Back to announcement
XIFE - Des 23 Premier ETF FTSE Indonesia ESG.pdf
Financial statement Text extracted XIFESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 35
Page 1
Reksa Dana Indeks Premier
ETF FTSE Indonesia ESG
Laporan keuangan
tanggal 31 Desember 2023
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Manajer Investasi
Surat Pernyataan Bank Kustodian
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5-27
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
No. : 00521/2.1133/AU.1/09/0305-1/1/II/2024 LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG (“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut: Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember 2023. Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek (efek ekuitas). Jumlah portofolio efek (efek ekuitas) Reksa Dana adalah sebesar Rp 16.700.250.305. Merujuk pada catatan 3 dalam laporan keuangan atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2023.
Page 7
Hal Audit Utama (Lanjutan)
Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
- Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana termasuk yang relevan
dengan nilai wajar portofolio efek dengan Standar Akuntasi Keuangan
- Melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi pengendalian intern
atas transaksi portofolio efek
- Melakukan rekonsiliasi data portofolio efek dengan sistem pengelolaan investasi terpadu (S-lnvest)
- Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami terima
dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga pasar yang dikeluarkan oleh Bursa Efek
Indonesia pada tanggal 29 Desember 2023 (hari terakhir bursa)
- Secara sampel, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas portofolio efek Reksa
Dana untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
- Secara sampel, kami memeriksa dokumen terkait penerimaan investasi berupa pendapatan dividen
dan melakukan perhitungan matematis ulang atas pendapatan investasi berupa keuntungan yang
telah atau belum direalisasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Kami mengevaluasi pengungkapan atas portofolio efek pada laporan keuangan, berdasarkan
pemahaman yang diperoleh dari pengujian kami, terhadap Standar Akuntansi Keuangan.
Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab
atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan
Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar
laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab
untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan
menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank Kustodian
memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan Reksa Dana.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika
hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan
dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara
wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Page 8
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (Lanjutan)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional
dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan
prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan
tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian
material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan,
karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi
dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer
Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat
suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material,
kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait
dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan
apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit
yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan
dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk
setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan
Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305
28 Februari 2024
Page 9
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ASET
Portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
(harga perolehan Rp 15.575.368.402
pada tahun 2023 dan Rp 15.207.098.604
pada tahun 2022) 2c,2d,3,7 16.700.250.305 15.702.357.132
Total portofolio efek 16.700.250.305 15.702.357.132
Kas 2d,4 55.150.012 39.380.487
Piutang transaksi efek 2d,5 11.835.755 -
TOTAL ASET 16.767.236.072 15.741.737.619
LIABILITAS
Beban akrual 2d,2e,6 31.933.430 24.563.481
Utang pajak 2f,8a - 283.140
Utang pajak lainnya 2f,8b 373 7.590.120
TOTAL LIABILITAS 31.933.803 32.436.741
TOTAL NILAI ASET BERSIH 16.735.302.269 15.709.300.878
JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 9 141.200.000,0000 138.600.000,0000
NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN 118,5220 113,3427
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
1
Page 10
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 2d,2e 744.728.415 422.917.442
(Kerugian) keuntungan investasi yang telah
direalisasi 2d,2e (303.909.585) 1.952.166.816
Keuntungan investasi yang belum direalisasi 2d,2e 629.623.375 264.536.992
Pendapatan lainnya 2e 261.179 177.255
TOTAL PENDAPATAN 1.070.703.384 2.639.798.505
BEBAN
Beban investasi
Beban pengelolaan investasi 2e,2g,10,13 (180.704.280) (137.817.797)
Beban kustodian 2e,11 (14.456.342) (11.025.424)
Beban lain-lain 2e,12 (105.191.845) (103.466.609)
Beban lainnya 2e (52.236) (35.451)
TOTAL BEBAN (300.404.703) (252.345.281)
LABA SEBELUM PAJAK 770.298.681 2.387.453.224
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2f,8c - (283.140)
LABA TAHUN BERJALAN 770.298.681 2.387.170.084
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - -
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 770.298.681 2.387.170.084
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
2
Page 11
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Transaksi
dengan Total Kenaikan
Pemegang Nilai Aset Total Nilai
Unit Penyertaan Bersih Aset Bersih
Saldo per 1 Januari 2022 15.647.274.795 616.245.429 16.263.520.224
Perubahan aset bersih pada tahun 2022
Penghasilan komprehensif tahun berjalan - 2.387.170.084 2.387.170.084
Transaksi dengan pemegang
unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan 15.473.218.860 - 15.473.218.860
Pembelian kembali unit penyertaan (18.414.608.290) - (18.414.608.290)
Saldo per 31 Desember 2022 12.705.885.365 3.003.415.513 15.709.300.878
Perubahan aset bersih pada tahun 2023
Penghasilan komprehensif tahun berjalan - 770.298.681 770.298.681
Transaksi dengan pemegang
unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan 1.104.249.820 - 1.104.249.820
Pembelian kembali unit penyertaan (848.547.110 ) - (848.547.110)
Saldo per 31 Desember 2023 12.961.588.075 3.773.714.194 16.735.302.269
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
3
Page 12
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
Arus kas dari aktivitas operasi
Pembelian efek bersifat ekuitas (4.262.408.499) (17.442.851.783)
Penjualan efek bersifat ekuitas 3.578.393.361 20.144.719.641
Penerimaan jasa giro 261.179 177.255
Penerimaan dividen 744.728.415 436.151.142
Pembayaran jasa pengelolaan investasi (177.375.683) (141.018.564)
Pembayaran jasa kustodian (14.190.054) (11.281.486)
Pembayaran biaya lain-lain (109.058.764) (95.873.551)
Pembayaran pajak kini (283.140) (4.520.230)
Kas bersih yang (digunakan untuk) dihasilkan dari
aktivitas operasi (239.933.185) 2.885.502.424
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penjualan unit penyertaan 1.104.249.820 15.473.218.860
Pembelian kembali unit penyertaan (848.547.110) (18.414.608.290)
Kas bersih yang dihasilkan dari (digunakan untuk)
aktivitas pendanaan 255.702.710 (2.941.389.430)
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas 15.769.525 (55.887.006)
Kas dan setara kas pada awal tahun 39.380.487 95.267.493
Kas dan setara kas pada akhir tahun 55.150.012 39.380.487
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas 55.150.012 39.380.487
Total kas dan setara kas 55.150.012 39.380.487
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
4
Page 13
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG (“Reksa Dana”) adalah berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Perubahan
Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 49/POJK.04/2015 tanggal
29 Desember 2015 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit
penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian dituangkan
dalam Akta No. 55 tanggal 26 November 2020 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn.,
notaris di Jakarta.
Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana, Manajer Investasi akan melakukan
penawaran umum atas unit penyertaan Reksa Dana yang akan diperdagangkan di Bursa Efek secara
terus menerus dengan jumlah minimum 100.000.000 (seratus juta) unit penyertaan dengan ketentuan
tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar Rupiah), sampai
dengan jumlah maksimum 100.000.000.000 (seratus miliar) unit penyertaan.
PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:
Ketua : Nixon Jacobus Silfanus
Anggota : Stefanus Noviono Darmosusilo
Sonny Thendian
Alexander Iskandar Salim
Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
terdiri dari:
Ketua : Dwianto Oktory
Anggota : Suwito Haryatno
Tujuan investasi Reksa Dana adalah memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks
FTSE Indonesia ESG.
Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan menginvestasikan Reksa Dana dengan
target komposisi investasi sebagai berikut:
- Minimum 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada efek bersifat ekuitas yang
berasal dari kumpulan efek yang terdaftar pada Indeks FTSE Indonesia ESG; dan
- Maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada efek bersifat ekuitas yang
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia namun tidak termasuk dalam kumpulan efek yang
terdaftar pada Indeks FTSE Indonesia ESG dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang
mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito; sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
5
Page 14
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan No. S-290/PM.21/2021 pada tanggal 10 Maret 2021. Reksa Dana mulai
beroperasi tanggal 24 Maret 2021.
Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada hari-
hari bursa. Hari terakhir bursa dibulan Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah tanggal
29 Desember 2023 dan 30 Desember 2022. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 ini disajikan berdasarkan posisi aset bersih
Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Laporan keuangan Reksa Dana telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi Reksa Dana
dan Bank Kustodian pada tanggal 28 Februari 2024. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang
mencakup pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.
Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi
Produk Investasi berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang jatuh
tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan dalam
Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi kebijakan
akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.
Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian dan
tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
6
Page 15
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana
Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
menggunakan nilai pasar wajar.
Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.
c. Portofolio Efek
Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.
d. Instrumen Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
keuangan.
Reksa Dana menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung
nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah
seperti tercantum di bawah ini.
Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
instrumen keuangan.
Aset Keuangan
Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
berikut:
(i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
(ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
(iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen keuangan
tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:
Golongan (ditentukan
Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 71 Sub-golongan
oleh Reksa Dana)
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui Portofolio efek Efek bersifat ekuitas
laba rugi
Aset keuangan
Aset keuangan yang diukur Kas
pada biaya perolehan
Piutang transaksi efek
diamortisasi
7
Page 16
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan (lanjutan)
(i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
mata dari pembayaran pokok dan bunga" dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan bunga dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
“Pendapatan bunga” dan “Pendapatan lainnya”.
(ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau di mana pilihan penghasilan
komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan
dividen terkait diakui pada laba rugi. Biaya transaksi dibebankan pada laba rugi.
Pendapatan dividen dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan dividen”.
Pengakuan
Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.
Penurunan Nilai
Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian,
Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan
usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian tersebut
terhadap aset keuangan Reksa Dana.
Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa
lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan
kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Reksa Dana menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk
seluruh saldo piutang dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang
signifikan dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk
penelahaan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya.
8
Page 17
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Penurunan Nilai (lanjutan)
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan
tingkat kerugian ekspektasian. Untuk piutang, dalam pengkajian juga mempertimbangkan
penggunaan peningkatan kredit. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang telah
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa.
Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada tanggal
31 Desember 2023.
Liabilitas Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi.
Golongan (ditentukan
Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 71 Sub-golongan
oleh Reksa Dana)
Liabilitas keuangan yang
Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan Beban akrual
diamortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.
Penentuan Nilai Wajar
Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan harga
kuotasi di pasar aktif.
Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia,
referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus
kas yang didiskonto dan model harga opsi.
9
Page 18
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)
Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai wajar
yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran. Hierarki
pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:
1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
(Level 1);
2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
derivasi dari harga) (Level 2);
3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
(Level 3).
Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik
atas aset atau liabilitas tersebut.
Instrumen Keuangan Saling Hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan total netonya dilaporkan pada laporan
posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
atas total yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan
atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.
e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian. Sedangkan
pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.
Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal investasi
saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).
Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
diakui secara akrual setiap hari. Sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan di luar investasi.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
(nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
laporan laba rugi komprehensif tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi
atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang mengunakan metode rata-
rata tertimbang.
10
Page 19
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
f. Pajak Penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian
yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini,
pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.
Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
rugi menurut akuntansi.
Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana memiliki hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk melakukan
penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.
g. Informasi Segmen
Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio efek.
h. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
PSAK 7 “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
11
Page 20
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
i. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (ISAK)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
standar baru, revisi dan interpretasi yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari
2023, diantaranya sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan”;
- Amendemen PSAK 46 ”Pajak Penghasilan”;
- Amendemen PSAK 25 ”Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”.
Penerapan PSAK dan ISAK tersebut di atas tidak memiliki dampak yang material terhadap total
yang dilaporkan dan diungkapkan pada laporan keuangan Reksa Dana pada tahun berjalan atau
tahun sebelumnya.
Standar baru dan amendemen standar yang telah diterbitkan yang wajib diterapkan untuk tahun
buku yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 dan belum diterapkan secara
dini oleh Reksa Dana, adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang kewajiban diklasifikasikan
sebagai lancar atau tidak lancar;
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas jangka panjang dengan
kovenan.
Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan ini, Reksa Dana masih mengevaluasi
dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya
pada laporan keuangan.
12
Page 21
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK
Ikhtisar portofolio efek
Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Persentase (%)
Harga perolehan terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar Level hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
PT Bank Central Asia Tbk 427.533 3.401.224.686 4.018.810.200 1 24,06
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 591.209 2.764.872.591 3.384.671.525 1 20,27
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 317.475 1.432.531.681 1.920.723.750 1 11,50
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 390.847 1.453.893.466 1.543.845.650 1 9,24
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 126.990 540.477.403 682.571.250 1 4,09
PT Astra International Tbk 105.825 618.146.003 597.911.250 1 3,58
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 5.587.560 616.491.697 480.530.160 1 2,88
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 150.977 434.472.948 442.362.610 1 2,65
PT Merdeka Copper Gold Tbk 152.388 582.689.003 411.447.600 1 2,46
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 59.262 399.225.768 382.239.900 1 2,29
PT Unilever Indonesia Tbk 79.016 392.704.831 278.926.480 1 1,67
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 25.398 248.488.139 268.583.850 1 1,61
PT United Tractors Tbk 11.288 292.796.595 255.391.000 1 1,53
PT Barito Pacific Tbk 176.375 141.692.158 234.578.750 1 1,40
PT Kalbe Farma Tbk 145.333 278.948.450 233.986.130 1 1,40
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 33.864 257.525.976 216.729.600 1 1,30
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 235.637 173.292.009 166.124.085 1 0,99
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 265.268 364.795.470 156.508.120 1 0,95
Total saham (dipindahkan) 8.882.245 14.394.268.874 15.675.941.910 93,87
13
Page 22
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
31 Desember 2023
Persentase (%)
Harga perolehan terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar Level hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
Total saham (pindahan) 8.882.245 14.394.268.874 15.675.941.910 93,87
PT Surya Citra Media Tbk 702.678 161.226.749 119.455.260 1 0,72
PT Vale Indonesia Tbk 26.809 171.238.651 115.546.790 1 0,69
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 11.288 118.369.388 106.107.200 1 0,64
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 81.838 134.214.709 92.476.940 1 0,55
PT Bumi Serpong Damai Tbk 70.550 68.779.413 76.194.000 1 0,46
PT Sarana Menara Nusantara Tbk 74.783 81.715.298 74.035.170 1 0,44
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 14.110 80.717.530 70.902.750 1 0,42
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 12.699 42.138.583 61.844.130 1 0,37
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 7.055 66.748.482 58.732.875 1 0,35
PT Indosat Tbk 5.644 39.284.730 52.912.500 1 0,32
PT XL Axiata Tbk 25.398 55.873.545 50.796.000 1 0,30
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 23.987 56.461.435 50.132.830 1 0,30
PT Avia Avian Tbk 97.359 56.540.341 48.679.500 1 0,29
PT Astra Agro Lestari Tbk 2.822 24.790.312 19.824.550 1 0,12
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 11.288 16.096.107 19.641.120 1 0,12
PT Mayora Indah Tbk 2.822 6.904.255 7.026.780 1 0,04
Total efek bersifat ekuitas 10.053.375 15.575.368.402 16.700.250.305 100,00
Total portofolio efek 16.700.250.305 100,00
14
Page 23
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
31 Desember 2022
Persentase (%)
Harga perolehan terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar Level hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
PT Bank Central Asia Tbk 435.204 3.410.798.020 3.720.994.200 1 23,70
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 569.646 2.630.104.333 2.814.051.240 1 17,92
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 152.460 1.341.356.301 1.513.165.500 1 9,64
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 353.430 1.304.426.106 1.325.362.500 1 8,44
PT Astra International Tbk 144.144 837.592.910 821.620.800 1 5,23
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 65.142 544.675.859 600.934.950 1 3,83
PT Unilever Indonesia Tbk 112.266 571.186.460 527.650.200 1 3,36
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 432.432 631.410.306 445.404.960 1 2,84
PT United Tractors Tbk 15.246 396.413.373 397.539.450 1 2,53
PT Adaro Energy Indonesia Tbk
(d/h PT Adaro Energy Tbk) 98.406 305.829.445 378.863.100 1 2,41
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 51.282 346.983.200 344.871.450 1 2,20
PT Kalbe Farma Tbk 164.934 313.239.629 344.712.060 1 2,20
PT Sarana Menara Nusantara Tbk 245.322 270.887.137 269.854.200 1 1,72
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 38.808 303.499.355 255.162.600 1 1,62
PT Surya Citra Media Tbk 1.076.922 255.217.155 221.845.932 1 1,41
PT Vale Indonesia Tbk 29.106 184.999.543 206.652.600 1 1,32
Total saham (dipindahkan) 3.984.750 13.648.619.132 14.188.685.742 90,37
15
Page 24
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
31 Desember 2022
Persentase (%)
Harga perolehan terhadap total
Jenis efek Total saham rata-rata Nilai wajar Level hierarki portofolio efek
Efek bersifat ekuitas
Saham
Total saham (pindahan) 3.984.750 13.648.619.132 14.188.685.742 90,37
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 36.036 206.615.803 203.603.400 1 1,30
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 19.404 188.095.345 194.040.000 1 1,24
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 18.018 189.655.625 178.378.200 1 1,14
PT Bukit Asam Tbk 45.738 158.694.889 168.773.220 1 1,07
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 91.476 152.738.154 160.997.760 1 1,02
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 15.246 147.366.748 133.021.350 1 0,85
PT XL Axiata Tbk 55.440 122.192.679 118.641.600 1 0,76
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk 90.090 94.988.234 75.675.600 1 0,48
PT Bumi Serpong Damai Tbk 79.002 76.642.841 72.681.840 1 0,46
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 20.790 69.021.805 61.954.200 1 0,39
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 22.176 53.156.788 51.004.800 1 0,32
PT Barito Pacific Tbk 49.896 39.939.145 37.671.480 1 0,24
PT Mayora Indah Tbk 9.702 23.637.415 24.255.000 1 0,15
PT Astra Agro Lestari Tbk 2.772 24.570.235 22.245.300 1 0,14
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 8.316 11.163.766 10.727.640 1 0,07
Total efek bersifat ekuitas 4.548.852 15.207.098.604 15.702.357.132 100,00
Total portofolio efek 15.702.357.132 100,00
16
Page 25
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS
Akun ini merupakan rekening giro Rupiah pada Bank Kustodian Deutsche Bank AG, cabang Jakarta.
Saldo kas pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar
Rp 55.150.012 dan Rp 39.380.487.
5. PIUTANG TRANSAKSI EFEK
Akun ini merupakan piutang yang timbul atas penjualan efek bersifat ekuitas yang belum
terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan. Saldo piutang transaksi efek pada tanggal
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 11.835.755, sedangkan pada tanggal 31 Desember 2022
adalah nihil.
6. BEBAN AKRUAL
2023 2022
Beban pengelolaan investasi (catatan 10) 15.472.239 12.143.642
Beban kustodian (catatan 11) 1.237.779 971.491
Lain-lain 15.223.412 11.448.348
Total 31.933.430 24.563.481
7. PENGUKURAN NILAI WAJAR
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan seperti
ini termasuk dalam hierarki level 1.
Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 masing-masing adalah sebesar Rp 16.700.250.305 dan Rp 15.702.357.132.
8. PERPAJAKAN
a. Pajak Penghasilan
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.
Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal
2 November 2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal
dari dalam negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Badan dalam negeri dikecualikan
dari Objek Pajak Penghasilan pasal 23.
17
Page 26
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERPAJAKAN (Lanjutan)
a. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif
pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai
berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif PPN umum
secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022 dan
12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025.
Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
yang berlaku.
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain dengan laba kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba sebelum pajak 770.298.681 2.387.453.224
Ditambah (dikurangi):
Beban yang tidak dapat dikurangkan 300.404.703 252.327.932
Pendapatan yang pajaknya bersifat final
- Bunga jasa giro (261.179) (177.255)
- Pendapatan dividen (744.728.415) (422.917.442)
- Kerugian (keuntungan) yang telah direalisasi selama
tahun berjalan atas efek bersifat ekuitas 303.909.585 (1.950.692.016)
- (Keuntungan) kerugian yang belum direalisasi selama
tahun berjalan atas efek bersifat ekuitas (629.623.375) (264.536.992)
Laba kena pajak - 1.457.451
Pajak penghasilan - 283.140
Pajak dibayar di muka - -
Kurang bayar pajak tahun berjalan - 283.140
Dalam laporan keuangan ini, total penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.
b. Utang Pajak Lainnya
2023 2022
Pajak penghasilan pasal 23 373 7.590.120
Total 373 7.590.120
18
Page 27
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERPAJAKAN (Lanjutan)
c. Beban Pajak
2023 2022
Pajak kini - ) 283.140
Pajak tangguhan - ) -
Total ) 283.140
d. Administrasi
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan, dan
membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan
mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
9. UNIT PENYERTAAN BEREDAR
Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
Unit Persentase (%)
Pemodal 141.200.000,0000 100,00
Manajer Investasi - -
Total 141.200.000,0000 100,00
2022
Unit Persentase (%)
Pemodal 138.600.000,0000 100,00
Manajer Investasi - -
Total 138.600.000,0000 100,00
10. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI
Beban ini merupakan imbalan jasa kepada manajer investasi. Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana
menetapkan bahwa imbalan jasa ini maksimum sebesar 1% (satu persen) per tahun, dihitung secara
harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari kalender
per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per tahun untuk tahun kabisat dan
dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi
Kolektif. Beban yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 6). Beban pengelolaan
investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp 180.704.280 dan Rp 137.817.797, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
19
Page 28
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. BEBAN KUSTODIAN
Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian. Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana menetapkan
bahwa imbalan jasa ini maksimum sebesar 0,2% (nol koma dua persen) per tahun, dihitung secara
harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari kalender
per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per tahun untuk tahun kabisat dan
dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi
Kolektif. Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 6). Beban
kustodian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp 14.456.342 dan Rp 11.025.424, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
12. BEBAN LAIN-LAIN
2023 2022
Biaya transaksi 15.998.738 10.363.025
Lain-lain 89.193.107 93.103.584
Total 105.191.845 103.466.609
13. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat Pihak-Pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.
Manajer investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan merupakan
pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A No.
KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.
Transaksi Pihak-Pihak Berelasi
Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
dengan pihak-pihak yang berelasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
dilakukan dengan pihak ketiga.
a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
Persentase (%)
terhadap total
pembelian/
penjualan
Total portofolio efek
Pembelian 4.262.408.499 100,00
Penjualan 3.590.229.116 100,00
20
Page 29
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)
a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)
2022
Persentase (%)
terhadap total
pembelian/
penjualan
Total portofolio efek
Pembelian 17.442.851.783 100,00
Penjualan 20.144.719.641 100,00
b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
Jasa Pengelolaan Investasi
Total keuntungan atas
kepemilikan unit
penyertaan untuk
masing-masing Total
Saldo unit Persentase transaksi pembelian pendapatan
penyertaan Total fee (%) kembali lainnya
- 180.704.280 1 - -
2022
Jasa Pengelolaan Investasi
Total keuntungan atas
kepemilikan unit
penyertaan untuk
masing-masing Total
Saldo unit Persentase transaksi pembelian pendapatan
penyertaan Total fee (%) kembali lainnya
- 137.817.797 1 - -
21
Page 30
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. INFORMASI SEGMEN
Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas
dan instrumen pasar uang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen
Reksa Dana.
Informasi segmen untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
2023
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
Pendapatan investasi
Dividen 744.728.415 - 744.728.415
Kerugian investasi yang telah direalisasi (303.909.585) - (303.909.585)
Keuntungan investasi yang belum
direalisasi 629.623.375 - 629.623.375
Pendapatan lainnya - 261.179 261.179
Total pendapatan 1.070.442.205 261.179 1.070.703.384
Beban (300.252.778) (151.925) (300.404.703)
Laba tahun berjalan 770.189.427 109.254 770.298.681
Beban pajak penghasilan -
Laba tahun berjalan 770.298.681
2022
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
Pendapatan investasi
Dividen 422.917.442 - 422.917.442
Keuntungan investasi yang
telah direalisasi 1.952.166.816 - 1.952.166.816
Keuntungan investasi yang belum
direalisasi 264.536.992 - 264.536.992
Pendapatan lainnya - 177.255 177.255
Total pendapatan 2.639.621.250 177.255 2.639.798.505
Beban (252.208.467) (136.814) (252.345.281)
Laba periode berjalan 2.387.412.783 40.441 2.387.453.224
Beban pajak penghasilan (283.140)
Laba periode berjalan 2.387.170.084
22
Page 31
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
2023
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan posisi keuangan
Aset
Aset segmen 16.712.086.060 - 16.712.086.060
Aset yang tidak dialokasikan - 55.150.012 55.150.012
Jumlah aset 16.712.086.060 55.150.012 16.767.236.072
Liabilitas
Liabilitas segmen - - -
Liabilitas yang tidak dialokasikan - 31.933.803 31.933.803
Jumlah liabilitas - 31.933.803 31.933.803
2022
Efek bersifat
ekuitas Lain-lain Jumlah
Laporan posisi keuangan
Aset
Aset segmen 15.702.357.132 - 15.702.357.132
Aset yang tidak dialokasikan - 39.380.487 39.380.487
Jumlah aset 15.702.357.132 39.380.487 15.741.737.619
Liabilitas
Liabilitas segmen - - -
Liabilitas yang tidak dialokasikan - 32.436.741 32.436.741
Jumlah liabilitas - 32.436.741 32.436.741
15. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG MATERIAL
Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini dapat
menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang akan
datang.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan
posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam
perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian
23
Page 32
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.
Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan dampak
yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga risiko
ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau risiko
harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.
a. Risiko Kredit
Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu
membayar jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan
pihak-pihak seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.
Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek secara
teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu oleh komite
kredit Manajer Investasi.
Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.
(i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit
Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
laporan posisi keuangan:
2023 2022
Kas 55.150.012 39.380.487
Piutang transaksi efek 11.835.755 -
Total 66.985.767 39.380.487
(ii) Kualitas kredit
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.
b. Risiko Pasar
Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
suku bunga dan risiko harga.
24
Page 33
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
b. Risiko Pasar (lanjutan)
(i) Risiko suku bunga
a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga
Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.
Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.
Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat,
yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga mengambang dan tidak dikenakan
bunga:
2023
Bunga
mengambang Tidak dikenakan
≤1 bulan bunga Total
Aset keuangan
Portofolio efek
Efek bersifat ekuitas - 16.700.250.305 16.700.250.305
Kas 55.150.012 - 55.150.012
Piutang transaksi efek - 11.835.755 11.835.755
Total aset keuangan 55.150.012 16.712.086.060 16.767.236.072
Liabilitas keuangan
Beban akrual - 31.933.430 31.933.430
Total liabilitas keuangan - 31.933.430 31.933.430
Total repricing gap - bunga 55.150.012 55.150.012
2022
Bunga
mengambang Tidak dikenakan
≤1 bulan bunga Total
Aset keuangan
Portofolio efek
Efek bersifat ekuitas - 15.702.357.132 15.702.357.132
Kas 39.380.487 39.380.487
Total aset keuangan 39.380.487 15.702.357.132 15.741.737.619
Liabilitas keuangan
Beban akrual - 24.563.481 24.563.481
Total liabilitas keuangan - 24.563.481 24.563.481
Total repricing gap - bunga 39.380.487 39.380.487
25
Page 34
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
b. Risiko Pasar (lanjutan)
(i) Risiko suku bunga
b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, risiko suku bunga dianggap tidak material
terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan aset
dan liabilitas keuangan yang tidak dikenakan bunga.
(ii) Risiko harga
Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar sehingga
risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investas pada efek ekuitas, Reksa Dana
melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan
batasan yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan yang berlaku.
Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas suku
bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk yield
dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan
kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana.
Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan memantau
sensitivitas harga dan suku bunga secara reguler.
c. Risiko Likuiditas
Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.
Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 3, sedangkan aset keuangan
lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.
Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan sampai
dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak
didiskontokan.
2023
Kurang dari Lebih dari
1 bulan 1-3 bulan 3 bulan Total
Liabilitas keuangan
Beban akrual 31.933.430 - - 31.933.430
Total liabilitas keuangan 31.933.430 - - 31.933.430
26
Page 35
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF FTSE INDONESIA ESG
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
c. Risiko Likuiditas (lanjutan)
2022
Kurang dari Lebih dari
1 bulan 1-3 bulan 3 bulan Total
Liabilitas keuangan
Beban akrual 24.563.481 - - 24.563.481
Total liabilitas keuangan 24.563.481 - - 24.563.481
d. Manajemen Risiko Permodalan
Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang unit
penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal yang
kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
17. RASIO-RASIO KEUANGAN
Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
No. KEP 99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.
Rasio-rasio keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(tidak diaudit) adalah sebagai berikut:
2023 2022
Total hasil investasi (%) 4,57 10,74
Hasil investasi setelah memperhitungkan
beban pemasaran (%) 4,57 10,74
Beban operasi (%) 1,84 2,03
Perputaran portofolio 0,22 1,40
Penghasilan kena pajak (%) - 0,06
Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.
27
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana Indeks Premier ETF FTSE
p.6
unresolved
org
Palilingan & Rekan
p.8
unresolved
org
Rekan Santoso Chandra
p.8
unresolved
person
CPA
p.8
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.13 ×2
unresolved
org
PT Indo Premier Investment Management
p.13 ×2
unresolved
person
Leolin Jayayanti
p.13
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.14
unresolved
org
Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana
p.15
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.22 ×2
unresolved
org
Paper Tbk
p.22 ×2
unresolved
org
Bank Kustodian Deutsche Bank AG
p.25
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.27
unresolved
org
Bank Kustodian. Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana
p.28
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.28
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi
p.28
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
instance.zip
done
FinancialStatement-2023-Tahunan-XIFE.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
Perubahan NAB.pdf
done