Skip to content
Back to announcement

02. Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF.pdf

Financial statement Text extracted XPFT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 30

Page 1
   Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE
           Indonesia ETF
                    Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023

                         Dan
               Laporan Auditor Independen
Page 2
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                    DAFTAR ISI



                                                                                   Halaman

Laporan Auditor Independen

Surat Pernyataan PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi

Surat Pernyataan Deutsche Bank A.G., cabang Jakarta (dahulu PT Bank Central Asia
Tbk) sebagai Bank Kustodian

LAPORAN KEUANGAN

  Laporan Posisi Keuangan                                                             1

  Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                 2

  Laporan Perubahan Aset Bersih                                                       3

  Laporan Arus Kas                                                                    4

  Catatan atas Laporan Keuangan                                                       5
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9
                             REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                            Laporan Posisi Keuangan
                                           31 Desember 2024 dan 2023
                           (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                         Catatan             2024                   2023

ASET

Portofolio efek                                             4
  Efek ekuitas (biaya perolehan Rp 291.955.701.083
     dan Rp 195.666.576.320 pada tanggal
     31 Desember 2024 dan 2023)                                          283.674.447.065        212.697.611.150
  Instrumen pasar uang                                                     3.100.000.000                      -

  Jumlah portofolio efek                                                 286.774.447.065        212.697.611.150

Kas di bank                                                 5                 88.295.210           1.819.051.251

Piutang bagi hasil                                          6                    516.384                          -

Piutang dividen                                             7              1.314.215.550                          -

Piutang Lain-lain                                                                       -                 2.002.866

JUMLAH ASET                                                              288.177.474.209        214.518.665.267

LIABILITAS

Beban akrual                                                8                568.471.960             461.316.120

Utang pajak                                                 9                  1.079.351                   259.824

Utang lain-lain                                                                2.002.085              29.031.006

JUMLAH LIABILITAS                                                            571.553.396             490.606.950

NILAI ASET BERSIH
Jumlah Kenaikan Nilai Aset Bersih                                        287.605.920.813        214.028.058.317
Penghasilan Komprehensif Lain                                                          -                      -

JUMLAH NILAI ASET BERSIH                                                 287.605.920.813        214.028.058.317

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                              11         506.500.000,0000        341.800.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                           567,8301                  626,1792


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                      -1-
Page 10
                          REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                            Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                         Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                        (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                        Catatan              2024                   2023

PENDAPATAN
Pendapatan Investasi
  Pendapatan bunga dan bagi hasil                          12                 89.808.179                       -
  Pendapatan dividen                                                      12.415.836.028           9.801.015.121
  Keuntungan (kerugian) investasi yang
    telah direalisasi                                      13             (4.694.712.539)            862.989.220
  Keuntungan (kerugian) investasi yang
    belum direalisasi                                      13            (25.312.288.847)          5.899.030.137
Pendapatan Lainnya                                         14                 80.423.519              47.820.883

JUMLAH PENDAPATAN (KERUGIAN) - BERSIH                                    (17.420.933.660)         16.610.855.361

BEBAN
Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                              15              4.718.024.752           4.087.401.776
  Beban kustodian                                          16                415.014.820             426.854.248
  Beban lain-lain                                          17                183.804.957             229.572.047
Beban Lainnya                                                                 16.084.704               9.564.177

JUMLAH BEBAN                                                               5.332.929.233           4.753.392.248

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                (22.753.862.893)         11.857.463.113

BEBAN PAJAK                                                18                    742.280                       -

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                               (22.754.605.173)         11.857.463.113

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK                                                          -                      -

JUMLAH PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                            (22.754.605.173)         11.857.463.113



Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                     -2-
Page 11
                                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                                Laporan Perubahan Aset Bersih
                                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                                 (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                   Transaksi dengan           Kenaikan/         Penghasilan
                                                    Pemegang Unit            (Penurunan)       Komprehensif   Jumlah Nilai
                                                      Penyertaan           Nilai Aset Bersih       Lain       Aset Bersih

Saldo pada tanggal 1 Januari 2023                     288.085.114.056       (62.862.353.135)              -   225.222.760.921

Perubahan aset bersih pada tahun 2023

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                              -       11.857.463.113               -    11.857.463.113
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
   Penjualan unit penyertaan                            4.059.818.111                      -              -     4.059.818.111
   Pembelian kembali unit penyertaan                  (27.111.983.828)                     -              -   (27.111.983.828)
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                                -                     -              -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2023                   265.032.948.339       (51.004.890.022)              -   214.028.058.317

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Rugi komprehensif tahun berjalan                                     -      (22.754.605.173)              -   (22.754.605.173)
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan                                                                                   -
   Penjualan unit penyertaan                           99.709.697.565                      -              -    99.709.697.565
   Pembelian kembali unit penyertaan                   (3.377.229.896)                     -              -    (3.377.229.896)
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                                -                     -              -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                   361.365.416.008       (73.759.495.195)              -   287.605.920.813


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                             -3-
Page 12
                            REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                               Laporan Arus Kas
                           Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                          (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                             2024                   2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga - bersih                                                    135.668.974              38.256.706
Penerimaan dividen                                                        11.101.620.478           9.801.015.121
Penempatan instrumen pasar uang                                           (3.100.000.000)                      -
Penjualan portofolio efek bersifat ekuitas                                16.883.405.965          49.608.111.090
Pembelian portofolio efek bersifat ekuitas                              (117.867.243.267)        (31.189.122.264)
Pembayaran beban                                                          (5.216.675.860)         (4.704.005.324)
Pembayaran pajak penghasilan                                                           -              (4.036.802)

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi            (98.063.223.710)         23.550.218.527

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                                 99.709.697.565           4.057.815.245
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan                        (3.377.229.896)        (27.111.983.828)

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan           96.332.467.669         (23.054.168.583)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DI BANK                                   (1.730.756.041)            496.049.944

KAS DI BANK PADA AWAL TAHUN                                                1.819.051.251           1.323.001.307

KAS DI BANK PADA AKHIR TAHUN                                                  88.295.210           1.819.051.251


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                       -4-
Page 13
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


1.   Umum

     Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk
     Kontrak Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
     tentang Pasar Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2016
     tanggal 19 Juni 2016 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan telah
     diubah dengan Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 9 Januari 2020 mengenai
     “Perubahan atas Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2016” dan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun
     2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan OJK
     No. 23/POJK.04/2016, serta Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015
     mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya
     Diperdagangkan di Bursa Efek”.

     Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer
     Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta
     No. 15 tanggal 12 Juli 2018 dari Pratiwi Handayani, S.H., notaris di Jakarta. Perubahan
     pergantian Bank Kustodian semula PT Bank Central Asia Tbk menjadi Deutsche Bank A.G.,
     Cabang Jakarta dituangkan dalam Akta Penggantian Bank Kustodian dan Addendum Kontrak
     Investasi Kolektif No. 31 tanggal 18 September 2024 dari Dini Lastari Siburian, SH., Notaris
     di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

     Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
     Kolektif adalah minimum 20.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari
     jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 dan maksimum 4.000.000.000 unit penyertaan.
     Harga penawaran umum perdana per unit penyertaan adalah Rp 500 per unit pada tanggal
     penyerahan yang pertama kali ditetapkan oleh Manajer Investasi.

     Reksa Dana berkedudukan di Capital Place 41F, Jl. Gatot Subroto No.Kav 18, RT.6/RW.1,
     Kuningan Barat, Jakarta, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12710.

     PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga yang terdiri
     dari komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi Reksa Dana bertanggung
     jawab untuk memberikan pengarahan dan strategi manajemen aset secara umum. Komite
     Investasi terdiri dari:

     Ketua                 :   Rinaldi Firmansyah
     Anggota               :   Guntur Surya Putra
                               Andri Yauhari Njauw
     Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
     eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
     Investasi terdiri dari:

     Ketua                 :   Indra Muharam Firmansyah
     Anggota               :   Jeremiah Riker Gunawan

     Reksa Dana memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Dewan Komisioner OJK
     No. S-949/PM.21/2018 tanggal 27 Agustus 2018.

     Reksa Dana yang diwakili oleh PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi
     mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
     sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran Unit Penyertaan di KSEI
     No. SP-007/ETF/KSEI/0418 tanggal 2 Mei 2018 dan perubahan Bank Kustodian Reksa Dana
     kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia – KSEI melalui surat No. 047/PPI/COMP/IX/2024
     tanggal 20 September 2024.


                                              -5-
Page 14
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Pada tanggal 10 September 2018, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan unit
     penyertaan    Reksa     Dana      pada    Bursa    Efek   Indonesia     berdasarkan surat
     No. S-05136/BEI.PP2/08-2018 tanggal 31 Agustus 2018. Jumlah unit penyertaan Reksa Dana
     yang dicatatkan pertama kali adalah sebanyak 10.000.000.000 unit penyertaan.

     Tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memberikan tingkat pengembalian yang setara
     dengan Indeks FTSE indonesia atas nilai investasi jangka panjang yang ditawarkan melalui
     penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

     Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum
     80% dan maksimum 100% dari Nilai Aktiva Bersih pada efek bersifat ekuitas yang ditawarkan
     melalui penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia yang berasal dari
     kumpulan efek yang terdaftar di Indeks FTSE Indonesia ; serta minimum 0% dan maksimum
     20% dari Nilai Aktiva Bersih pada efek bersifat utang dan/atau instrumen pasar uang dalam
     negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun dan/atau deposito sesuai dengan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

     Indeks FTSE Indonesia adalah indeks harga saham yang diterbitkan oleh FTSE International
     Limited yang mengukur kinerja dari emiten yang memiliki kapitalisasi free-float pasar saham
     besar dan menengah di Indonesia. Indeks FTSE Indonesia mewakili kurang lebih 86% (delapan
     puluh enam persen) dari total kapitalisasi free-float pasar saham yang diperdagangkan di Bursa
     Efek Indonesia.

     Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
     hari-hari bursa, dimana hari terakhir bursa di Bursa Efek Indonesia pada bulan Desember 2024
     dan 2023 masing-masing adalah tanggal 30 Desember 2024 dan 29 Desember 2023. Laporan
     keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 ini
     disajikan berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember
     2024 dan 2023.

     Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 diselesaikan dan
     diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 10 Maret 2025 oleh Manajer Investasi dan Bank
     Kustodian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan masing-
     masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak
     Investasi Kolektif Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF, serta menurut peraturan
     dan perundangan yang berlaku atas laporan keuangan Reksa Dana tersebut.


2.   Informasi Kebijakan Akuntansi Material

     a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan

        Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
        IAI serta Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan
        Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan Surat Edaran
        OJK No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 8 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi
        Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif”.

        Laporan Keuangan disusun berdasarkan harga perolehan (historical cost), kecuali untuk
        aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok instrumen keuangan yang diukur pada
        nilai wajar melalui laporan laba rugi yang diukur berdasarkan nilai wajar. Laporan Keuangan
        disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual kecuali laporan arus kas.



                                               -6-
Page 15
              REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                          Catatan atas Laporan Keuangan
            Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
          (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


   Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
   mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak
   dikelompokkan terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa
   Dana.

   Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun
   yang berakhir 31 Desember 2024 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember
   2023.

   Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah
   mata uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

b. Nilai Aset Bersih Per Unit Penyertaan

   Nilai Aset Bersih Per Unit Penyertaan Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan
   pada setiap akhir hari bursa dengan menggunakan nilai pasar wajar.

   Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada
   setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

c. Portofolio Efek

   Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas dan instrumen pasar uang.

   Deposito Mudharabah

   Investasi pada deposito Mudharabah disajikan sebesar biaya perolehan sesuai dengan
   PSAK No. 405, Akuntansi Mudharabah.

d. Instrumen Keuangan

   Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109,
   Instrumen Keuangan, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai
   pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas
   instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.

   Pembelian atau penjualan yang reguler atas instrumen keuangan diakui pada tanggal
   perdagangan.

   Aset Keuangan

   Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen
   Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
   diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
   rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

   (a) Model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan; dan
   (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.




                                            -7-
Page 16
           REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                       Catatan atas Laporan Keuangan
         Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
       (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


(1) Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi

    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
    terpenuhi:

    (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
        keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
    (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
        tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
        terutang.

    Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
    pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
    amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
    antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
    penurunan nilai.

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Aset keuangan yang diklasifikasi sebagai
    Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi kas di bank, piutang dividen, dan
    piutang lain-lain.

(2) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi

    Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
    diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
    komprehensif lain.

    Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
    derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.

    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan
    posisi keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba
    rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
    dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam
    kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah
    ditetapkan.

    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kategori ini meliputi portofolio efek dalam
    efek ekuitas.

Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan
substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan
berikut ini.

Liabilitas Keuangan

liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur
dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Reksa
Dana menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.




                                        -8-
Page 17
          REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                      Catatan atas Laporan Keuangan
        Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
      (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi

Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai
awal dan nilai jatuh temponya.

Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kategori ini adalah beban akrual dan utang lain-
lain.

Instrumen Ekuitas

Karakteristik investasi pada instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak
residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban
kontraktual bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan
menyerahkan kas atau aset keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi
definisi liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua
fitur berikut:

a)   memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas,

b)   instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua
     kelompok instrumen lain,

c)   seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik,

d)   instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset
     keuangan lain kepada entitas lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan

e)   jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur
     instrumen didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit

Saling Hapus Instrumen Keuangan

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

Reklasifikasi Aset Keuangan

Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Reksa Dana mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Reksa Dana
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi.




                                      -9-
Page 18
              REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                          Catatan atas Laporan Keuangan
            Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
          (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Penurunan Nilai Aset Keuangan

    Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
    keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
    penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
    sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
    kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara
    risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan
    dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal
    dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya
    atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini
    dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko
    kredit sejak pengakuan awal.

    Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

    (1) Aset Keuangan

        Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
        dihentikan pengakuannya jika;

        a)   hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;

        b)   Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
             tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar
             kepada pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa
             adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan; atau

        c)   Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset
             keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
             atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak
             memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer
             pengendalian atas aset keuangan tersebut.

    (2) Liabilitas Keuangan

        Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
        dibatalkan, atau telah kadaluarsa.

e. Pengukuran Nilai Wajar

    Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
    mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau,
    jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
    liabilitas tersebut.

    Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
    pada tanggal pengukuran.

    Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
    meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.




                                          - 10 -
Page 19
                REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                            Catatan atas Laporan Keuangan
              Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
            (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hirarki nilai wajar (selain sukuk) sebagai
     berikut:
     • Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
          yang identik;
     • Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
          langsung;
     • Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

     Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
     keuangan, maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer di antara level hirarki
     dengan menilai kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan.

f.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk
     pendapatan dari jasa giro yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

     Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
     emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).

     Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan
     harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi
     disajikan dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas
     penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode
     rata-rata tertimbang.

     Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian.

g. Transaksi Pihak Berelasi

     Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
     No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan
     Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT Pinnacle Persada Investama, Manajer
     Investasi, adalah pihak berelasi Reksa Dana.

h. Pajak Penghasilan

     Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
     No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa
     Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek pajak penghasilan terbatas hanya pada
     penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan
     dan pembagian laba kepada pemegang unit bukan merupakan obyek pajak penghasilan.

     Pajak Penghasilan Final

     Pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai
     pendapatan kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah
     dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh dikurangkan.




                                           - 11 -
Page 20
                     REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                 Catatan atas Laporan Keuangan
                   Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                 (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


          Pajak Kini

          Pajak kini merupakan beban pajak penghasilan yang tidak bersifat final yang ditentukan
          berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
          tarif pajak yang berlaku.

          Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan
          Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang antara lain menetapkan tarif
          pajak penghasilan badan sebesar 22% untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya.

     i.   Informasi Segmen

          Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
          penyusunan dan penyajian laporan keuangan.

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa
          Dana yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam
          rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana.


3.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi

     Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang
     disajikan dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini
     mungkin dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas
     dimasa yang akan datang.

     Pertimbangan

     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa
     Dana yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam
     laporan keuangan:

     a.   Mata Uang Fungsional

          Mata uang fungsional Reksa Dana adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana
          Reksa Dana beroperasi. Mata uang tersebut, antara lain, adalah yang paling mempengaruhi
          nilai portofolio efek dan unit penyertaan, mata uang dari negara yang kekuatan persaingan
          dan peraturannya sebagian besar menentukan nilai portofolio efek dan unit penyertaan, dan
          merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.

     b.   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
          liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi
          yang ditetapkan dalam PSAK No. 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat
          sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam
          Catatan 2.




                                               - 12 -
Page 21
               REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                           Catatan atas Laporan Keuangan
             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
           (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


c.   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

     Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
     instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
     melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal
     bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut,
     Reksa Dana membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan
     dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi,
     termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan
     (forward-looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
     berlebihan.

     Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
     instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika
     tidak, maka Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut
     sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk
     mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk,
     dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
     jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat
     berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada
     saat itu.

d.   Pajak Penghasilan

     Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
     Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
     jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
     pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
     tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam
     periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

Estimasi dan Asumsi

Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi
ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat
menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang
tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenaiperkembangan
masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Reksa
Dana. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.

Nilai Wajar Aset Keuangan

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat
diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar
dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.

Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 10.




                                           - 13 -
Page 22
                       REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                   Catatan atas Laporan Keuangan
                     Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                   (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


4.   Portofolio Efek

     a.   Efek Ekuitas
                                                                                        2024
                                                           Jumlah          Harga                Jumlah              Persentase
                                                           lembar        perolehan               harga           terhadap jumlah
                            Jenis efek                     saham          rata-rata              pasar            portofolio efek
                                                                                                                        %
          Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
             pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
             Saham
               PT Bank Central Asia Tbk                      7.703.865       8.198,05          74.534.893.875               25,99
               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk        9.734.930       4.347,00          39.718.514.400               13,85
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 6.179.300       4.802,19          35.222.010.000               12,28
               PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk             6.462.940       3.601,94          17.514.567.400                6,11
               PT Amman Mineral Internasional Tbk            1.742.360       9.132,95          14.766.501.000                5,15
               PT Astra International Tbk                    2.816.140       5.895,66          13.799.086.000                4,81
               PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                 135.823.040          69,00           9.507.612.800                3,32
               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        2.076.650       4.201,09           9.033.427.500                3,15
               PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                 2.648.995       2.509,41           7.549.635.750                2,63
               PT United Tractors Tbk                          207.665      25.896,75           5.560.230.375                1,94
               PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk             1.028.195       5.468,48           4.894.208.200                1,71
               PT Indofood Sukses Makmur Tbk                   617.930       6.875,56           4.758.061.000                1,66
               PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk               319.095      10.101,54           3.629.705.625                1,27
               PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
                  (dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk)     1.478.980       2.627,10           3.593.921.400                1,25
               PT Kalbe Farma Tbk                            2.618.605       1.615,38           3.561.302.800                1,24
               PT Merdeka Copper Gold Tbk                    2.157.690       2.978,56           3.484.669.350                1,22
               PT Barito Pacific Tbk                         3.550.565         883,62           3.266.519.800                1,14
               PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                  369.745       8.148,57           2.514.266.000                0,88
               PT Perusahaan Gas Negara Tbk                  1.489.110       1.664,63           2.367.684.900                0,82
               PT Indosat Tbk                                  749.620       2.103,43           1.859.057.600                0,65
               PT Sarana Menara Nusantara Tbk                2.659.125         936,69           1.741.726.875                0,61
               PT Elang Mahkota Teknologi Tbk                3.510.045       1.366,10           1.726.942.140                0,60
               PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk               2.552.760         691,28           1.646.530.200                0,57
               PT Bank Syariah Indonesia Tbk                   577.410       2.169,02           1.576.329.300                0,55
               PT Bukit Asam Tbk                               572.345       3.120,29           1.573.948.750                0,55
               PT Semen Indonesia (Persero) Tbk                465.980       6.838,93           1.533.074.200                0,53
               PT Unilever Indonesia Tbk                       810.400       4.636,24           1.527.604.000                0,53
               PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk              202.600      10.162,36           1.499.240.000                0,52
               PT XL Axiata Tbk                                622.995       2.454,88           1.401.738.750                0,49
               PT Mayora Indah Tbk                             501.435       2.336,01           1.393.989.300                0,49
               PT Jasa Marga (Persero) Tbk                     308.965       4.185,60           1.337.818.450                0,47
               PT Vale Indonesia Tbk                           293.770       4.980,23           1.063.447.400                0,37
               PT Avia Avian Tbk                             2.365.355         638,82             946.142.000                0,33
               PT Bumi Serpong Damai Tbk                       952.220         999,13             899.847.900                0,31
               PT Gudang Garam Tbk                              65.845      29.215,45             874.092.375                0,30
               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                1.144.690       1.003,19             864.240.950                0,30
               PT Tower Bersama Infrastructure Tbk             308.965       2.105,16             648.826.500                0,23
               PT Bank Danamon Indonesia Tbk                   111.430       2.822,27             283.032.200                0,10

          Jumlah                                                                               283.674.447.065              98,92



                                                                                        2023
                                                           Jumlah          Harga                Jumlah              Persentase
                                                           lembar        perolehan               harga           terhadap jumlah
                            Jenis efek                     saham          rata-rata              pasar            portofolio efek
                                                                                                                        %
          Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
             pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
             Saham
               PT Bank Central Asia Tbk                      5.260.302      7.481,48           49.446.838.800              23,25
               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk        6.661.682      4.322,55           38.138.129.450              17,93
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 4.207.558      4.187,77           25.455.725.900              11,97
               PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk             4.402.384      4.007,73           17.389.416.800               8,18
               PT Astra International Tbk                    1.920.916      6.444,34           10.853.175.400               5,10
               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        1.418.470      3.986,48            7.624.276.250               3,58
               PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                  69.846.830        115,52            6.006.827.380               2,82
               PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                 1.787.614      2.305,76            5.237.709.020               2,46
               PT Amman Mineral Internasional Tbk              601.568      6.325,37            3.940.270.400               1,85
               PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk               693.854      5.758,48            3.486.616.350               1,64
               PT Merdeka Copper Gold Tbk                    1.182.628      3.861,27            3.193.095.600               1,50
               PT Barito Pacific Tbk                         2.392.600        862,02            3.182.158.000               1,50
               PT United Tractors Tbk                          140.138     26.571,42            3.170.622.250               1,49




                                                           - 14 -
Page 23
                         REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                     Catatan atas Laporan Keuangan
                       Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                     (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

          Lanjutan                                                                       2023
                                                     Jumlah                 Harga                     Jumlah               Persentase
                                                     lembar               perolehan                    harga            terhadap jumlah
                            Jenis efek               saham                 rata-rata                   pasar             portofolio efek
                                                                                                                               %
          Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
             pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
             Saham
               PT Kalbe Farma Tbk                      1.767.106             1.686,83                 2.845.040.660                 1,34
               PT Adaro Energy Indonesia Tbk           1.172.374             2.528,85                 2.790.250.120                 1,31
               PT Indofood Sukses Makmur Tbk             416.996             6.861,80                 2.689.624.200                 1,26
               PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk         215.334             9.603,08                 2.277.157.050                 1,07
               PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk            249.514             8.196,79                 2.077.204.050                 0,98
               PT Semen Indonesia (Persero) Tbk          314.456             8.425,21                 2.012.518.400                 0,95
               PT Unilever Indonesia Tbk                 546.880             5.784,07                 1.930.486.400                 0,91
               PT Sarana Menara Nusantara Tbk          1.794.450             1.050,60                 1.776.505.500                 0,84
               PT Elang Mahkota Teknologi Tbk          2.368.674             1.822,41                 1.397.517.660                 0,66
               PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk        136.720            11.606,34                 1.285.168.000                 0,60
               PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk         1.722.672               717,93                 1.214.483.760                 0,57
               PT Indosat Tbk                            126.466             7.684,40                 1.185.618.750                 0,56
               PT Perusahaan Gas Negara Tbk            1.004.892             1.746,26                 1.135.527.960                 0,53
               PT Jasa Marga (Persero) Tbk               208.498             3.987,46                 1.015.385.260                 0,48
               PT Tower Bersama Infrastructure Tbk       451.176             2.283,05                   942.957.840                 0,44
               PT Bukit Asam Tbk                         386.234             3.382,02                   942.410.960                 0,44
               PT Bumi Serpong Damai Tbk                 864.754               999,95                   933.934.320                 0,44
               PT Gudang Garam Tbk                        44.434            35.990,96                   903.121.050                 0,42
               PT Avia Avian Tbk                       1.719.254               787,38                   859.627.000                 0,40
               PT Mayora Indah Tbk                       338.382             2.241,34                   842.571.180                 0,40
               PT XL Axiata Tbk                          420.414             2.555,76                   840.828.000                 0,40
               PT Vale Indonesia Tbk                     191.408             5.538,48                   824.968.480                 0,39
               PT Trimegah Bangun Persada Tbk            772.468             1.059,70                   772.468.000                 0,36
               PT HM Sampoerna Tbk                       847.664             1.353,26                   758.659.280                 0,36
               PT Bank Syariah Indonesia Tbk             307.620             1.639,38                   535.258.800                 0,25
               PT Surya Citra Media Tbk                1.825.212               252,42                   310.286.040                 0,15
               PT Astra Agro Lestari Tbk                  37.598             9.542,06                   264.125.950                 0,12
               PT Bank Danamon Indonesia Tbk              75.196             2.958,03                   209.044.880                 0,10

          Jumlah                                                                                 212.697.611.150                 100,00



          Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 efek bersifat ekuitas diklasifikasikan dengan
          menggunakan hirarki nilai wajar level 1 (Catatan 10).

     b.   Instrumen Pasar Uang


                                                                                               2024
                                                                                                                           Persentase
                                                                                   Tingkat                Jatuh         terhadap jumlah
                                Jenis efek               Nilai tercatat           bagi hasil             tempo           portofolio efek
                                                                                      %                                        %
          Deposito Berjangka syariah
             PT Bank KB Bukopin Syariah                   3.100.000.000                  7,60           2-Jan-25                   1,08



          Pada tanggal 31 Desember 2023 Reksa Dana tidak memilik portofolio efek dalam instrumen
          pasar uang.


5.   Kas di Bank

                                                                                           2024                           2023

     Deutsche Bank A.G. (Bank Kustodian)                                                 88.295.210                               -
     PT Bank Central Asia Tbk (dahulu Bank Kustodian)                                             -                   1.819.051.251
     Jumlah                                                                              88.295.210                   1.819.051.251




                                                     - 15 -
Page 24
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


6.   Piutang Bagi Hasil

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 piutang bagi hasil merupakan piutang bagi hasil atas
     instrumen pasar uang yang masing-masing sebesar Rp 516.384 dan nihil

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang bagi hasil tidak dibentuk karena Reksa Dana
     berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat tertagih.


7.   Piutang dividen

     Akun ini merupakan piutang dividen atas pendapatan dividen yang dicatat pada tanggal
     penutupan (Expired Date). Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 atas piutang
     dividen masing-masing sebesar Rp 1.314.215.550 dan nihil.

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen tidak dibentuk karena Reksa Dana
     berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat tertagih.


8.   Beban Akrual

                                                                   2024                2023

     Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi) (Catatan 15)     461.994.635        345.825.495
     Jasa kustodian (Catatan 16)                                   23.759.724         35.570.623
     Lainnya                                                       82.717.601         79.920.002

     Jumlah                                                       568.471.960        461.316.120

     Lainnya biaya yang harus dibayarkan merupakan biaya atas jasa professional, listing fee, KSEI
     fee dan lainnya yang ditetapkan dalam kontrak investasi kolektif.


9.   Utang pajak

                                                                     2024               2023

     Pajak kini - Pasal 29 (Catatan 18)                                742.280                   -
     Withholding Tax Payable - PPh 23                                  337.071             259.824
     Jumlah                                                           1.079.351           259.824



10. Pengukuran Nilai Wajar

     Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
     harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia
     sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek,
     badan penyedia jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga
     tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.
     Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.




                                                  - 16 -
Page 25
                    REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan
    menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar
    yang dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik
    yang dibuat oleh Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk
    menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki
    Level 2.

    Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut:

                                                                2024                      2023

    Nilai tercatat                                          283.674.447.065         212.697.611.150

    Pengukuran nilai wajar menggunakan:
      Level 1                                               283.674.447.065         212.697.611.150
      Level 2                                                             -                       -
      Level 3                                                             -                       -

    Jumlah                                                  283.674.447.065         212.697.611.150


11. Unit Penyertaan Beredar

    Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi, pihak berelasi, adalah
    sebagai berikut:

                                           2024                                    2023
                          Persentase                 Unit         Persentase               Unit
                              %                                       %

    Pemodal                     100,00       506.500.000,0000          100,00        341.800.000,0000
    Manajer Investasi
     (pihak berelasi)                  -                    -                  -                      -
    Jumlah                      100,00       506.500.000,0000          100,00        341.800.000,0000

    Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak
    berelasi, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023.


12. Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

    Akun ini merupakan pendapatan bunga dan bagi hasil atas instrumen pasar uang, untuk tahun-
    tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 pendapatan bunga dan bagi hasil atas
    instrumen pasar uang masing-masing sebesar Rp 89.808.179 dan nihil.

    Pendapatan di atas termasuk pendapatan bunga dan bagi hasil yang belum direalisasi
    (Catatan 6)




                                                  - 17 -
Page 26
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


13. Keuntungan (Kerugian) yang Telah dan Belum Direalisasi

                                                              2024                 2023

    Keuntungan (kerugian) investasi
      yang telah direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                         (4.699.177.499)        862.989.220
      Right                                                     4.464.960                   -

      Jumlah                                               (4.694.712.539)        862.989.220

    Keuntungan (kerugian) investasi
      yang belum direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                       (25.312.288.847)       5.899.030.137

14. Pendapatan Lainnya

    Akun ini merupakan pendapatan bunga atas jasa giro. pendapatan bunga atas jasa giro untuk
    tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 80.423.519
    dan Rp 47.820.883 yang disajikan dalam bruto.


15. Beban Pengelolaan Investasi

    Akun ini merupakan imbalan kepada PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi,
    pihak berelasi, sebesar maksimum 3,5% per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara
    harian berdsarkan 365 hari kalender per tahun dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan
    tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank
    Kustodian. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual
    (Catatan 8).

    Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
    masing-masing sebesar Rp 4.718.024.752 dan Rp 4.087.401.776.


16. Beban Kustodian

    Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
    administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
    pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
    penyertaan kepada Deutsche Bank A.G., Cabang Jakarta (dahulu PT Bank Central Asia Tbk)
    sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,25% per tahun dari nilai aset bersih yang
    dihitung secara harian berdasarkan 365 hari kalender per tahun dan dibayarkan setiap bulan.
    Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer
    Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan pada akun
    Beban Akrual (Catatan 8).

    Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
    sebesar Rp 415.014.820 dan Rp 426.854.248.




                                             - 18 -
Page 27
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


17. Beban Lain-lain

                                                                    2024              2023

    Beban transaksi                                                81.269.396        118.483.133
    Beban listing                                                  27.749.999         27.750.000
    Beban pajak final                                              17.961.636                  -
    Beban KSEI                                                              -         11.100.000
    Lainnya                                                        56.823.926         72.238.914
    Jumlah                                                        183.804.957        229.572.047

    Beban pajak penghasilan final merupakan beban pajak yang timbul dari pendapatan bunga dan
    bagi hasil atas instrumen pasar uang


18. Pajak Penghasilan

    a.   Pajak Kini

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:

                                                                2024                2023

         Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan
            laba rugi dan penghasilan komprehensif lain     (22.753.862.893)     11.857.463.113

         Perbedaan tetap:
            Beban                                             5.332.138.713        4.753.392.248
            Pendapatan bunga dan bagi hasil                     (89.808.179)                   -
            Pendapatan dividen                              (12.415.836.028)      (9.801.015.121)
            Kerugian (keuntungan) investasi
               yang telah direalisasi                         4.699.177.499        (862.989.220)
            Kerugian (keuntungan) investasi
               yang belum direalisasi                        25.312.288.847       (5.899.030.137)
            Pendapatan lainnya - jasa giro                      (80.423.519)         (47.820.883)

             Jumlah                                          22.757.537.333      (11.857.463.113)

         Laba kena pajak                                          3.674.440                    -

         Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah sebagai berikut:

                                                                   2024              2023

         Beban pajak kini                                              742.280                 -
         Dikurangi pajak dibayar dimuka                                      -                 -

         Utang pajak kini (Catatan 9)                                  742.280                 -

         Laba kena pajak dan beban pajak menjadi dasar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang
         disampaikan Reksa Dana kepada Kantor Pelayanan Pajak.



                                               - 19 -
Page 28
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


        Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana (self-
        assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut
        sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata
        Cara Perpajakan.

   b.   Pajak Tangguhan

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat perbedaan temporer yang
        berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan.


19. Manajemen Risiko Keuangan

    Manajemen Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang
    disajikan dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai
    jenis risiko yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana
    berinvestasi.

    Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko
    harga, risiko kredit, dan risiko likuiditas pasar.

   Risiko Harga

   Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan
   akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik
   perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen
   keuangan, atau faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di
   pasar.

   Risiko harga pasar pada Reksa Dana berasal dari portofolio investasi dalam efek ekuitas.
   Fluktuasi harga pasar tidak hanya mencakup potensi kerugian tapi juga potensi keuntungan.

   Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan
   investasi Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian.

   Analisa Sensitivitas

   Analisa sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa
   Dana, yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga
   pasar efek dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih, jumlah aset
   keuangan, dan jumlah liabilitas keuangan Reksa Dana.

   Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisa serta memantau
   sensitivitas harga secara reguler.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten
   atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajer Investasi
   berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan kepada
   suatu emiten atau sekelompok emiten. Kebijakan Reksa Dana atas risiko kredit adalah
   meminimalkan eksposur dari pihak-pihak yang memiliki risiko kegagalan yang tinggi dengan cara
   hanya bertransaksi untuk instrumen pihak-pihak yang memenuhi standar kredit sebagaimana
   ditetapkan dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana. Manajer Investasi secara terus
   menerus memantau kelayakan kredit dari pihak-pihak yang menerbitkan instrumen tersebut
   dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas peringkat kredit, laporan keuangan, dan
   siaran pers.


                                             - 20 -
Page 29
                        REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                                    Catatan atas Laporan Keuangan
                      Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
                    (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Risiko Likuiditas Pasar

    Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas
    yang cukup untuk memenuhi kewajibannya.

    Manajer Investasi mengelola risiko likuiditas pasar dengan bekerjasama dengan Dealer
    Partisipan dalam menyempurnakan teknologi yang mendukung mekanisme penciptaan pasar
    oleh Dealer Partisipan. Selain itu, Manajer Investasi juga telah mencantumkan satuan
    perdagangan Reksa Dana untuk memicu likuiditas pasar baik di pasar primer maupun pasar
    sekunder.


20. Informasi Segmen

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek yakni instrumen pasar
   uang dan efek ekuitas. Klasifikasi portofolio tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen
   Reksa Dana.

                                                                                   2024
                                                 Instrumen            Efek
                                                pasar uang           ekuitas                Lain-lain           Jumlah

    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
       Komprehensif Lain
    Pendapatan
    Pendapatan bunga dan bagi hasil               89.808.179                   -                      -          89.808.179
    Pendapatan dividen                                     -      12.415.836.028                      -      12.415.836.028
    Kerugian investasi yang telah direalisasi              -      (4.694.712.539)                     -      (4.694.712.539)
    Kerugian investasi yang belum direalisasi              -     (25.312.288.847)                     -     (25.312.288.847)
    Pendapatan lain-lain                                   -            -                    80.423.519          80.423.519

    Jumlah Pendapatan (Kerugian) - Bersih         89.808.179     (17.591.165.358)            80.423.519     (17.420.933.660)

    Beban                                         (17.961.636)       (81.269.396)         (5.233.698.201)    (5.332.929.233)

    Laba (rugi) sebelum pajak                     71.846.543     (17.672.434.754)         (5.153.274.682)   (22.753.862.893)

    Beban pajak                                              -                 -                        -          (742.280)

    Laba (rugi) tahun berjalan                                                                              (22.754.605.173)

    Laporan Posisi Keuangan

    Aset
    Aset segmen                                 3.100.000.000    283.674.447.065          1.403.027.143     288.177.474.209
    Aset yang tidak dialokasikan                            -                  -                      -                   -

    Jumlah Aset                                                                                             288.177.474.209

    Liabilitas
    Liabilitas segmen                                        -                 -            571.553.396        571.553.396
    Liabilitas yang tidak dialokasikan                       -                 -                      -                  -

    Jumlah Liabilitas                                                                                          571.553.396


   Selama tahun yang berakhir 31 Desember 2023, aset Reksa Dana diinvestasikan hanya pada
   efek ekuitas, sehingga informasi segmen pada tanggal 31 Desember 2023 tidak disajikan.




                                                      - 21 -
Page 30
                   REKSA DANA INDEKS PINNACLE FTSE INDONESIA ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


21. Informasi Lainnya

    Ikhtisar Rasio Keuangan

    Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Ketua
    Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa Dana
    tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk dan Isi
    Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020.

    Berikut adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
    31 Desember 2024 dan 2023:

                                                                         2024            2023

    Total hasil investasi                                                (9,32%)           5,57%

    Hasil investasi setelah memperhitungkan biaya pemasaran              (9,32%)           5,57%

    Biaya operasi                                                          2,19%           2,23%

    Perputaran portofolio                                                 0,07 : 1        0,15 : 1

    Persentase penghasilan kena pajak                                            -               -

    Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
    Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
    akan sama dengan kinerja masa lalu.


22. Standar Akuntansi Keuangan Baru

    Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2024,
    relevan bagi Reksa Dana namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-
    jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan:

    •   Amendemen PSAK No. 201: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas
        sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
        Kovenan

    Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan Interpretasi Standar
    Akuntansi Keuangan (ISAK) telah diubah sebagaimana diumumkan oleh Dewan Standar
    Akuntansi Keuangan IAI.



                                             ********




                                              - 22 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.96 MB
Published25 Mar 2025
Pages30
Characters76,692
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.2 ×20
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.22 ×5
linked org Amman Mineral Internasional Tbk p.22 ×5
linked org Astra International Tbk p.22 ×5
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.22 ×5
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.22 ×5
linked org United Tractors Tbk p.22 ×5
linked org Charoen Pokphand Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.22 ×5
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.22 ×5
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Kalbe Farma Tbk p.22 ×5
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.22 ×4
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.22 ×5
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.22 ×5
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.22 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Bukit Asam Tbk p.22 ×5
linked org Unilever Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.22 ×5
linked org XL Axiata Tbk p.22 ×5
linked org Mayora Indah Tbk p.22 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.22 ×5
linked org Avia Avian Tbk p.22 ×5
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.22 ×5
linked org Trimegah Bangun Persada Tbk p.22 ×5
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org HM Sampoerna Tbk p.23 ×2
linked org Surya Citra Media Tbk p.23 ×2
linked org Astra Agro Lestari Tbk p.23 ×2
linked org Bank KB Bukopin p.23
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.13
possible person Rinaldi Firmansyah p.13
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×4
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×4
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.22 ×2
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.22 ×5
possible org Barito Pacific Tbk p.22 ×5
possible org Indosat Tbk p.22 ×4
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Vale Indonesia Tbk p.22 ×4
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.22 ×4
unresolved org Reksa Dana Indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF p.1 ×3
unresolved org PT Pinnacle Persada Investama p.2 ×6
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif p.13 ×3
unresolved person Pratiwi Handayani p.13
unresolved person Dini Lastari Siburian p.13
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.13 ×3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana p.13
unresolved org FTSE International Limited p.14
unresolved org Departemen Pengawasan Pasar Modal p.19
unresolved person Direktorat Jenderal Pajak No. SE- p.19
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.22 ×2
unresolved org Paper Tbk p.22 ×2
unresolved org Gudang Garam Tbk p.22 ×4
unresolved org PT Bank KB Bukopin Syariah p.23
unresolved org Bapepam p.30 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2024-Tahunan-XPFT.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result