Skip to content
Back to announcement

RD Danareksa ETF Indonesia TOP 40.pdf

Financial statement Text extracted XDIF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 30

Page 1 OCR 0.956
Reksa Dana Danareksa ETF
Indonesia Top 40

Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
Page 2 OCR 0.960
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40
DAFTAR ISI

Halaman
Laporan Auditor Independen
Surat Pernyataan tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan Reksa Dana
Danareksa ETF Indonesia Top 40 untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember
2023 dan 2022 yang ditandatangani oleh
- PT BRI Manajemen Investasi (dahulu PT Danareksa Investment Management)
sebagai Manajer Investasi
- PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian
LAPORAN KEUANGAN - Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan
2022
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4

Catatan atas Laporan Keuangan 5
Page 3 OCR 0.944
MIRAWATI SENSI IDRIS ba MOORE

Registered Public Accountants
Business License No. 1353/KM.1/2016
Intiland Tower, 7" Floor

Jl. Jenderal Sudirman, Kav32
Jakarta -10220

INDONESIA

T -62-21-570 811
F 162-21-572 2737

Laporan Auditor Independen

No. 00307/2.1090/AU.1/09/0148-3/1/111/2024

Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi, dan Bank Kustodian
Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 (Reksa
Dana), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi
kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang
material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam
paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami
independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas
laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan
ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat
untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang
paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan
dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini
kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama
tersebut.

Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami adalah sebagai berikut:

Penilaian Portofolio Efek

Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2 (informasi kebijakan akuntansi material), Catatan 3
(penggunaan estimasi, pertimbangan, dan asumsi), Catatan 4 (portofolio efek dalam efek ekuitas),
Catatan 9 (pengukuran nilai wajar), dan Catatan 17 (tujuan dan kebijakan pengelolaan dana
pemegang unit penyertaan dan manajemen risiko keuangan), atas laporan keuangan.

An independent member of
Moore Global Network Limited -
members in principal cities throughout the world
Page 4 OCR 0.951
MIRAWATI SENSI IDRIS bw MOORE

Penilaian portofolio efek ditentukan oleh Reksa Dana sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 71, "Instrumen Keuangan" ("PSAK 71"). Pada tanggal 31 Desember
2023, portofolio efek Reksa Dana adalah sebesar Rp 99.012.519.038, dimana sebesar
Rp 99.012.519.038 atau 100,00” dari jumlah portofolio efek merupakan efek ekuitas yang
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kami fokus
pada penilaian investasi ini karena ini merupakan elemen utama dari nilai aset bersih Reksa Dana,
oleh karena itu, kami menentukan hal ini sebagai hal audit utama.

Bagaimana audit kami merespons hal audit utama
Kami telah melakukan prosedur berikut untuk merespons hal audit utama ini:

e Kami memahami dan mengevaluasi pengendalian internal Reksa Dana dan proses penelaahan
atas penilaian investasi pada efek ekuitas.

e Kami menguji penilaian tersebut, berdasarkan sampling, dengan membandingkan jumlah nilai
wajar dengan harga kuotasi di pasar aktif.

& Kami membandingkan portofolio efek yang dikelola oleh Reksa Dana dengan portofolio efek dari
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta mendapatkan rekonsiliasi atas perbedaan yang
ditemukan.

e Kami memeriksa dan mengevaluasi pengungkapan laporan keuangan sehubungan dengan nilai
wajar portofolio efek.

Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar
laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab
untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha,
dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank
Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan
memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa
audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan

profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

« Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur
audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat
untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian
material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan,
karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal.
Page 5 OCR 0.952
MIRAWATI SENSI IDRIS bxl MooRE

«  Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.

» Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi
dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.

e Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer
Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat
suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian
material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan
terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus
menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada
bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi
masa depan dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan
usaha.

e Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada Manajer Investasi dan Bank Kustodian mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada Manajer Investasi dan Bank Kustodian bahwa kami
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan
seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi
kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada Manajer Investasi dan Bank Kustodian, kami menentukan
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh
karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami,
kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau
ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh
dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal
tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi
tersebut.

MIRAWATI SENSI IDRIS

Yelly Warsono
Izin Akuntan Publik No. AP.0148

26 Maret 2024
Page 6 OCR 0.930
J BRI 2207"
investasi

SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Ira Irmalia Sjam
Jabatan : Direktur PT BRI Manajemen Investasi
Alamat Kantor : Gedung BRI II Lt. 22

Jl. Jenderal Sudirman Kav 44-46
Jakarta 10210

Nomor Telepon 1021-29555777

Nama Upik Susiyawati

Jabatan Direktur PT BRI Manajemen Investasi
Alamat Kantor Gedung BRI II Lt. 22

Jl. Jenderal Sudirman Kav 44-46
Jakarta 10210
Nomor Telepon 1021-29555777

PT BRI Manajemen Investasi dalam hal ini bertindak selaku Manajer Investasi menyatakan bahwa:

1.

Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Reksa Dana Danareksa
ETF Indonesia Top 40.

. Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 telah disusun dan disajikan sesuai

dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

..a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 telah

dimuat secara lengkap dan benar.

b. Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 tidak mengandung informasi dan
fakta material yang tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.

Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian interen dalam Reksa Dana Danareksa ETF
Indonesia Top 40.

. Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab

sebagaimana tersebut dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, 26 Maret 2024

Pa “asa nama dan mewakili Manajer Investasi
PT BRI Manajemen Investasi

Ira Irmalia Sjam
Direktur Direktur '

Gedung BRI II Lantai 22, Jl. Jend. Sudirman Kav 44-46, Jakarta 10210 - Indonesia
T. (462-21) 29 555 788 F. (#62-21) 29 555 878 www.bri-mi.co.id
Page 7 OCR 0.943
2N1-000009000824 0302210923

&'BCA

SURAT PERNYATAAN BANK KUSTODIAN
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

1.

Nama : Leo Sanjaya

Jabatan : Vice President

Alamat Kantor : PT Bank Central Asia Tbk, Jl. Pluit Selatan Raya No. 2,
Landmark Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara 14440

Nomor Telepon : 021-23588000

Nama Hardi Suhardi

Jabatan : Assistant Vice President

Alamat Kantor PT Bank Central Asia Tbk, Gedung BCA KCU Bintaro

Lt.3 Bintaro Jaya Blok A-5, No. 12 & 15, Sektor 7, Pondok
Jaya, Tangerang Selatan 15224
Nomor Telepon 1 021-23588000

PT Bank Central Asia Tbk dalam hal ini bertindak selaku Bank Kustodian yang mengelola Reksa
Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 (“Bank Kustodian”).

Bank Kustodian dengan ini menyatakan bahwa:

1.

Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Reksa Dana
Danareksa ETF Indonesia Top 40 untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan
2022 sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Bank Kustodian.

Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40
telah dimuat secara lengkap dan benar.

b. Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 tidak mengandung
informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau
fakta material.

Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Reksa Dana Danareksa ETF
Indonesia Top 40.

Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia
Top 40 sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana tersebut dalam Kontrak
Investasi Kolektif Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, 26 Maret 2024 4-
Bank Kustodian
PT Bank Central Asia Tbk

P

ME
|
I1AKX81449871
Leo Sanjaya Hardi Suhardi
Vice President Assistant Vice President

PT BANK CENTRAL ASIA TBK

Komplek Perkantoran Landmark Pluit Blok A No.8 Jl. Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara 14440, Telp. (021) 2358 8000 / 2556 3000
Page 8 OCR 0.943
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Laporan Posisi Keuangan

31 Desember 2023 dan 2022

(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Catatan 2023 2022

ASET
Portofolio efek dalam efek ekuitas

(biaya perolehan Rp 89.916.118.002

dan Rp 66.382.626.956 masing-masing

pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022) 4 99.012.519.038 70.061.134.252
Kas di bank 5 8.969.367.479 3.038.276.114
Piutang dividen 186.510.547 5
JUMLAH ASET 108.168.397.064 73.099.410.366
LIABILITAS
Liabilitas atas pembelian kembali unit penyertaan 6 - 220
Beban akrual 7 118.027.112 88.915.381
Utang pajak 8 - 11.307.340
Utang lain-lain - 22.200
JUMLAH LIABILITAS 118.027.112 100.245.141
NILAI ASET BERSIH 108.050.369.952 72.999.165.225
JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 10 217.400.000,0000 151.400.000,0000
NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN 497,0118 482,1609

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.

-1-
Page 9 OCR 0.950
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

PENDAPATAN
Pendapatan Investasi
Pendapatan dividen
Keuntungan (kerugian) investasi
yang telah direalisasi
Keuntungan (kerugian) investasi
yang belum direalisasi
Pendapatan Lainnya

JUMLAH PENDAPATAN - BERSIH
BEBAN
Beban Investasi
Beban pengelolaan investasi
Beban kustodian
Beban lain-lain
Beban Lainnya
JUMLAH BEBAN
LABA SEBELUM PAJAK
BEBAN PAJAK

LABA TAHUN BERJALAN

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF

TAHUN BERJALAN

Catatan 2023 2022

3.642.224.826 12.434.180.686

11 (3.909.398.981) 69.431.183.658
11 5.417.893.740 (10.573.722.354)
12 108.971.397 142.343.813
5.259.690.982 71.433.985.803

13 595.356.213 2.343.692.451
14 140.980.351 551.866.248
15 257.820.756 874.781.634
21.794.280 28.468.763

1.015.951.600 3.798.809.096

4.243.739.382 67.635.176.707

16 z 11.307.340
4.243.739.382 67.623.869.367

4.243.739.382

67.623.869.367

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
Page 10 OCR 0.927
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Laporan Perubahan Aset Bersih

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Saldo pada tanggal 1 Januari 2022
Perubahan aset bersih pada tahun 2022

Penghasilan komprehensif tahun berjalan
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan
Pembelian kembali unit penyertaan
Distribusi kepada pemegang
unit penyertaan

Saldo pada tanggal 31 Desember 2022
Perubahan aset bersih pada tahun 2023

Penghasilan komprehensif tahun berjalan
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan
Pembelian kembali unit penyertaan
Distribusi kepada pemegang
unit penyertaan

Saldo pada tanggal 31 Desember 2023

Transaksi dengan

Pemegang Unit
Penyertaan

Penghasilan
Kenaikan Nilai Komprehensif
Aset Bersih Lain

Jumlah Nilai
Aset Bersih

624.455.362.382

(3.659.511.585) :

620.795.850.797

15.189.425.869
(630.609.980.808)

67.623.869.367 -

67.623.869.367

15.189.425.869
(630.609.980.803)

9.034.807.443 63.964.357.782 - 72.999.165.225
5 4.243.739.382 - 4.243.739.382
39.687.454.048 - - 39.687.454.048
(8.879.988.703) - - (3.879.988.703)

39.842.272.788

8.208.097.164 -

108.050.369.952

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.

Ba
Page 11 OCR 0.946
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Laporan Arus Kas
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022

(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

2023 2022

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan bunga - bersih 87.177.117 113.875.050
Penerimaan dividen 3.455.714.279 13.895.410.056
Hasil penjualan portofolio efek ekuitas 44.484.253.288 778.731.259.903
Pembelian portofolio efek ekuitas (71.927.143.315) (180.612.007.686)
Pembayaran beban investasi (965.067.789) (4.236.427.915)
Penerimaan restitusi pajak penghasilan - 168.226.208
Pembayaran pajak penghasilan (11.307.340) -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)

Aktivitas Operasi (24.876.373.760) 608.060.335.616
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan 39.687.454.048 15.189.425.869
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan (8.879.988.923) (630.609.980.588)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)

Aktivitas Pendanaan 30.807.465.125 (615.420.554.719)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DI BANK 5.931.091.365 (7.360.219.103)
KAS DI BANK AWAL TAHUN 3.038.276.114 10.398.495.217
KAS DI BANK AKHIR TAHUN 8.969.367.479 3.038.276.114

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.

-4-
Page 12 OCR 0.956
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022

(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

1. Umum

Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8
Tahun 1995 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
No. 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi
Kolektif” yang telah diubah dengan Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020
dan Peraturan OJK No. 4 Tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 serta Peraturan OJK
No. 49/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek”.

Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Danareksa Investment Management sebagai
Manajer Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta
No. 28 tanggal 8 Maret 2018 dari Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.

Perubahan Kontrak Investasi Kolektif terakhir (Addendum) dituangkan dalam akta No. 10 tanggal
9 Maret 2020 dari Leny, S.H., M.Kn., notaris di Kabupaten Bekasi, mengenai perubahan referensi
alamat Manajer Investasi.

Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Danareksa Investment Management
yang didokumentasikan dalam Akta No. 4 tanggal 4 Juli 2023 dari Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn.,
notaris di Jakarta, pemegang saham PT Danareksa Investment Management menyetujui
perubahan nama PT Danareksa Investment Management menjadi PT BRI Manajemen Investasi.

PT BRI Manajemen Investasi sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga profesional yang
terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan mengarahkan dan
mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari-
hari sesuai dengan tujuan investasi. Komite Investasi terdiri dari

Ketua : Upik Susiyawati
Anggota : Ira Irmalia Sjam
Andree Fadjar

Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
terdiri dari:

Ketua : Herman Tjahjadi, CFA, FRM
Anggota : Barkah Supriadi

Akbar Syarief

Mina Rafeah

Julianto Wongso

Asti Raniasari

Reksa Dana berkedudukan di Gedung BRI II Lantai 22, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46,
Jakarta 10210.

Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
Kolektif adalah minimum 20.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari
jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 dan maksimum 5.000.000.000 unit penyertaan.
Harga penawaran umum perdana per unit penyertaan adalah Rp 500 per unit.
Page 13 OCR 0.954
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Reksa Dana memperoleh pernyataan efektif berdasarkan surat Kepala Departemen Pengawasan
Pasar Modal 2A atas nama Dewan Komisioner OJK No. S-343/PM.21/2018 tanggal
9 April 2018.

Reksa Dana yang diwakili oleh PT Danareksa Investment Management (sekarang PT BRI
Manajemen Investasi) sebagai Manajer Investasi mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran
Unit Penyertaan di KSEI No. SP-005/ETF/KSEI/0318 tanggal 23 Maret 2018.

Pada tanggal 23 April 2018, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan unit penyertaan
Reksa Dana pada Bursa Efek Indonesia berdasarkan surat No. S-02289/BEI.PP2/04-2018 tanggal
17 April 2018. Jumlah unit penyertaan Reksa Dana yang dicatatkan pertama kali adalah sebanyak
20.000.000 unit penyertaan.

Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memberikan
hasil investasi yang maksimal dalam jangka panjang melalui pengelolaan portofolio secara aktif
pada saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid.

Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum
80Yo dan maksimum 10075 pada efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan di Indonesia, serta
minimum 0Y dan maksimum 20Y- pada instrumen pasar uang dalam negeri yang memiliki jatuh
tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito, sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Indonesia.

Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
hari-hari bursa, dimana hari terakhir bursa di Bursa Efek Indonesia pada bulan Desember 2023
dan 2022 masing-masing adalah tanggal 29 Desember 2023 dan 30 Desember 2022. Laporan
keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 ini disajikan
berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022. .

Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 diselesaikan dan
diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 26 Maret 2024 oleh Manajer Investasi dan Bank
Kustodian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan masing-
masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak
Investasi Kolektif Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40, serta menurut peraturan dan
perundangan yang berlaku atas laporan keuangan Reksa Dana tersebut.

2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan

Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
IAI serta Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan
Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif" dan Surat Edaran
OJK No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 8 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi
Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif".
Page 14 OCR 0.959
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Dasar pengukuran laporan keuangan ini adalah biaya perolehan (historical cost), kecuali
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan
metode akrual, kecuali laporan arus kas.

Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak dikelompokkan
terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa Dana.

Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2023 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan
dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022.

Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata
uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana

Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
menggunakan nilai pasar wajar.

Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada
setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

c. Portofolio Efek
Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas.
d. Instrumen Keuangan

Pembelian atau penjualan yang reguler atas instrumen keuangan diakui pada tanggal
perdagangan.

Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 71,
Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan
pengukuran, penurunan nilai atas aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.

Pada tangga! 31 Desember 2023 dan 2022, Reksa Dana memiliki instrumen keuangan dalam
kategori aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, serta liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi.

Aset Keuangan

Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen
Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

(a) Model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan, dan
(b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
Page 15 OCR 0.955
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

1

(2)

Aset Keuangan Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi

Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:

(a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual, dan

(b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.

Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.

Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi kas di bank dan piutang
dividen.

Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi

Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.

Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.

Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi
keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam
kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah
ditetapkan.

Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi portofolio efek dalam
efek ekuitas.

Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan
substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut

ini.

Liabilitas Keuangan

Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (li) liabilitas keuangan yang diukur dengan
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Reksa Dana
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Page 16 OCR 0.955
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi

Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal
dan nilai jatuh temponya.

Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi liabilitas atas pembelian
kembali unit penyertaan, beban akrual, dan utang lain-lain.

Instrumen Ekuitas

Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban
kontraktual bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan menyerahkan
kas atau aset keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi definisi liabilitas
keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua fitur berikut:

a) memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas,

b) instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua
kelompok instrumen lain,

c) seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik,

d) instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset
keuangan lain kepada entitas lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan

e) jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur instrumen
didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit.

Saling Hapus Instrumen Keuangan

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut,
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

Reklasifikasi Aset Keuangan

Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Reksa Dana mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh jika, dan hanya jika, Reksa Dana
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi
Page 17 OCR 0.961
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Penurunan Nilai Aset Keuangan

Pada setiap tanggal pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan
mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau
usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit
sejak pengakuan awal.

Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

(1) Aset Keuangan

Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
dihentikan pengakuannya jika:

a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir,

b) Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar kepada
pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya
penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan: atau

c) Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset
keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset keuangan tersebut.

(2) Liabilitas Keuangan

Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
dibatalkan, atau telah kadaluarsa.

e. Pengukuran Nilai Wajar

Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau, jika
tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.

Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
pada tanggal pengukuran.

Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

-10-
Page 18 OCR 0.952
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022

(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

# Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik,

» Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung:

» Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan, maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer di antara level hirarki
dengan menilai kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan.

f. Pengakuan Pendapatan dan Beban

Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk pendapatan
dari jasa giro.

Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).

Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan
harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi
disajikan dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas
penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode
rata-rata tertimbang.

Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian.

9g. Transaksi Pihak Berelasi

Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT BRI Manajemen Investasi (dahulu
PT Danareksa Investment Management), Manajer Investasi, adalah pihak berelasi Reksa
Dana.

h. Pajak Penghasilan

Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa
Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek pajak penghasilan terbatas hanya pada
penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan
dan pembagian laba kepada pemegang unit penyertaan bukan merupakan obyek pajak
penghasilan.

Pajak Kini

Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku

-11-
Page 19 OCR 0.954
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

i. Informasi Segmen

Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan.

Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa
Dana yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam
rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana.

Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh kekayaan Reksa Dana diinvestasikan
dalam efek ekuitas. Dengan demikian, segmen operasi Reksa Dana hanya terdiri dari satu

segmen.
ji. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
informasi mengenai posisi keuangan Reksa Dana pada tanggal laporan posisi keuangan
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa
yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.

3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi

Dalam penerapan kebijakan akuntansi, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan
keuangan, Reksa Dana harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat
aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.

Pengungkapan berikut mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan, dan asumsi signifikan yang
berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan
keuangan.

Pertimbangan

Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa
Dana yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:

a. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang

ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan
kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.

-12-
Page 20 OCR 0.960
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar
yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa
Dana membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko
gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk
informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika
tidak, maka Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut
sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk
mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk,
dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat
berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat
itu.

c. Pajak Penghasilan

Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode
dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

Estimasi dan Asumsi

Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan
disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah
karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Reksa Dana. Perubahan tersebut
tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.

Nilai Wajar Aset Keuangan

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat
diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar
dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.

Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 9.

-13-
Page 21 OCR 0.913
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

4. Portofolio Efek dalam Efek Ekuitas

2023
Jumlah Harga Persentase
lembar perolehan Jumlah terhadap jumlah
Jenis efek saham rata-rata harga pasar portofolio efek
Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar

melalui Laba Rugi

Saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 1.932.686 4485 11.064.627.350 1117
PT Bank Central Asia Tbk 1.110.914 7.388 10.442.591.600 10,55
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.695.720 4513 10.259.106.000 10,35
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 2.247.916 3.666 8.879.268.200 897
PT Astra International Tbk 1.210.918 6.037 6.841.686.700 891
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.032.650 4.198 5.550.493.750 561
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 1.095.696 2.352 3.210.389.280 324
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 467.410 5670 2.348.735.250 237
PT Bank Jago Tbk 791.336 2234 2.294.874.400 232
PT Adaro Energy Indonesia Tbk 932.646 2.308 2.219.697.480 224
PT Merdeka Copper Gold Tbk 817.424 2.806 2.207.044.800 2,23
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 195.660 10.005 2.069.104.500 2.09
PT Kalbe Farma Tbk 1.269.616 1.788 2.044.081.760 2,06
PT Chandra Asri Pacific Tbk 336.970 2573 1.769.092.500 1.79
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 345.666 4.402 1.683.393.420 1,70
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 258.706 6.774 1.668.653.700 1,69
PT Sarana Menara Nusantara Tbk 1.602.238 972 1.586.215.620 1,60
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 236.966 7.077 1.516.582.400 1,53
PT Indosat Tbk 160.876 8.109 1.508.212.500 1,52
PT United Tractors Tbk 65.220 24.602 1.475.602.500 1,49
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 156.528 10619 1.471.363.200 1,49
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 178.094 9.740 1.465.982.550 1,48
PT Mitra Adiperkasa Tbk 760.900 1.675 1.362.011.000 1,38
PT Aneka Tambang Tbk 723.942 1.729 1.234.321.110 1,25
PT XL Axiata Tbk 605.546 2.265 1.213.092.000 1,23
PT Medco Energi Internasional Tbk 1.041.346 1.206 1.202.754.630 121
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 673.940 1.462 1.172.655.600 1,18
PT Ciputra Development Tbk 910.906 1.101 1.065.760.020 1,08
PT AKR Corporindo Tbk 680.462 1.470 1.003.681.450 101
PT Mayora Indah Tbk 391.320 2662 974.386.800 0,98
PT Ace Hardware Indonesia Tbk 1.204.396 825 867.165.120 0,88
PT Bukalapak.com Tbk 3.906.678 292 843.842.448 0,85
PT Bukit Asam Tbk 319.578 2.939 779.770.320 0,79
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 367.408 2.109 767.878.540 0,78
PT Barito Pacific Tbk 476.108 1.253 633.220.980 064
PT Trimegah Bangun Persada Tbk 530.456 1.060 530.456.000 0,54
PT Unilever Indonesia Tbk 141310 4262 498.824.300 0,50
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tok 67.394 7.725 491.976.200 0,50
PT Midi Utama Indonesia Tbk 1.082.652 485 465.540.360 047
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk 115.222 2861 328.382.700 0,33

Jumlah 189012519038” 10000

-14-
Page 22 OCR 0.916
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

2022
Jumlah Harga Persentase
lembar perolehan Jumlah terhadap jumlah
Jenis efek saham rata-rata harga pasar portofolio etek
T
Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar
melalui Laba Rugi
Saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 1.645.718 4.129 8.129.846.920 11,60
PT Bank Central Asia Tbk 861.466 6.512 7.365.534.300 10,51
PT Bank Mandiri (Persero) Tok 735.804 7.389 7.302.854.700 10,42
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 1.645.718 3.758 6.171.442.500 8,81
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 529.900 7.507 4.888.327.500 6,98
PT Astra Intemational Tok 720.684 6.173 4.107.784.800 5.86
PT Adaro Energy Indonesia Tbk 757.000 1.868 2.914.450.000 416
PT Sumber Alfaria Trijaya Tok 246.250 1.944 2.507.562.500 3,58
PT Merdeka Copper Gold Tbk 604.086 2.963 2.488.834.320 3,55
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 18.561.640 310 1.689.109.240 241
PT Kalbe Farma Tbk 772.140 1.643 1.613.772.600 2,30
PT Vale Indonesia Tbk 207.418 5.496 1.472.667.800 210
PT Aneka Tambang Tbk 714.608 1.672 1.418.496.880 2,02
PT United Tractors Tok 52.990 22.461 1.381.714.250 197
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 128.690 9.356 1.286.900.000 1,84
PT Perusahaan Gas Negara Tok 652.534 1.488 1.148.459.840 1,64
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 183.194 5.984 1.035.046.100 1,48
PT Bukit Asam Tbk 271.006 3.135 1.000.012.140 1,43
PT Bukalapak.com Tbk 3.412.556 402 894.080.672 1,28
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk 319.454 2.367 820.906.780 447
PT Sarana Menara Nusantara Tbk 717.636 1.063 789.399.600 113
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 116.578 6.367 783.987.050 112
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 74.186 12.550 734.441.400 1,05
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk 287.660 2.870 727.779.800 104
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 109.008 9412 716.727.600 1,02
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tok 210.446 2.620 671.322.740 0,96
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tok 75.700 8.500 660.482.500 0,94
PT Indosat Tok 102.952 6.775 635.728.600 091
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tok 469.340 1.700 633.609.000 0,90
PT Unilever Indonesia Tbk 125.662 5.010 590.611.400 0,84
PT Indika Energy Tbk 202.876 2.701 553.851.480 079
PT London Sumatra Indonesia Tok 211.960 2.293 487.508.000 0,70
PTBFI Finance Indonesia Tok 457.228 1.255 482.375.540 0,69
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 408.780 2.061 421.043.400 0,60
PTXL Axiata Tok 157.456 2674 336.955.840 0,48
PT Mitra Adiperkasa Tbk 184.708 1.231 286.903.060 0,38
PT Bank Jago Tbk 66.616 7.450 247.811.520 035
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 181.680 1.445 235.275.600 0,34
PT Jasa Marga (Persero) Tok 75.700 4.007 225.586.000 0,32
PT Media Nusantara Citra Tbk 298.772 867 221.831.280 032
Jumlah 70.061.134.252 100,00

Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya.

Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar efek ekuitas dengan menggunakan hirarki
nilai wajar Level 1 (Catatan 9).

Aktivitas perdagangan dan harga pasar saham sangat fluktuatif dan tergantung kepada kondisi
pasar modal. Nilai realisasi dari saham tersebut dapat berbeda secara signifikan dengan harga
pasar masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

-15-
Page 23 OCR 0.957
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Kas di Bank

Akun ini merupakan kas di PT Bank Central Asia Tbk (Bank Kustodian).

Liabilitas atas Pembelian Kembali Unit Penyertaan

Akun ini merupakan liabilitas kepada pemegang unit penyertaan atas pembelian kembali unit
penyertaan yang belum terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan.

Rincian liabilitas atas pembelian kembali unit penyertaan berdasarkan agen penjual adalah
sebagai berikut:

2023 2022
Manajer Investasi (pihak berelasi) - -
Agen Penjual Lainnya - 220
Jumlah 2 220
Beban Akrual

2023 2022
Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi) (Catatan 13) 67.607.626 42.723.464
Jasa kustodian (Catatan 14) 16.009.486 10.116.917
Lainnya 34.410.000 36.075.000
Jumlah 118.027.112 88.915.381

Lainnya merupakan beban akrual atas jasa profesional.

Utang Pajak

Pada tanggal 31 Desember 2022, akun ini merupakan utang pajak penghasilan badan
(Catatan 16).

Pengukuran Nilai Wajar

Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan
seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.

Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar
dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2.

-16-
Page 24 OCR 0.930
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022

(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut:

2023 2022

Nilai tercatat 99.012.519.038 70.061.134.252

Pengukuran nilai wajar menggunakan.
Level 1
Level 2
Level 3

99.012.519.038 70.061.134.252

Jumlah 99.012.519.038 70.061.134.252

10. Unit Penyertaan Beredar

Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi, pihak berelasi, adalah
sebagai berikut:

2023 2022
Persentase Unit Persentase Unit
Yo Yo
Pemodal 100,00 217.400.000,0000 100,00 151.400.000,0000
Manajer Investasi
(pihak berelasi) - - 5 -
Jumlah 100,00 217.400.000,0000 100,00 151.400.000,0000

Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak
berelasi, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022.

11. Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan Belum Direalisasi

2023 2022
Keuntungan (kerugian) investasi
yang telah direalisasi atas:
Efek ekuitas (3.909.398.981) 69.431.183.658
Keuntungan (kerugian) investasi
yang belum direalisasi atas:
Efek ekuitas 5.417.893.740 (10.573.722.354)

12. Pendapatan Lainnya

Akun ini merupakan pendapatan atas jasa giro.

-17-
Page 25 OCR 0.955
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

13. Beban Pengelolaan Investasi

Akun ini merupakan imbalan kepada PT BRI Manajemen Investasi (dahulu PT Danareksa
Investment Management) sebagai Manajer Investasi, pihak berelasi, sebesar maksimum 3,0094
per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari kalender per
tahun dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak
Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban pengelolaan investasi yang
belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual (Catatan 7).

Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing sebesar Rp 595.356.213 dan Rp 2.343.692.451.

14. Beban Kustodian

Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
penyertaan kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,204
per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari kalender dan
dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif
antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan
pada akun Beban Akrual (Catatan 7).

Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
sebesar Rp 140.980.351 dan Rp 551.866.248.

15. Beban Lain-lain

2023 2022
Beban transaksi 173.815.822 790.969.087
Lainnya 84.004.934 83.812.547
Jumlah 257.820.756 874.781.634

-18-
Page 26 OCR 0.950
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

16. Pajak Penghasilan

Pajak Kini

Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:

2023 2022
Laba sebelum pajak menurut
laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain 4.243.739.382 67.635.176.707
Perbedaan tetap:
Beban investasi 1.015.951.600 3.798.614.845

Pendapatan bunga atas jasa giro (108.971.397) (142.343.813)
Pendapatan dividen (3.642.224.826) (12.434.180.686)

Kerugian (keuntungan) investasi yang
telah direalisasi 3.909.398.981 (69.379.591.457)
Kerugian (keuntungan) investasi yang

belum direalisasi (5.417.893.740) 10.573.722.354

(4.243.739.382) (67.583.778.757)

Jumlah
Laba kena pajak - 51.397.950
Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah sebagai berikut:
2023 2022
Beban pajak kini - 11.307.340
Dikurangi pajak dibayar dimuka - -
11.307.340

Utang pajak kini (Catatan 8) -

Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan
Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang antara lain menetapkan tarif pajak
penghasilan badan sebesar 22”4 untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya.

Reksa Dana telah menerapkan penyesuaian atas tarif pajak yang berlaku dalam perhitungan
pajak kininya.

Laba kena pajak dan beban pajak Reksa Dana menjadi dasar Surat Pemberitahuan Tahunan
yang disampaikan kepada Kantor Pelayanan Pajak.

Laba kena pajak dan beban pajak Reksa Dana tahun 2022 sesuai dengan Surat
Pemberitahuan Tahunan yang disampaikan kepada Kantor Pelayanan Pajak.

Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana (self-
assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut
sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara

Perpajakan.

-19 -
Page 27 OCR 0.958
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Pada tanggal 21 Juli 2022, Reksa Dana menerima pengembalian kelebihan pembayaran
pajak tahun 2021 sebagaimana ditetapkan berdasarkan Surat Pengembalian Pendahuluan
Kelebihan Pembayaran Pajak No. KEP-00013/SKPPKP/WPJ.06/KP.0103/2022 tanggal
17 Juni 2022 sebesar Rp 168.226.208.

b. Pajak Tangguhan

Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat perbedaan temporer yang
berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan.

17. Tujuan dan Kebijakan Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan dan Manajemen Risiko
Keuangan

Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan

Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Reksa Dana memiliki nilai aset bersih masing-masing
sebesar Rp 108.050.369.952 dan Rp 72.999.165.225 yang diklasifikasikan sebagai ekuitas.

Tujuan Reksa Dana dalam mengelola nilai aset bersih adalah untuk memberikan hasil investasi
yang maksimal dalam jangka panjang melalui pengelolaan portofolio secara aktif pada saham-
saham berkapitalisasi besar dan likuid dan untuk mengelola risiko likuiditas yang timbul dari
pembelian kembali unit penyertaan. Dalam pengelolaan pembelian kembali unit penyertaan,
Reksa Dana secara teratur memantau tingkat penjualan dan pembelian kembali secara harian dan
menerapkan pembatasan sebesar 1076 dari total unit penyertaan Reksa Dana yang beredar pada
hari bursa diterimanya permohonan penjualan kembali tersebut.

Tidak terdapat perubahan dalam kebijakan dan prosedur selama tahun berjalan terkait dengan
pendekatan Reksa Dana terhadap nilai aset bersih.

Manajemen Risiko Keuangan

Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko
harga, risiko kredit, dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Reksa Dana dijalankan secara
berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi
Reksa Dana.

Risiko Harga

Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan
akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik
perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen

keuangan, atau faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di
pasar.

Reksa Dana menghadapi risiko harga yang timbul dari portofolio efek yaitu efek ekuitas.

Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan
investasi Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian.

-20-
Page 28 OCR 0.962
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

18.

19.

Analisa Sensitivitas

Analisa sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa
Dana, yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga
pasar efek dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah nilai aset bersih, jumlah aset
keuangan, dan jumlah liabilitas keuangan Reksa Dana

Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisa serta memantau
sensitivitas harga secara reguler.

Risiko Kredit

Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten
atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajer Investasi
berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan kepada suatu
emiten atau sekelompok emiten. Kebijakan Reksa Dana atas risiko kredit adalah meminimalkan
eksposur dari pihak-pihak yang memiliki risiko kegagalan yang tinggi dengan cara hanya
bertransaksi untuk instrumen pihak-pihak yang memenuhi standar kredit sebagaimana ditetapkan
dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana. Manajer Investasi secara terus menerus memantau
kelayakan kredit dari pihak-pihak yang menerbitkan instrumen tersebut dengan cara melakukan
evaluasi secara berkala atas peringkat kredit, laporan keuangan, dan siaran pers.

Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebesar
nilai tercatat aset keuangan lainnya yang diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi dan aset keuangan lainnya yang diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.

Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas
yang cukup untuk memenuhi kewajibannya.

Dalam pengelolaan risiko likuiditas, Manajer Investasi memantau dan menjaga jenis dan jumlah
portofolio efek yang bersifat likuid yang dianggap memadai untuk melakukan pembayaran atas
transaksi perolehan kembali unit penyertaan dan membiayai operasional Reksa Dana.

Jadwal jatuh tempo aset selain portofolio efek dan liabilitas adalah kurang dari 1 tahun.

Perjanjian dan Ikatan

PT Danareksa Investment Management (sekarang PT BRI Manajemen Investasi) dan PT Indo
Premier Sekuritas (Dealer Partisipan) mengadakan perjanjian kerjasama dalam hal melakukan
pembelian atau penjualan unit penyertaan pada tanggal 5 Maret 2018. Jangka waktu perjanjian
adalah 12 bulan dan apabila tidak ada pemberitahuan, perjanjian akan diperpanjang secara
otomatis untuk jangka waktu yang sama.

Informasi lainnya

Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan
Ketua Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa
Dana tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk
dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020.

-21-
Page 29 OCR 0.907
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Berikut adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022:

2023 2022
Total hasil investasi 3,08Y6 4,214
Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran 3,08Y0 4,21Y9
Biaya operasi 1,27Yo 1,25Y6
Perputaran portofolio 0,56: 1 0,60 :1
Persentase penghasilan kena pajak - 0,08Y6

Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
akan sama dengan kinerja masa lalu.

20. Standar Akuntansi Keuangan Baru
Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

Diterapkan pada tahun 2023

Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan
bagi Reksa Dana namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang
dilaporkan dalam laporan keuangan:

-  Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan" tentang Pengungkapan Kebijakan
Akuntansi yang Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan
mengenai Kebijakan Akuntansi Material

-  Amendemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi

-  Amendemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas
yang Timbul dari Transaksi Tunggal

-  Amendemen PSAK No. 107, “Akuntansi Ijarah”

22
Page 30 OCR 0.940
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40

Catatan atas Laporan Keuangan

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Telah diterbitkan namun belum efektif

Amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun
buku yang dimulai pada atau setelah:

1 Januari 2024

-  Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan" terkait Liabilitas Jangka Panjang
dengan Kovenan

-  Amendemen PSAK No. 1, Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang

Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, Reksa Dana masih mempelajari dampak
yang mungkin timbul dari penerapan amendemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan
amendemen PSAK tersebut pada laporan keuangan belum dapat ditentukan.

Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan Interpretasi Standar

Akuntansi Keuangan (ISAK) akan diubah sebagaimana diumumkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan IAI.

sobek

-23-

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.06 MB
Published27 Mar 2024
Pages30
Characters66,399
Text sourceOCR
OCR confidence0.947

Names mentioned 81 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.2 ×32
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.21 ×4
linked org Astra International Tbk p.21 ×2
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.21 ×3
linked org Charoen Pokphand Indonesia Tbk p.21 ×5
linked org Bank Jago Tbk p.21 ×5
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.21 ×5
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.21 ×5
linked org Kalbe Farma Tbk p.21 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.21 ×4
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.21 ×5
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.21 ×5
linked org United Tractors Tbk p.21 ×3
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.21 ×5
linked org Mitra Adiperkasa Tbk p.21 ×5
linked org Aneka Tambang Tbk p.21 ×5
linked org XL Axiata Tbk p.21 ×2
linked org Medco Energi Internasional Tbk p.21 ×2
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.21 ×2
linked org Ciputra Development Tbk p.21 ×2
linked org AKR Corporindo Tbk p.21 ×2
linked org Mayora Indah Tbk p.21 ×2
linked org Bukit Asam Tbk p.21 ×5
linked org Trimegah Bangun Persada Tbk p.21 ×2
linked org Unilever Indonesia Tbk p.21 ×5
linked org Pabrik Kertas Tjiwi Kimia p.21
linked org Midi Utama Indonesia Tbk p.21 ×2
linked org Mitra Keluarga Karyasehat Tbk p.21 ×3
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.22 ×2
linked org Indika Energy Tbk p.22 ×2
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.22 ×2
linked org Japfa Comfeed Indonesia Tbk p.22 ×2
linked org Media Nusantara Citra Tbk p.22 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12
possible org Bursa Efek Indonesia p.13 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.21 ×5
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.21 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.21 ×4
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.21 ×5
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.21 ×2
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.21 ×5
possible org Indosat Tbk p.21 ×2
possible org PT Bukalapak. p.21 ×2
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.21 ×2
possible org Barito Pacific Tbk p.21 ×2
possible org Vale Indonesia Tbk p.22 ×2
possible org Saratoga Investama Sedaya Tbk p.22 ×2
unresolved org Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top p.1 ×18
unresolved org PT BRI Manajemen Investasi p.2 ×8
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top p.3
unresolved org Moore Global Network Limited p.3
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.4 ×3
unresolved org PT BRI Manajemen Investasi Alamat Kantor p.6 ×2
unresolved org PT BRI Manajemen Investasi Ira Irmalia Sjam p.6
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif p.12 ×3
unresolved person Leolin Jayayanti p.12
unresolved person Leny p.12
unresolved person Fifidiana p.12
unresolved person Upik Susiyawati · Ketua p.12
unresolved person Ira Irmalia Sjam · Anggota p.12
unresolved person Herman Tjahjadi · Ketua p.12
unresolved person Barkah Supriadi · Anggota p.12
unresolved org Departemen Pengawasan Pasar Modal p.13 ×2
unresolved org Reksa Dana Nilai p.14
unresolved person Direktorat Jenderal Pajak No. SE- p.18
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.21 ×2
unresolved org Paper Tbk p.21
unresolved org Ace Hardware Indonesia Tbk p.21 ×2
unresolved org PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tok p.21
unresolved org PT Astra Intemational Tok p.22
unresolved org PT Sumber Alfaria Trijaya Tok p.22
unresolved org PT United Tractors Tok p.22
unresolved org PT Perusahaan Gas Negara Tok p.22
unresolved org Chandra Asri Petrochemical Tbk p.22 ×2
unresolved org PT Mitra Keluarga Karyasehat Tok p.22
unresolved org PT Indosat Tok p.22
unresolved org PT London Sumatra Indonesia Tok p.22
unresolved org Reksa Dana Sesuai p.28
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.28
unresolved org Bapepam p.28 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-Tahunan-XDIF.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result