Skip to content
Back to announcement

11. Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF.pdf

Financial statement Text extracted XPSG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 27

Page 1
Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF
                    Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023

                         Dan
               Laporan Auditor Independen
Page 2
                       REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                     DAFTAR ISI



                                                                                  Halaman

Laporan Auditor Independen

Surat Pernyataan Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan dari PT Pinnacle Persada
Investama sebagai Manajer Investasi

Surat Pernyataan Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan dari PT Bank Central Asia
Tbk sebagai Bank Kustodian

LAPORAN KEUANGAN

  Laporan Posisi Keuangan                                                            1

  Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                2

  Laporan Perubahan Aset Bersih                                                      3

  Laporan Arus Kas                                                                   4

  Catatan atas Laporan Keuangan                                                      5
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
                                 REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                           Laporan Posisi Keuangan
                                          31 Desember 2024 dan 2023
                          (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                           Catatan             2024                  2023

ASET

Portofolio efek bersifat ekuitas (biaya perolehan
  Rp 1.065.922.348 dan Rp 2.190.477.964
  pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023)                      4              990.436.221         2.476.922.289

Kas di bank                                                    5               63.229.090           132.558.122

Piutang dividen                                                6                3.671.652                         -

Piutang lain-lain                                                                     236                         -


JUMLAH ASET                                                                 1.057.337.199         2.609.480.411

LIABILITAS

Beban akrual                                                   7               50.930.489            61.620.710

Utang pajak                                                    8                      238                    1.451

Utang lain-lain                                                                 7.770.000                 7.947.600

JUMLAH LIABILITAS                                                              58.700.727            69.569.761

NILAI ASET BERSIH
Jumlah Kenaikan Nilai Aset Bersih                                             998.636.472         2.539.910.650
Penghasilan Komprehensif Lain                                                           -                     -

JUMLAH NILAI ASET BERSIH                                                      998.636.472         2.539.910.650

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                                10           2.700.000,0000        5.700.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                            369,8654                 445,5984


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                     -1-
Page 9
                                REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                            Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                            Untuk Tahun-tahun Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                         (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                           Catatan             2024                  2023

PENDAPATAN
Pendapatan Investasi
  Pendapatan dividen                                                           88.701.249           127.664.168
  Keuntungan investasi yang telah direalisasi                 11              142.636.927           337.978.803
  Kerugian investasi yang belum direalisasi                   11             (361.930.452)         (268.724.420)
Pendapatan lainnya                                            12                2.128.811             2.148.710

JUMLAH PENDAPATAN (KERUGIAN) - BERSIH                                        (128.463.465)          199.067.261

BEBAN
Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                                 13               19.522.072            30.660.618
  Beban kustodian                                             14                3.423.023             5.518.911
  Beban lain-lain                                             15               60.145.362            75.897.208
Beban Lainnya                                                                     425.762               429.742

JUMLAH BEBAN                                                                   83.516.219           112.506.479

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                    (211.979.684)           86.560.782

BEBAN PAJAK                                                   16                         -                    -

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                                   (211.979.684)           86.560.782

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK                                                           -                    -

JUMLAH PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                (211.979.684)           86.560.782


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                     -2-
Page 10
                                     REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                             Laporan Perubahan Aset Bersih
                                 Untuk Tahun-tahun Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                               (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                   Transaksi dengan                           Penghasilan
                                                    Pemegang Unit           Penurunan        Komprehensif     Jumlah Nilai
                                                      Penyertaan         Nilai Aset Bersih       Lain         Aset Bersih

Saldo pada tanggal 1 Januari 2023                      9.919.813.484       (3.073.529.491)                -   6.846.283.993

Perubahan aset bersih pada tahun 2023

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                             -          86.560.782                 -      86.560.782
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
   Penjualan unit penyertaan                                       -                    -                 -                -
   Pembelian kembali unit penyertaan                  (4.392.934.125)                   -                 -   (4.392.934.125)
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                               -                   -                 -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2023                    5.526.879.359       (2.986.968.709)                -   2.539.910.650

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                             -        (211.979.684)                -    (211.979.684)
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
   Penjualan unit penyertaan                              41.374.981                    -                 -       41.374.981
   Pembelian kembali unit penyertaan                  (1.370.669.475)                   -                 -   (1.370.669.475)
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                               -                   -                 -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                    4.197.584.865       (3.198.948.393)                -     998.636.472


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                            -3-
Page 11
                                REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                              Laporan Arus Kas
                            Untuk Tahun-tahun Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                         (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                               2024                  2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga - bersih                                                       1.703.049             1.718.968
Penerimaan dividen                                                             85.029.597           127.664.168
Penjualan portofolio efek bersifat ekuitas                                  2.103.092.956         4.849.647.002
Pembelian portofolio efek bersifat ekuitas                                   (835.900.413)         (579.800.624)
Pembayaran beban                                                              (93.959.727)          (90.819.190)
Pembayaran pajak penghasilan                                                            -              (633.387)

Kas bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                  1.259.965.462         4.307.776.937

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                                       41.374.981                     -
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan                          (1.370.669.475)       (4.392.934.125)

Kas bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                              (1.329.294.494)       (4.392.934.125)

PENURUNAN BERSIH KAS DI BANK                                                   (69.329.032)          (85.157.188)

KAS DI BANK PADA AWAL TAHUN                                                   132.558.122           217.715.310

KAS DI BANK PADA AKHIR TAHUN                                                   63.229.090           132.558.122


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                     -4-
Page 12
                        REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


1.   Umum

     Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk Kontrak
     Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar
     Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2016 tanggal 19 Juni 2016
     mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan telah diubah dengan
     Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 9 Januari 2020 mengenai “Perubahan atas
     Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2016” dan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2023 tanggal
     31 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2016, serta
     Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 mengenai “Reksa Dana
     Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek”.

     Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer
     Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta
     No. 06 tanggal 4 Desember 2017 dari Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.

     PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga yang terdiri
     dari komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi Reksa Dana bertanggung
     jawab untuk memberikan pengarahan dan strategi manajemen aset secara umum. Komite
     Investasi terdiri dari:

     Ketua                  :   Rinaldi Firmansyah
     Anggota                :   Guntur Surya Putra
                                Andri Yauhari Njauw
     Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
     eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
     Investasi terdiri dari:

     Ketua                 :    Indra Muharam Firmansyah
     Anggota               :    Jeremiah Riker Gunawan

     Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
     Kolektif adalah minimum 20.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari
     jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 dan maksimum 4.000.000.000 unit penyertaan.
     Harga penawaran umum perdana per unit penyertaan adalah Rp 500 per unit.

     Reksa Dana berkedudukan di Capital Place Lt 41, Jl. Gatot Subroto No.Kav 18, RT.6/RW.1,
     Kuningan Barat, Jakarta, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12710.

     Reksa Dana memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner
     OJK No. S-49/PM.21/2018 tanggal 19 Januari 2018.

     Reksa Dana yang diwakili oleh PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi
     mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
     sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran Unit Penyertaan di KSEI
     No. SP-0002/ETF/KSEI/0817 tanggal 6 Desember 2017.

     Pada tanggal 2 Februari 2018, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan unit
     penyertaan   Reksa     Dana    pada     Bursa    Efek Indonesia berdasarkan surat
     No. S-00575/BEI.PP2/01-2018 tanggal 30 Januari 2018.

     Tujuan Reksa Dana dalam mengelola aset bersih adalah untuk memberikan tingkat
     pertumbuhan yang optimal atas nilai investasi dengan investasi utama pada efek bersifat ekuitas
     yang diterbitkan oleh korporasi berkualitas tinggi yang ramah terhadap lingkungan, memiliki
     hubungan sosial dan tata kelola perusahaan yang baik, yang ditawarkan melalui penawaran
     umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.


                                                -5-
Page 13
                        REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum
     80% dan maksimum 100% dari nilai aktiva bersih pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh
     koporasi yang ditawarkan melalui penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek
     Indonesia; serta minimum 0% dan maksimum 20% dari nilai aktiva bersih pada instrumen pasar
     uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun dan/atau deposito
     sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

     Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
     hari-hari bursa, dimana hari terakhir bursa di Bursa Efek Indonesia pada bulan Desember 2024
     dan 2023 masing-masing adalah tanggal 30 Desember 2024 dan 29 Desember 2023. Laporan
     keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 ini
     disajikan berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember
     2024 dan 2023.

     Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 diselesaikan dan
     diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 10 Maret 2025 oleh Manajer Investasi dan Bank
     Kustodian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan masing-
     masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak
     Investasi Kolektif Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF, serta menurut peraturan dan
     perundangan yang berlaku atas laporan keuangan Reksa Dana tersebut.


2.   Informasi Kebijakan Akuntansi Material

     a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan

        Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
        IAI serta Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan
        Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan Surat Edaran
        OJK No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 8 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi
        Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif”.

        Laporan Keuangan disusun berdasarkan harga perolehan (historical cost), kecuali untuk
        aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok instrumen keuangan yang diukur pada
        nilai wajar melalui laporan laba rugi yang diukur berdasarkan nilai wajar. Laporan Keuangan
        disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual kecuali laporan arus kas.

        Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
        mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak
        dikelompokkan terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa
        Dana.

        Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun
        yang berakhir 31 Desember 2024 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang
        diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember
        2023.

        Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah
        mata uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.




                                                -6-
Page 14
                   REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                          Catatan atas Laporan Keuangan
             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
           (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


b. Nilai Aset Bersih Per Unit Penyertaan

   Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
   menggunakan nilai pasar wajar.

   Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada
   setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

c. Portofolio Efek

   Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas.

d. Instrumen Keuangan

   Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109,
   Instrumen Keuangan, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai
   pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas
   instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.
   Aset keuangan ini merupakan aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok
   diperdagangkan.

   Aset Keuangan

   Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen
   Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
   diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
   rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

   (a) Model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan; dan
   (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.

   (1) Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi
       Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
       terpenuhi:

        (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
            keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
        (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
            tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
            terutang.

        Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
        pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
        amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
        antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
        penurunan nilai.

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Aset keuangan yang diklasifikasi sebagai
        Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi kas di bank.

   (2) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi

        Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
        diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
        komprehensif lain




                                                -7-
Page 15
               REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                      Catatan atas Laporan Keuangan
         Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
       (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
     derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.

     Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan
     posisi keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba
     rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
     dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam
     kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah
     ditetapkan.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kategori ini meliputi portofolio efek dalam
     efek ekuitas.

Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan
substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan
berikut ini.

Liabilitas Keuangan

Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i)
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang
diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Reksa Dana menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi

Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai
awal dan nilai jatuh temponya.

Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kategori ini beban akrual dan utang lain-lain.

Instrumen Ekuitas

Karakteristik investasi pada instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak
residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban
kontraktual bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan
menyerahkan kas atau aset keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi
definisi liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua
fitur berikut:

a)   memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas,

b)   instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua
     kelompok instrumen lain,

c)   seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik,

d)   instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset
     keuangan lain kepada entitas lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan



                                        -8-
Page 16
              REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                     Catatan atas Laporan Keuangan
        Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
      (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


e)   jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur
     instrumen didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit

Saling Hapus Instrumen Keuangan

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

Reklasifikasi Aset Keuangan

Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Reksa Dana mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Reksa Dana
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi.

Penurunan Nilai Aset Keuangan

Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara
risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan
dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal
dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya
atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini
dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko
kredit sejak pengakuan awal.

Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

(1) Aset Keuangan

     Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
     dihentikan pengakuannya jika;

     a)   hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;

     b)   Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
          tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar
          kepada pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa
          adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan; atau.

     c)   Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset
          keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
          atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak
          memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer
          pengendalian atas aset keuangan tersebut

(2) Liabilitas Keuangan

     Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
     dibatalkan, atau telah kadaluarsa.


                                       -9-
Page 17
                    REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                           Catatan atas Laporan Keuangan
              Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
            (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


e. Pengukuran Nilai Wajar

     Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
     mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau, jika
     tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
     tersebut.

     Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
     pada tanggal pengukuran.

     Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
     meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hirarki nilai wajar (selain sukuk) sebagai
     berikut:

     •    Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
          yang identik;
     •    Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
          langsung;
     •    Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

     Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
     keuangan, maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer di antara level hirarki
     dengan menilai kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan.

f.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk
     pendapatan dari jasa giro yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

     Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
     emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).

     Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan
     harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi
     disajikan dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas
     penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode
     rata-rata tertimbang.

     Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian.

g. Transaksi Pihak Berelasi

     Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
     No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan
     Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT Pinnacle Persada Investama, Manajer
     Investasi, adalah pihak berelasi Reksa Dana.




                                              - 10 -
Page 18
                         REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                   Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                 (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     h. Pajak Penghasilan

          Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
          No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa
          Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek pajak penghasilan terbatas hanya pada
          penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan
          dan pembagian laba kepada pemegang unit bukan merupakan obyek pajak penghasilan.

          Pajak Penghasilan Final

          Pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai
          pendapatan kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah
          dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh dikurangkan.

          Pajak Kini

          Pajak kini merupakan beban pajak penghasilan yang tidak bersifat final yang ditentukan
          berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
          tarif pajak yang berlaku.

          Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan
          Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang antara lain menetapkan tarif
          pajak penghasilan badan sebesar 22% untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya.

     i.   Informasi Segmen

          Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
          penyusunan dan penyajian laporan keuangan.

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa
          Dana yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam
          rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana.


3.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi

     Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang
     disajikan dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini
     mungkin dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas
     dimasa yang akan datang.

     Pertimbangan

     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa
     Dana yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam
     laporan keuangan:

     a.   Mata Uang Fungsional

          Mata uang fungsional Reksa Dana adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana
          Reksa Dana beroperasi. Mata uang tersebut, antara lain, adalah yang paling mempengaruhi
          nilai portofolio efek dan unit penyertaan, mata uang dari negara yang kekuatan persaingan
          dan peraturannya sebagian besar menentukan nilai portofolio efek dan unit penyertaan, dan
          merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.


                                               - 11 -
Page 19
                   REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                          Catatan atas Laporan Keuangan
             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
           (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


b.   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

     Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
     liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi
     yang ditetapkan dalam PSAK No. 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat
     sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam
     Catatan 2.

c.   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

     Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
     instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
     melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal
     bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut,
     Reksa Dana membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan
     dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi,
     termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan
     (forward-looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
     berlebihan.

     Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
     instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika
     tidak, maka Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut
     sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk
     mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk,
     dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
     jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat
     berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada
     saat itu.

d.   Pajak Penghasilan

     Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
     Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
     jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
     pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
     tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam
     periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

Estimasi dan Asumsi yang Siginifikan

Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi
ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat
menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang
tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan
masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Reksa
Dana. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.




                                           - 12 -
Page 20
                           REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                  Catatan atas Laporan Keuangan
                     Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                   (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Nilai Wajar Aset Keuangan

     Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
     pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
     pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat
     diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar
     dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.

     Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 9.


4.   Portofolio Efek dalam Efek Ekuitas

                                                                               2024
                                                      Jumlah        Harga          Jumlah           Persentase
                                                      lembar      perolehan         harga        terhadap jumlah
                        Jenis efek                    saham        rata-rata        pasar         portofolio efek
                                                                                                        %
     Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
      pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
      Saham
        PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk                37.476     3.557,96       101.559.960              10,25
        PT Bank Central Asia Tbk                         10.314     6.721,62        99.787.950              10,08
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                    15.768     3.687,82        89.877.600               9,07
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk           22.005     4.195,33        89.780.400               9,06
        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk           20.115     3.507,05        87.500.250               8,83
        PT Barito Pacific Tbk                            69.336       931,37        63.789.120               6,44
        PT Amman Mineral Internasional Tbk                6.696     9.025,00        56.748.600               5,73
        PT Merdeka Copper Gold Tbk                       31.833     2.575,00        51.410.295               5,19
        PT Astra International Tbk                        8.802     5.764,77        43.129.800               4,35
        PT Perusahaan Gas Negara Tbk                     26.703     1.409,44        42.457.770               4,29
        PT Sarana Menara Nusantara Tbk                   49.032     1.038,87        32.115.960               3,24
        PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk                3.807    10.075,49        28.171.800               2,84
        PT Semen Indonesia (Persero) Tbk                  8.424     4.788,65        27.714.960               2,80
        PT Unilever Indonesia Tbk                        14.661     4.707,77        27.635.985               2,80
        PT Bank Syariah Indonesia Tbk                     7.857     1.784,99        21.449.610               2,17
        PT United Tractors Tbk                              729    25.172,09        19.518.975               1,97
        PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
            (dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk)        6.561     2.423,66        15.943.230               1,61
        PT Kalbe Farma Tbk                                9.693     1.615,37        13.182.480               1,33
        PT Adaro Andalan Indonesia Tbk                    1.485     5.960,00        12.585.375               1,27
        PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                    1.188     9.483,44         8.078.400               0,82
        PT Bank Jago Tbk                                  3.240     3.136,03         7.873.200               0,79
        PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk                  11.259       588,24         7.262.055               0,73
        PT Aneka Tambang Tbk                              4.320     2.119,56         6.588.000               0,67
        PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk                  2.322     2.597,47         5.897.880               0,60
        PT Mitra Adiperkasa Tbk                           4.158     1.329,97         5.862.780               0,59
        PT Elang Mahkota Teknologi Tbk                   11.853       484,00         5.831.676               0,59
        PT XL Axiata Tbk                                  2.241     2.391,33         5.042.250               0,51
        PT Map Aktif Adiperkasa Tbk                       4.509     1.085,00         4.824.630               0,49
        PT Jasa Marga (Persero) Tbk                       1.107     4.974,94         4.793.310               0,48
        PT Ciputra Development Tbk                        4.104     1.263,29         4.021.920               0,41

      Jumlah                                                                       990.436.221            100,00




                                                     - 13 -
Page 21
                          REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                 Catatan atas Laporan Keuangan
                    Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                  (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                          2023
                                                  Jumlah       Harga          Jumlah           Persentase
                                                  lembar     perolehan         harga        terhadap jumlah
                        Jenis efek                saham       rata-rata        pasar         portofolio efek
                                                                                                   %
     Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
      pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
      Saham
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk      42.294    4.013,59        242.133.150              9,78
        PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk           59.850    3.756,91        236.407.500              9,54
        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk      43.491    3.221,23        233.764.125              9,44
        PT Bank Central Asia Tbk                    24.510    6.642,20        230.394.000              9,30
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               37.848    3.345,00        228.980.400              9,24
        PT Barito Pacific Tbk                      139.023      915,85        184.900.590              7,46
        PT Unilever Indonesia Tbk                   33.060    5.500,58        116.701.800              4,71
        PT Chandra Asri Pacific Tbk                 21.945    2.622,63        115.211.250              4,65
        PT Sarana Menara Nusantara Tbk             110.808    1.111,93        109.699.920              4,43
        PT Astra International Tbk                  18.981    5.943,51        107.242.650              4,33
        PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk           8.949   10.839,56         84.120.600              3,40
        PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                814.359      113,00         70.034.874              2,83
        PT Perusahaan Gas Negara Tbk                60.249    1.380,09         68.081.370              2,75
        PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk               18.582    1.879,83         54.445.260              2,20
        PT Tower Bersama Infrastructure Tbk         18.183    2.881,22         38.002.470              1,53
        PT Merdeka Copper Gold Tbk                  13.680    3.287,71         36.936.000              1,49
        PT United Tractors Tbk                       1.539   24.817,25         34.819.875              1,41
        PT Adaro Energy Indonesia Tbk               14.250    2.131,93         33.915.000              1,37
        PT Kalbe Farma Tbk                          20.976    1.639,77         33.771.360              1,36
        PT Indofood Sukses Makmur Tbk                4.845    6.696,64         31.250.250              1,26
        PT Bank Syariah Indonesia Tbk               16.872    1.500,00         29.357.280              1,19
        PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk            2.508   10.140,43         26.522.100              1,07
        PT Semen Indonesia (Persero) Tbk             3.648    6.100,00         23.347.200              0,94
        PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk               2.565    9.854,95         21.353.625              0,86
        PT Aneka Tambang Tbk                         9.291    2.277,86         15.841.155              0,64
        PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk             5.358    2.565,05         15.270.300              0,62
        PT Elang Mahkota Teknologi Tbk              25.422    1.917,34         14.998.980              0,61
        PT Mitra Adiperkasa Tbk                      7.980    1.221,90         14.284.200              0,58
        PT Bukalapak.com Tbk                        60.705      355,27         13.112.280              0,53
        PT AKR Corporindo Tbk                        8.151    1.288,69         12.022.725              0,48

      Jumlah                                                                2.476.922.289            100,00


     Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 efek bersifat ekuitas diklasifikasikan dengan
     menggunakan hirarki nilai wajar level 1 (Catatan 9).


5.   Kas di Bank

     Akun ini merupakan kas yang ditempatkan di PT Bank Central Asia Tbk (Bank Kustodian).

     Saldo kas di bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar
     Rp 63.229.090 dan Rp 132.558.122.


6.   Piutang Dividen

     Akun ini merupakan piutang dividen atas pendapatan dividen yang dicatat pada tanggal
     penutupan (Expired Date). Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 atas piutang
     dividen masing-masing sebesar Rp 3.671.652 dan nihil.

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen tidak dibentuk karena Reksa Dana
     berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat tertagih.



                                                 - 14 -
Page 22
                         REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                   Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                 (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


7.   Beban Akrual

                                                                    2024                 2023

     Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi) (Catatan 13)          980.486           2.365.005
     Jasa kustodian (Catatan 14)                                             -             425.702
     Lainnya                                                        49.950.003          58.830.003

     Jumlah                                                         50.930.489          61.620.710

     Lainnya merupakan biaya yang harus dibayarkan atas jasa profesional, listing fee, dan KSEI fee.


8.   Utang pajak

                                                                    2024                 2023

     Withholding Tax Payable - PPh 23                                      238                  1.451


9.   Pengukuran Nilai Wajar

     Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
     harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia
     sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek,
     badan penyedia jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga
     tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.
     Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.

     Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan
     menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar
     yang dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik
     yang dibuat oleh Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk
     menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki
     Level 2.

     Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut:

                                                                2024                   2023

     Nilai tercatat                                             990.436.221         2.476.922.289

     Pengukuran nilai wajar menggunakan:
       Level 1                                                  990.436.221         2.476.922.289
       Level 2                                                            -                     -
       Level 3                                                            -                     -

     Jumlah                                                     990.436.221         2.476.922.289




                                                  - 15 -
Page 23
                       REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


10. Unit Penyertaan Beredar

    Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi, pihak berelasi, adalah
    sebagai berikut:

                                         2024                                   2023
                        Persentase               Unit          Persentase               Unit
                            %                                      %

    Pemodal                    100,00       2.700.000,0000           100,00        5.700.000,0000
    Manajer Investasi
     (pihak berelasi)                -                   -                  -                     -

    Jumlah                     100,00       2.700.000,0000           100,00        5.700.000,0000

    Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak
    berelasi, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023.


11. Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan Belum Direalisasi

                                                                  2024                  2023

    Keuntungan investasi yang telah direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                               142.636.927           337.978.803

    Kerugian investasi yang belum direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                              (361.930.452)          (268.724.420)


12. Pendapatan Lainnya

    Akun ini merupakan pendapatan bunga atas jasa giro. Pendapatan bunga atas jasa giro untuk
    tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 2.128.811
    dan Rp 2.148.710 yang disajikan dalam bruto.


13. Beban Pengelolaan Investasi

    Akun ini merupakan imbalan kepada PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi,
    pihak berelasi, sebesar maksimum 3,5% per tahun dari aset bersih yang dihitung secara harian
    berdasarkan 365 hari kalender dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur
    berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban
    pengelolaan investasi yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual (Catatan 7).

    Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
    masing-masing sebesar Rp 19.522.072 dan Rp 30.660.618.




                                                - 16 -
Page 24
                        REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


14. Beban Kustodian

    Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
    administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
    pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
    kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,25% per tahun
    dari aset bersih yang dihitung secara harian 365 hari kalender dan dibayarkan setiap bulan.
    Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer
    Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan pada akun
    Beban Akrual (Catatan 7).

    Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
    sebesar Rp 3.423.023 dan Rp 5.518.911.


15. Beban Lain-lain

                                                                 2024                2023

    Beban listing fee                                            27.749.999          27.750.000
    Beban KSEI                                                   11.100.000          11.100.000
    Beban transaksi                                               3.834.962           2.770.708
    Lainnya                                                      17.460.401          34.276.500
    Jumlah                                                       60.145.362          75.897.208


16. Pajak Penghasilan

    a.   Pajak Kini

         Rekonsiliasi antara laba (rugI) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:

                                                              2024                  2023


         Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba
            rugi dan penghasilan komprehensif lain           (211.979.684)           86.560.782
         Perbedaan tetap:
            Beban                                              83.516.219           112.506.479
            Pendapatan dividen                                (88.701.249)         (127.664.168)
            Pendapatan Lainnya - Jasa giro                     (2.128.811)           (2.148.710)
            Keuntungan investasi yang telah direalisasi      (142.636.927)         (337.978.803)
            Kerugian investasi yang belum direalisasi         361.930.452           268.724.420
             Jumlah                                           211.979.684           (86.560.782)

         Laba kena pajak                                                -                     -

         Reksa Dana tidak memiliki utang pajak pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

         Laba kena pajak dan beban pajak menjadi dasar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang
         disampaikan Reksa Dana kepada Kantor Pelayanan Pajak.



                                                - 17 -
Page 25
                       REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


        Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana (self-
        assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut
        sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata
        Cara Perpajakan.

   b.   Pajak Tangguhan

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat perbedaan temporer yang
        berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan.


17. Manajemen Risiko Keuangan

    Manajemen Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang
    disajikan dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai
    jenis risiko yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana
    berinvestasi.

    Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko
    harga, risiko kredit, dan risiko likuiditas pasar.

   Risiko Harga

   Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan
   akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik
   perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen
   keuangan, atau faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di
   pasar.

   Risiko harga pasar pada Reksa Dana berasal dari portofolio investasi dalam efek ekuitas.
   Fluktuasi harga pasar tidak hanya mencakup potensi kerugian tapi juga potensi keuntungan.

   Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan
   investasi Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian.

   Analisa Sensitivitas

   Analisa sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa
   Dana, yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga
   pasar efek dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih, jumlah aset
   keuangan, dan jumlah liabilitas keuangan Reksa Dana.

   Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisa serta memantau
   sensitivitas harga secara reguler.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten
   atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajer Investasi
   berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan kepada
   suatu emiten atau sekelompok emiten. Kebijakan Reksa Dana atas risiko kredit adalah
   meminimalkan eksposur dari pihak-pihak yang memiliki risiko kegagalan yang tinggi dengan cara
   hanya bertransaksi untuk instrumen pihak-pihak yang memenuhi standar kredit sebagaimana
   ditetapkan dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana. Manajer Investasi secara terus
   menerus memantau kelayakan kredit dari pihak-pihak yang menerbitkan instrumen tersebut
   dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas peringkat kredit, laporan keuangan, dan
   siaran pers.

                                             - 18 -
Page 26
                       REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Risiko Likuiditas Pasar

    Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas
    yang cukup untuk memenuhi kewajibannya.

    Manajer Investasi mengelola risiko likuiditas pasar dengan bekerjasama dengan Dealer
    Partisipan dalam menyempurnakan teknologi yang mendukung mekanisme penciptaan pasar
    oleh Dealer Partisipan. Selain itu, Manajer Investasi juga telah mencantumkan satuan
    perdagangan Reksa Dana untuk memicu likuiditas pasar baik di pasar primer maupun pasar
    sekunder.


18. Informasi Segmen

    Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek yakni instrumen efek
    bersifat ekuitas.

    Selama tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, aset Reksa Dana
    diinvestasikan hanya pada efek bersifat ekuitas, sehingga informasi segmen pada tanggal
    31 Desember 2024 dan 2023 tidak disajikan.


19. Kelangsungan Usaha

    Laporan keuangan Reksa Dana disusun dengan anggapan bahwa Reksa Dana akan
    melanjutkan usahanya secara berksinambungan. Pada tanggal 31 Desember 2024, Jumlah Nilai
    Aset Bersih Reksa Dana adalah sebesar Rp 998.636.472, sesuai dengan Peraturan OJK Nomor
    4 Tahun 2023 tentang perubahan peraturan OJK No. 23/POJK.04/2016 Reksa Dana berbentuk
    Kontrak Investasi Kolektif wajib dibubarkan apabila Jumlah Nilai Aset Bersih Reksa Dana kurang
    dari Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah) selama 120 (seratus dua puluh) hari bursa
    berturut-turut. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, jumlah hari bursa berturut-turut nilai
    aset bersih Reksa Dana berjumlah kurang dari Rp 10.000.000.000 telah melewati 120 hari.

    Manajer Investasi telah menyampaikan kondisi Reksa Dana kepada OJK dimana nilai aset
    bersih Reksa Dana telah mencapai 160 hari bursa secara berturut-turut yang merujuk pada
    Surat OJK No. S-97/D.04/2020 tanggal 20 Maret 2020, dimana dijelaskan kondisi Reksa Dana
    belum dapat melaksanakan pembubaran dikarenakan salah satu pemegang unit pada Reksa
    Dana berada dalam kondisi terblokir pada Rekening Efek Pemegang Unit Penyertaan, serta
    Manajer Investasi telah melakukan permohonan konfirmasi pembubaran Reksa Dana dalam
    kondisi Pemegang Unit Penyertaan Terblokir kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
    Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini diterbitkan Reksa Dana belum menerima
    keputusan hukum atau konfirmasi atas penyitaan unit penyertaan dari Kejaksaan Agung
    Republik Indonesia. melalui surat No. 012/PPI/COMP/III/2025 tanggal 5 Maret 2025, PT Pinnacle
    Persada Investama telah melakukan permohonan kepada Kepala Departemen Pengawasan
    Lembaga Efek untuk melakukan pembukaan pemblokiran salah satu pemegang unit penyertaan
    pada Reksa Dana agar dapat melakukan pembubaran pada Reksa Dana


20. Informasi Lainnya

    Ikhtisar Rasio Keuangan

    Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan
    Ketua Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa
    Dana tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk
    dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020.


                                              - 19 -
Page 27
                       REKSA DANA PINNACLE INDONESIA ESG ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Berikut adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
    31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                       2024            2023

    Total hasil investasi                                             (17,00%)          4,79%

    Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran           (17,00%)          4,79%

    Biaya operasi                                                        4,77%          4,09%

    Perputaran portofolio                                              0,48 : 1        0,21 : 1

    Persentase penghasilan kena pajak                                         -               -

    Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
    Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
    akan sama dengan kinerja masa lalu.


21. Standar Akuntansi Keuangan Baru

    Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2024,
    relevan bagi Reksa Dana namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-
    jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan:

   •    Amendemen PSAK No. 201: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas
        sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
        Kovenan

    Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan Interpretasi Standar
    Akuntansi Keuangan (ISAK) telah diubah sebagaimana diumumkan oleh Dewan Standar
    Akuntansi Keuangan IAI.



                                            ********




                                             - 20 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.81 MB
Published25 Mar 2025
Pages27
Characters65,090
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.2 ×17
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.20 ×5
linked org Amman Mineral Internasional Tbk p.20 ×2
linked org Astra International Tbk p.20 ×5
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.20 ×4
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.20 ×5
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.20 ×5
linked org Unilever Indonesia Tbk p.20 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.20 ×5
linked org United Tractors Tbk p.20 ×5
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.20 ×5
linked org Kalbe Farma Tbk p.20 ×5
linked org Adaro Andalan Indonesia Tbk p.20 ×2
linked org Bank Jago Tbk p.20 ×2
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.20 ×2
linked org Aneka Tambang Tbk p.20 ×5
linked org Mitra Keluarga Karyasehat Tbk p.20 ×5
linked org Mitra Adiperkasa Tbk p.20 ×5
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.20 ×5
linked org XL Axiata Tbk p.20 ×2
linked org Map Aktif Adiperkasa Tbk p.20 ×2
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.20 ×2
linked org Ciputra Development Tbk p.20 ×2
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.21 ×2
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.21 ×2
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.21 ×2
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.21 ×2
linked org AKR Corporindo Tbk p.21 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12
possible person Rinaldi Firmansyah p.12
possible org Bursa Efek Indonesia p.12 ×3
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.20 ×5
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.20 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.20 ×4
possible org Barito Pacific Tbk p.20 ×5
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.20 ×5
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.20 ×5
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.20 ×2
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.21 ×2
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.21 ×2
possible org PT Bukalapak. p.21
possible — Kejaksaan Agung p.26 ×2
unresolved org PT Pinnacle Persada Investama p.2 ×7
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif p.12 ×3
unresolved person Leolin Jayayanti p.12
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.12
unresolved org Departemen Pengawasan Pasar Modal p.17
unresolved person Direktorat Jenderal Pajak No. SE- p.18
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.20 ×2
unresolved org Paper Tbk p.20 ×2
unresolved org Departemen Pengawasan Lembaga Efek p.26
unresolved org Bapepam p.26 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2024-Tahunan-XPSG.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result