pengendalian
internal Perseroan.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Perseroan Based on the above, the Company declares that
menyatakan bahwa kerangka kerja pengendalian its internal control framework is fully compliant
internal Perseroan sepenuhnya sesuai dengan with the Integrated Internal Control Framework
Kerangka Kerja Internal Kontrol-Terpadu yang developed by the Committee of Sponsoring
dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organisations of The Treadway Commission
Organization of The Treadway Commission (COSO), (COSO) and incorporates the 17 principles of the
dan telah menggabungkan 17 prinsip kerangka kerja COSO framework. Management's assessment of
COSO. Penilaian manajemen mengenai kecukupan the adequacy of the risk management system is
sistem manajemen risiko dinilai cukup memadai dan considered sufficient and has been communicated by
telah dikomunikasikan oleh Direksi kepada Dewan the Board of Directors to the Board of Commissioners
Komisaris serta Komite Audit. and the Audit Committee.
Efektivitas Pengendalian Internal Effectiveness of Internal Control
atas Pelaporan Keuangan over Financial Reporting
Manajemen menilai bahwa pengendalian internal Management assesses that the Company's internal
Perseroan atas Laporan Keuangan Perseroan, baik controls over its financial statements, both interim
interim maupun tahunan, telah berjalan secara and annual, have been adequate and effective.
memadai dan efektif. Laporan Keuangan Tahun The Company's 2025 Financial Statements have
Buku 2025 Perseroan telah dipersiapkan dengan been prepared in accordance with the latest
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 323
Page 326
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE menyesuaikan Pernyataan Standar Akuntansi Financial Accounting Standards (PSAK) and Keuangan (PSAK) terkini dan diaudit oleh KAP audited by KAP Siddharta Widjaja & Rekan with an Siddharta Widjaja & Rekan dengan opini wajar unqualified opinion. tanpa pengecualian. Efektivitas Pengendalian Internal Effectiveness of Internal Controls atas Kegiatan Operasional over Operational Activities Kerangka kerja pengendalian internal Perseroan The Company's comprehensive internal control yang komprehensif terintegrasi di seluruh fungsi framework is integrated across all functions and dan proses yang meliputi lima proses utama: Procure processes, covering five main processes: Procure to Pay (P2P), Order to Cash (O2C), Make to Deliver to Pay (P2P), Order to Cash (O2C), Make to Deliver (M2D), Record to Report (R2R) dan Master Data (MD). (M2D), Record to Report (R2R) and Master Data Perseroan terus menguji dan mengembangkan (MD). The Company continues to test and develop kerangka kerja ini. this framework. Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan fokus In 2025, the Company will continue to focus on untuk mengevaluasi efektivitas kontrol dalam Order evaluating the effectiveness of controls in Order to to Cash (OTC), Make to Deliver (MTD), kontrol akses, Cash (OTC), Make to Deliver (MTD), access controls, dan MD, mulai dari penerimaan bahan baku di and MD, starting from the receipt of raw materials gudang dan pengolahan di pabrik, pengiriman dan in the warehouse and processing in the factory, area logistik hingga pemesanan dan penerimaan shipping and logistics areas to ordering and receipt kas penjualan. of sales cash. Ruang lingkup evaluasi ini juga mencakup semua The scope of this evaluation also covers all fasilitas, transporter, dan lokasi gudang. Proyek facilities, transporters, and warehouse locations. kerangka kerja kontrol tersebut tidak hanya The control framework project not only reviews meninjau dan mendesain ulang faktor-faktor kontrol and redesigns the most fundamental control yang paling mendasar seperti ketersediaan SOP, factors, such as the availability of SOPs, segregation pemisahan tugas, serta jadwal pihak berwenang, of duties, and schedules of authorised parties, namun juga bertujuan untuk menyederhanakan dan but also aims to simplify and standardise control menstandardisasi desain kontrol di berbagai lokasi designs across various locations and Control serta Proses Jaminan Kontrol. Assurance Processes. Jaminan Kontrol adalah mekanisme peninjauan/ Control Assurance is a review/monitoring mechanism pemantauan yang dirancang untuk memastikan designed to ensure proper control implementation, implementasi kontrol yang tepat, yaitu bahwa meaning that control activities are reviewed and aktivitas kontrol ditinjau dan dipantau melalui monitored through various layers of the organisation, berbagai lapisan organisasi, dari tingkat pengawasan from the supervisory level to the managerial and hingga tingkat manajerial dan manajemen senior. senior management levels. Perseroan juga telah mengambil langkah untuk The Company has also taken steps to strengthen memperkuat proses Manajemen Risiko dan Audit its Risk Management and Internal Audit processes Internal dengan menetapkan kembali peran dan by redefining roles and responsibilities and aligning tanggung jawab serta menyelaraskan proses-proses key processes with global standards, particularly utama dengan standar global, khususnya untuk for Procure-to-Pay (PTP) and Bill-to-Cash (BTC). Procure-to-Pay (PTP) dan Bill-to Cash (BTC). 324 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 327
Efektivitas Pengendalian Internal Effectiveness of Internal Controls
atas Kepatuhan terhadap Peraturan over Regulatory Compliance
Kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian The adequacy and effectiveness of the internal
internal dan kepatuhan dievaluasi menggunakan dua control and compliance systems are evaluated using
tingkat evaluasi yang ketat sebagai berikut: two strict levels of evaluation as follows:
a. Proses Jaminan Manajemen Tingkat pertama a. Management Assurance Process The first level
dilakukan melalui manajemen lini dan is carried out through line management and
proses jaminan manajemen senior. Dengan senior management assurance processes. Using
menggunakan pendekatan penilaian secara a self-assessment approach, management meets
mandiri, manajemen bertemu secara teratur regularly to review KPIs and reporting applications
untuk meninjau KPI dan aplikasi pelaporan as a means of monitoring compliance with agreed
sebagai cara untuk memantau kepatuhan controls. If there are control deficiencies, line
terhadap kontrol yang disepakati. Jika terdapat management takes the necessary actions to
kekurangan kontrol, manajemen lini mengambil resolve and improve business processes.
tindakan yang diperlukan untuk menyelesaikan
dan meningkatkan proses bisnis.
b. Proses Penjaminan Kembali Evaluasi tahap b. Reassurance Process The next stage of evaluation
selanjutnya adalah proses penjaminan kembali is a reassurance process conducted as part of
yang dilakukan sebagai bagian dari audit internal audits, global corporate audits, and
internal, global corporate audit, dan audit external audits. This review provides independent
eksternal. Tinjauan ini memberikan jaminan assurance on the effectiveness of internal controls
yang independen atas efektivitas pengendalian across all major business processes within
internal di seluruh proses bisnis utama the Company.
dalam Perseroan.
Pada tahun 2025, Perseroan diaudit oleh auditor In 2025, the Company was audited by external
eksternal dan audit internal pada sejumlah auditors and internal auditors on a number of
proses utama. key processes.
Pernyataan Direksi dan Statement of the Board of
Dewan Komisaris atas Kecukupan Directors and Board of
Sistem Pengendalian Internal Commissioners on the Adequacy
of the Internal Control System
Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit The Board of Commissioners, assisted by the Audit
bertanggung jawab untuk mengawasi efektivitas Committee, is responsible for overseeing the
pengendalian internal, termasuk kebijakan Direksi effectiveness of internal controls, including the
dalam penerapan pengendalian internal tersebut. Board of Directors' policies in implementing these
internal controls.
Dewan Komisaris dan Direksi menyatakan bahwa The Board of Commissioners and the Board of
sepanjang tahun 2025 pengendalian internal Directors declare that throughout 2025, the
Perseroan telah berjalan dengan baik, yang tercermin Company's internal controls have been functioning
dari operasional yang efisien, penyajian Laporan well, as reflected in efficient operations, reliable
Keuangan yang andal, kepatuhan terhadap peraturan presentation of financial statements, compliance with
yang berlaku, serta pengelolaan aset perusahaan applicable regulations, and optimal protection of
yang terlindungi secara optimal. company assets.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 325
Page 328
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Asuransi Aset Perusahaan
Company Asset Insurance
Perseroan memitigasi risiko terkait aset operasional The Company mitigates risks related to operational
melalui asuransi. Seluruh aset tetap, seperti assets through insurance. All fixed assets, such as
bangunan, mesin, dan proyek yang sedang dalam buildings, machinery, and projects under construction,
proses pembangunan, telah diasuransikan untuk are insured to provide optimal protection.
memberikan perlindungan yang optimal.
Aset-aset ini tersebar di berbagai lokasi, termasuk These assets are spread across various locations,
pabrik Perseroan di Cikarang dan Rungkut, kantor including the Company's factories in Cikarang
pusat, serta depo-depo yang berada di seluruh and Rungkut, its head office, and depots
wilayah Indonesia. throughout Indonesia.
Pada tahun 2025, Perseroan memiliki polis asuransi In 2025, the Company has the following insurance
sebagai berikut: policies:
1. Polis Asuransi Property All Risks 1. Property All Risks Insurance Policy
Polis ini memberikan perlindungan terhadap This policy provides protection against
potensi kerugian aset operasional dan potential losses of operational assets and
gangguan bisnis. business disruptions.
2. Polis Asuransi Marine Cargo 2. Marine Cargo Insurance Policy
Polis ini melindungi dari risiko potensi kehilangan This policy protects against the risk of potential
persediaan barang saat barang dalam perjalanan. loss of goods while in transit.
3. Polis Asuransi Jaminan Produk 3. Product Liability Insurance Policy
Polis ini memberikan perlindungan terhadap risiko This policy provides protection against
terkait dengan produk, seperti risiko penarikan risks related to products, such as the risk of
produk dari peredaran. product recalls.
4. Asuransi Direktur dan Staf 4. Directors and Officers Insurance
Asuransi ini memberikan perlindungan kepada This insurance provides protection to the
para Direktur dan Staf perusahaan berkenaan Company's directors and staff against the
dengan kemungkinan terkena gugatan hukum possibility of legal action while they are working
selama mereka bekerja di Perseroan. for the Company.
Perkara Hukum yang Penting
Important Lawsuits
Selama tahun 2025, baik Perseroan maupun anggota During 2025, neither the Company nor any
Dewan Komisaris atau Direksi tidak terlibat dalam members of the Board of Commissioners or Board
kasus hukum yang dapat berdampak material atau of Directors were involved in any legal cases that
berisiko bagi posisi Perseroan. could have a material impact or pose a risk to the
Company's position.
326 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 329
Sanksi Administrasi
Administrative Sanctions
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak dikenakan Throughout 2025, the Company was not subject to
sanksi administrasi yang material oleh pihak manapun. any material administrative sanctions by any party.
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan Manajemen
Employee and Management Share Ownership Programme
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan tidak memiliki As of the end of 2025, the Company did not
program Employee Stock Ownership Program have an Employee Stock Ownership Programme
(ESOP) maupun Management Stock Ownership (ESOP) or a Management Stock Ownership
Program (MSOP). Programme (MSOP).
Transaksi Pihak Berelasi
Related Party Transactions
Perseroan memiliki Kebijakan Transaksi Pihak Berelasi The Company has a Related Party Transaction Policy
guna memastikan bahwa transaksi antara Perseroan to ensure that transactions between the Company and
dan pihak-pihak berelasi teridentifikasi, disetujui, related parties are identified, approved, disclosed,
diungkapkan, dan dilaporkan secara transparan dan and reported transparently and in accordance with
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang applicable laws and regulations in Indonesia.
berlaku di Indonesia.
Kebijakan Transaksi Pihak Berelasi dapat dilihat The Related Party Transaction Policy can be
pada situs web Perseroan yaitu https://www. viewed on the Company's website at https://
unilever. co.id/investor/. Sepanjang tahun 2025 www.unilever.co.id/investor/. Throughout 2025,
Perseroan memiliki satu kali transaksi dengan pihak the Company had one transaction with related
berelasi. Transaksi dengan pihak berelasi tersebut parties. These transactions with related parties
dilakukan sesuai dengan kebutuhan Perseroan dan were carried out in accordance with the Company's
bebas dari benturan ataupun konflik kepentingan. needs and were free from any conflicts of interest.
Transaksi dengan pihak berelasi tersebut dilakukan These transactions with related parties were carried
berdasarkan ketentuan terkait termasuk dengan out in accordance with relevant provisions, including
peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai the Financial Services Authority's regulations on
transaksi afiliasi. affiliate transactions.
Seluruh transaksi yang dilakukan Perusahaan pada All transactions conducted by the Company in 2025
tahun 2025 dilakukan secara wajar (arm’s length) dan were conducted at arm's length and in accordance
sesuai dengan persyaratan komersial normal. with normal commercial requirements.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 327
Page 330
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Kode Prinsip Unilever
Unilever's Code
Perseroan memiliki Kode Prinsip Bisnis atau Code The Company has a Code of Business Principles
of Business Principles (CoBP) dan Kebijakan Kode (CoBP) and Code Policies, both referred to as the
Prinsip (Code Policies), yang keduanya disebut "Code", as standards of conduct and ethics, which
sebagai “Kode Prinsip”, sebagai standar perilaku dan reflect the Company’s values – Integrity, Respect,
etika, yang mencerminkan nilai-nilai Perusahaan Responsibility and Leadership – in the conduct of
yaitu Integritas, Rasa Hormat, Tanggung Jawab dan Unilever’s business globally.
Kepeloporan dalam menjalankan kegiatan usaha
bagi Unilever secara global.
Kode Prinsip Bisnis merupakan prinsip-prinsip The Code of Business Principles sets out the key
utama yang harus diikuti oleh seluruh pihak di principles that must be followed by everyone at
Unilever termasuk karyawan dan Direksi dalam Unilever—including employees and the Board of
menjalankan peran pekerjaannya sehari-hari Directors—in carrying out their day-to-day roles,
dalam berbisnis dan berinteraksi dengan pihak conducting business and interacting with others.
lain. Sementara Kebijakan Kode Prinsip dibuat Meanwhile, the Code Policies are based on the
berdasarkan Kode Prinsip Bisnis, yang memberikan Code of Business Principles and provide practical
standar praktis tentang perilaku-perilaku etis yang standards regarding the ethical conduct that must
wajib diterapkan dalam bekerja di Unilever, termasuk be observed when working at Unilever, including
mengenai apa yang diperbolehkan dan harus what is permitted and what must be avoided in all
dihindari di dalam setiap interaksi bisnis. business interactions.
Kode Prinsip memastikan bahwa setiap keputusan The Code ensures that every resolution and action
dan tindakan yang dilakukan Perseroan selaras taken by the Company is in line with applicable
dengan standar etika dan tata kelola yang berlaku, ethical and governance standards, as well as the
serta sesuai dengan nilai-nilai yang dianut Perseroan Company's values of integrity, mutual respect,
yaitu integritas, saling menghormati, tanggung jawab, responsibility and leadership.
dan kepeloporan.
Unilever secara berkala melakukan penyempurnaan Unilever periodically revises the Code, with the latest
terhadap Kode Prinsip, dengan pembaruan terakhir update in January 2026. The Company's Code is
pada bulan Januari 2026. Kode Prinsip tersedia available and accessible on the Company's website
dan dapat diakses dalam situs web Perseroan https://www.unilever.co.id/files/code-of-business-
https://www.unilever.co.id/files/code-of-business- principles-and-code-policies-english.pdf.
principles-indonesian.pdf.
Kode Prinsip Unilever Indonesia Unilever Indonesia’s Code
CoBP
Kode Prinsip Melawan Menghormati Menjaga Berhubungan
dan Perilaku Korupsi Orang Lain Informasi dengan Pihak
Our Code Countering Respecting Safeguarding Eksternal
and Behaviour Corruption People Information Engaging
Externally
328 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 331
Kode Prinsip Bisnis
Code of Business Principles
Kode Prinsip dan Perilaku
Our Code and Behaviour
Menjalankan Kode Prinsip
Kita bertindak sesuai dengan nilai-nilai kita, Kode Prinsip, dan seluruh Kebijakan Kode Prinsip setiap hari. Kita menyampaikan
kekhawatiran (speak up) ketika melihat potensi atau pelanggaran aktual dan tidak mentolerir pembalasan dalam bentuk apa
pun terhadap penyampaian kekhawatiran.
Living the Code
We act in line with our values, Our Code and all Code Policies every day. We speak up when we see potential or actual
breaches and do not tolerate any retaliation for speaking up.
Konsultasi Hukum
Kita mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku dan berkonsultasi dengan Legal pada momen-momen penting, termasuk
(namun tidak terbatas pada), proses negosiasi atau kesimpulan atas kontrak penting, proses hukum yang sedang berlangsung
atau diantisipasi akan terjadi, serta diskusi dengan regulator.
Legal Consultation
We obey relevant laws and regulations and seek advice from Legal at key moments, including (amongst others), significant
contract negotiations or conclusion, ongoing or anticipated legal actions, and discussions with regulators.
Manajemen Risiko yang Bertanggung Jawab
Kita mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko yang relevan dengan peran kita.
Responsible Risk Management
We identify, assess, and manage the risks relevant to our roles.
Inovasi, Keamanan dan Kualitas yang Bertanggung Jawab
Kita merancang, membuat, dan menjual produk berdasarkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang bertanggung
jawab, menerapkan standar keamanan yang ketat dan kualitas superior bagi konsumen dan pelanggan.
Responsible Innovation, Safety and Quality
We design, make, and sell products based on sound science, technology, and responsible innovation, applying rigorous
standards of safety and superior quality for consumers and customers.
Lingkungan
Kita berupaya untuk mengurangi dampak lingkungan dan bergerak menuju net zero emission, mengakhiri limbah plastik, dan
membangun ekosistem yang tangguh dan regeneratif.
Environment
We work to reduce our environmental impact and are moving towards net zero emissions, ending plastic waste, and building
resilient and regenerative ecosystem.
Melawan Korupsi
Countering Corruption
Konflik Kepentingan
Kita menghindari konflik kepentingan dan segera mengungkapkan apabila kepentingan pribadi atau komitmen eksternal
berpotensi bertentangan dengan kepentingan Unilever.
Conflict of Interest
We avoid conflict of interest and immediately disclose when our personal interests or external commitments could conflict
with Unilever’s.
Anti-Suap dan Hadiah & Ramah-Tamah
Kita tidak memberi, menerima, atau meminta suap dalam bentuk apa pun, termasuk hadiah, jamuan, donasi, atau sponsor
yang dimaksudkan untuk memengaruhi keputusan secara tidak semestinya atau melampaui batas kebijakan yang berlaku.
Anti-Bribery and Gifts & Hospitality
We do not give, accept, or request bribes of any type, including gifts, hospitality, donations, or sponsorships that are intended
to inappropriately influence decisions or that are outside policy limits.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 329
Page 332
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE Kegiatan dan Donasi Politik Kita tidak mendukung partai politik atau memberikan donasi politik, kecuali dalam kapasitas pribadi masing-masing. Political Activities and Donations We do not support political parties or make political donations, unless in our own personal capacity. Catatan, Pelaporan, dan Akuntansi Akurat Kita memastikan pencatatan dan pelaporan dilakukan secara akurat. Kita tidak mentoleransi penipuan atau penghindaran pajak. Kita memastikan semua transaksi didasarkan pada dokumentasi yang sah. Accurate Records, Reporting, and Accounting We ensure our accounts and reporting is accurate. We do not tolerate fraud or tax evasion. We ensure all transactions are based on valid documentation. Melindungi Aset Unilever Kita melindungi aset Unileverdari penipuan dan pencurian, dan hanya menyetujui aktivitas dalam batas kewenangan masing-masing. Kita menjaga kekayaan intelektual Unilever dengan memastikan merek dan inovasi Unilever terlindungi. Kita menghormati hak kekayaan intelektual pihak ketiga yang sah dengan mendapatkan lisensi dan persetujuan yang relevan. Protecting Unilever’s Assets We protect Unilever assets, guarding them from fraud and theft, and only approving activities within our personal limits. We safeguard Unilever Intellectual property by ensuring Unilever brands and innovations are protected. We respect valid third-party intellectual property rights by obtaining the relevant licences and approvals. Anti Pencucian Uang dan Sanksi Ekonomi Kita tidak terlibat dalam pencucian uang dan tidak melakukan bisnis dengan individu atau perusahaan yang dikenakan sanksi ekonomi. Kita menjalankan bisnis dengan mematuhi seluruh kontrol perdagangan yang berlaku. Anti-Money Laundering and Economic Sanctions We do not engage in money laundering and do not do business with any person or company subject to economic sanctions. We conduct business in compliance with all relevant trade controls. Menghormati Orang Lain Respecting People Kesehatan dan Keselamatan Kita mematuhi hukum dan standar kesehatan dan keselamatan kerja Unilever untuk memastikan tempat kerja yang sehat dan aman, dengan komitmen terhadap perbaikan yang berkelanjutan. Health and Safety We comply with legal and Unilever Health and Safety Standards to ensure a healthy and safe workplace, aiming for continuous improvement. Hak Asasi Manusia Kita menghormati hak asasi manusia dan berkomitmen untuk memperlakukan seluruh karyawan secara adil dan saling menghormati. Kita berupaya menciptakan lingkungan kerja yang menghargai keberagaman, inklusi, kesempatan yang sama, kebebasan berserikat, dan perundingan kolektif. Unilever memberi upah layak kepada karyawan. Kita memiliki kebijakan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap kerja paksa, termasuk segala bentuk wajib kerja, perdagangan manusia, atau pekerja anak. Human Rights We respect human rights and are committed to treat all employees with fairness and respect. We seek to create an environment that enables diversity, inclusion, equal opportunity, freedom of association, and collective bargaining. Unilever provides employees a living wage. We have zero tolerance for forced labour, including any form of compulsory, trafficked, or child labour. 330 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 333
Diskriminasi dan Pelecehan
Kita memiliki kebijakan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap pelecehan seksual. Kita tidak menoleransi diskriminasi
berdasarkan karakteristik yang dilindungi, pelecehan, intimidasi, perundungan atau perilaku menyinggung, baik secara
langsung maupun tidak langsung. Kita menyediakan cara yang transparan, rahasia, dan adil bagi karyawan untuk
menyampaikan kekhawatiran atau melaporkan perlakuan yang tidak adil atau diskriminatif, serta tidak menoleransi bentuk
pembalasan apa pun karena telah menyampaikan kekhawatiran tersebut.
Discrimination and Harrasment
We have zero tolerance for sexual harassment. We do not tolerate discrimination based on protected characteristics,
harassment, bullying, or offensive behaviour, either directly or indirectly. We provide a transparent, confidential, and fair way
for employees to raise concerns or report unfair or discriminatory treatment and do not tolerate any retaliation for speaking up.
Menjaga Informasi
Safeguarding Information
Melindungi Teknologi dan Informasi, serta Privasi
Kita memastikan semua aset digital Unilever aman, digunakan untuk tujuan kerja, tidak digunakan untuk aktivitas yang
tidak pantas, dan dipelihara dengan baik. Kita melindungi semua bentuk informasi Unilever dengan mengklasifikasikan,
menyimpan, mengamankan, membagikan, memperbarui, dan menghapusnya sesuai dengan standar Unilever serta hukum
yang berlaku, termasuk dalam hal privasi dan keamanan.
Protecting Technology and Information, and Privacy
We ensure all of Unilever’s digital assets are safe, used for work purposes, not used for inappropriate activities, and are
properly maintained. We protect all forms of Unilever information by classifying, storing, securing, sharing, updating, and
deleting it in line with our standards and relevant laws, including privacy and security.
Mencegah Perdagangan Orang Dalam
Kita tidak memperdagangkan atau mendorong orang lain untuk melakukan perdagangan surat berharga seperti saham,
ketika memiliki informasi orang dalam.
Preventing Insider Trading
We do not trade or encourage others to trade securities, like shares, when in possesion of inside information.
Berhubungan dengan Pihak Eksternal
Engaging Externally
Pemasaran yang Bertanggung Jawab
Kita menjual produk yang diberi label, diiklankan, dan dikomunikasikan secara akurat. Kita melakukan kegiatan pemasaran
dan penelitian yang sesuai dengan ekspektasi masyarakat.
Responsible Marketing
We sell products that are accurately labelled, advertised, and communicated. We conduct marketing activities and research
in line with societal expectations.
Persaingan yang Adil
Kita bersaing secara adil dan mematuhi seluruh hukum persaingan usaha serta menolak untuk terlibat dalam segala bentuk
praktik anti-persaingan.
Fair Competition
We compete fairly and comply with all competition laws, always refusing to engage in any kind of anti-competitive practice.
Hubungan dan Komunikasi dengan Pihak Eksternal
Kita mendapat pelatihan dan persetujuan sebelum berbicara dengan para broker, analis, pemegang saham, media,
pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), atau regulator.
External Engagements and Communication
We are trained and approved before speaking to brokers, analysts, shareholders, media, government, NGOs, or regulators.
Pengadaan dan Mitra Bisnis yang Bertanggung Jawab
Kita memilih dan bekerja hanya dengan mitra yang mampu menjunjung standar yang sejalan dengan komitmen kita.
Responsible Sourcing and Business Partnering
We select and work only with partners who are able to upholds standards consistent with our own commitment.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 331
Page 334
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Penerapan Kode Prinsip Code Implementation
CoBP C o de Po licies Speak Up Glo bal Po licy Po r tal
Selamat datang
di Kode Prinsip Apa yang harus saya lakukan?
Semua karyawan harus membaca Kode
Prinsip saat bergabung dengan Unilever dan
setiap kali disegarkan, mematuhinya setiap
A p a Kod e Prinsip ? saat.
Di Unilever, kita percaya pada pertumbuhan yang bertanggung Karyawan dapat merujuk kembali ke dokumen
jawab dan berkelanjutan. Untuk mewujudkannya, setiap karyawan ini untuk mendapatkan panduan selama
harus berperilaku sesuai dengan perwujudan nilai-nilai kita – yaitu bekerja di Unilever dan dianjurkan untuk
Integritas, Rasa Hormat, Tanggung Jawab, dan Kepeloporan – serta
perilaku yang kita junjung tinggi. Kode Prinsip menetapkan hal-hal
menghubungi Business Integrity jika mereka "Dokumen ini berlaku
memiliki pertanyaan. Karyawan wajib
yang tidak dapat dinegosiasikan, memperjelas apa yang diharapkan
dari karyawan kita. Dengan menjalankan Kode Prinsip, kita
melaporkan melalui Speak Up setiap adanya tanpa memandang
potensi atau pelanggaran aktual terhadap
menghidupkan nilai, perilaku, dan tujuan kita dalam kehidupan
sehari-hari, dalam segala hal yang kita lakukan. Kode Prinsip. siapa Anda, lokasi
Kod e Prinsip terd iri d ari d ua b agian:
Tanggung jawab sehari-hari untuk
menerapkan Kode Prinsip didelegasikan
Anda berada, atau
• Ko d e Pr in s ip Bis n is U n il ever – menetapkan prinsip-prinsip utama
kepada seluruh manajemen senior di Business jabatan Anda."
yang harus dipatuhi oleh Unilever, termasuk seluruh karyawan dan Groups dan fungsi-fungsi di tingkat global,
direktur, dalam menjalankan peran mereka sehari-hari. regional, dan nasional.
• Keb ij a ka n Kod e Prin s ip – dibuat berdasarkan prinsip-prinsip bisnis Dewan Direksi dan Komite Eksekutif Unilever
dengan penjelasan rinci tentang perilaku yang harus diterapkan. (ULE) telah meninjau, menyetujui, dan
berkomitmen terhadap Kode Prinsip. Dewan U ntuk siap a Kod e Prinsip d itujukan?
Mengap a say a harus m em b aca d an m engikuti Kod e Unilever tidak akan mengkritik manajemen Ko d e Prin s ip b ers ifa t wa j ib b a g i s el u ru h
Prinsip ? atas kerugian bisnis yang diakibatkan oleh ka rya wa n , ma n a j emen , d a n d irektu r U n il ever.
kepatuhan terhadap Kode Prinsip. Juga tidak Do ku men in i b erl a ku ta n p a mema n d a n g
Sebagian besar karyawan mengikuti aturan karena ingin melakukan
boleh ada pemimpin Unilever yang mengkritik s ia p a An d a , l oka s i An d a b era d a , a t a u j a b a t a n
hal yang benar dan menjaga rekan kerja mereka. Kode Prinsip
karyawan mana pun untuk tindakan serupa. Anda.
membantu mereka dengan menyatakan dengan jelas apa aturannya.
Dewan Direksi Unilever dan ULE bertanggung Definisi dari 'Karyawan' adalah setiap individu yang memiliki hubungan kerja langsung
Melanggar Kode Prinsip dapat menimbulkan konsekuensi serius dengan Unilever sesuai dengan hukum atau praktik nasional. 'Direktur' mengacu pada
seperti cedera, tindakan disipliner, denda, hukuman penjara, dan jawab untuk memastikan prinsip-prinsip ini anggota non-eksekutif Dewan Unilever PLC dan pada entitas yang dikendalikan Unilever
lainnya.
kerusakan reputasi. Dengan mematuhinya akan Mengikutinya diterapkan di seluruh Unilever.
melindungi diri Anda, komunitas Anda, dan menjadikan Unilever
tempat kerja yang lebih baik. Version 6.0 | Date: 19.01.2026
Bagian pembuka Kode Prinsip menyatakan secara The opening section of the Code clearly states
jelas bahwa Kode Prinsip ini berlaku bagi seluruh that these Code apply to all Company employees,
karyawan Perseroan, manajemen, hingga ke tingkat management, up to the level of the Board of Directors
Direksi dan Dewan Komisaris. Prinsip dan standar and Board of Commissioners. These employee
karyawan ini tersedia di situs web Perseroan, sebagai principles and standards are available on the
bentuk transparansi dan panduan ekspektasi bekerja Company’s website, as a measure of transparency
dengan Unilever dan karyawan kami. and to provide guidance on what to expect when
working with Unilever and our employees.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Kode Prinsip, In compliance with the Code, all employees at the
seluruh karyawan tingkat manajer ke atas setiap managerial level and above are required to declare
tahun wajib menyatakan komitmen terhadap Kode their commitment to the Code each year by signing
Prinsip melalui penandatanganan Pernyataan a Statement of Integrity. Compliance reports are
Integritas. Laporan kepatuhan ditinjau oleh Komite reviewed by the Audit Committee and Unilever
Audit dan Unilever Leadership Executive. Leadership Executive.
Penandatanganan diwajibkan bagi seluruh karyawan Signing is mandatory for all employees and above
sebagai bentuk penegasan tanggung jawab dan as a form of affirmation of responsibility and
kepatuhan terhadap prinsip integritas bisnis. Adapun compliance with business integrity principles. The
isi Pernyataan Integritas Unilever meliputi: contents of the Unilever Integrity Statement include:
Memimpin dengan integritas dengan Leading with integrity by upholding our
menjalankan Kode Prinsip Bisnis dan Kebijakan Code of Business Principles and Code Policies
Kode Prinsip kami setiap hari. every day.
Memastikan tim kami memahami mereka yang Ensuring our teams understand that they can raise
memungkinkan kekhawatiran diajukan tanpa concerns without fear of retaliation.
takut akan adanya pembalasan.
Mengambil tindakan dengan melaporkan Taking action by reporting any breaches of which
pelanggaran apa pun yang kami ketahui. we are aware.
332 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 335
Internalisasi dan Kepatuhan Internalisation and Compliance
terhadap Kode Prinsip with the Code
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Unilever In conducting its business activities, Unilever makes
menjadikan kepatuhan terhadap Kode Prinsip compliance with the Code a fundamental principle.
sebagai prinsip mendasar. Komitmen ini tercermin This commitment is reflected in the enforcement of
melalui penegakan nilai-nilai Perseroan yaitu the Company's values, namely Integrity, Respect for
Integritas, Rasa Hormat, Tanggung Jawab, serta Others, Accountability, and Pioneering Spirit as the
Kepeloporan sebagai dasar keberlanjutan bisnis. basis for business sustainability.
Direksi bertanggung jawab untuk memberikan The Board of Directors is responsible for setting
contoh serta memastikan bahwa Kode Prinsip an example and ensuring that the Code is
dipahami dan diterapkan secara konsisten di seluruh understood and applied consistently throughout
tingkat organisasi. Untuk mendukung hal tersebut, the organisation. To support this, the Company
Perseroan secara berkelanjutan menyelenggarakan continuously organises communication campaigns,
program kampanye komunikasi, kegiatan sosialisasi, socialisation activities, and monitoring of compliance
serta pemantauan kepatuhan terhadap Kode Prinsip with the Code every year. Reports on compliance
setiap tahun. Laporan atas kepatuhan tersebut are then reviewed by the Audit Committee.
selanjutnya ditinjau oleh Komite Audit.
Perseroan juga memperkuat kepatuhan terhadap The Company also strengthens compliance with
Kode Prinsip, antara lain dengan menjalankan the Code through running the Spot It, Reflect It,
kampanye Spot It. Reflect It. Report It yang Report It whistleblower system campaign or
mengkampanyekan whistleblower system atau Speak Up Channels as as a system for reporting
Speak Up Channels sebagai sistem pelaporan violations and potential violations, offering a range
pelanggaran dan potensi pelanggaran dengan of options including direct communication via
beragam pilihan yang menyediakan saluran designated functions such as HR, Legal and Business
komunikasi termasuk secara langsung melalui fungsi- Intelligence, as well as via a hotline and a website
fungsi yang ditunjuk seperti HR, Legal, BI maupun directly accessible to the Unilever Global team. These
melalui hotline dan web yang langsung diakses oleh channels provide a secure and transparent means of
tim Unilever Global. Saluran ini merupakan media communication for all stakeholders. They allow for
yang aman yang sekaligus transparan dan aman anonymous reporting and the implementation of a
bagi seluruh pemangku kepentingan. Saluran ini zero-tolerance policy towards retaliation.
memungkinkan dilakukan pelaporan secara anonim
dan diterapkannya zero tolerance to retaliation.
Kebijakan Penegakan Kode Prinsip Code Enforcement Policy
Perseroan memandang setiap pelanggaran The Company views every violation of the
Kode Prinsip sebagai hal yang serius dan Code as a serious matter and follows up with
menindaklanjutinya melalui sanksi disipliner mulai disciplinary sanctions ranging from verbal warnings
dari teguran lisan hingga pemutusan hubungan to termination of employment. Employees and
kerja. Karyawan dan mitra kerja didorong untuk business partners are encouraged to report
melaporkan dugaan pelanggaran melalui suspected violations through the whistleblowing
whistleblowing system sebagaimana dijelaskan system as described further in this chapter, with the
lebih lanjut dalam bab ini, dengan jaminan confidentiality of the reporter and the information
kerahasiaan pelapor dan informasi yang dilaporkan. reported guaranteed.
Setiap laporan yang terbukti benar akan Any report that is proven to be true will be
ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi yang sesuai followed up with sanctions appropriate to the
dengan tingkat pelanggaran. Untuk memastikan level of the violation. To ensure transparency and
transparansi dan independensi, whistleblowing independence, the Company's whistleblowing
system Perseroan dikelola oleh pihak ketiga system is managed by an independent third
yang independen bernama Convercent. Uraian party named Convercent. Details regarding
mengenai jenis pelanggaran Kode Prinsip dan the types of violations of the Guidelines and
sanksi terkait dijelaskan lebih lanjut pada sub bab related sanctions are explained further in the
Whistleblowing System. Whistleblowing System sub-chapter.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 333
Page 336
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE Melawan Korupsi Countering Corruption Bentuk perlawanan korupsi menjadi bagian penting The fight against corruption is an important part of dari komitmen Perseroan dalam menjalankan bisnis the Company’s commitment to conducting business secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. responsibly and sustainably. Through Code Policies, Melalui Code Policies, Unilever telah menetapkan Unilever has established six policies in the fight enam kebijakan dalam perlawanan korupsi yang against corruption which all employees must adhere wajib dipatuhi oleh seluruh karyawan sebagai berikut: to, as follows: Konflik Kepentingan Conflict of Interests Kita menghindari konflik kepentingan dan segera We avoid conflicts of interest and immediately mengungkapkan apabila kepentingan pribadi disclose when our personal interests or external atau komitmen eksternal berpotensi bertentangan commitments could conflict with Unilever’s. dengan kepentingan Unilever. Anti-Suap dan Hadiah & Ramah-Tamah Anti-Bribery and Gifts & Hospitality Kita tidak memberi, menerima, atau meminta suap We do not give, accept, or request bribes of any type, dalam bentuk apa pun, termasuk hadiah, jamuan, including gifts, hospitality, donations, or sponsorships donasi, atau sponsor yang dimaksudkan untuk that are intended to inappropriately influence memengaruhi keputusan secara tidak semestinya decisions or that are outside policy limits. atau melampaui batas kebijakan yang berlaku. Kegiatan dan Donasi Politik Political Activities and Donations Kita tidak mendukung partai politik atau memberikan We do not support political parties or make political donasi politik, kecuali dalam kapasitas pribadi donations, unless in our own personal capacity. masing-masing. Catatan, Pelaporan, Accurate Reporting, Documentation, dan Akuntansi yang Akurat and Accounting Kita memastikan pencatatan dan pelaporan We ensure our accounts and reporting is accurate. dilakukan secara akurat. Kita tidak mentoleransi We do not tolerate fraud or tax evasion. We ensure all penipuan atau penghindaran pajak. Kita memastikan transactions are based on valid documentation. semua transaksi didasarkan pada dokumentasi yang sah. Melindungi Aset Unilever Protecting Unilever's Assets Kita melindungi aset Unilever dari penipuan dan We protect Unilever assets, guarding them from pencurian, dan hanya menyetujui aktivitas dalam fraud and theft, and only approving activities batas kewenangan masing-masing. Kita menjaga within our personal limits. We safeguard Unilever kekayaan intelektual Unilever dengan memastikan intellectual property by ensuring Unilever brands merek dan inovasi Unilever terlindungi. Kita and innovations are protected. We respect valid menghormati hak kekayaan intelektual pihak third-party intellectual property rights by obtaining ketiga yang sah dengan mendapatkan lisensi dan the relevant licences and approvals. persetujuan yang relevan. 334 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 337
Anti Pencucian Uang dan Sanksi Ekonomi Anti-Money Laundering and Economic Sanctions
Kita tidak terlibat dalam pencucian uang dan tidak We do not engage in money laundering and do not
melakukan bisnis dengan individu atau perusahaan do business with any person or company subject
yang dikenakan sanksi ekonomi. Kita menjalankan to economic sanctions. We conduct business in
bisnis dengan mematuhi seluruh kontrol perdagangan compliance with all relevant trade controls.
yang berlaku.
Pelatihan dan Sosialisasi Anti-Corruption Training
Melawan Korupsi and Outreach
Perseroan menerapkan berbagai inisiatif untuk The Company implements various initiatives to
memastikan seluruh karyawan memiliki pemahaman ensure that all employees understand and are able
serta mampu mencegah praktik korupsi dan gratifikasi to prevent corruption and gratification in operational
dalam kegiatan operasional, mulai dari hari pertama activities, starting from their first day at Unilever. These
bergabung di Unilever. Inisiatif tersebut, antara lain: initiatives include:
1. Pelatihan Integritas Bisnis bagi Karyawan Baru 1. Business Integrity Training for New Employees
Seluruh karyawan yang baru bergabung dengan All employees who join Unilever are required
Unilever wajib mengikuti pelatihan Integritas to undergo Business Integrity training through
Bisnis melalui Learning Management System the Company's Learning Management System.
Perseroan. Dengan pendekatan ini, 100% karyawan With this approach, 100% of employees have
memperoleh akses terhadap informasi dan access to Business Integrity information and
pelatihan Integritas Bisnis, termasuk materi terkait training, including materials related to the
pencegahan korupsi dan gratifikasi. prevention of corruption and gratification.
2. Penilaian Risiko Anti-Bribery & Corupption (ABC) 2. Anti-Bribery & Corruption (ABC) Risk Assessment
Perseroan melakukan Penilaian Risiko ABC untuk The Company conducts ABC Risk Assessments
mengidentifikasi area yang berpotensi terpapar to identify areas that are potentially exposed
risiko korupsi. Berdasarkan hasil penilaian to corruption risks. Based on the results of
tersebut, karyawan yang memiliki keterkaitan these assessments, employees who are directly
langsung dengan potensi suap atau korupsi involved in potential bribery or corruption receive
mendapatkan sosialisasi khusus mengenai specialised training on anti-bribery and anti-
kebijakan anti-penyuapan dan anti-korupsi. corruption policies.
Di luar itu, Perseroan secara rutin menyelenggarakan In addition, the Company regularly conducts training
pelatihan dan sosialisasi terkait Integritas Bisnis, and socialisation related to Business Integrity,
termasuk pembahasan mengenai anti-suap dan anti- including discussions on anti-bribery and anti-
korupsi, antara lain: corruption, among others:
Pelatihan Tahunan Business Integrity, yang Annual Business Integrity Training, covering a
mencakup beragam Kebijakan Kode Prinsip, range of Code Policies, including policies within
termasuk kebijakan-kebijakan dalam pilar the Countering Corruption pillar;
Melawan Korupsi;
Pelatihan Business Integrity untuk Procurement; Business Integrity Training for Procurement;
dan and
Komunikasi terkait Gift and Hospitality kepada Communication regarding gifts and hospitality to
pemangku kepentingan. stakeholders.
Pada tahun 2025, Perseroan menerima 45 self- In 2025, the Company received 45 self-declarations
declaration (pengungkapan mandiri) untuk gift dan regarding gifts and hospitality, as well as four self-
hospitality, serta empat pengungkapan mandiri declarations relating to conflicts of interest from
terkait conflict of interest dari karyawan. Terdapat employees. There were 15 reports of breaches of
15 laporan pelanggaran Code Policies yang terdapat Code Policies falling under the anti-corruption pillar
dalam pilar melawan korupsi namun tidak terkait but not relating to anti-bribery, committed by either
anti suap, baik yang dilakukan oleh Perseroan maupun the Company or its employees throughout 2025.
karyawan Perseroan di sepanjang tahun 2025.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 335
Page 338
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Pelatihan terkait Integritas Bisnis (termasuk Training on Business Integrity (including Anti-
tentang Antikorupsi dan Gratifikasi) di 2025 Corruption and Gratuity) in 2025
Pelatihan 2025 2024
Training
Business Integrity Online Training & Pledge 1,459 1,717
Business Integrity Offline Training & Pledge* 1,794 2,192
Business Integrity New Joiners 175 128
* Pelatihan dilaksanakan di pabrik Perseroan di Cikarang dan Rungkut
Training was conducted at the Company's factories in Cikarang and Rungkut
Kampanye dan Sosialisasi Integritas Bisnis Business Integrity Campaign and Socialisation
Kegiatan dan Pelatihan Metode Komunikasi Frekuensi (kali) Jumlah Jangkauan Waktu Pelaksanaan
Activity and Training Method of Communication Frequency (times) Number of Reach Implementation Time
Three-step guide: Spot It. Digital & Stiker 1 Semua karyawan 2025
Reflect It. Report It. Digital & Sticker All employees
Pause and reflect Poster digital 1 Semua karyawan Maret 2025
Digital poster All employees March 2025
Gift & Hospitality: Poster digital & Acrylic stand 1 Semua karyawan Maret 2025
Eid special Digital poster & Acrylic stand All employees March 2025
BI misconceptions Digital 1 Semua karyawan 2025
All employees
Speak Up Digital 1 Semua karyawan Juni 2025
communication flow All employees June 2025
Blue umbrella E-mail blast 1 Semua karyawan Juli 2025
deactivation notice All employees July 2025
Updated Speak Up Digital 1 Semua karyawan 2025
Channels All employees
Reminder complete BI E-mail blast & 1 Semua karyawan 2025
online training & pledge digital screensaver All employees
Pelatihan terkait Antikorupsi Anti-Corruption Training
Nama Pelatihan Tanggal Jumlah Partisipan Status Jabatan Karyawan
Training Name Date Number of Participants Employee Position Status
Business Integrity Unilever 25 Februari 2025 150 WL1-WL4
& WPP workshop 25 February 2025
Investigation Training 27 Februari 2025 35 WL1-WL3
27 February 2025
Business Integrity: License to Procure 25 September 2025 60 WL1-WL3
336 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 339
Insider Trading
Perseroan memiliki kebijakan terkait Informasi The Company has a policy regarding Insider
Orang Dalam (Insider Information) yang berpotensi Information that could potentially lead to Insider
mendorong terjadinya Perdagangan Orang Dalam Trading. Such practices may occur if there is Insider
(Insider Trading). Praktik tersebut dapat terjadi Information that is not yet available to the public and
apabila terdapat Insider Information yang belum could potentially affect share prices.
tersedia untuk publik dan berpotensi memengaruhi
harga saham.
Sehubungan dengan hal itu, karyawan Perseroan In light of this, Company employees are prohibited
dilarang menggunakan Insider Information untuk from using Insider Information to buy or sell Company
melakukan transaksi pembelian atau penjualan shares, including encouraging others to trade
saham Perseroan, termasuk mendorong orang lain shares based on such information or disclosing it to
untuk memperdagangkan saham berdasarkan unauthorised parties.
informasi tersebut atau menyampaikannya kepada
pihak yang tidak berwenang.
Contoh Insider Information adalah sebagai berikut: Examples of Insider Information include:
1. Hasil atau proyeksi bisnis; 1. Business results or projections;
2. Produk baru, klaim produk atau insiden/masalah 2. New products, product claims or product
produk; incidents/issues;
3. Akuisisi, merger atau divestasi; 3. Acquisitions, mergers or divestitures;
4. Proyek restrukturisasi yang cukup besar; 4. Significant restructuring projects;
5. Perkembangan besar dalam kasus litigasi atau 5. Major developments in litigation cases or matters
hal yang berurusan dengan regulator dan involving regulators and the government;
pemerintah;
6. Revisi kebijakan dividen; 6. Revisions to dividend policy;
7. Perubahan Direktur Eksekutif; dan 7. Changes in Executive Directors; and
8. Tindakan-tindakan strategis Perseroan yang dapat 8. Strategic actions of the Company that may affect
memengaruhi harga saham. the share price.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan terkait Throughout 2025, there were no reports of insider
pelanggaran Insider Trading yang dilakukan oleh trading violations committed by the Company or
Perseroan maupun karyawan Perseroan. its employees.
Whistleblowing System
Perseroan menyediakan mekanisme pelaporan The Company provides a reporting mechanism
pelanggaran (whistleblowing system) yang disebut (whistleblowing system) called Speak Up Channels
Speak Up Channels sebagai sarana bagi karyawan, as a means for employees, suppliers, distributors, and
pemasok, distributor, serta mitra bisnis lainnya untuk other business partners to report alleged violations
menyampaikan laporan atas dugaan pelanggaran of the Code or other illegal actions. This system
Kode Prinsip maupun tindakan ilegal lainnya. Sistem allows for anonymous reporting, with the Company's
ini memungkinkan penyampaian laporan secara commitment to maintain the confidentiality of the
anonim, dengan komitmen Perseroan untuk menjaga reporter's identity and the information provided
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 337
Page 340
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE kerahasiaan identitas pelapor serta informasi yang through zero tolerance to retaliation. The Company disampaikan melalui penerapan kebijakan tanpa also works with an independent third party to retaliasi (zero tolerance to retaliation). Adapun manage the whistleblowing system. This third party is Perseroan juga bekerjasama dengan pihak ketiga called Convercent. independen untuk pengelolaan whistleblowing system. Pihak ketiga tersebut bernama Convercent. Pengelolaan Management of the Whistleblowing System Whistleblowing System Pengawasan atas penerapan whistleblowing system Oversight of the implementation of the whistleblowing Unilever Indonesia dilakukan oleh Business Integrity system at Unilever Indonesia is carried out by Business Committees yang terdiri dari: Integrity Committees comprising: Presiden Direktur sebagai ketua komite The President Director, as the chairperson Direktur Keuangan Finance Director Direktur Customer Development Director of Customer Development Direktur Sumber Daya Manusia Human Resources Director Kepala Supply Chain Head of Supply Chain Kepala Supply Chain Cluster Head of Supply Chain Cluster General Counsel General Counsel Dalam rangka menjalankan fungsi terkait In order to carry out functions related to reporting pengelolaan pelaporan, Komite Integritas Bisnis management, the Business Integrity Committee is wajib mengadakan rapat dengan target frekuensi required to hold meetings with a target frequency of empat kali dalam setahun. four times a year. Prosedur Pelaporan Reporting Procedures Laporan dapat dibuat melalui salah satu dari Reports may be submitted through one of the saluran berikut: following channels: Manajer Lini Line Manager Business Integrity Committees Business Integrity Committees Business Integrity Officer Business Integrity Officer Tim Sumber Daya Manusia Human Resources Team Tim Legal Legal Team Saluran telepon Hotline 021- 50851416 Hotline telephone number: 021-50851416 Situs web yaitu: Website: www. unilevercodesupportline.com www.unilevercodesupportline.com Atasan atau manajer lini merupakan pilihan Line managers are the first point of contact for saluran pelaporan pertama bagi karyawan dalam employees wishing to report potential breaches melaporkan potensi pelanggaran Code Policy. of the Code Policy. A line manager is responsible Seorang manajer lini memilik tanggung jawab untuk for ensuring that all reports are treated seriously, memastikan bahwa seluruh laporan ditangani secara confidentially and escalated to the Business Integrity serius, rahasia dan sesegera mungkin dieskalasi Officer as soon as possible. kepada Petugas Integritas Bisnis. Jika karyawan memilih untuk tidak langsung If an employee chooses not to report directly to melapor kepada atasan mereka langsung, mereka their immediate supervisor, they may submit a dapat menyampaikan laporan pengaduan secara complaint directly to a member of the Business langsung kepada anggota Business Integrity Integrity Committee, the Business Integrity Officer, Committe, Business Integrity Officer, HR, atau Legal. HR, or Legal. 338 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 341
Saluran telepon hotline dan situs web dikelola The hotline and website are managed by the same
oleh pihak ketiga yang sama untuk integritas data. third party to ensure data integrity. The hotline
Nomor saluran hotline maupun alamat pelaporan number and web reporting address can be found on
web dapat ditemukan di melalui situs web Unilever Unilever’s global website at www.unilever.com.
global yaitu www.unilever.com.
Petugas Integritas Bisnis akan mendapat informasi The Business Integrity Officer will receive information
atas setiap laporan yang masuk melalui setiap on every report submitted through each reporting
saluran pelaporan tersebut. Jika penyedia pihak channel. If the external third-party provider receives a
ketiga eksternal menerima laporan melalui saluran report through the telephone hotline or web channel,
hotline telepon atau web, maka laporan tersebut then said report will go through a triage process by
akan melalui proses triase oleh tim senior Business the Senior Business Integrity Global team to then be
Integrity Global untuk kemudian dialokasikan kepada allocated to the appointed investigator, which will
investigator yang ditunjuk, yang akan menerima receive a notification will be sent to the Business
sebuah notifikasi akan dikirim ke Petugas Integritas Integrity Officer for further processing in accordance
Bisnis untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan with the procedures below.
prosedur di bawah ini.
Penanganan Laporan Report Handling
1 2 3 4
Pelaporan Triase dan investigasi Menentukan Resolusi
Reporting Triage and Investigation Substansiasi Resolution
Substantiation
Speak Up Channels: Laporan SpeakUp Determination
Ketika pelanggaran
Manajer lini menjalani proses triase terhadap Kode Prinsip
Business Integrity Committees oleh anggota senior tim Setelah tahap dikonfirmasi, Business
Integritas Bisnis. investigasi selesai, Integrity Committees
Business Integrity Officer
Hasil investigasi akan Business Integrity atau Global Investigations
Tim Sumber Daya Manusia Committees akan
ditinjau oleh Business Centre, sesuai
Tim Legal memulai tahap kewenangannya, akan
Integrity Officer
Saluran telepon Hotline resolusi sebagaimana mengevaluasi sanksi yang
dan didiskusikan
021- 50851416 didefinisikan dalam direkomendasikan dengan
dengan Business
Situs web yaitu: www. Integrity Committees. BI Governance & mempertimbangkan
unilevercodesupportline. Operations Standard. keadaan spesifik serta
com yang dikelola oleh pihak SpeakUp reports faktor yang memberatkan
undergo a triage process Once the investigation
ketiga yang juga mengelola atau meringankan
by senior members of the phase is complete,
saluran telepon hotline. yang relevan.
Business Integrity team. the Business Integrity
Speak Up Channels: Committees will Where a breach of the
The findings of the commence the
Line managers Code of Principles is
investigation will resolution phase
Business Integrity Committees confirmed, Business
be reviewed by the as defined in the Integrity Committees or
Business Integrity Officer Business Integrity BI Governance & the Global Investigations
Human Resources Team Officer and discussed Operations Standard. Centre, within their
Legal Team with the Business
respective remits, will
Hotline telephone number: Integrity Committees.
assess the recommended
021-50851416 sanctions, taking into
Website: www. account the specific
unilevercodesupportline. circumstances and any
com, managed by a third relevant aggravating or
party that also manages the mitigating factors.
hotline telephone service.
Setiap laporan yang diterima akan dicatat dalam Every report received will be recorded in a case
sistem manajemen kasus yang hanya dapat diakses management system that can only be accessed by
oleh tim Integritas Bisnis lokal atau global. Proses the local or Business Integrity team. This process
ini memungkinkan pemantauan yang efektif, enables effective monitoring, as the team regularly
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 339
Page 342
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE sebab tim tersebut secara berkala memeriksa checks the progress and follow-up of each perkembangan dan tindak lanjut dari setiap kasus reported case. yang telah dilaporkan. Perlindungan untuk Pelapor Protection for Whistleblowers Perseroan berkomitmen untuk memberikan The Company is committed to providing protection perlindungan kepada setiap karyawan yang to any employee who submits a report in good faith, menyampaikan laporan dengan itikad baik, implementing zero tolerance to retaliation, as well as menerapkan zero tolerance to retaliation, serta ensuring that all reports are handled confidentially. memastikan seluruh laporan ditangani secara rahasia. To that end, the Company provides a variety of Untuk itu, Perseroan menyediakan berbagai saluran reporting channels to choose from, including a hotline pelaporan yang dapat dipilih, termasuk hotline yang connected directly to the Unilever Global team, as terhubung langsung dengan tim Unilever Global, well as the option to submit reports anonymously. serta opsi penyampaian laporan secara anonim. Akses terhadap informasi terkait laporan dan identitas Access to information related to reports and the pelapor dibatasi hanya kepada pihak-pihak tertentu identity of whistleblowers is restricted to certain yang berwenang di dalam Perseroan. Setiap pihak authorised parties within the Company. Each party yang memiliki akses tersebut wajib menandatangani with such access is required to sign a confidentiality perjanjian kerahasiaan guna memastikan informasi agreement to ensure that the information is not tidak disalahgunakan dan tetap terjaga keamanannya. misused and remains secure. Menumbuhkan Kesadaran Raising Awareness on Whistleblowing akan Pelaporan Perseroan secara berkelanjutan meningkatkan The Company continuously improves understanding pemahaman mengenai sistem pelaporan melalui of the reporting system through various berbagai kanal komunikasi, antara lain media visual communication channels, including visual media seperti poster serta media digital yang ditempatkan such as posters and digital media placed throughout di seluruh lokasi perkantoran dan operasional. its offices and operational locations. Upaya ini dilengkapi dengan pelaksanaan program These efforts are complemented by campaigns and kampanye dan aktivasi yang dirancang untuk activations designed to build a sense of security membangun rasa aman dan kepercayaan, sehingga and trust, encouraging Unilever employees and karyawan dan mitra Unilever terdorong untuk partners to report suspected violations. Through this menyampaikan laporan atas dugaan pelanggaran. approach, the Company strives to create a culture Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berupaya of transparency and accountability throughout untuk menciptakan budaya transparansi dan the organisation. akuntabilitas di seluruh organisasi. 340 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 343
Pelaporan Pelanggaran di Tahun 2025 Whistleblower Reports in 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menerima Throughout 2025, the Company received 35 reports,
35 laporan kasus yang seluruhnya ditangani sesuai all of which were handled in accordance with
standar global melalui proses investigasi dan target global standards through an investigation and
penyelesaian 60 hari. Seluruh kasus yang berkaitan resolution process lasting in 60 days. All cases
dengan integritas bisnis dibahas dan diputuskan related to business integrity were discussed and
oleh Komite Integritas Bisnis dengan fokus pada decided by the Business Integrity Committee with a
upaya mitigasi, perbaikan, serta penetapan sanksi focus on mitigation, remediation, and the imposition
yang sesuai. of appropriate sanctions.
Jumlah dan Status Pelaporan 2025 2024
Total Reports and Status
Laporan diterima
Reports received 35 59
Laporan yang diinvestigasi
Reports investigated 35 36
Laporan yang diselesaikan
Reports Resolved 28 43
Jumlah kasus yang terbukti
Total Confirmed Cases 20 26
Bukan pelanggaran
Not A Violation 8 20
Sanksi Pelanggaran Violation Sanctions
Pada tahun 2025, Perseroan menjatuhkan sanksi In 2025, the Company imposed varying sanctions on
yang bervariasi terhadap jumlah kasus yang terbukti, the number of proven cases, ranging from extended
mulai dari pelatihan lanjutan atau pembinaan, training or guidance, written sanction, warning letter
teguran lisan, surat peringatan hingga pemutusan to termination of employment, adjusting to the level
hubungan kerja, dengan menyesuaikan tingkat of violation that occurred.
pelanggaran yang terjadi.
Pengadaan Barang dan Jasa
Procurement of Goods and Services
Pengelolaan Pengadaan Procurement Management
Barang dan Jasa
Perseroan mengacu pada sejumlah standar dan The Company refers to a number of standards and
praktik dalam proses pengadaan barang dan jasa,di practices in the procurement of goods and services,
antaranya Responsible Partner Policy (RPP), Aturan including the Responsible Partner Policy (RPP),
Pertanian Berkelanjutan atau Sustainable Agriculture the Sustainable Agriculture Code (SAC), and the
Code (SAC), dan ketentuan di dalam Kode Prinsip. provisions in the Code. This approach is applied to
Pendekatan ini diterapkan untuk memastikan proses ensure that the procurement process is conducted in
pengadaan berjalan secara bertanggung jawab a responsible and transparent manner.
dan transparan.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 341
Page 344
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE RPP menerapkan peraturan bagi pemasok Perseroan The RPP imposes regulations on the Company's untuk memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk suppliers to meet a number of requirements, including kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, concern for environmental preservation, employee kesejahteraan karyawan, dan hak asasi manusia welfare, and human rights. These standards aim to (HAM). Standar ini bertujuan untuk memastikan ensure that business operations are conducted with bahwa operasional bisnis dilaksanakan dengan integrity and transparency, and respect global human integritas dan transparansi, serta menghormati rights, such as compliance with labour standards that hak asasi manusia secara global seperti kepatuhan include freedom of association, appropriate wages, terhadap standar ketenagakerjaan yang mencakup and working hours that meet the applicable minimum kebebasan berserikat, gaji yang sesuai, serta jam kerja requirements. The Company is also committed to yang memenuhi persyaratan minimum yang berlaku. protecting the rights of indigenous peoples and local Perseroan juga berkomitmen untuk melindungi communities who may be vulnerable to violations. hak-hak masyarakat adat dan komunitas lokal yang mungkin rentan terhadap pelanggaran. Sementara itu, SAC bertujuan untuk mendorong Meanwhile, the SAC aims to encourage suppliers and pemasok dan petani dalam mengadopsi praktik farmers to adopt sustainable agricultural practices. pertanian berkelanjutan. Sebagai bagian dari As part of this commitment, prospective suppliers komitmen ini, calon pemasok Perseroan diwajibkan of the Company are required to undergo an audit menjalani proses audit yang mencakup berbagai process covering various important aspects, such aspek penting, seperti rekam jejak mereka dalam as their track record in terms of reliability, quality hal keandalan, manajemen mutu, manajemen management, environmental management, as well lingkungan, serta hak asasi manusia dan isu sosial, as human rights and other social, environmental and lingkungan dan tata kelola lainnya yang ditentukan governance issues specified in the Company's Code, dalam Kode Prinsip, standar, dan kebijakan Perseroan. standards and policies. Di samping itu, seluruh pemasok tanpa kecuali In addition, all suppliers without exception must harus mematuhi standar yang berlaku di Perseroan comply with the Company's applicable standards terkait perlindungan kesehatan, keselamatan, dan regarding health, safety, and environmental protection lingkungan untuk menjaga integritas operasional to maintain sustainable operational integrity. yang berkelanjutan. Sejalan dengan tujuan keberlanjutan Unilever secara In line with Unilever's global sustainability goals, global, Perseroan akan mendorong 50% pemasok the Company will encourage 50% of suppliers to untuk menandatangani komitmen Living Wage sign the Living Wage Promise commitment, which Promise yang akan memastikan terpenuhinya standar will ensure that fair wage standards are met in the upah layak dalam mata rantai pemasok tersebut. supply chain. Kebijakan Pengadaan Responsible Procurement Policy yang Bertanggung Jawab Kebijakan pengadaan Perseroan terangkum dalam The Company's procurement policy is outlined in RPP yang memiliki ketentuan sebagai berikut: the RPP, which contains the following provisions: Kepatuhan terhadap Hukum Compliance with the Laws Mitra bisnis mematuhi seluruh peraturan perundang- Our business partners adhere to all applicable laws undangan yang berlaku di negara di mana and regulations in the countries in which they operate, mereka beroperasi serta peraturan perundang- as well as relevant international laws and regulations undangan internasional yang relevan seperti sanksi such as trade sanctions, export controls, mandatory perdagangan, kontrol ekspor, kewajiban pelaporan, reporting, data protection, and antitrust. perlindungan data dan antimonopoli. 342 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 345
Penyuapan Bribery
Segala bentuk suap, korupsi, pemerasan atau Any form of bribery, corruption, extortion, or
penggelapan dilarang, dan terdapat prosedur yang embezzlement is prohibited, and adequate
memadai untuk mencegah penyuapan dalam semua procedures are in place to prevent bribery in
transaksi komersial yang dilakukan oleh mitra bisnis. all commercial dealings undertaken by our
business partners.
Benturan Kepentingan Conflict of Interests
Mitra bisnis harus melaporkan benturan kepentingan Our business partners must report conflict of interests
dalam setiap transaksi bisnis dengan Unilever, agar in any business transaction with Unilever to enable the
Perseroan dapat segera mengambil tindakan yang Company to take appropriate action. Any ownership
tepat. Setiap kepemilikan atau kepentingan bisnis or business interest by government officials or
oleh pejabat pemerintah atau perwakilan dari partai representatives of political parties in partners'
politik di dalam bisnis para mitra, harus dilaporkan businesses must be reported to Unilever before
kepada Unilever sebelum memulai hubungan bisnis commencing any business relationship with Unilever.
apapun dengan Unilever.
Gratifikasi dan Hiburan Gratuities and Entertainment
Pemberian hiburan atau gratifikasi dilakukan secara Any business entertainment or gratuities are kept
wajar dan alami, sepenuhnya untuk tujuan menjaga reasonable and appropriate, entirely intended for
hubungan bisnis yang baik dan tidak dimaksudkan maintaining good business relations and not meant
untuk memengaruhi keputusan apa pun tentang to influence any decision about future business. Gift
bisnis di masa mendatang. Pemberian hadiah antara giving between employees of business partners
karyawan mitra bisnis dan karyawan Unilever harus and Unilever employees should be avoided.
dihindari. Pertukaran hadiah secara resmi antar Official gift exchanges between companies are
perusahaan dapat diterima tetapi harus dilakukan acceptable but must be conducted transparently and
secara transparan dan tercatat dengan baik. recorded properly.
Informasi Rahasia dan Pesaing Confidential and Competitor Information
Semua informasi terkait persaingan bisnis harus All information relating to business competition
diperoleh secara sah dan hanya akan dipergunakan must be obtained legally and will only be used for
untuk tujuan yang sesuai dengan hukum dan purposes in compliance with applicable laws and
peraturan yang berlaku. Tidak ada upaya yang regulations. No attempt may be made to divulge any
dilakukan untuk membocorkan informasi apapun information to Unilever about its competitors that
kepada Unilever tentang kompetitor terkait informasi is commercially sensitive and confidential, or not in
yang sensitif terhadap kegiatan komersial mereka, the public domain. Similarly, Unilever's confidential
yang bersifat rahasia, atau tidak dalam ranah publik. and commercially sensitive information is business
Demikian pula informasi Unilever yang rahasia dan competition information that cannot be passed on to
sensitif secara komersial adalah informasi persaingan third parties unless expressly permitted by Unilever.
bisnis yang tidak dapat diteruskan ke pihak ketiga
kecuali secara tegas diizinkan oleh Unilever.
Catatan Keuangan, Praktik Pencucian Uang, Financial Records, Money Laundering,
dan Insider Trading and Insider Trading
Semua transaksi bisnis dan komersial dilakukan secara All business and commercial dealings are conducted
transparan dan dicatat secara akurat dalam buku dan transparently and recorded accurately in the books
catatan mitra bisnis. Dilarang melakukan partisipasi and records of business partners. No actual or
atau upaya pencucian uang. Tidak ada informasi attempted participation in money laundering is
rahasia Unilever yang dimiliki mitra bisnis yang dapat permitted. No confidential information in the business
digunakan dalam aktivitas insider trading. partner's possession regarding Unilever may be used
in insider trading activities.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 343
Page 346
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE Menjaga Informasi dan Properti Safeguarding Information and Property Informasi rahasia, pengetahuan, dan kekayaan Unilever's confidential information, know-how, intelektual Unilever harus dihormati dan dijaga. and intellectual property must be respected and Semua informasi yang disediakan oleh Unilever yang safeguarded. All information provided by Unilever tidak berada dalam ranah publik dianggap rahasia that is not in the public domain is deemed confidential dan hanya digunakan untuk tujuan tertentu. Seluruh and is only to be used for its intended purpose. All and dan setiap informasi pribadi tentang individu, seperti any personal information about individuals, such as data konsumen atau karyawan Unilever ditangani Unilever consumers' or employees' data, is handled dengan cara menghormati perlindungan privasi with the utmost respect for privacy protection and is dan tunduk terhadap semua undang-undang dan subject to all applicable privacy laws and regulations. peraturan yang berlaku terkait privasi. Kualitas Produk Product Quality Produk dan layanan disimpan dan dikirim dengan The storage and delivery of products and services memenuhi spesifikasi dan kriteria kualitas serta must meet the specifications and quality and safety keselamatan yang ditentukan dalam kontrak atau criteria specified in the contract or relevant document dalam dokumen produk terkait. Produk juga harus for the product. Products must also be guaranteed to terjamin aman untuk digunakan. be safe for use. Mengutamakan Pemasok Lokal Prioritising Local Suppliers Perseroan senantiasa mengembangkan kemitraan The Company continuously develops partnerships dengan pemasok lokal sebagai bagian dari with local suppliers as part of its supply chain strategi penguatan rantai pasok. Pendekatan strengthening strategy. This approach not only aims ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi to reduce dependence on imports and currency ketergantungan terhadap impor dan risiko fluktuasi fluctuation risks, but also to maintain operational mata uang, namun juga untuk menjaga stabilitas stability and make a positive contribution to the operasional serta memberikan kontribusi positif bagi national economy. perekonomian nasional. Hingga akhir tahun 2025, jumlah pemasok Unilever By the end of 2025, Unilever Indonesia had Indonesia mencapai 439 pemasok, dengan 60% 439 suppliers, 60% of which were local adalah pemasok lokal. Uraian lebih lanjut mengenai suppliers. Further details on supplier policy and kebijakan dan pengelolaan pemasok disajikan dalam management are presented in the Company's Laporan Keberlanjutan Perseroan Tahun 2025. 2025 Sustainability Report. Akses terhadap Informasi Access to Information Perseroan menyediakan akses informasi melalui The Company provides access to information situs web resmi www.unilever.co.id yang dapat through its official website, www.unilever.co.id, diakses dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. which is available in Indonesian and English. Through Melalui situs web tersebut, pemangku kepentingan this website, stakeholders can obtain various dapat memperoleh berbagai informasi terkait information related to the Company, such as financial Perseroan, seperti kinerja keuangan, informasi performance, shareholder information, presentations, pemegang saham, presentasi, siaran pers, informasi press releases, corporate action information, and aksi korporasi, hingga informasi keberlanjutan. sustainability information. 344 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 347
Selain melalui situs web, pertanyaan dan permintaan In addition to the website, questions and requests for
informasi lebih lanjut dapat disampaikan melalui: further information can be submitted via:
PT Unilever Indonesia Tbk
Grha Unilever, Jl. BSD Boulevard Barat Green Office Park Kavling 3, BSD City Tangerang 15345
Tel. +6221–80827000
E-mail: Unvr.indonesia@unilever.com
Website: www.unilever.co.id
Perseroan juga menyediakan akses informasi melalui The Company also provides access to information
media sosial sebagai berikut: through the following social media channels:
@unileveridn @UnileverIDN
Unilever Indonesia Unilever
Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Implementation of Corporate Governance Guidelines
Untuk memperkuat penerapan GCG, pada tahun 2025 To strengthen the implementation of GCG, in 2025
Perseroan melakukan monitoring dan evaluasi the Company conducted monitoring and evaluation
penerapan GCG dengan melakukan penilaian of GCG implementation by conducting a self-
mandiri (self-assessment) berdasarkan berbagai assessment based on the following parameters:
parameter sebagai berikut:
ACGS ACGS
111.13
Leadership in Corporate Governance
Nilai Penerapan GCG Berdasarkan Parameter ACGS
GCG Implementation Score Based on ACGS Parameters
Parameter ASEAN Corporate Governance Scorecard The ASEAN Corporate Governance Scorecard
(ACGS) adalah instrumen yang dikembangkan oleh (ACGS) parameter is an instrument developed by
ASEAN Capital Market Forum (ACMF) berdasarkan the ASEAN Capital Market Forum (ACMF) based on
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 345
Page 348
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
prinsip-prinsip tata kelola dari Organisation for the governance principles of the Organisation for
Economic Co-operation and Development (OECD). Economic Co-operation and Development (OECD).
Penerapan parameter ACGS dapat mendorong The application of ACGS parameters can encourage
penerapan GCG di Perseroan agar sesuai standar the implementation of GCG in the Company to
perusahaan terbuka di ASEAN. Hasil self-assessment comply with the standards of public companies in
berdasarkan parameter ACGS yang telah dilakukan ASEAN. The results of the self-assessment based
Perseroan kemudian ditelaah dan diverifikasi on ACGS parameters conducted by the Company
oleh pihak eksternal yaitu Indonesian Institute for were then reviewed and verified by an external
Corporate Directorship (IICD). party, namely the Indonesian Institute for Corporate
Directorship (IICD).
Indikator yang digunakan dalam penilaian ACGS The indicators used in the ACGS assessment include:
mencakup:
1. Level 1 yang terdiri dari lima bagian: 1. Level 1, which consists of five sections:
i. Hak-hak pemegang saham; i. Shareholder rights;
ii. Perlakuan setara terhadap pemegang saham; ii. Equal treatment of shareholders;
iii. Peran pemangku kepentingan; iii. The role of stakeholders;
iv. Pengungkapan dan transparansi; dan iv. Disclosure and transparency; and
v. Tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris. v. Responsibilities of the Board of Directors and
Board of Commissioners.
2. Level 2, terdiri dari Bonus dan Penalti. 2. Level 2, consisting of Bonuses and Penalties.
Hasil verifikasi IICD pada tahun 2025 menyatakan The results of the IICD verification in 2025 stated that
bahwa Perseroan mendapatkan status ‘ Leadership in the Company obtained the status of 'Leadership in
Corporate Governance’ dengan nilai penerapan GCG Corporate Governance' with a GCG implementation
sebesar 111,13 poin. Capaian tersebut mencerminkan score of 111.13 points. This achievement reflects that the
penerapan praktik tata kelola perusahaan di implementation of corporate governance practices
Unilever Indonesia telah sejalan dengan standar at Unilever Indonesia is in line with international
internasional, sekaligus melampaui skor rata-rata standards, while also exceeding the average
100 perusahaan publik yang dinilai berdasarkan score of 100 public companies assessed based on
ASEAN GCG Scorecard. the ASEAN GCG Scorecard.
Peraturan OJK OJK Regulations
Terpenuhi
Compliant
Penerapan GCG Berdasarkan Peraturan OJK
GCG Implementation Based on OJK Regulations
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib As a public company, the Company is required to
menerapkan self-assessment penerapan GCG conduct a self-assessment of GCG implementation
berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan based on Financial Services Authority Regulation
(POJK) No. 21/POJK.04/2005 tentang Penerapan (POJK) No. 21/POJK.04/2005 concerning the
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Surat Implementation of Corporate Governance Guidelines
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 32/ for Public Companies and Financial Services Authority
SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Circular Letter (SEOJK) No. 32/SEOJK.04/2015
Perusahaan Terbuka. concerning Guidelines for Corporate Governance of
Public Companies.
346 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 349
Self-assessment tersebut mencakup lima aspek, The self-assessment covers five aspects,
delapan prinsip, serta 25 rekomendasi penerapan eight principles, and 25 recommendations for the
aspek dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik implementation of good corporate governance
berdasarkan pendekatan “terpenuhi atau dengan aspects and principles based on a "comply or
penjelasan” (comply or explain). explain" approach.
No. Prinsip Penerapan di Perseroan
Principle Implementation in the Company
A. Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham
Relationship between Public Companies and Shareholders in Guaranteeing Shareholders' Rights
Prinsip 1 - Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan RUPS
Principle 1 - Enhancing the Value of the Annual GMS
1.1 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memiliki cara atau prosedur Perseroan memiliki prosedur pemungutan suara yang menjaga independensi
teknis pengumpulan pemegang saham. Prosedur ini dijelaskan dalam Tata Tertib Rapat Umum Pemegang
suara (voting) baik secara Saham, yang dibagikan sebelum terselenggaranya Rapat. Sesuai dengan Tata
terbuka maupun tertutup Tertib, Ketua Rapat akan menanyakan apakah ada pemegang saham dan/atau
yang mengedepankan kuasanya yang tidak setuju dengan butir-butir agenda, atau yang memilih untuk
independensi, dan abstain. Para pemegang saham tersebut kemudian diberikan formulir/melakukan
kepentingan pemegang pemilihan melalui perangkat elektronik yang dapat mereka isi secara rahasia/
saham. tertutup, menyatakan abstain atau ketidaksetujuan mereka. Setiap penghitungan
Public companies have suara mengacu pada jumlah saham yang dipegang oleh masing-masing pemegang
technical procedures for saham (Poll Vote). Suara kemudian dihitung, divalidasi dan diumumkan oleh pihak
collecting votes, both independen yaitu Biro Administrasi Efek dan notaris. Pasal 15.4 Anggaran Dasar
openly and confidentially, Perseroan menyatakan bahwa setiap saham yang diterbitkan dengan hak suara
that prioritise independence memiliki satu suara (satu saham satu suara). Mekanisme pemungutan suara secara
and the interests tertutup dilakukan melalui aplikasi eaSY KSEI maupun aplikasi yang disediakan oleh
of shareholders. Perseroan dalam bentuk barcode untuk pemungutan suara dan dapat diakses oleh
pemegang saham pada saat pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
dan Rapat Umum Pemegang Luar Biasa.
Complied
The Company has voting procedures that safeguard shareholder independence.
These procedures are set out in the Rules of Procedure for General Meetings of
Shareholders, which are distributed prior to the meeting. In accordance with the
Rules of Procedure, the Chair of the Meeting will ask whether any shareholders
and/or their proxies disagree with the agenda items, or choose to abstain. These
shareholders are then provided with a form or vote via an electronic device which
they may complete confidentially, indicating their abstention or disagreement. Each
vote count is based on the number of shares held by each shareholder (Poll Vote).
Votes are then counted, validated and announced by an independent party, namely
the Securities Administration Bureau and a notary. Article 15.4 of the Company’s
Articles of Association states that each share issued with voting rights carries one
vote (one share, one vote). The secret ballot mechanism is conducted via the eaSY
KSEI application or the application provided by the Company in the form of a
barcode for voting, and is accessible to shareholders during the Annual General
Meeting of Shareholders and the Extraordinary General Meeting of Shareholders.
1.2 Ringkasan risalah RUPS Terpenuhi
tersedia dalam Situs Web Ringkasan Risalah RUPST diterbitkan melalui situs web Perseroan (dalam bahasa
Perusahaan Terbuka paling Indonesia dan bahasa Inggris) dan juga melalui situs sistem pelaporan dari OJK dan
sedikit selama 1 (satu) tahun. IDX. Ringkasan ini diterbitkan satu hari kerja setelah diselenggarakannya RUPST.
A summary of the Annual Risalah RUPST sejak tahun 2011 tersedia di situs web Perseroan.
GMS minutes is available Complied
on the Public Company's A summary of the AGMS minutes is published on the Company’s website (in
website for at least Indonesian and English) and also via the reporting systems of the OJK and IDX. This
1 (one) year. summary is published one working day after the AGMS was held. AGMS minutes
dating back to 2011 are available on the Company’s website.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 347
Page 350
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
No. Prinsip Penerapan di Perseroan
Principle Implementation in the Company
Prinsip 2 - Meningkatkan Kualitas Komunikasi dengan Pemegang Saham
Principle 2 - Improving the Quality of Communication with Shareholders
2.1 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memiliki suatu kebijakan Perseroan memiliki kebijakan komunikasi dengan pemegang saham yang tersedia
komunikasi dengan di situs web Perseroan. Kebijakan tersebut menjelaskan kebijakan dan proses yang
Pemegang Saham mendukung komunikasi efektif dan efisien dengan pemegang saham dan investor
atau investor. dengan cara mendorong keterlibatan aktif mereka dan memastikan bahwa hak- hak
Public Companies have a mereka dilindungi dan dilaksanakan.
communication policy with Complied
Shareholders or investors. The Company has a shareholder communication policy available on the Company’s
website. This policy sets out the principles and processes that support effective
and efficient communication with shareholders and investors by encouraging their
active engagement and ensuring that their rights are protected and upheld.
2.2 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
mengungkapkan kebijakan Perseroan memiliki kebijakan komunikasi dengan pemegang saham yang tersedia
komunikasi Perusahaan di situs web Perseroan. Kebijakan tersebut menjelaskan kebijakan dan proses
Terbuka dengan Pemegang yang mendukung komunikasi efektif dan efisien dengan pemegang saham dan
Saham atau investor dalam investor dengan cara mendorong keterlibatan aktif mereka dan memastikan bahwa
Situs Web. hak- hak mereka dilindungi dan dilaksanakan. Kebijakan Komunikasi Pemegang
The Public Company Saham diungkapkan pada situs web Perseroan pada tautan ini www.unilever.co.id/
discloses its communication investor-relations/.
policy with shareholders or Complied
investors on its website. The Company has a shareholder communication policy available on the Company’s
website. This policy outlines the principles and processes that support effective
and efficient communication with shareholders and investors by encouraging their
active engagement and ensuring that their rights are protected and upheld. The
Shareholder Communication Policy is available on the Company’s website at this
link: www.unilever.co.id/investor-relations/.
B. Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
Functions and Roles of the Board of Commissioners
Prinsip 3 - Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris
Principle 3 - Strengthening the Membership and Composition of the Board of Commissioners
3.1 Penentuan jumlah Terpenuhi
anggota Dewan Komisaris Sesuai dengan Pedoman Dewan Komisaris pada bagian Tugas, Tanggung Jawab dan
mempertimbangkan kondisi Wewenang butir C(2), susunan dan kualitas Dewan Komisaris harus selaras dengan
Perusahaan Terbuka. ukuran Perusahaan, portofolio, budaya dan penyebaran geografis serta statusnya
The determination sebagai perusahaan tercatat. Di tahun 2025, lima dari enam anggota Dewan
of the number of Komisaris Perseroan (83%) merupakan Komisaris Independen. Komposisi tersebut
members of the Board of telah melebihi ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ POJK.04/2014
Commissioners takes into di mana setidaknya 30% dari jumlah anggota Dewan Komisaris harus merupakan
account the conditions of Komisaris Independen. Pedoman Dewan Komisaris dapat diakses pada situs
the Public Company. Perseroan bagian Pedoman Tata Kelola Perusahaan.
Complied
In accordance with the Board of Commissioners Charter under the section on Duties,
Responsibilities and Powers, point C(2), the composition and quality of the Board of
Commissioners must be commensurate with the Company’s size, portfolio, culture
and geographical spread, as well as its status as a listed company. In 2025, five out
of six members of the Company’s Board of Commissioners (83%) were Independent
Commissioners. This composition exceeds the requirements of Financial Services
Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014, which stipulates that at least 30% of the
members of the Board of Commissioners must be Independent Commissioners.
The Board of Commissioners Charter can be accessed on the Company’s website
under the Corporate Governance Guidelines section.
348 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 351
No. Prinsip Penerapan di Perseroan
Principle Implementation in the Company
3.2 Penentuan komposisi Terpenuhi
anggota Dewan Perseroan telah memastikan bahwa komposisi Dewan Komisaris telah mewakili
Komisaris memperhatikan keberagaman usia, keahlian, dan latar belakang sosial sebagaimana tercantum
keberagaman dalam Pedoman Dewan Komisaris poin C(2) tentang Tugas, Tanggung Jawab dan
keahlian, pengetahuan, Kewenangan. Pedoman Dewan Komisaris tersedia di situs web Perseroan.
dan pengalaman
Complied
yang dibutuhkan.
The Company has ensured that the composition of the Board of Commissioners
The composition of the reflects diversity in terms of age, expertise and social background, as set out
Board of Commissioners in point C(2) of the Board of Commissioners Charter on Duties, Responsibilities
shall take into account and Authorities. The Board of Commissioners Charter is available on the
the diversity of expertise, Company’s website.
knowledge, and
experience required.
Prinsip 4 - Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Principle 4 - Improving the Quality of the Board of Commissioners' Performance of Duties and Responsibilities
4.1 Dewan Komisaris Terpenuhi
mempunyai kebijakan Sebagaimana tercantum dalam Piagam Dewan Komisaris (Laporan dan
penilaian sendiri (self- Tanggung Jawab), Dewan Komisaris melakukan penilaian tahunan secara
assessment) untuk menilai mandiri atas kinerjanya secara kolegial dan individu, berdasarkan kriteria yang
kinerja Dewan Komisaris. direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, termasuk pengawasan
The Board of Commissioners dan dukungan Dewan Komisaris terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang
has its own self-assessment baik dalam Perseroan.
policy to evaluate the Complied
performance of the Board As set out in the Board of Commissioners’ Charter (Reports and Responsibilities), the
of Commissioners. Board of Commissioners conducts an annual self-assessment of its performance,
both collectively and individually, based on criteria recommended by the
Nomination and Remuneration Committee, including the Board of Commissioners’
oversight and support for the implementation of good corporate governance within
the Company.
4.2 Kebijakan penilaian sendiri Terpenuhi
(self-assessment) untuk Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris telah ditetapkan pada Pedoman Dewan
menilai kinerja Dewan Komisaris pada bagian Evaluasi Kinerja. Hasil kerja pengawasan Dewan Komisaris
Komisaris, diungkapkan dapat dilihat pada Laporan Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan 2025 ini.
melalui Laporan Tahunan
Complied
Perusahaan Terbuka.
The Board of Commissioners’ performance assessment policy is set out in the Board
The self-assessment of Commissioners Charter under the section on Performance Evaluation. The results
policy for evaluating the of the Board of Commissioners’ supervisory work can be found in the Board of
performance of the Board of Commissioners’ Report in this 2025 Annual Report.
Commissioners is disclosed
in the Annual Report of the
Public Company.
4.3 Dewan Komisaris Terpenuhi
mempunyai kebijakan Kebijakan Perseroan menyatakan bahwa seorang anggota Dewan Komisaris harus
terkait pengunduran diri mengundurkan diri jika dia dinyatakan bersalah atas tindak pidana. Hal ini tercantum
anggota Dewan Komisaris dalam Pedoman Dewan Komisaris pada Bagian Masa Jabatan.
apabila terlibat dalam
Complied
kejahatan keuangan.
The Company’s policy states that a member of the Board of Commissioners must
The Board of Commissioners resign if they are found guilty of a criminal offence. This is set out in the Board of
has a policy regarding the Commissioners Charter under the section on Terms of Office.
resignation of Board of
Commissioners members
if they are involved in
financial crimes.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 349
Page 352
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
No. Prinsip Penerapan di Perseroan
Principle Implementation in the Company
4.4 Dewan Komisaris atau Terpenuhi
Komite yang menjalankan Komite Nominasi dan Remunerasi membuat rekomendasi tentang perencanaan
fungsi Nominasi dan suksesi di tahun 2025. Kami memiliki proses yang sistematis untuk perencanaan
Remunerasi menyusun suksesi yang mencakup pemetaan bakat, identifikasi orang-orang dengan potensi
kebijakan suksesi kepemimpinan di seluruh organisasi, dan program pengembangan terintegrasi yang
dalam proses Nominasi menggabungkan pelatihan, pembinaan, penempatan kerja dan rotasi. Informasi
anggota Direksi. lebih lengkap, dapat ditemukan di dalam Laporan Tahunan 2025 ini.
The Board of Commissioners Complied
or the Committee The Nomination and Remuneration Committee made recommendations regarding
responsible for Nomination succession planning for 2025. We have a systematic process for succession planning
and Remuneration develops that includes talent mapping, identifying individuals with leadership potential across
a succession policy in the the organisation, and an integrated development programme combining training,
process of nominating mentoring, job placement and rotation. Further details can be found in this 2025
members of the Board Annual Report.
of Directors.
C. Fungsi dan Peran Direksi
Functions and Roles of the Board of Directors
Prinsip 5 - Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi
Principle 5 - Strengthening the Membership and Composition of the Board of Directors
5.1 Penentuan jumlah anggota Terpenuhi
Direksi mempertimbangkan Perseroan telah memastikan bahwa komposisi dan kualitas anggota Direksi sesuai
kondisi Perusahaan Terbuka dengan ukuran perusahaan, portofolio, budaya, jejak geografis serta status
serta efektivitas dalam Perseroan sebagai perusahaan terbuka. Hal ini tercantum dalam Pedoman Direksi
pengambilan keputusan. bagian Struktur Keanggotaan. Komposisi Direksi terdiri dari enam anggota per
The determination of the 31 Desember 2025, sesuai dengan peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014.
number of members of the Complied
Board of Directors takes The Company has ensured that the composition and quality of the Board
into account the conditions of Directors are commensurate with the Company’s size, portfolio, culture,
of the Public Company geographical footprint and status as a publicly listed company. This is set out in the
and the effectiveness of Board of Directors Charter under the Membership Structure section. The Board of
resolution-making. Directors comprises six members as at 31 December 2025, in accordance with OJK
Regulation No. 33/POJK.04/2014.
5.2 Penentuan komposisi Terpenuhi
anggota Direksi Perseroan telah memastikan bahwa komposisi dan kualitas anggota Direksi sesuai
memperhatikan, dengan ukuran perusahaan, portofolio, budaya, jejak geografis serta status
keberagaman Perseroan sebagai perusahaan terbuka. Hal ini tercantum dalam Pedoman Direksi
keahlian, pengetahuan, bagian Struktur Keanggotaan. Komposisi Direksi terdiri dari enam anggota per
dan pengalaman 31 Desember 2025, sesuai dengan peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014.
yang dibutuhkan.
Complied
The composition of the The Company has ensured that the composition and quality of the Board
Board of Directors shall take of Directors are commensurate with the Company’s size, portfolio, culture,
into account the diversity of geographical footprint and status as a public company. This is set out in the Board
expertise, knowledge, and of Directors Charter under the section on Membership Structure. The Board of
experience required. Directors comprises six members as at 31 December 2025, in accordance with OJK
Regulation No. 33/POJK.04/2014.
5.3 Anggota Direksi yang Terpenuhi
membawahi bidang Direktur Keuangan Perseroan memiliki latar belakang pendidikan di bidang
akuntansi atau keuangan Akuntansi dan telah memiliki pengalaman di bidang keuangan pada beberapa
memiliki keahlian dan/ posisi senior, yaitu Bapak Neeraj Lal. Profil beliau dapat dilihat dalam Laporan
atau pengetahuan di Tahunan 2025 ini. Pedoman Direksi juga menetapkan bahwa Direksi harus memiliki
bidang akuntansi. setidaknya satu pakar keuangan.
Members of the Board Complied
of Directors overseeing The Company’s Finance Director, Mr. Neeraj Lal, has a background in accounting
accounting or finance and has held senior positions in the finance sector. His profile can be found in this
have expertise and/or 2025 Annual Report. The Board of Directors Charter also stipulates that the Board of
knowledge in accounting. Directors must include at least one finance expert.
350 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 353
No. Prinsip Penerapan di Perseroan
Principle Implementation in the Company
Prinsip 6 - Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Principle 6 - Improving the Quality of the Board of Directors' Duties and Responsibilities
6.1 Direksi mempunyai Terpenuhi
kebijakan penilaian sendiri Direksi melakukan penilaian tahunan secara mandiri atas kinerja kolektif dan
(self-assessment) untuk individunya berdasarkan kriteria yang diajukan oleh Komite Nominasi dan
menilai kinerja Direksi. Remunerasi. Dewan Komisaris juga melakukan evaluasi tahunan atas kinerja Direksi.
The Board of Directors has Complied
its own self-assessment The Board of Directors conducts an annual self-assessment of its collective and
policy to evaluate the individual performance based on criteria proposed by the Nomination and
performance of the Board Remuneration Committee. The Board of Commissioners also conducts an annual
of Directors. evaluation of the Board of Directors’ performance.
6.2 Kebijakan penilaian Terpenuhi
sendiri (self-assessment) Direksi melakukan penilaian tahunan secara mandiri atas kinerja kolektif dan
untuk menilai kinerja individunya berdasarkan kriteria yang direkomendasikan oleh Komite Nominasi
Direksi diungkapkan dan Remunerasi. Kriteria tersebut meliputi kinerja keuangan dan bisnis Perseroan,
melalui laporan tahunan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, dan kepatuhan terhadap peraturan
Perusahaan Terbuka. yang berlaku. Kinerja manajemen dijelaskan dalam laporan Direksi dalam Laporan
The self-assessment Tahunan 2025 ini.
policy for evaluating the Complied
performance of the Board The Board of Directors conducts an annual self-assessment of its collective and
of Directors is disclosed in individual performance based on criteria recommended by the Nomination and
the annual report of the Remuneration Committee. These criteria include the Company’s financial and
Public Company. business performance, the implementation of good corporate governance, and
compliance with applicable regulations. Management’s performance is detailed in
the Board of Directors’ report in this 2025 Annual Report.
6.3 Direksi mempunyai Terpenuhi
kebijakan terkait Kebijakan Perseroan menyatakan bahwa seorang anggota Direksi harus
pengunduran diri anggota mengundurkan diri jika dia dinyatakan bersalah atas tindak pidana. Hal ini tercantum
Direksi apabila terlibat dalam Piagam Direksi pada Bagian Masa Penunjukan.
dalam kejahatan keuangan.
Complied
The Board of Directors The Company’s policy states that a member of the Board of Directors must resign if
has a policy regarding they are found guilty of a criminal offence. This is set out in the Board Charter under
the resignation of Board the ‘Term of Appointment’ section.
members if they are
involved in financial crimes.
D. Partisipasi Pemangku Kepentingan
Stakeholder Participation
Prinsip 7 - Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan
Principle 7 - Improving Corporate Governance through Stakeholder Participation
7.1 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memiliki kebijakan untuk Kebijakan Perseroan untuk mencegah terjadinya informasi orang dalam (insider
mencegah terjadinya trading) ditetapkan dalam Kode Prinsip Bisnis. Kode Prinsip tersebut menetapkan
insider trading . bahwa karyawan dilarang menggunakan informasi orang dalam (insider trading)
Public companies have untuk membeli atau menjual sekuritas di Unilever PLC, atau anak perusahaan
policies to prevent Unilever yang terdaftar, termasuk Perseroan, atau perusahaan publik lainnya.
insider trading. Sekuritas tersebut dapat mencakup saham, ekuitas dan derivatif, atau lindung
nilai. Komite Pengungkapan Unilever bertanggung jawab, atas nama Manajemen,
untuk memastikan bahwa Perseroan telah menetapkan prosedur dan kontrol
yang memadai untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
yang berlaku tentang insider trading . Rincian tentang pencegahan Insider Trading
dinyatakan dalam Kode Prinsip Bisnis, yang dapat diakses di situs web Perseroan.
Complied
The Company’s policy to prevent insider trading is set out in the Code of Business
Principles. These Code stipulate that employees are prohibited from using
insider information to buy or sell securities in Unilever PLC, or any listed Unilever
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 351
Page 354
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE
No. Prinsip Penerapan di Perseroan
Principle Implementation in the Company
subsidiary, including the Company, or any other public company. Such securities
may include shares, equities and derivatives, or hedging instruments. The Unilever
Disclosure Committee is responsible, on behalf of Management, for ensuring
that the Company has established adequate procedures and controls to ensure
compliance with applicable laws and regulations regarding insider trading.
Details regarding the prevention of Insider Trading are set out in the Code of
Business Principles, which are available on the Company’s website.
7.2 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memiliki kebijakan anti Perseroan mematuhi Kebijakan Anti Korupsi yang termaktub dalam Kode Prinsip
korupsi dan anti fraud. Bisnis Perseroan sebagai berikut: Komitmen kami untuk berbisnis secara etis
Public companies have termasuk pendekatan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap praktik suap dan
anti-corruption and korupsi yang berlaku untuk semua usaha Perseroan, tanpa menghiraukan praktik
anti-fraud policies. bisnis lokal. Kebijakan Anti-Korupsi ini menjelaskan apa yang harus dilakukan dan
tidak boleh dilakukan karyawan untuk memenuhi ketentuan Perseroan dan langkah
apa yang harus diambil oleh para karyawan jika mereka tidak bisa menghindari
ancaman bahaya fisik apabila tidak memenuhi permintaan untuk pembayaran.
Dalam kasus tersebut, karyawan yang terlibat harus segera melaporkan secara rinci
kepada Petugas Integritas Bisnis mengenai permintaan dan pembayaran.
Complied
The Company adheres to the Anti-Corruption Policy set out in the Company’s
Code of Business Principles as follows: Our commitment to conducting business
ethically includes a zero-tolerance approach to bribery and corruption, which
applies to all of the Company’s operations, regardless of local business practices.
This Anti-Corruption Policy explains what employees must and must not do to
comply with the Company’s requirements, and what steps employees must take
if they cannot avoid a threat of physical harm by refusing a request for payment.
In such cases, the employees involved must immediately report the details of the
request and payment to the Business Integrity Officer.
7.3 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memiliki kebijakan tentang Kebijakan tentang Seleksi dan Peningkatan Kemampuan Pemasok diatur dalam Kebijakan
seleksi dan peningkatan Pengadaan yang Bertanggung Jawab dan Kebijakan Rekanan Usaha yang Bertanggung
kemampuan pemasok Jawab. Kedua kebijakan tersebut mengatur persyaratan yang dipenuhi oleh pemasok
atau vendor. untuk dapat melakukan bisnis dengan Perseroan. Kedua kebijakan tersebut dapat dilihat
Public Companies have di situs web Perseroan, pada bagian Kebijakan Tata Kelola Perusahaan.
policies regarding Complied
the selection and Policies regarding the selection and capacity building of suppliers are set out in the
improvement of supplier Responsible Procurement Policy and the Responsible Business Partner Policy. These
or vendor capabilities. policies outline the requirements that suppliers must meet in order to do business
with the Company. Both policies can be viewed on the Company’s website, under the
Corporate Governance Policies section.
7.4 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memiliki kebijakan Perseroan menjunjung tinggi hak-hak kreditur sesuai dengan Kebijakan Perlindungan
tentang pemenuhan Kreditur yang tersedia dalam bagian Kebijakan Tata Kelola Perusahaan di situs
hak-hak kreditur. web Perseroan.
The Public Company has a Complied
policy on the fulfilment of The Company upholds the rights of creditors in accordance with the Creditor
creditors' rights. Protection Policy, which is available in the Corporate Governance Policies section
of the Company’s website.
7.5 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memiliki kebijakan Perseroan memiliki kebijakan pelaporan pelanggaran (whistleblowing). Setiap
sistem whistleblowing . pelaporan whistleblowing yang masuk akan dinilai apakah termasuk pelanggaran
The Public Company terhadap Kode Prinsip Bisnis Perseroan. Penjelasan lengkap tentang prosedur
has a whistleblowing pelaporan, penanganan laporan, pengelola sistem, perlindungan dan kerahasiaan
system policy. pelapor, serta hasil dan tindak lanjut dari laporan, disajikan dalam Laporan Tahunan
2025 ini.
Complied
The Company has a whistleblowing policy. Every whistleblowing report received is
assessed to determine whether it constitutes a breach of the Company’s Code of
352 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 355
No. Prinsip Penerapan di Perseroan
Principle Implementation in the Company
Business Principles. A full explanation of the reporting procedures, handling of
reports, system administrators, protection and confidentiality of whistleblowers,
as well as the outcomes and follow-up actions regarding reports, is provided in
this 2025 Annual Report.
7.6 Perusahaan Terbuka Terjelaskan
memiliki kebijakan Perseroan memiliki insentif yang diberikan kepada karyawan dengan
pemberian insentif jangka memperhatikan peraturan yang berlaku sehingga dapat bermanfaat dalam rangka
panjang kepada Direksi menjaga loyalitas dan memberikan motivasi kepada Direksi dan karyawan untuk
dan karyawan. meningkatkan kinerja atau produktivitasnya dalam jangka panjang. Adapun untuk
The Public Company has a karyawan tertentu, Perseroan memberikan program Annual Shares Plan kepada
policy on providing long- karyawan Perseroan berdasarkan kinerja dari Unilever PLC.
term incentives to the Board The Company provides incentives to employees in compliance with applicable
of Directors and employees. regulations, aimed at supporting employee retention and motivating the Board of
Directors and employees to enhance their performance and productivity over the
long term. For certain employees, the Company also grants an Annual Shares Plan,
which is awarded based on the performance of Unilever PLC.
E. Keterbukaan Informasi
Information Disclosure
Prinsip 8 - Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi
Principle 8 - Improving the Implementation of Information Disclosure
8.1 Perusahaan Terbuka Terpenuhi
memanfaatkan penggunaan Perseroan menggunakan teknologi informasi untuk menyebarkan
teknologi informasi informasi perusahaan.
secara lebih luas selain Selain situs web Perseroan unilever.co.id, kami juga menggunakan media berikut
Situs Web sebagai media untuk publikasi:
keterbukaan informasi. Instagram: @unileveridn, X: @UnileverIDN, YouTube: Unilever Indonesia
Public Companies utilise Complied
information technology
The Company uses information technology to disseminate corporate information.
more extensively than just
In addition to the Company’s website, unilever.co.id, we also use the following
their websites as a medium
platforms for publications:
for information disclosure.
Instagram: @unileveridn, X: @UnileverIDN, YouTube: Unilever Indonesia
8.2 Laporan Tahunan Terpenuhi
Perusahaan Terbuka Satu-satunya pemegang saham pengendali yang memiliki saham lebih dari 5%
mengungkapkan pemilik adalah Unilever PLC, sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Tahunan 2025 ini.
manfaat akhir dalam
The only controlling shareholder holding more than 5% of the shares is Unilever PLC,
kepemilikan saham
as stated in this 2025 Annual Report.
Perusahaan Terbuka paling
sedikit 5% (lima persen),
selain pengungkapan
pemilik manfaat akhir
dalam kepemilikan saham
Perusahaan Terbuka melalui
pemegang saham utama
dan pengendali.
The Annual Report of Public
Companies discloses the
ultimate beneficial owners
of at least 5% (five per cent)
of the shares of Public
Companies, in addition
to disclosing the ultimate
beneficial owners of
shares in Public Companies
through major shareholders
and controllers.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 353
Page 356
Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
354 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 357
2025
Tangguh dalam
Perubahan, Memberikan
Dampak Bermakna
Resilient Through Change,
Delivering Meaningful Impact
Pada 2025, Unilever Indonesia melanjutkan strategi In 2025, Unilever Indonesia continued its
keberlanjutan yang berfokus pada empat pilar yaitu sustainability strategy, which focuses on four pillars:
Iklim, Alam, Plastik, dan Mata Pencaharian. Climate, Nature, Plastic and Livelihoods.
Iklim menggambarkan upaya kami menuju target Climate describes our efforts towards the
Net Zero Emission (NZE) pada 2039, Alam sebagai Net Zero Emissions (NZE) target by 2039; Nature
upaya kami dalam mendukung ekosistem alam represents our efforts to support natural ecosystems
melalui penerapan pertanian regeneratif, Plastik through the adoption of regenerative agriculture;
menjadi upaya kami untuk mengakhiri limbah Plastic is our commitment to ending plastic waste;
plastik, dan Mata Pencaharian yang menargetkan and Livelihoods aims to ensure decent livelihoods
terwujudnya penghidupan yang layak serta standar and a living wage for everyone in our value chain.
upah (living wage) bagi seluruh pihak di rantai
nilai kami.
Di luar itu, kami juga terus mendorong dampak yang Beyond this, we have continued to drive broader
lebih luas melalui merek dan produk kami, inovasi impact through our brands and products,
dan pemasaran yang bertanggung jawab, serta responsible innovation and marketing, and
program-program yang mendukung kehidupan programmes that support healthier lives and
yang lebih sehat dan komunitas yang lebih kuat. stronger communities.
Inisiatif keberlanjutan Unilever Indonesia dijalankan Unilever Indonesia’s sustainability initiatives are
selaras dengan prinsip Environmental, Social, and aligned with the principles of Environmental,
Governance (ESG), kontribusi terhadap Sustainable Social, and Governance(ESG), contributions to
Development Goals (SDGs), penerapan hak asasi the Sustainable Development Goals (SDGs), the
manusia sesuai prinsip UN Global Impact (UNGC), implementation of human rights in accordance with
serta program pemerintah di bidang sosial the UN Global Compact (UNGC), and government
dan lingkungan. programmes in the social and environmental sectors.
Penjelasan lebih lanjut mengenai kinerja Further details regarding Unilever Indonesia’s
keberlanjutan Unilever Indonesia disajikan secara sustainability performance are comprehensively
komprehensif di dalam Laporan Keberlanjutan presented in the Unilever Indonesia Sustainability
Unilever Indonesia 2025. Report 2025.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 355
Page 358
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Unilever Indonesia Tbk
Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Unilever Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, April 2026.
Direksi
The Board of Directors
Benjie Yap
Presiden Direktur
President Director
Neeraj Lal Alejandro Meinardo Santos Concha
Direktur Direktur
Director Director
Hendri Widiarta Nurdiana Darus
Direktur Direktur
Director Director
356 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 359
The Board of Directors’ and the Board of Commissioners’
Statement of Responsibility for the 2025 Annual Report
of PT Unilever Indonesia Tbk
We the undersigned hereby declare that all the information contained in the 2025 Annual Report of
PT Unilever Indonesia Tbk has been presented completely in its entirety and that we assume full responsibility
for the accuracy of the content of the Company’s Annual Report.
This statement is made truthfully.
Jakarta, April 2026.
Dewan Komisaris
The Board of Commissioners
Sanjiv Mehta
Presiden Komisaris
President Commissioner
Alexander Steven Rusli Debora Herawati Sadrach
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
Ignasius Jonan Fauzi Ichsan Alissa Wahid
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 357
Page 360
Laporan Keuangan
Financial Statements
PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Keuangan Tahunan
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
Serta untuk Tahun-Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Annual Financial Statements
31 December 2025 and 31 December 2024
And for the Years Ended
31 December 2025 And 2024
358 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 361
Daftar Isi Contents
Halaman/Page
Pernyataan Dewan Direksi tentang Board of Directors’ Statement of
Tanggung Jawab Responsibility
Laporan Keuangan: Financial Statements:
Laporan Posisi Keuangan 1/1 – 1/3 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain 2 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 3 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 4 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 5/1 – 5/83 Notes to the Financial Statements
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Page 362
Page 363
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Aset Lancar Current Assets
Kas dan setara kas 2c, 3 5,705,674 671,180 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga 2g, 4 1,448,417 1,685,328 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2g, 4 229,266 195,614 Related parties -
Uang muka dan piutang lain-lain Advances and other debtors
- Pihak ketiga 307,049 96,793 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7c 72,673 87,225 Related parties -
Persediaan 2h, 5 2,453,106 2,505,852 Inventories
Beban dibayar di muka 2n, 8 44,461 25,798 Prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 15c 7,500 12,758 Prepaid taxes
Aset yang dimiliki untuk dijual 2aa, 38 276,477 - Assets Held for Sale
Jumlah Aset Lancar 10,544,623 5,280,548 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Aset tetap 2i, 2k, 9a 7,145,889 9,321,605 Fixed assets
Goodwill 2k, 2l, 11 61,925 61,925 Goodwill
Aset takberwujud 2k, 2m,12 332,219 337,348 Intangible assets
Aset hak-guna 2j, 2k, 10 499,838 459,905 Right-of-use assets
Aset tidak lancar lainnya 52,983 75,193 Other non-current assets
Klaim Pajak yang Claim for Refundable
dapat dikembalikan 15e 1,379,862 509,671 Taxes
Jumlah Aset Tidak Lancar 9,472,716 10,765,647 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 20,017,339 16,046,195 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan ini. of these financial statements.
Halaman 1/1 Page
Page 364
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Pinjaman bank 2p, 13 - 1,450,000 Bank borrowings
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga 2q, 14 4,588,389 3,812,423 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2q,14 106,940 170,874 Related parties -
Utang pajak Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 2r, 15d 1,283,401 133,893 Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 15d 1,028,337 93,547 Other taxes -
Akrual 2o, 2x, 16 4,103,034 3,797,590 Accruals
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 17 1,871,911 1,436,933 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7d 812,399 725,789 Related parties -
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka pendek 2s, 18 137,446 171,362 liabilities – current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka pendek 2j, 10 290,762 37,790 – current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 14,222,619 11,830,201 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Liabilitas pajak tangguhan 2r, 15b 2,863 108,972 Deferred tax liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka panjang 2s, 18 962,660 1,464,913 liabilities – non-current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka panjang 2j, 10 354,079 492,842 – non-current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1,319,602 2,066,727 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 15,542,221 13,896,928 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan ini. of these financial statements.
Halaman 1/2 Page
Page 365
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
(Modal dasar, seluruhnya ditempatkan (Authorised, issued and fully paid-up:
dan disetor penuh: 38.150.000.000 38,150,000,000 common shares with
saham biasa dengan nilai nominal Rp2 par value of Rp2 (full amount) per
(nilai penuh) per saham) 2t, 19 76,300 76,300 share)
Tambahan modal disetor 2t, 20, 21 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Saham treasuri 2y, 19 (285,045) - Treasury shares
Saldo laba yang dicadangkan 23 15,260 15,260 Appropriated retained earnings
Saldo laba yang belum dicadangkan 4,572,603 1,961,707 Unappropriated retained earnings
2
JUMLAH EKUITAS 4,475,118 2,149,267 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 20,017,339 16,046,195 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan ini. of these financial statements.
Halaman 1/3 Page
Page 366
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
2025 Notes 2024*
OPERASI YANG DILANJUTKAN CONTINUING OPERATION
Penjualan bersih 31,943,461 2b, 2o, 24 30,622,614 Net sales
Harga pokok penjualan (16,946,367) 2b, 2o, 25 (16,062,942) Cost of goods sold
LABA BRUTO 14,997,094 14,559,672 GROSS PROFIT
Beban pemasaran dan penjualan (7,396,945) 2o, 26a (7,670,796) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (2,963,445) 2b, 2o, 26b (3,064,055) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (44,683) (17,504) Other expense, net
LABA USAHA 4,592,021 3,807,317 OPERATING PROFIT
Penghasilan keuangan 24,447 16,101 Finance income
Biaya keuangan (118,188) (72,274) Finance costs
LABA SEBELUM PAJAK PROFIT BEFORE
PENGHASILAN 4,498,280 3,751,144 INCOME TAX
Beban pajak penghasilan (960,983) 2r, 15a (846,496) Income tax expense
LABA DARI OPERASI YANG PROFIT FROM CONTINUING
DILANJUTKAN 3,537,297 2,904,648 OPERATION
OPERASI YANG DIHENTIKAN DISCONTINUED OPERATION
Laba tahun berjalan dari Profit for the year from
operasi yang dihentikan 309,460 464,045 discontinued operation
Laba penjualan Gain on sale of
operasi yang dihentikan 3,794,404 - discontinued operation
Jumlah laba dari operasi yang dihentikan Total profit from discontinued operation
setelah pajak 4,103,864 2z, 39 464,045 net of tax
LABA 7,641,161 3,368,693 PROFIT
Laba/(rugi) komprehensif lain Other comprehensive income/(loss)
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurements of employee
imbalan kerja 86,092 2s, 18 (126,877) benefits obligations
Pajak terkait atas penghasilan Related tax on other
komprehensif lain (18,940) 2r, 15b 27,913 comprehensive income
Jumlah Laba/(rugi) Total other comprehensive
komprehensif lain, neto 67,152 (98,964) Income/(loss), net
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 7,708,313 3,269,729 INCOME
Laba sebelum bunga, pajak, Earnings before interest, tax,
penyusutan dan amortisasi (EBITDA) depreciation and amortization (EBITDA)
operasi yang dilanjutkan 5,260,715 35 4,439,040 continuing operation
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah (expressed in Rupiah full amount
per saham) 2v, 28 per share)
Operasi yang dilanjutkan 93 76 Continuing operation
Operasi yang dihentikan 108 12 Discontinued operations
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 39) *) As restated and re-presented (See Note 39)
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan ini. of these financial statements.
Halaman 2 Page
Page 367
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Perubahan Ekuitas Statement of Changes in Equity
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 For The Years Ended 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo laba yang
Saldo laba yang belum
Tambahan dicadangkan/ dicadangkan/
modal disetor/ Saham treasuri/ Appropriated Unappropriated
Modal saham/ Additional Treasury retained retained Jumlah/
Share capital paid-in capital Shares earnings earnings Total
Saldo 31 Desember 2023 76,300 96,000 - 15,260 3,193,678 3,381,238 Balance as at 31 December 2023
Penghasilan komprehensif - 2024 Comprehensive income - 2024
Laba - - - - 3,368,693 3,368,693 Profit
Jumlah rugi komprehensif lain, neto - - - - (98,964) (98,964) Total other comprehensive loss, net
Dividen (catatan 2u dan 22) - - - - (4,501,700) (4,501,700) Dividend (notes 2u and 22)
Saldo 31 Desember 2024 76,300 96,000 - 15,260 1,961,707 2,149,267 Balance as at 31 December 2024
Penghasilan komprehensif - 2025 Comprehensive income - 2025
Laba - - - - 7,641,161 7,641,161 Profit
Jumlah laba komprehensif lain, neto - - - - 67,152 67,152 Total other comprehensive gain, net
Dividen (catatan 2u dan 22) - - - - (5,097,417) (5,097,417) Dividend (notes 2u and 22)
Saham treasuri (catatan 2y dan 19) - - (285,045) - - (285,045) Treasury shares (notes 2y and 19)
Saldo 31 Desember 2025 76,300 96,000 (285,045) 15,260 4,572,603 4,475,118 Balance as at 31 December 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan ini. of these financial statements.
Halaman 3 Page
Page 368
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Arus Kas Statement of Cash Flows
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
2025 Notes 2024
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Penerimaan dari pelanggan 40,076,743 39,159,720 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (27,657,268) (28,547,341) Payments to suppliers
Pembayaran remunerasi direksi Payments of directors’ and
dan karyawan (1,756,877) (2,313,210) employees’ remuneration
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term employee
panjang pensiun – bagian jangka pendek (225,264) (101,468) benefits pension – current portion
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term
panjang non-pensiun (173,885) 18 (70,787) employee benefits non-pension
Pemberian pinjaman karyawan, neto (5,779) (7,399) Provision of employee loans, net
Pembayaran untuk beban jasa dan royalti (2,477,443) (2,417,793) Payments of service fees and royalty
Kas yang dihasilkan dari operasi 7,780,227 5,701,722 Cash generated from operations
Penerimaan dari penghasilan keuangan 27,838 18,476 Receipts of finance income
Pembayaran biaya keuangan (88,869) (43,600) Payments of finance costs
Pembayaran pajak penghasilan badan (1,051,509) 15 (1,206,945) Payments of corporate income tax
Pembayaran untuk klaim pajak yang dapat Payments of
dikembalikan (870,191) (509,671) Claim for refundable tax
Arus kas neto yang dihasilkan dari Net cash flows from
aktivitas operasi 5,797,496 3,959,982 operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Hasil penjualan aset tetap 11,407 9c 57,854 Proceeds from the sale of fixed assets
Perolehan aset tetap (862,296) 9a, 34 (1,072,728) Acquisition of fixed assets
Penerimaan kas dari penjualan Cash received from sale
operasi yang dihentikan 7,000,000 36, 39 - of discontinued operation
Arus kas neto yang dihasilkan dari/ Net cash flows from/
(digunakan untuk) aktivitas investasi 6,149,111 (1,014,874) (used in) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
(Pelunasan)/penerimaan pinjaman bank, (Repayment)/proceeds of bank
neto (1,450,000) 1,450,000 borrowings, net
Pembayaran dividen kepada Dividends paid to the
pemegang saham (5,097,417) 22 (4,497,438) Shareholders
Pembayaran liabilitas sewa (79,802) 10 (247,243) Payments of lease liabilities
Pembelian saham treasuri (285,045) - Acquisition of treasury shares
Arus kas neto yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas pendanaan (6,912,264) (3,294,681) financing activities
Kenaikan/(penurunan) bersih kas Net increase/(decrease) in cash
dan setara kas 5,034,343 (349,573) and cash equivalents
Dampak perubahan kurs terhadap Effect of exchange rate changes on
kas dan setara kas 151 155 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
awal tahun 671,180 2a, 2c, 3 1,020,598 the beginning of the year
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
akhir tahun 5,705,674 2a, 2c, 3 671,180 the end of the year
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan ini. of these financial statements.
Halaman 4 Page
Page 369
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum 1. General information
PT Unilever Indonesia Tbk ("Perseroan") didirikan pada PT Unilever Indonesia Tbk (the "Company") was
tanggal 5 Desember 1933 dengan nama Lever’s established on 5 December 1933 as Lever’s Zeepfabrieken
Zeepfabrieken N.V. dengan akta No. 23 oleh Tn. A.H. van N.V. by deed No. 23 of Mr. A.H. van Ophuijsen, a notary in
Ophuijsen, notaris di Batavia, disetujui oleh Gouverneur Batavia, which was approved by the Gouverneur Generaal
Generaal van Nederlandsch-Indie dengan surat No. 14 van Nederlandsch-Indie in letter No. 14 on 16 December
tanggal 16 Desember 1933, didaftarkan di Raad van 1933, registered at the Raad van Justitie in Batavia under
Justitie di Batavia dengan No. 302 pada tanggal 22 No. 302 on 22 December 1933 and published in the
Desember 1933, dan diumumkan dalam Javasche Javasche Courant on 9 January 1934, Supplement No. 3.
Courant tanggal 9 Januari 1934, Tambahan No. 3.
Nama Perseroan diubah menjadi "PT Unilever Indonesia" The Company’s name was changed to
dengan akta No. 171 tanggal 22 Juli 1980 dari notaris Ny. "PT Unilever Indonesia" by deed No. 171 dated 22 July
Kartini Muljadi, S.H.. Selanjutnya perubahan nama 1980 of public notary Mrs. Kartini Muljadi, S.H.. The
Perseroan menjadi "PT Unilever Indonesia Tbk", dilakukan Company’s name was changed to "PT Unilever Indonesia
dengan akta notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H., No. 92 tanggal Tbk" by deed No. 92 dated 30 June 1997 of public notary
30 Juni 1997. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman Mr. Mudofir Hadi, S.H. This deed was approved by the
dalam Surat Keputusan No. C2-1.049HT.01.04-TH.1998 Minister of Justice in Decision Letter No. C2-
tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita 1.049HT.01.04-TH.1998 dated 23 February 1998 and
Negara No. 39 tanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2620. published in State Gazette No. 39 dated 15 May 1998,
Supplement No. 2620.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali The Company’s Articles of Association have been amended
perubahan, terakhir dengan akta notaris No. 10 tanggal 15 several times, most recently by notarial deed No. 10 dated
November 2021 dari Syarifudin S.H. notaris di Tangerang, 15 November 2021 of Syarifudin S.H., a notary in
terkait dengan penyesuaian kegiatan usaha perseroan Tangerang, related to the amendment of the company's
dengan klasifikasi usaha baku terkini. Akta ini telah business activities to the latest standard business
memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan classification. The deed was approved by the Ministry of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0481560 tanggal Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0481560 dated
6 Desember 2021. 6 December 2021.
Kegiatan usaha Perseroan meliputi bidang produksi, The Company is engaged in the manufacturing, marketing
pemasaran dan distribusi barang-barang konsumsi yang and distribution of consumer goods including soaps,
meliputi sabun, deterjen, makanan berinti susu, es krim, detergents, dairy based foods, ice cream, cosmetic
produk-produk kosmetik, minuman dengan bahan pokok products, tea based beverages and fruit juice, and office
teh dan minuman sari buah, dan penyewaan ruang kantor. space leasing.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan As approved at the Annual General Meeting of
tanggal 13 Juni 2000, yang diaktakan dengan akta No. 82 Shareholders on 13 June 2000, which was notarised by
tanggal 14 Juni 2000 dari notaris Singgih Susilo, S.H., deed No. 82 dated 14 June 2000 of public notary Singgih
Perseroan juga bertindak sebagai distributor utama untuk Susilo, S.H., the Company also acts as the main distributor
produk-produk Perseroan dan penyedia jasa penelitian of its products and provides marketing research services.
pemasaran. Akta ini telah disetujui oleh Menteri Hukum This deed was approved by the Minister of Law and
dan Perundang-undangan (dahulu Menteri Kehakiman) Legislation (formerly Minister of Justice) of the Republic of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-18482 Indonesia in Decision Letter No. C-18482 HT.01.04-
HT.01.04-TH.2000. TH.2000.
Perseroan mulai beroperasi secara komersial tahun 1933. The Company commenced its commercial operations in
1933.
Kantor Perseroan berlokasi di Green Office Park Kav. 3, Jl. The Company’s office is located at Green Office Park
BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang 15345, Kav. 3, Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang
Indonesia. Pabrik-pabrik Perseroan berlokasi di Jalan 15345, Indonesia. The Company’s factories are located at
Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O, Jalan Jalan Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O,
Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok L Jalan Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok
No. 1-2, Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, L No. 1-2, Jababeka Industrial Estate Cikarang, Bekasi,
Jawa Barat, dan Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, West Java, and Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, Rungkut
Kawasan Industri Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Industrial Estate, Surabaya, East Java.
Halaman 5/1 Page
Page 370
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Pada tanggal 16 November 1981, Perseroan mendapat On 16 November 1981, the Company listed 15.00% of its
persetujuan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal shares on the Stock Exchange in Indonesia following the
("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981 untuk menawarkan approval of the Chairman of the Capital Market
15,00% sahamnya di Bursa Efek di Indonesia. Supervisory Board ("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 13 At the Annual General Meeting of Shareholders on
Juni 2000, para pemegang saham menyetujui untuk 13 June 2000, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham (stock split) dengan reducing the par value from Rp1,000 (full amount) per
mengubah nilai nominal saham dari Rp1.000 (nilai penuh) share to Rp100 (full amount) per share. This change was
per saham menjadi Rp100 (nilai penuh) per saham. notarised by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Singgih Susilo, 19 dated 4 August 2000 and was approved by the Ministry
S.H. No. 19 tanggal 4 Agustus 2000 dan disetujui oleh of Law and Legislation (formerly the Ministry of Justice) of
Menteri Hukum dan Perundang-undangan (dahulu Menteri the Republic of Indonesia in Decision Letter No. C-18481
Kehakiman) Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. HT.01.04-TH.2000.
C-18481 HT.01.04-TH.2000.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 At the Annual General Meeting of the Shareholders on
Juni 2003, para pemegang saham menyetujui untuk 24 June 2003, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai reducing the par value from Rp100 (full amount) per share
nominal saham dari Rp100 (nilai penuh) per saham menjadi to Rp10 (full amount) per share. This change was notarised
Rp10 (nilai penuh) per saham. Perubahan ini diaktakan by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No. 46 dated
dengan akta notaris Singgih Susilo, S.H. No. 46 tanggal 10 10 July 2003 and was approved by the Ministry of Justice
Juli 2003 dan disetujui oleh Kementerian Kehakiman dan and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Letter No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Keputusan No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
November 2019, para pemegang saham menyetujui untuk 20 November 2019, the shareholders agreed to a stock
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai split, reducing the par value from Rp10 (full amount) per
nominal saham dari Rp10 (nilai penuh) per saham menjadi share to Rp2 (full amount) per share, effective from 2
Rp2 (nilai penuh) per saham yang berlaku sejak 2 Januari January 2020 as per approval from the Indonesia Stock
2020 sesuai dengan persetujuan dari Bursa Efek Indonesia. Exchange. This change was notarised by deed of public
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Dewi Sukardi, notary Dewi Sukardi, S.H., M.Kn. No. 9 dated 25
S.H., M.Kn. No. 9 tanggal 25 November 2019 dan disetujui November 2019 and was approved by the Ministry of Law
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03- Letter No. AHU-AH.01.03-0365001. According to letter
0365001. Berdasarkan surat dari Bursa Efek Indonesia from the Indonesia Stock Exchange (“IDX”) No. S-
(“Bursa”) No.S-08264/BEI.PP3/12-2019 tanggal 20 08264/BEI.PP3/12-2019 dated 20 December 2019, IDX
Desember 2019, Bursa menyetujui pelaksanaan stock split has approved the stock split of the Company’s shares;
atas saham Perseroan; sehingga, saham Perseroan yang therefore, the Company’s shares recorded in the IDX
dicatatkan di Bursa efektif sejak tanggal 2 Januari 2020 effective from 2 January 2020 became 38,150,000,000,
menjadi 38.150.000.000, dengan nilai nominal saham Rp2 with par value of Rp2 (full amount). As at 31 December
(nilai penuh). Pada tanggal 31 Desember 2019, saham 2019, the Company’s shares totaled 7,630,000,000, with
Perseroan berjumlah 7.630.000.000, dengan nilai nominal par value of Rp10 (full amount).
saham Rp10 (nilai penuh).
Pemegang saham terbesar Perseroan pada tanggal The Company’s majority shareholder as at 31 December
31 Desember 2025 dan 2024 adalah Unilever Indonesia 2025 and 2024 was Unilever Indonesia Holding
Holding B.V. ("UIH"), sedangkan entitas induk terakhir adalah B.V. ("UIH"), while its ultimate parent entity was Unilever
Unilever PLC, Inggris. PLC, United Kingdom.
Halaman 5/2 Page
Page 371
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Unilever PLC (berkedudukan di Inggris) dan Unilever N.V. Unilever PLC (domiciled in United Kingdom) and Unilever
(berkedudukan di Belanda) telah melaksanakan proses N.V. (domiciled in Netherlands) have completed a unification
unifikasi pada tanggal 29 November 2020, di mana sebagai process on 29 November 2020, whereby as a result of such
akibat dari unifikasi tersebut Unilever PLC menjadi entitas unification Unilever PLC becomes the sole ultimate parent
induk terakhir dari Perseroan. Unifikasi tersebut dilakukan entity of the Company. The unification was implemented
dengan cara penggabungan lintas batas, di mana Unilever through cross-border merger, by means of which Unilever
N.V. menggabungkan diri ke dalam Unilever PLC, dan N.V. merged into Unilever PLC, and Unilever PLC becoming
Unilever PLC menjadi entitas penerima penggabungan. the surviving entity. Despite the unification, there is no
Meskipun terjadi unifikasi, tidak terdapat perubahan change to the direct share ownership of Unilever Indonesia
terhadap kepemilikan saham langsung oleh Unilever Holding B.V. which is indirectly owned by Unilever N.V.
Indonesia Holding B.V., yang secara tidak langsung dimiliki before unification.
oleh Unilever N.V sebelum unifikasi.
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Susunan Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Board of Commissioners
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as at 31 December 2025 and 2024 was as follows:
2025 2024
Presiden President
Komisaris Sanjiv Mehta Sanjiv Mehta Commissioner
Komisaris Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Commissioners
Debora Herawati Sadrach Debora Herawati Sadrach
Ignasius Jonan Ignasius Jonan
Alissa Wahid Alissa Wahid
Fauzi Ichsan Fauzi Ichsan
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
28 Juli 2022, para pemegang saham menyetujui 28 July 2022, the shareholders agreed to the appointment
penunjukan Bapak Sanjiv Mehta sebagai Presiden of Mr. Sanjiv Mehta as President Commissioner of the
Komisaris Perseroan, terhitung tanggal 28 Juli 2022. Company, effective as of 28 July 2022. This change was
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, notarised by deed of public notary Syarifudin, S.H. No. 15
S.H., No. 15 tanggal 10 Agustus 2022 dan telah dicatatkan dated 10 August 2022 and has been recorded by the
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09- Indonesia in Decision Letter No. AHU-AH.01.09-0048057
0048057 tanggal 26 Agustus 2022. dated 26 August 2022.
Halaman 5/3 Page
Page 372
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Dewan Komisaris (lanjutan) Board of Commissioners (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 At the Annual General Meeting of Shareholders on 20
Juni 2024, para pemegang saham menyetujui June 2024, the shareholders have agreed to re-
pengangkatan kembali Bapak Sanjiv Mehta sebagai appointment of Mr. Sanjiv Mehta as the President
Presiden Komisaris Perseroan, pengangkatan kembali Commissioner of the Company, re-appointment of Mr.
Bapak Alexander Steven Rusli, Ibu Alissa Wahid, Ibu Alexander Steven Rusli, Mrs. Alissa Wahid, Mrs. Debora
Debora Herawati Sadrach, Bapak Fauzi Ichsan dan Bapak Herawati Sadrach, Mr. Fauzi Ichsan and Mr. Ignasius
Ignasius Jonan masing-masing sebagai Komisaris Jonan, respectively as independent Commissioners of
Independen Perseroan. Perubahan ini diaktakan dengan the Company. This change was notarised by deed of
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 08 tanggal 9 Juli 2024 dan public notary Mr. Syarifudin, S.H., No. 08 dated 9 July
telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi 2024 and has been recorded by the Ministry of Law and
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Human Rights of the Republic of Indonesia in Decree
AHU-AH. 01.09-0225576 tanggal 12 Juli 2024. No. AHU-AH. 01.09-0225576 dated 12 July 2024.
Direksi Directors
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on 19
19 Desember 2023, para pemegang saham menyetujui December 2023, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Ira Noviarti dan Bapak Shiv Sahgal resignation of Mrs. Ira Noviarti from her position as
dari jabatannya selaku Presiden Direktur dan Direktur President Director and Mr. Shiv Sahgal from his position as
Perseroan terhitung tanggal 1 Januari 2024, menyetujui Director of the Company effective as of 1 January 2024,
pengunduran diri Bapak Sandeep Kohli dari jabatannya agreed to the resignation of Mr. Sandeep Kohli from his
selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal 1 Februari position as Director of the Company effective as of 1
2024, serta menyetujui penunjukan Bapak Benjie Yap February 2024, and agreed to the appointment of Mr.
sebagai Presiden Direktur Perseroan terhitung tanggal Benjie Yap as President Director of the Company effective
1 Januari 2024. as of 1 January 2024.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, This change was notarised by deed of public notary
S.H., No. 27 tanggal 22 Desember 2023 dan telah Syarifudin, S.H., No. 27 dated 22 December 2023 and
dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi was recorded by the Ministry of Law and Human Rights
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. of the Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-
AHU-AH.01.09-0002959 tanggal 4 Januari 2024. AH.01.09-0002959 dated 4 January 2024.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal At the Annual General Meeting of Shareholders on 20
20 Juni 2024, para pemegang saham menyetujui June 2024, the shareholders agreed to the resignation of
pengunduran diri ibu Anindya Garini Hira Murti Triadi dari Mrs. Anindya Garini Hira Murti Triadi from her position as
jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal Director of the Company effective as of 25 May 2024,
25 Mei 2024, memberhentikan dengan hormat ibu honourably discharge of Mrs. Nurdiana Darus and Mrs.
Nurdiana Darus dan Ibu Amaryllis Esti Wijono masing- Amaryllis Esti Wijono from their positions as Director of
masing selaku Direktur Perseroan yang berlaku efektif the Company respectively effective from 20 June 2024.
terhitung sejak tanggal 20 Juni 2024. Perubahan ini This change was notarised by deed of public notary
diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, S.H., No. 08 Syarifudin, S.H., No. 08 dated 9 July 2024 and has been
tanggal 9 Juli 2024 dan telah dicatatkan oleh Kementerian recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Republic of Indonesia in Decree No. AHU-AH. 01.09-
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0225576 tanggal 12 0225576 dated 12 July 2024.
Juli 2024.
Halaman 5/4 Page
Page 373
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Direksi (lanjutan) Directors (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
14 Januari 2025, para pemegang saham menyetujui 14 January 2025, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Herni Raharja dan Bapak Ainul Yaqin resignation of Mrs. Herni Raharja and Mr. Ainul Yaqin from
dari jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung their position as Director of the Company effective as of 14
tanggal 14 Januari 2025, menyetujui pengunduran diri January 2025, agreed to the resignation of Mr. Vivek
Bapak Vivek Agarwal dari jabatannya selaku Direktur Agarwal from his position as Director of the Company
Perseroan terhitung tanggal 1 Maret 2025, serta effective as of 1 March 2025, and agreed to the
menyetujui penunjukan Bapak Alejandro Meinardo Santos appointment of Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha
Concha dan Ibu Vandana Suri sebagai Direktur Perseroan and Mrs. Vandana Suri as Director of the Company
terhitung tanggal 14 Januari 2025. Menyetujui penunjukan effective as of 14 January 2025. Agreed to the appointment
Bapak Neeraj Lal sebagai Direktur Perseroan terhitung of Mr. Neeraj Lal as Director of the Company effective as
tanggal 1 Maret 2025. Perubahan ini diaktakan dengan of 1 March 2025. This change was notarised by deed of
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 05 tanggal 17 Januari public notary Syarifudin, S.H., No. 05 dated 17 January
2025 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan 2025 and has been recorded by the Ministry of Law and
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Human Rights of the Republic of Indonesia in Decree No.
Keputusan No. AHU-AH.01-09-0029060 tanggal 23 AHU-AH.01-09-0029060 dated 23 January 2025.
Januari 2025.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on 15
15 Oktober 2025, para pemegang saham menyetujui October 2025, the shareholders agreed to the resignation
pengunduran diri Bapak Willy Saelan dari jabatannya of Mr. Willy Saelan from his position as Director of the
selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal 15 Oktober Company effective as of 15 October 2025, and agreed to
2025, serta menyetujui penunjukan Bapak Hendri Widiarta the appointment of Mr. Hendri Widiarta as Director of the
sebagai Direktur Perseroan terhitung tanggal Company effective as of 15 October 2025.
15 Oktober 2025.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, This change was notarised by deed of public notary
S.H., No. 29 tanggal 24 Oktober 2025 dan telah dicatatkan Syarifudin, S.H., No. 29 dated 24 October 2025 and has
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia been recorded by the Ministry of Law and Human Rights of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- the Republic of Indonesia in Decree No. AHU-AH.01-09-
AH.01-09- 0355032 tanggal 24 Oktober 2025. 0355032 dated 24 Oktober 2025.
Susunan Direksi Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Directors as at
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
2025 2024
Presiden Direktur Benjie Yap Benjie Yap President Director
Direktur Enny Hartati*) Ainul Yaqin Directors
Hendri Widiarta Enny Hartati
Alejandro Santos Concha Hernie Raharja
Vandana Suri*) Willy Saelan
Neeraj Lal Vivek Agarwal
*) Pada tanggal 10 Desember 2025, Perseroan telah menerima surat *) On 10 December 2025, the Company received letters of resignation from
pengunduran diri dari Ibu Enny Hartati dan Ibu Vandana Suri selaku Mrs. Enny Hartati and Mrs. Vandana Suri as Directors of the Company. The
Direktur Perseroan. Pengunduran diri tersebut akan berlaku efektif resignation will become effective upon obtaining approval from the General
setelah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Meeting of Shareholders (GMS).
(RUPS).
Komite Audit Audit Committee
Susunan Komite Audit Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Audit Committee as at
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
2025 2024
Ketua Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Chairman
Anggota Nita Skolastika Ruslim Nita Skolastika Ruslim Members
Aria Farah Mita Aria Farah Mita
Laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk ini telah These financial statements of PT Unilever Indonesia Tbk were
diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi pada completed and authorized for issuance by the Directors on
tanggal 12 Februari 2026. 12 February 2026.
Halaman 5/5 Page
Page 374
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material 2. Summary of material accounting policies
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi material Presented below are the material accounting policies
yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan applied in the preparation of the financial statements of the
Perseroan yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Company which have been prepared in accordance with
Keuangan di Indonesia dan peraturan Badan Pengawas Indonesian Financial Accounting Standards and the Capital
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Market and Financial Institutions Supervisory Agency
(sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No. (BAPEPAM-LK)’s Regulation (currently Indonesian
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Financial Services Authority or OJK) No. VIII.G.7 regarding
Keuangan Emiten atau Perseroan Publik, yang terlampir the Presentation and Disclosures of Financial Statements of
dalam Surat Keputusan No. KEP-347/BL/2012. Issuers or Public Companies, enclosed in the Decision
Letter No. KEP-347/BL/2012.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual dengan The financial statements are prepared on the accrual
menggunakan konsep nilai historis, kecuali standar basis using the historical cost concept, except where the
akuntansi mengharuskan pengukuran nilai wajar. accounting standards require fair value measurement.
Laporan arus kas disusun dengan metode langsung The statement of cash flows is prepared using the direct
(direct method), dan menyajikan perubahan dalam kas method, and presents the changes in cash and cash
dan setara kas dari aktivitas operasi, investasi dan equivalents from operating, investing and financing
pendanaan. activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan The reporting currency used in the financial statements
keuangan adalah Rupiah yang merupakan mata uang is Rupiah which is the Company’s functional currency.
fungsional Perseroan. Seluruh angka dalam laporan Figures in the financial statements are rounded to and
keuangan ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam presented in millions of Rupiah, unless otherwise stated.
jutaan Rupiah yang terdekat, kecuali bila dinyatakan
lain.
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Changes to the Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) Accounting Standards (“SFAS”)
Penerapan dari standar revisi yang berlaku efektif The adoption of the following revised standards that
sejak 1 Januari 2025 yang relevan dengan operasi were effective on 1 January 2025 which are relevant
Perseroan namun tidak menimbulkan dampak to the Company’s operations, but did not result in
signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan significant impact to the Company’s financial
adalah sebagai berikut: statements are as follows:
- Amendemen PSAK 221 “Dampak Perubahan Nilai - Amendment of SFAS 221 “Effects of Changes in
Tukar Mata Uang Asing” Foreign Exchange Rates”
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Related party transactions
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak The Company has transactions with related parties. The
berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang definition of related parties used is in accordance with
diatur dalam PSAK 224, "Pengungkapan Pihak-pihak SFAS 224, "Related Party Disclosures".
Berelasi".
Seluruh transaksi yang material dengan pihak All material transactions with related parties are disclosed
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas in the notes to the financial statements.
laporan keuangan.
c. Kas dan setara kas c. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, bank dan deposito Cash and cash equivalents include cash on hand, cash in
jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo banks, and short-term time deposits with original
dalam waktu 6 (enam) bulan atau kurang. maturities of 6 (six) months or less.
Halaman 5/6 Page
Page 375
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
d. Transaksi mata uang asing d. Foreign currency transactions
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata Transactions denominated in foreign currencies are
uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku translated into Rupiah at the exchange rates prevailing at
pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset the date of the transaction. At the reporting date, monetary
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing assets and liabilities in foreign currencies are retranslated
dijabarkan kembali ke mata uang Rupiah dengan kurs into Rupiah at the exchange rates prevailing on that date.
yang berlaku pada tanggal pelaporan tersebut. Kurs The exchange rate used as a benchmark is the middle rate
yang digunakan sebagai acuan adalah kurs tengah which is issued by Bank Indonesia. Exchange gains and
yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan losses arising on transactions in foreign currencies and on
dan kerugian atas selisih kurs yang timbul dari the retranslation of monetary assets and liabilities in
transaksi dalam mata uang asing dan atas penjabaran
foreign currencies are recognised in profit or loss during
kembali aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing, diakui pada laba rugi pada periode/tahun yang the period/year in which they are incurred.
bersangkutan.
Aset dan liabilitas nonmoneter dalam mata uang asing Non-monetary assets and liabilities denominated in a
yang diukur pada biaya historis dijabarkan dengan foreign currency that are measured at historical cost are
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. translated using the exchange rate at the date of the
transaction.
Laba dan rugi kurs atas penjabaran kembali aset dan Foreign currency gains and losses on retranslation of
liabilitas moneter yang timbul dari aktivitas operasi monetary assets and liabilities that arise from operating
umumnya diakui di laba rugi. activities are generally recognized in profit or loss.
e. Instrumen keuangan derivatif e. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai Derivative instruments are initially recognised at fair value
wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan dan on the date a derivative contract is entered into and are
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Metode subsequently remeasured at their fair values. The method
pengakuan keuntungan atau kerugian atas perubahan of recognising the resulting gain or loss on the changes in
nilai wajar tergantung pada apakah derivatif tersebut fair value depends on whether the derivative is designated
dirancang dan memenuhi syarat sebagai instrumen and qualified as a hedging instrument for accounting
lindung nilai untuk tujuan akuntansi dan sifat dari risiko purposes and the nature of the risk being hedged.
yang dilindungi nilainya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan The gains or losses arising from changes in the fair value
nilai wajar atas instrumen derivatif yang tidak of derivative instruments that do not meet the criteria of
memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi hedging for accounting purposes are recognised in profit
diakui pada laba rugi. or loss.
f. Instrumen keuangan f. Financial instruments
Seluruh aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui All financial assets and financial liabilities are initially
pada pengakuan awal pada saat Perseroan menjadi recognized when the Company becomes a party to the
pihak dari ketentuan kontrak suatu instrumen contractual provisions of the instruments.
keuangan.
Aset keuangan Perseroan yang terdiri dari kas dan The Company’s financial assets comprise cash and cash
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, serta equivalents, trade debtors, other debtors, and the
liabilitas keuangan Perseroan yang terdiri dari Company’s financial liabilities comprise bank borrowings,
pinjaman bank, utang usaha, akrual, utang lain-lain trade creditors, accruals, other payables (except
(kecuali utang derivatif) dan liabilitas sewa, derivative payables) and lease liabilities, are classified as
diklasifikasikan sebagai “instrumen keuangan yang “financial instruments measured at amortized costs”.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi”.
Halaman 5/7 Page
Page 376
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Suatu aset keuangan diukur pada biaya perolehan A financial asset is measured at amortised cost if it meets
diamortisasi jika memenuhi kedua kondisi berikut dan both of the following conditions and is not designated as
tidak ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui at fair value through profit or loss:
laba rugi:
- Dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk - It is held within a business model whose objective is
memiliki aset keuangan dalam rangka to hold financial assets to collect contractual cash
mendapatkan arus kas kontraktual; dan flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan - Its contractual terms give rise on specified dates to
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang cash flows that are solely payments of principal and
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari interest on principal amount outstanding.
jumlah pokok terutang.
Instrumen keuangan derivatif (bagian dari utang lain- Derivative financial instruments (part of other payables)
lain) diklasifikasikan untuk diukur pada nilai wajar are classified as measured at fair value through profit or
melalui laba rugi. loss.
Perseroan mengakui provisi atas kerugian penurunan The Company recognises impairment loss provisions for
nilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas aset expected credit losses (ECLs) on financial assets
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost. Impairment loss provisions
diamortisasi. Provisi atas kerugian penurunan nilai for trade receivables are measured at an amount equal to
piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama lifetime ECLs. Lifetime ECLs are the ECLs that result from
dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang all possible default events over the expected life of a
umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang financial instrument.
umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang
dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal
bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu
instrumen keuangan.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan Expected Credit Losses are probability-weighted
probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian estimates of credit losses. Credit losses are measured as
kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua the present value of all cash shortfalls (i.e. the difference
kekurangan penerimaan kas (yaitu perbedaan antara between the cash flows due to the entity in accordance
arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan with the contract and the cash flows that the Company
kontrak dan arus kas yang Perseroan harapkan untuk expects to receive). Expected Credit Losses are
diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan discounted at the effective interest rate of the financial
pada tingkat suku bunga efektif dari aset keuangan asset.
tersebut.
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan amount is presented in the statement of financial position
apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk when there is a legal right of offset and there is an intention
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui to settle on a net basis, or when the asset is realized and
dan ada maksud untuk melakukan penyelesaian the liability settled simultaneously.
tersebut secara neto, atau apabila aset direalisasi dan
liabilitas diselesaikan secara bersamaan.
Halaman 5/8 Page
Page 377
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Perseroan menghentikan pengakuan aset keuangan The Company derecognizes a financial asset when the
ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan contractual rights to the cash flows from the financial asset
berakhir, atau ketika Perseroan mengalihkan hak untuk expire, or when it transfers the rights to receive the
menerima arus kas kontraktual di dalam sebuah contractual cash flows in a transaction in which
transaksi di mana secara substansial semua risiko dan substantially all of the risks and rewards of ownership of
manfaat kepemilikan aset keuangan tersebut dialihkan, financial asset are transferred, i.e: when the control over
yaitu: ketika pengendalian atas aset keuangan the financial asset is relinquished.
dilepaskan.
Dalam transaksi di mana aset keuangan dialihkan tetapi In transactions where a financial asset is transferred but
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan the risks and rewards associated with ownership are
tetap dipertahankan, aset yang dialihkan tidak somehow retained, the transferred asset is not
dihentikan pengakuannya. derecognized.
Perseroan menghentikan pengakuan liabilitas The Company derecognizes a financial liability when its
keuangan ketika liabilitas kontraktualnya dihentikan, contractual obligations are discharged, cancelled, or
dibatalkan, atau dihapuskan. Perseroan juga otherwise extinguished. The Company also derecognizes
menghentikan pengakuan liabilitas keuangan ketika a financial liability when its terms are modified and the
persyaratan-persyaratannya dimodifikasi dan arus kas cash flows of the modified liability are substantially
dari liabilitas yang dimodifikasi berbeda secara different, in which case a new financial liability, based on
substansial, dalam hal ini liabilitas keuangan baru, the modified terms, is recognized at fair value.
berdasarkan persyaratan-persyaratan yang
dimodifikasi, diakui pada nilai wajar.
Pada penghentian pengakuan liabilitas keuangan, On derecognition of a financial liability, the difference
perbedaan antara jumlah tercatat yang dihapuskan dan between the carrying amount extinguished and the
imbalan yang dibayarkan (termasuk aset-aset non-tunai consideration paid (including any non-cash assets
yang ditransfer atau liabilitas yang ditanggung) diakui di transferred or liabilities assumed) is recognized in profit or
dalam laba rugi. loss.
g. Piutang usaha g. Trade debtors
Pada saat pengakuan awal piutang usaha diukur pada Trade debtors are initially measured at their transaction
harga transaksinya dan selanjutnya diukur pada biaya price and subsequently measured at amortised cost using
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode the effective interest method if the impact of discounting is
suku bunga efektif apabila dampak pendiskontoan significant, less provision for impairment.
signifikan, dikurangi dengan provisi atas penurunan
nilai.
Piutang usaha dihentikan pengakuannya ketika hak Trade debtors are derecognized when the Company’s
kontraktual Perseroan atas arus kas yang berasal dari contractual rights to the cash flows from the trade debtors
piutang usaha tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset expire, i.e. when the asset is transferred and when
ditransfer dan ketika seluruh risiko dan manfaat atas substantially all the risks and rewards of ownership of the
kepemilikan aset keuangan telah dialihkan kepada pihak financial assets are transferred to another party.
lain.
h. Persediaan h. Inventories
Persediaan diukur pada nilai yang terendah antara Inventories are measured at cost or net realisable value,
biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Metode yang whichever is lower. The method used to determine cost is
dipakai untuk menentukan biaya adalah metode rata- the moving average method. Cost of finished goods and
rata bergerak. Biaya perolehan barang jadi dan barang work in process comprises cost of materials, cost of direct
dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, biaya labour and an appropriate proportion of directly attributable
tenaga kerja langsung serta alokasi biaya overhead production overhead cost.
yang terkait dengan produksi.
Halaman 5/9 Page
Page 378
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
h. Persediaan (lanjutan) h. Inventories (continued)
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam Net realisable value is the estimated selling price in the
kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya ordinary course of business less estimated costs of
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan completion and estimated costs necessary to make the
untuk melakukan penjualan. sale.
Provisi untuk persediaan usang dan persediaan tidak A provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris ditentukan berdasarkan estimasi inventories is determined on the basis of estimated future
penggunaan atau penjualan masing-masing jenis usage or sale of inventory items.
persediaan pada masa mendatang.
i. Aset tetap dan penyusutan i. Fixed assets and depreciation
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognized at cost and
perolehan dan selanjutnya, kecuali tanah, dicatat subsequently, except for land, are recorded at cost less
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi accumulated depreciation and impairment losses.
penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
Biaya perolehan mencakup semua pengeluaran yang Cost includes expenditures that are directly attributable to
terkait secara langsung dengan perolehan aset tetap the acquisition of the fixed assets.
tersebut.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset’s carrying
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai amount or recognised as a separate asset, as appropriate,
aset yang terpisah, hanya apabila kemungkinan besar only when it is probable that future economic benefits
Perseroan akan mendapatkan manfaat ekonomik associated with the asset will flow to the Company and the
masa depan dan biaya perolehan aset dapat diukur acquisition cost of the asset can be measured reliably. The
dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti carrying amount of the replaced part is derecognised. All
tidak lagi diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan other repairs and maintenance expenses are charged to
dibebankan ke dalam laba rugi selama periode di profit or loss during the period in which they are incurred.
mana biaya-biaya tersebut terjadi.
Penyusutan diterapkan dengan metode garis lurus, Depreciation is applied using the straight-line method over
berdasarkan estimasi masa manfaat dari aset-aset the estimated useful lives of the assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 40 Buildings
Mesin dan peralatan 3-20 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 8 Motor vehicles
Secara berkala, metode penyusutan dan masa Periodically, the assets’ depreciation method and useful
manfaat setiap aset ditelaah, dan disesuaikan jika lives are reviewed, and adjusted if appropriate.
perlu.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan Gains and losses on disposals of fixed assets are
aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara determined by comparing the proceeds with the carrying
penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset amount and are recognised within "production costs" as
tersebut dan diakui dalam akun “biaya produksi” part of “cost of goods sold” and “other income/ expenses”
bagian dari “harga pokok penjualan” dan in profit or loss.
“pendapatan/ beban lain-lain” di laba rugi.
Halaman 5/10 Page
Page 379
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
i. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan) i. Fixed assets and depreciation (continued)
Akumulasi biaya konstruksi bangunan dan pabrik, serta The accumulated costs of the construction of buildings and
pemasangan peralatan, dikapitalisasi sebagai aset plant and the installation of machinery are capitalised as
dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke construction in progress. These costs are reclassified to
akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau fixed asset accounts when the construction or installation
pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan is complete. Depreciation is charged from the date when
pada tanggal aset tersebut tersedia untuk digunakan. those assets are available for use.
j. Sewa j. Leases
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perseroan menilai At inception of a contract, the Company assesses whether
apakah suatu kontrak merupakan, atau mengandung, a contract is, or contains, a lease. A contract is, or
sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung, contains, a lease if the contract conveys the right to control
sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk the use of an identified asset for a period of time in
mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian exchange for consideration. To assess whether a contract
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan conveys the right to control the use of an identified asset,
imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak the Company assesses whether:
memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset
identifikasian, Perseroan menilai apakah:
- Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset - The contract involves the use of an identified asset –
identifikasian – ini dapat ditentukan secara eksplisit this may be specified explicitly or implicitly and should
atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau be physically distinct or represent substantially all of
mewakili secara substansial seluruh kapasitas aset the capacity of a physically distinct asset. If the
yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok supplier has the substantive substitution right, then
memiliki hak substitusi substantif, maka aset the asset is not identified.
tersebut tidak teridentifikasi.
- Perseroan memiliki hak untuk memperoleh secara - The Company has the right to obtain substantially all
substansial seluruh manfaat ekonomik dari of the economic benefits from use of the asset
penggunaan aset selama periode penggunaan; dan throughout the period of use; and
A
- Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the
penggunaan aset identifikasian. Perseroan memiliki identified asset. The Company has this right when it
hak ini ketika Perseroan memiliki hak pengambilan has the decision-making rights that are most relevant
keputusan yang paling relevan untuk mengubah to changing how and for what purpose the asset is
bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut used. In certain circumstances where all the decisions
digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua about how and for what purpose the asset is used are
keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa predetermined, the Company has the right to direct the
aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, use of the asset if either:
Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika:
- Perseroan memiliki hak untuk mengoperasikan - the Company has the right to operate the
aset; atau asset; or
- Perseroan mendesain aset dengan cara - the Company designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermines how and for what purpose the
tujuan apa aset akan digunakan. asset will be used.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali At inception or on reassessment of a contract that
suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, contains a lease component, the Company allocates
Perseroan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga on the basis of their relative stand-alone prices.
tersendiri relatif dari komponen sewa.
Halaman 5/11 Page
Page 380
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa meliputi: pembayaran sewa tetap, sewa liability comprise the following: fixed payments, variable
variabel yang bergantung pada indeks, jumlah yang akan lease payments that depend on an index, amounts
dibayarkan dalam jaminan nilai residual dan harga expected to be payable under a residual value guarantee
eksekusi opsi beli, opsi perpanjangan atau penalti and the exercise price under a purchase option, optional
penghentian jika Perseroan cukup pasti akan renewal period or penalties for early termination of a lease
mengeksekusi opsi tersebut. unless the Company is reasonably certain not to terminate
early.
Perseroan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa The Company recognizes a right-of-use asset and a lease
pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna awalnya liability at the lease commencement date. The right of-use
diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah asset is initially measured at cost, which comprises the
pengukuran awal dari liabilitas sewa disesuaikan initial amount of the lease liability adjusted for any lease
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau payments made at or before the commencement date,
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya plus any initial direct costs incurred and an estimate of
langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya costs to dismantle and remove the underlying asset or to
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar restore the underlying asset or the site on which it is
atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat di located, less any lease incentives received.
mana aset berada, dikurangi insentif sewa yang
diterima.
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur dengan After commencement date, right-of-use asset is
model biaya. Aset hak-guna selanjutnya disusutkan measured using cost model. The right-of-use asset is
dengan menggunakan metode garis-lurus dari tanggal subsequently depreciated using the straight-line method
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir from the commencement date to the earlier of the end of
masa manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. the useful life of the right-of-use asset or the end of the
Selain itu, aset hak-guna secara berkala dikurangi dengan lease term. In addition, the right-of-use asset is
kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan periodically reduced by impairment losses, if any, and
dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. adjusted for certain remeasurements of the lease liability.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas The lease liability is initially measured at the present value
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal of the lease payments that are not yet paid at the
permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga commencement date, discounted using the interest rate
implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman determined, the Company’s incremental borrowing rate.
inkremental Perseroan. Umumnya, Perseroan Generally, the Company uses its incremental borrowing
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai rate as the discount rate.
suku bunga diskonto.
Setelah perolehan awal, liabilitas sewa diukur pada biaya After the initial acquisition, the lease obligation is
perolehan diamortisasi menggunakan metode suku measured at amortized cost using the effective interest
bunga efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika method. It is remeasured when there is a change in future
terdapat perubahan pembayaran sewa masa depan yang lease payments arising from a change in an index or rate,
timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika ada if there is a change in the Company’s estimate of the
perubahan estimasi Perseroan atas jumlah yang amount expected to be payable under a residual value
diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, guarantee, or if the Company changes its assessment of
atau jika Perseroan mengubah penilaiannya apakah akan whether it will exercise a purchase, extension or
mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau penghentian. termination option.
Halaman 5/12 Page
Page 381
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, When the lease liability is remeasured in this way, a
penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat corresponding adjustment is made to the carrying
aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah amount of the right-of-use assets, or is recorded in profit
tercatat aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. or loss if the carrying amount of the right-of-use asset
has been reduced to zero.
Sewa Tanah dan Bangunan Land and Building Leases
Perseroan menyewa tanah dan bangunan untuk ruang The Company leases land and buildings for its office and
kantor dan gudang. Sewa ruang kantor secara umum warehouse space. The leases of office space typically
berlaku untuk periode 3 – 5 tahun, dan gudang berlaku run for a period of 3 – 5 years, and warehouses for a
untuk periode 1 – 3 tahun. Beberapa sewa termasuk opsi period of 1 – 3 years. Some leases include an option to
untuk memperbaharui periode sewa untuk tambahan renew the lease for an additional period of the same
durasi yang sama setelah akhir masa kontrak. duration after the end of the contract term.
Opsi Perpanjangan Extension Options
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perseroan sebelum options exercisable by the Company before the end of
periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan tersebut the non-cancellable contract period. Where practicable,
berakhir. Jika memungkinkan, Perseroan berupaya untuk the Company seeks to include extension options in new
memasukkan opsi perpanjangan dalam sewa baru untuk leases to provide operational flexibility. The Company
memberikan fleksibilitas operasional. Perseroan menilai assesses at lease commencement whether it is
pada saat permulaan sewa apakah Perseroan cukup pasti reasonably certain to exercise the extension options.
untuk mengeksekusi opsi perpanjangan. Perseroan The Company reassesses whether it is reasonably
menilai kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi certain to exercise the options if there is a significant
opsi tersebut jika terdapat peristiwa signifikan atau event or significant change in circumstances within its
perubahan signifikan dalam kondisi yang berada dalam control.
pengendalian Perseroan.
Sewa Lain-lain Other Leases
Perseroan menyewa kendaraan dan peralatan, dengan The Company leases vehicles and equipment, with
periode kontrak 3 – 5 tahun. Perseroan juga menyewa contract terms of 3 - 5 years. The Company also leases
peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak 3 tahun. IT equipment and machinery with contract terms of 3
years.
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai- Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets
Rendah
Perseroan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna The Company has elected not to recognize right-of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang assets and lease liabilities for short-term leases that
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas have a lease term of 12 months or less and leases of
aset bernilai-rendah (contohnya: komputer, forklift, dan low-value assets (for examples: computer, forklift, and
lain-lain). Perseroan mengakui pembayaran sewa terkait others). The Company recognizes the lease payments
dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar garis-lurus associated with these leases as an expense on a
selama masa sewa. straight-line basis over the lease term.
Halaman 5/13 Page
Page 382
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
k. Penurunan nilai dari aset nonkeuangan k. Impairment of non-financial assets
Aset yang memiliki umur manfaat yang tidak terbatas Assets that have an indefinite useful life – for example,
– misalnya goodwill atau aset takberwujud tertentu – goodwill or certain intangible assets – are not subject to
tidak diamortisasi dan diuji penurunan nilainya secara amortisation and are tested periodically for impairment.
berkala. Aset yang disusutkan atau diamortisasi diuji Assets that are subject to depreciation or amortisation are
ketika terdapat indikasi bahwa jumlah tercatatnya reviewed for impairment whenever events or changes in
mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui circumstances indicate that the carrying amount may not
jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya. be recoverable. An impairment loss is recognised for the
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi amount by which the asset’s carrying amount exceeds its
antara nilai wajar aset dikurangi biaya pelepasan dan recoverable amount. The recoverable amount is the
nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, higher of an asset’s fair value less costs of disposal and
aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah value in use. For the purposes of assessing impairment,
dimana terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi assets are grouped at the lowest levels for which there are
(unit penghasil kas). Aset nonkeuangan selain separately identifiable cash flows (cash generating units).
goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap Non-financial assets other than goodwill that suffer
tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat impairment are tested for possible reversal of the
kemungkinan pemulihan penurunan nilai. impairment at each reporting date.
l. Goodwill l. Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih antara biaya Goodwill represents the excess of the cost of an
perolehan dan nilai wajar aset neto teridentifikasi dari acquisition over the fair value of the net identifiable assets
bisnis yang diakuisisi pada tanggal akuisisi. Goodwill of the acquired business at the date of acquisition.
diuji penurunan nilainya secara berkala dan dicatat Goodwill is tested periodically for impairment and is
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi carried at cost less accumulated impairment losses.
kerugian penurunan nilai. Kerugian penurunan nilai Impairment losses on goodwill are not reversed. The gain
atas goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan dan or loss on the disposal of an entity includes the carrying
kerugian pelepasan entitas mencakup jumlah tercatat amount of goodwill relating to the business sold.
goodwill yang terkait dengan bisnis yang dijual.
Goodwill dialokasikan pada unit penghasil kas dalam Goodwill is allocated to cash-generating units for the
rangka menguji penurunan nilai. Alokasi dibuat untuk purpose of impairment testing. The allocation is made to
unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas those cash generating units or groups of cash-generating
yang diharapkan mendapat manfaat dari kombinasi units that are expected to benefit from the business
bisnis dimana goodwill tersebut timbul. combination in which the goodwill arose.
m. Aset takberwujud m. Intangible assets
Perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak memiliki Software and software licenses have finite useful lives
masa manfaat yang terbatas dan diukur sebesar biaya and are measured at cost less accumulated
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi amortisation. Amortisation is calculated using the
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus straight-line method to allocate their cost over their
untuk mengalokasikan biaya perolehan sepanjang estimated useful lives, as follows:
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut:
Tahun/Years
Perangkat lunak dan lisensi perangkat Software and software
lunak 5-11 licenses
Merek dagang yang diperoleh sebagai bagian dari Trademarks acquired in a business combination are
kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar pada recognised at fair value at the acquisition date. The
tanggal perolehannya. Perseroan menentukan Company determines whether the useful lives of
apakah masa manfaat merek dagang terbatas atau trademarks are finite or indefinite based on relevant
tidak terbatas dengan mempertimbangkan faktor- considerations. The useful lives of trademarks are
faktor yang relevan. Masa manfaat merek dagang reviewed at each reporting period to determine whether
ditelaah pada setiap periode pelaporan untuk current events and circumstances continue to support
menentukan apakah peristiwa dan kondisi terkini an indefinite useful life assessment.
dapat terus mendukung penilaian bahwa masa
manfaat tetap tidak terbatas.
Halaman 5/14 Page
Page 383
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
n. Beban dibayar di muka n. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka dibebankan ke laba rugi sesuai Prepaid expenses are charged against profit or loss
dengan masa manfaatnya dengan menggunakan over the period in which the related benefits are
metode garis lurus. derived, using the straight-line method.
o. Pendapatan dan beban o. Revenue and expenses
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers represents the
merepresentasikan jumlah imbalan yang diperkirakan amount of consideration to which the Company expects
menjadi hak Perseroan dalam pertukaran untuk to be entitled in exchange for transferring goods to the
mengalihkan barang kepada pelanggan dalam customers in the Company’s ordinary course of
kegiatan usaha normal Perseroan, tidak termasuk activities, excluding amount collected on behalf of other
jumlah yang ditagih atas nama pihak lain. Pendapatan parties. Revenue is shown net of value added tax,
disajikan neto setelah dikurangi pajak pertambahan returns, rebates and discounts.
nilai, retur, rabat dan diskon.
Rabat dapat langsung dikurangkan dari nilai penjualan Rebates can either be immediately deducted from the
pada faktur penjualan atau kemudian akan sales value on the invoice or are later settled through
diselesaikan melalui nota kredit pada saat jumlah credit notes when the precise amounts are known.
pastinya diketahui. Jumlah diskon pada akhir periode Amounts provided for discounts at the end of a period
mengharuskan estimasi; data historis dan akumulasi require estimation; historical data and accumulated
pengalaman digunakan untuk mengestimasi provisi experience is used to estimate the provision using the
dengan menggunakan metode jumlah yang paling most likely amount method and in most instances, the
mungkin dan dalam banyak hal, diskon dapat discount can be estimated using known facts with a high
diestimasi menggunakan fakta yang diketahui dengan level of accuracy.
tingkat akurasi yang tinggi.
Perseroan mengakui pendapatan pada saat kewajiban The Company recognizes its revenue when the
pelaksanaan telah diselesaikan. Penyelesaian performance obligations have been settled. Settlement
kewajiban pelaksanaan Perseroan umumnya terjadi of the Company’s performance obligation generally
pada waktu tertentu, yaitu pada saat risiko dan occurs at certain times, namely when risks and controls
pengendalian berpindah ke pelanggan. are transferred to the customer.
Perseroan mengakui pendapatan ketika pelanggan The Company recognises revenue when the customer
memperoleh pengendalian atas barang yang obtains control of the goods. Indicators that control has
diperoleh. Indikator bahwa pengendalian sudah been transferred are:
dialihkan adalah:
a) pelanggan dapat menentukan penggunaan dari a) the customer can direct the use of the goods
barang yang diperoleh, dan acquired, and
b) pelanggan akan memperoleh manfaat ekonomik b) the customer will obtain the economic benefits from
atas penerimaan barang. holding the goods.
Penjualan ekspor diakui ketika pengendalian dialihkan Export sales are recognised when the control is
pada saat penyerahan barang di atas kapal di transferred upon shipment of the goods to the
pelabuhan pengirim (f.o.b. shipping point). Penjualan customers (f.o.b. shipping point). Domestic sales to
lokal ke pelanggan modern trade diakui ketika modern trade customers are recognised when the
pengendalian dialihkan pada saat penyerahan barang control is transferred upon delivery of the goods to the
kepada pelanggan dan penjualan lokal ke pelanggan customers and domestic sales to general trade
general trade diakui ketika pengendalian dialihkan customers are recognised when the control is
pada saat barang diserahterimakan pada titik transferred when the goods are handed over at the point
penyerahan yang disepakati dengan pelanggan. of transfer agreed with the customers.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan Expenses are recognised when incurred on the accrual
menggunakan metode akrual. basis.
Halaman 5/15 Page
Page 384
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
p. Pinjaman p. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar Borrowings are initially recognised at fair value, net of
nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi transaction costs incurred. Subsequently, borrowings
yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya are measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka Borrowings are classified as current liabilities unless the
pendek kecuali Perseroan memiliki hak tanpa syarat Company has an unconditional right to defer the
untuk menunda pembayaran liabilitas selama lebih settlement of the liability for more than 12 months after
dari 12 bulan setelah tanggal pelaporan. the reporting date.
q. Utang usaha q. Trade creditors
Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar Trade creditors are initially measured at fair value and
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortised cost using the
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
r. Pajak penghasilan kini dan tangguhan r. Current and deferred income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan The income tax expense comprises current and deferred
pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba tax. Tax is recognised in the profit or loss, except to the
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan extent that it relates to items recognised directly in equity
transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam or in other comprehensive income.
ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain.
Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan The current income tax is calculated using tax rates that
tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal posisi have been enacted at the financial position date.
keuangan.
Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua Deferred income tax is recognised for all temporary
perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak differences arising between the tax bases of assets and
atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak liabilities and their carrying amounts. Deferred income
penghasilan tangguhan diukur menggunakan tarif tax is measured at the tax rates that have been enacted
pajak yang telah berlaku atau secara substantif or substantially enacted as at reporting date and are
expected to be applied when the related deferred income
berlaku pada tanggal pelaporan dan yang diharapkan
tax asset is realised or the deferred income tax liability is
akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang settled.
bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas
pajak tangguhan diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar Deferred tax assets are recognised to the extent that it
kemungkinan bahwa laba kena pajak pada masa is probable that future taxable profits will be available
mendatang akan memadai untuk mengkompensasi against which the temporary differences can be utilised.
perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak
tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus Deferred tax assets and liabilities are offset when there
apabila terdapat hak yang dapat dipaksakan secara is a legally enforceable right to offset current tax assets
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset against current tax liabilities and when the deferred tax
pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset assets and liabilities relate to income taxes charged by
dan liabilitas pajak tangguhan dikenakan oleh otoritas the same taxation authority on either the same taxable
entity or different taxable entities where there is an
perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak
intention to settle the balances on a net basis.
yang sama ataupun berbeda dan adanya intensi untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
neto.
Halaman 5/16 Page
Page 385
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja s. Employee benefits
- Imbalan kerja jangka pendek - Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised when
terutang kepada karyawan. they become payable to the employees.
Perseroan mengakui liabilitas dan beban atas bonus, The Company recognises a liability and an expense
berdasarkan suatu rumus yang memperhitungkan for bonuses, based on a formula that takes into
laba yang tersedia bagi pemegang saham Perseroan consideration the profit attributable to the Company’s
dan prestasi kerja karyawan setelah penyesuaian- shareholders and employees’ performance after
penyesuaian tertentu. Perseroan mengakui provisi certain adjustments. The Company recognises a
ketika: provision when:
- ada kewajiban kontraktual atau apabila ada - contractually obliged or where there is a past
praktik di masa lalu yang menimbulkan kewajiban practice that has created a constructive obligation;
konstruktif;
- kemungkinan besar penyelesaian kewajiban - it is probable that an outflow of resources
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber embodying economic benefits will be required to
daya yang mengandung manfaat ekonomik; dan settle the obligation; and
- estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban - a reliable estimate can be made of the amount of
tersebut dapat dibuat. the obligation.
- Imbalan pensiun - Pension benefits
Perseroan memiliki program pensiun imbalan pasti The Company has a defined benefit and a defined
dan iuran pasti. contribution pension plan.
Program pensiun imbalan pasti merupakan program A defined benefit plan is a pension plan that defines
pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun an amount of pension benefit that an employee will
yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, receive on retirement, usually dependent on one or
yang biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih, more factors such as age, years of service and
seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. compensation.
Untuk seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan For all permanent employees who were hired before
sebelum 1 Januari 2008, Perseroan 1 January 2008, the Company has a defined benefit
menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti pension plan covering all of those employees who
yang mencakup seluruh karyawan tersebut yang have the right to pension benefits as stipulated in the
memiliki hak atas imbalan pensiun sebagaimana yang regulations of the Defined Benefit Pension Fund of
ditentukan dalam peraturan Dana Pensiun Manfaat Unilever Indonesia. The plan is generally funded
Pasti Unilever Indonesia. Program tersebut didanai through payments to the pension fund.
melalui pembayaran kepada dana pensiun tersebut.
Program iuran pasti adalah program pensiun di mana A defined contribution plan is a pension plan under
Perseroan membayar iuran tetap kepada sebuah which the Company pays fixed contributions into a
entitas yang terpisah. separate entity.
Aset program adalah aset yang dimiliki oleh dana Plan assets are assets that are held by employee
pensiun karyawan. Nilai wajar dari aset program pension fund. Fair value of plan assets is based on
berdasarkan informasi harga pasar. market price information.
Halaman 5/17 Page
Page 386
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
- Imbalan pensiun (lanjutan) - Pension benefits (continued)
Seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan mulai All permanent employees who were hired from
1 Januari 2008 dan seterusnya diikutsertakan pada 1 January 2008 onwards are covered by a defined
program pensiun iuran pasti yang dikelola oleh Dana contribution plan managed by the Defined Contribution
Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia. Kontribusi Pension Fund of Unilever Indonesia. The contributions to
kepada program pensiun iuran pasti diakui sebagai the pension fund are recognised as an expense in profit
beban dalam laba rugi pada saat terjadinya dan or loss as incurred and payable.
terutang.
Perseroan diharuskan menyediakan program The Company is required to provide a minimum amount
pensiun dengan minimal jumlah imbalan tertentu of pension benefits in accordance with Labor Law which
sesuai dengan Undang-undang di bidang represents an underlying defined benefit obligation.
Ketenagakerjaan yang merupakan kewajiban Consequently, if the pension benefits based on Labor
imbalan pasti. Sebagai akibatnya, jika imbalan Law are higher than those based on the Company’s
pensiun berdasarkan UU di bidang Ketenagakerjaan sponsored pension plans, the difference is presented as
lebih tinggi daripada jumlah imbalan berdasarkan other post-employment benefits and accounted for in a
program pensiun Perseroan, selisih tersebut manner similar with the pension benefits obligations.
disajikan sebagai imbalan pasca kerja lainnya dan
dihitung dengan cara yang sama dengan kewajiban
imbalan pensiun.
Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh The defined benefits obligation is calculated annually by
aktuaris berkualifikasi dengan menggunakan metode a qualified actuary using the projected unit credit method.
projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan The present value of the defined benefits obligation is
pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas determined by discounting the estimated future cash
estimasian menggunakan tingkat bunga obligasi outflows using interest rates of zero coupon gover nment
.
pemerintah tanpa kupon (dengan pertimbangan saat bonds (considering currently there is no deep market for
ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat high-quality corporate bonds) that are denominated in
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama the currency in which the benefit will be paid, and that
dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan have terms to maturity approximating the terms of the
dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama related pension liability.
dengan waktu jatuh tempo liabilitas pensiun yang
bersangkutan.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains and losses arising from experience
penyesuaian yang dibuat berdasarkan pengalaman adjustments and changes in actuarial assumptions are
dan perubahan asumsi-asumsi aktuarial langsung recognized immediately in other comprehensive income.
diakui seluruhnya pada penghasilan komprehensif
lain pada saat terjadinya.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung dalam laba Past service costs are recognised immediately in profit or
rugi. Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode loss. Current service cost is expensed in the prevailing
berjalan. period.
- Imbalan kesehatan pasca kerja - Post-employment medical benefits
Perseroan memberikan imbalan kesehatan pasca The Company provides post-employment medical
kerja untuk para karyawan yang telah pensiun dan benefits to all retirees and certain family members. The
anggota keluarga tertentu. Hak atas imbalan ini entitlement to these benefits is usually based on the
pada umumnya diberikan apabila karyawan bekerja employee remaining in service up to retirement age and
hingga mencapai usia pensiun dan memenuhi masa the completion of a defined service period. These
kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan benefits are accounted for using the same methodology
menggunakan metodologi yang sama dengan as for the defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
Halaman 5/18 Page
Page 387
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
- Imbalan kerja jangka panjang lainnya - Other long-term employee benefits
Perseroan memberikan imbalan kerja jangka The Company provides other long-term employee
panjang lainnya seperti yubileum (jubilee) dan benefits such as jubilee and long leave benefits. These
imbalan cuti panjang. Imbalan ini dihitung dengan benefits are accounted for using the same methodology
menggunakan metodologi yang sama dengan as for the defined benefit pension plan, except that the
metodologi yang digunakan dalam perhitungan actuarial gains and losses and past service costs are
program pensiun imbalan pasti, kecuali keuntungan recognised immediately in profit or loss.
dan kerugian aktuarial dan biaya jasa masa lalu
diakui segera pada laba rugi.
t. Modal saham dan tambahan modal disetor t. Share capital and additional paid-in capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Common shares are classified as equity. Additional paid-
Tambahan modal disetor merupakan selisih antara in capital is the difference between the capital contribution
kontribusi modal dan nilai nominal saham. Biaya yang and the nominal value of the share. All expenses directly
secara langsung terkait dengan penerbitan saham related to the issuance of share capital are recorded as
disajikan sebagai pengurang tambahan modal disetor. deductions from additional paid-in capital.
u. Dividen u. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Dividend distributions to the shareholders are
Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen recognised as liabilities when the dividends are
disetujui oleh para pemegang saham dan sudah declared by the Company’s shareholders and a public
diumumkan kepada publik. announcement has been made.
v. Laba bersih per saham dasar v. Basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by dividing net
membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada profit attributable to the owners of the Company for the
pemilik Perseroan pada periode yang bersangkutan period by the weighted average number of ordinary
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang shares outstanding.
beredar.
w. Informasi segmen w. Segment information
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segments are reported in a manner consistent
konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan with the internal reporting provided to the Directors. The
kepada Direksi. Direksi bertanggung jawab untuk Directors are responsible for allocating resources,
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen assessing performance of the operating segments and
operasi dan membuat keputusan strategis. making strategic decisions.
Halaman 5/19 Page
Page 388
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
x. Provisi x. Provisions
Perseroan mengakui provisi apabila memiliki Provisions are recognised when the Company has a
kewajiban kini (baik secara hukum maupun konstruktif) present obligation (legal or constructive) as a result of
sebagai akibat peristiwa masa lalu apabila besar past events, when it is probable that an outflow of
kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut resources embodying economic benefits will be required
mengakibatkan arus keluar sumber daya dan dapat to settle the obligation and a reliable estimate as to the
diestimasi dengan andal. amount of the obligation can be made.
y. Saham treasuri y. Treasury shares
Perseroan menetapkan metode biaya dalam mencatat The Company adopts the cost method in recording
saham treasuri. Perolehan saham treasuri dicatat treasury shares. Treasury shares is recorded at cost and
sebesar harga perolehan kembali saham dan disajikan presented as a deduction from equity.
sebagai pengurang ekuitas.
z. Operasi yang dihentikan z. Discontinued operation
Operasi yang dihentikan adalah komponen dari usaha A discontinued operation is a component of the
Perseroan, dimana operasi dan arus kasnya dapat Company’s business, the operations and cash flows of
dibedakan secara jelas dari komponen lain dalam which can be clearly distinguished from the rest of the
Perseroan dan yang: Company and which:
- Mewakili lini usaha atau area geografis operasi - Represents a separate major line of business or
utama yang terpisah; geographic area of operations;
- Merupakan bagian dari rencana terkoordinasi untuk - is part of a single co-ordinated plan to dispose of a
melepaskan lini usaha atau area geografis operasi separate major line of business or geographic area
utama yang terpisah; atau of operations; or
Klasifikasi sebagai operasi yang dihentikan terjadi Classification as a discontinued operation occurs at the
pada saat pelepasan operasi atau ketika operasi earlier of disposal or when the operation meets the
memenuhi kriteria untuk diklasifikasikan sebagai criteria to be classified as held-for-sale.
dikuasai untuk dijual.
Ketika suatu operasi diklasifikasikan sebagai operasi When an operation is classified as a discontinued
yang dihentikan, laporan laba rugi dan pendapatan operation, the comparative statement of profit or loss and
komprehensif lain komparatif disajikan ulang OCI is represented as if the operation had been
seolah-olah operasi tersebut telah dihentikan sejak discontinued from the start of the comparative year.
awal tahun komparatif.
aa. Aset yang dimiliki untuk dijual aa. Assets held for sale
Aset diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Assets are classified as held for sale if it is highly
ketika besar kemungkinan bahwa aset tersebut akan probable that they will be recovered primarily through
dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan sale rather than through continuing use. Such assets are
daripada melalui penggunaan berkelanjutan. Aset generally measured at the lower of their carrying amount
tersebut pada umumnya diukur sebesar nilai yang and fair value less costs to sell. Once classified as assets
lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar held for sale, such fixed assets are no longer
setelah dikurangi biaya pelepasan. Setelah depreciated.
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual,
aset tetap tersebut untuk selanjutnya tidak lagi
disusutkan.
Halaman 5/20 Page
Page 389
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. Kas dan setara kas 3. Cash and cash equivalents
2025 2024
Kas di bank Cash in banks
Pihak ketiga – Rupiah: Third parties – Rupiah:
Deutsche Bank AG, Jakarta 1,060,966 264,814 Deutsche Bank AG, Jakarta
PT Bank HSBC Indonesia 145,339 114,352 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 80,015 51,298 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 4,384 3,570 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 397 126 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 10 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Citibank N.A., Jakarta 2 10 Citibank N.A., Jakarta
Jumlah 1,291,113 434,170 Total
Pihak ketiga – USD (Catatan 29): Third parties – USD (Note 29):
PT Bank HSBC Indonesia 36,936 152,698 PT Bank HSBC Indonesia
Citibank N.A., Jakarta 29,217 7,373 Citibank N.A., Jakarta
Jumlah 66,153 160,071 Total
Pihak ketiga – EUR (Catatan 29): Third party – EUR (Note 29):
PT Bank HSBC Indonesia 23,675 29,149 PT Bank HSBC Indonesia
Jumlah kas di bank 1,380,941 623,390 Total cash in banks
Deposito berjangka (jatuh tempo dalam Time deposits (maturity within
jangka waktu enam bulan): six months):
Pihak ketiga – IDR: Third parties – IDR:
PT Bank HSBC Indonesia 2,250,000 - PT Bank HSBC Indonesia
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta 1,200,000 - Jakarta Branch
PT Bank BNP Paribas Indonesia 750,000 - PT Bank BNP Paribas Indonesia
4,200,000 -
Pihak ketiga – USD: Third parties – USD:
PT Bank HSBC Indonesia 124,733 47,790 PT Bank HSBC Indonesia
Jumlah deposito berjangka 4,324,733 47,790 Total time deposits
Jumlah kas dan setara kas 5,705,674 671,180 Total cash and cash equivalents
Tingkat bunga per tahun deposito The interest rates per annum for the time
berjangka selama periode pelaporan deposits during the reporting
adalah sebagai berikut: period are as follows:
2025 2024
Rupiah 4.40% - 5.00% 5.30% - 5.75% Rupiah
USD 4.50% 3.50% - 5.20% USD
Halaman 5/21 Page
Page 390
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha 4. Trade debtors
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 1,602,551 1,731,899 Rupiah -
- USD (Catatan 29) 7,715 127,641 USD (Note 29) -
Dikurangi: Provisi atas kerugian Less: Provision for
penurunan nilai (161,849) (174,212) impairment losses
Jumlah piutang usaha pihak ketiga 1,448,417 1,685,328 Total trade debtors third parties
Pihak berelasi 229,266 195,614 Related parties
Total piutang usaha 1,677,683 1,880,942 Total trade receivables
Rabat yang terutang pada pelanggan disajikan sebagai Rebates due to customers are shown as a reduction in trade
pengurang piutang usaha jika terdapat hak legal dan debtors when there is a legal right and intent to settle them on a
intensi untuk menyelesaikannya secara neto. Tercakup net basis. Included within trade debtors are discounts due to
dalam piutang usaha potongan penjualan terutang pada customers of Rp1,426,487 (2024: Rp1,305,107).
pelanggan sejumlah Rp1.426.487 (2024: Rp1.305.107).
Piutang usaha pihak ketiga dalam mata uang Rupiah Third party trade debtors denominated in Rupiah comprise
terdiri atas piutang usaha dari pelanggan di wilayah receivables from customers throughout Indonesia.
Indonesia.
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
PT Unilever Enterprises Indonesia - 6,192 PT Unilever Enterprises Indonesia
- 6,192
2025 2025
Pihak berelasi – valuta asing Related parties – foreign currency
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Asia Private Limited 108,125 106,387 Unilever Asia Private Limited
Unilever (Cambodia) Limited 37,064 2,798 Unilever (Cambodia) Limited
Unilever Philippines, Inc. 32,732 22,313 Unilever Philippines, Inc.
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 7,714 2,281 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 5,923 - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Unilever Thai Trading II Limited 5,807 5,863 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Taiwan Ltd. 3,542 1,426 Unilever Taiwan Ltd.
Dipindahkan 200,907 141,068 Carry forward
Halaman 5/22 Page
Page 391
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
2025 2024
1
Dipindahkan 200,907 141,068 Carry forward
Unilever Gulf FZE 3,383 2,741 Unilever Gulf FZE
Unilever Japan K.K. 3,333 670 Unilever Japan K.K.
Unilever Vietnam International Unilever Vietnam International
Company Limited 3,330 15,277 Company Limited
Unilever Singapore Pte. Limited 3,308 1,494 Unilever Singapore Pte. Limited
Unilever Hong Kong Limited 3,149 1,105 Unilever Hong Kong Limited
Unilever Carribean Ltd 2,322 637 Unilever Carribean Ltd
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 2,267 1,946 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever New Zealand Ltd 1,815 1,813 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Global Services B.V. - Unilever Global Services B.V. -
Philippines ROHQ 1,728 - Philippines ROHQ
Unilever Ghana Ltd. 1,544 1,072 Unilever Ghana Ltd.
Unilever Korea 1,171 1,472 Unilever Korea
Unilever Pakistan Limited 617 - Unilever Pakistan Limited
Unilever EAC Myanmar Company Limited 7 3,592 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever (Myanmar) Limited - 15,216 Unilever (Myanmar) Limited
Unilever Europe BV - 593 Unilever Europe BV
Unilever Sanayi ve Ticaret Unilever Sanayi ve Ticaret
Turk A.S. Mersin Serbest Bolgesi - 450 Turk A.S. Mersin Serbest Bolgesi
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 385 276 than Rp382 each)
229,266 189,422
Jumlah 229,266 195,614 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
aset lancar 2.17% 3.70% current assets
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade debtors was as follows:
2025 2024
Lancar 1,733,612 1,799,989 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari - 20,186 Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 105,920 234,979 Overdue more than 30 days
Jumlah 1,839,532 2,055,154 Total
Halaman 5/23 Page
Page 392
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
Perubahan provisi atas kerugian penurunan nilai adalah Movements in the provision for impairment loss were as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal (174,212) (224,799) Beginning balance
Pengurangan (penambahan) provisi atas Deduction (addition) of provision for
kerugian penurunan nilai (22,860) 40,094 impairment loss
Penghapusbukuan piutang usaha 35,223 10,493 Doubtful debts written off
Saldo akhir (161,849) (174,212) Ending balance
Pada tanggal 31 Desember 2025, piutang usaha sebesar As at 31 December 2025, trade debtors amounted to
Rp1.733.612 (2024: Rp1.799.989) belum jatuh tempo dan Rp1,733,612 (2024: Rp1,799,989) were not yet overdue
diprovisikan sebesar Rp55.929 (2024: Rp1.084). and provisioned amounted Rp55,929 (2024: Rp1,084).
Pada tanggal 31 Desember 2025, piutang usaha sebesar As at 31 December 2025, trade debtors amounted to Nil
Nol (2024: Rp20.186) telah lewat jatuh tempo sampai (2024: Rp20,186) were overdue until 30 days and
dengan 30 hari dan diprovisikan Nol (2024: Rp205). provisioned Nil (2024: Rp205).
Pada tanggal 31 Desember 2025, piutang usaha sebesar As at 31 December 2025, trade debtors amounted to
Rp105.920 (2024: Rp234.979) telah lewat jatuh tempo Rp105,920 (2024: Rp234,979) were overdue more than
lebih dari 30 hari dan diprovisikan sebesar Rp105.920 30 days and provisioned amounted Rp105,920
(2024: Rp172.923). (2024: Rp172,923).
Pada tanggal 31 Desember 2025, dari jumlah provisi atas As at 31 December 2025, from the total provision for
kerugian penurunan nilai piutang usaha sebesar impairment loss of trade debtors amounted to Rp161,849
Rp161.849 (2024: Rp174.212), sebagian porsi berasal dari (2024: Rp174,212), a portion of the amount came from trade
piutang usaha yang memenuhi definisi aset keuangan debtors that met the definition of credit-impaired financial
dengan risiko kredit memburuk sebesar Rp104.016 assets amounting to Rp104,016 (2024: Rp146,667) has
(2024: Rp146.667) telah diprovisikan untuk kerugian been provisioned for impairment loss amounting to
penurunan nilai sebesar Rp104.016 (2024: Rp146.667). Rp104,016 (2024: Rp146,667).
Eksposur maksimum atas risiko kredit pada tanggal The maximum exposure to credit risk at the reporting date
pelaporan adalah sebesar jumlah tercatat masing-masing is the carrying amount of each class of trade debtors
kategori piutang usaha yang disebutkan di atas. mentioned above.
Berdasarkan penelaahan dari status masing-masing Based on review of the status of each trade debtor at each
piutang usaha pada setiap tanggal pelaporan, manajemen reporting date, management believes that the provision for
berkeyakinan bahwa provisi atas kerugian penurunan nilai impairment loss is adequate to cover losses that may arise
telah memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin from the non-collectible accounts.
timbul dari piutang yang tidak tertagih.
Halaman 5/24 Page
Page 393
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. Persediaan 5. Inventories
2025 2024
Barang jadi 1,504,272 1,483,268 Finished goods
Bahan baku 838,380 829,640 Raw materials
Barang dalam proses 119,268 115,491 Work in process
Suku cadang 55,571 149,755 Spare parts
Dikurangi: Provisi atas persediaan Less: Provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak unused/slow moving
terpakai/tidak laris (64,385) (72,302) inventories
Jumlah 2,453,106 2,505,852 Total
Perubahan provisi atas persediaan usang dan persediaan tidak Movements in the provision for obsolete and unused/slow
terpakai/tidak laris adalah sebagai berikut: moving inventories were as follows:
2025 2024
Saldo awal (72,302) (103,819) Beginning balance
Perubahan selama tahun berjalan: Changes during the year:
Penambahan provisi (126,150) (166,096) Addition of provision
Penghapusbukuan persediaan 134,067 197,613 Inventories written off
Saldo akhir (64,385) (72,302) Ending balance
Provisi atas persediaan usang dan persediaan tidak The provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris terdiri dari: inventories consists of:
2025 2024
Barang jadi (40,427) (41,865) Finished goods
Bahan baku (23,958) (30,437) Raw materials
Jumlah (64,385) (72,302) Total
Manajemen berkeyakinan bahwa provisi atas persediaan Management believes that the provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak terpakai/tidak laris telah unused/slow moving inventories is adequate to cover any
memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul. losses that may arise.
Pada tanggal 31 Desember 2025, mayoritas persediaan As at 31 December 2025, majority eligible inventories owned
Perseroan yang memenuhi kriteria dilindungi dengan by the Company were insured against the risk of loss due to
asuransi terhadap risiko kerugian karena bencana alam, natural disaster, fire and other risks with a total coverage of
kebakaran dan risiko-risiko lainnya dengan jumlah Rp2,429,195 (2024: Rp2,491,617). Management believes
pertanggungan sebesar Rp2.429.195 (2024: Rp2.491.617). this amount is adequate to cover possible losses that may
Manajemen berkeyakinan jumlah ini telah memadai untuk arise from such risks.
menutupi kemungkinan kerugian yang mungkin terjadi akibat
risiko-risiko tersebut.
Halaman 5/25 Page
Page 394
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif 6. Derivative instruments
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan As at 31 December 2025 and 2024, the Company had
memiliki kontrak berjangka valuta asing sebagai berikut: outstanding foreign currency forward contracts as follows:
2025
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai
amount - kontrak Piutang
Mata uang buy in full berjangka/ derivatif/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ receivable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
PT Bank BNP Paribas 2 Januari/January 2026 -
Indonesia USD 5,739,827 (95,978) 5 November/November 2026 1,003
MUFG Bank, Ltd. 3 Februari/February 2026 -
Cabang Jakarta USD 2,040,410 (34,153) 8 Desember/December 2026 368
Deutsche Bank AG, 7 Januari/January 2026 -
Jakarta USD 988,520 (16,487) 8 Juni/June 2026 152
JP Morgan Chase, 6 Februari/February 2026 -
Jakarta USD 584,510 (9,810) 2 Juni/June 2026 46
Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta USD 114,376 (1,905) 6 April/April 2026 22
9,467,643 (158,333) 1,591
Deutsche Bank AG, 6 Januari/January 2026 -
Jakarta EUR 800,000 (15,533) 13 Januari/January 2026 231
MUFG Bank, Ltd.
Cabang Jakarta EUR 400,000 (7,777) 26 Januari/January 2026 114
Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta EUR 400,000 (7,776) 20 Januari/January 2026 112
1,600,000 (31,086) 457
11,067,643 (189,419) 2,048
Halaman 5/26 Page
Page 395
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) 6. Derivative instruments (continued)
2024
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai Piutang
amount - kontrak derivatif
Mata uang buy in full berjangka/ (Rp)/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ receivable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
JP Morgan Chase, 17 September/September 2024 -
Cabang Jakarta USD 848,078 13,078 2 Januari/January 2025 628
PT Bank BNP Paribas 11 Desember/December 2024 -
Indonesia USD 1,500,000 23,883 22 Januari/January 2025 387
Standard Chartered Bank 29 Agustus/August 2024 -
Cabang Jakarta USD 3,050,000 48,998 13 Februari/February 2025 385
Deutsche Bank AG, 2 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta USD 1,500,000 23,904 2 Januari/January 2025 352
24 Desember/December 2024 -
PT Bank HSBC Indonesia USD 1,500,000 24,338 7 Januari/January 2025 (43)
8,398,078 134,201 1,709
JP Morgan Chase, 2 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta EUR 1,619,000 27,190 3 Januari/January 2025 77
24 Desember/December 2024 -
PT Bank HSBC Indonesia EUR 392,000 6,637 7 Januari/January 2025 (23)
MUFG Bank, Ltd. 24 Desember/December 2024 -
Cabang Jakarta EUR 1,000,000 16,929 7 Januari/January 2025 (68)
3,011,000 50,756 (14)
Total 11,409,078 184,957 1,695
Perseroan melakukan transaksi derivatif dengan tujuan untuk The Company entered derivative transactions for the
lindung nilai secara ekonomik terhadap kebutuhan mata purpose of economically hedging future foreign currency
uang asing yang akan datang. Perubahan nilai wajar dari requirements. The changes in the fair values of the
instrumen keuangan derivatif ini diakui pada laba rugi karena derivative financial instruments are recognized in profit or
tidak memenuhi persyaratan untuk akuntansi lindung nilai. loss since they do not qualify for hedge accounting.
Halaman 5/27 Page
Page 396
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi 7. Related party transactions
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
i. Perseroan menjual barang jadi kepada pihak berelasi i. The Company sold finished goods to the following
sebagai berikut: related parties:
\
- Unilever (Cambodia) Limited - Unilever (Cambodia) Limited
- Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd - Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
- Unilever Asia Private Limited - Unilever Asia Private Limited
- Unilever Australia Ltd - Unilever Australia Ltd
- Unilever Caribbean Ltd. - Unilever Caribbean Ltd.
- Unilever Colombia SCC S.A.S - Unilever Colombia SCC S.A.S
- Unilever EAC Myanmar Company Limited - Unilever EAC Myanmar Company Limited
- Unilever Europe B.V. - Unilever Europe B.V.
- Unilever Ghana Ltd. - Unilever Ghana Ltd.
- Unilever Gulf FZE - Unilever Gulf FZE
- Unilever Hong Kong Limited - Unilever Hong Kong Limited
- Unilever Japan K.K - Unilever Japan K.K.
- Unilever Korea - Unilever Korea
- Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
- Unilever New Zealand Ltd. - Unilever New Zealand Ltd.
- Unilever Pakistan Limited - Unilever Pakistan Limited
- Unilever Philippines, Inc. - Unilever Philippines, Inc.
- Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. - Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S.
- Unilever Singapore Pte. Limited - Unilever Singapore Pte. Limited
- Unilever South Africa (Pty) Limited - Unilever South Africa (Pty) Limited
- Unilever Taiwan Ltd. - Unilever Taiwan Ltd.
- Unilever Thai Trading II Limited - Unilever Thai Trading II Limited
- Unilever Vietnam International Company Limited - Unilever Vietnam International Company Limited
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
ii. Perseroan membeli bahan baku, barang jadi dan lain- ii. The Company purchased raw materials, finished
lain dari pihak berelasi sebagai berikut: goods and others from the following related parties:
- Unilever Asia Private Limited - Unilever Asia Private Limited
- Unilever EAC Myanmar Company Limited - Unilever EAC Myanmar Company Limited
- Unilever Myanmar Limited - Unilever Myanmar Limited
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
- PT Unilever Oleochemical Indonesia - PT Unilever Oleochemical Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
Halaman 5/28 Page
Page 397
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: mentioned above are as follows:
Sifat hubungan dengan
Pihak berelasi/ pihak berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever PLC Entitas induk terakhir/ Penggantian beban/
Ultimate parent entity Expense reimbursements
- Unilever Indonesia Holding B.V. Pemegang saham mayoritas/ Pembayaran dividen/
Majority shareholder Dividend payments
- Unilever IP Holdings B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran royalti/
Entity under common control Royalty payments
- Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Asia Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Bangladesh Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever EAC Myanmar Company Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Limited Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe B.V. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe Business Center B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran biaya Enterprise
Entity under common control Technology Solutions/
Payment of Enterprise Technology
Solutions fees
Penggantian beban/
Expense reimbursements
- Unilever Europe IT Services Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Foods & Refreshments Global BV Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Global Services, Inc Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Industries Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Philippines, Inc. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
Halaman 5/29 Page
Page 398
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: (lanjutan) mentioned above are as follows: (continued)
Sifat hubungan dengan
Pihak berelasi/ pihak berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- PT Unilever Enterprises Indonesia Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- PT Unilever Oleochemical Indonesia Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Indonesia Other related party atas program manfaat pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined benefit plan
- Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Other related party atas program iuran pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined contribution plan
- Dewan Komisaris dan Direksi/Board of Personil manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Commissioners and Directors Key management personnel Compensation and remuneration
Halaman 5/30 Page
Page 399
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
i. Perjanjian-perjanjian yang ditandatangani pada i. The agreements signed in 1971 with Unilever PLC
tahun 1971 dengan Unilever PLC (sebelumnya (formerly Unilever N.V.) and signed in 1997 with
Unilever N.V.) dan perjanjian-perjanjian yang Unilever Business Group Services B.V. have been
ditandatangani pada tahun 1997 dengan Unilever updated and replaced with the agreements as
Business Group Services B.V. telah diperbaharui dan disclosed below.
digantikan dengan perjanjian-perjanjian serupa yang
diuraikan di bawah ini.
Pada tanggal 11 Desember 2012, Perseroan dan On 11 December 2012, the Company and Unilever
Unilever PLC (sebelumnya Unilever N.V.), yang PLC (formerly Unilever N.V.), which is the ultimate
merupakan entitas induk terakhir Perseroan telah parent entity of the Company, entered into
menandatangani perjanjian-perjanjian di bidang agreements for trademarks, technology licenses and
lisensi merek, lisensi teknologi dan layanan jasa central services as renewals of the above mentioned
terpusat yang merupakan pembaharuan atas agreements. These renewal agreements are
perjanjian serupa sebagaimana disebutkan di atas. effective from 1 January 2013, with principal terms as
Perjanjian-perjanjian baru tersebut berlaku efektif follows:
sejak 1 Januari 2013, dengan pokok-pokok
ketentuan penting sebagai berikut:
- Perjanjian Lisensi Merek mencakup pemberian - Trademarks License Agreement with respect to
lisensi atas merek-merek yang dimiliki oleh the granting of trademarks licenses owned by
perusahaan di dalam grup Unilever, termasuk yang companies under Unilever group, including future
akan dimiliki di masa depan, selama masa trademarks licenses, within the period of the
berlakunya perjanjian. Nilai royalti disesuaikan agreement. The royalty value is adjusted
secara bertahap menjadi 3% mulai tahun 2015 dan gradually to become 3% from 2015 onwards. The
seterusnya. Royalti dihitung berdasarkan nilai total royalty will be calculated based on total sale value
penjualan setahun ke pihak ketiga, di luar per annum to third parties, excluding the sale of
penjualan produk yang mereknya dimiliki oleh products under the trademarks owned by the
Perseroan. Company.
- Perjanjian Lisensi Teknologi mencakup pemberian - Technology License Agreement with respect to
lisensi atas teknologi yang dimiliki oleh perusahaan the granting of technology licenses owned by
di dalam grup Unilever, termasuk yang akan dimiliki companies under Unilever group, including future
di masa depan, selama masa berlakunya technology licenses, within the period of the
perjanjian. Nilai royalti disesuaikan secara agreement. The royalty value is adjusted
bertahap 2% mulai tahun 2015 dan seterusnya. gradually to become 2% from 2015 onwards. The
Royalti dihitung berdasarkan nilai total setahun ke royalty will be calculated based on total turnover
pihak ketiga, atas produk Perseroan yang didukung value per annum to third parties, of the
oleh teknologi berlisensi tersebut. Company’s products that are supported by the
licensed technology and technical know-how.
- Perjanjian Layanan Jasa Terpusat mencakup - Central Service Agreement (CSA) with respect to
penyediaan jasa layanan pusat dari grup the provision of strategic leadership and its
Perseroan Unilever kepada Perseroan yang implementation, professional support, and
meliputi strategi kepemimpinan dan product categorisation strategy by companies
implementasinya, dukungan jasa profesional dan under the Unilever group to the Company. The
strategi kategorisasi produk. Biaya jasa untuk service fee for the CSA is calculated based on the
layanan jasa terpusat ini dihitung berdasarkan actual cost recovery with a cap of 3% of total
biaya aktual (actual cost recovery), dengan batas turnover of the Company per annum to the third
maksimum 3% dari total penjualan Perseroan parties.
setahun kepada pihak ketiga.
Definisi dan perhitungan nilai penjualan yang menjadi The definition and calculation of turnover value as the
dasar penentuan nilai royalti setiap tahunnya, telah basis for determining the royalty value per annum
didefinisikan secara rinci di dalam masing-masing has been defined in detail in the respective
perjanjian. agreements.
Halaman 5/31 Page
Page 400
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
ii. Pada tanggal 28 Agustus 2009, Perseroan telah ii. On 28 August 2009, the Company entered into
menandatangani perjanjian-perjanjian dengan agreements with Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"),
Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"), perusahaan an affiliated company domiciled in Singapore, which
afiliasi yang berkedudukan di Singapura, yang are subject to annual evaluation and valid until the
dievaluasi setiap tahun dan berlaku sampai dengan agreements are terminated by either party. Based on
the agreements, UAPL shall supply certain raw
perjanjian-perjanjian tersebut diakhiri oleh salah satu
materials and finished goods to the Company,
pihak. Berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut, purchase finished goods from the Company and
UAPL akan menyediakan bahan baku dan barang provide supporting services in connection with the
jadi tertentu kepada Perseroan, membeli barang jadi SAP system implementation in the Company.
dari Perseroan, serta menyediakan jasa pendukung
penerapan sistem SAP di Perseroan.
iii. Pada tanggal 26 September 2019, Perseroan dan iv. On 26 September 2019, the Company and Unilever
Unilever Europe Business Center B.V. (“UEBC”) Europe Business Center B.V. (“UEBC”) executed the
telah menandatangani Unilever Enterprise Unilever Enterprise Technology Solution Service
Technology Solution Service Agreement (“Perjanjian Agreement ("ETS Agreement"), effective from 1
ETS”) yang berlaku efektif sejak 1 Oktober 2019. October 2019.
Perjanjian ETS merupakan perjanjian untuk jasa The ETS Agreement is an agreement for the
penyediaan layanan Enterprise Technology provision of Enterprise Technology Solutions ("ETS")
Solutions (“ETS”) yang terintegrasi secara global services that are integrated globally provided to the
diberikan kepada Perseroan yang mencakup Company which include services related to (1)
layanan-layanan yang terkait dengan (1) Bisnis dan Business and finance services; (2) Employee/human
keuangan; (2) Karyawan/sumber daya manusia; (3) resources services; (3) Workplace/employee
Fasilitas/tempat kerja karyawan; (4) Informasi dan workplace services; (4) Information and analytics
analisis; (5) Layanan Teknologi informasi; (6) services; (5) Information technology (IT) services; (6)
Layanan Pasokan; (7) Layanan manajemen proyek; Supply services; (7) Project management services;
(8) Program baru/inovasi; (9) Tambahan layanan (8) New programmes/innovations services; (9)
sebagaimana diperlukan untuk mendukung, baik Additional services, which are needed to support,
secara langsung maupun tidak langsung, proses directly or indirectly, the Company's operation
operasional dan/atau kegiatan usaha sehari-hari process and/or daily business activities.
Perseroan.
Nilai transaksi Perjanjian ETS ditentukan dari The transaction value of the ETS Agreement is
pembayaran prospektif yang dilakukan oleh determined from the prospective payment made by
Perseroan kepada UEBC yang dihitung dari biaya the Company to UEBC calculated from the actual
aktual yang dikeluarkan oleh UEBC dalam expenses incurred by UEBC in providing the ETS
memberikan layanan ETS (Biaya ETS aktual) Services (actual ETS Costs) with an additional 5%
dengan tambahan mark-up 5% (dengan mark-up (with the exception of the costs of services
pengecualian untuk biaya layanan yang dibeli dari purchased from third parties), which will be charged
pihak ketiga), yang hanya akan dikenakan biaya jasa at cost only for each type of ETS service fee. From
aktual untuk setiap jenis layanan ETS. Sejak tanggal the effective date of the ETS Agreement until 30
efektif Perjanjian ETS ini hingga 30 September 2020, September 2020, the total amount of charges will not
jumlah total biaya tidak akan melebihi 0,5% dari total exceed 0.5% of the Company's total annual domestic
penjualan bersih domestik tahunan Perseroan, dan net sales, and thereafter it will not be more than 1%
setelah itu tidak akan lebih dari 1% dari total of the Company's total annual domestic net sales.
penjualan bersih domestik tahunan Perseroan.
Halaman 5/32 Page
Page 401
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
Beban signifikan yang dikenakan oleh pihak berelasi: Significant expenses charged by related parties:
2025 2024
Biaya jasa dan biaya Enterprise Service fees and Enterprise
Technology Solutions 865,115 873,707 Technology Solutions fees
Merek 796,240 758,656 Trademark
Teknologi 509,775 487,039 Technology
Jumlah 2,171,130 2,119,402 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban umum dan administrasi 73.26% 69.17% general and administration expenses
Lihat Catatan 24 dan 25 untuk rincian penjualan kepada Refer to Notes 24 and 25 for details of sales to and
dan pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak purchases of raw materials and finished goods from
berelasi. related parties.
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi c. Amounts due from related parties
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related party – Rupiah:
Unilever IP Holdings B.V. 61,067 81,772 Unilever IP Holdings B.V.
PT Unilever Enterprises Indonesia 6,433 540 PT Unilever Enterprises Indonesia
67,500 82,312
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign
(Catatan 29): currencies (Note 29):
Unilever Philippines, Inc. 1,307 - Unilever Philippines, Inc.
Unilever Foods & Refreshments Global BV 883 - Unilever Foods & Refreshments Global BV
Unilever EAC Myanmar Company Limited 763 - Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Europe Business Center BV 702 - Unilever Europe Business Center BV
Unilever U.K. Central Resources Ltd. 535 2,085 Unilever U.K. Central Resources Ltd.
Unilever Asia Private Limited 438 642 Unilever Asia Private Limited
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 259 993 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Europe B.V. - 834 Unilever Europe B.V.
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 286 359 than Rp382 each)
5,173 4,913
Jumlah 72,673 87,225 Total
Sebagai persentase dari jumlah aset lancar 0.69% 1.65% As a percentage of total current assets
Halaman 5/33 Page
Page 402
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi (lanjutan) c. Amounts due from related parties (continued)
Manajemen tidak membuat provisi atas kerugian Management has not made a provision for impairment
penurunan nilai untuk akun ini karena berkeyakinan bahwa loss for this account as it is of the opinion that these
saldo piutang tersebut akan tertagih seluruhnya. receivables will be fully collectible.
d. Utang lain-lain pada pihak berelasi d. Amounts due to related parties
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
Unilever IP Holdings B.V. 498,172 536,350 Unilever IP Holdings B.V.
PT Unilever Oleochemical Indonesia 125,036 - PT Unilever Oleochemical Indonesia
Unilever Europe Business Center B.V. 111,210 82,584 Unilever Europe Business Center B.V.
PT Unilever Enterprises Indonesia 1,777 - PT Unilever Enterprises Indonesia
736,195 618,934
2025 2024
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Europe IT Services 29,730 24,579 Unilever Europe IT Services
Unilever Europe B.V. 22,246 47,970 Unilever Europe B.V.
Unilever Europe Business Center B.V. 10,472 1,605 Unilever Europe Business Center B.V.
Unilever Asia Private Limited 5,207 15,898 Unilever Asia Private Limited
Unilever Industries Private Limited 3,144 2,645 Unilever Industries Private Limited
Unilever U.K. Central Resources Limited 2,133 889 Unilever U.K. Central Resources Limited
Unilever Bangladesh Limited 1,511 - Unilever Bangladesh Limited
Unilever Global Services, Inc 1,339 9,657 Unilever Global Services, Inc
Unilever EAC Myanmar Company Limited - 2,089 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S - 1,328 Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 422 195 than Rp382 each)
76,204 106,855
Jumlah 812,399 725,789 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 5.71% 6.14% current liabilities
Halaman 5/34 Page
Page 403
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
e. Kompensasi manajemen kunci e. Key management compensation
Dewan Komisaris dan Direksi adalah manajemen kunci. The Boards of Commissioners and Directors are considered
Jumlah kompensasi manajemen kunci adalah sebagai key management. Their total compensation was as follows:
berikut:
2025 2024
Dewan Dewan
Komisaris/ Komisaris/
Direksi/ Board of Direksi/ Board of
Directors Commissioners Directors Commissioners
Gaji, tunjangan, Salaries, allowances
dan bonus 72,453 6,745 84,293 5,576 and bonuses
Imbalan pasca kerja 959 - 6,220 - Post-employment benefits
Jumlah 73,412 6,745 90,513 5,576 Total
Kompensasi ini dicatat sebagai bagian dari biaya The compensation is recorded as part of production
produksi, beban pemasaran dan penjualan, dan beban costs, marketing and selling expenses, and general and
umum dan administrasi. administration expenses.
2025 2024
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban karyawan 4.49% 4.43% employee costs
Termasuk dalam paket penghasilan Direksi adalah Included in the Directors’ remuneration packages are
tunjangan fasilitas perumahan. housing facilities.
Halaman 5/35 Page
Page 404
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
f. Program imbalan pasca kerja f. Post-employment benefits
Perseroan menyediakan program dana pensiun untuk The Company provides post-employment benefits plans
karyawan melalui Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever for its employees through Dana Pensiun Manfaat Pasti
Indonesia (“DPMP UI”) dan Dana Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia (“DPMP UI”) and Dana Pensiun Iuran
Unilever Indonesia (“DPIP UI”). Jumlah yang dibayarkan Pasti Unilever Indonesia (“DPIP UI”). The amounts paid
oleh Perseroan adalah sebagai berikut: by the Company were as follows:
2025 2024
Jumlah yang Jumlah yang
Persentase/ dibayarkan/ Persentase/ dibayarkan/
Percentage* Amounts paid Percentage* Amounts paid
DPMP UI 7.03 125,438 5.61 121,865 DPMP UI
DPIP UI 3.61 64,450 3.11 67,552 DPIP UI
10.64 189,888 8.72 189,417
*) % terhadap jumlah beban karyawan *) % of total employee costs
8. Beban dibayar di muka 8. Prepaid expenses
2025 2024
Asuransi 16,378 18,146 Insurance
Lain-lain 28,083 7,652 Others
Jumlah 44,461 25,798 Total
Halaman 5/36 Page
Page 405
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap 9. Fixed assets
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: was as follows:
2025
Transfer ke
kelompok
pelepasan
yang
diklasifikasi
kan sebagai
Aset yang
dimiliki
untuk dijual/
Transfers to
disposal
1 group 31
Januari/ classified as Desember/
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ Asset held December
2025 Additions Transfers Deductions for sale 2025
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 277,326 - - (3,897) (1,490) 271,939 Land
Bangunan 3,326,165 - 92,387 (558,854) (77,176) 2,782,522 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 11,906,806 - 749,941 (4,133,900) (441,619) 8,081,228 equipment
Kendaraan bermotor 6,999 - - (2,363) - 4,636 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 727,586 1,078,623 (842,328) - (5,708) 958,173 progress
Jumlah 16,244,882 1,078,623 - (4,699,014) (525,993) 12,098,498 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (821,643) (68,282) - 130,704 26,622 (732,599) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (6,096,253) (394,836) - 2,052,976 222,894 (4,215,219) equipment
Kendaraan bermotor (5,381) (517) - 1,107 - (4,791) Motor vehicles
Jumlah (6,923,277) (463,635) - 2,184,787 249,516 (4,952,609) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 9,321,605 7,145,889 amount
Pengurangan bersih sebesar Rp2.514.227 di atas termasuk Net deductions amounted to Rp2,514,227 above
pengurangan bersih terkait penjualan unit bisnis Es Krim includes net deductions related to sale of Ice Cream
sebesar Rp2.019.779 (Catatan 36) business unit amounted to Rp2,019,779 (Note 36)
Halaman 5/37 Page
Page 406
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: (lanjutan) was as follows: (continued)
2024
1 31
Januari/ Desember/
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ December
2024 Additions Transfers Deductions 2024
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 277,326 - - - 277,326 Land
Bangunan 3,251,925 - 89,426 (15,186) 3,326,165 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 11,798,476 - 880,347 (772,017) 11,906,806 equipment
Kendaraan bermotor 10,462 - - (3,463) 6,999 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 740,862 956,497 (969,773) - 727,586 progress
Jumlah 16,079,051 956,497 - (790,666) 16,244,882 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (738,728) (86,655) - 3,740 (821,643) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (6,023,882) (620,558) - 548,187 (6,096,253) equipment
Kendaraan bermotor (5,707) (1,271) - 1,597 (5,381) Motor vehicles
Jumlah (6,768,317) (708,484) - 553,524 (6,923,277) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 9,310,734 9,321,605 amount
Beban penyusutan sebesar Rp708.484 di atas termasuk Depreciation expenses amounted to Rp708,484 above
beban penyusutan dari operasi yang dihentikan sebesar includes depreciation expenses from discontinued
Rp245.851. operation amounted to Rp245,851
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan As at 31 December 2025 and 2024, the Company had
memiliki aset-aset tetap yang telah disusutkan sepenuhnya fixed assets which have been fully depreciated but were
namun masih digunakan untuk menunjang aktivitas operasi still in use to support the Company’s operation activities.
Perseroan. Biaya perolehan dari aset-aset tersebut adalah Acquisition costs of such assets were as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Mesin dan peralatan 1,299,574 1,793,400 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 3,850 1,797 Motor vehicles
Bangunan 567 600 Buildings
Jumlah 1,303,991 1,795,797 Total
Halaman 5/38 Page
Page 407
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
b. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan b. As at 31 December 2025 and 2024, the Company had
mempunyai 35 (2024:35) bidang tanah dengan sertifikat 35 (2024:35) plots of land in the form of Land Use Title
Hak Guna Bangunan ("HGB") dan satu bidang tanah ("HGB") and one plot of land with Right to Use Title ("Hak
dengan sertifikat Hak Pakai yang akan kedaluwarsa Pakai") which will expire between 2026 until 2052.
antara tahun 2026 sampai dengan tahun 2052.
Manajemen berkeyakinan bahwa HGB dan Hak Pakai Management believes that these HGB and Hak Pakai
tersebut akan dapat diperbaharui dengan biaya will be renewable at minimal cost.
minimum.
c. Perhitungan kerugian penjualan aset tetap di luar operasi c. The calculations of loss on sale of fixed assets excluding
yang dihentikan adalah sebagai berikut: discontinued operation were as follows:
2025 2024
Biaya perolehan 639,411 790,666 Acquisition costs
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (369,460) (553,524) Less: Accumulated depreciation
Jumlah tercatat bersih 269,951 237,142 Net carrying amount
Hasil penjualan aset tetap 11,407 57,854 Proceeds from the sale of fixed assets
Kerugian penjualan aset tetap (258,544) (179,288) Loss on sale of fixed assets
d. Kerugian penjualan aset tetap dialokasikan sebagai d. Loss on sale of fixed assets was allocated as follows:
berikut:
2025 2024
Biaya produksi (258,544) (172,596) Production costs
Beban lain-lain - (6,692) Other expenses
Jumlah (258,544) (179,288) Total
e. Aset dalam penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2025 e. Construction in progress as at 31 December 2025 and
dan 2024 adalah sebagai berikut: 2024 was as follows:
2025 2024
Mesin dan peralatan 958,173 727,586 Machinery and equipment
Jumlah 958,173 727,586 Total
Persentase penyelesaian atas aset dalam penyelesaian The percentage of completion for construction in
pada tanggal 31 Desember 2025 adalah 55,13% progress as at 31 December 2025 was 55.13%
(2024: 60,37%). (2024: 60.37%).
Pada tanggal 31 Desember 2025, aset dalam As at 31 December 2025, construction in progress was
penyelesaian diperkirakan akan selesai dan estimated to be completed and reclassified into each
direklasifikasi ke masing-masing kelompok aset pada group of assets in 2026 until 2027.
2026 sampai dengan 2027.
Halaman 5/39 Page
Page 408
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
f. Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: f. Depreciation expense was allocated as follows:
2025 2024
Biaya produksi 398,861 394,934 Productions costs
Beban pemasaran dan penjualan 17,738 18,082 Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi 47,036 49,617 General and administration expenses
Jumlah 463,635 462,633 Total
g. Pada tanggal 31 Desember 2025, bangunan, mesin dan g. As at 31 December 2025, the Company’s buildings,
peralatan yang dimiliki oleh Perseroan diasuransikan machinery and equipment have been insured against
terhadap risiko kerugian dengan jumlah pertanggungan the risk of loss with a total coverage of Rp22,707,704
sebesar Rp22.707.704 (2024: Rp20.631.482), yang menurut (2024: Rp20,631,482), which is considered adequate
pendapat manajemen telah memadai untuk menutupi by management to cover possible losses arising from
kerugian yang mungkin timbul. Risiko kerugian yang terjadi such risks. Risk of loss on assets under construction is
atas aset dalam penyelesaian ditanggung oleh kontraktor covered by the contractors until the assets are ready for
sampai aset tersebut siap digunakan. their intended use.
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa 10. Right-of-use assets and lease liabilities
Rekonsiliasi kelompok-kelompok utama aset hak-guna dan The reconciliation of right-of-use assets and lease
liabilitas sewa adalah sebagai berikut: liabilities by major classifications was as follows:
Kendaraan
bermotor/ Lain-
Properti/ Motor lain/ Jumlah/
Property vehicles Others Total
Aset hak-guna Right-of-use assets
Saldo per 31 Desember 2023 461,012 19,493 135,556 616,061 Balance at 31 December 2023
Penambahan selama Additions for
tahun berjalan 11,213 28,320 - 39,533 the year
Pengurangan selama Disposals for
tahun berjalan - - (39,442) (39,442) the year
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
tahun berjalan (131,337) (14,560) (10,350) (156,247) the year
Saldo per 31 Desember 2024 340,888 33,253 85,764 459,905 Balance at 31 December 2024
Penambahan selama Additions for
tahun berjalan 192,896 49,167 - 242,063 the year
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
tahun berjalan (173,054) (21,178) (7,898) (202,130) the year
Saldo per 31 Desember 2025 360,730 61,242 77,866 499,838 Balance at 31 December 2025
Halaman 5/40 Page
Page 409
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa (lanjutan) 10. Right-of-use assets and lease liabilities (continued)
2025 2024
Liabilitas sewa Lease liabilities
Jangka pendek 290,762 37,790 Current
Jangka panjang 354,079 492,842 Non-current
Jumlah 644,841 530,632 Total
2025 2024
Jumlah diakui di laba rugi Amounts recognised in profit or loss
Bunga atas liabilitas sewa 45,712 39,332 Interest on lease liabilities
Beban penyusutan aset hak-guna 202,130 156,247 Depreciation of right-of-use assets
Beban terkait liabilitas sewa dengan Expenses relating to short-term or
aset bernilai rendah atau jangka pendek 39,117 76,503 low value assets lease
Jumlah 286,959 272,082 Total
2025 2024
Jumlah diakui dalam laporan Amounts recognised in statement
arus kas of cash flows
Jumlah kas keluar untuk pembayaran Total cash outflow for payment
liabilitas sewa (79,802) (247,243) of leases
Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor dan kendaraan Some leases of warehouses and offices and vehicles
mengandung opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh contain extension options exercisable by the Company
Perseroan sebelum masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat before the end of the non-cancellable contract period.
dibatalkan.
Berikut ini ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul The following summarizes the component of changes in
dari sewa: the liabilities arising from leases:
2025 2024
Saldo awal 530,632 750,783 Beginning balance
Arus kas (79,802) (247,243) Cash flows
Perubahan nonkas Non-cash changes
- Penambahan 194,011 27,092 Additions -
Saldo akhir 644,841 530,632 Ending balance
11. Goodwill 11. Goodwill
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah tercatat As at 31 December 2025 and 2024, the net carrying
neto goodwill adalah Rp61.925. Goodwill merupakan selisih amount of goodwill was Rp61,925. Goodwill represents
lebih dari jumlah yang dibayar atas nilai aset neto dari bisnis the excess of the amount paid over the carrying value of
yang diakuisisi oleh Perseroan berkaitan dengan produk net assets of business acquired by the Company
Bango. relating to Bango products.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas goodwill dan Management had reviewed the goodwill and there is no
tidak terdapat penurunan nilai. impairment.
Halaman 5/41 Page
Page 410
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. Aset takberwujud 12. Intangible assets
2025
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 332,355 616,380 948,735 Beginning balance
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud (2,200) - (2,200) intangbile assets
Saldo akhir 330,155 616,380 946,535 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (611,387) (611,387) Beginning balance
Beban amortisasi - (2,929) (2,929) Amortisation expense
Saldo akhir - (614,316) (614,316) Ending balance
Jumlah tercatat neto 330,155 2,064 332,219 Net carrying amount
2024
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 332,355 725,775 1,058,130 Beginning balance
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud - (109,395) (109,395) intangbile assets
Saldo akhir 332,355 616,380 948,735 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (658,662) (658,662) Beginning balance
Beban amortisasi - (12,843) (12,843) Amortisation expense
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud - 60,118 60,118 intangbile assets
Saldo akhir - (611,387) (611,387) Ending balance
Jumlah tercatat neto 332,355 4,993 337,348 Net carrying amount
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset takberwujud As at 31 December 2025 and 2024, intangible assets
timbul dari perolehan atas merek yang berhubungan dengan principally comprise acquisitions of trademarks related to
produk Bango dan Buavita yang diperoleh masing-masing Bango and Buavita products which were acquired in 2001
pada tahun 2001 dan 2008 serta perangkat lunak dan lisensi and 2008 respectively, as well as software and software
perangkat lunak yang diperoleh dari tahun 2004 sampai licenses which were acquired from 2004 until 2022.
dengan tahun 2022.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas aset Management had reviewed the intangible assets with
takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas dan tidak indefinite useful lives and there is no impairment.
terdapat penurunan nilai.
Halaman 5/42 Page
Page 411
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. Pinjaman bank 13. Bank borrowings
Pinjaman merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan yang Borrowings represent unsecured borrowings facilities
digunakan untuk keperluan modal kerja, yang terdiri dari: used for working capital purposes, that consist of:
2025 2024
Pihak ketiga – Rupiah: Third parties – Rupiah:
PT Bank HSBC Indonesia - 900,000 PT Bank HSBC Indonesia
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta - 550,000 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah - 1,450,000 Total
Informasi lain mengenai pinjaman pada tanggal Other information related to the borrowings as at
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
Saldo akhir/
Outstanding balances
Tingkat
Kreditur/ Jadwal pembayaran/ bunga/
Lenders Repayment schedules Interest rates 2025 2024
PT Bank HSBC Indonesia (Dengan
fasilitas
maksimum sebesar /Maximum facility of 19 Desember/December 2024
Rp2,250,000) – 17 Januari/January 2025 5.37% - 900,000
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta
/Jakarta branch
(Dengan fasilitas maksimum sebesar
/Maximum facility of Rp1,500,000) 19 Desember/December 2024
– 17 Januari/January 2025 5.99% - 400,000
19 Desember/December 2024
– 31 Januari/January 2025 6.10% - 150,000
- 1,450,000
Halaman 5/43 Page
Page 412
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Utang usaha 14. Trade creditors
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 4,073,950 3,486,521 Rupiah -
- Mata uang asing (Catatan 29) 514,439 325,902 Foreign currencies (Note 29) -
Jumlah 4,588,389 3,812,423 Total
2025 2024
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
PT Unilever Oleochemical Indonesia 65,603 123,576 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 36,774 22,726 PT Unilever Enterprises Indonesia
102,377 146,302
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 29): (Note 29):
Unilever Thai Holdings Ltd 4,487 - Unilever Thai Holdings Ltd
Unilever Asia Private Limited 76 1,324 Unilever Asia Private Limited
Unilever (Myanmar) Limited - 14,232 Unilever (Myanmar) Limited
Unilever Thai Trading II Limited - 5,060 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever EAC Myanmar Company Limited - 3,592 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) - 364 than Rp382 each)
4,563 24,572
Jumlah 106,940 170,874 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 0.75% 1.44% current liabilities
Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade creditors was as follows:
2025 2024
Belum jatuh tempo 4,624,407 3,891,090 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari 69,182 81,117 Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 1,740 11,090 Overdue more than 30 days
Jumlah 4,695,329 3,983,297 Total
Halaman 5/44 Page
Page 413
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak 15. Taxation
a. Beban pajak penghasilan a. Income tax expense
Pajak atas laba Perseroan sebelum pajak penghasilan The tax on the Company’s profit before income tax
berbeda dari nilai teoritis yang mungkin muncul apabila differs from the theoretical amount that would arise
menggunakan tarif pajak terhadap laba pada entitas using the tax rate applicable to profits on the entity as
dalam jumlah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Kini (operasi yang dilanjutkan): Current (continuing operating):
- Non final 1,047,332 858,532 Non final -
- Final 1,260 1,963 Final -
Tangguhan (125,049) (28,724) Deferred
Penyesuaian beban pajak periode sebelumnya 37,440 14,725 Adjustment to prior period tax expense
Jumlah 960,983 846,496 Total
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax
(operasi yang dilanjutkan) 4,498,280 3,751,144 (continuing operating)
Pajak dihitung dengan Tax calculated at
tarif pajak yang berlaku 989,622 825,252 applicable tax rates
Dampak pajak penghasilan pada: Tax effects of:
- Penghasilan kena pajak final (140,024) (7,796) Income subject to final tax -
- Beban yang tidak dapat Non-deductible expenses -
dikurangkan untuk tujuan perpajakan 72,685 12,352 for tax purposes
- Pajak penghasilan final 1,260 1,963 Final income tax -
- Penyesuaian periode lalu 37,440 14,725 Adjustment in respect of prior periods -
Beban pajak penghasilan 960,983 846,496 Income tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan The reconciliation between the profit before income tax
yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan as shown in the statements of profit or loss and other
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena comprehensive income and the Company’s estimated
pajak Perseroan untuk periode-periode yang berakhir taxable income for the periods ended 31 December
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah 2025 and 2024 was as follows:
sebagai berikut:
Halaman 5/45 Page
Page 414
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
a. Beban pajak penghasilan (lanjutan) a. Income tax expense (continued)
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan 4,498,280 3,751,144 Profit before income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Provisi dan akrual 265,436 178,932 Provisions and accruals
Aset tetap dan aset Fixed assets and
takberwujud 556,795 64,227 intangible assets
Liabilitas imbalan kerja (373,536) 4,582 Employee benefits liabilities
Sewa 119,709 (117,177) Leases
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Penghasilan kena pajak final (636,473) (35,438) Income subject to final tax
Beban yang tidak dapat dikurangkan Non-deductible expenses
untuk tujuan perpajakan 330,388 56,150 for tax purposes
Penghasilan kena pajak 4,760,599 3,902,420 Taxable income
2025 2024
Pajak penghasilan badan tahun berjalan 2,148,852 993,767 Corporate income tax for the year
Dikurangi: Pajak penghasilan dibayar Less: Prepaid
dimuka (865,451) (859,874) income tax
Utang pajak penghasilan 1,283,401 133,893 Income tax payable
Dalam laporan keuangan ini, jumlah penghasilan kena In these financial statements, the amount of taxable
pajak untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 income for the period ended 31 December 2025 was
didasarkan atas perhitungan sementara. based on preliminary calculations.
Halaman 5/46 Page
Page 415
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
b. Liabilitas pajak tangguhan b. Deferred tax liabilities
2025
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 31
Desember/ /Credited/ Credited/ Desember/
December (charged) to (charged) December
2024 profit or loss to OCI 2025
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 196,528 58,396 - 254,924 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (672,025) 122,495 - (549,530) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 359,981 (82,178) (18,940) 258,863 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (101,180) (8,785) - (109,965) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 107,724 35,121 - 142,845 Lease liabilities -
(108,972) 125,049 (18,940) (2,863)
2024
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 31
Desember/ /Credited/ Credited/ Desember/
December (charged) to (charged) December
2023 profit or loss to OCI 2024
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 157,163 39,365 - 196,528 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (686,155) 14,130 - (672,025) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 331,060 1,008 27,913 359,981 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (135,534) 34,354 - (101,180) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 167,857 (60,133) - 107,724 Lease liabilities -
(165,609) 28,724 27,913 (108,972)
OCI = Penghasilan komprehensif lain/Other comprehensive income
c. Pajak dibayar dimuka c. Prepaid Taxes
2025 2024
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pasal 21 7,500 12,758 Article 21 -
Jumlah 7,500 12,758 Total
Halaman 5/47 Page
Page 416
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
d. Utang pajak d. Taxes payable
2025 2024
Pajak penghasilan badan: Corporate income tax:
- Pasal 25/29 1,283,401 133,893 Article 25/29 -
1,283,401 133,893
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pasal 23/26 222,463 59,282 Article 23/26 -
- Pajak pertambahan nilai, neto 805,874 34,265 Value added tax, net -
1,028,337 93,547
Jumlah 2,311,738 227,440 Total
e. Pajak yang dapat dikembalikan e. Claim for Tax Refund
2025 2024
- Pasal 25/29 1,147,658 424,939 Article 25/29 -
- Pasal 23/26 221,982 84,732 Article 23/26 -
- Pajak pertambahan nilai, neto 10,222 - Value added tax, net -
Jumlah 1,379,862 509,671 Total
f. Administrasi f. Administration
Posisi pajak Perseroan mungkin akan dipertanyakan oleh The Company’s tax positions may be challenged by
otoritas pajak. Manajemen akan berusaha penuh the tax authorities. Management will vigorously
mempertahankan posisi pajak Perseroan yang diyakini defends the Company’s tax positions which are
berdasarkan dasar teknis yang baik, yang sesuai dengan believed to be grounded on sound technical basis, in
peraturan pajak. Oleh karena itu, manajemen berkeyakinan compliance with the tax regulations. Accordingly,
bahwa akrual atas liabilitas pajak cukup untuk semua management believes that the accruals for tax
periode pajak yang belum diaudit berdasarkan penilaian liabilities are adequate for all open tax periods based
berbagai faktor, termasuk interpretasi peraturan pajak dan on the assessment of various factors, including
pengalaman sebelumnya. Penilaian dilakukan berdasarkan interpretations of tax law and prior experience. This
estimasi dan asumsi dan mungkin melibatkan pertimbangan assessment relies on estimates and assumptions and
mengenai kejadian di masa mendatang. Informasi baru may involve judgement about future events. New
yang tersedia dapat menyebabkan manajemen mengubah information may become available that causes
pertimbangannya berkaitan dengan kecukupan liabilitas management to change its judgement regarding the
pajak yang telah ada. Perubahan terhadap liabilitas pajak adequacy of existing tax liabilities. Such changes to
akan berdampak pada beban pajak pada periode di mana tax liabilities will impact tax expense in the period in
penentuan tersebut ditetapkan. which such determination is made.
Halaman 5/48 Page
Page 417
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
g. Ketetapan Pajak 2018 g. Tax Assessments 2018
Pada bulan Desember 2023, Perseroan menerima surat In December 2023, the Company received an
ketetapan pajak kurang bayar (“SKPKB”) untuk tahun pajak underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
2018 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, pajak 2018 fiscal year, which included corporate income tax,
penghasilan pasal 23/26, pajak penghasilan pasal 21, dan income tax Article 23/26, income tax Article 21, and
pajak penghasilan pasal 4 (2) masing-masing sebesar income tax Article 4(2) amounting to Rp467,327, Rp38,
Rp467.327, Rp38, Rp84.732, Rp253, dan Rp16. Perseroan Rp84,732, Rp253, and Rp16, respectively. The Company
menerima sebagian atas ketetapan pajak penghasilan accepted part of the assessments for corporate income
badan, pajak penghasilan pasal 23/26, pajak penghasilan tax, income tax Article 23/26, income tax Article 21, and
pasal 21, dan pajak penghasilan pasal 4 (2) masing-masing income tax Article 4(2) amounting to Rp24,807, Rp38,
sebesar Rp24.807, Rp38, Rp253, dan Rp16. Pada bulan Rp253, and Rp16, respectively. In January 2024, the
Januari 2024, Perseroan telah membayar kurang bayar Company paid the underpaid amount, including the
tersebut termasuk jumlah yang diajukan keberatan dan amounts under objection, and recorded them as part of
dicatat sebagai bagian dari klaim pajak yang dapat refundable tax claims. On 7 March 2024, the Company
dikembalikan. Pada tanggal 7 Maret 2024 Perseroan telah filed objections for the remaining assessments of income
mengajukan keberatan pajak untuk sisa ketetapan pajak tax Article 26 and corporate income tax amounting to
penghasilan pasal 26 dan pajak penghasilan badan masing- Rp84,732 and Rp442,520, respectively.
masing sebesar Rp84.732 dan Rp442.520.
Pada bulan November 2024, melalui surat keputusannya, In November 2024, through its decision letter, the
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerima sebagian surat Directorate General of Taxes (DJP) partially accepted the
keberatan terkait dengan sisa ketetapan pajak penghasilan objection letter related to the remaining corporate income
badan sebesar Rp17.581 dan menolak sisanya. Pada tax assessment amounting to Rp17,581 and rejected the
tanggal 12 Februari 2025, Perseroan telah mengajukan rest. On 12 February 2025, the Company has filed an
permohonan banding atas sisa ketetapan pajak yang tidak appeal for the remaining disputed assessments,
disetujui yaitu sebesar Rp508.397 amounting to Rp508,397.
h. Ketetapan Pajak 2019 h. Tax Assessments 2019
Pada bulan Desember 2024, Perseroan menerima Surat In December 2024, the Company received an
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk tahun underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
pajak 2019 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, pajak 2019 fiscal year, which included corporate income tax,
penghasilan pasal 23, pajak penghasilan pasal 26, pajak income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
penghasilan pasal 4 (2), pajak penghasilan pasal 21, dan Article 4(2), income tax Article 21, and value-added tax
pajak pertambahan nilai masing-masing sebesar amounting to Rp211,469, Rp174, Rp38,114, Rp21, Rp39,
Rp211.469, Rp174, Rp38.114, Rp21, Rp39 dan Rp28. and Rp28, respectively. The Company accepted part of
Perseroan telah menerima sebagian dan telah membayar the assessment and has paid the underpaid tax amount.
kurang bayar atas ketetapan pajak tersebut. Pada tanggal On 11 March 2025, the Company submitted objections for
11 Maret 2025, Perseroan telah mengajukan keberatan atas the remaining disputed assessments, which are corporate
sisa ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak income tax and income tax Article 26 amounting to
penghasilan badan dan pajak penghasilan pasal 26 masing- Rp190,568 and Rp38,114, respectively.
masing sebesar Rp190.568 dan Rp38.114.
Halaman 5/49 Page
Page 418
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. Pajak (lanjutan) 15. Taxation (continued)
i. Ketetapan Pajak 2020 i. Tax Assessments 2020
Pada bulan Februari 2025, Perseroan menerima SKPKB In February 2025, the Company received an
untuk tahun pajak 2020 yang terdiri dari pajak penghasilan underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
badan, pajak penghasilan pasal 23, pajak penghasilan pasal 2020 fiscal year, which included corporate income tax,
26, pajak penghasilan pasal 21, dan pajak penghasilan income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
pasal 4(2), pajak pertambahan nilai (“PPN”) masing-masing Article 21, income tax Article 4(2), and value-added tax
sebesar Rp578.767, Rp371, Rp101.087, Rp680, Rp51, dan (“VAT”) amounting to Rp578,767, Rp371, Rp101,087,
Rp 14.264. Perseroan menerima sebagian atas ketetapan Rp680, Rp51, and Rp14,264, respectively. The Company
pajak dan telah membayar kurang bayar atas ketetapan accepted part of the assessments and has paid the
pajak tersebut sebelum pengajuan keberatan. Pada tanggal underpaid taxes before submitting objections. On 14 May
14 Mei 2025, Perseroan telah mengajukan keberatan atas 2025, the Company submitted objections for the
sisa ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak remaining disputed assessments, which are corporate
penghasilan badan, pajak penghasilan pasal 26 dan PPN income tax, income tax Article 26, and VAT amounting to
masing-masing sebesar Rp533.426, Rp99.136, Rp10.223. Rp533,426, Rp99,136, and Rp10,223, respectively.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat As of 31 December 2025, there have been no further
perkembangan lebih lanjut atau keputusan yang diterima developments or decisions received from the Tax Court or
dari Pengadilan Pajak maupun Direktorat Jenderal Pajak the Directorate General of Taxes regarding the filed
terkait banding dan keberatan yang diajukan. Oleh karena appeals and objections. Consequently, the Company’s
itu, posisi Perseroan atas ketetapan pajak yang position regarding these disputed assessments remains
disengketakan tersebut tetap sama dengan yang telah as previously disclosed.
diungkapkan sebelumnya.
16. Akrual 16. Accruals
2025 2024
Iklan dan promosi 2,199,773 1,884,370 Advertising and promotion
Remunerasi karyawan 453,252 370,683 Remuneration
Beban produksi lainnya 200,410 265,374 Other production costs
Sewa 140,665 171,234 Rent
Distribusi barang 109,603 130,161 Distribution of products
Utilitas 30,563 25,590 Utilities
Bea masuk 3,327 1,298 Customs duty
Perangkat lunak - 32,201 Software
Lain-lain 965,441 916,679 Others
Jumlah 4,103,034 3,797,590 Total
17 Utang lain-lain 17. Other payables
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
Aset tetap dan barang-barang teknik 539,956 312,422 Fixed assets and technical parts
Jasa konsultan dan jasa lainnya 473,905 402,128 Consultant fees and other services
Utang dividen – pemegang saham publik 180,472 175,705 Utang dividen – pemegang saham publik
Lain-lain 677,578 546,678 Others
Jumlah 1,871,911 1,436,933 Total
Halaman 5/50 Page
Page 419
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 18. Long-term employee benefits liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang yang diakui dalam Long-term employee benefits liabilities recognised in the
laporan posisi keuangan terdiri dari: statement of financial position consist of:
2025 2024
Imbalan pensiun 309,887 699,845 Pension benefits
Imbalan kesehatan pasca kerja 542,829 635,057 Post-employment medical benefits
Imbalan pasca kerja lainnya 97,106 91,832 Other post-employment benefits
Imbalan kerja jangka Other long-term
panjang lainnya 150,284 209,541 employee benefits
Jumlah 1,100,106 1,636,275 Total
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek 137,446 171,362 Current portion
Bagian jangka panjang 962,660 1,464,913 Non-current portion
a. Imbalan pensiun a. Pension benefits
Jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan The amounts recognised in the statement of financial
ditentukan sebagai berikut: position were determined as follows:
2025 2024
Nilai kini kewajiban Present value of defined
imbalan pasti 1,791,027 2,298,109 benefit obligations
Nilai wajar dari aset program (1,481,140) (1,598,264) Fair value of plan assets
Jumlah 309,887 699,845 Total
Perubahan liabilitas imbalan pasti adalah sebagai The movement in the defined benefit liabilities was
berikut: as follows:
2025 2024
Pada awal tahun 2,298,109 2,156,735 At beginning of the year
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 159,924 152,452 Interest costs
Biaya jasa kini 83,812 82,289 Current service costs
Biaya jasa lalu (250,986) (52,372) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Rugi/(laba) aktuarial yang timbul dari: Actuarial loss/(gain) arising from:
- penyesuaian (34,392) 29,349 experience adjustments -
- asumsi keuangan (57,981) 30,959 financial assumptions -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (407,459) (101,303) Benefits paid
Pada akhir tahun 1,791,027 2,298,109 At the end of the year
Halaman 5/51 Page
Page 420
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka Panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
2025 2024
- Tingkat diskonto untuk kewajiban Discount rate for defined -
imbalan pasti 7.10% 6.90% benefits obligations
- Tingkat diskonto untuk biaya jasa 7.20% 7.00% Discount rate for service cost -
- Tingkat kenaikan gaji 7.00% 7.00% Salary increases -
- Tingkat kenaikan imbalan pensiun 0.70% 0.73% Pension salary increases -
- Tingkat inflasi 2.80% 2.90% Inflation rate -
- Tingkat mortalita 2025: Sebelum mencapai pensiun: Mortality rate -
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
2024: Sebelum mencapai pensiun:
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
Sesudah mencapai pensiun:
Tabel Mortalita USA 1983
Post retirement:
USA General Annuitants Mortality Table 1983
- Tingkat pengunduran diri 2025: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada Resignation rate -
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
2024: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
- Tingkat pensiun dini 1,50% per tahun dari usia 45-50 tahun/ Early retirement rate -
1.50% per annum from age 45-50 year
Pada tanggal 31 Desember 2025 rata-rata tertimbang As at 31 December 2025, the weighted-average
durasi kewajiban imbalan pasti adalah 15,5 tahun duration of the defined benefit obligations was
(2024: 16,3 tahun). 15.5 years (2024: 16.3 years).
Pendanaan Perseroan atas program manfaat pasti The Company’s funding of the defined benefit plan in
pada tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp125.438. 2026 is expected to be Rp125,438.
Perubahan nilai wajar aset program untuk imbalan The movement in the fair value of plan assets for
pensiun selama periode berjalan adalah sebagai berikut: pension benefits during the period was as follows:
Halaman 5/52 Page
Page 421
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
2025 2024
Pada awal tahun 1,598,264 1,593,218 At beginning of the year
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Pendapatan bunga atas aset program 113,429 114,866 Interest income on plan assets
Termasuk di dalam Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Imbal hasil atas aset program pensiun Return on plan assets excluding
tidak termasuk pendapatan bunga (46,667) (138,255) interest income
Lain-lain Others
Iuran pekerja 8,013 7,872 Employees’ contributions
Iuran pemberi kerja 125,398 121,865 Employer’s contribution
Imbalan yang dibayar (317,297) (101,302) Benefits paid
Pada akhir tahun 1,481,140 1,598,264 At the end of the year
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise the following:
2025 2024
Instrumen utang 901,464 60.86% 634,666 39.71% Debt instruments
Instrumen ekuitas 491,719 33.20% 833,242 52.13% Equity instruments
Deposito berjangka 87,957 5.94% 130,356 8.16% Time deposits
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Kemungkinan adanya perubahan yang wajar pada Reasonably possible changes at the reporting date to
tanggal pelaporan terhadap salah satu asumsi aktuarial one of the relevant actuarial assumptions, holding
yang relevan, dengan asumsi lainnya konstan, akan other assumptions constant, would have affected the
mempengaruhi kewajiban imbalan pasti sebesar jumlah defined benefit obligations by the amount shown
yang ditunjukkan di bawah ini. below.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dampak As at 31 December 2025 and 2024, the effect of a 1%
pergerakan 1% dalam asumsi tingkat diskonto adalah movement in the assumed discount rate was as
sebagai berikut: follows:
2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (234,330) 290,661 the obligation
2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (316,055) 394,441 the obligation
Halaman 5/53 Page
Page 422
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
b. Imbalan kesehatan pasca-kerja b. Post-employment medical benefits
Perseroan menyelenggarakan program imbalan The Company provides an unfunded post-employment
kesehatan pasca kerja yang tidak didanai. Metodologi, medical benefits scheme. The methodology,
asumsi-asumsi dan frekuensi penilaian adalah sama assumptions and frequency of valuations are similar with
dengan yang digunakan untuk program imbalan pensiun those used for the Company’s defined benefit pension
Perseroan. scheme.
Di samping asumsi-asumsi yang digunakan pada In addition to the assumptions used for the pension
program pensiun, asumsi-asumsi aktuarial lainnya yang scheme, other relevant assumptions are long-term
relevan adalah kenaikan biaya klaim kesehatan dalam increases in medical claim costs of 6.00%
jangka panjang sebesar 6,00% (2024: 5,80%) dan klaim (2024: 5.80%) and annual claims of post-employment
tahunan atas program imbalan kesehatan pasca kerja medical benefits of Rp28,426,000 (full amount) (2024:
sebesar Rp28.426.000 (nilai penuh) (2024: Rp30,225,000 (full amount)) per employee.
Rp30.225.000 (nilai penuh)) per karyawan.
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
2025 2024
Pada awal tahun 635,057 658,912 At beginning of the year
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 43,658 45,366 Interest costs
Biaya jasa kini 21,016 23,338 Current service costs
Biaya jasa lalu (54,122) (10,424) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Rugi (laba) aktuarial yang timbul dari: Actuarial loss (gain) arising from:
- asumsi keuangan 219 (32,437) financial assumptions -
- penyesuaian (37,734) (25,600) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (65,265) (24,098) Benefits paid
Pada akhir tahun 542,829 635,057 At the end of the year
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dampak As at 31 December 2025 and 2024, the effect of a 1%
pergerakan 1% dalam asumsi tingkat tren biaya movement in the assumed medical cost trend rate
kesehatan adalah sebagai berikut: was as follows:
2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 95,528 (74,845) the obligation
2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 117,720 (91,616) the obligation
Halaman 5/54 Page
Page 423
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
c. Imbalan pasca kerja lainnya c. Other post-employment benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
2025 2024
Pada awal tahun 91,832 86,536 At the beginning of the year
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya jasa kini 6,337 13,825 Current service costs
Biaya bunga 7,454 6,885 Interest costs
Biaya jasa lalu 10,331 2,411 Past service cost
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Laba aktuarial yang timbul dari: Actuarial gain arising from:
- asumsi keuangan (2,908) 1,501 financial assumptions -
- penyesuaian 37 (15,150) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (15,977) (4,176) Benefits paid
Pada akhir tahun 97,106 91,832 At the end of the year
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dampak As at 31 December 2025 and 2024, the effect of a 1%
pergerakan 1% dalam asumsi tingkat diskonto adalah movement in the assumed discount rate was as follows:
sebagai berikut:
2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (14,617) 19,247 the obligation
2024
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (13,398) 18,235 the obligation
Halaman 5/55 Page
Page 424
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 18. Long-term employee benefits liabilities (continued)
d. Imbalan kerja jangka panjang lainnya d. Other long-term employee benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
2025 2024
Pada awal tahun 209,541 195,601 At the beginning of the year
Biaya jasa kini 36,873 45,000 Current service costs
Biaya bunga 14,258 13,383 Interest costs
Imbalan yang dibayar (92,643) (42,513) Benefits paid
Keuntungan aktuaria (17,745) (1,930) Actuarial gain
Pada akhir tahun 150,284 209,541 At the end of the year
19. Modal saham 19. Share capital
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saham Perseroan As at 31 December 2025 and 2024, the Company’s
memiliki nilai nominal Rp2 (nilai penuh) per saham. Rincian shares had a par value of Rp2 (full amount) per share,
kepemilikan saham Perseroan pada tanggal 31 Desember respectively. The share ownership details of the
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: Company as at 31 December 2025 and 2024 were as
follows:
2025
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85.0 64,847
Publik/Public 5,556,845,800 14.6 11,117
Saham treasuri/Treasury shares 168,766,700 0.4 336
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100.0 76,300
2024
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85.0 64,849
Publik/Public 5,725,612,500 15.0 11,451
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100.0 76,300
Halaman 5/56 Page
Page 425
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. Modal saham (lanjutan) 19. Share capital (continued)
Pada tanggal 31 Juli 2025, Perusahaan telah mengumumkan On 31 July 2025, the Company has announced the plan
rencana pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan to repurchase its issued shares and the shares that are
dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) sebagai listed on the PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) as one
salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan nilai jangka of the Company's efforts to increase long term value for
panjang bagi para pemegang saham. the shareholders.
Periode Buyback mulai dari 31 Juli 2025 sampai dengan 30 The Buyback period will be from 31 July 2025 to
Oktober 2025. Jumlah nilai Buyback adalah sebesar- 30 October 2025. The total value of the Buyback is Rp
besarnya Rp2.000.000.000.000 (Rupiah penuh). Jumlah 2,000,000,000,000 (whole Rupiah) at maximum. The
saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan dalam number of shares to be repurchased by the Company in
pelaksanaan Buyback tidak akan melebihi 20% (dua puluh the Buyback implementation will not exceed 20% (twenty
persen) dari modal disetor Perseroan dan jumlah saham free percent) of the Company's paid-up capital and the
float setelah pelaksanaan Buyback tidak akan menjadi kurang number of free float shares after Buyback implementation
dari 7,5% (tujuh koma lima persen) dari jumlah saham will not be less than 7.5% (seven-point five percent) of
tercatat. Pelaksanaan Buyback ini tidak memiliki dampak the total listed shares. The Buyback implementation does
material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha not have material impact on the Company's financial
Perseroan. Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah modal performance and business activities. As at 31 December
saham yang telah diperoleh kembali adalah sebesar 2025, the total value of treasury shares is amounted to
Rp285.045. Rp 285,045.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, UIH yang memiliki As at 31 December 2025 and 2024, UIH which held
32.424.387.500 saham atau 85,00% dari jumlah modal saham 32,424,387,500 shares or 85.00% of the total authorised,
dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan, merupakan issued and fully paid-up shares of the Company, was the
pemegang saham terbesar Perseroan (lihat Catatan 1); dan majority shareholder of the Company (refer to Note 1);
tidak ada pemegang saham lain yang memiliki saham lebih and no other shareholders held more than 5.00% of the
dari 5,00% dari jumlah modal saham dasar, ditempatkan dan total authorised, issued and fully paid-up shares of the
disetor penuh Perseroan. Company.
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak ada anggota Dewan As at 31 December 2025, there were no other members
Komisaris dan Direksi lain yang memiliki saham Perseroan. of the Boards of Commissioners and Directors who held
Lihat Catatan 1 pada halaman 5/5 untuk penjelasan lebih the Company’s shares.Please refer to Note 1 on page 5/5
lanjut. for further details.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Direktur-direktur yang As at 31 December 2024, the Directors who held the
memiliki saham publik Perseroan adalah Tn. Ainul Yaqin, Tn. Company’s public shares were Mr. Ainul Yaqin, Mr. Willy
Willy Saelan dan Ibu Hernie Raharja, dengan kepemilikan Saelan and Mrs. Hernie Raharja, with each ownership of
masing-masing tidak lebih dari 0,001% dari jumlah modal not more than 0.001% of the total authorised, issued and
saham dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. fully paid-up shares of the Company. There were no other
Tidak ada anggota Dewan Komisaris dan Direksi lain yang members of the Boards of Commissioners and Directors
memiliki saham Perseroan. who held the Company’s shares.
Halaman 5/57 Page
Page 426
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. Tambahan modal disetor 20. Additional paid-in capital
2025 2024
Agio saham 15,227 15,227 Capital paid-in excess of par value
Selisih nilai transaksi Balance arising from restructuring
restrukturisasi entitas transactions between entities
sepengendali (Catatan 21) 80,773 80,773 common control (Note 21)
Tambahan modal disetor 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Agio saham merupakan selisih antara harga jual (Rp3.175 Capital paid-in excess of par value represents the
(nilai penuh) per saham) dengan nilai nominal sebelum difference between the selling price (Rp3,175 (full
pemecahan saham (Rp1.000 (nilai penuh) per saham) amount) per share) and the par value prior to the stock
untuk 9.200.000 saham yang dijual melalui Bursa Efek di splits (Rp1,000 (full amount) per share) of 9,200,000
Indonesia pada Desember 1981, setelah dikurangi shares issued on the Stock Exchange in Indonesia in
kapitalisasi ke modal saham melalui pembagian 4.783.333 December 1981, net of the capitalisation to the share
saham bonus senilai Rp4.783.333.000 (nilai penuh) pada capital through the distribution of 4,783,333 bonus shares
tahun 1993. amounting to Rp4,783,333,000 (full amount) in 1993.
21. Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas 21. Balance arising from restructuring transactions
sepengendali between entities under common control
Saldo akun ini merupakan selisih antara nilai buku ekuitas PT The balance of this account represents the difference
Knorr Indonesia ("PT KI") dan harga pembelian saham PT KI between the book value of the equity of PT Knorr
pada saat Perseroan mengakuisisi saham PT KI yang dimiliki Indonesia ("PT KI") and the purchase price of PT KI's
Unilever Overseas Holdings Ltd. (pihak berelasi) pada shares when the Company acquired PT KI's shares held
tanggal 21 Januari 2004. Selanjutnya, pada tanggal 30 Juli by Unilever Overseas Holdings Ltd. (a related party) on
2004, Perseroan melakukan penggabungan usaha dengan 21 January 2004. Subsequently, on 30 July 2004, the
PT KI dimana Perseroan adalah pihak yang menerima Company merged with PT KI where the Company was
penggabungan. the surviving company.
Halaman 5/58 Page
Page 427
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. Dividen 22. Dividends
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, pembayaran Based on the Company’s Articles of Association, dividend
dividen dapat disetujui dalam rapat Direksi dan Dewan payments may be approved by meetings of the Directors
Komisaris untuk kemudian bersama-sama dengan and Board of Commisioners which together with the final
pembayaran dividen final disahkan dalam Rapat Umum dividend payments are authorised by the Annual General
Pemegang Saham Tahunan. Meeting of the Shareholders.
Dividen
per saham/
Dividend per
share
Tanggal Tanggal (Rupiah
deklarasi/ pembayaran/ penuh/
Declaration Payment full amount
date date of Rupiah) 2025 2024
4 Desember/ 30 Desember/
Dividen interim 2025 December 2025 December 2025 87 3,304,367 - Interim dividend 2025
17 Juni/ 2 Juli/
Dividen final 2024 June 2025 July 2025 47 1,793,050 - Final dividend 2024
26 November/ 19 Desember/
Dividen interim 2024 November 2024 December 2024 41 - 1,564,150 Interim dividend 2024
20 Juni/ 18 Juli/
Dividen final 2023 June 2024 July 2024 77 - 2,937,550 Final dividend 2023
5,097,417 4,501,700
Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah dividen yang belum As at 31 December 2025, dividends which had not been
dibayarkan kepada pemegang saham adalah Rp180.472 paid to the shareholders amounting to Rp180,472
(2024: Rp175.704) telah dicatat sebagai utang lain-lain (2024: Rp175,704), were recorded as other payables
(Catatan 17). (Note 17).
Perseroan telah melakukan penghapusan utang dividen hingga The Company has written-off dividend payables until
tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp4.308 (2024: Rp4.635). 31 December 2025 of Rp4,308 (2024: Rp4,635). This
Penghapusan ini didasarkan pada Anggaran Dasar Perseroan write-off was based on the Company’s Articles of
yang menyatakan bahwa laba yang dibagikan, sebagai dividen, Association that stated distributed earnings to
yang tidak diambil setelah lewat waktu 15 (lima belas) tahun shareholders, as dividends, that are not requested back
sejak Perseroan menyediakan dana tersebut untuk dibayarkan, after a period of 15 (fifteen) years since the Company
akan menjadi milik Perseroan. appropriated those earnings to be paid, will be returned
back to Company.
23. Saldo laba yang dicadangkan 23. Appropriated retained earnings
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 22 Mei At the Company’s Extraordinary General Meeting of the
2008 menyetujui penyisihan saldo laba sebesar 20,00% dari Shareholders on 22 May 2008, the Company established
jumlah modal yang ditempatkan atau sebesar Rp15.260 sesuai a statutory reserve of 20.00% of the issued share capital
dengan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 or amounting to Rp15,260 in accordance with Indonesian
tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas ("UU Perseroan Limited Liability Company Law No. 40 of the year 2007
Terbatas"). (the "Company Law").
Halaman 5/59 Page
Page 428
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. Penjualan bersih 24. Net sales
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan terdiri dari: Revenue from contracts with customers are comprised of:
2025 2024*
Dalam negeri 31,001,328 29,813,800 Domestic
Ekspor 942,133 808,814 Export
Jumlah 31,943,461 30,622,614 Total
Tidak ada pelanggan yang secara individu memiliki jumlah No individual customer had total transactions of more than
transaksi melebihi 10,00% dari penjualan bersih. 10.00% of net sales.
Penjualan kepada pihak berelasi sejumlah Rp955.893 Sales to related parties amounting Rp955,893
(2024: Rp829.304) terdiri atas penjualan ekspor sejumlah (2024: Rp829,304) consist of export sales amounting to
Rp940.627 (2024: Rp805.029) dan penjualan dalam Rp940,627 (2024: Rp805,029) and domestic sales
negeri sejumlah Rp15.266 (2024: Rp24.275). Penjualan amounting Rp15,266 (2024: Rp24,275). The sales to
kepada pihak berelasi tersebut setara dengan masing- related parties represent 2.99% and 2.71% of total net
masing 2,99% dan 2,71% dari jumlah penjualan bersih sales, for the periods ended 31 December 2025 and 2024,
untuk periode-periode yang berakhir pada 31 Desember respectively.
2025 dan 2024.
Rincian penjualan bersih kepada pihak berelasi adalah The details of net sales to related parties were as follows:
sebagai berikut:
2025 2024*
Dalam negeri Domestic:
PT. Unilever Enterprise Indonesia 15,266 24,275 PT. Unilever Enterprise Indonesia
Ekspor: Export:
Unilever Asia Private Limited 463,940 381,858 Unilever Asia Private Limited
Unilever Philippines, Inc. 116,038 103,859 Unilever Philippines, Inc.
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 93,649 89,035 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Singapore Pte. Limited 46,938 38,898 Unilever Singapore Pte. Limited
Unilever (Cambodia) Limited 43,699 9,405 Unilever (Cambodia) Limited
Unilever Japan K.K. 34,056 41,548 Unilever Japan K.K.
Unilever Taiwan Ltd. 31,094 15,902 Unilever Taiwan Ltd.
Unilever Vietnam International Unilever Vietnam International
Company Limited 22,491 42,642 Company Limited
Unilever Thai Trading II Limited 22,237 16,198 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Hong Kong limited 17,003 9,951 Unilever Hong Kong limited
Unilever Gulf FZE 10,671 11,528 Unilever Gulf FZE
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 7,828 - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Unilever New Zealand Ltd 5,268 4,015 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Ghana Ltd. 4,774 12,494 Unilever Ghana Ltd.
Unilever Colombia SCC S.A.S 4,476 - Unilever Colombia SCC S.A.S
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 4,228 7,520 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever Australia Ltd 3,949 1,457 Unilever Australia Ltd
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S 3,268 2,328 Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Dipindahkan 935,607 788,638 Carry Forward
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 39) *) As restated and represented (See Note 39)
Halaman 5/60 Page
Page 429
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. Penjualan bersih (lanjutan) 24. Net sales (continued)
2025 2024*
Dipindahkan 935,607 788,638 Carry Forward
Ekspor: Export:
Unilever Caribbean Ltd. 2,704 2,068 Unilever Caribbean Ltd.
Unilever Korea 1,690 6,662 Unilever Korea
Unilever Pakistan Limited 626 - Unilever Pakistan Limited
Unilever Europe B.V. - 6,523 Unilever Europe B.V.
Unilever EAC Myanmar Company Limited - 639 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Lain-lain (jumlah masing-masing Others (individual amounts
kurang dari Rp 382) - 499 less than Rp 382 each)
940,627 805,029
955,893 829,304
Pendapatan dari kontrak dipisahkan berdasarkan pasar Revenue from contracts with customers is disaggregated
geografis utama sebagai berikut: by primary geographical market as follows:
2025
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Perawatan
Tubuh/ Makanan dan Minuman/ Jumlah/
Home and Personal Care Foods and Refreshment Total
Dalam negeri 22,420,890 8,580,438 31,001,328 Domestic
Ekspor 938,259 3,874 942,133 Export
Jumlah 23,359,149 8,584,312 31,943,461 Total
2024*
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Perawatan
Tubuh/ Makanan dan Minuman/ Jumlah/
Home and Personal Care Foods and Refreshment Total
Dalam negeri 21,627,150 8,186,650 29,813,800 Domestic
Ekspor 799,265 9,549 808,814 Export
Jumlah 22,426,415 8,196,199 30,622,614 Total
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 39) *) As restated and represented (See Note 39)
Halaman 5/61 Page
Page 430
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. Harga pokok penjualan 25. Cost of goods sold
Komponen harga pokok penjualan adalah sebagai berikut: The components of the cost of goods sold were as follows:
2025 2024*
Bahan baku Raw materials
- Awal tahun 829,640 752,285 At the beginning of the year -
- Pembelian 12,163,601 11,359,426 Purchases -
- Akhir tahun (838,380) (829,640) At the end of the year -
Bahan baku yang digunakan 12,154,861 11,282,071 Raw materials used
Biaya tenaga kerja langsung (Catatan 27) 521,799 548,516 Direct labour costs (Note 27)
Imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits
(Catatan 27) 92,403 59,153 (Note 27)
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 398,861 394,934 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Penyusutan aset hak-guna 19,676 22,095 Depreciaton of right-of-use assets
Beban pabrikasi lainnya 1,642,655 1,638,194 Other manufacturing overheads
Jumlah biaya produksi 14,830,255 13,944,963 Total production costs
Barang dalam proses Work in process
- Awal tahun 115,491 82,372 At the beginning of the year -
- Akhir tahun (119,268) (115,491) At the end of the year -
Harga pokok produksi 14,826,478 13,911,844 Cost of goods manufactured
Barang jadi Finished goods
- Awal tahun 1,483,268 1,575,410 At the beginning of the year -
- Pembelian 2,140,893 2,058,956 Purchases -
- Akhir tahun (1,504,272) (1,483,268) At the end of the year -
Jumlah 16,946,367 16,062,942 Total
Tidak ada pembelian dari pemasok yang secara individu No purchase from an individual supplier was made in
melebihi 10,00% dari total pembelian bahan baku dan excess 10.00% of the Company’s total purchases of
barang jadi Perseroan. raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi Perseroan dari The Company’s purchases of raw materials and
pihak berelasi untuk periode yang berakhir pada finished goods from related parties for the period ended
31 Desember 2025 berjumlah Rp1.336.349 31 December 2025 was Rp1,336,349 (2024:
(2024: Rp872.395) setara dengan 9,34% (2024: 6,50%) dari Rp872,395) which represented 9.34% (2024: 6.50%) of
total seluruh pembelian bahan baku dan barang jadi. the total purchases of raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak berelasi Purchases of raw materials and finished goods from
terdiri dari: related parties comprise:
2025 2024*
PT Unilever Oleochemical Indonesia 982,991 455,337 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 319,474 343,961 PT Unilever Enterprises Indonesia
Unilever (Myanmar) Limited 28,136 53,794 Unilever (Myanmar) Limited
Unilever EAC Myanmar Company Limited 5,281 - Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever Asia Private Limited 467 19,303 Unilever Asia Private Limited
Jumlah 1,336,349 872,395 Total
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 39) *) As restated and represented (See Note 39)
Halaman 5/62 Page
Page 431
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. Beban pemasaran dan umum 26. Marketing and general expenses
a. Beban pemasaran dan penjualan a. Marketing and selling expenses
2025 2024*
Iklan dan riset pasar 2,705,545 2,683,524 Advertising and market research
Promosi 1,451,923 1,402,404 Promotion
Distribusi 1,208,804 1,247,201 Distribution
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 27) 698,329 1,105,684 (Note 27)
Beban penjualan 450,934 420,344 Selling expenses
Penyusutan aset hak-guna 173,073 127,047 Depreciation of right-of-use assets
Informasi dan telekomunikasi 154,151 91,231 Information and telecommunications
Imbalan kerja Jangka Panjang Long-term employee benefits
(Catatan 27) 107,751 70,448 (Note 27)
Jasa konsultan dan jasa lainnya 73,645 157,373 Consultant fees and other services
Perjalanan dinas dan jamuan 51,628 29,217 Travelling and representation
Sewa 23,568 55,922 Rent
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 17,738 18,082 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Lain-lain 279,856 262,319 Others
Jumlah 7,396,945 7,670,796 Total
b. Beban umum dan administrasi b. General and administration expenses
2025 2024*
Merek, teknologi dan biaya jasa Trademark, technology and service
dan biaya enterprise technology fees and enterprise technology
solutions (Catatan 7b) 2,171,130 2,119,402 solutions fees (Note 7b)
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 27) 320,715 362,097 (Note 27)
Jasa konsultan dan jasa lainnya 173,567 137,377 Consultant fees and other services
Informasi dan telekomunikasi 110,725 135,311 Information and telecommunications
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 47,036 49,617 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Imbalan kerja jangka Panjang (Catatan 27) 43,132 24,767 Long-term employee benefits (Note 27)
Pendidikan dan pelatihan 20,214 17,723 Education and training
Perjalanan dinas dan jamuan 12,321 45,200 Travelling and representation
Sewa 10,784 10,748 Rent
Penyusutan aset hak-guna 9,381 7,105 Depreciation of right-of-used asset
Amortisasi aset takberwujud (Catatan 12) 2,929 12,843 Amortisation of intangible assets (Note 12)
Lain-lain 41,511 141,865 Others
Jumlah 2,963,445 3,064,055 Total
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 39) *) As restated and represented (See Note 39)
Halaman 5/63 Page
Page 432
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. Beban karyawan 27. Employee costs
Jumlah beban karyawan yang terjadi selama periode Total employee costs for the current period were
berjalan adalah Rp1.784.129 (2024: Rp2.170.665) dan Rp1,784,129 (2024: Rp2,170,665) and were recorded as
dicatat masing-masing Rp614.202 (2024: Rp607.669), part of the production costs, marketing and selling
Rp806.080 (2024: Rp1.176.132), dan Rp363.847 (2024: expenses, and general and administration expenses
Rp386.864) sebagai bagian dari biaya produksi, beban amounting to Rp614,202 (2024: Rp607,669), Rp806,080
pemasaran dan penjualan, dan beban umum dan (2024: Rp1,176,132), and Rp363,847 (2024: Rp386,864),
administrasi. respectively.
Jumlah karyawan Perseroan pada tanggal 31 Desember The number of employees of the Company as at
2025 dan 2024 masing-masing 3.299 dan 4.266. 31 December 2025 and 2024 was 3,299 and 4,266,
respectively.
28. Laba per saham dasar 28. Basic earnings per share
2025 2024
Laba dari operasi yang dilanjutkan 3,537,297 2,904,648 Profit from continuing operation
Laba dari operasi yang dihentikan 4,103,864 464,045 Profit from discontinued operation
7,641,161 3,368,693
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham biasa yang beredar outstanding ordinary shares
(dalam jutaan) 38,087 38,150 (in millions)
Laba bersih per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) operasi yang dilanjutkan 93 76 (full amount) continuing operations
Tidak ada efek yang dapat menimbulkan dilusi. Sehingga, There is no security which has a potential dilution feature.
laba per saham dasar sama dengan laba per saham dilusian. Accordingly, the basic earnings per share is the same as
the diluted earnings per share.
29. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing 29. Monetary assets and liabilities denominated in
foreign currencies
Aset dan liabilitas moneter dalam berbagai mata uang asing Monetary assets and liabilities denominated in various
adalah sebagai berikut: foreign currencies were as follows:
2025
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 11,374,449 190,886 Cash and cash equivalents
EUR 1,198,537 23,675
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga USD 459,719 7,715 Third parties -
- Pihak berelasi USD 13,557,323 227,519 Related parties -
EUR 88,441 1,747
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 255,631 4,290 related parties
EUR 44,701 883
456,715
Halaman 5/64 Page
Page 433
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
2025
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 20,580,920 345,389 Third parties -
EUR 7,153,859 141,312
SGD 904,307 11,818
GBP 276,408 6,265
SEK 2,968,340 5,430
PHP 8,598,229 2,452
THB 2,147,974 1,144
HKD 216,495 467
INR 1,177,026 162
- Pihak berelasi THB 8,424,788 4,487 Related parties -
EUR 2,987 59
USD 1,013 17
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga EUR 2,250,616 44,457 Third parties -
USD 566,440 9,506
SEK 2,671,506 4,887
THB 1,284,278 684
SGD 35,505 464
HKD 1,854 4
- Pihak berelasi EUR 3,304,417 65,273 Related parties -
USD 413,002 6,931
GBP 176,478 4,000
655,208
Selisih lebih liabilitas atas aset Excess of monetary liabilities over asset
moneter dalam mata uang asing 198,493 denominated in foreign currencies
Halaman 5/65 Page
Page 434
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
2024
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 12,861,094 207,861 Cash and cash equivalents
EUR 1,729,776 29,149
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga USD 7,897,599 127,641 Third parties -
- Pihak berelasi USD 11,719,651 189,413 Related parties -
EUR 534 9
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 61,935 1,001 related parties
EUR 232,148 3,912
558,986
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 16,168,110 261,309 Third parties -
EUR 3,035,727 51,156
GBP 274,092 5,573
SGD 348,929 4,159
THB 5,859,490 2,789
AUD 46,222 466
HKD 143,611 299
SEK 62,589 92
INR 297,095 59
- Pihak berelasi USD 1,205,482 19,483 Related parties -
THB 10,628,598 5,059
SGD 2,517 30
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga EUR 1,361,615 22,945 Third parties -
USD 361,403 5,841
THB 1,483,256 706
SEK 231,986 341
CHF 18,303 328
SGD 23,743 283
HKD 2,402 5
- Pihak berelasi EUR 3,536,104 59,588 Related parties -
USD 1,567,752 25,338
PHP 58,624,711 16,339
GBP 274,928 5,590
487,778
Selisih lebih aset atas liabilitas Excess of monetary assets over liabilities
moneter dalam mata uang asing 71,208 denominated in foreign currencies
Halaman 5/66 Page
Page 435
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 29. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dan Euro The exchange rate for the US Dollar and Euro against the
telah bergerak dari masing-masing Rp16.782 dan Rp19.753 Rupiah has moved from Rp16,782 and Rp19,753 (full
(nilai penuh) pada 31 Desember 2025 menjadi Rp16.781 amount) on 31 December 2025 to Rp16,781 and
dan Rp20.000 (nilai penuh) pada tanggal 12 Februari 2026. Rp20,000 (full amount), respectively on 12 February 2026.
30. Informasi segmen 30. Segment information
Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan Management has determined the operating segments
laporan yang ditelaah oleh Direksi yang digunakan untuk based on the reports reviewed by Directors that are used
mengambil keputusan strategis. to make strategic decisions.
Maksud dan tujuan Perseroan antara lain berusaha dalam The objectives and purposes of the Company among
bidang produksi, pemasaran dan distribusi barang-barang others are to engage in the manufacturing, marketing and
konsumsi. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, distribution of consumer goods. To achieve these
Perseroan menjalankan usahanya secara terintegrasi. objectives and purposes, the Company manages its
business as an integrated business field.
Bisnis Perseroan dikelompokkan menjadi dua bidang produk The Company’s business is grouped into two principal
utama sebagai berikut: product areas as follows:
− Kebutuhan Rumah Tangga dan Perawatan Tubuh, yang − Home and Personal Care, which relates to the
berkaitan dengan produk-produk pembersih yang cleaning products which are used in the household
digunakan dalam rumah tangga dan produk-produk and cosmetic products.
kosmetik.
− Makanan dan Minuman, yang berkaitan dengan produk- − Foods and Refreshment, which relates to the food and
produk makanan dan minuman. beverage products.
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk setiap The segment information provided to the Directors for the
segmen adalah sebagai berikut: reportable segments was as follows:
Halaman 5/67 Page
Page 436
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
a. Laba segmen a. Segment income
2025
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan Makanan
Tubuh/ dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 23,359,149 8,584,312 31,943,461 Net Sales
Laba bruto 11,153,115 3,843,979 14,997,094 Gross Profit
Hasil segmen 5,008,078 2,025,361 7,033,439 Segment result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (1,771,968) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (624,767) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (138,424) Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 4,498,280 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (960,983) Income tax expense
Laba 3,537,297 Profit
Penghasilan komprehensif lain 67,152 Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 3,604,449 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 716,320 237,020 953,340 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 367,346 expenditures
1,320,686
Penyusutan dan amortisasi (347,429) (95,682) (443,111) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (225,583) and amortisation expenses
(668,694)
Halaman 5/68 Page
Page 437
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
a. Laba segmen (lanjutan) a. Segment income (continued)
2024*
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan
Tubuh/ Makanan dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 22,426,415 8,196,199 30,622,614 Net Sales
Laba bruto 11,138,916 3,420,756 14,559,672 Gross Profit
Hasil segmen 4,645,220 1,690,870 6,336,090 Segment result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (1,464,042) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (1,047,227) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (73,677) Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 3,751,144 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (846,496) Income tax expense
Laba 2,904,648 Profit
Penghasilan komprehensif lain (98,964) Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 2,805,684 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 586,358 232,973 819,331 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 176,699 expenditures
996,030
Penyusutan dan amortisasi (346,764) (92,727) (439,491) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (192,232) and amortisation expenses
(631,723)
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 39) *) As restated and represented (See Note 39)
Halaman 5/69 Page
Page 438
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen b. Segment assets and liabilities
2025
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Makanan dan
Perawatan Tubuh/ Minuman/
Home and Foods and Jumlah/
Personal Care Refreshment Total
Aset segmen 7,840,408 3,382,185 11,222,593 Segment assets
Aset takberwujud 1,835 270,936 272,771 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 8,521,975 segment assets
20,017,339
Liabilitas segmen (6,051,941) (2,664,991) (8,716,932) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (6,825,289) liabilities
(15,542,221)
2024
Kebutuhan Rumah
Tangga dan Makanan dan
Perawatan Tubuh/ Minuman/
Home and Foods and Jumlah/
Personal Care Refreshment Total
Aset segmen 7,800,889 4,986,996 12,787,885 Segment assets
Aset takberwujud 1,864 275,119 276,983 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 2,981,327 segment assets
16,046,195
Liabilitas segmen (5,136,982) (2,241,784) (7,378,766) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (6,518,162) liabilities
(13,896,928)
Jumlah yang dilaporkan kepada Direksi sehubungan dengan The amounts provided to the Directors with respect to total
jumlah aset dan liabilitas diukur dengan cara yang konsisten assets and liabilities are measured in a manner consistent
dengan yang dilaporkan dalam laporan keuangan. Aset dan with that of the financial statements. These assets and
liabilitas ini dialokasikan berdasarkan segmen operasi. liabilities are allocated based on the operating segment.
Halaman 5/70 Page
Page 439
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Informasi segmen (lanjutan) 30. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen (lanjutan) b. Segment assets and liabilities (continued)
Rekonsiliasi aset dan liabilitias segmen terhadap jumlah Reportable segments’ assets and liabilities are
aset dan liabilitas adalah sebagai berikut: reconciled to total assets and liabilities as follows:
2025 2024
Aset segmen untuk Segment assets
segmen yang dilaporkan 11,495,364 13,064,868 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Kas dan setara kas 5,705,674 671,180 Cash and cash equivalents -
- Pajak yang dapat dikembalikan 1,379,862 509,671 Refundable taxes -
- Aset tetap 840,519 1,251,324 Fixed assets -
- Aset hak-guna 413,029 331,811 Right-of-use assets -
- Goodwill dan aset takberwujud 59,448 60,365 Goodwill and intangible assets -
- Pajak dibayar di muka 7,500 12,758 Prepaid taxes -
- Aset lain-lain 115,943 144,218 Other assets -
Jumlah aset menurut laporan Total assets per statement of
posisi keuangan 20,017,339 16,046,195 financial position
2025 2024
Liabilitas segmen untuk Segment liabilities
segmen yang dilaporkan 8,716,932 7,378,766 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Utang pajak 2,311,738 227,440 Taxes payable -
- Kewajiban imbalan kerja Long-term employee -
jangka panjang 1,100,106 1,636,275 benefits obligations
- Liabilitas sewa 644,841 530,632 Lease liabilities -
- Utang usaha 347,695 380,156 Trade creditors -
- Pinjaman bank - 1,450,000 Bank borrowings -
- Liabilitas lain-lain 2,420,909 2,293,659 Other liabilities -
Jumlah liabilitas menurut Total liabilities per statement of
posisi keuangan 15,542,221 13,896,928 financial position
Halaman 5/71 Page
Page 440
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. Komitmen, liabilitas kontinjensi, dan perjanjian yang 31. Significant commitments, contingent liabilities, and
signifikan agreements
a. Perseroan mempunyai komitmen kepada pemasok a. The Company had commitments with suppliers to
untuk pembelian aset tetap dan persediaan masing- purchase fixed assets and inventories amounting to
masing sebesar Rp887.456 dan Rp4.691.137 pada Rp887,456 and Rp4,691,137 respectively, as at 31
tanggal 31 Desember 2025 (2024: Rp331.344 dan December 2025 (2024: Rp331,344 and
Rp2.763.651). Rp2,763,651).
b. Perseroan memiliki fasilitas kredit untuk modal kerja b. The Company has unused credit facilities for
yang belum terpakai dari beberapa bank. Fasilitas kredit working capital from several banks. The total
yang tidak mengikat yang belum digunakan oleh uncommitted credit facility remains unused as at 31
Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 sejumlah December 2025 were Rp8,452,651 and USD 30
Rp8.452.651 dan USD 30 juta. million.
c. Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang c. The Company did not have any significant
signifikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. contingent liabilities as at 31 December 2025 and
2024.
d. Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Bank d. The Company entered into an agreement with
BNP Paribas Indonesia (“BNP”), di mana Perseroan PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNP”), whereby
dapat menjual ke BNP beberapa piutang usaha yang the Company can sell to BNP certain of the
memenuhi kriteria dalam perjanjian. Company’s trade debtors that meet the criteria in the
agreement.
Perseroan telah mengevaluasi syarat dan kondisi The Company evaluated the terms and conditions of
dalam perjanjian ini dan menyimpulkan bahwa piutang this agreement and concluded that those trade
usaha tersebut adalah aset keuangan yang memenuhi debtors balances are financial assets subject to de-
kriteria penghentian pengakuan, hak kontraktual atas recognition, contractual rights to cash flows have
arus kas telah kedaluwarsa, telah ada transfer hak expired, there has been a transfer of contractual
kontraktual, dan seluruh risiko dan manfaat yang rights, and substantially all of the risks and rewards
berkaitan dengan piutang usaha tersebut telah related to these trade debtors have been transferred
dialihkan ke BNP. Dengan demikian, Perseroan telah to BNP. Accordingly, the Company has de-
menghentikan pengakuan piutang usaha tersebut. recognised these trade debtors. As at 31 December
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada 2025 and 2024, there is no transaction related to this
transaksi terkait fasilitas ini. facility.
e. Sehubungan dengan pelepasan segmen bisnis e. In connection with the divestment of the Ice Cream
Es Krim pada tanggal 8 Desember 2025, Perseroan business segment on 8 December 2025, the
menyediakan dukungan operasional selama masa Company provides operational support during the
transisi PT The Magnum Ice Cream Indonesia di PT The Magnum Ice Cream Indonesia transition
Indonesia. Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan period. Under this agreement, the Company is
berkewajiban untuk menyediakan, atau obliged to provide, or procure the provision of, each
mengusahakan penyediaan, setiap Layanan kepada Service to PT The Magnum Ice Cream Indonesia for
PT The Magnum Ice Cream Indonesia selama Jangka the relevant Service Term. These Services include
Waktu Layanan yang relevan. Layanan ini mencakup the marketing and distribution of PT The Magnum
pemasaran dan distribusi produk PT The Magnum Ice Ice Cream Indonesia products within the Indonesian
Cream Indonesia di wilayah Indonesia, di mana territory, where the Company acts as an agent and
Perusahaan bertindak sebagai agen dan menerima receives remuneration in the form of commissions.
imbalan berupa komisi. Perjanjian ini berlaku sampai This Agreement shall remain in effect until
dengan 31 Oktober 2027, kecuali disetujui untuk 31 October 2027, unless agreed to be terminated
berakhir lebih cepat sesuai dengan ketentuan dalam earlier in accordance with the provisions of the said
Perjanjian tersebut. Agreement.
Halaman 5/72 Page
Page 441
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
Estimasi dan pertimbangan dibuat dan dievaluasi Estimates and judgments are made and evaluated based
berdasarkan data historis dan ekspektasi kondisi masa on historical data and expectations of future conditions.
mendatang. Hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang Actual results may differ from these estimates. The
diestimasi. Estimasi dan asumsi yang memiliki pengaruh estimates and assumptions that have a significant impact
signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas on the carrying amount of assets and liabilities are
diungkapkan di bawah ini. disclosed below.
Imbalan pensiun Pension benefits
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa The present value of the pension obligations depends on
faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan a number of factors that are determined on an actuarial
beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk basis using a number of assumptions. The assumptions
menentukan biaya pensiun neto termasuk tingkat diskonto. used in determining the net cost for pensions includes the
Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat discount rate. Any changes in these assumptions will
kewajiban pensiun. impact the carrying amount of pension obligations.
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada The Company determines the appropriate discount rate at
akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga yang the end of each reporting period. This is the interest rate
harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar that should be used to determine the present value of
masa depan estimasian yang diharapkan untuk estimated future cash outflow expected to be required to
menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam menentukan settle the pension obligations. In determining the
tingkat suku bunga yang sesuai, Perseroan appropriate discount rate, the Company considers the
mempertimbangkan hasil pengembalian dari obligasi yield of zero coupon government bonds at the reporting
pemerintah tanpa kupon pada tanggal pelaporan dan jangka date and the term of the benefits obligation.
waktu kewajiban imbalan.
Asumsi-asumsi penting lainnya sebagian ditentukan Other key assumptions are in part based on the current
berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan market conditions. Additional information is disclosed in
diungkapkan di Catatan 18. Note 18.
Rabat dan promosi Rebates and promotion expenses
Lihat Catatan 2o mengenai estimasi atas rabat. Refer to Note 2o for estimation of rebates.
Akrual atas beban penjualan dan promosi dicatat Accrued sales and promotion expenses are recorded
berdasarkan estimasi beban aktivitas promosi dan based on an estimate of promotion and marketing
pemasaran pada periode berjalan yang belum ditagihkan expenses for the current period that has not been billed as
pada tanggal pelaporan. Proses penentuan jumlah akrual at the reporting date. The process of determining the
mengharuskan manajemen melakukan estimasi dengan accrual balance requires management to make an
mengacu kepada sisa nilai anggaran yang telah disetujui dan estimate by referring to the value of remaining approved
disesuaikan dengan status terakhir atas pelaksanaan budget and adjusted with the most up to date status of the
rencana aktivitas terkait. execution of the respective planned activities.
Penurunan nilai goodwill dan aset takberwujud dengan Impairment of goodwill and intangible assets with
umur manfaat tidak terbatas indefinite useful lives
Perseroan secara berkala melakukan pengujian atas The Company periodically tests whether goodwill and
goodwill dan aset takberwujud dengan umur manfaat tidak intangible assets with indefinite useful lives have suffered
terbatas sesuai dengan kebijakan akuntansi yang any impairment in accordance with the accounting policy
dinyatakan dalam Catatan 2l dan 2m. Jumlah terpulihkan stated in Notes 2l and 2m. The recoverable amounts of
unit penghasil kas telah ditentukan berdasarkan perhitungan cash-generating units have been determined based on
nilai pakai. Asumsi penting dalam penentuan nilai pakai value in use calculations. Critical assumptions in the
adalah estimasi proyeksi arus kas dan tingkat diskonto. determination of value in use are the estimated cash flow
projections and discount rates.
Halaman 5/73 Page
Page 442
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 32. Critical accounting estimates and judgment
(lanjutan) (continued)
Penentuan umur manfaat aset takberwujud Determination of useful lives of intangible assets
Perseroan menentukan bahwa suatu aset takberwujud The Company determines that an intangible asset is
dianggap memiliki umur manfaat tidak terbatas jika regarded as having an indefinite useful life when, based
berdasarkan analisis dari seluruh faktor yang relevan, tidak on an analysis of all the relevant factors, there is no
ada batas yang terlihat pada saat ini atas periode yang mana foreseeable limit to the period over which the asset is
aset diharapkan menghasilkan arus kas neto untuk expected to generate net cash inflow for the Company.
Perseroan. Faktor yang relevan tersebut mencakup The relevant factors include the stability of the industry in
stabilitas industri di mana aset beroperasi dan perubahan which the asset operates and changes in the market
permintaan pasar atas produk yang dihasilkan, perkiraan demand for the products output from the asset, anticipated
atas tindakan kompetitor dan kinerja aset tersebut di masa action of competitors and the historical performance of the
lalu untuk suatu waktu yang memadai. asset for a considerable length of time.
Estimasi umur manfaat aset tetap Estimated useful lives of fixed assets
Perseroan melakukan penelaahan berkala atas umur The Company reviews periodically the estimated useful
manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi lives of fixed assets based on factors such as technical
teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Hasil specification and future technological developments.
operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material Future results of operations could be materially affected
atas perubahan estimasi ini yang diakibatkan oleh by changes in these estimates brought about by changes
perubahan faktor yang telah disebutkan di atas. in the above mentioned factors.
33. Manajemen risiko keuangan 33. Financial risk management
Klasifikasi instrumen keuangan Financial instruments classification
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset keuangan As at 31 December 2025 and 2024, the Company’s
Perseroan yang terdiri dari kas dan setara kas, piutang financial assets comprise cash and cash equivalents,
usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan sebagai “aset trade debtors and other debtors are classified as “financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi”. assets measured at amortised cost”.
Sedangkan, pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, At 31 December 2025 and 2024, the Company’s financial
liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari pinjaman bank, liabilities comprise bank borrowings, trade creditors,
utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan liabilitas sewa accruals, other payables, and lease liabilities are classified
diklasifikasikan sebagai “liabilitas keuangan yang diukur as “financial liabilities measured at amortised cost”.
pada biaya perolehan diamortisasi”.
Faktor risiko keuangan Financial risk factors
Aktivitas Perseroan terekspos berbagai macam risiko The Company’s activities expose it to a variety of financial
keuangan yaitu: risiko nilai tukar mata uang asing, risiko risks: foreign exchange risk, credit risk, interest rate risk
kredit, risiko suku bunga dan risiko likuiditas. and liquidity risk.
Untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari To minimise potential loss effects arising from
perubahan tak terduga dalam kondisi pasar dan kinerja unpredictability of the market and the Company’s financial
keuangan Perseroan, manajemen telah melakukan prosedur performance, management conducts financial risk
pengelolaan atas risiko keuangan yang sebagian besar management procedures which are primarily performed by
dilakukan oleh departemen treasury sesuai dengan standar the treasury department in accordance with official
dan prosedur yang diberlakukan oleh Unilever Global standards and procedures from the Unilever Global
Treasury Centre di Schaffhausen, Swiss. Treasury Centre in Schaffhausen, Switzerland.
Halaman 5/74 Page
Page 443
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factors (continued)
a. Risiko nilai tukar mata uang asing a. Foreign exchange risk
Perseroan terekspos risiko nilai tukar berbagai mata uang The Company is exposed to foreign exchange risk
asing yang terutama timbul dari mata uang USD dan EUR. arising from various currency exposures especially from
Risiko nilai tukar kurs mata uang asing muncul dari USD and EUR. Foreign exchange risk arises from
transaksi akan datang yang mengikat serta realisasi aset committed future transactions and realization of
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing. monetary assets and liabilities in foreign currencies.
Untuk mengelola eksposur atas fluktuasi nilai tukar mata To manage its foreign currency fluctuation exposure,
uang asing, Perseroan menjaga agar eksposur berada the Company maintains the exposure at an acceptable
pada tingkat yang dapat diterima dengan membeli mata level by buying foreign currencies that will be needed to
uang asing yang akan dibutuhkan untuk mengatasi avoid exposure from short term fluctuations.
fluktuasi jangka pendek.
Jika dianggap perlu, Perseroan melakukan lindung nilai When considered necessary, the Company
secara ekonomik atas kebutuhan arus kas yang akan economically hedges its future foreign currency cash
datang dalam mata uang asing, terutama untuk flow requirements, especially for payments of
pembayaran pembelian bahan baku impor yang diestimasi purchases of imported materials which are estimated
berdasarkan data jatuh tempo pembayaran utang dalam based on the ageing schedule of payables in foreign
mata uang asing. Tujuan dari aktivitas lindung nilai ini currencies. The purpose of this economic hedging is to
adalah mengantisipasi dampak perubahan nilai tukar mata mitigate the impact of movements in foreign exchange
uang asing terhadap laporan keuangan Perseroan. rates on the Company’s financial statements.
Aset dan liabilitas moneter neto dalam mata uang asing Net monetary assets and liabilities denominated in
diungkapkan pada Catatan 29. foreign currencies are disclosed in Note 29.
Penguatan/pelemahan Rupiah terhadap USD dan EUR A strengthening/weakening of the Rupiah against the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 akan USD and EUR as at 31 December 2025 and 2024 would
meningkatkan (menurunkan) ekuitas dan laba rugi (setelah have increased (decreased) equity and profit or loss
pajak penghasilan) seperti disajikan di bawah ini. Analisis (after income tax) by the amounts shown below. This
ini didasarkan pada selisih nilai USD dan EUR yang analysis is based on USD and EUR rate variances that
menurut manajemen wajar pada tanggal pelaporan. management considers as being reasonably possible at
Analisis tersebut mengasumsikan bahwa semua variabel the reporting date. The analysis assumes that all other
lain, khususnya suku bunga, tetap konstan dan variables, in particular interest rates, remain constant
mengabaikan dampak apapun dari penjualan dan and ignores any impact of forecasted sales and
pembelian yang diperkirakan. purchases.
Dampak atas ekuitas dan laba rugi setelah pajak/
Impact on equity and profit or loss afterincome tax
31 Desember/December 2025
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD 2,674
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (8,767)
31 Desember/December 2024
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD 8,344
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (3,924)
Halaman 5/75 Page
Page 444
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
b. Risiko kredit b. Credit risk
Perseroan memiliki risiko kredit terutama berasal dari The Company is exposed to credit risk primarily from
simpanan dalam bank dan piutang kepada pelanggan. deposits in banks and receivables from customers.
Perseroan mengelola risiko kredit yang terkait dengan The Company manages credit risk arising from its
simpanan di bank dengan memonitor reputasi, credit deposits with banks by monitoring reputation, credit
ratings dan membatasi risiko agregat dari masing-masing ratings and limiting the aggregate risk to any
pihak dalam kontrak. individual counterparty.
Untuk menghindari konsentrasi atas risiko kredit, kas di To avoid concentration of credit risk, cash in banks
bank dan setara kas disimpan pada beberapa institusi and cash equivalents are deposited at a number of
keuangan yang berbeda yang berkinerja baik. different financial institutions of good standing.
Perseroan tidak memiliki konsentrasi risiko kredit terkait The Company has no significant concentration of
dengan piutang usaha karena Perseroan memiliki banyak credit risk related to trade debtors, as the Company
pelanggan dan tidak ada pelanggan individu yang has a large number of customers without any
signifikan. Untuk mencegah kerugian yang disebabkan significant individual customers. To avoid potential
oleh piutang tak tertagih, sebagian pelanggan diharuskan losses due to bad debts, some customers are
untuk memberikan penjaminan berupa bank garansi yang required to place bank guarantees that can be
dapat dicairkan oleh Perseroan pada saat pelanggan claimed by the Company in case the customers fail to
dinyatakan tidak dapat melunasi utangnya. Selain itu, pay their debts. In addition, the Company also
Perseroan juga memastikan bahwa penjualan hanya
ensures that sales are made only to customers with
dilakukan kepada pelanggan dengan sejarah kredit yang
appropriate credit history. The Company maintains
baik. Perseroan memiliki penilaian atas pelanggan dalam
hal kemampuan membayar piutang saat jatuh tempo. customer ratings based on their ability to pay when
Penilaian setiap pelanggan didasarkan pada posisi the balance falls due. A customer’s rating is
keuangan pelanggan serta pengalaman sebelumnya. determined based on their financial position and past
experience.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai The maximum exposure to credit risk is represented
tercatat setiap aset keuangan setelah dikurangi dengan by the carrying amount of each financial asset after
provisi atas kerugian penurunan nilai. deducting any provision for impairment losses.
Dalam menerapkan model penurunan nilai terhadap In applying the impairment model to trade debtors, the
piutang usaha, Perseroan menerapkan pendekatan yang Company adopts the simplified approach that is
disederhanakan yang berlaku untuk piutang usaha karena available to trade debtors as there is no financing
tidak ada unsur pembiayaan terhadap piutang usaha. element to trade debtors. The Company calculates
Perseroan menghitung kerugian kredit ekspektasian dari the expected credit losses (ECLs) of its trade debtors
piutang usaha berdasarkan umur dari piutang usaha based on the ageing of its trade debtors. Loss rates
tersebut. Tingkat kerugian dihitung menggunakan metode are calculated using a “roll rate” method based on the
“roll rate” berdasarkan probabilitas suatu piutang melalui probability of a receivable progressing through
tahapan-tahapan terjadinya gagal bayar dan successive stages of delinquency to write-off. Loss
penghapusan piutang. Tingkat kerugian didasarkan pada
rates are based on actual credit loss experience over
pengalaman kerugian kredit aktual selama tiga tahun
terakhir, dengan batas maksimum berdasarkan the past three years, capped at the maximum of the
pengalaman sepuluh tahun terakhir. Tingkat kerugian ini past ten years experiences. These rates are adjusted
disesuaikan dengan faktor skalor yang merefleksikan by scalar factors to reflect differences between
perbedaan antara kondisi ekonomi selama periode di economic conditions during the period over which the
mana data historis didapatkan, kondisi terkini dan historical data has been collected, current conditions
pandangan Perseroan terhadap kondisi ekonomi selama and the Company’s view of economic conditions over
masa ekspektasian dari umur piutang. the expected lives of the receivables.
Halaman 5/76 Page
Page 445
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Tabel berikut ini memberikan informasi mengenai The following table provides information about the
eksposur terhadap risiko kredit dan kerugian kredit exposure to credit risk and ECLs for trade debtors as
ekspektasian untuk piutang usaha pada tanggal at 31 December 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
Rata-rata
tertimbang
tingkat Jumlah Provisi atas
Kerugian/ tercatat bruto/ penurunan
Weighted Gross nilai/
average loss carrying Provision for
rate amount impairment
31 Desember 2025 31 December 2025
Lancar 3.23% 1,733,612 (55,929) Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari - - - Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 100.00% 105,920 (105,920) Overdue more than 30 days
Jumlah 1,839,532 (161,849) Total
Rata-rata
tertimbang
tingkat Jumlah Provisi atas
Kerugian/ tercatat bruto/ penurunan
Weighted Gross nilai/
average loss carrying Provision for
rate amount impairment
31 Desember 2024 31 December 2024
Lancar 0.06% 1,799,989 (1,084) Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 1.02% 20,186 (205) Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 73.59% 234,979 (172,923) Overdue more than 30 days
Jumlah 2,055,154 (174,212) Total
c. Risiko suku bunga c. Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga Perseroan timbul dari pinjaman The Company's interest rate risk arises from bank
bank. Risiko tingkat suku bunga dari kas dan setara kas tidak borrowings. The interest rate risk from cash and cash
signifikan. equivalents is not significant.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki As at 31 December 2025, the Company has no
saldo pinjaman bank. Pada tanggal 31 Desember 2024, outstanding bank borrowings. As at 31 December
semua pinjaman bank memiliki tingkat suku bunga tetap. 2024, all bank borrowings had fixed interest rates.
Perseroan tidak mencatat pinjaman dengan suku bunga The Company does not account for any fixed rate
tetap pada nilai wajar melalui laba rugi. Oleh karena itu, borrowings at fair value through profit or loss.
perubahan suku bunga pada tanggal pelaporan tidak akan Therefore, a change in interest rates at the reporting
mempengaruhi laba rugi. date would not affect profit or loss.
Halaman 5/77 Page
Page 446
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
d. Risiko likuiditas d. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perseroan akan Liquidity risk is the risk that the Company will encounter
mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban terkait difficulty in meeting the obligations associated with its
liabilitas keuangannya yang diselesaikan dengan financial liabilities that are settled by delivering cash or
penyerahan kas atau aset keuangan lainnya. Perseroan another financial asset. The Company manages this
mengelola risiko likuiditas ini dengan terus memantau liquidity risk by on-going monitoring of the projected
proyeksi arus kas dan arus kas aktual. and actual cash flows.
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) dengan tujuan utama untuk (SCF) with the principal purpose of facilitating efficient
memfasilitasi proses pembayaran tagihan pemasok yang payment processing of supplier invoices, see Note 34.
efisien, lihat Catatan 34. SCF memungkinkan Perseroan The SCF allows the Company to centralise payments
untuk memusatkan pembayaran utang usaha ke bank of trade payables to the bank rather than paying each
daripada membayar masing-masing pemasok secara supplier individually. While the SCF does not
individual. Meskipun SCF tidak secara signifikan significantly extend payment terms beyond the normal
memperpanjang jangka waktu pembayaran melebihi terms agreed with other suppliers that are not
jangka waktu normal yang disepakati dengan pemasok participating, the program assists in making cash
lain yang tidak berpartisipasi, program tersebut membantu outflows more predictable.
membuat arus kas keluar lebih dapat diprediksi.
Untuk memastikan ketersediaan kas, departemen To ensure availability of sufficient cash, the treasury
treasury menyiapkan perkiraan kebutuhan arus kas dan department conducts cash forecasts and maintains
memelihara fleksibilitas pendanaan dengan pengelolaan flexibility in funding by maintaining adequate credit
fasilitas kredit yang memadai. facilities.
Tabel di bawah ini mengklasifikasi liabilitas keuangan The table below classifies the Company’s financial
Perseroan yang dikelompokkan berdasarkan periode liabilities into relevant maturity groupings based on the
yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo remaining period to the contractual maturity date. The
kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel amounts disclosed in the table are the contractual
merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan, undiscounted cash flows, including estimated interest
termasuk estimasi pembayaran bunga. payments.
Halaman 5/78 Page
Page 447
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
d. Risiko likuiditas (lanjutan) d. Liquidity risk (continued)
Lebih dari
Jumlah 1 tahun
termasuk Kurang sampai 5
Nilai bunga/ dari 1 tahun/ Lebih dari
tercatat/ Total tahun/ More than 5 tahun/
Carrying including Less than 1 1 year until More than
amount interest year 5 years 5 years
31 Desember 2025 31 December 2025
Utang usaha 4,695,329 4,695,329 4,695,329 - - Trade creditors
Akrual 4,103,034 4,103,034 4,103,034 - - Accruals
Utang lain-lain 2,684,310 2,684,310 2,684,310 - - Other payables
Liabilitas sewa 644,841 680,305 81,179 571,892 27,234 Lease liabilities
Jumlah 12,127,514 12,162,978 11,563,852 571,892 27,234 Total
Lebih dari
Jumlah 1 tahun
termasuk Kurang sampai 5
Nilai bunga/ dari 1 tahun/ Lebih dari
tercatat/ Total tahun/ More than 5 tahun/
Carrying including Less than 1 1 year until More than
amount interest year 5 years 5 years
31 Desember 2024 31 December 2024
Pinjaman bank 1,450,000 1,456,612 1,456,612 - - Bank borrowings
Utang usaha 3,983,297 3,983,297 3,983,297 - - Trade creditors
Akrual 3,797,590 3,797,590 3,797,590 - - Accruals
Utang lain-lain 2,162,722 2,162,722 2,162,722 - - Other payables
Liabilitas sewa 530,632 678,054 44,966 575,058 58,030 Lease liabilities
Jumlah 11,924,241 12,078,275 11,445,187 575,058 58,030 Total
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk The fair value of financial assets and financial liabilities is
keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan estimated for recognition and measurement or for
pengungkapan. disclosure purposes.
Nilai wajar ditentukan menggunakan hirarki dari input-input yang Fair values are determined using the following hierarchy of
digunakan dalam teknik penilaian aset dan liabilitas: inputs used in the valuation techniques for assets and
liabilities:
(a) Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk (a) Quoted prices (unadjusted) in active markets for
aset atau liabilitas yang identik (Level 1); identical assets or liabilities (Level 1);
(b) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 (b) Inputs other than quoted prices included within Level
yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara 1 that are observable for the asset or liability, either
langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung directly (as prices) or indirectly (derived from prices)
(misalnya derivasi dari harga) (Level 2); dan (Level 2); and
Halaman 5/79 Page
Page 448
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 33. Financial risk management (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) Fair value of financial instruments (continued)
(c) Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan (c) Inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat observable market data (unobservable inputs)
diobservasi) (Level 3). (Level 3).
Instrumen keuangan utama Perseroan terdiri dari kas dan The main financial instruments of the Company consist of
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, pinjaman bank, cash and cash equivalents, trade debtors, other debtors,
utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan liabilitas sewa. Aset bank borrowings, trade creditors, accruals, other
dan liabilitas keuangan Perseroan diharapkan terealisasi atau payables, and lease liabilities. The Company’s financial
terselesaikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, nilai assets and liabilities are expected to be realised, or
tercatat aset dan liabilitas keuangan tersebut akan mendekati settled in the near term. Therefore, their carrying amounts
nilai wajarnya. approximate their fair values.
Manajemen risiko permodalan Capital risk management
Tujuan Perseroan dalam pengelolaan permodalan adalah The Company’s objectives when managing capital are to
mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan guna safeguard the Company’s ability to continue as a going
memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan concern in order to provide returns for shareholders and
manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta benefits for other stakeholders and to maintain an optimal
menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya capital structure to reduce the cost of capital.
modal.
Untuk mempertahankan atau menyesuaikan struktur modal, In order to maintain or adjust the capital structure, the
Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar Company may adjust the amount of dividends paid to
kepada pemegang saham. shareholders.
34. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi 34. Non-cash transactions of investing activities
2025 2024
Perolehan aset tetap melalui utang Acquisition of fixed assets through
(dicatat dalam akun "Utang lain-lain") 449,295 232,967 payables (recorded in "Other payables")
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) di mana pemasok dapat memilih untuk arrangement (SCF) under which its suppliers may elect
menerima pembayaran lebih awal atas tagihan mereka dari to receive early payment of their invoice from a bank by
bank dengan memfaktorkan piutang mereka dari Perseroan. factoring their receivable from The Company. Under the
Berdasarkan pengaturan tersebut, bank setuju untuk arrangement, a bank agrees to pay amounts to a
membayar sejumlah kepada pemasok yang berpartisipasi participating supplier in respect of invoices owed by the
sehubungan dengan tagihan yang harus dibayar oleh Company and receives settlement from the Company at
Perseroan dan menerima penyelesaian dari Perseroan di a later data. The principal purpose of this arrangement is
kemudian hari. Tujuan utama dari pengaturan ini adalah to facilitate efficient payment processing and enable the
untuk memfasilitasi pemrosesan pembayaran yang efisien willing suppliers to sell their receivables due from the
dan memungkinkan pemasok yang bersedia untuk menjual Company to a bank before their due date.
piutang mereka yang jatuh tempo dari Perseroan ke bank
sebelum tanggal jatuh temponya.
Halaman 5/80 Page
Page 449
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi (lanjutan) 34. Non-cash transactions of investing activities
(continued)
Perseroan tidak menghentikan pengakuan liabilitas awal The Company has not derecognized the original liabilities
yang menjadi dasar pengaturan tersebut karena tidak ada to which the arrangement applies because neither a legal
pembebasan hukum yang diperoleh maupun liabilitas awal release was obtained nor the original liability was
yang dimodifikasi secara substansial saat mengadakan substantially modified on entering into the arrangement.
perjanjian. Dari sudut pandang Perseroan, pengaturan From the Company’s perspective, the arrangement does
tersebut tidak memperpanjang jangka waktu pembayaran not significantly extend payment terms beyond the normal
secara signifikan melebihi jangka waktu normal yang terms agreed with other suppliers that are not
disepakati dengan pemasok lain yang tidak berpartisipasi. participating. The Company does not incur any additional
Perseroan tidak dibebankan bunga tambahan dari bank atas interest towards the bank on the amounts due to the
jumlah yang terhutang kepada pemasok. Oleh karena itu, suppliers. The Company therefore discloses the amounts
Perseroan mengungkapkan jumlah yang diperhitungkan oleh factored by suppliers within payables because the nature
pemasok dalam liabilitas karena sifat dan fungsi liabilitas and function of the financial liability remain the same as
keuangan tetap sama dengan liabilitas lainnya. Semua utang those of liabilities. All payables under the SCF as of
atas SCF pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar 31 December 2025 amounting to Rp1,642,420 (2024:
Rp1.642.420 (2024: Rp 1.701.858), diklasifikasikan lancar Rp1,701,858), are classified as current (trade creditors).
(utang usaha).
35. Laba sebelum bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi 35. Earnings before interest, tax, depreciation and
(EBITDA) amortization (EBITDA)
Manajemen menyajikan EBITDA sebagai ukuran kinerja Management presented EBITDA as a performance
yang diyakini relevan. EBITDA dihitung dengan measure which is believed to be relevant. EBITDA is
menyesuaikan jumlah laba dengan mengecualikan dampak calculated by adjusting the profit to exclude the impact of
dari pajak penghasilan, biaya keuangan bersih, penyusutan, income tax, net finance costs, depreciation, and
dan amortisasi. amortization.
EBITDA tidak didefinisikan dalam Standar Akuntansi EBITDA is not defined in the Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia sebagai pengukuran kinerja. Definisi Accounting Standards as a performance measure. The
EBITDA Perseroan mungkin tidak dapat dibandingkan Company’s definition of EBITDA may not be comparable
dengan pengukuran dan pengungkapan kinerja yang with similarly titled performance measures and
digunakan oleh entitas lain. disclosures used by other entities.
2025 2024*
Laba (operasi yang dilanjutkan) 3,537,297 2,904,648 Profit (continuing operation)
Beban pajak penghasilan 960,983 846,496 Income tax expense
Laba sebelum pajak penghasilan 4,498,280 3,751,144 Profit before income tax
Penyesuaian - penyesuaian: Adjustments for:
- Biaya keuangan bersih 93,741 56,173 Net finance costs -
- Penyusutan aset tetap 463,635 462,633 Depreciation of fixed assets -
- Penyusutan aset hak-guna 202,130 156,247 Depreciation of right-of-use assets -
- Amortisasi aset takberwujud 2,929 12,843 Amortization of intangible assets -
EBITDA 5,260,715 4,439,040 EBITDA
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 39) *) As restated and represented (See Note 39)
Halaman 5/81 Page
Page 450
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. Penjualan unit bisnis Es Krim 36. Sale of Ice Cream business unit
Perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang The Company held an Independent General Meeting of
Saham Independen pada tanggal 14 Januari 2025 dengan Shareholders on 14 January 2025 with the following
hasil sebagai berikut: results:
- Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari - The Company has obtained approval from
pemegang saham independen untuk melakukan independent shareholders to sell the ice cream
penjualan atas bisnis es krim kepada PT The Magnum business to PT The Magnum Ice Cream Indonesia
Ice Cream Indonesia selaku pembeli yang memiliki as a buyer who has an affiliate relationship with the
hubungan afiliasi dengan Perseroan pada saat Company when the Business Transfer Agreement
Perjanjian Pengalihan Bisnis ditandatangani. is signed. The transaction will be executed and
Pelaksanaan dan penyelesaian transaksi akan completed when the buyer no longer has an affiliate
dilakukan pada saat pembeli tidak lagi memiliki relationship with the Company, which will occur
hubungan afiliasi dengan Perseroan, yang akan terjadi through an external separation. The estimated total
melalui pemisahan eksternal. Nilai estimasi value of the Ice Cream business sale plan
keseluruhan rencana penjualan bisnis Es Krim (tidak (excluding VAT) is Rp 7 trillion.
termasuk PPN) adalah sebesar Rp 7 triliun.
Pada tanggal 8 Desember 2025, pemisahan unit bisnis Es On 8 December 2025, the separation of Ice Cream
Krim telah selesai dilaksanakan. business unit was completed.
37. Kejadian setelah tanggal neraca 37. Subsequent events
Pada tanggal 7 Januari 2026, manajemen mengumumkan On 7 January 2026, the Company announced agreement
pengalihan bisnis Teh dengan merk SariWangi kepada to transfer Tea business under SariWangi brand to
PT Savoria Kreasi Rasa. Transaksi ini diharapkan dapat PT Savoria Kreasi Rasa. The completion date for the
selesai pada Maret 2026. transaction is expected in March 2026.
38. Aset yang dimiliki untuk dijual 38. Assets held for sale
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan menyajikan As at 31 December 2025, the Company presented several
beberapa aset tetap (bagian dari segmen Makanan dan fixed assets (part of Foods and Refreshment segment) as
Minuman) sebagai aset yang dimiliki untuk dijual setelah assets held for sale following the management’s plan to sell
adanya rencana manajemen untuk menjual bisnis Teh Tea business under the SariWangi brand (Note 37). Fixed
dengan merk SariWangi (Catatan 37). Aset tetap sebesar assets amounting to Rp276,477 was presented as held for
Rp276.477 disajikan sebagai dimiliki untuk dijual sale.
Sesuai dengan PSAK 105, aset-aset yang dimiliki untuk In accordance with SFAS 105, the assets held for sale
dijual diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah should be measured at the lower of its carrying amount and
tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk fair value less costs to sell.
menjual.
Halaman 5/82 Page
Page 451
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada For The Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
39. Hasil dari operasi yang dihentikan 39. Result of discontinued operations
Pada tanggal 19 Maret 2024, Unilever PLC selaku entitas On 19 March 2024, Unilever PLC, the Company’s ultimate
induk terakhir Perseroan mengumumkan langkah strategis parent, announced strategic steps to separate its Ice
untuk memisahkan bisnis es krim secara global. Rencana Cream business globally. The plan to separate and sell
pemisahan dan penjualan bisnis es krim telah disetujui dalam the Ice Cream business had been approved in the
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal Extraordinary Shareholder’s Meeting dated 14 January
14 Januari 2025 dan pada tanggal 8 Desember 2025, bisnis 2025 and on 8 December 2025, the Ice Cream business
es krim secara efektif dialihkan kepada PT The Magnum Ice was effectively transferred to PT The Magnum Ice Cream
Cream Indonesia. Indonesia.
Pada 31 Desember 2025, bisnis es krim diklasifikasikan On 31 December 2025, the Ice Cream business is
sebagai operasi yang dihentikan. classified as a discontinued operation.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain The comparative statement of profit or loss and other
komparatif untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember comprehensive income for the year ended 31 December
2024 telah disajikan kembali untuk menyajikan operasi yang 2024 has been restated to show the discontinued
dihentikan secara terpisah dari operasi yang dilanjutkan. operation separately from continued operations.
Sehubungan dengan klasifikasi aset tetap bisnis teh dengan In connection with the classification of fixed assets of the
merk SariWangi sebagai aset dimiliki untuk dijual pada SariWangi brand tea business as assets held for sale, as
Catatan 38, bisnis Teh dengan merk SariWangi sebelumnya disclosed in Note 38, Tea business under the SariWangi
tidak disajikan sebagai operasi yang dihentikan atau brand previously was not presented as discontinued
diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk dijual pada tanggal operation or classified as held for sale as of 31 December
31 Desember 2024. Dengan demikian, laporan laba rugi 2024. Thus, the comparative statement of profit or loss
komparatif disajikan kembali untuk menunjukkan operasi has been re-presented to show the discontinued operation
yang dihentikan secara terpisah dari operasi yang dilanjutkan. separately from the continued operations.
Hasil dari operasi yang dihentikan adalah sebagai berikut: Result of discontinued operations is as follows:
2025 2024
Pendapatan 4,430,704 4,516,029 Revenue
Beban (4,037,172) (3,916,749) Expenses
Laba sebelum pajak dari operasi Profit before tax
yang dihentikan 393,532 599,280 from discontinued operations
Pajak penghasilan (84,072) (135,235) Income tax
Laba tahun berjalan dari Profit for the year from
operasi yang dihentikan 309,460 464,045 discontinued operations
Laba penjualan operasi yang Gain on sale of discontinued
dihentikan 4,811,853 - operation
Pajak penghasilan atas laba dari Income tax on gain on sale of
penjualan operasi yang dihentikan (1,017,449) - discontinued operation
Laba penjualan operasi yang Gain on sale of discontinued
dihentikan, setelah pajak 3,794,404 - operation, net of tax
Jumlah laba dari operasi yang Total profit from discontinued
dihentikan, setelah pajak 4,103,864 464,045 operation, net of tax
Arus kas dari operasi yang dihentikan adalah sebagai berikut: Cash flow from discontinued operations are as follows:
2025 2024
Kas neto dari aktivitas operasi 602,199 849,683 Net cash from operating activities
Kas neto dari aktivitas investasi 6,765,883 (174,300) Net cash from investing activities
Arus kas neto tahun berjalan 7,368,082 675,383 Net cash flows for the year
Halaman 5/83 Page
Page 452
Page 453
Page 454
Page 455
Page 456
Page 457
Referensi SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Bentuk dan Isi Laporan
Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik
Reference of Circular of the Financial Services Authority No. 16/SEOJK.04/2021
on Forms and Contents of Issuer’s or Public Listed Company’s Annual Report
Keterangan Halaman Description
Page
I Ketentuan Umum I General Provision
1. Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini yang 1. In this Financial Services Authority Circular Letter
dimaksud dengan: what is meant by:
a. Laporan Tahunan adalah laporan pertanggung a. The Annual Report is a report on the Board
jawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam of Directors and Board of Commissioners
melakukan pengurusan dan pengawasan accountability in managing and supervising
terhadap emiten atau Perusahaan publik issuers or public companies within a period
dalam kurun waktu 1 (satu) tahun buku kepada of 1 (one) fiscal year to the general meeting of
rapat umum pemegang saham yang disusun shareholders prepared based on the provisions
berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Otoritas of the Financial Services Authority Regulation
Jasa Keuangan mengenai Laporan Tahunan concerning the Annual Report of issuers or
emiten atau Perusahaan Publik public companies
b. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran b. Issuers are parties who make public offerings
umum
c. Perusahaan Publik adalah perseroan yang c. A Public Company is a company whose shares
sahamnya telah dimiliki paling sedikit oleh 300 are owned by at least 300 (three hundred)
(tiga ratus) pemegang saham dan memiliki modal shareholders and has a paid-up capital of at least
disetor paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga Rp3,000,000,000.00 (three billion rupiah) or a
miliar rupiah) atau suatu jumlah pemegang saham number of shareholders and paid-up capital as
dan modal disetor yang ditetapkan oleh Otoritas determined by the Financial Services Authority
Jasa Keuangan
d. Perusahaan Terbuka adalah Emiten yang telah d. A Public Company is an Issuer that has made
melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas a public offering of equity securities or a
atau Perusahaan Publik Publically-listed Company
e. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) e. A Sustainability Report is a report published to
adalah laporan yang diumumkan kepada the public that contains the economic, financial,
masyarakat yang memuat kinerja ekonomi, social, and environmental performance of a
keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu financial service institution, Issuer, and Public
lembaga jasa keuangan, Emiten, dan Perusahaan Company in running a sustainable business
Publik dalam menjalankan bisnis berkelanjutan
f. Direksi: f. Board of Directors:
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik 1) For an Issuer or a Public Company in the form
berbentuk badan hukum perseroan terbatas of a limited liability company, it is the Board
adalah Direksi sebagaimana dimaksud dalam of Directors as referred to in the Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Services Authority Regulation concerning
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau the Board of Directors and Board of
Perusahaan Publik Commissioners of an Issuer or Public Company
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik 2) For an Issuer or a Public Company in the
berbentuk badan hukum selain perseroan form of a legal entity other than a limited
terbatas adalah organ yang melaksanakan liability company, it is the body that carries
pengurusan badan hukum tersebut out the management of the legal entity
sebagaimana dimaksud dalam peraturan as referred to in the laws and regulations
perundang-undangan mengenai badan concerning the legal entity
hukum tersebut
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 455
Page 458
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
g. Dewan Komisaris: g. Board of Commissioners:
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik 1) For an Issuer or a Public Company in the form
berbentuk badan hukum perseroan terbatas of a limited liability company, the Board of
adalah Dewan Komisaris sebagaimana Commissioners as referred to in the Financial
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Services Authority Regulation concerning
Keuangan mengenai Direksi dan Dewan the Board of Directors and Board of
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik Commissioners of an Issuer or Public Company
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk 2) For the Issuer or Public Company in the form
badan hukum selain perseroan terbatas of a legal entity other than a limited liability
adalah organ yang melakukan pengawasan company, it is the body that supervises the
badan hukum tersebut sebagaimana legal entity as referred to in the laws and
dimaksud dalam peraturan perundang- regulations concerning the legal entity
undangan mengenai badan hukum tersebut
h. Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya h. General Meeting of Shareholders hereinafter
disingkat RUPS: abbreviated as GMS:
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik 1) For an Issuer or a Public Company in the
berbentuk badan hukum perseroan terbatas form of a limited liability company, it is the
adalah RUPS sebagaimana dimaksud dalam GMS as referred to in the Financial Services
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Authority Regulation concerning the Planning
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum and Organizing of the General Meeting of
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Shareholders of a Public Company
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik 2) For an Issuer or Public Company in the form
berbentuk badan hukum selain perseroan of a legal entity other than a limited liability
terbatas adalah organ yang mempunyai company, it is the body that has authority
wewenang yang tidak diberikan kepada that is not given to any other body that
organ yang melaksanakan fungsi carries out management and supervisory
pengurusan dan fungsi pengawasan, dalam functions, within the limits specified in the
batas yang ditentukan dalam peraturan legislation and/or articles of association
perundang- undangan dan/atau anggaran governing the legal entity
dasar yang mengatur badan hukum tersebut
2. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik 2. The Annual Report of Issuers or Public Companies
merupakan sumber informasi penting bagi investor is an important source of information for investors
atau pemegang saham sebagai salah satu dasar or shareholders as one of the basic considerations
pertimbangan dalam pengambilan keputusan in making investment decisions and a means of
investasi dan sarana pengawasan terhadap Emiten supervision of Issuers or Public Companies
atau Perusahaan Publik
3. Seiring dengan perkembangan pasar modal dan 3. Along with the development of the capital market
meningkatnya kebutuhan investor atau pemegang and the increasing need for information disclosure by
saham atas keterbukaan informasi, Direksi dan Dewan investors or shareholders, the Board of Directors and
Komisaris dituntut untuk menyajikan informasi yang the Board of Commissioners are required to present
berkualitas, akurat, dan akuntabel melalui Laporan quality, accurate, and accountable information through
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik the Annual Reports of Issuers or Public Companies
4. Laporan Tahunan yang disusun secara teratur dan 4. Annual Reports that are prepared regularly and
informatif dapat memberikan kemudahan bagi investor informatively can provide convenience for investors
atau pemegang saham dan pemangku kepentingan or shareholders and stakeholders in obtaining the
dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan required information
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini merupakan 5. This Financial Services Authority Circular is a
pedoman bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang guideline for Issuers or Public Companies that
wajib diterapkan dalam menyusun Laporan Tahunan must be applied in preparing Annual Reports and
dan Laporan Keberlanjutan Sustainability Reports
II Bentuk Laporan Tahunan II Format of Annual Report
1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen 1. Annual Report should be presented in the printed
cetak dan salinan dokumen elektronik format and in electronic document copy
2. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk 2. The printed version of the Annual Report should be
dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna printed on light-colored paper of fine quality, in A4
terang, berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan size, bound and can be reproduced in good quality
dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik
456 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 459
Keterangan Halaman Description
Page
3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa 3. The Annual Report may present information in the
gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan form of pictures, graphs, tables, and/or diagrams by
mencantumkan judul dan/atau keterangan yang jelas, including clear titles and/or descriptions, so that they
sehingga mudah dibaca dan dipahami are easy to read and understand
4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan 4. The Annual Report presented in electronic document
dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan format is the Annual Report converted into Portable
yang dikonversi dalam format Portable Document Document Format (PDF).
Format (PDF).
III Isi laporan Tahunan III Content of Annual Report
1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi 1. Annual Report should contain at least the following
mengenai: information:
a. Ikhtisar data keuangan penting; 12-14 a. Summary of key financial information;
b. Informasi saham (jika ada); 16-18 b. Stock information (if any);
c. Laporan Direksi; 20-37 c. The Board of Directors report;
d. Laporan Dewan Komisaris; 38-47 d. The Board of Commissioners report;
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik; 48-111 e. Profile of Issuer or Public Company;
f. Analisis dan pembahasan manajemen; 138-231 f. Management discussion and analysis
g. Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 232-353 g. Corporate governance applied by the Issuer or
Public Company;
h. Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten 354-355 h. Corporate social and environmental
atau Perusahaan Publik; responsibility of the Issuer or Public Company;
i. Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan 358-454 i. Audited annual report; and
j. Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota 356-357 j. Statement that the Board of Directors and the
Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Board of Commissioners are fully responsible for
Laporan Tahunan. the Annual Report.
2. Uraian Isi Laporan Tahunan 2. Description of Content of Annual Report
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting 12-14 a. Summary of Key Financial Information
Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat Summary of Key Financial Information contains
informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk financial information presented in comparison
perbandingan selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak with previous 3 (three) fiscal years or since
memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan commencement of business if the Issuers or the
Publik tersebut menjalankan kegiatan usahanya Public Company commencing the business less
kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat: than 3 (three) years, at least contain:
1) Pendapatan/penjualan; 12 1) Income/sales;
2) Laba bruto; 12 2) Gross profit;
3) Laba (rugi); 12 3) Profit (loss);
4) Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan 12 4) Total profit (loss) attributable to equity
kepada pemilik entitas induk dan holders of the parent entity and
kepentingan non pengendali; noncontrolling interest;
5) Total laba (rugi) komprehensif; 12 5) Total comprehensive profit (loss);
6) Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat 12 6) Total comprehensive profit (loss) attributable
diatribusikan kepada pemilik entitas induk to equity holders of the parent entity and
dan kepentingan non pengendali; non controlling interest;
7) Laba (rugi) per saham; 12 7) Earning (loss) per share;
8) Jumlah aset; 13 8) Total assets;
9) Jumlah liabilitas; 13 9) Total liabilities;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 457
Page 460
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
10) Jumlah ekuitas; 13 10) Total equities;
11) Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; 14 11) Profit (loss) to total assets rasio;
12) Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; 14 12) Profit (loss) to equities rasio;
13) Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/ 14 13) Profit (loss) to income rasio;
penjualan;
14) Rasio lancar; 14 14) Current rasio;
15) Rasio liabilitas terhadap ekuitas; 14 15) Liabilities to equities rasio;
16) Rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan 14 16) Liabilities to total assets rasio; and
17) Informasi dan rasio keuangan lainnya yang 14 17) Other information and financial ratios
relevan dengan Emiten atau Perusahaan relevant to the Issuer or Public Company and
Publik dan jenis industrinya. type of Industry.
b. Informasi Saham 16-18 b. Stock Information
Informasi Saham (jika ada) paling sedikit memuat: Stock Information (if any) at least contains:
1) Saham yang telah diterbitkan untuk setiap 1) Shares issued for each three-month period
masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam in the last 2 (two) fiscal years (if any), at least
bentuk perbandingan selama 2 (dua) tahun covering:
buku terakhir, paling sedikit meliputi:
a) Jumlah saham yang beredar; 16-17 a) Number of outstanding shares;
b) Kapitalisasi pasar berdasarkan harga 16-17 b) Market capitalization based on the price
pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan; at the Stock Exchange where the shares
listed on;
c) Harga saham tertinggi, terendah, dan 16-17 c) Highest share price, lowest share price,
penutupan berdasarkan harga pada closing share price at the Stock Exchange
Bursa Efek tempat saham dicatatkan; dan where the shares listed on; and
d) Volume perdagangan pada Bursa Efek 16-17 d) Share volume at the Stock Exchange
tempat saham dicatatkan. where the shares listed on.
Informasi pada huruf b), huruf c), dan huruf d) Information in point b), point c), and point d)
hanya diungkapkan jika sahamnya tercatat di only be disclosed if the shares is listed in the
Bursa Efek; Stock Exchange;
2) Dalam hal terjadi aksi korporasi, yang 2) In the event of a corporate action that
menyebabkan terjadinya perubahan pada causes changes in shares, such as stock
saham, seperti pemecahan saham (stock splits, reverse stock, stock dividends, bonus
split), penggabungan saham (reverse stock), shares, changes in the shares’ nominal
dividen saham, saham bonus, dan perubahan value, conversion securities issuance, as
nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, well as capital additions and deductions,
serta penambahan dan pengurangan modal, share information as referred to in number
informasi saham sebagaimana dimaksud 1) shall be added with, at least, explanation
pada angka 1) ditambahkan penjelasan regarding:
paling sedikit mengenai:
a) Tanggal pelaksanaan aksi korporasi; 18 a) Date of corporate action;
b) Rasio pemecahan saham (stock split), 18 b) The ratio of stock splits, reverse stock,
penggabungan saham (reverse stock), stock dividends, bonus shares, the
dividen saham, saham bonus, jumlah efek number of convertible securities issued,
konversi yang diterbitkan, dan perubahan and changes in the nominal value of
nilai nominal saham; shares;
c) Jumlah saham beredar sebelum dan 18 c) Number of outstanding shares prior to
sesudah aksi korporasi; and after corporate action;
d) Jumlah efek konversi yang dilaksanakan 18 d) The number of convertible securities
(jika ada); dan exercised (if any); and
e) Harga saham sebelum dan sesudah aksi 18 e) Share price prior to and after corporate
korporasi; action;
458 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 461
Keterangan Halaman Description
Page
3) Dalam hal terjadi penghentian sementara 18 3) In the event that the company’s shares were
perdagangan saham (suspension), dan/atau suspended and/or delisted from trading
penghapusan pencatatan saham (delisting) during the year under review, then the
dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan Issuers or Public Company should provide
Publik menjelaskan alasan penghentian explanation on the reason for the suspension
sementara perdagangan saham (suspension) and/or delisting; and
dan/atau penghapusan pencatatan saham
(delisting) tersebut; dan
4) Dalam hal penghentian sementara 18 4) If the share trading temporary suspension as
perdagangan saham (suspension) referred to in number 3) and/or the delisting
sebagaimana dimaksud pada angka 3) dan/ process is still ongoing until the end of the
atau proses pembatalan pencatatan saham Annual Report period, the actions taken to
(delisting) masih berlangsung hingga akhir resolve the temporary suspension of share
periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan trading and/ or cancellation of the share
yang dilakukan untuk menyelesaikan listing (delisting) shall be explained.
penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) dan/atau pembatalan
pencatatan saham (delisting) tersebut.
c. Laporan Direksi 20-37 c. The Board of Directors Report
Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian The Board of Directors Report should at least
singkat mengenai: contain the following items:
1) Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling 1) The performance of the Issuer or Public
sedikit memuat: Company, at least includes:
a) Strategi dan kebijakan strategis Emiten 22-24 a) Strategy and strategic policies of the
atau Perusahaan Publik; Issuer or Public Company;
b) Peranan Direksi dalam perumusan strategi 24-25 b) Role of the Board of Directors in
dan kebijakan strategis Emiten atau formulating strategies and strategic
Perusahaan Publik; policies of Issuers or Public Companies;
c) Proses yang dilakukan Direksi untuk 25-29 c) Process carried out by the Board of
memastikan implementasi strategi Emiten Directors to ensure the implementation of
atau Perusahaan Publik; the Issuer’s or Public Company’s strategy;
d) Perbandingan antara hasil yang dicapai 25-29 d) Comparison between achievement
dengan yang ditargetkan Emiten atau of results and targets of the Issuer’s or
Perusahaan Publik; dan Public Company’s; and
e) Kendala yang dihadapi Emiten atau 25-29 e) Challenges faced by the Issuer or Public
Perusahaan Publik; Company;
2) Gambaran tentang prospek usaha Emiten 34-36 2) Description on business prospects of the
dan Perusahaan Publik; dan Issuer’s or Public Company’s; and
3) Penerapan tata kelola Emiten atau 29-32 3) Implementation of good corporate
Perusahaan Publik. governance by Issuer or Public Company.
d. Laporan Dewan Komisaris 38-47 d. The Board of Commissioners Report
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat The Board of Commissioners Report should at
uraian singkat mengenai: least contain the following items:
1) Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai 43-44 1) Assessment on the performance of the Board
pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, of Directors in managing the Issuer or the
termasuk pengawasan Dewan Komisaris Public Company, including the supervision
dalam perumusan dan implementasi of the Board of Commissioners in the
strategi Emiten atau Perusahaan Publik yang strategies formulation and implementation
dilakukan oleh Direksi; for Issuers or Public Companies carried out
by the Board of Directors;
2) Pandangan atas prospek usaha Emiten atau 46-47 2) View on the business prospects of the Issuer
Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi; or Public Company as established by the
dan Board of Directors; and
3) Pandangan atas penerapan tata kelola 44-45 3) View on the implementation of the corporate
Emiten atau Perusahaan Publik. governance by the Issuer or Public.
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 459
Page 462
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik 48-111 e. Profile of the Issuer or Public Company
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit Profile of the Issuer or Public Company should
memuat informasi: cover at least information:
1) Nama Emiten atau Perusahaan Publik 49 1) Name of Issuer or Public Company, including
termasuk apabila terdapat perubahan nama, change of name, reason of change, and the
alasan perubahan, dan tanggal efektif effective date of the change of name during
perubahan nama pada tahun buku; the year under review;
2) Akses terhadap Emiten atau Perusahaan 2) Access to Issuer or Public Company,
Publik termasuk kantor cabang atau kantor including branch office or representative
perwakilan yang memungkinkan masyarakat office, where public can have access of
dapat memperoleh informasi mengenai information of the Issuer or Public Company,
Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi: which include:
a) Alamat; 50 a) Address;
b) Nomor telepon; 50 b) Telephone number;
c) Alamat surat elektronik; dan 50 c) E-mail address; and
d) Alamat Situs Web; 50 d) Website address;
3) Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 52-53 3) Brief history of the Issuer or Public Company;
4) Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik; 54 4) Vision and mission of the Issuer or Public
Company;
5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar 56-57 5) Line of business according to the latest
terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan Articles of Association, and types of
pada tahun buku, serta jenis barang dan/atau products and/or services produced;
jasa yang dihasilkan;
6) Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan 58-59 6) Operational area of the Issuer or Public
Publik; Company;
Wilayah operasional merupakan wilayah The operational area is the area or area for
atau daerah pelaksanaan kegiatan the implementation of operational activities
operasional atau jangkauan dari kegiatan or the range of the company’s operating
operasional perusahaan. activities.
7) Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan 60-61 7) Structure of organization of the Issuer or
Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit Public Company in chart form, at least 1(one)
sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di level below the Board of Directors, including
bawah Direksi, termasuk komite di bawah committees under the Board of Directors
Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan (if any) and the Board of Commissioners,
Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan; accompanied by names and positions;
8) Daftar keanggotaan asosiasi industri baik 89-93 8) List of industry association memberships
dalam skala nasional maupun internasional both on a national and international scale
yang berkaitan dengan penerapan keuangan related to the implementation of sustainable
berkelanjutan; finance;
9) Profil Direksi, paling sedikit memuat: 77-83 9) The Board of Directors profiles include:
a) Nama dan jabatan yang sesuai dengan 77-83 a) Name and short description of duties and
tugas dan tanggung jawab; functions;
b) Foto terbaru; 77-83 b) Latest photograph;
c) Usia; 77-83 c) Age;
d) Kewarganegaraan; 77-83 d) Citizenship;
e) Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; 77-83 e) Education and/or certification;
460 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 463
Keterangan Halaman Description
Page
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi: f) History position, covering information on:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai 77-83 (1) Legal basis for appointment as
anggota Direksi pada Emiten atau member of the Board of Directors to
Perusahaan Publik yang bersangkutan the said Issuer or Public Company
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota 77-83 (2) Dual position, as member of the Board
Direksi, anggota Dewan Komisaris, of Directors, member of the Board
dan/atau anggota komite serta jabatan of Commissioners, and/or member
lainnya baik di dalam maupun di luar of committee, and other positions
Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam inside and outside the Issuer or Public
hal anggota Direksi tidak memiliki Company. If a member of the Board
rangkap jabatan, maka diungkapkan of Directors does not have concurrent
mengenai hal tersebut; dan positions, then this is disclosed; and
(3) Pengalaman kerja beserta periode 77-83 (3) Working experience and period
waktunya baik di dalam maupun di in and outside the Issuer or Public
luar Emiten atau Perusahaan Publik. Company.
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi 77-83 g) Affiliation with other members of the
lainnya, anggota Dewan Komisaris, Board of Directors, members of the
pemegang saham utama, dan pengendali Board of Commissioners, majority and
baik langsung maupun tidak langsung controlling shareholders, either directly or
sampai kepada pemilik individu, meliputi indirectly to individual owners, including
nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal names of affiliated parties. In the event
anggota Direksi tidak memiliki hubungan that a member of the Board of Directors
afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan has no affiliation, the Issuer or Public
Publik mengungkapkan hal tersebut; dan Company shall disclose this matter; and
h) Perubahan komposisi anggota Direksi dan 62-63 h) Changes in the composition of the
alasan perubahannya. Dalam hal tidak members of the Board of Directors and
terdapat perubahan komposisi anggota the reasons for the changes. In the event
Direksi, maka diungkapkan mengenai hal that there is no change in the composition
tersebut; of the members of the Board of Directors,
this matter shall be disclosed
10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit 65-76 10) The Board of Commissioners profiles, at least
memuat: include:
a) Nama; 65-76 a) Name;
b) Foto terbaru; 65-76 b) Latest photograph;
c) Usia; 65-76 c) Age;
d) Kewarganegaraan; 65-76 d) Citizenship;
e) Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; 65-76 e) Education and/or certification;
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 65-76 f) History position, covering information on:
(1) Dasar hukum pengangkatan sebagai 65-76 (1) Legal basis for the appointment
anggota Dewan Komisaris; as member of the Board of
Commissioners;
(2) Dasar hukum pengangkatan pertama 65-76 (2) Legal bases for the first appointment
kali sebagai anggota Dewan as member of the Board of
Komisaris yang merupakan Komisaris Commissioners who also Independent
Independen pada Emiten atau Commissioner at the said Issuer or
Perusahaan Publik yang bersangkutan; Public Company
(3) Rangkap jabatan, baik sebagai 65-76 (3) Dual position as member of the Board
anggota Dewan Komisaris, anggota of Commissioners, member of the
Direksi, dan/atau anggota komite serta Board of Directors, and/or member
jabatan lainnya baik di dalam maupun of committee and other position
di luar Emiten atau Perusahaan Publik. inside and outside the Issuer or Public
Dalam hal anggota Dewan Komisaris Company. If a member of the Board
tidak memiliki rangkap jabatan, maka of Commissioners does not have
diungkapkan mengenai hal tersebut; concurrent positions, then this is
dan disclosed; and
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 461
Page 464
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
(4) Pengalaman kerja beserta periode 65-76 (4) Working experience and period
waktunya baik di dalam maupun di in and outside the Issuer or Public
luar Emiten atau Perusahaan Publik. Company.
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan 65-76 g) Affiliation with other members of
Komisaris lainnya, pemegang saham the Board of Commissioners, major
utama, dan pengendali baik langsung shareholders, and controllers either
maupun tidak langsung sampai kepada directly or indirectly to individual owners,
pemilik individu, meliputi nama pihak including names of affiliated parties in
yang terafiliasi; Dalam hal anggota Dewan the event that a member of the Board
Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi, of Commissioners has no affiliation, the
maka Emiten atau Perusahaan Publik Issuer or Public Company shall disclose
mengungkapkan hal tersebut; this matter;
h) Pernyataan independensi Komisaris 257-258 h) Statement of independence of
Independen dalam hal Komisaris Independent Commissioner in the event
Independen telah menjabat lebih dari that the Independent Commissioner
2 (dua) periode; dan has been appointed more than 2 (two)
periods; and
i) Perubahan komposisi anggota Dewan 62-63 i) Changes in the composition of the
Komisaris dan alasan perubahannya. members of the Board of Commissioners
Dalam hal tidak terdapat perubahan and the reasons for the changes. In the
komposisi anggota Dewan Komisaris, event that there is no change in the
maka diungkapkan mengenai hal composition of the members of the Board
tersebut; of Commissioners, this matter shall be
disclosed;
11) Dalam hal terdapat perubahan susunan 64 11) In the event of changes in the composition
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan of the Board of Directors and/or the Board
Komisaris yang terjadi setelah tahun buku of Commissioners’ members that occurred
berakhir sampai dengan batas waktu after the fiscal year ends until the deadline
penyampaian Laporan Tahunan, susunan for submission of the Annual Report, the
yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan composition to be included in the Annual
adalah susunan anggota Direksi dan/atau Report is the latest and the previous
anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan composition of the Board of Directors and/or
sebelumnya; the Board of Commissioners’ members;
12) Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, 115-116 12) Number of employees by gender, position,
jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status age, education level, and employment status
ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun (permanent/ contracted) in the fiscal year;
buku; Disclosure of information can be presented
Pengungkapan informasi dapat disajikan in tabular form.
dalam bentuk tabel.
13) Nama pemegang saham dan persentase 84-85 13) Names of shareholders and ownership
kepemilikan pada akhir tahun buku, yang percentage at the end of the fiscal year,
terdiri dari informasi mengenai: which consists of information regarding:
a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima 84 a) Shareholders having 5% (five percent) or
persen) atau lebih saham emiten atau more shares of Issuer or Public Company;
Perusahaan Publik;
b) Anggota Direksi dan anggota Dewan 85 b) Commissioners and Directors who own
Komisaris yang memiliki saham Emiten shares of the Issuers or Public Company.
atau Perusahaan Publik. Dalam hal If all members of the Board of Directors
seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh and/or all members of the Board of
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki Commissioners do not own shares, then
saham, maka diungkapkan mengenai hal this matter is disclosed; and
tersebut; dan
c) Kelompok pemegang saham masyarakat, 85 c) Groups of public shareholders, or groups
yaitu kelompok pemegang saham yang of shareholders, each with less than 5%
masing-masing memiliki kurang dari (five percent) ownership shares of the
5% (lima persen) saham emiten atau shares of the Issuer or Public Company;
perusahaan publik; The above information can be presented in
Informasi di atas dapat disajikan dalam tabular form.
bentuk tabel.
462 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 465
Keterangan Halaman Description
Page
14) Persentase kepemilikan tidak langsung 85 14) The percentage of indirect ownership of
atas saham Emiten atau Perusahaan Publik the shares of the Issuer or Public Company
oleh anggota Direksi dan anggota Dewan by members of the Board of Directors and
Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, members of the Board of Commissioners
termasuk informasi mengenai pemegang at the beginning and end of the fiscal year,
saham yang terdaftar dalam daftar including information on shareholders
pemegang saham untuk kepentingan registered in the shareholder register for the
kepemilikan tidak langsung anggota Direksi benefit of indirect ownership of members of
dan anggota Dewan Komisaris; the Board of Directors and members of the
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/ Board of Commissioners;
atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak If all members of the Board of Directors and/or
memiliki kepemilikan tidak langsung atas Board of Commissioners do not have indirect
saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka ownership of the shares of the Issuer or Public
diungkapkan mengenai hal tersebut. Company, this matter shall be disclosed.
15) Jumlah pemegang saham dan persentase 85 15) Number of shareholders and ownership
kepemilikan per akhir tahun buku percentage at the end of the fiscal year,
berdasarkan klasifikasi: based on:
a) Kepemilikan institusi lokal; 85 a) Ownership of local institutions;
b) Kepemilikan institusi asing; 85 b) Ownership of foreign institutions;
c) Kepemilikan individu lokal; dan 85 c) Ownership of local individual; and
d) Kepemilikan individu asing; 85 d) Ownership of foreign individual;
16) Informasi mengenai pemegang saham utama 84 16) Information on major shareholders and
dan pengendali Emiten atau Perusahaan controlling shareholders the Issuers of Public
Publik, baik langsung maupun tidak Company, directly or indirectly, and also
langsung, sampai kepada pemilik individu, individual shareholder, presented in the form
yang disajikan dalam bentuk skema atau of scheme or diagram;
bagan;
17) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, 86 17) Name of subsidiaries, associated companies,
perusahaan ventura bersama dimana joint venture controlled by Issuers or Public
Emiten atau Perusahaan Publik memiliki Company, with entity (if any), percentage of
pengendalian bersama entitas (jika ada), stock ownership, line of business, total assets
beserta persentase kepemilikan saham, and operating status of the Issuers of Public
bidang usaha, total aset, dan status Company of the subsidiary, associated
operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, company, joint venture company;
perusahaan ventura bersama; For subsidiaries, include the addresses of the
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi said subsidiaries.
mengenai alamat entitas anak tersebut.
18) Kronologi pencatatan saham, jumlah 87 18) Chronology of share listing, number of
saham, nilai nominal, dan harga penawaran shares, par value, and bid price from the
dari awal pencatatan hingga akhir tahun beginning of listing up to the end of the
buku serta nama Bursa Efek dimana saham financial year, and name of Stock Exchange
Emiten atau Perusahaan Publik dicatatkan, where the Issuers of Public Company shares
termasuk pemecahan saham (stock split), are listed; including stock splits, reverse
penggabungan saham (reverse stock), stock, stock dividends, bonus shares, and
dividen saham, saham bonus, dan perubahan changes in the nominal value of shares,
nilai nominal saham, pelaksanaan efek implementation of conversion effects,
konversi, pelaksanaan penambahan dan implementation of capital additions and
pengurangan modal (jika ada); subtractions (if any);
19) Informasi pencatatan efek lainnya selain efek 88 19) Other securities listing information other
sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang than the securities as referred to in number
belum jatuh tempo pada tahun buku paling 18), which have not yet matured in the
sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, fiscal year, at least contain the name of the
tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh securities, year of issue, interest rate/ yield,
tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek maturity date, offering value, and securities
(jika ada); rating (if any);
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 463
Page 466
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
20) Informasi penggunaan jasa akuntan publik 88 20) Information on the use of a Public
(AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta Accountant (AP) and a Public Accounting
jaringan/ asosiasi/aliansinya meliputi: firm (KAP) services and their networks/
associations/alliances include:
a) Nama dan alamat; 88 a) Name and address
b) Periode penugasan; 88 b) Period of assignment
c) Informasi jasa audit dan/atau non audit 88 c) Information on scope of audit and/or
yang diberikan; nonaudit services
d) Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit 88 d) Audit and/or non-audit fees for each
untuk masing-masing penugasan yang assignment given during the fiscal year;
diberikan selama tahun buku; dan and
e) Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/ 88 e) In the event that AP and KAP and their
asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak network/ association/ alliance, which
memberikan jasa non audit, maka are appointed do not provide non-
diungkapkan mengenai informasi audit services, then the information is
tersebut; dan disclosed; and
Pengungkapan informasi penggunaan Disclosure of information on the use of
jasa AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/ AP and KAP services and their networks/
aliansinya dapat disajikan dalam bentuk associations/allies can be presented in
tabel. tabular form.
21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi 89 21) Name and address of capital market
penunjang pasar modal selain AP dan KAP. supporting institutions and/or professionals
other than AP and KAP.
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen 138-231 f. Management Discussion and Analysis
Analisis dan pembahasan manajemen memuat Management Analysis and Discussion Annual
analisis dan pembahasan mengenai laporan should contain discussion and analysis on financial
keuangan dan informasi penting lainnya dengan statements and other material information
penekanan pada perubahan material yang terjadi emphasizing material changes that occurred
dalam tahun buku, yaitu paling sedikit memuat: during the year under review, at least including:
1) Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai 139-198 1) Operational review per business segment,
dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan according to the type of industry of the
Publik, paling sedikit mengenai: Issuer or Public Company including:
a) Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, 139-198 a) Production, including process, capacity,
dan perkembangannya; and growth;
b) Pendapatan/penjualan; dan 139-198 b) Income/sales; and
c) Profitabilitas; 139-198 c) Profitability;
2) Kinerja keuangan komprehensif yang 199-231 2) comprehensive financial performance
mencakup perbandingan kinerja keuangan analysis which includes a comparison
dalam 2 (dua) tahun buku terakhir, penjelasan between the financial performance of the
tentang penyebab adanya perubahan dan last 2 (two) fiscal years, and explanation on
dampak perubahan tersebut, paling sedikit the causes and effects of such changes,
mengenai: among others concerning:
a) Aset lancar, aset tidak lancar, dan total 200 a) Current assets, non-current assets, and
aset; total assets;
b) Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka 204-206 b) Short term liabilities, long term liabilities,
panjang, dan total liabilitas; total liabilities;
c) Ekuitas; 206-207 c) Equities;
d) Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), 207-210 d) Sales/operating revenues, expenses
penghasilan komprehensif lain, dan total and profit (loss), other comprehensive
laba (rugi) komprehensif; dan revenues, and total comprehensive profit
(loss); and
e) Arus kas; 211-212 e) Cash flows;
464 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 467
Keterangan Halaman Description
Page
3) Kemampuan membayar utang atau 212 3) The capacity to pay debts by including the
kewajiban dengan menyajikan perhitungan computation of relevant ratios;
rasio yang relevan;
4) Tingkat kolektibilitas piutang emiten atau 213 4) Accounts receivable collectability of the
perusahaan publik dengan menyajikan Issuer or Public Company, including the
perhitungan rasio yang relevan; computation of the relevant ratios;
5) Struktur modal (capital structure) dan 214 5) Capital structure and management policies
kebijakan manajemen atas struktur modal concerning capital structure, including the
(capital structure) tersebut disertai dasar basis for determining the said policy;
penentuan kebijakan dimaksud;
6) Bahasan mengenai ikatan yang material 214 6) discussion on material ties for the investment
untuk investasi barang modal dengan of capital goods, including the explanation
penjelasan paling sedikit meliputi: on at least:
a) Tujuan dari ikatan tersebut; 214 a) The purpose of such ties;
b) Sumber dana yang diharapkan untuk 214 b) Source of funds expected to fulfill the
memenuhi ikatan tersebut; said ties;
c) Mata uang yang menjadi denominasi; dan 214 c) Currency of denomination; and
d) Langkah yang direncanakan emiten atau 214 d) Steps taken by the Issuer of Public
perusahaan publik untuk melindungi Company to protect the position of a
risiko dari posisi mata uang asing yang related foreign currency against risks;
terkait;
7) Bahasan mengenai investasi barang modal 214-217 7) Discussion on investment of capital goods
yang direalisasikan dalam tahun buku which was realized in the last fiscal year, at
terakhir, paling sedikit memuat: least include:
a) Jenis investasi barang modal; 214-217 a) Type of investment of capital goods;
b) Tujuan investasi barang modal; dan 214-217 b) Objective of the investment of capital
goods; and
c) Nilai investasi barang modal yang 214-217 c) Value of the investment of capital good;
dikeluarkan;
8) Informasi dan fakta material yang terjadi 219 8) Material Information and facts that occurring
setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); after the date of the accountant’s report
(if any);
9) Prospek usaha dari emiten atau perusahaan 219-221 9) Information on the prospects of the Issuer
publik dikaitkan dengan kondisi industri, or the Company in connection with industry,
ekonomi secara umum dan pasar economy in general, accompanied with
internasional disertai data pendukung supporting quantitative data if there is a
kuantitatif dari sumber data yang layak reliable data source;
dipercaya;
10) Perbandingan antara target/proyeksi pada 217-218 10) Comparison between target/projection at
awal tahun buku dengan hasil yang dicapai beginning of year and result (realization),
(realisasi), mengenai: concerning:
a) Pendapatan/penjualan 217-218 a) Income/sales
b) Laba (rugi) 217-218 b) Profit (loss)
c) Struktur modal (capital structure); atau 217-218 c) Capital structure; or
d) Hal lainnya yang dianggap penting bagi 217-218 d) Others that deemed necessary for the
Emiten atau Perusahaan Publik. Issuer or Public Company.
11) Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten 218-219 11) Target/projection at most for the next
atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun one year of the Issuer or Public Company,
mendatang, mengenai: concerning:
a) Pendapatan/penjualan; 218-219 a) Income/sales;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 465
Page 468
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
b) Laba (rugi); 218-219 b) Profit (loss);
c) Struktur modal (capital structure); 218-219 c) Capital structure;
d) Kebijakan dividen; atau 218-219 d) Dividend policy; atau
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi 218-219 e) Others that deemed necessary for the
Emiten atau Perusahaan Publik; Issuer or Public Company.
12) Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa 221-222 12) Marketing aspects of the company’s
Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit products and/or services the Issuer or Public
mengenai strategi pemasaran dan pangsa Company, among others marketing strategy
pasar; and market share;
13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) 223-224 13) Description regarding the dividend policy
tahun buku terakhir, paling sedikit: during the last 2 (two) fiscal years, at least:
a) Kebijakan dividen, antara lain memuat 223-224 a) Dividend policy, which includes
informasi persentase jumlah dividen yang information on the percentage of
dibagikan terhadap laba bersih; dividends distributed to net income;
b) Tanggal pembayaran dividen kas dan/ 223-224 b) The date of the payment of cash dividend
atau tanggal distribusi dividen non kas; and/or date of distribution of non-cash
dividend;
c) Jumlah dividen per saham (kas dan/atau 223-224 c) Amount of cash per share (cash and/or
non kas); dan non cash); and
d) Jumlah dividen per tahun yang dibayar; 223-224 d) Amount of dividend per year paid;
Pengungkapan informasi dapat disajikan Disclosure of information can be presented
dalam bentuk tabel. Dalam hal Emiten in tabular form. In the event that the Issuer
atau Perusahaan Publik tidak membagikan or Public Company does not distribute
dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka dividends in the last 2 (two) years, this matter
diungkapkan mengenai hal tersebut shall be disclosed
14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran 225 14) Use of proceeds from Public Offerings,
Umum, dengan ketentuan: under the condition of:
a) Dalam hal selama tahun buku, Emiten 225 a) During the year under review, on which
memiliki kewajiban menyampaikan the Issuer has the obligation to report the
laporan realisasi penggunaan dana, maka realization of the use of proceeds, then
diungkapkan realisasi penggunaan dana the realization of the cumulative use of
hasil Penawaran Umum secara kumulatif proceeds until the year end should be
sampai dengan akhir tahun buku; dan disclosed; and
b) Dalam hal terdapat perubahan 225 b) In the event that there were changes
penggunaan dana sebagaimana diatur in the use of proceeds as stipulated in
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan the Regulation of the Financial Services
mengenai Laporan Realisasi Penggunaan Authority on the Report of the Utilization
Dana Hasil Penawaran Umum, maka of Proceeds from Public Offering, then
Emiten menjelaskan perubahan tersebut; Issuer should explain the said changes;
15) Informasi material (jika ada), antara lain 225-226 15) Material information (if any), among
mengenai investasi, ekspansi, divestasi, others concerning investment, expansion,
penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, divestment, acquisition, debt/capital
restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi, restructuring, transactions with related
dan transaksi yang mengandung benturan parties and transactions with conflict of
kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, interest that occurred during the year under
paling sedikit memuat: review, among others include:
a) Tanggal, nilai, dan objek transaksi; 225-226 a) Transaction date, value, and object;
b) Nama pihak yang melakukan transaksi; 225-226 b) Name of transacting parties;
c) Sifat hubungan Afiliasi (jika ada); 225-226 c) Nature of related parties (if any);
d) Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; 225-226 d) Description of the fairness of the transaction;
e) Pemenuhan ketentuan terkait; dan 225-226 e) Compliance with related rules and
regulations; and
466 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 469
Keterangan Halaman Description
Page
f) Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain f) In the event that there is an affiliation
mengungkapkan informasi sebagaimana relationship, apart from disclosing the
dimaksud dalam huruf a) sampai dengan information as referred to in letter a) to
huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik letter e), the Issuer or Public Company
juga mengungkapkan informasi: also discloses information:
(1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi 225-226 (1) A statement from the Board of
afiliasi telah melalui prosedur yang Directors that the affiliate transaction
memadai untuk memastikan bahwa has gone through adequate
transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai procedures to ensure that the
dengan praktik bisnis yang berlaku affiliate transaction is carried out in
umum antara lain dilakukan dengan accordance with generally accepted
memenuhi prinsip transaksi yang business practices, by complying with
wajar (arms-length principle); dan the arms-length principle; and
(2) Peran Dewan Komisaris dan komite 225-226 (2) The role of the Board of
audit dalam melakukan prosedur yang Commissioners and the audit
memadai untuk memastikan bahwa committee in carrying out adequate
transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai procedures to ensure that affiliated
dengan praktik bisnis yang berlaku transactions are carried out in
umum antara lain dilakukan dengan accordance with generally accepted
memenuhi prinsip transaksi yang business practices, by complying with
wajar (arms-length principle); the arms-length principle
g) Untuk transaksi afiliasi atau transaksi 225-226 g) For affiliated or material transactions,
material yang merupakan kegiatan which are business activities carried out
usaha yang dijalankan dalam rangka to generate business income and are
menghasilkan pendapatan usaha dan carried out regularly, repeatedly, and/
dijalankan secara rutin, berulang, dan/ or continuously, an explanation is added
atau berkelanjutan, ditambahkan that the affiliated or material transactions
penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau are business activities carried out
transaksi material tersebut merupakan to generate operating income. and
kegiatan usaha yang dijalankan dalam run regularly, repeatedly, and/or
rangka menghasilkan pendapatan usaha continuously;
dan dijalankan secara rutin, berulang, If the affiliated or material transactions
dan/atau berkelanjutan; have been disclosed in the annual
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi financial statements, additional
material dimaksud telah diungkapkan information regarding the disclosure
dalam laporan keuangan tahunan, reference in the annual financial
ditambahkan informasi mengenai rujukan statements is added.
pengungkapan dalam laporan keuangan
tahunan tersebut.
h) Untuk pengungkapan transaksi afiliasi 226 h) For disclosure of affiliated transactions
dan/atau transaksi benturan kepentingan and/or conflict of interest transactions
yang merupakan hasil pelaksanaan resulting from the implementation of
transaksi afiliasi dan/atau transaksi affiliated transactions and/or conflict
benturan kepentingan yang telah of interest transactions that have been
disetujui pemegang saham independen, approved by independent shareholders,
ditambahkan informasi mengenai tanggal additional information regarding the date
pelaksanaan RUPS yang menyetujui of the GMS which approved the affiliated
transaksi afiliasi dan/atau transaksi transactions and/or conflict of interest
benturan kepentingan tersebut; transactions is added;
i) Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi 226 i) In the event that there is no affiliated
dan/atau transaksi benturan kepentingan, transaction and/or conflict of interest
maka diungkapkan mengenai hal tersebut; transaction, then this shall be disclosed;
16) Perubahan ketentuan peraturan perundang- 230 16) Changes in regulation which have a
undangan yang berpengaruh signifikan significant effect on the Issuer or Public
terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dan Company and impacts on the company (if
dampaknya terhadap laporan keuangan (jika any); and
ada); dan
17) Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan 230-231 17) Changes in the accounting policy, rationale
dampaknya terhadap laporan keuangan (jika and impact on the financial statement (if
ada). any).
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 467
Page 470
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik 232-353 g. Corporate Governance of the Issuer or Public
Company
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling Corporate Governance of the Issuer or Public
sedikit memuat uraian singkat mengenai: Company contains at least:
1) RUPS, paling sedikit memuat: 1) GMS, at least contains:
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada 237-255 a) Information regarding the resolutions of
tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum the GMS in the fiscal year and 1 (one) year
tahun buku meliputi: prior to the fiscal year include:
(1) Keputusan RUPS pada tahun buku dan 237-255 (1) Resolutions of the GMS in the fiscal
1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang year and 1 (one) year before the fiscal
direalisasikan pada tahun buku; dan year realized in the fiscal year; and
(2) Keputusan RUPS pada tahun buku 237-255 (2) Resolutions of the GMS in the fiscal
dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku year and 1 (one) year before the fiscal
yang belum direalisasikan beserta year that have not been realized and
alasan belum direalisasikan; the reasons for not realizing them;
b) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik 240-241 b) In the event that the Issuer or Public
menggunakan pihak independen dalam Company uses an independent party in
pelaksanaan RUPS untuk melakukan the conduct of the GMS to calculate the
perhitungan suara, maka diungkapkan votes, then this matter shall be disclosed;
mengenai hal tersebut;
2) Direksi, paling sedikit memuat: 268-279 2) The Board of Directors, at the minimum,
contains:
a) Tugas dan tanggung jawab masing- 270-271 a) The tasks and responsibilities of each
masing anggota Direksi; member of the Board of Directors;
Informasi mengenai tugas dan tanggung The duties and responsibilities of each
jawab masing-masing anggota Direksi member of the Board of Directors are
diuraikan dan dapat disajikan dalam described and can be presented in
bentuk tabel. tabular form.
b) Pernyataan bahwa Direksi memiliki 271 b) Statement that the Board of Directors has
pedoman atau piagam (charter) Direksi; already have board manual or charter;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang 274-277 c) Policies and implementation of
frekuensi rapat Direksi, termasuk rapat the frequency of meetings of the
bersama Dewan Komisaris, dan tingkat Board of Directors, meetings of the
kehadiran anggota Direksi dalam rapat Board of Directors with the Board
tersebut termasuk tingkat kehadiran of Commissioners, and the level of
dalam RUPS; attendance of members of the Board
Informasi tingkat kehadiran anggota of Directors in the meeting including
Direksi dalam rapat Direksi, rapat Direksi attendance at the GMS;
bersama Dewan Komisaris, atau RUPS Information on the Board of Directors
dapat disajikan dalam bentuk tabel. member’s level of attendance at the
meeting of the Board of Directors, the
meeting of the Board of Directors with
the Board of Commissioners, or the GMS
can be presented in tabular form.
d) Pelatihan dan/atau peningkatan 128, d) Training and/or competency development
kompetensi anggota Direksi: 277-278 of members of the Board of Directors:
(1) Kebijakan pelatihan dan/atau 277-278 (1) Policies for training and/or improving
peningkatan kompetensi anggota the competence of members of
Direksi, termasuk program orientasi the Board of Directors, including
bagi anggota Direksi yang baru an orientation program for newly
diangkat (jika ada); dan appointed members of the Board of
Directors (if any); and
(2) Pelatihan dan/atau peningkatan 128 (2) Training and/or competency
kompetensi yang diikuti anggota improvement attended by members
Direksi dalam tahun buku (jika ada); of the Board of Directors in the fiscal
year (if any);
468 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 471
Keterangan Halaman Description
Page
e) Penilaian Direksi terhadap kinerja komite 279 e) The Board of Directors’ assessment of
yang mendukung pelaksanaan tugas the performance of the committees that
Direksi pada tahun buku paling sedikit support the implementation of the Board
memuat: of Directors’ duties for the fiscal year shall
at least contain:
(1) Prosedur penilaian kinerja; dan 279 (1) Performance appraisal procedures; and
(2) Kriteria yang digunakan seperti 279 (2) The criteria used are performance
capaian kinerja selama tahun buku, achievements during the fiscal year,
kompetensi dan kehadiran dalam are competence and attendance at
rapat; dan meetings; and
f) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik 279 f) In the event that the Issuer or Public
tidak memiliki komite yang mendukung Company does not have a committee
pelaksanaan tugas Direksi, maka that supports the implementation of
diungkapkan mengenai hal tersebut. the duties of the Board of Directors, this
matter shall be disclosed.
3) Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 256-268 3) The Board of Commissioners, at the
minimum, contains:
a) Tugas dan tanggung jawab Dewan 258 a) Duties and responsibilities of the Board of
Komisaris; Commissioners;
b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris 259-260 b) Statement that the Board of
memiliki pedoman atau piagam (charter) Commissioner has already have the
Dewan Komisaris; board manual or charter;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang 263-265 c) Policies and implementation of the
frekuensi rapat Dewan Komisaris, frequency of meetings of the Board of
termasuk rapat bersama Direksi, dan Commissioners, meetings of the Board
tingkat kehadiran anggota Dewan of Commissioners with the Board of
Komisaris dalam rapat tersebut termasuk Directors and the level of attendance of
tingkat kehadiran dalam RUPS; members of the Board of Commissioners
Informasi tingkat kehadiran anggota in these meetings including attendance
Dewan Komisaris dalam rapat Dewan at the GMS;
Komisaris, rapat Dewan Komisaris Information on the Board of Commissioners
bersama Direksi, atau RUPS dapat members’ attendance level at the meeting
disajikan dalam bentuk tabel. of the Board of Commissioners, the
meeting of the Board of Commissioners
with the Board of Directors, or the GMS
can be presented in tabular form.
d) Pelatihan dan/atau peningkatan 127, 265 d) Training and/or competency improvement
kompetensi anggota Dewan Komisaris: of members of the Board of Commissioners:
(1) Kebijakan pelatihan dan/atau 265 (1) Policy on competency training and/
peningkatan kompetensi anggota or development of members of the
Dewan Komisaris, termasuk program Board of Commissioners, including
orientasi bagi anggota Dewan orientation programs for newly
Komisaris yang baru diangkat (jika appointed members of the Board of
ada); dan Commissioners (if any); and
(2) Pelatihan dan/atau peningkatan 127 (2) Competency training and/or
kompetensi yang diikuti anggota development attended by members
Dewan Komisaris dalam tahun buku of the Board of Commissioners in the
(jika ada); fiscal year (if any);
e) Penilaian terhadap kinerja anggota 265-266, e) The assessment on the performance
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dan 278-279 of the Board of Directors and Board of
pelaksanaannya, paling sedikit memuat: Commissioners and the implementation,
at least covering:
(1) Prosedur pelaksanaan penilaian 265-266, (1) Procedure for the implementation of
kinerja; 278-279 performance assessment;
(2) Kriteria yang digunakan seperti 265-266, (2) Criteria used are performance
capaian kinerja selama tahun buku, 278-279 achievements during the fiscal year,
kompetensi dan kehadiran dalam competency and attendance at
rapat; meetings;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 469
Page 472
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
(3) Pihak yang melakukan penilaian; dan 265-266, (3) Assessor; and
278-279
f) Penilaian Dewan Komisaris terhadap 267-268 f) Board of Commissioners’ assessment of
kinerja Komite yang mendukung the performance of the Committees that
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada support the implementation of the duties
tahun buku meliputi: of the Board of Commissioners in the
fiscal year includes:
(1) Prosedur penilaian kinerja; 267-268 (1) Performance appraisal procedures;
(2) Kriteria yang digunakan seperti 267-268 (2) The criteria used are performance
capaian kinerja selama tahun buku, achievements during the fiscal year,
kompetensi dan kehadiran dalam competency and attendance at
rapat; meetings;
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan 262, 274, 4) The nomination and remuneration of
Komisaris, paling sedikit memuat: 281-283 the Board of Directors and the Board of
Commissioners shall at least contain:
a) Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat 262, 274 a) Nomination procedure, including a brief
mengenai kebijakan dan proses nominasi description of the policies and process
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan for nomination of members of the Board
Komisaris; dan of Directors and/or members of the
Board of Commissioners; and
b) Prosedur dan pelaksanaan remunerasi 281-283 b) Procedures and implementation of
Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain: remuneration for the Board of Directors and
the Board of Commissioners, among others:
(1) Prosedur penetapan remunerasi 281-283 (1) Procedures for determining
Direksi dan Dewan Komisaris; remuneration for the Board of Directors
and the Board of Commissioners;
(2) Struktur remunerasi Direksi dan Dewan 281-283 (2) The remuneration structure of the
Komisaris seperti, gaji, tunjangan, Board of Directors and the Board
tantiem/bonus dan lainnya; dan of Commissioners such as salary,
allowances, tantiem/bonus and
others; and
(3) Besarnya remunerasi masing-masing 283 (3) The amount of remuneration for
anggota Direksi dan anggota Dewan each member of the Board of
Komisaris; Directors and member of the Board of
Pengungkapan informasi dapat Commissioners;
disajikan dalam bentuk tabel. Disclosure of information can be
presented in tabular form.
5) Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten Perseroan tidak 5) Sharia Supervisory Board, for Issuer or Public
menjalankan
atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha Company that conduct business based on
kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah berdasarkan sharia law, as stipulated in the articles of
prinsip syariah
sebagaimana tertuang dalam anggaran association, at least containing:
sebagaimana
dasar, paling sedikit memuat: tertuang dalam
Anggaran Dasar
Perseroan.
The Company
does not carry out
business activities
based on sharia
principles as
envisaged in
the Company’s
Articles of
Association.
a) Nama; - a) Name;
b) Dasar hukum pengangkatan dewan - b) Legal basis for the appointment of the
pengawas syariah; sharia supervisory board;
c) Periode penugasan dewan pengawas - c) Period of assignment of the sharia
syariah; supervisory board;
470 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 473
Keterangan Halaman Description
Page
d) Tugas dan tanggung jawab Dewan - d) Duty and responsibility of Sharia
Pengawas Syariah; dan Supervisory Board; and
e) Frekuensi dan cara pemberian nasihat - e) Frequency and procedure in providing
dan saran serta pengawasan pemenuhan advice and suggestion, as well as the
Prinsip Syariah di Pasar Modal terhadap compliance of Sharia Principles by the
Emiten atau Perusahaan Publik; Issuer or Public Company in the Capital
Market;
6) Komite Audit, paling sedikit memuat: 286-293 6) Audit Committee, at least containing:
a) Nama dan jabatannya dalam 287-289 a) Name and position in the committee;
keanggotaan komite;
b) Usia; 287-289 b) Age;
c) Kewarganegaraan; 287-289 c) Citizenship;
d) Riwayat pendidikan; 287-289 d) Education background;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 287-289 e) History of position including:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai 287-289 (1) Legal basis for appointment as
anggota komite; committee member;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai 287-289 (2) Dual position, as member of Board of
anggota Dewan Komisaris, anggota Commissioners, member of Board of
Direksi, dan/atau anggota komite serta Directors, and/or member of committee,
jabatan lainnya (jika ada); dan and other position (if any); and
(3) Pengalaman kerja beserta periode 287-289 (3) working experience and period in and
waktunya baik di dalam maupun di outside the Issuer or Public Company;
luar Emiten atau Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota 286 f) Period and terms of office of the member
Komite Audit; of Audit Committee;
g) Pernyataan independensi Komite Audit; 289-290 g) Statement of independence of the Audit
Committee;
h) Pelatihan dan/atau peningkatan 129, 292 h) Training and/or competency
kompetensi yang telah diikuti dalam improvement that have been followed in
tahun buku (jika ada); the fiscal year (if any);
i) Kebijakan dan pelaksanaan tentang 292 i) Policies and implementation of the
frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat frequency of audit committee meetings
kehadiran anggota Komite Audit dalam and the level of attendance of audit
rapat tersebut; dan committee members in those meetings;
and
j) Pelaksanaan kegiatan Komite Audit 293 j) The activities of the Audit Committee in
pada tahun buku sesuai dengan yang the year under review, in accordance
dicantumkan dalam pedoman atau with the Audit Committee Charter;
piagam (charter) Komite Audit;
7) Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi 293-299 7) The nomination and remuneration
Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit committee or function of the Issuer or Public
memuat: Company, at least containing:
a) Nama dan jabatannya dalam 294-295 a) Name and position in committee
keanggotaan komite; membership;
b) Usia; 294-295 b) Age;
c) Kewarganegaraan; 294-295 c) Nationality;
d) Riwayat pendidikan; 294-295 d) Educational history;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 294-295 e) Position history, including information on:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai 294-295 (1) Legal basis for appointment as
anggota komite; committee member;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 471
Page 474
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai 294-295 (2) Concurrent positions, either as a
anggota Dewan Komisaris, anggota member of the Board of Commissioners,
Direksi, dan/atau anggota komite serta member of the Board of Directors,
jabatan lainnya (jika ada); dan and/or committee member and other
positions (if any); and
(3) Pengalaman kerja beserta periode 294-295 (3) Work experience and period of time
waktunya baik di dalam maupun di both inside and outside the Issuer or
luar Emiten atau Perusahaan Publik; Public Company;
f) Periode dan masa jabatan anggota 294 f) Period and term of office of the
komite; committee members;
g) Pernyataan independensi komite; 296-297 g) Statement of committee independence;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah 130, 299 h) Training and/or competency
diikuti dalam tahun buku (jika ada); improvement that have been followed in
the fiscal year (if any);
i) Uraian tugas dan tanggung jawab; 297-298 i) Description of duties and responsibilities;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki 297 j) A statement that it has a guideline or
pedoman atau piagam (charter); charter;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang 298 k) Policies and implementation of the
frekuensi rapat dan tingkat kehadiran frequency of meetings and the level of
anggota komite dalam rapat tersebut; attendance of members at the meeting;
l) Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada 299 l) Brief description of the implementation
tahun buku; dan of activities in the fiscal year; and
m) Dalam hal tidak dibentuk komite Perseroan m) In the event that no nomination and
memiliki Komite
nominasi dan remunerasi, Emiten Nominasi dan remuneration committee is formed,
atau Perusahaan Publik cukup Remunerasi. the Issuer or Public Company is sufficient
mengungkapkan informasi The Company has to disclose the information as referred
a Nomination and
sebagaimana dimaksud dalam to in letter i) to letter I) and disclose:
Remuneration
huruf i) sampai dengan huruf l) Committee.
dan mengungkapkan:
(1) Alasan tidak dibentuknya komite; dan - (1) Reasons for not forming the
committee; and
(2) Pihak yang melaksanakan fungsi - (2) The party carrying out the nomination
nominasi dan remunerasi; and remuneration function;
8) Komite lain yang dimiliki Emiten Perseroan 8) Other committees owned by Issuers or
tidak memiliki
atau Perusahaan Publik dalam komite lain yang Public Companies in order to support the
rangka mendukung fungsi dan tugas mendukung functions and tasks of the Board of Directors
kinerja Dewan
Direksi (jika ada) dan/atau komite (if any) and/or committees that support
Komisaris dan
yang mendukung fungsi dan tugas Direksi selain the functions and duties of the Board of
Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: Komite Audit serta Commissioners, the least contains:
Komite Nominasi
dan Remunerasi.
The Company
does not have
other committees
that support the
performance
of the Board of
Commissioners
and the Board
of Directors
other than the
Audit Committee
and the
Nomination and
Remuneration
Committee.
a) Nama dan jabatannya dalam - a) Name and position in the Committee;
keanggotaan komite;
b) Usia; - b) Age;
c) Kewarganegaraan; - c) Citizenship;
472 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 475
Keterangan Halaman Description
Page
d) Riwayat pendidikan; - d) Education background;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi: - e) History of position, including:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai - (1) Legal basis for the appointment as
anggota komite; member of the committee;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai - (2) Dual position, as member of Board
anggota Dewan Komisaris, anggota of Commissioners, member of Board
Direksi, dan/atau anggota komite serta of Directors, and/or member of
jabatan lainnya (jika ada); dan committee, and other position (if any);
and
(3) Pengalaman kerja beserta periode - (3) Working experience and period
waktunya baik di dalam maupun di in and outside the Issuer or Public
luar Emiten atau Perusahaan Publik; Company;
f) Periode dan masa jabatan anggota - f) Period and terms of office of the member
komite; of Audit Committee;
g) Pernyataan independensi komite; - g) Statement of committee independence;
h) Pelatihan dan/atau peningkatan - h) Training and/or competency
kompetensi yang telah diikuti dalam improvement that have been followed in
tahun buku (jika ada); dan the fiscal year (if any); and
i) Uraian tugas dan tanggung jawab; - i) Description of duties and responsibilities;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki - j) A statement that the committee has had
pedoman atau piagam (charter) komite; guidelines or charters;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang - k) Policies and implementation of the
frekuensi rapat komite dan tingkat frequency of committee meetings and
kehadiran anggota komite dalam rapat the level of attendance of committee
tersebut; dan members at the meeting; and
l) Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada - l) A brief description of the committee’s
tahun buku; activities for the fiscal year;
9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain: 300-307 9) Corporate Secretary, including:
a) Nama; 300-302 a) name;
b) Domisili; 300-302 b) domicile;
c) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 300-302 c) history of position, including:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai 300-302 (1) legal basis for the appointment as
Sekretaris Perusahaan; dan Corporate Secretary; and
(2) Pengalaman kerja beserta periode 300-302 (2) working experience and period in and
waktunya baik di dalam maupun di outside the Issuer or Public Company;
luar Emiten atau Perusahaan Publik;
d) Riwayat pendidikan; 300-302 d) education background;
e) Pelatihan dan/atau peningkatan yang 130 e) Training and/or competency
diikuti dalam tahun buku; dan improvement during the fiscal year; and
f) Uraian singkat pelaksanaan tugas 303-304, f) brief description on the implementation
Sekretaris Perusahaan pada tahun buku; 307 of duties of the Corporate Secretary in
the fiscal year;
10) Unit Audit Internal, paling sedikit memuat: 308-312 10) Internal Audit Unit, at minimum, contains:
a) Nama kepala Unit Audit Internal; 308-309 a) Name of Head of Internal Audit Unit
b) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 308-309 b) History of position, including:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai 308-309 (1) Legal basis for the appointment as
Kepala Audit Internal; dan Head of Internal Audit Unit; and
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 473
Page 476
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
(2) Pengalaman kerja beserta periode 308-309 (2) Working experience and period
waktunya baik di dalam maupun di in and outside the Issuer or Public
luar Emiten atau Perusahaan Publik; Company;
c) Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi 309 c) Qualification or certification as internal
audit internal (jika ada); auditor (if any);
d) Pelatihan dan/atau peningkatan 130, 311 d) Training and/or competency
kompetensi yang diikuti dalam tahun buku; improvement during the fiscal year;
e) Struktur dan kedudukan Unit Audit Internal; 309-310 e) Structure and position of Internal Audit Unit;
f) Uraian tugas dan tanggung jawab; 310-311 f) Description of duties and responsibilities;
g) Pernyataan bahwa telah memiliki 310 g) Statement that the Internal Audit Unit has
pedoman atau piagam (charter) Unit Audit already have Internal Audit Unit charter;
Internal; dan and
h) uraian singkat pelaksanaan tugas unit 312 h) Brief description of the duties
audit internal pada tahun buku termasuk implementation of the internal audit unit in
kebijakan dan pelaksanaan frekuensi the financial year, including the policy and
rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, implementation of the meeting frequency
dan/atau komite audit; with the Board of Directors, the Board of
Commissioners, and/or audit committee;
11) Uraian mengenai sistem pengendalian 322-325 11) Description on internal control system
internal (internal control) yang diterapkan adopted by the Issuer or Public Company, at
oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling least covering:
sedikit memuat:
a) Pengendalian keuangan dan operasional, 322-325 a) Financial and operational control, and
serta kepatuhan terhadap peraturan compliance to the other prevailing rules;
perundang-undangan lainnya;
b) Tinjauan atas efektivitas sistem 324 b) Review on the effectiveness of internal
pengendalian internal; control systems;
c) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan 325 c) Statement of the Board of Directors
Komisaris atas kecukupan sistem and/or Board of Commissioners on the
pengendalian internal; adequacy of the internal control system;
12) Sistem manajemen risiko yang diterapkan 313-322 12) Risk management system implemented by
oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling the company, at least includes:
sedikit memuat:
a) Gambaran umum mengenai sistem 313-315 a) General description about the company’s
manajemen risiko Emiten atau Perusahaan risk management system the Issuer or
Publik; Public Company;
b) Jenis risiko dan cara pengelolaannya; 315-320 b) Types of risk and the management;
c) Tinjauan atas efektivitas sistem 321 c) Review the effectiveness of the risk
manajemen risiko Emiten atau Perusahaan management system applied by the
Publik; dan Issuer or Public Company; and
d) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan 322 d) Statement of the Board of Directors and/
Komisaris atau komite audit atas or the Board of Commissioners or the
kecukupan sistem manajemen risiko; audit committee on the adequacy of the
risk management system;
13) Perkara hukum yang berdampak material 326 13) Legal cases that have a material impact
yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan faced by Issuers or Public Companies,
Publik, entitas anak, anggota Direksi dan subsidiaries, members of the Board of
anggota Dewan Komisaris (jika ada), paling Directors and members of the Board of
sedikit memuat: Commissioners (if any), at least contain:
a) Pokok perkara/gugatan; 326 a) Substance of the case/claim;
474 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 477
Keterangan Halaman Description
Page
b) Status penyelesaian perkara/gugatan; 326 b) Status of settlement of case/claim; and
dan
c) Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten 326 c) Potential impacts on the condition of the
atau Perusahaan Publik; Issuer or Public Company;
14) Informasi tentang sanksi administratif/ 327 14) information about administrative sanctions
sanksi yang dikenakan kepada Emiten atau imposed to Issuer or Public Company,
Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris members of the Board of Commissioners and
dan anggota Direksi, oleh otoritas Pasar the Board of Directors, by the Capital Market
Modal dan otoritas lainnya pada tahun buku Authority and other authorities during the
(jika ada); last fiscal year (if any);
15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau 328-333 15) information about codes of conduct of the
Perusahaan Publik meliputi: Issuer or Public Company, includes:
a) Pokok-pokok kode etik; 328-331 a) Key points of the code of conduct;
b) Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya 333 b) Socialization of the code of conduct and
penegakannya; enforcement;
c) Pernyataan bahwa kode etik berlaku 332 c) Statement that the code of conduct is
bagi anggota Direksi, anggota Dewan applicable for the Board of Commissioners,
Komisaris, dan karyawan Emiten atau the Board of Directors, and employees of
Perusahaan Publik; the Issuer of Public Company;
16) Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian 327 16) A brief description of the policy of
kompensasi jangka panjang berbasis kinerja providing long-term performance-based
kepada manajemen dan/atau karyawan compensation to management and/or
yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan employees owned by the Issuer or Public
Publik (jika ada), antara lain berupa program Company (if any), including the management
kepemilikan saham oleh manajemen stock ownership program (MSOP) and/or
(Management Stock Ownership Program/ program employee stock ownership (ESOP);
MSOP) dan/atau program kepemilikan saham
oleh karyawan (Employee Stock Ownership
Program/ESOP); Dalam hal pemberian
kompensasi berupa program kepemilikan
saham oleh manajemen (Management Stock
Ownership Program/MSOP) dan/atau program
kepemilikan saham oleh karyawan (Employee
Stock Ownership Program/ESOP), informasi
yang diungkapkan paling sedikit memuat:
a) Jumlah saham dan/atau opsi; 327 a) Number of shares and/or options;
b) Jangka waktu pelaksanaan; 327 b) Implementation period;
c) Persyaratan karyawan dan/atau 327 c) Requirements for eligible employees
manajemen yang berhak; dan and/or management; and
d) Harga pelaksanaan atau penentuan harga 327 d) Exercise price or determination of
pelaksanaan; exercise price;
17) Uraian singkat mengenai kebijakan 283-284 17) A brief description of the information
pengungkapan informasi mengenai: disclosure policy regarding:
a) Kepemilikan saham anggota Direksi dan 283-284 a) Share ownership of members of the
anggota Dewan Komisaris paling lambat Board of Directors and members of the
3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya Board of Commissioners no later than 3
kepemilikan atau setiap perubahan (three) working days after the occurrence
kepemilikan atas saham Perusahaan of ownership or any change in ownership
Terbuka; dan of shares of a Public Company; and
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 475
Page 478
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
b) Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud; 283-284 b) Implementation of the policy;
18) Uraian mengenai sistem pelaporan 337-341 18) Description of whistleblowing system at
pelanggaran (whistleblowing system) di the Issuer or Public Company (if any), at
Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), minimum, contains:
paling sedikit memuat:
a) Cara penyampaian laporan pelanggaran; 338-339 a) Mechanism for violation reporting;
b) Perlindungan bagi pelapor; 340 b) Protection for the whistleblower;
c) Penanganan pengaduan; 339-340 c) Handling of violation reports;
d) Pihak yang mengelola pengaduan; dan 338 d) Unit responsible for handling of violation
report;
e) Hasil dari penanganan pengaduan, paling 341 e) Results from violation report handling, at
sedikit: least includes:
(1) Jumlah pengaduan yang masuk dan 341 (1) Number of complaints received and
diproses dalam tahun buku; dan processed during the fiscal year; and
(2) Tindak lanjut pengaduan; 341 (2) Follow up of complaints;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan If the Issuer or Public Company does
Publik tidak memiliki sistem pelaporan not have a whistleblowing system, this
pelanggaran (whistleblowing system), matter must be disclosed.
maka diungkapkan mengenai hal
tersebut.
19) Uraian mengenai kebijakan anti korupsi 334-336 19) A description of the anti-corruption policy
Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit of the Issuer or Public Company, at least
memuat: containing:
a) Program dan prosedur yang dilakukan 334-335 a) Programs and procedures implemented
dalam mengatasi praktik korupsi, balas in overcoming corrupt practices,
jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau kickbacks, fraud, bribery and/
gratifikasi dalam emiten atau perusahaan or gratification in Issuers or Public
publik; dan Companies; and
b) Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada 336 b) Anti-corruption training/socialization
karyawan emiten atau perusahaan publik; to employees of Issuers or Public
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik Companies;
tidak memiliki kebijakan anti korupsi, If the Issuer or Public Company does
maka dijelaskan alasan tidak dimilikinya not have an anti-corruption policy, the
kebijakan dimaksud. reasons for not having the said policy
must be explained.
20) Penerapan atas Pedoman Tata Kelola 346-353 20) Implementation of the Guidelines of
Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang Corporate Governance for Public
menerbitkan Efek Bersifat Ekuitas atau Companies for Issuer issuing Equity-based
Perusahaan Publik, meliputi: Securities or Public Company, including:
a) Pernyataan mengenai rekomendasi yang 346-353 a) statement regarding recommendation
telah dilaksanakan; dan/atau that have been implemented; and/or
b) Penjelasan atas rekomendasi yang 346-353 b) description of recommendation that
belum dilaksanakan, disertai alasan dan have not been implemented, along
alternatif pelaksanaannya (jika ada). with the reason and alternatives of
Pengungkapan informasi dapat disajikan implementation (if any).
dalam bentuk tabel. Disclosure of information can be
presented in tabular form.
476 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 479
Keterangan Halaman Description
Page
h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten 354-355 h. Social and Environmental Responsibility of the
atau Perusahaan Publik Laporan Keberlanjutan Issuer or Public Company
Sustainability Report
1) Informasi yang diungkapkan dalam bagian Laporan Keberlanjutan 1) The information disclosed in the social and
Sustainability Report
tanggung jawab sosial dan lingkungan environmental responsibility section is a
merupakan Laporan Keberlanjutan Sustainability Report as referred to in the
(Sustainability Report) sebagaimana Financial Services Authority Regulation
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Number 51/POJK.03/2017 concerning the
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Implementation of Sustainable Finance for
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Financial Services Institutions, Issuers, and
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Public Companies, at at least includes:
Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan; Laporan Keberlanjutan a) Explanation of the sustainability strategy;
Sustainability Report
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, Laporan Keberlanjutan b) Overview of sustainability aspects
Sustainability Report
sosial, dan lingkungan hidup); (economic, social, and environmental);
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Laporan Keberlanjutan c) Brief profile of the Issuer or Public
Sustainability Report
Publik; Company;
d) Penjelasan Direksi; Laporan Keberlanjutan d) Explanation of the Board of Directors;
Sustainability Report
e) Tata kelola keberlanjutan; Laporan Keberlanjutan e) Sustainability governance;
Sustainability Report
f) Kinerja keberlanjutan; Laporan Keberlanjutan f) Sustainability performance;
Sustainability Report
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, Laporan Keberlanjutan g) Written verification from an independent
Sustainability Report
jika ada; party, if any;
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk Laporan Keberlanjutan h) Feedback sheet for readers, if any;
Sustainability Report
pembaca, jika ada;
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Laporan Keberlanjutan i) The response of the Issuer or Public
Sustainability Report
Publik terhadap umpan balik laporan Company to the previous year’s report
tahun sebelumnya; feedback;
2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana 2) The Sustainability Report as referred to in
dimaksud pada angka 1), harus disusun number 1) must be prepared in accordance
sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan with the Technical Guidelines for the
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Preparation of a Sustainability Report for
Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana Issuers and Public Companies as contained
tercantum dalam Lampiran II yang in Appendix II which is an integral part of this
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Financial Services Authority Circular Letter;
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
3) Informasi Laporan Keberlanjutan 3) Information on the Sustainability Report in
(Sustainability Report) pada angka 1) dapat: number 1) can:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang a) Disclosed in other relevant sections outside
relevan di luar bagian tanggung jawab the Social and Environmental Responsibility
sosial dan lingkungan, seperti penjelasan section, such as the Directors’ explanation
Direksi terkait Laporan Keberlanjutan regarding the Sustainability Report
diungkapkan dalam bagian terkait disclosed in the section related to the
Laporan Direksi; dan/atau Directors’ Report; and/or
b) Merujuk pada bagian lain di luar b) Refers to other sections outside the
bagian tanggung jawab sosial dan Social and Environmental Responsibility
lingkungan dengan tetap mengacu section by still referring to the Technical
pada Pedoman Teknis Penyusunan Guidelines for the Preparation of
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Sustainability Reports for Issuers and
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Public Companies as listed in Appendix II
Publik sebagaimana tercantum dalam which is an integral part of this Financial
Lampiran II yang merupakan bagian tidak Services Authority Circular Letter, such
terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas as the profile of the Issuer or Public
Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten Company;
atau Perusahaan Publik;
Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk 477
Page 480
REFERENSI SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 REFERENCE OF CIRCULAR OF THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITY NO. 16/SEOJK.04/2021
Keterangan Halaman Description
Page
4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) 4) The Sustainability Report as referred to
sebagaimana dimaksud pada angka 1) in number 1) is an inseparable part of
merupakan bagian yang tidak terpisahkan the Annual Report but can be presented
dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan separately from the Annual Report;
secara terpisah dengan Laporan Tahunan;
5) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan 5) In the event that the Sustainability Report
secara terpisah dengan Laporan Tahunan, is presented separately from the Annual
informasi yang diungkapkan dalam Laporan Report, the information disclosed in the
Keberlanjutan dimaksud harus: Sustainability Report must:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana a) Contains all the information as referred to
dimaksud pada angka 1); dan in number 1); and
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis b) Prepared in accordance with the
Penyusunan Laporan Keberlanjutan Technical Guidelines for the Preparation
(Sustainability Report) Bagi Emiten of a Sustainability Report for Issuers and
dan Perusahaan Publik sebagaimana Public Companies as listed in Appendix II
tercantum dalam Lampiran II yang which is an integral part of this Financial
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Services Authority Circular Letter;
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
6) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan 6) In the event that the Sustainability Report
secara terpisah dengan Laporan Tahunan, is presented separately from the Annual
maka dalam bagian tanggung jawab sosial Report, then the Social and Environmental
dan lingkungan memuat informasi bahwa Responsibility section contains information
informasi mengenai tanggung jawab sosial that information on Social and Environmental
dan lingkungan telah diungkapkan dalam Responsibility has been disclosed in the
Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara Sustainability Report which is presented
terpisah dari Laporan Tahunan; separately from the Annual Report;
7) Penyampaian Laporan Keberlanjutan 7) Submission of the Sustainability Report
(Sustainability Report) yang disajikan which is presented separately from the
secara terpisah dengan Laporan Tahunan Annual Report must be submitted together
harus disampaikan bersamaan dengan with the Annual Report.
penyampaian Laporan Tahunan.
i. Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit 358-454 i. Audited Annual Financial Statement Financial
Laporan keuangan tahunan yang dimuat Statements included in Annual Report should
dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan be prepared in accordance with the Financial
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan Accounting Standards in Indonesia and
telah diaudit oleh Akuntan. Laporan keuangan audited by an Accountant. The said financial
dimaksud memuat pernyataan mengenai statement should be included with statement of
pertanggungjawaban atas laporan keuangan responsibility for financial report as stipulated
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- in the legislations in the Capital Markets
undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur sector governing the responsibility of the
mengenai tanggung jawab Direksi atas laporan Boardmof Directors on the financial report or
keuangan atau peraturan perundang-undangan the legislationsmin the Capital Markets sector
di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai governing the periodicmreports of securities
laporan berkala Perusahaan Efek dalam hal Emiten company in the event the Issuer is a Securities
merupakan Perusahaan Efek. Company.
j. Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota 356-357 j. Letter of Statement of the Board of Directors
Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas and the Board of Commissioners regarding the
Laporan Tahunan Surat pernyataan anggota Responsibility for Annual Reporting Letter of
Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang statement of the Board of Directors and the Board
tanggung jawab atas Laporan Tahunan disusun of Commissioners regarding the responsibility
sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota for Annual Reporting should be prepared
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang according to the format of letter of statement of
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan member of Board of Directors and the Board of
sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang Commissioners regarding the responsibility for
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Annual Reporting as attached in the Attachment,
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini. which is an integral part of this Circulation Letter
of the Financial Services Authority.
478 Laporan Tahunan 2025 Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk
Page 481
Page 482
2025 Laporan Tahunan Annual Report PT Unilever Indonesia Tbk Grha Unilever, Green Office Park Kav. 3 Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang, Banten, Indonesia. TELEPON PHONE +62 21 8082 7000 FAKSIMILI FACSIMILE +62 21 8082 7002 WEBSITE www.unilever.co.id
Names mentioned 178 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Governance Guidelines
· Komisaris
p.7
unresolved
org
Pusat Statistik
p.24
unresolved
org
Bank Indonesia
p.24 ×2
unresolved
org
PT The Magnum Ice Cream Indonesia
p.31 ×4
unresolved
person
Enny Hartati Sampurno
· Direktur
p.32 ×21
unresolved
person
Benjie Yap
· Presiden Direktur
p.38 ×8
unresolved
person
Neeraj Lal Ibu Vandana Suri
· Direktur
p.38 ×36
unresolved
person
Alejandro Meinardo Santos Concha Bapak Hendri Widiarta
· Direktur
p.38 ×18
unresolved
org
PT Savoria Kreasi Rasa
p.43 ×3
unresolved
org
PT Savoria Kreasi
p.43
unresolved
person
Sanjiv Mehta
· Presiden Komisaris
p.48 ×9
unresolved
person
Alissa Wahid
· Komisaris Independen
p.48 ×9
unresolved
person
Debora Herawati Sadrach
· Komisaris Independen
p.48 ×4
unresolved
person
Fauzi Ichsan
· Komisaris Independen
p.48 ×2
unresolved
—
Membership
p.50
unresolved
—
Kronologi
p.50
unresolved
—
Sertifikasi
p.50
unresolved
—
Chronology of Issuance and/
p.50
unresolved
org
or Listing of Other Securities
p.50
unresolved
—
2025 Highlighted Events
p.50
unresolved
org
Lever’s Zeepfabrieken N.V.
p.51 ×2
unresolved
person
Andriaan Hendrik Van Ophuijsen Diperbarui
p.51
unresolved
person
Andriaan Hendrik Van Ophuijsen Saham Treasuri Treasury
p.51
unresolved
person
Syarifudin. Kode Saham Ticker
p.51
unresolved
org
Zeepfabrieken N.V.
p.54 ×2
unresolved
org
Surabaya. Zeepfabrieken N.V.
p.54
unresolved
org
PT Unilever
p.54 ×6
unresolved
org
Personal Zeepfabrieken N.V.
p.54
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.54 ×5
unresolved
org
PT Magnum Ice
p.58
unresolved
org
PT Magnum Ice Cream Indonesia
p.58 ×3
unresolved
person
H. Abdul Rozak
p.61
unresolved
person
VP Customer
· Direktur
p.63
unresolved
person
Communication
· Direktur Human
p.63 ×2
unresolved
person
Affairs
· Director
p.63
unresolved
person
Legal Personal
· Director
p.63
unresolved
person
RUPST
· Komisaris Independen
p.64 ×3
unresolved
person
Debora
· Komisaris Independen
p.64 ×3
unresolved
person
Alejandro
· Direktur
p.65 ×3
unresolved
person
RUPSLB
· Pemegang Saham
p.65 ×10
unresolved
person
Enny Hartati's
p.66
unresolved
org
Manager Home Care India. Limited
p.66
unresolved
person
Nurdiana
· Direktur
p.66
unresolved
—
Darus
· Direktur
p.66
unresolved
—
Reappointed
· President Commissioner
p.67 ×7
unresolved
org
Managing Director Hindustan Unilever Limited
p.68
unresolved
org
Hindustan Unilever Limited
p.68
unresolved
person
Riwayat Pekerjaan
· Direktur
p.69 ×4
unresolved
org
PT United Family Food
p.69 ×2
unresolved
org
PT Indosat Ooredoo
p.70 ×2
unresolved
org
PT Northstar Pacific Capital
p.70 ×2
unresolved
org
PT Geodipa Energi
p.70 ×2
unresolved
org
PT Kertas Kraft Aceh
p.70 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN Republik Indonesia
p.70
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
p.70
unresolved
org
Ministry of State-Owned Enterprises
p.71
unresolved
org
Ministry of Communications and Information Technology
p.71
unresolved
person
Concurrent Position
· Direktur
p.71 ×2
unresolved
org
PT ARES Management Asia Indonesia
p.71 ×2
unresolved
org
PT Inclusive Finance Group
p.71 ×2
unresolved
org
PT Sumitomo Indonesia
p.71 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.71
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.71
unresolved
org
PT Digi Asia Bios
p.71 ×2
unresolved
org
Ministry of Finance
p.71 ×2
unresolved
org
Duta Inti Daya Tbk
p.72 ×4
unresolved
org
PT NU Media
p.72 ×2
unresolved
org
Kementerian Agama
p.72 ×3
unresolved
org
Ministry of Religious Affairs
p.73 ×3
unresolved
org
Kementerian BAPPENAS
p.73
unresolved
org
Ministry of PPN
p.73
unresolved
person
Certified Practising Accountant
p.74 ×2
unresolved
org
Pengembangan Ideologi Pancasila
p.75
unresolved
org
Pengatur Hilir Migas
p.75 ×2
unresolved
org
Pengatur Hilir Minyak Awards
p.75
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.75
unresolved
org
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
p.75
unresolved
org
Menteri Perhubungan Republik Indonesia
p.75
unresolved
org
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia
p.75 ×2
unresolved
org
Minister of Energy and Mineral Resources
p.75
unresolved
org
Minister of Transportation
p.75
unresolved
org
Yayasan Universitas Katolik Widyamandala
p.76
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.77
unresolved
org
Indonesia Deposit Insurance Corporation
p.77
unresolved
org
Mitra Adi Perkasa Tbk
p.82 ×2
unresolved
org
PT Bentang Alam Indonesia
p.83 ×2
unresolved
org
Unilever Indonesia Holding B.V.
p.86 ×3
unresolved
—
Per akhir tahun 2025, tidak terdapat
p.87
unresolved
—
memilki
p.87
unresolved
org
Mavibel B.V.
p.88
unresolved
org
Marga B.V.
p.88
unresolved
org
PT Unilever Enterprises
p.88
unresolved
org
PT Anugrah Mutu Bersama
p.88
unresolved
org
Financial Services Authority
p.88 ×2
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.90 ×2
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan, Member of KPMG Accounting Firm
· Akuntan Publik
p.90
unresolved
—
Share Registrar
· Biro Administrasi Efek
p.91
unresolved
org
PT Sharestar Indonesia Institution Name
p.91
unresolved
org
Yayasan Konservasi Alam Nusantara
p.94
unresolved
org
Yayasan Aliansi Wali Sumber Daya Air Indonesia
p.94
unresolved
org
Awarding Body Korporasi Corporation
p.98
unresolved
org
Ministry of Pabrik Rungkut
p.104
unresolved
—
Training of Facilitators: Pengelolaan Sampah
p.129
unresolved
—
JP Morgan Conference
p.130
unresolved
—
Workshop with Nick Pope
p.130
unresolved
org
BOD and GM Indonesia Media Training
p.130
unresolved
—
Executive Transition Lab
p.130
unresolved
org
Finance Career Learning Week 2025
p.130
unresolved
—
Workshop with Sudhansu
p.130 ×2
unresolved
—
Dare to Lead
p.130
unresolved
org
Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia
p.231
unresolved
org
Unilever Europe Business Center B.V.
p.231
unresolved
org
Business Center B.V.
p.231
unresolved
org
Unilever Asia Private Ltd.
p.231 ×3
unresolved
org
Asia Private Ltd.
p.231
unresolved
org
Unilever Unilever Europe Business Center B.V.
p.231
unresolved
org
Europe Business Center B.V.
p.231
unresolved
person
Alejandro Meinardo Jr
p.242
unresolved
person
Alejandro Santos Concha
p.242
unresolved
person
Ignasius Jonan. Setelah
· Komisaris Independen
p.242 ×21
unresolved
person
Notary Syarifudin
p.243
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.245
unresolved
org
PT Sharestar Indonesia
p.245 ×3
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan
p.246
unresolved
person
Enrico Sihotang
p.247 ×3
unresolved
—
Implementation of the 2025 EGMS
p.248
unresolved
—
EGMS and Independent GMS
p.248
unresolved
—
Time: 14:07 to 15:17 WIB (EGMS)
p.248
unresolved
—
15:28 to 15:55 WIB (Independent GMS)
p.248
unresolved
—
Venue: Ballroom of the Mulia Senayan Hotel
p.248
unresolved
org
Asia Afrika, Senayan, Jakarta 10270,
p.248
unresolved
—
approval of independent shareholders and is
p.248
unresolved
person
15/2020, The Independent GMS may be held
p.248 ×2
unresolved
—
valid voting shares owned by independent
p.248
unresolved
—
major shareholders, or Controlling Parties.
p.248
unresolved
person
Benjie Go Yap
· Presiden Direktur
p.249 ×13
unresolved
person
Willy Saelan. Turut
· Direktur
p.249 ×26
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.251
unresolved
person
Vivek Agarwal Effective
· Direktur
p.251 ×7
unresolved
person
EnricoSihotang
p.251
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.251
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.