Skip to content
Back to announcement

20260619_FITT_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32102703_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review FITT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1 OCR 0.711
VW“ “vw vw oo oo wc“. — — - —

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
“DAN
LAPORAN KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025
. DENGAN ANGKA PEMBANDINGAN TAHUN 2024
Page 2 OCR 0.755
OM Mom omoncmomemenanananenenenenananana na NanaNanane Na Na Na No Ne Me Ru Ho)

PT BUMI MAJALENGKA PERMA!
LAPORAN POSISI KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025

DAFTAR ISI

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN POSISI KEUANGAN

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF Law
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

LAPORAN ARUS KAS

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

HALAMAN
Page 3 OCR 0.912
aNamomomomo na Me IM. Me)

ADP...

600000000215

Aa
Burni Majalengka Permai

KH. Akdul Halin

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

TENTANG

TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR

31 DESEMBER 2025

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Steve Mulyono
Alamat Kantor 1 JIKH Abdul Halim no 88, Majalengka, Jawa Barat
Alamat Domisili 1 Jl. Tiga Berlian II Blok D 3 No.36 RT 003/RW 018
Mekarsari — Cimanggis - Depok
No Telepon 1 02338292888
Jabatan 1 Direktur
Menyatakan bahwa:

1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Bumi Majalengka Permai,

2. Laporan keuangan PT Bumi Majalengka Permai telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia:

3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan PT Bumi Majalengka Permai telah dimuat secara lengkap dan benar,
b. Laporan keuangan PT Bumi Majalengka Permai tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar,

dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material:
4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam PT Bumi Majalengka Permai.
5. Tidak ada lagi Akuntan Publik yang ditunjuk selain Kantor Akuntan Anda.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Majalengka, 28 April 2026

Steve Mulyono

Direktur
Page 4 OCR 0.937
ononononone N- H- Me

SA...

Coecococoo.

KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan

Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012

No. : 00082/2.0887/AU.1/05/0299-1/1/IV/2026

Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi

PT Bumi Majalengka Permai

Laporan Auditor Independen

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bumi Majalengka Permai, yang terdiri dari laporan posisi keuangan
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan
laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk
ikhtisar kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara. wajar, dalam semua hal yang material, posisi
keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf tanggung jawab auditor terhadap
audit atas laporan keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap perusahaan berdasarkan ketentuan etika
yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika
lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat
untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan-hal yang paling signifikan
dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas
laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, dan kami
tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit utama dibawah ini, penjelasan
kami tentang bagaimana audit kami merespons hal tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.

Kami telah memenuhi tanggung jawab yang diuraikan dalam paragraf tanggung jawab auditor terhadap audit atas
Laporan Keuangan pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan prosedur yang didesain untuk merespons penilaian kami atas
risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan. Hasil prosedur audit kami, termasuk prosedur yang
dilakukan untuk merespons hal audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi opini kami atas laporan
keuanganterlampir.

Sistem pembukuan perhotelan

Penjelasan atas hal audit utama:

PT Bumi Majalengka Permai melaksanakan pembukuan perhotelan dengan sistem akuntansi Emerald, namun dikirim
ke kantor pusat hanya berupa exel dan di kantor pusat dikonversi dengan sistem pembukuan pusat yang meyebabkan
perlunya melakukan rekonsiliasi antara laporan keuangan hotel dan pusat yang membutuhkan waktu lama, disamping
itu perusahaan setiap tahun mengalami kerugian yang cukup signifikan, karena penjualan tidak memenuhi target.

Head Office — : Ruko Makmur Jaya, Jl. Raya Pasar Minggu No. 16 Kalibata, Lantai 3, Jakarta Selatan 12740, Indonesia, Telepon : (021) 2753 3503, 0813 1784 5584
Email : kap Isr@yahoo.co.id Website: kaplnsr.com
Branch Office : Komp. Buena Vista Blok A No. 2, Medan 20142, Telepon : (061) 8047 2828

2. JI. Salemba Tengah No. 12A Jakarta Pusat 10440, Telepon : (021) 391 8784, 391 0795 |
3. JI. Malaka Raya No. IA RT. 18 RW.07, Kel. Malaka Sari, Kec, Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta - 13460, Telepon : (021) 2853 1057

Page 5 OCR 0.937
one nu H- NS:

AAA

AAA A

C 000555925

KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan

Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012

Respon audit:
Kami mengevaluasi dan pengujian dan efektivitas pengendalian utama atas sistem akuntansi dan kerugian terus
menerus. Maka kami melakukan prosedur sebagai berikut:

- Kami mendiskusikan dengan. manajemen agar sistem pembukuan perhotelan menjadi dasar pembuatan laporan
keuangan karena perusahaan yang masih beroperasi adalah hotel.

Tanggapan manajemen
Manajemen mengakui bahwa sistem pembukuan perhotelan yang digunakan belum sebagaiman mestinya, dan sedang
dilakukan pembenahan sistem pembukuan tersebut.

Penekanan Suatu Hal

Sebagaimana telah diuraikan pada catatan no. 25 atas laporan keuangan perusahaan akan melanjutkan usahanya
secara berkesinambungan. Pada 31 Desember 2025 dan 2024, perusahaan mengalami kerugian masing-masing
sebesar Rp3.473.168.610,- dan Rp4.212.385.420,- sehingga akumulasi kerugian masing-masing sebesar
Rp43.372.558.371,- dan Rp43.060.112.920,- serta menderita defisit modal kerja masing-masing sebesar
Rp3.846.465.391,- dan Rp7.802.570.236,- kondisi tersebut, mengidikasi adanya suatu ketidakpastian yang
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.
Rencana manajemen untuk mengatasi kondisi tersebut telah diuraikan dalam laporan keuangan. Opini kami tidak
dimodofikasi sehubungan dengan hal tersebut.

Hal Lain

Laporan keuangan tahun 2024 diaudit oleh auditor independen lainnya, dengan tanggal laporan tanggal 16 April 2025
dengan opini wajar tanpa pengecualian dengan catatan kelangsungan usaha, yang laporannya telah diserahkan kepada
kami, dan pendapat kami, sejauh yang berkaitan dengan jumlah-jumlah semata-mata hanya didasarkan atas laporan
auditor independen terdahulu.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan.

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan
oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Perusahaan dalam
mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi
untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan.

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan
bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk
menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan
tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu
mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan
laporan keuangan tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan
pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

Head Office Ruko Makmur Jaya, Jl. Raya Pasar Minggu No. 16 Kalibata, Lantai 3, Jakarta Selatan 12740, Indonesia, Telepon : (021) 2753 3503, 0813 1784 5584
Email : kap Isr@yahoo.co.id Website: kaplnsr.com
Branch Office : 1. Jl. Jamin Ginting, Komp, Buena Vista Blok A No. 2, Medan 20142, Telepon : (061) 8047 2828

2, Jl, Salemba Tengah No. 12A Jakarta Pusat 10440, Telepon : (021) 391 8784, 391 0795
3. JI. Malaka Raya No. IA RT. 18 RW.07, Kel. Malaka Sari, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta - 13460, Telepon : (021) 2853 1057
Page 6 OCR 0.936
anonono konon Ke Ke Ka!

Fs

00 00000

KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan

Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012

Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah,
atau pengabaian pengendalian internal.

@ Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain prosedur
audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasaan
pengendalian internal Perusahaan.

Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.

@ Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan, berdasarkan bukti
audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan
usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik
perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan
tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk. memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.

# Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan
apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang
mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang lingkup
dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam
pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah
mematuhi ketentuan etika yang relevan-mengenai independensi, dan-mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-
hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan ha-hal
tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit
utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan
melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena kensekuensi merugikan dari
mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajarmelebihi manfaat kepentingan publik atas
komunikasi tersebut.

Liasta, Nirwan, Syafi

Jakarta, 28 April 2026.

Head Office Ruko Makmur Jaya, Jl. Raya Pasar Minggu No. 16 Kalibata, Lantai 3, Jakarta Selatan 12740, Indonesia, Telepon : (021) 2753 3503, 0813 1764 5584
Email : kap Isr@yahoo.co.id Website: kaplnsr.com
Branch Office : 1. Jl. Jamin Ginting, Komp. Buena Vista Blok A No. 2, Medan 20142, Telepon : (061) 8047 2828

2. Jl. Salemba Tengah No. I2A Jakarta Pusat 10440, Telepon : (021) 391 8784, 391 0795 1
3. JI. Malaka Raya No. IA RT. 18 RW.07, Kel. Malaka Sari, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta - 13460, Telepon : (021) 2853 1057
Page 7 OCR 0.835
ak an an an an akan en ena anenenanaenaNaaNaa naa e Kato Ke To Ko Ko Ko Ta Ka Ha.

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI
LAPORAN POSISI KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025

DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

ASET

Aset Lancar

Kas dan setara kas
Piutang usaha
Persediaan

Pajak dibayar dimuka

Jumlah Aset Lancar

Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan
Aset tetap - bersih

Jumlah Aset Lancar
JUMLAH ASET

LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang lain-lain
Utang pajak
Biaya yang masih harus dibayar
Utang bank

Bagian jatuh tempo 1 tahun

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

Liabilitas Jangka Panjang
Utang bank

Utang pihak berelasi
Liabilitas imbalan kerja

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Jumlah Liabilitas

Ekuitas

Modal saham - Nominal @ Rp.100.000
Modal dasar 1.400.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
550.000 lembar

Komponen ekuitas lain

Salda defisit

Jumlah Ekuitas

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas

Halaman 1
Catatan 2025 2024

3b,d, f5 1.346.431.269 1.507.964.801
369, 6 232.627.681 361.035.409
3,7 77.185.316 159.265.719
30, 8 2.682.720 2.682.720
1.658.926.986 2.030.948.649

30,15d 4.317.129.102 91.639.916
3k, 9 45.916.442.479 49.228.068.358
50.233.571.581 49.319.708.274

51.892.498.567

51.350.656.923

10 49.084.025 30.873.000
30,15a 112.203.940 153.847.419
11 256.004.412 348.798.466
12 5.088.100.000 9.300.000.000
5.505.392.377 9.833.513.885

12 1.015.000.000 6.103.100.000
13 32.930.000.000 22.730.000.000
3p,14 384.304.343 416.545.072
34.329.304.343 29.249.645.072
9.834.696.720 39.083.163.957

16 5.000.000.000 55.000.000.000
430.360.218 327.605.886

(43.372.558.371)

(43.060.112.920)

12.057.801.847

12.267.492.966

51.892.498.567

51.350.656.923

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

Steve Mulyono cxa peRmAI
Direktur MW
Page 8 OCR 0.920
DANA III

AN

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI
LAPORAN LABA RUGI DAN KOMPREHENSIF LAIN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 2

Catatan 2025 2024

Pendapatan 3m, 18 8.936.188.578 13.341.819.400
Beban pokok pendapatan 3m, 19 (7.121.875.150) (9.123.616.754)
Laba Kotor 1.814.313.428 4.218.202.646
Beban Usaha

Beban usaha 3m,20 (5.068.657.557) (6.198.441.035)
Jumlah Beban Operasi (5.068.657.557) (6.198.441.035)
Laba (Rugi) Usaha (3.254.344.129) (1.980.238.389)

Pendapatan (beban) lain-lain 3m,21

Pendapatan jasa giro 7.211.439 15.001.641

Pajak bunga (1.677.916) (2.991.540)

Administrasi bank (3.588.796) (4.204.304)

Bunga pinjaman (1.313.291.726) (2.278.161.030)

Lain-lain - 1.764.694

Jumlah Pendapatan (beban) lain-lain (1.311.346.999) (2.268.590.539)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak (4.565.691.127) (4.248.828.928)
Manfaat (beban) pajak penghasilan 30,15b

Kini - 5

Tangguhan 989.768.186 24.578.358
Jumlah Beban Pajak Penghasilan - Bersih 989.768.186 24.578.358
Laba Tahun Berjalan (3.575.922.942) (4.224.250.570)
Laba (Rugi) Komprehensif Lain
Pos Yang Tidak Akan Direklasifikasikan ke Laba Rugi

Pengukuran kembali imbalan kerja 3p,20 131.736.323 15.211.731

Pajak penghasilan atas penghasilan terkait 30,15d (28.981.991) (3.346.581)
Laba (Rugi) Komprehensif Lain Setelah Pajak 102.754.332 11.865.150
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan (3.473.168.610) (4.212.385.420)
Laba per saham 3, 21 (6.314,85) (7.658,88)

Direktur

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

Page 9 OCR 0.765
Tek Ol ak on on ak aon an anakan aan aanaNananasa Nata na na no ho No Ho Ho Ho Mo Na Ha!

Saldo 1 Januari 2023

Laba (rugi) tahun berjalan

Penghasilan komprehensif lain

Saldo per 31 Desember 2024
Laba (rugi) tahun berjalan
Koreksi laba ditahan

Penghasilan komprehensif lain

Saldo per 31 Desember 2025

Halaman 3
PT BUMI MAJALENGKA PERMA!
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kompenen
ekuitas Saldo Jumlah
Modal saham tain laba ekuitas
5.000.000.000 315.740.736 (38.835.862.350) 16.479.878.386
- - - (4.224.250.570) (4.224.250.570)
11.865.150 11.865.150
55.000.000.000 327.605.386 (43.060.112,920) 12.267.492.966
- - (3.575.922.942) (3.575.922.942)
3.263.477.490 3.263.477.490
102.754.332 102.754.332
55.000.000.000 430.360.218 (43.372.558.371) 12.057.3801.847

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 10 OCR 0.836
OX on ot ok on ek oran Nan anon en aN ea NA KANA AAN na Ne Na Na Ka No Ko Ho Ho Mo Ha Up

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI
LAPORAN ARUS KAS

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025

DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 4

2025 2024
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan kas dari pelanggan 9.064.596.306 13.238.917.582
Pembayaran kas kepada pernasok dan pihak lainnya (4.835.275.785) (8.903.026.692)
Pembayaran kas kepada karyawan (2.839.900.128) (2.867.103.190)
Penerimaan (pembayaran) kas:

Penghasilan bunga 6.651.201 12.010.101

Beban keuangan (1.313.291.726) (2.282.365.334)

Beban pajak (1.088.636.925) (140.513.900)

Lainnya 1.764.694
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (1.005.857.057) (940.316.739)

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan aset tetap (55.676.475) (125.953.900)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Investasi (55.678,475) (125.953.900)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran pinjaman bank (9.300.000.000) (5.400.000.000)
Penerimaan pinjaman bank - -
Pembayaran pinjaman pihak berelasi (1.110.000.000) (450.000.000)
Penerimaan pinjaman pihak berelasi 11.310.000.000 6.630.000.060
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)

Aktivitas Pendanaan 900.000.000 780.000.000
Kenaikan Neto Kas dan Setara Kas (161.533.532) (286.270.639)
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 1.507.964.801 1.794.235.440
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 1.346.431.269 1.507.964.801

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
Page 11 OCR 0.917
BLUM aral ener teka ane KaKaNAKAN ALA aanaratatana ra La La 2-8

Halaman 5

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM
a Pendirian Perusahaan
PT Bumi Majalengka Permai (“Perusahaan”) didirikanberdasarkan Akta Notaris No.02 tanggal 09 Desember2013
dibuat oleh Notaris Muhammad Hanafi S.H., Notarisdi Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.AHU-02739.AH.01.01.Tahun 2014 tanggal 20
Januari 2014. Akta Perusahaan telah mengalami perubahan, terakhir dengan akta No.12 tanggal 20 Juni 2019 oleh
notaris Rudy Siswanto S.H., mengenai pernyataan keputusan para pemegang saham secara edaran. Akta perubahan
ini telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-0096462.AH.01.11. Tahun 2019 tanggal 21 Juni 2019.

Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan Perusahaan adalah Menjalankan usaha dalam bidang jasa
penyedian penginapan (hoteldantransithotel), jasa pengelolaan hotel meliputi aspek pemasaran, operasional dan
pemeliharaan hotel, baik berupa piranti lunak maupun piranti keras, perdagangan, pembangunan (kontraktor) guna

memborong segala pekerjaan bangunan dan pekerjaan umum, industri, pengangkutan darat, percetakan dan
perbengkelan.

Perusahaan berdomisili di Jl. KH. Abdul Halim No.88 RT.00 SRW.008 Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan
Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

b. Struktur Organisasi

Berdasarkan akta notaris RudySiswanto S.H., No.25 tanggal 24April 2018, maka susunan Direksidan Komisaris per 31
Desember 2025 dan 2024:

2025 2024
Dewan Komisaris
Komisaris 5 Joni Rizal Joni Rizal
Dewan Direksi
Direktur : Steve Mulyono Steve Mulyono

Pada tanggal 31 Desember 2025 jumlah karyawan perusahaan sebanyak 61orang (210orang karyawan tetap, 23 orang
karyawan kontrak serta 17 orang karyawan harian) dan 31 Desember 2024 jumlah karyawan perusahaan sebanyak
8torang (21orang karyawan tetap, 23 orang karyawan kontrak serta 17 orang karyawan harian).

2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("PSAK" )DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN ("ISAK") BARU DAN REVISI

a. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK ) yang diterbitkan dan
berlaku efektif dalam tahun berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2024).
Dalam tahun berjalan, Entitas telah menerapkan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) dan Intrepretasi Standar Akuntansi
Keuangan (“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan
mempengaruhi laporan keuangan berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024.

Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Intrepretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) baru dan revisi termasuk
pengesahan amandemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:

- Amendemen PSAK 116: Sewa. Amendemen tentang liabilitas sewa dalam jual dan sewa balik. Amendemen ini
mengatur pengukuran selanjutnya atas transaksi jual dan sewa balik.

-  Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan. Amendemen tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan.
Amendemen ini mengatur bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal pelaporan
yang akan memengaruhi klasifikasi liabilitas jangka pendek atau jangka panjang serta pengungkapannya.

-  Amendemen PSAK 207: Laporan Arus Kas dan PSAK107: Instrumen Keuangan Pengungkapan. Amendemen tentang

pengaturan pembiayaan pemasok. Amendemen ini memperjelas pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan
pemasok.
Page 12 OCR 0.884
ak ek on Ok on On On an anon aratananaKaKaNaKaKara nana na kana Ko Ma Un Ra Ita Ito Ia ia

Halaman 6

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("PSAK" )DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN ("ISAK”) BARU DAN REVISI - Lanjutan

b. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK ) yang Diterbitkan namun
berlaku efektif dalam tahun berjalan.
- Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing. Amendemen tentang kekurangan ketertukaran.
Amendemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan serta
pengungkapannya, berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.

- PSAK 117 memperkenalkan Pendekatan Block Building, yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi dengan fitur
partisipasi langsung, yang digambarkan sebagai pendekatan biaya variabel. Terdapat penyederhanaan jika kriteria
tertentu terpenuhi dengan menggunakan pendekatan alokasi premi. PSAK117 ini berlaku efektif untuk periode
pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 dengan penerapan dini diperbolehkan.

-  Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi - Penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 - InformasiKomparatif, berlaku
@fektif ketika entitas pertama kali menerapkan PSAK 117.

Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan peyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan
relevan dengan kegiatan kelompok usaha telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Informasi Kebijakan Akuntansi
Material".

Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Entitas atau mungkin akan mempengaruhi kebijakan
akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan
standar-standar ini terhadap laporan keuangan.
Page 13 OCR 0.911
GK ek Gk SK Gn Gn an ON ON an anak OK aNaKANANAKaNana ena na Na Ka Ke Na Ko Ta Ho Ho Ha Ta!

Halaman 7

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan.

a. Pernyataan kepatuhan -
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan SAK, yang mencakup Pernyataandan Interpretasi yang diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, termasuk standar baru dan yang direvisi, amendemen dan
penyesuaian tahunan, yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.

b. Dasar penyajian laporan keuangan

Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas
yang menggunakan dasar kas.

Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali
untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan akuntansi
dalam masing-masing akun tersebut.

Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode iangsung (direct method) dengan mengelompokkan arus kas
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang
fungsional Entitas.

Ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos
laporan keuangan atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya maka entitas menyajikan
kembali laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan.

C. Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama
Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana investor mempunyai pengaruh signifikan. Pengaruh signifikan adalah
kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak
mengendalikan atau mengendalikan bersama ataskebijakantersebut.

Ventura bersama adalah pengaturan bersama yang para pihaknya memiliki pengendalian bersama atas pengaturan
memiliki hak atas aset neto dari pengaturan.

Pengendalian bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang ada
hanya ketika keputusan tentang aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak yang
berbagi pengendalian.

Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama diakui sebesar biaya
perolehan, dan jumlah tercatat tersebut ditambah atau dikurang untuk mengakui bagian investor atas aset bersih investee
setelah tanggal perolehan. Laba atau rugi investor mencakup bagian dari laba atau rugi investee dan OCI dari investo
rmencakup bagian OCI dari investee. Goodwill terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama terdapat dalam
jumlah tercatat investasi dan tidak diamortisasi maupun dilakukan pengujian penurunan nilai secara individu.

Jika bagian entitas atas rugi pada entitas asosiasi atau joint venture sama dengan atau melebihi kepentingannya pada
entitas asosiasi atau ventura bersama, maka entitas menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih lanjut. Setelah
kepentingan entitas dikurangkan menjadi nol, tambahan kerugian dicadangkan, dan liabilitas diakui, hanya sepanjang

entitas mempunyai kewajiban hukum atau konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau
ventura bersama.

Jika entitas asosiasi atau ventura bersama melaporkan laba pada periode berikutnya, entitas mengakui bagiannya atas
laba tersebut hanya setelah bagiannya atas laba tersebut sama dengan bagian kerugian yang tidak diakui.

Laporan keuangan entitas asosiasi atau ventura bersama disusun untuk periode yang sama dengan entitas. Jika perlu,
penyesuaian dilakukan untuk membawa kebijakan akuntansi yang sama dengan yang diterapkan entitas.
Page 14 OCR 0.939
NAN AN AA IA IE EI

APA RKAKA

ana

Pe

Halaman 8

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
C. Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama - Lanjutan

Jumlah tercatat keseluruhan investasi diuji untuk penurunan nilai sebagai suatu aset tunggal, yaitu, goodwill tidak diuji
secara terpisah. Jumlah pemulihan investasi pada entitas asosiasi dinilai untuk setiap entitas asosiasi atau ventura
bersama, kecuali entitas asosiasi atau ventura bersama tidak menghasilkan arus kas secara independen.

Pada saat hilangnya pengaruh signifikan pada entitas asosiasi atau ventura bersama, entitas mengakui setiap investasi
yang tersisa pada nilai wajar. Perbedaan antara jumlah tercatat entitas asosiasi atau ventura bersama pada saat
hilangnya pengaruh signifikan dan nilai wajar dari investasi yang tersisa dan hasil dari pelepasan diakui dalam laba rugi.

. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

Transaksi dalam mata uang asing dicatat kedalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada saat terjadinya transaksi.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan kedalam Rupiah
dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada
periode tersebut. Laba atau rugi yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.

Kurs tengah yang digunakan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing masing terdiri dari:

2025 2024

1 USD 16.782 16.162

Entitas menggunakan mata uang Rupiah sebagai mata uang fungsional dan mata uang pelaporan.

. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

Sesuai dengan PSAK 224 tentang "Pengungkapan pihak-pihak yang berelasi", yang dimaksud dengan pihak yang berelasi
adalah orang atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut :

a) Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor,

2. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor, atau

3. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.

b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

1. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak,

dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya).

2. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura

bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).

3. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.

4. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas

ketiga.

5. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program
tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.

Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam hurufta).
Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas).

“9

Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut
mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan
persyaratan dan kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan pihak-pihak
berelasi, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan.
Page 15 OCR 0.958
Halaman 9

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

£

Instrumen keuangan
1) Aset keuangan

Pengakuan dan pengukuran awal

Aset keuangan diakui pada posisi keuangan ketika Perusahaan menjadi pihak dalam provisi kontrakinstrumen. Semua
aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya berdasarkan tanggal perdagangan dimana pembelian atau
penjualan aset keuangan berdasarkan kontrakyang mensyaratkan pengiriman aset dalam jangka waktu yang
ditentukan oleh pasar yang bersangkutan.

Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar, dalam hal investasi tidak diklasifikasikan sebagai FVTPL, nilai
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset
keuangan.

Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara keseluruhan baik pada biaya perolehan diamortisasi atau
nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset keuangan,

Pengakuan selanjutnya
Instrumen utang yang memenuhi kondisi berikut diukur pada biaya perolehan diamortisasi:
- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya adalah untuk memiliki aset keuangan untuk
menghasilkan arus kas kontraktual, dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

Instrumen utang yang memenuhi ketentuan berikut ini selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI):
- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya dicapai dengan mengumpulkan arus kas kontraktual
dan menjual aset keuangan, dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

Semua aset keuangan lainnya yang tidak diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI
selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).

Perusahaan dapat melakukan penetapan yang tidak dapat dibatalkan berikut ini pada saat pengakuan awal aset
keuangan:
- Entitas dapat memilih yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan perubahan berikutnya dalam nilai wajar dari
investasi ekuitas dalam FVOCI (tanpaklasifikasi kembali) jika memenuhi kriteria tertentu: dan
- Entitas dapat menetapkan investasi utang yang tidak dapat dibatalkan yang memenuhi biaya perolehan
diamortisasi atau kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL jika tindakan tersebut menghilangkan atau
secara signifikan mengurangi inkonsistensi akuntansi.

Dalam tahun berjalan, entitas tidak ada penetapan investasi utang yang memenuhi biaya perolehan diamortisasi atau
kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL maupun investasi ekuitas sebagai FVOCI.

Biaya perolehan diamortisasi dan metode bunga efektif

Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah jumlah dimana aset keuangan diukur pada pengakuan awal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode suku bunga efektif dari
setiap perbedaan antara jumlah awal dan jumlah jatuh tempo, disesuaikan dengan penyisiahan kerugian. Disisi lain,
jumlah tercatat bruto dari aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sebelum disesuaikan
dengan penyisihan kerugian.

Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk instrumen utang yang diukur
kemudian pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVOCI. Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau yang
berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung dengan menggunakan suku bunga efektif terhadap
jumlah tercatat bruto dari aset keuangan (basis bruto), kecuali untuk aset keuangan yang kemudian mengalami
penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit, pendapatan bunga
diakui dengan menerapkan suku bunga efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut.
Jika,pada periode pelaporan berikutnya, risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit
meningkat sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga diakui
dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat bruto aset keuangan
Page 16 OCR 0.919
OK ek ak enak onar anananenanananeneNaNaNa Nana nana Na Ke Na Ha Ha Ta Ho Ho Ha Ha Ha

Halaman 10

PT BUMI MAJALENGKA PERMA!

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3,

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f

Instrumen keuangan - Lanjutan
1) Aset keuangan - Lanjutan
Taya perolehan dis Isasi dan metode bunga efektif - Lanjutan
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
instrumen utang dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan.

Untuk Instrumen keuangan selain yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk (yaitu aset yang
mengalami penurunan nilai kredit pada pengakuan awal), suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi penerimaan kas masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak
termasuk kerugian kredit yang diharapkan, selama perkiraan umur dari instrumen utang, atau, jika sesuai, periode
yang lebih pendek, ke jumlah tercatat bruto dari instrumen hutang pada pengenalan awal.

Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, Perusahaan mengakui pendapatan
bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan kredit ke biaya perolehan diamortisasi dari
aset keuangan tersebut sejak pengakuan awal. Penghitungan tidak kembali ke basis bruto meskipun risiko kredit dari
aset keuangan kemudian membaik sehingga aset keuangan tidak lagi memburuk.

Pendapatan bunga diakui dalam laporan laba rugi dan dimasukkan dalam item baris "Pendapatan Keuangan-
Pendapatan Bunga".

Investasi dalam 1! 'ang Diklasifikasikan sebagai FVOCI

Instrumen utang pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai tercatat
instrumen utang sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs, keuntungan atau kerugian penurunan nilai,
dan pendapatan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, diakui dalam laba rugi. Jumlah
yang diakui dalam laba rugi sama dengan jumlah yang akan diakui dalam laba rugi jika aset keuangan tersebut diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari aset keuangan tersebut diakui
dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam akun cadangan revaluasi investasi, Ketika aset keuangan
ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi.

Investasi dalam Instrumen Ekuitas yang Ditetay EVOCI

Pada pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan (berdasarkan instrumen-
per-instrumen) untuk menetapkan investasi instrumen ekuitas pada FVOCI. Penetapanan FVOCI tidak diperkenankan
jika investasi ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan atau jika imbalan kontinjensi diakui oleh pengakuisisi dalam
kombinasi bisnis yang menerapkan PSAK No. 103.

Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika:
- Diakuisisi terutama untuk tujuan menjualnya dalam waktu dekat: atau
- Pada saat pengakuan awal, merupakan bagian dari porto folio instrumen keuangan yang diidentifikasi yang mana
Perusahaan mengelola bersama dan memiliki bukti pola aktual terkini dari aksi ambil untung jangka pendek, atau

- Merupakan derivatif (kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung
nilai yang ditetapkan dan efektif).

Investasi dalam instrumen ekuitas pada FVOCI pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi,
Selanjutnya diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar yang
diakul dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan revaluasi investasi. Keuntungan atau
kerugian kumulatif tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada pelepasan investasi ekuitas, namun akan ditransfer ke
saldo laba.

Pendapatan dividen atas investasi dalam instrumen ekuitas ini diakui dalam taba rugi ketika hak Perusahaan untuk
menerima dividen ditetapkan, kecuali dividen tersebut dengan jelas merupakan pemulihan bagian dari biaya investasi,
Dividen dimasukkan dalam “Pendapatan Investasi "dalam laba rugi.

Aset Keuangan pada FVTPL
Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI diukur pada
FVTPL.
Page 17 OCR 0.915
OX ek ak ok ek ok enam en anon eKeNaNaNaKaNaKa Nana Nana Na No Ha Ho No Na Ho Ho Ho Ko Ho

Halaman 11

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f

Instrumen keuangan - Lanjutan

1) Aset keuangan - Lanjutan
Aset Keuangan pada FVTPL - Lanjutan
Secara khusus:

- Investasi pada Instrumen ekuitas diklasifikasikan sebagai FVTPL, kecuali entitas menetapkan investasi ekuitas
yang dimiliki untuk tidak diperdagangkan atau imbalan kontinjensi yang timbul dari kombinasi bisnis sebagai FVOCI
yang tidak dapat dibatalkan pada pengakuan awal.

- Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI diklasifikasikan
sebagai FVTPL. Selain itu, instrumen utang yang memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau kriteria
FVOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL yang tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal jika penetapan
tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan yang akan
timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas dasar yang berbeda.

Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau kerugian
nilai wajar diakui dalam laba rugi sejauh mereka bukan bagian dari hubungan yang ditetapkan sebagai findung nilai.
Laba atau rugi bersih yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen atau bunga yang diperoleh dari aset keuangan dan
dimasukkan dalam “Keuntungan dan Kerugian Lain-lain”.

Keuntungan dan kerugian selisih kurs
Nilai tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan
dengan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan.

Secara khusus:

- Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari hubungan
Indung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item baris “Keuntungan atau
Kerugian Selisih Kurs":

- Untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang
ditentukan, selisih kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari instrumen utang tersebut diakui dalam laba rugi
pada baris Item “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs",

» Untuk aset keuangan yang diukur pada FVTPI. yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang
ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item baris “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”,
dan

- Untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan FVOCI, selisih kurs diakui dalam penghasilan komprehensif lain
dalam cadangan revaluasi investasi.

Penurunan nilai aset keuangan

Entitas mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian ("ECL") atas investasi dalam instrumen utang yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVOCI, piutang sewa, aset kontrak, serta komitmen pinjaman pada
kontrak jaminan keuangan. Tidak ada kerugian penurunan nilai yang diakui untuk investasi pada instrumen ekuitas.
Jumlah kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko
kredit sejak pengakuan awal atas instrumen keuangan tersebut.

Entitas selalu mengakui ECL sepanjang umur untuk piutang usaha, aset kontrak dan piutang sewa. Kerugian kredit
@ekspektasian atas aset keuangan ini diestimasi dengan menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman
kerugian kredit historis entitas, disesuaikan untuk faktor-faktor yang spesifik bagi debitur, kondisi ekonomi secara
umum dan penilaian terhadap arah saat ini maupun arah kondisi perkiraan kerugian pada tanggal pelaporan, termasuk
nilai waktu uang jika sesuai. .

Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Perusahaan mengakui ECL sepanjang umur ketika terdapat peningkatan
yang signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal. Sebaliknya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan tidak
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen
keuangan tersebut dengan jumlah yang sama dengan ECL42bulan (12mECL). Penilaian apakah ECL sepanjang umur
harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan atau risiko gagal bayar yang terjadi sejak
pengakuan awal alih-alih pada bukti aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit pada tanggal pelaporan atau
terjadi gagal bayar (default) yang sebenarnya.
Page 18 OCR 0.924
ek ek et enananaranenaenaneneneneaaNaaNana tara na Ke Naa Ke Ka Ko Ko Ma Ka Ka

Halaman 12

PT BUMI MAJALENGKA PERMA!

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan !ain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f

Instrumen keuangan - Lanjutan
1) Aset keuangan - Lanjutan
Penurunan nilai as Tila

ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua kemungkinan peristiwa
gagal bayar (default) selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya,12mECL merupakan porsi ECL
sepanjang umur yang diharapkan dihasilkan dari peristiwa gagal bayar (default) pada instrumen keuangan yang
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

Risiko kredit meningkat signifikan

Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal,
Perusahaan membandingkan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal
pelaporan dengan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal.
Dalam melakukan penilaian ini, Perusahaan mempertimbangkan informasi kuantitatif dan kualitatif yang wajar dan
dapat didukung, termasuk pengalaman historis dan informasi berwawasan kedepan yang tersedia tanpa biaya atau
upaya yang tidak semestinya.

Informasi berwawasan kedepan yang dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri tempat debitur
Perusahaan beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan pemerintah, lembaga
pemikir (think-tanks) terkait, dan organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber ekstemal dan
memperkirakan informasi ekonomi yang terkait dengan operasi inti Perusahaan,

Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, pada tanggal Perusahaan menjadi salah satu pihak dari
komitmen yang tidak dapat dibatalkan dianggap sebagai tanggal pengakuan awal untuk tujuan penilaian penurunan
nilai instrumen keuangan. Dalam menilai apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak
pengakuan awal atas komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, Perusahaan mempertimbangkan perubahan
risiko dimana debitur tertentu akan gagal bayar (default) dalam kontrak.

Perusahaan secara berkala memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah terdapat
peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya sesuai kebutuhan untuk memastikan bahwa kriteria tersebut
mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlah tersebut jatuh tempo.

Jika Perusahaan telah mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan dengan jumlah yang sama dengan
ECL sepanjang umur pada periode pelaporan sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal pelaporan saat ini bahwa
kondisi untuk ECL sepanjang umur tidak Jagi terpenuhi, Perusahaan mengukur penyisihan kerugian pada jumlah yang

sama dengan 12mECL pada tanggal pelaporan saat ini, kecuali untuk aset yang menggunakan pendekatan yang
disederhanakan.

Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laporan laba rugi untuk semua instrumen
keuangan dengan penyesuaian yang sesuai dengan nilai tercatatnya melalui akun penyisihan kerugian, kecuali untuk
investasi dalam instrumen utang yang diukur pada FVOCI, dimana penyisihan kerugian diakul pada penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi,dan tidak mengurangi nilai tercatat aset
keuangan pada laporan posisi keuangan.

Kebijakan penghapusan

Perusahaan menghapus aset keuangan jika terdapat informasi yang menunjukkan bahwa debitur berada dalam
kesulitan keuangan yang parah dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, Aset keuangan yang dihapuskan
mungkin masih tunduk pada aktivitas penegakan hukum berdasarkan prosedur pemulihan Perusahaan, dengan
mempertimbangkan advis hukum jika sesuai. Setiap pemulihan yang dilakukan diakui datam laporan laba rugi.

Penghentian pengakuan aset keuangan

Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual atas arus kas dari aset tersebut
berakhir, atau saat aset keuangan tersebut dialihkan dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan
aset kepada pihak lain. Jika Perusahaan tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko
dan manfaat kepemilikan dan terus mengendalikan aset yang dialihkan, Perusahaan mengakui hak kepemilikannya
atas aset dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara
substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang dialihkan, Perusahaan tetap mengakui aset
keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar hasil yang diterima.
Page 19 OCR 0.939
TM an ataneraeratatenentatanatanetatenaraneratataneranara rataan ra aa

Halaman 13

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f.

Instrumen keuangan - Lanjutan

1) Aset keuangan - Lanjutan
Penghentian pengakuan aset keuangan - Lanjutan
Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai
tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laporan laba rugi. Selain itu, pada
penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVOCI, keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi direklasifikasi ke laba rugi.
Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah ditetapkan Perusahaan pada
pengakuan awal untuk diukur pada FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam
cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba.

»

Liabilitas keuangan

Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif atau pada FVTPL. Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak
memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan, kontrak
dan komitmen jaminan keuangan yang diterbitkan oleh Perusahaan, diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik
yang ditetapkan di bawah ini.

Liabilitas keuangan diukur pada FVTPL
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL jika liabilitas keuangan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak
pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, dimiliki untuk diperdagangkan atau ditetapkan sebagai FVTPL.

Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika:

- Telah diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat: atau

- Pada pengakuan awal, ini merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi yang dikelola
bersama oleh Perusahaan dan memiliki pola pengambilan keuntungan jangka pendek aktual terkini: atau

- Merupakan derivatif, kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai
yang ditetapkan dan efektif.

Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau imbalan kontinjensi dari pihak

pengakuisisi dalam kombinasi bisnis dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada pengakuan awal jika:

- Penetapan tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi pengukuran atau pengakuan yang
inkonsistensi, yang jika tidak maka akan timbul, atau

-  Liabilitas keuangan merupakan bagian dari kelompok aset keuangan atau liabilitas keuangan atau keduanya, yang
dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi

yang didokumentasikan oleh Perusahaan, dan informasi tentang pengelompokan tersebut adalah disediakan
secara internal atas dasar tersebut, atau

- Merupakan bagian dari kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 109 mengizinkan
seluruh kontrak gabungan untuk ditetapkan sebagai FVTPL.

Liabilitas keuangan pada FVTPL disajikan sebesar nilai wajar dengan keuntungan atau kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut bukan merupakan bagian dari
hubungan lindung nilai yang ditentukan. Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi menggabungkan
setiap bunga yang dibayarkan atas liabilitas keuangan dan dimasukkan dalam item baris "Keuntungan dan Kerugian
Lain-lain".

Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan sebagai FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar liabilitas keuangan
yang dapat diatribusikan pada perubahan risiko kredit sendiri dari liabilitas tersebut diakui dalam penghasilan
komprehensif lain, kecuali pengakuan dampak dari perubahan risiko kredit liabilitas dalam pendapatan komprehensif
lain akan menciptakan atau memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan nilai wajar karena
selain risiko kredit sendiri dari liabilitas diakui dalam laporan laba rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan
pada risiko kredit liabilitas keuangan diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan kemudian tidak direklasifikasi ke
laba rugi, sebagai gantinya, dapat dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan.

Keuntungan atau kerugian dari kontrak jaminan keuangan dan komitmen pinjaman yang diterbitkan oleh Perusahaan
yang ditetapkan oleh Perusahaan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui dalam laporan laba rugi.
Page 20 OCR 0.946
an an ananatananenaenanaranatanetanananeanenatanatarata Na Kaara aan

Halaman 14

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f.

Instrumen keuangan - Lanjutan
2) Liabilitas keuangan - Lanjutan
Liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, dimiliki

untuk tidak diperdagangkan, atau ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

Metode suku bunga efektif adalah metode untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan
metode untuk mengalokasikan beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang
secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran tunai di masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang
dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan premi atau
diskon lainnya) selama perkiraan umur kewajiban keuangan atau (jika sesuai) periode yang lebih singkat, untuk biaya
perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan

Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs

Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada setiap tanggal
pelaporan, keuntungan dan kerugian selisih kurs ditentukan berdasarkan biaya perolehan diamortisasi instrumen
tersebut. Keuntungan dan kerugian selisih kurs ini diakui dalam “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs” dalam
laporan laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan.
Untuk liabilitas yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing,
keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam komponen
ekuitas yang terpisah.

Nilai wajar dari liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan
dengan kurs spot pada akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL, komponen valuta
asing merupakan bagian dari keuntungan atau kerugian nilai wajar dan diakui dalam laporan laba rugi untuk liabilitas
keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan.

Penghentian pengakuan liabilitas keuangan
Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangannya jika, dan hanya jika, kewajiban Perusahaan dilepaskan,
dibatalkan, atau habis masa berlakunya. Selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya

dan imbalan yang dibayarkan dan terutang, termasuk aset non tunai yang dialihkan atau liabilitas yang diambil alih,
diakui dalam laporan laba rugi.

Ketika Perusahaan menukar dengan pemberi pinjaman yang eksis, suatu instrumen utang ke instrumen lain dengan
persyaratan yang secara substansial berbeda, pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan
awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula, Perusahaan mencatat modifikasi substansial dari

persyaratan liabilitas yang ada atau bagian darinya sebagai penghapusan liabilitas keuangan asli dan pengakuan
liabilitas baru.

Diasumsikan bahwa persyaratannya secara substansial berbeda jika nilai sekarang yang didiskontokan dari arus kas
menurut persyaratan baru, termasuk biaya yang dibayarkan setelah dikurangi biaya yang diterima dan didiskontokan
menggunakan tarif efektif awal sekurang-kurangnya 10 persen berbeda dari nilai wajar yang didiskontokan atas nilai
sisa arus kas dari liabilitas keuangan awal. Jika modifikasi tidak substansial, perbedaan antara: (1) nilai tercatat
liabilitas sebelum modifikasi, dan (2) nilai kini arus kas setelah modifikasi harus diakui dalam laporan laba rugi sebagai
keuntungan atau kerugian modifikasi dalam keuntungan dan kerugian lain.

Si

Instrumen keuangan derivatif

Untuk mengelola eksposur terhadap risiko suku bunga dan nilai tukar mata uang asing, termasuk kontrak berjangka
valuta asing dan swap suku bunga, Entitas dapat masuk ke dalam berbagai instrumen keuangan derivatif.

Derivatif pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif ditandatangani dan selanjutnya diukur
kembali ke nilai wajarnya pada setiap tanggal pelaporan. Keuntungan atau kerugian yang dihasilkan segera diakui
dalam laba rugi kecuali derivatif tersebut ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai, di mana waktu
pengakuan laba rugi tergantung pada sifat hubungan lindung nilai.

Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan sedangkan derivatif dengan nilai wajar negatif diakui
sebagai liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling hapus dalam laporan keuangan kecuali Entitas memiliki hak hukum
dan niat untuk saling hapus.
Page 21 OCR 0.897
Tak ak et on an on an on oran an anaN aan aNaNaNaAKaAna Nana na Ha No Ha Ka Ka Ia Ta To ta Ita

Halaman 15

PT BUMI MAJALENGKA PERMA!

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
f. Instrumen keuangan - Lanjutan
3) Instrumen keuangan derivatif - Lanjutan
Derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar atau Iiabilitas tidak jancar jika sisa jatuh tempo Instrumen tersebut lebih
dari 12 bulan dan diperkirakan tidak akan direalisasikan atau diselesaikan dalam 12 bulan. Derivatif lainnya disajikan
sebagai aset lancar atau Ilabilitas tancar.

/atif Melel
Derivatif melekat adalah komponen dari kontrak hibrida yang juga mencakup host non-derivatif dengan pengaruh

bahwa beberapa arus kas dari instrumen gabungan bervariasi dengan cara yang serupa dengan derivatif yang berdiri
sendiri.

Derivatif yang melekat pada kontrak utama non-derivatif yang bukan merupakan aset keuangan dalam ruang lingkup
PSAK 109 diperlakukan sebagai derivatif terpisah jika memenuhi definisi derivatif, risiko dan karakteristiknya tidak
terkait erat dengan risiko dan karakteristik kontrak utama dan kontrak utama kontrak tidak diukur pada FVTPL.

Derivatif yang melekat pada kontrak hibrida yang mengandung aset keuangan utama dalam ruang lingkup PSAK 109
tidak dipisahkan. Seluruh kontrak hibrida diklasifikasikan dan selanjutnya diukur sebagai biaya perolehan diamortisasi
atau FVTPL sebagaimana mestinya.

Berbeda dengan aset keuangan, ketentuan yang ada dalam PSAK 239 untuk pemisahan derivatif melekat tetap
dilanjutkan untuk llabilitas keuangan, artinya liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi masih
perlu dianalisis untuk menentukan apakah terdapat derivatif melekat yang harus dipertanggungjawabkan secara
terpisah pada FVTPL.

Jika kontrak hibrida merupakan liabilitas keuangan kuotasian, alih-alih memisahkan derivatif melekat, Entitas biasanya
menetapkan seluruh kontrak hibrida pada FVTPL,

Derivatif melekat disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa jatuh tempo instrumen hibrida
yang terkait dengan derivatif melekat lebih dari 12 bulan dan tidak diharapkan akan direalisasikan atau diselesaikan
dalam 12 bulan.

4) Akuntansi lindung nilai
Entitas menetapkan derivatif tertentu sebagai instrumen lindung nilai sehubungan dengan risiko mata uang asing dan
risiko suku bunga dalam lindung nilai nilai wajar, lindung nilai arus kas, atau lindung nilai atas investasi neto dalam

operasi luar negeri yang sesuai. Lindung nilai atas risiko nilai tukar mata uang asing atas komitmen dicatat sebagai
lindung nilai arus kas.

Pada insepsi hubungan lindung nilai, Entitas mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dan item
yang dilindung nilai, bersama dengan tujuan manajemen risiko dan strateginya untuk metakukan berbagai transaksi
lindung nilai. Selanjutnya, pada awal Indung nilai dan secara berkelanjutan, Entitas mendokumentasikan apakah
instrumen lindung nilai efektif dalam mengimbangi perubahan nilai wajar atau arus kas dari item yang dilindungi nilai
yang disebabkan oleh risiko lindung nilai, yaitu ketika hubungan lindung nilai memenuhi semua dari persyaratan
efektivitas lindung nilai berikut:

- Ada hubungan ekonomi antara item yang dilindungi nilai dan instrumen lindung nilai,
- Pengaruh risiko kredit tidak mendominasi perubahan nilai yang dihasilkan dari hubungan ekonomi tersebut, dan

- Rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai adalah sama dengan yang dihasilkan dari jumlah item yang
dilindungi nilai yang sebenarnya dilindung nilai oleh Entitas dan jumlah instrumen lindung nilai yang sebenarnya
digunakan Entitas untuk lindung nilai atas jumlah item yang dilindungi nilai tersebut.

Jika hubungan indung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan efektivitas lindung nilai yang berkaitan dengan rasio
lindung nilai tetapi tujuan manajemen risiko untuk hubungan lindung nilai yang ditentukan tetap sama, Entitas
menyesuaikan rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai (yaitu menyeimbangkan kembali lindung nilai) sehingga
memenuhi kriteria kualifikasi lagi.
Page 22 OCR 0.940
Ne

3

an ar otat aan ar area aan an anarananananaranaatata tata roranana

Halaman 16

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
f. Instrumen keuangan - Lanjutan

4) Akuntansi lindung nilai - Lanjutan
Entitas hanya menetapkan nilai intrinsik kontrak opsi sebagai item lindung nilai. Perubahan nilai wajar dari nilai waktu
selaras dari opsi diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam biaya penyisihan lindung nilai.
Jika item yang dilindungi nilainya terkait dengan transaksi, nilai waktunya direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang
dilindungi nilainya mempengaruhi laba rugi. Jika item yang dilindungi nilai terkait dengan periode waktu, maka jumlah
yang terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nilai direklasifikasi ke laba rugi secara basis rasional — Entitas
menerapkan amortisasi garis lurus.

Jumlah yang direklasifikasi tersebut diakui dalam laba rugi pada baris yang sama dengan item yang dilindungi nilai.
Jika item yang dilindungi nilai adalah item non-keuangan, maka jumlah yang terakumulasi dalam biaya penyisihan
lindung nilai dihapus langsung dari ekuitas dan dimasukkan ke dalam jumlah tercatat awal item non-keuangan yang
diakui. Selanjutnya, jika Entitas mengharapkan sebagian atau seluruh kerugian yang terakumulasi dalam biaya
penyisihan lindung nilai tidak akan dipulihkan di masa depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.

Lindung nilai lai wajar

Perubahan nilai wajar atas instrumen lindung nilai yang memenuhi syarat diakui dalam laba rugi kecuali jika instrumen
lindung nilai tersebut melakukan lindung nilai atas instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI dalam hal ini diakui
dalam penghasilan komprehensif lain.

Nilai tercatat item yang dilindungi nilai yang belum diukur pada nilai wajar disesuaikan dengan perubahan nilai wajar
yang dapat diatribusikan pada risiko lindung nilai dengan entri yang sesuai dalam laba rugi. Untuk instrumen utang
yang diukur pada FVOCI, nilai tercatatnya tidak disesuaikan karena telah diukur pada nilai wajarnya, tetapi keuntungan
atau kerugian lindung nilai diakui dalam laba rugi, bukan penghasilan komprehensif lain.

Jika item lindung nilai merupakan instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI, keuntungan atau kerugian lindung
nilai tetap berada dalam penghasilan komprehensif lain agar sesuai dengan instrumen lindung nilai.

Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya) tidak lagi
memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk contoh ketika instrumen
lindung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan. Penghentian diperhitungkan secara prospektif.
Penyesuaian nilai wajar atas nilai tercatat item yang dilindungi nilai yang timbul dari risiko lindung nilai diamortisasi ke
laba rugi sejak tanggal tersebut.

Lindung nilai arus kas

Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif dan instrumen lindung nilai lain yang memenuhi syarat yang
ditetapkan dan memenuhi syarat sebagai lindung nilai arus kas, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam akun penyisihan lindung nilai arus kas, terbatas pada perubahan kumulatif nilai wajar dari item
yang dilindungi nilai sejak dimulainya lindung nilai. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak
efektif segera diakui dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

Jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas direklasifikasi ke
laba rugi pada periode ketika item yang dilindungi nilai mempengaruhi laba rugi, di baris yang sama dengan item yang
dilindungi nilai yang diakui. Namun, ketika prakiraan transaksi lindung nilai menghasilkan pengakuan aset non-
keuangan atau liabilitas non-keuangan, keuntungan dan kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas dikeluarkan dari ekuitas dan dimasukkan dalam pengukuran awal
biaya aset non-keuangan atau liabilitas non-keuangan.

Transfer ini tidak mempengaruhi penghasilan komprehensif lain. Lebih lanjut, jika Entitas memperkirakan bahwa
sebagian atau seluruh kerugian yang diakumulasi dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan dipulihkan di masa
depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.

Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya) tidak tagi
memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk contoh ketika instrumen
Indung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan. Penghentian diperhitungkan secara prospektif.
Keuntungan atau kerugian yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas pada saat
itu tetap berada dalam ekuitas dan diakui pada saat prakiraan transaksi akhirnya diakui dalam laba rugi. Ketika
prakiraan transaksi tidak lagi diharapkan terjadi, keuntungan atau kerugian yang diakumulasi dalam ekuitas segera
diakui dalam laba rugi
Page 23 OCR 0.936
Halaman 17

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3,

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

f

Instrumen keuangan - Lanjutan
4) Akuntansi lindung nilai - Lanjutan
ji lai Investasi bersih si asin
Lindung nilai atas investasi bersih dalam operasi asing dicatat serupa dengan lindung nilai arus kas. Keuntungan atau
kerugian dari Instrumen lindung nilai yang terkait dengan bagian efektif dari indung nilai diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan penjabaran mata uang asing. Keuntungan atau kerugian

yang terkait dengan bagian yang tidak efektif segera diakui dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam baris item
"Keuntungan dan Kerugian Lainnya".

Keuntungan dan kerugian dari instrumen lindung nilai terkait dengan bagian efektif dari lindung nilai yang diakumulasi
dalam penyisihan penjabaran mata uang asing direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan atau pelepasan sebagian
operasi luar negeri.

5) Pengaturan saling hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah bersih disajikan di laporan posisi keuangan jika, dan
hanya jika, Perusahaan memiliki hak yang dapat diberlakukan secara hukum untuk menghapus jumlah yang diakui:
Gan bermaksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. Hak untuk kompensasi harus tersedia saat kini daripada bergantung pada peristiwa di masa depan dan
harus dapat dilaksanakan oleh salah satu pihak lawan, baik dalam kegiatan bisnis normal dan dalam hal terjadi gagal
bayar (default), keadaan tidak dapat membayar (insolvenoy) atau kebangkrutan.

6) Reklasifikasi Instrumen keuangan

Untuk aset keuangan, diperlukan reklasifikasi antara FVTPL, FVOCI dan biaya perolehan diamortisasi, jika dan hanya
jika tujuan model bisnis Perusahaan untuk aset keuangannya berubah sehingga penilaian model sebelumnya tidak
berlaku lagi.

Jika reklasifikasi sudah sesuai, maka harus dilakukan secara prospektif sejak tanggal reklasifikasi yang ditetapkan
sebagai hari pertama periode pelaporan pertama setelah perubahan model bisnis. Perusahaan tidak menyajikan
kembali keuntungan, kerugian, atau bunga yang diakui sebelumnya.

PSAK 109 tidak mengizinkan reklasifikasi:
- Untuk investasi ekuitas yang diukur pada FVOCI, atau
- Dimana opsi nilai wajar telah dilaksanakan dalam kondisi apapun untuk aset keuangan atau Ilabilitas keuangan.

9. Piutang usaha

Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak material, setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-
ragu.

Penyisihan piutang ragu-ragu dibentuk pada saat terdapat bukti obyektif bahwa saldo piutang tidak dapat ditagih. Piutang
ragu-ragu dihapus pada saat piutang tersebut tidak akan tertagih.

. Biaya dibayar dimuka

Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.

Uang muka
Dibayar atas transaksi pembelian yang dibayarkan terlebih dahulu dan dipertimbangkan pada saat terjadinya transaksi.

Persediaan

Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya perolehan
persediaan Perusahaan ditentukan dengan menggunakan metode first-in, first-out (FIFO). Nifai realisasi neto ditentukan
berdasarkan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan taksiran beban yang diperlukan
untuk menyelesaikan dan menjual persediaan tersebut.

Penyisihan untuk penurunan nilal persediaan dan persediaan usang ditentukan berdasarkan penelaahan atas kondisi
persediaan pada akhir tahun untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi neto.
Page 24 OCR 0.937
Na AE AYI

N

Pen PIN AA ALAN

Halaman 18

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

k.

m.

Aset Tetap

Entitas menerapkan PSAK 216 (Revisi 2011) “Aset Tetap”. Entitas telah memilih model biaya (cost model) sebagai
kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya. Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight
line method) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:

Persentase Masa manfaat
Jenis Aset Tetap KI (Tahun)

- Bangunan 5Yo 20

- Convention hall 5Yo 20

- Prasarana 12,570 8

- Mesin dan peralatan 12,576 8

- Kendaraan 12,50 - 25Y4 4-8

- Peralatan dan perabotan 25Y4

Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika tanah diperoleh pertama kali
diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap" dan tidak diamortisasi. Sementara biaya
pengurusan atas perpanjangan HGB diakui sebagai bagian dari akun “Beban Ditangguhkan, Neto” pada laporan posisi
keuangan dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek antara umur hukum hak dan umur ekonomis tanah.

Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan, dan jika
sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat
terjadinya, Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan, dan biaya
perolehan aset dapat diukur secara andal.

Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset
(dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

Aset dalam penyelesaian disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat
aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.

Utang usaha

Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok dalam kegiatan
usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila pembayaran jatuh tempo dalam waktu
satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.

Pengakuan pendapatan dan beban
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui lima langkah analisa
berikut:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut:
- Kontrak telah disetujui oleh pihak- pihak terkait dalam kontrak,
- Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari barang atau jasa
yang akan dialihkan,
- Besar kemungkinan Perusahaan akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan.
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan barang mewah, pajak
pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.
Page 25 OCR 0.915
TN Ga SN dal AA SaN AN na Nu ta LO la Mia Ta Ia Ine Na ee Na Pan na

e

BU BO SN Gi

Halaman 19

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
m. Pengakuan pendapatan dan beban - Lanjutan
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual dari
setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada suatu waktu tertentu).

Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui apabila kewajiban pelaksanaan yang telah
dipenuhi melebihi pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan. Liabilitas kontrak diakui ketika pembayaran yang dilakukan
oleh pelanggan melebihi kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam “Piutang usaha" dan
liabilitas kontrak disajikan dalam “Utang usaha" dan “Liabilitas lain-lain”.

Kriteria tertentu juga harus terpenuhi untuk setiap aktivitas Perusahaan seperti yang dijelaskan di bawah.

Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat pengalihan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan
kepada pelanggan, yang pada umumnya bertepatan dengan pengiriman dan penerimaan barang yang dijual. Pendapatan
tidak diakui sejauh ada ketidakpastian yang signifikan mengenai pemulihan jumlah imbalan, biaya terkait, atau
kemungkinan pengembalian barang.

Pendapatan jasa diakui pada saat pelanggan menerima dan mengonsumsi manfaat dari jasa tersebut.

Beban
Beban diakui pada saat terjadinya.

n. Beban pinjaman
Bunga dan beban keuangan lainnya yang timbul dari pinjaman yang diperoleh untuk mendanai perolehan dan
pengembangan tanah dan serta pembangunan bangunan dikapitalisasi ke persediaan dan tanah untuk pengembangan,
yang mana lebih sesuai. Biaya pinjaman yang dikapitalisasi terdiri dari beban bunga, beban bank dan selisih kurs yang
terjadi sehubungan dengan perolehan pinjaman tersebut.

Besarnya biaya pinjaman yang dikapitalisasi dalam suatu periode ditentukan berdasarkan tingkat kapitalisasi dikalikan
dengan jumlah yang dikeluarkan untuk perolehan, pematangan dan pembangunan tahun berjalan
Oo. Pajak penghasilan
Jumlah pajak kini untuk periode kini dan periode sebelumnya, yang belum dibayar, diakui sebagai liabilitas. Apabila
jumlah pajak yang telah dibayar untuk periode kini dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terhutang
untuk periode-periode tersebut, maka selisihnya diakui sebagai aset.

Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak kecuali jika timbul perbedaan temporer
kena pajak yang berasal dari:
a) Pengakuan awal goodwill : atau
b) Pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang
- Pengakuan awal goodwill : atau
- pada saat transaksi, tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak (rugi pajak).
c) Perbedaan temporer kena pajak terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang dan entitas asosiasi, dan bagian
partisipasi dalam pengaturan bersama, tetapi hanya sepanjang bahwa entitas mampu mengontrol waktu pembalikan
perbedaan dan besar kemungkinan pembalikan tidak akan terjadi pada perkiraan masa mendatang.

Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan, kerugian fiskal dan kredit pajak yang
belum dimanfaatkan sepanjang besar kemungkinan akan ada laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang cukup
memadai sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan kecuali jika timbul perbedaan
temporer dapat dikurangkan yang berasal dari:

a) Pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang:
- Bukan dari transaksi kombinasi bisnis, dan
- Pada saat transaksi, tidak mempengaruhi baik laba akuntansi maupun laba kena pajak (rugi pajak).
Page 26 OCR 0.928
DDNIYIYI

ek en an enek aan enanetanaNananananana nana Mata Na)

Cet

Halaman 20

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
o. Pajak penghasilan - Lanjutan
b) Perbedaan temporer dapat dikurangkan yang ditimbulkan dari entitas anak, cabang dan entitas asosiasi, serta bagian
partisipasi dalam pengaturan bersama sepanjang dan hanya sepanjang kemungkinan besar terjadi:
- Perbedaan temporer akan terpulihkan pada masa depan yang dapat diperkirakan: dan
- Laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang memadai sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan.

Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode kini dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diharapkan untuk
dibayar (direstitusi) kepada otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah
berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada periode pelaporan.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan harus diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada
saat aset dipulihkan atau liabilltas diselesaikan, yaitu dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau
Secara substantif berlaku pada periode pelaporan.

Aset dan Liabilitas pajak tangguhan tidak boleh didiskontokan.

Jumlah tercatat aset pajak tangguhan harus ditinjau kembali pada akhir periode pelaporan. Entitas mengurangi jumlah
tercatat aset pajak tangguhan apabila besar kemungkinan laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang cukup
memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Pengurangan jumlah tercatat
aset pajak tangguhan dilakukan pembalikan apabila kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya cukup
memadai.

Untuk transaksi atau peristiwa lainnya yang diakui dalam laba rugi, setiap pengaruh pajak terkait juga diakui dalam laba
rugi. Untuk transaksi atau peristiwa lainnya yang diakui diluar laba rugi (baik dalam OCI maupun langsung dalam ekuitas),
setiap pengaruh pajak terkait juga diakui diluar laba rugi (baik dalam OCI maupun langsung daiam ekuitas, masing-
masing). Demikian juga, pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan dalam kombinasi bisnis mempengaruhi jumlah
goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis tersebut atau keuntungan dari pembelian dengan diskon.

Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika, dan hanya jika, memiliki hak secara hukum untuk
saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait
entitas kena pajak yang sama, atau entitas berniat untuk menyelesaikan aset dan Iiabilitas pajak kini dengan dasar neto.

Pp. Imbalan kerja
Entitas mengadopsi program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk memenuhi imbalan di
bawah Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Uandang-undang
(PERPU) No. 2/2022 dan Peraturan Pemerintah No. 35/2021 tentang Cipta Kerja “Ketenagakerjaan”. Biaya imbalan kerja
untuk pekerja harus diakui pada periode dimana imbalan diperoleh oleh pekerja, daripada ketika dibayar atau terutang.

Komponen biaya imbalan pasti diakui sebagai berikut:
1) Biaya jasa diatribusikan ke periode sekarang dan masa talu diakul dalam laba rugi:
2) bunga neto pada liabilitas atau aset imbalan pasti ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto pada awal periode
diakui dalam laba rugi,
3) Pengukuran kembali dari Ilabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari:
- Keuntungan dan kerugian aktuarial:
- Imbal balik aset program,
- Setiap perubahan dalam dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas
Jiabilitas (aset) imbalan pasti neto, diakui di OCI (tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya).

Pengukuran liabilitas (aset) imbalan pasti bersih mensyaratkan penerapan metode penilaian aktuaria, atribusi imbalan
untuk periode jasa, dan penggunaan asumsi aktuaria. Nilai wajar aset program dikurangi dari nilai kini liabilitas imbalan
pasti dalam menentukan defisit bersih atau surplus.
Page 27 OCR 0.919
ON ak ok ol ok akan On an nana anakananaNaNaNAKAna ha Ia ka Ita Ita Ita Mia Ito Na Na Na ta

Halaman 21

PT BUMI MAJALENGKA PERMA!

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

Pp. Imbalan kerja - Lanjutan
Nilai kini Iiabilitas imbalan pasti entitas dan biaya jasa terkait ditentukan dengan menggunakan metode "Projected Unit
Credit", yang menganggap setiap periode jasa akan menghasilkan satu unit tambahan dari imbalan dan mengukur setiap
unit secara terpisah untuk menghasilkan liabilitas akhir. Hal ini mensyaratkan entitas untuk mengatribusikan imbalan pada
periode kini (untuk menentukan biaya jasa kini) dan periode kini dan periode lalu (untuk menentukan nilai kini liabilitas
imbalan pasti). Imbalan tersebut diatribusikan sepanjang periode jasa menggunakan formula imbalan yang dimiliki
program, kecuali jasa pekerja di tahun tahun akhir akan meningkat secara material dibandingkan tahun-tahun
sebelumnya, dalam hal ini menggunakan dasar metode garis lurus.

Biaya jasa lalu adalah perubahan liabilitas imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, yang timbul sebagai
akibat dari perubahan pengaturan program dalam periode kini (yaitu memperkenalkan perubahan program atau
mengubah imbalan yang akan dibayar, atau kurtailmen yang secara signifikan mengurangi jumlah pekerja yang
disertakan).

Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada awai tanggal ketika perubahan program atau kurtailmen terjadi dan tanggal
ketika Perusahaan mengakui setiap pesangon, atau biaya terkait restrukturisasi dalam PSAK No. 237, "Provisi, Liabilitas
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi".

Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti diakui pada saat penyelesaian terjadi.

Sebelum biaya jasa lalu ditentukan, atau keuntungan atau kerugian pada penyelesaian diakui, liabilitas imbalan pasti atau
aset disyaratkan untuk diukur kembali, namun entitas tidak disyaratkan untuk membedakan antara biaya jasa lalu yang
dihasilkan dari kurtailmen dan keuntungan dan kerugian pada penyelesaian di mana transaksi ini terjadi bersama-sama,

@. Penurunan nilai aset
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai.
Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai aset diperlukan, maka
Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan suatu aset atau Cash General Unit
(CGU) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah
terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan.

Kerugian penurunan nilai diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali berkaitan
dengan aset revaluasian dimana rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi di OCI,

Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika, dan hanya
Jika, terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak
ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai
diakui sebagai keuntungan dalam laporan laba rugi kecuali terkait dengan aset revaluasian dimana pembalikan
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi dalam OCI.

r. Provisi dan kontinjensi
Provisi diakui jika entitas memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang diakibatkan
peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya
yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.

Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini.
Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

Liabilitas kontinjensi tidak diakut dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan, kecuali arus keluar sumber daya yang
mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil.

Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk
manfaat ekonomis akan diperoleh.
Page 28 OCR 0.917
(ON al ol SK cl en OK emak anom eNaRaNaNANANANO Na Na Ne Ha Ho Ho Ho Ho No Ho No Ho Ho No Ho

Halaman 22

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3, IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
5. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi

keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesual), jika ada, telah tercermin dalam
laporan keuangan.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.

t Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun berjalan.

Sedangkan, laba per saham dilusian dihitung dan disajikan apabila Perusahaan memiliki instrumen berpotensi saham
biasa yang bersifat dilutif,

4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN

Pertim! estimasi dan asumsi

Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi
yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas
kontijensi, pada akhir pericde pelaporan. Ketidakpastian mengenai pertimbangan, estimasi dan asumsi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tangga! pelaporan yang memiliki risiko

signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan iiabilitas untuk periode berikutnya diungkapkan
dibawah ini.

Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi
dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali
Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Menentukan metode penyusutan dan estimasi masa manfaat aset tetap

Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan dan didukung
dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset tetap adalah berdasarkan
penelaahan Perusahaan terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman untuk aset yang setara.

Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dari estimasi
sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum atau
pembatasan lain atas penggunaan dari aset serta perkembangan teknologi. Namun demikian, adalah mungkin, hasil dimasa
depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh
perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah
umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya.

Estimasi beban pensiun dan imbalan kerj:

Penentuan liabilitas atas pensiun dan kewajiban imbalan kerja Perusahaan berganiung.pada pemilihan asumsi yang
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara Jain, tingkat
diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan
tingkat kematian.
Page 29 OCR 0.899
em aman an aan aaNaNAKANaNANa na Nana Na No Ro Ka Na Ta Ma No Mo Ha

oteterer

Halaman23

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN - Lanjutan
Estimasi b siun dan imbalan kerja - Lanjutan
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil
aktual atau perubahan signifikan dalam asurnsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas
diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.

Menentukan pajak penghasilan

Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.Terdapat transaksi dan
perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Entitas mengakui
Iiabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan,

Dalam situasi tertentu, Entitas tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada saat ini atau masa
depan karena proses pemeriksaan, atau negosiasi dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul terkait dengan
interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks serta jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan.

Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan llabilitas pajak yang tidak pasti, Entitas menerapkan
pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan yang harus diakui sesuai dengan
PSAK 237 (Revisi 2009) "Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi". Entitas membuat analisis uniuk semua posisi

pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus
diakui.

Entitas menelaah aset pajak tangguhan pada setiap tanggal pelaporan dan mengurangi nilai tercatat sepanjang tidak ada
kemungkinan bahwa laba kena pajak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Entitas
juga menelaah waktu yang diharapkan dan tarif pajak atas pemulihan perbedaan temporer dan menyesuaikan pengaruh atas
pajak tangguhan yang sesuai.

5. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari :

2025 2024
Kas 24.814.400 39.198.500
Bank Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. 818.132.009 928.458.379
PT Bank Jawa Barat 169.518.679 265.408.663
PT Bank Central Asia, Tbk 166.108.099 235.588.241
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, 165.384.082 39.311.018
Deposit 2.474.000 -
Jumlah Kas dan Setara Kas 1.346.431.269 1.507.964.801

Tidak ada saldo kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya dan yang ditempatkan pada pihak berelasi.

6. PIUTANG USAHA
Piutang usaha terdiri dari:

2025 2024
Guest 154.112.918 292.140.236
Guest Ledger 34.483.423 52.472.496
OTA 29.924.760 9.538.720
BCA Card 4.662.000 5.117.000
AR BJB 1.911.951 1.768.957
BNI Card 6.632.629 -
OR BRI 850.000 -
Jumlah Piutang Usaha 232.627.681 361.036.409

Page 30 OCR 0.856
AN ak ek On on en en aan an en aan ananaaNaANANaNa nana nana No Ma Mo Ha to Io Ita Ia Ha

Halaman 24

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG USAHA - Lanjutan
Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:
2025 2024

Sampai dengan 1 bulan 232.627.681 361.035.409

Jumlah Piutang Usaha 232.627.681 361.035.409

Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua piutang usaha Perusahaan merupakan piutang dalam mata uang Rupiah.
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa seluruh piutang usaha tersebut dapat tertagih, sehingga tidak perlu dibuat
cadangan kerugian penurunan nilai piutang.

7. PERSEDIAAN

Terdiri dari:

2025 2024
Food 81.459.614 116.248.729
Pengharum & Pembersih 11.853.184 21.985.647
Gas 11.493.692 11.598.537
Fruit & Beverage 22.378.826 9.432.806
Jumlah Persediaan 77.185.316 159.265.719

Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak terdapat persediaan Perusahaan yang diasuransikan. Berdasarkan hasil
penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai
persediaan dan barang usang, sehingga tidak perlu dibentuk penyisihan berkaitan dengan hal tersebut.

8. PAJAK DIBAYAR DIMUKA

Terdiri dari:
2025 2024
PPh pasal 21 2.682.720 2.682.720
Jumlah Pajak Dibayar Dimuka 2.682.720 2.682.720
9. ASET TETAP
Terdiri dari :
Tahun 2025
Perubahan Selama Tahun Berjalan

Saldo Saldo

Awal Penambahan Pengurangan Akhir
Nilal Tercatat
Kepemilikan Langsung
Tanah 16.259.000.000 16.259.000.000
Bangunan 33.878.104.771 38.878.104.771
Convention Hall 1.922.190.100 1.922.190.100
Prasarana 6.734.723.719 6.734.723.719
Mesin dan Peralatan 1417.2689.8300 1.417.269.800
Kendaraan 992.757.037 992.757.037
Perlengkapan & Perabotan 6.943.245.536 55.676.475 6.998.922.011
Jumlah T8.147.290.963 55.678.475 - 78.202.967.438
Page 31 OCR 0.808
GM Gk ak an Gn Ox GM On On AN On SMAN AKANANANAKaNaANa Na Kena Ha Ho Yo No Ha Ya No Ha Ha Na

Halaman 25
PT BUMI MAJALENGKA PERMA!
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
(Disajikan datam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan tain)
9. ASET TETAP - Lanjutan
Tahun 2025
Perubahan Selama Tahun Berjalan
Saldo Saldo
Awal Penambahan Pengurangan Akhir
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan 1.996.212.711 1.693.905.239 13.690.117.950
Convention Hall 2.914.500.149 596.109.505 3.510.609.854
Prasarana 5.811.983.633 432.450.153 6.244.433.786
Mesin dan Peratatan 1.271.630.748 89.493.219 1.361.123.987
Kendaraan 757.494.081 107.170.896 864.684.977
Perlengkapan & Perabotan 5.167.401.283 448.173.343 8.615.574.626
Jumlah 28.919.222.605 3.367.302.354 - 32.286.524.959
Nilai Buku 49.228.068.358 45.916,442.479
Tahun 2024
Perubahan Selama Tahun Berjalan
Saldo Saldo
Awal Penambahan Pengurangan Akhir
Nilai Tercatat
Kepemilikan Langsung
Tanah 16.259.000.000 - - 16.259.000.000
Bangunan 33.878.104.771 - - 33.878.104.771
Convention Hall 1.922.190.100 - - 11.922.190.100
Prasarana 6.734.723.719 - - 6.734.723.719
Mesin dan Peralatan 1.417.269.800 - - 1.417.269.800
Kendaraan 992.757.037 - - 992.757.037
Perlengkapan & Perabotan 6.817.291.636 125.953.900 - 6.943.245.538
Jumlah 78.021.337.063 125.953.900 - 78.147.290.963
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan 10,302.307.472 1.893.905.239 - 1.996.212.711
Convention Hall 2.316.390.644 596.109.505 - 2.914.500.149
Prasarana 4.970.143.188 841.840.465 - 5.811.983.633
Mesin dan Peralatan 1.094.472.023 177.158.725 - 1.271.880.748
Kendaraan 635.223.826 122.270.255 - 757.494.081
Perlengkapan & Perabotan 5.690.395.578 477.005.705 - 6.187.401.283
Jumlah 25.010.932.711 3.903.289,894 - 28.919.222.605
Nilai Buku 53.010.404.352 49.228.068.358
Beban penyusutan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:
2025 2024
Beban Pokok Pendapatan 2.422.592.404 2.445.902.534
Beban Administrasi dan Umum 944.709.950 1.462.387.360
Jumlah 3.367.302.354 3.908.289.894

Page 32 OCR 0.906
AN ak an ak on on Gn en an On enemanananaNaNANANANaNaNa Kana Ka Na Ra Ha To Ho Ha Ha Ua

Halaman 26

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuall dinyatakan lain)

10.

1.

12

ASET TETAP - Lanjutan

Tanah, bangunan dan convention hall memiliki luas tanah 5.357m? dengan bukti kepemilikan Sertifikat SHGB No. 00212 luas
3.037m?, SHGB No. 00213 luas 1.190m?, SHGB No. 00214 luas 1.130m? dan bangunan berupa bangunan Hotel Fitra
Majalengka 3 lantai dengan 113 kamar dengan luas bangunan 3.900m? yang terletak di Jl. KH. Abdul Hamid, Kel, Majalengka
Kulon, Kec, Majalengka, Jawa Barat. Tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman yang diperoleh PT
Bumi Majalengka Permai dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 12).

Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 aset tetap kendaraan telah diasuransikan kepada PT Asuransi Total Bersama
dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp520.000.000 dan Rp765.000.000, gedung, mesin, persediaan,
perlengkapan hotel dan kantor, per tanggal 31 Desember 2025 diasuransikan kepada PT Asuransi Centra! Asia dengan nilai
pertanggungan sebesar Rp38.197.760.000, dan 31 Desember 2024 kepada PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) dengan nilai
pertanggungan sebesar Rp38.197.760.000, convention hall dan perlengkapan per tanggal 31 Desember 2025 diasuransikan
kepada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp8.839.800.000 dan 31 Desember 2024
diasuransikan kepada PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) dengan nilai pertanggungan sebesar Rp8.101.400.000. Manajemen
berpendapat bahwa nilai pertanggungan telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

Tidak terdapat aset tetap yang sudah disusutkan penuh namun masih digunakan untuk menunjang operasional Perseroan,
tidak terdapat asset tetap yang tidak dipakai sementara, tidak terdapat asset tetap yang berasal dari hibah dan yang
dihentikan dari penggunaan aktif, dan tidak terdapat asset tetap yang tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tetap, manajemen Perusahaan
berkeyakinan bahwa tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai
aset per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

UTANG LAIN-LAIN

Terdiri dari:
2025 2024
Deposit Suppiier 32.692.000 27.873.000
Deposit Transfer 16.392.025 3.000.000
Jumiah Utang Usaha 49.034.025 30.873.000
BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Terdiri dari:
2025 2024
Service 229.410.597 320.379.599
BPJS 26.593.815 28.418.867
Jumlah Biaya Yang Masih Harus Dibayar 256.004.412 348.798.466
UTANG BANK
Terdiri dari:
2025 2024
PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk
Kredit Investasi - 1 2.688.100.000 9.888.100.000
Kredit Investasi - 3 3.415.000.000 5.515.000.000
Jumlah Utang Bank 6.103.100.000 15.403.100.000
Utang bank bagian yang jatuh tempo dalam waktu 1 (satu) tahun:
Kredit Investasi - 1 2.588.100.000 7.200.000.000
Kredit Investasi - 3 2.400.000.000 2.100.000.000
Jumlah Utang Bank Jatuh Tempo 1 Tahun 5.088.100.009 9.300.000.000
Jumlah Utang Bank Jangka Panjang 1.015.000.000 6.103.100.000

Page 33 OCR 0.894
G1 ak ak ok en en On on Gn aman OA ONANANANANANANAYa Nana nana No To Ho Yo Na Ho Ha Ya!

Halaman 27

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. UTANG BANK - Lanjutan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kredit Investasi (tambahan)
Berdasarkan surat persetujuan tambahan struktur fasilitas kredit No, JRM/1/402/R pada tangga! 25 Juli 2019. Perusahaan
memperoleh fasilitas kredit tambahan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dengan tujuan fasilitas untuk

pembangunan Aula (Meeting Room) dan lahan parker, di Jl. KH. Abdul Halim RTOOS RW008, Kelurahan Majalengka Kulon,
Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.

Maksimum 1 Rp9.000.000.000

Bentuk z Afiopend

Jangka Waktu 1 84 (delapan puluh empat) bulan sejak tanggat penandatanganan, termasuk 12 bulan grace period
selama masa pembangunan dan operasional awal.

Bunga 1 12,759

Commitment Fee 1 196 dari maksimum kredit

Biaya Administrasi 1 Rp10.000.000

Jaminan Terkait Fasilitas Term Loan (TL)

Berdasarkan surat keputusan kredit (persetujuan restrukturisasi) dalam kondisi wabah Covid-19 No.JRM/1/369/R pada
tanggal 22 Mei 2020. PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk menyetujui restrukturisasi fasilitas kredit Perusahaan dengan
syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Suku bunga 11,2596 per tahun berlaku selama 12 bulan dengan pembebanan sebagai berikut:
- 84 (delapan persen) per tahun efektif dan sisanya 3,25”4 (tiga koma dua pulh lima persen) per tahun dibayarkan
setelah IBP berakhir, berlaku sejak tanggal 26 Mei 2020. tarif bunga ini akan direview pada 3 (tiga) bulan pertama,

selanjutnya akan direview setiap saat untuk disesuaikan dengan kondisi usaha, serta syarat dan ketrentuan yang
berlaku di BNI.

- Jangka waktu IBP 12 (dua belas) bulan sejak penandatanganan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit (PPPK),
- Jangka waktu angsuran IBP adalah 24 (dua puluh empat) bulan sejak masa IBP berakhir.
2. Interest Baloon Payment (IBP) Kredit Investasi

Maksimum 1 Rp30.103.160 dan setiap bulan akan diupdate dan diakumulasi sesuai dengan realisasi pada
saat pendudukan IBP.

Keperluan : Pembebanan selisih bunga kredit Investasi selam 12 bulan sejak penandatangan PPPK.

Bentuk 1 Aflopend

Jangka Waktu 1 12 bulan sejak masa IBP terakhir

Booking Office 1 BNI KC Senayan

3. Perpanjangan jangka waktu grace period atas fasilitas kredit investasi maksimum kredit Rp9.000.000.0D0 semula grace
period atau dalarn hal ini sampai dengan Juli 2020, menjadi sampai dengan April 2021.

4. Perpanjangan jatuh tempo jangka waktu atas fasilitas kredit investasi
- Kredit investasi Rp25.000.000.000 semula sampai dengan April 2024 menjadi sampai dengan April 2025.
- Kredit investasi Rp9.000.000.000 semula sampai dengan April 2025 menjadi sampai dengan April 2027
5. Lain-lain
- Restrukturisasi kredit dilakukan dalam rangka penyelamatan.
- Apabila terdapat excess cash, wajib melakukan setoran untuk mengurangi utang pokok dan akan mengurangi
kewajiban pokok bulan terakhir.
- Wajib optimalkan produk BNI lainnya.
- Lain-lain sesuai SKK Nomor JRM/1/292/R tanggal 14 April 2016 untuk fasilitas kredit investasi maksimum
Rp25.000.000.000 dan SKK Nomor JRM/M1/402/R tanggal 25 Juli 2019 untk fasilitas kredit investasi maksimum
Rp9.000.000.000.
Page 34 OCR 0.896
AN ak ak on on on anon enam ana anananaNaNaNaNananana Ka Na Ka Ma Ma Ia Ito Ita Tia Nia Ha |

Halaman 28

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. UTANG BANK - Lanjutan
Berdasarkan surat keputusan kredit (persetujuan restrukturisasi) dalam kondisi wabah Covid-19 No.JRM/1/418/R pada

tanggal 28 April 2021. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyetujui restrukturisasi fasilitas kredit Perusahaan dengan
syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Fasilitas Kredit 1 Kredit Investasi | (KI 1)

Maksimum : Rp25.000.000.000 dengan outstanding per 16 Maret 2021 sebesar Rp18.083.100.000.

Keperluan 1 Restrukturisasi kredit atas pembangunan Fitra Hotel Majalengka.

Bentuk : Aflopend

Availability Period 1 18 (delapan belas) bulan sejak tanggal penandatangan PK

Jangka Waktu 1 Sampai dengan tangga! 25 April 2026

Bunga 1 11,254 pertahun

Fasilitas Kredit 1 Kredit Investasi II (Ki II)

Maksimum 1 Rp9.000.000.000 dengan outstanding per 16 Maret 2021 sebesar Rp8.380.000.000

Keperluan 1 Restrukturisasi kredit atas pembangunan Convention Hall Fitra Hotei Majalengka

Bentuk 1 Aflopend

Jangka Waktu 1 Sampai dengan tanggal 26 April 2027

Bunga : 11,254 pertahun

Fasilitas Kredit 1 Interest Baloon Payment (IBP) Ki

Maksimum 1 Rp789.989.584 atau sesuai saat pendudukan IBP

Keperluan : Pembebanan bunga yang ditangguhkan atas fasilitas KI sejak Mei 2020 sampai dengan Maret
2621

Bentuk 1 Afiopend

Jangka Waktu : Sampai dengan tanggal 26 Mei 2023

Jaminan Terkait Fasilitas Term Loan (TL)

Berdasarkan surat pendudukan perjanjian penyelesaian hutang (PPH) untuk fasilitas KI atas nama PT Bumi Majalengka
Permai No. 021/JRM/PPH/2022 pada tanggal 18 April 2022. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyetijui
pendudukan PPH untuk fasilitas kredit investasi Perusahaan dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Maksimum Kredit 1 Sebesar Rp779.227.710

Keperluan 2 Pendudukan deferred interest (bunga yang ditunda) fasilitas KI
Bentuk : Aflopend Credit (amortizing term loan)

Jangka Waktu 1 24 bulan sejak April 2022 sampai dengan 31 Maret 2024

Berdasarkan surat No. JRM/1/215 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
a. Selama pinjaman terhadap PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk belum dilunasi, tanpa persetujuan tertulis PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bumi Majalengka Permai dilarang melakukan aktivitas antara lain:

- Membagi laba usaha dan membayar dividen kepada pemegang.

- Mengubah bentuk atau status hukum Perusahaan, merubah anggaran dasar (kecuali meningkatkan modal
perusahaan), memindahkan resipis atau saham Perusahaan baik antar pemegang saham maupun kepada pihak lain
yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan (ultimate shareholder), hal ini dapat disetujui atas
perubahan pemegang saham PT Bumi Majalengka Permai yang mana tidak mengakibatkan perubahan pemegang
saham dominan (ultimate shareholder).

b. Restrukturisasi atas Pemegang Saham dan Pengurus Perusahaan dapat dilakukan kepada pemegang saham dan
pengurus yang sudah listing (tercatat di bursa saham) dengan syarat memiliki kompetensi di bidangnya (perhotelan dan
wisata).

c. Permohonan pencabutan Personal dan Corporate Guarantee tidak dapat dilakukan karena Perseroan belum
menghasilkan laba dan masih bergantung pada pemegang saham.

d. Hasil dana IPO, hanya digunakan untuk pengembangan usaha dan bukan untuk melunasi utang pemegang saham.

@e. Melakukan marger akuisisi atau reorganisasi atau investasi/peyertaan pada perusahaan lain, dapat dilakukan selama
Marger, Akuisisi, tidak akan merubah pemegang saham dominan (ultimate shareholder).

f. Menerbitkan/mejual saham kecuali di konversi menjadi modal, yang dibuat secara Notariil, Dapat dilakukan karena

penjualan saham untuk kepentingan ekspansi bisnis yang akan memperkuat struktur modal dan tidak akan mengubah
struktur pemegang saham dominan (ultimate sharehoider).
Page 35 OCR 0.869
SM ak ak ak on On anon on nan aan anaNAAHANANaNa Nana Na Na Ka Ho Ho Yo Ya Ma Ta ta Ia

Halaman 29

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan fain)

12, UTANG BANK - Lanjutan

Beban bunga dari utang bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, disajikan sebagai "beban
bunga” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

13. UTANG PIHAK BERELASI

Terdiri dari:

2025 2024
PT Hotel Fitra International Tbk : 92.930.000,000 22.730.000.000
Jumlah Utang Phak Berelasi 32.930.000.000 22.730.000.000

Utang kepada pihak berelasi telah dibuatkan perjanjian hutang piutang, dan tidak dibebani bunga.

14, IMBALAN PASCA KERJA
Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan
perhitungan aktuarial yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Tubagus Syafrial & Amran Nangasan, aktuaris
Independen, berdasarkan laporannya pada tanggal 30 Januari 2026 untuk tahun 2025 dan 2 Februari 2025 untuk tahun 2024,
yang menggunakan metode “Projected Unit Credit".

Asurnsi-asumsi pokok yang digunakan dalam perhitungan aktuaria tersebut adalah sebagai berikut:

2025 2024
Tingkat Diskonto 8,57 Ya
Tingkat Proyeksi Kenaikan Gaji 1076 1075
Tingkat Mortalita (TMP IV- 2019 (TM IV -2019
Proporsi Pengambilan Pensiun Normal 60 Tahun 60 Tahun
Metode Projected Unit Credit Projected Unit Credit

Analisis liabilitas diestimasi atas Imbalan kerja karyawan yang disajikan sebagai “Estimasi Liabilitas atas Imbalan Kerja
Karyawan" di laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan beban imbalan kerja karyawan yang
dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, adalah
sebagai berikut:

Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan:

2025 2024
Nilai kini fiabilitas imbalan kerja 384.304.343 416.545.072
Nilai bersih liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan 384.304.343 415.545.072
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui laporan laba rugi komprehensif adalah:

2025 2024
Biaya jasa kini 69.859.658 89.061.189
Biaya bunga 29.635.936 22.658.619
Jumlah 99.495.594 111.719.803

Page 36 OCR 0.859
at ak ok on on on on on on an anananananaNaNaNaNaNana nana Na Ha Ko Ho Ha Ya Ha Ho Ha Ma,

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 30

14. IMBALAN PASCA KERJA - Lanjutan
Mutasi estimasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:

Saldo Awal

Beban Manfaat Karyawan

Pengakuan Segera Dari Biaya Jasa Lalu
(Keuntungan) Kerugian Aktuarial

Jumtah Liabilitas Imbalan Kerja

2025

2024

416.545.072
99.495.594

(131.736.323)

320.036.995
111.719.808

(15.211.731)

384.304.343

816.545.072

Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi fiabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.

15. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
Akun ini terdiri dari:

Pajak Pembangunan 1
PPh Pasal 21
PPh Pasal 23
Jumlah
b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
Beban pajak kini
Manfaat pajak tangguhan
Neto

c. Pajak Penghasilan Badan

2025 2024
1.384.275 153.659.058
110.819.685 -
- 188.361
112.203.940 153.847.419

2025 2024
989.768.186 24.578.358
989.763.186 24.578.358

Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
engan taksiran laba fiskal Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah

sebagai berikut:
Laba sebelum pajak

Rugi Sebelum Pajak Penghasilan Menurut Laba Rugi
Laba sebelum pajak-Perusahaan

Beda Waktu:
Imbalan Kerja Karyawaan
Beda Tetap:
Sumbangan
Beban Pajak
Obat-obatan
Pajak Jasa Giro
Representasi
Bunga Jasa Giro

Rugi fiskal

Rugi Fiskal Tahun Sebelumnya

Rugi Fiskal Daluwarsa (Tahun Pajak 2020)
Rugi Fiskal Daluwarsa (Tahun Pajak 2019)

Akumulasi Rugi Fiskal

2025 2024
(4.565.691.127) (4.248.828.928)
(4.565.691.127) (4.248.828.928)

99.495.594 111.719.808
12.801.000 9.479.500
51.064.751

8.808.070

2.991.540

61.010.100 36.000.009
(7.066.269) (15.001.541)
(4.399.450.703) (4.043.768.900)
(19.239.009.755) (24.430.787.530)
- 4.895.896.673
(23.638.480.457) (23.578.659.757)

Page 37 OCR 0.834
Ta ai ik Ok Ot Oia ON ON OI OK ON ON AN ALONE SL ILA MUA IL Hun Ya Ita Ikan Ula Ita Ika Nia Uta ka Nia Na Yaa

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025

DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 31

15. PERPAJAKAN - Lanjutan

c. Pajak Penghasilan Badan - Lanjutan
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak
yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima tahun
sejak tanggal terhutangnya pajak.

@. Aset Pajak Tangguhan
Rincian atas aset pajak tangguhan adalah sebagai berikut:

2025
Manfaat Pajak
Penghasilan Dikreditkan ke
tangguhan penghasilan
dikreditkan ke komprehensif
Saldo awal laba rugi Penyesuain lain Saldo akhir
Imbalan kerja 91.639.916 21.889.031 - (28.981.991) 84.548.956
Rugi fiskal - 967.879.155 3.284.702.991 - 4.232.582.146
Jumlah 91.639.916 989.768.185 3.264.702.991 (28.981.991) 4.317.129.102
2024
Manfaat Pajak
Penghasilan Dikreditkan ke
tangguhan penghasilan
dikreditkan ke komprehensif
Saldo awal laba rugi Penyesuain lain Saldo akhir
Imbalan kerja 70.408.139 24.578.358 - (3.346.581) 91.639.918
Jumlah 70.408.139 24.578,358 - (3.346.581) 91.639.916
16. MODAL SAHAM

1.

Berdasarkan Akta notaris Rudy Siswanto, S.H., No. 12 tanggai 20 Juni 2019, maka susunan pemegang saham Perusahaan
per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

2025 dan 2024
Jumlah saham
ditempatkan dan Persentase
Pemegang saham disetor penuh kepemilikan Jumlah
PT Hotel Fitra International Tbk 549.999 99,9998K4 54.999.900.000
Ny. Siti Rahayu 1 0,0002Y6 100.000
Jumlah 550.090 10014 55.000.000.000

TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELAS!

Perusahaan dalam kegiatan usaha normal melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang sebagian besar dalam
bentuk transaksi pembiayaan.

Saldo dan transaksi penting dengan pihak berelasi yang timbul dari transaksi yang terjadi dalam Perusahaan adalah sebagai
berikut:

Pihak-pihak berelasi Sifat Pihak Berelasi Sifat Transaksi

PT Hotel Fitra International Tbk Induk perusahaan Pinjaman uang
Page 38 OCR 0.846
OX al cl el ok. ak ek on em amonaNaNaeNeNaNaa Kana Na Na Ko No Ke Ho Ho Ho Ho Ho No Ha Ha)

PT BUMI MAJALENGKA PERMA!
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Halaman 32

18

19.

20.

PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:

Kotel

Banguet
Breakfast

Food & Beverage
Laundry

Lainnya

Jumlah Pendapatan

BEBAN POKOK PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:

Food & Beverage
Penyusutan

Banguet

Telepon, Listrik dan Internet
Gas dan Solar

Air

BBM, Tol dan Parkir
Pengharum dan Pembersih
Ammeneties

Pest Control

Expedisi

Jumlah Beban Pokok Pendapatan

BEBAN USAHA
Akun ini terdiri dari:

Beban Pemasaran
Komisi & Compliment
Iklan dan Promosi
Beban Umum dan Administrasi
Karyawan
Gaji
BPJS dan Jamsostek
Tunjangan Hari Raya
Upah
Seragam
Makan dan Catering
Pengobatan
Lainnya
Penyusutan
Peralatan dan Perlengkapan
Beban Pajak
Imbalan Kerja Karyawan
Asuransi
Perijinan
Program STAAH
ATK dan Materai
Service dan Perawatan Kendaraan
Jasa, Transportasi Tenaga Ahli

Jumlah dipindahkan

2025 2024
5.329.423.995 5.166.583.275
2.053.602.211 6.387.410.358

732.837.687 852.947.657
738.021.924 831.819.262

36.024.078 56.435.006

45.278.683 16.623.842
3.936.198.578 13.341.819.400

2025 2024
2.129.128.765 2.689.592.761
2.422.592.404 2.445.902.534
1.044.880.160 2.343.308.081

865.356.528 883.368.213

180.229.525 204.957.670

120.684.258 177.375.145

128.061.973 175.856.370

130.894.329 91.227.240

58.875.000 65.736.200
35.263.274 91.881.496
5.908.934 9.411.044
1.121,875.150 9.123.616.754

2025 2024

43.267.924 54.331.056

- 27.740.000
2.547,340.426 2.610.613.856

221.677.186 235.697.882

234.451.050 190.845.834

68.839.919 74.137.500
11.812.514 31.508.840
- 15.001.293
12.069.787 -
6.600.000 1.700.000
944.709.950 1.462.387.360
15.496.179 805.431.871
95.287.982 100.320.095
99.495.594 111.719.808
77.678.969 89.426.740
60.787.900 82.859.658
69.908.955 55.654.960
58.118.157 54.145.654

193.913.355 50.005.016

174.000.000 88.000.000
4.930.455.847 6.091.527.423
Page 39 OCR 0.845
AK ak ok Gl Ok on on an en aman anananaNaNaNANANa nana Na Ke Re Ka Ho Ia Ta Ia Ia Ika Ia Sin

Halaman 33
PT BUMI MAJALENGKA PERMA!
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. BEBAN USAHA - Lanjutan
Akun ini terdiri dari:
2025 2024
Jumiah pindahan 4.930.455.847 6.091.527.423
Representasi 61.010.100 36.000.090
Konsultan Pajak 23.500.000 23.500.009
Transportasi - 12.697.617
Donasi dan Sumbangan 12.801.000 9.479.500
Sewa 3.800.000 9.230.425
Obat -obatan 5.043.810 8.806.070
Keamanan dan Kebersihan 26.623.800 7.200.000
Cetakan 5.623.000 -
Jumlah 5.068.657.557 6.198.441.035
21. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2025 2024
Pendapatan jasa giro 7.211.439 15.001.641
Pajak bunga (1.677.916) (2.991.540)
Administrasi bank (3.588.796) (4.204.304)
Bunga pinjaman (1.313.291.726) (2.278.161.030)
Lain-ain - 1.784.694
Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain (1.311.348.999) (2.263.590.539)
22. LABA PER SAHAM
Akun ini terdiri dari:
2025 2024
Rugi komprehensif tahun berjalan (3.473.168.610) (4.212.385.420)
Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar
selama tahun berjalan 550.000 550.000
Rugi per saham (6.314,85) (7.858,88)

23. INSTRUMEN KEUANGAN

Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

2025 2024
Nilai tercatat Nilal wajar Nilai tercatat Nilai wajar
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 1.346,431.269 1.346.431.269 1.507.984.801 1.507.964.801
Piutang usaha 232.627.881 232.627.681 361.035.409 361.035.409
Jumlah Aset
Keuangan 1.579.058.950 1.679.088.950 1.869.000.210 1.869.000.210

Page 40 OCR 0.907
SM ak ok on On on an Gn anom one aNaNaNaNaNANAKAKA ta Ha Ka Ma Ia Ia Ula Ha Uta Nia Na Na Na

Halaman 34

PT BUMI MAJALENGKA PERMA!
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024
(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. INSTRUMEN KEUANGAN - Lanjutan
2025 2024
Niiai tercatat Nilal wajar Nilai tercatat Nilai wajar
Liabilitas Keuangan
Utang lain-tain 49.084.025 49.084.025 30.873.000 30.873.000
Utang pajak 112.203.940 112.203.940 153.847.419 153.847.419
Biaya yang masih harus 256.004.412 256.004.412 348.798.466 343.799.466
dibayar
Utang bank 6.193.100.000 6.103.100.000 15.403.100.060 15.403.190.000
UUtang pemegang saham 2.930.000.000 32.930.000.000 22.780.000.000 22.730.000.000
Jumlah Liabllitas
Keuangan 39.450.392.377 39.450.392.377 38.666.618.385 38.666.618.885

Aset keuangan terdiri atas kas dan setara kas, dan piutang usaha. Nilai tercatat telah mencerminkan nilai wajar dari aset
yang bersangkutan.

Liabilitas keuangan terdiri atas utang lain-lian, biaya yang masih harus dibayar, utang bank dan utang pemegang saham. Nilai
tercatat telah mencerminkan nilai wajar dari liabilitas yang bersangkutan.

. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

Direksi memiliki tanggung jawab keseluruhan untuk menetapkan dan mengawasi kerangka manajemen risiko. Direksi telah
menetapkan fungsi keuangan yang bertanggungjawab untuk mengelola, mengembangkan dan memantau kebijakan
manajemen risiko Kelompok Usaha, Sedangkan fungsi internal audit memiliki tanggungjawab untuk mengevaluasi dan
meningkatkan efektivitas kebijakan dan prosedur manajemen risiko, dan menelaah kecukupan risiko yang dihadapi oteh
Kelompok Usaha dengan memberikan laporannya kepada Direksi,

Tujuan keseluruhan dari manajemen risiko adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa risiko - risiko yang dihadapi
Kelompok Usaha, menetapkan batasan risiko dan pengendalian yang sesuai, serta untuk mengawasi risiko dan kepatuhan
terhadap batasan yang telah ditetapkan, namun tanpa terlalu mempengaruhi daya saing Kelompok Usaha dan fleksibilitas.

a. Risiko likuiditas

Risiko kredit adalah risiko jika pihak debitur tidak memenuhi kewajibannya yang menyebabkan kerugian keuangan.
Kelompok Usaha melakukan analisa dan persetujuan Kredit yang hati-hati, dan juga pengawasan terhadap saldo piutang
dilakukan secara berkesinambungan untuk meminimalisasi piutang yang tidak dapat ditagih.

b. Risiko pasar

Risiko pasar adalah risiko yang timbul karena nilai wajar arus kasa masa depan suatu instrument keuangan berfiuktuasi
sebagai akibat dari perubahan harga pasar yang menggambarkan risiko tingkat suku bunga dan risiko mata uang asing.

Cc. Risiko kredit

Risiko kredit adalah risiko jika pihak debitur tidak memenuhi kewajibannya yang menyebabkan kerugian keuangan.
Perusahaan melakukan analisa dan persetujuan kredit yang hati-hati, dan juga pengawasan terhadap saldo piutang
dilakukan secara berkesinambungan untuk meminimalisasi piutang yang tidak dapat ditagih. Terkait dengan kredit yang
diberikan kepada pelanggan, Perusahaan mengendalikan eksposur risiko kredit dengan menetapkan kebijakan atas
persetujuan atau penolakan kontrak kredit baru. Kepatuhan atas kebijakan tersebut dipantau oleh Direksi. Sebagai bagian
dari proses dalam persetujuan atau penolakan tersebut, reputasi dan jejak rekam pelanggan menjadi bahan pertimbangan.
Saat ini, tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan.

d. Risiko.operasiona!

Risiko operasional adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh kekurangan atau kegagalan dari proses internal, faktor
manusia dan sistem atau dari kejadian-kejadian eksternal, Risiko ini melekat dalam semua proses bisinis, kegiatan
operasional, sistem dan produk Perusahaan. Kebijakan manajemen yaitu menerapkan sistem audit kepatuhan yang
berkelanjutan, pemeliharaan ataupun melakukan backup atas aplikasi utama perusahaan baik dari sisi hardware dan
software untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan juga menanamkan nilai-nilai dasar Perusahaan sejak dini
kepada karyawan sehingga dapat menghindarikan/mengurangi potensi penyimpangan, serta penilaian kinerja yang fair
dan transparan dalam pengembangan karir.
Page 41 OCR 0.890
(aan Ok ak Gk On On Gn em on am ena aNaNAANANa Kana naa no Na Ha Ho Ho Ha Na Ho Mo Ma Ma)

Halaman 35

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24.

25.

26.

27.

28.

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan

e. Risiko permodalan

Perusahaan mengelola dan melakukan penyesuaian terhadap struktur permodalan berdasarkan perubahan kondisi
@konomi. Dalam rangka pemeliharaan dan mengelola struktur permodalan, Perusahaan mempertimbangkan efisiensi
penggunaan moda! berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal serta mempertimbangkan kebutuhan modal dimasa
yang akan datang. Kebijakan manajemen adalah mempertahankan secara konsisten struktur pemmodalan yang sehat
dalam jangka panjang guna mempertahankan akses terhadap berbagai alternative pendanaan pada biaya yang wajar.
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat antara
jumlah liabilitas dan ekuitas guna mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

KELANGSUNGAN HIDUP USAHA PERUSAHAAN

Laporan keuangan terlampir telah disusun dengan anggapan bahwa perusahaan akan melanjutkan usahanya secara
berkesinambungan. Pada 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan mengalami kerugian masing-masing sebesar
Rp3.473.168.610,- dan Rp4.212.385.420,- sehingga akumulasi kerugian masing-masing sebesar Rp43.372.558.371,- dan
Rp43.060.112.920,- serta menderita defisit modal kerja masing-masing sebesar Rp3.846.465.391,- dan Rp7.802.570.236,-,

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perusahaan menempuh langkah-langka sebagai berikut:

- Melakukan Optimalisasi Biaya Operasional:

Diversifikasi sumber pendapatan dengan mencari target pasar baru, paket promosi atau strategi penjualan fainnya.

- Memperkuat Digital Marketing.

- Membangun kerjasama strategis dengan komunitas-komunitas, perusahaan-perusahaan dan agen perjalanan yang dapat
mendatangkan keberlangsungan pelanggan yang berkelanjutan.

Inovasi dengan memaksimalkan fasilitas yang ada untuk meningkatkan sumber pendapatan dan melakukan perbaikan
bertahap untuk pembaharuan fasilitas agar fasilitas tampak menarik dan bernilai daya saing.

Peningkatan standart pelayanan dengan pelatihan dan sertifikasi karyawan agar pelayanan staff menghasilkan kepuasan
dan koyalitas pelanggan.

Bersama dengan pengendali baru, perseroan berencana untuk melakukan divestasi atas PT Bumi Majalengka Permai.

Oleh karena itu, manajemen meyakini bahwa Perusahaan akan dapat melanjutkan operasinya untuk masa yang akan datang,
sehingga laporan keuangan Perusahaan disusun dengan asumsi Perusahaan akan terus beroperasi secara
berkesinambungan.

REKLASIFIKASI AKUN

Beberapa akun dalam laporan keuangan pada tangga! 31 Desember 2024, telah direklasifikasi untuk menyesuaikan dengan
penyajian laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025.

Dilaporkan Dilaporkan
Sebelumnya Rekiasifikasi Saat ini
31 Desember 2024
Aset lancar
Aset pajak tangguhan 91.639.916,06 3.284.702.991 3.356.342.908
Saldo defisit
Saldo defisit awal (43.060.112.920) 3.264.702.991 (89.795.409.929)

KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN

Pada tanggal 30 Januari 2026, PT Hotel Fitra Intemational, Tbk berencana akan menjual seluruh saham yang dimiliki
sebanyak 549.999 lembar saham kepada PT Berkarya Bersama Servindo.

TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang bertanggung jawab atas
penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal 28 April 2026.
Page 42 OCR 0.886
Pa On ok On ON on OR ek anon an anak ea ANANa Kana Na Haa Ia Io Io Ita Ita Uta Na Ika Hua Mn

Halaman 35

PT BUMI MAJALENGKA PERMAI

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2024

(Disajikan dalam satuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24.

26.

26.

28.

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan

@. Risiko permodalan

Perusahaan mengelola dan melakukan penyesuaian terhadap struktur permodalan berdasarkan perubahan kondi
ekonomi. Dalam rangka pemeliharaan dan mengelola struktur permodalan, Perusahaan mempertimbangkan efisien:
penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal serta mempertimbangkan kebutuhan moda! dimasa
yang akan datang. Kebijakan manajemen adalah mempertahankan secara konsisten struktur permodalan yang sehat
dalam jangka panjang guna mempertahankan akses terhadap berbagai alternative pendanaan pada biaya yang wajar.
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio moda! yang sehat antara
jumlah labilitas dan ekuitas guna mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

KELANGSUNGAN HIDUP USAHA PERUSAHAAN

Laporan keuangan terlampir telah disusun dengan anggapan bahwa perusahaan akan melanjutkan usahanya secara
berkesinambungan. Pada 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan mengalami kerugian masing-masing sebesar
Rp3.473.188.610,- dan Rp4.212.385.420,- sehingga akumulasi kerugian masing-masing sebesar Rp43.372.558.371,- dan
Rp43.060.112.920,- serta menderita defisit modal kerja masing-masing sebesar Rp3.846.465.391,- dan Rp7.802.570.236,-,

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perusahaan menempuh langkah-langka sebagai berikut:

- Melakukan Optimalisasi Biaya Operasional:

Diversifikasi sumber pendapatan dengan mencari target pasar baru, paket promosi atau strategi penjualan lainnya.
Memperkuat Digital Marketing.

Membangun kerjasama strategis dengan komunitas-komunitas, perusahaan-perusahaan dan agen perjalanan yang dapat
mendatangkan keberlangsungan pelanggan yang berkelanjutan.

Inovasi dengan memaksimalkan fasilitas yang ada untuk meningkatkan sumber pendapatan dan melakukan perbaikan
bertahap untuk pembaharuan fasilitas agar fasilitas tampak menarik dan bernilai daya saing.

Peningkatan standart pelayanan dengan pelatihan dan sertifikasi karyawan agar pelayanan staff menghasilkan kepuasan
dan loyalitas pelanggan.

Bersama dengan pengendali baru, perseroan berencana untuk melakukan divestasi atas PT Bumi Majalengka Permai.

,

Oleh karena itu, manajemen meyakini bahwa Perusahaan akan dapat melanjutkan operasinya untuk masa yang akan datang,
sehingga laporan keuangan Perusahaan disusun dengan asumsi Perusahaan akan terus beroperasi secara
berkesinambungan.

REKLASIFIKASI AKUN

Beberapa akun dalam laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2024, telah direktasifikasi untuk menyesuaikan dengan
penyajian laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025.

Dilaporkan Dilaporkan
Sebelumnya Reklasifikasi Saat ini
31 Desember 2024
Aset lancar
Aset pajak tangguhan 91.639.916,06 8.284.702.991 3.356.342.908
Saldo defisit
Saldo defisit awal (43.060.112.920) 3.264.702.991 (39.795.409.929)

. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN

Pada tanggal 30 Januari 2026, PT Hotel Fitra International, Tbk berencana akan menjual seluruh saham yang dimiliki
sebanyak 549.999 lembar saham kepada PT Berkarya Bersama Servindo.

TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang bertanggung jawab atas
penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggai 28 April 2026.

0000090000 00000 c090000000

Page 43 OCR 0.170
VUVUYLYUYUULULUYUYUVUUVJUUJVV UV JUDI

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.32 MB
Published19 Jun 2026
Pages43
Characters137,385
Text sourceOCR
OCR confidence0.873

Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Joni Rizal p.11 ×2
linked org PT Bank Central Asia p.29
linked org PT Asuransi Central Asia p.32
linked org Hotel Fitra International Tbk p.35 ×7
linked person Siti Rahayu p.37
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.32 ×17
unresolved org PT BUMI MAJALENGKA PERMAI p.1 ×18
unresolved org PT BUMI MAJALENGKA PERMA p.2 ×10
unresolved person KH. Akdul Halin SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG TANGGUNG p.3
unresolved org Liasta p.4 ×3
unresolved org Syafruddin & Rekan p.4 ×3
unresolved org PT BUMI MAJALENGKA PERMAI CATATAN ATAS p.11 ×24
unresolved person Muhammad Hanafi S.H. · Notaris p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved person Steve Mulyono Steve Mulyono · Direktur p.11
unresolved org Bank Indonesia p.14
unresolved org PT Bank Jawa Barat p.29
unresolved person KH. Abdul Hamid p.32
unresolved org PT Asuransi Centra p.32
unresolved org PT Asuransi Tri Pakarta p.32 ×2
unresolved person KH. Abdul Halim RTOOS p.33 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved person Rudy Siswanto p.37
unresolved org PT Bumi Majalengka Permai. Oleh p.41
unresolved org PT Hotel Fitra Intemational p.41
unresolved org PT Berkarya Bersama Servindo. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS p.41 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 25 ms 13 Sep 2026 14:47
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result