Skip to content
Back to announcement

LKT Audited XIFE 2024.pdf

Financial statement Text extracted XIFE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 36

Page 1
            Reksa Dana Indeks Premier
              ETF FTSE Indonesia ESG
                                 Laporan keuangan
                         tanggal 31 Desember 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                beserta laporan auditor independen
Page 2
                                      DAFTAR ISI



                                                      Halaman

Surat Pernyataan Manajer Investasi

Surat Pernyataan Bank Kustodian

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan                                 1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

Laporan Perubahan Aset Bersih                           3

Laporan Arus Kas                                        4

Catatan atas Laporan Keuangan                          5-26
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
Laporan Auditor Independen

Laporan No. : 00488/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025


Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG
(“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih,
dan laporan arus kas, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas
laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja
keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada
laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit
yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini
audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan
hal yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan,
dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00488/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Hal Audit Utama (lanjutan)

Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2024.

Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 36.301.738.410. Merujuk pada catatan 4 dalam laporan keuangan
atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024.

Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
   - Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan
      Standar Akuntansi Keuangan.
   - Melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
      pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
   - Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang
      kami terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar
      aktif atau input lain selain harga kuotasian.
   - Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas
      portofolio efek Reksa Dana.
   - Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan
      atau kerugian yang telah atau belum direalisasi.
   - Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d,
      3, 4, dan 10 atas laporan keuangan.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00488/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung
Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank
Kustodian untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari
kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan
dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali
Manajer Investasi dan Bank Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau
menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Reksa Dana.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup
opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan
merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan
selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian
dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik
secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00488/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
    keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh
    bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
    tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan
    kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
    pengendalian internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan
    audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi
    bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa
    Dana.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank
    Kustodian.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
    Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
    kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana
    untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
    terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam
    laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika
    pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk
    memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang
    diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
    depan dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan
    usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi
    dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 10
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00488/2.1133/AU.1/09/0305-2/1/III/2025 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang
teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata
kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola,
kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama
dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan
publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara
wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan




Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305

13 Maret 2025
Page 11
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan         2024               2023

ASET

 Portofolio efek
  Efek bersifat ekuitas
     (harga perolehan Rp 37.043.261.795
     pada tahun 2024 dan Rp 15.575.368.402
     pada tahun 2023)                           2c,2d,3,4,10     36.301.738.410    16.700.250.305

 Total portofolio efek                                           36.301.738.410    16.700.250.305

 Kas                                                 2d,5          183.911.828         55.150.012
 Piutang dividen                                    2d,2e,6        152.018.370            -
 Piutang transaksi efek                              2d,7             -                11.835.755

TOTAL ASET                                                       36.637.668.608    16.767.236.072

LIABILITAS

 Utang transaksi efek                                 2d,8           53.854.307           -
 Beban akrual                                       2d,2e,9          34.368.972        31.933.430
 Utang pajak                                        2f,3,11a             80.630           -
 Utang pajak lainnya                                2f,3,11b              1.711               373

TOTAL LIABILITAS                                                     88.305.620        31.933.803

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                          36.549.362.988    16.735.302.269

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                        12       340.200.000,0000 141.200.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                 107,4349           118,5220




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                1
Page 12
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                 Catatan           2024               2023

PENDAPATAN

 Pendapatan investasi
  Pendapatan dividen                                2d,2e         456.427.407         744.728.415
  Keuntungan (kerugian) investasi yang telah
    direalisasi                                     2d,2e       1.288.318.050        (303.909.585)
  (Kerugian) keuntungan investasi yang
    belum direalisasi                             2d,2e         (1.866.405.288)       629.623.375
 Pendapatan lainnya                              2d,2e,13              177.293            261.179

TOTAL (RUGI) PENDAPATAN                                           (121.482.538)     1.070.703.384

BEBAN

 Beban investasi
  Beban pengelolaan investasi                  2e,2h,14,17        (106.225.633)      (180.704.280)
  Beban kustodian                                 2e,15             (8.498.051)       (14.456.342)
  Beban lain-lain                                 2e,16            (80.629.350)      (105.191.845)
 Beban lainnya                                     2e                  (35.459)           (52.236)

TOTAL BEBAN                                                       (195.388.493)      (300.404.703)

(RUGI) LABA SEBELUM PAJAK                                         (316.871.031)       770.298.681

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                          2f,3,11c              (80.630)           -

(RUGI) LABA TAHUN BERJALAN                                        (316.951.661)       770.298.681

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                          -                  -

(KERUGIAN) PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                                   (316.951.661)       770.298.681




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                2
Page 13
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                              Transaksi          Total Kenaikan
                                                dengan            (Penurunan)
                                              Pemegang             Nilai Aset        Total Nilai
                                            Unit Penyertaan          Bersih         Aset Bersih

Saldo per 1 Januari 2023                      12.705.885.365       3.003.415.513    15.709.300.878

Perubahan aset bersih pada tahun 2023

Penghasilan komprehensif tahun berjalan              -              770.298.681        770.298.681

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                    1.104.249.820            -            1.104.249.820
  Pembelian kembali unit penyertaan             (848.547.110)           -             (848.547.110)

Saldo per 31 Desember 2023                    12.961.588.075       3.773.714.194    16.735.302.269

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Kerugian komprehensif tahun berjalan                -               (316.951.661)     (316.951.661)

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                   42.063.045.760            -            42.063.045.760
  Pembelian kembali unit penyertaan          (21.932.033.380 )          -           (21.932.033.380)

Saldo per 31 Desember 2024                    33.092.600.455       3.456.762.533    36.549.362.988




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                3
Page 14
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                2024                2023

Arus kas dari aktivitas operasi

 Pembelian efek bersifat ekuitas                            (38.775.635.361)     (4.262.408.499)
 Penjualan efek bersifat ekuitas                             18.661.750.080       3.578.393.361
 Penerimaan jasa giro                                                177.293            261.179
 Penerimaan dividen                                             304.409.037         744.728.415
 Pembayaran jasa pengelolaan investasi                         (102.800.250)       (177.375.683)
 Pembayaran jasa kustodian                                       (8.224.020)        (14.190.054)
 Pembayaran biaya lain-lain                                     (81.927.343)       (109.058.764)
 Pembayaran pajak kini                                             -                   (283.140)

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi           (20.002.250.564)      (239.933.185)

Arus kas dari aktivitas pendanaan

 Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                   42.063.045.760      1.104.249.820
 Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan         (21.932.033.380)      (848.547.110)

Kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas pendanaan         20.131.012.380         255.702.710

Kenaikan kas dan setara kas                                    128.761.816          15.769.525

Kas dan setara kas pada awal tahun                               55.150.012         39.380.487

Kas dan setara kas pada akhir tahun                            183.911.828          55.150.012

Kas dan setara kas terdiri dari:
 Kas                                                           183.911.828          55.150.012

Total kas dan setara kas                                       183.911.828          55.150.012




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                    4
Page 15
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG (“Reksa Dana”) adalah berbentuk Kontrak
   Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
   dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
   No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan
   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Perubahan
   Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana berbentuk
   Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 49/POJK.04/2015 tanggal
   29 Desember 2015 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit
   penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.

   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
   Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian dituangkan
   dalam Akta No. 55 tanggal 26 November 2020 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn.,
   notaris di Jakarta. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah diperbaruhi dalam Akta Addendum II
   No. 219 tanggal 25 Juni 2024 di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. Sesuai
   dengan Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana, Manajer Investasi akan melakukan penawaran umum
   atas unit penyertaan Reksa Dana yang akan diperdagangkan di Bursa Efek secara terus menerus
   dengan jumlah minimum 100.000.000 (seratus juta) unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih
   kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar Rupiah), sampai dengan
   jumlah maksimum 100.000.000.000 (seratus miliar) unit penyertaan. Setiap unit penyertaan
   mempunyai Nilai Aset Bersih awal disesuaikan dengan nilai saham-saham Indeks FTSE Indonesia
   ESG pada hari pertama penawaran.

   PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
   profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
   mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
   investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:

        Ketua            : Nixon Jacobus Silfanus
        Anggota          : Stefanus Noviono Darmosusilo
                           Sonny Thendian
                           Alexander Iskandar Salim

   Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
   investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
   terdiri dari:

         Ketua           : Dwianto Oktory
         Anggota         : Suwito Haryatno
                           Bernardus Bagus Krisdwianto

   Tujuan investasi Reksa Dana adalah memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks
   FTSE Indonesia ESG. Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan menginvestasikan
   Reksa Dana dengan target komposisi investasi sebagai berikut:

   - Minimum 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada efek bersifat ekuitas yang berasal
     dari kumpulan efek yang terdaftar pada Indeks FTSE Indonesia ESG; dan
   - Maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada efek bersifat ekuitas yang
     diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia namun tidak termasuk dalam kumpulan efek yang
     terdaftar pada Indeks FTSE Indonesia ESG dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang
     mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito; sesuai dengan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.


                                                 5
Page 16
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner
   Otoritas Jasa Keuangan No. S-290/PM.21/2021 pada tanggal 10 Maret 2021. Reksa Dana mulai
   beroperasi tanggal 24 Maret 2021.

   Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada hari-
   hari bursa. Hari terakhir bursa dibulan Desember 2024 adalah tanggal 30 Desember 2024 dan di
   bulan Desember 2023 adalah tanggal 29 Desember 2023. Laporan keuangan Reksa Dana untuk
   tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 ini disajikan berdasarkan posisi aset bersih
   Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

   Laporan keuangan Reksa Dana telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi Reksa Dana
   dan Bank Kustodian pada tanggal 13 Maret 2025. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
   bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
   masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam
   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, mencakup
       Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
       Akuntan Indonesia.

       Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       No. 33/POJK.04/2020 tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi berbentuk
       Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
       No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi berbentuk
       Kontrak Investasi Kolektif.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
       investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
       Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
       dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
       laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang jatuh
       tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.

       Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan dalam
       Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
       mengharuskan Manajer Investasi Reksa Dana membuat estimasi dan asumsi yang memengaruhi
       kebijakan akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.

       Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian dan
       tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.

                                                 6
Page 17
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
   b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana
       Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
       menggunakan nilai pasar wajar.
       Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
       setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.
   c. Portofolio Efek
       Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.
   d. Instrumen Keuangan
       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
       keuangan.
       Reksa Dana menerapkan PSAK 109 (dahulu PSAK 71), yang mensyaratkan pengaturan
       instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset
       keuangan dan akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk
       periode pelaporan kini adalah seperti tercantum di bawah ini.
       Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
       instrumen keuangan.
       Aset Keuangan
       Klasifikasi, Pengukuran, dan Pengakuan
       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
       kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
       pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
       berikut:
       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
       (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
       Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
       bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
       mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen keuangan
       tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:

        Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109  Golongan (ditentukan
                                                                                          Sub-golongan
                    (dahulu PSAK 71)                oleh Reksa Dana)
                        Aset keuangan yang diukur
                         pada nilai wajar melalui Portofolio efek                     Efek bersifat ekuitas
                         laba rugi
        Aset keuangan
                        Aset keuangan yang diukur Kas
                            pada biaya        perolehan Piutang dividen
                            diamortisasi                     Piutang transaksi efek


                                                      7
Page 18
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan (lanjutan)

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;

           Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
           mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
           mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang”.

           Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
           diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

           Pendapatan bunga dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
           “Pendapatan bunga” dan “Pendapatan lainnya”.

           Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
           pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur
           pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.

       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;

           Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
           saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba rugi.
           Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
           keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai “Keuntungan
           (kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan (kerugian) investasi yang telah
           direalisasi”.

           Pendapatan dividen dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
           di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan dividen”.

           Pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan
           dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
           telah ditetapkan.

       Pengakuan

       Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.

       Penurunan Nilai

       Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
       keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian,
       Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan
       usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian tersebut
       terhadap aset keuangan Reksa Dana.




                                                   8
Page 19
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Penurunan Nilai (lanjutan)

       Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
       atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
       atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
       ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa
       lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan
       kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada tanggal
       31 Desember 2024.

       Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi.

            Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109   Golongan (ditentukan
                                                                                      Sub-golongan
                         (dahulu PSAK 71)                oleh Reksa Dana)
                             Liabilitas keuangan yang Utang transaksi efek
        Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan
                              diamortisasi              Beban akrual

       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
       Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

       Penghentian Pengakuan

       Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
       yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
       lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
       secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
       kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan harga
       kuotasi di pasar aktif.

       Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
       dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
       transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia,
       referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus
       kas yang didiskonto dan model harga opsi.


                                                   9
Page 20
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

       Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai wajar
       yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran. Hierarki
       pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:

       1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
          (Level 1);
       2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
          atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
          derivasi dari harga) (Level 2);
       3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
          (Level 3).

       Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
       ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik
       atas aset atau liabilitas tersebut.

       Instrumen Keuangan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan
       posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
       atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau
       untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.

       Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
       hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan
       atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.

   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian, sedangkan
       pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
       termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.

       Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal investasi
       saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).

       Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
       diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
       dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
       penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan di luar investasi.

       Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
       (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
       laporan laba rugi komprehensif tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi
       atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang mengunakan metode rata-
       rata tertimbang.


                                                   10
Page 21
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   f.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian
        yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini,
        pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.

        Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku pendapatan yang telah dikenakan pajak
        penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
        sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
        dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
        rugi menurut akuntansi.

        Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
        ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
        dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
        temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
        dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
        dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
        hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
        apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
        sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana memiliki hak
        yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk melakukan
        penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan menyelesaikan
        liabilitas secara bersamaan.

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
        mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

   g. Segmen

        Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
        adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio efek.

   h. Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
        PSAK 224 (dahulu PSAK 7) “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo
        dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.




                                                   11
Page 22
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   i.   Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
        Keuangan (ISAK)

        Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
        standar baru, revisi dan interpretasi yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari
        2024, diantaranya sebagai berikut:

        - Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Klasifikasi
          Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang;
        - Amendemen PSAK 201 (dahulu PSAK 1) “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Liabilitas
          Jangka Panjang dengan Kovenan.

        Penerapan PSAK tersebut di atas tidak memiliki dampak yang material terhadap total yang
        dilaporkan dan diungkapkan pada laporan keuangan Reksa Dana pada tahun berjalan atau
        tahun sebelumnya.

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
   dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
   dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
   akan datang.

   Pertimbangan

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
   dalam PSAK 109 (dahulu PSAK 71). Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan
   kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.

   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
   instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
   selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
   membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
   pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
   kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
   terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
   keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa
   Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit
   ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan
   kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode
   pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang
   tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
   tersedia atau berlaku pada saat itu.

                                                  12
Page 23
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
   Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
   yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan
   posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam
   perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.

   Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan dan
   hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.

   Nilai Wajar Aset Keuangan

   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada
   nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai
   wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar,
   suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
   penggunaan metode penilaian yang berbeda.


4. PORTOFOLIO EFEK

   Ikhtisar portofolio efek

   Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                             2024
                                                                                                             Persentase (%)
                                                               Harga perolehan                     Level      terhadap total
                    Jenis efek                 Total saham        rata-rata       Nilai wajar     hierarki   portofolio efek

    Efek bersifat ekuitas

     Saham

      PT Bank Central Asia Tbk                     1.228.122    11.961.613.032   11.882.080.350      1            32,73
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  826.686     4.915.010.654    4.712.110.200      1            12,98
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk       1.126.062     4.898.980.995    4.594.332.960      1            12,66
      PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk              925.344     2.501.032.448    2.507.682.240      1             6,91
      PT Indofood Sukses Makmur Tbk                  166.698     1.243.004.131    1.283.574.600      1             3,54
      PT Astra International Tbk                     251.748     1.249.703.476    1.233.565.200      1             3,40
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk         265.356     1.215.706.003    1.154.298.600      1             3,18
      PT United Tractors Tbk                          40.824     1.074.172.384    1.093.062.600      1             3,01
      PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                 14.393.862       967.667.329    1.007.570.340      1             2,78
      PT Elang Mahkota Teknologi Tbk               2.024.190     1.041.118.000      995.901.480      1             2,74

     Total saham (dipindahkan)                    21.248.892    31.068.008.452   30.464.178.570                   83,93



                                                         13
Page 24
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

   Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)

                                                              2024
                                                                                                                 Persentase (%)
                                                                Harga perolehan                        Level      terhadap total
                      Jenis efek                Total saham        rata-rata          Nilai wajar     hierarki   portofolio efek

    Efek bersifat ekuitas

     Saham

     Total saham (pindahan)                        21.248.892    31.068.008.452      30.464.178.570                   83,93

       PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk               85.050         954.291.966      967.443.750       1             2,67
       PT Barito Pacific Tbk                          527.310         467.555.933      485.125.200       1             1,34
       PT Kalbe Farma Tbk                             353.808         507.662.413      481.178.880       1             1,32
       PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk                656.586         436.819.214      423.497.970       1             1,17
       PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                  139.482         398.992.270      397.523.700       1             1,10
       PT Unilever Indonesia Tbk                      207.522         422.679.269      391.178.970       1             1,08
       PT Merdeka Copper Gold Tbk                     207.522         392.299.282      335.148.030       1             0,92
       PT Perusahaan Gas Negara Tbk                   200.718         307.961.275      319.141.620       1             0,88
       PT XL Axiata Tbk                               129.276         291.952.931      290.871.000       1             0,80
       PT Semen Indonesia (Persero) Tbk                81.648         299.835.243      268.621.920       1             0,74
       PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk              30.618         226.804.078      226.573.200       1             0,62
       PT Vale Indonesia Tbk                           54.432         205.843.133      197.043.840       1             0,54
       PT Bumi Serpong Damai Tbk                      170.100         170.549.287      160.744.500       1             0,44
       PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk               30.618         144.331.565      145.741.680       1             0,40
       PT Indosat Tbk                                  57.834         139.208.024      143.428.320       1             0,40
       PT Sarana Menara Nusantara Tbk                 210.924         150.233.771      138.155.220       1             0,38
       PT Tower Bersama Infrastructure Tbk             54.432         107.237.459      114.307.200       1             0,31
       PT Jasa Marga (Persero) Tbk                     23.814         100.725.030      103.114.620       1             0,28
       PT Avia Avian Tbk                              180.306          72.680.382       72.122.400       1             0,20
       PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                  10.206          73.799.100       69.400.800       1             0,19
       PT Bank Syariah Indonesia Tbk                   23.814          61.593.977       65.012.220       1             0,18
       PT Astra Agro Lestari Tbk                        6.804          42.197.741       42.184.800       1             0,11

    Total efek bersifat ekuitas                    24.691.716    37.043.261.795      36.301.738.410                  100,00

    Total portofolio efek                                                            36.301.738.410                  100,00

                                                              2023
                                                                                                                 Persentase (%)
                                                                Harga perolehan                        Level      terhadap total
                      Jenis efek                Total saham        rata-rata          Nilai wajar     hierarki   portofolio efek

    Efek bersifat ekuitas

     Saham

       PT Bank Central Asia Tbk                       427.533        3.401.224.686    4.018.810.200      1            24,06
       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk         591.209        2.764.872.591    3.384.671.525      1            20,27
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  317.475        1.432.531.681    1.920.723.750      1            11,50
       PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk              390.847        1.453.893.466    1.543.845.650      1             9,24
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk         126.990          540.477.403      682.571.250      1             4,09
       PT Astra International Tbk                     105.825          618.146.003      597.911.250      1             3,58
       PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                  5.587.560          616.491.697      480.530.160      1             2,88
       PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                  150.977          434.472.948      442.362.610      1             2,65
       PT Merdeka Copper Gold Tbk                     152.388          582.689.003      411.447.600      1             2,46
       PT Indofood Sukses Makmur Tbk                   59.262          399.225.768      382.239.900      1             2,29
       PT Unilever Indonesia Tbk                       79.016          392.704.831      278.926.480      1             1,67
       PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk               25.398          248.488.139      268.583.850      1             1,61

     Total saham (dipindahkan)                      8.014.480    12.885.218.216      14.412.624.225                   86,30




                                                          14
Page 25
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

   Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)

                                                           2023
                                                                                                             Persentase (%)
                                                             Harga perolehan                       Level      terhadap total
                      Jenis efek             Total saham        rata-rata         Nilai wajar     hierarki   portofolio efek

    Efek bersifat ekuitas
     Saham
     Total saham (pindahan)                      8.014.480    12.885.218.216     14.412.624.225                   86,30
       PT United Tractors Tbk                       11.288        292.796.595       255.391.000      1              1,53
       PT Barito Pacific Tbk                       176.375        141.692.158       234.578.750      1              1,40
       PT Kalbe Farma Tbk                          145.333        278.948.450       233.986.130      1              1,40
       PT Semen Indonesia (Persero) Tbk             33.864        257.525.976       216.729.600      1              1,30
       PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk             235.637        173.292.009       166.124.085      1              0,99
       PT Elang Mahkota Teknologi Tbk              265.268        364.795.470       156.508.120      1              0,95
       PT Surya Citra Media Tbk                    702.678        161.226.749       119.455.260      1              0,72
       PT Vale Indonesia Tbk                        26.809        171.238.651       115.546.790      1              0,69
       PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk           11.288        118.369.388       106.107.200      1              0,64
       PT Perusahaan Gas Negara Tbk                 81.838        134.214.709        92.476.940      1              0,55
       PT Bumi Serpong Damai Tbk                    70.550         68.779.413        76.194.000      1              0,46
       PT Sarana Menara Nusantara Tbk               74.783         81.715.298        74.035.170      1              0,44
       PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk            14.110         80.717.530        70.902.750      1              0,42
       PT Jasa Marga (Persero) Tbk                  12.699         42.138.583        61.844.130      1              0,37
       PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                7.055         66.748.482        58.732.875      1              0,35
       PT Indosat Tbk                                5.644         39.284.730        52.912.500      1              0,32
       PT XL Axiata Tbk                             25.398         55.873.545        50.796.000      1              0,30
       PT Tower Bersama Infrastructure Tbk          23.987         56.461.435        50.132.830      1              0,30
       PT Avia Avian Tbk                            97.359         56.540.341        48.679.500      1              0,29
       PT Astra Agro Lestari Tbk                     2.822         24.790.312        19.824.550      1              0,12
       PT Bank Syariah Indonesia Tbk                11.288         16.096.107        19.641.120      1              0,12
       PT Mayora Indah Tbk                           2.822          6.904.255         7.026.780      1              0,04
    Total efek bersifat ekuitas                 10.053.375    15.575.368.402     16.700.250.305                  100,00

    Total portofolio efek                                                        16.700.250.305                  100,00



5. KAS

                                                                                2024                         2023

   Deutsche Bank AG, cabang Jakarta                                             182.914.728                  55.150.012
   PT Bank OCBC NISP Tbk                                                            997.100                       -

    Total                                                                       183.911.828                  55.150.012


6. PIUTANG DIVIDEN

   Piutang dividen merupakan piutang atas pendapatan dividen dari PT Bank Rakyat Indonesia
   (Persero) Tbk yang belum terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan. Saldo piutang dividen
   pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 152.018.370, sedangkan pada tanggal
   31 Desember 2023 adalah nihil.

   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen karena
   Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.


                                                       15
Page 26
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   PIUTANG TRANSAKSI EFEK

     Akun ini merupakan piutang yang timbul atas penjualan efek bersifat ekuitas yang belum
     terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan. Saldo piutang transaksi efek pada tanggal
     31 Desember 2024 adalah nihil, sedangkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
     Rp 11.835.755.

8.   UTANG TRANSAKSI EFEK

     Akun ini merupakan utang yang timbul atas pembelian efek bersifat ekuitas yang belum
     terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan.

     Saldo utang transaksi efek pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 53.854.307,
     sedangkan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah nihil.


9.   BEBAN AKRUAL

                                                                      2024                2023

     Beban pengelolaan investasi (catatan 14)                         18.897.622          15.472.239
     Beban kustodian (catatan 15)                                      1.511.810           1.237.779
     Lain-lain                                                        13.959.540          15.223.412

     Total                                                            34.368.972          31.933.430


10. PENGUKURAN NILAI WAJAR

     Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
     harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu
     waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
     jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
     transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan seperti
     ini termasuk dalam hierarki level 1.

     Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2024 dan
     2023 masing-masing adalah sebesar Rp 36.301.738.410 dan Rp 16.700.250.305.

11. PERPAJAKAN

     a. Pajak Penghasilan

        Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
        terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
        yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
        pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.

        Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
        2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal 2 November
        2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal dari dalam
        negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Badan dalam negeri dikecualikan dari Objek
        Pajak Penghasilan pasal 23.


                                                  16
Page 27
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (Lanjutan)

    a. Pajak Penghasilan (lanjutan)

       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
       No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif
       pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai
       berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif PPN umum
       secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022 dan
       12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian, sesuai dengan Peraturan Menteri
       Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025,
       dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar Pengenaan Pajak
       berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).

       Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
       dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
       berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
       yang berlaku.

       Rekonsiliasi antara (rugi) laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain dengan laba kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun-tahun
       yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                     2024               2023

       (Rugi) laba sebelum pajak                                   (316.871.031)       770.298.681
       Ditambah (dikurangi):
         Beban yang tidak dapat dikurangkan                         195.384.292        300.404.703
         Pendapatan yang pajaknya bersifat final
          - Bunga jasa giro                                            (177.293)          (261.179)
          - Pendapatan dividen                                     (456.427.407)      (744.728.415)
          - (Keuntungan) kerugian investasi yang telah
              direalisasi                                        (1.287.893.638)       303.909.585
          - Kerugian (keuntungan) investasi yang belum
              direalisasi                                         1.866.405.288       (629.623.375)

       Laba kena pajak                                                  420.211            -

       Pajak penghasilan                                                 80.630            -
       Pajak dibayar di muka                                             -                 -

       Kurang bayar pajak                                                80.630            -

       Dalam laporan keuangan ini, total penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
       sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.

    b. Utang Pajak Lainnya

       Akun ini merupakan utang pajak penghasilan pasal 23 yang belum terselesaikan pada tanggal
       laporan posisi keuangan.



                                                17
Page 28
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (Lanjutan)

    c. Beban Pajak

                                                                      2024                   2023
       Pajak kini                                                           80.630      )     -
       Pajak tangguhan                                                         -        )     -
       Total                                                                80.630      )     -

    d. Administrasi

       Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan dan
       membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan
       mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.


12. UNIT PENYERTAAN BEREDAR

    Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal
    31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                2024
                                                                     Unit              Persentase (%)
    Pemodal                                                   340.200.000,0000              100,00
    Manajer Investasi                                                 -                       -
    Total                                                     340.200.000,0000              100,00

                                                                                2023
                                                                     Unit              Persentase (%)
    Pemodal                                                    141.200.000,0000             100,00
    Manajer Investasi                                                  -                      -
    Total                                                      141.200.000,0000             100,00


13. PENDAPATAN LAINNYA

    Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro atas penempatan kas di bank.


14. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI

    Beban ini merupakan imbalan jasa kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3% (tiga persen)
    per tahun, dihitung secara harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus
    enam puluh lima) hari kalender per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per
    tahun untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur
    berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban yang belum dibayarkan dicatat pada beban
    akrual (Catatan 9). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
    31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 106.225.633 dan Rp 180.704.280,
    yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.



                                                18
Page 29
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. BEBAN KUSTODIAN

    Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
    kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,2% (nol koma dua persen)
    per tahun, dihitung secara harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus
    enam puluh lima) hari kalender per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per
    tahun untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur
    berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat
    pada beban akrual (Catatan 9). Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
    31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 8.498.051 dan Rp 14.456.342,
    yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

16. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                     2024                 2023

    Biaya transaksi                                                    6.227.412          15.998.738
    Lain-lain                                                         74.401.938          89.193.107

    Total                                                             80.629.350         105.191.845


17. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI

    Sifat Pihak-Pihak Berelasi

    Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
    maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.

    Manajer investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan merupakan
    pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A
    No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.

    Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

    Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
    dengan pihak-pihak yang berelasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
    pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
    dilakukan dengan pihak ketiga.

    a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir
       pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                              2024
                                                                                     Persentase (%)
                                                                                      terhadap total
                                                                                        pembelian/
                                                                                        penjualan
                                                                    Total            portofolio efek

       Pembelian                                                 38.829.489.668          100,00
       Penjualan                                                 18.649.914.325          100,00



                                                19
Page 30
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)

    a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

                                                                                2023
                                                                                    Persentase (%)
                                                                                     terhadap total
                                                                                       pembelian/
                                                                                       penjualan
                                                                    Total            portofolio efek

       Pembelian                                                  4.262.408.499         100,00

       Penjualan                                                  3.590.229.116         100,00

    b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                  2024
                              Jasa Pengelolaan Investasi
                                                              Total keuntungan atas
                                                                 kepemilikan unit
                                                                 penyertaan untuk
                                                                  masing-masing             Total
           Saldo unit                          Persentase      transaksi pembelian       pendapatan
           penyertaan            Total          fee (%)              kembali               lainnya

                -               106.225.633        3,00                  -                    -

                                                  2023
                              Jasa Pengelolaan Investasi
                                                              Total keuntungan atas
                                                                 kepemilikan unit
                                                                 penyertaan untuk
                                                                  masing-masing             Total
           Saldo unit                          Persentase      transaksi pembelian       pendapatan
           penyertaan            Total          fee (%)              kembali               lainnya

                -               180.704.280        1,00                  -                    -




                                                20
Page 31
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. INFORMASI SEGMEN

    Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas
    dan instrumen pasar uang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen
    Reksa Dana.

    Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
    adalah sebagai berikut:

                                                  2024
                                                  Efek bersifat
                                                    ekuitas            Lain-lain        Jumlah
    Laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain
    Pendapatan investasi
      Dividen                                          456.427.407             -        456.427.407
      Keuntungan investasi yang telah
        direalisasi                                1.288.318.050              -        1.288.318.050
      Kerugian investasi yang belum direalisasi   (1.866.405.288)             -       (1.866.405.288)
    Pendapatan lainnya                                   -                 177.293           177.293
    Total rugi                                         (121.659.831)       177.293     (121.482.538)
    Beban                                              (195.279.599)      (108.894)    (195.388.493)
    Rugi tahun berjalan                                (316.939.430)        68.399     (316.871.031)
    Beban pajak penghasilan                                                                 (80.630)
    Rugi tahun berjalan                                                                (316.951.661)

                                                  2023
                                                  Efek bersifat
                                                    ekuitas            Lain-lain        Jumlah
    Laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain
    Pendapatan investasi
      Dividen                                           744.728.415            -        744.728.415
      Kerugian investasi yang telah direalisasi        (303.909.585)           -       (303.909.585)
      Keuntungan investasi yang belum
        direalisasi                                    629.623.375            -         629.623.375
    Pendapatan lainnya                                      -              261.179          261.179
    Total pendapatan                               1.070.442.205           261.179    1.070.703.384
    Beban                                              (300.252.778)      (151.925)    (300.404.703)
    Laba tahun berjalan                                770.189.427         109.254      770.298.681
    Beban pajak penghasilan                                                                 -
    Laba tahun berjalan                                                                 770.298.681




                                                  21
Page 32
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                 2024
                                                 Efek bersifat
                                                   ekuitas          Lain-lain          Jumlah
    Laporan posisi keuangan
    Aset
      Aset segmen                               36.453.756.780           -          36.453.756.780
      Aset yang tidak dialokasikan                    -             183.911.828        183.911.828
    Jumlah aset                                 36.453.756.780      183.911.828     36.637.668.608
    Liabilitas
      Liabilitas segmen                              53.854.307          -              53.854.307
      Liabilitas yang tidak dialokasikan                -            34.451.313         34.451.313
    Jumlah liabilitas                                53.854.307      34.451.313         88.305.620

                                                 2023
                                                 Efek bersifat
                                                   ekuitas          Lain-lain          Jumlah
    Laporan posisi keuangan
    Aset
      Aset segmen                               16.712.086.060           -          16.712.086.060
      Aset yang tidak dialokasikan                    -              55.150.012         55.150.012
    Jumlah aset                                 16.712.086.060       55.150.012     16.767.236.072
    Liabilitas
      Liabilitas segmen                                -                 -                -
      Liabilitas yang tidak dialokasikan               -             31.933.803         31.933.803
    Jumlah liabilitas                                  -             31.933.803         31.933.803


19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

    Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
    dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
    yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.

    Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
    risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
    keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan dampak
    yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
    mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga risiko
    ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau risiko
    harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.


                                                22
Page 33
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    a. Risiko Kredit

       Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu membayar
       jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan pihak-pihak
       seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.

       Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
       perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
       penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek secara
       teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu oleh komite
       kredit Manajer Investasi.

       Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
       ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.

       (i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

           Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
           laporan posisi keuangan:

                                                                      2024                  2023

           Kas                                                        183.911.828           55.150.012
           Piutang dividen                                            152.018.370               -
           Piutang transaksi efek                                         -                 11.835.755

           Total                                                      335.930.198           66.985.767

       (ii) Kualitas kredit

           Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
           sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.

    b. Risiko Pasar

       Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
       dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
       suku bunga dan risiko harga.

       (i) Risiko suku bunga

           a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga

              Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
              karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
              fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.

              Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
              pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.



                                                  23
Page 34
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

           a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)

              Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat,
              yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga mengambang dan tidak dikenakan
              bunga:

                                                                        2024
                                                  Bunga
                                               mengambang          Tidak dikenakan
                                                 ≤1 bulan               bunga             Total
              Aset keuangan
                Portofolio efek
                 Efek bersifat ekuitas                  -           36.301.738.410     36.301.738.410
                Kas                                183.911.828           -                183.911.828
                Piutang dividen                         -              152.018.370        152.018.370
              Total aset keuangan                  183.911.828      36.453.756.780     36.637.668.608
              Liabilitas keuangan
                Utang transaksi efek                     -              53.854.307         53.854.307
                Beban akrual                             -              34.368.972         34.368.972

              Total liabilitas keuangan                  -              88.223.279         88.223.279
              Total repricing gap - bunga          183.911.828                            183.911.828

                                                                        2023
                                                  Bunga
                                               mengambang          Tidak dikenakan
                                                 ≤1 bulan               bunga             Total
              Aset keuangan
                Portofolio efek
                 Efek bersifat ekuitas                    -         16.700.250.305     16.700.250.305
                Kas                                   55.150.012           -               55.150.012
                Piutang transaksi efek                    -             11.835.755         11.835.755
              Total aset keuangan                     55.150.012    16.712.086.060     16.767.236.072
              Liabilitas keuangan
                Beban akrual                             -              31.933.430         31.933.430
              Total liabilitas keuangan                  -              31.933.430         31.933.430

              Total repricing gap - bunga             55.150.012                           55.150.012




                                                 24
Page 35
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

           b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan

              Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, risiko suku bunga dianggap tidak material
              terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan aset
              dan liabilitas keuangan yang tidak dikenakan bunga.

       (ii) Risiko harga

           Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar sehingga
           risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.

           Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi pada efek bersifat ekuitas, Reksa
           Dana melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan
           batasan yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan yang berlaku.

           Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
           portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
           pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas suku
           bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk yield
           dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan
           kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana.

           Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan memantau
           sensitivitas harga dan suku bunga secara reguler.

    c. Risiko Likuiditas

       Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
       Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
       tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.

       Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
       lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

       Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
       jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan sampai
       dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak
       didiskontokan.

                                                                      2024
                                       Kurang dari                           Lebih dari
                                        1 bulan           1-3 bulan           3 bulan          Total
       Liabilitas keuangan
        Utang transaksi efek              53.854.307          -                               53.854.307
        Beban akrual                      34.368.972          -                  -            34.368.972
       Total liabilitas keuangan          88.223.279          -                  -            88.223.279



                                                     25
Page 36
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    c. Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                     2023
                                      Kurang dari                            Lebih dari
                                       1 bulan           1-3 bulan            3 bulan      Total

       Liabilitas keuangan
        Beban akrual                      31.933.430         -                   -        31.933.430

       Total liabilitas keuangan          31.933.430         -                   -        31.933.430

    d. Manajemen Risiko Permodalan

       Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
       pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
       penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
       kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang unit
       penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
       menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
       memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal yang
       kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
       Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak eksternal.


20. RASIO-RASIO KEUANGAN

    Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
    Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
    No. KEP 99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.

    Rasio-rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
    (tidak diaudit) adalah sebagai berikut:

                                                                      2024                2023

    Total hasil investasi (%)                                         (9,35)              4,57
    Hasil investasi setelah memperhitungkan
      beban pemasaran (%)                                             (9,35)              4,57
    Beban operasi (%)                                                 2,03                1,84
    Perputaran portofolio                                             1,94                0,22
    Penghasilan kena pajak (%)                                           -                  -

    Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
    memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
    sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.




                                                    26

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.36 MB
Published25 Mar 2025
Pages36
Characters94,210
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.23 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.23 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.23 ×5
linked org Astra International Tbk p.23 ×5
linked org United Tractors Tbk p.23 ×5
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.23 ×5
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.23 ×5
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.24 ×5
linked org Kalbe Farma Tbk p.24 ×5
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.24 ×5
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.24 ×5
linked org Unilever Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.24 ×4
linked org XL Axiata Tbk p.24 ×5
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.24 ×5
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.24 ×5
linked org Charoen Pokphand Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.24 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.24 ×5
linked org Avia Avian Tbk p.24 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Astra Agro Lestari Tbk p.24 ×5
linked org Surya Citra Media Tbk p.25 ×2
linked org Mayora Indah Tbk p.25 ×2
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.25 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.15
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×8
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×4
possible org Barito Pacific Tbk p.24 ×5
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.24 ×5
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×5
possible org Vale Indonesia Tbk p.24 ×4
possible org Indosat Tbk p.24 ×4
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.24 ×4
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE p.6
unresolved org Palilingan & Rekan p.10
unresolved org Rekan Santoso Chandra p.10
unresolved person CPA p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.15 ×2
unresolved org PT Indo Premier Investment Management p.15 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti p.15
unresolved person Jimmy Tanal p.15
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.16
unresolved org Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana p.17
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.24 ×2
unresolved org Paper Tbk p.24 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.27
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.29
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi p.29

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2024-Tahunan-XIFE.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result