Skip to content
Back to announcement

20260619_FITT_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32102703_lamp6.pdf

Asset transaction Needs review FITT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 33

Page 1 OCR 0.954
PT FITRA AMANAH WISATA
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
DAN
LAPORAN KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDINGAN TAHUN 2024
DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN
Page 2 OCR 0.809
(aa ema an ON ONAONANAKANANANANANAAKAHANANAKAKANANATANANANA No Ho Ho Mo)

PT FITRA AMANAH WISATA
LAPORAN POSISI KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025

DAFTAR ISI

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN POSISI KEUANGAN

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

LAPORAN ARUS KAS

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

HALAMAN
Page 3 OCR 0.933
Ve

AMANAH WISATA
—— UMROH & HAJI ——

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

TENTANG

TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR

31 DESEMBER 2025

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Tomi Tris

Alamat Kantor 1 Jl. KH. Abdul Halim No. 88 Majalengka
Jawa Barat 45418

Alamat Domisili : Jl. Perintis No. 79 RT.003/RW.006
Cipedak — Jagakarsa, Jakarta Selatan

No Telepon 1 0233-8292888 -

Jabatan 1 Direktur

Menyatakan bahwa:

1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Fitra Amanah Wisata:

2. Laporan keuangan PT Fitra Amanah Wisata telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia,

3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan PT Fitra Amanah Wisata telah dimuat secara lengkap dan
b. Laporan keuangan PT Fitra Amanah Wisata tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak

benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material,
4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam PT Fitra Amanah Wisata.
5. Tidak ada lagi Akuntan Publik yang ditunjuk selain Kantor Akuntan Anda.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Majalengka, 28 April 2026

Tomi Tris
Direktur

Fitra Hotel, Jl. K.H. Abdul Halim No.88 , Jawa Barat - Majalengka 45418
t62 23 3829 2888 t62 23 3829 1888
Page 4 OCR 0.947
90000

KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan

Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012

No. : 00084/2.0887/AU.1/05/0299-1/1/IV/2026

Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi

PT Fitra Amanah Wisata

Laporan Auditor Independen

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Fitra Amanah Wisata, yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31
Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan
arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk ikhtisar
kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi
keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor
terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Perusahaan berdasarkan
ketentuan etika yang relevan dalam “audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan.hal yang paling signifikan
dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas
laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, dan kami
tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit utama dibawah ini, penjelasan
kami tentang bagaimana audit kami merespons hal tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.

Kami telah memenuhi tanggung jawab yang diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas
Laporan Keuangan pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan prosedur yang didesain untuk merespons penilaian kami atas
risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan. Hasil prosedur audit kami, termasuk prosedur yang
dilakukan untuk merespons hal audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi opini kami atas laporan keuangan
terlampir.

Pengukuran dan Penurunan Aset Hak Guna dan Aset tetap dalam pengerjaan

Kami mengevaluasi dan menguji aset guna usaha sebesar Rp22.317.600.000 dan aset tetap dalam pengerjaan
sebesar Rp19.038.807.723 pada tanggal 31 Desember 2025. Aset hak guna dan aset tetap dalam pengerjaan adalah
57,43 dai total aset Perusahaan, dalam aset guna usaha adalah sewa tanah ke Pemerintah Daerah selama 30 tahun.
Aset tetap dalam pengerjaan adalah bangunan yang akan dibangun Umroh Park diatas tanah tersebut, sesuai dengan
pengamatan kami ke lapangan bangunan dalam pengerjaan tersebut tingkat penyelesaian & 202, didalam kontrak
penyelesaian pekerjaan akan selesai tahun 2027, dan kemungkinan tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

Head Office Ruko Makmur Jaya, Jl. Raya Pasar Minggu No. 16 Kalibata, Lantai 3, Jakarta Selatan 12740, Indonesia, Telepon : (021) 2753 3503, 0813 1784 5584
Email : kap Isr@yahoo.co.id Website: kaplnsr.com
Branch Office : 1. Jl. Jamin Ginting, Komp. Buena Vista Blok A No. 2, Medan 20142, Telepon : (061) 8047 2828

2. Jl. Salemba Tengah No. 12A Jakarta Pusat 10440, Telepon : (021) 391 8784, 391 0795
3, Jl, Malaka Raya No. IA RT. 18 RW.07, Kel. Malaka Sari, Kec, Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta - 13460, Telepon : (021) 2853 1057
Page 5 OCR 0.947
Oo M- Mo

KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan
Certified Public Accountants Firm

Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012

Respon audit:

Kami mengevaluasi dan pengujian atas efektivitas pengendalian utama dalam proses sewa tanah dan pembangunan
Umroh Park. Kami juga memperoleh pemahaman atas kebijakan Perusahaan, maka kami melakukan prosedur sebagai
berikut:

- Mendiskusikan dengan manajemen atas aset guna usaha dan pembangunan umroh park agar dapat segera
diselesaikan tepat waktu karena berdampak terhadap operasional Perusahaan.

Penekanan Suatu Hal

Sebagaimana telah diuraikan pada catatan no. 14 atas laporan keuangan terlampir disusun dengan anggapan bahwa
Perusahaan akan melanjutkan operasinya sebagai entitas yang berkemampuan untuk mempertahankan kelangsungan
usahanya. Perusahaan mengalami akumulasi defisit sebesar Rp1.621.588.924 pada tanggal 31 Desember 2025. Opini
kami tidak dimodofikasi sehubungan dengan hal tersebut.

Hal Lain

Laporan keuangan tahun 2024 diaudit oleh auditor independen lainnya, dengan tanggal laporan tanggal 16 April 2025
dengan opini wajar tanpa pengecualian dengan catatan kelangsungan usaha, yang laporannya telah diserahkan kepada
kami, dan pendapat kami, sejauh yang berkaitan dengan jumlah-jumlah semata-mata hanya didasarkan atas laporan
auditor independen terdahulu.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan.

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan. dan penyajian. wajar.laporan keuangan tersebut sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan
oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai. kemampuan Perusahaan dalam
mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi
untuk melikuidasi Perusahaan: atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan.

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan
bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk
menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan
tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu
mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan
laporan keuangan tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan
pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

@ Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah,
atau pengabaian pengendalian internal.

Head Office Ruko Makmur Jaya, Jl. Raya Pasar Minggu No, 16 Kalibata, Lantai 3, Jakarta Selatan 12740, Indonesia, Telepon : (021) 2753 3503, 0813 1784 5584
Email : kap Isr@yahoo.co.id Website: kaplnsr.com
Branch Office : 1. Jl. Jamin Ginting, Komp. Buena Vista Blok A No. 2, Medan 20142, Telepon : (061) 8047 2828

2. JI. Salemba Tengah No. IZA Jakarta Pusat 10440, Telepon : (021) 391 8784, 391 0795
3. Jl. Malaka Raya No. IA RT. 18 RW.07, Kel. Malaka Sari, Kec, Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta - 13460, Telepon : (021) 2853 1057
Page 6 OCR 0.935
0 Mo Mc X- Mo

(

KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan

Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012

@ Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain prosedur
audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasaan
pengendalian internal Perusahaan.

# Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.

@ Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan, berdasarkan bukti
audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan
usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik
perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan
tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.

@ Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan
apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang
mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang lingkup
dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan. audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam
pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah
mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-
hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan ha-hal
tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit
utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan
melarang pengungkapan publik tentang -hal-tersebut-atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena kensekuensi merugikan dari
mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas
komunikasi tersebut.

Liasta, Nirwan, Syafru, & Rekan

. Liasta Karo Karo Surbakti, CPA
Izin Akuntan Publik No. AP.0299

Jakarta, 28 April 2026.

Head Office Ruko Makmur Jaya, Jl. Raya Pasar Minggu No. 16 Kalibata, Lantai 3, Jakarta Selatan 12740, Indonesia, Telepon : (021) 2753 3503, 0813 1784 5584
Email : kap Isr@jyahoo.co.id Website: kaplnsr.com
Branch Office 1. Jl. Jamin Ginting, Komp. Buena Vista Blok A No. 2, Medan 20142, Telepon : (061) 8047 2828

2. JI. Salemba Tengah No. 12A Jakarta Pusat 10440, Telepon : (021) 391 8784, 391 0795
3. JI. Malaka Raya No. IA RT. 18 RW.07, Kel. Malaka Sari, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta - 13460, Telepon : (021) 2853 1057
Page 7 OCR 0.886
PN Gn Gran etan an erananataenatatatanananeanakananakatenatanara ar aa.

PT FITRA AMANAH WISATA
LAPORAN POSISI KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025

DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas

Jumlah Aset Lancar

Aset Tidak Lancar
Aset hak guna
Aset tetap dalam pengerjaan

Jumlah Aset Tidak Lancar

Jumlah Aset

LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang pajak

Biaya yang masih harus dibayar
Utang sewa jatuh tempo 1 tahun

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

Liabilitas Jangka Panjang
Utang sewa jangka panjang
Utang pihak berelasi

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

Jumlah Liabilitas

Ekuitas

Modal saham - Nominal @ Rp.100.000
Modal dasar 1.500.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh

502.500 lembar
Saldo defisit

Jumlah Ekuitas

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas

Halaman 1

Catatan 2025 2024
3b,c.e,tg, 4 30.649.183.454 40.439.943.928
30.649.183.454 40.439.943.928
38,5 22.317.600.000 -
3h,6 19.038.807.723 9.706.380.723
1.356.407.723 9.706.380.723
72.005.591.177 50.146.324.651
7 1.720.001 ”
8 19.610.100 "
9 437.900.000 £
459.230.101 -
9 20.668.200.000 -
30,10 2.249.750.000 2.255.000.000
22.917.950.000 2.255.000.000
23.377.180.101 2.255.000.000
12 50.250.000.000 50.250.000.000
(1.621.588.924) (2.358.675.349)

48.628.411.076

47.891.324.651

72.005.591.177

50.146.324.651

Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian

yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

Jaka , 28 April 2026.

Amanah Wisata

Tomi Tris
Direktur
Page 8 OCR 0.882
Seet el an etanenan ai sala enanaranakanarakaeratara aa araraah.

PT FITRA AMANAH WISATA

LAPORAN LABA RUGI DAN KOMPREHENSIF LAIN
DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam. satuan Rupiah, kecuali dinvatakan.lain)

Pendapatan

Beban pokok pendapatan
Laba kotor

Beban Administrasi dan Umum
Rugi operasi

Pendapatan (Beban) Lain-lain
Jasa Giro
Pajak Jasa Giro
Administrasi Bank

Jumlah pendapatan (beban) lain-lain
Rugi Sebelum Pajak Penghasilan
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan

Pajak Kini
Pajak Tangguhan

Jumlah (beban) pajak penghasilan
Rugi Bersih Tahun Berjalan

Penghasilan Komprehensif Lain

Rugi komprehensif tahun berjalan

Jakarta, 28 April 2026.

anah Wisata

Tomi Tris
Direktur

Halaman 2

Catatan 2025 2024
3k,13 189.697.713 1.393.583.731
(189.697.713) (1.393.583.731)
171.654.918 86.900.736
(34.324.480) (17.380.146)
(1.646.300) (1.341.200)
135.684.138 68.179.390
(54.013.575) (1.325.404.341)

3111

(54.013.575) (1.325.404.341)
(54.013.575) (1.325.404.341)

Page 9 OCR 0.770
SM al Gk an o1 Gk an On om am aN ON aNaNaNaNaNANAKAaNAana Na Ne Na Na No No Ho To Ma Mo Ma Ma)

Saldo 1 Januari 2023

Rugi komprehensif

Saldo per 31 Desember 2024
Koreksi defisit

Rugi komprehensif

Saldo per 31 Desember 2025

PT FITRA AMANAH WISATA

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025

DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

“Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Saldo Jumlah

Modal saham Defisit ekuitas
50.250.000.000 (1.033.271.008) 49.216.728.992
(1.325.404.341) (1.325.404.341)
50.250.000.000 (2.358.675.349) 47.891.324.651
791.100.000 791.100.000
(54.013.575) (54.013.575)
50.250.000.000 (1.621.588.924) 48.628.411.076

Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

Halaman 3
Page 10 OCR 0.857
GX Gk an Gn Gk Gk an on on an amanamnamaNaNaANaKaNaNa Kana Na Na Ha No Na Ho Ha Ho Ya Na Ha)

Halaman 4
PT FITRA AMANAH WISATA
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN
(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2025 2024

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Pembayaran Kas Kepada Pihak Ketiga (420.400.000) (9.749.879.689)
Penerimaan (Pembayaran):

Jasa Giro - Net 136.589.938 69.520.590

Beban Keuangan (975.800) (1.341.200)

Pembayaran Pajak (14.803.750) -

Pembayaran untuk beban umum adm (240.663.962) -

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (540.253.574) (9.681.700.299)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Perolehan aset tetap - -

Aset tetap dalam pengerjaan (9.245.256.900)

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Investasi (9.245.256.900) -
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Tambahan Modal Disetor - 50.000.000.000

Penenrimaan Pinjaman Dari Pihak Berelasi 50.000.000 55.000.000

Pembayaran Kepada Pihak Berelasi (55.250.000) -

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)

Aktivitas Pendanaan (5.250.000) 50.055.000.000
Kenaikan Neto Kas dan Setara Kas (9.790.760.474) 40.373.299.701
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 40.439.943.928 66.644.227
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 30.649.183.454 40.439.943.928

Catatan Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari

laporan keuangan secara keseluruhan
Page 11 OCR 0.917
RAN NNNIYNYNYNIYI

A

GM el ak ok on OM On Ok om aman anaNaNaaNaNananana

Halaman 5

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

2.

UMUM

a. Pendirian Entitas
PT Fitra Amanah Wisata (“Entitas”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 64 tanggal 27 November 2017 dibuat oleh
Notaris Benediktus Andy Widyanto S.H., notaris di Tangerang Selatan dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0054083.AH.01.11.Tahun 2017
tanggal 29 November 2017.

Anggaran dasar Entitas mengalamani perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 16 tertanggal 12 Agustus 2024 yang
dibuat di hadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta Utara, mengenai pernyataan keputusan para pemegang
saham secara edaran antara lain berkaitan dengan menyetujui untuk meningkatkan Modal Dasar Persercan yang
semula sebesar Rp1.000.000.000 atau sebanyak 10.000 saham dengan nilai nominal Rp100.000 per lembar saham
menjadi sebesar Rp150.000.000.000 atau sebanyak 1.500.000 saham dengan nilai nominal Rp100.000 per lembar
saham dan meningkatkan modai ditempatkan/disetor yang semula sebesar Rp250.000.000 menjadi sebesar
Rp30.250.000.000. Akta perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0050993.AH.01.02.TAHUN 2024, tanggal 15 Agustus 2024.

Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan Entitas adalah menjalankan usaha dalam bidang jasa
perjalanan wisata, penyelenggaraan dan penjualan paket wisata yang dijual, penyediaan layanan pramuwisata,
penyediaan angkutan wisata, pemesanan akomodasi, restoran, tempat konvensi, tiket penjualan seni budaya,
pengurusan dokumen perjalanan, visa, melakukan penyelenggaraan ibadah agama dan perjalanan insentif. Sampai
dengan laopran keuangan ini diterbitkan Entitas belum melakukan operasi.

Entitas berdomisili di Jl. KH. Abdul Halim No. 88 RT. 005 RW. 008, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan
Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Sampai dengan laporan keuangan diterbitkan Perusahaan masih
Galam tahap pengembangan.

b. Struktur Organisasi
Berdasarkan akta No.64 dari notaris Benediktus Andy Widyanto, SH., notaris di Tangerang Selatan, tanggal 27
November 2017, susunan Komisaris dan Direksi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

2025 2024
Dewan Komisaris
Komisaris 1 Joni Rizal Joni Rizal
Dewan Direksi
Direktur L Tomi Tris . Tomi Tris

PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("PSAK" )DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK") BARU DAN REVISI

&. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK ) yang diterbitkan dan
berlaku efektif dalam tahun berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2024).
Dalam tahun berjalan, Entitas telah menerapkan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) dan Intrepretasi Standar
Akuntansi Keuangan (“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang
dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap relevan dengan
kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada
atau setelah 1 Januari 2024.
Page 12 OCR 0.920
OX al Gk ok en Son Ok om aan anaKaNaKONaNANANANana na No Na Na Ko Na Ko Ho Ko No No No,

Halaman 6

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("PSAK" )DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK") BARU DAN REVISI - Lanjutan

a. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK ) yang diterbitkan dan
berlaku efektif dalam tahun berjatan (pada atau setelah 1 Januari 2024). - Lanjutan
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Intrepretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) baru dan revisi termasuk
pengesahan amandemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:

-  Amendemen PSAK 116: Sewa. Amendemen tentang liabilitas sewa dalam jual dan sewa balik. Amendemen ini
mengatur pengukuran selanjutnya atas transaksi jual dan sewa balik.

- Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan. Amendemen tentang liabilitas jangka panjang dengan
kovenan. Amendemen ini mengatur bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal
pelaporan yang akan memengaruhi klasifikasi liabilitas jangka pendek atau jangka panjang serta pengungkapannya.

- Amendemen PSAK 207: Laporan Arus Kas dan PSAK107: Instrumen Keuangan Pengungkapan. Amendemen
tentang pengaturan pembiayaan pemasok. Amendemen ini memperjelas pengungkapan terkait pengaturan
pembiayaan pemasok.

b. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK ) yang Diterbitkan
namun berlaku efektif dalam tahun berjalan.

-  Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing. Amendemen tentang kekurangan ketertukaran.
Amendemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan serta
pengungkapannya, berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.

- PSAK 117 memperkenalkan Pendekatan Block Building, yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi dengan fitur
partisipasi langsung, yang digambarkan sebagai pendekatan biaya variabel. Terdapat penyederhanaan jika kriteria
tertentu terpenuhi dengan menggunakan pendekatan alokasi premi. PSAK117 ini berlaku efektif untuk periode
pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 dengan penerapan dini diperbolehkan.

- Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi - Penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 - InformasiKomparatif,
berlaku efektif ketika entitas pertama kali menerapkan PSAK 117.

Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan peyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan
relevan dengan kegiatan kelompok usaha telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Informasi Kebijakan
Akuntansi Material”.

Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Entitas atau mungkin akan mempengaruhi
kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari
penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan.

3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan kecuali bagi penerapan beberapa
SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 yaitu sebagai berikut:

a, Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan SAK, yang mencakup Pernyataandan Interpretasi yang diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, termasuk standar baru dan yang direvisi, amendemen
dan penyesuaian tahunan, yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024.

b. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas
yang menggunakan dasar kas.

Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali
untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan
akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.

Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung (direct mefhod) dengan mengelompokkan arus kas
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Page 13 OCR 0.930
DDNYJYOI

ARA RKA AAA I

(Gn GI ON Git GI GI GARAM SNAHAHANAHANANANA

Halaman 7

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
b. Dasar Penyajian Laporan Keuangan - Lanjutan

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang
fungsional Entitas.

Ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos
laporan keuangan atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya maka entitas menyajikan
kembali laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan.

c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat kedalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada saat terjadinya transaksi.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan kedalam Rupiah
dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan
pada periode tersebut, Laba atau rugi yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.

Kurs tengah yang digunakan Entitas pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing masing terdiri dari:

2025 2024
1 USD 16.782 16.162

Entitas menggunakan mata uang Rupiah sebagai mata uang fungsional dan mata uang pelaporan.

d. Transaksi Dengan Pihak-pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya (entitas
pelapor).
a) Orang atau anggota ketuarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor:
2. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor, atau
3. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
1. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompck usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak,
dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya).
2. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas fain tersebut adalah anggotanya).
3. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
4. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas
5. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor
atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan
program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
6. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam hurufta).
7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen
kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oteh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut
mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan
persyaratan dan kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan pihak-pihak
berelasi, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan.

@. Sewa
Pada tangga! permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Suatu
kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
aset selama jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Page 14 OCR 0.924
NDDYDYIYII

ARA NA NNANINAIN

(GX GM Gn Gn Gk G1 GAN GR OM AN OHAHARONANANA

Halaman 8

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
@. Sewa - Lanjutan

Sebagai penyewa

Perusahaan menyewa aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diakui
sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penurunan nilai. Aset hak- guna disusutkan
selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset atau masa sewa. Aset hak-guna disajikan sebagai
bagian dari “Aset tetap".

Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa dialokasikan
antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali
untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek.
Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku
bunga konstan atas saldo liabilitas.

Perusahaan tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
- Sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang, atau
- Sewa yang asetnya bernilai rendah

. Instrumen Keuangan

1) Aset keuangan
akuan dan pengukuran 1)
Aset keuangan diakui pada posisi keuangan ketika entitas menjadi pihak dalam penyediaan instrumen secara
kontraktual. Semua aset keuangan diakui dan dan dihentikan pengakuannya berdasarkan tanggal perdagangan di
mana pembelian atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang persyaratannya mengharuskan
penyerahan aset datam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang bersangkutan.

Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar, dalam hal investasi tidak diklasifikasikan sebagai FVTPL, nilai
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan akuisisi atau penerbitan aset
keuangan. Semua aset keuangan yang diakui kemudian diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan
diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset keuangan tersebut.

Pengakuan selanjutnya
Instrumen utang yang memenuhi kondisi berikut diukur pada biaya perolehan diamortisasi:
- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya adalah untuk memiliki aset keuangan untuk
menghasilkan arus kas kontraktual: dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

Instrumen utang yang memenuhi ketentuan berikut ini selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI):
- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya dicapai dengan mengumpulkan arus kas kontraktual
dan menjual aset keuangan: dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

Semua aset keuangan lainnya yang tidak diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI
selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).

Entitas dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan berikut ini pada pengakuan awal aset keuangan:
- Entitas dapat memilih yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan perubahan berikutnya dalam nilai wajar dari
investasi ekuitas dalam FVOC! (tanpaklasifikasi kembali) jika memenuhi kriteria tertentu: dan
- Entitas dapat menetapkan investasi utang yang tidak dapat dibatalkan yang memenuhi biaya perolehan
diamortisasi atau kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL jika tindakan tersebut menghilangkan atau
secara signifikan mengurangi inkonsistensi akuntansi.
Page 15 OCR 0.914
Halaman 9

Ba Na IN y

PT FITRA AMANAH WISATA PA |
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN ,

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1

(GX al ai el ok SK. en SKOR AK AKAN AMAN aaNaNaKaNeNa Nano Ko Ko No Ho Ho Ho Wo Ho Ho Wa

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f

Instrumen Keuangan - Lanjutan
1) Aset keuangan - Lanjutan

Pengakuan selanjutnya - Lanjutan
Dalam tahun berjalan, entitas tidak ada penetapan investasi utang yang memenuhi biaya perolehan diamortisasi
atau kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL maupun investasi ekuitas sebagai FVOCI.

Biz rolehan di isasi dan metode
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah jumlah dimana aset keuangan diukur pada pengakuan awal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode suku bunga efektif dari
setiap perbedaan antara jumlah awal dan jumlah jatuh tempo, disesuaikan dengan penyisiahan kerugian. Disisi lain,
jumlah tercatat bruto dari aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sebelum
disesuaikan dengan penyisihan kerugian.

Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk instrumen utang yang diukur
kemudian pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVOC!. Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau
yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung dengan menggunakan suku bunga efektif
terhadap jumlah tercatat bruto dari aset keuangan (basis bruto), kecuali untuk aset keuangan yang kemudian
mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit,
pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari aset
keuangan tersebut. Jika,pada periode pelaporan berikutnya, risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami
penurunan nilai kredit meningkat sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit, maka
pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat bruto aset keuangan.

Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
instrumen utang dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan.

Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk (yaitu aset yang
mengalami penurunan nilai kredit pada pengakuan awal), suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi penerimaan kas masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang dibayarkan atau
diterima merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon
lainnya) tidak termasuk kerugian kredit yang diharapkan, selama perkiraan umur dari instrumen utang, atau, jika
sesuai, periode yang lebih pendek, ke jumlah tercatat bruto dari instrumen hutang pada pengenalan awal.

Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, Entitas mengakui pendapatan
bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan kredit ke biaya perolehan diarnortisasi dari
aset keuangan tersebut sejak pengakuan awal. Penghitungan tidak kembali ke basis bruto meskipun risiko kredit dari
aset keuangan kemudian membaik sehingga aset keuangan tidak lagi memburuk.

. Pendapatan bunga diakui dalam laporan laba rugi dan dimasukkan dalam item baris "Pendapatan Keuangan-
Pendapatan Bunga".

Investasi dalam Instrumen UI Iklasifikasikan sebagai FV£

Instrumen utang pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai
tercatat Instrumen utang sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs, keuntungan atau kerugian
penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, diakui
dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba rugi sama dengan jumlah yang akan diakui dalam laba rugi jika aset
keuangan tersebut diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari aset
keuangan tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam akun cadangan revaluasi
Investasi. Ketika aset keuangan ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakui dalam penghasilan komprehensif lain akan direktasifikasi ke laba rugi.

Pada pengakuan awal, Entitas dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan (berdasarkan instrumen -per -
instrumen) untuk menetapkan investasi instrumen ekuitas pada FVOCI. Penetapanan FVOC! tidak diperkenankan
jika investasi ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan atau jika imbalan kontinjensi diakui oleh pengakuisisi dalam
kombinasi bisnis yang menerapkan PSAK No. 103.
Page 16 OCR 0.914
GM ak ck ek Ox an GK ON GR On Oman AON aAKAKANAaNananana na No Ta Na Ka Io Io Ia Nia Ia Ya

Halaman 10

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

t

Instrumen Keuangan - Lanjutan
1) Aset keuangan - Lanjutan
Investasi dalam In en Utang Yang Diklasifikasikan sebagai FVOCI - Lanjutan
Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika:
- Diakuisisi terutama untuk tujuan menjualnya dalam waktu dekat: atau
- Pada saat pengakuan awal, merupakan bagian dari porto follo instrumen keuangan yang diidentifikasi yang
mana Entitas mengelola bersama dan memiliki bukti pola aktual terkini dari aksi ambil untung jangka pendek,
atau

- Merupakan derivatif (kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung
nilai yang ditetapkan dan efektif).

Investasi dalam instrumen ekuitas pada FVOCI pada awainya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi.
Selanjutnya diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar yang
diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan revaluasi investasi. Keuntungan
atau kerugian kumulatif tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada pelepasan investasi ekuitas, namun akan
ditransfer ke saldo laba.

Pendapatan dividen atas investasi dalam instrumen ekuitas ini diakui dalam taba rugi ketika hak Entitas untuk
menerima dividen ditetapkan, kecuali dividen tersebut dengan jelas merupakan pemulihan bagian dari biaya
investasi. Dividen dimasukkan dalam “Pendapatan Investasi "datam laba rugi.

Aset Keuangan pada FVTPL
Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI diukur
pada FVTPL.

Secara khusus:
- Investasi pada instrumen ekuitas diklasifikasikan sebagai FVTPL, kecuali entitas menetapkan investasi ekuitas

yang dimiliki untuk tidak diperdagangkan atau imbalan kontinjensi yang timbul dari kombinasi bisnis sebagai
FVOCI yang tidak dapat dibatalkan pada pengakuan awal.

- Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI diklasifikasikan
sebagai FVTPL. Selain itu, instrumen utang yang memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau kriteria
FVOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL yang tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal jika penetapan
tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan yang akan
timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas dasar yang berbeda.

Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau
kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi sejauh mereka bukan bagian dari hubungan yang ditetapkan sebagai
lindung nilai. Laba atau rugi bersih yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen atau bunga yang diperoleh dari aset
keuangan dan dimasukkan dalam “Keuntungan dan Kerugian Lain-lain".

Keuntungan dan ian selisih Kurs
Nilai tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan
dengan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan.

Secara khusus:
- Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari
hubungan lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item baris “Keuntungan
atau Kerugian Selisih Kurs”:

- Untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang
ditentukan, selisih kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari instrumen utang tersebut diakui dalam laba rugi
pada baris item “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs",

- Untuk aset keuangan yang diukur pada FVTPL yang bukan merupakan bagian dari hubungan findung nilai yang
ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item baris “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs"
dan

- Untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan FVOCI, selisih kurs diakui dalam penghasilan komprehensif lain
dalam cadangan revaluasi investasi,
Page 17 OCR 0.922
ON ak ol Ok Ok ok SK EN ON ON EN EN OK ON AKAN ANA KA Na Ka Na Ho Ho He Yo Ho Ho Ho No Ha Ha)

Halaman 11

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

£

Instrumen Keuangan - Lanjutan
1) Aset keuangan - Lanjutan

Penurunan nilai aset keuangan

Entitas mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas investasi dalam instrumen utang yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVOCI, piutang sewa, aset kontrak, serta komitmen pinjaman pada
kontrak jaminan keuangan. Tidak ada kerugian penurunan nilai yang diakui untuk investasi pada instrumen ekuitas.
Jumlah kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko
kredit sejak pengakuan awal atas instrumen keuangan tersebut.

Entitas selalu mengakui ECL sepanjang umur untuk piutang usaha, aset kontrak dan piutang sewa. Kerugian kredit
ekspektasian atas aset keuangan ini diestimasi dengan menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman
kerugian kredit historis entitas, disesuaikan untuk faktor-faktor yang spesifik bagi debitur, kondisi ekonomi secara
umum dan penilaian terhadap arah saat ini maupun arah kondisi perkiraan kerugian pada tanggal pelaporan,
termasuk nilai waktu uang Jika sesuai.

Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Entitas mengakui ECL sepanjang umur ketika terdapat peningkatan yang
signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal. Sebaliknya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan tidak
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Entitas mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen
keuangan tersebut dengan jumlah yang sama dengan ECL12bulan (12mECL). Penilaian apakah ECL sepanjang
umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan atau risiko gagal bayar yang terjadi
sejak pengakuan awal alih-alih pada bukti aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit pada tanggal pelaporan
atau terjadi gagal bayar (default) yang sebenarnya.

ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua kemungkinan peristiwa
gaga! bayar (default) selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya,12mECL merupakan porsi ECL
sepanjang umur yang diharapkan dihasilkan dari peristiwa gagal bayar (defaulf) pada instrumen keuangan yang
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

Risiko kredit meningkat signifikan

Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan
awal, Entitas membandingkan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal
pelaporan dengan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal.
Dalam melakukan penilaian ini, Entitas mempertimbangkan informasi kuantitatif dan kualitatif yang wajar dan dapat
didukung, termasuk pengalaman historis dan informasi berwawasan kedepan yang tersedia tanpa biaya atau upaya
yang tidak semestinya.

Informasi berwawasan kedepan yang dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri tempat debitur
Entitas beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan pemerintah, lembaga pemikir
(think-tanks) terkait, dan organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber eksternal dan
memperkirakan informasi ekonomi yang terkait dengan operasi inti Entitas.

Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, pada tanggal Entitas menjadi salah satu pihak dari
komitmen yang tidak dapat dibatalkan dianggap sebagai tangga! pengakuan awal untuk tujuan penilaian penurunan
nilai instrumen keuangan. Dalam menilai apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak
pengakuan awal atas komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, Entitas mempertimbangkan perubahan
risiko dimana debitur tertentu akan gagal bayar (default) dalam kontrak.

Entitas secara berkala memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah terdapat
peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya sesuai kebutuhan untuk memastikan bahwa kriteria
tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlah tersebut jatuh tempo.

Jika Entitas telah mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan dengan jumtah yang sama dengan ECI.
sepanjang umur pada periode pelaporan sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal pelaporan saat ini bahwa
kondisi untuk ECL sepanjang umur tidak lagi terpenuhi, Entitas mengukur penyisihan kerugian pada jumlah yang
sama dengan 12mECL pada tanggal pelaporan saat ini, kecuali untuk aset yang menggunakan pendekatan yang
disederhanakan.
Page 18 OCR 0.920
SPARE AAAARK RAR A NN NNNNNNN III

OX ai en on Gn Gn OnO.

Halaman 32

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
f. Instrumen Keuangan - Lanjutan
1) Aset keuangan - Lanjutan

2)

Risiko kredit meningkat signifikan - Lanjutan

Entitas mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laporan laba rugi untuk semua instrumen
keuangan dengan penyesuaian yang sesuai dengan nilai tercatatnya melalui akun penyisihan kerugian, kecuali
untuk investasi dalam instrumen utang yang diukur pada FVOCI, dimana penyisihan kerugian diakui pada
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi,dan tidak mengurangi nilai
tercatat aset keuangan pada laporan posisi keuangan.

bijakan pe! san
Entitas menghapus aset keuangan jika terdapat informasi yang menunjukkan bahwa debitur berada dalam kesulitan
keuangan yang parah dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis. Aset keuangan yang dihapuskan mungkin
masih tunduk pada aktivitas penegakan hukum berdasarkan prosedur pemulihan Entitas, dengan
mempertimbangkan advis hukum jika sesual. Setiap pemulihan yang dilakukan diakui dalam laporan laba rugi.

Penghentian pengakuan aset keuangan

Entitas menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual atas arus kas dari aset tersebut
berakhir, atau saat aset keuangan tersebut dialihkan dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan
aset kepada pihak lain. Jika Entitas tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan
manfaat kepemilikan dan terus mengendalikan aset yang dialihkan, Entitas mengakui hak kepemilikannya atas aset
dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Entitas memiliki secara substansial seluruh
risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang dialihkan, Entitas tetap mengakui aset keuangan dan juga
mengakui pinjaman yang dijamin sebesar hasil yang diterima.

Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara
nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laporan laba rugi. Selain itu, pada
penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVOCI, keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi direklasifikasi ke laba rugi.
Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah ditetapkan Entitas pada
pengakuan awal untuk diukur pada FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam
cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba.

Liabilitas keuangan

Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif atau pada FVTPL. Namun, Ilabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak
memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan,
kontrak dan komitmen jaminan keuangan yang diterbitkan oleh Entitas, diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi
spesifik yang ditetapkan di bawah ini.

Liabilitas keuangan diukur pada FVTPL

Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL jika fiabilitas keuangan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak

pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, dimiliki untuk diperdagangkan atau ditetapkan sebagai FVTPL.

Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika:

- Telah diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat, atau

- Pada pengakuan awal, ini merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi yang dikelola
bersama oleh Entitas dan memiliki pola pengambilan keuntungan jangka pendek aktual terkini: atau

- Merupakan derivatif, kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung
nilai yang ditetapkan dan efektif.
Page 19 OCR 0.910
NN Oo ok ok eKan en EN ORaAROKAKAKANANO Nana Nana Neha nana Na Na Na BAN.

Halaman 33

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan tain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANS! MATERIAL - Lanjutan
f. Instrumen Keuangan - Lanjutan
2) Liabilitas keuangan - Lanjutan

Liabilitas keuangan diukur pada FVTPL - Lanjutan

Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau imbalan kontinjensi dari pihak

pengakuisisi dalam kombinasi bisnis dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada pengakuan awal jika:

- Penetapan tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi pengukuran atau pengakuan yang
inkonsistensi, yang jika tidak maka akan timbul, atau

-  Liabilitas keuangan merupakan bagian dari kelompok aset keuangan atau liabilitas keuangan atau keduanya,
yang dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau sirategi
investasi yang didokumentasikan oleh Entitas, dan informasi tentang pengelompokan tersebut adalah disediakan
secara internal atas dasar tersebut, atau

- Merupakan bagian dari kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 109 mengizinkan
seluruh kontrak gabungan untuk ditetapkan sebagai FVTPL.

Liabilitas keuangan pada FVTPL disajikan sebesar nilai wajar dengan keuntungan atau kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut bukan merupakan bagian dari
hubungan lindung nilai yang ditentukan. Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi
menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas iiabilitas keuangan dan Gimasukkan dalam item baris
"Keuntungan dan Kerugian Lain-lain".

Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan sebagai FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar fiabilitas keuangan
yang dapat diatribusikan pada perubahan risiko kredit sendiri dari liabilitas tersebut diakui dalam penghasilan
komprehensif lain, kecuali pengakuan dampak dari perubahan risiko kredit liabilitas dalam pendapatan komprehensif
lain akan menciptakan atau memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan nilai wajar
karena selain risiko kredit sendiri dari Iiabilitas diakui dalam laporan laba rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat
diatribusikan pada risiko kredit liabilitas keuangan diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan kemudian tidak
direklasifikasi ke laba rugi: sebagai gantinya, dapat dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian pengakuan
Tabilitas keuangan.

Keuntungan atau kerugian dari kontrak jaminan keuangan dan komitmen pinjaman yang diterbitkan oleh Entitas yang
ditetapkan oleh Entitas pada nilai wajar melalui laba rugi diakui dalam laporan laba rugi.

Liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan iamortisasi

Liabilitas keuangan yang bukan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis,
dimlliki untuk tidak diperdagangkan, atau ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

Metode suku bunga efektif adalah metode untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan
dan metode untuk mengalokasikan beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku
bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran tunai di masa depan (termasuk semua biaya dan
poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan
premi atau diskon lainnya) selama perkiraan umur kewajiban keuangan atau (jika sesuai) periode yang lebih singkat,
untuk biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan.

Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs

Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada setiap tanggal
pelaporan, keuntungan dan kerugian selisih kurs ditentukan berdasarkan biaya perolehan diamortisasi instrumen
tersebut. Keuntungan dan kerugian selisih kurs ini diakui dalam “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs” dalam
laporan laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan findung nilai yang
ditentukan. Untuk liabilitas yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang
asing, keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam
komponen ekuitas yang terpisah.
Page 20 OCR 0.920
ON al on ok ek em on GH en SR ONONAKANAHANANANAKANA Na Na Na na Ko No Na Ha No No Ha Nano)

Hataman 14

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

£

Instrumen Keuangan - Lanjutan

2) Liabilitas keuangan - Lanjutan
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs - Lanjutan
Nilai wajar dari liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan
dijabarkan dengan kurs spot pada akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL,
komponen valuta asing merupakan bagian dari keuntungan atau kerugian nilai wajar dan diakui dalam laporan laba
rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan.

Penghentian pengakuan liabilitas keuangan

Entitas menghentikan pengakuan liabilitas keuangannya jika, dan hanya jika, kewajiban Entitas dilepaskan,
dibatalkan, atau habis masa berlakunya. Selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan terutang, termasuk aset non tunai yang dialihkan atau liabilitas
yang diambil alih, diakui dalam laba rugi. Ketika Entitas menukar dengan pemberi pinjaman yang eksis, suatu
instrumen utang ke instrumen lain dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, pertukaran tersebut dicatat
sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula, Entitas
mencatat modifikasi substansial dari persyaratan liabilitas yang ada atau bagian darinya sebagai penghapusan
liabilitas keuangan awal dan pengakuan fiabilitas baru.

Diasumsikan bahwa persyaratannya secara substansial berbeda jika nilai sekarang yang didiskontokan dari arus kas
menurut persyaratan baru, termasuk biaya yang dibayarkan setelah dikurangi biaya yang diterima dan didiskontokan
menggunakan tarif efektif awal sekurang-kurangnya 10 persen berbeda dari nilai wajar yang didiskontokan atas nilai
sisa arus kas dari liabilitas keuangan awal. Jika modifikasi tidak substansial, perbedaan antara: (1) nilai tercatat
liabititas sebelum modifikasi: dan (2) nilai kini arus kas setelah modifikasi harus diakui dalam laporan laba rugi
sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi dalam keuntungan dan kerugian lain.

3

Instrumen Keuangan Derivatif
Untuk mengelola eksposur terhadap risiko suku bunga dan nilai tukar mata uang asing, termasuk kontrak berjangka
valuta asing dan swap suku bunga, Entitas dapat masuk ke dalam berbagai instrumen keuangan derivatif.

Derivatif pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif ditandatangani dan selanjutnya diukur
kembali ke nilai wajarnya pada setiap tanggal pelaporan. Keuntungan atau kerugian yang dihasilkan segera diakui
dalam laba rugi kecuali derivatif tersebut ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai, di mana waktu
pengakuan laba rugi tergantung pada sifat hubungan lindung nilai.

Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan sedangkan derivatif dengan nilai wajar negatif diakui
sebagai liabilitas keuangan. Derivat!f tidak saling hapus dalam laporan keuangan kecuali Entitas memiliki hak hukum
dan niat untuk saling hapus.

Derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa jatuh tempo instrumen tersebut lebih
dari 12 bulan dan diperkirakan tidak akan direalisasikan atau diselesaikan dalam 12 bulan. Derivatif lainnya disajikan
sebagai aset lancar atau liabilitas lancar.

Derivatif Melekat

Derivatif melekat adalah komponen dari kontrak hibrida yang juga mencakup host non-derivatif dengan pengaruh
bahwa beberapa arus kas dari instrumen gabungan bervariasi dengan cara yang serupa dengan derivatif yang
berdiri sendiri.

Derivatif yang melekat pada kontrak utama non-derivatif yang bukan merupakan aset keuangan dalam ruang lingkup
PSAK 109 diperlakukan sebagai derivatif terpisah jika memenuhi definisi derivatif, risiko dan karakteristiknya tidak
terkait erat dengan risiko dan karakteristik kontrak utama dan Kontrak utama kontrak fidak diukur pada FVTPL.

Derivatif yang melekat pada kontrak hibrida yang mengandung aset keuangan utama dalam ruang lingkup PSAK 109
tidak dipisahkan. Seluruh kontrak hibrida diklasifikasikan dan selanjutnya diukur sebagai biaya perolehan
diamortisasi atau FVTPL sebagaimana mestinya.
Page 21 OCR 0.939
Halaman 15

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f

Instrumen Keuangan - Lanjutan

3) Instrumen Keuangan Derivatif - Lanjutan
Derivatif Melekat- Lanjutan
Berbeda dengan aset keuangan, ketentuan yang ada dalam PSAK 239 untuk pemisahan derivatif melekat tetap
ditanjutkan untuk liabilitas keuangan, artinya liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
masih perlu dianalisis untuk menentukan apakah terdapat derivatif melekat yang harus dipertanggungjawabkan
secara terpisah pada FVTPL.

Jika kontrak hibrida merupakan liabilitas keuangan kuotasian, alih-alih memisahkan derivatif melekat, Entitas
biasanya menetapkan seluruh kontrak hibrida pada FVTPL.

Derivatif melekat disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa jatuh tempo instrumen hibrida
yang terkait dengan derivatif melekat lebih dari 12 bulan dan tidak diharapkan akan direalisasikan atau diselesaikan
dalam 12 bulan.

4) Akuntansi lindung nilai
Entitas menetapkan derivatif tertentu sebagai instrumen iindung nilai sehubungan dengan risiko mata uang asing
dan risiko suku bunga dalam lindung nilai nilai wajar, lindung nilai arus kas, atau lindung nilai atas investasi neto
dalam operasi luar negeri yang sesuai. Lindung nilai atas risiko nilai tukar mata uang asing atas komitmen dicatat
sebagai lindung nilai arus kas.

Pada insepsi hubungan lindung nilai, Entitas mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dan item
yang dilindung nilai, bersama dengan tujuan manajemen risiko dan strateginya untuk melakukan berbagai transaksi
lindung nilai. Selanjutnya, pada awal lindung nilai dan secara berkelanjutan, Entitas mendokumentasikan apakah
instrumen lindung nilai efektif dalam mengimbangi perubahan nilai wajar atau arus kas dari item yang dilindungi nilai
yang disebabkan oleh risiko lindung nilai, yaitu ketika hubungan lindung nilai memenuhi semua dari persyaratan
efektivitas lindung nilai berikut:

- Ada hubungan ekonomi antara item yang dilindungi nilai dan instrumen lindung nilai,

- Pengaruh risiko kredit tidak mendominasi perubahan nilai yang dihasilkan dari hubungan ekonomi tersebut, dan

- Rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai adalah sama dengan yang dihasilkan dari jumlah item yang
dilindungi nilai yang sebenarnya dilindung nilai oleh Entitas dan jumlah instrumen lindung nilai yang sebenarnya
digunakan Entitas untuk lindung nilai atas jumlah item yang dilindungi nilai tersebut.

Jika hubungan lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan efektivitas lindung nilai yang berkaitan dengan rasio
lindung nilai tetapi tujuan manajemen risiko untuk hubungan lindung nilai yang ditentukan tetap sama, Entitas
menyesuaikan rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai (yaitu menyeimbangkan kembali lindung nilai) sehingga
memenuhi kriteria kualifikasi lagi.

Entitas hanya menetapkan nilai intrinsik kontrak opsi sebagai item lindung nilai. Perubahan nilai wajar dari nilai waktu
selaras dari opsi diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam biaya penyisihan lindung
nilai. Jika item yang dilindungi nilainya terkait dengan transaksi, nilai waktunya direklasifikasi ke laba rugi ketika item
yang dilindungi nilainya mempengaruhi laba rugi. Jika item yang dilindungi nilai terkait dengan periode waktu, maka
jumlah yang terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nitai direklasifikasi ke laba rugi secara basis rasional -
Entitas menerapkan amartisasi garis lurus.

Jumlah yang direklasifikasi tersebut diakui dalam laba rugi pada baris yang sama dengan item yang dilindungi nilai.
Jika item yang dilindungi nilai adalah item non-keuangan, maka jumlah yang terakumulasi dalam biaya penyisihan
lindung nilai dihapus langsung dari ekuitas dan dimasukkan ke dalam jumlah tercatat awal item non-keuangan yang
diakui. Selanjutnya, jika Entitas mengharapkan sebagian atau seluruh kerugian yang terakumulasi dalam biaya
penyisihan lindung nilai tidak akan dipulihkan di masa depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.

Lindung nilai tai wajar

Perubahan nilai wajar atas instrumen lindung nilai yang memenuhi syarat diakui dalam laba rugi kecuali jika
instrumen lindung nilai tersebut melakukan lindung nilai atas instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI dalam
hal ini diakui dalam penghasilan komprehensif lain.
Page 22 OCR 0.923
OX ak ok ek em ck on an en enanenanenaKaKaNaNa Kana Na Ne No No Ho No Ko Ha Yo No No Ho Hp

Halaman 16

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL. 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

£

Instrumen Keuangan - Lanjutan

4) Akuntansi lindung nilai - Lanjutan
Lindung nilai - nilai wajar - Lanjutan
Nilai tercatat item yang dilindungi nilai yang belum diukur pada nilai wajar disesuaikan dengan perubahan nilai wajar
yang dapat diatribusikan pada risiko lindung nilai dengan entri yang sesuai dalam laba rugi. Untuk instrumen utang
yang diukur pada FVOCI, nilai tercatatnya fidak disesuaikan karena telah diukur pada nilai wajarnya, tetapi
keuntungan atau kerugian lindung nilai diakui dalam laba rugi, bukan penghasilan komprehensif lain.

Jika item lindung nilai merupakan instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI, keuntungan atau kerugian lindung
nilai tetap berada dalam penghasilan komprehensif lain agar sesuai dengan instrumen lindung nilai.

Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya) tidak lagi
memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk contoh ketika instrumen
lindung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan. Penghentian diperhitungkan secara prospektif.
Penyesuaian nilai wajar atas nilai tercatat item yang dilindungi nilai yang timbul dari risiko lindung nilai diamortisasi
ke faba rugi sejak tanggal tersebut.

Lindung nilai arus kas

Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif dan instrumen lindung nilai lain yang memenuhi syarat yang
ditetapkan dan memenuhi syarat sebagai lindung nilai arus kas, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam akun penyisihan lindung nilai arus kas, terbatas pada perubahan kumulatif nilai wajar dari item
yang dilindungi nilai sejak dimulainya lindung nilai. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak
efektif segera diakui dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

Jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas direklasifikasi
ke laba rugi pada periode ketika item yang dilindungi nilai mempengaruhi laba rugi, di baris yang sama dengan item
yang dilindungi nilai yang diakui. Namun, ketika prakiraan transaksi lindung nilai menghasilkan pengakuan aset non-
keuangan atau liabilitas non-keuangan, keuntungan dan kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas dikeluarkan dari ekuitas dan dimasukkan dalam pengukuran awal
biaya aset non-keuangan atau liabilitas non-keuangan.

Transfer ini tidak mempengaruhi penghasilan komprehensif lain. Lebih lanjut, jika Entitas memperkirakan bahwa
sebagian atau seluruh kerugian yang diakumulasi dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan dipulihkan di
masa depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.

Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya) tidak lagi
memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk contoh ketika instrumen
Indung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan. Penghentian diperhitungkan secara prospektif.
Keuntungan atau kerugian yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas pada
saat itu tetap berada dalam ekuitas dan diakui pada saat prakiraan transaksi akhirnya diakui dalam laba rugi. Ketika
prakiraan transaksi tidak lagi diharapkan terjadi, keuntungan atau kerugian yang diakumulasi dalam ekuitas segera
diakui dalam laba rugi.

Lindung nilai investasi bersih dalam operasi asing

Lindung nilai atas investasi bersih dalam operasi asing dicatat serupa dengan lindung nilai arus kas. Keuntungan
atau kerugian dari instrumen lindung nilai yang terkait dengan bagian efektif dari lindung nilai diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan penjabaran mata uang asing.
Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif segera diakui dalam laba rugi, dan
dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

Keuntungan dan kerugian dari instrumen lindung nilai terkait dengan bagian efektif dari lindung nilai yang
diakumulasi dalam penyisihan penjabaran mata uang asing direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan atau
pelepasan sebagian operasi luar negeri.
Page 23 OCR 0.923
OR ak ol ak en enam anakan anoman anananananaNa Na nana Ha Ha Ne No Ho Ho Yo No No Ha Ha

Halaman 17

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f.

Instrumen Keuangan - Lanjutan

5) Pengaturan saling hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah bersih disajikan di laporan posisi keuangan jika, dan
hanya jika, Entitas memiliki hak yang dapat diberlakukan secara hukum untuk menghapus jumlah yang diakui, dan
bermaksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. Hak untuk kompensasi harus tersedia saat kini daripada bergantung pada peristiwa di masa depan dan
harus dapat dilaksanakan oleh salah satu pihak lawan, baik dalam kegiatan bisnis normal dan dalam hal terjadi gagal
bayar (default), keadaan tidak dapat membayar (insolvency) atau kebangkrutan.

6,

Reklasifikasi instrumen keuangan

Untuk aset keuangan, diperlukan reklasifikasi antara FVTPL, FVOCI dan biaya perolehan diamortisasi, jika dan
hanya jika tujuan model bisnis Entitas untuk aset keuangannya berubah sehingga penilaian model sebelumnya tidak
berlaku lagi.

Jika reklasifikasi sudah sesuai, maka harus dilakukan secara prospektif sejak tanggal rektasifikasi yang ditetapkan
sebagai hari pertama periode pelaporan pertama setelah perubahan model bisnis. Entitas tidak menyajikan kembali
keuntungan, kerugian, atau bunga yang diakui sebelumnya.

PSAK 109 tidak mengizinkan reklasifikasi:
- Untuk investasi ekuitas yang diukur pada FVOCI, atau
- Dimana opsi nilai wajar telah dilaksanakan dalam kondisi apapun untuk aset keuangan atau liabilitas keuangan.

9. Kas dan Setara Kas

Kas adatah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan Perusahaan

Setara kas adalah investasi yang sifatnya sangan likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat dijadikan kas
dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dengan jangka waktu tiga
bulan atau kurang sejak tanggalpenempatan dan tidak digunakan sebgai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.

. Aset Tetap Dalam Pengerjaan

Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tidak
lancar. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut
telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Penyusutan mulai dibebankan
sejak tanggal aset tersebut siap untuk digunakan untuk tujuan penggunaannya.

Aset Tetap

Entitas menerapkan PSAK 216 (Revisi 2011) “Aset Tetap”. Entitas telah memilih model biaya (cost model) sebagai
kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya. Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight
line method) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:

Persentase Persentase
kl Tahun
Bangunan 59 20

Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan, dan jika
sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika tanah diperoleh pertama kali
diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. Sementara biaya
pengurusan atas perpanjangan HGB diakui sebagai bagian dari akun “Beban Ditangguhkan, Neto" pada laporan posisi
keuangan dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek antara umur hukum hak dan umur ekonomis tanah.
Page 24 OCR 0.922
aM Ok ai ak on en oren ak on aan anenanaNaNAKaNaNaNa na Ke Nata Ho Ho Ho Ko Ho Io Ha Ha

Halaman 18

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

Aset Tetap - Lanjutan

Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat
terjadinya, Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Entitas, dan biaya
perolehan aset dapat diukur secara andal,

Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset)
dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya.

Aset dalam penyelesaian disajikan dalam “Aset Tetap" dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat
aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.

Imbalan Kerja

Entitas mengadopsi program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk memenuhi imbalan di
bawah Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Uandang-undang
(PERPU) No. 2/2022 dan Peraturan Pemerintah No. 35/2021 tentang Cipta Kerja “Ketenagakerjaan”. Biaya imbalan
kerja untuk pekerja harus diakui pada periode dimana imbalan diperoleh oleh pekerja, daripada ketika dibayar atau
terutang.

Komponen biaya imbalan pasti diakui sebagai berikut:
1) Biaya jasa diatribusikan ke periode sekarang dan masa lalu diakui dalam laba rugi:
2) bunga neto pada liabilitas atau aset imbalan pasti ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto pada awal
periode diakui dalam laba rugi:
3) Pengukuran kembali dari fiabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari:
- Keuntungan dan kerugian aktuarial:
- Imbal balik aset program,
- Setiap perubahan dalam dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto
atas fiabilitas (aset) imbalan pasti neto, diakui di OCI (tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya).

Pengukuran liabilitas (aset) imbalan pasti bersih mensyaratkan penerapan metode penilaian aktuaria, atribusi imbalan
untuk periode jasa, dan penggunaan asumsi aktuaria. Nilai wajar aset program dikurangi dari nilai kini liabilitas imbalan
pasti dalam menentukan defisit bersih atau surplus.

Nilai kini liabilitas imbalan pasti entitas dan biaya jasa terkait ditentukan dengan menggunakan metode “Projected Unit
Credit', yang menganggap setiap periode jasa akan menghasilkan satu unit tambahan dari imbalan dan mengukur
setiap unit secara terpisah untuk menghasilkan liabilitas akhir. Hal ini mensyaratkan entitas untuk mengatribusikan
imbalan pada periode kini (untuk menentukan biaya jasa kini) dan periode kini dan periode latu (untuk menentukan nilai
kini iabilitas imbalan pasti). Imbalan tersebut diatribusikan sepanjang periode jasa menggunakan formula imbalan yang
dimiliki program, kecuali jasa pekerja di tahun tahun akhir akan meningkat secara material dibandingkan tahun-tahun
sebelumnya, dalam hal ini menggunakan dasar metode garis lurus.

Biaya jasa lalu adalah perubahan liabilitas imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, yang timbul
sebagai akibat dari perubahan pengaturan program dalam periode kini (yaitu memperkenalkan perubahan program
atau mengubah imbalan yang akan dipayar, atau kurtailmen yang secara signifikan mengurangi jumlah pekerja yang
disertakan).

Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada awal tanggal ketika perubahan program atau kurtaiimen terjadi dan tanggal
ketika Entitas mengakui setiap pesangon, atau biaya terkait restrukturisasi dalam PSAK No. 237, "Provisi, Liabilitas
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi".

Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti diakui pada saat penyelesaian terjadi.
Page 25 OCR 0.917
AN ak an an an en enakan enananananananaNanananana ana Me Ma Ko Ha Ko To Mo Ita Ma ia

Halaman 19

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

3

Imbalan Kerja - Lanjutan

Sebelum biaya jasa talu ditentukan, atau keuntungan atau kerugian pada penyelesaian diakui, tiabilitas imbalan pasti
atau aset disyaratkan untuk diukur kembali, namun entitas tidak disyaratkan untuk membedakan antara biaya jasa lalu
yang dihasilkan dari kurtailmen dan keuntungan dan kerugian pada penyelesaian di mana transaksi ini terjadi bersama-
sama.

Beban
Beban diakui pada saat terjadinya.

. Pajak Penghasilan

Jumlah pajak kini untuk periode kini dan periode sebelumnya, yang belum dibayar, diakui sebagai liabilitas. Apabila
jumlah pajak yang telah dibayar untuk periode kini dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang
terhutang untuk periode-periode tersebut, maka selisihnya diakui sebagai aset.

Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak kecuali jika timbul perbedaan temporer
kena pajak yang berasal dari:
a) Pengakuan awal goodwill : atau
b) Pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang
- Pengakuan awal goodwill : atau
- pada saat transaksi, tidak mempengaruhi laba akuntansi dan taba kena pajak (rugi pajak).
C) Perbedaan temporer kena pajak terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang dan entitas asosiasi, dan bagian
partisipasi dalam pengaturan bersama, tetapi hanya sepanjang bahwa entitas mampu mengontrol waktu pembalikan
perbedaan dan besar kemungkinan pembalikan tidak akan terjadi pada perkiraan masa mendatang.

Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan, kerugian fiskal dan kredit pajak
yang belum dimanfaatkan sepanjang besar kemungkinan akan ada laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang
cukup memadai sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan kecuali jika timbul
perbedaan temporer dapat dikurangkan yang berasal dari:

a) Pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang:
- Bukan dari transaksi kombinasi bisnis, dan
« Pada saat transaksi, tidak mempengaruhi baik laba akuntansi maupun laba kena pajak (rugi pajak).
b) Perbedaan temporer dapat dikurangkan yang ditimbulkan dari entitas anak, cabang dan entitas asosiasi, serta
bagian partisipasi dalam pengaturan bersama sepanjang dan hanya sepanjang kemungkinan besar terjadi:
- Perbedaan temporer akan terpulihkan pada masa depan yang dapat diperkirakan, dan
«laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang memadai sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan

Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode kini dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diharapkan untuk
dibayar (direstitusi) kepada otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah
berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada periode pelaporan.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan harus diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada
saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, yaitu dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau
secara substantif berlaku pada periode pelaporan.

Aset dan Liabilitas pajak tangguhan tidak boleh didiskontokan.

Jumlah tercatat aset pajak tangguhan harus ditinjau kembali pada akhir periode pelaporan. Entitas mengurangi jumtah
tercatat aset pajak tangguhan apabila besar kemungkinan laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
cukup memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Pengurangan jumlah
tercatat aset pajak tangguhan dilakukan pembalikan apabila kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia
jumlahnya cukup memadai.
Page 26 OCR 0.913
ON Ok ok SM en elok GM en ena enananaNaNaNaNa Nana Na Na No Re Na No No Ho Ho Ho No Ka Ho

Halaman 20

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

Pajak Penghasilan - Lanjutan

Untuk transaksi atau peristiwa lainnya yang diakui dalam laba rugi, setiap pengaruh pajak terkait juga diakui dalam laba
rugi. Untuk transaksi atau peristiwa lainnya yang diakui diluar laba rugi (baik dalam OCI maupun langsung dalam
ekuitas), setiap pengaruh pajak terkait juga diakui diluar laba rugi (baik dalam OCI maupun langsung dalam ekuitas,
masing-masing). Demikian juga, pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan dalam kombinasi bisnis mempengaruhi
jumlah goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis tersebut atau keuntungan dari pembelian dengan diskon.

Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika, dan hanya jika, memiliki hak secara hukum untuk.
saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan
terkait entitas kena pajak yang sama, atau entitas berniat untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan
dasar neto.

. Pengukuran Nilai Wajar

Entitas menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk
mnegukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input tidak dapat diobservasi. Jika harga transaksi untuk item ditentukan menjadi nilai wajarnya pada
tanggal tersebut, maka setiap teknik penilaian menggunakan input yang tidak dapat diobservasi harus disesuaikan
untuk menunjukkan bahwa nilai wajar pada saat pengakuan awal, sehingga memastikan bahwa pengukuran kembali
masa depan hanya mencerminkan perubahan nilai berikutnya untuk pengakuan awal.

Jika sebaliknya, nilai wajar pada saat pengakuan awal berbeda dari harga transaksi, keuntungan atau kerugian yang
dihasilkan harus diakui dalam laba rugi PSAK lain menentukan perlakuan yang berbeda. PSAK 113 mensyaratkan
pengungkapa kuantitatif dan kualitatif tentang pengukuran nilai wajar. Berikut ini adalah tiga level hiarki nilai wajar atas
dasar input teknik penilaian:

- Input tevel 1

Input level 1 adalah secara penuh dapat diobservasi (yaitu harga kuotasian tanpa penyesuaian dipasar aktif untuk
aset atau

- Input level 2

Input level 2 adalah input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
atau

- Input level 3
Input level 3 adalah input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas

. Penurunan Nilai Aset

Pada setiap akhir periode pelaporan, Entitas menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai.
Jika terdapat Indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai aset diperlukan, maka Entitas
membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan suatu aset atau Cash General Unit (CGU)
adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan
suatu aset lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan.

Kerugian penurunan nilai diakui segera dalam taporan taba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali berkaitan
dengan aset revaluasian dimana rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi di OCI.

Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika, dan hanya
jika, terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jurnlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya
tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembatikan rugi
penurunan nilai diakui sebagai keuntungan dalam laporan taba rugi kecuali terkait dengan aset revaluasian dimana
pembalikan diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi dalam OCI.
Page 27 OCR 0.857
OX ck ol ck on en en an en an ON aNONaNaKaNaNAKANaNa Na Na Ne Ho Na No Ho Ho Ko Ho No Ka Ka

Halaman 21

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

O. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi
keuangan Entitas pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan
keuangan.
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.

Pp. Penggunaan Estimasi
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan
manajemen membuat estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang mempengaruhi angka yang disajikan dalam taporan
keuangan. Karena adanya ketidakpastian yang melekat dalam pembuatan estimasi, hasil aktusl ysng disajikan di masa
yang akan datang mungkin berbeda dengan estimasi tersebut.
Page 28 OCR 0.913
OM ak an ak ak ck on anon on oranaNananaNanaNanananana na kana Ko Ha Ka Mo Ito Iko ta Na

Malaman 22
PT FITRA AMANAH WISATA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN
(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lair)
4. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari :
2025 2024
Bank Rupiah
PT Bank Maybank Indonesia , Tbk. 30.639.573.746 40.428.088.844
PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk 9.152.283 9.558.897
PT Bank Central Asia, Tbk 457.425 2.296.187
Jumlah Kas dan Setara Kas 30.649.183.454 40.439.943.928
Tidak ada saldo kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya dan yang ditempatkan pada pihak berelasi.
5. ASET HAK GUNA
Terdiri dari :
2025 2024
Tanah 22.317.600.000
Jumlah Aset Hak Guna 2.317.600.000 -
- Berdasarkan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dengan PT Fitra Amanah Wisata
No. KE.00/2460-BKAD/2023 - No. 02B/FAWIXII/2023 pada tanggal 15 Desember 2023 tentang Kerja Sama
Pemanfaatan (KSP) barang milik Daerah Kabupaten Majalengka berupa tanah di Desa Palasah Kecamatan Kertajati
Kabupaten Majalengka diatas tanah seluas 40.000 M? untuk pembangunan dan pengelolaan Kertajati Umroh Park
Majalengka.
Hak pakai sewa lahan tersebut selama 30 tahun sejak tanggal 12 Desember 2023 sampai dengan 12 Desember 2053,
dengan nilai kontribusi sebesar Rp22.317.600.000 (dua puluh dua milyar tiga ratus tujuh belas juta enam ratus ribu
rupiah) yang dibayar selama 30 tahun. Sesuai dengan Pasal 11 pada perjanjian KSP atas hasil keuntungan yang
diperoleh dari kerjasama tersebut Pihak Pemilik lahan mendapatkan hasil keuntungan sebesar 18,02Y6 dari keuntungan.
Aset hak guna tersebut diamortisasi selama masa manfaat dimulai setelah entitas beroperasi secara komersial.
6. ASET TETAP DALAM PENGERJAAN

Uang muka terdiri dari :

2025 2024
Pekerjaan civil 17.440.535.108 8.108.108.108
Konsultan 1.445.972.265 1.445.972.265
PBG Perizinan 152.300.350 152.300.350
Jumlah Aset Tetap Dalam Pengerjaan 19.038.807.723 9.706.380.723

- Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 05/FAW/V!!/2024 tanggal 2 Juli 2024 antara PT Fitra Amanah Wisata dengan
PT Globai Persada Konstruksi, untuk melaksanakan Pekerjaan Project Kertajati Umroh Park yang meliputi Perkerjaan
Persiapan, Pekerjaan Struktur dan Pekerjaan Arsitektur dengan nilai kontrak untuk seluruh pekerjaan sebesar
Rp18.000.000.000 (delapan belas milyar Rupiah) include PPN dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 2,5 (dua
setengah) tahun dimulai dari Januari 2025 sampai dengan Juni 2027.

Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 08/FAW/VIII/2025 tanggal 10Juli 2025 antara PT Fitra Amanah Wisata dengan
CV Konstruksi Mitra Perkasa, untuk melaksanakan Pekerjaan Project Kertajati Umroh Park yang meliputi Perkerjaan
Arsitektur dan Pekerjaan MEP dengan nilai kontrak untuk seluruh pekerjaan sebesar Rp9.100.000.000 (sembilan milyar
seratus juta Rupiah) include PPN dan jangka waktu dimulai dari Agustus 2025 sampai dengan April 2027.

Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 02/FAW/II/2025 tangga! 20 Februari 2025 antara PT Fitra Amanah Wisata
dengan CV Cahaya Dinamika Abadi, untuk melaksanakan Pekerjaan Project Kertajati Umroh Park yang meliputi
Perkerjaan Struktur, Pekerjaan Arsitektur, Pekerjaan MEP, dan Pekerjaan Landscape dengan nilai kontrak untuk seluruh
pekerjaan sebesar Rp9.200.000.000 (sembilan milyar dua ratus juta Rupiah) include PPN dan jangka waktu dimulai dari
April 2025 sampai dengan April 2027.

"
Page 29 OCR 0.835
(SIK cik Ok GK cik OM OM OM OM GM AM MENANAM NaNANAKANa Na ho Ha Ma Ma Ika Iko Iko Ula Iko Nita Tita Nia

Halaman 23

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

“

»

»

-
»

UTANG PAJAK
Utang pajak terdiri dari :

2025 2024
PPh Pasal 23 1.720.001 -
Jumlah Utang Pajak 1.720.001 -
BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Biaya yang masih harus dibayar terdiri dari :

2025 2024
Biaya pengerjaan sumur 19.610.100 -
Jumlah Biaya Yang Masih Harus Dibayar 19.610.100 -

UTANG SEWA

Merupakan utang kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka atas pemanfatan tanah yang terletak di Desa
Palasah Kecamatan Kertajati Majalengka Jawa Barat.

Utang terdiri dari

2025 2024
Saldo awal 21.526.500.000
Pembayaran (420.400.000)
Saldo akhir 21.106.100.000
Utang yang jatuh tempo 1 tahun 437.900.000
Jumlah utang jangka panjang 20.668.200.000 -
UTANG PIHAK BERELASI
Utang lain-lain terdiri dari :
2025 2024
PT Hotel Fitra Internasional Tbk 2.249.750.000 2.255.000.000
Jumlah Utang Pihak Berelasi 2.249.750.000 2.255.000.000

Utang kepada pihak berelasi telah dibuatkan perjanjian butang piutang, dan tidak dibebani bunga.
Page 30 OCR 0.883
GK ak ak OX OM Gk on Gk em omar aman anananananana nana na Na No Ko No Ha Ho Ha Io Iko to Ha

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 24

14. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Rekonsilisasi antara laba (rugi) komersial yang disajikan dalam laporan taba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan
taksiran laba menurut fiskal adalah sebagai berikut:
2025 2024
Rugi Sebelum Pajak Menurut Laporan Laba Rugi (54.013.575) (1.325.404.341)
Koreksi Fiskal
Beban Pajak - 895.587.698
Pajak Jasa Gro 34.324.480 17.380.146
Jasa Giro (171.654.918) (26.900.736)
Rugi Fiskal Tahun Berjatan (191.344.013) (499.337.233)
Rugi Fiskal Tahun Sebelumnya ' (1.272.711.913) (848.115.351)
Rugi Fiskal Daluwarsa (Tahun Pajak 2019) 47.964.665
Rugi Fiskal Daluwarsa (Tahun Pajak 2018) -
Akumulasi Rugi Fiskal (1.655.399.939) (1.299.487.919)
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak
yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu fima tahun
sejak tanggal terhutangnya pajak.
Pajak Tangguhan
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak
yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu !ima tahun
sejak tanggal terhutangnya pajak.
12. MODAL SAHAM
Berdasarkan Akta No. 16 dari Rudy Siswanto, SH., Notaris di Jakarta Utara, tangga! 12 Agustus 2024, susunan pemegang
saham Perusahaan per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
Jumlah Persentase Jumlah
Pemegang Saham Saham Kepemilikan (Rp)
PT Hotel Fitra Internasional Tbk 502.299 90,96 50.299.900.000
Siti Rahayu 201 0,046 20.100.000
Jumlah 502.500 10076 50.320.000.000
13 BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
Beban administrasi dan umum terdiri dari :
2025 2024
Beban Pajak - 895.587.698
Kontribusi Pemanfaatan Lahan - 403.600.000
Event Organizer - 30.000.000
Perijinan 20.000.000 25.409.300
Notaris - 17.550.000
Audit Fee 100.000.000 16.650.000
Konsultan 55.023.750 2.500.000
PPh Pasal 21 - 2.286.733
Lainnya 14.673.963 -
Jumlah 189.697.713 1.393.583.731

Page 31 OCR 0.892
Sk al Ok Ok OK Ok ON GM an on en en ane Maan aNaNANANana na ne Ka Ka Ro Ma Ka Ito Ia Niko Ia Na

Hafaman 25

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14.

15.

16.

1.

KELANGSUNGAN USAHA

Laporan Keuangan terlampir disusun dengan anggapan bahwa Perusahaan akan melanjutkan operasinya sebagai entitas
yang berkemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Perusahaan mengalami akumulasi defisit sebesar
Rp1.621.588.924 pada tanggal 31 Desember 2025. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakpastian material yang dapat
menimbulkan keraguan signifikan tentang Kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya.
Menanggapi kondisi tersebut, Perusahaan telah menyiapkan rencana tindakan untuk menjaga kelangsungan usahanya,
sebagai berikut:

- Merealisasikan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dengan PT Fitra Amanah
Wisata No. KE.00/2480-BKAD/2023 - No. 028/FAWI/XII/2023 tentang Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) barang milik
Daerah Kabupaten Majalengka berupa tanah di Desa Palasah Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka untuk
pembangunan dan pengelolaan Kertajati Umroh Park Majalengka.

- Bersama dengan pengendali baru, perseroan berencana untuk melakukan divestasi atas PT Fitra Amanah Wisata.

Oleh karena itu, manajemen meyakini bahwa Perusahaan akan dapat melanjutkan operasinya untuk masa yang akan
datang, sehingga laporan keuangan Perusahaan disusun dengan asumsi Perusahaan akan terus beroperasi secara
berkesinambungan.

SALDO DAN SIFAT TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK BERELASI
Perusahaan datam kegiatan usaha normal melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang sebagian besar dalam
bentuk transaksi peinjaman.

Saldo dan transaksi penting dengan pihak berelasi yang timbul dari transaksi yang terjadi dalam Perusahaan adalah
sebagai berikut:

Pihak-pihak berelasi Sifat Pihak Berelasi Sifat Transaksi

PT Hotel Fitra Intemational Tbk Induk perusahaan Pinjaman uang

REKLASIFIKASI AKUN
Beberapa akun dalam laporan keuangan pada tanggai 31 Desember 2024, telah direklasifikasi untuk menyesuaikan
dengan penyajian laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025.

Dilaporkan Dilaporkan

Sebelumnya Reklasifikasi Saat ini
31 Desember 2024
Aset lancar
Utang Sewa - (791.100.000) (791.100.000)
Saldo defisit
Saldo defisit awal (387.500.000) 387.500.000 791.100.000
Beban Administrasi dan umum (403.600.000) 403.600.000 -

KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN
Pada tanggal 28 Januari 2028 telah terjadi perubahan susunan direksi yaitu Tuan Tomi Tris diganti oleh Tuan Sriwinarto
berdasarkan Akta 19 yang dibuat diahapan Rudy Siswanto, SH Notaris di Jakarta.

Pada tanggal 30 Januari 2026, PT Hotel Fitra International, Tbk berencana akan menjual seluruh saham yang dimiliki
sebanyak 502.299 lembar saham kepada PT Pratama Gobal Servindo.
Page 32 OCR 0.748
| kk al ck ok GM GK SM on NAK SN AMANAH ANANANANA No No He Ha Ka Yo Ha Ho Ita Ma Ha Io to

C

Halaman 26

PT FITRA AMANAH WISATA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

DALAM MASA TAHAP PENGEMBANGAN

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN
Manajemen Perusahaan, yang diwakili oleh Direksi, bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah
diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh manajemen Perusahaan pada tanggai 28 April 2026.

00000090000 00000 2000000000
Page 33 OCR 0.170
VUVUYLYUYUULULUYUYUVUUVJUUJVV UV JUDI

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.8 MB
Published19 Jun 2026
Pages33
Characters99,915
Text sourceOCR
OCR confidence0.877

Names mentioned 25 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Tomi Tris p.3 ×7
linked person Joni Rizal p.11 ×2
linked org PT Bank Central Asia p.28
linked person Siti Rahayu p.30
possible org PT Bank Rakyat Indonesia p.28
unresolved org PT FITRA AMANAH WISATA p.1 ×17
unresolved person KH. Abdul Halim p.3 ×3
unresolved org Liasta p.4 ×3
unresolved org Syafruddin & Rekan p.4 ×3
unresolved person Liasta Karo Karo Surbakti p.6
unresolved org PT FITRA AMANAH WISATA CATATAN ATAS p.11 ×21
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×2
unresolved person Rudy Siswanto · Notaris p.11 ×3
unresolved person Benediktus Andy Widyanto p.11
unresolved org Bank Indonesia p.13
unresolved org PT FITRA AMANAH WISATA PA p.15
unresolved org PT Fitra Amanah Wisata No. KE. p.28 ×2
unresolved org PT Globai Persada Konstruksi p.28
unresolved org Hotel Fitra Internasional Tbk p.29 ×4
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.30 ×2
unresolved org PT Fitra Amanah Wisata. Oleh p.31
unresolved org Hotel Fitra Intemational Tbk p.31 ×2
unresolved person Sriwinarto p.31
unresolved org PT Pratama Gobal Servindo. p.31

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 36 ms 13 Sep 2026 14:46
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result