Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 30
Page 1 OCR 0.956
Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
Page 2 OCR 0.960
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 DAFTAR ISI Halaman Laporan Auditor Independen Surat Pernyataan tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 yang ditandatangani oleh - PT BRI Manajemen Investasi (dahulu PT Danareksa Investment Management) sebagai Manajer Investasi - PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian LAPORAN KEUANGAN - Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 Laporan Posisi Keuangan 1 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2 Laporan Perubahan Aset Bersih 3 Laporan Arus Kas 4 Catatan atas Laporan Keuangan 5
Page 3 OCR 0.944
MIRAWATI SENSI IDRIS ba MOORE Registered Public Accountants Business License No. 1353/KM.1/2016 Intiland Tower, 7" Floor Jl. Jenderal Sudirman, Kav32 Jakarta -10220 INDONESIA T -62-21-570 811 F 162-21-572 2737 Laporan Auditor Independen No. 00307/2.1090/AU.1/09/0148-3/1/111/2024 Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi, dan Bank Kustodian Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 (Reksa Dana), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami adalah sebagai berikut: Penilaian Portofolio Efek Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2 (informasi kebijakan akuntansi material), Catatan 3 (penggunaan estimasi, pertimbangan, dan asumsi), Catatan 4 (portofolio efek dalam efek ekuitas), Catatan 9 (pengukuran nilai wajar), dan Catatan 17 (tujuan dan kebijakan pengelolaan dana pemegang unit penyertaan dan manajemen risiko keuangan), atas laporan keuangan. An independent member of Moore Global Network Limited - members in principal cities throughout the world
Page 4 OCR 0.951
MIRAWATI SENSI IDRIS bw MOORE
Penilaian portofolio efek ditentukan oleh Reksa Dana sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 71, "Instrumen Keuangan" ("PSAK 71"). Pada tanggal 31 Desember
2023, portofolio efek Reksa Dana adalah sebesar Rp 99.012.519.038, dimana sebesar
Rp 99.012.519.038 atau 100,00” dari jumlah portofolio efek merupakan efek ekuitas yang
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kami fokus
pada penilaian investasi ini karena ini merupakan elemen utama dari nilai aset bersih Reksa Dana,
oleh karena itu, kami menentukan hal ini sebagai hal audit utama.
Bagaimana audit kami merespons hal audit utama
Kami telah melakukan prosedur berikut untuk merespons hal audit utama ini:
e Kami memahami dan mengevaluasi pengendalian internal Reksa Dana dan proses penelaahan
atas penilaian investasi pada efek ekuitas.
e Kami menguji penilaian tersebut, berdasarkan sampling, dengan membandingkan jumlah nilai
wajar dengan harga kuotasi di pasar aktif.
& Kami membandingkan portofolio efek yang dikelola oleh Reksa Dana dengan portofolio efek dari
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta mendapatkan rekonsiliasi atas perbedaan yang
ditemukan.
e Kami memeriksa dan mengevaluasi pengungkapan laporan keuangan sehubungan dengan nilai
wajar portofolio efek.
Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian terhadap Laporan Keuangan
Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar
laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab
untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha,
dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank
Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan
memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa
audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
« Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur
audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat
untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian
material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan,
karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal.
Page 5 OCR 0.952
MIRAWATI SENSI IDRIS bxl MooRE « Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana. » Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian. e Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha. e Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar. Kami mengomunikasikan kepada Manajer Investasi dan Bank Kustodian mengenai, antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit. Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada Manajer Investasi dan Bank Kustodian bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait. Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada Manajer Investasi dan Bank Kustodian, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. MIRAWATI SENSI IDRIS Yelly Warsono Izin Akuntan Publik No. AP.0148 26 Maret 2024
Page 6 OCR 0.930
J BRI 2207" investasi SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Kami yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Ira Irmalia Sjam Jabatan : Direktur PT BRI Manajemen Investasi Alamat Kantor : Gedung BRI II Lt. 22 Jl. Jenderal Sudirman Kav 44-46 Jakarta 10210 Nomor Telepon 1021-29555777 Nama Upik Susiyawati Jabatan Direktur PT BRI Manajemen Investasi Alamat Kantor Gedung BRI II Lt. 22 Jl. Jenderal Sudirman Kav 44-46 Jakarta 10210 Nomor Telepon 1021-29555777 PT BRI Manajemen Investasi dalam hal ini bertindak selaku Manajer Investasi menyatakan bahwa: 1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40. . Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. ..a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 telah dimuat secara lengkap dan benar. b. Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 tidak mengandung informasi dan fakta material yang tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian interen dalam Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40. . Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana tersebut dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Jakarta, 26 Maret 2024 Pa “asa nama dan mewakili Manajer Investasi PT BRI Manajemen Investasi Ira Irmalia Sjam Direktur Direktur ' Gedung BRI II Lantai 22, Jl. Jend. Sudirman Kav 44-46, Jakarta 10210 - Indonesia T. (462-21) 29 555 788 F. (#62-21) 29 555 878 www.bri-mi.co.id
Page 7 OCR 0.943
2N1-000009000824 0302210923 &'BCA SURAT PERNYATAAN BANK KUSTODIAN TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1. Nama : Leo Sanjaya Jabatan : Vice President Alamat Kantor : PT Bank Central Asia Tbk, Jl. Pluit Selatan Raya No. 2, Landmark Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara 14440 Nomor Telepon : 021-23588000 Nama Hardi Suhardi Jabatan : Assistant Vice President Alamat Kantor PT Bank Central Asia Tbk, Gedung BCA KCU Bintaro Lt.3 Bintaro Jaya Blok A-5, No. 12 & 15, Sektor 7, Pondok Jaya, Tangerang Selatan 15224 Nomor Telepon 1 021-23588000 PT Bank Central Asia Tbk dalam hal ini bertindak selaku Bank Kustodian yang mengelola Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 (“Bank Kustodian”). Bank Kustodian dengan ini menyatakan bahwa: 1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Bank Kustodian. Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 telah dimuat secara lengkap dan benar. b. Laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40. Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana tersebut dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Jakarta, 26 Maret 2024 4- Bank Kustodian PT Bank Central Asia Tbk P ME | I1AKX81449871 Leo Sanjaya Hardi Suhardi Vice President Assistant Vice President PT BANK CENTRAL ASIA TBK Komplek Perkantoran Landmark Pluit Blok A No.8 Jl. Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara 14440, Telp. (021) 2358 8000 / 2556 3000
Page 8 OCR 0.943
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Catatan 2023 2022 ASET Portofolio efek dalam efek ekuitas (biaya perolehan Rp 89.916.118.002 dan Rp 66.382.626.956 masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022) 4 99.012.519.038 70.061.134.252 Kas di bank 5 8.969.367.479 3.038.276.114 Piutang dividen 186.510.547 5 JUMLAH ASET 108.168.397.064 73.099.410.366 LIABILITAS Liabilitas atas pembelian kembali unit penyertaan 6 - 220 Beban akrual 7 118.027.112 88.915.381 Utang pajak 8 - 11.307.340 Utang lain-lain - 22.200 JUMLAH LIABILITAS 118.027.112 100.245.141 NILAI ASET BERSIH 108.050.369.952 72.999.165.225 JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 10 217.400.000,0000 151.400.000,0000 NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN 497,0118 482,1609 Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. -1-
Page 9 OCR 0.950
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) PENDAPATAN Pendapatan Investasi Pendapatan dividen Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi Keuntungan (kerugian) investasi yang belum direalisasi Pendapatan Lainnya JUMLAH PENDAPATAN - BERSIH BEBAN Beban Investasi Beban pengelolaan investasi Beban kustodian Beban lain-lain Beban Lainnya JUMLAH BEBAN LABA SEBELUM PAJAK BEBAN PAJAK LABA TAHUN BERJALAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN Catatan 2023 2022 3.642.224.826 12.434.180.686 11 (3.909.398.981) 69.431.183.658 11 5.417.893.740 (10.573.722.354) 12 108.971.397 142.343.813 5.259.690.982 71.433.985.803 13 595.356.213 2.343.692.451 14 140.980.351 551.866.248 15 257.820.756 874.781.634 21.794.280 28.468.763 1.015.951.600 3.798.809.096 4.243.739.382 67.635.176.707 16 z 11.307.340 4.243.739.382 67.623.869.367 4.243.739.382 67.623.869.367 Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
Page 10 OCR 0.927
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Laporan Perubahan Aset Bersih Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Saldo pada tanggal 1 Januari 2022 Perubahan aset bersih pada tahun 2022 Penghasilan komprehensif tahun berjalan Transaksi dengan pemegang unit penyertaan Penjualan unit penyertaan Pembelian kembali unit penyertaan Distribusi kepada pemegang unit penyertaan Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 Perubahan aset bersih pada tahun 2023 Penghasilan komprehensif tahun berjalan Transaksi dengan pemegang unit penyertaan Penjualan unit penyertaan Pembelian kembali unit penyertaan Distribusi kepada pemegang unit penyertaan Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 Transaksi dengan Pemegang Unit Penyertaan Penghasilan Kenaikan Nilai Komprehensif Aset Bersih Lain Jumlah Nilai Aset Bersih 624.455.362.382 (3.659.511.585) : 620.795.850.797 15.189.425.869 (630.609.980.808) 67.623.869.367 - 67.623.869.367 15.189.425.869 (630.609.980.803) 9.034.807.443 63.964.357.782 - 72.999.165.225 5 4.243.739.382 - 4.243.739.382 39.687.454.048 - - 39.687.454.048 (8.879.988.703) - - (3.879.988.703) 39.842.272.788 8.208.097.164 - 108.050.369.952 Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. Ba
Page 11 OCR 0.946
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Laporan Arus Kas Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2023 2022 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan bunga - bersih 87.177.117 113.875.050 Penerimaan dividen 3.455.714.279 13.895.410.056 Hasil penjualan portofolio efek ekuitas 44.484.253.288 778.731.259.903 Pembelian portofolio efek ekuitas (71.927.143.315) (180.612.007.686) Pembayaran beban investasi (965.067.789) (4.236.427.915) Penerimaan restitusi pajak penghasilan - 168.226.208 Pembayaran pajak penghasilan (11.307.340) - Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (24.876.373.760) 608.060.335.616 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Penerimaan dari penjualan unit penyertaan 39.687.454.048 15.189.425.869 Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan (8.879.988.923) (630.609.980.588) Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 30.807.465.125 (615.420.554.719) KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DI BANK 5.931.091.365 (7.360.219.103) KAS DI BANK AWAL TAHUN 3.038.276.114 10.398.495.217 KAS DI BANK AKHIR TAHUN 8.969.367.479 3.038.276.114 Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. -4-
Page 12 OCR 0.956
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 1. Umum Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40 (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” yang telah diubah dengan Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 dan Peraturan OJK No. 4 Tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 serta Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek”. Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Danareksa Investment Management sebagai Manajer Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta No. 28 tanggal 8 Maret 2018 dari Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. Perubahan Kontrak Investasi Kolektif terakhir (Addendum) dituangkan dalam akta No. 10 tanggal 9 Maret 2020 dari Leny, S.H., M.Kn., notaris di Kabupaten Bekasi, mengenai perubahan referensi alamat Manajer Investasi. Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Danareksa Investment Management yang didokumentasikan dalam Akta No. 4 tanggal 4 Juli 2023 dari Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., notaris di Jakarta, pemegang saham PT Danareksa Investment Management menyetujui perubahan nama PT Danareksa Investment Management menjadi PT BRI Manajemen Investasi. PT BRI Manajemen Investasi sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari- hari sesuai dengan tujuan investasi. Komite Investasi terdiri dari Ketua : Upik Susiyawati Anggota : Ira Irmalia Sjam Andree Fadjar Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi terdiri dari: Ketua : Herman Tjahjadi, CFA, FRM Anggota : Barkah Supriadi Akbar Syarief Mina Rafeah Julianto Wongso Asti Raniasari Reksa Dana berkedudukan di Gedung BRI II Lantai 22, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210. Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif adalah minimum 20.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 dan maksimum 5.000.000.000 unit penyertaan. Harga penawaran umum perdana per unit penyertaan adalah Rp 500 per unit.
Page 13 OCR 0.954
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Reksa Dana memperoleh pernyataan efektif berdasarkan surat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A atas nama Dewan Komisioner OJK No. S-343/PM.21/2018 tanggal 9 April 2018. Reksa Dana yang diwakili oleh PT Danareksa Investment Management (sekarang PT BRI Manajemen Investasi) sebagai Manajer Investasi mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran Unit Penyertaan di KSEI No. SP-005/ETF/KSEI/0318 tanggal 23 Maret 2018. Pada tanggal 23 April 2018, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan unit penyertaan Reksa Dana pada Bursa Efek Indonesia berdasarkan surat No. S-02289/BEI.PP2/04-2018 tanggal 17 April 2018. Jumlah unit penyertaan Reksa Dana yang dicatatkan pertama kali adalah sebanyak 20.000.000 unit penyertaan. Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memberikan hasil investasi yang maksimal dalam jangka panjang melalui pengelolaan portofolio secara aktif pada saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid. Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum 80Yo dan maksimum 10075 pada efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan di Indonesia, serta minimum 0Y dan maksimum 20Y- pada instrumen pasar uang dalam negeri yang memiliki jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito, sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia. Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada hari-hari bursa, dimana hari terakhir bursa di Bursa Efek Indonesia pada bulan Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah tanggal 29 Desember 2023 dan 30 Desember 2022. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 ini disajikan berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. . Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 diselesaikan dan diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 26 Maret 2024 oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan masing- masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40, serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku atas laporan keuangan Reksa Dana tersebut. 2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI serta Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif" dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 8 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif".
Page 14 OCR 0.959
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Dasar pengukuran laporan keuangan ini adalah biaya perolehan (historical cost), kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak dikelompokkan terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa Dana. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022. Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana. b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan menggunakan nilai pasar wajar. Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar. c. Portofolio Efek Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas. d. Instrumen Keuangan Pembelian atau penjualan yang reguler atas instrumen keuangan diakui pada tanggal perdagangan. Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas aset keuangan dan akuntansi lindung nilai. Pada tangga! 31 Desember 2023 dan 2022, Reksa Dana memiliki instrumen keuangan dalam kategori aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, serta liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Aset Keuangan Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu: (a) Model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan, dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
Page 15 OCR 0.955
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 1 (2) Aset Keuangan Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual, dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi kas di bank dan piutang dividen. Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah ditetapkan. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi portofolio efek dalam efek ekuitas. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (li) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Reksa Dana menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Page 16 OCR 0.955
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi liabilitas atas pembelian kembali unit penyertaan, beban akrual, dan utang lain-lain. Instrumen Ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban kontraktual bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan menyerahkan kas atau aset keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi definisi liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua fitur berikut: a) memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas, b) instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua kelompok instrumen lain, c) seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik, d) instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada entitas lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan e) jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur instrumen didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut, dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Reklasifikasi Aset Keuangan Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Reksa Dana mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh jika, dan hanya jika, Reksa Dana mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi
Page 17 OCR 0.961
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Penurunan Nilai Aset Keuangan Pada setiap tanggal pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal. Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan (1) Aset Keuangan Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika: a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, b) Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan: atau c) Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. (2) Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan, atau telah kadaluarsa. e. Pengukuran Nilai Wajar Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran. Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. -10-
Page 18 OCR 0.952
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut: # Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik, » Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung: » Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan, maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan. f. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk pendapatan dari jasa giro. Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh emiten diakui pada tanggal ex (ex-date). Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode rata-rata tertimbang. Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian. 9g. Transaksi Pihak Berelasi Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT BRI Manajemen Investasi (dahulu PT Danareksa Investment Management), Manajer Investasi, adalah pihak berelasi Reksa Dana. h. Pajak Penghasilan Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan dan pembagian laba kepada pemegang unit penyertaan bukan merupakan obyek pajak penghasilan. Pajak Kini Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku -11-
Page 19 OCR 0.954
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) i. Informasi Segmen Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa Dana yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh kekayaan Reksa Dana diinvestasikan dalam efek ekuitas. Dengan demikian, segmen operasi Reksa Dana hanya terdiri dari satu segmen. ji. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi keuangan Reksa Dana pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non- penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan. 3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi Dalam penerapan kebijakan akuntansi, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan, Reksa Dana harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan. Pengungkapan berikut mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan, dan asumsi signifikan yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan. Pertimbangan Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa Dana yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: a. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2. -12-
Page 20 OCR 0.960
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward- looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan. Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu. c. Pajak Penghasilan Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi. Estimasi dan Asumsi Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Reksa Dana. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi. Nilai Wajar Aset Keuangan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda. Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 9. -13-
Page 21 OCR 0.913
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 4. Portofolio Efek dalam Efek Ekuitas 2023 Jumlah Harga Persentase lembar perolehan Jumlah terhadap jumlah Jenis efek saham rata-rata harga pasar portofolio efek Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 1.932.686 4485 11.064.627.350 1117 PT Bank Central Asia Tbk 1.110.914 7.388 10.442.591.600 10,55 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.695.720 4513 10.259.106.000 10,35 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 2.247.916 3.666 8.879.268.200 897 PT Astra International Tbk 1.210.918 6.037 6.841.686.700 891 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.032.650 4.198 5.550.493.750 561 PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 1.095.696 2.352 3.210.389.280 324 PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 467.410 5670 2.348.735.250 237 PT Bank Jago Tbk 791.336 2234 2.294.874.400 232 PT Adaro Energy Indonesia Tbk 932.646 2.308 2.219.697.480 224 PT Merdeka Copper Gold Tbk 817.424 2.806 2.207.044.800 2,23 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 195.660 10.005 2.069.104.500 2.09 PT Kalbe Farma Tbk 1.269.616 1.788 2.044.081.760 2,06 PT Chandra Asri Pacific Tbk 336.970 2573 1.769.092.500 1.79 PT Jasa Marga (Persero) Tbk 345.666 4.402 1.683.393.420 1,70 PT Indofood Sukses Makmur Tbk 258.706 6.774 1.668.653.700 1,69 PT Sarana Menara Nusantara Tbk 1.602.238 972 1.586.215.620 1,60 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 236.966 7.077 1.516.582.400 1,53 PT Indosat Tbk 160.876 8.109 1.508.212.500 1,52 PT United Tractors Tbk 65.220 24.602 1.475.602.500 1,49 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 156.528 10619 1.471.363.200 1,49 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 178.094 9.740 1.465.982.550 1,48 PT Mitra Adiperkasa Tbk 760.900 1.675 1.362.011.000 1,38 PT Aneka Tambang Tbk 723.942 1.729 1.234.321.110 1,25 PT XL Axiata Tbk 605.546 2.265 1.213.092.000 1,23 PT Medco Energi Internasional Tbk 1.041.346 1.206 1.202.754.630 121 PT Bank Syariah Indonesia Tbk 673.940 1.462 1.172.655.600 1,18 PT Ciputra Development Tbk 910.906 1.101 1.065.760.020 1,08 PT AKR Corporindo Tbk 680.462 1.470 1.003.681.450 101 PT Mayora Indah Tbk 391.320 2662 974.386.800 0,98 PT Ace Hardware Indonesia Tbk 1.204.396 825 867.165.120 0,88 PT Bukalapak.com Tbk 3.906.678 292 843.842.448 0,85 PT Bukit Asam Tbk 319.578 2.939 779.770.320 0,79 PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 367.408 2.109 767.878.540 0,78 PT Barito Pacific Tbk 476.108 1.253 633.220.980 064 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 530.456 1.060 530.456.000 0,54 PT Unilever Indonesia Tbk 141310 4262 498.824.300 0,50 PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tok 67.394 7.725 491.976.200 0,50 PT Midi Utama Indonesia Tbk 1.082.652 485 465.540.360 047 PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk 115.222 2861 328.382.700 0,33 Jumlah 189012519038” 10000 -14-
Page 22 OCR 0.916
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 2022 Jumlah Harga Persentase lembar perolehan Jumlah terhadap jumlah Jenis efek saham rata-rata harga pasar portofolio etek T Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 1.645.718 4.129 8.129.846.920 11,60 PT Bank Central Asia Tbk 861.466 6.512 7.365.534.300 10,51 PT Bank Mandiri (Persero) Tok 735.804 7.389 7.302.854.700 10,42 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 1.645.718 3.758 6.171.442.500 8,81 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 529.900 7.507 4.888.327.500 6,98 PT Astra Intemational Tok 720.684 6.173 4.107.784.800 5.86 PT Adaro Energy Indonesia Tbk 757.000 1.868 2.914.450.000 416 PT Sumber Alfaria Trijaya Tok 246.250 1.944 2.507.562.500 3,58 PT Merdeka Copper Gold Tbk 604.086 2.963 2.488.834.320 3,55 PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 18.561.640 310 1.689.109.240 241 PT Kalbe Farma Tbk 772.140 1.643 1.613.772.600 2,30 PT Vale Indonesia Tbk 207.418 5.496 1.472.667.800 210 PT Aneka Tambang Tbk 714.608 1.672 1.418.496.880 2,02 PT United Tractors Tok 52.990 22.461 1.381.714.250 197 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 128.690 9.356 1.286.900.000 1,84 PT Perusahaan Gas Negara Tok 652.534 1.488 1.148.459.840 1,64 PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 183.194 5.984 1.035.046.100 1,48 PT Bukit Asam Tbk 271.006 3.135 1.000.012.140 1,43 PT Bukalapak.com Tbk 3.412.556 402 894.080.672 1,28 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk 319.454 2.367 820.906.780 447 PT Sarana Menara Nusantara Tbk 717.636 1.063 789.399.600 113 PT Indofood Sukses Makmur Tbk 116.578 6.367 783.987.050 112 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 74.186 12.550 734.441.400 1,05 PT Saratoga Investama Sedaya Tbk 287.660 2.870 727.779.800 104 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 109.008 9412 716.727.600 1,02 PT Mitra Keluarga Karyasehat Tok 210.446 2.620 671.322.740 0,96 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tok 75.700 8.500 660.482.500 0,94 PT Indosat Tok 102.952 6.775 635.728.600 091 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tok 469.340 1.700 633.609.000 0,90 PT Unilever Indonesia Tbk 125.662 5.010 590.611.400 0,84 PT Indika Energy Tbk 202.876 2.701 553.851.480 079 PT London Sumatra Indonesia Tok 211.960 2.293 487.508.000 0,70 PTBFI Finance Indonesia Tok 457.228 1.255 482.375.540 0,69 PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 408.780 2.061 421.043.400 0,60 PTXL Axiata Tok 157.456 2674 336.955.840 0,48 PT Mitra Adiperkasa Tbk 184.708 1.231 286.903.060 0,38 PT Bank Jago Tbk 66.616 7.450 247.811.520 035 PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 181.680 1.445 235.275.600 0,34 PT Jasa Marga (Persero) Tok 75.700 4.007 225.586.000 0,32 PT Media Nusantara Citra Tbk 298.772 867 221.831.280 032 Jumlah 70.061.134.252 100,00 Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya. Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar efek ekuitas dengan menggunakan hirarki nilai wajar Level 1 (Catatan 9). Aktivitas perdagangan dan harga pasar saham sangat fluktuatif dan tergantung kepada kondisi pasar modal. Nilai realisasi dari saham tersebut dapat berbeda secara signifikan dengan harga pasar masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. -15-
Page 23 OCR 0.957
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Kas di Bank Akun ini merupakan kas di PT Bank Central Asia Tbk (Bank Kustodian). Liabilitas atas Pembelian Kembali Unit Penyertaan Akun ini merupakan liabilitas kepada pemegang unit penyertaan atas pembelian kembali unit penyertaan yang belum terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan. Rincian liabilitas atas pembelian kembali unit penyertaan berdasarkan agen penjual adalah sebagai berikut: 2023 2022 Manajer Investasi (pihak berelasi) - - Agen Penjual Lainnya - 220 Jumlah 2 220 Beban Akrual 2023 2022 Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi) (Catatan 13) 67.607.626 42.723.464 Jasa kustodian (Catatan 14) 16.009.486 10.116.917 Lainnya 34.410.000 36.075.000 Jumlah 118.027.112 88.915.381 Lainnya merupakan beban akrual atas jasa profesional. Utang Pajak Pada tanggal 31 Desember 2022, akun ini merupakan utang pajak penghasilan badan (Catatan 16). Pengukuran Nilai Wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu- waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1. Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2. -16-
Page 24 OCR 0.930
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut: 2023 2022 Nilai tercatat 99.012.519.038 70.061.134.252 Pengukuran nilai wajar menggunakan. Level 1 Level 2 Level 3 99.012.519.038 70.061.134.252 Jumlah 99.012.519.038 70.061.134.252 10. Unit Penyertaan Beredar Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi, pihak berelasi, adalah sebagai berikut: 2023 2022 Persentase Unit Persentase Unit Yo Yo Pemodal 100,00 217.400.000,0000 100,00 151.400.000,0000 Manajer Investasi (pihak berelasi) - - 5 - Jumlah 100,00 217.400.000,0000 100,00 151.400.000,0000 Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak berelasi, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022. 11. Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan Belum Direalisasi 2023 2022 Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi atas: Efek ekuitas (3.909.398.981) 69.431.183.658 Keuntungan (kerugian) investasi yang belum direalisasi atas: Efek ekuitas 5.417.893.740 (10.573.722.354) 12. Pendapatan Lainnya Akun ini merupakan pendapatan atas jasa giro. -17-
Page 25 OCR 0.955
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 13. Beban Pengelolaan Investasi Akun ini merupakan imbalan kepada PT BRI Manajemen Investasi (dahulu PT Danareksa Investment Management) sebagai Manajer Investasi, pihak berelasi, sebesar maksimum 3,0094 per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari kalender per tahun dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual (Catatan 7). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 595.356.213 dan Rp 2.343.692.451. 14. Beban Kustodian Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit penyertaan kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,204 per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari kalender dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual (Catatan 7). Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 140.980.351 dan Rp 551.866.248. 15. Beban Lain-lain 2023 2022 Beban transaksi 173.815.822 790.969.087 Lainnya 84.004.934 83.812.547 Jumlah 257.820.756 874.781.634 -18-
Page 26 OCR 0.950
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 16. Pajak Penghasilan Pajak Kini Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut: 2023 2022 Laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain 4.243.739.382 67.635.176.707 Perbedaan tetap: Beban investasi 1.015.951.600 3.798.614.845 Pendapatan bunga atas jasa giro (108.971.397) (142.343.813) Pendapatan dividen (3.642.224.826) (12.434.180.686) Kerugian (keuntungan) investasi yang telah direalisasi 3.909.398.981 (69.379.591.457) Kerugian (keuntungan) investasi yang belum direalisasi (5.417.893.740) 10.573.722.354 (4.243.739.382) (67.583.778.757) Jumlah Laba kena pajak - 51.397.950 Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah sebagai berikut: 2023 2022 Beban pajak kini - 11.307.340 Dikurangi pajak dibayar dimuka - - 11.307.340 Utang pajak kini (Catatan 8) - Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang antara lain menetapkan tarif pajak penghasilan badan sebesar 22”4 untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya. Reksa Dana telah menerapkan penyesuaian atas tarif pajak yang berlaku dalam perhitungan pajak kininya. Laba kena pajak dan beban pajak Reksa Dana menjadi dasar Surat Pemberitahuan Tahunan yang disampaikan kepada Kantor Pelayanan Pajak. Laba kena pajak dan beban pajak Reksa Dana tahun 2022 sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan yang disampaikan kepada Kantor Pelayanan Pajak. Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana (self- assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. -19 -
Page 27 OCR 0.958
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Pada tanggal 21 Juli 2022, Reksa Dana menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak tahun 2021 sebagaimana ditetapkan berdasarkan Surat Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak No. KEP-00013/SKPPKP/WPJ.06/KP.0103/2022 tanggal 17 Juni 2022 sebesar Rp 168.226.208. b. Pajak Tangguhan Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat perbedaan temporer yang berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan. 17. Tujuan dan Kebijakan Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan dan Manajemen Risiko Keuangan Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Reksa Dana memiliki nilai aset bersih masing-masing sebesar Rp 108.050.369.952 dan Rp 72.999.165.225 yang diklasifikasikan sebagai ekuitas. Tujuan Reksa Dana dalam mengelola nilai aset bersih adalah untuk memberikan hasil investasi yang maksimal dalam jangka panjang melalui pengelolaan portofolio secara aktif pada saham- saham berkapitalisasi besar dan likuid dan untuk mengelola risiko likuiditas yang timbul dari pembelian kembali unit penyertaan. Dalam pengelolaan pembelian kembali unit penyertaan, Reksa Dana secara teratur memantau tingkat penjualan dan pembelian kembali secara harian dan menerapkan pembatasan sebesar 1076 dari total unit penyertaan Reksa Dana yang beredar pada hari bursa diterimanya permohonan penjualan kembali tersebut. Tidak terdapat perubahan dalam kebijakan dan prosedur selama tahun berjalan terkait dengan pendekatan Reksa Dana terhadap nilai aset bersih. Manajemen Risiko Keuangan Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko harga, risiko kredit, dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Reksa Dana dijalankan secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Reksa Dana. Risiko Harga Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen keuangan, atau faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di pasar. Reksa Dana menghadapi risiko harga yang timbul dari portofolio efek yaitu efek ekuitas. Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan investasi Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian. -20-
Page 28 OCR 0.962
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) 18. 19. Analisa Sensitivitas Analisa sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa Dana, yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah nilai aset bersih, jumlah aset keuangan, dan jumlah liabilitas keuangan Reksa Dana Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisa serta memantau sensitivitas harga secara reguler. Risiko Kredit Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajer Investasi berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan kepada suatu emiten atau sekelompok emiten. Kebijakan Reksa Dana atas risiko kredit adalah meminimalkan eksposur dari pihak-pihak yang memiliki risiko kegagalan yang tinggi dengan cara hanya bertransaksi untuk instrumen pihak-pihak yang memenuhi standar kredit sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana. Manajer Investasi secara terus menerus memantau kelayakan kredit dari pihak-pihak yang menerbitkan instrumen tersebut dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas peringkat kredit, laporan keuangan, dan siaran pers. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebesar nilai tercatat aset keuangan lainnya yang diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan aset keuangan lainnya yang diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Risiko Likuiditas Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi kewajibannya. Dalam pengelolaan risiko likuiditas, Manajer Investasi memantau dan menjaga jenis dan jumlah portofolio efek yang bersifat likuid yang dianggap memadai untuk melakukan pembayaran atas transaksi perolehan kembali unit penyertaan dan membiayai operasional Reksa Dana. Jadwal jatuh tempo aset selain portofolio efek dan liabilitas adalah kurang dari 1 tahun. Perjanjian dan Ikatan PT Danareksa Investment Management (sekarang PT BRI Manajemen Investasi) dan PT Indo Premier Sekuritas (Dealer Partisipan) mengadakan perjanjian kerjasama dalam hal melakukan pembelian atau penjualan unit penyertaan pada tanggal 5 Maret 2018. Jangka waktu perjanjian adalah 12 bulan dan apabila tidak ada pemberitahuan, perjanjian akan diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu yang sama. Informasi lainnya Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa Dana tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020. -21-
Page 29 OCR 0.907
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Berikut adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022: 2023 2022 Total hasil investasi 3,08Y6 4,214 Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran 3,08Y0 4,21Y9 Biaya operasi 1,27Yo 1,25Y6 Perputaran portofolio 0,56: 1 0,60 :1 Persentase penghasilan kena pajak - 0,08Y6 Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan akan sama dengan kinerja masa lalu. 20. Standar Akuntansi Keuangan Baru Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Diterapkan pada tahun 2023 Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan bagi Reksa Dana namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan: - Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan" tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material - Amendemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi - Amendemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal - Amendemen PSAK No. 107, “Akuntansi Ijarah” 22
Page 30 OCR 0.940
REKSA DANA DANAREKSA ETF INDONESIA TOP 40 Catatan atas Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) Telah diterbitkan namun belum efektif Amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah: 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan" terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan - Amendemen PSAK No. 1, Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, Reksa Dana masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan amendemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amendemen PSAK tersebut pada laporan keuangan belum dapat ditentukan. Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) akan diubah sebagaimana diumumkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI. sobek -23-
Names mentioned 81 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top
p.1 ×18
unresolved
org
PT BRI Manajemen Investasi
p.2 ×8
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top
p.3
unresolved
org
Moore Global Network Limited
p.3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.4 ×3
unresolved
org
PT BRI Manajemen Investasi Alamat Kantor
p.6 ×2
unresolved
org
PT BRI Manajemen Investasi Ira Irmalia Sjam
p.6
unresolved
org
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif
p.12 ×3
unresolved
person
Leolin Jayayanti
p.12
unresolved
person
Leny
p.12
unresolved
person
Fifidiana
p.12
unresolved
person
Upik Susiyawati
· Ketua
p.12
unresolved
person
Ira Irmalia Sjam
· Anggota
p.12
unresolved
person
Herman Tjahjadi
· Ketua
p.12
unresolved
person
Barkah Supriadi
· Anggota
p.12
unresolved
org
Departemen Pengawasan Pasar Modal
p.13 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Nilai
p.14
unresolved
person
Direktorat Jenderal Pajak No. SE-
p.18
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.21 ×2
unresolved
org
Paper Tbk
p.21
unresolved
org
Ace Hardware Indonesia Tbk
p.21 ×2
unresolved
org
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tok
p.21
unresolved
org
PT Astra Intemational Tok
p.22
unresolved
org
PT Sumber Alfaria Trijaya Tok
p.22
unresolved
org
PT United Tractors Tok
p.22
unresolved
org
PT Perusahaan Gas Negara Tok
p.22
unresolved
org
Chandra Asri Petrochemical Tbk
p.22 ×2
unresolved
org
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tok
p.22
unresolved
org
PT Indosat Tok
p.22
unresolved
org
PT London Sumatra Indonesia Tok
p.22
unresolved
org
Reksa Dana Sesuai
p.28
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.28
unresolved
org
Bapepam
p.28 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.