Skip to content
Back to announcement

02. Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF.pdf

Financial statement Text extracted XPFT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 31

Page 1
Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE
        Indonesia ETF
               Laporan Keuangan
 Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang
         Berakhir Pada Tanggal Tersebut

                    Dan
          Laporan Auditor Independen
Page 2
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                    DAFTAR ISI



                                                                             Halaman

Laporan Auditor Independen

Surat Pernyataan PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi

Surat Pernyataan Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian

LAPORAN KEUANGAN

  Laporan Posisi Keuangan                                                       1

  Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                           2

  Laporan Perubahan Aset Bersih                                                 3

  Laporan Arus Kas                                                              4

  Catatan atas Laporan Keuangan                                                 5
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9
                             REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                            Laporan Posisi Keuangan
                                           31 Desember 2025 dan 2024
                           (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                         Catatan             2025                   2024

ASET

Portofolio efek                                             4
  Efek ekuitas (biaya perolehan Rp 325.401.332.689
     dan Rp 291.955.701.083 pada tanggal
     31 Desember 2025 dan 2024)                                          320.375.320.244        283.674.447.065
  Instrumen pasar uang                                                    19.000.000.000          3.100.000.000

  Jumlah portofolio efek                                                 339.375.320.244        286.774.447.065

Kas di bank                                                 5              1.050.050.906              88.295.210

Piutang bunga dan bagi hasil                                6                  2.498.630                   516.384

Piutang dividen                                             7              1.791.264.923           1.314.215.550

JUMLAH ASET                                                              342.219.134.703        288.177.474.209

LIABILITAS

Beban akrual                                                8                717.912.570             568.471.960

Utang pajak                                                 9                       16.175                1.079.351

Utang lain-lain                                                                2.464.836                  2.002.085

JUMLAH LIABILITAS                                                            720.393.581             571.553.396

NILAI ASET BERSIH
Jumlah Kenaikan Nilai Aset Bersih                                        341.498.741.122        287.605.920.813
Penghasilan Komprehensif Lain                                                          -                      -

JUMLAH NILAI ASET BERSIH                                                 341.498.741.122        287.605.920.813

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                              11         588.700.000,0000        506.500.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                           580,0896                  567,8301


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                      -1-
Page 10
                           REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                             Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                          Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                         (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                        Catatan              2025                   2024

PENDAPATAN
Pendapatan Investasi
  Pendapatan bunga dan bagi hasil                          12                275.377.261              89.808.179
  Pendapatan dividen                                       13             17.850.234.015          12.415.836.028
  Kerugian investasi yang telah direalisasi                14             (1.477.597.980)         (4.694.712.539)
  Keuntungan (kerugian) investasi
    yang belum direalisasi                                 14              3.255.241.572         (25.312.288.847)
Pendapatan Lainnya                                         15                  9.747.028              80.423.519

JUMLAH PENDAPATAN (KERUGIAN) - BERSIH                                     19.913.001.896         (17.420.933.660)

BEBAN
Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                              16              6.342.141.419           4.718.024.752
  Beban kustodian                                          17                326.167.273             415.014.820
  Beban lain-lain                                          18                248.000.539             183.804.957
Beban Lainnya                                                                  1.949.406              16.084.704

JUMLAH BEBAN                                                               6.918.258.637           5.332.929.233

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                 12.994.743.259         (22.753.862.893)

BEBAN PAJAK                                                19                           -                 742.280

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                                12.994.743.259         (22.754.605.173)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK                                                          -                       -

JUMLAH PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                             12.994.743.259         (22.754.605.173)



Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                     -2-
Page 11
                                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                                Laporan Perubahan Aset Bersih
                                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                                 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                   Transaksi dengan           Kenaikan/         Penghasilan
                                                    Pemegang Unit            (Penurunan)       Komprehensif   Jumlah Nilai
                                                      Penyertaan           Nilai Aset Bersih       Lain       Aset Bersih

Saldo pada tanggal 1 Januari 2024                     265.032.948.339       (51.004.890.022)              -   214.028.058.317

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Rugi komprehensif tahun berjalan                                     -      (22.754.605.173)              -   (22.754.605.173)
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
   Penjualan unit penyertaan                           99.709.697.565                      -              -    99.709.697.565
   Pembelian kembali unit penyertaan                   (3.377.229.896)                     -              -    (3.377.229.896)
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                                -                     -              -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                   361.365.416.008       (73.759.495.195)              -   287.605.920.813

Perubahan aset bersih pada tahun 2025

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                              -       12.994.743.259               -    12.994.743.259
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan                                                                                   -
   Penjualan unit penyertaan                           64.846.793.500                      -              -    64.846.793.500
   Pembelian kembali unit penyertaan                  (23.948.716.450)                     -              -   (23.948.716.450)
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                                -                     -              -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                   402.263.493.058       (60.764.751.936)              -   341.498.741.122


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                             -3-
Page 12
                            REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                               Laporan Arus Kas
                           Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                          (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                             2025                   2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga - bersih                                                    226.117.185             135.668.974
Penerimaan dividen                                                        17.373.184.642          11.101.620.478
Penempatan instrumen pasar uang                                          (15.900.000.000)         (3.100.000.000)
Penjualan portofolio efek bersifat ekuitas                                38.685.108.044          16.883.405.965
Pembelian portofolio efek bersifat ekuitas                               (73.608.337.630)       (117.867.243.267)
Pembayaran beban                                                          (6.711.651.315)         (5.216.675.860)
Pembayaran pajak penghasilan                                                    (742.280)                      -

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                             (39.936.321.354)        (98.063.223.710)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                                 64.846.793.500          99.709.697.565
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan                       (23.948.716.450)         (3.377.229.896)

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                             40.898.077.050          96.332.467.669

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DI BANK                                      961.755.696          (1.730.756.041)

KAS DI BANK PADA AWAL TAHUN                                                   88.295.210           1.819.051.251

KAS DI BANK PADA AKHIR TAHUN                                               1.050.050.906              88.295.210


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                     -4-
Page 13
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


1.   Umum

     Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk
     Kontrak Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
     tentang Pasar Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2016
     tanggal 19 Juni 2016 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan telah
     diubah dengan Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 9 Januari 2020 mengenai
     “Perubahan atas Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2016” dan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun
     2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan OJK
     No. 23/POJK.04/2016, serta Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015
     mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya
     Diperdagangkan di Bursa Efek”.

     Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer
     Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta
     No. 15 tanggal 12 Juli 2018 dari Pratiwi Handayani, S.H., notaris di Jakarta. Perubahan
     pergantian Bank Kustodian semula PT Bank Central Asia Tbk menjadi Deutsche Bank A.G.,
     Cabang Jakarta dituangkan dalam Akta Penggantian Bank Kustodian dan Addendum Kontrak
     Investasi Kolektif No. 31 tanggal 18 September 2024 dari Dini Lastari Siburian, SH., Notaris
     di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Penggantian dan pengalihan hak dan kewajiban ini berlaku
     efektif sejak tanggal 27 September 2024.

     Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
     Kolektif adalah minimum 20.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari
     jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 dan maksimum 4.000.000.000 unit penyertaan.
     Harga penawaran umum perdana per unit penyertaan adalah Rp 500 per unit pada tanggal
     penyerahan yang pertama kali ditetapkan oleh Manajer Investasi.

     PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga yang terdiri
     dari komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi Reksa Dana bertanggung
     jawab untuk memberikan pengarahan dan strategi manajemen aset secara umum. Komite
     Investasi terdiri dari:

     Ketua                 :   Rinaldi Firmansyah
     Anggota               :   Guntur Surya Putra
                               Andri Yauhari Njauw
     Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
     eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
     Investasi terdiri dari:

     Ketua                 :   Indra Muharam Firmansyah
     Anggota               :   Jeremiah Riker Gunawan

     Reksa Dana berkedudukan di Sudirman 7.8 - 8F, Jl. Jenderal Sudirman No.8 Kav 7, Jakarta,
     Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10220.

     Reksa Dana memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Dewan Komisioner OJK
     No. S-949/PM.21/2018 tanggal 27 Agustus 2018.

     Reksa Dana yang diwakili oleh PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi
     mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
     sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran Unit Penyertaan di KSEI
     No. SP-007/ETF/KSEI/0418 tanggal 2 Mei 2018 dan perubahan Bank Kustodian Reksa Dana
     kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia – KSEI melalui surat No. 047/PPI/COMP/IX/2024
     tanggal 20 September 2024.


                                               -5-
Page 14
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Pada tanggal 10 September 2018, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan unit
     penyertaan    Reksa     Dana      pada    Bursa    Efek   Indonesia     berdasarkan surat
     No. S-05136/BEI.PP2/08-2018 tanggal 31 Agustus 2018. Jumlah unit penyertaan Reksa Dana
     yang dicatatkan pertama kali adalah sebanyak 10.000.000.000 unit penyertaan.

     Tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memberikan tingkat pengembalian yang setara
     dengan Indeks FTSE indonesia atas nilai investasi jangka panjang yang ditawarkan melalui
     penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

     Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum
     80% dan maksimum 100% dari Nilai Aktiva Bersih pada efek bersifat ekuitas yang ditawarkan
     melalui penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia yang berasal dari
     kumpulan efek yang terdaftar di Indeks FTSE Indonesia ; serta minimum 0% dan maksimum
     20% dari Nilai Aktiva Bersih pada efek bersifat utang dan/atau instrumen pasar uang dalam
     negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun dan/atau deposito sesuai dengan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

     Indeks FTSE Indonesia adalah indeks harga saham yang diterbitkan oleh FTSE International
     Limited yang mengukur kinerja dari emiten yang memiliki kapitalisasi free-float pasar saham
     besar dan menengah di Indonesia. Indeks FTSE Indonesia mewakili kurang lebih 86% (delapan
     puluh enam persen) dari total kapitalisasi free-float pasar saham yang diperdagangkan di Bursa
     Efek Indonesia.

     Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
     ini disajikan berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal
     31 Desember 2025 dan 2024.

     Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 diselesaikan dan
     diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 6 Maret 2026 oleh Manajer Investasi dan Bank
     Kustodian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan masing-
     masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak
     Investasi Kolektif Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF, serta menurut peraturan
     dan perundangan yang berlaku atas laporan keuangan Reksa Dana tersebut.


2.   Informasi Kebijakan Akuntansi Material

     a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan

        Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
        IAI serta Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan
        Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan Surat Edaran
        OJK No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 8 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi
        Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif”.

        Laporan Keuangan disusun berdasarkan harga perolehan (historical cost), kecuali untuk
        aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok instrumen keuangan yang diukur pada
        nilai wajar melalui laporan laba rugi yang diukur berdasarkan nilai wajar. Laporan Keuangan
        disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual kecuali laporan arus kas.




                                               -6-
Page 15
              REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                         Catatan atas Laporan Keuangan
            Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
          (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


   Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
   mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak
   dikelompokkan terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa
   Dana.

   Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun
   yang berakhir 31 Desember 2025 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember
   2024.

   Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah
   mata uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

b. Nilai Aset Bersih Per Unit Penyertaan

   Nilai Aset Bersih Per Unit Penyertaan Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan
   pada setiap akhir hari bursa dengan menggunakan nilai pasar wajar.

   Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada
   setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

c. Portofolio Efek

   Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas dan instrumen pasar uang.

   Deposito Mudharabah

   Investasi pada deposito Mudharabah disajikan sebesar biaya perolehan sesuai dengan
   PSAK No. 405, Akuntansi Mudharabah.

d. Instrumen Keuangan

   Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109,
   Instrumen Keuangan, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai
   pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas
   instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.

   Pembelian atau penjualan yang reguler atas instrumen keuangan diakui pada tanggal
   perdagangan.

   Aset Keuangan

   Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen
   Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
   diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
   rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

   (a) Model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan; dan
   (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.




                                            -7-
Page 16
           REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                      Catatan atas Laporan Keuangan
         Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
       (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


(1) Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi

    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
    terpenuhi:

    (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
        keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
    (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
        tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
        terutang.

    Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
    pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
    amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
    antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
    penurunan nilai.

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Aset keuangan yang diklasifikasi sebagai
    aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi portofolio efek dalam instrumen
    pasar uang (deposito berjangka), kas di bank, piutang bunga dan piutang dividen.

(2) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi

    Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
    diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
    komprehensif lain.

    Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
    derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.

    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan
    posisi keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba
    rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
    dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam
    kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah
    ditetapkan.

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi portofolio efek dalam
    efek ekuitas.

Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan
substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan
berikut ini.

Liabilitas Keuangan

liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur
dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Reksa
Dana menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.




                                        -8-
Page 17
          REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                     Catatan atas Laporan Keuangan
        Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
      (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi

Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai
awal dan nilai jatuh temponya.

Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini adalah beban akrual dan utang lain-
lain.

Instrumen Ekuitas

Karakteristik investasi pada instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak
residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban
kontraktual bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan
menyerahkan kas atau aset keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi
definisi liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua
fitur berikut:

a)   memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas,

b)   instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua
     kelompok instrumen lain,

c)   seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik,

d)   instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset
     keuangan lain kepada entitas lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan

e)   jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur
     instrumen didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit

Saling Hapus Instrumen Keuangan

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

Reklasifikasi Aset Keuangan

Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Reksa Dana mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Reksa Dana
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi.




                                      -9-
Page 18
              REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                         Catatan atas Laporan Keuangan
            Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
          (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Penurunan Nilai Aset Keuangan

    Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
    keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
    penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
    sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
    kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara
    risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan
    dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal
    dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya
    atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini
    dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko
    kredit sejak pengakuan awal.

    Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

    (1) Aset Keuangan

        Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
        dihentikan pengakuannya jika;

        a)   hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;

        b)   Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
             tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar
             kepada pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa
             adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan; atau

        c)   Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset
             keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
             atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak
             memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer
             pengendalian atas aset keuangan tersebut.

    (2) Liabilitas Keuangan

        Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
        dibatalkan, atau telah kadaluarsa.

e. Pengukuran Nilai Wajar

    Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
    mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau,
    jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
    liabilitas tersebut.

    Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
    pada tanggal pengukuran.

    Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
    meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.




                                          - 10 -
Page 19
                REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                           Catatan atas Laporan Keuangan
              Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
            (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

      •   Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
          yang identik;
      •   Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
          langsung;
      •   Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

     Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
     keuangan, maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer di antara level hirarki
     dengan menilai kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan.

f.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk
     pendapatan dari jasa giro yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

     Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
     emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).

     Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan
     harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi
     disajikan dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas
     penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode
     rata-rata tertimbang.

     Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian.

g. Transaksi Pihak Berelasi

     Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
     No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan
     Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT Pinnacle Persada Investama, Manajer
     Investasi, adalah pihak berelasi Reksa Dana.

h. Pajak Penghasilan

     Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
     No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa
     Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek pajak penghasilan terbatas hanya pada
     penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan
     dan pembagian laba kepada pemegang unit bukan merupakan obyek pajak penghasilan.

     Pajak Penghasilan Final

     Pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai
     pendapatan kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah
     dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh dikurangkan.




                                             - 11 -
Page 20
                     REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                   Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                 (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


          Pajak Kini

          Pajak kini merupakan beban pajak penghasilan yang tidak bersifat final yang ditentukan
          berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
          tarif pajak yang berlaku.

          Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan
          Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang antara lain menetapkan tarif
          pajak penghasilan badan sebesar 22%.

     i.   Informasi Segmen

          Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
          penyusunan dan penyajian laporan keuangan.

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa
          Dana yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam
          rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana.


3.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi

     Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang
     disajikan dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini
     mungkin dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas
     dimasa yang akan datang.

     Pertimbangan

     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa
     Dana yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam
     laporan keuangan:

     a.   Mata Uang Fungsional

          Mata uang fungsional Reksa Dana adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana
          Reksa Dana beroperasi. Mata uang tersebut, antara lain, adalah yang paling mempengaruhi
          nilai portofolio efek dan unit penyertaan, mata uang dari negara yang kekuatan persaingan
          dan peraturannya sebagian besar menentukan nilai portofolio efek dan unit penyertaan, dan
          merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.

     b.   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
          liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi
          yang ditetapkan dalam PSAK No. 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat
          sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam
          Catatan 2.




                                               - 12 -
Page 21
               REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                          Catatan atas Laporan Keuangan
             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
           (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


c.   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

     Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
     instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
     melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal
     bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut,
     Reksa Dana membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan
     dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi,
     termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan
     (forward-looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
     berlebihan.

     Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
     instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika
     tidak, maka Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut
     sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk
     mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk,
     dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
     jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat
     berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada
     saat itu.

d.   Pajak Penghasilan

     Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
     Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
     jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
     pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
     tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam
     periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

Estimasi dan Asumsi

Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi
ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat
menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang
tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenaiperkembangan
masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Reksa
Dana. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.

Nilai Wajar Aset Keuangan

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat
diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar
dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.

Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 10.




                                           - 13 -
Page 22
                       REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                  Catatan atas Laporan Keuangan
                     Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                   (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


4.   Portofolio Efek

     a.   Efek Ekuitas
                                                                                        2025
                                                           Jumlah          Harga                 Jumlah             Persentase
                                                           lembar        perolehan                harga          terhadap jumlah
                             Jenis efek                    saham          rata-rata               pasar           portofolio efek
                                                                                                                        %
          Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
             pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
             Saham
               PT Bank Central Asia Tbk                      8.465.506      8.357,47            68.358.960.950             20,14
               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk       11.397.232      4.223,51            41.713.869.120             12,29
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 7.411.733      4.827,34            37.799.838.300             11,14
               PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk             7.753.179      3.365,48            26.981.062.920              7,95
               PT Astra International Tbk                    3.379.138      5.612,34            22.640.224.600              6,67
               PT Amman Mineral Internasional Tbk            2.089.885      8.644,63            13.427.511.125              3,96
               PT Barito Pacific Tbk                         3.573.409        876,26            11.685.047.430              3,44
               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        2.078.111      4.189,83             9.081.345.070              2,68
               PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                 135.036.006         72,08             8.642.304.384              2,55
               PT United Tractors Tbk                          241.367     25.481,93             7.120.326.500              2,10
               PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk                   2.766.890      1.170,00             6.474.522.600              1,91
               PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                 3.143.658      2.519,13             6.208.724.550              1,83
               PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk             1.218.609      5.255,87             5.495.926.590              1,62
               PT Indofood Sukses Makmur Tbk                   729.988      6.994,61             4.945.668.700              1,46
               PT Merdeka Copper Gold Tbk                    2.083.998      2.667,40             4.751.515.440              1,40
               PT Kalbe Farma Tbk                            3.096.562      1.532,73             3.731.357.210              1,10
               PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                  435.638      7.610,41             3.702.923.000              1,09
               PT Perusahaan Gas Negara Tbk                  1.742.552      1.641,37             3.328.274.320              0,98
               PT Elang Mahkota Teknologi Tbk                2.861.082      1.206,95             3.104.273.970              0,91
               PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk               376.768     10.265,46             3.089.497.600              0,91
               PT Alamtri Resources Indonesia Tbk            1.583.603      2.530,79             2.866.321.430              0,84
               PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk                729.988      2.415,35             2.737.455.000              0,81
               PT Unilever Indonesia Tbk                       953.694      3.959,87             2.479.604.400              0,73
               PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk               2.990.596        678,81             2.093.417.200              0,62
               PT Indosat Tbk                                  883.050      2.063,38             2.048.676.000              0,60
               PT Sarana Menara Nusantara Tbk                3.143.658        855,35             1.839.039.930              0,54
               PT Vale Indonesia Tbk                           294.350      4.543,72             1.523.261.250              0,45
               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                1.330.462        933,68             1.496.769.750              0,44
               PT Semen Indonesia (Persero) Tbk                553.378      5.950,77             1.460.917.920              0,43
               PT Bukit Asam Tbk                               553.378      3.023,67             1.278.303.180              0,38
               PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk              170.723      9.204,21             1.276.154.425              0,38
               PT Bank Syariah Indonesia Tbk                   565.152      2.290,67             1.260.288.960              0,37
               PT Mayora Indah Tbk                             582.813      2.324,50             1.241.391.690              0,37
               PT Gudang Garam Tbk                              76.531     25.712,36             1.071.434.000              0,32
               PT Tower Bersama Infrastructure Tbk             370.881      2.114,11               993.961.080              0,29
               PT Jasa Marga (Persero) Tbk                     282.576      4.121,68               963.584.160              0,28
               PT Avia Avian Tbk                             1.860.292        585,74               939.447.460              0,28
               PT Bumi Serpong Damai Tbk                       576.926        970,55               522.118.030              0,14

             Jumlah                                                                            320.375.320.244             94,40

                                                                                        2024
                                                           Jumlah          Harga                 Jumlah             Persentase
                                                           lembar        perolehan                harga          terhadap jumlah
                             Jenis efek                    saham          rata-rata               pasar           portofolio efek
                                                                                                                        %
          Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
             pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
             Saham
               PT Bank Central Asia Tbk                      7.703.865      8.198,05            74.534.893.875             25,99
               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk        9.734.930      4.347,00            39.718.514.400             13,85
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 6.179.300      4.802,19            35.222.010.000             12,28
               PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk             6.462.940      3.601,94            17.514.567.400              6,11
               PT Amman Mineral Internasional Tbk            1.742.360      9.132,95            14.766.501.000              5,15
               PT Astra International Tbk                    2.816.140      5.895,66            13.799.086.000              4,81
               PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                 135.823.040         69,00             9.507.612.800              3,32
               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        2.076.650      4.201,09             9.033.427.500              3,15
               PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                 2.648.995      2.509,41             7.549.635.750              2,63
               PT United Tractors Tbk                          207.665     25.896,75             5.560.230.375              1,94
               PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk             1.028.195      5.468,48             4.894.208.200              1,71
               PT Indofood Sukses Makmur Tbk                   617.930      6.875,56             4.758.061.000              1,66
               PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk               319.095     10.101,54             3.629.705.625              1,27
               PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
                  (dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk)     1.478.980       2.627,10            3.593.921.400              1,25
               PT Kalbe Farma Tbk                            2.618.605       1.615,38            3.561.302.800              1,24

               Jumlah dipindahkan                                                              247.643.678.125             86,36




                                                           - 14 -
Page 23
                  REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                             Catatan atas Laporan Keuangan
                Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
              (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                    2024
                                                Jumlah                 Harga                       Jumlah               Persentase
                                                lembar               perolehan                      harga            terhadap jumlah
                        Jenis efek              saham                 rata-rata                     pasar             portofolio efek
                                                                                                                            %

          Jumlah pindahan                                                                        247.643.678.125                86,36

     Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
        pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
        Saham
          PT Merdeka Copper Gold Tbk              2.157.690             2.978,56                   3.484.669.350                 1,22
          PT Barito Pacific Tbk                   3.550.565               883,62                   3.266.519.800                 1,14
          PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk            369.745             8.148,57                   2.514.266.000                 0,88
          PT Perusahaan Gas Negara Tbk            1.489.110             1.664,63                   2.367.684.900                 0,82
          PT Indosat Tbk                            749.620             2.103,43                   1.859.057.600                 0,65
          PT Sarana Menara Nusantara Tbk          2.659.125               936,69                   1.741.726.875                 0,61
          PT Elang Mahkota Teknologi Tbk          3.510.045             1.366,10                   1.726.942.140                 0,60
          PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk         2.552.760               691,28                   1.646.530.200                 0,57
          PT Bank Syariah Indonesia Tbk             577.410             2.169,02                   1.576.329.300                 0,55
          PT Bukit Asam Tbk                         572.345             3.120,29                   1.573.948.750                 0,55
          PT Semen Indonesia (Persero) Tbk          465.980             6.838,93                   1.533.074.200                 0,53
          PT Unilever Indonesia Tbk                 810.400             4.636,24                   1.527.604.000                 0,53
          PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk        202.600            10.162,36                   1.499.240.000                 0,52
          PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk          622.995             2.454,88                   1.401.738.750                 0,49
          PT Mayora Indah Tbk                       501.435             2.336,01                   1.393.989.300                 0,49
          PT Jasa Marga (Persero) Tbk               308.965             4.185,60                   1.337.818.450                 0,47
          PT Vale Indonesia Tbk                     293.770             4.980,23                   1.063.447.400                 0,37
          PT Avia Avian Tbk                       2.365.355               638,82                     946.142.000                 0,33
          PT Bumi Serpong Damai Tbk                 952.220               999,13                     899.847.900                 0,31
          PT Gudang Garam Tbk                        65.845            29.215,45                     874.092.375                 0,30
          PT Trimegah Bangun Persada Tbk          1.144.690             1.003,19                     864.240.950                 0,30
          PT Tower Bersama Infrastructure Tbk       308.965             2.105,16                     648.826.500                 0,23
          PT Bank Danamon Indonesia Tbk             111.430             2.822,27                     283.032.200                 0,10

        Jumlah                                                                                   283.674.447.065                98,92

     Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya.

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 efek bersifat ekuitas diklasifikasikan dengan
     menggunakan hirarki nilai wajar level 1 (Catatan 10).

b.   Instrumen Pasar Uang
                                                                                          2025
                                                                            Suku                                      Persentase
                                                                            bunga                     Jatuh        terhadap jumlah
                            Jenis efek             Nilai tercatat          per tahun                 tempo          portofolio efek
                                                                               %                                          %
     Aset Keuangan Diukur pada
        Biaya Perolehan Diamortisasi
          PT Bank Capital Indonesia Tbk             19.000.000.000                 6,00             2-Jan-26                   5,60

                                                                                          2024
                                                                                                                      Persentase
                                                                            Tingkat                   Jatuh        terhadap jumlah
                            Jenis efek             Nilai tercatat          bagi hasil                tempo          portofolio efek
                                                                               %                                          %
     Deposito Berjangka syariah
        PT Bank KB Bukopin Syariah                  3.100.000.000                  7,60             2-Jan-25                   1,08

     Nilai tercatat instrumen pasar uang berjangka di laporan keuangan telah mencerminkan nilai
     nominal dan nilai wajarnya




                                                - 15 -
Page 24
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


5.   Kas di Bank

                                                                     2025               2024

     Deutsche Bank A.G. cabang Jakarta (Bank Kustodian)            996.167.836          88.295.210
     PT Bank OCBC NISP Tbk                                          53.883.070                   -
     Jumlah                                                       1.050.050.906         88.295.210



6.   Piutang Bunga dan Bagi Hasil

     Akun ini merupakan piutang bunga dan bagi hasil atas instrumen pasar uang masing-masing
     pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar Rp 2.498.630 dan Rp 516.384.

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang bunga dan bagi hasil tidak dibentuk karena
     Reksa Dana berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat tertagih.


7.   Piutang dividen

     Akun ini merupakan piutang dividen atas pendapatan dividen yang dicatat pada tanggal
     penutupan (Expired Date). Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 atas piutang
     dividen masing-masing sebesar Rp 1.791.264.923 dan Rp 1.314.215.550.

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen tidak dibentuk karena Reksa Dana
     berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat tertagih.


8.   Beban Akrual

                                                                    2025                2024

     Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi) (Catatan 16)     598.340.759         461.994.635
     Jasa kustodian (Catatan 17)                                   30.771.811          23.759.724
     Lainnya                                                       88.800.000          82.717.601

     Jumlah                                                       717.912.570         568.471.960

     Lainnya biaya yang harus dibayarkan merupakan biaya atas jasa professional, listing fee, KSEI
     fee dan lainnya yang ditetapkan dalam kontrak investasi kolektif.


9.   Utang pajak

                                                                     2025               2024

     Withholding Tax Payable - PPh 23                                      16.175         337.071
     Pajak kini - Pasal 29 (Catatan 19)                                         -         742.280
     Jumlah                                                                16.175        1.079.351




                                                 - 16 -
Page 25
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


10. Pengukuran Nilai Wajar

    Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
    harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia
    sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek,
    badan penyedia jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga
    tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.
    Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.

    Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan
    menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar
    yang dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik
    yang dibuat oleh Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk
    menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki
    Level 2.

    Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut:

                                                               2025                     2024

    Nilai tercatat                                        320.375.320.244         283.674.447.065

    Pengukuran nilai wajar menggunakan:
      Level 1                                             320.375.320.244         283.674.447.065
      Level 2                                                           -                       -
      Level 3                                                           -                       -

    Jumlah                                                320.375.320.244         283.674.447.065


11. Unit Penyertaan Beredar

    Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi, pihak berelasi, adalah
    sebagai berikut:

                                          2025                                   2024
                         Persentase                Unit         Persentase               Unit
                             %                                      %

    Pemodal                    100,00       588.700.000,0000          100,00       506.500.000,0000
    Manajer Investasi
     (pihak berelasi)                 -                    -                 -                      -

    Jumlah                     100,00       588.700.000,0000          100,00       506.500.000,0000

    Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak
    berelasi, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024.


12. Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

    Akun ini merupakan pendapatan bunga dan bagi hasil atas instrumen pasar uang, untuk tahun-
    tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 pendapatan bunga dan bagi hasil atas
    instrumen pasar uang masing-masing sebesar Rp 275.377.261 dan Rp 89.808.179.

    Pendapatan di atas termasuk pendapatan bunga dan bagi hasil yang belum direalisasi
    (Catatan 6).

                                                 - 17 -
Page 26
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


13. Pendapatan Dividen

    Akun ini merupakan pendapatan dividen atas portofolio efek ekuitas yang dimilki selama tahun
    berjalan dan dicatat pada tanggal penutupan (Expired Date). Untuk tahun-tahun yang berakhir
    31 Desember 2025 dan 2024 pendapatan dividen masing-masing sebesar Rp 17.850.234.015
    dan Rp 12.415.836.028.

    Pendapatan di atas termasuk pendapatan dividen yang belum direalisasi (Catatan 7).


14. Keuntungan (Kerugian) yang Telah dan Belum Direalisasi

                                                               2025                 2024

    Keuntungan (kerugian) investasi
      yang telah direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                         (1.477.597.980)       (4.699.177.499)
      Right                                                             -             4.464.960

      Jumlah                                               (1.477.597.980)       (4.694.712.539)

    Keuntungan (kerugian) investasi
      yang belum direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                          3.255.241.572       (25.312.288.847)


15. Pendapatan Lainnya

    Akun ini merupakan pendapatan bunga atas jasa giro, pendapatan bunga atas jasa giro untuk
    tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 9.747.028
    dan Rp 80.423.519 yang disajikan dalam bruto.


16. Beban Pengelolaan Investasi

    Akun ini merupakan imbalan kepada PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi,
    pihak berelasi, sebesar maksimum 3,5% per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara
    harian berdsarkan 365 hari kalender per tahun dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan
    tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank
    Kustodian. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual
    (Catatan 8).
    Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
    masing-masing sebesar Rp 6.342.141.419 dan Rp 4.718.024.752 .


17. Beban Kustodian

    Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
    administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
    pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
    penyertaan kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian Terdahulu dan Deutsche
    Bank A.G., Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian Pengganti sejak 27 September 2024
    sebesar maksimum 0,25% per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian
    berdasarkan 365 hari kalender per tahun dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan
    tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank
    Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual
    (Catatan 8).

                                             - 18 -
Page 27
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
    sebesar Rp 326.167.273 dan Rp 415.014.820.


18. Beban Lain-lain

                                                                  2025                 2024

    Beban transaksi                                               82.812.265           81.269.396
    Beban pajak final                                             55.075.452           17.961.636
    Beban listing                                                 27.750.000           27.749.999
    Lainnya                                                       82.362.822           56.823.926
    Jumlah                                                       248.000.539          183.804.957

    Beban pajak penghasilan final merupakan beban pajak yang timbul dari pendapatan bunga dan
    bagi hasil atas instrumen pasar uang


19. Pajak Penghasilan

    a.   Pajak Kini

         Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:

                                                                2025                  2024

         Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan
            laba rugi dan penghasilan komprehensif lain      12.994.743.259        (22.753.862.893)

         Perbedaan tetap:
            Beban                                             6.918.258.637          5.332.138.713
            Pendapatan bunga dan bagi hasil                    (275.377.261)           (89.808.179)
            Pendapatan dividen                              (17.850.234.015)       (12.415.836.028)
            Kerugian investasi yang telah direalisasi         1.477.597.980          4.699.177.499
            Kerugian (keuntungan) investasi
               yang belum direalisasi                        (3.255.241.572)       25.312.288.847
            Pendapatan lainnya - jasa giro                       (9.747.028)          (80.423.519)

             Jumlah                                         (12.994.743.259)       22.757.537.333

         Laba kena pajak                                                  -             3.674.440

         Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah sebagai berikut:

                                                                   2025                2024

         Beban pajak kini                                                      -          742.280
         Dikurangi pajak dibayar dimuka                                        -                -

         Utang pajak kini (Catatan 9)                                          -          742.280

         Laba kena pajak dan beban pajak menjadi dasar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang
         disampaikan Reksa Dana kepada Kantor Pelayanan Pajak.

                                                 - 19 -
Page 28
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


        Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana (self-
        assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut
        sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata
        Cara Perpajakan.

   b.   Pajak Tangguhan

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat perbedaan temporer yang
        berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan.


20. Manajemen Risiko Keuangan

    Manajemen Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang
    disajikan dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai
    jenis risiko yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana
    berinvestasi.

    Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko
    harga, risiko kredit, dan risiko likuiditas pasar.

   Risiko Harga

   Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan
   akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik
   perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen
   keuangan, atau faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di
   pasar.

   Risiko harga pasar pada Reksa Dana berasal dari portofolio investasi dalam efek ekuitas.
   Fluktuasi harga pasar tidak hanya mencakup potensi kerugian tapi juga potensi keuntungan.

   Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan
   investasi Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian.

   Analisa Sensitivitas

   Analisa sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa
   Dana, yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga
   pasar efek dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih, jumlah aset
   keuangan, dan jumlah liabilitas keuangan Reksa Dana.

   Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisa serta memantau
   sensitivitas harga secara reguler.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten
   atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajer Investasi
   berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan kepada
   suatu emiten atau sekelompok emiten. Kebijakan Reksa Dana atas risiko kredit adalah
   meminimalkan eksposur dari pihak-pihak yang memiliki risiko kegagalan yang tinggi dengan cara
   hanya bertransaksi untuk instrumen pihak-pihak yang memenuhi standar kredit sebagaimana
   ditetapkan dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana. Manajer Investasi secara terus
   menerus memantau kelayakan kredit dari pihak-pihak yang menerbitkan instrumen tersebut
   dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas peringkat kredit, laporan keuangan, dan
   siaran pers.



                                             - 20 -
Page 29
                        REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                   Catatan atas Laporan Keuangan
                      Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                    (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Risiko Likuiditas Pasar

    Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas
    yang cukup untuk memenuhi kewajibannya.

    Manajer Investasi mengelola risiko likuiditas pasar dengan bekerjasama dengan Dealer
    Partisipan dalam menyempurnakan teknologi yang mendukung mekanisme penciptaan pasar
    oleh Dealer Partisipan. Selain itu, Manajer Investasi juga telah mencantumkan satuan
    perdagangan Reksa Dana untuk memicu likuiditas pasar baik di pasar primer maupun pasar
    sekunder.


21. Informasi Segmen

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek yakni instrumen pasar
   uang dan efek ekuitas. Klasifikasi portofolio tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen
   Reksa Dana.

                                                                                      2025
                                                    Instrumen            Efek
                                                   pasar uang           ekuitas               Lain-lain           Jumlah

    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
       Komprehensif Lain
    Pendapatan Investasi
    Pendapatan bunga dan bagi hasil                 275.377.261                   -                      -        275.377.261
    Pendapatan dividen                                        -      17.850.234.015                      -     17.850.234.015
    Kerugian investasi yang telah direalisasi                 -      (1.477.597.980)                     -     (1.477.597.980)
    Keuntungan investasi yang belum direalisasi               -       3.255.241.572                      -      3.255.241.572
    Pendapatan lainnya                                        -            -                     9.747.028          9.747.028

    Jumlah Pendapatan - Bersih                      275.377.261      19.627.877.607              9.747.028     19.913.001.896

    Beban                                           (157.966.328)    (6.754.701.062)            (5.591.247)    (6.918.258.637)

    Laba sebelum pajak                              117.410.933      12.873.176.545              4.155.781     12.994.743.259

    Beban pajak                                                 -                 -                       -                 -

    Laba tahun berjalan                                                                                        12.994.743.259

    Laporan Posisi Keuangan

    Aset
    Aset segmen                                   19.002.498.630    322.166.585.167                      -    341.169.083.797
    Aset yang tidak dialokasikan                               -                  -          1.050.050.906      1.050.050.906

    Jumlah Aset                                                                                               342.219.134.703

    Liabilitas
    Liabilitas segmen                                           -                 -                     -                  -
    Liabilitas yang tidak dialokasikan                          -                 -           720.393.581        720.393.581

    Jumlah Liabilitas                                                                                            720.393.581




                                                         - 21 -
Page 30
                        REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                   Catatan atas Laporan Keuangan
                      Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                    (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                   2024
                                                 Instrumen           Efek
                                                pasar uang          ekuitas               Lain-lain          Jumlah

    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
       Komprehensif Lain
    Pendapatan investasi
    Pendapatan bunga dan bagi hasil               89.808.179                   -                    -          89.808.179
    Pendapatan dividen                                     -      12.415.836.028                    -      12.415.836.028
    Kerugian investasi yang telah direalisasi              -      (4.694.712.539)                   -      (4.694.712.539)
    Kerugian investasi yang belum direalisasi              -     (25.312.288.847)                   -     (25.312.288.847)
    Pendapatan lainnya                                     -           -                   80.423.519          80.423.519

    Jumlah Kerugian - Bersih                      89.808.179     (17.591.165.358)          80.423.519     (17.420.933.660)

    Beban                                         (55.192.038)    (5.228.312.543)         (49.424.652)     (5.332.929.233)

    Rugi sebelum pajak                            34.616.141     (22.819.477.901)          30.998.867     (22.753.862.893)

    Beban pajak                                              -                 -                      -          (742.280)

    Rugi tahun berjalan                                                                                   (22.754.605.173)

    Laporan Posisi Keuangan

    Aset
    Aset segmen                                 3.100.516.384    284.988.662.615                    -     288.089.178.999
    Aset yang tidak dialokasikan                            -                  -           88.295.210          88.295.210

    Jumlah Aset                                                                                           288.177.474.209

    Liabilitas
    Liabilitas segmen                                        -                 -                    -                  -
    Liabilitas yang tidak dialokasikan                       -                 -          571.553.396        571.553.396

    Jumlah Liabilitas                                                                                        571.553.396



22. Informasi Lainnya

    Ikhtisar Rasio Keuangan

    Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Ketua
    Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa Dana
    tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk dan Isi
    Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020.

    Berikut adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
    31 Desember 2025 dan 2024:

                                                                                          2025              2024

    Total hasil investasi                                                                   2,16%           (9,32%)

    Hasil investasi setelah memperhitungkan biaya pemasaran                                 2,16%           (9,32%)

    Biaya operasi                                                                           2,10%             2,19%

    Perputaran portofolio                                                                  0,12 : 1          0,07 : 1

    Persentase penghasilan kena pajak                                                                                 -




                                                        - 22 -
Page 31
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
    Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
    akan sama dengan kinerja masa lalu.


23. Standar Akuntansi Keuangan Baru

    Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

    Standar baru dan amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat
    wajib untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah:

    1 Januari 2026

   •    Amendemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK No. 107, “Instrumen
        Keuangan: Pengungkapan” tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan dan
        tentang kontrak yang mengacu pada listrik bergantung alam.

    Sampai dengan tanggal otorisasi atas laporan keuangan, Reksa Dana masih mempelajari
    dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amendemen terhadap laporan
    keuangan Reksa Dana




                                             ********




                                              - 23 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.59 MB
Published25 Mar 2026
Pages31
Characters79,725
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 60 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.13 ×14
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.22 ×5
linked org Astra International Tbk p.22 ×5
linked org Amman Mineral Internasional Tbk p.22 ×5
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.22 ×5
linked org United Tractors Tbk p.22 ×5
linked org Petrindo Jaya Kreasi Tbk p.22 ×2
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.22 ×5
linked org Charoen Pokphand Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.22 ×5
linked org Kalbe Farma Tbk p.22 ×5
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.22 ×4
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.22 ×5
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.22 ×5
linked org XLSMART Telecom Sejahtera Tbk p.22 ×5
linked org Unilever Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.22 ×5
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.22 ×5
linked org Trimegah Bangun Persada Tbk p.22 ×5
linked org Bukit Asam Tbk p.22 ×5
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.22 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Mayora Indah Tbk p.22 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.22 ×5
linked org Avia Avian Tbk p.22 ×5
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.22 ×5
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.22 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.23 ×2
linked org Bank Capital Indonesia Tbk p.23 ×2
linked org Bank KB Bukopin p.23
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.24 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.13
possible person Rinaldi Firmansyah p.13
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×3
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Barito Pacific Tbk p.22 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×4
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.22 ×5
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.22 ×5
possible org Indosat Tbk p.22 ×4
possible org Vale Indonesia Tbk p.22 ×4
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.22 ×4
unresolved org Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF p.1 ×3
unresolved org PT Pinnacle Persada Investama p.2 ×6
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif p.13 ×3
unresolved person Pratiwi Handayani p.13
unresolved person Dini Lastari Siburian p.13
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.13 ×3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana p.13
unresolved org FTSE International Limited p.14
unresolved org Departemen Pengawasan Pasar Modal p.19
unresolved person Direktorat Jenderal Pajak No. SE- p.19
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.22 ×2
unresolved org Paper Tbk p.22 ×2
unresolved org Gudang Garam Tbk p.22 ×4
unresolved org PT Bank KB Bukopin Syariah p.23
unresolved org Bank Kustodian Terdahulu p.26
unresolved org Bapepam p.30 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-Tahunan-XPFT.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result