Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 27
Page 1
Reksa Dana Indeks Cipta ETF Index LQ45 Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
Page 2
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
DAFTAR ISI
Halaman
Laporan Auditor Independen
Surat Pernyataan tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan Reksa Dana Indeks
Cipta ETF Index LQ45 untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 yang
ditandatangani oleh:
- PT Ciptadana Asset Management sebagai Manajer Investasi
- PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian
LAPORAN KEUANGAN – Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5
Page 3
MIRAWATI SEt,. SI IDRIS MOORE
Registered Public Accountants
Business License No.799/KM.1/2017
Branch Office:
Satrio Tower, 15th Floor
JI. Prof. Dr. Satrio, Blok C4, Kav 6-7
Jakarta Selatan - 12950
INDONESIA
T +62 21 2598 2152
F +62 21 2598 2154
Laporan Auditorlndependen
No. 00021/3.0351/AU.1/09/1063-1/1/lll/2026
Pemegang Unit Penyertaan, Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana lndeks Cipta ETF Index LQ45
Opini
Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana lndeks Cipta ETF Index LQ45 ("Reksa Dana"), yang
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,
posisi keuangan dalam Reksa Dana tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
Basis Opini
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen
terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan
di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut.
Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu
basis bagi opini audit kami.
Hal Audit Utama
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam
konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas
laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Penilaian Portofolio Efek
Lihat Catatan 2 (informasi kebijakan akuntansi material), Catatan 3 (penggunaan estimasi, pertimbangan,
dan asumsi), Catatan 4 (portofolio efek pada efek bersifat ekuitas), Catatan 8 (pengukuran nilai wajar),
dan Catatan 17 (tujuan dan kebijakan pengelolaan dana pemegang unit penyertaan dan manajemen risiko
keuangan), atas laporan keuangan.
-i-
An independent member of
Moore Global Network Limited -
members in principal cities throughout the world
Page 4
MIRAWATI SENSI IDRIS MOORE
Branch Office
Pada tanggal 31 Desember 2025, portofolio efek Reksa Dana adalah sebesar Rp 11.244.063.060 atau
100% dari jumlah portofolio efek merupakan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Kami fokus pada penilaian investasi ini karena ini merupakan elemen utama dari nilai aset bersih Reksa
Dana, oleh karena itu, kami menentukan hal ini sebagai hal audit utama.
Kami telah melakukan prosedur berikut, untuk merespons hal audit utama ini:
• Kami memperoleh pemahaman tentang syarat-syarat, ketentuan dan tujuan investasi dari Kontrak
lnvestasi Kolektif Reksa Dana.
• Kami memperoleh pemahaman atas pengendalian internal dan proses penelaahan Reksa Dana atas
penilaian investasi pada portofolio efek.
• Kami menguji klasifikasi investasi portofolio efek Reksa Dana untuk memastikan apakah klasifikasi
atas investasi tersebut telah sesuai dengan persyaratan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
• Kami menguji penilaian portofolio efek tersebut, dengan membandingkan jumlah nilai wajar dengan
harga kuotasian di pasar aktif.
• Kami membandingkan catatan portofolio efek yang dikelola oleh Reksa Dana dengan catatan
portofolio efek dari kustodian efek serta mendapatkan rekonsiliasi atas perbedaan yang ditemukan.
Tanggung Jawab Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian atas Laporan Keuangan
Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian
internal yang dianggap perlu oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian untuk memungkinkan
penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab untuk
menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan,
sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian memiliki intensi untuk
melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Tanggung Jawab Auditorterhadap Auditatas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional
dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang
responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan
dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian pengendalian internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian.
- ii -
Page 5
MIRAWATI SENSI IDRIS MOORE
Branch Office
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer lnvestasi
dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu
ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan
keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.
Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk
menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan
atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal
laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Reksa Dana
tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi
signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bahwa kami
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan,
jika relevan, pengamanan terkait.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian, kami menentukan hal-
hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya
menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali
peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam
kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam
laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan
secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
MIRAWATI SENS! IDRIS
Santo
lzin Akuntan Publik No. AP. 1063
12 Maret 2026
- iii -
Page 6
Page 7
Page 8
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2025 2024
ASET
Portofolio efek pada efek bersifat ekuitas
(biaya perolehan Rp 11.312.445.109
dan Rp 11.530.092.018 masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024) 4 11.244.063.060 10.945.029.591
Kas di bank 5 242.187.179 763.264.933
Piutang dividen 66.230.117 59.723.238
JUMLAH ASET 11.552.480.356 11.768.017.762
LIABILITAS
Beban akrual 6 119.098.181 51.299.956
Utang pajak 7 205.520 323.817
JUMLAH LIABILITAS 119.303.701 51.623.773
JUMLAH NILAI ASET BERSIH 11.433.176.655 11.716.393.989
JUMLAH UNIT PENYERTAAN YANG BEREDAR 9 125.100.000,0000 125.700.000,0000
NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN 91,3923 93,2092
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-1-
Page 9
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2025 2024
PENDAPATAN
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 603.257.932 717.191.839
Kerugian investasi yang telah direalisasi 10 (379.009.951) (1.231.876.067)
Keuntungan (kerugian) investasi yang belum direalisasi 10 516.680.377 (790.873.960)
Pendapatan lainnya 8.455.300 13.807.693
JUMLAH PENDAPATAN (RUGI) 749.383.658 (1.291.750.495)
.
BEBAN
Beban investasi
Beban pengelolaan investasi 11 122.712.847 152.904.280
Beban kustodian 12 22.088.312 27.522.770
Beban lain-lain 13 191.734.616 144.520.883
Beban lainnya 1.691.060 2.761.539
JUMLAH BEBAN 338.226.835 327.709.472
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 411.156.823 (1.619.459.967)
BEBAN PAJAK
Pajak kini 14 - (115.307)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 411.156.823 (1.619.575.274)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - -
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 411.156.823 (1.619.575.274)
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-2-
Page 10
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Laporan Perubahan Aset Bersih
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Transaksi
dengan Jumlah Kenaikan Penghasilan
Pemegang (Penurunan) Komprehensif Jumlah Nilai
Catatan Unit Penyertaan Nilai Aset Bersih Lain Aset Bersih
Saldo per 1 Januari 2024 13.770.843.496 1.042.277.957 - 14.813.121.453
Rugi tahun berjalan - (1.619.575.274) - (1.619.575.274)
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan 170.130.788 - - 170.130.788
Pembelian kembali unit penyertaan (1.647.282.978) - - (1.647.282.978)
Penghasilan komprehensif lain - - - -
Saldo per 31 Desember 2024 12.293.691.306 (577.297.317) - 11.716.393.989
Laba tahun berjalan - 411.156.823 - 411.156.823
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan 291.747.265 - - 291.747.265
Pembelian kembali unit penyertaan (346.402.272) - - (346.402.272)
Distribusi kepada pemegang unit penyertaan 15 (639.719.150) - - (639.719.150)
Penghasilan komprehensif lain - - - -
Saldo per 31 Desember 2025 11.599.317.149 (166.140.494) - 11.433.176.655
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-3-
Page 11
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga - bersih 6.764.240 11.046.154
Hasil penjualan portofolio efek ekuitas - bersih 1.588.025.586 5.728.342.761
Pembelian portofolio efek ekuitas (1.749.388.629) (4.630.717.399)
Penerimaan dividen 596.751.053 676.731.475
Pembayaran beban investasi (268.740.540) (328.677.809)
Pembayaran pajak penghasilan (115.307) -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi 173.296.403 1.456.725.182
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan 291.747.265 170.130.788
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan (346.402.272) (1.647.282.978)
Pembayaran pendapatan yang didistribusikan (639.719.150) -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan (694.374.157) (1.477.152.190)
PENURUNAN BERSIH KAS DI BANK (521.077.754) (20.427.008)
KAS DI BANK AWAL TAHUN 763.264.933 783.691.941
KAS DI BANK AKHIR TAHUN 242.187.179 763.264.933
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-4-
Page 12
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
Reksa Dana Indeks Cipta ETF Index LQ45 (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995
sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan
Penguatan Sektor Keuangan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2016
tanggal 13 Juni 2016 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” yang telah diubah
dengan POJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 dan Peraturan OJK No. 4 Tahun 2023
tanggal 30 Maret 2023, dan Peraturan OJK No. 48/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015
mengenai “Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana dengan Penjaminan, dan
Reksa Dana Indeks”, serta Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 mengenai
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa
Efek.
Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Reksa Dana antara PT Ciptadana Asset Management sebagai Manajer
Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta No.59 tanggal
18 Oktober 2019 dari Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.
Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan selama masa penawaran sesuai dengan KIK adalah secara
terus-menerus dengan jumlah minimum 10.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil
dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000, sampai dengan jumlah maksimum 2.000.000.000
unit penyertaan dengan nilai aset bersih sebesar Rp 100 per unit penyertaan.
Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat dari Dewan Komisioner Otoritas
Jasa Keuangan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A No. S-1416/PM.21/2019 tanggal
18 November 2019.
Reksa Dana yang diwakili oleh PT Ciptadana Asset Management sebagai Manajer Investasi
mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran Unit Penyertaan di KSEI
No. SP-007/ETF/KSEI/0519 tanggal 1 Oktober 2019.
Pada tanggal 27 November 2019, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan unit penyertaan
Reksa Dana pada Bursa Efek Indonesia berdasarkan surat No. S-07564/BEI.PP2/II-2019 tanggal
25 November 2019. Jumlah unit penyertaan Reksa Dana yang dicatatkan pertama kali adalah
sebanyak 50.000.000 unit penyertaan.
Sesuai dengan KIK, tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memberikan hasil investasi yang setara
dengan kinerja Indeks LQ45 dengan menggunakan pendekatan investasi pasif.
Berdasarkan KIK, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum 80% dan maksimum 100% dari
nilai aset neto pada efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia serta terdaftar
dalam Indeks LQ45, serta minimum 0% dan maksimum 20% dari nilai aset neto pada instrumen pasar
uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 tahun dan/atau deposito sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada hari-hari
bursa, dimana hari terakhir bursa di Bursa Efek Indonesia pada bulan Desember 2025 dan 2024
masing-masing adalah tanggal 30 Desember 2025 dan 30 Desember 2024. Laporan Keuangan Reksa
Dana untuk tahun–tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 ini disajikan berdasarkan nilai
aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
-5-
Page 13
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
PT Ciptadana Asset Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga profesional yang
terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan mengarahkan dan
mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari-hari
sesuai dengan tujuan investasi. Komite Investasi terdiri dari:
Ketua : Herdianto Budiarto
Anggota : Rianty Komarudin
Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi dan eksekusi
investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi terdiri
dari:
Ketua : Edi Krisdianto
Anggota : Andrian Winoto
Reksa Dana berkedudukan di Gedung Plaza ASIA Office Park Unit 2, Jalan Jendral Sudirman
Kav 59, Jakarta.
Laporan Keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 diselesaikan dan
diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 12 Maret 2026 oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian
yang bertanggung jawab atas penyu sunan dan penyajian laporan keuangan masing-masing sebagian
Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam kontrak Investasi Kolektif Reksa
Dana Indeks Cipta ETF Index LQ45, serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku atas
laporan Keuangan Reksa Dana tersebut.
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan Keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI serta
Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan Laporan
Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan Surat Edaran OJK
No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 18 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk
Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif”.
Dasar pengukuran laporan keuangan ini adalah biaya perolehan (historical cost), kecuali beberapa
akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan metode akrual,
kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus
kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak dikelompokkan terpisah
karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa Dana.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2025 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata uang
Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.
-6-
Page 14
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana
Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
menggunakan nilai pasar wajar.
Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada setiap
akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.
c. Portofolio Efek
Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas.
d. Instrumen Keuangan
Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109, Instrumen
Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran,
penurunan nilai atas instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Reksa Dana memiliki instrumen keuangan dalam
kategori aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, aset keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi dan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi.
Aset Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen
Keuangan, sehingga setelah pengukuran awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi,
dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
a) model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan; dan
b) karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
1) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi meliputi aset keuangan dalam
kelompok diperdagangkan.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi
keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi. Bunga
yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan dividen dicatat
sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak
untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah ditetapkan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi portofolio efek dalam efek
ekuitas.
2) Aset Keuangan Pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal
dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi kas di bank dan piutang dividen.
-7-
Page 15
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi
yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai
wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Reksa Dana menentukan
klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan
utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi
suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi.
Liabilitas Keuangan yang Diukur Pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan
nilai jatuh temponya.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi beban akrual yang dimiliki oleh
Reksa Dana.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas
setelah dikurangi dengan keseluruhan liabilitasnya.
Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban kontraktual
bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan menyerahkan kas atau aset
keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi definisi liabiltas keuangan
diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua fitur berikut:
a) memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas,
b) instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua kelompok
instrumen lain,
c) seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik,
d) instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan
lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan
e) jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur instrumen
didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk
menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
simultan.
-8-
Page 16
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Reksa Dana
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan
penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen
keuangan pada saat pengakuan awal dari mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan
informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan
kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang
mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
1) Aset keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
dihentikan pengakuannya jika:
a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b) Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut,
namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas
arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan
berdasarkan suatu kesepakatan; atau
c) Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan
(i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau
(ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
aset keuangan, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.
2) Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
e. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau, jika
terdapat pasar utama, dipasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang saling menguntungkan pada
tanggal pengukuran.
Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak observasi.
Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hierarki nilai wajar sebagai berikut:
• Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
• Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
• Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan,
maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer diantara level hierarki dengan menilai
kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan.
-9-
Page 17
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
f. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan diakui ketika kemungkinan manfaat ekonomi masa depan akan mengalir ke Reksa
Dana dan manfaat ini dapat diukur secara andal.
Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk pendapatan dari
jasa giro setelah mengeluarkan pajak penghasilan final.
Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh emiten
diakui pada tanggal ex (ex-date).
Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian.
Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga
pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas penjualan portofolio
efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode rata-rata tertimbang.
g. Transaksi Pihak Berelasi
Sesuai dengan keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan Reksa
Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT Ciptadana Asset Management, Manajer Investasi,
adalah pihak berelasi Reksa Dana.
h. Pajak Penghasilan
Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa Dana,
serta ketentuan pajak yang berlaku. Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan
yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan dan pembagian
laba kepada pemegang unit bukan merupakan objek pajak penghasilan.
Pajak Penghasilan Final
Pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan
kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak boleh dikurangkan.
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer antara nilai tercatat dari suatu aset atau
liabilitas di laporan posisi keuangan dengan dasar pengenaan pajaknya.
Aset pajak tangguhan juga diakui untuk rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak
tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya,
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer
yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan
pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
- 10 -
Page 18
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika, dan hanya jika, terdapat hak
yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini dan pajak tersebut dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
i. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan
penyajian laporan keuangan.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa Dana
yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh kekayaan Reksa Dana diinvestasikan dalam
efek ekuitas. Dengan demikian, segmen operasi Reksa Dana hanya terdiri dari satu segmen.
j. Provisi
Provisi diakui jika Reksa Dana mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagi
akibat peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Reksa Dana harus menyelesaikan kewajiban
tersebut dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko
dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
k. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
mengenai posisi keuangan Reksa Dana pada tanggal laporan posisi keuangan Reksa Dana
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan Reksa Dana. Peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa
non-penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan Reksa
Dana.
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi
Dalam penerapan kebijakan akuntansi, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan
keuangan, Reksa Dana harus membuat estimasi, pertimbangan, asumsi atas nilai tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut berdasarkan
pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Pengungkapan berikut mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan, dan asumsi signifikan yang
berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa Dana
yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan:
a. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabiltas
keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
dalam PSAK No. 109 aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan
akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
- 11 -
Page 19
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
selam umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa
Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan
kerugian kredit ekspetasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode
pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang
tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
tersedia atau berlaku pada saat itu.
c. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.Terdapat
sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak
penghasilan karena interprestasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak
berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak
terhadap aset dan liabilitas pajak kini dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada
tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
terdapat nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan dibawah ini.
Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan disusun.
Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan
situasi pasar yang berada diluar kendali Reksa Dana. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi
ketika keadaan tersebut terjadi.
Nilai Wajar Aset Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada
nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai
wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar,
suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat berbeda karena penggunaan
metode penilaian yang berbeda.
Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 8.
- 12 -
Page 20
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
4. Portofolio Efek pada Efek bersifat Ekuitas
2025
Persentase
Jumlah lembar Harga perolehan Jumlah harga terhadap jumlah
Jenis efek saham rata-rata pasar portofolio efek
%
PT Bank Central Asia Tbk 218.925 7.666 1.767.819.375 15,7222
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 429.093 4.302 1.570.480.380 13,9672
PT Bank Mandiri ( Persero ) Tbk 217.674 4.208 1.110.137.400 9,8731
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 287.730 3.670 1.001.300.400 8,9051
PT Astra International Tbk 111.339 5.804 745.971.300 6,6344
PT Amman Mineral Internasional Tbk 82.566 10.296 530.486.550 4,7179
PT Barito Pacific Tbk 156.375 926 511.346.250 4,5477
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 88.821 3.958 388.147.770 3,4520
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 5.395.563 69 345.316.032 3,0711
PT Bumi Resources Tbk 661.779 143 242.211.114 2,1541
PT United Tractors Tbk 7.506 24.852 221.427.000 1,9693
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 107.586 1.921 212.482.350 1,8897
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 26.271 6.667 177.986.025 1,5829
PT Merdeka Copper Gold Tbk 71.307 3.152 162.579.960 1,4459
PT Aneka Tambang Tbk 51.291 1.822 161.566.650 1,4369
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 33.777 5.699 152.334.270 1,3548
PT Kalbe Farma Tbk 110.088 1.627 132.656.040 1,1798
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk 63.801 1.519 121.859.910 1,0838
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 13.761 9.532 112.840.200 1,0036
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 100.080 1.230 108.586.800 0,9657
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 12.510 8.248 106.335.000 0,9457
PT Merdeka Battery Materials Tbk 178.893 631 101.969.010 0,9069
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk 26.271 2.387 98.516.250 0,8762
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk 51.291 2.355 92.836.710 0,8257
PT Unilever Indonesia Tbk 32.526 4.910 84.567.600 0,7521
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 30.024 1.930 78.662.880 0,6996
PT Indosat Tbk 32.526 2.660 75.460.320 0,6711
PT Vale Indonesia Tbk 13.761 5.214 71.213.175 0,6333
PT Sarana Menara Nusantara Tbk 118.845 1.034 69.524.325 0,6183
PT Medikaloka Hermina Tbk 46.287 1.500 63.644.625 0,5660
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk 8.757 6.956 61.080.075 0,5432
PT Mitra Adiperkasa Tbk 50.040 1.905 58.296.600 0,5185
PT Bukit Asam Tbk 23.769 3.179 54.906.390 0,4883
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 2.502 22.627 54.731.250 0,4868
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 20.016 7.377 52.842.240 0,4700
PT AKR Corporindo Tbk 40.032 1.359 50.440.320 0,4486
PT Medco Energi Internasional Tbk 36.279 822 48.795.255 0,4340
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 31.275 1.392 48.789.000 0,4339
PT Trimegah Bangun Persada Tbk 40.032 1.250 45.036.000 0,4005
PT Ciputra Development Tbk 48.789 954 40.494.870 0,3601
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 33.777 1.436 39.687.975 0,3530
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk 27.522 1.277 30.962.250 0,2754
PT Surya Citra Media Tbk 60.048 189 20.296.224 0,1805
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk 42.534 553 17.438.940 0,1551
Jumlah 11.244.063.060 100,0000
- 13 -
Page 21
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2024
Persentase
Jumlah lembar Harga perolehan Jumlah harga terhadap jumlah
Jenis efek saham rata-rata pasar portofolio efek
%
PT Bank Central Asia Tbk 177.237 7.384 1.714.767.975 15,6671
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 389.670 4.356 1.589.853.600 14,5258
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 232.545 4.147 1.325.506.500 12,1106
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 299.166 3.736 810.739.860 7,4074
PT Amman Mineral Internasional Tbk 84.219 10.454 713.756.025 6,5213
PT Astra International Tbk 116.901 5.860 572.814.900 5,2336
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 5.938.068 69 415.664.760 3,7977
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 95.532 3.937 415.564.200 3,7968
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 113.130 1.884 322.420.500 2,9458
PT United Tractors Tbk 8.799 24.853 235.593.225 2,1525
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 26.397 6.590 203.256.900 1,8571
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 36.453 5.761 173.516.280 1,5853
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 15.084 9.527 171.580.500 1,5677
PT Kalbe Farma Tbk 120.672 1.639 164.113.920 1,4994
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk 66.621 2.368 161.889.030 1,4791
PT Barito Pacific Tbk 162.153 889 149.180.760 1,3630
PT Merdeka Copper Gold Tbk 86.733 3.175 140.073.795 1,2798
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk 66.621 1.507 105.927.390 0,9678
PT Merdeka Battery Materials Tbk 202.377 651 92.688.666 0,8469
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 12.570 8.435 85.476.000 0,7810
PT Indosat Tbk 33.939 2.691 84.168.720 0,7690
PT Aneka Tambang Tbk 54.051 1.793 82.427.775 0,7531
PT Sarana Menara Nusantara Tbk 123.186 1.054 80.686.830 0,7372
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 10.056 10.523 74.414.400 0,6799
PT Mitra Adiperkasa Tbk 51.537 1.951 72.667.170 0,6639
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 26.397 1.693 72.063.810 0,6584
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 21.369 7.793 70.304.010 0,6423
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 2.514 22.622 67.123.800 0,6133
PT Unilever Indonesia Tbk 35.196 5.115 66.344.460 0,6062
PT Bukit Asam Tbk 23.883 3.227 65.678.250 0,6001
PT XL Axiata Tbk 27.654 2.482 62.221.500 0,5685
PT Bank Jago Tbk 23.883 8.582 58.035.690 0,5302
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 77.934 675 50.267.430 0,4593
PT Vale Indonesia Tbk 13.827 5.253 50.053.740 0,4573
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 11.313 5.398 48.985.290 0,4476
PT AKR Corporindo Tbk 42.738 1.365 47.866.560 0,4373
PT Surya Esa Perkasa Tbk 59.079 787 47.853.990 0,4372
PT Medco Energi Internasional Tbk 40.224 803 44.246.400 0,4043
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk 35.196 1.400 42.235.200 0,3859
PT Bukalapak.Com Tbk 334.362 433 41.795.250 0,3819
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 35.196 1.471 40.123.440 0,3666
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk 43.995 551 34.756.050 0,3176
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk 27.654 1.290 25.856.490 0,2362
PT Summarecon Agung Tbk 51.537 650 25.253.130 0,2307
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk 42.738 752 25.215.420 0,2304
Jumlah 10.945.029.591 100,0000
- 14 -
Page 22
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya.
Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar efek ekuitas dengan menggunakan hirarki nilai
wajar Level 1 (Catatan 8).
Aktivitas perdagangan dan harga pasar saham sangat fluktuatif dan tergantung kepada kondisi pasar
modal. Nilai realisasi dari efek saham tersebut di masa mendatang dapat berbeda secara signifikan
dengan harga pasar pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
5. Kas di Bank
Akun ini merupakan saldo kas di PT Bank Central Asia Tbk (Bank Kustodian).
6. Beban Akrual
2025 2024
Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi) (Catatan 11) 11.200.831 11.155.286
Jasa kustodian (Catatan 12) 2.053.143 -
Lainnya 105.844.207 40.144.670
Jumlah 119.098.181 51.299.956
7. Utang Pajak
2025 2024
Pajak kini - pasal 29
Tahun 2024 (Catatan 14) - 115.307
Pajak penghasilan pasal 23 205.520 208.510
Jumlah 205.520 323.817
8. Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi harga
pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-waktu dan
dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia jasa penentuan
harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang
aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam
hierarki level 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi
yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh Manajer
Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hierarki level 2.
- 15 -
Page 23
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut:
2025 2024
Nilai tercatat 11.244.063.060 10.945.029.591
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Level 1 11.244.063.060 10.945.029.591
Level 2 - -
Level 3 - -
Jumlah 11.244.063.060 10.945.029.591
9. Unit Penyertaan Beredar
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh unit penyertaan beredar yaitu masing-masing
sebanyak 125.100.000,0000 dan 125.700.000,0000 unit penyertaan dimiliki oleh pemodal pihak ketiga.
Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak berelasi,
masing–masing untuk tahun–tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024.
10. Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan Belum Direalisasi
2025 2024
Kerugian investasi yang telah direalisasi
Efek ekuitas (379.009.951) (1.231.876.067)
Keuntungan (kerugian) investasi yang belum direalisasi
Efek ekuitas 516.680.377 (790.873.960)
11. Beban Pengelolaan Investasi
Akun ini merupakan imbalan kepada PT Ciptadana Asset Management sebagai Manajer Investasi
sebesar maksimum 1% per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian berdasarkan
365 hari dalam setahunnya dan dibayarkan setiap bulan dan atas beban tersebut dikenakan Pajak
Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak
Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban pengelolaan investasi yang
belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual (Catatan 6).
Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
masing-masing sebesar Rp 122.712.847 dan Rp 152.904.280.
12. Beban Kustodian
Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
penyertaan kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,18%
per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari dalam setahunnya
dan dibayarkan setiap bulan dan atas beban tersebut dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
sebesar 11%. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara
Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan pada akun
Beban Akrual (Catatan 6).
Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
sebesar Rp 22.088.312 dan Rp 27.522.770.
- 16 -
Page 24
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
13. Beban Lain-lain
2025 2024
Beban transaksi 167.979.516 126.348.683
Lainnya 23.755.100 18.172.200
Jumlah 191.734.616 144.520.883
14. Pajak Penghasilan
a. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain 411.156.823 (1.619.459.967)
Perbedaan tetap:
Beban investasi dan beban lainnya 338.226.835 327.668.193
Pendapatan dividen (603.257.932) (717.191.839)
Pendapatan bunga atas jasa giro (8.455.300) (13.807.693)
Kerugian investasi yang telah direalisasi 379.009.951 1.232.751.767
Kerugian (keuntungan) investasi yang belum direalisasi (516.680.377) 790.873.960
Jumlah (411.156.823) 1.620.294.388
Laba kena pajak - 834.420
Perhitungan beban pajak dan utang pajak kini adalah sebagai berikut:
2025 2024
Beban pajak kini
2024
11 % x Rp 619.754 - 68.173
22 % x Rp 214.246 - 47.134
Jumlah - 115.307
Dikurangi pajak dibayar dimuka
Pasal 23 - -
Utang pajak kini (Catatan 7) - 115.307
Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana (self-
assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut
sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara
Perpajakan.
b. Pajak Tangguhan
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat perbedaan temporer yang berdampak
terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan.
- 17 -
Page 25
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
15. Pendapatan yang Didistribusikan
Reksa Dana melakukan distribusi pendapatan kepada pemegang unit sebagai berikut:
2025
Distribusi
Tanggal pembagian per unit penyertaan Jumlah
14 Juli 2025 5,1055 639.719.150
16. Sifat dan Transaksi Dengan Pihak Berelasi
Sifat dengan Pihak Berelasi
PT Ciptadana Asset Management merupakan Manajer Investasi Reksa Dana.
Transaksi dengan Pihak Berelasi
2025 2024
Laporan Posisi Keuangan
Liabilitas
Jasa pengelolaan investasi 11.200.831 11.155.286
Persentase terhadap jumlah liabilitas 9,39% 21,61%
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Beban pengelolaan investasi 122.712.847 152.904.280
Persentase terhadap jumlah beban 36,28% 46,66%
17. Tujuan dan Kebijakan Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan dan Manajemen Risiko
Keuangan
Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Reksa Dana memiliki nilai aset bersih sebesar
Rp 11.433.176.655 dan Rp 11.716.393.989 yang diklasifikasikan sebagai ekuitas.
Tujuan Reksa Dana dalam mengelola nilai aset bersih adalah untuk memastikan dasar yang stabil dan
kuat untuk memaksimalkan pengembalian kepada seluruh pemegang unit penyertaan dan untuk
mengelola risiko likuiditas yang timbul dari pembelian kembali unit penyertaan. Dalam pengelolaan
pembelian kembali unit penyertaan, Reksa Dana secara teratur memantau tingkat penjualan dan
pembelian kembali secara harian dan membatasi jumlah pembelian kembali unit penyertaan dalam
satu hari sampai dengan 20% dari nilai aset bersih pada hari pembelian kembali.
Tidak terdapat perubahan dalam kebijakan dan prosedur selama tahun berjalan terkait dengan
pendekatan Reksa Dana terhadap nilai aset bersih.
- 18 -
Page 26
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen Risiko Keuangan
Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko harga,
risiko kredit, dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Reksa Dana dijalankan secara berhati-hati
dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Reksa Dana.
Risiko Harga
Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan
berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik perubahan-
perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen keuangan, atau
faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di pasar.
Reksa Dana menghadapi risiko harga yang timbul dari portofolio yaitu efek ekuitas.
Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan investasi
Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian.
Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa Dana,
yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek
dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah nilai aset bersih, jumlah aset keuangan, dan jumlah
liabilitas keuangan Reksa Dana.
Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis serta memantau
sensitivitas harga secara reguler.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten atau
pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajer Investasi berpendapat bahwa
tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan kepada suatu emiten atau sekelompok
emiten. Kebijakan Reksa Dana atas risiko kredit adalah meminimalkan eksposur dari pihak-pihak yang
memenui standar kredit sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana.
Manajer Investasi secara terus-menerus memantau kelayakan kredit dari pihak-pihak yang
menerbitkan instrumen tersebut dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas peringkat kredit,
laporan keuangan, dan siaran pers.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebesar nilai
aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas yang
cukup untuk memenuhi kewajibannya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, Manajer Investasi memantau dan menjaga jenis dan jumlah
portofolio efek yang bersifat likuid yang dianggap memadai untuk melakukan pembayaran atas
transaksi perolehan kembali unit penyertaan dan membiayai operasional Reksa Dana.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang 1 tahun.
- 19 -
Page 27
REKSA DANA INDEKS CIPTA ETF INDEX LQ45
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka yang Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
18. Informasi Segmen
Selama tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, aset Reksa Dana diinvestasikan
hanya pada efek ekuitas, sehingga informasi segmen pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak
disajikan.
19. Informasi Lainnya
Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Ketua
Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa Dana
tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk dan Isi
Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020.
Berikut ini adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2025 dan 2024:
2025 2024
Total hasil investasi 3,53% -12,16%
Hasil investasi setelah memperhitungkan
beban pemasaran 3,53% -12,16%
Beban investasi 2,92% 2,47%
Perputaran portofolio 0,14:1 0,35:1
Persentase laba kena pajak - -
Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana.
Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan akan sama
dengan kinerja masa lalu.
20. Standar Akuntansi Keuangan Baru
Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
Standar baru dan amandemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajib
untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah:
1 Januari 2026
- Amendemen PSAK No. 109, "Instrumen Keuangan" dan PSAK No. 107, ”Instrumen Keuangan:
Pengungkapan” tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan.
1 Januari 2027
- Amendemen PSAK No. 118, "Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan".
Sampai dengan tanggal otorisasi atas laporan keuangan, Reksa Dana masih mempelajari dampak
yang mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan
amandemen PSAK tersebut pada laporan keuangan belum dapat ditentukan.
********
- 20 -
Names mentioned 73 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Reksa Dana Indeks Cipta ETF Index LQ
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana
p.3
unresolved
org
Moore Global Network Limited
p.3
unresolved
org
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif
p.12
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi
p.12
unresolved
org
Reksa Dana Indeks
p.12
unresolved
org
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Yang Unit Penyertaannya
p.12
unresolved
person
Leolin Jayayanti
p.12
unresolved
org
Departemen Pengawasan Pasar Modal
p.12 ×2
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.12
unresolved
org
Reksa Dana Nilai
p.14
unresolved
person
Direktorat Jenderal Pajak No. SE-
p.17
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.20 ×2
unresolved
org
Paper Tbk
p.20 ×2
unresolved
org
Surya Esa Perkasa Tbk
p.21 ×2
unresolved
org
Com Tbk
p.21
unresolved
org
Bapepam
p.27 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.