Skip to content
Back to announcement

Report202600603 - Des 25 Premier ETF LQ-45.pdf

Financial statement Text extracted R-LQ45X

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 37

Page 1
       Reksa Dana Premier ETF LQ-45

                                 Laporan keuangan
                         tanggal 31 Desember 2025
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                beserta laporan auditor independen
Page 2
                                      DAFTAR ISI



                                                      Halaman

Surat Pernyataan Manajer Investasi

Surat Pernyataan Bank Kustodian

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan                                 1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

Laporan Perubahan Aset Bersih                           3

Laporan Arus Kas                                        4

Catatan atas Laporan Keuangan                          5-27
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
Laporan Auditor Independen

Laporan No. : 00603/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026


Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana Premier ETF LQ-45

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Premier ETF LQ-45 (“Reksa Dana”), yang
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas, untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk
informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada
laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit
yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini
audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal
yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam
merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini
terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00603/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Hal Audit Utama (lanjutan)

Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2025.

Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 147.349.265.268 atau 98,49% dari total aset. Merujuk pada catatan 4
dalam laporan keuangan atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025.

Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
 - Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan Standar
    Akuntansi Keuangan.
 - Kami melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
    pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
 - Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami
    terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar aktif atau
    input lain selain harga kuotasian.
 - Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas portofolio
    efek Reksa Dana.
 - Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan atau
    kerugian yang telah atau belum direalisasi.
 - Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d, 3, 4,
    dan 13 atas laporan keuangan.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00603/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab
atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan
atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian
untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung
jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan
usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank
Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau
tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Reksa Dana.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang
diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00603/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
    keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti
    audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi
    dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,
    pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
    internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit
    untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan
    untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
    Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
    kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk
    mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
    ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor
    kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut
    tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami.
    Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan
    auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Reksa Dana
    tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan
    peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 10
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00603/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi
oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata
kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode
kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam
laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik
tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara
wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan




Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305

13 Maret 2026
Page 11
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                               Catatan           2025                 2024

ASET

  Portofolio efek
   Efek bersifat ekuitas
     (harga perolehan
     Rp 147.988.607.703 pada tahun 2025
     dan Rp 166.809.506.636 pada               2c,2d,3,
     tahun 2024)                                4,13         147.349.265.268      158.952.370.553

  Total portofolio efek                                      147.349.265.268      158.952.370.553

  Kas                                           2d,5             792.029.216          729.237.711
  Piutang transaksi efek                        2d,6             615.129.300             -
  Piutang dividen                              2d,2e,7           854.093.290          859.402.909
  Piutang lain-lain                             2d,8                -                  97.052.670

TOTAL ASET                                                   149.610.517.074      160.638.063.843

LIABILITAS

  Uang muka diterima atas pemesanan
    unit penyertaan                             2d,9             102.745.250              -
  Liabilitas atas pembelian kembali
    unit penyertaan                            2d,10             617.425.680             -
  Utang transaksi efek                         2d,11                -                  96.223.573
  Beban akrual                                2d,2e,12           130.036.044          136.363.259
  Utang pajak                                  2f,14a                 63.360            3.425.180
  Utang pajak lainnya                          2f,14b               -                     106.205

TOTAL LIABILITAS                                                 850.270.334          236.118.217

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                      148.760.246.740      160.401.945.626

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                      15     144.700.000,0000      165.000.000,0000

NILAI ASET BERSIH
  PER UNIT PENYERTAAN                                             1.028,0598             972,1330




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                1
Page 12
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan        2025                2024

PENDAPATAN
  Pendapatan Investasi
   Pendapatan dividen                                2d,2e      8.534.890.878      11.707.416.477
   (Kerugian) keuntungan investasi yang telah
     direalisasi                                     2d,2e      (5.407.942.804)    32.766.166.821
   Keuntungan (kerugian) investasi yang
     belum direalisasi                            2d,2e         7.217.793.648     (36.545.351.844)
  Pendapatan lainnya                             2d,2e,16           3.328.484           8.355.754

TOTAL PENDAPATAN                                               10.348.070.206       7.936.587.208

BEBAN
 Beban Investasi
   Beban pengelolaan investasi                  2e,2h,17,20       (750.261.230)    (1.453.957.594)
   Beban kustodian                                 2e,18          (132.059.182)      (255.922.129)
   Lain-lain                                       2e,19          (319.351.253)      (695.644.113)
 Beban lainnya                                      2e                (665.697)        (1.671.151)

TOTAL BEBAN                                                     (1.202.337.362)    (2.407.194.987)

LABA SEBELUM PAJAK                                              9.145.732.844       5.529.392.221

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                             2f,3,14c           (63.360)        (3.425.180)

LABA TAHUN BERJALAN                                             9.145.669.484       5.525.967.041

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                          -                  -

PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                9.145.669.484       5.525.967.041




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                2
Page 13
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                          Transaksi dengan Total Kenaikan
                                             Pemegang        Nilai Aset            Total Nilai
                                           Unit Penyertaan     Bersih             Aset Bersih

Saldo per 1 Januari 2024                    279.893.721.121 470.865.846.484      750.759.567.605

Perubahan aset bersih pada
  tahun 2024

Penghasilan komprehensif tahun berjalan            -           5.525.967.041        5.525.967.041

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                  73.326.126.660        -               73.326.126.660
  Pembelian kembali unit penyertaan        (669.209.715.680)       -             (669.209.715.680)

Saldo per 31 Desember 2024                 (315.989.867.899) 476.391.813.525     160.401.945.626

Perubahan aset bersih pada
  tahun 2025

Penghasilan komprehensif tahun berjalan            -           9.145.669.484        9.145.669.484

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                  46.798.222.540        -               46.798.222.540
  Pembelian kembali unit penyertaan         (67.585.590.910)       -              (67.585.590.910)

Saldo per 31 Desember 2025                 (336.777.236.269) 485.537.483.009     148.760.246.740




     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                    keuangan secara keseluruhan.

                                                   3
Page 14
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                  2025                 2024

Arus kas dari aktivitas operasi

  Pembelian efek bersifat ekuitas                             (46.390.709.858)    (147.883.011.935)
  Penjualan efek bersifat ekuitas                              59.092.313.114      727.843.112.966
  Penerimaan dividen                                            8.540.200.497       11.875.484.011
  Penerimaan bunga jasa giro                                        3.328.484            8.355.754
  Pembayaran jasa pengelolaan investasi                          (754.756.706)      (1.724.470.792)
  Pembayaran jasa kustodian                                      (132.850.465)        (303.537.214)
  Pembayaran beban lain-lain                                     (321.163.611)        (705.937.826)
  Pembayaran pajak kini                                            (3.425.180)            -

Kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas operasi             20.032.936.275      589.109.994.964

Arus kas dari aktivitas pendanaan

  Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                    46.998.020.460       73.229.073.990
  Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan          (66.968.165.230)    (669.538.963.490)

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan           (19.970.144.770)    (596.309.889.500)

Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas                           62.791.505        (7.199.894.536)

Kas dan setara kas pada awal tahun                               729.237.711         7.929.132.247

Kas dan setara kas pada akhir tahun                              792.029.216           729.237.711

Kas dan setara kas terdiri dari:
 Kas                                                             792.029.216           729.237.711

Total kas dan setara kas                                         792.029.216           729.237.711




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                   keuangan secara keseluruhan.

                                                    4
Page 15
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM
   Reksa Dana Premier ETF LQ-45 (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak
   Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang
   Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
   No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan
   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Perubahan
   Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana berbentuk
   Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 49/POJK.04/2015 tanggal
   29 Desember 2015 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit
   penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.
   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Securities sebagai Manajer Investasi
   dan Citibank, N.A., cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian, dituangkan dalam Akta No. 1 tanggal
   3 Desember 2007 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta. Kontrak Investasi
   Kolektif Reksa Dana telah mengalami perubahan beberapa kali, diantaranya Akta Perubahan II
   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana No. 13 tanggal 16 Februari 2011 yang dibuat di hadapan
   Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, tanggung jawab Manajer Investasi dialihkan kepada PT Indo
   Premier Investment Management efektif 16 Februari 2011. Kemudian Akta penggantian Bank
   Kustodian dan Perubahan VI Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana No. 53 tanggal 31 Agustus 2015
   yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H.,, Notaris di Jakarta, sehubungan dengan penggantian
   Bank Kustodian dari Citibank N.A., cabang Jakarta ke Deutsche Bank AG, cabang Jakarta dan telah
   mendapat persetujuan dari Otorisasi Jasa Keuangan (dahulu Badan Pengawas Pasar Modal dan
   Lembaga Keuangan) dengan Surat Keputusan No. S-913/PM.211/2015 tanggal 9 Juni 2015.
   Perubahan terakhir dengan Akta Perubahan VII Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana No. 210
   tanggal 25 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Sesuai
   dengan Perubahan atas Kontrak Investasi Kolektif, Manajer Investasi akan melakukan penawaran
   umum atas unit penyertaan Reksa Dana secara terus menerus sampai dengan jumlah
   100.000.000.000 (seratus miliar) unit penyertaan. Unit penyertaan Reksa Dana yang ditawarkan
   pada hari pertama penawaran, sama dengan harga Nilai Aset Bersih per unit penyertaan pada
   tanggal tersebut (lebih kurang sama dengan tingkat Indeks LQ-45 pada penutupan perdagangan
   pada hari pertama penawaran).
   PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
   profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
   mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
   investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:
         Ketua           : Nixon Jacobus Silfanus
         Anggota         : Stefanus Noviono Darmosusilo
                           Sonny Thendian
                           Alexander Iskandar Salim
   Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
   investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
   terdiri dari:
         Ketua           : Annisa Ritonga
         Anggota         : Fadhilah Rania
   Tujuan investasi Reksa Dana adalah memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks
   LQ-45, dengan menggunakan pendekatan investasi pasif atau indeksasi. Sesuai dengan tujuan
   investasinya untuk memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks, Manajer Investasi
   melakukan investasi dengan komposisi sebagai berikut:


                                                 5
Page 16
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   -   Minimum 80% (delapan puluh persen) dan maksimum 100% (seratus persen) pada efek bersifat
       ekuitas yang berasal dari kumpulan saham-saham yang terdaftar di Indeks LQ-45 dan;
   -   Minimum 0% (nol persen) dan maksimum 20% (dua puluh persen) pada instrumen pasar uang
       dan kas.
   Investasi pada saham-saham yang terdaftar dalam Indeks LQ-45 tersebut akan berjumlah sekurang-
   kurangnya 80% (delapan puluh persen) dari keseluruhan saham yang terdaftar dalam Indeks LQ-45.
   Sedangkan porsi tiap-tiap saham akan ditentukan secara prorata mengikuti bobot masing-masing
   saham terhadap Indeks LQ-45, dimana pembobotan atas masing-masing saham adalah minimum
   80% (delapan puluh persen) dan maksimum 120% (seratus dua puluh persen) dari bobot saham
   yang bersangkutan dalam Indeks LQ-45.

   Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan
   Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. S-6349/BL/2007 pada tanggal
   17 Desember 2007.

   Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada hari-
   hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah tanggal
   30 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
   31 Desember 2025 dan 2024 ini disajikan berdasarkan posisi aset bersih Reksa Dana masing-
   masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

   Laporan keuangan Reksa Dana telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi Reksa Dana
   dan Bank Kustodian pada tanggal 13 Maret 2026. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
   bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
   masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam
   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, mencakup
       Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
       Akuntan Indonesia.

       Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       No. 33/POJK.04/2020 tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi berbentuk
       Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
       No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi berbentuk
       Kontrak Investasi Kolektif.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
       investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
       Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
       dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
       laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang jatuh
       tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.


                                                 6
Page 17
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

       Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan dalam
       Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
       mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang memengaruhi kebijakan
       akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.

       Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian dan
       tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.

   b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana

       Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
       menggunakan nilai pasar wajar.

       Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
       setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

   c. Portofolio Efek

       Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.

   d. Instrumen Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
       keuangan.

       Reksa Dana menerapkan PSAK 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
       klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan, dan akuntansi lindung
       nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah
       seperti tercantum di bawah ini.

       Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
       instrumen keuangan.

       Aset Keuangan

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan

       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
       kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
       pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
       berikut:
       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
       (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
       Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
       melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.




                                                      7
Page 18
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan (lanjutan)

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
       mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen keuangan
       tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:

                                                         Golongan (ditentukan oleh
         Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109                                       Sub-golongan
                                                               Reksa Dana)
                      Aset keuangan yang diukur
                       pada nilai wajar melalui Portofolio efek                      Efek bersifat ekuitas
                       laba rugi
        Aset keuangan                           Kas
                      Aset keuangan yang diukur
                                                Piutang transaksi efek
                       pada biaya perolehan
                                                Piutang dividen
                       diamortisasi
                                                Piutang lain-lain

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;

           Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
           mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
           mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang".

           Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
           diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

           Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
           “Pendapatan bunga” dan “Pendapatan lainnya”.

           Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
           pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur
           pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.

       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;

           Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
           saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba rugi.
           Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
           keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai
           “Keuntungan/(kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan/(kerugian)
           investasi yang telah direalisasi”.

           Pendapatan dividen dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
           di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan dividen”.

           Pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan
           dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
           telah ditetapkan.


                                                     8
Page 19
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Pengakuan

       Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.

       Penurunan Nilai

       Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
       telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Reksa
       Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia
       instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian tersebut
       terhadap aset keuangan Reksa Dana.

       Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
       atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
       atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
       ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa
       lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan
       kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada tanggal
       31 Desember 2025.

       Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi.

              Kategori yang didefinisikan oleh         Golongan (ditentukan
                                                                                   Sub-golongan
                        PSAK 109                        oleh Reksa Dana)
                                                    Uang muka diterima atas pemesanan
                                                     unit penyertaan
                           Liabilitas keuangan yang Liabilitas atas pembelian kembali unit
        Liabilitas keuangan diukur     pada   biaya  penyertaan
                            perolehan diamortisasi Utang transaksi efek

                                                      Beban akrual

       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa Dana
       mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
       menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                  9
Page 20
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Penghentian Pengakuan

       Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
       yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
       lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
       secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
       kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan harga
       kuotasi di pasar aktif.

       Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
       dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-transaksi
       pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia, referensi
       atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang
       didiskonto dan model harga opsi.

       Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai wajar
       yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran. Hierarki
       pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:

       1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
          (Level 1);
       2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
          atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
          derivasi dari harga) (Level 2);
       3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
          (Level 3).

       Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
       ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik atas
       aset atau liabilitas tersebut.

       Instrumen Keuangan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan total netonya dilaporkan pada laporan
       posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
       atas total yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau
       untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.

       Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
       hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan
       atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.




                                                  10
Page 21
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian, sedangkan
        pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
        termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.

        Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal investasi
        saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).

        Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
        diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
        dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
        penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan diluar investasi.

        Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
        (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
        laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian
        yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang
        mengunakan metode rata-rata tertimbang.

   f.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian
        yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak
        tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.

        Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak
        penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
        sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
        dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
        rugi menurut akuntansi.

        Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
        ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
        dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
        temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
        dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
        dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
        hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
        apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
        sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana memiliki hak
        yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk melakukan
        penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan menyelesaikan
        liabilitas secara bersamaan.
        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
        mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

                                                   11
Page 22
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   g. Informasi Segmen

        Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
        adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio efek.

   h. Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
        PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak
        berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

   i.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026
        dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:

        - Amendemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan Klasifikasi dan Pengukuran
          Instrumen Keuangan; Pengungkapan Keuntungan atau Kerugian pada Penghentian
          Pengakuan; Pendahuluan; Pengungkapan Risiko Kredit; dan Pengungkapan Perbedaan
          Tertunda antara Nilai Wajar dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan tentang Klasifikasi
          dan Pengukuran Instrumen Keuangan; Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
          Keuangan - Penghentian Pengakuan Kewajiban Sewa; dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 207 "Laporan Arus Kas" - Metode Biaya.

        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2027
        dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:

        - PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

        Pada tanggal pengesahan laporan keuangan, Reksa Dana sedang mempertimbangkan implikasi
        dari penerapan standar tersebut, terhadap laporan keuangan Reksa Dana.


3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
   dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
   dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
   akan datang.

   Pertimbangan

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
   dalam PSAK 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi
   Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.




                                                   12
Page 23
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
   instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
   selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
   membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
   pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
   kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
   terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
   keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa
   Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit
   ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan
   kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode
   pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang
   tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
   tersedia atau berlaku pada saat itu.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
   Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
   yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan
   posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam
   perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.

   Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan dan
   hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.

   Nilai Wajar Aset Keuangan

   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada
   nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai
   wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar,
   suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
   penggunaan metode penilaian yang berbeda.




                                                    13
Page 24
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK

   Ikhtisar portofolio efek

   Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                            2025
                                                                                                             Persentase
                                                                                                            (%) terhadap
                                                             Harga perolehan                        Level total portofolio
                     Jenis efek               Total saham       rata-rata          Nilai wajar     hierarki     efek
   Efek bersifat ekuitas
    Saham
     PT Bank Central Asia Tbk                    2.878.084    22.486.129.389      23.240.528.300      1         15,77
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk      5.656.326    23.942.607.608      20.702.153.160      1         14,05
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               2.865.061    13.726.003.723      14.611.811.100      1          9,92
     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk           3.782.460    13.173.104.790      13.162.960.800      1          8,93
     PT Astra International Tbk                  1.473.047     8.512.015.646       9.869.414.900      1          6,70
     PT Amman Mineral Internasional Tbk          1.085.251    10.816.223.898       6.972.737.675      1          4,73
     PT Barito Pacific Tbk                       2.061.976     2.361.941.315       6.742.661.520      1          4,58
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk      1.176.412     5.074.137.054       5.140.920.440      1          3,49
     PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                71.052.066     4.735.499.574       4.547.332.224      1          3,09
     PT Bumi Resources Tbk                       8.757.249     1.278.193.726       3.205.153.134      1          2,18
     PT United Tractors Tbk                        105.631     2.634.493.176       3.116.114.500      1          2,11
     PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk               1.423.849     2.881.783.254       2.812.101.775      1          1,91
     PT Indofood Sukses Makmur Tbk                 342.939     2.327.948.757       2.323.411.725      1          1,58
     PT Merdeka Copper Gold Tbk                    939.103     2.388.823.711       2.141.154.840      1          1,45
     PT Aneka Tambang Tbk                          677.196     1.111.710.068       2.133.167.400      1          1,45
     PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk             452.911     2.483.951.776       2.042.628.610      1          1,39
     PT Kalbe Farma Tbk                          1.455.683     2.212.420.858       1.754.098.015      1          1,19
     PT Perusahaan Gas Negara Tbk                  843.601     1.344.116.664       1.611.277.910      1          1,09
     PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk             183.769     1.838.858.830       1.506.905.800      1          1,02
     PT Elang Mahkota Teknologi Tbk              1.329.794     1.638.044.359       1.442.826.490      1          0,98
     PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                169.299     1.461.807.589       1.439.041.500      1          0,98
     PT Merdeka Battery Materials Tbk            2.361.506     1.445.975.496       1.346.058.420      1          0,91
     PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk
      (d/h PT XL Axiata Tbk)                       351.621       854.428.606       1.318.578.750      1           0,89
     PT Unilever Indonesia Tbk                     434.100     2.097.293.459       1.128.660.000      1           0,77
     PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                389.243       763.547.681       1.019.816.660      1           0,69
     PT Indosat Tbk                                426.865     1.102.477.494         990.326.800      1           0,67
     PT Alamtri Resources Indonesia Tbk            545.519     1.172.715.979         987.389.390      1           0,67
     PT Sarana Menara Nusantara Tbk              1.568.549     1.319.450.745         917.601.165      1           0,62
     PT Vale Indonesia Tbk                         173.640       728.603.584         898.587.000      1           0,61
     PT Adaro Andalan Indonesia Tbk                118.654       820.885.875         827.611.650      1           0,56
     PT Mitra Adiperkasa Tbk                       658.386     1.154.688.150         767.019.690      1           0,52
     PT Bukit Asam Tbk                             305.317       869.035.113         705.282.270      1           0,48
     PT Semen Indonesia (Persero) Tbk              264.801     1.767.403.861         699.074.640      1           0,48
     PT Indo Tambangraya Megah Tbk                  31.834       734.843.900         696.368.750      1           0,47
     PT AKR Corporindo Tbk                         529.603       746.465.858         667.299.780      1           0,45
     PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
      (d/h PT Adaro Minerals Indonesia Tbk)       415.289          562.261.422      647.850.840       1           0,44
     PT Medco Energi Internasional Tbk            477.510          476.802.280      642.250.950       1           0,44
     PT Trimegah Bangun Persada Tbk               531.050          660.046.921      597.431.250       1           0,41
     PT Ciputra Development Tbk                   642.469          617.802.332      533.249.270       1           0,36
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        452.912          699.120.942      532.171.600       1           0,36
     PT Pertamina Geothermal Energy Tbk           367.539          463.808.887      413.481.375       1           0,28
     PT Surya Citra Media Tbk                     791.510          157.261.652      267.530.380       1           0,18
     PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk              554.202          343.871.701      227.222.820       1           0,15

   Total efek bersifat ekuitas                 121.103.826 147.988.607.703 147.349.265.268                     100,00

   Total portofolio efek                                                         147.349.265.268               100,00




                                                        14
Page 25
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

   Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
                                                            2024
                                                                                                             Persentase
                                                                                                            (%) terhadap
                                                             Harga perolehan                        Level total portofolio
                     Jenis efek               Total saham       rata-rata          Nilai wajar     hierarki     efek
   Efek bersifat ekuitas
    Saham
     PT Bank Central Asia Tbk                    2.623.443    19.583.785.264      25.381.811.025      1         15,97
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk      5.748.790    24.992.964.970      23.455.063.200      1         14,76
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               3.425.829    16.399.096.802      19.527.225.300      1         12,27
     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk           4.423.037    15.844.969.469      11.986.430.270      1          7,54
     PT Amman Mineral Internasional Tbk          1.234.948    12.931.466.896      10.466.184.300      1          6,58
     PT Astra International Tbk                  1.725.299    10.130.429.994       8.453.965.100      1          5,32
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk      1.408.307     6.099.898.401       6.126.135.450      1          3,85
     PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk                70.613.374     4.629.435.135       4.942.936.180      1          3,11
     PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk               1.665.863     3.329.209.492       4.747.709.550      1          2,99
     PT United Tractors Tbk                        123.825     3.094.908.654       3.315.414.375      1          2,09
     PT Indofood Sukses Makmur Tbk                 397.891     2.642.550.132       3.063.760.700      1          1,93
     PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk             529.971     2.991.434.211       2.522.661.960      1          1,59
     PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk             214.630     2.156.585.290       2.441.416.250      1          1,54
     PT Kalbe Farma Tbk                          1.776.480     2.769.454.570       2.416.012.800      1          1,52
     PT Barito Pacific Tbk                       2.398.907     2.309.125.087       2.206.994.440      1          1,39
     PT Merdeka Copper Gold Tbk                  1.286.129     3.401.935.043       2.077.098.335      1          1,31
     PT Alamtri Resources Indonesia Tbk            784.225     1.733.792.750       1.905.666.750      1          1,20
     PT Perusahaan Gas Negara Tbk                  987.298     1.560.643.536       1.569.803.820      1          0,99
     PT Merdeka Battery Materials Tbk            2.993.271     1.928.554.715       1.370.918.118      1          0,86
     PT Indosat Tbk                                500.253     1.344.945.319       1.240.627.440      1          0,78
     PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                179.959     1.664.101.994       1.223.721.200      1          0,77
     PT Aneka Tambang Tbk                          792.484     1.139.348.268       1.208.538.100      1          0,76
     PT Sarana Menara Nusantara Tbk              1.812.802     1.626.863.478       1.187.385.310      1          0,75
     PT Mitra Adiperkasa Tbk                       764.417     1.414.958.172       1.077.827.970      1          0,68
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk                 391.287       727.850.815       1.068.213.510      1          0,67
     PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk            140.335     1.696.656.557       1.038.479.000      1          0,65
     PT Semen Indonesia (Persero) Tbk              312.039     2.315.589.927       1.026.608.310      1          0,65
     PT Indo Tambangraya Megah Tbk                  37.973       881.034.285       1.013.879.100      1          0,64
     PT Unilever Indonesia Tbk                     523.367     2.822.628.369         986.546.795      1          0,62
     PT Bukit Asam Tbk                             356.616     1.042.676.469         980.694.000      1          0,62
     PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk
      (d/h PT XL Axiata Tbk)                       412.750     1.046.188.121        928.687.500       1           0,58
     PT Bank Jago Tbk                              348.361     2.225.597.988        846.517.230       1           0,53
     PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk             1.150.751       752.853.409        742.234.395       1           0,47
     PT Jasa Marga (Persero) Tbk                   170.053       941.656.666        736.329.490       1           0,46
     PT Vale Indonesia Tbk                         203.073       880.279.164        735.124.260       1           0,46
     PT ESSA Industries Indonesia Tbk              879.987       796.496.434        712.789.470       1           0,45
     PT AKR Corporindo Tbk                         624.082       903.391.574        698.971.840       1           0,44
     PT Medco Energi Internasional Tbk             596.015       570.308.237        655.616.500       1           0,41
     PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
      (d/h PT Adaro Minerals Indonesia Tbk)       521.720          731.740.939      626.064.000       1           0,39
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk        528.324          856.465.006      602.289.360       1           0,38
     PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk              648.847          418.600.968      512.589.130       1           0,32
     PT Summarecon Agung Tbk                      772.672          506.895.872      378.609.280       1           0,24
     PT Pertamina Geothermal Energy Tbk           402.848          510.561.543      376.662.880       1           0,24
     PT Industri Jamu dan Farmasi Sido
      Muncul Tbk                                  627.384          461.576.651      370.156.560       1           0,23

   Total efek bersifat ekuitas                 118.059.916 166.809.506.636 158.952.370.553                     100,00

   Total portofolio efek                                                         158.952.370.553               100,00




                                                        15
Page 26
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. KAS
                                                                      2025                2024
   Deutsche Bank AG, cabang Jakarta                                  587.102.346         727.930.481
   PT Bank OCBC NISP Tbk                                             204.926.870           1.307.230
   Total                                                             792.029.216         729.237.711

6. PIUTANG TRANSAKSI EFEK
   Akun ini merupakan piutang yang timbul atas penjualan efek bersifat ekuitas yang belum
   terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan. Saldo piutang transaksi efek pada tanggal
   31 Desember 2025 adalah sebesar Rp 615.129.300, sedangkan pada tanggal 31 Desember 2024
   adalah nihil.
   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang transaksi efek,
   karena Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

7. PIUTANG DIVIDEN
   Piutang dividen merupakan piutang atas pendapatan dividen yang belum terselesaikan dari PT Bank
   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, pada tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024. Saldo piutang dividen pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
   masing-masing adalah sebesar Rp 854.093.290 dan Rp 859.402.909.
   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen, karena
   Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

8. PIUTANG LAIN-LAIN
   Akun ini merupakan piutang atas uang muka pemesanan unit penyertaan yang akan diterima pada
   tanggal penyelesaian transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana telah
   menerbitkan dan mencatat unit penyertaan dan penyerahan unit penyertaan kepada pemesan akan
   dilakukan pada tanggal penyelesaian transaksi. Saldo piutang lain-lain pada tanggal 31 Desember
   2025 adalah nihil, sedangkan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 97.052.670.
   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang lain-lain, karena
   Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

9. UANG MUKA DITERIMA ATAS PEMESANAN UNIT PENYERTAAN
   Akun ini merupakan penerimaan uang muka atas pemesanan unit penyertaan yang diterima dari
   agen penjual dan Manajer Investasi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana belum
   menerbitkan dan menyerahkan unit penyertaan kepada pemesan sehingga belum tercatat sebagai
   unit penyertaan beredar. Uang muka diterima atas pemesanan unit penyertaan ini disajikan sebagai
   liabilitas. Saldo uang muka diterima atas pemesanan unit penyertaan pada tanggal 31 Desember
   2025 adalah sebesar Rp 102.745.250, sedangkan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah nihil,
   yang semuanya diterima dari agen penjual.

10. LIABILITAS ATAS PEMBELIAN KEMBALI UNIT PENYERTAAN
   Akun ini merupakan liabilitas atas pembelian kembali unit penyertaan yang belum terselesaikan pada
   tanggal laporan posisi keuangan. Saldo liabilitas atas pembelian kembali unit penyertaan pada
   tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp 617.425.680, sedangkan pada tanggal 31 Desember
   2024 adalah nihil.

                                                16
Page 27
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. UTANG TRANSAKSI EFEK

   Akun ini merupakan utang yang timbul atas pembelian efek bersifat ekuitas yang belum terselesaikan
   pada tanggal laporan posisi keuangan.

   Saldo utang transaksi efek pada tanggal 31 Desember 2025 adalah nihil, sedangkan pada tanggal
   31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 96.223.573.

12. BEBAN AKRUAL

                                                                    2025                 2024
   Beban pengelolaan investasi (catatan 17)                          67.943.284          72.438.760
   Beban kustodian (catatan 18)                                      11.959.214          12.750.497
   Lain-lain                                                         50.133.546          51.174.002
   Total                                                            130.036.044         136.363.259

13. PENGUKURAN NILAI WAJAR

   Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
   harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu
   waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
   jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
   transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan seperti
   ini termasuk dalam hierarki level 1.

   Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2025 dan
   2024 masing-masing adalah sebesar Rp 147.349.265.268 dan Rp 158.952.370.553.

14. PERPAJAKAN

   a. Pajak Penghasilan

       Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
       terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
       yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
       pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.

       Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
       2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal
       2 November 2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal
       dari dalam negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Badan dalam negeri dikecualikan
       dari Objek Pajak Penghasilan pasal 23.

       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
       No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif
       pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai
       berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif PPN
       umum secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022
       dan 12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian sesuai dengan Peraturan Menteri
       Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025,
       dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar Pengenaan Pajak
       berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).


                                                17
Page 28
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   a. Pajak Penghasilan (lanjutan)

       Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
       dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
       berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
       yang berlaku.

       Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lain dengan laba kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
       tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                     2025                2024
       Laba sebelum pajak                                         9.145.732.844       5.529.392.221
       Ditambah (dikurangi):
         Beban yang tidak dapat dikurangkan                       1.202.332.873       2.407.154.129
         Pendapatan yang pajaknya bersifat final
          - Bunga jasa giro                                          (3.328.484)          (8.355.754)
          - Pendapatan dividen                                   (8.534.890.878)     (11.707.416.477)
          - Kerugian (keuntungan) investasi yang telah
             direalisasi                                          5.408.235.604      (32.750.556.421)
          - (Keuntungan) kerugian investasi yang belum
             direalisasi                                         (7.217.793.648)     36.545.351.844
       Laba kena pajak                                                     288.311       15.569.542
       Pajak penghasilan                                                    63.360        3.425.180
       Pajak dibayar di muka                                           -                   -
       Kurang bayar pajak                                                   63.360        3.425.180

       Dalam laporan keuangan ini, total penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
       sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.

   b. Utang Pajak Lainnya

       Akun ini merupakan utang pajak penghasilan pasal 23 yang belum terselesaikan pada tanggal
       laporan posisi keuangan.

   c. Beban Pajak

                                                                     2025                2024
       Pajak kini                                                           63.360        3.425.180
       Pajak tangguhan                                                 -                   -
       Total                                                                63.360        3.425.180

   d. Administrasi

       Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan dan
       membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan
       mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.

                                                18
Page 29
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UNIT PENYERTAAN BEREDAR

   Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal 31 Desember
   2025 dan 2024 masing-masing adalah sebagai berikut:

                                          2025                                 2024
                               Unit           Persentase (%)          Unit         Persentase (%)
   Pemodal              144.700.000,0000          100,00       165.000.000,0000          100,00
   Manajer Investasi            -                   -                  -                   -
   Total                144.700.000,0000          100,00       165.000.000,0000          100,00


16. PENDAPATAN LAINNYA

   Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro atas penempatan kas di bank.


17. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI

   Beban ini merupakan imbalan kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3% (tiga persen) per
   tahun yang dihitung secara harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus
   enam puluh lima) hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun
   kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan
   Kontrak Investasi Kolektif. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayarkan dicatat
   pada beban akrual (Catatan 12). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 750.261.230 dan
   Rp 1.453.957.594, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


18. BEBAN KUSTODIAN

   Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
   kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,15% (nol koma lima belas
   persen) per tahun yang dihitung dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam
   puluh lima) hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun kabisat
   dan dibayar setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak
   Investasi Kolektif. Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 12).
   Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
   masing-masing adalah sebesar Rp 132.059.182 dan Rp 255.922.129, yang dicatat dalam laporan
   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


19. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                    2025                 2024

   Biaya transaksi                                                 155.362.012           470.672.663
   Lain-lain                                                       163.989.241           224.971.450

    Total                                                          319.351.253           695.644.113




                                                  19
Page 30
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI

   Sifat Pihak-Pihak Berelasi

   Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
   maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.

   Manajer Investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan merupakan
   pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A
   No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

   Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
   dengan pihak-pihak yang berelasi yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
   pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
   dilakukan dengan pihak ketiga.

   a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebagai berikut:

                                                                            2025
                                                                                 Persentase (%)
                                                                                  terhadap total
                                                                               pembelian/penjualan
                                                               Total             portofolio efek
       Pembelian                                             46.294.486.285          100,00
       Penjualan                                             59.707.442.414          100,00

                                                                            2024
                                                                                 Persentase (%)
                                                                                  terhadap total
                                                                               pembelian/penjualan
                                                               Total             portofolio efek
       Pembelian                                            147.979.235.508          100,00
       Penjualan                                            727.517.093.036          100,00

   b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                  2025
                              Jasa pengelolaan investasi
                                                                 Total keuntungan
                                                                  (kerugian) atas
                                                                 kepemilikan unit
                                                                 penyertaan untuk
                                               Maksimum           masing-masing          Total
          Saldo unit                           persentase      transaksi pembelian    pendapatan
          penyertaan             Total           fee (%)              kembali           lainnya
                -               750.261.230          3                  -                     -


                                                20
Page 31
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)

   b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                  2024
                              Jasa pengelolaan investasi
                                                                   Total keuntungan
                                                                    (kerugian) atas
                                                                   kepemilikan unit
                                                                   penyertaan untuk
                                                Maksimum            masing-masing           Total
          Saldo unit                            persentase       transaksi pembelian     pendapatan
          penyertaan             Total            fee (%)               kembali            lainnya
                 -            1.453.957.594           3                   -                   -


21. INFORMASI SEGMEN

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas.
   Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen Reksa Dana.

   Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
   masing adalah sebagai berikut:

                                                 2025
                                                 Efek bersifat
                                                   ekuitas            Lain-lain          Jumlah

   Laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain

   Pendapatan investasi
    Pendapatan dividen                            8.534.890.878               -         8.534.890.878
    Kerugian investasi yang telah direalisasi    (5.407.942.804)              -        (5.407.942.804)
    Keuntungan investasi yang belum
      direalisasi                                 7.217.793.648              -          7.217.793.648
   Pendapatan lainnya                                   -                3.328.484          3.328.484

   Total pendapatan                             10.344.741.722           3.328.484     10.348.070.206

   Total beban                                   (1.201.263.778)        (1.073.584)    (1.202.337.362)

   Laba sebelum pajak                             9.143.477.944          2.254.900      9.145.732.844

   Beban pajak penghasilan                                                                    (63.360)

   Laba tahun berjalan                                                                  9.145.669.484




                                                 21
Page 32
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                               2024
                                               Efek bersifat
                                                 ekuitas         Lain-lain          Jumlah

   Laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain

   Pendapatan investasi
    Pendapatan dividen                         11.707.416.477          -         11.707.416.477
    Keuntungan investasi yang telah
      direalisasi                              32.766.166.821         -           32.766.166.821
    Kerugian investasi yang belum direalisasi (36.545.351.844)        -          (36.545.351.844)
   Pendapatan lainnya                                 -            8.355.754           8.355.754

   Total pendapatan                            7.928.231.454       8.355.754      7.936.587.208

   Total beban                                (2.404.143.889)      (3.051.098)    (2.407.194.987)

   Laba sebelum pajak                          5.524.087.565       5.304.656      5.529.392.221

   Beban pajak penghasilan                                                            (3.425.180)

   Laba tahun berjalan                                                            5.525.967.041

                                               2025
                                               Efek bersifat
                                                 ekuitas         Lain-lain          Jumlah

   Laporan Posisi Keuangan

   Aset

     Aset segmen                             148.818.487.858          -      148.818.487.858
     Aset yang tidak dialokasikan                    -           792.029.216     792.029.216

   Total aset                                148.818.487.858     792.029.216 149.610.517.074

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                               -                -                 -
     Liabilitas yang tidak dialokasikan              -           850.270.334        850.270.334

   Total liabilitas                                  -           850.270.334        850.270.334




                                              22
Page 33
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                  2024
                                                  Efek bersifat
                                                    ekuitas             Lain-lain          Jumlah

   Laporan Posisi Keuangan

   Aset

     Aset segmen                                159.811.773.462              -      159.811.773.462
     Aset yang tidak dialokasikan                       -               826.290.381     826.290.381

   Total aset                                   159.811.773.462         826.290.381 160.638.063.843

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                                 96.223.573            -              96.223.573
     Liabilitas yang tidak dialokasikan                   -             139.894.644        139.894.644

   Total liabilitas                                    96.223.573       139.894.644        236.118.217


22. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
   dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
   yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
   risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
   keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan dampak
   yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
   mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga risiko
   ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau risiko
   harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.

   a. Risiko Kredit

       Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu membayar
       jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan pihak-pihak
       seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.

       Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
       perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
       penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek secara
       teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu oleh komite
       kredit Manajer Investasi.




                                                  23
Page 34
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   a. Risiko Kredit (lanjutan)

       Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
       ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.

       (i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

           Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
           laporan posisi keuangan:

                                                                      2025                 2024

           Kas                                                       792.029.216           729.237.711
           Piutang transaksi efek                                    615.129.300               -
           Piutang dividen                                           854.093.290           859.402.909
           Piutang lain-lain                                             -                  97.052.670

           Total                                                   2.261.251.806         1.685.693.290

       (ii) Kualitas kredit

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
           sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.

   b. Risiko Pasar

       Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
       dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
       suku bunga dan risiko harga.

       (i) Risiko suku bunga

           a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga

               Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
               karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
               fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.

               Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
               pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.

               Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat,
               yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga mengambang dan tidak dikenakan
               bunga:




                                                  24
Page 35
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

          a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)
                                                                              2025

                                                   Bunga mengambang       Tidak dikenakan
                                                        ≤1 bulan               bunga            Total

             Aset keuangan

               Portofolio efek
                Efek bersifat ekuitas                            -          147.349.265.268   147.349.265.268
               Kas                                          792.029.216           -               792.029.216
               Piutang transaksi efek                            -              615.129.300       615.129.300
               Piutang dividen                                   -              854.093.290       854.093.290

             Total aset keuangan                            792.029.216     148.818.487.858   149.610.517.074

             Liabilitas keuangan

               Uang muka diterima atas
                 pemesanan unit penyertaan                      -               102.745.250      102.745.250
               Liabilitas atas pembelian kembali
                 unit penyertaan                                -               617.425.680      617.425.680
               Beban akrual                                     -               130.036.044      130.036.044

             Total liabilitas keuangan                          -               850.206.974      850.206.974

             Total repricing gap - bunga                    792.029.216                          792.029.216

                                                                              2024

                                                   Bunga mengambang       Tidak dikenakan
                                                        ≤1 bulan               bunga            Total

             Aset keuangan

               Portofolio efek
                Efek bersifat ekuitas                            -          158.952.370.553   158.952.370.553
               Kas                                          729.237.711           -               729.237.711
               Piutang dividen                                   -              859.402.909       859.402.909
               Piutang lain-lain                                 -               97.052.670        97.052.670

             Total aset keuangan                            729.237.711     159.908.826.132   160.638.063.843

             Liabilitas keuangan

               Utang transaksi efek                             -                96.223.573       96.223.573
               Beban akrual                                     -               136.363.259      136.363.259

             Total liabilitas keuangan                          -               232.586.832      232.586.832

             Total repricing gap - bunga                    729.237.711                          729.237.711

          b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan

             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, risiko suku bunga dianggap tidak signifikan
             terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan aset
             dan liabilitas keuangan yang tidak dikenakan bunga.

                                                       25
Page 36
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (ii) Risiko harga

           Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar sehingga
           risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.

           Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi pada efek bersifat ekuitas, Reksa
           Dana melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan
           batasan yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan yang berlaku.

           Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
           portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
           pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas suku
           bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk yield
           dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan
           kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana.

           Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan memantau
           sensitivitas harga dan suku bunga secara regular.

    c. Risiko Likuiditas
       Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
       Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
       tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.

       Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
       lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

       Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
       jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan
       sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang
       tidak didiskontokan.
                                                                      2025
                                       Kurang dari
                                                                        Lebih dari 3 bulan
                                         1 bulan          1-3 bulan                            Total
       Liabilitas keuangan
        Uang muka diterima atas
          pemesanan unit penyertaan       102.745.250         -                 -              102.745.250
        Liabilitas atas pembelian
           kembali unit penyertaan        617.425.680         -                 -              617.425.680
        Beban akrual                      130.036.044         -                 -              130.036.044
       Total liabilitas keuangan          850.206.974         -                 -              850.206.974

                                                                      2024
                                       Kurang dari
                                                                        Lebih dari 3 bulan
                                         1 bulan          1-3 bulan                            Total
       Liabilitas keuangan
        Utang transaksi efek               96.223.573         -                 -               96.223.573
        Beban akrual                      136.363.259         -                 -              136.363.259
       Total liabilitas keuangan          232.586.832         -                 -              232.586.832


                                                     26
Page 37
REKSA DANA PREMIER ETF LQ-45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    d. Manajemen Risiko Permodalan

       Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
       pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
       penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
       kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
       unit penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
       menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
       memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal
       yang kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
       Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak
       eksternal.


23. RASIO-RASIO KEUANGAN

    Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung
    berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
    No. KEP-99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.

    Rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (tidak
    diaudit) adalah sebagai berikut:

                                                                  2025                2024

    Total hasil investasi (%)                                     5,75               (10,94)

    Hasil investasi setelah memperhitungkan
     beban pemasaran (%)                                          5,75               (10,94)

    Biaya operasi (%)                                             0,81                0,84

    Perputaran portofolio                                         0,31                0,52

    Penghasilan kena pajak (%)                                      -                 0,28

    Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
    memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
    sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.




                                               27

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.71 MB
Published31 Mar 2026
Pages37
Characters99,183
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 78 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×5
linked org Astra International Tbk p.24 ×5
linked org Amman Mineral Internasional Tbk p.24 ×5
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.24 ×5
linked org United Tractors Tbk p.24 ×5
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.24 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.24 ×5
linked org Aneka Tambang Tbk p.24 ×5
linked org Charoen Pokphand Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Kalbe Farma Tbk p.24 ×5
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.24 ×4
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.24 ×5
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.24 ×2
linked org Merdeka Battery Materials Tbk p.24 ×5
linked org XLSMART Telecom Sejahtera Tbk p.24 ×5
linked org XL Axiata Tbk p.24 ×5
linked org Unilever Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Japfa Comfeed Indonesia Tbk p.24 ×2
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.24 ×5
linked org Adaro Andalan Indonesia Tbk p.24 ×2
linked org Mitra Adiperkasa Tbk p.24 ×5
linked org Bukit Asam Tbk p.24 ×5
linked org Indo Tambangraya Megah Tbk p.24 ×5
linked org AKR Corporindo Tbk p.24 ×5
linked org Alamtri Minerals Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Adaro Minerals Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Medco Energi Internasional Tbk p.24 ×5
linked org Trimegah Bangun Persada Tbk p.24 ×2
linked org Ciputra Development Tbk p.24 ×2
linked org Pertamina Geothermal Energy Tbk p.24 ×5
linked org Surya Citra Media Tbk p.24 ×2
linked org Aspirasi Hidup Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.25 ×2
linked org Indocement Tunggal Prakarsa Tbk p.25 ×2
linked org Bank Jago Tbk p.25 ×2
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.25 ×2
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.25 ×2
linked org Summarecon Agung Tbk p.25 ×2
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.26 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×4
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×8
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×5
possible org Barito Pacific Tbk p.24 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×4
possible org Bumi Resources Tbk p.24 ×2
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.24 ×5
possible org Indosat Tbk p.24 ×4
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.24 ×8
possible org Vale Indonesia Tbk p.24 ×4
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×5
unresolved org Reksa Dana Premier ETF LQ- p.1 ×3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Premier ETF LQ- p.6
unresolved org Palilingan & Rekan p.10
unresolved org Rekan Santoso Chandra p.10
unresolved person CPA p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.15 ×2
unresolved org PT Indo Premier Securities p.15
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.15 ×3
unresolved org Reksa Dana p.15 ×3
unresolved org PT Indo Premier Investment Management p.15 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti p.15
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.15
unresolved person Jimmy Tanal · Notaris p.15
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.16
unresolved org Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana p.17
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.24 ×2
unresolved org Paper Tbk p.24 ×2
unresolved org Industries Indonesia Tbk p.25
unresolved org PT Industri Jamu p.25
unresolved org Farmasi Sido Muncul Tbk p.25
unresolved org Menteri Keuangan p.27
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.30
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi p.30

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-Tahunan-R-LQ45X.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result